The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Portofolio dan Jurnal Belajar Biologi
Callista Fransisca Tulus
XI IPA 1

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by callistafransisca.tulus, 2021-06-14 04:19:59

Portofolio Biologi (Callista Fransisca Tulus XI IPA 1)

Portofolio dan Jurnal Belajar Biologi
Callista Fransisca Tulus
XI IPA 1

Jurnal Belajar 8
Pada tanggal 5 November 2020, kami kembali melaksanakan pembelajaran online
via google meet dan kali ini melanjutkan Tanya-jawab kelompok saddam yaitu mengenai
otot. Dan yang bertanya Jovanka, Bagas, Dennis, Khairunnisha, Cleonny, dan Irva.
Kesan dan pesan saya pada pembelajaran kali ini yaitu teman-teman cukup aktif
semoga saya juga bisa aktif seperti mereka. Dan pesan saya semoga teman-teman tetap
semangat dalam melaksanakan pembelajaran online ini dan berdoa agar pandemi cepat
berlalu.

46

B. Tugas-Tugas

https://drive.google.com/file/d/1bUd26hPpnnRwGPf0tJkGiG3tj-wvOLGI/view
https://drive.google.com/file/d/1z2_KhPyfp9qletNxHI3oOm5Q7Zp50tvG/view

47

BAB 5
SISTEM SIRKULASI

Tugas-Tugas

48

49

50

BAB 6

MAKANAN DAN SISTEM PENCERNAAN MAKANAN

A. Jurnal Belajar

Jurnal 1

Pada hari ini Selasa tanggal 5 Januari 2021, untuk pembelajaran pertama Biologi di tahun
2021 ini kami memulai pembelajaran melalui Google Meet dan membahas mengenai bab
selanjutnya di semester ke 4 yaitu pengertian dari sistem pencernaan makanan.

Kesan dan pesan saya pada pembelajaran kali ini yaitu kesan saya puas karena saya telah
mengikuti pembelajaran dari awal dan pesan saya semoga di tahun yang baru ini teman-teman
tetap semangat dalam belajar walaupun belum bisa bertemu secara langsung dan masih melalui
online dan tetap berdoa agar pandemi segera berlalu.

51

Jurnal 2
Pada hari ini Kamis tanggal 7 Januari 2021, kami kembali melaksanakan pembelajaran
melalui Google Meet dan kali ini kami membahasa mengenai organ pencernaan yaitu rongga
mulut, faring, kerongkongan dan bagaimana cara menjaga kebersihan rongga mulut.
Kesan dan pesan saya pada pembelajaran kali ini yaitu kesan saya puas karena telah
mengikuti pembelajaran dari awal dan pesan saya semoga teman-teman tetap semangat dalam
belajar dan tetap berdoa agar pademi segera berakhir.

52

Jurnal 3
Pada hari ini Selasa tanggal 12 Januari 2021, pembelajaran Biologi kali ini dibagi
menjadi 2 yaitu 30 menit pertama melalui WhatsApp dan waktu tersebut diberikan untuk
menyelesaikan tugas jurnal dan portofolio, kemudian 30 menit selanjutnya digunakan untuk
pertemuan via Google Meet kemudian membahas materi dan ppt yang sebelumnya sudah
dibahas sebagian.
Kesan dan pesan saya pada pembelajaran kali ini yaitu kesan saya puas karena telah
mengikuti pembelajaran dari awal dan pesan saya semoga teman-teman tetap semangat dalam
belajar dan tetap agar pandemi segera berakhir.

53

Jurnal 4
Pada hari ini Kamis tanggal 14 Januari 2021, kami kembali melaksanakan pembelajaran
online kali ini bukan melalui Google Meet melainkan Microsoft Teams dan kali ini kami
melanjutkan materi selanjutnya yaitu mengenai lambung/Ventrikulus, Usus Halus, kemudian
Usus 12 Jari. dan melanjutkan pembahasan ppt yang telah diberikan Bu Puspa.
Kesan dan pesan saya pada pembelajaran kali ini yaitu kesan saya puas karena telah
mengikuti pembelajaran dari awal dan pesan saya semoga teman-teman tetap semangat dalam
belajar dan tetap agar pandemi segera berakhir.

54

Jurnal Belajar 5
Pada hari Selasa tanggal 19 Januari 2021, Kami kembali melaksanakan pembelajaran
Biologi melalui Google Meet. Di mulai dengan berdoa dipimpin oleh luqman dan kemudian Bu
Puspa meminta beberapa teman dari kelas XI IPA 1 yaitu adi wahyu tetapi dia tidak masuk
kemudian diganti Mirna tetapi Mirna belum membuat jurnal ke 4 (Tanggal 14) kemudian
menyuruh Nazwa tetapi Nazwa juga belum. Bu Puspa mengungkapkan bahwa beliau merasa
sedih akan hal itu. Dan pada akhirnya Bu Puspa menyuruh Nabil sebagai perwakilan kelas XI
IPA 1 dan membacakan jurnalnya, kemudian IPA 2 Onov dan Gavriel diminta untuk
membacakannya tetapi Onov tidak hadir dan Gavriel belum siap dan pada akhirnya Abiyyu
diminta membacakannya dan Bu Puspa merasa bangga akan hal itu. Kali ini kita melanjutkan
materi yaitu melakukan praktikum uji bahan makanan, dan Bu Puspa menjelaskan alat dan bahan
apa saja yang perlu di gunakan, cara kerja, dll.
Kesan dan pesan saya pada pembelajaran kali ini, kesan saya puas karena telah mengikuti
pembelajaran dari awal dan pesan saya semoga teman-teman tetap semangat dan belajar dan
tetap berdoa agar pandemi ini segera berlalu.

55

Jurnal Belajar 6
Pada tanggal 21 Januari 2021, kami kembali melaksanakan pembelajaran online melalui
Google Meet dan Bu Puspa meminta anak dari kelas XI IPA 2 yaitu Faradiba Annisa untuk
membacakan laporan uji bahan makanan dari judul. Setelah dibacakan ternyata dia baru
menyelesaikan sampai pertanyaan nomor 3. Kemudian Bu Puspa meminta XI IPA 1 untuk
mengajukan pertanyaan untuk Faradiba yang dibantu oleh kelas XI IPA 2, begitu banyak yg
bertanya dari XI IPA 1 yaitu Irva, Tan Rendy, Cleonny, Jovanka, dan Stephanie. Kemudian
dijawab oleh Dennis, Mutiara, Luqman, Faradiba dll.
Kesan dan pesan saya pada pembelajaran kali ini yaitu kesan saya begitu banyak teman
yang aktif bertanya pada pembelajaran kali ini dan mendapatkan pembahasan yang sangat
bermanfaat dan pesan saya semoga teman-teman tetap semangat belajar seperti ini dan berdoa
agar pandemi ini segera berlalu.

56

B. Tugas-Tugas

PORTOFOLIO 1

Callista Fransisca Tulus XI IPA 1

1. PORTOFOLIO 1a :
a) Syarat makanan yang baik dan menyehatkan tubuh :
 Makanan harus mudah dicerna. Sebagian besar jenis makanan harus
dimasak terlebih dahulu agar mudah dicerna, seperti daging dan ikan.
Namun, beberapa jenis makanan lainnya bisa dikonsumsi langsung dalam
keadaan mentah, seperti buah-buahan dan sayuran lalapan.

 Higienis, makanan tidak mengandung bibit penyakit dan zat-zat aditif
yang membahayakan kesehatan tubuh.

 Makanan mengandung zat gizi (nutrisi) dengan jumlah yang mencukupi
sesuai dengan yang diperlukan tubuh, seperti mengandung karbohidrat,
protein, lemak, vitamin, garam- garam mineral, dan air. Setiap bahan
makanan mengandung zat gizi yang berbeda-beda, tidak ada jenis bahan
makanan yang mengandung semua zat gizi secara lengkap, schingga kita
perlu mengonsumsi beraneka ragam jenis makanan agar dapat memenuhi
kebutuhan tubuh.

