The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Buku ini merupakan kumpulan abstrak hasil penelitian yang dilakukan oleh dosen Universitas Muhammadiyah Jakarta pada tahun 2021.

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by lppm, 2022-03-23 01:26:14

KUMPULAN ABSTRAK PENELITIAN DOSEN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JAKARTA TAHUN 2021

Buku ini merupakan kumpulan abstrak hasil penelitian yang dilakukan oleh dosen Universitas Muhammadiyah Jakarta pada tahun 2021.

KUMPULAN ABSTRAK PENELITIAN DOSEN
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JAKARTA

TAHUN 2021

Tri Yuni Hendrawati
Lusi Andriyani

Anwar Ilmar Ramadhan
Darto

Helfi Gustia
Siska Yuningsih
Ratih Widyanti
Rachma Thalia
Reddy Oktariawan

i

KUMPULAN ABSTRAK PENELITIAN DOSEN
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JAKARTA

TAHUN 2021

i – vii, 161 hlm

Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Dilarang memproduksi/memfotocopi seluruh atau sebagian
isi buku ini dalam bentuk apapun tanpa izin tertulis dari Penerbit.
Pelanggaran terhadap ketentuan tersebut dapat dianggap melanggar

Undang-undang Hak Cipta Republik Indonesia.

Tim Penyusun:

Tri Yuni Hendrawati
Lusi Andriyani

Anwar Ilmar Ramadhan
Darto

Helfi Gustia
Siska Yuningsih
Ratih Widyanti
Rachma Thalia
Reddy Oktariawan

Editor:
Lusi Andriyani

Darto

Desain sampul dan tata letak :
Reddy Oktariawan

ISBN :
……………………

Diterbitkan oleh :
UM Jakarta Press

Anggota IKAPI (053/Banten/2021)

Jl. KH. Ahmad Dahlan, Cirendeu,
Ciputat Timur - Jakarta Selatan 15419

Telp. : 021-7492862, 7401894
e-mail: [email protected]

Cetakan Pertama : April 2022

ii

KATA PENGANTAR

Assalamualaikum wr.wb
Dengan menyebut nama Alloh SWT yang maha pengasih lagi maha pen-
yayang, kami panjatkan puji syukur kehadirat-Nya yang telah melim-
pahkan rahmat dan hidayahnya kepada kami, sehingga kami dapat me-
nyelesaikan buku kumpulan abstrak hasil penelitian dosen Universitas
Muhammadiyah Jakarta ini dengan baik.
Buku ini merupakan kumpulan abstrak hasil penelitian yang dilakukan
oleh dosen Universitas Muhammadiyah Jakarta pada tahun 2021. Kami mengucapkan terimakasih
atas bantuan berbagai pihak dalam membantu kelancaran penyusunan buku abstrak penelitian. Ucapan ter-
imakasih tak terhingga kami sampaikan kepada Dr. Ma’mun Murod.,M.Si Rektor Universitas Muhammadi-
yah Jakarta atas dukungan yang diberikan sehingga buku abstrak hasil penelitian dapat terbit tepat pada
waktunya.
Akhirnya kami menyadari sepenuhnya bahwa masih terdapat kekurangan baik substansi maupun teknis
penyusunan. Kami menunggu saran dan kritik, sehingga buku ini dapat bermanfaat dengan baik dan optimal
bagi pengembangan penelitian di Universitas Muhammadiyah Jakarta dalam mendukung pengembangan
penelitian.

Wabillahitaufiq walhidayah
Wassalamualaikum wr.wb

Jakarta, 22 Maret 2022
Ketua LPPM

Prof. Dr. Ir. Tri Yuni Hendrawati.,M.Si

iii

SAMBUTAN REKTOR

Assalamualaikum Wr.Wb
Peningkatan kinerja dosen dalam pelaksanaan penelitian merupakan langkah
strategis untuk mengembangkan keilmuan di Universitas Muhammadiyah Ja-
karta. Upaya ini sebagai bentuk respon dari masalah-masalah sosial yang ada di
masyarakat dan semakin kompleks. Dalam upaya membangun pola pikir dan
rekonstruksi berfikir ilmiah, Universitas Muhammadiyah Jakarta mendorong
penelitian sebagai strategi untuk inovasi dan menciptakan terobosan baru melalui
hasi penelitian yang dilakukan oleh Dosen Universitas Muhammadiyah Jakarta.
Pada tahun 2021, dosen yang ada di Universitas Muhammadiyah Jakarta telah mampu melahirkan inovasi
dalam bidang sosial,politik, humaniora, kesehatan dan teknologi melalui kegiatan penelitian. luaran
penelitian menghasilkan poster, publikasi di media massa online, model, buku ajar, buku referensi, artikel
prosiding dan jurnal terakreditasi. Hasil dari penelitian merupakan konstribusi dosen untuk Universitas
Muhammadiyah Jakarta yang patut dibanggakan.
Seiring dengan hal tersebut, Universitas Muhammadiyah Jakarta mendorong para dosen untuk melakukan
penelitian melalui program penelitian internal, Kemendikbud Ristek BRIN dan dana eksternal. Menyadari
pentingnya peran penelitian sebagai kontribusi akademik untuk bangsa, saya mengapresiasi atas
terbangunnya keinginan yang besar dan partisipasi dosen Universitas Muhammadiyah Jakarta dalam
melaksanakan penelitian dan terus berupaya untuk meningkatkan secara optimal sehingga dapat diperoleh
luaran penelitian yang berkualitas.
Atas terbitnya buku kumpulan abstrak hasil penelitian dosen Universitas Muhammadiyah Jakarta tahun
2021, Rektor Universitas Muhammadiyah Jakarta beserta jajaran mengapresiasi setinggi tingginya atas ca-
paian ini. Semoga buku ini dapat bermanfaat bagi pengembangan program penelitian di Universitas Mu-
hammadiyah Jakarta dan pengembangan jejaring Universitas Muhammadiyah Jakarta ke depan.

Wabillahittaufiq walhidayah.
Wassalamualaikum wr.wb.

Jakarta, 22 Maret 2022
Rektor

Dr. Ma’mun Murod.,M.Si

iv

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ............................................................................................................................iii
SAMBUTAN REKTOR .........................................................................................................................iv
FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK ......................................................................................13

FORMULASI KEBIJAKAN DALAM MENGINTEGRASIKAN LULUSAN PENDIDIKAN VOKASI DENGAN
KEBUTUHAN PASAR TENAGA KERJA DI INDONESIA ............................................................................. 15
ISLAMIC BRANDING ASINAN BETAWI MAK HAJI .................................................................................. 16
PERSEPSI PUBLIK TERHADAP KEBIJAKAN PERANCIS DALAM MENGHADAPI TERORISME DAN
EKSTREMISME BERAGAMA.................................................................................................................... 17
RISET PENYIARAN : FRAMING ISI PESAN PRESIDEN JOKO WIDODO DALAM PENCEGAHAN VIRUS
CORONA PADA PHASE AWAL (STUDI PADA METRO TV DAN TV ONE) ................................................ 18
INSTAGRAM SEBAGAI MEDIA PROMOSI BANK SAMPAH DI TANGERANG SELATAN .......................... 19
PERSEPSI MASYARAKAT DKI JAKARTA TERHADAP KOMUNIKASI POLITIK KEBIJAKAN VAKSIN.......... 20
PROSES IMPLEMENTASI GERAKAN POSKO MU DI RANTING MUHAMMADIYAH PONDOK CABE UDIK
BAGI KESEJAHTERAAN MASYARAKAT ................................................................................................... 21
INSTITUSI TELEVISI KEAGAMAAN DI INDONESIA (STUDI DI TV 9 NUSANTARA SEBAGAI TELEVISI
ISLAM)..................................................................................................................................................... 22
RELASI KEWENANGAN PEMERINTAH PUSAT DAN PEMERINTAH DKI JAKARTA DALAM
PENANGGULANGAN PANDEMI COVID-19............................................................................................. 23
RISET PENYIARAN: JURNALISME PENYIARAN TELEVISI DI ERA PANDEMI COVID-19 .......................... 24
KEBIJAKAN PEMBATASAN SOSIAL BERSKALA BESAR (PSBB) DALAM PENANGANAN COVID-19 DI DKI
JAKARTA ................................................................................................................................................. 26
RISET PENYIARAN: JURNALISME PENYIARAN TELEVISI DI ERA PANDEMI COVID-19 .......................... 27
PEMETAAN DAN PENGEMBANGAN REGULASI PENGURANGAN EMISI DALAM PENGENDALIAN
PERUBAHAN IKLIM DI INDONESIA......................................................................................................... 28
STRATEGI BRANDING PEMERINTAH KOTA GAYO LUES MELALUI PROGRAM KOTA 1000 HAFIDZ...... 29
EVALUASI PROGRAM GENERASI BERENCANA (GENRE CERIA) DALAM PEMENUHAN AKSES DAN
KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA PEREMPUAN DI DKI JAKARTA ...................................................... 30
KUALITAS PELAYANAN TENDER PENGADAAN BARANG DAN JASA DI KOTA TANGERANG SELATAN. 31
MODEL SINERGITAS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PULAU PRAMUKA KEPULAUAN SERIBU DALAM
PENGELOLAAN WILAYAH PESISIR BERBASIS KOMUNITAS PEREMPUAN ............................................. 32
ADVOKASI KEBIJAKAN PERKOTAAN RAMAH LANSIA DI SURABAYA DAN JAKARTA ........................... 33
PELAKSANAAN PERATURAN PRESIDEN (PERPRES) NOMOR 82 TAHUN 2020 TENTANG KOMITE
PENANGANAN CORONA VIRUS DESEASE 19 DAN PEMULIHAN EKONOMI NASIONAL: STUDI

5

TENTANG EFEKTIVITAS SATGAS COVID-19 DI DESA PUSAKA RAKYAT KECAMATAN TARUMAJAYA
KABUPATEN BEKASI. .............................................................................................................................. 34
ANALISIS DAMPAK SOSIAL EKONOMI KEBIJAKAN PEMBERLAKUAN PEMBATASAN KEGIATAN
MASYARAKAT (PPKM) DI INDONESIA ................................................................................................... 35
PERAN ORGANISASI MASYARAKAT ISLAM DALAM ISU KEAMANAN SIBER DI INDONESIA:
FORMULASI NORMA SIBER.................................................................................................................... 36
MODEL DINAMIKA POLITIK: DETERMINAN KEBERHASILAN IMPLEMENTASI REFORMASI
ADMINISTRASI PUBLIK DALAM MEWUJUDKAN BIROKRASI BERINTEGRITAS DI INDONESIA ............. 37
PELAYANAN SOSIAL BERBASIS ORGANISASI KEAGAMAAN.................................................................. 39
TRAGEDI PENEMBAKAN KILOMETER 50 TOL JAKARTA-CIKAMPEK DALAM BINGKAI MEDIA (ANALISIS
FRAMING PADA PEMBERITAAN DI TV ONE, KOMPAS TV DAN METRO TV)......................................... 40
MANAJEMEN KOMUNIKASI PENYINTAS COVID-19 (STUDI FENOMENOLOGI) .................................... 41
MODEL KOLABORASI PENANGANAN COVID 19 DI KOTA DEPOK......................................................... 42
MEMBANGUN KEDEKATAN BRAND DENGAN KONSUMEN MELALUI KOMUNIKASI PEMASARAN
BERBASIS EMPATI DI MEDIA SOSIAL (STUDI PADA KAMPANYE SUNYI BERSUARA BURGER KING
INDONESIA DI INSTAGRAM) .................................................................................................................. 43
KUALITAS PELAYANAN “KETUK PINTU LAYANAN DENGAN HATI” DALAM MASA PANDEMI COVID-19
DI KELURAHAN JAGAKARSA JAKARTA SELATAN................................................................................... 44
PELAYANAN DAY CARE UNTUK LANJUT USIA DI INDONESIA: STUDI LITERATURE .............................. 45
KAJIAN TENTANG PELAKSANAAN PEMILIHAN KEPALA DAERAH (PILKADA) SERENTAK DALAM MASA
PANDEMI COVID19 DI KOTA DEPOK...................................................................................................... 46
PERAN GANDA PEREMPUAN NELAYAN PADA MASA PANDEMI DI MUARA ANGKE, KAMAL JAKARTA
................................................................................................................................................................ 47
MODEL PEMBERDAYAAN PEREMPUAN MELALUI PROGRAM DAUR ULANG SAMPAH PLASTIK DI
WILAYAH CILINCING JAKARTA UTARA PADA MASA PANDEMI COVID 19 ........................................... 48
PETA MASALAH SOSIAL DAN EMOSIONAL ANAK DI SEKOLAH DALAM PERSPEKTIF PEKERJAAN
SOSIAL..................................................................................................................................................... 49
IMPLIKASI PENYELENGGARAAN PEMILU SERENTAK 2019 TERHADAP BEBAN KERJA KELOMPOK
PENYELENGGARA PEMUNGUTAN SUARA (KPPS) ................................................................................. 50
UTILIZATION OF PODCAST AS THE RAISING STAR AUDIO ON DEMAND MEDIA AT CORPORATE
SECTOR IN INDONESIA ........................................................................................................................... 51
NARASI TUNGGAL PADA PROGRAM MANDATORI BIODIESEL UNTUK MEMPERKUAT KOMUNIKASI
KEBIJAKAN ENERGI BARU TERBARUKAN DI INDONESIA ...................................................................... 52
PREPOSISI KEPEMIMPINAN DKI JAKARTA 2022-2027 ANTARA KEBUTUHAN DAN KEINGINAN
MASYARAKAT JAKARTA ......................................................................................................................... 54
ANALISIS EMOTIONAL BRANDING IKLAN SHOPEE VERSI “SEKOTAK HARAPAN” ................................ 55

6

STRATEGI FUNDRAISING CROWDFUNDING UNTUK PENGEMBANGAN FLILANTROPI SOSIAL DI
INDONESIA (STUDY KASUS KITABISA.COM).......................................................................................... 57

KOMUNIKASI PERSUASIF KEMENPPPA DALAM KAMPANYE COVID 19 PADA ANAK .......................... 58

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS .....................................................................................................59

PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN DAN KOMPENSASI TERHADAP KINERJA PEGAWAI DI
LINGKUNGAN BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH PROVINSI DKI JAKARTA ............... 61

INVESTMENT OPPORTUNITY SET TERHADAP NILAI PERUSAHAAN DENGAN KEBIJAKAN DEVIDEN
SEBAGAI MEDIASI PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR ....................................................................... 62

PENGARUH LOCUS OF CONTROL TERHADAP TINDAKAN KECURANGAN DALAM PENGADAAN
BARANG DAN JASA DI BAWAH TEKANAN KETAATAN .......................................................................... 63

MENGUNGKAP PERAN AUDIT INTERNAL BANK UMUM SYARIAH DI INDONESIA ............................... 64

PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN DAN KOMPENSASI TERHADAP KINERJA PEGAWAI DI
LINGKUNGAN BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH PROVINSI DKI JAKARTA ............... 65

INVESTMENT OPPORTUNITY SET TERHADAP NILAI PERUSAHAAN DENGAN KEBIJAKAN DEVIDEN
SEBAGAI MEDIASI PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR ....................................................................... 66

PENGARUH LOCUS OF CONTROL TERHADAP TINDAKAN KECURANGAN DALAM PENGADAAN
BARANG DAN JASA DI BAWAH TEKANAN KETAATAN .......................................................................... 67

MENGUNGKAP PERAN AUDIT INTERNAL BANK UMUM SYARIAH DI INDONESIA ............................... 68

DAMPAK PANDEMIK COVID 19 TERHADAP KEPUASAN MAHASISWA DAN KEMAMPUAN DOSEN
TERHADAP PEMBELAJARAN JARAK JAUH (ONLINE) DI FAKULTAS EKONOMI DAN BSINIS
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JAKARTA........................................................................................... 69

STRATEGI KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI GURU SEKOLAH MENENGAH
PERTAMA ISLAM DIMASA PANDEMIC COVID-19 ( STUDI KASUS DI SMP ALFATH CIRENDEU,
TANGERANG SELATAN, BANTEN............................................................................................................ 70

PERSEPSI MAHASISWA TERHADAP PEMBELAJARAN DARING (ONLINE) DI MASA PANDEMI COVID 19
PADA UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JAKARTA ................................................................................ 71

PERAN IHSG MEMEDIASI PENGARUH INFLASI DAN NILAI TUKAR RUPIAH PADA NILAI AKTIVA BERSIH
REKSADANA SAHAM DI INDONESIA ...................................................................................................... 72

PERAN IHSG MEMEDIASI PENGARUH INFLASI DAN NILAI TUKAR RUPIAH PADA NILAI AKTIVA BERSIH
REKSADANA SAHAM DI INDONESIA ...................................................................................................... 73

PENGARUH CURRENT RATIO (CR) DAN DEBT TO ASSET RATIO (DAR) TERHADAP RETURN ON ASSET
(ROA) PADA PERUSAHAAN SUB SEKTOR KOSMETIK DAN KEPERLUAN RUMAH TANGGA YANG
TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2012-2019.............................................................. 74

DETERMINAN KOMITMEN ORGANISASI PENGEMUDI GOJEK PADA PT GOJEK WILAYAH DKI JAKARTA
................................................................................................................................................................ 75

PENGARUH KOMPETENSI DAN GAYA KEPEMIMPINAN TERHADAP KOMITMEN ORGANISASI DOSEN
TETAP PRODI S-1 MANAJEMEN DI UNIVERSITAS SWASTA LLDIKTI WILAYAH III ................................. 76

DETERMINAN MOTIVASI SERTA IMPLIKASINYA TERHADAP KINERJA KARYAWAN ............................. 77

7

STRATEGI USAHA LAUNDRY DI MASA PANDEMI COVID-19 DIDALAM MENJAGA LOYALITAS
PELANGGAN PADA USAHA LAUNDRY DI TANGERANG SELATAN (STUDI KASUS PADA LOUNDRY
OTOMORO.............................................................................................................................................. 78

FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHI STRUKTUR MODAL DAN DAMPAKNYA TERHADAP
KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN BUMN SEKTOR TELEKOMUNIKASI YANG TERDAFTAR DI
BEIJUDUL ................................................................................................................................................ 79

