The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by rindawati199, 2022-07-23 14:32:19

TP_200250501075-RINDAWATI

TP_200250501075-RINDAWATI

2022

RINDAWATI

200250501075

KOMUNIKASI
DATA

DOSEN PENGAMPUH : MUSLIADI KH S.Kom,.M.Kom

E-mail
[email protected]

01. PENDAHULUAN
Latar Belakang
Pada mulanya, sebuah komputer hanya dapat dipergunakan secara
individual (stand alone). Namun perkembangan teknologi digital telah
memungkinkan sebuah komputer untuk berkomunikasi dengan komputer
lainnya. Secara sederhana, dengan menggunakan sebuah kabel dan port
komunikasi, dua buah komputer atau lebih dapat dihubungkan dan saling
bekerjasama. Jika dua buah komputer (A dan B) saling dihubungkan, maka
hal-hal yang dapat dilakukan antara lain: Komputer A dapat mengakses file-
file yang ada di Komputer B, Komputer A dapat mengakses disk drive dari
Komputer B, Komputer A dapat mengirimkan data ke Komputer B, dan lain
sebagainya. Dengan prinsip diatas, maka dapat dikembangkan suatu
jaringan komputer dimana di dalamnya terhubung lebih dari satu buah
komputer sehingga komputer antar komputer tersebut dapat saling menukar
fasilitas data dan informasi. Untuk dapat membuat beberapa komputer
terhubung dengan jaringan dan saling bekerjasama, dibutuhkan jalur
transmisi baik dengan menggunakan kabel (terstrial) maupun tanpa kabel
(melalui satelit), dan perangkat lunak sistem operasi dan aplikasi yang
memiliki fitur jaringan dan instalasi masing-masing komputer. Komunikasi
data antara komputer memungkinkan bagi user untuk mengirim dan
menerima data dari dan ke komputer lain. Hal tersebut juga dapat
dimanfaatkan oleh suatu perusahaan untuk mengomunikasikan data, baik
kepada perusahaan lain sebagai pemakai informasi external maupun kepada
karyawan sebagai pemakai internal. Prinsip-prinsip dan cara
pengkomunikasian data selanjutnya akan dibahas dalam bab selanjutnya dari
makalah ini.

Komunikasi Data | 1
https://www.academia.edu/34094077/MAKALAH_KOMUNIKASI_DATA
https://nataliaonly21.wordpress.com/2015/03/28/makalah-tcpip/
https://www.academia.edu/37248534/Makalah_Sistem_Analog_Dan_Digital

PEMBAHASAN

1. KOMUNIKASI DATA
a. Pengertian Komunikasi Data
Komunikasi data adalah pertukaran data antara dua
perangkat atau lebih melalui media transmisi misalnya seperti
kabel. Untuk bisa terjadinya data komunikasi, perangkat harus
saling berkomunikasi atau terhubung menjadi sebuah bagian
dari sistem komunikasi, yang terdiri atas kombinasi dari
hardware (peralatan fisik atu keras) dan perangkat softwere
(program). Efektivitas sistem komunikasi data tergantung pada
empat karakteristik yang mendasar, yaitu pengiriman, akurasi,
ketepatan waktu dan juga jitter. Atau bisa juga definisi
komunikasi data adalah proses pengiriman dan penerimaan data
secara elektronik dari dua atau lebih alat yang terhubung
kedalam sebuah network (jaringan) melalui suatu media.
1. Pengiriman
Sistem harus mengirimkan data ke tujuan yang
sesuai. Data harus diterima oleh perangkat yang
dimaksudkan atau pengguna dan hanya oleh perangkat
atau pengguna.
2. Akurasi
Sistem harus memberikan data yang akurat. Data
yang telah diubah dalam transmisi dan meninggalkan
sumber,data yang tidak dikoreksi tidak dapat digunakan.
3. Ketep atan Waktu
Sistem harus mengirimkan data pada waktu yang
tepat. Terlambat nya dikirimkannya data maka tidak akan
berguna. Dalam kasus video dan audio, pengiriman waktu
yang tepat berarti memberikan data seperti yang
diproduksi atau seperti aslinya, dalam urutan yang sama
ketika dibuat, dan tanpa penundaan yang signifikan.
Semacam ini disebut pengiriman transmisi real- time.
4. Jitter
Jitter mengacu pada variasi waktu kedatangan paket.
Ini adalah keterlambatan yang tidak merata dalam
pengiriman paket audio atau video. Sebagai contoh, mari
kita asumsikan bahwa paket video yang dikirim setiap 3D
ms. Jika beberapa dari paket datang dengan delay 3D ms
dan yang lain dengan delay 4D ms, akan menghasilkan
kualitas yang tidak merata dalam video tersebut.

Komunikasi Data | 2
https://www.academia.edu/34094077/MAKALAH_KOMUNIKASI_DATA
https://nataliaonly21.wordpress.com/2015/03/28/makalah-tcpip/
https://www.academia.edu/37248534/Makalah_Sistem_Analog_Dan_Digital

b. Komponen Komunikasi Data

Gambar 1.0
a) Pesan
Pesan adalah informasi ( data) untuk dikomunikasikan. Bentuk

populer dari informasi termasuk teks, angka, gambar,
audio, dan video.
b) Pengirim
Pengirim adalah perangkat yang mengirimkan pesan data. Hal
ini dapat berupa komputer, workstation, handset telepon,
kamera video, dan sebagainya.

Gambar 1.1
c) Penerima

Penerima adalah perangkat yang menerima pesan.
Hal ini dapat berupa komputer, workstation, handset
telepon, televisi, dan lain.
d) Media transmisi

Media transmisi adalah jalur fisik dimana pesan

Komunikasi Data | 3
https://www.academia.edu/34094077/MAKALAH_KOMUNIKASI_DATA
https://nataliaonly21.wordpress.com/2015/03/28/makalah-tcpip/
https://www.academia.edu/37248534/Makalah_Sistem_Analog_Dan_Digital

berjalan dari pengirim ke penerima. Beberapa contoh
media transmisi termasuk kabel twisted-pair, kabel
koaksial, kabel serat optik, dan gelombang radio.

e) Protokol

Protokol adalah seperangkat aturan yang mengatur
komunikasi data. Ini merupakan kesepakatan antara
perangkat yang saling berkomunikasi. Tanpa protokol, dua
perangkat mungkin akan terhubung tapi tidak dapat
berkomunikasi, orang yang berbicara Prancis tidak dapat
dipahami oleh orang yang berbicara bahasa Jepang.

Model Komunikasi data:

a. Komunikasi data Simplex: satu arah

Gambar 1.2
b. Komunikasi data Half Duplex: Dua arah bergantian

Gambar 1.3

c. Komunikasi data Full Duplex : Dua arah bisa
bersamaan

Workstation Workstation

Gambar 1.4

Komunikasi Data | 4
https://www.academia.edu/34094077/MAKALAH_KOMUNIKASI_DATA
https://nataliaonly21.wordpress.com/2015/03/28/makalah-tcpip/
https://www.academia.edu/37248534/Makalah_Sistem_Analog_Dan_Digital

c. Tipe Koneksi
a) Point to Point
Point to point menyediakan sebuah jalur khusus
yang digunakan hanya untuk berkomunikasi antara dua
perangkat saja (dedicated link). Semua kapasitas jalur
digunakan untuk transmisi dua perangkat tersebut. Contoh
: jika anda mengubah kanal televise menggunakan remote
control berarti anda sedang membangun koneksi point to
point antara remote control dengan televisi. Berikut ini
gambar dari koneksi tipe point to point.

Gambar 1.5

b) Multipoint
Multipoint (disebut juga multidrop) adalah satu

perangkat yang membagi data dengan dua atau lebih
perangkat lain melalui satu jalur komunikasi. Pada koneksi
jenis ini, kapasitas saluran dibagi diantara perangkat yg
terhubung, baik secara ruang maupun waktu. Berikut ini
adalah gambar koneksi jenis multipoint.

Gambar 1.6

d. Tipe Transmisi

a) Unicast

Istilah unicast dibentuk dengan analogi siaran istilah yang
berarti transmisi data yang sama untuk semua kemungkinan
tujuan. Multi-tujuan lain metode distribusi, multicast, mengirim
data hanya untuk tertarik tujuan dengan menggunakan alamat
khusus tugas.Pesan unicast digunakan untuk semua proses
jaringan yang unik pribadi atau sumber daya yang
diminta.Aplikasi jaringan tertentu yang didistribusikan secara
massal terlalu mahal untuk dilakukan dengan transmisi unicast
karena masing-masing koneksi jaringan mengkonsumsi sumber

Komunikasi Data | 5
https://www.academia.edu/34094077/MAKALAH_KOMUNIKASI_DATA
https://nataliaonly21.wordpress.com/2015/03/28/makalah-tcpip/
https://www.academia.edu/37248534/Makalah_Sistem_Analog_Dan_Digital

daya komputasi pada pengiriman host dan memerlukan jaringan
terpisah sendiri bandwidth untuk transmisi. Aplikasi termasuk
media streaming dari banyak bentuk. Stasiun radio internet
menggunakan koneksi unicast mungkin memiliki biaya
bandwidth yang tinggi.

Istilah-istilah ini juga digunakan oleh penyedia konten
streaming 'layanan. Unicast server media berbasis terbuka dan
memberikan arus unik untuk setiap pengguna. Multicast server
berbasis dapat mendukung audiens yang lebih besar dengan
melayani konten secara simultan ke beberapa pengguna.

Gambar 1.7
b) Multicast

Multicast atau multicasting adalah sebuah teknik di
mana sebuah data dikirimkan melalui jaringan ke
sekumpulan komputer yang tergabung ke dalam sebuah
grup tertentu, yang disebut sebagai multicast group.
Multicasting merupakan sebuah cara pentransmisian data
secara connectionless(komunikasi dapat terjadi tanpa
adanya negosiasi pembuatan koneksi), dan klien dapat
menerima transmisi multicast dengan mencari di mana
lokasinya, seperti halnya ketika kita membuka sebuah
stasiun radio untuk mendengarkan siaran radio. Multicast
sebenarnya merupakan mekanisme komunikasi one-to-
many, atau point-to-multipoint, dan berbeda dengan cara
transmisi unicast.

Komunikasi Data | 6
https://www.academia.edu/34094077/MAKALAH_KOMUNIKASI_DATA
https://nataliaonly21.wordpress.com/2015/03/28/makalah-tcpip/
https://www.academia.edu/37248534/Makalah_Sistem_Analog_Dan_Digital

Gambar 1.8
Sebuah multicast group memiliki sebuah alamat

multicast, yaitu kelas D dalam alamat IP versi 4 atau
memang alamat multicast dalam alamat IP versi 6. Pada
kelas D alamat IP versi 4, alamat yang direservasikan
untuk sebuah multicast group adalah 224.0.0.0 hingga
239.255.255.255.
c) Broadcast

Broadcast yang juga dikenal sebagai metode
transmisi one to all ( satu kesemua). Walaupun broadcast
cenderung membuang resource, beberapa protocol seperti
ARP, bergantung kepadanya. Dengan demikian, terjadinya
beberapa traffic broadcast tidak dapat dihindari. Pada
jaringan Ethernet, broadcast dikirim ke alamat tujuan
broadcast dikirim ke alamat tujuan khusus, yaitu, FF-FF-
FF-FF-FF-FF-FF. Broadcast ini harus diproses oleh a host
yang berada dalam broadcast domain yang ditentukan.

