The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Devina.sandra16, 2021-06-13 20:12:29

SELURUH PORTOFOLIO AL'DIAN DEVINA

SELURUH PORTOFOLIO AL'DIAN DEVINA

51

52

53

54

55

56

57

58

59

60

BAB IV
SISTEM GERAK

4.1 JURNAL BELAJAR

JURNAL BELAJAR 1

Tuliskan tentang proses pembelajaran hari ini secara singkat, meliputi :
1. Apa yang dibicarakan dengan guru dan teman – teman dikelas, materi dan lain-lain.
Jawab :

1. Pada tanggal 9 oktober 2020 ibu puspa memberikan tugas melalui wa.

Jurnal belajar2
Tuliskan tentang proses pembelajaran hari ini secara singkat, meliputi :
1. Apa yang dibicarakan dengan guru dan teman – teman dikelas,
materi dan lain-lain.
Jewaban :
1. Pada tanggal 14 oktober 2020 ibu puspa menyuruh kami untuk melanjutkan tugas.

Jurnal belajar3

Tuliskan tentang proses pembelajaran hari ini secara singkat, meliputi :
1. Apa yang dibicarakan dengan guru dan teman – teman dikelas,

materi dan lain-lain.

1. Pada tanggal 16 oktober 2020 ibu puspa mengkonfirmasi nilai ulangan tidak tuntas 13 karena
sistem, harus dominan di sistem gerak. penegas an mengenai materi dan tugas kelompok.
penjelasan mengenai jurnal

61

Jurnal belajar4
Tuliskan tentang proses pembelajaran hari ini secara singkat, meliputi :
1. Apa yang dibicarakan dengan guru dan teman – teman dikelas,
materi dan lain-lain.
Jewaban :

1. Pada tanggal 21 oktober 2020 kami memulai presentasi melalui meet kelompok 1 yaitu
kelompok albert memulai presentasi namun tidak ada sesi pertanyaan karena mepet dan
presentasi dilanjutkan oleh kelompok aliyah tentang tulang dan terhenti sampai aurel. lalu
evaluasi mengenai presentasi tentang on cam dan off cam.

Jurnal belajar5
Tuliskan tentang proses pembelajaran hari ini secara singkat, meliputi :
1. Apa yang dibicarakan dengan guru dan teman – teman dikelas,
materi dan lain-lain.
Jewaban :
1. Pada tanggal 23 oktober 2020 kami melakukam meet dan melanjutkan presentasi lalu abesen satu
persatu dan melakukan sesi menjawab pertanyaan tejar rania engeline.

Jurnal belajar6
Tuliskan tentang proses pembelajaran hari ini secara singkat, meliputi :
1. Apa yang dibicarakan dengan guru dan teman – teman dikelas,
materi dan lain-lain.
Jewaban :
1. Pada tanggal 4 november 2020 pemberitahuan ulangan hari selasa lalu diteruskan kembali presentasi
jaringan otot pertama dari kelompok ipa 5 lalu dilanjutkan oleh kelompok ipa 4.setelah itu ibu puspa
melakukan evaluasi nasihat mengenai otot

62

Jurnal belajar7
Tuliskan tentang proses pembelajaran hari ini secara singkat, meliputi :
1. Apa yang dibicarakan dengan guru dan teman – teman dikelas,
materi dan lain-lain.
Jewaban :
1. Pada tangal 6 november 2020 ibu puspa memberi info ulangan akhir semester. lalu pemberian

pertanyaan ditunda karna melanjutkan presentasi oleh kelompok sendi ipa 5 dahulu lalu ipa 4.

63

4.2 TUGAS-TUGAS

PORTOFOLIO
TULANG
RANGKA TUBUH
•Rangka pada tubuh hewan vertebrata dan manusia ditutupi oleh otot dan kulit, sehingga disebut
endoskeleton (rangka dalam).
•Rangka pada manusia dewasa tersusun dari 206 tulang, namun pada saat lahir manusia memiliki
207 buah tulang karena beberapa tulang belum mengalami penyambungan.
1) FUNGSI RANGKA:

Memberi bentuk dan postur tubuh.
Melindungi organ-organ lunak, misalnya otak, sumsum tulang belakang, paru-paru, jantung,
dan lain-lain.
Penyangga berat badan, misalnya tullang leher,

64

tulang belakang, dan tulang pelvis.
Tempat melekatnya otot-otot rangka (otot lurik).
Mendukung terjadinya gerakan.
Hematopoiesis, yaitu pembentukan leukosit, eritrosit, dan trombosit di sumsum merah.