AKAD SALAM DAN PROBLEMATIKANYA DI PERBANKAN SYARIAH, PENDEKATAN KRITIS.................. 80

KEBIJAKAN KERINGANAN PAJAK PERUSAHAAN DI NEGARA ASEAN SAAT PANDEMI COVID-19........ 81

PEMANFAATAN FOLLOWERS INSTAGRAM SEBAGAI SARANA PROMOSI DAN MINAT BELI
KONSUMEN PADA MASA NEW NORMAL.............................................................................................. 82

PENGARUH KOMPETENSI DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT. BANK
DKI SYARIAH CABANG PONDOK INDAH ................................................................................................ 83

RESPON JANGKA PENDEK PASAR SAHAM INDONESIA TERHADAP COVID 19 ..................................... 84

FAKTOR YANG MEMPENGARUHI RETURN ON ASSET DAN DAMPAKNYA TERHADAP HARGA SAHAM
................................................................................................................................................................ 85

ANALISIS DAMPAK PENERAPAN PSAK 72 TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN PROPERTI
DAN REAL ESTAT YANG TERDAFTAR DI BEI ........................................................................................... 86

ANALISIS FAKTOR- FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KINERJA UMKM DI TANGERANG SELATAN ..... 87

PENGULIKAN ETOS KERJA ISLAMI (STUDI EMPIRIS PADA FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JAKARTA........................................................................................... 88

PENGARUH CORPORATE GOVERNANCE PERCEPTION INDEX (CGPI), PROFITABILITAS DAN STRUKTUR
MODAL TERHADAP MANAJEMEN LABA SERTA IMPLIKASINYA TERHADAP NILAI PERUSAHAAN....... 89

DETERMINAN TAX AVOIDANCE DAN IMPLIKASINYA TERHADAP NILAI PERUSAHAAN ( STUDI
EMPIRIS PADA PERUSAHAAN SUB SEKTOR MAKANAN DAN MINUMAN DI BEI PADA TAHUN 2012 –
2020) ....................................................................................................................................................... 90

MANAJEMEN INOVASI TERHADAP KEUNIKAN SUMBER DAYA YANG BERDAMPAK PADA KINERJA
BISNIS (STUDI PERUSAHAAN JASA KONSTRUKSI SKALA BESAR DI INDONESIA).................................. 91

MENGEMBANGKAN MODEL KONSEPTUAL KINERJA PEMASARAN ...................................................... 92

DETEKSI FRAUDULENT FINANCIAL REPORT : MODEL FRAUD HEXAGON ............................................. 93

DETEKSI KECURANGAN LAPORAN KEUANGAN MELALUI ANALISIS FRAUD DIAMOND DENGAN
UKURAN PERUSAHAAN SEBAGAI VARIABEL MODERASI (STUDI PADA PERUSAHAAN YANG
TERDAFTAR DI BEI 2015-2019)............................................................................................................... 94

ANTESEDEN PROFITABILITAS BANK BUMN DI INDONESIA................................................................... 95

PENGARUH SIFAT MACHIAVELLIAN, INTEGRITAS, ORIENTASI ETIS, DAN TINGKAT PENGETAHUAN
AKUNTANSI TERHADAP PRAKTIK CREATIVE ACCOUNTING PADA PERBANKAN SYARIAH .................. 96

DETERMINAN KUALITAS AUDIT (STUDI KASUS PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG
TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2017-2019) ............................................................... 97

8

ANALISIS PENGARUH MOTIVASI DAN KOMITMEN ORGANISASI PRODUKTIVITAS KERJA KARYAWAN
PT TOYOTA SETIA JAYA PARUNG........................................................................................................... 98

PENGARUH KOMPENSASI DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP KOMITMEN ORGANISASI (STUDI
KASUS TERHADAP AUDITOR PADA BADAN PEMERIKSA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA (BPK RI)
KANTOR PUSAT) ..................................................................................................................................... 99

INTENSI PEMBELIAN IGENERATION DI INDONESIA PADA PRODUK MAKANAN HALAL .................... 100

COVID-19 DAN HUMAN CAPITAL : MENJAGA RESILIENSI UMKM PROVINSI BANTEN....................... 101

PERILAKU GENERASI MILENIAL DALAM MENGGUNAKAN APLIKASI GO FOOD (STUDI KASUS DI
TANGERANG SELATAN ......................................................................................................................... 102

KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM MEMOTIVASI GURU-GURU MENGAJAR DI MASA
PANDEMI (STUDI KASUS SMP ISLAM AL FATH.................................................................................... 103

ANALISIS PENGARUH TALENT MANAGEMENT DAN CAREER MANAGEMEN TERHADAP MOTIVASI
KERJA DAN IMPLIKASINYA PADA KINERJA KARYAWAN PT. INFOMEDIA JAKARTA........................... 104

ANALISIS KESIAPAN UMKM GO ONLINE DI MARKETPLACE INDONESIA ............................................ 105

PERILAKU KONSUMEN DALAM MEMILIH PRODUK KOSMETIK HALAL............................................... 106

FAKULTAS ILMU KEPERAWATAN ....................................................................................................107

PROTOTYPE MOBILE APPLICATION TRANSFER ILMU UNTUK PERAWAT: PEMBUATAN KONTEN .... 108

KOMPETENSI PROFESIONAL PERAWAT DAN HAMBATAN PEMBELAJARAN KLINIK PADA PENDIDIKAN
KEPERAWATAN..................................................................................................................................... 109

PENERAPAN TANADASHIP PADA KECEMASAN PASIEN KOMORBID DENGAN COVID-19 ................. 110

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI BURNOUT PERAWAT PADA MASA PANDEMI COVID DI
INDONESIA............................................................................................................................................ 111

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN FUNGSI KOGNITIF PADA PEREMPUAN DENGAN
HIPERTENSI DI JAKARTA, INDONESIA .................................................................................................. 112

EFEKTIFITAS EDUKASI PEMANTAUAN PENGOBATAN TB MELALUI APLIKASI PANTAU TB TERHADAP
PENGETAHUAN DAN SIKAP KADER DIWILAYAH JAKARTA PUSAT...................................................... 113

ANALISIS FACTOR KEJADIAN STUNTING DIMASA PANDEMI COVID 19 ............................................ 114

FAKULTAS KESEHATAN DAN KEDOKTERAN .....................................................................................115

PERBEDAAN PENGALAMAN MENYUSUI PADA MASA PEMBATASAN SOSIAL BERSKALA BESAR (PSBB)
DAN PSBB TRANSISI AKIBAT PANDEMI COVID-19 DI DKI JAKARTA ................................................... 118

ANALISIS FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP PRAKTIK KEAMANAN PANGAN PADA IBU
HAMIL SELAMA MASA PANDEMI COVID-19 ....................................................................................... 119

PROFIL ANEMIA IBU HAMIL PADA MASA PANDEMI COVID 19 .......................................................... 120

PENGARUH WHATSAPP BOT “KITA SEHATI (KABAR, INFORMASI, DAN BERITA SEPUTAR KESEHATAN
DAN GIZI)” UNTUK DISEMINASI INFORMASI GIZI DAN PANGAN SUMBER ANTIOKSIDAN ............... 121

PENGARUH YOGA TERHADAP DISMENORE PADA SISWI SEKOLAH DASAR (SD) KELAS 6 DI
PUSKESMAS RUMAH SUSUN (RUSUNAWA) MARUNDA, JAKARTA UTARA ....................................... 122

9

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMILIHAN PENOLONG PERSALINAN DI
INDONESIA (ANALISIS DATA SDKI 2017............................................................................................... 123

PENGARUH KB SUNTIK 3 BULAN TERHADAP KEJADIAN OBESITAS PADA WANITA USIA SUBUR (WUS)
DI PMB (PRAKTIK MANDIRI BIDAN) WILAYAH JAKARTA PUSAT ........................................................ 124

FAKULTAS TEKNIK ..........................................................................................................................126

PEMURNIAN MINYAK GORENG BEKAS MENGGUNAKAN ARANG AKTIF DARI AMPAS KOPI SEBAGAI
BAHAN BAKU PEMBUATAN SABUN..................................................................................................... 128

ANALISIS ELEMEN ARSITEKTUR PADA RUMAH TINGGAL UNTUK MENGURANGI GEJALA DEPRESI
PASCA PERSALINAN.............................................................................................................................. 130

OPTIMASI EKSTRAKSI ULTRASONIK LIMBAH PISANG SEBAGAI SUMBER ZAT ANTIOKSIDAN DALAM
APLIKASI STABILITAS BIODIESEL .......................................................................................................... 131

STRATEGI PENGEMBANGAN PROGRAM STUDI BERBASIS KINERJA UNTUK MENINGKATKAN
KUALITAS LULUSAN PADA JURUSAN TEKNIK INDUSTRI UMJ............................................................. 132

PERANCANGAN PROTOTYPE PENGONTROLAN SERTA PEMANTAUAN PADA ARUS DAN BEBAN
TRAFO 3 PHASE BERBASIS INTERNET OF THINGS (IOT........................................................................ 133

ANALISIS SENTIMEN DAN DETEKSI TOPIK SECARA OTOMATIS MENGENAI VAKSIN COVID-19 ........ 134

PENILAIAN ALUMNI DAN STAKEHOLDER PROGRAM STUDI TEKNIK INDUSTRI TERHADAP
KESESUAIAN KURIKULUM DENGAN KEBUTUHAN DUNIA INDUSTRI DAN DUNIA USAHA ................ 135

ANALISIS IMPLEMENTASI NILAI-NILAI AIK DALAM MATA KULIAH (STUDI KASUS: PRODI TEKNIK
INDUSTRI FT-UMJ ................................................................................................................................. 136

IDENTIFIKASI SENYAWA FLAVONOID SEBAGAI ANTIOKSIDAN PADA TEH HERBAL DAUN KERSEN .. 137

MODIFIKASI SISTEM PENGISIAN BATERAI PADA UNIT HD 1500-7 BERBASIS ARDUINO ................... 138

ANALISA TEKUK PELAT ISOTROPIK PERSEGI OLEH BEBAN UNIAKSIAL DAN BIAKSIAL ...................... 139

KINERJA BUNDARAN DI MONUMEN SELAMAT DATANG DENGAN MENGGUNAKAN PTV VISSIM... 140

PEMANFAATAN EKSTRAK MINYAK BIJI KELOR SEBAGAI ZAT ANTIOKSIDAN PADA PEMBUATAN
MASKER GEL PEEL OFF ......................................................................................................................... 141

APLIKASI PERANCANGAN KONTRUKSI 6 (ENAM) HOLE INLET MESIN COFFE MAKER BERBASIS
ARDUINO .............................................................................................................................................. 142

ANALISA KEBUTUHAN KALOR PADA PROSES PELEBURAN LIMBAH PLASTIK POLYETHILENE
TERPHTALATE (PET) MENJADI BATA PLASTIK KAPASITAS 12 KG........................................................ 143

FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN.........................................................................................................144

HUBUNGAN ANTARA SELF COMPASSION TERHADAP STRES KERJA PADA GURU SELAMA
PEMBELAJARAN DARING DI MASA PANDEMI COVID-19.................................................................... 146

PEMANFAATAN LIMBAH RUMAH TANGGA UNTUK PEMBUATAN MEDIA PEMBELAJARAN
MATEMATIKA SD.................................................................................................................................. 147

EFEKTIVITAS KEMANDIRIAN MAHASISWA DALAM PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN ZOOM
MEETING SELAMA MASA PANDEMI COVID-19 ................................................................................... 148

10

RAGAM BAHASA MAHASISWA UMJ DALAM PEMBELAJARAN DARING: KAJIAN SOSIOLINGUISTIK 149
PEMANFAATAN MODUL PEMBELAJARAN BERBASIS INTEGRASI AGAMA DAN SAINS DALAM
MENINGKATKAN KOMPETENSI SIKAP SPIRITUAL PESERTA DIDIK DI SMA MUHAMMADIYAH DI DKI
JAKARTA ............................................................................................................................................... 150
PENGEMBANGAN MODEL KURIKULUM DIGITAL DAN PEMBELAJARAN BERBASIS VIRTUAL SET
ADAPTIF DI SMK ATLANTIS, DEPOK..................................................................................................... 151
PENDAMPINGAN ORANG TUA BAGI BELAJAR ANAK USIA 7 - 10 TAHUN PADA MASA COVID-19 DI
DESA KAYU PUTIH KECAMATAN OEBOBO KOTA KUPANG ................................................................. 152
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN ELEARNING BERBASIS MOODLE UNTUK MENGEMBANGKAN
KOMUNIKASI MATEMATIS DAN SELF EFFICACY SISWA ...................................................................... 153
ANALISIS TINGKAT KEBUGARAN JASMANI MAHASISWA PENDIDIKAN OLAHRAGA UMJ ANGKATAN
2020 ...................................................................................................................................................... 154
PENINGKATAN KREATIVITAS ANAK MELALUI ALAT PERMAINAN TRADISIONAL DARI PELEPAH DAUN
PISANG.................................................................................................................................................. 155
HUBUNGAN BIMBINGAN PERKAWINAN (BINWIN) TERHADAP KELEKATAN ANAK PADA KOMUNITAS
IBU MUDA DENGAN ANAK USIA 2-6 TAHUN DI PDA 4 JATIASIH KOTA BEKASI TAHUN 2021........... 156
PERANCANGAN SIMULASI TOEFL EFAT BERBASIS MODULAR OBJECT-ORIENTED DYNAMIC LEARNING
ENVIRONMENT..................................................................................................................................... 157
PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR MAHASISWA MELALUI APLIKASI EDUKASI QUIZIZZ PADA MATA
KULIAH PERKEMBANGAN PENDIDIKAN SD UMJ................................................................................. 158
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR PENDIDIKAN LINGKUNGAN HIDUP BERBASIS PROBLEM BASED
LEARNING UNTUK MAHASISWA PGSD................................................................................................ 159
PENGEMBANGAN BUKU DIGITAL BIPA BERBASIS NILAI MODERASI ISLAM ...................................... 160
PERAN ORANG TUA DALAM MENUMBUHKAN SIKAP ECOLITERACY ANAK USIA SD MELALUI
PENANAMAN APOTEK HIDUP.............................................................................................................. 161
ANALISIS KOMPETENSI TECHNOLOGICAL PEDAGOGICAL CONTENT KNOWLEDGE (TPACK) GURU SD
DALAM MENINGKAT PROFESIONALISME GURU SD DKI JAKARTA ..................................................... 162
PENGGUNAAN APLIKASI QRCODE DAN SMARTY TEMPLATE ENGINE PADA PENGKODEAN BUKU
(STUDI KASUS RUANG BACA COMPUTER SCIENCE FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN) .......................... 163
ANALISIS KETERAMPILAN DRIBBLING DALAM PERMAINAN SEPAKBOLA MAHASISWA PENDIDIKAN
OLAHRAGA UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JAKARTA..................................................................... 164
FAKULTAS ILMU AGAMA ISLAM .....................................................................................................166
IMPLEMENTASI SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL DI MASA PANDEMI COVID-19.................. 168
TERMINOLOGI AHLI KITAB DALAM ALQURAN DAN PRO KONTRA WACANA PLURALISME .............. 169
KONTESTASI MODERASI BERAGAMA MAHASISWA (STUDI KASUS SIKAP MAHASISWA PAI FAI UMJ
TERHADAP NEGARA) ............................................................................................................................ 170

11

ANALISIS DAMPAK DAN MANFAAT AUDIT OLEH AUDITOR KANTOR PUSAT PADA PENGEMBANGAN
LAZISMU DEPOK ................................................................................................................................... 171
MODEL INTERKONEKSI PERBANKAN SYARIAH DENGAN LEMBAGA FILANTROPI ISLAM: STUDI
KOMPARASI BPRS HIK INSAN CINTA PARUNG DENGAN BPRS HIK CILEDUG ..................................... 172
ANALISIS HADIS PENDIDIKAN DALAM K13 DAN KMA 183 TAHUN 2019 ........................................... 173
TANGGUNG JAWAB ORANG TUA DALAM MENGASUH ANAK (STUDI ANALISIS QUR'AN SURAT
LUQMAN AYAT 12-19........................................................................................................................... 174

12

FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU

POLITIK

fisip.umj.ac.id

Dekan : Dr. Evi Satispi, M.Si.
Alamat : Jln. KH. Ahmad Dahlan, Kelurahan Cirendeu, Kecamatan

No. Telp Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan, Banten (15419)
Email : (021) 7423273
: [email protected]

13

14

FORMULASI KEBIJAKAN DALAM MENGINTEGRASIKAN LULUSAN
PENDIDIKAN VOKASI DENGAN KEBUTUHAN PASAR TENAGA
KERJA DI INDONESIA

1Abdul Rahman, Winda Dwi Astuti Zebua1, Evi Satispi 2, Andrean Alan Kusuma3
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Muhammadiyah Jakarta, Jl. KH. Ahmad Dahlan,

Cirendeu Ciputat Timur, Tangerang Selatan, 15419
*Email: [email protected]

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan akan terintegrasinya dengan baik lulusan pendidikan
vokasi dengan pasar tenaga kerja di Indonesia. Hal itu menjadi urgensi mengingat lulusan pendidikan
vokasi yang terepresentasi melalui lulusan SMK dan D3 menjadi penyumbang terbesar pengangguran ber-
dasarkan data Badan Pusat Statistik di tahun 2020. Oleh karena itu riset ini dilakukan untuk menganalisis
secara mendalam bagaimana menghasilkan formulasi kebijakan dalam mengintegrasikan lulusan pendidi-
kan vokasi dengan kebutuhan pasar tenaga kerja di Indonesia. Pisau analisis yang digunakan dalam
penelitian ini ialah teori formulasi kebijakan Political-Administrative Programme model by Knoepfel et.
al. (2011). Model tersebut terdiri dari variabel dan indikator berikut: 1) Substantive Elements, indikator: a)
Concrete objectives; b) Evaluative elements; c) Operational elements. 2) Institutional Elements, indikator:
a) Procedural elements; b) Political-administrative arrangements, financial means, and other resources. Da-
lam tesis Knoepfel et. al (2011) kedua variabel (substantive elements dan institutional elements) merupakan
determinan formulasi kebijakan yang baik. Sementara itu, pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif
dipilih dalam melakukan penelitian dengan teknik analisis data McNabb. Tahapan-tahapan yang direncana-
kan di dalam penelitian ini meliputi: 1) Identifikasi masalah; 2) Observasi awal dan studi pustaka; 3)
Pengumpulan data riset yang terdiri dari data primer dan data sekunder; 4) Penyajian dan analisis data; 5)
Penarikan kesimpulan dan pemberian rekomendasi-rekomendasi strategis hasil riset. Luaran yang ditarget-
kan di dalam riset ini meliputi: 1) Jurnal nasional terakreditasi; dan 2) Rekomendasi strategis kepada
pengampu kebijakan pendidikan vokasi terkait formulasi kebijakan yang optimal dalam mengintegarsikan
lulusan pendidikan vokasi dengan pasar tenaga kerja di Indonesia.