Gambar 1.9
e. Topologi Jaringan

Komunikasi Data | 7
https://www.academia.edu/34094077/MAKALAH_KOMUNIKASI_DATA
https://nataliaonly21.wordpress.com/2015/03/28/makalah-tcpip/
https://www.academia.edu/37248534/Makalah_Sistem_Analog_Dan_Digital

Topologi jaringan dalam telekomunikasi adalah suatu cara
menghubungkan perangkat telekomunikasi yang satu dengan
yang lainnya sehingga membentuk jaringan. Dalam suatu
jaringan telekomunikasi, jenis topologi yang dipilih akan
mempengaruhi kecepatan komunikasi. Untuk itu maka perlu
dicermati kelebihan/keuntungan dan kekurangan/kerugian dari
masing - masing topologi berdasarkan karak teristiknya.
a) Topologi Mesh

Komponen utama yang biasanya dipakai dalam
topologi jaringan mesh ini adalah Digital Cross Connect
(DXC) dengan satu atau lebih dari dua sinyal aggregate,
dan tingkat cross connect (koneksi persilangan) yang
bermacam pada level sinyal SDH. Topologi jaringan mesh
ini menerapkan hubungan antar sentral secara penuh.
Banyaknya saluran ini harus disiapkan guna membentuk
suatu jaringan topologi mesh yaitu jumlah sentral
dikurangi 1 (n-1, dengan n adalah jumlah sentral)

Mesh Topology

Gambar 2.0

Tingkat kesulitan yang terdapat pada topologi
jaringan mesh ini sebanding dengan meningkatnya jumlah
sentral yang terpasang. Jadi dapat kita ketahui bahwa
disamping kurang ekonomis juga relatif mahal dalam
pengoperasiannya.
Ciri-ciri dari topologi jaringan mesh :
 Konsep Internet
 Tidak ada client server, semuanya bisa bertindak

sebagai client dan server
 Peer to peer
 Bentuk mesh yang paling sederhana adalah array

dua dimensi tempat masing-masing simpul saling
terhubung dengan keempat tetangganya.

Komunikasi Data | 8
https://www.academia.edu/34094077/MAKALAH_KOMUNIKASI_DATA
https://nataliaonly21.wordpress.com/2015/03/28/makalah-tcpip/
https://www.academia.edu/37248534/Makalah_Sistem_Analog_Dan_Digital

 Diameter komunikasi sebuah mesh yang sederhana
adalah 2 (n-1)

 Koneksi wraparraound pada bagian-bagian ujung
akan mengurangi ukuran diameter menjadi 2 ( n/s ).

 Topologi Mesh ini cocok untuk hal-hal yang
berkaitan dengan algoritma yang berorientasi
matriks.

Karakteristik Topologi MESH :
 Topologi mesh memiliki hubungan yang berlebihan

antara peralatan- peralatan yang ada.
 Susunannya pada setiap peralatan yang ada didalam

jaringan saling terhubung satu sama lain.
 Jika jumlah peralatan yang terhubung sangat banyak,

tentunya ini akan sangat sulit sekali untuk
dikendalikan dibandingkan hanya sedikit peralatan
saja yang terhubung.
Keuntungan Topologi MESH :
• Keuntungan utama dari penggunaan topologi mesh
adalah fault tolerance.
• Terjaminnya kapasitas channel komunikasi, karena
memiliki hubungan yang berlebih.
• Relatif lebih mudah untuk dilakukan troubleshoot.
Kerugian Topologi MESH :
• Sulitnya pada saat melakukan instalasi dan
melakukan konfigurasi ulang saat jumlah komputer
dan peralatan-peralatan yang terhubung semakin
meningkat jumlahnya.
• Biaya yang besar untuk memelihara hubungan yang
berlebih.

Komunikasi Data | 9
https://www.academia.edu/34094077/MAKALAH_KOMUNIKASI_DATA
https://nataliaonly21.wordpress.com/2015/03/28/makalah-tcpip/
https://www.academia.edu/37248534/Makalah_Sistem_Analog_Dan_Digital

b) Topologi Star
Pada topologi star tidak langsung terhubung satu

sama lain, tetapi melalui perangkat pusat pengendali
(central controller) yang biasa disebut dengan HUB. Pada
topologi star, HUB berfungsi layaknya seperti pengatur
lalu lintas. Jika satu komputer ingin mengirimkan data ke
komputer lainnya maka data tersebut dikirimkan ke HUB
terlebih dahulu, yang kemudian meneruskannya ke
komputer tujuan (lihat gambar). Dengan bentuk hubungan
seperti itu, kabel yang diperlukan hanyalah sebanyak
komputer dalam jaringan dan port I/O juga cukup hanya
satu di setiap komputer.Sehingga banyaknya kabel link
dan port I/O menjadi lebih sedikit yang berarti bahwa
biaya yang dibutuhkan menjadi tidak semahal seperti pada
topologi mesh.

Star Topology

Gambar 2.1

Karakteristik Topologi STAR :
• Setiap node berkomunikasi langsung dengan

konsentrator (HUB).
• Bila setiap paket data yang masuk ke consentrator

(HUB) kemudian di broadcast keseluruh node yang
terhubung sangat banyak (misalnya memakai hub 32
port), maka kinerja jaringan akan semakin turun.
• Sangat mudah dikembangkan
• Jika salah satu ethernet card rusak, atau salah satu
kabel pada terminal putus, maka keseluruhhan
jaringan masih tetap bisa berkomunikasi atau tidak
terjadi down pada jaringan keseluruhan tersebut.
• Tipe kabel yang digunakan biasanya jenis UTP.
Keuntungan Topologi STAR :
• Cukup mudah untuk mengubah dan menambah
komputer ke dalam jaringan yang menggunakan
topologi star tanpa mengganggu aktvitas jaringan
yang sedang berlangsung.

Komunikasi Data | 10
https://www.academia.edu/34094077/MAKALAH_KOMUNIKASI_DATA
https://nataliaonly21.wordpress.com/2015/03/28/makalah-tcpip/
https://www.academia.edu/37248534/Makalah_Sistem_Analog_Dan_Digital

• Apabila satu komputer yang mengalami kerusakan
dalam jaringan maka computer tersebut tidak akan
membuat mati seluruh jaringan star.

• Kita dapat menggunakan beberapa tipe kabel di
dalam jaringan yang sama dengan hub yang dapat
mengakomodasi tipe kabel yang berbeda.

Kerugian Topologi STAR :
• Memiliki satu titik kesalahan, terletak pada hub. Jika

hub pusat mengalami kegagalan, maka seluruh
jaringan akan gagal untuk beroperasi.
• Membutuhkan lebih banyak kabel karena semua
kabel jaringan harus ditarik ke satu central point,
jadi lebih banyak membutuhkan lebih banyak kabel
daripada topologi jaringan yang lain.
• Jumlah terminal terbatas, tergantung dari port yang
ada pada hub.
• Lalulintas data yang padat dapat menyebabkan
jaringan bekerja lebih lambat.

Komunikasi Data | 11
https://www.academia.edu/34094077/MAKALAH_KOMUNIKASI_DATA
https://nataliaonly21.wordpress.com/2015/03/28/makalah-tcpip/
https://www.academia.edu/37248534/Makalah_Sistem_Analog_Dan_Digital

c) Topologi Ring
Topologi Ring hanya menghubungkan secara

langsung dua perangkat dalam jaringan (lihat gambar).
Seperti terlihat pada gambar, dengan bentuk topologi yang
menyerupai cincin (ring) ini maka sinyal data akan
bergerak searah dari satu perangkat ke perangkat lainnya
sampai pada akhirnya berhenti di perangkat tujuan.
Dengan kata lain, untuk mencapai perangkat D maka
sinyal yang dikirimkan dari perangkat A harus melalui
perangkat B dan C. Permasalahannya adalah sinyal akan
semakin melemah apabila jarak yang harus ditempuh
untuk mencapai tujuan semakin jauh.

Karenanya untuk mengatasi lemahnya sinyal data
karena kemungkinan menempuh jarak di luar batasan yang
dibolehkan, maka setiap perangkat pada topologi ini
dilengkapi dengan sebuah repeater. Dengan adanya
Repeater, maka sinyal data yang melalui sebuah perangkat
akan langsung diperkuat kembali sehingga dapat 'berjalan'
terus ke perangkat lainnya, demikian seterusnya sampai
pada akhirnya sinyal data tersebut tiba di perangkat tujuan.

Gambar 2.2
Karaktristik Topologi RING :
• Node-node dihubungkan secara serial di sepanjang

kabel, dengan bentuk jaringan seperti lingkaran.
• Sangat sederhana dalam layout seperti jenis topologi

bus.
• Paket-paket data dapat mengalir dalam satu arah

(kekiri atau kekanan) sehingga collision dapat
dihindarkan.
• Problem yang dihadapi sama dengan topologi bus,
yaitu: jika salah satu node rusak maka seluruh node
tidak bisa berkomunikasi dalam jaringan tersebut.
• Tipe kabel yang digunakan biasanya kabel UTP atau
Patch Cable (IBM tipe 6).

Komunikasi Data | 12
https://www.academia.edu/34094077/MAKALAH_KOMUNIKASI_DATA
https://nataliaonly21.wordpress.com/2015/03/28/makalah-tcpip/
https://www.academia.edu/37248534/Makalah_Sistem_Analog_Dan_Digital

Keuntungan Topologi RING :
• Data mengalir dalam satu arah sehingga terjadinya

collision dapat dihindarkan.
• Aliran data mengalir lebih cepat karena dapat

melayani data dari kiri atau kanan dari server.
• Dapat melayani aliran lalulintas data yang padat,

karena data dapat bergerak kekiri atau kekanan.
• Waktu untuk mengakses data lebih optimal.
Kerugian Topologi RING :
• Apabila ada satu komputer dalam ring yang gagal

berfungsi, maka akan mempengaruhi keseluruhan
jaringan.
• Menambah atau mengurangi computer akan
mengacaukan jaringan.
• Sulit untuk melakukan konfigurasi ulang.
d) Topologi Bus
Pada topologi bus 2 ujung jaringan harus diakhiri
dgn sebuah terminator. Barel connector dpt digunakan ukt
memperluasnya. Jaringan hanya terdiri dari satu saluran
kabel yg menggunakan kabel BNC. Komputer yg ingin
terhubung ke jaringan dpt mengkaitkan dirinya dgn
mentap Ethernetnya sepanjang kabel. Instalasi jaringan
Bus sangat sederhana, murah & maksimal terdiri atas 5-7
komputer. Kesulitan yg sering dihadapi adl kemungkinan
terjadinya tabrakan data karena mekanisme jaringan relatif
sederhana & jika salah satu node putus maka akan
mengganggu kinerja & trafik seluruh jaringan.