Sumsum merah terdapat di dalam tulang belakang, tulang dada, tulang belikat, tulang pipih, dan
ujung tulang panjang.

Tempat penyimpanan mineral.
Tempat penyimpanan energi.
Fungsi imunologis, yaitu menghasilkan sel-sel imunitas di dalam sumsum, misalnya limfosit B
yang menghasilkan antibodi dan limfosit T yang membantu pertahanan terhadap infeksi.

65

B.RANGKA AKSIKAL (RANGKA SUMBU TUBUH)
1.Tulang Tengkorak

 •Jumlahnya 22 buah
 •Fungsinya melindungi otak, organ pendengaran, dan organ penglihatan.
 •Dibedakan menjadi 2, yaitu:

 Tulang fasial (tulang wajah); memberi bentuk mata, hidung pipi, dan rahang.

66

67

68

69

70

71

72

73

74

75

76

77

5.1 JURNAL BELAJAR BAB V
5.2 TUGAS –TUGAS SISTEM SIRKULASI

RESUME SISTEM SIRKULASI

78

79

80

81

82

83

84

BAB VI
MAKANAN DAN SISTEM PENCERNAAN

6.1 JURNAL BELAJAR

JURNAL BELAJAR

1., Apa yang dibicarakan dengan guru, teman-teman di kelas?

Jum'at, 8 Januari 2021 kami kelas XI-IPA 4 & XI-IPA 5 kembali
melakukan pembelajaran Biologi via Google Meet. Hari ini
merupakan pertemuan pertama kami bersama Bu Puspa di Semester dua. Kami akan mempelajari
tentang Makanan dan Sistem Pencernaan
Makanan. Bu Puspa sudah memberikan kami bahan ajar berupa file
PPT tentang materi yang akan beliau bahas. Pertama-tama bu Puspa
Melakukan Tanya jawab lalu Oasis XI - IPA 4 dan saya XI-PA 5
menjawab pertanyaan beliau, yaitu makanan adalah zat yang
dimakan oleh makhluk hidup untuk mendapatkan nutrisi yang
kemudian diolah menjadi energi. Setelah itu beliau membahas IImu
gizi (Zat gizi, Nutrisi esensial, Status gizi, dan Diet), Makanan
(Dengan syarat: Mudah dicema, Higienis, Mengandung nutrisi yang
cukup sesuai keperiuan tubuh, dan Mengandung kalori dengan
jumlah yang mencukupi kebutuhan tubuh).lalu teman-teman saya ikut membantu menjelaskan,
setelah itu bu puspa menambahkan sedikit penjelasan dan mengakhiri pertemuan ,Pada pertemuan
hari ini cukup sampai zat-zat makanan bagian protein dikarenakan waktu sudah babis. Sebelum
kelas diakhiri kami semua berdoa. Kelas ditutup pada pukul 11.00 WITA.

85

JURNAL BELAJAR

1. Apa yang dibicarakan dengan guru, teman-teman di kelas?
Rabu, 13 Januari 2021 kami kelas XI- IPA 4 dan XI-IPA 5 kembali
mengikuti pembelajaran Biologi. Ada yang berbeda dari pertemuan
sebelumnyg. yaitu kami melakukan daring menggunakan aplikasi
Microsoft Teams dikarenakan bu Puspa ingin mencoba suasana
Baru dan juga kata bu puspa bila memakai aplikasi ini akan lebih murah biyaya internet yang
dikeluarkan. Sebelum melanjutkan materi dari pembelajaran minggu lalu. bu Puspa
menginfokan kami tugas portofolio. Isi dari portofolio tersebut antara lain: menuliskan syarat
makanan, fungsi makanan dan tabel yang berisi, no, nama zat, fungsi, sumber makanan,
pengelompokan. Selanjtunya bu Puspa memulai membahas materi dimulai dari vitamin (zat-zat
makanan). Skylen XI-IPA
menjelaskan apa itu vitamin. Setelah itu, Adastra XI-IPA 4
menjelaskan apa itu mineral dan ditambahkan oleh Andi Ailman XI-
IPA 5 bahwa mineral di bagi menjadi 2, yaitu mineral makro dan
mineral mikro. Lanjut aure! menjelaskan air. Candyle mengurutkan
organ pencernaan lalu ditam bahkan oleh Aaliyah 3 organ tambahan yaitu pankeas hati
empedu

