The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by milmayasmi78, 2022-10-07 19:05:54

DEMONSTRASI KONTEKSTUAL MODUL 2.2

RPP PSE_MILMA YASMI (1)

TUGAS RUANG KOLABORASI MODUL 2.1.a.7
DEMONSTRASI KONTEKSTUAL

MEMBUAT RENCANA PEMBELAJARAN BERDEFERENSIASI

NAMA : MILMA YASMI, M. Pd
NIP. 197802082003122003

CALON GURU PENGGERAK KABUPATEN SELUMA
PENDIDIKAN GURU PENGGERAK ANGKATAN 4
TAHUN 2022

TUGAS 2.1.a.7

1. PEMETAAN KEBUTUHAN BELAJAR MURID:

Pembelajaran ini memetakan kebutuhan belajar murid berdasarkan kesiapan belajar
(Readiness) dengan menyiapkan soal pre test:

Kesiapan belajar Murid yang telah Murid yang Murid yang masih
murid
memahami peluang sebenarnya telah belum memahami
Nama Murid
Kelas XII MIPA kejadian saling bebas, cukup memahami materi prasyarat, dan
3
dan siap diberikan peluang kejadian konsep peluang
Proses
tantangan untuk saling bebas, kejadian saling bebas.

menyelesaikan masalah namun masih Murid ini memerlukan

kontekstual yang mengalami bimbingan dari guru

berkaitan dengan kesulitan memilih atau tutor sebaya

peluang kejadian saling menyelesaikan

saling bebas. masalah

menggunakan

konsep kejadian

kejadian saling

bebas.

Memerlukan

membaca literatur.

Mut’ah, Rohani, Tiara, Gina, Helvi,
Winda, Dita, Gita,
Nursabrina, Satirah, Oktavia, Septi, Adrian, Boby, Dian P,
Sofia, Diska,. Febri, Agret, Anita,
(Kelompok A1, A2) Cindy, Evi, Ikwan, Deno, Edi, Marsel.
(Kelompok C1, C2)
Lopita, M. Dimas,

Rahma Dea.

Milke, Peri,

Mustika, Annisa,

Dwi

(Kelompok B1,

B2, B3)

Murid diminta Murid Murid ini akan

mengerjakan soal tingkat menggunakan mendapat pembelajaran

tinggi dan diminta untuk berbagai sumber yang lebih diperhatikan

bekerja secara mandiri, belajar, misalnya ketidakmampuannya

kemudian saling video tentang konsep peluang

memeriksa pekerjaan pembelajaran yang kejadian saling bebas.

masing-masing dan disediakan guru, Guru akan memberikan

mengkomunikasikannya/ atau browsing di scaffolding dalam

membantu teman sekelas internet. Jika proses ini.

sebagai tutor sebaya. masih mengalami

kesulitan,

diskusikan ke

teman baru

bertanya pada guru

Produk Murid dibebaskan menentukan dan memilih bentuk menyajikan laporan
tugas menyelesaikan masalah kontekstual sebagai tagihan tugas. Murid
dapat memilih penyajiannya berupa: komik, podcast, tik tok, video
rekaman menjelaskan tugas, live di instagram, facebook, info grafis,
artikel, cerpen, poster, menggunakan aplikasi IT atau manual, sesuai
kemampuan yang dimilikinya.

Dalam hal ini saya akan mendiferensiasi konten, mendeferensiasi pembelajaran dalam
memberikan materi dan tugas/ tagihan dengan mempertimbangkan profil belajar murid.

Sehingga, didapatkan pembagian kelompok sebagai berikut:
Kelompok A:
Murid yang telah memahami peluang kejadian saling bebas, dan siap diberikan tantangan untuk
menyelesaikan masalah kontekstual yang berkaitan dengan peluang saling bebas.

Kelompok B:
Murid yang sebenarnya telah cukup memahami peluang kejadian saling bebas, namun masih
mengalami kesulitan memilih menyelesaikan masalah menggunakan konsep kejadian saling
bebas.

Kelompok C:
Murid yang masih belum memahami materi prasyarat, dan konsep peluang kejadian
Saling bebas.

2. PEMBUATAN RPP MODA DARING
BERDIFERENSIASI KONTEN

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
MODA DARING

Nama Sekolah : SMA Negeri 1 Seluma
Mata Pelajaran : Matematika
Kelas/ Semester : XII/ Genap
Materi Pokok : Peluang Kejadian Majemuk (Peluang Kejadian
Saling Bebas, Tidak Saling Bebas/Bersyarat)
Alokasi Waktu : 2 Jam Pelajaran (1 kali pertemuan)

I. KOMPETENSI DASAR (KD) DAN INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI

Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi
3.4 Mendeskripsikan dan
3.4.1.Memahami konsep peluang kejadian majemuk
menentukan peluang 3.4.2.Mengidentifikasi faktapada peluang kejadian majemuk
kejadian majemuk
(peluang kejadian- (peluang, kejadian-kejadian saling bebas, saling lepas,
kejadian saling bebas, dan kejadian bersyarat) dari suatu percobaan acak
saling lepas, dan 3.4.3.Mendeskripsikan peluang kejadian majemuk (peluang
kejadian bersyarat) dari kejadian-kejadian saling bebas, saling lepas, dan kejadian
suatu percobaan acak bersyarat) dari suatu percobaan acak
3.4.4.Menentukan peluang kejadian majemuk (peluang
4.4 Menyelesaikan masalah kejadian-kejadian saling bebas, saling lepas, dan kejadian
yang berkaitan dengan bersyarat) dari suatu percobaan acak
peluang kejadian
majemuk (peluang, 4.4.1. Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan peluang
kejadian-kejadian saling kejadian majemuk (kejadian-kejadian saling bebas, saling
bebas, saling lepas, dan lepas, dan kejadian bersyarat)
kejadian bersyarat)
4.4.2. Menyajikan masalah yang berkaitan dengan peluang
kejadian majemuk (peluang, kejadian-kejadian saling
bebas, saling lepas, dan kejadian bersyarat)

II. TUJUAN

Melalui kegiatan pembelajaran menggunakan strategi berdiferensiasi konten dengan
teknik modifikasi Test Taking Teams secara online, yang menuntun murid secara
berdiskusi dalam kelompok, saling bekerja sama, percaya diri, murid diharapkan mampu

 Menentukan peluang kejadian majemuk yang saling bebas dengan tepat
 Menentukan penyelesaian masalah yang berkaitan dengan peluang suatu kejadian

majemuk
yang saling bebas.

III. SUMBER PEMBELAJARAN
a. Materi pembelajaran
- Buku siswa matematika wajib kelas XII
- Modul Pembelajaran dan lembar kerja
- Video pembelajaran yang mencakup:
a). Materi prasyarat, https://www.youtube.com/watch?v=62iXQffK8Ko
b). Materi peluang kejadian majemuk,
https://www.youtube.com/watch?v=llZZTA2maqI
b. Kelas digital berupa Google classroom, G-Meet, WAG/telegram
Link kelas: https://classroom.google.com/c/NDA2OTY2ODUyNjVa?cjc=5fkinpm
Link Gmeet: pertemuan1
https://meet.google.com/ebw-nkxt-zdv

IV. KEGIATAN PEMBELAJARAN

- Kegiatan Pendahuluan (10 menit)

- Guru menyampaikan salam, pesan pembelajaran akan dimulai dan lin gmeet melalui
grup WA dan google Classroom.

- Guru dan murid login dengan mengklik tautan gmeet pada kelas digital (google
classroom)

- Guru memulai kegiatan rutin membuka pembelajaran (salam, senyum, sapa, do’a),
memberikan afirmasi berupa motivasi untuk terus berjuang dengan keadaan apapun.

- Guru mengecek kehadiran murid dengan memberikan kesempatan mengisi link daftar
hadir yang telah disediakan di google classroom menggunakan google form.

- Guru memberikan ice breaking, tepuk konsentrasi atau lainnya.
- Guru dan murid membuat kesepakatan kelas, tentang: guru dan murid menggunakan

seragam, guru dan murid menyalakan camera, meminta izin jika meninggalkan room,
mengklik rise hand jika ada pertanyaan atau menanggapi, saling menghormati dan
menghargai dengan menjaga mic untuk tidak mengaktifkan jika guru sedang mengambil
waktu bicara/menjelaskan materi. Disiapkan di slide presentasi dan dapat dibaca murid.

- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dicapai melalui kegiatan
pembelajaran ini.