Kata Kunci: Formulasi Kebijakan, Pendidikan Vokasi, Pasar Tenaga Kerja

15

ISLAMIC BRANDING ASINAN BETAWI MAK HAJI

1Agus Hermanto, Sa’diyah El Adawiyah1, Nuzhotussholehah2
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Muhammadiyah Jakarta, Jl. KH. Ahmad Dahlan,

Cirendeu Ciputat Timur, Tangerang Selatan, 15419
*Email: [email protected]

Islamic branding sebagai salah satu strategi adalah keniscayaan, untuk dapat masuk pasar Indonesia
yang begitu besar dengan umat muslimnya. Strategi yang dilakukan kepada brand yang menggambarkan
identitas Islam. Penelitian ini mencoba melihat beragam aspek dari komunikasi pemasaran yang berkaitan
dengan branding melalui Islamic branding dari Asinan Mak Haji. Adapun rumusan penelitiannya adalah,
Bagaimana Islamic Branding Asinan Betawi Mak Haji? dengan tujuan penelitian; 1) Bentuk branding Asi-
nan Betawi Mak Haji; 2) Islamic branding Asinan Betawi Mak Haji. Metode penelitian yang digunakan
metode kualitatif dengan analisis naratif dalam mengungkapkan dan menganalisis tentang bagaimana cara
komunikator bercerita secara objektif dari 1 (satu) key informan dan 2 (dua) informan termasuk triangulasi.
Didapat kesimpulan bahwa usaha Asinan Betawi dimulai pada tahun 2018 yang pada saat itu belum mem-
iliki brand dan kegiatan promosi serta pemasaran produk melalui media sosial Facebook dan Instagram.
Ada 5 (lima) bentuk branding Asinan Betawi Mak Haji sebagai pembeda produk dari lainnya. Kata ‘Mak
Haji’ yang diterjemahkan menjadi visual identity sebuah logogram dan menambahkan logotype MAK HAJI
untuk memperkuat identitas brand cerminan visi, personality, dan eksistensi dari Islamic branding. Di-
harapkan penelitian ini bermanfaat untuk memberikan referensi juga masukan dan pertimbangan bagi
penelitian-penelitian selanjut dan para penggiat industri halal dalam membangun Islamic branding.
Kata Kunci: Islamic Branding, Komunikasi Pemasaran, Asinan Betawi

16

PERSEPSI PUBLIK TERHADAP KEBIJAKAN PERANCIS DALAM
MENGHADAPI TERORISME DAN EKSTREMISME BERAGAMA

1 Ali Noer Zaman, Ma’mun Murod1, Wachid Ridwan2, Muhammad Arthur3

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Muhammadiyah Jakarta, Jl. KH. Ahmad Dahlan,
Cirendeu Ciputat Timur, Tangerang Selatan, 15419

*Email: [email protected]
Perancis merupakan sebuah negara yang berasaskan sekularisme atau laicite, yang ditetapkan dalam
sebuah undang-undang pemisahan agama dan negara tahun 1905. Melalui asas tersebut, negara tidak boleh
memiliki kebijakan untuk mencampuri urusan umat beragama baik melalui intervensi kurikulum pendidi-
kan maupun distribusi anggaran untuk tempat ibadah dan kegiatan agama kecuali di wilayah Alsace, yang
secara historis pemerintah setempat memang memiliki kekhususan dalam pengelolaan bidang agama. Aki-
bat undang-undang tahun 1905 tersebut, setiap pejabat publik dilarang untuk menampakkan symbol-simbol
agama karena bisa dianggap menimbulkan keberpihakan kepada kelompok agama tertentu. Guru dan
sekolah negeri tidak diperkenankan untuk mengajarkan dan mempraktekkan ajaran sebuah agama di
sekolah. Namun aturan yang telah berlaku bertahun-tahun tersebut mendapatkan tantangan belakangan ini.
Dimulai dari tuntutan penyediaan makanan halal bagi murid-murid beragama Islam di sekolah, kini Peran-
cis menghadapi tuntutan kebebasan mengekspresikan agama yang lebih besar di ruang publik dalam bentuk
hak untuk memakai cadar bagi perempuan Muslim. Bahkan, kebebasan individual yang sangat diutamakan
di Perancis menghadapi serangan dari kelompok-kelompok ekstrem, seperti penyerangan teroris terhadap
kantor majalah Charlie Hebdo pada Januari 2015, yang mengakibatkan delapan penulis dan kartunis
meninggal, setelah majalah tersebut mempublikasikan kartun yang dianggap menghina Nabi Muhammad.
Serangan paling mematikan terjadi pada November 2015 di Saint Dennis, sebuah wilayah pinggiran Paris
yang mengakibatkan 130 orang meninggal. Menghadapi situasi tersebut pemerintahan Emmanuel Macron
kemudian mengusulkan sebuah undangundang kontra terorisme pada tahun 2018, sebuah undang-undang
yang merupakan serangkaian dari aturan sebelumnya untuk menekan tindak terorisme di Perancis. .
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengungkapkan maksud dan isi dari undang-undang kontra
terrorisme tersebut. Selanjutnya dibahas persepsi dan perdebatan publik, sehingga bisa dipetakan kelompak
masyarakat dan partai politik yang pro dan kontra terhadap rancangan undang-undang kontra terorisme
tahun 2018. Teori yang digunakan adalah teori ruang publik dari Habermas. Diharapkan penelitian ini bisa
menyediakan informasi kepada publik Indonesia mengenai upaya-upaya pemerintah Perancis dalam
menghadapi kelompok ekstrem beragama dan kelompok teroris atas nama agama, sesuatu yang masih ter-
jadi di Indonesia hingga saat ini. Luaran: Publikasi di jurnal terakreditasi nasional.

Kata Kunci: Perancis, Terorisme, Agama, Islam, Kebijakan

17

RISET PENYIARAN : FRAMING ISI PESAN PRESIDEN JOKO WIDODO
DALAM PENCEGAHAN VIRUS CORONA PADA PHASE AWAL (STUDI

PADA METRO TV DAN TV ONE)

1Amin Shabana, Harmonis1, Oktaviana Purnamasari2, Anwar Bahari3

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Muhammadiyah Jakarta, Jl. KH. Ahmad Dahlan,
Cirendeu Ciputat Timur, Tangerang Selatan, 15419

*Email: [email protected]

Pandemi global Covid 19 mengguncang dunia. Kompas melansir berita yang menyatakan sebanyak 152
negara telah mengkonfirmasi terkena virus ini, 78.939 pasien dinyatakan sembuh dan 7.138 meninggal.
Data ini bersumber pada Global Cases by John Hopkins CSSE yang dikumpulkan hingga
Selasa(17/3/2020). Indonesia merupakan salah-satu negara yang terjangkit. Pemerintah Indonesia secara
resmi telah mengumumkan kasus pertama di awal Maret 2020. Namun demikian banyak pihak tetap menya-
yangkan lambatnya langkah yang diambil pemerintah dalam menangani penyebaran virus yang konon be-
rasal dari Wuhan, Tiongkok. Pemberitaan media massa menjadi bukti nyata penanganan virus Corona yang
diambil pemerintah. Media penyiaran televisi merupakan media komunikasi yang sering menginformasikan
kebijakan yang disampaikan langsung oleh Presiden Jokowi kepada publik. Metro TV dan TV One meru-
pakan lembaga penyiaran televisi yang aktif melakukan framing isi pesan yang disampaikan presiden ter-
hadap langkah yang diputuskan pemerintah. Berdasarkan situasi di atas, maka tujuan dari penelitian ini
yaitu untuk mengetahui pembingkaian berita pencegahan virus Corona oleh Presiden Jokowi menggunakan
analisis teks milik Robert Entman yang menyatakan bahwa setiap media melakukan kontruksi berita me-
lalui dua tahap yaitu seleksi isu dan penonjolan aspek setelah itu menganalisis berita dengan 4 tahap, (1).
Definisi masalah, (2) diagnosa masalah, (3) membuat penilaian moral, dan (4) menekankan penyelesaian.
Studi ini dilakukan terhadap dua stasiun televisi berita tanah air, Metro TV dan TV One. Penelitian ini akan
menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik analisis dengan paradigma konstruktivis. Data berita
yang digunakan berasal dari pemberitaan di progam berita Primetime News Metro TV dan Kabar Petang
TVOne dalam membingkai pemberitaan isi pesan yang disampaikan Presiden Jokowi dalam mencegah
mewabahnya virus Corona pada periode JanuariFebruari 2020. TV One dalam menyajikan pemberitaan
mengenai pesan Presiden Joko Widodo yang terkait dengan identifikasi masalah, definisi masalah, pen-
yampaian moral dan penyelesaian masalah cenderung tidak komplek karena hanya didukung oleh informan
yang terbatas. Bahkan pembingkaian berita juga dilakukan dalam berita yang pendek. Format pemberitaan
juga cenderung liputan dan keterangan pers dari Presiden. Terakhir, TV One juga menampilkan pembing-
kaian yang negative terkait isi pesan Presiden Joko Widodo dalam merencanakan vaksin Covid 19 di Indo-
nesia. Metro TV dalam menyajikan pemberitaan mengenai pesan Presiden Joko Widodo yang terkait
dengan identifikasi masalah, definisi masalah, penyampaian moral dan penyelesaian masalah cenderung
lebih komplek karena didukung oleh banyak informan mulai dari kalangan pejabat pemerintah hingga
rakyat kecil. Format pemberitaan lebih variatif, liputan, keterangan pers, talk show dan feature. Bahkan
pembingkaian berita juga dilakukan dalam berita yang panjang. Terakhir, Metro TV menampilkan pemb-
ingkaian yang selalu positif terkait isi pesan Presiden Joko Widodo dalam merencanakan vaksin Covid 19
di Indonesia. Sementara luaran penelitian ini terbagi menjadi dua yaitu luaran wajib berupa pemaparan di
seminar nasional dan prosiding nasional. Kedua luaran ini merupakan sosialisasi dari hasil temuan yang
dilakukan oleh penelitian yang dilakukan sepanjang 2021 ini. Luaran penelitian ini akan ada di laporan
akhir penelitian yang diserahkan kepada pihak LPPM UMJ.

Kata Kunci: Framing Pesan, Virus Corona, Presiden Jokowi, Stasiun Televisi

18

INSTAGRAM SEBAGAI MEDIA PROMOSI BANK SAMPAH DI TANGE-
RANG SELATAN

1Aminah Swarnawati, Astriana Baiti Sinaga1, Dody Mudzamil2, Isti Budhi Setiawati3

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Muhammadiyah Jakarta, Jl. KH. Ahmad Dahlan,
Cirendeu Ciputat Timur, Tangerang Selatan, 15419

*Email: [email protected]

Penelitian mengenai penggunaan media baru, yaitu media sosial Instagram sebagai media promosi Bank
Sampah di Tangerang Selatan ini dilatarbelakangi oleh keprihatinan terhadap pengelolaan sampah yang
semakin tidak terkendali dan perilaku masyarakat Indonesia yang pada umumnya masih kurang peduli
dengan lingkungan, khususnya pencemaran akibat sampah. Bisa dilihat dari cara membuang sampah yang
cenderung masih sembarangan, juga belum membedakan sampah organik dan anorganik. Penggunaan plas-
tik masih sangat tinggi dalam berbagai sisi, terutama dalam berbelanja masih banyak yang belum beralih
pada kantong belanja yang ramah lingkungan. Dengan demikian penyebaran informasi mengenai cara pem-
buangan sampah, pengelolaan sampah, pemilahan sampah sampai pada pemanfaatan sampah masih sangat
penting. Bank sampah bisa menjadi aktor sekaligus komunikator dalam hal ini, salah satu media yang
digunakan oleh bank sampah di Tangerang Selatan adalah media sosial Instagram. Instagram merupakan
media sosial yang populer saat ini, terutama di kalangan anak muda. Instagram juga menjadi media promosi
dan pemasaran yang makin berkembang dan makin banyak dimanfaatkan karena jumlah pemakainya
berkembang terus. Adapun tujuan penelitian yang akan dicapai adalah: a) Mendeskripsikan jenis pesan
yang dibagikan (share) oleh bank sampah melalui akun Instagramnya. b) Mendeskripsikan bagaimana me-
dia sosial Instagram (IG) dimanfaatkan oleh Bank Sampah di Tangerang Selatan sebagai media promosi
kegiatan-kegiatan mereka. Tahapan Metode Penelitian dimulai dengan menentukan tema penelitian, pokok
permasalahan dan pendekatan penelitian, dilanjutkan dengan penentuan objek penelitian, waktu dan tempat
penelitian. Penelitian dengan tema komunikasi lingkungan yaitu masalah sampah dengan fokus pada media
penyampai pesan yaitu media sosial Instagram, yang dimanfaatkan sebagaimedia promosi kegiatan bank
sampah kepada masyarakat sasarannya. Penelitian dilakukan di kota Tangerang Selatan pada tahun 2021.
Pendekatan penelitian adalah kualitatif, bersifat deskriptif, dilakukan dengan teknik pengumpulan data me-
lalui observasi akun instagram beberapa bank sampah di Tangerang Selatan, di mana bank sampah tersebut
memiliki akun Instagram dan tergabung dalam komunitas Persatuan Bank Sampah (Perbas) Tangsel, dil-
akukan wawancara juga dengan beberapa bank sampah. Selesai pengumpulan data, data dianalisis
kemudian dibuat laporan dan diseminarkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Pesan-pesan yang
dibagikan dalam unggahan instragam bank sampah paling banyak mengenai kegiatan penimbangan sam-
pah, diikuti dengan pesan tentang lingkungan yang tercemar akibat sampah dan sedikit mengenai pelatihan
terkait persampahan atau pembuatan Eco-Enzym. 2) Instagram digunakan sebagai media promosi masih
terbatas sebagai media informasi dan edukasi (lebih kepada aspek publisitas), dan publisitas yang mengan-
dung unsur periklanan, misal tukar sampah jadi Luaran yang ditargetkan dari hasil penelitian adalah pub-
likasi melalui prosiding di Konferensi Internasional (rencananya pada ICSS ke-3) atau jurnal yang tera-
kreditasi Sinta 3 yaitu Jurnal Komunikasi Pembangunan IPB atau Jurnal Riset Komunikasi Aspikom Riau.

Kata Kunci: Instagram, Promosi, Bank Sampah

19

PERSEPSI MASYARAKAT DKI JAKARTA TERHADAP KOMUNIKASI
POLITIK KEBIJAKAN VAKSIN

1Astriana, Aminah Swarnawati1, Sa’diyah El Adawiyah2, Hany Marselina3
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Muhammadiyah Jakarta, Jl. KH. Ahmad Dahlan,

Cirendeu Ciputat Timur, Tangerang Selatan, 15419
*Email: …..