86

JURNAL BELAJAR

1.Apa yang dibicarakan guru dan teman teman di kelas ?
Pada tanggal 15 januari 2021 kami kelas XI IPA 4 & XI IPA 5 melaksanakan meet
dengan bu puspa di google meet. Dipertemuan kali ini bu pspa memulainya dengan
menanyakan isi jurnal dari kawan kawan namun kebanyakan dari nama yang dipanggil
masih bellum mengisi jurnal ,lalu bu puspa melanjutkan dengan membahas sedikit materi
namun jaringan bu puspa tidak stabil sehingga bu puspa mengutuskan untuk mengakhiri
meet pada hari ini dan menyuruh kami untuk menyelesaikan jurnal dan portopolio.

87

JURNAL BELAJAR

1.Apa yang dibicarakan oleh guru dan sisiwa ?
Peada tanggal 20 januari 2021 kami siswa kelas 11 IPA 4 & 11 IPA 5 melakukan
pertemuan meet bersama bu puspa. Meet diawali dengan bu puspa menanyakan jurnal
milik andri namun andri belum membuat jurnal nya lalu ibu puspa menanyakan milik
marselono namun ada kendala jadi dilanjutkan oleh jurnal milik engelin setelah itu bu
puspa menanyakan jurnal milik raisha saat raisha membacakan jurnal nya tiba tiba
koneksi bu puspa terputus hingga akhirnya meet di berhentikan.

JURNAL BELAJAR

1.Apa yang dibicarakan oleh guru da siswa?
Pada tanggal 22 january 2021 kami tidak melakukan meet dengan bu puspa namus kami
disuruh melengkapi google class

88

6.2 . TUGAS – TUGAS

PORTOFOLIO
SISTEM PENCERNAAN MAKANAN

89

90

91

92

93

PORTOFOLIO

LAPORAN PRATIKUM 1C UJI BAHAN MAKANAN

Mata Pelajaran/Guru : Biologi/ Puspani, M. Pd

Kelas/Semester : XI/2 (Genap)

Waktu : 2 x 45 menit

4.3 Menyajikan laporan hasil uji zat makanan yang terkandung dalam berbagai jenis bahan

makanan dikaitkan dengan kebutuhan energi setiap individu serta teknologi pengolahan pangan

dan keamanan pangan

Tujuan:
1.Menjelaskan proses pencernaan bahan makanan seperti karbohirat, lemak, dan protein
2.Menguji bahan makanan yang mengandung karbohidrat, lemak, dan protein

Alat dan Bahan: 11. Larutan Benedict
1.Tabung reaksi 12. Larutan Biuret
2.Rak tabung reaksi 13. Kertas Koran
3.Gelas ukur 14. Nasi, roti, kentang, jagung, ubi
4.Penjepit 15. Tahu, tempe, telur, susu, kacang
5.Kaki tiga 16. Minyak goreng, mentega
6.Kawat kassa 17. Alat tulis menulis (kertas, pulpen,
7.Pembakar Spiritus pensil, spidol, isolasi)
8.Korek api
9.Pipet
10.Lempengan mortal

Dasar Teori :

Karbohidrat
Karbohidrat adalah senyawa organik yang terdiri dari unsur karbon, hidrogen, dan oksigen
dengan rumus umum CnH2nOn. Karbohidrat banyak terkandung dalam makanan yang terbuat
dari padi-padian, umbi, dan kacang-kacangan. Fungsi karbohidrat adalah sebagai sumber energi
dan mengatur proses metabolisme, menjaga keseimbangan asam dan basa, serta sebagai bahan
pembentuk struktur sel, jaringan, dan organ tubuh. Berdasarkan gugus gula penyusunnya,
karbohidrat dibagi menjadi tiga golongan, yaitu monosakarida, disakarida, dan polisakarida.