 Makanan harus mengandung kalori dengan jumlah yang mencukupi
kebutuhan tubuh. Hal ini sangat ditentukan olch faktor jenis kelamin, usia,
berat/tinggi badan, aktivitas, dankondisi kesehatan seseorang.

b) Fungsi makanan bagi tubuh :
 Sumber energi (zat pembakar), yaitu makanan yang mengandung zat gizi
lemak, protein, dan karbohidrat. Oksidasi dari ketiga zat gizi tersebut
menghasilkan energi untuk melakukan aktivitas kehidupan.

 Pertumbuhan dan pemeliharaan jaringan tubuh (zat pembangun), yaitu
makanan yang mengandung protein,mineral, dan air. Zat tersebut
diperlukan untuk membentuk sel-sel baru, serta memelihara dan
mengganti sel-sel yang rusak.

 Mengatur proses tubuh (zat pengatur), yaitu makanan yang mengandung
protein, mineral, air, dan vitamin. Protein mengatur keseimbangan air di
dalam sel. Mineral dan vitamin sebagai pengatur dalam proses oksidasi,
fungsi saraf dan otot. Kalium dan natrium untuk menjaga keseimbangan

57

tekanan osmosis sel. Air sebagai pelarut zat-zat di dalam tubuh, mengatur
suhu tubuh dan berperan dalam proses ekskresi.
 Pelindung tubuh terhadap lingkungan dan bibit penyakit (zat pelindung).

Lemak melindungi tubuh dari udara dingin. Vitamin sebagai antioksidan

yang bekerja menghambat oksidasi dengan cara bereaksi dengan radikal

bebas reaktif. Protein membentuk antibodi untuk pertahanan terhadap

infeksi bibit penyakit.

c) Tabel komponen zat makanan

No. Nama Zat Fungsi Sumber Makanan
1. Karbohidrat Sebagai sumber energi, pengatur Glukosa, Fruktosa, Sukrosa,
metabolisme lemak, menghemat Laktosa, Galaktosa, Maltosa, Pati,
protein, membantu pengeluaran Glikogen, Selulosa.
feses.

2. Lemak Sebagai sumber energi yang efektif, Lemak hewan (gajih) : hewan,
perlindungan, penyekatan/isolasi, telur, susu, produk olahan susu,
perasaan kenyang, ikut serta dan minyak ikan.
membangun jaringan tubuh, Lemak nabati : minyak zaitun,
penyediaan vitamin larut lemak, minyak kelapa sawit, minyak
menghemat protein, sebagai kelapa, minyak biji kapas, dan
pelumas dan membantu minyak jagung.
pengeluaran sisa pencernaan
makanan, dan memberi kelezatan
pada makanan.

3. Protein Menghasilkan jaringan baru, Daging berwarna merah, ikan,
menggantikan protein yang hilang, daging unggas, telur, susu,
pembuatan protein baru dengan kerang, keju, kelompok kacang-
fungsi khusus, sebagai sumber kacangan, dan sereal.
energi, mengatur keseimbangan air,
memelihara kenetralan tubuh,
pembentukan antibody,dan
mengangkut zat zat gizi.

4. Vitamin Secara umum sebagai koenzim Vitamin yang larut dalam air :

(dikelompokkan (bagian dari enzim) dan  B1 (tiamin/aneurin) : Biji-

menjadi dua biokatalisator yang mengatur bijian, beras pecah kulit,

yaitu vitamin proses metabolisme, fungsi normal daging, unggas, ikan,dan

yang larut tubuh, serta pertumbuhan. telur.

dalam air dan Vitamin yang larut dalam air :  B2 ( riboflavin) : Susu,

vitamin yang  B1 (tiamin/aneurin) : keju, daging, hati, roti,

larut dalam Koenzim dalam karbosilasi organ hewan, sayuran

lemak atau asam piruvat dan hijau, ikan, telur, roti, dan

minyak). ketoglutarat, berperan sereal.

dalam metabolism lemak  B3(niasin/asam nikotinat)

dan protein, serta konduksi : Hati, ginjal,ikan, daging

membran dan saraf. ayam, dan kacang tanah.

58

5. Mineral  B2 ( riboflavin) : Koenzim Vitamin yang larut dalam lemak
dalam metabolism atau minyak :
karbohidrat, lemak, dan
protein, serta pertumbuhan  Vitamin A (retinol) : Hati,
dan perawatan jaringan. kuning telur,
susu,mentega, sayuran
 B3(niasin/asam nikotinat) : hijau dan buah-buahan
Sebagai koenzim dalam yang berwarna kuning,
reaksi oksidasi-reduksi pada wortel, ubi jalar kuning,
glikolisis, metabolism waluh, pepaya, tomat,
protein dan lemak, serta nanas, dan mangga.
pernapasan dan sel.
 Vitamin D
Vitamin yang larut dalam lemak D2(ergo sterol)
atau minyak : D3(7-dehidro kolestrol
kolikolaferol) : Kuning
 Vitamin A (retinol) : telur,krim, mentega,
Menjaga kesehatan kornea minyak ikan,hati, keju,
mata dan permukaan epitel dan tepung susu, dst.
,pertumbuhan dan
perkembangan, diferensiasi Telur, susu dan produk olahannya
sel, reproduksi, dan termasuk keju, yoghurt, tahu,
kekebalan ikan, kerang, ikan teri, kacang-
kacangan dan sayuran. Ikan,
 Vitamin D udang, kerrang, daging, telur,
D2(ergo sterol) garam, acar dan zaitun masak.
D3(7-dehidro kolestrol
kolikolaferol) : Kuning
telur,krim, mentega,
minyak ikan,hati, keju, dan
tepung susu, dst.

Sebagai zat pembangun dan
pengatur yang berperan dalam
pemeliharaan fungsi tubuh pada
tingkat sel, jaringan, organ, dan
fungsi tubuh secara keseluruhan.
Dan juga sebagai :

 Pemelihara keseimbangan
asam-basa.

 Penjaga keseimbangan ion-
ion dalam cairan tubuh.

 Kofaktor aktivitas enzim-
enzim.

 Komponen hormon dan
enzim.

 Membantu transfer zat
melalui membran sel.

 Pemelihara kepekaan saraf
dan otot.

 Penyusun jaringan

59

(misalnya Ca, P, Mg, Fe).

2. PORTOFOLIO 1b :

Tabel Organ Pencernaan Makanan

No Nama Organ Proses Yang Terjadi Gambar

.

1. Mulut  Bibir : memiliki

fungsi menerima

makanan dan

membantu

menghasilkan

suara.

 Lidah : memiliki

fungsi untuk

menggerakkan

makanan saat di

kunyah atau di

telan, mengecap

rasa, dan membantu

produksi suara

untuk berbicara.

 Gigi : memiliki

fungsi untuk

menggigit,

memotong,

menyobek, dan

mengunyah

makanan.

 Kelenjar saliva :

memiliki fungsi

melarutkan

makanan,

melembapkan dan

melumasi makanan,

menguraikan

amilium jadi

maltosa, membuang

asam urat, urea,

virus, logam, dan

obat obatan yang

diekskresikan ke

dalam saliva,

membersihkan

rongga mulut.

Terdapat 2 proses yang

terjadi pada organ

60

2. Faring pencernaan manusia ini,
berikut uraiannya:
Proses Mekanik

 Mengunyah
(dilakukan oleh
gigi, dibantu oleh
lidah)

Proses Kimiawi
 Adanya sekresi
saliva yang
mengandung enzim
amilase, mukus,
dan lisozim. Enzim
amilase membantu
proses pencernaan
amilum.

Membawa makanan dari
rongga mulut menuju ke
kerongkongan (esophagus).

