LKjIP Kab. Wonogiri Tahun 2021
56 PROGRAM PENGELOLAAN PELAYARAN 79.996.596
57 PROGRAM PENGELOLAAN PENDAPATAN DAERAH 1.253.458.580
58 PROGRAM PENGELOLAAN PENDIDIKAN 213.355.632.160
59 PROGRAM PENGELOLAAN PERIKANAN BUDIDAYA
60 PROGRAM PENGELOLAAN PERIKANAN TANGKAP 119.994.412
61 PROGRAM PENGELOLAAN PERMUSEUMAN 29.999.886
62 PROGRAM PENGELOLAAN PERSAMPAHAN
63 PROGRAM PENGELOLAAN SISTEM INFORMASI 611.999.762
29.995.913
INDUSTRI NASIONAL 24.994.990
64 PROGRAM PENGELOLAAN SUMBER DAYA AIR 16.030.395.827
(SDA)
563.317.907
65 PROGRAM PENGELOLAAN SUMBER DAYA
EKONOMI UNTUK KEDAULATAN DAN 19.996.307
KEMANDIRIAN PANGAN 24.999.872
69.999.856
66 PROGRAM PENGELOLAAN TAMAN MAKAM 24.999.908
PAHLAWAN
697.971.502
67 PROGRAM PENGELOLAAN TANAH KOSONG
68 PROGRAM PENGEMBANGAN EKSPOR 7.952.976.344
69 PROGRAM PENGEMBANGAN IKLIM PENANAMAN
150.000.000
MODAL 134.999.200
149.999.458
70 PROGRAM PENGEMBANGAN KAPASITAS DAYA
SAING KEOLAHRAGAAN 49.999.816
1.661.438.189
71 PROGRAM PENGEMBANGAN KAPASITAS DAYA
SAING KEPEMUDAAN 2.010.703.142
72 PROGRAM PENGEMBANGAN KAPASITAS 717.577.090
KEPRAMUKAAN 129.934.276
73 PROGRAM PENGEMBANGAN KEBUDAYAAN 19.999.148
74 PROGRAM PENGEMBANGAN KESENIAN
134.992.504
TRADISIONAL
24.993.720
75 PROGRAM PENGEMBANGAN PERUMAHAN
76 PROGRAM PENGEMBANGAN SISTEM DAN 134.998.049
PENGELOLAAN PERSAMPAHAN REGIONAL 372.462.000
77 PROGRAM PENGEMBANGAN SUMBER DAYA
MANUSIA
78 PROGRAM PENGEMBANGAN SUMBER DAYA
PARIWISATA DAN EKONOMI KREATIF
79 PROGRAM PENGEMBANGAN UMKM
80 PROGRAM PENGENDALIAN BAHAN BERBAHAYA
DAN BERACUN (B3DAN LIMBAH BAHAN
BERBAHAYA DAN BERACUN (LIMBAH B3)
81 PROGRAM PENGENDALIAN DAN
PENANGGULANGAN BENCANA PERTANIAN
82 PROGRAM PENGENDALIAN IZIN USAHA INDUSTRI
KABUPATEN/KOTA
83 PROGRAM PENGENDALIAN KESEHATAN HEWAN
DAN KESEHATAN MASYARAKAT VETERINER
84 PROGRAM PENGENDALIAN PELAKSANAAN
PENANAMAN MODAL
34 |
LKjIP Kab. Wonogiri Tahun 2021
85 PROGRAM PENGENDALIAN PENCEMARAN 169.999.526
DAN/ATAU KERUSAKAN LINGKUNGAN HIDUP 41.619.398
39.999.924
86 PROGRAM PENGENDALIAN PENDUDUK 19.993.647
87 PROGRAM PENGHARGAAN LINGKUNGAN HIDUP 59.991.475
14.998.616
UNTUK MASYARAKAT
16.364.404.797
88 PROGRAM PENGOLAHAN DAN PEMASARAN HASIL 449.972.863
PERIKANAN
9.596.400.828
89 PROGRAM PENGUATAN IDEOLOGI PANCASILA 109.998.265
DAN KARAKTER KEBANGSAAN 710.088.630
90 PROGRAM PENILAIAN KESEHATAN KSP/USP 223.590.252
KOPERASI 95.274.714
79.989.023
91 PROGRAM PENINGKATAN DAYA TARIK DESTINASI
PARIWISATA 996.022.800
92 PROGRAM PENINGKATAN DIVERSIFIKASI DAN 47.999.904
KETAHANAN PANGAN MASYARAKAT 8.350.396.956
1.203.484.289.904
93 PROGRAM PENINGKATAN KAPASITAS SUMBER 5.184.997.578
DAYA MANUSIA KESEHATAN 5.345.015.100
177.699.020.521
94 PROGRAM PENINGKATAN KERJASAMA DESA 1.028.718.449
95 PROGRAM PENINGKATAN KETENTERAMAN DAN 1.727.519.922
KETERTIBAN UMUM 389.999.708
350.603.345
96 PROGRAM PENINGKATAN KEWASPADAAN
NASIONAL DAN PENINGKATAN KUALITAS DAN
FASILITASI PENANGANAN KONFLIK SOSIAL
97 PROGRAM PENINGKATAN KUALITAS KELUARGA
98 PROGRAM PENINGKATAN PENDIDIKANPELATIHAN
DAN PENYULUHAN LINGKUNGAN HIDUP UNTUK
MASYARAKAT
99 PROGRAM PENINGKATAN PERAN PARTAI POLITIK
DAN LEMBAGA PENDIDIKAN MELALUI PENDIDIKAN
POLITIK DAN PENGEMBANGAN ETIKA SERTA
BUDAYA POLITIK
100 PROGRAM PENINGKATAN PRASARANASARANA
DAN UTILITAS UMUM (PSU)
101 PROGRAM PENINGKATAN SARANA DISTRIBUSI
PERDAGANGAN
102 PROGRAM PENUNJANG URUSAN PEMERINTAHAN
DAERAH KABUPATEN/KOTA
103 PROGRAM PENYEDIAAN DAN PENGEMBANGAN
PRASARANA PERTANIAN
104 PROGRAM PENYEDIAAN DAN PENGEMBANGAN
SARANA PERTANIAN
105 PROGRAM PENYELENGGARAAN JALAN
106 PROGRAM PENYELENGGARAAN LALU LINTAS DAN
ANGKUTAN JALAN (LLAJ)
107 PROGRAM PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN
DAN PELAYANAN PUBLIK
108 PROGRAM PENYELENGGARAAN PENATAAN
RUANG
109 PROGRAM PENYELENGGARAAN PENGAWASAN
35 |
LKjIP Kab. Wonogiri Tahun 2021
110 PROGRAM PENYELENGGARAAN PERSANDIAN 24.994.748
UNTUK PENGAMANAN INFORMASI
64.997.248
111 PROGRAM PENYELENGGARAAN STATISTIK
SEKTORAL 667.320.821
112 PROGRAM PENYELENGGARAAN URUSAN 1.518.000.000
PEMERINTAHAN UMUM 416.244.639
113 PROGRAM PENYELESAIAN GANTI KERUGIAN DAN 1.338.766.757
SANTUNAN TANAH UNTUK PEMBANGUNAN 49.999.282
114 PROGRAM PENYULUHAN PERTANIAN 21.995.522
115 PROGRAM PEREKONOMIAN DAN PEMBANGUNAN 139.995.424
116 PROGRAM PERENCANAAN DAN PEMBANGUNAN 958.971.402
INDUSTRI 29.999.576
24.999.590
117 PROGRAM PERENCANAAN KAWASAN 381.237.437
TRANSMIGRASI 34.999.313
118 PROGRAM PERENCANAAN LINGKUNGAN HIDUP 11.345.937.408
119 PROGRAM PERENCANAANPENGENDALIAN DAN
325.168.833
EVALUASI PEMBANGUNAN DAERAH 54.999.164
120 PROGRAM PERIZINAN DAN PENDAFTARAN 1.157.316.780
PERUSAHAAN 263.259.607
121 PROGRAM PERIZINAN USAHA PERTANIAN 49.992.302
122 PROGRAM PERLINDUNGAN DAN JAMINAN SOSIAL
123 PROGRAM PERLINDUNGAN DAN PENYELAMATAN 49.999.859
2.515.543.766.981
ARSIP
124 PROGRAM PERUMAHAN DAN KAWASAN
PERMUKIMAN KUMUH
125 PROGRAM PERUMUSAN
KEBIJAKANPENDAMPINGAN DAN ASISTENSI
126 PROGRAM PROMOSI PENANAMAN MODAL
127 PROGRAM REHABILITASI SOSIAL
128 PROGRAM SEDIAAN FARMASIALAT KESEHATAN
DAN MAKANAN MINUMAN
129 PROGRAM STABILISASI HARGA BARANG
KEBUTUHAN POKOK DAN BARANG PENTING
130 PROGRAM STANDARDISASI DAN PERLINDUNGAN
KONSUMEN
TOTAL
36 |
LKjIP Kab. Wonogiri Tahun 2021
BAB III
AKUNTABILITAS KINERJA
Berdasarkan Peraturan Presiden nomor 29 Tahun 2014 tentang Sistem
Akuntabilitas Kinerja Pemerintah bahwa Akuntabilitas kinerja adalah perwujudan
suatu instansi pemerintah untuk mempertanggungjawabkan keberhasilan/kegagalan
pelaksanaan Program dan Kegiatan yang telah diamanatkan para pemangku
kepentingan dalam rangka mencapai misi organisasi secara terukur dengan
sasaran/target Kinerja yang telah ditetapkan melalui laporan kinerja instansi
pemerintah yang disusun secara periodik.
Kinerja instansi pemerintah Kabupaten Wonogiri Tahun 2021 adalah gambaran
mengenai pencapaian sasaran ataupun tujuan instansi pemerintah sebagai
penjabaran dari visi, misi dan strategi instansi yang mengindikasi tingkat
keberhasilan dan kegagalan pelaksanaan kegiatan-kegiatan sesuai dengan
program dan kebijakan yang ditetapkan.
3.1. CAPAIAN KINERJA
3.1.1. Capaian Indikator Kinerja Berdasarkan Perjanjian Kinerja
Perubahan (PK) Tahun 2021
Pengukuran kinerja digunakan untuk menilai keberhasilan dan kegagalan
pelaksanaan kegiatan sesuai dengan program, sasaran yang telah ditetapkan
dalam rangka mewujudkan misi dan visi instansi pemerintah. berikut terdapat 2
(dua) metode yang digunakan dalam mengukur capaian kinerja antara lain :
1. Semakin tinggi realisasi menunjukan pencapaian kinerja yang semakin baik,
digunakan rumus :
37 | H a l a m a n
LKjIP Kab. Wonogiri Tahun 2021
2. Semakin tinggi realisasi menunjukan semakin rendah pencapaian kinerja,
digunakan rumus :
Penilaian capaian kinerja untuk setiap indikator kinerja sasaran
menggunakan interprestasi skala nilai dan kriteria penilaian untuk kinerja organisasi
yang dilaporkan dalam bentuk Outcome yaitu berdasarkan hasil evaluasi kinerja
dilakukan analisa untuk memberikan informasi yang lebih transparan mengenai
keberhasilan atau ketidakberhasilan pencapaian kinerja :
Persentase Predikat Kode Warna
< 100% Tidak Tercapai
= 100% Tercapai/ Sesuai Target
> 100% Melebihi Target
Hasil pengukuran atas indikator kinerja utama Pemerintah Kabupaten Wonogiri
tahun 2021 menunjukan hasil sebagai berikut :
Tabel 3.1
Capaian Indikator Kinerja Utama Pemerintah
Kabupaten Wonogiri Tahun 2021
No Indikator Kinerja Utama Satuan Target Realisasi Capaian
%
1 Rata-rata lama Sekolah Tahun 7.63 7,34
2 Harapan Lama Sekolah Tahun 15.08 12,5 96,2
82,89
3 Angka Harapan Hidup Tahun 76.19 76,28 100,12
Angka 73,6*
4 Indeks Williamson Angka 0.200 0,2528* 82,2*
Persen 91,26*
5 Indeks Teil Rupiah 0.018167 0,02140* 107,15
Ribu
6 Nilai Tukar Petani Persen 114.90 104,86* 43,25*
7 Jumlah omzet pedagang pasar 550.752.890 590.125.750
rakyat
5,78 2,5*
8 Angka laju pertumbuhan
ekonomi
38 | H a l a m a n
LKjIP Kab. Wonogiri Tahun 2021
9 Indeks Gini Angka 0.293 0,32* 88.9*
9.79 11,55 81,17
10 Angka kemiskinan Persen
Keterangan : Tanda * merupakan angka proyeksi
Secara umum Kabupaten Wonogiri telah dapat melaksanakan tugas dalam rangka
mencapai tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan dalam Renstra 2016-2021.