- Kegiatan Inti (60 Menit)
Strategi Berdiferensiasi Konten, teknik Modifikasi Test-Taking Teams:

Fase Stimulus (10 Menit)
- Guru memberikan penguatan materi peluang kejadian saling bebas yang telah dibahas

pada pertemuan sebelumnya terkait penyelesaian penugasan portofolio, murid
diberikan akses video pembelajaran bagi yang membutuhkan pada pertemuan
sebelumnya.
- Guru menayangkan ppt terkait masalah kontekstual tentang peluang kejadian saling
bebas menggunakan fasilitas share screen.

Fase Mengorganisir Murid (15 Menit)
- Guru Mengorganisir murid ke dalam kelompok belajar bersama sesuai dengan

pemetaan kebutuhan belajar murid sebelumnya, yaitu kelompok A, B, dan C.
- Murid berada dalam kelompok, dan menerima lembar kerja sesuai peta kebutuhan

murid (guru menyiapkan link Gmeet tiap kelompok ). Hal ini dimaksudkan untuk
mengulas kembali materi sebelum mengikuti sesi ujian individual. Karena
berdiferensiasi konten, Lembar kerja dan soal ujian akan disusun sesuai kebutuhan
belajar murid. Lembar kerja disiapkan bisa diakses online oleh murid, link dibagikan
di google classroom..
- Guru memberikan bimbingan lebih banyak kepada kelompok B dan C, apabila waktu
tersisa untuk kelompok A maka diminta membantu masuk ke kelompok C.

Fase Tes Individual (10 Menit)
- Guru membagikan link soal pada masing-masing kelompok untuk dikerjakan secara

individu (google form/quiziz) di room utama
- Murid mengerjakan soal berupa masalah peluang kejadian saling bebas dan bersyarat.

Fase Tes Berkelompok (10 Menit)
- Murid masuk ke room sesuai kelompok, Murid bersama tim kelompoknya

mengerjakan bersama-sama soal yang diberikan tadi. Diberikan kesempatan agar
memperoleh manfaat dari pengetahuan kolektif anggota kelompok mereka. Dibuat
laporan dengan model diserahkan ke kelompok masing2. Bisa berupa word, ppt, slide,
oretan manual, dll.
- Sementara tim kelompok bekerja Guru memeriksa hasil pekerjaan individu dan
menyusun point yang diperoleh (2/3 point individu+ 1/3 point kelompok).
- Murid bersama Guru sama-sama melihat hasil yang telah dicapai, dengan
menampilkan hasilnya.

Fase Presentasi Hasil dan Penghargaan (15 Menit)
- Guru bersama murid kembali ke room utama untuk membahas masalah yang masih

mengalami kendala. Kelompok A, B, dan C dipersilahkan secara bergiliran
menampilkan hasil kerja kelompoknya, kelompok yang lain menyimak. Guru
memberikan penguatan tentang materi ini.
- Memberikan penghargaan kepada tim yang memperoleh nilai tertinggi/paling tinggi
keamjuannya di masing-masing kelompok sesuai pemetaan kebutuhan belajar murid,
akan mendapat nilai bonus.

Fase Final Quiz (5 Menit)
- Guru memberikan quis online, murid mengerjakan 2 soal yang telah disiapkan

menggunakan google form/quiziz. Soal disiapkan sesuai pemetaan kebutuhan belajar
murid.

- Kegiatan Penutup (15 Menit)
- Guru bersama-sama murid menyimpulkan materi pembelajaran tentang peluang
kejadian saling bebas dan bersyarat
- Guru memberikan umpan balik kepada murid

- Merefleksi kegiatan pembelajaran menggunakan teknik: Meminta Murid Membuat Jurnal
Refleksi Pada Link padlet yang disediakan:
https://padlet.com/milmayasmi78/6k875r4b4clmcs5
- Meminta murid untuk menuliskan hal-hal baru yang mereka pelajari dari proses
pembelajaran yang telah dilakukan.
- Meminta murid untuk menuliskan hal-hal menarik yang dijumpai dalam proses
pembelajaran.
- Meminta murid menuliskan hal-hal yang ingin dipelajari lebih lanjut
- Guru menyampaikan judul materi yang akan disampaikan pertemuan selanjutnya
tentang peluang kejadian bersyarat. Murid diminta membuka google classroom untuk
mempelajarinya sebelum pertemuan berlangsung.
- Guru menutup pembelajaran sesuai dengan prosedur rutin (terimakasih, doa dan salam
penutup).

V. PENILAIAN (Penilaian pembelajaran, remedial, dan pengayaan)

Mekanisme, Aspek, dan Instrumen Penilaian:

1. Sikap : Observasi terhadap sikap komitmen dan tanggung jawab murid

dalam mengikuti pembelajaran daring, menyelesaikan dan

mengirimkan tugas

2. Pengetahuan : Tes tertulis dalam bentuk quiz online

3. Keterampilan : Portofolio dan laporan akhir hasil diskusi (murid dipersilahkan

membuat sesuai kemampuan dan skil masing-masing murid)

4. Remedial dan pengayaan: Jika masih ditemukan murid mengalami kesulitan dalam

menguasai konsep kejadian majemuk saling bebas akan diberikan remedial, dan bagi

yang sudah menguasai diberikan pengayaan tentang aplikasinya dalam soal-soal
seleksi perguruan tinggi, sekolah kedinasan, atau lainnya.

Contoh Instrumen Penilaian : Terlampir

Tais, Februari 2022

Mengetahui Guru Mata Pelajaran
Kepala SMAN 1 Seluma

Dian Rachmayanti, M. Pd. Milma Yasmi, M. Pd.
NIP. 197801042003122002 NIP. 197802082003122003

Lampiran:

LEMBAR KERJA KELOMPOK C
MENAKHLUKKAN PELUANG KEJADIAN SALING BEBAS

PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI

Kelompok : ......................................................
Nama ....................................................
Anggota
kelompok : ......................................................
........................................................
Alokasi Waktu: 15 Menit ........................................................
........................................................
........................................................

TUJUAN PEMBELAJARAN :

Melalui kegiatan pembelajaran menggunakan strategi berdiferensiasi konten dengan
teknik modifikasi Test Taking Teams yang menuntun murid secara berdiskusi dalam
kelompok, peserta didik diharapkan mampu

 Menentukan peluang kejadian majemuk yang saling bebas dengan tepat
 Menentukan penyelesaian masalah yang berkaitan dengan peluang suatu kejadian

majemuk yang saling bebas

PETUNJUK : 1. Bacalah setiap petunjuk yang terdapat pada Lembar
Kerja ini dengan cermat dan teliti.

2. Setiap kegiatan dikerjakan secara berkelompok
3. Setiap anggota kelompok harus bertanggung

jawab, bekerja sama, dan percaya diri untuk
menyelesaikan Lembar Kerja ini.
4. Pahami setiap materi yang disajikan, agar ananda
tidak kesulitan dalam mengerjakan soal-soal
5. Jika ada yang diragukan, mintalah petunjuk
kepada guru

PELUANG
KEJADIAN
SALING BEBAS

Masih ingatkah ananda tentang hal ini:

Konsep dasar peluang?

Lebih lengkap klik di sini: https://www.youtube.com/watch?v=62iXQffK8Ko dan
https://www.youtube.com/watch?v=llZZTA2maqI

PERHATIKAN!

Apakah dua kejadian ini saling
bebas?

Kejadian ini merupakan kejadian SALING BEBAS karena munculnya mata dadu 2 pada
dadu warna merah tidak mempengaruhi kejadian munculnya mata dadu 5 pada dadu warna
putih.
Peluang dari kejadian munculnya mata dadu 2 pada dadu warna merah dan mata dadu 5 pada
dadu warna putih didapat dengan cara:
Jika tabel ini membantu ananda, perhatikanlah banyaknya ruang sampel/ sampel seluruh:

Banyaknya sampel keseluruhan untuk pelemparan dua buah dadu n(S) = ......
- sampel dari munculnya mata dadu 2 pada dadu warna merah
= {(2,1), (2,2), (2,3), (2,4), (2,5), (2,6)}

Banyaknya sampel kejadian A ditulis ( ) = 6

- sampel dari munculnya mata dadu 5 pada dadu warna putih
= {(1,5), (2,5), (3,5), (4,5), (5,5), (6,5)}

Banyaknya sampel kejadian B ditulis ( ) = 6

( ∩ ) = ( ) ( )

= …... …... = …...
…... …... …...