Glukosa
Glukosa adalah salah satu monosakarida sederhana yang mempunyai rumus molekul C6H12O6.
Kata glukosa diambil dari bahasa Yunani yaitu glukus yang berarti manis, karena glukosa
mempunyai rasa manis. Glukosa merupakan suatu aldoheksosa yang mempunyai sifat dapat
memutar cahaya terpolarisasi ke arah kanan. Glukosa memegang peranan yang sangat penting
dalam dunia biologi, antara lain sebagai sumber energi dan intermediet metabolisme. Glukosa
merupakan salah satu produk fotosintesis dan merupakan bahan bakar respirasi seluler dan
banyak terdapat pada buah-buahan.

94

Amilum
Amilum (pati) merupakan suatu polisakarida yang dihasilkan dari dalam daun-daun hijau sebagai
wujud penyimpanan sementara dari produk fotosintesis. Amilum juga tersimpan dalam bahan
makanan cadangan yang permanen untuk tanaman, dalam biji, jari-jari teras, kulit batang, akar
tanaman menahun, dan umbi. Amilum memiliki rumus molekul C6H10O5. Pada umumnya,
amilum terdapat pada makanan pokok seperti beras, roti, sagu, kentang, ubi, dan lain-lain.

Protein
Protein merupakan makromolekul yang terdiri dari satu atau lebih polimer. Setiap polimer
tersusun atas monomer yang disebut asam amino. Masing-masing asam amino mengandung satu
atom karbon yang mengikat satu atom hidrogen, satu gugus amin, satu gugus karboksil, dan lain-
lain (gugus R). Protein menyusun kurang lebih 50% berat kering organisme. Secara umum,
protein berfungsi sebagai zat pembangun dan pelindung tubuh.

Menurut sumbernya, protein dikelompokkan menjadi dua, yaitu protein yang berasal dari hewan
(protein hewani) dan protein yang berasal dari tumbuhan (protein nabati). Protein hewani dapat
diperoleh dari daging, ikan, susu, dan telur. Protein nabati dapat diperoleh dari padi-padian,
kacang-kacangan, dan sayur-sayuran.

Lemak
Lemak atau lipid adalah zat organic hidrofobik yang dapat larut dalam pelarut organik, seperti
kloroform, eter, dan benzen. Lemak memiliki beberapa fungsi, antara lain sebagai pembawa zat-
zat makanan yang esensial, sebagai sumber energi yang paling besar, melindungi alat-alat tubuh
yang lunak, dan sebagai bahan penyusun membran sel.
Berdasarkan komposisi kimianya, lemak dikelompokkan menjadi tiga, yaitu lemak sederhana,
lemak campuran dan derivat lemak. Berdasarkan ikatan kimianya, lemak dikelompokkan menjadi
dua, yaitu asam lemak jenuh dan asam lemak tidak jenuh. Asam lemak jenuh berasal dari lemak
hewani, misalnya mentega dan gajih. Asam lemak tidak jenuh berasal dari lemak nabati, misalnya
minyak goreng, minyak kedelai, dan minyak jagung.
Uji bahan makanan yang dilakukan menggunakan reagen Benedict, reagen biuret, reagen Lugol,
dan kertas buram.

Reagen Benedict
Reagen Benedict (Benedict‟s reagent) adalah larutan kimia yang digunakan untuk mengetahui
kandungan gula (karbohidrat) pereduksi. Gula pereduksi meliputi semua jenis monosakarida dan
beberapa disakarida, seperti laktosa dan maltosa. Reagen Benedict akan bereaksi dengan gugus
aldehid, kecuali dalam gugus aromatik dan alpha hidroksi keton. Karena itu, meskipun fruktosa
bukanlah gula pereduksi, fruktosa akan berubah menjadi glukosa dan maltosa dalam suasana basa
memberikan hasil positif (+) dengan pereaksi Benedict karena memiliki gugus alpha hidroksi
keton. Apabila suatu sampel yang ditetesi reagen Benedict berubah warna menjadi merah bata,
sampel tersebut mengandung gula pereduksi.

Reagen biuret

95

Biuret adalah senyawa dengan dua ikatan peptida yang terbentuk pada pemanasan dua molekul
urea. Ion Cu2+ dari pereaksi biuret dalam suasana basa akan bereaksi dengan polipeptida atau
ikatan-ikatan peptida yang menyusun protein dan membentuk senyawa kompleks berwarna ungu
atau violet. Reaksi ini positif terhadap dua buah ikatan peptida atau lebih, tetapi negatif untuk
asam amino bebas atau dipeptida. Apabila suatu sampel yang ditetesi reagen biuret berubah
warna menjadi ungu, sampel tersebut mengandung protein.