Jumlah Sasaran yang ditetapkan untuk mencapai visi dan misi Kabupaten Wonogiri
Tahun 2016-2021 sebanyak 19 sasaran dan 48 indikator kinerja, berikut dapat
dilihat pencapaian kinerja sasaran Kabupaten Wonogiri pada tabel dibawah ini :
Tabel 3.2
Capaian Indikator Kinerja
Kabupaten Wonogiri Kabupaten Wonogiri Tahun 2021
No Indikator Kinerja Satuan Target Realisasi Capaian %
BB
1 Hasil Evaluasi AKIP Kabupaten Kategori Sampai -
WTP dengan
laporan ini
82,23 dibuat nilai
belum
direlease
KemenPAN
RB
2 Opini BPK Kategori Sampai -
dengan
laporan ini
dibuat nilai
belum
direlease BPK
3 Indeks Kepuasan Masyarakat Indeks 83,72 101,81
(IKM) Persen
Persen 1.3 1,1 115,38
4 Angka Kriminalitas (per 10.000 Persen
penduduk) Persen 100 99,9 99,9
Persen
5 Angka Pelanggaran Perda 89.50 100.82 112.65
yang dapat ditertibkan
95 96.15 101.21
6 Angka Partisipasi Kasar (APK)
PAUD 100 101.67 101.67
7 Angka Partisipasi Murni (APM)
SD/MI/ Paket A
8 APK SD/MI/ Paket A
9 APK SMP/SMPLB/MTs/ Paket Persen 100 103.95 103.95
B Persen 95 87.34 91.94
10 APM SMP/MTs/ Paket B
11 Rata-rata lama Sekolah Tahun 7.63 7,34 96,2
39 | H a l a m a n
LKjIP Kab. Wonogiri Tahun 2021
12 Harapan Lama Sekolah Tahun 15.08 12,5 82,89
100 100
13 Angka Kelulusan SD/MI Persen 100 100 100
8.17 103.68
14 Angka Kelulusan SMP/MTS Persen 100 81.22 100.69
99.95 100.01
15 Nilai Rata-rata US SD/MI Jumlah 7.88 73,09 101,23
1,27 66,31
16 Nilai Rata-rata UN SMP/MTs Jumlah 80.66 6,89 85,54
17 Angka Melek Huruf Persen 99.94
18 Tingkat Partisipasi Angkatan Persen 72,20 7,38 94,87
Kerja 0,95
Persen 6,02 339,67 -105,45
19 Angka gizi buruk pada balita 7,02
20 Angka Kematian Bayi per 1000 111,2 76,28 100,12
kelahiran 0 100
21 Angka Kematian Balita 76.19
hidup 88,15 100,17
22 Angka kematian ibu 87,40 100,18
per 1000 19.403
23 Angka Harapan Hidup kelahiran 76,89 100
86,40 98,58
hidup 94,97 99,85
101,75
per
100.000
kelahiran
hidup
Tahun
24 Konflik sosial Jumlah 0 19,70 115,54
Persen 88
25 Proporsi panjang jaringan jalan 0.2528* 117,11*
kondisi baik Persen 87,24
0.02140* 82,22*
26 Proporsi panjang jembatan Ha 19.403
Kondisi baik 104,86* -
Persen 78
27 Luas sawah yang teraliri irigasi 4,80 101,05
dalam kondisi baik Persen 86,53
94,74 2105,26
28 Proporsi panjang drainase Persen 93,34
kondisi baik
Persen 17,05
29 Persentase masyarakat yang Indeks 0.305
bisa mengakses air bersih Indeks 0.01817
Persen N/A
30 Persentase masyarakat yang Persen 4,75
bisa mengakses sanitasi Persen 4,50
secara layak
31 Persentase menurunnya RTLH
32 Indeks Williamson
33 Indeks Teil
34 Nilai Tukar Petani
35 Laju pertumbuhan Usaha Mikro
36 Laju pertumbuhan Koperasi
40 | H a l a m a n
LKjIP Kab. Wonogiri Tahun 2021
Sehat
37 Kontribusi sektor industri dalam Persen 17,60 18,13 103
PDRB
646.058,537 140,45
38 Nilai Ekspor (dalam juta rupiah) Juta Rp 460.000 20.175.820* 98,89*
590.125.750 107,15
39 PDRB Per Kapita Rupiah 20.400.429
14.396 188,99
40 Jumlah omzet pedagang pasar Ribu 550.752.890 12.732.605 103,81
71,4*
rakyat Rupiah 2,5*
-
41 Jumlah investor (PMA/PMDN) Jumlah 7.617 0,261* 100,93
73,18
42 Jumlah Nilai Investasi Ribu 12.264.874 184,7
(PMDN/PMA) Rupiah 1,842
82
43 Angka laju pertumbuhan Persen 3,5 11,55 98,97
ekonomi 91,07
44 Indeks Gini Angka N/A
45 Indeks Kualitas Lingkungan Nilai 72,5
Hidup (IKLH)
46 Persentase PMKS yang Persen 0,997
mandiri
47 Angka kemiskinan Persen 9,79
48 Indeks Pembangunan Gender Angka 92,01
(IPG)
Keterangan : Tanda * merupakan angka proyeksi
Dalam melakukan evaluasi kinerja, perlu juga digunakan pembandingan-
pembandingan antara lain :
a. membandingkan antara target dan realisasi kinerja tahun ini;
b. membandingkan antara realisasi kinerja serta capaian kinerja tahun ini
dengan tahun lalu dan beberapa tahun yang lalu;
c. membandingkan realisasi kinerja sampai dengan tahun ini dengan target
jangka menengah yang terdapat dalam dokumen perencanaan strategis;
d. membandingkan realisasi kinerja tahun ini dengan standar nasional (jika ada);
e. analisis penyebab keberhasilan/kegagalan atau peningkatan/penurunan
kinerja serta alternatif solusi yang telah dilakukan;
f. analisis atas efisiensi penggunaan sumber daya;
g. analisis Program/Kegiatan yang menunjang keberhasilan ataupun kegagalan
pencapaian pernyataan kinerja
41 | H a l a m a n
LKjIP Kab. Wonogiri Tahun 2021
a. Membandingkan Antara Target dan Realisasi Kinerja Tahun 2021
Sasaran 1
Meningkatnya akuntabilitas keuangan dan kinerja Kabupaten Wonogiri
Pencapaian sasaran 1 dapat dilihat dalam tabel dibawah ini :
Tabel 3.3
Analisis Pencapaian Sasaran 1
Meningkatnya akuntabilitas keuangan dan kinerja Kabupaten Wonogiri
NO SASARAN INDIKATOR SATUAN TARGET REALISASI CAPAIAN
STRATEGIS KINERJA/OUTCOME 2021 2021 %
1. Meningkatnya Hasil evaluasi AKIP Kategori BB Sampai -
dengan
akuntabilitas Kabupaten
laporan ini
keuangan dan dibuat nilai
kinerja Kabupaten belum
direlease
Wonogiri KemenPAN
RB
Opini BPK Kategori WTP Sampai -
dengan
laporan ini
dibuat nilai
belum
direlease
BPK
Sumber : Inspektorat Kabupaten Wonogiri Tahun 2021
Analisis pada pencapaian Sasaran Meningkatnya akuntabilitas keuangan dan
kinerja Kabupaten Wonogiri dapat dilihat dari banyaknya 2 indikator dibawah ini :
1. Indikator Hasil Evaluasi AKIP Kabupaten
Indikator sasaran akuntabilitas kinerja didasarkan pada hasil
penilaian/evaluasi yang dilaksanakan oleh Kementerian Pendayagunaan
Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN & RB). Sampai dengan
penyusunan laporan ini, hasil penilaian/evaluasi AKIP Tahun 2021 dari
Kementerian PAN & RB belum diperoleh.
Berdasarkan Surat Kementerian PAN dan RB nomor
B/479/AA.05/2021 tanggal 31 Maret 2021, hal Hasil Evaluasi atas Akuntabilitas
Kinerja Instansi Pemerintah Tahun 2020 diperoleh rincian penilaian sebagai
berikut :
42 | H a l a m a n
LKjIP Kab. Wonogiri Tahun 2021
Tabel 3.4
Hasil Evaluasi atas Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Tahun 2021
No Komponen Yang Dinilai Bobot Nilai
a. Perencanaan Kinerja 30 2019 2020
b. Pengukuran Kinerja 25 22,45 22,96
c. Pelaporan Kinerja 15 18,33 18,57
d. Evaluasi Internal 10 12,13 12,13
e. Capaian Kinerja 20 8,31 8,31
100 11,85 11,85
Nilai Hasil Evaluasi 73,07 73,82
Tingkat Akuntabilitas Kinerja
Sumber : Kemenpan dan RB BB BB
Tabel di atas menunjukkan bahwa Pemerintah Kabupaten Wonogiri
memperoleh nilai 73,82 (BB) atas Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah
Tahun 2020. Walaupun secara kategori masih sama dengan hasil evaluasi
AKIP Kabupaten Wonogiri tahun 2019 (Surat Kementerian PAN dan RB nomor
B/495/AA.05/2019 tanggal 30 Desember 2019 hal Hasil Evaluasi atas
Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Tahun 2019) yaitu BB, namun secara
total nilai mengalami peningkatan dari 73,07 menjadi 73,82.
Penilaian tersebut menunjukkan tingkat efektivitas dan efisiensi penggunaan
anggaran dibandingkan dengan capaian kinerjanya, kualitas pembangunan
budaya kinerja birokrasi dan penyelenggaraan pemerintahan yang berorientasi
pada hasil di Pemerintah Kabupaten Wonogiri sudah menunjukkan hasil yang
sangat baik.
2. Indikator Opini BPK
Pemerintah Kabupaten Wonogiri berhasil mempertahankan opini Wajar
Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun
Anggaran 2020. Sampai dengan laporan ini disusun dan dilaporkan,
pemeriksaan BPK RI atas laporan Keuangan Pemerintah Kabupaten Wonogiri
untuk Tahun Anggaran 2021 masih dalam proses pemeriksaan sehingga
hasilnya belum dapat ketahui, namun LKPD Kabupaten Wonogiri dari tahun
2015 sampai dengan tahun 2020 selalu mendapatkan opini WTP 6 tahun
berturut-turut.
43 | H a l a m a n
LKjIP Kab. Wonogiri Tahun 2021
Sasaran 2
Meningkatnya kualitas pelayanan publik di Kabupaten Wonogiri
Pencapaian sasaran 2 dapat dilihat dalam tabel dibawah ini :
Tabel 3.5
Analisis Pencapaian Sasaran 2
Meningkatnya kualitas pelayanan publik di Kabupaten Wonogiri
NO SASARAN INDIKATOR SATUAN TARGET REALISASI CAPAI
2021 2021 AN %
STRATEGIS KINERJA/OUTCOME 82,23 83,72 101,81
1. Meningkatnya Indeks Kepuasan Indeks
kualitas Masyarakat (IKM)
pelayanan
publik di
Kabupaten
Wonogiri
Sumber : Bagian Organisasi Setda Kab. Wonogiri, 2021
Pada Indeks Kepuasan Masyarakat pada tahun 2021 berhasil mencapai indeks
83,72 dari target yang ditetapkan sebesar indeks 82,23. Indeks Kepuasan
Masyarakat diperoleh dari hasil pengukuran secara kualitatif dan kuantitatif atas
pendapat masyarakat dalam memperoleh pelayanan dari penyelenggara layanan.