Jadi, peluang munculnya mata dadu 2 pada dadu warna merah dan munculnya mata dadu 5

pada dadu warna putih pada pelantunan dua dadu sebanyak satu kali secara bersamaan
adalah …...

…...

Apa yang perlu dicatat dari pengalaman belajar ananda, adakah istilah yang penting? :

MASALAH 1 :
Sebuah dadu dan sebuah koin, dilantunkan secara bersamaan sebanyak satu kali, berapa
peluang munculnya mata dadu genap pada dadu dan munculnya gambar pada koin?

Penyelesaian:
Banyaknya sampel
keseluruhan n (S) = . . . .
misalkan A adalah kejadian munculnya mata dadu genap pada dadu:

= {… … … … … … … … … … … … … … … … … … . }
n (A) = . . . .
Misalkan B adalah kejadian munculnya gambar (G) pada koin:

= {… … … … … … … … … … … … … … … … … … . }

n (B) = . . . .
Apakah kejadian di atas merupakan kejadian saling bebas?
YA atau TIDAK, apa alasannya?
..............................................................................................................................................................

.................................................................................................................................................................
.................................................................................................................................................................
..............................................................................................................................................................

Peluang dari kejadian munculnya mata dadu genap pada dadu dan gambar (G) pada koin

didapat dengan cara:
Banyaknya sampel

keseluruhan n(S) = . . .

misalkan A merupakan sampel dari munculnya mata dadu genap pada dadu

A  2, A,2,...., 4,...., 4,G,....,....,....,..... 

nA  .....

Misalkan B sampel dari munculnya Gambar (G) pada koin

B  1, G, ....,...., ....,...., ....,...., ....,...., ....,....,  ...,....

nB  ....

PA  B  PA PB …. …. = ….
…. …. ….

Jadi, peluang munculnya mata dadu genap pada dadu dan munculunya gambar (G) pada

koin pada pelantunan sebuah dadu dan sebuah koin sebanyak satu kali secara bersamaan

adalah ....

Apa yang perlu dicatat dari pengalaman belajar ananda, adakah istilah yang penting? :

Untuk Kelompok B
Diberikan tambahan masalah lebih kompleks yaitu:

MASALAH 2 :

Dalam sebuah kantong terdapat 6 kelereng merah dan 8 kelereng putih. Kemudian akan dilakukan
pengambilan sebuah kelereng dengan acak secara berurutan sebanyak dua kali. Setelah kelerang
pertma diambil, kelereng tersebut dikembalikan lagi, kemudian dilakukan pengambilan kelereng
kedua. Tentukan peluang bahwa yang terambil kelereng merah pada pengambilan pertama dan
kelereng putih pada pengambilan kedua.

Penyelesaian:

Tulislah disini rumus peluang kejadian saling bebas: ........

Dengan keterangan sbb:

A: kejadian terambilnya kelereng merah pada pengambilan pertama, n(A) = 16 =......
B: kejadian terambilnya kelereng putih pada pengambilan kedua, n(B) = 18 .......
n(SA): 114 =.......
n(SB): 114 = .......

P(A) = .......

P(B) = ........

Sehingga diperoleh: ( ∩ ) = ….. ….. = ….. = ⋯.

….. ….. …..

MASALAH 3 : Untuk Kelompok A

Diberikan tambahan satu masalah lebih kompleks yaitu:

Amati dua kejadian berikut:

Terdapat dua kantong berisi kelereng, kantong yang pertama berisi 10 kelereng berwarna hijau
dan 4 kelereng berwarna biru. Sedangkan kantong yang kedua berisi 5 Kelereng berwarna hijau
dan 3 kelereng berwarna hitam. Dari tiap-tiap kantong diambil 2 kelereng secara acak. Tentukan
peluang terambilnya 2 kelereng hijau dari kantong pertama dan 2 kelereng hitam dari kantong yang
kedua.

Penyelesaian:

Silahkan diselesaikan dengan cara apa saja, yang menurut ananda dapat menemukan penyelesaian
kasus ini.

Lampiran : INSTRUMEN PENILAIAN

1. Sikap : Observasi terhadap sikap komitmen dan tanggung jawab murid
dalam mengikuti pembelajaran daring, menyelesaikan dan
mengirimkan tugas

2. Pengetahuan : Tes tertulis dalam bentuk quiz online
3. Keterampilan : Portofolio dan laporan akhir hasil diskusi (murid dipersilahkan

membuat sesuai kemampuan dan skil masing-masing murid)
4. Pembelajaran remedial dan Pengayaan

Lampiran Penilaian Sikap

- Penilaian Observasi
Penilaian observasi berdasarkan pengamatan sikap dan perilaku murid sehari-hari,
baik terkait dalam proses pembelajaran daring maupun secara umum. Pengamatan
langsung dilakukan oleh guru. Berikut contoh instrumen penilaian sikap.

No Nama Siswa Aspek Perilaku yang Jumlah Skor Kode
dinilai Skor Sikap Nilai

BS JJ TJ DS

1. 75 75 50 75 275 68,75 C

2. …… … … … ……

Ket :
BS : Bekerja Sama
JJ : Jujur
TJ : Tanggung Jawab
DS : Disiplin

Catatan :
1. Aspek perilaku dinilai dengan kriteria:
100 = Sangat Baik
75 = Baik
50 = Cukup
25 = Kurang
2. Skor maksimal = jumlah sikap yang dinilai dikalikan jumlah kriteria = 100 x
4 = 400
3. Skor sikap = jumlah skor dibagi jumlah sikap yang dinilai = 275 : 4 = 68,75
4. Kode nilai / predikat :
75,01 – 100,00 = Sangat Baik (SB)
50,01 – 75,00 = Baik (B)

25,01 – 50,00 = Cukup (C)
00,00 – 25,00 = Kurang (K)
1. Format di atas dapat diubah sesuai dengan aspek perilaku yang ingin
dinilai/dinamis.

- Penilaian Diri
Seiring dengan bergesernya pusat pembelajaran dari guru kepada murid, maka
murid diberikan kesempatan untuk menilai kemampuan dirinya sendiri. Namun agar
penilaian tetap bersifat objektif, maka guru hendaknya menjelaskan terlebih dahulu
tujuan dari penilaian diri ini, menentukan kompetensi yang akan dinilai, kemudian
menentukan kriteria penilaian yang akan digunakan, dan merumuskan format
penilaiannya Jadi, singkatnya format penilaiannya disiapkan oleh guru terlebih
dahulu.
Berikut Contoh format penilaian :

No Pernyataan Ya Tidak Jumlah Skor Kode
Skor Sikap Nilai

1. Selama diskusi, saya ikut serta 100
mengusulkan ide/gagasan

Ketika kami berdiskusi, setiap

2. anggota mendapatkan kesempatan 50

untuk berbicara 250 62,50 C

3. Saya ikut serta dalam membuat 100
kesimpulan hasil diskusi kelompok

4. … ...

Catatan :

1. Skor penilaian Ya = 100 dan Tidak = 50

2. Skor maksimal = jumlah pernyataan dikalikan jumlah kriteria = 4 x 100 = 400

3. Skor sikap = (jumlah skor dibagi skor maksimal dikali 100) = (250 : 400) x 100 =

62,50

4. Kode nilai / predikat :

75,01 – 100,00 = Sangat Baik (SB)

50,01 – 75,00 = Baik (B)

25,01 – 50,00 = Cukup ©

00,00 – 25,00 = Kurang (K)

5. Format di atas dapat juga digunakan untuk menilai kompetensi pengetahuan

dan keterampilan

Lampiran penilaian pengetahuan:

KELOMPOK A, B, dan C.