3. Kerongkonga Hanya proses mekanik saja
n (Esofagus) yang terjadi pada organ ini,
berikut adalah uraiannya:

 Menggerakan bolus
melalui gerak
peristaltis.

 Pusat menelan
memicu adanya
gelombang
peristaltis primer
yang menyapu dari
pangkal hingga
ujung esofagus. Hal
ini diawali oleh
kontraksi otot
sirkular esofagus
yang mendorong
bolus ke daerah
yang masih
mengalami

61

relaksasi.

 Apabila bolus

terlalu besar atau

lengket, reseptor

tekanan di dinding

esofagus akan

menangkap sinyal

dan

menyampaikannya

ke pusat menelan

sehingga pusat

menelan akan

menginstruksikan

adanya gelombang

peristaltis sekunder

yang lebih kuat

dibandingkan

gelombang

peristaltis primer,

serta meingkatkan

sekresi saliva.

4. Lambung Terdapat 2 proses yang

(Ventrikulus) terjadi pada organ

penyusun sistem

pencernaan manusia ini

yaitu :

Proses Mekanik :
 Gerak peristaltis :
mencampur
makanan dengan
getah lambung
menjadi kimus dan
mengarahkan kimus
ke usus halus.

(kimus: massa setengah
cair berkadar asam tinggi
yang terbentuk dari bolus
yang bercampur dengan
getah lambung).

Proses Kimiawi :
 Sekresi faktor
intrinsik : berupa
glikoprotein yang
disekresi oleh sel

62

5. Pankreas, parietal lambung,
Hati, dan diperlukan dalam
Empedu penyerapan vit.B12.
 Sekresi gastrin :
merangsang sekresi
lambung dan
mengatur motilitas
usus dan lambung.
 Pencernaan protein
: pepsinogen
diaktifkan oleh HCl
menjadi pepsin,
kemudian pepsin
akan merombak
protein menjadi
polipeptida.
 Pencernaan lemak :
enzim lipase
lambung
menghidrolisis
trigliserida menjadi
asam lemak dan
monogliserida.
Pankreas : Menghasilkan
enzim pencernaan serta sel
endokrin yang
menghasilkan hormon
insulin dan juga glukagon.
Hati :
 Menyekresikan
empedu untuk
mengemulsikan dan
mengabsorpsi
lemak.
 Mempertahankan
homeostasis gula
darah.
 Menyimpan gula
dalam bentuk
glikogen dan
mengubahnya
kembali menjadi
glukosa jika di
perlukan.
 Menyintesis lemak
dari karbohidrat dan

63

6. Usus halus protein,
(Intestinum  Menyimpan mineral
Tenue)  Produksi panas dari

aktivitas kimia
dalam hati
Empedu :
 Emulsi lemak
 Membantu absorpsi
lemak
Terdapat 2 proses yang
terjadi pada organ
pencernaan manusia ini,
yaitu :
Proses Mekanik
 Segementasi
merupakan gerakan
mencampur dan
mendorong kimus
secara perlahan.
 Segementasi
terbentuk akibat
adanya kontraksi
otot polos yang
berbentuk
menyerupai cincin
di sepanjang usus
halus.
 Diantara setiap
cincin kontraksi
otot polos tersebut,
terdapat daerah
relaksasi yang
mengandung kimus.
 Seperti halnya, usus
halus juga
melakukan
mekanisme
kontaksi relaksasi
yang
mengakibatkan
terdorongnya kimus
secara perlahan.

Proses Kimiawi
 Maltase :

menghidrolisis

64

7. Usus Besar maltosa menjadi
(Kolon) glukosa.
 Sukrase :
menghidrolisis
sukrosa menadi
glukosa dan
fruktosa.
 Laktase :
menghidrolisis
laktosa menjadi
glukosa dan
galaktosa.
 Aminopeptida :
memisahkan asam
amino dari ujung
suatu peptida.
 Dipeptida :
mengubah dipeptida
menjadi asam
amino.
 Lipase usus :
mengubah
monogliserida
menjadi asam
lemak dan gliserol.
Hanya proses mekanik saja
yang terjadi pada organ
sistem pencernaan manusia
ini, berikut uraiannya:
 Adanya kontraksi
haustra yang
menyebabkan
pergerakan massa
di dalam kolon,
menggerakkan
massa menuju ke
rektum lalu ke anus.

65

LAPORAN PRAKTIKUM UJI BAHAN MAKANAN

Disusun oleh :

Callista Fransisca Tulus / XI IPA 1

PEMERINTAH PROVINSI KALIMANTAN TIMUR
DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
SMA NEGERI 1 BALIKPAPAN
TAHUN 2021

66

1. Judul
Uji Bahan Makanan

2. Tujuan
1. Menjelaskan proses pencernaan bahan makanan seperti karbohirat, lemak, dan protein
2. Menguji bahan makanan yang mengandung karbohidrat, lemak, dan protein

3. Dasar Teori
Makanan yaitu bahan yang biasanya berasal dari hewan atau tumbuhan, yang dimakan
oleh makhluk hidup untuk mendapatkan tenaga dan nutrisi. Ada 2 jenis zat makanan
yaitu zat makanan makro (karbohidrat, protein, lemak, air) dan zat makanan makro
(vitamin, mineral). Beberapa fungsi pada makanan yang diantara lain seperti untuk
pertumbuhan dan perkembangan tubuh, untuk pemeliharaan dan perbaikan sel-sel tubuh
yang telah rusak atau tua, untuk pengaturan metabolisme tubuh, penjaga keseimbangan
cairan tubuh, pertahanan tubuh terhadap penyakit, dan sebagai penghasil energi.

4. Alat dan Bahan Bahan :
Alat : 1. Larutan Benedict
1. Tabung reaksi 2. Larutan Biuret
2. Rak tabung reaksi 3. Kertas Koran
3. Gelas ukur 4. Nasi, roti, kentang, jagung, ubi
4. Penjepit 5. Tahu, tempe, telur, susu, kacang
5. Kaki tiga 6. Minyak goreng, mentega
6. Kawat kassa 7. Alat tulis menulis (kertas, pulpen,
7. Pembakar Spiritus
8. Korek api pensil, spidol, isolasi)
9. Pipet
10. Lempengan mortal

5. Cara Kerja
A. Uji Benedict (uji glukosa/karbohidrat monosakarida)
1. Haluskan nasi dengan cara menggerusnya menggunakan mortal dan lempengan.
2. Tambahkan air secukupnya sehingga terbentuk larutan.
3. Masukkan 5 ml larutan benedict ke dalam tabung reaksi.
4. Tambahkan 0,5 ml larutan hasil penggerusan nasi tersebut di atas.
5. Beri label “uji benedict: nasi” pada tabung reaksinya.
6. Amati warna sebelum dipanaskan.
7. Panaskan tabung reaksi yang berisi larutan benedict dan larutan nasi tersebut di atas
selama 5 menit dan dinginkan .