Gambar 2.3

Karakteristik Topologi BUS :
• Node - node dihubungkan secara serial sepanjang

kabel, dan pada kedua ujung kabel ditutup dengan
terminator.
• Sangat sederhana dalam instalasi
• Sangat ekonomis dalam biaya.
• Paket-paket data saling bersimpangan pada suatu
kabel.
• Tidak diperlukan hub, yang banyak diperlukan
adalah Tconnector pada setiap Ethernet card.
• Problem yang sering terjadi adalah jika salah satu

Komunikasi Data | 13
https://www.academia.edu/34094077/MAKALAH_KOMUNIKASI_DATA
https://nataliaonly21.wordpress.com/2015/03/28/makalah-tcpip/
https://www.academia.edu/37248534/Makalah_Sistem_Analog_Dan_Digital

node rusak, maka jaringan keseluruhan dapat down,
sehingga seluruh node tidak bisa berkomunikasi
dalam jaringan tersebut.
Keuntungan Topologi BUS :
• Topologi yang sederhana.
• Kabel yang digunakan sedikit untuk
menghubungkan komputer- komputer atau
peralatan-peralatan yang lain.
• Biayanya lebih murah dibandingkan dengan susunan
pengkabelan yang lain.
• Cukup mudah apabila kita ingin memperluas
jaringan pada topologi bus.
Kerugian Topologi BUS :
• Traffic (lalu lintas) yang padat akan sangat
memperlambat bus.
• Setiap barrel connector yang digunakan sebagai
penghubung memperlemah sinyal elektrik yang
dikirimkan, dan kebanyakan akan menghalangi
sinyal untuk dapat diterima dengan benar.
• Sangat sulit untuk melakukan troubleshoot pada bus.
• Lebih lambat dibandingkan dengan topologi yang
lain.
f. Katergori Jaringan
Jaringan komputer adalah hubungan antara dua atau lebih
sistem komputer melalui media komunikasi untuk melakukan
komunikasi data satu dengan yang lainnya.

a. Local Area Network (LAN)
Local Area Network biasa disingkat LAN adalah

jaringan komputer yang jaringannya hanya mencakup
wilayah kecil; seperti jaringan komputer kampus, gedung,
kantor, dalam rumah, sekolah atau yang lebih kecil. Saat
ini, kebanyakan LAN berbasis pada teknologi IEEE 802.3
Ethernet menggunakan perangkat switch, yang
mempunyai kecepatan transfer data 10, 100, atau 1000
Mbit/s. Selain teknologi Ethernet, saat ini teknologi
802.11b (atau biasa disebut Wi-fi) juga sering digunakan
untuk membentuk LAN. Tempat-tempat yang
menyediakan koneksi LAN dengan teknologi Wi-fi biasa
disebut hotspot. Pada sebuah LAN, setiap node atau
komputer mempunyai daya komputasi sendiri, berbeda
dengan konsep dump terminal. Setiap komputer juga dapat
mengakses sumber daya yang ada di LAN sesuai dengan
hak akses yang telah diatur.Sumber daya tersebut dapat
berupa data atau perangkat seperti printer. Pada LAN,
seorang pengguna juga dapat berkomunikasi dengan

Komunikasi Data | 14
https://www.academia.edu/34094077/MAKALAH_KOMUNIKASI_DATA
https://nataliaonly21.wordpress.com/2015/03/28/makalah-tcpip/
https://www.academia.edu/37248534/Makalah_Sistem_Analog_Dan_Digital

pengguna yang lain dengan menggunakan aplikasi yang
sesuai. Berbeda dengan Jaringan Area Luas atau Wide
Area Network (WAN), maka LAN mempunyai
karakteristik sebagai berikut :
1. Mempunyai pesat data yang lebih tinggi
2. Meliputi wilayah geografi yang lebih sempit
3. Tidak membutuhkan jalur telekomunikasi yang

disewa dari operator telekomunikasi
Biasanya salah satu komputer di antara jaringan
komputer itu akan digunakan menjadi server yang
mengatur semua sistem di dalam jaringan tersebut.

Gambar 2.4

Prinsip kerja Local Area Network :
Prinsip Kerja LAN LAN dapat definisikan sebagai

network atau jaringan sejumlah system komputer yang
lokasinya terbatas didalam satu gedung, satu kompleks
gedung atau suatu kampus dan tidak menggunakan media
fasilitas komunikasi umum seperti telepon, melainkan
pemilik dan pengelola media komunikasinya adalah
pemilik LAN itu sendiri.Dari definisi diatas dapat kita
ketahui bahwa sebuah LAN dibatasi oleh lokasi secara
fisik. Adapun penggunaan LAN itu sendiri
mengakibatkansemua komputer yang terhubung dalam
jaringan dapat bertukar data atau dengan kata lain
berhubungan. Kerjasama ini semakin berkembang dari
hanya pertukaran data hingga penggunaan peralatan secara
bersama. LAN yang umumnya menggunakan hub/switch,
akan mengikuti prinsip kerja hub itu sendiri. Dalam hal ini
adalah bahwa hub tidak memiliki pengetahuan tentang
alamat tujuan sehingga penyampaian data secara
broadcast, dan juga karena hub hanya memiliki satu
domain collision sehingga bila salah satu port sibuk maka
port- port yang lain harus menunggu. Itulah diantara
kelebihan dan kekurangan jaringan LAN.

b. Metropolitan Area Network

Komunikasi Data | 15
https://www.academia.edu/34094077/MAKALAH_KOMUNIKASI_DATA
https://nataliaonly21.wordpress.com/2015/03/28/makalah-tcpip/
https://www.academia.edu/37248534/Makalah_Sistem_Analog_Dan_Digital

Gambar 2.5

Metropolitan Area Network (MAN) adalah suatu
jaringan dalam suatu kota dengan transfer data
berkecepatan tinggi yang menghubungkan berbagai lokasi
seperti kampus, perkantoran, pemerintahan, dan
sebagainya. Berikut adalah karakteristik MAN yaitu:
1. Meliputi area seluas antara 5 dan 50 kisaran km.

Banyak MAN mencakup area perkotaan.
2. Sebuah MAN (seperti WAN) umumnya tidak

dimiliki oleh satu organisasi. MAN, komunikasi
linknya dan peralatan, umumnya dimiliki oleh salah
satu konsorsium pengguna atau oleh penyedia
layanan jaringan yang menjual pelayanan kepada
pengguna.
3. MAN sering bertindak sebagai jaringan kecepatan
tinggi untuk memungkinkan berbagi sumber daya
daerah. Hal ini juga sering digunakan untuk
menyediakan koneksi bersama untuk jaringan lain
dengan menggunakan link ke WAN.
4. MAN berukuran lebih besar dan biasanya memakai
teknologi yang sama dengan LAN.
5. Hanya memiliki sebuah atau dua buah kabel dan
tidak memiliki elemen switching, yang berfungsi
untuk mengatur paket melalui beberapa output kabel
. Adanya elemen switching membuat rancangan
menjadi lebih sederhana.
c. Wide Area Network (WAN)
WAN (Wide Area Network) merupakan jaringan
komputer yang mencakup area yang besar sebagai contoh
yaitu jaringan komputer antar wilayah, kota atau bahkan
negara, atau dapat didefinisikan juga sebagai jaringan
komputer yang membutuhkan router dan saluran
komunikasi publik. Internet merupakan contoh dari
jaringan WAN iniJika Wide Area Network sudah

Komunikasi Data | 16
https://www.academia.edu/34094077/MAKALAH_KOMUNIKASI_DATA
https://nataliaonly21.wordpress.com/2015/03/28/makalah-tcpip/
https://www.academia.edu/37248534/Makalah_Sistem_Analog_Dan_Digital

mencakup area intercontinental maka disebut jaringan
informasi global atau internet.

Gambar 2.6

Disamping pengiriman paket secara datagram,
dalam jaringan IP juga dikenal pengiriman paket secara
connection oriented dimana sebelum paket dikirim,
dilakukan setup koneksi logika dari tempat asal ke tujuan
oleh proses packet control dengan request logical
connection agar paket suatu informasi menempuh rute
yang sama. Mode koneksi ini disebut virtual circuit, tetapi
tidak seperti pada jaringan circuit switched yang
menduduki kanal (bandwidth/resources) secara monopoli,
dalam virtual circuit penggunaan resources masih dalam
pola sharing. Dengan cara demikian urutan paket bisa
dijamin, tetapi tingkat kontinuitas real time tidak dijamin,
sangat bergantung pada kapasitas dan tingkat kepadatan
trafik dalam jaringan. Dengan mode virtual circuit ini
memungkinkan suatu kelompok organisasi/perusahaan
memiliki jaringan privat (semacam jaringan PBX) secara
virtual (disebut IP VPN / Virtual Private Network),atau
semacam jaringan PBX (Private Branch Exchange) tetapi
lingkup area tidak terbatas seperti PABX karena jaringan
yang dibangun dalam IP VPN bukan secara fisik
melainkan secara logika dan pembentukan jaringan hanya
saat diperlukan saja sehingga lingkup jaringan pribadi IP
VPN dapat mencakup area nasional bahkan internasional.
Jaringan berbasis packet switched lain yang banyak
dikembangkan di AS adalah jaringan ATM (Asynchronus
Transfer Mode). Perbedaannya dengan jaringan IP, bahwa
pada jaringan ATM mode koneksi secara keseluruhan
menggunakan virtual circuit, sedangkan pada jaringan IP,
virtual circuit hanya bersifat option. Perbedaan lain, paket
pada jaringan ATM disebut cell selalu tetap yakni 53 oktet
(Byte) yang terdiri dari 48 oktet payload, 5 oktet header.

Komunikasi Data | 17
https://www.academia.edu/34094077/MAKALAH_KOMUNIKASI_DATA
https://nataliaonly21.wordpress.com/2015/03/28/makalah-tcpip/
https://www.academia.edu/37248534/Makalah_Sistem_Analog_Dan_Digital

Sedangkan dalam jaringan IP, ukuran paket tidak
tetap.Teknologi ATM banyak dikembangkan di Amerika
Serikat (tidak dibahas disini).Satu hal lagi, bahwa jaringan
ATM dirancang berbasis layanan broadband dan dapat
mengakomodasi layanan VBR (Variable Bit Rate) selain
CBR (Constant Bit Rate).Sedangkan rancangan awal
jaringan IP berbasis Narrow Band dan layanan CBR.