KISI-KISI SOAL PELUANG KEJADIAN SALING BEBAS

BENTUK TES PENGETAHUAN: TES TERTULIS DALAM BENTUK TES ONLINE/QUIZ

BENTUK TES KETERAMPILAN: TUGAS PORTOFOLIO

Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi
3.4 Mendeskripsikan dan
3.4.5.Memahami konsep peluang kejadian majemuk
menentukan peluang 3.4.6.Mengidentifikasi faktapada peluang kejadian majemuk
kejadian majemuk
(peluang kejadian- (peluang, kejadian-kejadian saling bebas, saling lepas,
kejadian saling bebas, dan kejadian bersyarat) dari suatu percobaan acak
saling lepas, dan 3.4.7.Mendeskripsikan peluang kejadian majemuk (peluang
kejadian bersyarat) dari kejadian-kejadian saling bebas, saling lepas, dan kejadian
suatu percobaan acak bersyarat) dari suatu percobaan acak
3.4.8.Menentukan peluang kejadian majemuk (peluang
4.4 Menyelesaikan masalah kejadian-kejadian saling bebas, saling lepas, dan kejadian
yang berkaitan dengan bersyarat) dari suatu percobaan acak
peluang kejadian
majemuk (peluang, 4.4.3. Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan peluang
kejadian-kejadian saling kejadian majemuk (kejadian-kejadian saling bebas, saling
bebas, saling lepas, dan lepas, dan kejadian bersyarat)
kejadian bersyarat)
4.4.4. Menyajikan masalah yang berkaitan dengan peluang
kejadian majemuk (peluang, kejadian-kejadian saling
bebas, saling lepas, dan kejadian bersyarat)

TUJUAN PEMBELAJARAN:

Melalui kegiatan pembelajaran menggunakan strategi berdiferensiasi konten dengan
teknik modifikasi Test Taking Teams secara online, yang menuntun murid secara
berdiskusi dalam kelompok, saling bekerja sama, percaya diri, murid diharapkan mampu

 Menentukan peluang kejadian majemuk yang saling bebas dengan tepat
 Menentukan penyelesaian masalah yang berkaitan dengan peluang suatu kejadian

majemuk yang saling bebas.

MATERI : PELUANG KEJADIAN MAJEMUK (PELUANG DUA KEJADIAN SALING
BEBAS)

KELAS / SEMESTER: XII/ GENAP

INDIKATOR SOAL:

- Disajikan masalah kontekstual tentang dua kejadian saling bebas, murid diminta
menentukan nilai peluang kejadian saling bebas.

LEVEL KOGNITIF: C3 dan C4 (pengetahuan/ tes online quiz), C6 (keterampilan/ penugasan
portofolio)

Kompetensi Materi Kelas/ Indikator Level Bentuk Kelompok
Dasar soal A/B/C
Semester Soal Kognitif

KUMPULAN SOAL QUIZ KELOMPOK C:
PIIHAN GANDA:

1. Banyaknya titik sampel pada pengambilan dua kelereng sekaligus pada sebuah
kantong yang terdapat 6 kelereng berbeda adalah...

a. 2

b. 5

c. 8

d. 10

e. 15

Jawab:

6C2 ! = . . ! = . = 15
( )!. .
=( − )!. ! . .

Jawaban yang tepat E.

2. Pada percobaan pelemparan dua dadu secara bersamaan, banyaknya kejadian
munculnya mata dadu berjumlah kurang dari 10 adalah...

a. 33

b. 30

c. 20
d. 6
e. 3
Jawab:
n(S) = 62 = 36
A = kejadian muncul mata dadu berjumlah ≥ 10 = (6,4),(5,5),(4,6), (5, 6), (6, 6), dan (6, 5)
n(a) = 6
Jadi, banyak kejadian muncul mata dadu berjumlah kurang dari 10 adalah:
n(Ac)) = 36 – 6
n(Ac) = 30
Jawaban yang tepat B.
3. Dari penelitian yang dilakukan perusahaan asuransi kepada 200 orang tua lanjut usia
dan 800 orang dewasa. Diketahui bahwa peluang seseorang meninggal karena VIRUS
CORONA adalah 0,05. Banyak orang meninggal bukan karena VIRUS CORONA pada
penelitian tersebut adalah...
a. 1095 orang
b. 980 orang
c. 970 orang
d. 960 orang
e. 950 orang
Jawab:
N = 200 + 800 = 1.000
P(A) = peluang meninggal karena virus corona = 0,05

P(Ac) = peluang meninggal bukan karena virus corona = 1 – 0,05 = 0,95
F(H) = P(Ac) x N

= 0,95 x 1.000
= 950
Jawaban yang tepat E.

4. Dua orang siswa A dan B mengikuti sebuah tes. Jika peluang siswa A lulus 0,85 dan siswa
B lulus 0,6, maka peluang siswa A lulus dan siswa B tidak lulus adalah...
a. 0,9
b. 0,24
c. 0,34
d. 0,35
e. 0,25
Jawab:
P(Bc )= peluang siswa B tidak lulus = 1 – 0,6 = 0,4
Maka, peluang siswa A lulus dan siswa B tidak lulus adalah:
P(A ∩ Bc) = P(A) x P(Bc)
= 0,85 x 0,4
= 0,34
Jawaban yang tepat C.

ESSAY:
Peluang siswa A dan B lulus SBMPTN berturut-turut adalah 0,96 dan 0,93. Tentukan Peluang
siswa A lulus SBMPTN dan B tidak lulus.

Jawab:
P(Bc) = peluang siswa B tidak lulus = 1 – 0,93 = 0,07
Maka peluang siswa A lulus SBMPTN dan B tidak lulus adalah:
P(A ∩ Bc) = P(A) x P(Bc)

= 0,96 x 0,07
= 0,067

KUMPULAN SOAL QUIZ KELOMPOK B:
PILIHAN GANDA:
1. Jika sebuah dadu dan sekeping mata uang dilempar satu kali secara bersamaan, peluang

untuk memperoleh gambar pada mata uang dan bilangan ganjil pada dadu adalah...
a. 1/12
b. 1/6
c. ¼
d. 1/3
e. ½
Jawab:
P(A) = peluang muncul gambar = ½
B = kejadian mata dadu bilangan ganjil = 1, 3, 5. Maka n(B) = 3
P(B) = n(B)/n(S) = 3/6 = ½
P(A ∩ B) = P(A) x P(B)

=½x½



Jawaban yang tepat C.

2. Dalam kotak A terdapat 2 bola merah dan 6 bola putih, sedangkan dalam kotak B
terdapat 5 bola merah dan 3 bola putih. Dari masing-masing kotak diambil satu bola
secara acak. Peluang terambilnya bola merah dari kotak A dan bola putih dari kotak
B adalah...

a. 3/32

b. 3/64

c. 1/64

d. 2/8

e. 3/8

Jawab:
Kotak A
n(S) = 8C1 = 8
n(A) = 2C1 = 2
P(A) = n(A)/n(S)

= 2/8
= 1/4
Kotak B
n(S) = 8C1 = 8
n(B) = 3C1 = 3

P(B) = n(B)/n(S)
= 3/8

P(A∩B) = P(A) x P(B) = ¼ x 3/8 = 3/32

Jawaban yang tepat A.

3. Tiga uang logam dilempar bersamaan. Jika C kejadian muncul dua angka, maka
P(C) adalah...

a. ¾

b. 1/8

c. 5/8

d. 3/8

e. 2/8

Jawab:

n(S) = 23 = 8
C = (AAG, AGA, GAA). Maka n(C) = 3

P(C) = n(C)/n(S)
= 3/8

Jawaban yang tepat D.

4. Di sebuah kotak terdapat 10 bola yang diberi nomor 1 sampai dengan 10. Jika
diambil sebuah bola secara acak, besar peluang terambilnya bola bernomor ganjil
dan genap adalah...
a. 0
b. 1
c. 3/4
d. 1/2
e. 1/4

n(S) = 10
A = bola bernomor ganjil = (1, 3, 5, 7, dan 9)
N(A) = 5
P(A) = n(A)/n(S)
P(A) = 5/10
P(A) = ½
B = bola bernomor genap = (2, 4, 6, 8, 10)
n(B) = 5
P(B) = n(B)/n(S)

P(B) = 5/10 = ½

P (A ∩ B) = 0

Maka peluang terambilnya bola bernomor ganjil atau genap adalah:

P (A ∩ B) = P(A) . P(B)
=½.½
= 1/4

Jawaban yang tepat E.

ESSAY:

Dua buah dadu dilemparkan bersama-sama. Tentukan peluang munculnya mata dadu bilangan
prima pada dadu pertama dan mata dadu kurang dari 5 pada dadu kedua.

Penyelesaian:

A: kejadian munculnya mata dadu bilangan prima pada dadu pertama

S ={1,2,3,4,5,6}, n(S) = 6, A= {2,3,5}, n(A)= 3, maka P(A) = ( ) = 3 = 1
( ) 6 2

B: kejadian munculnya mata dadu kurang dari 5 pada dadu kedua

S ={1,2,3,4,5,6}, n(S) = 6, B= {1,2,3,4}, n(A)= 4, maka P(A) = ( ) = 4 = 2
( ) 6 3

Sehingga diperoleh:

( ∩ ) = ( ) ( ) = 1 2 = 2 = 1
2 3 6 3

Jadi peluang muncul mata dadu prima pada dadu pertama dan muncul bilangan kurang dari 5 pada

dadu kedua adalah 1.