Penelitian mengkaji tentang Persepsi Masyarakat Terhadap Komunikasi Politik Pemerintah
mengenai Peraturan Menteri Kesehatan No. 10 Tahun 2021: Pelaksanaan Vaksinasi Dalam Rangka Pe-
nanggulangan Pandemi Corona Virus Disease 2019. Pandemi yang terjadi secara global membutuhkan
komunikasi yang baik dari pemerintah dalam mensosialisasikan kebijakan yang diharapkan dapat mem-
berikan rasa aman bagi masyarakat dalam menanggulangi bencana sosial akibat pandemi. Peraturan Men-
teri Kesehatan No. 10 Tahun 2021: Pelaksanaan Vaksinasi Dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Co-
rona Virus Disease 2019 telah menimbulkan polemic di masyarakat. Banyak opini yang berkembang di
masyarakat mengenai kebijakan pemberian vaksin ini. Komunikasi yang dilakukan oleh pemerintah
mengenai kebijakan ini dipersepsikan secara beragam oleh masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode
survey dengan menggunakan kuesioner untuk mengetahui persepsi masyarakat terhadap komunikasi politik
pemerintah terkait PMK No. 10 Tahun 2021. Penelitian dilakukan di Propinsi DKI Jakarta dengan asumsi
bahwa masyarakat yang dekat dengan pusat pemerintah seharusnya mendapatkan informasi yang lebih baik
(well-informed). Biasnya informasi yang diperoleh masyarakat di DKI Jakarta dan masih adanya penolakan
masyarakat terhadap kebijakan ini menunjukkan bahwa komunikasi yang dilakukan kurang efektif.
Kata Kunci: Persepsi, Politik, Vaksin, Kebijakan

20

PROSES IMPLEMENTASI GERAKAN POSKO MU DI RANTING MU-
HAMMADIYAH PONDOK CABE UDIK BAGI KESEJAHTERAAN
MASYARAKAT

1Ati Kusmawati, Sokhivah1, Putri Kurnia Maulida2, Rizki Amal3
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Muhammadiyah Jakarta, Jl. KH. Ahmad Dahlan,

Cirendeu Ciputat Timur, Tangerang Selatan, 15419
*Email: ati.kusmawati @umj.ac.id

Secara umum kegiatan Al Islam Kemuhammadiyahan tetap berjalan dan dilakukan dengan hasil sesuai
tujuan yaitu memberikan pelayanan social berupa konseling kepada masyarakat sekitar ranting Muham-
madiyah Pondok Cabe Udik. Kebutuhan masyarakat sekitar ranting Muhammadiyah terhadap kebu-
tuhan pelayanan social berupa konseling bagi masyarakat setempat guna membantu mengatasi
kondisi covid 19 yang saat ini masih belum selesai. Tujuan dari memberikan pelayanan konseling
pada masyarakat Pelayanan ini sangat penting dan menjadi inisiator bagi ranting Muhammadiyah
atas gerakan AlMa’un. Metode kualitatif dengan teknik studi kasus (case study). Studi kasus
menurut Bimo Walgito (2010) adalah metode yang bertujuan untuk mempelajari dan menyelidiki
suatu kejadian atau fenomena mengenai individu, seperti riwayat hidup seseorang yang menjadi
objek penelitian. Program konseling bagi masyarakat yang diadakan oleh PoskoMu sejak April –
Agustus 2021 ini akan terus dilaksanakan karena animo masyarakat cukup baik dan mendapatkan
support dari Pimpinan Ranting Muhammadiyah Pondok Cabe Udik dan ortomnya. Selain itu,
kegiatan ini disupport juga oleh rektor Universitas Muhammadiyah Jakarta karena menjadi salah
satu bagian dari implementasi program Al-Islam dan Kemuhammadiyahan
Kata Kunci: Implementasi, Kesejahteraan Masyarakat

21

INSTITUSI TELEVISI KEAGAMAAN DI INDONESIA (STUDI DI TV 9
NUSANTARA SEBAGAI TELEVISI ISLAM)

1Daniel Handoko, Harmonis1, Makroen Sanjaya2, Zahwa Indira3, Rizky Millenia Sulaiman4
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Muhammadiyah Jakarta, Jl. KH. Ahmad Dahlan,

Cirendeu Ciputat Timur, Tangerang Selatan, 15419
*Email: [email protected]

Kemajuan teknologi dan komunikasi di media televisi merupakan bagian penting dari penyebaran
informasi kepada masyarakat. Media khususnya televisi memiliki pengaruh yang dominan dalam ke-
hidupan masyarakat Indonesia. Kemunculan televisi mampu menjadi media yang sangat efektif. Saat ini
televisi dapat dikatakan telah memasuki hampir seluruh ruang dan waktu dalam kehidupan manusia. Tele-
visi dalam perkembangannya, media ini tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga digunakan oleh
agama-agama untuk menyebarkan pesan dakwah. TV 9 Nusantara merupakan media yang dikembangkan
oleh Nahdlatul Ulama (NU), salah satu ormas terbesar di Indonesia. Dalam siaran tersebut banyak menam-
pilkan bidang dakwah dan kajian Islam yang bercirikan ahlussunnah wal jamaah dengan tradisi. Ke-
hadirannya sebagai televisi religi menarik untuk dikaji sebagai upaya menemukan bentuk kelembagaan
sebagai televisi Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang TV 9 Nusantara dari segi kerja
kolektif yang menghasilkan produk siaran, pembiayaan, nilai-nilai yang dipraktikkan sebagai upaya pen-
guatan status dan identitas organisasi NU. Kajian ini menunjukkan bahwa sebagai televisi Islami, TV 9
Nusantara bekerja dalam semangat perjuangan ideologi Islam dengan tradisi organisasi NU yang ditopang
oleh kekuatan ekonomi dan dan kerja kolektif antara tokoh agama, anggota ormas NU dan non-Komunitas
Muslim, untuk menyebarkan identitas ormas NU dalam konteks masyarakat Indonesia.
Kata Kunci: Televisyen, Islam, Nahdlatul Ulama

22

RELASI KEWENANGAN PEMERINTAH PUSAT DAN PEMERINTAH
DKI JAKARTA DALAM PENANGGULANGAN PANDEMI COVID-19

1Debbie Affianty, Sumarno1, M. Sulaeman2
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Muhammadiyah Jakarta, Jl. KH. Ahmad Dahlan,

Cirendeu Ciputat Timur, Tangerang Selatan, 15419
*Email: [email protected]

Penelitian ini dilatarbelakangi adanya masalah yang muncul dalam hubungan kewenangan antara
Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah DKI Jakarta dalam penanggulangan pandemi Covid-19. Dalam
perspektif otonomi daerah sudah jelas pembagian urusan kewenangan antara pemerintah pusat dengan
pemerintah daerah sebagaimana diatur dalam UU No. 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.[2]
Namun ketika terjadi wabah Covid-19 di berbagai wilayah Indonesia, terjadi tumpang tindih dalam tata
kelola pemerintahan penanganan pandemi Covid-19, termasuk di DKI Jakarta. Sejumlah kebijakan
Pemerintah DKI Jakarta, seperti pembatasan transportasi publik, karantina wilayah, penutupan arus masuk
bus dari luar dan ke Jakarta dan lain-lain, ditolak atau dibatalkan pemerintah pusat. Akibatnya terjadi silang
sengketa kebijakan antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah dalam penanganan peyebaran wabah
virus corona. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui permasalahan yang muncul dalam relasi
kewenangan pemerintah pusat dan pemerintah daerah DKI Jakarta dalam penanggulangan pandemi Covid-
19. Selain itu, penelitian ini juga dimaksudkan untuk memberikan rekomendasi dalam pola relasi
pemerintah pusat dengan pemerintah daerah. Penelitian kualitatif ini akan menjawab berbagai persoalan
penelitian yang diajukan dengan melakukan pengumpulan data melalui metode dokumentasi dan literature
review. Tahapan yang akan dilakukan adalah merumuskan instrumen penelitian, mengumpulkan berbagai
referensi sebagai sumber data, baik dalam bentuk dokumen maupun literatur pustaka, mengkaji sumber
data untuk mendapatkan data penelitian, menganalisis data dan menulis hasil penelitian untuk menjawab
pertanyaan penelitian, merumuskan rekomendasi kebijakan dan mempresentasikan hasil penelitian. Luaran
yang dtargetkan dari penelitian ini adalah publikasi dalam jurnal ilmiah.

Kata Kunci: Relasi Kewenangan, Pemerintah Pusat, Pemda DKI Jakarta, Penanggulangan Pandemi Covid-
19

23

RISET PENYIARAN: JURNALISME PENYIARAN TELEVISI DI ERA
PANDEMI COVID-19

1Djoni Gunanto, Muhammad Sahrul1, Dicky Mulya2

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Muhammadiyah Jakarta, Jl. KH. Ahmad Dahlan,
Cirendeu Ciputat Timur, Tangerang Selatan, 15419

*Email: [email protected]

Konflik politik yang terjadi dalam partai politik harus disikapi dengan penuh kebijaksanaan, karna
bagaimanapun suatu organisasi takkan lepas dari proses dinamika dan konflik. Konflik politik merupakan
salah satu bentuk konflik sosial, dimana keduanya memiliki ciri-ciri serupa, hanya yang membedakan kon-
flik sosial dan politik adalah kata politik yang membawa konotasi tertentu bagi istilah konflik yakni mempu-
nyai keterkaitan dengan negara atau pemerintah, para pejabat politik atau pemerintahan, dan kebijakan.
Konflik ini dipicu oleh kebijakan kontroversional yang diterapkan oleh Oesman Sapta Odang (OSO) yang
menjabat sebagai ketua umum Partai Hanura. Oesman merupakan ketua Dewan Derwakilan Daerah (DPD)
selain menjadi ketua DPD RI Oesman Sapta Odang merupakan seorang pengusaha sukses sekaligus politisi
ulung karna juga pernah menjabat menjadi wakil ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indo-
nesia (MPR RI). Tahun 2016 Oesman Sapta Odang di tunjuk secara aklamasi pada musyawarah nasional
luar biasa (Munaslub) Kamis 22 Desember 2016 di kantor dewan pimpinan pusat (DPP) Partai Hanura,
menggantikan posisi Wiranto yang diangkat menjadi Mentri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan
(Menko Polhukam). Konflik kepemimpinan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) berlanjut pasca sidang
paripurna yang berbuntut keributan pada Senin, 3 April 2017. Dua kubu yang bersebrangan sama-sama
menggelar rapat panitia musyawarah (Panmus), Senin, 10 April 2017. Satu kubu menganggap sidang parip-
urna yang memilih Oesman Sapta Odang sebagai Ketua DPD legal. Sedangkan kubu lainnya, yang
dipelopori Wakil Ketua DPD Farouk Muhammad dan Gusti Kanjeng Ratu Hemas, menganggap ilegal.
Deny Indrayana mengatakan bahwa pembentukan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) merupakan salahsatu
langkah untuk melakukan reformasi lembaga legislatif terutama dengan tidak jelasnya posisi dan peran
Utusan Daerah dalam Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) sebelum perubahan UUD 1945. Banyaknya
anggota Dewan Perwakilan Daerah yang saat ini menjadi pengurus Partai. Hal ini sangat mengkhawatirkan
banyak pihak termasuk penyusun sendiri. Pasalnya, hal ini akan membuat Dewan perwakilan Daerah (DPD)
melenceng dari tujuan dan fungsinya diparlemen dan eksistensi Dewan Perwakilan Daerah (DPD) itu
sendiri, banyangkan saja dari 132 anggota Dewan Perwakilan Daerah, 70 anggotanya merapat ke Partai
Hanura. Sebagai implikasi dari putusan MK tersebut, pada masa bakti 2014-2019 setidaknya ada 70 anggota
DPD berafiliasi dengan parpol. Bahkan, delapan anggota DPD selain berafiliasi dengan parpol juga sebagai
pengurus parpol. Berikut data lengkap 78 dari 132 anggota DPD dengan afiliasi parpolnya. Kalau Dewan
Perwakilan Daerah dikuasai partai politik tertentu, hakikat Perwakilan Daerah ini akan cacat karna hakikat
Dewan Perwakilan Daerah untuk mewakili kepentingan-kepentingan daerah, bukan mewakili kepentingan-
kepentingan Partai politik, seharusnya keanggotaan kepemimpinan Dewan Perwakilan Daerah di isi oleh
orang-orang non parpol independen, sebab kalau yang dari non parpol mereka akan bekerja tanpa adanya
tekanan dari parpol tempat mereka bernaung, seperti terjadinya negosiasi-negosiasi partai politik dan jelas
kepentingan-kepentingan partai sudah pasti akan lebih luas, mendominasi dalam keanggotaan atau kepem-
impinan Dewan Perwakilan Daerah itu sendiri. Dari gambaran yang telah dijelaskan di atas, masalah utama
dalam tulisan ini adalah Fenomena partai politik dalam tubuh DPD RI. Untuk mendapatkan hasil pemba-
hasan yang mendalam, tulisan ini memfokuskan pada Konflik kelembagan DPD RI masa Kepemimpinan
Oesman Sapta Odang Rumusan Masalah: (1) Bagaimana Aspek Hostoris dan Politik terpilihnya Oesman
Sapta Odang Sebagai ketua DPD RI (2) : Bagaimana konflik Kelembagaan DPD RI masa kepemimpinan
Oesman Sapta Odang? Tujuan Penelitian: Pertama: untuk melihat sejauh apa adanya anggota partai Politik
dalam tubuh DPD RI, Kedua: Menganalisis Konflik Kelembagaan DPD RI masa kepemimpinan Oesman

24

Sapta Odang. Metode penelitian dilakukan dengan kualitatif research melalui wawancara dengan analisis
domain. Hasil yang diharapkan terdapat pola yang dapat ditarik agar dapat menjadi kesimpulan dalam
penelitian ini.
Kata Kunci: Konflik, Kelembagaan DPD RI, OSO

25

KEBIJAKAN PEMBATASAN SOSIAL BERSKALA BESAR (PSBB) DA-
LAM PENANGANAN COVID-19 DI DKI JAKARTA

1 Evi Satispi, Abdul Rahmani1, Jeriadi Pratama2

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Muhammadiyah Jakarta, Jl. KH. Ahmad Dahlan,
Cirendeu Ciputat Timur, Tangerang Selatan, 15419

*Email: [email protected]

Awal tahun 2020 seluruh dunia dihebohkan oleh wabah virus yaitu virus corona yang dinyatakan oleh para
ahli virologi sebagai virus yang sangat mematikan. Virus Corona merupakan sekumpulan virus yang berasal
dari sub family Orthocoronavirinae dalam famili Coronaviridae dan ordo Nidovirales. Pada awalnya virus
ini menjangkiti hewan seperti unggas dan mamalia, namun kemudian berkembang kepada manusia
(Nasrudin dan Hq, 2020:639-648). Kasus ini muncul bermula terjadi di Wuhan, Tiongkok dan mulai me-
nyebar ke hampir seluruh dunia. Penyebaran COVID-19 ini sangat cepat dan tidak ada yang mempu mem-
prediksi kapan berakhirnya pandemi COVID-19 ini. Kasus Covid-19 yang merupakan pandemi global se-
hingga menimbulkan kekhawatiran dari beragam kalangan, khususnya masyarakat. Kekhawatiran masyara-
kat semakin sangat terasa dengan melihat lonjakan kasus yang cukup cepat, dan melihat kurangnya kesia-
pan beberapa elemen yang cukup vital guna “memerangi” virus corona. Melihat tingginya tingkat perseba-
rannya yang begitu cukup mengharuskan pemerintah untuk segera mengambil langkah strategis. Dengan
menetapkan kebijakan-kebijakan antisipatif untuk mengatasi dampak dari COVID-19. Kebijakan Pembat-
asan Sosial Berskala Besar (PSBB) adalah pembatasan kegiatan tertentu penduduk di dalam suatu wilayah
yang diduga terkena virus corona atau Covid19, Peraturan yang diterbitkan oleh pemerintah khususnya
Kementrian Kesehatan (Kemenkes) dalam rangka mencegah penyebaran dan menangani wabah yang san-
gat genting. Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) antara lain: peliburan sekolah dan tempat
kerja tetapi dilakukan secara daring/online, pembatasan kegiatan keagamaan, pembatasan kegiatan di tem-
pat/fasilitas umum, pembatasan kegiatan sosial budaya, pembatasan moda transportasi, pembatasan
kegiatan lainnya terkait aspek pertahanan dan keamanan, pengendalian mobilitas, rencana isolasi terken-
dali, pemenuhan kebutuhan pokok, dan penegakan sanksi. DKI Jakarta merupakan provinsi awal yang
mengimplementasikan kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) untuk menghadapi wabah
Covid-19. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada tanggal 9 April 2020 telah mengeluarkan Pergub
No. 33 Tahun 2020 tantang pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar dalam Penanganan Corona Vi-
rus Disease 2019 di Provinsi DKI Jakarta. Peraturan ini berlaku mulai tanggal 10 April 2020 sampai 23
April 2020, terdiri dari 28 pasal yang pada pada dasarnya untuk melakukan pengaturan terkait segala
kegiatan di Provinsi DKI Jakarta, seperti ekonomi, keagamaan, sosial, budaya, dan pendidikan. Pergub
yang membatasi seluruh kegiatan.
masyarakat di luar rumah ini kemudian diperpanjang. Hingga pada bulan September 2020, PSBB terus
dijalankan. Walaupun kebijakan PSBB terus dijalankan, jumlah positif Covid19 terus bertambah secara
eksponensial dan seolah tidak terkendali. Tujuan Penelitian : Mengidentifikasi permasalahan Kebijakan
Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Dalam Penanganan COVID-19 di DKI Jakarta serta
Menganalisis bagaimana Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Dalam Penanganan
COVID-19 di DKI Jakarta. Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan metode Deskriptif dengan Pen-
dekatan Kualitatif. Luaran yang ditargetkan : Buku Cetak ber-ISBN (buku Referensi), Luaran Tambahan:
Jurnal Nasional Terakreditasi

Kata Kunci: Kebijakan PSBB, Covid-19

26

RISET PENYIARAN: JURNALISME PENYIARAN TELEVISI DI ERA
PANDEMI COVID-19

1Harmonis, Daniel Handoko1, Amin Shabana2, Rizky Millenia Sulaiman3

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Muhammadiyah Jakarta, Jl. KH. Ahmad Dahlan,
Cirendeu Ciputat Timur, Tangerang Selatan, 15419

*Email: [email protected]

Pemberitaan tentang Pandemi Covid-19 dalam tahun 2000an telah mewarnai dan termasuk yang viral
atau relative banyak di media penyiaran, baik televisi, maupun media sosial. Hal tersebut tidak
mengherankan, mengingat berita ataupun informasi tentang Pandemi Covid-19 selain menarik, juga terma-
suk salah satu yang menjadi kebutuhan – need – dari masyarakat pembaca dan pemirsa media televisi di
manapun di belahan dunia ini, termasuk di Indonesia. Masyarakat sangat membutuhkan berbagai informasi
yang berkenaan dengan seputar Pandemi Covid-19 dengan segala perspektif ataupun sudut pan-
dangnya.Efek ataupun akibat dari pandemic covid-19 dan tindakan preventif, antisipatif serta solusi atau
pengobatannya. Mengingat masyarakat membutuhkan dan berita tentang pandemic covid-19 menarik untuk
dibaca, diakses dan ditonton oleh masyarakat, maka media penyiaran, khususnya media penyiaran televisi,
berusaha untuk menampilan berita tentang pandemic covid-19 dengan semenarik mungkin dan masyarakat
merasa rugi dan ada sesuatu yang hilang jika mereka tidak membaca, mengakses ataupun menonton berita
yang berkaitan dengan seputar pandemic covid-19. Masalah yang menjadi sorotan atau focus dari kajian
ini bukan pada aspek viral dan tidaknya, serta dibutuhkan atau tidaknya pemberitaan tentang pandemic
covid-19 di berbagai media, khususnya media penyiaran televisi, oleh masyarakat pemirsa. Melainkan pada
aspek pemberitaan tentang pandemic covid-19 termasuk ke dalam jenis pemberitaan ataupun jurnalisme
yang seperti apa dengan segala hujjah atau dalil, ataupun rasionalitasnya. Maknanya, yang menjadi tujuan
dari kajian dengan judul jurnalisme penyiaran televisi di era pandemic covid-19 adalah untuk mengetahui
tentang jenis jurnalisme yang dianut oleh media penyiaran televisi dalam pemberitaan di era pandemic
covid-19. Dengan narasi lain, mengingat perkembangan konsep jurnalisme berkaitan dengan kepentingan
bisnis dan politik, serta ideology, sehingga gaya, ruang lingkup, topic pemberitaan, jenis-jenis jurnalistik
sangat variatif atau beraneka ragam. Maka dalam konteks penelitian ini bertujuan untuk mengetahui selan-
jutnya dideskripsikan ataupun dipaparkan tentang jenis jurnalistik yang dianut ataupun dijadikan sebagai
kecenderungan oleh media penyiaran televisi di era pandemic covid-19. Mengingat bahwa tujuan dari
penelitian ini hanya untuk mengetahui selanjutnya dideskripsikan ataupun dipaparkan tentang potret atau-
pun gambaran dari jenis jurnalistik penyiaran televisi di era pandemic covid-19, maka dalam konteks
penelitian ini metode yang dipergunakan adalah metode penelitian kualitatif.Adapun teknik pengumpulan
yang pergunakan adalah teknik pengumpulan data melalui dokumen dan wawancara dengan informan atau-
pun sumber informasi yang dinyatakan memiliki kompetensi atau pakar dibidang jurnalistik penyiaran,
khususnya jurnalistik penyiaran televisi. Sementara luaran dari penelitian ini dikelompokkan kedalam lu-
aran yang bersifat wajib dalam bentuk pemaparan di seminar nasional dan prosiding nasional. Dan luaran
dalam bentuk sosialisasi dari hasil kajian yang dilakukan oleh tim peneliti yang dilakukan sepanjang tahun
2021. Luaran dari kajian ini akan ada di laporan akhir penelitian yang diserahkan kepada pihak LPPM UMJ.