67

8. Amati perubahan warna yang terjadi dan catat pada tabel hasil pengamatan. Apabila
dalam makanan terdapat karbohidrat/gula monosakarida, larutan akan berwarna kuning
kehijauan dan terbentuk endapan merah bata.
9. Lakukan hal yang sama untuk kentang, roti, dan jagung.
10. Bandingkan hasil uji benedict untuk bahan-bahan makanan tersebut (nasi, roti,
kentang, dan jagung)

B. Uji Iodin/Lugol (uji amilum/karbohidrat polisakarida)
1. Haluskan nasi dengan cara menggerusnya menggunakan mortal dan lempengan dan
tambahkan air secukupnya sehingga terbentuk larutan.
2. Masukkan 5 ml larutan hasil penggerusan bahan makanan ke dalam tabung reaksi.
3. Beri label “uji iodin: nasi” pada tabung reaksi.
4. Amati warna larutan.
5. Tambahkan 2 tetes larutan iodin.
6. Amati perubahan warna yang terjadi setelah ditetesi larutan iodin (apabila warna
menjadi hitam atau kebiruan, bahan makanan yang diuji mengandung amilum
karbohidrat) dan catat pada tabel hasil pengamatan.
7. Lakukan hal yang sama untuk kentang, roti, dan jagung.
8. Bandingkan hasil uji benedict untuk bahan-bahan makanan tersebut (nasi, roti,
kentang, ubi, dan jagung)

C. Uji Biuret (uji protein)
1. Haluskan tempe dengan cara menggerusnya menggunakan mortal dan lempengan.
2. Tambahkan air secukupnya sehingga terbentuk larutan.
3. Masukkan 1 ml larutan hasil penggerusan tempe tersebut ke dalam tabung reaksi.
4. Tambahkan setetes demi setetes larutan biuret sambil dikocok hingga tercapai warna
maksimum (tidak terjadi perubahan warna lagi).
5. Amati perubahan warna yang terjadi dan catat pada tabel hasil pengamatan. Jika warna
berubah ungu berarti bahan makanan mengandung protein.
6. Lakukan hal yang sama pada tahu, telur, dan susu.
7. Bandingkan hasil percobaan untuk tiap bahan makanan yang diuji.

D. Uji Lemak
1. Bentuklah kotak 5x5 cm pada kertas koran.
2. Teteskan larutan bahan makanan yang akan diuji pada kotak-kotak kertas koran
tersebut.
3. Perhatikan perubahan warna yang terjadi dan catat pada tabel hasil pengamatan.
Apabila kertas koran menjadi buram/transparan, berarti bahan makanan mengandung
lemak.

68

6. Hasil Pengamatan Reagen Warna setelah di campur
Tabel hasil pengamatan penguji/warna
a. Uji Benedict Sebelum Setelah
Bahan Makanan Benedict/Putih
No. yang diuji/warna Benedict/Putih dipanaskan dipanaskan
Benedict/Putih
1. Nasi Benedict/Kuning Biru Orange
2. Kedelai Benedict/Putih
3. Kemiri Biru Agak orange
4. Pisang
5. Putih telur Biru Coklat gelap

Biru Coklat kehitaman

Biru Kuning kecoklatan

b. Uji Iodin/Lugol

No. Bahan Makanan Reagen Perubahan Warna setelah di campur
yang diuji/warna penguji/warna
Iodin/Putih Biru kehitaman
1. Nasi Iodin/Putih Putih kecoklatan
Iodin/Putih Coklat kehitaman
2. Kedelai Iodin/Kuning Coklat kehitaman
Iodin/Putih Orange kecoklatan
3. Kemiri

4. Pisang

5. Putih Telur

c. Uji Biuret

No. Bahan Makanan Reagen Perubahan Warna setelah di campur
yang diuji/warna penguji/warna
Biuret/Putih Sedikit ungu
1. Nasi Biuret/Putih Setengah ungu
Biuret/Putih
2. Kedelai Biuret/Kuning Ungu
Biuret/Putih Tidak berubah
3. Kemiri
Ungu
4. Pisang
5. Putih telur

d. Uji Lemak Warna kertas koran Perubahan warna setelah
ditetesi pada kertas koran
No. Bahan Makanan yang Abu-abu Transparan
diuji/warna Abu-abu Transparan
Abu-abu Transparan
1. Margarin Abu-abu Sedikit transparan
2. Susu Abu-abu Sedikit Transparan
3. Minyak
4. Pisang
5. Roti

7. Pembahasan
Dalam hasil pengamatan di atas dapat diketahui bahwa :

69

1) Benedict adalah reagen yang digunakan untuk menguji kandungan glokusa pada
bahan makanan. Bahan makanan yang mengandung glukosa akan berubah
menjadi warna merah bata setelah ditetesi benedict dan kemudian di panaskan.

2) Lugol digunakan untuk menguji bahan makanan yang mengandung karbohidrat
(amilum). Bahan makanan yang mengandung amilum (karbohidrat) bila ditetesi
lugol akan berubah warna menjadi biru hitam. Semakin gelap warnanya berarti
makanan tersebut banyak kandungan karbohidratnya.

3) Biuret (campuran NaOH dan CUSO4) adalah reagen yang digunakan untuk
menguji kandungan protein. Bahan makanan yang mengandung protein akan
berubah menjadi ungu setelah ditetesi biuret. Hal itu terjadi karena ada ikatan
protein dengan biuret yang menghasilkan dasar reaksi kompleks koordinasi antara
Cu2+ dengan gugus – C = O dan NH ikatan peptida dalam larutan alkalis.
Menghasilkan perubahan warna menjadi ungu atau lembayung.

4) Kertas buram digunakan sebagai uji lemak. Bahan makanan yang mengandung
lemak akan membuat kertas buram menjadi transparan jika dioleskan pada kertas
buram.

8. Jawaban Pertanyaan

1. Apakah warna yang terjadi pada bahan makanan yang mengandung karbohidrat

setelah diuji dengan: a) Larutan benedict? b) Larutan iodin/lugol?

Jawab : a) Bahan makanan yang mengandung glukosa akan berubah menjadi warna

merah bata setelah ditetesi benedict dan kemudian di panaskan.

b) Bahan makanan yang mengandung amilum (karbohidrat) bila ditetesi lugol akan

berubah warna menjadi biru hitam. Semakin gelap warnanya berarti makanan tersebut

banyak kandungan karbohidratnya.

2. Apakah warna yang terjadi pada bahan makanan yang mengandung protein setelah
diuji dengan biuret?
Jawab : Bahan makanan yang mengandung protein akan berubah menjadi ungu
setelah ditetesi biuret.

3. Jelaskan perbandingan kandungan karbohidrat pada ke 5 bahan makanan yang diuji!
Jawab : Perbandingan kandungan karbohidrat pada ke 5 bahan yang diuji yaitu nasi,
kedelai, kemiri, pisang, dan putih telur. Dari ke lima bahan tersebut yang paling
banyak mengandung karbohidrat yaitu nasi, sedangkan yang lainnya juga
mengandung karbohidrat tetapi tidak sebanyak nasi.

70

4. Jelaskan perbandingan kandungan lemak pada ke 5 bahan makanan yang diuji!
Jawab : Perbandingan kandungan lemak pada ke 5 bahan tersebut yang mengandung
lemak paling tinggi yaitu margarin, susu, dan minyak. Sedangkan pisang dan roti
mengandung sedikit lemak karena sedikit transparan.

5. Jelaskan proses pencernaan karbohidrat, protein, dan lemak!
Jawab : Karbohidrat : Pada mulut oleh enzim ptyalin/amylase, kemudian amilum di
ubah menjadi disakarida dan pada usus halus oleh enzim disakarase yang kemudian
diubah menjadi monosakarida.
Protein : Pada lambung protein diubah menjadi pepton oleh pepsin dan pada usus
halus pepton di pecah menjadi asam amino oleh erepsin dan tripsin.
Lemak : Pada usus halus lemak di emulsi oleh bilus, lalu emulsi lemak dipecah
menjadi asam lemak dan gliserol oleh lipase pankreas dan lipase usus.

9. Kesimpulan
Dari hasil pengamatan diatas dapat disimpulkan bahwa kita dapat menggolongkan bahan
makanan berdasarkan zat-zat yang terkandung di dalamnya. Seperti bahan makanan yang
mengandung glukosa akan berubah menjadi merah bata setelah ditetesi benedict dan
dipanaskan, bahan makanan yang mengandung amilum (karbohidrat) bila ditetesi lugol
akan berubah warna menjadi biru hitam, semakin gelap warnanya berarti makanan
tersebut banyak kandungan karbohidratnya. Bahan makanan yang mengandung protein
akan berubah menjadi ungu setelah ditetesi biuret, dan bahan makanan yang mengandung
lemak akan membuat kertas buram menjadi transparan jika dioleskan pada kertas buram.