3

KUMPULAN SOAL QUIZ KELOMPOK A:
LINK:https://forms.gle/7Rv7aXqJrVa6PQn57 , https://forms.gle/HtMjNGpJwjK3pF5y5
PILHAN GANDA:
1. Dari pelemparan 4 mata uang logam secara bersamaan, peluang kejadian munculnya
satu angka adalah...
a. ½
b. ¼
c. 1/5
d. 1/6
e. 1/8
Jawab:
n(S) = 24 = 16

A = kejadian muncul 1 angka = (AGGG, GAGG, GGAG, GGGA). Maka n(A) = 4
P(A) = n(A)/n(S)

= 4/16

Jawaban yang tepat B.
2. Peluang siswa A dan B lulus SBMPTN berturut-turut adalah 0,96 dan 0,93. Peluang

siswa A lulus SBMPTN dan B tidak lulus adalah...
a. 0,919
b. 0,901
c. 0,893

d. 0,095
e. 0,067
Jawab:
P(Bc) = peluang siswa B tidak lulus = 1 – 0,93 = 0,07
Maka peluang siswa A lulus SBMPTN dan B tidak lulus adalah:
P(A ∩ Bc) = P(A) x P(Bc)

= 0,96 x 0,07
= 0,067
Jawaban yang tepat E.
3. Diketahui pelemparan 1 koin uang logam dan 1 buah dadu secara bersama-sama. Peluang
muncul gambar pada uang logam dan bilangan kurang dari 5 pada dadu adalah..
a. 1/12
b. 1/6
c. ¼
d. 1/3

Jawab:
A = kejadian muncul gambar = 1. Maka P(A) = ½
B = kejadian mata dadu bilangan kurang dari 5 = 4. Maka P(B) = 4/6 = 2/3
Maka, peluang muncul gambar pada uang logam dan bilangan kurang dari 5 pada dadu
adalah:
P (A ∩ B) = P(A) x P(B)
= ½ x 2/3

= 2/6 =1/3

Jawaban yang tepat D.
4. Permainan ini mengharuskan Budi mengambil bola pada kotak I dan kotak II. Budi akan

melakukan pengambilan 2 bola satu persatu dengan pengembalian pada masing-masing
kotak yang tersedia. Pada kotak I terdapat 12 bola putih dan 3 bola merah. Pada kotak II
ada 4 bola putih dan 4 bola merah. Peluang yang akan terambil 1 bola putih adalah....
a. 0,40
b. 0,30
c. 0,12
d. 0,10
e. 0,04

Jawab:

Analisa kotak 1: Total 15 bola Kotak I Kotak II
p m
12 P : 12 = 4 m m m m
3M m p p m
15 5 m m m m
m p
: 3 = 1
15 5

Analisa kotak II: Total 8 bola

4P : 4 = 1
8 2

4M : 4 = 1
8 2

Kemungkinan terjadi PMMM, MPMM, MMPM, MMMP

PMMM : 4 1 1 1 = 4

5 5 2 2 100

Atau

MPMM: 1 4 1 1 = 4
5 100
522

Atau

MMPM: 1 1 1 1 = 1
5 100
522

Atau

MMMP: 1 1 1 1 = 1
5 100
522

Sehingga diperoleh:

Peluang terambilnya 1 bola putih: 4 + 4 + 1 + 1 = 10 = 0,10

100 100 100 100 100

Jadi Jawab : D
Essay:

SMAN 1 Seluma memiliki 5 kelas di kelas XI MIPA dengan banyak siswa pada kelas
adalah 16 pria dan 16 wanita. Jika untuk terlibat pada kepengurusan OSIS dipilih satu orang
dari setiap kelas, maka tentukanlah peluang dua orang wanita yang menjadi pengurus
OSIS .

Jawab:
Menggunakan bantuan segitiga pascal akan memudahkan menjawab soal tantangan ini
Untuk 5 kelas:

1 1 1
12 31 1
13 0w
1 46 4 5p
1 5 10 10 5
5w 4w 3w 2w 1w
0p 1p 2p 3p 4p

n(A) = 10 atau lihat yang bertanda biru pas di 2w

n(S) = 25 = 32 atau jumlahkan 1+5+10+10+5+1 =32

P(A) = ( ) = 10 = 5
( ) 32 16

LINK:https://forms.gle/7Rv7aXqJrVa6PQn57 , https://forms.gle/HtMjNGpJwjK3pF5y5

Penugasan portofolio:
Setelah mempelajari tentang peluang suatu kejadian, sampailah sekarang pada bahasan
peluang kejadian saling bebas, buatlah laporan hasil menentukan penyelesaian masalah
kontekstual tentang peluang kejadian saling bebas yang dapat kamu jumpai di
lingkunganmu sehari-hari. Laporannya silahkan dibuat dalam bentuk cerita pendek, komik,
cerita bergambar, poster, tiktok, dan sebagainya.Kamu boleh bebas memilih asalkan
memenuhi kriteria penilaian berikut ini:

Instrumen penilaian portofolio:

No Aspek yang dinilai 100 75 50
1. Kejelasan kontekstual yang diambil

2. Ketepatan koneksi penyelesaian penugasan
dengan materi

3. Mengandung unsur pendahuluan, isi,
kesimpulan

Total

Keterangan :
100 = Sangat Baik
75 = Baik
50 = Kurang Baik

RUBRIK PENILAIAN DISKUSI

Penilaian Unjuk Kerja
Contoh instrumen penilaian kinerja saat diskusi dapat dilihat pada instrumen
penilaian ujian keterampilan sebagai berikut:

Instrumen Penilaian Kinerja Diskusi: Sangat Baik Kurang
No Aspek yang dinilai Baik

1. Penguasaan materi
2. Inisiatif

3. Keaktifan

4. Kemampuan memecahkan
masalah

Kriteria penilaian (skor)
100 = Sangat Baik
75 = Baik
50 = Kurang Baik
Cara mencari nilai (N) = Jumalah skor yang diperoleh siswa dibagi jumlah skor
maksimal dikali skor ideal (100)

Lampiran Pembelajaran Remedial dan Pengayaan
a. Remedial

Bagi peserta didik yang belum memenuhi kriteria ketuntasan minimal (KKM), maka guru
bisa memberikan soal tambahan sesuai ketidaktuntasannya.
1) Tuliskan tentang perbedaan kejadian saling beebas dengan kejadian tidak saling

bebas, tidak saling lepas !
2) Tentukan langkah-langkah penting dalam menyelesaikan peluang kejadian saling

bebas?
3) Berikan contoh yang cocok untuk permasalahan saling bebas dan bukan contoh

peluang kejadian saling bebas.

CONTOH PROGRAM REMIDI

Sekolah : ……………………………………………..

Kelas/Semester : ……………………………………………..

Mata Pelajaran : ……………………………………………..

Ulangan Harian Ke : ……………………………………………..

Tanggal Ulangan Harian : ……………………………………………..

Bentuk Ulangan Harian : ……………………………………………..

Materi Ulangan Harian : ……………………………………………..

(KD / Indikator) : ……………………………………………..

KKM : ……………………………………………..

No Nama Peserta Didik Nilai Indikator Bentuk Nilai Ket
Ulangan yang Tindakan Setelah
belum Remedial Remedial

dikuasai

1.

2.

3.