Kata Kunci: Penyiaran, Jurnalisme, Televisi, dan Covid-19

27

PEMETAAN DAN PENGEMBANGAN REGULASI PENGURANGAN
EMISI DALAM PENGENDALIAN PERUBAHAN IKLIM DI INDONESIA

1Izzatusholekha, Rahmat Salam1, Harits Kholilurrohman 2
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Muhammadiyah Jakarta, Jl. KH. Ahmad Dahlan,

Cirendeu Ciputat Timur, Tangerang Selatan, 15419
*Email: [email protected]

Berbagai permasalahan tentang lingkungan hidup terutama terkait dengan pengurangan emisi me-
merlukan berbagai regulasi yang saling mendukung sebagai suatu integrasi dalam pengendalian perubahan
iklim di Indonesia. Selama ini berbagai kebijakan belum memenuhi unsur keterpaduan tersebut sehingga
diperlukan pengkajian yang lebih komprehensif tentang isu tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk
pemetaan dan menyusun model regulasi dalam penguarangan emisi dan perubahan iklim. Penelitian ini
menggunakan studi literatur dengan menganalisis dan mengintegrasikan teori kebijakan publik dengan isu-
isu aktual mengenai pengurangan emisi dan perubahan ilkim melalui pengkajian berbagai sumber baik dari
buku, jurnal, peraturan perundangan serta berbagai artikel. Hasil dari penelitian ini akan dipublikasikan ke
dalam artikel ilmiah yang akan diterbitkan di jurnal nasional terakreditasi ataupun jurnal internasional
bereputasi.
Kata Kunci: regulasi pengurangan emisi, perubahan iklim

28

STRATEGI BRANDING PEMERINTAH KOTA GAYO LUES MELALUI
PROGRAM KOTA 1000 HAFIDZ

1Jamiati, Velda Ardia1, Wanda Aprilia2, Barikatul Hikmah3
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Muhammadiyah Jakarta, Jl. KH. Ahmad Dahlan,

Cirendeu Ciputat Timur, Tangerang Selatan, 15419
*Email: [email protected]

Sebuah kota dituntut terlibat dalam kegiatan pemasaran dan branding untuk meningkatkan citra kota. Se-
hingga diharapkan mampu memposisikan dan menjadi image kota. Sehingga Kepala Daerah harus
memikirkan dan menawarkan potensi daerah termasuk Pemerintah Kota Gayo Lues. Pemerintah Kota Gayo
Lues membranding Gayo Lues dengan “Kota 1000 Hafidz”. Untuk menyampaikan pesan Kota 1000 Hafidz
maka Pemerintah Kota Gayo Lues merancang program yaitu program 1000 hafidz. Adapun tujuan yang
ingin dicapai adalah untuk mengetahui strategi branding dan mengevaluasi proses strategi branding yang
dilakukan Pemerintah Kota Gayo Lues melalui pesan Kota 1000 hafidz. Menggunakan teori branding.
Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian Studi Kasus. Teori dan konsep dalam
penelitian ini adalah komunikasi sebagai proses simbolik, komunikasi pemasaran, periklanan, iklan sebagai
sarana prasarana memasarkan sebuah brand dan prduknya teknik pengumpulan data dengan menggunakan
pandangan peneliti, wawancara mendalam dan studi Pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses
branding yang dilakukan oleh Kota Gayo Lues sudah sesuai dengan konsep branding. Hal ini dapat dilihat
melalui hal-hal yang telah dilakukan Kota Gayo Lues untuk mewujudkan Kota 1000 hafidz.
Kata Kunci: branding, Gayo Lues, komunikasi, city branding

29

EVALUASI PROGRAM GENERASI BERENCANA (GENRE CERIA) DA-
LAM PEMENUHAN AKSES DAN KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA

PEREMPUAN DI DKI JAKARTA

1Khaerul Umam Noer, Endamg Rudiatin1, Dewi Kartikasari2

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Muhammadiyah Jakarta, Jl. KH. Ahmad Dahlan,
Cirendeu Ciputat Timur, Tangerang Selatan, 15419

*Email: [email protected]

Penelitian ini berfokus pada evaluasi program Generasi Berencana (GenRe Ceria), khususnya pada
pelayanan akses dan informasi kesehatan reproduksi, yang dilaksanakan oleh Badan Kependudukan dan
Keluarga Berencana Nasional Provinsi DKI Jakarta yang menyasar pada anak perempuan sebagai subjek
kebijakan. UU 52/2009 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga mengamanat-
kan bahwa kebijakan pembangunan keluarga dilakukan melalui pembinaan ketahanan dan kesejahteraan
keluarga, antara lain dengan cara meningkatkan kualitas hidup remaja melalui perluasan akses informasi,
pendidikan, konseling, dan pelayanan tentang kehidupan berkeluarga. Menurut data Pendataan Keluarga,
terdapat 57.688.472 jiwa yang berada dalam rentang usia tersebut. Artinya satu dari setiap 4 orang
penduduk Indonesia adalah remaja. Secara nasional kita sedang berada dalam sejarah demografi yang be-
lum pernah terjadi sebelumnya dimana proporsi dan jumlah remaja sangat tinggi terhadap total populasi,
dengan estimasi bertambah sekitar 4,5 juta jiwa pertahunnya. Jumlah yang sangat besar tersebut adalah
potensi yang memerlukan pengelolaan yang terencana, sistematis dan terstruktur agar dapat bermanfaat
bagi modal pembangunan bangsa ke depan. Pada tahun 2015, BKKBN membuat dan melaksanakan be-
berapa Program yang dirangkum dalam Program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan
Keluarga (KKBPK). Salah satu Program yang dilakukan dalam Program KKBPK tersebut adalah Program
Generasi Berencana (GenRe Ceria) melalui dua pendekatan: pendekatan kepada remaja melalui wadah
pengembangan Pusat Informasi dan Konseling Remaja/Mahasiswa (PIK R/M) di sekolah, sedangkan pen-
dekatan kepada keluarga dilakukan melalui pengembangan kelompok Bina Keluarga Remaja. Penelitian
ini bertujuan untuk mengevaluasi program Generasi Berencana di DKI Jakarta dengan menggunakan CIPP
Evaluation Model pada PIK R/M di enam sekolah di DKI Jakarta yang menjadi ujung tombak dalam upaya
memberikan akses layanan dan informasi kesehatan reproduksi bagi remaja perempuan. Penelitian ini men-
jadi krusial, sebab sejak digulirkan pada 2015, PIK R/M belum pernah dievaluasi secara serius, terutama
dalam empat level: context, input, process, dan product. Keempat level ini akan menjadi tahapan penelitian.
Tahap pertama adalah konteks, dalam hal ini adalah bagaimana tujuan, prioritas dan sasaran dari program
itu sendiri. Tahap kedua berfokus pada input, dalam hal ini adalah bagaimana BKKBN Provinsi DKI Jakarta
melakukan analisis program sekaligus mengatur sumber daya yang ada. Tahap ketiga adalah proses, dalam
hal ini bagaimana program GenRe Ceria dilaksanakan oleh PIK R/M di level sekolah. Level keempat adalah
product, dengan melihat pada efektivitas, penyampaian, ketersampaian, dan respon remaja perempuan
selaku penerima manfaat. Penelitian ini akan melakukan metode penelitian campuran, dengan melakukan
survey ke 600 responden untuk memetakan respon dan pengalaman remaja perempuan dalam mengakses
program di PIK R/M yang ada, dan wawancara mendalam dengan stakeholder terkait, mulai dari BKKBN
Provinsi DKI Jakarta, unit PIK R/M, maupun pihak sekolah. Luaran wajib adalah artikel jurnal nasional,
sedangkan luaran tambahan adalah prosiding konferensi. TKT yang diusulkan adalah TKT 3.

Kata Kunci: Kebijakan kesehatan reproduksi, CIPP Model, remaja perempuan, akses layanan kesehatan,
program GenRe Ceria

30

KUALITAS PELAYANAN TENDER PENGADAAN BARANG DAN JASA
DI KOTA TANGERANG SELATAN

1Kurniasih Mufidayati, Retnowati WD Tuti1, Rahmat Salam2, Dali Nurfaridah3
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Muhammadiyah Jakarta, Jl. KH. Ahmad Dahlan,

Cirendeu Ciputat Timur, Tangerang Selatan, 15419

*Email: …….

Permasalahan umum dalam pengadaan barang dan jasa yang timbul sebagai dampak atas era global-
isasi dan proses demokratisasi dalam pengadaan barang dan jasa adalah inefisiensi, artinya pengadaan ba-
rang dan jasa selama ini masih belum menghasilkan harga yang kompetitif. Harga barang dan jasa yang
diperoleh melalui proses pengadaan barang dan jasa cenderung lebih tinggi dibandingkan dengan pem-
belian langsung/harga pasar. Permasalahan selanjutnya lemahnya daya saing nasional, artinya pelaksanaan
pengadaan yang tidak efisien dan iklim usaha yang tidak sehat sehingga menimbulkan ekonomi biaya tinggi
seingga harga tidak kompetitif dan menyebabkan belanja publik tidak mendorong pertumbuhan industry
dalam negeri. Permasalahan yang terakhir adalah pendekatan yang protektif artinya, banyaknya pembatasan
dalam keikutsertaan dunia usaha seperti penggolongan usaha (besar, menengah dan kecil). Terkait dengan
pembangunan sistem elektronik yaitu e-procurement, mulai tahun 2003 melalui Kepres 80/2003 tentang
Pedoman Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah, setiap instansi mulai diperbolehkan menggunakan
teknologi informasi dalam pengadaan. Lebih lanjut saat ini dengan diterbitkannya Peraturan Presiden No-
mor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, maka penyelenggaraan Pengadaan Ba-
rang/Jasa Pemerintah wajib dilakukan secara elektronik menggunakan sistem informasi yang terdiri atas
Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) dan sistem pendukung lainnya yang dikembangkan oleh Lem-
baga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. Dengan demikian proses pengadaan secara elektronik
ini diharapkan dapat menjamin terciptanya proses pengadaan barang dan jasa yang transparan, akuntabel,
dan kompetitif. Proses penyelenggaraan SPSE dilaksanakan secara menyeluruh mulai dari perencanaan
pengadaan, persiapan pengadaan, pemilihan penyedia, pelaksanaan kontrak, serah terima pekerjaan,
pengelolaan penyedia, sampai dengan katalog elektronik. Untuk mendukung hal tersebut Layanan Penga-
daan Secara Elektronik (LPSE) yang merupakan Unit Layanan Pengadaan memiliki kontribusi penting da-
lam penyelenggaraan proses Pengadaan Barang/Jasa secara elektronik di lingkungan K/L/D/I. Untuk
Pemerintah Kota Tangerang Selatan sendiri sudah terdapat Unit Layanan Pengadaan (ULP) berdasarkan
Keputusan Walikota Tangerang Selatan Nomor 810/Kep.11-Huk/2013 Tahun 2013 tentang Pembentukan
Sekretariat Unit Layanan Pengadaan dan Kelompok Kerja Pengadaan Barang/Jasa di Lingkungan
Pemerintah Kota Tangerang Selatan. Namun organisasi tersebut belum dalam bentuk terstruktural, organ-
isasi ULP Kota Tangerang Selatan melekat di Sekretariat Daerah Pemerintah Kota Tangerang Selatan, te-
patnya berada melekat di Bagian Layanan Pengadaan Kota Tangang Selatan. Dalam Kondisi Covid 19
Tender pengadaan barang dan jasa tetap dilakukan di kota Tangerang Selatan, yang menarik diketahui ada-
lah kualitas pelayanan tender barang dan jasa pada masa pandemic Covid 19, apakah kualitas pelayanan
pada posisi yang tetap atau menurun kualitasnya sehingga Perumusan Masalah:: 1).Bagaimanakah Kualitas
Pelayanan Tender Pengadaan Barang dan Jasa di Kota Tangerang Selatan; 2).Bagaimanaka Faktor Pen-
dukung dan Penghambatnya. Tujuan Penelitian: 1). Untuk Menganalisis Kualitas Pelayanan Tender Pen-
gadaan Barang dan Jasa di Kota Tangerang Selatan; 2). Menganalisis Faktor Pendukung dan Penghambat
Kualitas Pelayanan Tender Pengadaan Barang dan Jasa di Kota Tangerang Selatan.. Tahapan Metode
Penelitian meliputi: Penyusunan pedoman wawancara, penarikan informan, pengumpulan data, analisis
data, penyusunan kesimpulan dan saran, penyusunan luaran, monev internal, penyusunan laporan akhir.
Luaran Wajib: Jurnal Sinta 1-4; Luaran Tambahan : 1). Buku Cetak ber-ISBN;2).Artikel di Srminar Inter-
nasional dan 3). HKI.

Kata Kunci: Kualitas, Pelayanan, Tender Pengadaan, Barang dan Jasa.

31

MODEL SINERGITAS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PULAU
PRAMUKA KEPULAUAN SERIBU DALAM PENGELOLAAN WILAYAH

PESISIR BERBASIS KOMUNITAS PEREMPUAN

1Lilik Sumarni, Siska Yuningsih1, Dhea Anggraini2

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Muhammadiyah Jakarta, Jl. KH. Ahmad Dahlan,
Cirendeu Ciputat Timur, Tangerang Selatan, 15419

*Email: [email protected]

Letak Pulau Pramuka di kawasan Kepulauan Seribu yang merupakan Ibu Kota Kabupaten, ditopang
pulau-pulau yang berdekatan satu dan lainnya dengan karakter dan fungsi yang berbeda, yaitu Pulau Pa-
gang, Pulau Karya, Pulau Semak Daun, Pulau Gosong Sekati, Gosong Pramuka, dan Pulau air. Pulau
Pramuka juga berada di Kawasan konservasi Taman Nasional Kepulauan Seribu. Oleh karena itu P.
Pramuka cukup strategis mengembangkan diri menjadi pusat kegiatan wisata alam, wisata edukasi dan
wisata budaya. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1). Bentuk-bentuk program pengel-
olaan potensi local dalam rangka pemberdayaan masyarakat di Pulau Pramuka Kepulauan Seribu. (2). Peran
stakeholder dalam mendukung komunitas perempuan nelayan dalam rangka pemberdayaan masyarakat di
Pulau Pramuka Kepulauan Seribu. (3). Bentuk sinergitas yang dilakukan oleh pemerintah dan komuni-
taskomunitas perempuan di Pulau Pramuka Kepulauan Seribu. (4). Model Sinergitas Pemberdayaan
Masyarakat Pulau Pramuka Kepulauan Seribu Dalam Pengelolaan Wilayah Pesisir Berbasis Komunitas
Perempuan. Teori yang dipakai dalam penelitian ini adalah teori sinergitas, stakeholder dan pemberdayaan
perempuan. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan methode analisis diskriptif kualitatif,
tehnik pengumpulan data dengan data primer; hasil wawancara mendalam dari berbagai stakeholder dan
pelaku usaha, data sekunder digunakan untuk melengkapi informasi yang dibutuhkan dalam penelitian ini,
studi literatur, webb dan berita di internet. Adapun waktu penelitian adalah bulan Februari-Mei 2021. Hasil
penelitian ini adalah pengelolaan wilayah pesisir Pulau Pramuka Kepulaun Seribu berbasis kelompok per-
empuan nelayan dalam kegiatannya bersinergi dengan pemerintah dan stakeholders; Suku Dinas Perindus-
trian, Suku Dinas Ketahanan Pangan, LIPI, LSM, IPB, Kampung Bestari ASTRA, Nivea Sun, dan lain-
lain. Sedangkan bentuk dari kegiatannya adalah budidaya rumput laut, pembinaan melalui sosialisasi-so-
sialisasi, pengelolaan hasil perikanan, training for trainer, public speaking, kelas literasi media, Research;
fungsi ekologi daerah pesisir dan lautan Bersama komunitas Lamun, Mangrove dan terumbu karang. Ada
juga 4 Pilar Program oleh ASTRA: pendidikan; kewirausahaan, lingkungan, dan Kesehatan. Kampanye
Penyelamatan Terumbu Karang dan biodata dilaut oleh Nivea Bersama penyelam perempuan (female di-
vers). Jadi sudah melibatkan pemerintah, LSM, Dunia Usaha, Akademisi, dan media serta beberapa bantuan
peralatan. Output dari penelitian ini adalah Model Sinergitas Pemberdayaan Masyarakat Pulau Pramuka
Kepulauan Seribu dalam Pengelolaan Wilayah Pesisir Berbasis Komunitas Perempuan.

Kata Kunci: Sinergitas. Pulau Pramuka. Wilayah Pesisir. Komunitas Perempuan.