Banyak sekali manfaat dari pelajaran Komunikasi
Data. Peningkatan kualitas hidup semakin menuntut
manusia untuk melakukan berbagai aktifitas yang
dibutuhkan dengan mengoptimalkan sumber daya yang
dimilikinya.Komunikasi Data yang perkembangannya
begitu cepat secara tidak langsung mengharuskan manusia
untuk menggunakannya dalam segala aktivitasnya.
Beberapa penerapan dari Komunikasi data antara lain
dalam perusahaan, dunia bisnis, sektor perbankan,
pendidikan, dan kesehatan.

1. Penerapan Komunikasi Data dalam Perusahaan
Komunikasi Databanyak digunakan para

usahawan. Kebutuhan efisiensi waktu dan biaya
menyebabkan setiap pelaku usaha merasa perlu
menerapkan teknologi informasi dalam lingkungan
kerja. Penerapan Komunikasi Data menyebabkan
perubahan bada kebiasaan kerja. Misalnya
penerapan Enterprice Resource Planning (ERP).
ERP adalah salah satu aplikasi perangkat lunak yang
mencakup sistem manajemen dalam perusahaan.

2. Penerapan Komunikasi Data dalam Dunia Bisnis
Dalam dunia bisnis Komunikasi Data

dimanfaatkan untuk perdagangan secara elektronik
atau dikenal sebagai E-Commerce. E-Commerce
adalah perdagangan menggunakan jaringan
komunikasi internet.

3. Penerapan Komunikasi Data dalam Perbankan

Komunikasi Data | 18
https://www.academia.edu/34094077/MAKALAH_KOMUNIKASI_DATA
https://nataliaonly21.wordpress.com/2015/03/28/makalah-tcpip/
https://www.academia.edu/37248534/Makalah_Sistem_Analog_Dan_Digital

Dalam dunia perbankan Komunikasi Data
adalah diterapkannya transaksi perbankan lewat
internet atau dikenal dengan Internet Banking.
Beberapa transaksi yang dapat dilakukan melalui
Internet Banking antara lain transfer uang,
pengecekan saldo, pemindahbukuan, pembayaran
tagihan, dan informasi rekening.

4. Penerapan Komunikasi Data dalam Pendidikan
Teknologi pembelajaran terus mengalami

perkembangan seirng perkembangan zaman. Dalam
pelaksanaan pembelajaran sehari-hari Makalah
Teknologi Informasi dan Komunikasi sering
dijumpai kombinasi teknologi audio/data,
video/data, audio/video, dan internet. Internet
merupakan alat komunikasi yang murah dimana
memungkinkan terjadinya interaksi antara dua orang
atau lebih. Kemampuan dan karakteristik internet
memungkinkan terjadinya proses belajar mengajar
jarak jauh (E-Learning) menjadi lebih efektif dan
efisien sehingga dapat diperoleh hasil yang lebih
baik.

5. Penerapan Komunikasi Data dalam Kesehatan

Sistem berbasis kartu cerdas (smart card) dapat
digunakan juru medis untuk mengetahui riwayat
penyakit pasien yang datang ke rumah sakit karena
dalam kartu tersebut para juru medis dapat
mengetahui riwayat penyakit pasien. Digunakannya
robot untuk membantu proses operasi pembedahan
serta penggunaan komputer hasil pencitraan tiga
dimensi untuk menunjukkan letak tumor dalam
tubuh pasien.

Komunikasi Data | 19
https://www.academia.edu/34094077/MAKALAH_KOMUNIKASI_DATA
https://nataliaonly21.wordpress.com/2015/03/28/makalah-tcpip/
https://www.academia.edu/37248534/Makalah_Sistem_Analog_Dan_Digital

1) Terhadap Kehidupan Bermasyarakat
Proses penggunaan Komunikasi Data
merupakan dasar yang muncul dan dikenal
sebagai Informatika Masyarakat. Masyarakat
informatika melibatkan diri lebih dari sekedar
pengadopsian Komunikasi Data di dalamnya,
tetapi ikut dalam penerapan Komunikasi Data
demi keuntungan masyarakat lokal.
Masyarakat informatika tidak hanya
menghadapkan teknologi, tetapi juga gagasan
sosial yang dikenal sebagai modal sosial.
Masyarakat informatika juga memperkenalkan
dimensi baru ke dalam konsep pembagian
masyarakat berdasarkan modal budaya dan
kelas sosial yang menstratifikasi masyarakat.

Sebagai satu bidang akademik, masyarakat
informatika mengambil sumber daya dan
partisipan dari serangkaian latar belakang,
termasuk Ilmu Komputer, Manajemen, Ilmu
Informasi dan Perpustakaan, Perencanaan,
Sosiologi, Pendidikan, Kebijakan Sosial, dan
penelitian Pedesaan, Regional, dan
Pembangunan.

Sebagai suatu praktik, masyarakat informatika

merupakan kepentingan bagi mereka yang

perhatian dengan Pengembangan Masyarakat

dan Ekonomi Lokal di Negara Berkembang

maupun Maju dan memiliki hubungan dekat

dengan mereka yang bekerja di bidang-bidang

seperti Pembangunan Masyarakat,

Pembangunan Ekonomi Masyarakat,

Informatika Kesehatan Berbasis Masyarakat,

Pendidikan Dewasa dan Lanjutan.

Komunikasi Data | 20
https://www.academia.edu/34094077/MAKALAH_KOMUNIKASI_DATA
https://nataliaonly21.wordpress.com/2015/03/28/makalah-tcpip/
https://www.academia.edu/37248534/Makalah_Sistem_Analog_Dan_Digital

Masyarakat informatika adalah bagian dari
struktur masyarakat di dunia yang muncul dan
memiliki peran di sejumlah tingkat
fundamental dalam masyarakat yang
berkembang. Masyarakat informatika dapat
dideskripsikan sebagai penggunaan teknologi
informasi dan komunikasi untuk praktik
masyarakat, yang didefinisikan oleh Glen
(1993) sebagai Penyampaian Layanan
Masyarakat, dan Tindakan Masyarakat.
Khususnya, Praktik Masyarakat semakin
dianggap fundamental untuk masalah-masalah
sosial karena masyarakat di suatu tempat
menghadapi dunia perdagangan modern yang
kurang menjadi subyek negara/ bangsa.

Komunikasi telah memainkan peranan penting
dalam mengembangkan dan mempertahankan
kesehjateraan masyarakat secara geografis
sepanjang sejarah. Informatika Masyarakat
adalah sebuah fenomena terkini pada
masyarakat jaringan modern, dapat dilacak
pada pemrakarsa komunikasi masyarakat akhir
1980 sampai awal 1990.

Sejak permulaan, tujuan utama teknologi
masyarakat adalah untuk menggunakan
prasarana, aplikasi, dan layanan informasi dan
komunikasi untuk memberdayakan dan
melestarikan modal sosial masyarakat lokal
(jaringan, organisasi, kelompok, aktivitas, dan
nilai yang mendasari kehidupan masyarakat).
1. Terhadap Pembelajaran di sekolah
Kita harus tahu bahwa untuk memanfaatkan
TIK dalam hal pembelajaran tidak semudah
dibayangkan.Perlu beberapa syarat yang harus

Komunikasi Data | 21
https://www.academia.edu/34094077/MAKALAH_KOMUNIKASI_DATA
https://nataliaonly21.wordpress.com/2015/03/28/makalah-tcpip/
https://www.academia.edu/37248534/Makalah_Sistem_Analog_Dan_Digital

dipenuhi demi terwujudnya pemanfaatan TIK
dalam pembelajaran,diantaranya :
 Adanya akses teknologi internet untuk

guru maupun siswa,baik di dalam
kelas,sekolah, maupun lembaga
pendidikan guru,
 Adanya materi yang bermutu bagi guru
dan siswa,
 Guru harus harus produktif terhadap
perkembangan TIK.
Selain itu,untuk menghindari pemanfaatan
teknologi yang kurang bermanfaat apalagi
dalam hal negatif oleh siswa karena
pembelajaran TIK antar siswa dengan cepat
maka mengarahkan pemanfatan TIK dalam
pembelajaran menjadi sangat penting sehingga
positif dalam penggunaan TIK.Bentuk
nyatanya dapat berupa penugasan pencarian
artikel,sumber bacaan,atau pengiriman
tugas(PR) melalui e-mail

Dan juga harus tercipta kemudahan akses
internet di lingkungan yang terkontrol seperti
di sekolah atau rumah melebihi kemudahan
akses di tempat umum seperti warnet agar
aktivitas on-line siswa lebih terkontrol.

Beberapa pemanfaatan TIK dalam
pembelajaran diantaranya :

-Presentasi

-Demonstrasi

-Kelas Virtual

Blog sekarang memang menjadi tempat bagi
semua orang seperti pelajar untuk

Komunikasi Data | 22
https://www.academia.edu/34094077/MAKALAH_KOMUNIKASI_DATA
https://nataliaonly21.wordpress.com/2015/03/28/makalah-tcpip/
https://www.academia.edu/37248534/Makalah_Sistem_Analog_Dan_Digital

munumpahkan semua ilmu dan aktifitas
sehari-harinya.Dengan menulis di Blog kita
dapat :
-Mengembangakan kreatifitas kalian dalam
menulis.Selain itu apabila tulisan kalian bagus
maka kita akan mendapatkan komentar
sebagai bentuk penghormatan terhadap tulisan
kita,

-Mempersiapkan diri kita untuk bersaing di
dunia global yang menuntut kita terjun dalam
teknologi, nah apabila kita terbiasa menulis di
Blog maka kita akan terbiasa menggunakan
teknologi dalam menjalani kehidupan.

Dengan e-mail,kita bisa mengirimkan tugas
yang diberikan oleh guru tanpa harus bertatap
muka langsung.Dan dengan menjelajah
internet,kita akan tahu banyak hal yang bisa di
dapat melalui internet seperti mencari artikel
yang berkaitan dengan mata pelajaran di
sekolah.Ini semua sangat menunjang sekali
terhadap proses belajar di sekolah.

2. MODEL OSI
a. Pengertian OSI
OSI adalah standar komunikasi yang diterapkan di dalam
jaringan komputer. Standar itulah yang menyebabkan seluruh
alat komunikasi dapat saling berkomunikasi melalui jaringan.
Model referensi OSI (Open System Interconnection)
menggambarkan bagaimana informasi dari suatu software
aplikasi di sebuah komputer berpindah melewati sebuah media
jaringan ke suatu software aplikasi di komputer lain. Model
referensi OSI secara konseptual terbagi ke dalam 7 lapisan
dimana masing-masing lapisan memiliki fungsi jaringan yang
spesifik. Model Open Systems Interconnection (OSI) diciptakan
oleh International Organization for Standardization (ISO) yang
menyediakan kerangka logika terstruktur bagaimana proses
komunikasi data berinteraksi melalui jaringan. Standard ini
dikembangkan untuk industri komputer agar komputer dapat
berkomunikasi pada jaringan yang berbeda secara efisien.