4.

b. Pengayaan

Guru memberikan nasihat agar tetap rendah hati, karena telah mencapai KKM (Kriteria

Ketuntasan Minimal). Guru memberikan materi dan soal pengayaan (Advanced/High) :

1) Membaca dan menelusuri penggunaan konsep peluang ini pada tes seleksi perguruan

tinggi negeri, tesk kedinasan, atau lainnya

2) Melatih murid agar terbiasa menakhlukkan soal dalam waktu yang singkat



TUGAS RUANG KOLABORASI MODUL 2.2.a.7
DEMONSTRASI KONTEKSTUAL

MEMBUAT RENCANA PEMBELAJARAN BERDEFERENSIASI
DAN

PEMBELAJARAN SOSIAL EMOSIONAL (PSE)

NAMA : MILMA YASMI, M. Pd
NIP. 197802082003122003

CALON GURU PENGGERAK KABUPATEN SELUMA
PENDIDIKAN GURU PENGGERAK ANGKATAN 4
TAHUN 2022

TUGAS 2.1.a.7

1. PEMETAAN KEBUTUHAN BELAJAR MURID:

Pembelajaran ini memetakan kebutuhan belajar murid berdasarkan kesiapan belajar
(Readiness) dengan menyiapkan soal pre test:

Kesiapan belajar Murid yang telah Murid yang Murid yang masih
murid
memahami peluang sebenarnya telah belum memahami
Nama Murid
Kelas XII MIPA kejadian saling bebas, cukup memahami materi prasyarat, dan
1
dan siap diberikan peluang kejadian konsep peluang
Proses
tantangan untuk saling bebas, kejadian saling bebas.

menyelesaikan masalah namun masih Murid ini memerlukan

kontekstual yang mengalami bimbingan dari guru

berkaitan dengan kesulitan memilih atau tutor sebaya

peluang kejadian saling menyelesaikan

saling bebas. masalah

menggunakan

konsep kejadian

kejadian saling

bebas.

Memerlukan

membaca literatur.

(Kelompok A1, A2, A2) (Kelompok B1, (Kelompok C1, C2)
C1: Chantyka, Sri,
A1:Farhan Syaifullah S, B2) Suci, Dewi, Della

Rahel, Fregina, B1: Fauzy, Hafidz, C2: Fadhilla, Nabila,
Sptya, Tara, Tiara
Stephanie, Tina Gustri, Desti,

A2: Dina, Marta Zaky, Rayhani

Elsi, Gina, Herlin)

B2: Eghi, fauzan,

A3: Fenti, M. Rozagi, Debi, Meilisa,

Febi, Hesi, Yudia) Virni

Murid diminta Murid Murid ini akan

mengerjakan soal tingkat menggunakan mendapat pembelajaran

tinggi dan diminta untuk berbagai sumber yang lebih diperhatikan

bekerja secara mandiri, belajar, misalnya ketidakmampuannya

kemudian saling video tentang konsep peluang

memeriksa pekerjaan pembelajaran yang kejadian saling bebas.

masing-masing dan disediakan guru, Guru akan memberikan

mengkomunikasikannya/ atau browsing di scaffolding dalam

membantu teman sekelas internet. Jika proses ini.

sebagai tutor sebaya. masih mengalami

kesulitan,

diskusikan ke

teman baru

bertanya pada guru

Produk Murid dibebaskan menentukan dan memilih bentuk menyajikan laporan
tugas menyelesaikan masalah kontekstual sebagai tagihan tugas. Murid
dapat memilih penyajiannya berupa: komik, podcast, tik tok, video
rekaman menjelaskan tugas, live di instagram, facebook, info grafis,
artikel, cerpen, poster, menggunakan aplikasi IT atau manual, sesuai
kemampuan yang dimilikinya.

Dalam hal ini saya akan mendiferensiasi konten, mendeferensiasi pembelajaran dalam
memberikan materi dan tugas/ tagihan dengan mempertimbangkan profil belajar murid.

Sehingga, didapatkan pembagian kelompok sebagai berikut:
Kelompok Al-Khawarizmi :
Murid yang telah memahami peluang kejadian saling bebas, dan siap diberikan tantangan untuk
menyelesaikan masalah kontekstual yang berkaitan dengan peluang saling bebas.

Kelompok Al Battani :
Murid yang sebenarnya telah cukup memahami peluang kejadian saling bebas, namun masih
mengalami kesulitan memilih menyelesaikan masalah menggunakan konsep kejadian saling
bebas.

Kelompok Ibu Sina :
Murid yang masih belum memahami materi prasyarat, dan konsep peluang kejadian
Saling bebas.

2. PEMBUATAN RPP (MODA LURING)
BERDIFERENSIASI SOSIAL EMOSIONAL

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
(MODA LURING)

Nama Sekolah : SMA Negeri 1 Seluma
Mata Pelajaran : Matematika
Kelas/ Semester : XII/ Genap
Materi Pokok : Peluang Kejadian Majemuk (Peluang Kejadian
Saling Bebas)
Alokasi Waktu : 2 Jam Pelajaran (1 kali pertemuan)

I. KOMPETENSI DASAR (KD) DAN INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI

Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi
3.4 Mendeskripsikan dan
3.4.1.Memahami konsep peluang kejadian majemuk
menentukan peluang 3.4.2.Mengidentifikasi faktapada peluang kejadian majemuk
kejadian majemuk
(peluang kejadian- (peluang, kejadian-kejadian saling bebas, saling lepas,
kejadian saling bebas, dan kejadian bersyarat) dari suatu percobaan acak
saling lepas, dan 3.4.3.Mendeskripsikan peluang kejadian majemuk (peluang
kejadian bersyarat) dari kejadian-kejadian saling bebas, saling lepas, dan kejadian
suatu percobaan acak bersyarat) dari suatu percobaan acak
3.4.4.Menentukan peluang kejadian majemuk (peluang
4.4 Menyelesaikan masalah kejadian-kejadian saling bebas, saling lepas, dan kejadian
yang berkaitan dengan bersyarat) dari suatu percobaan acak
peluang kejadian
majemuk (peluang, 4.4.1. Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan peluang
kejadian-kejadian saling kejadian majemuk (kejadian-kejadian saling bebas, saling
bebas, saling lepas, dan lepas, dan kejadian bersyarat)
kejadian bersyarat)
4.4.2. Menyajikan masalah yang berkaitan dengan peluang
kejadian majemuk (peluang, kejadian-kejadian saling
bebas, saling lepas, dan kejadian bersyarat)

II. TUJUAN

Melalui kegiatan pembelajaran menggunakan strategi berdiferensiasi konten dengan teknik
modifikasi Test Taking Teams, yang menuntun murid secara berdiskusi dalam kelompok,
saling bekerja sama, percaya diri, murid diharapkan mampu:

 Menentukan peluang kejadian majemuk yang saling bebas dengan tepat
 Menentukan penyelesaian masalah yang berkaitan dengan peluang suatu kejadian

majemuk yang saling bebas.

III. SUMBER PEMBELAJARAN
a. Materi pembelajaran: Peluang kejadian majemuk (Dua kejadian saling bebas)
b. Sumber pembelajaran:
- Buku siswa matematika wajib kelas XII
- Modul Pembelajaran dan lembar kerja
- Video pembelajaran yang mencakup:
a). Materi prasyarat, https://www.youtube.com/watch?v=62iXQffK8Ko
b). Materi peluang kejadian majemuk,
https://www.youtube.com/watch?v=llZZTA2maqI

IV. METODE PEMBELAJARAN

Strategi Berdiferensiasi Konten,

Model Pembelajaran Kolaboratif Modifikasi Test-Taking Teams (Penugasan Individu,
Diskusi Kelompok)

V. KEGIATAN PEMBELAJARAN

- Kegiatan Pendahuluan (10 menit)

- Guru menyapa murid dan menyampaikan salam, pesan pembelajaran akan dimulai.
- Guru memulai kegiatan rutin membuka pembelajaran (salam, senyum, sapa, do’a, cek

kehadiran murid), PSE (Pengolahan Diri)
- Guru memberikan ice breaking, diiringi lagu laskar pelangi, murid 2 orang diminta

memimpin ke depan untuk memandu gerakan tangan ke atas, memutar badan, dsb). Hal
ini dimaksudkan agar fresh kembali setelah melalui pembelajran sebelumnya.
- Guru memberikan afirmasi berupa motivasi untuk terus berjuang dengan keadaan
apapun. Menampilkan video motivasi HHN (Hadapi, Hayati, Nikmati:
https://www.youtube.com/watch?v=SrZuZVu-Wj4 ) PSE (Pengolahan Diri)
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dicapai melalui kegiatan
pembelajaran ini dan menyampaikan akan mengintegrasikan pembelajran sosial

emosional dengan mengatur nafas dan melakukan refleksi diri PSE (Pembelajaran
Sosial Emosional)

- Kegiatan Inti (60 Menit)

Fase Stimulus (10 Menit)
- Guru memberikan penguatan materi peluang kejadian saling bebas yang telah dibahas

pada pertemuan sebelumnya terkait penyelesaian penugasan portofolio, murid
diberikan akses video pembelajaran bagi yang membutuhkan pada pertemuan
sebelumnya. Guru menanyakan ada yang perlu disamapaikan sebelum pembelajran
berlangsung. PSE (Pengolahan Diri)
- Guru menayangkan video/ppt terkait masalah kontekstual tentang peluang kejadian
saling bebas menggunakan (Keterangan: setelah menelusuri dengan wawancara murid
dominan gaya belajar audio visual, selain dijelaskan, diberi sajian video pembelajaran,
dan ppt yang didirngi lagu) PSE (Keterampilan Berelasi)
(DIFERENSIASI KONTEN)