32

ADVOKASI KEBIJAKAN PERKOTAAN RAMAH LANSIA DI SURA-
BAYA DAN JAKARTA

1Lusi Andriyani, Mawar1, Muhammad Arthur Gunawan2, Nurul Fitra laila Tanjung3

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Muhammadiyah Jakarta, Jl. KH. Ahmad Dahlan,
Cirendeu Ciputat Timur, Tangerang Selatan, 15419

*Email: [email protected]

Kondisi kota-kota besar dunia saat ini mengalami banyak perubahan, termasuk terkait dengan jumlah
penduduk kota yang meningkat karena urbanisasi. Seperti yang dilaporkan oleh PBB pada tahun 1984 yang
berjudul “Prospect of World Urbanization” yang menyebutkan bahwa pada tahun 2000 akan terdapat 23
kota metropolis dengan penduduk diatas 10 juta orang dimana Jakarta termasuk sebagai kota terpadat ke-
11. Menurut data dari United Nations tahun 2014, saat ini sekitar 54% dari total jumlah penduduk bumi
bertempat tinggal di perkotaan. Jumlah ini diperkirakan akan terus meningkat hingga mencapai sekitar 66%
pada tahun 2050. Dari jumlah tersebut, negara- negara Asia akan menjadi tempat tinggal bagi sekitar 53%
populasi penduduk perkotaan di dunia. Fenomena penduduk berusia lanjut di perkotaan mendapat perhatian
khusus seiring dengan keinginan pemerintah untuk membangun kota ramah lansia. Komitmen ini muncul
setelah keikutsertaan Indonesia menandatangani deklarasi MIPAA 2002 dan mengacu pada UU No. 13
Tahun 1998 tentang kesejahteraan lanjut usia yang mengamanatkan adanya pembentukan komisi nasional
lanjut usi ditingkat nasional maupun daerah (tingkat provinsi dan kabupaten/kota) (Hermawati, 2015). Da-
lam UU No 13 Tahun 1998, lanjut usia merupakan seseorang yang telah mencapai usia 60 tahun keatas
yang dibedakan menjadi dua; lanjut usia potensial, dan lanjut usia tidak potensial, yang masih mampu men-
cari nafkah sendiri. Alasan utama lansia menjadi kajian penting saat ini terkait dengan komposisi jumlah
lansia yang semakin meningkat dengan kesiapan pemerintah kota menyediakan pelayanan publik. Ber-
dasarkan data Badan Pusat Stastiktik (BPS), disebutkan pada 2013 jumlah penduduk Jateng tercatat 33,36
juta jiwa dengan jumlah penduduk lansia sebanyak 3,69 juta jiwa atau 11,10 persen. Kemudian pada 2017
jumlah lansia meningkat menjadi 4, 3 juta jiwa atau 12,59 persen dari jumlah seluruh penduduk Jateng
sebanyak 34, 3 juta jiwa. Hasil dari riset ini ditemukan bahwa kota yang ramah/layak lansia akan dapat
terwujud apabila telah siap dalam berbagai aspek; perangkat kelembagaan, kelembagaan yang terkait
dengan lansia, pelayanan kesehatan usia lanjut, infrastruktur dan rumah sakit umum yang ramah lansia,
serta adanya komitmen pemerintah daerah dengan pihak swasta untuk dapat mewujudkan kota ramah lan-
sia. Namun yang menjadi vocal point dalam suatu wilayah kabupaten/kota adalah pimpinan daerah yaitu
Walikota atau Bupati. Luaran Wajib: Book chapter ;Dinamika kesejahteraan lanjut usia: lansia di perkotaan
dan pendekatan urban space Tahun terbit: 2021 |isbn: 978-623-6074-02-2, penerbit: idea press yogjakarta.

Kata Kunci: Kota ramah lansia, wajah kota, kebijakan kota, partisipasi masyarakat kota, ruang kota

33

PELAKSANAAN PERATURAN PRESIDEN (PERPRES) NOMOR 82 TA-
HUN 2020 TENTANG KOMITE PENANGANAN CORONA VIRUS

DESEASE 19 DAN PEMULIHAN EKONOMI NASIONAL: STUDI TEN-
TANG EFEKTIVITAS SATGAS COVID-19 DI DESA PUSAKA RAKYAT

KECAMATAN TARUMAJAYA KABUPATEN BEKASI.

1Muhammad Khoirul Anwar, Larisa Prihandini1

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Muhammadiyah Jakarta, Jl. KH. Ahmad Dahlan,
Cirendeu Ciputat Timur, Tangerang Selatan, 15419

*Email:
Implementasi Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 82 tahun 2020 tentang Komite Penanganan Co-
rona Virus Desease - 19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional merupakan pijakan utama dimasa pandemic
seperti saat ini. Semua langkah penanganan covid-19 di Indonesia dari pusat hingga ke Desa berpedoman
pada Peraturan Presiden nomor 2 tahun 2020 agar penanganan pandemi lebih sistematis, efektif dan
berkesimbungan. Sebagaimana ketentuan dalam pasal 12 menyatakan bahwa Gubernur dan Bupati/Wali-
kota membentuk satuan tugas (Satgas) penanganan covid-19 Daerah berdasarkan pertimbangan dan rek-
omendasi Ketua satgas penanganan covid-19. Keberadaan satgas ini menjadi satu kesatuan gerakan dalam
rangka penanganan covid-19 hingga samapai dilingkungan terkecil Desa, Dusun, RW hingga RT. Penelitian
bertujuan untuk menggambarkan Pelaksanaan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 82 tahun 2020 tentang
Komite Penanganan Corona Virus Desease 19 (covid-19) dan Pemulihan Ekonomi Nasional, khususnya
tentang efektivitas Satgas Covid-19 di Desa Pusaka Rakyat Kecamatan Tarumajaya Kabupaten Bekasi.
Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Adapun luaran dari penelitian ini
adalah: Diterbitkan dalam jurnal Nasional ISSN yang OJS dan Seminar Nasional. Hasil penelitian menun-
jukkan bahwa Perpres 82 tahun 2020 telah dilaksnakan dengan baik di Desa Pusaka Rakyat dengan telah
diterbitkanya Peraturan Kepala Desa nomor 06 tahun 2020 tentang Penetapan dan Pengangkatan Relawan
Gugus Tugas Desa Covid-19 Desa Pusaka Rakyat Kecamatan Tarumajaya. Aktivitas Satgas ini diantaranya
adalah sosialisasi, fasilitasi penyaluran bantuan langsung tunai (BLT) kepada keluarga penerima manfaat
(KPM), fasilitasi vaksinasi, penyaluran bantuan pengadaan alat sanitasi, fasilitasi bagi isoman baik di rumah
maupun di rumah sakit, fasilitasi pemulasaraan bagi yang meninggal dunia.

Kata Kunci: Satgas Covid -19; Desa Pusaka Rakyat, Bantua Langsung Tunai (BLT)

34

ANALISIS DAMPAK SOSIAL EKONOMI KEBIJAKAN PEMBERLA-
KUAN PEMBATASAN KEGIATAN MASYARAKAT (PPKM) DI INDONE-

SIA

1Mawar, Lusi Andriyani1, Armyn Gultom2, Khofifah Ketiara3

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Muhammadiyah Jakarta, Jl. KH. Ahmad Dahlan,
Cirendeu Ciputat Timur, Tangerang Selatan, 15419

*Email: [email protected]

Penyebaran virus covid 19 yang terjadi saat ini semakin mengkhawatirkan dengan menunjukkan
jumlah yang terpapar setiap hari mengalami peningkatan yang sangat tajam. Oleh karena itu, Pemerintah
harus memberikan perlindungan kepada masyarakat dalam pencegahan maupun penanganan kasus
COVID-19 sesuai amanat Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Langkah yang
ditempuh pemerintah adalah dengan melalui implementasi kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan
Masyarakat (PPKM) berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 9 Tahun 2020 yang merujuk pada
Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana. Namun kebijakan ini teryata
membawa dampak yang sangat besar terutama pada aspek sosial dan ekonomi masyarakat. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis dampak sosial ekonomi dari kebijakan pemberlakuan pem-
batasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif
dengan metode studi literatur. analisis data secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan
pemerintah dengan menerapkan kebijakan PPKM memberikan dampak yang sangat besar dalam sektor
ekonomi. Pembatasan untuk melakukan aktivitas dengan skala yang besar otomatis akan mengakibatkan
kondisi ekonomi yang semakin sulit dengan berhentinya sebagian besar aktivitas ekonomi Kebijakan
PPKM juga telah memberi dampak dalam interaksi hubungan sosial. Pembatasan aktivitas dan interaksi
antar manusia menjadi persoalan sosial karena kejenuhan dan kebosanan yang melanda selama mengikuti
ketentuan harus di rumah saja. Persoalan lain adalah bertambahnya jumlah penduduk miskin yang secara
signifikan membuat jumlah pengemis, anak-anak jalanan, para gelandangan dan tunawisma meningkat
bahkan sangat mungkin menambah jumlah orang yang mengalami gangguan jiwa. Angka perceraian ber-
potensi meningkat karena timbulnya permasalahan di rumah tangga karena himpitan ekonomi. Luaran
penelitian ini berupa artikel ilmiah yang akan dipresentasikan pada seminar nasional dan diterbitkan pada
jurnal nasional. TKT dalam penelitian ini berada pada level 3.

Kata Kunci: Dampak, Sosial, Ekonomi, Kebijakan, PPKM

35

PERAN ORGANISASI MASYARAKAT ISLAM DALAM ISU KEAMANAN
SIBER DI INDONESIA: FORMULASI NORMA SIBER

1Miftahul Ulum, Hamka1, Siti Zahra2.
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Muhammadiyah Jakarta, Jl. KH. Ahmad Dahlan,

Cirendeu Ciputat Timur, Tangerang Selatan, 15419
*Email: [email protected]

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki peran Organisasi Masyarakat Sipil (OMS) berbasis agama dalam
membentuk norma siber untuk mengatasi disinfodemik di Indonesia. Proyek ini memfokuskan penyelidi-
kannya pada dua organisasi Islam terkemuka di Indonesia, Muhammadiyah dan Nahdatul Ulama (NU).
Investigasi ini juga membahas apa yang dapat disampaikan oleh peran organisasi-organisasi ini tentang tata
kelola norma siber secara umum di Indonesia. Untuk mencapai tujuan tersebut, proyek ini menggunakan
teori peran sebagai kerangka utama dan secara khusus menjelaskan tata kelola norma siber di Indonesia
saat ini; penelitian ini menggabungkan alat pengembangan norma oleh Finnemore dan Hollis dan pendeka-
tan tata kelola. Penelitian ini menemukan bahwa secara umum kedua ormas tersebut memiliki pendekatan
yang berbeda, dimana strategi dan upaya Muhammadiyah lebih bertumpu pada metode formal, sedangkan
NU lebih pada metode informal. Perbedaan tersebut disebabkan oleh perbedaan karakter organisasi dan
keanggotaan dari kedua organisasi tersebut. Selain itu, proyek ini juga menemukan bahwa strategi dan
upaya tersebut belum terintegrasi secara komprehensif ke dalam program pemerintah Indonesia dan plat-
form media sosial sebagai dua pengusaha utama norma siber di Indonesia.

Kata Kunci: Keamanan Siber, Norma Siber, Organisasi Masyarakat, Muhammadiyah, NU

36

MODEL DINAMIKA POLITIK: DETERMINAN KEBERHASILAN IM-
PLEMENTASI REFORMASI ADMINISTRASI PUBLIK DALAM
MEWUJUDKAN BIROKRASI BERINTEGRITAS DI INDONESIA

1 Muh. Kadarisman, Izzatusolekha1, Nadia Putri2

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Muhammadiyah Jakarta, Jl. KH. Ahmad Dahlan,
Cirendeu Ciputat Timur, Tangerang Selatan, 15419

*Email: ……..

Memasuki era reformasi, tantangan pemerintah Indonesia dalam mewujudkan tata kelola pemerinta-
han yang baik adalah dengan hadirnya innovation and open Government guna mengatasi krisis kepercayaan
masyarakat terhadap layanan publik Krisis yang muncul akibat bangunan birokrasi selama periode orde
baru ini bahkan memicu protes di tingkat pusat maupun daerah. Akibat dari perilaku birokrat yang cender-
ung tidak mendukung pelayanan publik telah menyebabkan tujuan awal birokrat dalam memberikan
layanan publik bergeser ke arah pragmatisme dan menurunkan integritas dan kualitasnya (Jetzek & Ander-
sen, 2014)1 (Thoha, 2012, dalam Haning, 2018)2 (Hardjaloka, 2014, dalam Praditya, 2017)3 (Horhoruw et
al., 2012, dalam Haning, 2018)4 . Birokrasi berintegritas harus siap dengan perubahan yang terus dilakukan,
karena kita dihadapkan pada situasi internal dan eksternal birokrasi yang kompleks, kompetitif dan berubah
cepat. Perubahan harus dilakukan oleh Aparatur Sipil Negara dalam birokrasi dengan profesional. Profe-
sionalisme bukan hanya substansi dan teknis dalam melaksanakan tugas dan peran masing-masing, tetapi
harus didukung oleh integritas pribadi yang kuat, mengedepankan kejujuran dan keterbukaan, menerima
kritik yang konstruktif dan bertanggung jawab. Penyebab birokrasi publik mengalami organizational slack
antara lain pendekatan atau orientasi pelayanan yang kaku, visi pelayanan yang sempit, penguasaan ter-
hadap administrative engineering yang tidak memadai, dan semakin bertambah gemuknya unit-unit
birokrasi publik yang tidak difasilitasi dengan personalia, peralatan dan penganggaran yang cukup dan han-
dal (viable bureaucratic infrastructure) (Firnas dan Maesarini, 2011)5 .Tujuan Penelitian adalah
menganalisis model dinamika politik dalam menunjang keberhasilan implementasi reformasi administrasi
publik guna mewujudkan birokrasi berintegritas di Indonesia. Metode Penelitian 1) Mengidentifikasi, mem-
ilih dan merumuskan masalah penelitian. Penelitian deskriptif dimulai dari munculnya minat peneliti ter-
hadap suatu fenomena; 2) melakukan kajian pustaka, yaitu menetapkan landasan teoritis dari permasalahan
penelitiannya dengan cara melakukan kajian pustaka;.3) merumuskan tujuan penelitian, merupakan ungka-
pan sasaran yang akan dicapai; 4) menguraikan kegunaan dan pentingnya penelitian, yaitu masalah yang
dipilih memang layak untuk diteliti; 5) menetapkan asumsi penelitian sebagai anggapan dasar, yaitu suatu
pernyataan atau sesuatu yang diakui kebenarannya atau dianggap benar tanpa harus dibuktikan lebih da-
hulu; 6) menetapkan ruang lingkup yang menggambarkan luas dan batas-batas area penelitian yang akan
dilaksanakan; 7) membuat definisi istilah/operasional atas istilah yang unik, istilah yang mempunyai be-
berapa pengertian atau dapat diartikan ganda, yang berhubungan erat dengan konsep-konsep pokok dengan
masalah yang diteliti; 8) penyusunan rancangan penelitian, mencakup pokok-pokok bahasan antara lain: a.
menentukan metode/ rancangan penelitian; b. menentukan cakupan atau ruang lingkup; c. menentukan in-
strumen penelitian; d. mengumpulkan data, dan; e. melakukan analisis data; f. menentukan informan; g.
menentukan instrumen penelitian. Luaran Penelitian Yang Ditargetkan 1. Dokumen laporan hasil
penelitian; 2. Artikel ilmiah yang dipublikasikan dalam Jurnal ber ISBN. enelitian ini diawali dengan
adanya masalah yang dideskripsikan. Pertanyaan masalah mengandung aspek-aspek yang menjadi objek
penelitian. Berikutnya, menentukan jenis informasi (kuantitatif dan atau kualitatif) yang diperlukan untuk
menjawab pertanyaan atau masalah yang telah dirumuskan dan menentukan prosedur pengumpulan data.
Instrumen penelitian ini yaitu wawancara, observasi, focus group discussion dan uji validasi data dengan
triangulasi dan menentukan prosedur pengolahan data agar bermakna

37

Kata Kunci: politik, reformasi administrasi terintegrasi
38

PELAYANAN SOSIAL BERBASIS ORGANISASI KEAGAMAAN

1Muhammad Sahrul, Adi Fahrudin1, Almisar Hamid2, Marna Hidayat3

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Muhammadiyah Jakarta, Jl. KH. Ahmad Dahlan,
Cirendeu Ciputat Timur, Tangerang Selatan, 15419

*Email: [email protected]

Kesejahteraan sosial sebagai bentuk upaya pemberian bantuan atau pertolongan dalam memperbaiki ke-
hidupan masyarakat yang mencakup aspek fisik, mental dan sosial meliputi pemberian bantuan dalam
pemenuhan kebutuhan dasar. Upaya tersebut sudah berlangsung sejak lama dan menjadi bagian dari tradisi
masyarakat pada masa lampau yang dilandasi dengan spirit keagamaan serta nilai kemanusiaan serta men-
jadi budaya bangsa. Perubahan dan perkembangan kesejahteraan sosial dirasakan sebagai suatu upaya per-
baikan hidup manusia mengalami kecenderungan untuk berubah secara mendasar, sejak terjadi dan ber-
langsungnya revolusi industri yang mengakibatkan timbulnya berbagai masalah sosial pada masa itu di
Eropa Barat. Namun demikian, menjelang revolusi industri didasari oleh kelompok agama baik kristen
maupun islam perlu pelayanan sosial bagi anggota – anggota masyarakat yang mengalami masalah seperti
cacat, buta, miskin, dan lain sebagainya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pelayanan
sosial yang dilakukan oleh organisasi berbasis keagamaan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif
dengan studi Pustaka Adapun sumber datanya berasal dari Jurnal, Buku, serta sumber – sumber lain yang
relevan dengan topik penelitian. Teknik pengumpulan data dengan mengambil data dari Scopus dan Google
Scholar. Analisis data dengan Content analysis (analisis isi). Pada penelitian ini juga menggunakan teori
tentang pelayanan sosial dalam arti yang lebih luas sebagaimana yang dikemukakan oleh Spciker, Khan
dan Sainsbury. Tahapan penelitian meliputi: 1. Pengumpulan data: tim akan melakukan pengumpulan data
buku, jurnal dan dokumen-dokumen yang berkaitan dengan pelayanan sosial berbasis organisasi keaga-
maan. 2. Tahap Seleksi data : tim akan melakukan seleksi data yang yang diperoleh. 3. Tahap Analisis data:
tim akan melakukan analisis data dengan mengklasifikasi serta menyusun pokok bahasan yang terkait
dengan pelayanan sosial berbasis organisasi keagamaan. Hasil Penelitian menunjukan bahwa organisasi
berbasis keagamaaan telah lama memainkan peran dalam berbagai sektor sepertihalnya sektor pem-
bangunan. Peran yang dilakukanya sepertihalnya pada setengah abad ke 20, dengan motivasi oleh keya-
kinan agama yang melekat pada mereka sehingga terkadang bekerja sampai di luar batas kemampuan
mereka sendiri dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat terutama pada kelompok masyarakat miskin
di Dunia. Pada perkembangan berikutnya reformasi kesejahteraan yang dimulai pada 1990-an mendorong
peningkatan diskusi tentang kegunaan organisasi berbasis keagamaan untuk penyediaan layanan sosial,
selain yang berkaitan dengan peningkatan kajian atau diskusi tentang hal tersebut juga organisasi berbasis
keagamaan semakin terlibat dalam menyediakan berbagai layanan di masyarakat dan keterlibatan tersebut
akan lebih meningkat dimasa yang akan datang. Maka organisasi yang berbasis keagamaan memiliki sensi-
fitas dan orientasi untuk kesejahteraan yang lebih baik termasuk dalam kaitannya dengan pelayanan sosial
baik pada aspek yang lebih luas maupun pada aspek yang lebih sempit.