Untuk Kabupaten Wonogiri indikator dalam pengukuran Tingkat Kepuasan
Masyarakat terhadap kualitas survei Kepuasan sesuai dengan Permenpan dan RB
Nomor 14 Tahun 2017 tentang Pedoman Penyusunan Survei Kepuasan Masyarakat
unit penyelenggara pelayanan publik yang telah diturunkan melalui Peraturan Bupati
Wonogiri Nomor 41 Tahun 2018 tentang Pedoman Penyusunan Survei Kepuasan
Masyarakat Unit Penyelenggara Pelayanan Publik di Lingkungan Pemerintah
Kabupaten Wonogiri dengan menggunakan 9 indikator yaitu Persyaratan
pelayanan, Sistem mekanisme dan Prosedur, Prilaku pelaksana, Penanganan
pengaduan, Saran dan masukan, serta Sarana dan prasarana.
44 | H a l a m a n
LKjIP Kab. Wonogiri Tahun 2021
Sasaran 3
Meningkatnya keamanan dan ketertiban Kabupaten Wonogiri
Pencapaian sasaran 3 dapat dilihat dalam tabel dibawah ini :
Tabel 3.6
Analisis Pencapaian Sasaran 3
Meningkatnya keamanan dan ketertiban Kabupaten Wonogiri
NO SASARAN INDIKATOR SATUAN TARGET REALISASI CAPAIAN
STRATEGIS KINERJA/OUTCOME 2021 2021 %
1. Meningkatnya Angka Kriminalitas Angka 1,3 1,1 115,38
Keamanan (per 10.000
dan Penduduk)
Ketertiban
Kabupaten Angka Pelanggaran Persen 100 99,9 99,9
Wonogiri Perda Yang dapat
di Tertibkan
Sumber : Satpol-PP Kab. Wonogiri Tahun 2021
Pada pencapaian sasaran 3 Meningkatnya Keamanan dan Ketertiban di Kabupaten
Wonogiri terdapat 2 indikator penunjang, antara lain :
1. Angka kriminalitas, dengan rumus perhitungan dan realisasinya adalah sebagai
berikut :
Pada tahun 2021 angka kriminalitas kabupaten Wonogiri ditargetkan sebesar
1,3 % dan terealisasi sebesar 1,1 % penurunan ini tentunya disebabkan dengan
adanya:
1. Tidak terjadi konfilik berbasis sara, anarkisme, maupun separatisme;
2. Tidak adanya kegiatan unjuk rasa, dan
3. Tindak Kriminalitas, sebagai berikut :
45 | H a l a m a n
LKjIP Kab. Wonogiri Tahun 2021
Tabel 3.7
Tindak Kriminalitas di Kabupaten Wonogiri
No Jenis Tindak Pidana Laporan Terselesaikan
1 Curat 24 16
2 Curanmor 14 9
3 Narkoba 26 26
4 Kasus UPPA ( Kekerasan 24
24
Terhadap Anak dan Perempuan) 3
5 Judi 3 2
6 Penipuan 3 24
7 Tindak Pidana Lainya 25
104
Jumlah 119
Sumber : Polres Wonogiri, 2021
Grafik 3.1
Tindak Kriminalitas di Kabupaten Wonogiri
30
25
20
15
10 Laporan
5
0 Terselesaikan
2. Angka Pelanggaran Perda Yang dapat di Tertibkan
Berikut dapat dilihat jumlah pelanggaran Perda dan Perbup selama tahun
2016 sampai 2021, pada tabel dibawah ini :
46 | H a l a m a n
LKjIP Kab. Wonogiri Tahun 2021
Tabel 3.8
Data jumlah pelanggaran Perda dan Perbup selama tahun 2016 sampai 2021
No Tahun Jumlah Jumlah Persentase Keterangan
Pelanggaran Penyelesaian
Pelanggaran Perda
Perda dan dan Perbup
Perbup
1 2016 3.822 3.809 99,7% 13
Pelanggaran
2 2017 2.937 2.937 100%
3 2018 2.938 2.938 100% belum
4 2019 2.412 2.412 100% terselesaikan
5 2020 2.311 2.311 100%
-
6 2021 3.491 3.490 99.9% -
-
-
1 Pelanggaran
belum
terselesaikan
Sumber : Satpol-PP Kab. Wonogiri
Berdasarkan Perda Nomor 9 Tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Ketertiban
Umum dan Ketenteraman Masyarakat, Tugas Pokok dan Fungsi Satuan Polisi
Pamong Praja Kabupaten Wonogiri serta dalam rangka ikut serta menekan
angka kriminalitas di Kabupaten Wonogiri, Satuan Polisi Pamong Praja
Kabupaten Wonogiri menyelenggarakan kegiatan sebagai berikut :
1. Sosialisasi Pencegahan Penyakit Masyarakat kepada Siswa/Siswi SMA dan
SMK di Kabupaten Wonogiri dan Operasi Cukai rokok palsu/ tidak dilekati
pita cuka di wilayah Kabupaten Wonogiri;
2. Melaksanakan Patroli, Pembinaan, Pengawasan dan Penyuluhan terhadap
pengelola hotel/ penginapan, Izin mendirikan bangunan menara, Izin
Mendirikan Bangunan, Pemasangan Reklame dan Pajak Reklame,
Pemasangan Alat Peraga Kampanye, karaoke/ tempat malam dan rumah-
rumah kos di kabupaten wonogiri;
3. Operasi Pengamanan Terpadu Lintas Kabupaten, Operasi PGOT, Patroli
Kota, Pembinaan PKL ( Pedagang Kaki Lima );
4. Pengamanan Kegiatan Seremonial, Pengamanan Tamu-Tamu VIP; Operasi
Gabungan Penegakan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol kesehatan
47 | H a l a m a n
LKjIP Kab. Wonogiri Tahun 2021
dalam Pencegahan dan Pengendalian Penularan Covid-19 di Kabupaten
Wonogiri.
Sasaran 4
Meningkatnya aksestabilitas dan kualitas pendidikan
Pencapaian sasaran 4 dapat dilihat dalam tabel dibawah ini :
Tabel 3.9
Analisis Pencapaian Sasaran 4
Meningkatnya aksestabilitas dan kualitas pendidikan
No Sasaran Indikator Satuan Target Realisasi Capaian
2021 2021 %
strategis kinerja/outcome 89,50 100,82
96,15 112,65
1 Meningkatnya Angka Partisipasi Persen 95 101,21
101,67
aksebilitas Kasar (APK) PAUD 100 103,95 101,67
100 87,34 103.95
pendidikan Angka Partisipasi Persen 95 91,94
7.63 7,34
dan kualitas Murni (APM) 15.08 12,5 96,2
100 100 82,89
pendidikan SD/MI/Paket A 100 100 100
7.88 8.17 100
APK SD/MI/Paket A Persen 80.66 81.22 103,68
99,94 99,95 100,69
APK Persen 100,01
SMP/MTs/Paket B
APM Persen
SMP/MTs/Paket B
Rata-rata lama Tahun
Sekolah
Harapan Lama Tahun
Sekolah
Angka Kelulusan Persen
SD/MI
Angka Kelulusan Persen
SMP/MTs
Nilai Rata-rata US Jumlah
SD/MI Jumlah
Nilai Rata – rata UN
SMP/MTs
Angka Melek Huruf Persen
Sumber : Dinas P dan K Kab. Wonogiri Tahun 2021
Angka Partisipasi Kasar (APK) PAUD adalah perbandingan Anak Usia Dini (PAUD)
dan perbandingan antara jumlah penduduk yang masih bersekolah di jenjang
Pendidikan PAUD dengan jumlah penduduk yang memenuhi syarat resmi penduduk
yang memenuhi syarat resmi penduduk usia sekolah di jenjang PAUD. Angka
Parsisipasi kasar ini merupakan indikator yang bermanfaat untuk mengukur daya
serap penduduk usia sekolah PAUD.
Pencapaian Indikator Kinerja Angka Partisipasi Kasar (APK) PAUD di Kabupaten
Wonogiri Tahun 2021 mencapai realisasi 100,82 % dari target yang ditetapkan
48 | H a l a m a n
LKjIP Kab. Wonogiri Tahun 2021
89,50%. Realisasi capaian kinerja untuk Angka Partisipasi Kasar (APK) PAUD
sebesar 112,65%, cenderung mengalami peningkatan yang sangat signifikan
karena adanya Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2018
tentang Standar Pelayanan Minimal (SPM), yang didalamnya mengatur tentang
Standar Pelayanan Minimal Pendidikan mengatur ketentuan batasan usia untuk
jenis pelayanan dasar Pendidikan anak usia dini.
Pencapaian Indikator Kinerja Angka Partisipasi Murni (APM) SD/MI/Paket A di
Kabupaten Wonogiri selama kurun waktu pada tahun 2021 tercapai 96,15 % dari
target yang telah ditetapkan sebanyak 95%. Indikator Kinerja Angka Partisipasi
Murni (APM) SD/MI/Paket A mengalami kenaikan dengan capaian 101,21 %.
Kenaikan ini dikarenakan adanya Sekolah Gratis dan Seragam Gratis, sehingga
orang tua siswa merasa nyaman tidak perlu mengeluarkan biaya pendidikan untuk
kebutuhan Pendidikan anaknya. Selain itu adanya program dari Pemerintah Pusat
berupa BOS APBN untuk siswa SD/MI dan BOP Kesetaraan dari Pemerintah Pusat
mendukung
program
Kesetaraan
yang
diperuntukkan
untuk sekolah
kejar Paket.
Pencapaian
Indikator Kinerja
Angka
Partisipasi
Kasar (APK)
SD/MI/Paket A di Kabupaten Wonogiri pada tahun 2021 tercapai 101,67 % dari
target yang
ditetapkan 100% , sehingga capaiannya 101,67. terjadinya peningkatan adanya
Sekolah Gratis dan Seragam Gratis senilai 8 miliar pada tahun 2021, sehingga
orang tua siswa merasa nyaman tidak perlu mengeluarkan biaya pendidikan untuk
kebutuhan Pendidikan anaknya. Selain itu adanya program dari Pemerintah Pusat
berupa BOS APBN untuk siswa SD/MI dan BOP Kesetaraan dari Pemerintah Pusat
mendukung program Kesetaraan yang diperuntukkan untuk sekolah kejar Paket.
49 | H a l a m a n
LKjIP Kab. Wonogiri Tahun 2021
Selain itu adanya siswa yang belum berusia 7 tahun sudah masuk ke jenjang
Pendidikan SD/MI dan Paket A menjadi nilai tambah tambah dalam perhitungan
formulasi APK SD/MI/Paket A
Pencapaian Indikator Kinerja Angka Partisipasi Kasar (APK) SMP/MTs/Paket B di
Kabupaten Wonogiri pada tahun 2021 tercapai 103,95 % dari target yang ditetapkan
100% , sehingga capaiannya 103,95. terjadinya peningkatan adanya Sekolah
Gratis dan Seragam Gratis, sehingga orang tua siswa merasa nyaman tidak perlu
mengeluarkan biaya pendidikan untuk kebutuhan Pendidikan anaknya. Selain itu
adanya program dari Pemerintah Pusat berupa BOS APBN untuk siswa SMP/MTs
dan BOP Kesetaraan dari Pemerintah Pusat mendukung program Kesetaraan
yang diperuntukkan untuk sekolah kejar Paket.
Selain itu adanya siswa yang belum berusia 13 tahun sudah masuk ke jenjang
Pendidikan SMP/MTs dan Paket B menjadi nilai tambah tambah dalam perhitungan
formulasi APK SMP/MTs/Paket B
Capaian Kinerja Angka Partisipasi Murni (APM) SMP/Mts/Paket B tahun 2021
terealisasi sebesar 87,34 % dari 95 target yang ditetapkan capaian ini mengalami
penurunan dari target yang ditetapkan disebabkan pada usia 15 tahun sudah
masuk ke jenjang SMA/SMK/Tidak melanjutkan (anak yang bersekolah dengan
masuk SD usia dibawah 7 tahun secara otomatis saat umur 15 tahun bukan siswa
SMP/MTs) sehingga akan mengurangi pada saat formulasi perhitungannya. Selain
itu juga adanya mutasi siswa keluar Wonogiri yang secara adminitrasi
kependudukan masih terdaftar sebagai penduduk Wonogiri.
Kelulusan siswa SD/MI mencapai 100% dengan adanya strategi Latihan berupa try
out . Try out merupakan upaya sekolah untuk memrkaya wawasan latihan ujian
yang dilaksanakan di tingkat sekolah, tingkat, kecamatan , tingkat Distrik . Hasil dari
try out ini mendongkrak nilai kelulusan siswa SD/MI. Dengan adanya perubahan
kebijakan Surat edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No 1 Tahun 2021
tentang peniadaan Ujian Nasional dan Ujian Kesetaraan serta pelaksanaan ujian
Sekolah dalam masa Darurat Penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19).