Fase Mengorganisir Murid (15 Menit)
Guru mengorganisir murid ke dalam kelompok belajar bersama sesuai dengan pemetaan
kebutuhan belajar murid sebelumnya, yaitu kelompok A(Al-Khawarizmi), B(Al
Battani), dan C (Ibu Sina). PSE (Pengolahan Diri)

Keterangan:
Murid berada dalam kelompok, dan menerima lembar kerja sesuai peta kebutuhan
murid (guru menyiapkan link LK tiap kelompok). Hal ini dimaksudkan untuk
mengulas kembali materi sebelum mengikuti sesi ujian individual. Karena
berdiferensiasi konten, Lembar kerja dan soal ujian akan disusun sesuai kebutuhan
belajar murid. Lembar kerja disiapkan bisa diakses online oleh murid. PSE
(Pengolahan Diri)
Guru memberikan bimbingan lebih banyak kepada kelompok B dan C, apabila waktu
tersisa untuk kelompok A maka diminta membantu masuk ke kelompok C.
PSE(Keterampilan Berelasi) (DIFERENSIASI PROSES)

Fase Tes Individual (10 Menit)
Guru membagikan link soal pada masing-masing kelompok untuk dikerjakan secara
individu (berupa teka – teki silang menggunakan wordwall.net) PSE (Pengolahan
Diri)
- Murid mengerjakan soal berupa masalah peluang kejadian saling bebas.
(DIFERENSIASI PROSES)

Fase Tes Berkelompok (10 Menit)
- Guru meminta mengatur nafas dengan Teknik STOP
- Murid bersama tim kelompoknya mengerjakan bersama-sama soal yang diberikan tadi.

Diberikan kesempatan agar memperoleh manfaat dari pengetahuan kolektif anggota
kelompok mereka. Dibuat laporan dengan model diserahkan ke kelompok masing2.
Bisa berupa word, ppt, slide, oretan manual, dll. PSE (Kesadaran Sosial dan
keterampilan berelasi) (DIFERENSIASI PRODUK)
- Sementara tim kelompok bekerja Guru memeriksa hasil pekerjaan individu dan
menyusun point yang diperoleh (2/3 point individu+ 1/3 point kelompok).
- Murid bersama Guru sama-sama melihat hasil yang telah dicapai, dengan
menampilkan hasilnya.

Fase Presentasi Hasil dan Penghargaan (15 Menit)
- Guru melayani murid yang masih mengalami kendala.
- Kelompok A, B, dan C dipersilahkan secara bergiliran menampilkan hasil kerja

kelompoknya, kelompok yang lain menyimak. Guru memberikan penguatan tentang
materi ini. PSE (Pengambilan Keputusan yang Bertanggungjawab)
- Memberikan penghargaan kepada tim yang memperoleh nilai tertinggi/paling tinggi
kemajuannya di masing-masing kelompok sesuai pemetaan kebutuhan belajar murid,
akan mendapat nilai bonus PSE (Kesadaran Diri)

Fase Final Quiz (5 Menit)
- Guru memberikan quis online, murid mengerjakan 2 soal yang telah disiapkan

menggunakan google form/quiziz. Soal disiapkan sesuai pemetaan kebutuhan belajar
murid. PSE (Pengambilan Keputusan yang Bertanggungjawab)

- Kegiatan Penutup (15 Menit)
- Guru bersama-sama murid menyimpulkan materi pembelajaran tentang peluang
kejadian saling bebas
- Guru memberikan umpan balik kepada murid PSE (Pengolahan Diri)

- Merefleksi kegiatan pembelajaran menggunakan teknik:
Murid diminta perwakilan merefleksi secara umum kegiatan pembelajran hari ini.
Kemudian secara individu guru meminta Murid Membuat Jurnal Refleksi Pada Link padlet
yang disediakan: https://padlet.com/milmayasmi78/6k875r4b4clmcs5
- Meminta murid untuk menuliskan hal-hal baru yang mereka pelajari dari proses
pembelajaran yang telah dilakukan.
- Meminta murid untuk menuliskan hal-hal menarik yang dijumpai dalam proses
pembelajaran.
- Meminta murid menuliskan hal-hal yang ingin dipelajari lebih lanjut
(waktu pengisian diberikan sampai 1 x24 jam)
- Guru menyampaikan judul materi yang akan disampaikan pertemuan selanjutnya
tentang peluang kejadian bersyarat. Murid diminta mempelajarinya sebelum pertemuan
berlangsung dengan membuat rangkuman materi pada portofolio.PSE (Kesadaran Diri)

- Guru menutup pembelajaran sesuai dengan prosedur rutin (terimakasih, doa dan salam
penutup).

VI. PENILAIAN (Penilaian pembelajaran, remedial, dan pengayaan)

Mekanisme, Aspek, dan Instrumen Penilaian:

1. Sikap : Observasi terhadap sikap komitmen dan tanggung jawab murid

dalam mengikuti pembelajaran daring, menyelesaikan dan

mengirimkan tugas

2. Pengetahuan : Tes tertulis dalam bentuk quiz online

3. Keterampilan : Portofolio dan laporan akhir hasil diskusi (murid dipersilahkan

membuat sesuai kemampuan dan skil masing-masing murid)

4. Remedial dan pengayaan: Jika masih ditemukan murid mengalami kesulitan dalam

menguasai konsep kejadian majemuk saling bebas akan diberikan remedial, dan bagi

yang sudah menguasai diberikan pengayaan tentang aplikasinya dalam soal-soal

seleksi perguruan tinggi, sekolah kedinasan, atau lainnya.

Contoh Instrumen Penilaian : Terlampir

Tais, Maret 2022

Mengetahui Guru Mata Pelajaran
Kepala SMAN 1 Seluma

Dian Rachmayanti, M. Pd. Milma Yasmi, M. Pd.
NIP. 197801042003122002 NIP. 197802082003122003

DESKRIPSI PEMBELAJARAN SOSIAL EMOSIONAL

1. KOMPETENSI SOSIAL EMOSIONAL
Adapun Kompetensi sosial emosional yang saya pilih adalah :
kompetensi pengenalan emosi (kesadaran diri), Manajemen
Diri/ Pengelolaan Diri, Kesadaran Sosial, Keterampilan
Berelasi dan Keputusan yang Bertanggung Jawab.

2. TEKNIK PMBELAJARAN
Teknik STOP, Melakukan peregangan otot dengan yel-yel
diiringi lagu, Merefleksi dan mengevaluasi, Membangun
hubungan yang sehat dan suportif dalam diskusi kelompok,
Mengorganisasikan tindakan/prilaku atau menerima
konsekuensi atas tindakan yang dilakukan (presentasi
kelompok)

3. HAL YAN DILAKUKAN GURU
- Guru menginstruksikan untuk berhenti sejenak dan
memandu teknik STOP dengan memvariasikannya berada
di tepi pantai Seluma, seolah deburan ombak menyentuh
kaki kita, dan angin sepoi-sepoi menyapu wajah terasa
segar,
- Guru memberikan.
- Guru menginstruksikan untuk membangun hubungan yang
sehat dan suportif dalam diskusi kelompok
- Guru mengorganisasikan tindakan/prilaku atau menerima
konsekuensi atas tindakan yang dilakukan dalam presentasi
kelompok
- Guru mengajak murid untuk merefleksikan dan
mengevaluasi tentang apa yang telah dilakukan melalui
padlet yang disiapkan

4. HAL YANG DIKATAKAN PADA MURID
- Mari kita laksanakan teknik STOP untuk meregangkan otot-otot kita
Apa yang anak rasakan? Sudah rileks sejenak?,
- Mari kita meregangkan otot-otot sejenak dengan diiriingi
lagu laskar pelangi, ayo siapa yang akan memimpin, boleh
dua orang maju ke depan.