Komunikasi Data | 23
https://www.academia.edu/34094077/MAKALAH_KOMUNIKASI_DATA
https://nataliaonly21.wordpress.com/2015/03/28/makalah-tcpip/
https://www.academia.edu/37248534/Makalah_Sistem_Analog_Dan_Digital

b. Lapisan – lapisan OSI

Gambar 3.0
a) Physical Layer

Ini adalah layer yang paling sederhana yang
berkaitan dengan electrical (dan optical) koneksi antar
peralatan. Data biner dikodekan dalam bentuk yang dapat
ditransmisi melalui media jaringan, sebagai contoh kabel,
transceiver dan konektor yang berkaitan dengan layer
Physical. Peralatan seperti repeater, hub dan network card
adalah berada pada layer ini. Contoh : E I A / T I A - 2 3 2 ,
V 3 5 ,EIA/TIA- 449, V.24,RJ45, Ethernet, NRZI,NRZ,
B8ZS.
b) Data-link layer

Layer ini sedikit lebih “cerdas” dibandingkan
dengan layer physical, karena menyediakan transfer data
yang lebih nyata. Sebagai penghubung antara media
network dan layer protocol yang lebih highlevel, layer
data link bertanggung-jawab pada paket akhir dari data
binari yang berasal dari level yang lebih tinggi ke paket
diskrit sebelum ke layer physical. Akan mengirimkan
frame (blok dari data) melalui suatu network. Ethernet

Komunikasi Data | 24
https://www.academia.edu/34094077/MAKALAH_KOMUNIKASI_DATA
https://nataliaonly21.wordpress.com/2015/03/28/makalah-tcpip/
https://www.academia.edu/37248534/Makalah_Sistem_Analog_Dan_Digital

(802.2 & 802.3), Tokenbus (802.4) dan Tokenring (802.5)
adalah protocol pada layer Data-link. Contoh : IEEE
802.2/802.3, HDLC, Frame relay, PPP, VFDDI,ATM.

c) Network Layer
Tugas utama dari layer network adalah menyediakan

fungsi routing sehingga paket dapat dikirim keluar dari
segment network lokal ke suatu tujuan yang berada pada
suatu network lain. IP, Internet Protocol, umumnya
digunakan untuk tugas ini. Protocol lainnya seperti IPX,
Internet Packet eXchange. Perusahaan Novell telah
memprogram protokol menjadi beberapa, seperti SPX
(Sequence Packet Exchange) & NCP (Netware Core
Protocol). Protokol ini telah dimasukkan ke sistem operasi
Netware. Contoh : IP, IPX, Appletalk DDP .

d) Transport Layer
Layer transport data, menggunakan protocol seperti

UDP, TCP dan/atau SPX (Sequence Packet eXchange,
yang satu ini digunakan oleh NetWare, tetapi khusus
untuk koneksi berorientasi IPX). Layer transport adalah
pusat dari mode-OSI. Layer ini menyediakan transfer yang
reliable dan transparan antara kedua titik akhir, layer ini
juga menyediakan multiplexing, kendali aliran dan
pemeriksaan error serta memperbaikinya. Contoh : TCP,
UDP, SPX.

e) Session Layer
Layer Session, sesuai dengan namanya, sering

disalah artikan sebagai prosedur logon pada network dan
berkaitan dengan keamanan. Layer ini menyediakan
layanan ke dua layer diatasnya, Melakukan koordinasi
komunikasi antara entiti layer yang diwakilinya. Beberapa
protocol pada layer ini: NETBIOS: suatu session interface
dan protocol, dikembangkan oleh IBM, yang menyediakan
layanan ke layer presentation dan layer application.
NETBEUI, (NETBIOS Extended User Interface), suatu
pengembangan dari NETBIOS yang digunakan pada
produk Microsoft networking, seperti Windows NT dan
LAN Manager. ADSP (AppleTalk Data Stream Protocol).

Komunikasi Data | 25
https://www.academia.edu/34094077/MAKALAH_KOMUNIKASI_DATA
https://nataliaonly21.wordpress.com/2015/03/28/makalah-tcpip/
https://www.academia.edu/37248534/Makalah_Sistem_Analog_Dan_Digital

PAP (Printer Access Protocol), yang terdapat pada printer
Postscript untuk akses pada jaringan AppleTalk. Contoh :
RPC, SQL, NFS, SCP.
f) Presentation Layer

Layer presentation dari model OSI melakukan hanya
suatu fungsi tunggal: translasi dari berbagai tipe pada
syntax sistem. Sebagai contoh,

Komunikasi Data | 26
https://www.academia.edu/34094077/MAKALAH_KOMUNIKASI_DATA
https://nataliaonly21.wordpress.com/2015/03/28/makalah-tcpip/
https://www.academia.edu/37248534/Makalah_Sistem_Analog_Dan_Digital

suatu koneksi antara PC dan mainframe membutuhkan
konversi dari EBCDIC character-encoding format ke
ASCII dan banyak faktor yang perlu dipertimbangkan.
Kompresi data (dan enkripsi yang mungkin) ditangani
oleh layer ini. Contoh : JPEG, ASCII, TIFF, GIF,MPEG,
MIDI.

g) Aplication Layer
Layer ini adalah yang paling “cerdas”, gateway

berada pada layer ini. Gateway melakukan pekerjaan yang
sama seperti sebuah router, tetapi ada perbedaan diantara
mereka. Layer Application adalah penghubung utama
antara aplikasi yang berjalan pada satu komputer dan
resources network yang membutuhkan akses padanya.
Layer Application adalah layer dimana user akan
beroperasi padanya, protocol seperti FTP, telnet, SMTP,
HTTP, POP3 berada pada layer Application. Contoh :
Telnet,HTTP, FTP, WWW Browser, NFS,SMTP, SNMP.

c. Fungsi Dan Perubahan Data Lapisan OSI

Data Stream Application

Data Stream Presentation
Source

Data Stream Session

Data Data Data Transport
Network
Network Data Link
Header Data Physical

Frame Network Frame

Header Header Data Trailer

11000101010110110000101

Gambar 3.1

Komunikasi Data | 27
https://www.academia.edu/34094077/MAKALAH_KOMUNIKASI_DATA
https://nataliaonly21.wordpress.com/2015/03/28/makalah-tcpip/
https://www.academia.edu/37248534/Makalah_Sistem_Analog_Dan_Digital

a) Physical Layer
Untuk mendefinisikan media transmisi jaringan,

metode pensinyalan, sinkronisasi bit, arsitektur jaringan
(seperti halnya Ethernet atau Token Ring),topologi
jaringan dan pengabelan. Selain itu, level ini juga
mendefinisikan bagaimana Network Interface Card (NIC)
dapat berinteraksi dengan media kabel atau radio.data
yang ada di layer ini berupa biner.

b) Data-link layer

Fungsi yang diberikan pada layer data link antara
lain :

 Arbitration, pemilihan media fisik
 Addressing, pengalamatan fisik
 Error detection, menentukan apakah data telah

berhasil terkirim
 Identify Data Encapsulation, menentukan pola

header pada suatu data
a. Arbitrasi

Gambar 3.2 Penentuan waktu pengiriman data yang
tepat apabila suatu media sudah terpakai,
hal ini perlu melakukan suatu deteksi
sinyal pembawa. Pada Ethernet
menggunakan metode Carrier Sense
Multiple Access / Collision Detection

(CSMA/CD).

Pada jaringan yang dapat melakukan
akses secara bersamaan simultan. Maka
bila Host A mengirimkan data ke Host
D, maka Host B dan C akan melakukan
deteksi jalur, dan apabila jalur sedang
dipakai maka Host B dan C akan
menunggu terlebih dahulu.

Hal ini dapat mencegah terjadinya collision. Ilustrasi seperti pada Gambar

Komunikasi Data | 28
https://www.academia.edu/34094077/MAKALAH_KOMUNIKASI_DATA
https://nataliaonly21.wordpress.com/2015/03/28/makalah-tcpip/
https://www.academia.edu/37248534/Makalah_Sistem_Analog_Dan_Digital

b. Addressing

Pengalamatan

yang dilakukan

pada layer data

link bersifat fisik,

yaitu

menggunakan

Media Access

Control (MAC).

MAC itanamkan

pada interface

suatu

perangka

t

jaringan.MAC

berukuran 48bit dengan format 12 heksadesimal.

c. Error Detection
Teknik yang digunakan adalah Frame Check Sequence (FCS) dan

Cyclic Redundancy Check (CRC).

d. Identify Data Encapsulation

Mengidentifikasikan format data yang lewat apakah termasuk ehternet,

token ring, framerelay dan sebagainya.

Tabel .Tipe ProtokolEncoding

Protokol Data Link Bagian (Field) Header Ikuran
Header 802 2 1 byte
802.3 Ethernet DSAP
Header 802 2 1 byte
802.5 Token Ring
Header SNAP 2 byte
802.3 Ethernet SSAP
Header Ethemet 2 byte
802.5 Token Ring Extra Cisco Header 2 byte
RFC 1490 1 byte
802.3 Ethernet Protocol Type Q933 2 byte / 1D
Header SNAP 2 bye
802.5 Token Ring

Ethernet (DIX) Ethcrtype

HDLC Cisco proprietary

Eramc Relay RFC 2427 NLP1D

Frame Relay RFC 2427 L2 / L3 protocol 1D

Frame Relay RFC 2427 SNAP Protocol Type

Gambar 3.5

Komunikasi Data | 29
https://www.academia.edu/34094077/MAKALAH_KOMUNIKASI_DATA
https://nataliaonly21.wordpress.com/2015/03/28/makalah-tcpip/
https://www.academia.edu/37248534/Makalah_Sistem_Analog_Dan_Digital

c) Network Layer Fungsi utama dari layer
network adalah
pengalamatan dan
routing. Pengalamatan
pada layer network
merupakan pengalamatan
secara logical, Contoh
penggunaan alamat IP
seperti
pada Gambar 3.6 dipilih
apakah menggunakan
protokol yang

Routing digunakan untuk pengarah jalur paket data yang akan dikirim.
Dimana routing ada 2 macam yaitu Routed dan Routing Protocol.

Gambar 3.7

d) Transport Layer

Pada layer 4 ini bisa
mendukung error-recovery atau tidak. Melakukan multiplexing terhadap data yang
datang, mengurutkan data yang datang apabila datangnya tidak berurutan.

Komunikasi Data | 30
https://www.academia.edu/34094077/MAKALAH_KOMUNIKASI_DATA
https://nataliaonly21.wordpress.com/2015/03/28/makalah-tcpip/
https://www.academia.edu/37248534/Makalah_Sistem_Analog_Dan_Digital

Pada layer ini juga komunikasi dari ujung ke ujung (end-to-end) diatur dengan
beberapa cara,sehingga urusan data banyak dipengaruhi oleh layer 4 ini.