Penentuan kelulusan masing-masing sekolah berdasar
1. Memenuhi kriteria ketentuan Minimal (KKM)
2. Ujian Sekolah
3. Nilai raport semester 1-5
50 | H a l a m a n
LKjIP Kab. Wonogiri Tahun 2021
Kelulusan siswa SMP/Mts mencapai 100% dengan adanya kebijakan Surat edaran
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No 1 Tahun 2021 tentang peniadaan Ujian
Nasional dan Ujian Kesetaraan serta pelaksanaan ujian Sekolah dalam masa
Darurat Penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19) dengan penentuan
kelulusan masing-masing sekolah berdasar
1. Memenuhi kriteria ketentuan Minimal (KKM
2. Ujian Sekolah
3. Nilai raport semester 1-5
Nilai Rata-rata US SD/MI terealisasi 8,17 % dari target yang ditetapkan 7,88 %
dengan capaian 103,68 % dengan perhitungan rata-rata nilai raport yang dikirimkan
oleh sekolah, berdasarkan nilai rapor semester 1-5.
Nilai Rata-rata UN SMP/MTs terealisasi 81,22 % dari target yang ditetapkan 80,66
% dengan capaian 100,69 % dengan perhitungan rata-rata nilai raport yang
dikirimkan oleh sekolah.
Angka melek huruf terealisasi 99,95 % dari target yang ditetapkan 99,94 % dengan
capaian 100,01 % berdasarkan perhitungan jumlah penduduk usia 15 tahun ke atas
bisa memnbaca dibagi jumlah penduduk usia 15 tahun ke atas.
pada tahun 2021 Sebanyak 615
mahasiswa menerima Beasiswa
Mahasiwa Berprestasi (Mapres) dari
Pemerintah Kabupaten Wonogiri.
Mereka merupakan mahasiswa yang
telah lolos berbagai tahapan seleksi
yang diselenggarakan Pemkab
Wonogiri pada bulan November
hingga Desember 2021. 249
diantaranya adalah penerima beasiswa baru dan 366 lainnya adalah penerima
beasiswa lanjutan. Masing-masing dari mereka menerima beasiswa dalam bentuk
uang tunai melalui afiliasi perbankan daerah sebesar Rp12.000.000 yang
dipergunakan untk keperluaan biaya kuliah.
51 | H a l a m a n
LKjIP Kab. Wonogiri Tahun 2021
Sasaran 5
Meningkatnya kesempatan kerja
Pencapaian sasaran 5 dapat dilihat dalam tabel dibawah ini :
Tabel 3.10
Analisis Pencapaian Sasaran 5
Meningkatnya kesempatan kerja
No Sasaran Indikator Satuan Target Realisa Capaian
2021 si 2021 %
strategis kinerja/outcome 72,20
73,09 101,23
1. Meningkatnya Tingkat Partisipasi Persen
Kesempatan Angkatan Kerja
Kerja
Sumber : Dinas Tenaga Kerja Kab. Wonogiri, 2021
Pada sasaran Meningkatnya Kesempatan Kerja terdapat indikator Tingkat
Partisipasi Angkatan Kerja dimana pencapaian Kinerja pada tahun 2021 terealisasi
melebihi target yang ditetapkan, dari target yang diperjanjikan sebesar 72,20 persen
mengalami tingkat kemajuan sebesar 73,09 persen sehingga diperoleh persentase
capaian kinerja sebesar 101,23 persen.
Pencapaian ini diukur berdasarkan :
1. Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) adalah rasio jumlah angkatan kerja
terhadap jumlah penduduk usia kerja.
2. Angkatan kerja adalah penduduk usia kerja yang bekerja (mempunyai pekerjaan
namun sementara tidak bekerja) dan penganggur.
3. Penganggur adalah penduduk yang tdak bekerja tetapi berharap mendapat
pekerjaan, dan kegiatannya terdiri dari: mencari pekerjaan, mempersiapkan usaha,
tdak mencari pekerjaan karena alasan merasa tdak mungkin mendapatkan
pekerjaan (putus asa), dan tidak mencari pekerjaan karena sudah mempunyai
pekerjaan tetapi belum mulai bekerja
Adapun formulasi perhitungan TPAK adalah sebagai berikut :
573 025 73 09
83 993
52 | H a l a m a n
LKjIP Kab. Wonogiri Tahun 2021
Tabel 3.11
Jumlah Penduduk Berumur 15 Tahun Keatas Menurut Jenis Kegiatan Selama
Seminggu Yang Lalu dan Jenis Kelamin di Kabupaten Wonogiri, 2021
No Kegiatan Utama Laki-laki Jenis Kelamin Jumlah
Perempuan 573.025
559.093
I. Angkatan Kerja 314.383 258.642 13.932
210.968
1. Bekerja 304.500 254.593 34.325
134.314
2. Pengangguran 9.883 4.049
42.329
II. Bukan Angkatan Kerja 67.782 148.186 783.993
1. Sekolah 16.025 18.300 73,09
2. Mengurus Rumah 23.248 111.066 2,43
Tangga
3. Lainnya 23.509 18.820
Jumlah 377.165 406.828
Tingkat Partisipasi 83,35 63,58
Angkatan Kerja
Tingkat Pengangguran 3,14 1,57
Sumber : Dinas Tenaga Kerja Kab. Wonogiri, 2021
Sasaran 6
Meningkatnya aksestabilitas dan kualitas kesehatan
Pencapaian sasaran 6 dapat dilihat dalam tabel dibawah ini :
Tabel 3.12
Analisis Pencapaian Sasaran 6
Meningkatnya Aksebilitas dan Kualitas Kesehatan
No Sasaran Indikator Satuan Target Realisasi Capaian
2021 2021 %
strategis kinerja/outcome 0,95 1,27
6,02 66,31
1. Meningkatny Angka Gizi Buruk Persen 6,89
7,02 85,54
a Aksebilitas pada Balita
111,2
dan Kualitas Angka Kematian Per 1000
Kesehatan Bayi kelahiran 76,19
hidup
Angka Kematian Per 1000 7,38 94,87
Balita kelahiran
hidup
Angka Kematian Per 100.000 339,67 -105,45
Ibu kelahiran
hidup
Angka Harapan Tahun 76,28 100,12
Hidup
Sumber : Dinas Kesehatan Kab. Wonogiri 2021
53 | H a l a m a n
LKjIP Kab. Wonogiri Tahun 2021
Pada Sasaran strategis ke 6 yaitu meningkatnya aksestabilitas dan kualitas
kesehatan, ini merupakan implementasi dari Panca Program Bupati yaitu “Sehat
Rakyate”, untuk analisis pencapaiannya adalah sebagai berikut :
1. Angka Gizi Buruk pada Balita pada tahun 2021 belum mencapai target yang
ditetapkan dari target sebesar 0,95 persen yang ditetapkan pada tahun 2021
terrealisasi sebesar 1,27 persen dengan pencapaian kemajuannya hanya
mencapai sebesar 66,31 persen, ini dipengaruhi oleh jumlah Balita Gizi buruk di
Tahun 2021 sebanyak 453 Balita dengan jumlah yang ditimbang 32.698 Balita.
2. Angka Kematian Bayi dari target 6,02 % yang ditetapkan pada tahun 2021
terealisasi sebesar 6,89% dengan capaian kinerja 85,54%. Dengan Jumlah
kematian 71 bayi dengan kelahiran Hidup 10.304 mengalami kenaikan
sehingga tingkat kemajuan pada indikator ini tidak mencapai target yang
ditetapkan..
3. Angka Kematian Balita dari target 7,02 % yang ditetapkan pada tahun 2021
terrealisasi sebesar 7,38% dengan capaian kinerja sebesar 94,87 % ini
dipengaruhi dengan Jumlah kematian 76 Balita dengan kelahiran Hidup 10.304
sehingga tingkat kemajuan pada indikator ini belum memenuhi target yang
ditetapkan.
4. Angka Kematian Ibu mengalami kenaikan pada tahun 2021 dari target sebesar
111,2 % dengan realisasi 339,67 % dengan jumlah kematian ibu 35 Orang.
Sehingga realisasi kurang dari target atau tidak memenuhi target.
5. Angka Harapan Hidup di tahun 2021 adalah 76,16 orang/tahun untuk capaian
tahun 2021 terrealisasi sebesar 76,28, sehingga memenuhi target yang
ditetapkan.
54 | H a l a m a n
LKjIP Kab. Wonogiri Tahun 2021
Sasaran 7
Meningkatnya toleransi antar umat dan intern beragama, etnis, suku dan golongan
Pencapaian sasaran 7 dapat dilihat dalam tabel dibawah ini :
Tabel 3.13
Analisis Pencapaian Sasaran 7
Meningkatnya toleransi antar umat dan intern beragama, etnis, suku dan golongan
NO SASARAN INDIKATOR SATUAN TARGET REALISASI CAPAI
2021 2021 AN %
STRATEGIS KINERJA/OUTCOME 0 0 100
1. Meningkatnya Konflik Sosial Angka
toleransi
antar umat
dan intern
beragama,
etnis, suku
dan golongan
Sumber : Kesbangpol Kab. Wonogiri Tahun 2021
Konflik sosial adalah perseteruan dan/atau benturan fisik dengan kekerasan antara
dua kelompok masyarakat atau lebih yang berlangsung dalam waktu tertentu dan
berdampak luas yang mengakibatkan ketidakamanan dan disintegrasi sosial
sehingga mengganggu stabilitas nasional dan menghambat pembangunan nasional.
Dalam tahun 2021, semua potensi konflik yang ada di Kabupaten Wonogiri dapat
diredam sebelum berkembang menjadi konflik sosial, sehingga Kabupaten Wonogiri
relatif kondusif.
Sasaran 8
Meningkatnya kualitas infrastruktur wilayah
Pencapaian sasaran 8 dapat dilihat dalam tabel dibawah ini :
Tabel 3.14
Analisis Pencapaian Sasaran 8
Meningkatnya kualitas infrastruktur wilayah
NO SASARAN INDIKATOR SATUAN TARGET REALISASI CAPAIAN
STRATEGIS KINERJA/OUTCOME 2021 2021 %
1. Meningkatnya Proporsi Panjang Persen 88 88,15 100,17
Kualitas Jaringan Jalan
Infrastruktur Kondisi Baik
Wilayah Proporsi panjang Persen 87,24 87,40 100,18
jembatan kondisi
55 | H a l a m a n
LKjIP Kab. Wonogiri Tahun 2021
baik
Luas sawah yang Ha 19.403 19.403 100
78 76,89 98,58
teraliri irigasi dalam
kondisi baik
Proposi panjang Persen
drainase kondisi baik
Sumber : DPU Kabupaten Wonogiri Tahun 2021
Pada sasaran 8 Meningkatnya kualitas insfrastruktur wilayah merupakan
implementasi Panca Program unggulan Bupati yaitu Alus Dalane, Makmur
Petanine, berikut analisis berdasarkan tabel diatas adalah sebagai berikut :
1. Capaian sasaran strategis meningkatnya kualitas insfrastruktur wilayah pada
tahun 2021 melebihi target yang ditetapkan yaitu sebesar 100,17% dalam
proses pekerjaan konstruksi menggunakan analisa survey dan perencanaan
yang baik, selain itu juga menggunakan jasa konsultasi melalui sehingga hasil
pekerjaan bisa maksimal. Kategori dari indikator tersebut sangat baik
2. Proporsi panjang jembatan kondisi baik pada tahun 2021 melebihi target yang
ditetapkan yaitu sebesar 100,18% hal ini bisa tercapai karena memiliki SDM di
Bidang teknis yang kompeten. Kategori dari indikator tersebut sangat baik.
3. Capaian luas sawah yang teraliri irigasi dalam kondisi baik sebesar 100% hal ini
bisa tercapai karena penyusunan perencanaan sudah menggunakan aplikasi.
4. Capaian proposi panjang drainase kondisi baik adalah sebesar 98,58% capaian
ini belum memenuhi target yang ditetapkan disebab anggaran sangat terbatas.