Reagen Lugol
Iodium Lugol (Lugol‟s iodine) adalah suatu larutan dari unsur iodium dan kalium iodida dalam
air. Larutan iodium Lugol sering digunakan sebagai antiseptik dan desinfektan, untuk desinfeksi
darurat air minum, dan sebagai reagen untuk melacak pati atau amilum dalam uji rutin
laboratorium dan medis. Penggunaan tersebut mungkin karena larutan ini merupakan sumber dari
unsur iodium bebas yang efektif, yang mudah dihasilkan dari ekuilibrasi antara molekul-molekul
unsur iodium dan ion triodida dalam larutan tersebut. Apabila suatu sampel yang ditetesi reagen
Lugol berubah warna menjadi biru tua, sampel tersebut mengandung amilum

Cara Kerja:
A.Uji Benedict (uji glukosa/karbohidrat monosakarida)
1.Haluskan nasi dengan cara menggerusnya menggunakan mortal dan lempengan.
2.Tambahkan air secukupnya sehingga terbentuk larutan.
3.Masukkan 5 ml larutan benedict ke dalam tabung reaksi.
4.Tambahkan 0,5 ml larutan hasil penggerusan nasi tersebut di atas.
5.Beri label “uji benedict: nasi” pada tabung reaksinya.
6.Amati warna sebelum dipanaskan.
7.Panaskan tabung reaksi yang berisi larutan benedict dan larutan nasi tersebut di atas selama 5
menit dan dinginkan .
8. Amati perubahan warna yang terjadi dan catat pada tabel hasil pengamatan. Apabila dalam
makanan terdapat karbohidrat/gula monosakarida, larutan akan berwarna kuning kehijauan dan
terbentuk endapan merah bata.
9.Lakukan hal yang sama untuk kentang, roti, dan jagung.
10.Bandingkan hasil uji benedict untuk bahan-bahan makanan tersebut (nasi, roti, kentang,
kentang dan jagung)

B.Uji Iodin/Lugol (uji amilum/karbohidrat polisakarida)
1.Haluskan nasi dengan cara menggerusnya menggunakan mortal dan lempengan dan tambahkan
air secukupnya sehingga terbentuk larutan.
2.Masukkan 5 ml larutan hasil penggerusan bahan makanan ke dalam tabung reaksi.
3.Beri label “uji iodin: nasi” pada tabung reaksi.
4.Amati warna larutan.
5.Tambahkan 2 tetes larutan iodin.
6.Amati perubahan warna yang terjadi setelah ditetesi larutan iodin (apabila warna menjadi hitam
atau kebiruan, bahan makanan yang diuji mengandung amilum karbohidrat) dan catat pada tabel
hasil pengamatan.
7.Lakukan hal yang sama untuk kentang, roti, dan jagung.

96

8.Bandingkan hasil uji benedict untuk bahan-bahan makanan tersebut (nasi, roti, kentang, ubi,
dan jagung)
C.Uji Biuret (uji protein)
1.Haluskan tempe dengan cara menggerusnya menggunakan mortal dan lempengan.
2.Tambahkan air secukupnya sehingga terbentuk larutan.
3.Masukkan 1 ml larutan hasil penggerusan tempe tersebut ke dalam tabung reaksi.
4.Tambahkan setetes demi setetes larutan biuret sambil dikocok hingga tercapai warna
maksimum (tidak terjadi perubahan warna lagi).
5.Amati perubahan warna yang terjadi dan catat pada tabel hasil pengamatan. Jika warna berubah
ungu berarti bahan makanan mengandung protein.
6.Lakukan hal yang sama pada tahu, telur, ubi dan susu.
7.Bandingkan hasil percobaan untuk tiap bahan makanan yang diuji.

D.Uji Lemak
1.Bentuklah kotak 5x5 cm pada kertas koran.
2.Teteskan larutan bahan makanan yang akan diuji pada kotak-kotak kertas koran tersebut.
3.Perhatikan perubahan warna yang terjadi dan catat pada tabel hasil pengamatan. Apabila kertas
koran menjadi buram/transparan, berarti bahan makanan mengandung lemak.