Kata Kunci: Pelayanan, Sosial, Organisasi, Keagamaan

39

TRAGEDI PENEMBAKAN KILOMETER 50 TOL JAKARTA-CIKAMPEK
DALAM BINGKAI MEDIA (ANALISIS FRAMING PADA PEMBERITAAN

DI TV ONE, KOMPAS TV DAN METRO TV)

1Mulkan Habibi, Nani Nurani Muksin1, Rivaldi Komarulloh2

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Muhammadiyah Jakarta, Jl. KH. Ahmad Dahlan,
Cirendeu Ciputat Timur, Tangerang Selatan, 15419

*Email: [email protected]

Peristiwa penembakan terhadap anggota Front Pembela Islam (FPI) terjadi pada Senin 7 Desember
2020 pukul 00.30 di Tol Jakarta-Cikampek. Bentrokan terjadi antara anggota laskar FPI yang sedang ber-
tugas mengawal rombongan Habib Rizieq Shihab menuju lokasi pengajian keluarga dengan pihak
kepolisian yang sedang melaksanakan tugas penyidikan terhadap rencana pengerahan massa pada saat
Habib Rizieq Shihab akan diperiksa di Polda Metro Jaya. peristiwa tersebut mengakibatkan enam dari
sepuluh anggota laskar FPI meninggal dunia. Pemberitaan atas peristiwa tersebut menimbulkan dua opini
yang berbeda di tengah masyarakat karena pihak kepolisian dan kelompok FPI masing-masing memberikan
klaim pembenaran, oleh karenanya maka peran media termasuk televisi menjadi sangat penting dalam
memberikan informasi yang objektif di tengah masyarakat. Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat atas
informasi yang benar, maka media televisi menjadi salah satu pilihan karena memiliki akses yang sangat
muda serta memiliki tingkat kepercayaan yang lebih tinggi dibandingkan dengan media-media lain, misal-
nya media online ataupun media sosial. Dikutip dari Kompas.com bahwa 89 persen masyarakat lebih
percaya informasi dari televisi dibanding dari internet. (Kompas.com 22/07/2020, 20:26 WIB). Peristiwa
penting ini akan menguji profesionalitas dan netralitas media massa sebagai lembaga independent yang
akan memberikan informasi yang benar atas peristiwa, media massa punya kemampuan untuk mencari in-
formasi secara mendalam sehingga mampu menghadirkan nilai kebenaran atas sebuah peristiwa. Sebagai
media yang memberikan informasi kepada masyarakat tentu informasi yang disampaikan haruslah infor-
masi yang benar dan tidak menyampaikan berita-berita bohong kepada publik. Selain itu media juga
mempunyai tugas dalam menjaga sebuah kerukunan, atau ketentraman di masyarakat dengan tidak memuat
konten yang berisi provokasi yang kemudian menimbulkan konflik di masyarakat. Meskipun demikian me-
dia massa juga tidak sepenuhnya memiliki kebebasan dalam memberikan informasi karena adanya beberapa
faktor, misalnya kepemilikan media, ideologi media dan kelompok kekuasan. Penelitian ini bertujuan untuk
menganalisis, framing pemberitaan media televisi pada peristiwa penembakan di kilometer 50 tol jakarta-
cikampek. Metode penelitian yang digunakan. dalam penelitian ini adalah deskriptif-kualitatif dengan
menggunakan pendekatan analisis framing model analisis framing yang telah diperkenalkan oleh Zhong-
dang Pan dan Gerald M. Kosicki. Hasil penelitian menunjukan bahwa tiga stasiun televisi memiliki framing
yang berbeda atas peristiwa tersebut, TV One menonjolkan pada sisi peristiwa tewasnya enam orang laskar
FPI dengan menampilkan kronologi peristiwa versi kepolisian dan juga kelompok Front Pembela Islam
(FPI). Kompas TV memberikan penekanan pada penyerangan yang dilakukan oleh kelompok laskar FPI,
sehingga pihak kepolisian melakukan tembakan yang menewaskan enam orang laskar FPI. Kemudian
Metro TV lebih banyak menonjolkan soal barang bukti senjata api dan senjata tajam yang dimiliki oleh
kelompok laskar FPI yang menyerang polisi, serta membahas tentang legalitas penggunaan senjata api yang
dimiliki laskar FPI.

Kata Kunci: Framing, Penembakan, KM 50, Televisi.

40

MANAJEMEN KOMUNIKASI PENYINTAS COVID-19 (STUDI FENOME-
NOLOGI)

1 Nani Nurani Muksin, Mulkan Habibi1, Jhulianfika Irianda2

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Muhammadiyah Jakarta, Jl. KH. Ahmad Dahlan,
Cirendeu Ciputat Timur, Tangerang Selatan, 15419

*Email: [email protected]

Latar belakang penelitian. Worldometers, menyebutkan bahwa kasus penderita positif COVID -19 di dunia
pada 26 Januari 2021 telah menembus 100 juta jiwa. Kasus positif 100.279.849, kematian mencapai
2.149.377 orang dan pasien yang sembuh 72.288.230 orang. Indonesia berada di urutan ke-19 dengan
999.256 kasus positif, 28.132 orang meninggal dan 809.488 pasien dinyatakan sembuh (https://tirto.id/up-
date-corona-global-26-januari-positifcovid- 19-tembus-100-juta-f9BJ). Berdasarkan data tersebut diantara
pasien yang terinfeksi dan yang meninggal, banyak pula pasien yang dinyatakan sembuh. Hal yang menarik
dikaji adalah bagaimana manajemen komunikasi pasien yang telah sembuh terkait pengalamannya saat ter-
infeksi COVID-19 dan harus diisolasi baik di Rumah Sakit maupun Isolasi mandiri di rumah. Pengalaman
manajemen komunikasi penyintas COVID ini penting diungkap agar dijadikan pembelajaran bagi orang
lain untuk sembuh dari COVID-19 dan mnyesuaikan diri di era New Normal. Berdasarkan latar belakang
tersebut, maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: Bagaimanakah pengalaman
manajemen komunikasi Penyintas COVID-19? Sedangkan Tujuan penelitian ini adalah untuk
mendeskripsikan, menganalisis dan memaknai pengalaman Manajemen Komunikasi Penyintas Covid-19.
Secara khusus penelitian ini bertujuan untuk: 1. Memahami Self Management Penyintas Covid-19 2.
Mendeskripsikan Komunikasi Interpersonal Penyintas Covid -19 3. Menganalisis manajemen komunikasi
Penyintas Covid-19 dalam sistem 4. Memaknai Kompetensi manajemen komunikasi Penyintas Covid-19.
Teori Manajemen Komunikasi dari Michael Kaye; Komunikasi Intra Personal terkait self awareness, dan
self analysis; Komunikasi Interpersonal terkait hubungan interpersonal; serta Komunikasi kelompok dan
komunikasi budaya terkait nilai, norma dan nilai dalam masyarakat, merupakan teori-teori yang menjadi
peta jalan dan pisau analisis dalam penelitian ini. Penelitian ini berada dalam payung paradigma Kon-
struktivis dengan Pendekatan Kualitatif dan metode penelitian Fenomenologi. Informan adalah Penyintas
Covid-19. Teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam secara online. Tehnik analisis data
menggunakan Teknik analisis data fenologi model Van Kaam. Teknik kesahihan data melalui trianggulasi
pakar Manajemen Komunikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penyintas COVID-19 ini memiliki
kompetensi dalam manajemen komunikasi dan menganggap bahwa komunikasi merupakan faktor penting
dalam membantu kesembuhan. Manajemen komunikasi dilakukan melalui Self Manajemen dengan focus
pada kesehatan, banyak berdoa, berpikir positif dan memotivasi diri untuk sembuh. Komunikasi interper-
sonal dilakukan secara intens dengan orang-orang terdekat untuk berbagi perasaan suka dan duka. Mana-
jemen komunikasi dalam system dikelola melalui komunikasi dengan kelompok seperti paramedis, kolega,
dan public untuk menumbuhkan semangat. Studi tentang pengalaman komunikai Penyintas COVID-19 ini
diharapkan dapat menghilangkan stigma negative yang kerap diterima.

Kata Kunci: Manajemen komunikasi, Penyintas Covid-19

41

MODEL KOLABORASI PENANGANAN COVID 19 DI KOTA DEPOK

1Nida Handayani, Armyn Gultom1, Izzatusholekha2, Dwiki Adiyasha3

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Muhammadiyah Jakarta, Jl. KH. Ahmad Dahlan,
Cirendeu Ciputat Timur, Tangerang Selatan, 15419

*Email: [email protected]

Perkembangan kasus Covid-19 di Kota Depok semakin mencekam. Lonjakan kasus Covid-19 terus
terjadi setiap hari sehingga saat ini tercatat 3.623 pasien tengah menjalani isolasi dan dirawat di rumah
sakit. Jumlah kasus aktif tersebut merupakan angka tertinggi sepanjang pandemi, naik sekitar 250 persen
dalam kurun waktu tidak sampai dua bulan. Menurut Rindi Nuris dalam kompas.com, Depok berada dalam
zona merah atau wilayah dengan penularan yang beresiko tinggi mulai awal Desember sampai Januari ini.
Selama pandemi dan terjadinya kenaikan kasus covid 19 di Kota Depok, Pemerintah daerah belum bisa
memberikan fasilitas yang memadai, seperti kurangnya ruang ICU, antrian di IGD, dan ruang isolasi yang
belum bisa menampung pasien. Kasus pasien tanpa gejala pun belum memperoleh fasilitas khusus isolasi,
himbauan Pemerintah Depok bagi pasien tanpa gejala hanya melakukan isolasi mandiri yang di juga bisa
memunculkan terjadinya penularan terhadap keluarga dan lingkungan sekitar, sehingga terjadinya perkem-
bangan pasien covid 19. Hal tersebut disebabkan belum adanya sarana prasarana yang dimiliki Depok untuk
isolasi mandiri bagi pasien tanpa gejala seperti yang sudah dilaukan oleh DKI Depok dengan memanfaatkan
hotel-hotel milik Pemerintah DKI dan kerjasama dengan sektor swasta. Oleh karena itu dalam penelitian
ini bertujuan mencari model kolaborasi yang bisa dilakukan oleh Pemerintah Kota Depok dalam pe-
nanganan pasien covid 19 dengan melibatkan unsur swasta dan masyarakat dalam kerangka kolaborasi.
Metode yang digunakan dengan deskriptif dan pendekatan kualitatif, dan pengumpulan data dengan ob-
servasi, wawancara dan dokumentasi. Kajian teori yang digunakan adalah kolaborasi. Hubungan collabo-
rative governance dalam penanganan Covid-19 di Kota Depok dapat dilihat melalui empat dimensi model
collaborative governance yang terdiri atas dimensi kondisi awal, dimensi kepemimpinan, dimensi desain
institusional, dan dimensi proses kolaboratif. Collaborative governance dalam dimensi awal menunjukkan
bahwa semua pemangku kepentingan memiliki kapasitas, organisasi, status, atau sumber daya untuk ber-
partisipasi pada pijakan yang sama dengan pemangku kepentingan lainnya. dimensi kepemimpinan menun-
jukkan bahwa terdapat pemimpin yang secara formal maupun informal mempengaruhi hubungan kolabo-
ratif ini. Temuan menarik yang diperoleh dalam dimensi ini adalah pemimpin memfasilitasi dinamika ke-
lompok, memastikan luas pengaruh, dan mempromosikan partisipasi yang luas serta aktif secara langsung
pada proses kolaboratif. Dimensi ketiga, yaitu desain institusional menunjukkan bahwa terdapat Peraturan
Daerah, Peraturan Wali Kota, maupun Keputusan Wali Kota yang memberikan aturan dasar yang sangat
penting untuk legitimasi prosedural dari proses kolaboratif. Dimensi proses kolaboratif menunjukkan
bahwa tedapat dialog tatap muka yang melibatkan pemangku kepentingan, forum dialog tatap muka dil-
akukan secara rutin minimal satu kali dalam sebulan.

Kata Kunci: Kolaborasi, covid 19

42

MEMBANGUN KEDEKATAN BRAND DENGAN KONSUMEN MELALUI
KOMUNIKASI PEMASARAN BERBASIS EMPATI DI MEDIA SOSIAL
(STUDI PADA KAMPANYE SUNYI BERSUARA BURGER KING INDO-
NESIA DI INSTAGRAM)

1Oktaviana Purnamasari, Nani Nurani Muksin1, Amin Shabana2, Safira Dwinawati3, Muhammad Yuda
Pratama4

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Muhammadiyah Jakarta, Jl. KH. Ahmad Dahlan,
Cirendeu Ciputat Timur, Tangerang Selatan, 15419

*Email: [email protected]

Pandemi Covid-19 telah merubah tatanan kehidupan manusia di berbagai belahan dunia tak terkecuali di
Indonesia. Krisis akibat pandemi Covid-19 tidak hanya terjadi pada bidang kesehatan, namun juga bidang
ekonomi. Banyak brand serta perusahaan baik yang menghasilkan produk maupun jasa harus beradaptasi
agar bisa survive mempertahankan kelangsungan usahanya di tengah kondisi pandemi di mana konsumen
yang mengalami penurunan daya beli. Brand perlu mengedepankan komunikasi yang berpihak pada kon-
sumen agar bisa tetap menjalin kedekatan di situasi yang serba terbatas ini. Brand sebaiknya mampu ber-
empati dan memahami konsumen, bahwa saat ini konsumen berada pada situasi yang tidak mudah. Untuk
itu komunikasi berbasis empati menjadi penting. Salah satu brand yang melakukan komunikasi pemasaran
berbasis empati adalah Burger King. Melalui salah satu platform media sosialnya yakni Instagram, Burger
King berusaha menjalin kedekatan dengan konsumen dengan menggulirkan kampanye Sunyi Bersuara un-
tuk memberikan kesempatan kerja kepada kaum tuli. Respon dari para followers Burger King di Instagram
menjadi menarik untuk diteliti, bagaimana komunikasi pemasaran berbasis empati di mata para followers
dan apakah brand engagement (kedekatan dengan merek) mampu terbentuk melalui platform media sosial
Instagram. 5 Tujuan dari penelitian ini adalah untuk 1) Mengidentifikasi respon dari followers Instagram
Burger King pada kampanye Sunyi Bersuara 2) Mendeskripsikan kedekatan yang terjalin antara konsumen
dengan merek (brand engagement) pada konsumen yang menjadi followers Burger King pada unggahan
kampanye Sunyi Bersuara di Instagram. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode
etnografi virtual. Teknik pengumpulan data berbasis analisis teks pada unggahan kampanye Sunyi Bersuara
di Instagram @burgerking.id pada Bulan Desember 2020 dan Januari 2021. Uji keabsahan data dilakukan
dengan triangulasi sumber melalui wawancara dengan konsumen Burger King yang menjadi follower In-
stagram @burgerking.id serta praktisi branding. Tahapan penelitian diawali dengan observasi teks akun
Instagram @burgerking.id dilanjutkan dengan wawancara kepada para informan, selanjutnya hasil wa-
wancara dianalisis dan dilakukan reduksi data serta disajikan dalam bentuk hasil penelitian. Luaran yang
ditargetkan dalam penelitian ini adalah jurnal nasional terakreditasi dan bahan ajar untuk mata kuliah Cop-
ywriting New Media dan Traditional Media serta Strategic Brand Communication.