Sasaran 9
Meningkatnya kualitas prasarana dan sarana perumahan dan permukiman
Pencapaian sasaran 9 dapat dilihat dalam tabel dibawah ini :
Tabel 3.15
Analisis Pencapaian Sasaran 9
Meningkatnya kualitas prasarana dan sarana perumahan dan permukiman
NO SASARAN INDIKATOR SATUAN TARGET REALISASI CAPAIAN
STRATEGIS KINERJA/OUT 2021 2021 %
COME
1. Meningkatnya Persentase Persen 86,53 86,40 99,85
Kaulitas masyarakat
Prasarana yang bisa
dan Sarana mengakses air
Perumahan bersih
56 | H a l a m a n
LKjIP Kab. Wonogiri Tahun 2021
dan Persentase Persen 93,34 94,97 101,75
19,70 115,54
Permukiman masyarakat
yang bisa
mengakses
sanitasi secara
layak
Persentase Persen 17,05
menurunya
RTLH
Sumber : Dispera dan KPP Kab. Wonogiri Tahun 2021
Pada tabel diatas dapat dilihat pencapaian dari Persentase masyarakat yang bisa
mengakses air bersih, dari target yang ditetapkan tahun 2021 sebesar 86,53 persen
hanya terrealisasi sebesar 86,40 pencapaian tersebut belum memenuhi target yang
ditetapkan demikian pada Persentase masyarakat yang bisa mengakses sanitasi
secara layak dari target yang ditetapkan dari 93,34 persen pada tahun 2021
terrealisasi sebesar 94,97 persen dengan tingkat kemajuan pencapaian melebihi
target sebesar 101,75 persen .
untuk persentase menurunnya RTLH dalam Perjanjian Kinerja yang telah
ditetapkan sebesar 17,05%, terrealisasi sebesar 19,70% atau sebanyak 3.341 unit
RTLH. Capaian kinerja, tersebut merupakan rasio dari realisasi terhadap target
sebesar 115,54%, dengan realisasi penanganan RTLH melebihi target yang
ditetapkan dari jumlah RTLH tahun 2021 awal adalah 17.413 unit dengan Jumlah
RTLH yang mendapatkan intervensi program tahun 2021 adalah 3.431 unit.
57 | H a l a m a n
LKjIP Kab. Wonogiri Tahun 2021
Tabel 3.16
Jumlah RTLH Yang Setiap Tahun Bisa Ditangani
No Uraian Kondisi Awal Verval 2016 REALISASI KINERJA 2021
2019 590 2017 2018 2019 2020 3.431
1 Jumlah 43.377 25.002 1.367 1.962 4.010 3.579
unit RTLH (PBDT
Tahun 2015)
Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman dan Pertanahan,
mengemban pencapaian Tujuan Tersedianya Infrastruktur wilayah dan
pemenuhan perumahan dan permukiman bagi seluruh lapisan masyarakat,
dengan sasaran meningkatkan kualitas prasarana dan sarana perumahan dan
permukiman, dengan indikator kinerja Persentase menurunnya Rumah Tidak
Layak Huni (RTLH), yang mengukur rasio jumlah RTLH yang tertangani terhadap
jumlah RTLH pada akhir tahun sebelumnya. Dalam upaya menyelesaikan
permasalahan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dalam RPJMD Kabupaten
Wonogiri Tahun 2016-2021, persentase menurunnya RTLH dalam periode 2016-
2021 di targetkan semakin menurun, dimana target tertinggi tahun 2016 sebesar
15,52% dan penurunan terendah direncanakan tahun 2021 sebesar 10,52%.
Jumlah RTLH pada awal pelaksanaan RPJMD 2016-2021, yang
mengacu pada data Pemutakhiran Basis Data Terpadu (PPDT) Tahun 2015
sebanyak 43.377 unit, kemudian pada tahun 2019 dilakukan verivikasi dan
validasi guna melakukan up date data, dan diperoleh data baru sejumlah 25.002
RTLH.
Realisasi penanganan RTLH dalam periode 2016-2021 menunjukkan
peningkatan pada periode 2016-2017, yaitu 1.367 unit tahun 2017, kemudian
1.962 unit tahun 2018 dan 4.010 unit tahun 2019. Namun pada tahun 2020 dan
2021 menunjukkan penurunan, masing masing menjadi sebesar 3.579 dan
3.431. Total penanganan tahun 2016-2021 sebanyak 14.939 unit RTLH.
Peningkatan jumlah penanganan RTLH mulai tahun 2019 disebabkan kebijakan
kepala daerah, yang mendorong intervensi RTLH dari dana Desa yang dikelola
oleh masing masing desa.
58 | H a l a m a n
LKjIP Kab. Wonogiri Tahun 2021
Sasaran 10
Menurunnya ketimpangan pendapatan antar wilayah
Pencapaian sasaran 10 dapat dilihat dalam tabel dibawah ini :
Tabel 3.17
Analisis Pencapaian Sasaran 10
Menurunnya ketimpangan pendapatan antar wilayah
NO SASARAN INDIKATOR SATUAN TARGET REALISASI CAPAIAN
2021 %
STRATEGIS KINERJA/OUTCOME 2021
0.2528* 117,11*
1 Menurunya Indeks Williamson Angka 0,305 0.02140* 82,22*
ketimpangan Indeks Teil Angka 0,01817
pendapatan
antar
wilayah
Sumber : Bappeda dan Litbang Kab. Wonogiri Tahun 2021
Keterangan : Tanda * merupakan angka proyeksi
Pada sasaran ke 10 Menurunnya ketimpangan pendapatan antar wilayah diukur
dari 2 indikator kinerja yaitu Indeks Williamson dan Indeks Teil. Dari dua indikator
tersebut merupakan salah satu indikator keberhasilan pembangunan yang menjadi
fokus RPJMD tahun 2016-2021, Berikut Capaian kinerja indikator :
1. Ketimpangan pendapatan antar wilayah yang dihitung dengan Index Wiliamson
pada tahun 2021 ditargetkan dalam RPJMD sebesar 0,305 dan direalisasikan
dari perhitungan proyeksi sebesar 0,2528 dengan angka tercapaian yang
merupakan rasio dari realisasi terhadap target sebesar 117,11%.
2. Selain menggunakan Indeks Williamson untuk mengukur tingkat ketimpangan
yang terjadi di suatu daerah atau wilayah, dapat pula menggunakan analisis
dengan Indeks Entropi Theil. Indeks ini dapat digunakan untuk menganalisis
kecenderungan konsentrasi geografis selama periode waktu tertentu dan
memberikan gambaran yang lebih rinci mengenai ketimpangan spasial. Selain
itu, Indeks Entropi Theil tidak mempunyai batas bawah ataupun batas atas.
Nilai Indeks Entropi Theil semakin besar menandakan bahwa ketimpangan
yang terjadi di daerah tersebut semakin besar. Apabila nilai Indeks Entropi
Theil semakin kecil menunjukkan bahwa ketimpangan yang terjadi di daerah
tersebut semakin kecil pula. Target Indeks Teil tahun 2021, sebesar angka
0.01817 dengan realisasi target sebesar 0.02140* sehingga belum memenuhi
yang ditetapkan pada tahun 2021 pencapaian masih sebesar 82,22 %.
59 | H a l a m a n
LKjIP Kab. Wonogiri Tahun 2021
Sasaran 11
Meningkatnya kesejahteraan petani
Pencapaian sasaran 11 dapat dilihat dalam tabel dibawah ini :
Tabel 3.18
Analisis Pencapaian Sasaran 11
Meningkatnya kesejahteraan petani
NO SASARAN INDIKATOR SATUAN TARGET REALISASI CAPAIAN
STRATEGIS KINERJA/OUTCOME 2021 2021 %
1 Meningkatnya Nilai tukar petani Persen N/A 104,86* -
kesejahteraan
petani
Sumber : Bappeda dan Litbang Kab. Wonogiri Tahun 2021
Keterangan : Tanda * merupakan angka proyeksi
Pada sasaran Meningkatnya kesejahteraan petani terdapat 1 indikator
kinerja sebagai penilaian pencapaian keberhasilan maupun kegagalan sasaran
tersebut yaitu Nilai Tukar Petani. Indikator ini merupakan implementasi dari Panca
Program Bupati Wonogiri yaitu “Makmur Petanine”. Berikut hasil analisa yang
dapat disajikan dibawah ini :
Angka NTP mempunyai kegunaan untuk mengukur kemampuan tukar (term of
trade) produk yang dijual petani dengan yang dibutuhkan petani dalam berproduksi
dan konsumsi rumah tangga. Dari angka ini dapat diperoleh gambaran tentang
perkembangan tingkat pendapatan petani dari waktu ke waktu yang dapat dipakai
sebagai dasar kebijakan untuk memperbaiki tingkat kesejahteraan petani
Nilai tukar petani dihitung dengan cara membandingkan antara indeks harga yang
diterima petani (lt) dengan indeks harga yang dibayar petani (lb). Perhitungan Nilai
tukar petani menjadi kewenangannya BPS serta Bappeda Litbang sebagai
koordinator capaian terget tersebut. Nilai tukar petani terakhir dihitung oleh BPS
pada tahun 2019, dengan alasan BPS tidak menghitung lagi salah satu komponen
yaitu diagram timbang.
Diagram Timbang merupakan hasil survey tentang pola konsumsi khususnya
masyarakat petani, dimana selama ini Wonogiri menghitung Nilai tukar petani
menggunakan diagram timbang provinsi dengan ansumsi pola konsumsi
60 | H a l a m a n
LKjIP Kab. Wonogiri Tahun 2021
masyarakat petani homogen. Saat ini pola konsumsi petani bervariasi dan beragam
karena dipengaruhi beberapa faktor diantaranya budaya, akses terhadap pasar
yang semakin mudah dan perkembangan teknologi, berdasarkan keragaman dan
variasi pola konsumsi tersebut, maka mengakibatkan diagram timbang antar daerah
menjadi lebih lebar.
Program program mempengaruhi indikator Nilai tukar petani, tersebut
diantaranya adalah Pertama karena pendapatan petani sangat dipengaruhi oleh
produksi pertanian (dalam arti luas), maka program yang mempengaruhi produksi
pertanian adalah Program Peningkatan Produksi Pertanian/Perkebunan, Program
Peningkatan Produksi Peternakan, Program peningkatan Produksi Perikanan,
Program Peningkatan Teknologi Peternakan, Program Peningkatan Teknologi
Pertanian., Program Penanggulangan Penyakit Ternak, Program Kesehatan
Hewan dan Kesmavet, dan Program Pemberdayaan Penyuluh
Pertanian/Perkebunan Lapangan, Kedua Program-program yang mempengaruhi
harga-harga baik harga hasil produksi pertanian maupun harga sarana produksi
pertanian dan kebutuhan pokok petani, meliputi program pembangunan yang
memperlancar distribusi barang baik dari pusat produksi ke pasar maupaun dari
harga harga kebutuhan pokok yang dikonsumsi oleh petani, diantaranya Program
PeningkatanPemasaran hasil Produksi Peternakan, Program Peningkatan
Pemasaran hasil Produksi Pertanian/Perkebunan Program Pemberdayaan Pasar
Tradisioanal, Program Pembangunan Jalan dan Jembatan. Ketiga, karena
pertanian sangat dipengaruhi oleh ketersediaan air, maka program Pengembangan
dan Pengelolaan Jaringan Irigasi, Rawa dan Jaringan Pengairan Lainnya juga
memegang peran vital dalam pembangunan pertanian.
Sasaran 12
Meningkatnya pemberdayaan industri kecil dan koperasi
Pencapaian sasaran 12 dapat dilihat dalam tabel dibawah ini :
Tabel 3.19
Analisis Pencapaian Sasaran 12
Meningkatnya pemberdayaan industri kecil dan koperasi
No Sasaran Indikator Satuan Target Realisasi Capaian
Persen 2021 2021 %
strategis kinerja/outcome 4,75 4,80
101,05
1. Meningkatnya Laju
pemberdayaan pertumbuhan
61 | H a l a m a n
LKjIP Kab. Wonogiri Tahun 2021
industri kecil usaha mikro
dan koperasi
Laju Persen 4,50 94,74 2105,26
103
pertumbuhan
koperasi sehat
Kontribusi Persen 17,60 18,13
sektor industri
dalam PDRB
Sumber: Dinas KUKM dan Perindag serta BPS Kabupaten Wonogiri
Pada analis pencapaian sasaran Meningkatnya Pemberdayaan Industri Kecil
Koperasi di Kabupaten Wonogiri terdapat 3 Indikator yang menjadi keberhasilan
sasaran strategis pada tahun 2021, indikator tersebut adalah:
1. Laju pertumbuhan usaha mikro
Indikator kinerja pertama “Laju Pertumbuhan Usaha Mikro” ditargetkan 4,75%
dan terealisasi sebesar 4,80%, dengan persentase capaian kinerja 101,05%,
atau melebihi target yang ditetapkan atau tumbuh sebanyak 1.839 pelaku
usaha mikro.
