BAB VIII
INDIKATOR MUTU
Dampak keberhasilan program Pencegahan dan Pengendalian Infeksi di RSU Hasanah Graha Afiah dapat dievaluasi dengan menggunakan indikator mutu
sebagai berikut:
N Nama Dimensi Tujuan Definisi Frekuensi Periode Numerator Denominato Sumber Standa
O Indikator Mutu Operasional Pengumpula Analisa r Data r
n Data
Infeksi Aliran Efektifitas Menurunnya kejadian Adalah infeksi Bulanan 3 bulan Jumlah kasus Jumlah Instalasi
phlebitis lama hari rawat
Darah dan infeksi aliran darah akibat pemasanga inap
3 bulan Jumlah kasus n kateter
Perifer/Phlebiti Keselamata pemasangan Infeksi Saluran intravena
s n Pasien kateter intra
vena central ≤5
‰
1 (CVL),> 48
jam
terpasang
kateter intra
vena central
(CVL)
2 Infeksi Efektifitas Menurunkan kejadian adalah infeksi Bulanan Jumlah Instalasi ≤ 4.7
Infeksi Saluran Kemih yang terjadi lama hari rawat ‰
Saluran Kemih dan
PEDOMAN KERJA PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN INFEKSI (PPI) 116
(ISK) Keselamata (ISK) sebagai Kemih (ISK) pemakaian inap
kateter urin
n Pasien akibat dari menetap
pemasangan
kateter > 48
jam
Infeksi Daerah Efektivitas Menurunkan kejadian adalah infeksi Bulanan 3 bulan Jumlah kasus Jumlah Instalasi
Infeksi Daerah kasus rawat
Operasi (IDO) dan infeksi Daerah operasi yang terjadi Operasi (IDO) operasi inap
keselamata (IDO) pada daerah
n pasien insisi daerah
operasi
dalam waktu ≤2%
3
30 hari tanpa
implant dan
satu tahun
dengan
implant pasca
bedah
Ventilator Efektivitas Menurunkan kejadian adalah infeksi Bulanan 3 bulan Jumlah kasus Jumlah Instalasi
infeksi Ventilator lama hari rawat
Associated dan infeksi Ventilator saluran nafas Associated pemakaian inap ≤
Pneumonia (VAP) ETT atau 5.8‰
4 Pneumonia keselamata Associated bawah yang terpasang
(VAP) mengenai
n pasien Pneumonia (VAP)
parenkim
PEDOMAN KERJA PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN INFEKSI (PPI) 117
paru setelah Ventilator
pemakaian
ventilasi
mekanik >
48 jam,dan
sebelumnya
tidak
ditemukan
tanda-tanda
infeksi
saluran nafas
Dekubitus Terselenggaranya Terjadinya Bulanan 3 bulan Jumlah kejadian Jumlah hari Formulir
5 pelayanan dekubitus tirah baring surveilans
keperawatan yang luka pada
aman dan efektif
jaringan kulit
yang
disebabkan
oleh tekanan ≤ 1.5
%
yang
berlangsung
lama dan ters
menerus
selam dalam
perawatan di
PEDOMAN KERJA PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN INFEKSI (PPI) 118
Kebersihan Mencegah Mencegah RS (Doh Bulana Jumlah cuci tangan Jumlah Formulir
Tangan penyebaran perpindahan 1993 dan n yang dilakukan opportunity kepatuha
infeksi kuman/mikroorganis Martin 1997) n hand
6 nosokomial me dari pasien Adalah cara Bulanan hygiene
kepada petugas membersihka
pelayanan kesehatan n tangan 100%
atau yang penting
sebaliknya,tindakan di lakukan
yang paling utama dalam
dalam pencegahan mencegah
mikroorganisme / infeksi
infeksi sebelum atau
sesudah
tindakan,waji
b di lakukan
oleh setiap
petugas di RS
dengan
menggunaka
n air
mengalir
ataupun
cairan
PEDOMAN KERJA PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN INFEKSI (PPI) 119
berbasis
alkohol
Karyawan Mencegah Melindungi petugas Adalah Bulanan Bulana Jumlah karyawan Jumlah Laporan
Tertusuk penyebaran dari penularan langkah- n yang tertusuk seluruh Insiden
Jarum infeksi penyakit infeksi langkah yang jarum karyawan Tertusuk
nosokomial harus jarum
7 dilakukan atau
oleh setiap terpajan
petugas cairan
apabila
tertusuk 100%
benda tajam
( jarum
suntik,jarum
infus, pisau
bedah dan
benda tajam
lainnya)
PEDOMAN KERJA PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN INFEKSI (PPI) 120
ataupun
terpajan
cairan tubuh
pasien infeksi
PEDOMAN KERJA PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN INFEKSI (PPI) 121
BAB IX
PERTEMUAN DAN PELAPORAN
Pertemuan berkala terdiri dari :
1. Pertemuan Rutin
Rapat rutin diselengarakan pada :
Waktu : Pada minggu kedua setiap bulannya
Jam : 10.00-12.00 WIB
Tempat : Aula rapat
Peserta : Komite PPI
Materi : Pembahasan mengenai masalah-masalah yang berkaitan dengan PPI di
rumah sakit
2. Pertemuan Insidentil
Rapat insidentil dilaksanakan apabila ada masalah-masalah yang terjadi di RS HGA.
PELAPORAN
Pelaporan merupakan sistem atau metode yang dilakukan untuk melaporkan segala
bentuk kegiatan yang ada terkait dengan program kerja Komite pencegahan dan pengendalian
infeksi RSU Hasanah Graha Afiah.
Jenis Laporan :
Laporan di buat oleh Komite PPI
1. Laporan Bulanan
Laporan yang dibuat oleh ketua Komite PPI rumah sakit dalam bentuk tertulis setiap
bulannya dan diserahkan kepada direktur rumah sakit.
2. Laporan Tahunan
Laporan yang dibuat oleh ketua Komite PPI rumah sakit dalam bentuk tertulis setiap
tahun dan diserahkan kepada direktur rumah sakit.
3. Laporan Insidentil atau KLB
Laporan yang dibuat oleh ketua Komite PPI rumah sakit dalam bentuk tertulis bila ada
KLB (kejadian luar biasa) dan disertakan kepada direktur rumah sakit.
PEDOMAN KERJA PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN INFEKSI (PPI) 122