Kata Kunci: Brand Engagement, Empati, Komunikasi Pemasaran, Instagram

43

KUALITAS PELAYANAN “KETUK PINTU LAYANAN DENGAN HATI”
DALAM MASA PANDEMI COVID-19 DI KELURAHAN JAGAKARSA JA-

KARTA SELATAN

1Rahmat Salam, Retnowati WD Tuti1, Kurniasih2, Nadia Tanriabeng3, Dimas4
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Muhammadiyah Jakarta, Jl. KH. Ahmad Dahlan,

Cirendeu Ciputat Timur, Tangerang Selatan, 15419
*Email: [email protected]

Dalam negara kesejahteraan, pemerintah menjadi penanggung jawab untuk mewujudkan keadilan
sosial, kesejahteraan umum dan sebesar-besarnya kemakmuran rakyat, sebagaimana terdapat dalam pem-
bukaan UUD NRI 1945 yang menyatakan bahwa, negara melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh
tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum/ bersama, mencerdaskan kehidupan bangsa, ikut
berperan aktif dalam melaksanakan ketertiban dunia yang berlandaskan kemerdekaan, perdamaian abadi
dan keadilan sosial, dalam hal ini kesehatan merupakan salah satu hak yang harus diperhatikan (Manan,
2004:14 dalam Nurlinda, 2009). Kesehatan masyarakat merupakan salah satu unsur kesejahteraan umum
yang harus diwujudkan sesuai dengan tujuan bangsa Indonesia. Dengan demikian, demi tercapainya tujuan
tersebut pemerintah menyelanggarakan program pembangunan kesehatan yang merupakan bagian integral
dan terpenting dalam pembangunan nasional. Adanya pelayanan kesehatan sebagai modal terbesar dalam
mencapai kesejahteraan, pemerintah perlu memperhatikan lebih kesehatan pada masyarakat di Negara In-
donesia. Oleh sebab itu, kesehatan adalah investasi sumber daya manusia untuk mencapai masyarakat yang
sejahtera. Pelayanan kesehatan yang saat ini sangat perlu diperhatikan oleh pemerintahan sebagai pelayanan
publik yaitu tingkat kematian ibu dan anak. Hal ini dikarenakan dengan tingginya tingkat kematian ibu dan
anak merupakan masalah besar dalam mencapai tujuan dalam pembangunan nasional. Informasi terakhir
dari Survei Demografi Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2017 menunjukkan AKI (Angka Kematian Ibu)
masih 228 per 100.000 kelahiran hidup, AKB (Angka Kematian Bayi) 34 per 100.000 kelahiran hidup dan
AKABA (Angka Kematian Balita) 44 per 100.000 kelahiran hidup. Angka Kematian Bayi (AKB) dan AK-
ABA dalam 5 tahun terakhir menunjukkan tren penurunan, namun tren AKI diperkirakan tidak akan dapat
mencapai target Milenium Development Goals (MDGs) (Tiah, 2016). Guna memenuhi kebutuhan publik
yang terus berkembang, maka pelayanan publik perlu melakukan usaha untuk meningkatkan kualitas pela-
yanan publik. Salah satu bentuk usahanya adalah melalui inovasi pelayanan publik. Suwarno (2008) men-
jelaskan bahwa inovasi di sektor publik adalah salah satu jalan atau bahkan breakthrough untuk mengatasi
kemacetan dan kebuntuan organisasi di sektor publik. Inovasi pada pelayanan publik inilah yang menjadi
senjata pemerintah/birokrat untuk memecahkan masalah publik khususnya dalam bidang kesehatan.
Dengan adanya inovasi pelayanan publik yang dilakukan oleh pemerintah bertujuan untuk meningkatkan
kualitas pelayanan publik terutama dalam mengatasi permasalahan tingkat Kematian Ibu dan anak yang
terbilang masih tinggi. Dan pada masa pandemic Covid-19 yang melanda negara ini maka, bagaimanakah
dengan pelayanan ketuk pintu tersebut tetap dijalankan ? bagaimana kualitas pelayanan nya dan bagaimana
strategi pelayanan yang diberikan di masa Covid-19 ini ? Berdasarkan uraian di atas maka rumusan perma-
salahan dalam penelitian ini adalah : 1). Bagaimanakah Kualitas Pelayanan Ketuk Pintu dengan Hati dalam
masa Pandemi Covid-19 di Kelurahan Jagakarsa Jakarta Selatan ?; 2). Bagaimanakah Faktor Pendukung
dan Penghambatnya. Tujuan Penelitian: 1).Menganalisis Kualitas “Pelayanan Ketuk Pintu dengan Hati”
Dalam Masa Pandemi Covid 19 di Kelurahan Jagakarsa Jakarta Selatan. Tahapan Metode Penelitian meli-
puti: Penyusunan pedoman wawancara, penarikan informan, pengumpulan data, analisis data, penyusunan
kesimpulan dan saran, penyusunan luaran, monev internal, penyusunan laporan akhir.. Luaran yang Ditar-
getkan : artikel di Jurnal Sinta 1-3; Proceeding Internasional di Asosiasi Pascasarjana Muhammadi-
yah/Aisyiah; HKI

Kata Kunci: Kualitas Pelayanan, Ketuk Pintu dengan Hati, Masa Pandemi Covid-19.

44

PELAYANAN DAY CARE UNTUK LANJUT USIA DI INDONESIA:
STUDI LITERATURE

1Rahmawati Madanih, Susilahati1, M. Faiz Ramadhan2
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Muhammadiyah Jakarta, Jl. KH. Ahmad Dahlan,

Cirendeu Ciputat Timur, Tangerang Selatan, 15419
*Email: [email protected]

Penelitian bertujuan untuk mendeskripsikan pelayanan day care untuk lansia di Indonesia. Day care
lansia di Indonesia masih sangat minim dibandingkan dengan negara-negara maju dan berkembang lainnya.
Oleh karena itu, penelitian ini diharapkan dapat mendorong berkembangnya day care lansia di Indonesia.
Penelitian ini menggunakan penelitian berjenis explorative descriptive dengan metodoele systematic liter-
ature review (studi pustaka sistematis). Teknik pengumpulan dana dengan menggunakan google schoolar
dengan memasukkan kata kunci day care lansia, elderly day care services khusus yang berbahasa Indonesia
karena penelitian ini tentang day care lansia di Indonesia.Hasil dari penelitian ini menunjukkan layanan day
care untuk lansia adalah salah satu usaha untuk meningkatkan kesehatan fisik dan mental lansia. Sumber
dana utama diperoleh dari APBN dan APBD. Iuran peserta dan donatur juga diadakan karena dana dari
pemerintah tidak cukup. Secara umum, kegiatan dibagi berdasarkan tujuannya ada yang untuk meningkat-
kan kesehatan lansia seperti pengecekan kesehatan, senam dan pemberian makanan tambahan; kesehatan
mental melalui konseling dan terapi; fungsi social seperti keterampilan, bakti social dan menyanyi; serta
peningkatan spiritual keagamaan seperti pengajian dan bimbingan dan shalat. Proses day care lansia secara
prosedur kemensoso adalah:1. Tahap promosi dan orientasi, 2. Tahap penerimaan, 3. Tahap pemberian
layanan, 4. Tahap monitoring dan evaluasi, dan pelaporan 5. Tahap terminasi pelayanan. Terdapat perbe-
daan tingkat kebahagian anatara lansia yang ikut day care dengan yang tidak. Lansia yang ikut day care
memiliki tingkat kebahagiaan yang lebih tinggi. Kepuasan peserta day care dipengaruhi oleh factor tangi-
ble, reliability, responsiveness, assurance dan empthaty petugas day care.Diperlukan penelitian lebih lanjut
tentang day care lansia yang dikelola oleh agen-agen non private (civil society organization) dan sector
private.
Kata Kunci: Pelayanan Social, Day Care Lanjut Usia, Elderly Day Care Services

45

KAJIAN TENTANG PELAKSANAAN PEMILIHAN KEPALA DAERAH
(PILKADA) SERENTAK DALAM MASA PANDEMI COVID19 DI KOTA

DEPOK

1Retnowati WD Tuti, Djoni Gunanto1, Ma’mun Murod2, Devia Andiani3, Syahbudi4

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Muhammadiyah Jakarta, Jl. KH. Ahmad Dahlan,
Cirendeu Ciputat Timur, Tangerang Selatan, 15419

*Email: [email protected]

Latar Belakang Penelitian, COVID-19 dengan cepat dan dramatis berdampak pada dunia, termasuk
Indonesia. Namun Pemerintah RI tetap melaksanakan Pilkada Serentak 2020 di saat pandemic Covid-19.
Korban positif Covid-19 setiap harinya masih tinggi. Berbagai masukan terkait penundaan Pilkada Serentak
2020 telah disampaikan. Sikap keras Pemerintah ini tentu paradoks dengan kebijakan Pemerintah sendiri
dalam upaya penanganan Covid-19, seperti kebijakan keharusan menjaga jarak sosial (social distancing)
yang menuntut orang per orang harus jaga jarak 1-2m. Sementara kebijakan Pilkada Serentak menyebabkan
terjadinya kerumunan massa. Ini dua kebijakan yang paradoks dalam penanganan pandemic Covid-19 yang
menarik dikaji lebih jauh. Pertanyaannya, apakah pelaksanaan Pilkada Serentak akan menambah atau men-
gurangi jumlah korban positif Covid-19 ?. Pelaksanaan Pilkada Serentak baru pertama kali dilaksanakan
dalam masa pandemic Covid-19, tentunya menarik untuk menyusun model Pilkada Serentak dalam pan-
demic Covid-19 sebagai kebijakan baru. Penelitian ini terkait erat dengan bidang ke 9 dari Renstra
Penelitian UMJ 2016-2021, yaitu Masyarakat Madani dengan topik Demokrasi dan HAM. Perumusan Ma-
salah:: 1).Bagaimanakah pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 di masa pandemic Covid di Kota Depok;
2).Bagaimanakah Jumlah yang positif, yang sembuh dan yang meninggal karena Covid 19 meningkat atau
menurun ? 3).Faktor apa saja yang mendukung dan menghambatnya. Tujuan Penelitian: 1).Menganalisis
pelaksanaan Pilkada Serentak di masa pandemic Covid-19 di Kota Depok; 2).Menemukan Jumlah yang
positif, yang sembuh dan yang meninggal karena Covid 19; 3).Menemukan faktor pendukung dan peng-
hambatnya. Tahapan Metode Penelitian meliputi: Penyusunan pedoman wawancara, penarikan informan,
pengumpulan data, analisis data, penyusunan kesimpulan dan saran, penyusunan luaran, monev internal,
penyusunan laporan akhir.. Luaran: Luaran Wajib:: Buku Cetak ber-ISBN; Luaran Tambahan; 1).Artikel
di Jurnal Nasional Terakreditasi (Jurnal Studi Pemerintahan Sinta2 ); 2).Artikel di Converence Internasional
Bereputasi APPPTMA/IAPA dan 3). HKI Buku Referensi. TKT yang diusulkan adalah TKT 2 dari jenis
Penelitian Sosial Humaniora dan Pendidikan dari skema Penelitian Dasar Unggulan Perguruan Tinggi,
dengan indikator: 1).Hipotesis litbang telah disusun; 2).Dukungan data awal terhadap pertanyaan litbang
yang dijawab; 3).Desain litbang (research design) yang akan dilakukan telah dieksplorasi, penentuan topic
data, penyusunan kuesioner, tema FGD, dll.); 4).Alternatif metodologi, prosedur dan tahapan yang akan
dilakukan telah ditelusuri.

Kata Kunci: Pelaksanaan, Pemilihan Kepala Daerah (PILKADA), Pandemi Covid-19, Depok.

46

PERAN GANDA PEREMPUAN NELAYAN PADA MASA PANDEMI DI
MUARA ANGKE, KAMAL JAKARTA

1Sa’diyah El Adawiyah, Tria Patrianti1, Agus Hermanto2, Agus Hermanto3, Sekar Ayu Lestari4
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Muhammadiyah Jakarta, Jl. KH. Ahmad Dahlan,

Cirendeu Ciputat Timur, Tangerang Selatan, 15419
*Email: [email protected]

Dalam penanganan pandemi Covid-19, perempuan memiliki peran dan kontribusi luar biasa yang
tidak dapat diabaikan. Pertama perempuan merupakan ujung tombak dalam percepatan penanganan Covid-
19 Kedua, perempuan memiliki peran yang strategis sebagai bagian dari penanganan pandemi Covid-19
berbasis komunitas seperti PKK (Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga). Ketiga, perempuan pada
umumnya diharapkan berkontribusi pada ketahanan keluarga selama masa pandemi Covid-19. Analisis isu
ketahanan pangan dalam pembangunan berkelanjutan dan kesetaraan gender dikemukakan dalam konfer-
ensi Internasional yang mengidentifikasi beberapa faktor pada peningkatan dan penghapusan kemiskinan.
Jika dikaitkan dengan Sustainable Development Goals(SDGs), tujuan ke-5 menyatakan kesetaraan gender
dimana perempuan memainkan peran sentral dalam ketahanan pangan di lingkup rumah tangga, produsen
pangan, pengelola pangan rumah tangga, sekaligus konsumen (Agarwal, 2018). Potensi sosial yang dimiliki
perempuan pesisir khususnya istri nelayan bukan hanya sekedar memasak, melahirkan tetapi juga sebagai
ibu rumah tangga yang memiliki peranan penting (Adi Prasodjo, 2006) tetapi sebagai pencari nafkah di luar
kehidupan (Arisin 2014) sebagai nelayan yang merupakan bagian sistem pembagian kerja secara seksual
pada masyarakat pesisir(Handayani dan Endang Gunaisah, 2012). Keluarga nelayan (Sitorus, 1999)
menggunakan strategi penerapan nafkah ganda dalam upaya mengatasi kemiskinan dan ketahanan pangan
bagi keluarga. Penelitian ini bertujuan khusus menganalis peran perempuan pesisir dalam memperkuat
ketahanan pangan keluarga di masa pandemi Covid-19 pada wilayah pesisir pantura yang meliputi Kamal
Muara dan Muara Angke, Jakarta. Teori yang digunakan kemiskinan, ketahanan pangan, peran ganda per-
empuan dengan metode penelitian kualitatif melalui teknik pengumpulan data melalui wawancara dan fgd
kepada informan terkait. Diharapkan hasil penelitian dapat menjadi penelitian awal untuk selanjutnay men-
jadi penelitian lanjutan dengan uaran jurnal nasioanl dan internasional.
Kata Kunci: Peran Ganda. Perempuan, Nelayan

47

MODEL PEMBERDAYAAN PEREMPUAN MELALUI PROGRAM DAUR
ULANG SAMPAH PLASTIK DI WILAYAH CILINCING JAKARTA
UTARA PADA MASA PANDEMI COVID 19

1Siska Yuningsih, Lilik Sumarni1, Shaila Annisa Yahya2

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Muhammadiyah Jakarta, Jl. KH. Ahmad Dahlan,
Cirendeu Ciputat Timur, Tangerang Selatan, 15419
*Email: [email protected]

Sampah merupakan barang atau benda berupa material sisa yang sudah tidak digunakan dan dibuang
ke alam. Salah satu jenis sampah yang belum tertangani dengan baik dan berpotensi menimbulkan masalah
lingkungan adalah sampah plastik. Sampah merupakan masalah kultural karena dampaknya berpengaruh
pada berbagai sisi kehidupan terutama di kota-kota besar seperti yang terjadi di Daerah Khusus Ibukota
(DKI) Jakarta. Buruknya penanganan sampah memberikan dampak pada lingkungan, sehingga menyebab-
kan munculnya berbagai permasalahan mulai dari masalah kesehatan hingga bencana banjir. Salah satunya
pada wilayah Cilincing Jakarta Utara yang merupakan salah satu wilayah Pesisir DKI Jakarta dengan
tekanan lingkungan yang terus meningkat. Pada wilayah tersebut dalam pengelolaan sampah belum ber-
jalan efektif, sehingga menimbulkan penumpukan sampah di beberapa wilayah dikawasan Cilincing Jakarta
Utara. Permasalahan di Indonesia saat ini adalah perempuan masih dianggap lemah dan tidak berdaya. Per-
empuan dianggap hanya mampu sebagai ibu rumah tangga, sedangkan laki-laki dianggap sebagai kepala
rumah tangga dan bisa mencukupi kebutuhan rumah tangga. Keterpurukan kaum perempuan menyebabkan
masih rendahnya sumber daya manusia yang dimiliki perempuan untuk mengembangkan potensi yang ada
dalam dirinya. Banyak ibu rumah tangga yang memilih untuk bekerja pada sector domestik karena berbagai
faktor, ada yang sudah merasa cukup dengan penghasilan suaminya ada pula yang memang kurang mem-
iliki kemampuan atau ketrampilan sehingga tidak mendapat pekerjaan. Masalah lain yang ada di wilayah
Cilincing Jakarta Utara yaitu persoalan sampah yang mana masyarakat memandang sampah sebagai masa-
lah karena beranggapan bahwa mengelola sampah menghabiskan biaya dan tenaga. Tujuan penelitian ini
adalah (1) Partisipasi perempuan pada Program Daur Ulang sampah pada Bank sampah (2) Mekanisme
pemberdayakan perempuan melalui program daur ulang sampah plastik di wilayah cilincing jakarta utara
pada masa Pandemi Covid 19 (3). Menemukan model pemberdayakan perempuan melalui program daur
ulang sampah plastik di wilayah Cilincing Jakarta Utara pada masa Pandemi Covid 19 (4). Menemukan
faktor-faktor peluang dan hambatan dalam pelaksanaan pemberdayaan perempuan melalui program daur
ulang sampah plastik di wilayah Cilincing Jakarta Utara pada masa Pandemi Covid 19. Teori yang
digunakan pada penelitian ini adalah teori pemberdayaan masyarakat. Penelitian ini menggunakan pen-
dekatan deskriptif kualitatif, dan menggunakan metode teknik analisa data kulititatif. Teknik analisis data
yang digunakan dalam penelitian ini mencakup transkip hasil wawancara, reduksi data, analisis, interpres-
tasi data dan triagulasi serta dokumrntasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Partisipasi per-
empuan berawal dari 26 nasabah dan berkembang hampir mencapai 50 nasabah, dalam melaksanakan pro-
gram daur ulang sampah hanya beberapa nasabah saja yang berpastisipasi (2) Mekanisme pemberdayakan
perempuan melalui tiga tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi, (3) Model pemberdayaan
perempuan melalui program Bank Sampah kasih mandiri dilaksanakan dirumah masing-masing. (4) Faktor
pendukung meliputi faktor internal, seperti semangat dan kemauan, sedangkan faktor eksternal seperti
tersedia sarana dan prasarana, media dan kerjasama dengan pengurus bank sampah. Faktor penghambat
meliputi pemasaran yang kurang berkembang dan kurang berminat menggunakan produk daur ulang sam-
pah.

Kata Kunci: Pemberdayaan Perempuan, daur ulang sampah plastik, Pandemi Covid 19

48


Click to View FlipBook Version