- Mari kita membangun hubungan yang sehat dan sportif
dalam diskusi kelompok

- Silahkan kalian presentasikan hasil diskusi kelompok atas
tindakan/prilaku yang dilakukan

- Silahkan mengerjakan quiz secara individu terlebih dahulu,
nanti akan diberikan kesempatan untuk mendiskusikannya
bersama teman satu kelompok

- Mari kita merefleksikan dan mengevaluasi tentang apa
yang telah kita pelajari dan akan direncanakan selanjutnya,

5. TUJUAN
Mengenali berbagai emosi sebagai wujud kesadaran diri,
belajar merefleksikan dan mengevaluasi tentang apa yang
telah dicapai dan akan direncanakan sebagai wujud
pengelolaan diri, berempati dalam berinteraksi dengan teman,
Membangun hubungan yang sehat dan suportif dalam
membangun keterampilan berelasi, Mengorganisasikan
tindakan/prilaku atau menerima konsekuensi atas tindakan
yang dilakukan dalam presentasi kelompok sebagai
perwujudan Keterampilan Berelasi dan Keputusan yang
Bertanggung Jawab.

LEMBAR REFLEKSI DIRI

Murid diminta perwakilan merefleksi secara umum kegiatan pembelajran hari ini. Kemudian, guru
meminta murid mengisi lembar refleksi secara individu guru meminta:

Apa yang dikatakan guru: Silahkan isi link padlet berikut ini, ibu tunggu sampai besok ya...

https://padlet.com/milmayasmi78/6k875r4b4clmcs5
- Meminta murid untuk menuliskan hal-hal baru yang mereka pelajari dari proses
pembelajaran yang telah dilakukan.
- Meminta murid untuk menuliskan hal-hal menarik yang dijumpai dalam proses
pembelajaran.
- Meminta murid menuliskan hal-hal yang ingin dipelajari lebih lanjut
(waktu pengisian diberikan sampai 1 x24 jam)

Lampiran:

LEMBAR KERJA KELOMPOK C
MENAKHLUKKAN PELUANG KEJADIAN SALING BEBAS

PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI

Kelompok : ......................................................
Nama ....................................................
Anggota
kelompok : ......................................................
........................................................
Alokasi Waktu: 15 Menit ........................................................
........................................................
........................................................

TUJUAN PEMBELAJARAN :

Melalui kegiatan pembelajaran menggunakan strategi berdiferensiasi konten dengan
teknik modifikasi Test Taking Teams yang menuntun murid secara berdiskusi dalam
kelompok, peserta didik diharapkan mampu

 Menentukan peluang kejadian majemuk yang saling bebas dengan tepat
 Menentukan penyelesaian masalah yang berkaitan dengan peluang suatu kejadian

majemuk yang saling bebas

PETUNJUK : 1. Bacalah setiap petunjuk yang terdapat pada Lembar
Kerja ini dengan cermat dan teliti.

2. Setiap kegiatan dikerjakan secara berkelompok
3. Setiap anggota kelompok harus bertanggung

jawab, bekerja sama, dan percaya diri untuk
menyelesaikan Lembar Kerja ini.
4. Pahami setiap materi yang disajikan, agar ananda
tidak kesulitan dalam mengerjakan soal-soal
5. Jika ada yang diragukan, mintalah petunjuk
kepada guru

PELUANG
KEJADIAN
SALING BEBAS

Masih ingatkah ananda tentang hal ini:

Konsep dasar peluang?

Lebih lengkap klik di sini: https://www.youtube.com/watch?v=62iXQffK8Ko dan
https://www.youtube.com/watch?v=llZZTA2maqI

PERHATIKAN!

Apakah dua kejadian ini saling
bebas?

Kejadian ini merupakan kejadian SALING BEBAS karena munculnya mata dadu 2 pada
dadu warna merah tidak mempengaruhi kejadian munculnya mata dadu 5 pada dadu warna
putih.
Peluang dari kejadian munculnya mata dadu 2 pada dadu warna merah dan mata dadu 5 pada
dadu warna putih didapat dengan cara:
Jika tabel ini membantu ananda, perhatikanlah banyaknya ruang sampel/ sampel seluruh:

Banyaknya sampel keseluruhan untuk pelemparan dua buah dadu n(S) = ......

- sampel dari munculnya mata dadu 2 pada dadu warna merah

= {(2,1), (2,2), (2,3), (2,4), (2,5), (2,6)}

Banyaknya sampel kejadian A ditulis ( ) = 6

- sampel dari munculnya mata dadu 5 pada dadu warna putih
= {(1,5), (2,5), (3,5), (4,5), (5,5), (6,5)}

Banyaknya sampel kejadian B ditulis ( ) = 6

( ∩ ) = ( ) ( )

= …... …... = …...
…... …... …...

Jadi, peluang munculnya mata dadu 2 pada dadu warna merah dan munculnya mata dadu 5

pada dadu warna putih pada pelantunan dua dadu sebanyak satu kali secara bersamaan

adalah …...
…...

Apa yang perlu dicatat dari pengalaman belajar ananda, adakah istilah yang penting? :

MASALAH 1 :
Sebuah dadu dan sebuah koin, dilantunkan secara bersamaan sebanyak satu kali, berapa
peluang munculnya mata dadu genap pada dadu dan munculnya gambar pada koin?

Penyelesaian:
Banyaknya sampel
keseluruhan n (S) = . . . .
misalkan A adalah kejadian munculnya mata dadu genap pada dadu:

= {… … … … … … … … … … … … … … … … … … . }
n (A) = . . . .
Misalkan B adalah kejadian munculnya gambar (G) pada koin:

= {… … … … … … … … … … … … … … … … … … . }
n (B) = . . . .
Apakah kejadian di atas merupakan kejadian saling bebas?
YA atau TIDAK, apa alasannya?
..............................................................................................................................................................

.................................................................................................................................................................
.................................................................................................................................................................
..............................................................................................................................................................

Peluang dari kejadian munculnya mata dadu genap pada dadu dan gambar (G) pada koin

didapat dengan cara:
Banyaknya sampel

keseluruhan n(S) = . . .

misalkan A merupakan sampel dari munculnya mata dadu genap pada dadu

A  2, A,2,...., 4,...., 4,G,....,....,....,..... 

nA  .....

Misalkan B sampel dari munculnya Gambar (G) pada koin

B  1, G, ....,...., ....,...., ....,...., ....,...., ....,....,  ...,....

nB  ....

PA  B  PA PB …. …. = ….
…. …. ….

Jadi, peluang munculnya mata dadu genap pada dadu dan munculunya gambar (G) pada

koin pada pelantunan sebuah dadu dan sebuah koin sebanyak satu kali secara bersamaan
adalah ....

Apa yang perlu dicatat dari pengalaman belajar ananda, adakah istilah yang penting? :

Untuk Kelompok B
Diberikan tambahan masalah lebih kompleks yaitu:

MASALAH 2 :

Dalam sebuah kantong terdapat 6 kelereng merah dan 8 kelereng putih. Kemudian akan dilakukan
pengambilan sebuah kelereng dengan acak secara berurutan sebanyak dua kali. Setelah kelerang
pertma diambil, kelereng tersebut dikembalikan lagi, kemudian dilakukan pengambilan kelereng
kedua. Tentukan peluang bahwa yang terambil kelereng merah pada pengambilan pertama dan
kelereng putih pada pengambilan kedua.

Penyelesaian:

Tulislah disini rumus peluang kejadian saling bebas: ........

Dengan keterangan sbb:
A: kejadian terambilnya kelereng merah pada pengambilan pertama, n(A) = 16 =......
B: kejadian terambilnya kelereng putih pada pengambilan kedua, n(B) = 18 .......
n(SA): 114 =.......
n(SB): 114 = .......
P(A) = .......

P(B) = ........

Sehingga diperoleh: ( ∩ ) = ….. ….. = ….. = ⋯.

….. ….. …..

MASALAH 3 : Untuk Kelompok A

Diberikan tambahan satu masalah lebih kompleks yaitu:

Amati dua kejadian berikut:

Terdapat dua kantong berisi kelereng, kantong yang pertama berisi 10 kelereng berwarna hijau
dan 4 kelereng berwarna biru. Sedangkan kantong yang kedua berisi 5 Kelereng berwarna hijau
dan 3 kelereng berwarna hitam. Dari tiap-tiap kantong diambil 2 kelereng secara acak. Tentukan
peluang terambilnya 2 kelereng hijau dari kantong pertama dan 2 kelereng hitam dari kantong yang
kedua.

Penyelesaian:

Silahkan diselesaikan dengan cara apa saja, yang menurut ananda dapat menemukan penyelesaian
kasus ini.


Click to View FlipBook Version