Tabel Hasil Pengamatan Reagen penguji/warna Warna setelah dicampur
A.Uji Benedic
No.Bahan Makanan yang diuji/warna Sebelum dipbiranaskan Setelah dipanaskan

1. Nasi Benedict Biru Orange
2. Roti
3. Kentang Benedict Biru laut Merah bata
4. Ubi
5. Jagung Benedict Biru muda Merah bata

Benedict Biru Merah bata

Benedict Biru Merah bata

Pembahasan :
Benedict adalah reagen yang digunakan untuk menguji kandungan glokusa pada bahan makanan.
Bahan makanan yang mengandung glukosa akan berubah menjadi warna merah bata setelah
ditetesi benedict dan kemudian dipanaskan.

B.Uji Iodin/Lugol Bahan Makanan yang diuji/warna Reagen penguji/warna
No. Perubahan Warna setelah dicampur
Nasi Iodin/Lugol Biru kehitaman
1. Roti Iodin/Lugol Biru
2. Kentang Iodin/Lugol Biru
3. Ubi Iodin/Lugol Hitam
4. Jagung Iodin/Lugol Hitam
5.

Pembahasan :

97

Lugol digunakan untuk menguji bahan makanan yang mengandung karbohidrat (amilum). Bahan
makanan yang mengandung amilum (karbohidrat) bila ditetesi lugol akan berubah warna menjadi
biru hitam. Semakin gelap warnyanya berarti makanan tersebut banyak kandungan
karbohidratnya.

C.Uji Biuret Bahan Makanan yang diuji/warna Reagen penguji/warna
No. Perubahan Warna setelah dicampur
Tempe Biuret Setengah ungu
1. Tahu Biuret Ungu
2. Telur Biuret Ungu
3. Ubi Biuret Kuning
4. Susu Biuret Ungu
5.

Pembahasan :
Biuret (campuran NaOH dan CUSO4) adalah reagen yang digunakan untuk menguji kandungan
protein. Bahan makanan yang mengandung protein akan berubah menjadi ungu setelah ditetesi
biuret. Hal itu terjadi karena ada ikatan protein dengan biuret yang menghasilkan dasar reaksi
kompleks koordinasi antara Cu2+ dengan gugus – C = O dan NH ikatan peptida dalam larutan
alkalis. Menghasilkan perubahan warna menjadi ungu atau lembayung.

D.Uji Lemak Bahan Makanan yang diuji/warna Warna kertas koran
No.
Perubahan warna setelah ditetesi pada kertas koran
1.
2. Nasi Kertas buram Tidak transparan
3.
4. Roti Kertas buram Tidak transparan
5.
Kentang Kertas buram Tidak transparan

Ubi Kertas buram Tidak transparan

Jagung Kertas buram Tidak transparan

Pembahasan :
Kertas buram digunakan sebagai uji lemak pada praktikum uji bahan makanan. Bahan makanan
yang mengandung lemak akan membuat kertas buram menjadi transparan jika dioleskan pada
kertas buram tersebut. Semakin transparan kertas buram, maka kandungan lemak makjn banyak.

Pertanyaan:
Apakah warna yang terjadi pada bahan makanan yang mengandung karbohidrat setelah diuji
dengan: a) Larutan benedict? b) Larutan iodin/lugol?
Jawab :
Warna yang terjadi pada bahan makanan yang mengandung karbohidrat setelah diuji dengan:
a) Larutan benedict adalah terjadi perubaham warna menjadi merah bata atau orange. Semakin
pekat warna merah artinya kandungan glukosa pada bahan makanan semakin tinggi. Seperti pada
roti dan singkong. Sedangkan pada nasi, kentang, dan ubi jalar memeliki kandungan glukosa yang
lebih sedikit karena perubahan warna yang menjadi kemerah-merahan.

98

b) Larutan iodin/lugol adalah terjadi perubaham warna menjadi biru kehitaman. Semakin pekat
warna biru artinya kandungan amilum pada bahan makanan semakin tinggi. Seperti pada nasi,
kentang, singkong, dan ubi jalar. Sedangkan pada roti memiliki kandungan amilum yang lebih
sedikit karena perubaham warna yang sedikit kebiruan.

Apakah warna yang terjadi pada bahan makanan yang mengandung protein setelah diuji dengan
biuret?
Jawab :
Warna yang terjadi pada bahan makanan yang mengandung protein setelah diuji dengan biuret
adalah terjadi perubaham warna menjadi ungu. Semakin pekat warna ungu artinya kandungan
protein pada bahan makanan semakin tinggi. Seperti pada putih telur, ikan, dan daging.
Sedangkan pada tahu, tempe, dan pisang memiliki kandungan protein lebih sedikit karena
perubahan warna yang agak keunguan.