10. Daftar Pustaka
https://adalah.co.id/makanan/
https://www.gurupendidikan.co.id/pengujian-zat-makanan/
http://woyojoz.blogspot.com/2011/01/laporan-praktikum-biologi-uji-makanan_27.html
https://idschool.net/smp/uji-makanan-amilum-glukosa-protein-dan-lemak/

71

BAB 7

SISTEM PERNAFASAN

A. Jurnal Belajar

Jurnal Belajar 1

Pada hari ini Kamis tanggal 28 Januari 2021, kami kembali melaksanakan pembelajaran
online melalui Google Meet dan Berdoa dipimpin oleh M. Luqman. 30 Menit sebelumnya kami
diminta untuk mempelajari PowerPoint yang dikirim Bu Puspa mengenai bab selanjutnya yaitu
Sistem Pernapasan. Dan membahas 9 fungsi sistem pernapasan. Setelah itu Bintang dan Anggita
diminta untuk menjelaskan slide ke 3 dr PowerPoint yaitu fungsi dari sistem pernapasan.

Kesan dan pesan saya pada pembelajaran kali ini, kesan saya puas karena telah mengikuti
pembelajaran dari awal dan pesan saya semoga teman-teman tetap semangat dan belajar dan
tetap berdoa agar pandemi ini segera berlalu.

72

Jurnal Belajar 2
Pada hari ini Selasa tanggal 2 Februari 2021, kami melaksanakan pembelajaran online
melalui Google Meet dan berdoa dipimpin oleh M.Hisyam. Kemudian, Bu Puspa me-review
ulang pembelajaran yang telah kita dapatkan sebelumnya setelah itu melanjutkan pembelajaran
dari fungsi pernafasan. Kemudian membahas macam macam alat pernafasan dan fungsinya,
mekanisme pernafasan, pengendalian dan kecepatan pernafasan lalu juga kita membahas
transpor O2 dan CO2 namun belum semua dan akan dibahas di pertemuan selanjutnya.
Kesan dan pesan saya pada pembelajaran kali ini, kesan saya puas karena telah mengikuti
pembelajaran dari awal dan pesan saya semoga teman-teman tetap semangat dan belajar dan
tetap berdoa agar pandemi ini segera berlalu.

73

Jurnal Belajar 3
Pada hari ini Kamis tanggal 4 Januari 2021, kami melaksanakan pembelajaran online
melalui Google Meet dan berdoa kali ini dipimpin oleh M.Rayhan. Kemudian Bu Puspa
membahas materi selanjutnya yaitu yang pertama mengenai transport pertukaran gas yang sudah
di bahas sedikit di pertemuan sebelumnya. Setelah itu membahas tentang volume dan kapasitas
paru paru. Pada pembahasan ini kami bergantian untuk membacakan macam macam volumenya.
setelah itu kita lanjut ke bagian rokok. dan juga kita banyak di berikan informasi baru oleh Bu
Puspa mengenai bahaya rokok.
Kesan dan pesan saya pada pembelajaran kali ini, kesan saya puas karena telah mengikuti
pembelajaran dari awal dan pesan saya semoga teman-teman tetap semangat dan belajar dan
tetap berdoa agar pandemi ini segera berlalu.

74

Jurnal Belajar 4
Pada hari ini Selasa tanggal 9 Februari 2021, Pembelajaran Biologi kali ini dibagi
menjadi dua yaitu 30 menit pertama melanjutkan mengerjakan tugas analisis mengenai
pencemaran udara kemudian 30 menit selanjutnya pertemuan via Google Meet kemudian Bu
Puspa mengizinkan bertanya bagi yang belum paham mengenai materi maupun tugas.
Kesan dan pesan saya pada pembelajaran kali ini, kesan saya puas karena telah mengikuti
pembelajaran dari awal dan pesan saya semoga teman-teman tetap semangat dan belajar dan
tetap berdoa agar pandemi ini segera berlalu.

75

Jurnal Belajar 5
Pada hari ini Kamis tanggal 11 Februari 2021, Pembelajaran Biologi kali ini melalui
Google Meet akan teteapi terdapat sedikit kendala yaitu gangguan pada jaringan dan mic pada
Bu Puspa sehingga Bu Puspa harus keluar masuk meet. Kemudian setelah jaringan sedikit stabil
Bu Puspa meminta anak yang ingin menunjukkan video hasil analisis yang telah dibuat, dan
Bagas mengajukan diri untuk memutar videonya.
Kesan dan pesan saya pada pembelajaran kali ini, kesan saya puas karena telah mengikuti
pembelajaran dari awal dan pesan saya semoga teman-teman tetap semangat dan belajar dan
tetap berdoa agar pandemi ini segera berlalu.

76

B. Tugas-Tugas

LAPORAN HASIL ANALISIS PENGARUH PENCEMARAN
UDARA TERHADAP KELAINAN PADA STRUKTUR DAN
FUNGSI ORGAN PERNAPASAN MANUSIA BERDASARKAN

STUDI LITERATUR

Oleh :

Callista Fransisca Tulus / XI IPA 1
PEMERINTAH PROVINSI KALIMANTAN TIMUR

DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
SMA NEGERI 1 BALIKPAPAN
TAHUN 2021

77

LEMBAR PENGESAHAN

Judul : Bahaya Asap Pembakaran Sampah Di Tempat yang Terbuka
Oleh : Callista Fransisca Tulus
Kelas : XI IPA 1

Mengetahui, Balikpapan, 9 Februari 2021
Guru Mata Pelajaran Biologi Siswa ybs,

Puspani, M.Pd Callista Fransisca Tulus
NIP. 19731010 200012 2 003 NIS.19773

78

1.1 Tujuan

1) Untuk mengetahui bahaya dari asap pembakaran sampah di tempat terbuka.
2) Untuk mengetahui peristiwa, penyebab, dan akibat dari bahaya asap pembakaran

sampah di tempat terbuka.
3) Untuk mengetahui tindak lanjut yang harus dilakukan untuk mengurangi

pencemaran udara.

1.2 Hasil Analisis

A. Peristiwa Pencemaran
Asap dari pembakaran termasuk sesuatu yang berbahaya, salah satunya

yaitu pembakaran sampah di tempat yang terbuka karena hal tersebut
menyebabkan pencemaran udara dan berbahaya bagi kesehatan makhluk hidup
sekitar.

B. Penyebab Pencemaran
Penyebab pencemaran dari kegiatan pembakaran sampah tersebut

dilakukan oleh masyarakat yang dilakukan di tempat terbuka.

C. Akibat Pencemaran
Akibat dari pencemaran tersebut selain polutan udara yang

tercemar(kotor), makhluk hidup sekitar juga menderita dan mati. Selama
pembakaran, partikel merkuri dan hidrokarbon aromatik polisiklik akan
dilepaskan, dalam kadar yang banyak, partikel ini dapat menyebabkan masalah
bagi kesehatan tubuh manusia seperti iritasi, gangguan pernafasan, penyakit
kardiovaskuler, kanker, gangguan pada sistem reproduksi, bahkan kematian
karena akibat polutan yang masuk ke dalam tubuh.

D. Refleksi
Pencemaran udara merupakan masalah yang bahaya dan serius, dengan hal

tersebut mari kita sadarkan masayarakat sekitar agar tidak melakukan sesuatu
aktivitas yang dapat mencemari lingkungan sekitar termasuk pembakaran sampah
secara terbuka karena asapnya yang begitu bahaya dan merugikan. Tidak ada kata
terlambat bagi kita untuk mengurangi pencemaran udara.

E. Tindak Lanjut
Setelah mengetahui bagaimana peristiwa, penyebab, dan akibat dari

pencemaran udara yang disebabkan oleh pembakaran sampah secara terbuka,
dapat di tindak lanjuti sebagai berikut :

79

1) Kesadaran diri sendiri terhadap upaya untuk mencegah pencemaran udara
yang berbahaya bagi kesehatan tubuh.