Rumus penghitungan realisasi dari indikator tersebut adalah sebagai berikut:
= 4,80%
2. Laju pertumbuhan koperasi sehat
Indikator kinerja ke dua “Laju pertumbuhan koperasi sehat” di tahun
2021 ditargetkan 4,50% dan mampu terealisasi sebesar 94,74%, dengan
persentase capaian kinerja 2.105,26%, atau melebihi target yang
ditetapkan. Tingginya persentase capaian kinerja pada indikator ini
disebabkan volume koperasi yang dinilai lebih besar dibandingkan
dengan tahun sebelumnya yang dipengaruhi oleh jumlah anggaran yang
lebih besar di tahun 2021.
Indikator yang digunakan dalam menentukan koperasi sehat adalah
hasil dari penilaian kesehatan atas usaha simpan pinjam koperasi dengan
gradasi nilai kategori “SEHAT”, “CUKUP SEHAT”, “DALAM
PENGAWASAN”, dan “DALAM PENGAWASAN KHUSUS”. Koperasi
62 | H a l a m a n
LKjIP Kab. Wonogiri Tahun 2021
yang setelah dinilai tingkat kesehatan usaha simpan pinjamnya masuk ke
dalam kategori “SEHAT” dan “CUKUP SEHAT” masuk ke dalam kategori
Koperasi Sehat. Sedangkan koperasi yang memperoleh hasil penilaian
USP memperoleh kategori “DALAM PENGAWASAN” dan “DALAM
PENGAWASAN”.
Sampai dengan akhir tahun 2021 sebanyak 200 koperasi telah dinilai
dengan rincian hasil penilaian sebagai berikut:
Koperasi Sehat : 50 Koperasi
Koperasi Cukup Sehat : 135 Koperasi
Koperasi dalam Pengawasan : 15 Koperasi
Perhitungan realisasi dari indikator tersebut adalah sebagai berikut:
Tabel 3.20
Data Perkembangan Koperasi Sehat
Uraian 2020 2021
396 458
Jumlah Koperasi yang harus dinilai
97 200
Jumlah Koperasi yang dinilai 95 185
Jumlah Koperasi "SEHAT" 2 15
Jumlah Koperasi "DALAM PENGAWASAN”
6.447.042 0
Dukungan Anggaran : 0 24.439.536
- Kegiatan Pengawasan Reguler Koperasi 0 14.998.616
- Sub Kegiatan Pemeriksaan dan Pengawasan Koperasi, 6
5
Koperasi Simpan Pinjam/Unit Simpan Pinjam Koperasi
- Sub Kegiatan Penilaian Kesehatan Koperasi Simpan
Pinjam/Unit Simpan Pinjam Koperasi
Jumlah SDM Penilai Kesehatan yang Bersertifikat
Sumber: Dinas KUKM dan Perindag
63 | H a l a m a n
LKjIP Kab. Wonogiri Tahun 2021
3. Kontribusi sektor industri dalam PDRB
Kontribusi sektor industri dalam PDRB tahun 2021 mencapai sebesar
18,13 % atau lebih tinggi dari target yang ditetapkan sebesar 17,60 %.
Capaian realisasinya mencapai 103,01 %. Kontribusi sektor industri
dalam PDRB mengalami kenaikan dibandingkan dengan tahun
sebelumnya yang mencapai 17,56 %. Meskipun kontribusi PDRB sektor
industri mengalami kenaikan, namun pertumbuhanya turun tajam
dibanding tahun sebelumnya. Pertumbuhan PDRB sektor industri pada
tahun 2021 sebesar 4,83 % atau mengalami pertumbuhan yang lebih
tinggi dibanding tahun 2020 sebesar 2,23 %
Sasaran 13
Meningkatnya daya saing perdagangan
Pencapaian sasaran 13 dapat dilihat dalam tabel dibawah ini :
Tabel 3.21
Analisis Pencapaian Sasaran 13
Meningkatnya daya saing perdagangan
NO SASARAN INDIKATOR SATUAN TARGET REALISASI CAPAIAN
2021 %
STRATEGIS KINERJA/OUTCOME 2021
646.058,537 140,45
1 Meningkatnya Nilai Ekspor (dalam Juta 460.000
20.175.820* 98,89*
daya saing juta rupiah) (Rp) 590.125.750 107,15
perdagangan
PDRB Per Kapita Rupiah 20.400.429
Jumlah omzet Ribu 550.752.890
pedagang rakyat (Rp)
(dalam ribuan rupiah)
Sumber: Dinas KUKM dan Perindag serta BPS Kabupaten Wonogiri
Keterangan : Tanda * merupakan angka proyeksi
Sasaran strategis Meningkatnya daya saing perdagangan diukur dengan 3 indikator
kinerja dimana masing-masing indikator ditunjang oleh program yang berkaitan.
Berikut ini rincian program yang menunjang untuk masing-masing indikator kinerja:
64 | H a l a m a n
LKjIP Kab. Wonogiri Tahun 2021
1. Nilai ekspor (dalam juta rupiah)
Indikator kinerja “nilai ekspor (dalam juta rupiah)” terealisasi 646.058,537 (dalam
juta rupiah) dari target yang ditetapkan 460.000 (dalam juta rupiah) dengan
capaian kinerja sebesar 140,45% atau melebihi target yang ditetapkan.
2. PDRB per kapita
Indikator kinerja “PDRB per kapita” merupakan ukuran kesejahteraan penduduk.
Selama ini, data PDRB per kapita diperoleh dari BPS Kabupaten Wonogiri dan
diolah oleh BAPPEDA dan Litbang Kabupaten Wonogiri.
3. Jumlah omzet pedagang pasar rakyat (dalam ribuan rupiah)
Pada tahun 2021, indikator “jumlah omzet pedagang pasar rakyat (dalam ribuan
rupiah)” berhasil terealisasi sebesar 590.125.750 (dalam ribuan rupiah) artinya
telah melebihi target yang ditetapkan 550.752.890 (dalam ribuan rupiah), dengan
capaian kinerja sebesar 107,15%.
Sasaran 14
Meningkatnya iklim investasi yang kondusif
Pencapaian sasaran 14 dapat dilihat dalam tabel dibawah ini :
Tabel 3.22
Analisis Pencapaian Sasaran 14
Meningkatnya iklim investasi yang kondusif
NO SASARAN INDIKATOR SATUAN TARGET REALISASI CAPAIAN
2021 2021 %
STRATEGIS KINERJA/OUTCOME 14.396
188,99
1 Meningkatnya Jumlah investor Jumlah 7.617 12.732.605
iklim investasi (PMA/PMDN) 12.264.874 103,81
yang kondusif Ribu
Jumlah nilai investasi Rupiah
(PMA/PMDN) (dalam
juta rupiah)
Sumber : DPMPTSP Kab. Wonogiri 2021
Pada tabel di atas Realisasi Jumlah investor dan Jumlah nilai investasi tahun 2021
seperti yang terlihat pada tabel di atas merupakan kumulatif capaian dari tahun
2016 sampai dengan 2021.
a. Jumlah investor (PMA/PMDN)
Target Jumlah investor (PMA/PMDN) di tahun 2021 (7.617 investor)
merupakan hasil penambahan Jumlah investor (PMA/PMDN) riil sampai
65 | H a l a m a n
LKjIP Kab. Wonogiri Tahun 2021
dengan tahun 2020 (7.017 investor) dengan 600 investor yang menjadi
target di tahun 2021.
Realisasi Jumlah investor ( PMA/PMDN ) ditahun 2021 (14.396 investor)
merupakan kumulatif Jumlah investor (PMA/PMDN) riil mulai tahun 2016
sampai dengan tahun 2021. Realisasi Jumlah investor (PMA/PMDN) tahun
2016 s/d tahun 2021 :
( 1.102 + 615 + 862+ 1.138+ 3.300 + 7.379= 14.396 )
Jadi Capaian Jumlah investor (PMA/PMDN) tahun 2021 sebesar 189 % (
14.396 : 7.617 x 100% = 188,99 % ). Yang artinya Indikator
Kinerja/Outcome Jumlah investor (PMA/PMDN) dalam mewujudkan
sasaran strategis peningkatan iklim investasi yang kondusif berpredikat
melebihi target.
b. Jumlah nilai investasi (PMA/PMDN) ( dalam jutaan rupiah)
Target Jumlah nilai investasi (PMA/PMDN)( dalam juta rupiah ) di tahun
2021 (Rp 12.264.874,-) merupakan hasil penambahan Jumlah nilai
investasi (PMA/PMDN) riil sampai dengan tahun 2020 (Rp 12.214.874,-)
dengan Rp 50.000,- yang menjadi target di tahun 2021.
Realisasi Jumlah nilai investasi (PMA/PMDN)( dalam juta rupiah) di tahun
2021 (Rp 12.732.605,-) merupakan kumulatif Jumlah nilai investasi
(PMA/PMDN) riil mulai tahun 2016 sampai dengan tahun 2021.
Realisasi Jumlah nilai investasi (PMA/PMDN) (dalamjuta rupiah) tahun
2021 :
987.046 + 6.851.485 + 2.017.253+ 2.153.730+ 205.360 + 517.731=
12.732.605,-
Jadi Capaian Kinerja Jumlah nilai investasi (PMA/PMDN) tahun 2021
sebesar 103,81% ( 12.732.605 : 12.264.874 X 100 % = 103,81 %. Yang
artinya Indikator Kinerja/Outcome Jumlah nilai investasi ( PMA/PMDN )
dalam mewujudkan sasaran strategis peningkatan iklim investasi yang
kondusif berpredikat melebihi target.
c. Selain capaian kinerja tersebut di atas, DPMPTSP Kabupaten Wonogiri juga
mendapatkan penghargaan di tahun 2021 atas kinerja yang sudah
dilaksanakan di tahun 2020.
66 | H a l a m a n
LKjIP Kab. Wonogiri Tahun 2021
Penghargaan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi
Birokrasi dengan Nilai A- sebagai Penyelenggara Pelayanan Publik
Kategori “Sangat Baik” Tahun 2020.
Pada Anugerah Layanan Investasi 2021 juga menjadi “NOMINE” dalam
Penilaian Kinerja PelayananTerpadu Satu Pintu dan Kinerja Percepatan
Pelaksanaan Berusaha Pemerintah Daerah Tahun 2021 oleh Kementerian
Investasi/BKPM.
67 | H a l a m a n
LKjIP Kab. Wonogiri Tahun 2021
Sasaran 15
Meningkatnya pertumbuhan ekonomi Kabupaten Wonogiri
Pencapaian sasaran 15 dapat dilihat dalam tabel dibawah ini :
Tabel 3.23
Analisis Pencapaian Sasaran 15
Meningkatnya pertumbuhan ekonomi Kabupaten Wonogiri
NO Sasaran Indikator Satuan Target Realisasi Capaian
2021 %
strategis kinerja/outcome 2021 2,5*
71,4*
1 Meningkatnya Angka laju Persen 3,5
pertumbuhan pertumbuhan
ekonomi ekonomi
Kabupaten Indeks Gini Angka N/A 0,261* -
Wonogiri
Sumber : Bapedda dan Litbang Kabupaten Wonogiri 2021
Keterangan : Tanda* merupakan angka proyeksi
Sasaran Meningkatnya pertumbuhan ekonomi Kabupaten Wonogiri dapat dilihat
dari banyaknya 2 indikator yaitu :
1. Angka laju pertumbuhan ekonomi pada tahun 2021, yang ditargetkan sebesar
3,5 persen hanya terrealisasi sebesar 2.5* persen, capaian tersebut belum
memenuhi target yang ditetapkan hanya mencapai 71,4%, tentunya ini
disebabkan terjadinya wabah pandemi Covid-19 yang berdampak pada
menurunya aktivitas ekonomi.