Fungsi yang diberikan oleh layer transport :

-I- Melakukan segmentasi pada layer atasnya
-I- Melakukan koneksi end-to-end
-I- Mengirimkan segmen dari 1 host ke host yang lainnya
-I- Memastikan reliabilitas data

a. Melakukan segmentasi pada layer atasnya

yang Dengan menggunakan OSI
model, berbagai macam jenis
Gambar 3.9 aplikasi yang berbeda dapat
dikirimkanpadajenis transport
sama. Transport yang terkirim
berupa segmen per segmen.
Sehingga data dikirim
berdasarkan first-come first
served.

b. Melakukan koneksi end-to-end
Konsepnya, sebuah perangkat untuk melakukan komunikasi
dengan perangkat lainnya,perangkat yang dituju harus menerima
koneksi terlebih dahulu sebelum mengirimkan atau menerima data.
Proses yang dilakukan sebelum
pengiriman data, seperti pada
Gambar :

Gambar 4.0

-I- Pengirim (sender) mengirimkan sinyal Synchronize terlebih
dulu ke tujuan

Komunikasi Data | 31
https://www.academia.edu/34094077/MAKALAH_KOMUNIKASI_DATA
https://nataliaonly21.wordpress.com/2015/03/28/makalah-tcpip/
https://www.academia.edu/37248534/Makalah_Sistem_Analog_Dan_Digital

-I- Penerima (receiver) mengirimkan balasan dengan sinyal
Negotiate Connection

-I- Penerima mengirimkan Synchronize ulang, apa benar
pengirim akan mengirimkan data

-I- Pengirim membalas dengan sinyal Acknowledge dimana
artinya sudah siap untuk mengirimkan data Connection
establish

-I- Kemudian segmen dikirim
c. Mengirimkan segmen dari 1 host ke host yang lainnya

Proses pengiriman Host A i Host B j yang terjadi
pada layer transport berupa segmen,
sedangkan pada Application * Application layer bawahnya
berupa paket dan Presentation --------------------- Presentation pada layer 2

Session Session

berupa frame dan Transport "s<^fnoritG Transport
Network ■1 Packets Network
dirubah

Data Link £3 Frames Data Link menjadi

a Bits pengiriman bit
layer 1. Hal
Physical Physical

pada

d. Memastikan reliabilitas data tersebut dapat dilihat pada
gambar 4.1.

Pada waktu pengiriman

data sedang berjalan,

kepadatan jalur bisa terjadi

(congestion).

Alasan terjadinya

congestion antara lain:

komputer berkecepatan tinggi

mengirimkan data lebih cepat dari pada jaringannya, apabila beberapa komputer

mengirimkan data ke tujuan yang sama secara simultan.

Untuk mengatasi hal tersebut setiap perangkat dilengkapi dengan

yang namanya kontrol aliran (flow control). Dimana apabila ada

pengirim yang mengirimkan data terlalu banyak,maka dari pihak

penerima akan mengirmkan pesan ke pengirim bahwa jangan

mengirim data lagi, karena data yang sebelumnya sedang di proses.

Dan apabila telah selesai

Komunikasi Data | 32
https://www.academia.edu/34094077/MAKALAH_KOMUNIKASI_DATA
https://nataliaonly21.wordpress.com/2015/03/28/makalah-tcpip/
https://www.academia.edu/37248534/Makalah_Sistem_Analog_Dan_Digital

diproses, si penerima akan mengirimkan pesan ke pengirim untuk
melanjutkan pengiriman data. Ilustrasi flow control dapat dilihat
pada gambar 4.2.

f) Session Layer
Session layer mendefinisikan bagaimana memulai, mengontrol dan
mengakhiri suatu percakapan (biasa disebut session). Contoh layer session
: NFS, SQL, RPC, ASP, SCP

• Network File System (NFS)
• Structured Query Language (SQL)
• Remote-Procedure Gali (RPC)
• X Window System
• AppleTalk Session Protocol (ASP)
• DNA Session Control Protocol (SCP)

Gambar 4.3

g) Presentation Layer
Pada layer ini bertugan untuk mengurusi format data yang dapat dipahami oleh

berbagai macam media. Selain itu layer ini juga dapat mengkonversi format data,

sehingga layer berikutnya dapat memafami format yang diperlukan untuk

komunikasi.Selain itu pada

layer berfungsi sebagai enkripsi data. presentasi ini juga

Contoh format data yang didukung

oleh layer presentasi antara lain :

Text, Data, Graphic,Visual Image,

Sound, Video. Bisa digambarkan

seperti pada gambar 4.4

3.3.6 Aplication

Layer

Pada Gambar 4.4 layer ini berurusan dengan
program komputer yang

digunakan oleh user. Program komputer yang berhubungan hanya program yang

melakukan akses jaringan, tetapi bila yang tidak berarti tidak berhubungan

dengan OSI.

Contoh: Aplikasi word processing, aplikasi ini digunakan untuk pengolahan text

sehingga program ini tidak berhubungan dengan OSI. Tetapi bila program

Komunikasi Data | 33
https://www.academia.edu/34094077/MAKALAH_KOMUNIKASI_DATA
https://nataliaonly21.wordpress.com/2015/03/28/makalah-tcpip/
https://www.academia.edu/37248534/Makalah_Sistem_Analog_Dan_Digital

tersebut ditambahkan fungsi jaringan misal pengiriman email, maka aplikasi
layer baru berhubungan disini.
Sehingga bila digambar dapat digambar seperti Gambar

Gambar 4.5
d. Komunikasi Antar Lapisan OSI

Proses bagaimana komputer berinteraksi dengan
menggunakan layer pada OSI, mempunyai dua fungsi umum,
Tiap layer memberikan pelayanan pada layer di atasnya sesuai
dengan spesifikasi protokolnya.
 Tiap layer mengirimkan informasi komunikasi melalui

software dan hardware yang sama antar komputer.

Komunikasi Data | 34
https://www.academia.edu/34094077/MAKALAH_KOMUNIKASI_DATA
https://nataliaonly21.wordpress.com/2015/03/28/makalah-tcpip/
https://www.academia.edu/37248534/Makalah_Sistem_Analog_Dan_Digital

Komunikasi antar komputer pada OSI layer dapat digambarkan seperti
Gambar

Application Application

Presentalk>n Pr esc nl abon

Sesslon Session
Transpor!
Tran NetWork
sport Data Unk
PhysicaJ
NelworK

Data Unk

Physcai

L# - Layar # Header L#H - Layer 4 Header L#T - Layer # Trailer

Gambar 4.6

Sebuah data dibuat oleh aplikasi pada host A, contoh seseorang menuliskan email.
Pada tiap layer ditambahkan header dan dilanjutkan ke layer berikutnya (langkah
1 Gambar ).

Contoh : Pada layer transport menyalurkan data dan header yang ditambahkannya
ke layer network, sedangkan pada layer network ditambahkan header alamat
tujuannya supaya data bisa sampai pada komputer tujuannya.

Setelah aplikasi memuat data, software dan hardware pada komputer
menambahkan header dan trailernya. Pada layer fisik dapat menggunakan
medianya untuk mengirimkan sinyal untuk transmisi (langkah 2 Gambar ).

Disisi penerima (langkah 3 Gambar ), Host B mulai mengatur interaksi antar layer
pada host B. Panah keatas (langkah 4 Gambar ) menunjukkan proses pemecahan
header dan trailer sehingga pada akhirnya data dapat diterima oleh pengguna di
host B.

Apabila komunikasi yang terjadi antar 2 komputer masih harus melewati suatu
media tertentu, semisal router. Maka bentuk dari interaksi OSI layer dapat dilihat
seperti Gambar .

Host A ------------------------------------------------- - Host B
Application Application
Presentation * Presentation

Session -------------------------------------------------- Session
Transport Transport
Network > Network
Data Unk Data Link
*

«

--------------------------------------------------

>• -------- • NetWork «

--------- »

* -------- » Data Unk * -----------------------*

Komunikasi Data | 35
https://www.academia.edu/34094077/MAKALAH_KOMUNIKASI_DATA
https://nataliaonly21.wordpress.com/2015/03/28/makalah-tcpip/
https://www.academia.edu/37248534/Makalah_Sistem_Analog_Dan_Digital

Physical • --------• Physical « --------• Physical

Router 1

Gambar 4.7 Interaksi OSI Layer pada komunikasi melalui sebuah perantara,
misal Router.

Konsep penempatan data dibalik suatu header dan trailer untuk tiap layer disebut
enkapsulasi (encapsulation). Pada Gambar 4.6 terlihat pada tiap layer diberikan
suatu header tambahan, kemudian ditambahkan lagi header pada layer berikutnya,
sedangkan pada layer 2 selain ditambahkan header juga ditambahkan trailer. Pada
layer 1 tidak menggunakan header dan trailer.

Pada pemrosesan layer 5, 6 dan 7 terkadang tidak diperlukan adanya header. Ini
dikarenakan tidak ada informasi baru yang perlu diproses. Sehingga untuk layer
tersebut bisa dianggap 1 proses.

Sehingga langkah-langkah untuk melakukan data enkapsulasi dapat dijabarkan
sebagai berikut :

Langkah 1 Membuat data - artinya sebuah aplikasi memiliki data untuk dikirim

Langkah 2 Paketkan data untuk di transportasikan - artinya pada layer transport

ditambahkan header dan masukkan data dibalik header. Pada proses ini terbentuk
L4PDU.

Langkah 3 Tambahkan alamat tujuan layer network pada data - layer network
membuat header network, dimana didalamnya terdapat juga alamat layer network,
dan tempatkan L4PDU dibaliknya. Disini terbentuk L3PDU.

Langkah 4 Tambahkan alamat tujuan layer data link pada data - layer data link
membuat header dan menempatkan L3PDU dibaliknya, kemudian menambahkan
trailer setelahnya. Disini terbentu L2PDU.

Komunikasi Data | 36
https://www.academia.edu/34094077/MAKALAH_KOMUNIKASI_DATA
https://nataliaonly21.wordpress.com/2015/03/28/makalah-tcpip/
https://www.academia.edu/37248534/Makalah_Sistem_Analog_Dan_Digital

Langkah 5 Transmit dalam bentu bit - pada layer fisikal, lakukan encoding pada
sinyal kemudian lakukan pengiriman frame.

Sehingga pemrosesannya akan mirip dengan model TCP/IP. Pada tiap
layer terdapat LxPDU (Layer N Protocol Data Unit), dimana merupakan bentuk
dari byte pada header-trailer pada data. Pada tiap-tiap layer juga terbentuk
bentukan baru, pada layer 2 PDU termasuk header dan trailer disebut bentukan
frame. Pada layer 3 disebut paket (packet) atau terkadang datagram. Sedangkan
pada layer 4 disebut segmen (segment). Sehingga dapat digambarkan pada

Gambar

Gambar 4.8 Sehingga bila pada contoh
pengiriman email proses
enkapsulasi yang terjadi dapat
digambarkan pada Gambar
modul yang dibutuhkan, Membuat
lingkungan yang dapat saling
terkoneksi .