2) Komitmen masyarakat dalam peduli terhadap bahaya dari pencemaran
udara.

1.3 Daftar Pustaka
https://www.sehatq.com/artikel/efek-buruk-membakar-sampah-di-lingkungan-rumah
https://tekno.tempo.co/read/602847/pembakaran-sampah-penyumbang-terbesar-polusi-
udara/full&view=ok

80

BAB 8

SISTEM EKSKRESI

A. Jurnal Belajar

Jurnal Belajar 1

Pada hari Kamis, tanggal 18 Februari 2021. Kami melaksanakan pembelajaran Biologi
melalui google meet. Tetapi sebelumnya Ibu Puspa memberikan materi bab selanjutnya yaitu
Sistem Ekskresi berupa PowerPoint melalui Whatsapp dan meminta kita untuk mempelajarinya
terlebih dahulu dan ketika meet nanti per orang diminta untuk menjelaskan yang sudah dibagi
menjadi bagiannya masing-masing. Pada saat meet berlangsung Ibu Puspa membahas mengenai
ulangan bab selanjutnya, Bu Puspa juga merasa bangga karena adanya peningkatan yang
mendapatkan nilai bagus tetapi IPA 2 masih banyak yang belum tuntas. Bu Puspa juga
menyemangati siswa/I yang belum mendapatkan nilai tuntas agar terus berusaha dan untuk yang
sudah tuntas diminta agar bisa mempertahankan nilai tersebut. Setelah itu Bu Puspa menjelaskan
sedikit mengenai sistem ekskresi yang terdiri dari ginjal, hati, paru-paru, kulit dan hati.

Kesan dan pesan saya pada pembelajaran kali ini yaitu kesan saya senang karena telah
mengikuti pembelajaran kali ini dan merasa bersemangat mengikuti pembelajaran kali ini, pesan
saya semoga pandemi ini segera berlalu sehingga kita bisa melaksanakan pembelajaran secara
langsung dan untuk teman-teman semoga sehat selalu dan selalu semangat sekolahnya.

81

Jurnal Belajar 2
Pada hari Selasa, tanggal 23 Februari 2021. Pada pembelajaran kali ini kami
melaksanakan pembelajaran Biologi melalui Google meet. Bu Puspa mengingatkan kembali
bahwa pembelajaran kali ini per orang untuk menjelaskan materi yang sudah dibagi yaitu absen
1 menjelaskan tentang ginjal , absen 2 menjelaskan tentang hati, absen 3 menjelaskan tentang
kulit dan begitu pun seterusnya. Yang pertama Stephanie diminta untuk menjelaskan mengenai
ginjal tetapi ternyata dia salah materi, dia telah mempelajari tentang hati, jadi diganti oleh irva
kemudian dilanjutkan dijelaskan oleh hisyam. Setelah itu faradila melanjutkan fungsi ginjal
setelah itu Mutiara dan Luqman juga ikut menambahkan. Kemudian materi mengenai ginjal
dilanjutkan di pertemuan selanjutnya karena waktu sudah habis.
Kesan dan pesan saya pada pembelajaran kali ini kesan saya kagum terhadap teman-
teman yang telah menjelaskan dengan baik dan pesan saya semoga pandemi ini segera berlalu
sehingga kita bisa melaksanakan pembelajaran secara langsung dan untuk teman-teman semoga
sehat selalu dan selalu semangat sekolahnya.

82

Jurnal Belajar 3
Pada hari Kamis, tanggal 25 Februari 2021 kami kembali melaksanakan pembelajaran
Biologi melalui Google Meet. Dan melanjutkan membahas mengenai Ginjal. Bu Puspa juga
meminta kepada anak yang bertanggung jawab atas materi mengenai ginjal untuk menjelaskan,
dan yang pertama fungsi ginjal dijelaskan oleh Mirna kemudian Dayang melanjutkan setelah itu
Bintang menjelaskan mengenai korteks. Lalu Anggita, Cyndi dan Bu Puspa merasa kecewa dan
marah karena belum ada yang bisa menjelaskan materi mengenai ginjal secara lisan. Bu Puspa
marah kepada semua agar kita dapat bertanggung jawab dan tidak mengulang kesalahan yang
sama. Setelah itu Bu Puspa melanjutkan dengan menjelaskan sedikit tentang ginjal kemudian
bertanya kepada kita semua dan yang menjawab yaitu Jovanka, Mutiara, dan Jeremy. Dan Bu
Puspa juga berkata agar materi ginjal ini di pertemuan selanjutnya sudah harus selesai.
Kesan dan Pesan saya pada pembelajaran kali ini yaitu kesan saya semoga kita semua
sadar dan tidak mengulang kesalahan yang sama dan tidak mengecewakan Bu Puspa dan guru
lainnya juga. Pesan saya semoga pandemi ini segera berlalu sehingga kita bisa melaksanakan
pembelajaran secara langsung dan untuk teman-teman semoga sehat selalu dan selalu semangat
sekolahnya.

83

Jurnal Belajar 4
Pada hari Selasa, 2 Maret 2021, kami kembali melaksanakan pembelajaran Biologi
melalui Google Meet. Seperti biasa kita memulai pembelajaran dengan berdoa yang dipimpin
oleh Luqman XI IPA 2 Dan melanjutkan pembahasan terakhir mengenai ginjal yaitu faktor-
faktor proses pembentukan urine yang dijelaskan oleh Dayang, Stephanie, dan Cyndi kemudian
dilanjutkan oleh Hisyam, Gizela, dan Irva. Setelah materi selesai Bu Puspa bertanya apakah
masih ada yang ingin ditanyakan/tidak dimengerti kemudian Mutiara bertanya apakah “ada
jumlah normal orang membuang urine dalam sehari?”, dan bu puspa menawarkan kepada murid
yang ingin menjawab dan Cleonny menjawab “ bahwa manusia normal mengeluarkan urine
dalam sehari sebanyak 800-2500 liter per hari”. Setelah itu waktu habis dan pertemuan
selanjutnya akan melanjutkan materi selanjutnya.
Kesan dan Pesan saya pada pembelajaran kali ini banyak teman-teman yang aktif dalam
menjelaskan, bertanya maupun menjawab. Pesan saya semoga pandemi ini segera berlalu
sehingga kita bisa melaksanakan pembelajaran secara langsung dan untuk teman-teman semoga
sehat selalu dan selalu semangat sekolahnya.

84

Jurnal Belajar 5
Pada hari Selasa, 9 Maret 2021, kami kembali melaksanakan pembelajaran Biologi
melalui Google Meet. Pembelajaran dimulai dengan berdoa menurut kepercayaan masing-
masing yang dipimpin oleh Ilhan. Dan melanjutkan materi selanjutnya yaitu tentang kulit. Dan
Jovanka bertanya kepada Bu Puspa dan mengatakan bahwa setelah ginjal adalah hati baru kulit.
Dan Bu Puspa mengatakan bahwa tidak ada urutan atau ketentuan materi mana yang terlebih
dahulu setelah itu Bu Puspa mengatakan bahwa siapa yang terlebih dahulu menjelaskan
materinya itulah materi yang akan dibahas. Dan Cleonny menjelaskan mengenai fungsi kulit
dengan baik dan dilanjutkan oleh M.Bagaskara. Setelah itu struktur kulit yang dijelaskan oleh
Jeremy dan Jovan menjelaskan kembali apa yang telah Jeremy katakan. Kemudian lapisan kulit
yang dijelaskan oleh Ilhan. Teman-teman yang bertanggung jawab atas materi kulit juga ikut
menjelaskan. Setelah itu pertemuan ditutup dan materi selanjutnya membahas mengenai hati.
Kesan dan Pesan saya pada pembelajaran kali ini yaitu banyak teman-teman yang aktif
pada pembelajaran kali ini. Pesan saya semoga pandemi ini segera berlalu sehingga kita bisa
melaksanakan pembelajaran secara langsung dan untuk teman-teman semoga sehat selalu dan
selalu semangat sekolahnya.