2. Indeks Gini atau Rasio Gini merupakan indikator yang menunjukkan tingkat
ketimpangan pengeluaran secara menyeluruh.
Nilai Rasio Gini berkisar antara 0 hingga 1. Nilai Rasio Gini yang semakin
mendekati 1 mengindikasikan tingkat ketimpangan yang semakin tinggi. Rasio
Gini bernilai 0 menunjukkan adanya pemerataan pendapatan yang sempurna,
atau setiap orang memiliki pendapatan yang sama. Sedangkan, Rasio Gini
bernilai 1 menunjukkan ketimpangan yang sempurna, atau satu orang memiliki
segalanya sementara orang-orang lainnya tidak memiliki apa-apa. Dengan kata
lain, Rasio Gini diupayakan agar mendekati 0 untuk menunjukkan adanya
pemerataan distribusi pendapatan antar penduduk. Analisa belum dapat
dijelaskan disebabkan sudah tidak ditargetkan pada tahun 2021.
68 | H a l a m a n
LKjIP Kab. Wonogiri Tahun 2021
Sasaran 16
Meningkatnya kualitas lingkungan hidup Kabupaten Wonogiri
Pencapaian sasaran 16 dapat dilihat dalam tabel dibawah ini :
Tabel 3.24
Analisis Pencapaian Sasaran 16
Meningkatnya kualitas lingkungan hidup Kabupaten Wonogiri
No Sasaran strategis Indikator Satuan Target Realisasi Capaian
kinerja/outcome 2021 2021 %
1. Meningkatnya Indeks Kualitas Nilai 72,5 73,18 100,93
kualitas lingkungan Lingkungan
hidup Kabupaten Hidup (IKLH)
Wonogiri
Sumber : DLH Kab. Wonogiri, 2021
Formulasi perhitungan IKLH berdasarkan Surat Edaran Dirjen Pengendalian
Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup dan
Kehutanan Nomor : S.318/PPKL/SET/REN.12/2020 tentang Metode Penghitungan
IKLH Tahun 2020-2024 adalah :
IKLH = (0,376 X IKA) + (0,405 X IKU) + (0,219 X IKL)
Dimana :
- IKA : Indeks Kualitas Air = 75
- IKU : Indeks Kualitas Udara = 88
- IKL : Indeks Kualitas Lahan = 42,63
Maka :
IKLH = (0,376 X 75) + (0,405 X 88) + (0,219 X 42,63)
= 73,18
Sebagai komponen penghitung IKLH tahun 2021, penghitungan IKU Dinas
Lingkungan Hidup pada Indeks Kualitas Air (IKA), Indeks Kualitas Udara (IKU) dan
Indeks Kualitas Lahan (IKL), telah dilaksanakan dengan uji kualitas air di 4 lokasi
sungai (Keduang, Tirtomoyo, Pakem dan Wuryantoro), uji kualitas udara di 4 titik
(Kantor Dinas LH, Terminal Giri Adipura, Perumahan Wonokarto dan PT.
Deltomed), dan uji kualitas air laut di Pantai Sembukan. Sedang pelaksanaan
69 | H a l a m a n
LKjIP Kab. Wonogiri Tahun 2021
konservasi pada lahan kritis sebagai salah satu pendukung peningkatan luasan
tutupan lahan dilaksanakan di 4 lokasi (Kec. Slogohimo, Kec. Sidoharjo, Kec.
Pracimantoro dan Kec. Selogiri) serta pengadaan bibit tanaman sebanyak 360
batang.
Pada tata kelola persampahan capaian kinerja pada tahun 2021 meliputi
operasional dan pemeliharaan rutin 15 unit armada dumptruck, 1 unit armada
armroll, 10 unit pickup, 3 unit sepeda motor roda tiga pengangkut sampah, 3 unit
alat berat pengolah sampah, pembangunan pagar pembatas dan akses jalan
masuk dalam lokasi TPA Ngadirojo, rehabilitasi TPS Golkar dan TPS Pasar
Purwantoro, Penyusunan DED TPA Wuryantoro dan pembangunan sarana IPAL
pada Zona C TPA Ngadirojo. Pengelolaan dan pemrosesan sampah pada tahun
2021 diperoleh timbulan sampah sebesar 542.060 m3, dengan volume terangkut
sebesar 127.385 m3 atau sebesar 23,50 %, sedang sisanya dimanfaatkan oleh
pemulung, pelaku usaha komposter dan pelaku usaha daur ulang lainnya. Untuk
pengurangan sampah dengan melakukan pembatasan, pendauran ulang dan
pemanfaatan kembali (3R) dan pada tahun 2021 dilaksanakan pembentukan Bank
Sampah pada 7 lokasi (Bank Sampah Desa Sendang Kec. Purwantoro, Bank
Sampah Berseri Desa Krandegan Kec. Bulukerto, Bank Sampah Karang Taruna
Cinderejo Desa Jatisari Kec. Jatisrono, Bank Sampah Manjung Berkah Desa
Manjung Kec. Wonogiri, Bank Sampah Desa Temon Kec. Baturetno, Bank Sampah
Uwuh Nirmala Desa Jimbar Kec. Pracimantoro dan Bank Sampah Berkah
Cakrawala Desa Ngancar Kec. Giriwoyo.) serta peningkatan peran serta
masyarakat dalam pengelolaan persampahan Kegiatan telah telah dilaksanakan di
6 lokasi (Desa Pijiharjo Kec. Manyaran, Desa Sendang Kec. Purwantoro, Desa
Kepatihan Kec. Selogiri, Desa Wuryantoro Kec. Wuryantoro, Kec. Jatipurno dan
Kec. Slogohimo) dan pelaksanaan kegiatan World Clean Day dan HPSN tingkat
Kabupaten, sedangkan beberapa kegiatan yang sedianya direncanakan
dilaksanakan pada tahun 2021 tidak dapat dilaksanakan terkait Peraturan
Pemerintah tentang PPKM sebagai upaya pencegahan Pandemi Covid 19.
Pada fungsi Pengawasan Usaha/Kegiatan Terhadap Komitmen Persetujuan
Teknis dan/atau Persetujuan Lingkungan, Pengendalian B3 dan Limbah B3 dan
Penegakan Hukum Lingkungan untuk pengawasan usaha/kegiatan terhadap
komitmen persetujuan teknis dan/atau persetujuan lingkungan pada tahun 2021 izin
lingkungan yang diterbitkan sebanyak 65 UKL/UPL, 132 SPPL dan 2 Persetujuan
Teknis. Pengawasan terkait komitmen pelaku usaha dan/atau kegiatan terhadap
70 | H a l a m a n
LKjIP Kab. Wonogiri Tahun 2021
pengelolaan lingkungan hidup dilaksanakan pada 23 lokasi (RSUD Soediran
Mangoen Soemarso, PLTA, PT. Madurasa Unggulan Nusantara, PT.Deltomed, PT.
Liebra Permana, PT. Top & Top, PT. Arena Agro Andalan dan PT. Nesia PP,
Puskesmas Paranggupito, Puskesmas Pracimatoro II, Puskesmas Eromoko I,
Puskesmas Wuryantoro, Puskesmas Jatipurno, Puskesmas Slogohimo, Puskesmas
Jatisrono, Puskesmas Jatiroto, Puskesmas Sidoharjo, Puskesmas Ngadirojo,
Puskesmas Wonogiri I, Puskesmas Wonogiri II, Puskesmas Selogiri, Puskesmas
Puhpelem, Puskesmas Bulukerto). Pada tahun 2021 juga telah diselesaikan
Penyusunan Dokumen Raperda RPPLH Kabupaten Wonogiri. Fungsi pengawasan
dan pembinaan pada tahun 2021 tidak dapat dilaksanakan secara maksimal terkait
Peraturan Pemerintah tentang PPKM sebagai upaya pencegahan Pandemi Covid
19.
Penyelesaian Pengaduan Masyarakat di Bidang Perlindungan dan
Pengelolaan Lingkungan Hidup (PPLH) Kabupaten/Kota pada tahun 2021
penanganan pengaduan sebanyak 4 aduan (aduan Kepala Desa Kerjo Lor terkait
dugaan pencemaran lingkungan dari kegiatan pengumpulan barang bekas, aduan
warga Desa Kenteng, Ngadirojo terkait dugaan pencemaran udara kegiatan gudang
semen, aduan warga terkait dugaan polusi udara peternakan burung puyuh di
Lingkungan Wonokarto, aduan warga terakit dugaan pencemaran lingkungan oleh
RSU PKU Muhammadiyah Wonogiri).
Untuk pengelolaan RTH Kota pada tahun 2021 meliputi operasional dan
pemeliharaan rutin/berkala sarana dan prasarana pertamanan meliputi 6 unit
armada pertamanan, pemeliharaan dan perawatan Hutan Kota, dan pemeliharaan
dan perawatan taman dan trotoar sepanjang kota meliputi Jl. Kabupaten, Jl. A.
Yani, Jl. Jend. Soedirman, dan Jl. Murtipranoto.
Untuk Seleksi Sekolah Adiwiyata dan Seleksi Adipura pada tahun 2021 tidak dapat
dilaksanakan terkait Peraturan Pemerintah tentang PPKM sebagai upaya
pencegahan Pandemi Covid 19.
71 | H a l a m a n
LKjIP Kab. Wonogiri Tahun 2021
Sasaran 17
Meningkatnya kemandirian PMKS
Pencapaian sasaran 17 dapat dilihat dalam tabel dibawah ini :
Tabel 3.25
Analisis Pencapaian Sasaran 17
Meningkatnya kemandirian PMKS
NO SASARAN INDIKATOR SATUAN TARGET REALISASI CAPAIAN
STRATEGIS KINERJA/OUTCOME 2021 2021 %
1. Meningkatnya Persentase PMKS Persen 0,997 1,842 184,7
Kemandirian yang mandiri
PMKS
Sumber : Dinas Sosial Kab. Wonogiri Tahun 2021
Sasaran Meningkatnya kemandirian Penyandang masalah kesejahteraan sosial
(PMKS) dapat dilihat dari sebanyak 1 indikator yaitu : "Persentase Penyandang
masalah kesejahteraan sosial (PMKS) yang mandiri".
Pada Tahun 2021 terjadi perubahan target kinerja dikarenakan adanya Refocusing
Anggaran yang merupakan dampak dari Pandemi Covid-19, Rencana Target
Kinerja pada Renstra adalah 1,291 % ( 5.000 orang) menjadi 0,997 % ( 4.000
orang) dan terealisasi menjadi sebesar 1,842 % ( 7.385 orang) dengan capaian
kinerja 184,7%. capaian ini melampaui target yang diperjanjikan. Dan apabila
mendasarkan target di Renstra 2016-2021 capaian kinerjanya sebesar 142,66%.
Program yang mendukung keberhasilan Capaian kinerja sasaran adalah terdiri atas
3 program. Capaian kinerja program Rehabilitasi sosial dan Program perlindungan
sosial masing-masing 92,4% dan 95%. Adapun capaian Program Penanganan
Bencana sebesar 30,35%, hal tersebut dikarenakan selama Tahun 2021 di
Kabupaten Wonogiri tidak terjadi Bencana Kekeringan dan atau kondisi Darurat
Bencana, sehingga Bantuan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) bagi Korban
Bencana tersebut tidak terealisasi. Kondisi ini menunjang keberhasilan
meningkatnya kemandirian PMKS.
72 | H a l a m a n
LKjIP Kab. Wonogiri Tahun 2021
Sasaran 18
Meningkatnya kesejahteraan masyarakat Wonogiri
Pencapaian sasaran 18 dapat dilihat dalam tabel dibawah ini :
Tabel 3.26
Analisis Pencapaian Sasaran 18
Meningkatnya kesejahteraan masyarakat Wonogiri
NO SASARAN INDIKATOR SATUAN TARGET REALISASI CAPAIAN
STRATEGIS KINERJA/OUTCOME 2021 2021 %
1 Meningkatnya Angka kemiskinan Persen 9.79 11,55 82
kesejahteraan
masyarakat
wonogiri
Sumber : Bappeda dan Litbang Tahun 2021
Pada sasaran ke 18 Meningkatnya Kesejahteraan Masyarakat terdapat 1
indikator kinerja yang menjadi tolak ukur Angka Kemiskinan di Kabupaten Wonogiri.