Jelaskan perbandingan kandungan karbohidrat pada ke 5 bahan makanan yang diuji!
Jawab :
Perbandingan kandungan karbohidrat pada ke 5 bahan makanan yang diuji adalah roti dan
singkong mengandung banyak glukosa sedangkan pada kentang, nasi, dan ubi jalar mengandung
glukosa yang lebih sedikit. Adapun uji amilum dimana roti mengandung sedikit amilum
sedangkan pada kentang, nasi, singkong dan ubi jalar mengandung banyak amilum.

Jelaskan perbandingan kandungan lemak pada ke 5 bahan makanan yang diuji!
Jawab :
Perbandingan kandungan lemak pada ke 5 bahan makanan yang diuji adalah minyak goreng,
mentega, kemiri, dan kuning telur mengandung lemak yang lebih banyak sehingga meninggalkan
noda transparan pada kertas koran. Sedangkan pada susu tidak mengandung lemak karena tidak
meninggalkan noda transparan.

Jelaskan proses pencernaan karbohidrat, protein, dan lemak!
Jawab :
Proses pencernaan karbohidrat, protein, dan lemak adala sebagai berikut :
Pencernaan Karbohidrat dalam Tubuh
Karbohidrat merupakan senyawa kimia yang banyak tersusun oleh unsur-unsur karbon. Unsur
yang terdapat dalam karbohidrat adalah C, H, dan O. Bahan makanan yang banyak mengandung
karbohidrat, misalnya beras, jagung, kentang, gandum, umbi-umbian, dan buahbuahan yang
rasanya manis.

Karbohidrat setelah dicerna di usus akan diserap oleh dinding usus halus dalam bentuk
monosakarida. Monosakarida dibawa oleh aliran darah sebagian besar menuju hati dan sebagian
lainnya dibawa ke sel jaringan tertentu dan mengalami proses metabolisme lebih lanjut. Di dalam
hati, monosakarida mengalami proses sintesis menghasilkan glikogen, dioksidasi menjadi CO2
dan H2O, atau dilepaskan untuk dibawa oleh aliran darah ke bagian tubuh yang memerlukan. Hati
dapat mengatur kadar glukosa dalam darah atas bantuan hormon insulin yang dikeluarkan oleh

99

kelenjar pankreas. Kenaikan proses pencernaan dan penyerapan karbohidrat menyebabkan
glukosa dalam darah meningkat, sehingga sintesis glikogen dari glukosa oleh hati akan naik.
Sebaliknya, jika banyak kegiatan, maka banyak energi yang digunakan untuk kontraksi otot,
sehingga kadar glukosa
dalam darah menurun.
Kesimpulan
Makanan yang mengandung zat makanan seperti karbohidrat, lemak, dan protein dapat diketahui
dari aspek warna yang dihasilkan dari campuran dengan larutan-larutan seperti lugol, benedict,
biuret dan juga dari kertas koran/kertas buram.
nasi yang diuji menggunakan larutan benedict, hasil akhir warnanya menjadi merah bata dan hal
tersebut menandakan bahwa dalam nasi terkandung karbohidrat monosakarida/glukosa.
nasi yang diuji menggunakan larutan lugol, hasil akhir warnanya menjadi biru kehitaman dan hal
tersebut menandakan bahwa dalam nasi terkandung karbohidrat polisakarida/amilum.
Pada tempe yang diuji menggunakan larutan biuret, hasil akhir warnanya menjadi setengah ungu
dan hal tersebut manandakan bahwa dalam tempe terkandung protein.
Pada Nasi yang diuji menggunakan kertas koran dan kertas koran yang diberi nasi tersebut tidak
transparan, hal tersebut menandakan bahwa dalam nasi tersebut tidak terkandung lemak.
Daftar Pustaka
https://idschool.net/smp/uji-makanan-amilum-glukosa-protein-dan-lemak/
https://m.merdeka.com/jabar/uji-makanan-adalah-cara-mengetahui-kandungan-suatu-bahan-
penting-dilakukan-kln.html
https://www.academia.edu/

100


Click to View FlipBook Version