Gambar 4.9

Komunikasi Data | 37
https://www.academia.edu/34094077/MAKALAH_KOMUNIKASI_DATA
https://nataliaonly21.wordpress.com/2015/03/28/makalah-tcpip/
https://www.academia.edu/37248534/Makalah_Sistem_Analog_Dan_Digital

3. PROTOCOL TCP/IP
Protokol jaringan merupakan seperangkat kesepakatan aturan

yang mengatur format, bentuk, serta aksi-aksi yang perlu dilakukan
terhadap pesan atau data yang dikirim melalui jaringan. Protokol yang
sering digunakan adalah protokol TCP/IP (Transmission Control
Protocol/Internet Protocol). Sesuai dengan namanya, TCP/IP biasanya
digunakan dalam jaringan internet.

Protokol TCP/IP dikembangkan pada akhir dekade 1970-an
menghubungkan komputer-komputer dan jaringan untuk membentuk
sebuah jaringan yang luas (WAN). TCP/IP merupakan sebuah standar
jaringan terbuka yang bersifat independen terhadap mekanisme
transport jaringan fisik yang digunakan, sehingga dapat digunakan di
mana saja.

Protokol ini menggunakan skema pengalamatan yang sederhana
yang disebut sebagai alamat IP (IP Address) yang mengizinkan hingga
beberapa ratus juta komputer untuk dapat saling berhubungan satu
sama lainnya di Internet. Protokol ini juga bersifat routable yang
berarti protokol ini cocok untuk menghubungkan sistem-sistem
berbeda (seperti Microsoft Windows dan keluarga UNIX) untuk
membentuk jaringan yang heterogen.

Protokol TCP/IP selalu berevolusi seiring dengan waktu,
mengingat semakin banyaknya kebutuhan terhadap jaringan komputer
dan Internet. Pengembangan ini dilakukan oleh beberapa badan,
seperti halnya Internet Society (ISOC), Internet Architecture Board
(IAB), dan Internet Engineering Task Force (IETF). Macam-macam
protokol yang berjalan di atas TCP/IP, skema pengalamatan, dan
konsep TCP/IP didefinisikan dalam dokumen yang disebut sebagai
Request for Comments (RFC) yang dikeluarkan oleh IETF.

TCP/IP sebenarnya mengacu pada sekumpulan set protokol
yang terdiri atas 2 protokol, yaitu Transmission Control Protocol dan
Internet Protocol. Protokol TCP/IP terbagi atas 5 layer(lapisan), yaitu
Application, Transport, Internet, Network Interface, dan Physical.

Komunikasi Data | 38
https://www.academia.edu/34094077/MAKALAH_KOMUNIKASI_DATA
https://nataliaonly21.wordpress.com/2015/03/28/makalah-tcpip/
https://www.academia.edu/37248534/Makalah_Sistem_Analog_Dan_Digital

Application layer

berfungsi untuk menangani high-level protocol, masalah representasi

data, proses encoding, dan dialog control yang memungkinkan

terjadinya komunikasi antar aplikasi jaringan. Application layer berisi

spesifikasi protocol-protocol khusus yang menangani aplikasi umum,

yaitu HyperText Transfer Protocol (HTTP), File Transfer Protocol

(FTP), Simple Mail Transfer Protocol (SMTP), telnet, Domain Name

System (DNS), dan Simple Network Management Protocol (SNMP).

Transport layer menyediakan layanan pengiriman dari sumber

data menuju ke tujuan data dengan cara membuat logical connection

antara keduanya. Pada layer inilah data yang akan dikirim dibagi-bagi

dan data yang akan diterima akan disatukan kembali. Internet layer

bertugas untuk memilih rute terbaik yang akan dilewati oleh sebuah

paket data dalam sebuah jaringan. Selain itu, internet layer juga

bertugas melakukan packet switching untuk mendukung tugas utama

tersebut. Network interface layer bertugas untuk mengatur segala hal

yang diperlukan sebuah IP paket agar dapat dikirimkan melalui media

fisik jaringan.

TCP merupakan bagian dari protokol TCP/IP yang digunakan

bersama dengan IP untuk mengirim data dalam bentuk unit-unti pesan

antara komputer ke internet. Protokol TCP bertanggung jawab untuk

pengiriman data dari sumber ke tujuan dengan benar. TCP juga

mendeteksi kesalahan atau hilangnya data dan melakukan pengiriman

kembali sampai data yang benar diterima secara utuh atau lengkap. IP

merupakan protokol pada TCP/IP yang mengatur bagaimana suatu

data dapat dikenal dan dikirim dari satu komputer ke komputer lain

hingga sampai ke tujuan dalam suatu jaringan komputer.

IP memiliki 5 fungsi utama dalam sebuah jaringan TCP/IP,

yaitu:

1. mendefinisikan paket yang merupakan unit dasar transmisi

internet

2. mendefinisikan skema pengalamatan internet

Komunikasi Data | 39
https://www.academia.edu/34094077/MAKALAH_KOMUNIKASI_DATA
https://nataliaonly21.wordpress.com/2015/03/28/makalah-tcpip/
https://www.academia.edu/37248534/Makalah_Sistem_Analog_Dan_Digital

3. memindahkan data antara transport layer dan network interface
layer

4. melakukan routing paket
5. melakukan fragmentasi dan penyusunan ulang paket Setiap

pesan (data komputer) yang akan dikirim akan dibagi menjadi
bagian-bagian kecil yang disebut datagram.
Setiap datagram yang akan dikirim bergerak dari layer paling
atas hingga ke layer paling bawah. Selama pergerakan atau
perpindahan tersebut berlangsung, berbagai header ditambahkan untuk
melengkapi dan melindungi datagram. Setelah tiba pada layer paling
bawah, yaitu layer physical, datagram telah menjadi sebuah paket data
yang kemudian dikirim melalui NIC ke jaringan menuju komputer
tujuan.
Ketika tiba di komputer tujuan, setiap paket data yang diterima
kemudian diterjemahkan oleh masing-masing layer komputer
penerima pesan. Header datagram akan diperiksa, jika hasil
pemeriksaan valid, maka datagram akan diteruskan ke layer di atasnya
hingga layer Application untuk kemudian disatukan menjadi
keseluruhan data (pesan) yang utuh.

a.

b. Alamat IP

Setiap surat yang akan dikirimkan harus memiliki alamat
pengiriman yang jelas. Sama halnya dengan proses pengiriman surat,
setiap paket data yang dikirim melalui jaringan komputer harus
memiliki alamat tujuan sehingga paket-paket tersebut harus memiliki
alamat tujuan sehingga paket-paket tersebut dapat sampai ke komputer
tujuan.

Dalam protokol TCP/IP, alamat yang menunjukkan komputer
pengirim dan penerima data disebut sebagai alamat IP atau IP address.
Alamat IP komputer pengirim dan penerima biasanya diletakkan pada
bagian header datagram yang dikirim. Alamat IP terbentuk dari 32
digit bilangan biner, yaitu bilangan yang hanya terdiri dari angka 1
dan 0. 32 digit biner tersebut dibagi menjadi 2 bagian, yaitu bagian
prefix dan bagian suffix. Bagian prefix menunjukkan alamat jaringan
tempat komputer berada, sedangkan baigan suffix menunjukkan
alamat komputer dalam jaringan.

Misalkan terdapat komputer dengan alamat IP: 10000000
00001010 00000010 00000011. Jika kita perhatikan, alamat IP
tersebut sangat panjang dan sulit untuk dihafalkan. Oleh karena itu,
dibuatlah notasi alamat IP yang lebih mudah dihafal dalam bentuk
bilangan desimal atau dotted decimal notation. Dotted decimal

Komunikasi Data | 40
https://www.academia.edu/34094077/MAKALAH_KOMUNIKASI_DATA
https://nataliaonly21.wordpress.com/2015/03/28/makalah-tcpip/
https://www.academia.edu/37248534/Makalah_Sistem_Analog_Dan_Digital

notation akan mengkonversi setiap 8 digit biner alamat IP menjadi

sebuah bilangan decimal.

Oleh karena ada 32 digit biner pada setiap alamat IP, maka akan

dihasilkan 4 buah bilangan desimal. Masing-masing bilangan tersebut

kemudian dipisahkan oleh tanda titik. Untuk contoh alamat IP di atas,

bentuk dotted decimal notation-nya adalah 128.10.2.3. Bagaimana

cara mengubah bilangan berdigit biner menjadi bilangan desimal?

Misalkan kita ingin mengubah 0001010 menjadi bilangan desimal,

caranya adalah sebagai berikut :

Sehingga didapat

bilangan desimal untuk 00001010 adalah 10. Berdasarkan contoh di

atas, kita dapat menggunakan rumus berikut untuk mengubah bilangan

biner menjadi bilangan desimal :

c. Kelas-kelas Alamat IP
Seperti yang telah kita ketahui, alamat IP terdiri atas bagian

prefix dan suffix. Misalkan sebuah komputer memiliki alamat IP
192.5.48.3. Maka bagian prefix-nya adalah 192.5.48, atau dengan kata
lain alamat jaringannya adalah 192.5.48. Sedangkan bagian suffix-nya
adalah 3, hal ini menunjukkan bahwa komputer tersebut adalah
komputer nomor 3 dalam jaringan beralamat 192.5.48. Namun, cara
menentukan prefix dan suffix pada setiap alamat IP tidaklah sama.

Hal tersebut tergantung dari kelas alamta IP yang digunakan
dalam jaringan tersebut. Terdapat 3 kelas alamat IP yang sering
digunakan, yaitu kelas A, B dan C. Pada kelas A, alamat IP-nya selalu
dimulai dengan digit biner 0. 8 digit biner pertama adalah bagian
prefix yang menunjukkan alamat jaringan, sedangkan 24 digit biner
terakhir merupakan bagian suffix yang menunjukkan alamat komputer
dalam jaringan tersebut. Pada kelas B, alamat IP-nya dimulai dengan
dua digit biner 10.

d. Sebanyak 16 digit biner pertama merupakan bagian prefix yang
menunjukkan alamat jaringan, sedangkan 16 digit biner terakhir
adalah bagian suffix yang menunjukkan alamat komputer dalam
jaringan tersebut. Pada kelas C, alamat IP-nyha selalu dimulai
dengan tiga digit biner 110. Sebanyak 24 digit biner pertama
adalah bagian prefix yang menunjukkan alamat jaringan,

Komunikasi Data | 41
https://www.academia.edu/34094077/MAKALAH_KOMUNIKASI_DATA
https://nataliaonly21.wordpress.com/2015/03/28/makalah-tcpip/
https://www.academia.edu/37248534/Makalah_Sistem_Analog_Dan_Digital

sedangkan 8 digit biner terakhir adalah bagian suffix yang
menunjukkan alamat komputer dalam jaringan tersebut. Untuk
memudahkan penjabaran di atas, dapat melihat gambar berikut:

Selain
penjabaran di atas, masih terdapat beberapa alamat IP khusus,

yaitu:
e. Alamat IP Private dan Public

Selain beberapa alamat IP khusus, terdapat pula alamat IP lain
yang tidak dapat digunakan oleh komputer dalam jaringan, yaitu
alamat IP public. Alamat IP public merupakan alamat IP yang khusus
digunakan pada komunikasi di internet. Alamat IP ini dikelola oleh
InterNIC (Internet Network Information Center). Setiap komputer atau
lembaga yang menggunakan alamat IP public harus mendaftar terlebih
dahulu ke InterNIC.