85

Jurnal Belajar 6
Pada hari Selasa, 16 Maret 2021, kami kembali melaksanakan pembelajaran Biologi
melalui Google Meet. Pembelajaran kali ini dimulai dengan berdoa menurut kepercayaan
masing-masing yang dipimpin oleh Decky XI IPA 1. Kali ini Bu Puspa juga memberi kebebasan
kepada murid yang belum menjelaskan secara lisan dan melanjutkan materi tentang hati, karena
jika tidak ada berbiacara mengenai materi yang sudah dibagikan kita tidak akan bisa
mendapatkan nilai. Setelah banyak yang ingin berbicara Bu Puspa bertanya lagi apakah tidak
yang ingin berbiacara lagi karena pada hari Kamis tidak akan ada pembelajaran melalui Google
Meet karena waktu pembelajaran tersebut digunakan untuk melanjutkan tugas Google Classroom
dan melanjutkan Jurnal Belajar, lalu Bu Puspa menyebutkan nama-nama yang belum
mendapatkan nilai termasuk saya sendiri. Kemudian Bu Puspa berkata kepada kita jika tidak
menjelaskan tidak akan mendapatkan nilai dan tidak bisa mengikuti ulangan karena hal tersebut
membuat saya cemas pada akhirnya saya menjelaskan materi saya yaitu mengenai hati dan
menjelaskan sedikit mengenai albumin.
Kesan dan Pesan saya pada pembelajaran kali ini yaitu saya merasa puas karena pada
akhirnya saya dapat berbicara mengenai materi saya. Pesan saya semoga pandemi ini segera
berlalu sehingga kita bisa melaksanakan pembelajaran secara langsung dan untuk teman-teman
semoga sehat selalu dan selalu semangat sekolahnya.

86

B. Tugas-Tugas

MENGANALISIS SISTEM EKSKRESI MANUSIA
ORGAN GINJAL, KULIT, DAN HATI

Callista Fransisca Tulus XI IPA 1

Sistem ekskresi adalah sistem pembuangan zat-zat sisa metabolisme (metabolit) yang sudah
tidak berguna atau berbahaya jika disimpan di dalam tubuh. Istilah ekskresi berbeda dengan
sekresi dan defekasi. Sekresi adalah proses pengeluaran substansi kimiawi (misalnya enzim dan
hormon) oleh sel atau kelenjar, yang memiliki kegunaan tertentu. Defekasi (buang air besar)
merupakan proses pembuangan sisa pencernaan makanan berbentuk padat atau setengah padat.

Sistem ekskresi pada manusia meliputi ginjal, hati, paru-paru, dan kulit. Proses ekskresi
berfungsi untuk :

 Menurunkan kadar zat produk metabolisme (metabolit) dalam tubuh agar tidak
menyebabkan akumulasi (penimbunan).

 Melindungi sel-sel tubuh dari zat-zat yang bersifat racun.
 Menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh (homeostasis).
 Membantu mempertahankan suhu tubuh.
1. Ginjal
Ginjal merupakan organ utama yang memproduksi urine. Ginjal berjumlah sepasang dan terletak
di belakang perut, sebelah kanan dan kiri dari tulang belakang, di bawah hati dan limpa.
Sebagian ginjal bagian atas dilindungi oleh tulang rusuk. Ginjal berbentuk seperti kacang
berwarna merah tua keunguan. Berat dan besarnya bervariasi, tergantung pada jenis kelamin,
umur, da nada tidaknya ginjal pada sisi lain. Pada orang dewasa berukuran panjang sekitar 11,5

87

cm, lebar 6 cm, dan tebal sekitar 2,5-3,5 cm. Berat ginjal pada laki-laki dewasa sekitar 125-175
gram, sedangkan pada wanita dewasa sekitar 115-155 gram.

A. Fungsi Ginjal
Ginjal memiliki beberapa fungsi, yaitu :
 Mengeluarkan zat sisa organik dan racun.
 Mengatur keseimbangan konsentrasi ion-ion penting dalam tubuh.
 Mengatur keseimbangan asam-basa.
 Menjaga tekanan darah.
 Mengatur produksi sel-sel darah merah di dalam sumsum tulang.
 Mengendalikan konsentrasi nutrisi darah.
 Mengubah vitamin D yang inaktif menjadi aktif.

B. Struktur Ginjal
 Lobus ginjal, bagian penyusun ginjal
 Hilus (hilum), tempat keluar masuk pembuluh darah dan keluarnya ureter
 Sinus ginjal, rongga yang berisi lemak yang membuka pada hilus
 Parenkim ginjal, jaringan yang menyelubungi struktur sinus ginjal. jaringan ini
terbagi jadi 2 yaiu korteks (bagian luar) dan medula (bagian dalam).
 Korteks, tersusun dari nefron-nefron. Nefron merupakan unit struktural dan
fungsional terkecil yang membentuk urin. Nefron tersusun atas 2 komponen,
yaitu komponen vaskuler (pembuluh) dan komponen tubuler (tabung).
 Medula, terdiri atas 15-16 massa triangular (tiga sisi) yang disebut piramida
ginjal yang tersusun dari sistem tubulus berukuran mikroskopis.Sistem tubulus
pada medula meliputi lengkung Henle (ansa henle) desenden dan ansenden,
duktus kolektivus, dan duktus papilaris Bellini. Ujung dari setiap piramida
disebut papila ginjal, yang permukaannya seperti saringan.
 Pelvis ginjal (pelvis renalis), rongga perluasan ujung proksimal (bagian atas) ureter.
Ujung ini bercabang menjadi 2 atau 3 kaliks major. Setiap kaliks major bercabang lagi
menjadi 8-18 kaliks minor yang langsung meutupi papila ginjal.

88

C. Proses Pembentukan Urine
a) Filtrasi glomerulus, yaitu proses penyaringan plasma bebas protein melalui kapiler
glomerulus ke dalam kapsul Bowman. Cairan yang difiltrasi akan melewati membran
glomerulus yang mampu menahan sel darah dan protein plasma, serta melewatkan air dan
molekul berukuran kecil. Hasil filtrat glomerulus (urine primer) : mengandung air dan zat
terlarut (glukosa, klorida, natrium, dll), tanpa protein plasma dan elemen seluler.
b) Reabsorpsi tubulus, yaitu proses penyerapan kembali zat yang dibutuhkan oleh tubuh.
Terjadi di tubulus kontortus proksimal, lengkung Henle, tubulus kontortus distal, dan
tubulus kolektivus. Zat yang diserap masuk ke kapiler peritubuler dan dikembalikan ke
sistem peredaran darah. Zat yang diabsorpsi: ion natrium, ion klorin, glukosa, air, urea,
dan ion anorganik. Hasil reabsorpsi disebut urine sekunder.
c) Augmentasi (sekresi tubulus), yaitu transpor aktif yang memindahkan zat-zat tertentu
dari darah ke dalam urine. Terjadi di kontortus proksimal, tubulus kontortus distal, dan
tubulus kolektivus. Zat yang dipindahkan: yang pertama Ion hidrogen, amonia,
kreatinin, asam hipurat, obat-obatan tertentu, dan zat kimia asing. Yang kedua yaitu
Ion kalium

Berikut adalah gambar dari jalur pembentukan urine.

89

D. Penyimpanan Sementara Urine dan Berkemih
Urine dari duktus kolektivus ke pelvis renalis, ke ureter, kemudian ke vesika urinaria
(kandung kemih). Dinding kandung kemih berlipat-lipat sengan struktur otot yang dapat
meregang untuk meningkatkan kapasitas penyimpanan urine. Keinginan buang air kecil
disebabkan isi urine dalam kandung kemih sudah mencapai 170 – 230 mL. Urine dari
kandung kemih mengalir ke uretra kemudian melalui lubang luar dibuang keluar tubuh.