Berdasarkan diatas Angka kemiskinan pada tahun 2021 naik 0,69 persen dari target
yang ditetapkan 9,79 persen menjadi 11,55 persen, Tingkat kemiskinan tersebut
masih di bawah tingkat kemiskinan Jawa Tengah yang pada 2021 tercatat 11,79
atau naik 0,38 persen dari pada 2020. Pada tahun itu tingkat kemiskinan Jawa
Tengah tercatat 11,41 persen.
Pemerintah Kabupaten Wonogiri memiliki tugas berat untuk menekan tingkat
kemiskinan tersebut agar upaya menekan angka kemiskinan pada 2022 dan 2023
mendatang mencapai target. Kemiskinan adalah permasalahan multi dimensi,
sehingga program-program yang diformulasikan untuk mengatasi permasalahan
kemiskinan banyak sekali yang sifatnya lintas urusan. Paket program yang
dilaksanakan pada Tahun 2021 meliputi program-program dalam upaya
pengurangan beban hidup keluarga miskin maupun program dalam upaya
peningkatan kapasitas ekonominya. Program-program tersebut antara lain Program
Perbaikan Gizi Masyarakat, Program Upaya Kesehatan Masyarakat, Program
Kemitraan Peningkatan Pelayanan Masyarakat, Program Kesehatan Penduduk
Miskin, Program Pendidikan Dasar 9 (sembilan) Tahun, Program Pelayanan
Pendidikan Masyarakat Miskin, Pendidikan Dasar 9 (sembilan) Tahun, Program
Pelayanan Pendidikan Masyarakat Miskin, Program Pendidikan Non Formal,
Program Pemberdayaan Fakir Miskin, Komunitas Adat Terpencil (KAT) dan
73 | H a l a m a n
LKjIP Kab. Wonogiri Tahun 2021
Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) Lainnya, Program Palayanan
dan Rehabilitasi Sosial, Program Pembinaan para Penyandang Cacat dan Trauma,
Program Pengembangan Kinerja Pengelolaan Air Minum dan Air Limbah, Program
Pengembangan Lingkungan Sehat, dan Program Peningkatan Kesejahteraan
Petani. Selain itu program pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan juga
Selain itu program pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan juga diarahkan
untuk meningkatkan akses menuju wilayah-wilayah yang memiliki potensi ekonomi,
sehingga wilayah-wilayah tersebut bisa mengoptimalkan pemanfaatan potensi
sumberdaya yang ada untuk peningkatan pendapatan masyarakat. Selain program
pada belanja tidak langsung, upaya penurunan angka kemiskinan juga di interfensi
melalui belanja langsung, diantaranya Bantuan Sosial Rumah Tidak Layak Huni dan
Bantuan Sosial untuk Disabilitas.
Sasaran 19
Meningkatnya kualitas hidup perempuan
Pencapaian sasaran 19 dapat dilihat dalam tabel dibawah ini :
Tabel 3.27
Analisis Pencapaian Sasaran 19
Meningkatnya kualitas hidup perempuan
NO SASARAN INDIKATOR SATUAN TARGET REALISASI CAPAIAN
STRATEGIS KINERJA/OUTCOME 2021 2021 %
1 Meningktanya Indeks Angka 92,01 91,07 98,97
kualitas hidup Pembangunan
perempuan Gender (IPG)
Sumber : DPPKB dan P3A Kab. Wonogiri, 2021
Indeks pembangunan Gender (IPG) merupakan salah satu indikator utama untuk
mengukur pencapaian kesetaraan gender. IPG merupakan perbandingan antara
IPM laki-laki dan IPM Perempuan, dilihat dari kualitas dimensi pendidikan,
kesehatan, dan ekonomi. Dimensi Pendidikan menggunakahn harapan lama
sekolah dan rata-rata lama sekolah. Dimensi Kesehatan menggunakn umur
harapan hidup, sedangkan dimensi ekonomi menggunakan pengeluaran perkapita.
Angka IPG yang mendekati 100 menunjukkan bahwa pencapaian pembangunan
perempuan hampir sama dengan laki-laki. IPG Kabupaten Wonnogiri tahun 2021
sebesar 91.07, dibandingkan dengan capaian IPG tahun 2020 sebesar 91.08
74 | H a l a m a n
LKjIP Kab. Wonogiri Tahun 2021
mengalami penurunan. Hal ini disebaban karena dampak negatif pandemic covid-
19. Menyebabkan meningkatnya angka putus sekolah, menurunnya lama sekolah,
menurunnya status kesehatan, pendapatan perkapita berkurang dan pengeluaran
perkapita bertambah. Langkah-langkah yang perlu dilaksanakan adalah dengan
upaya peningkatan ketahanan keluarga, dalam hal sosial ekonomi, kesehatannya,
dan upaya mensukseskan wajib belajar 12 tahun.
Tabel 3.28
Data IPM Kabupaten Wonogiri
No UHH EYS MYS Pengeluaran IPM
LP LP LP Per Kapita LP
LP
1. 74,44 78,13 12,51 12,26 7,93 6,81 13.000 8.493 74,82 68,14
Sumber : DPPKB dan P3A Kab. Wonogiri
Keterangan : L = Laki-laki, P = Perempuan
Dimensi Indikator
Umur panjang dan Angka Harapan Hidup pada saat lahir (e0), Laki-laki & Perempuan
sehat
Pengetahuan 1. Harapan Lama Sekolah (EYS); Laki-laki & Perempuan IPG/GDI
2. Rata-rata Lama Sekolah (MYS); Laki-laki & Perempuan
Kehidupan yang Perkiraan pendapatan; Laki-laki & Perempuan
layak
Metodologi penghitungan IPG mengacu pada metodologi baru yang digunakan oleh UNDP tahun 2010
75 | H a l a m a n
LKjIP Kab. Wonogiri Tahun 2021
76 | H a l a m a n
b. Membandingkan Antara Realisasi Kinerja Serta Capaian Kine
Lalu
Untuk melihat trend indikator kinerja pada bagian ini kami memband
pencapaian indikator kinerja dalam hal ini terlihat apakah dalam kurun
berikut perbandingan pencapaian indikator kinerja dari tahun 2016 samp
Tabe
Perbandingan Pen
Meningkatnya akuntabilitas keuang
Tahun 2016 Tahun 2017 T
No Indikator Kinerja Satuan % %
Target Realisasi Target Realisasi Targ
1 Hasil Evaluasi AKIP Kategori CC CC 100 B B 100 B
Kabupaten
2 Opini BPK Kategori WTP WTP 100 WTP WTP 100 WT
Sumber : Inspektorat Kabupaten Wonogiri Tahun 2021
LKjIP Kab. Wonogiri Tahun 2021
erja Tahun Ini Dengan Tahun Lalu Dan Beberapa Tahun Yang
dingkan pencapaian indikator kinerja selama 6 (enam) tahun terakhir,
n waktu selama 6 (enam) tahun mengalami kenaikan atau pe nurunan,
pai dengan 2021 akhir RPJMD :
el 3.29
ncapaian Sasaran 1
gan dan kinerja Kabupaten Wonogiri
Tahun 2018 Tahun 2019 Tahun 2020 Tahun 2021
%
%% %
Target Realisasi
get Realisasi Target Realisasi Target Realisasi
B BB 200 A BB 50 B BB 200 BB Sampai -
dengan
laporan ini
dibuat nilai
belum
direlease
KemenPAN
RB
TP WTP 100 WTP WTP 100 WTP WTP 100 WTP Sampai -
dengan
laporan ini
dibuat nilai
belum
direlease
BPK
77 | H a l a m a n
Pada Sasaran 1 Meningkatnya Akuntabilitas Keuangan dan Kinerja Ka
2021 Pemerintah Kabupaten Wonogiri dapat mempertahankan hasil
Wonogiri begitu juga dengan hasil AKIP, terlihat dari target akhir RPJMD
Wonogiri berhasil mencapai kategori “BB” di tahun 2020 ini menandak
dari tahun ketahun mengalami peningkatan pencapaian lebih dari 100*%
Tabe
Perbandingan Pen
Meningkatnya Kualitas Pelayan
Tahun 2016 Tahun 2017 Tahun 2
No Indikator Kinerja Satuan % %
Target Realisasi Target Realisasi Target Re
1 Indeks Kepuasan Indeks N/A N/A - 60 82,74 137 70
Masyarakat (IKM)
Sumber : Bagian Organisasi Setda Kab. Wonogiri, 2021
100 Grafik . 3.2
50 Trend Indeks
dengan akhir
0 menjadi 82,2
2016 2017 2018 2019 2020 2021 peningkatanya
Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM)
LKjIP Kab. Wonogiri Tahun 2021
abupaten Wonogiri dari tahun 2016 sampai dengan akhir RPJMD tahun
WTP 6 (enam) kali berturut–turut diraih oleh Pemerintah Kabupaten
D 2021 dari Baseline target CC pada tahun 2016 Pemerintah Kabupaten
kan bahwa Sistem Akuntabilitas Kinerja Pemerintah Kabupaten Wonogiri
% dari target yang ditetapkan.
el 3.30
ncapaian Sasaran 2
nan Publik Kabupaten Wonogiri
2018 Tahun 2019 Tahun 2020 Tahun 2021
%% % %
ealisasi Target Realisasi Target Realisasi Target Realisasi
80,07 114,39 81 80,20 98,95 90 82,23 91,37 82,23 83,72 101,81
s Kepuasan Masyarakat menunjukan peningkatan dari 2016 sampai
r RPJMD tahun 2021, dari baseline 60 pada tahun 2016 meningkat
23 di akhir RPJMD 2021 dengan realisasi sebesar 83,72 sehingga
a mencapai 101,81 persen, peningkatan ini tentunya dilakukan berbagai
78 | H a l a m a n
terobosan dan perbaikan dalam penyelenggara pelayanan.
Dalam rangka upaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan berikut ada
1. Urus Akta Kematian mudah dan cepat dengan aplikasi “Ayo S
masyarakat dimudahkan untuk mengurus Akta Kematian sebelum
2. Telunjuk SAKTI dan PAK POS adalah layanan online berbasis
melayani masyarakat untuk mengurus masalah kependudukan
berkas fisik persyaratannya dapat dikirim melalui Kantor Pos de
Melalui POS).
T
Perbandingan
Meningkatnya Keamanan d
Tahun 2016 Tahun 2017 Tahun
Indikator
No Satuan % %
Kinerja
Target Realisasi Target Realisasi Target
Angka 1,9 81,25 1,5
Kriminalitas 99,66 99,66 100
1 Persen N/A N/A - 1,6
(per 10.000
penduduk)
Angka Persen 100 99,66 99,66 100
Pelanggaran
2 Perda yang
dapat
ditertibkan
Sumber : Satpol-PP Kab. Wonogiri Tahun 2021
LKjIP Kab. Wonogiri Tahun 2021
alah inovasi inovasi yang sudah dikembangkan antara lain :
SKAK (ayo segera kirim Akta Kematian) dengan adanya aplikasi ini
m jenazah dikebumikan Akta Kematiannya sudah di terbitkan.
aplikasi android sebagai solusi yang aman, mudah dan cepat dalam
, masyarakat tidak perlu mengantri diKantor didisukcapil sedangkan
engan program “PAK POS” (Pengelolaan Administrasi Kependudukan
Tabel 3.31
Pencapaian Sasaran 3
dan Ketertiban Kabupaten Wonogiri
n 2018 Tahun 2019 Tahun 2020 Tahun 2021
%% % %
Realisasi Target Realisasi Target Realisasi Target Realisasi
1,3 113 113,33 1,58 198 1,3 1,3 100 1,3 1,1 155,38
100 100 100 100 100 100 100 100 100 99,9 99,9
79 | H a l a m a n
Grafik 3.3
Angka Pelanggaran Perda yang dapat ditertibkan
Angka Kriminalitas (per 10.000 penduduk)
99,66 99,66 100 100 100 99,9
0 1,9 1,3 1,58 1,3 1,1
2016 2017 2018 2021
2019 2020
dapat ditertibkan antara Tahun 2016 dibandingkan dengan Tahun 20
yang dtangani pada Tahun 2021 sebanyak 3491 kasus dapat ditangan
selesai, hal ini berkaitan dengan pelanggaran Perda Nomor 8 Tahun 20
tidak memiliki TDUP. Kasus ini sudah ditindaklanjuti dan berkoordinas
sampai berakhirnya Tahun 2021 ijin tersebut belum selesai masih dalam