E. Faktor yang Memengaruhi Proses Pembentukan Urine
 Faktor internal :
 Hormon ADH: mengontrol pengeluaran urine.
 Hormon insulin: menurunkan kadar glukosa darah.
 Sistem renin-angiotensin-aldosteron
 Faktor eksternal :
 Suhu lingkungan
 Jumlah air yang diminum
 Alkohol dapat menghambat pembebasan ADH

F. Karakteristik Urine
 Sifat fisik urine: volume normal 800 – 2500 mL/hari, warna kuning pucat sampai kuning
tua, berat jenis 1,003 – 1,035 g/cm3, pH 4,7 – 8, bau khas amonia.
 Komposisi urine: zat buangan nitrogen (urea, asam urat, dan kreatinin), benda keton, asm
hipurat, toksin, zat kimia asing, pigmen, enzim, vitamin, hormon, dan elektrolit.
 Urine tidak normal: albumin, glukosa, sel darah merah, zat kapur, batu ginjal, dan badan
keton dengan jumlah berlebihan.

2. Hati (Hepar)

Hati merupakan kelenjar terbesar yang terletak di dalam rongga perut sebelah kanan, tepatnya
diatas lambung dan dibawah diafragma. Hati manusia memiliki berat sekitar 1,5-2,0 kg, yang
terdiri atas dua lobus besar yang dibatasi oleh jaringan ikat ligament falsiformis, yaitu lobus

90

kanan dan kiri. Kemudian lobus kanan terbagi lagi menjadi tiga lobus yang lebih kecil. Hati
dibungkus oleh jaringaan ikat padat kapsula hepatika. Setiap lobus terdiri atas sejumlah lobulus
(unit hepar) yg berbentuk polygonal (limas segi lima atau segi enam) yang di pisahkan oleh
percabangan dari kapsula hepatika, yang disebut kapsula glison.

Fungsi Hati :
 Sekresi empedu, cairan yang berasal dari perombakan sel darah merah yang sudah tua
dan disimpan dalam kantung empedu atau dialirkan ke duodenum. Berfungsi membantu
pencernaan lemak, mengaktikan lipase, membantu absorpsi lemak di usus, dan mengubah
zat yang tidak dapat larut di dalam air menjadi larut.
 Menghasilkan hormon trombopoietin, albumin, hormon angiotensinogen, enzim arginase,
enzim glutamat-oksaloasetat transferase, glutamat-piruvat transferase, dan laktat
dehidrogenase.
 Menyimpan glikogen, lemak, zat besi, zat tembaga, serta vitamin A, D, dan B12.
 Mengaktifkan vitamin D.
 Fagosit bakteri oleh sel Kupffer.
 Degradasi hormon insulin dan hormon lain.
 Degradasi amonia menjadi urea.

3. Kulit
Kulit merupakan organ terbesar yang menutupi area tubuh seluas sekitar 1,67 m2 dan berat
sekitar 4,5 kg pada laki-laki dengan berat badan 75 kg.

A. Fungsi Kulit :
 Ekskresi, pengeluaran lemak dan keringat
 Perlindungan, melindungi tubuh dari zat berbahaya dan mikroorganisme
 Pengaturan suhu badan, kelenjar keringat dan pembuluh darah mengatur suhu badan
 Metabolisme, menyintesis vitamin D dengan bantuan sinar matahari
 Komunikasi, stimulus lingkungan yang di terima reseptor kulit

B. Struktur Kulit :
 Epidermis, terdiri atas stratum korneum, stratum lusidum (sel-sel pipih), stratum
granulosum (prekursor pembentukan keratin), stratum spinosum, dan stratum
basalis/germinativum (terdapat melanosit yang menghasilkan pigmen melanin).
 Dermis, terdiri atas lapisan papilar (jaringan ikat areolar renggang) dan lapisan retikuler
(jaringan ikat ireguler).
 Hipodermis (subkutaneus),mengikat kulit dengan organ di bawahnya, mengandung sel
lemak, pembuluh darah, dan ujung saraf.

91

C. Kelenjar Pada Kulit :
 Kelenjar keringat, di lapisan dermis.
 Ekrin, kelenjar sederhana, meluas ke seluruh tubuh.
 Apokrin, kelenjar besar dan bercabang dengan penyebaran terbatas pada
bagian tubuh tertentu.
 Kelenjar sebaseus
Mengeluarkan sebum yang biasanya dialirkan ke foliker rambut. Sebum adalah
campuran lemak, zat lilin, minyak, dan pecahan sel.

D. Kontrol Pengeluaran Keringat
Pengeluaran keringat diatur oleh hipotalamus di otak. Jika darah yang melewati hipotalamus
melebihi batas normal (panas), rangsangan tersebut diteruskan oleh saraf simpatis ke kulit.
Pembuluh darah melebar, aliran darah di kulit meningkat, terjadi konduksi panas, dan panas
terbuang. Pengeluaran keringan dipengaruhi oleh: lingkungan, aktivitas tubuh, emosi, dan
kondisi psikis.

92

BAB 9

SISTEM KOORDINASI

A. Jurnal Belajar

Jurnal Belajar 1

Pada hari ini Kamis tanggal 25 Maret 2021, kami kembali melaksanakan pembelajaran
Biologi melalui Google Meet dan Bu Puspa mengatakan bahwa setiap pembelajaran Biologi
akan mengatakan 1 kata, dan kali ini Bu Puspa berkata “kita menjadi anak anak yang murah hati
terhadap semua orang”, dan pada pagi hari ini cuacanya mendung tetapi hal tersebut tidak
mengurangi semangat kita belajar pada pagi ini, seperti biasa sebelum memulai pembelajaran
kita memulai pembelajaran dengan berdoa yang dipimpin oleh Ilham. Bagas, Cleonny, Jeremy
aktif bertanya.

93

Jurnal Belajar 2
Pada hari ini Kamis tanggal 8 April 2021, kami kembali melaksanakan pembelajaran
Biologi melalui Google Meet setelah beberapa minggu terakhir tidak ada meet karena Bu Puspa
sedang mengikuti workshop pada saat itu. Setelah masuk ternyata Bu Puspa mengirimkan link
kepada kelas IPA 1 dua kali sehingga kelas IPA 2 belum mendapatkan link meet, kemudian Ilhan
memberi tahu Bu Puspa bahwa telah mengirimkan link meet dua kali di kelas IPA 1, setelah itu
Bu Puspa segera memberikan link meer kepada kelas IPA 2 dan kelas IPA 2 pun langsung join.
Dan Bu Puspa juga menceritakan bahwa betapa bahagia dan bangganya beliau bertemu Bapak
Menteri.

94

Jurnal Belajar 3
Pada hari ini Kamis tanggal 15 April 2021, kami melaksanakan pembelajaran Biologi
melalui Google Meet. Seperti biasa sebelum memulai pembelajaran kami berdoa terlebih dahulu
yang dilaksanakan oleh Cleonny. Kemudian Bu Puspa membahas tentang analisis. Pertama adi
wahyu diminta untuk membacakan tetapi dia belum hadir, kemudian anugerah tetapi dia belum
selesai, setelah itu Alvin dan Trinitha diminta untuk membacakan namun tidak ada respon.
Kemudian Afriyan diminta untuk menjelaskan dan setelah itu bu puspa menambahkan apa yang
sudah dijelaskan Afriyan. Shanny, Onov, dan Gavriel juga diminta untuk menjelaskan tetapi
mereka semua belum siap dan setelah itu Saddam dan Cinta juga diminta untuk menjelaskan
namun tidak ada respon juga. Akhirnya Aurell menjelaskan dan Bu Puspa juga menambahkan.

95


Click to View FlipBook Version