Alamat IP public biasanya digunakan sebagai alamat IP suatu halaman
web. Contoh dari alamat IP public adalah 207.46.249.221 yang
digunakan oleh http://www.microsoft.com. Alamat IP yang dapat
digunakan oleh kita dalam jaringan disebut alamat IP private. Ketika
kita menggunakan alamat IP private, kita tidak perlu mendaftar dulu
ke InterNIC. Oleh karena beberapa alamat IP sudah dipesan khusus
untuk alamat IP public, maka alamat IP private yang tersedia dan
dapat kita gunakan antara lain:

f. Subnet Mask

Komunikasi Data | 42
https://www.academia.edu/34094077/MAKALAH_KOMUNIKASI_DATA
https://nataliaonly21.wordpress.com/2015/03/28/makalah-tcpip/
https://www.academia.edu/37248534/Makalah_Sistem_Analog_Dan_Digital

Subnet mask digunakan untuk mengetahui alamat jaringan dari
sebuah komputer. Jika kita melakukan operasi logika AND antara
alamat IP sebuah komputer dengan subnet mask, maka kita akan
memperoleh alamat IP jaringan tempat komputer tersebut berada.

Subnet mask berbeda untuk tiap-tiap kelas alamat IP. Untuk
kelas A, subnet mask-nya adalah 11111111 00000000 00000000
00000000 atau 255.0.0.0. Untuk kelas B, subnet mask-nya adalah
11111111 11111111 00000000 00000000 atau 255.255.0.0.
Sementara untuk kelas C, subnet mask-nya adalah 11111111
11111111 11111111 00000000 atau 255.255.255.0.

Misalkan diketahui sebuah komputer dengan alamat IP :
10000000 00001010 00000010 00000011 atau 128.10.2.3. Dengan
melihat angkat desimal awalnya, yaitu 128, dapat diketahui bahwa
komputer tersebut berada dalam sebuah jaringan kelas B. Oleh karena
berada dalam kelas B, maka subnet mask-nya adalah 11111111
11111111 00000000 00000000.

Lalu dengan melakukan proses logika AND antara IP komputer
dengan subnet mask-nya, didapat alamat jaringannya adalah 10000000
00001010 00000000 00000000 atau 128.10.0. Perhitungannya adalah
sebagai berikut: Oleh karena beberapa alamat IP sudah dipesan khusus
untuk alamat IP public, maka alamat IP private yang tersedia dan
dapat kita gunakan antara lain:

Subnet mask berperan
dalam subnetting dan supernetting. Subnet berperan untuk
menentukan batas network ID dalam suatu subnet. Subnetting
merupakan proses memecah satu kelas IP address menjadi beberapa
subnet dengan jumlah host yang lebih sedikit.

Konsep subnetting dari IP address merupakan teknik umum
yang digunakan di internet untuk mengefisiensikan alokasi IP address
dalam sebuah jaringan supaya bisa memaksimalkan penggunaan IP
address.

Inti dari subnetting adalah “memindahkan” garis pemisah antara
baigan network dan bagian host dari suatu IP address. Beberapa bit
dari bagian host ID dialokasikan menjadi bit tambahan pada bagian
network ID.

Tujuan dari subnetting adalah memecah satu kelas dari IP
address menjadi beberapa subnet, guna mengefisiensikan alokasi IP
address dalam suatu jaringan. Tujuan lain dari subnetting adalah

Komunikasi Data | 43
https://www.academia.edu/34094077/MAKALAH_KOMUNIKASI_DATA
https://nataliaonly21.wordpress.com/2015/03/28/makalah-tcpip/
https://www.academia.edu/37248534/Makalah_Sistem_Analog_Dan_Digital

mengurangi tingkat tabrakan atau gangguan lalu lintas data dalam
suatu network.

Supernetting adalah proses menggabungkan dua atau lebih blok
IP address menjadi satu kesatuan. Supernetting diterapkan pada
network yang cukup besar untuk memudahkan proses
routing.Supernetting di sebut juga Classless Inter-Domain Routing
(CIDR).

CIDR menghindari cara pemberian IP address tradisional yang
menggunakan kelas A, B dan C. Oleh karena tidak mengenal kelas,
CIDR dapat mengalokasikan kelompok IP address dengan lebih
efektif. CIDR menggunakan “network prefix” dengan panjang
tertentu. Prefix-length menentukan jumlah “bit sebelah kiri” yang
akan dipergunakan sebagai network ID.

Jika suatu IP address memiliki 16 bit sebagai network ID, maka
IP address tersebut akan diberi prefix-length 16 but yang umumnya
akan ditulis sebagai /16 di belakang IP address. Contoh
202.152.0.1/18.

Sebagai contoh, jika satu blok IP address (202.91.8/26)
dialokasikan untuk sejjumlah hostyang akan dibagi dalam beberapa
jaringan (subnet), maka setiap bagian (segmen) akan menerima porsi
Untuk memudahkan memahami tentang subnetting dan supernetting,

dapat melih at gambar
berikut:

4. ANALOG DAN DIGITAL
a. PENGERTIAN ANALOG
Analog adalah sinyal data dalam bentuk gelombang yang

Komunikasi Data | 44
https://www.academia.edu/34094077/MAKALAH_KOMUNIKASI_DATA
https://nataliaonly21.wordpress.com/2015/03/28/makalah-tcpip/
https://www.academia.edu/37248534/Makalah_Sistem_Analog_Dan_Digital

continue, yang membawa informasi dengan mengubah karakteristik
gelombang. Dua parameter/karakteristik terpenting yang dimiliki oleh
isyarat analog adalah amplitude dan frekuensi. Gelombang pada sinyal
analog yang umumnya berbentuk gelombang sinus memiliki tiga
variable dasar, yaitu amplitude, frekuensi, dann phase.
 Amplitude

Amplitude merupakan ukuran tinggi rendahnya tegangan sinyal
analog.
 Frekuensi
Frekuensi adalah jumlah gelombang sinyal analog dalam satuan
detik.
 Phase
Phase adalah besar sudut dari sinyal analog pada saat tertentu.

Analog disebarluaskan melalui gelombang elektromagnnetik
(gelombang radio) secara terus menerus, yang banyak dipengaruhi
oleh factor “penggangu”. Analog merupakan bentuk komunikasi
elektromagnetik yang merupakan proses pengiriman sinyal pada
gelombang elektromagnetik dan bersifat variable yang berurutan. Jadi
system analog merupakan suatu bentuk komunikasi elektromagentik
yang menggatungkan proses pengiriman sinyalnya pada gelombang
elektromagnetik.

Misalnya ketika seseorang berkkomunikasi dengan
menggunakan telepon, maka suara yang dikirim melalui jaringan
telepon tersebut dilewatkan melalui gelombang. Dan kemudian, ketika
gelombang ini diterima, maka gelombang tersebutlah yang
diterjemahkan kembali ke dalam bentuk suara, sehingga si penerima
dapat mendengar apa yang disampaikan oleh pembicara lainnya dari
kamunikasi tersebut.

Sinyal analog merupakan pemanfaatan gelombang elektronik.
Proses pengiriman suara, misalnya pada teknologi telepon, dilewatkan
melaului gelombang elektronmagnetik ini, yang bersifat variable dan
berkelanjutan. Satu komplit gelombang dimulai dari voltase nol
kemudia menuju voltase tertinggi dan turun hingga voltase terendah
dan kemali ke voltase nol. Kecepatan dari gelombang ini disebut
dengan hertz (Hz) yang diukur dalam satuan detik.

Misalnya dalam satu detik, gelombang dikirimkan sebanyak 10,
maka disebut dengan 10 Hz. Contohnya sinyal gambar televise, atau
suara radio yang dikirimkan secara berkesinambungan.

Pelayanan dengan menggunakan sinyal ini agak lambat dan
gampang eror dibandingkan dengan data dalam bentuk digital.
Gelombang analog ini disebut dengan baud. Baud adalah sinyal atau
gelombang listrik analog. Satu gelombang analog sama dengan satu
baud.

Kelemmahan dari system ini adalah tidak bias mengukur suatu
dengan cukup teliti. Karena hal ini disebabkan kemampuan mereka

Komunikasi Data | 45
https://www.academia.edu/34094077/MAKALAH_KOMUNIKASI_DATA
https://nataliaonly21.wordpress.com/2015/03/28/makalah-tcpip/
https://www.academia.edu/37248534/Makalah_Sistem_Analog_Dan_Digital

untuk secara konsisten terus menurus merekam perubahan yang terus
menerus terjadi,, dalam setiap pengukuran yang dilakukan oleh system
analog ini ada peluang keragu-raguan akaan hasil yang dicapai, dalam
sebuah system yang membutuhkan ketepatan kordinasi dan ketepatan
angka-angka yang benar dan pas, kesalahan kecil akibat kesalahan
menghitung akan berdampak besar dalam hasil akhir. System ini
butuh ketepatan dan ketelitian yang akurat, salah satu bentuknya
adalah otak kita.

Contoh saja telepon yang berbasis analog, telepon yang pada
awalnya ditemukan pada tahun 1876, diniatkan sebagai media untuk
mengirimkan suara, dan salah satu penerapan konsep analog. Sampai
pada tahun 1960-an. Penerapan analog ini masih tetap bertahan.
Setelah itu mulai mengarah kepada teknologi digital. Begitu juga
dengan televisi analog yang menerjemahkan sinyal menggunakan
gelombang radio. Pemancar televise mengirim gambar dan suara
melalui gelombang radio, diterima oleh antenna rumah dan
diterjemahkan menjadi gambar yang kita tonton.
Berbagai contoh system analog :
 Perekam pita magnetic;
 Penguat audio;
 Computer analog : computer yang digunakan untuk mengelola

data, kualitatif, karena computer ini digunakan untuk
memproses data secara terus menerus dan mengenal data
sebagai besaran fisik yang diukur secara terus menerus kelluaran
dari computer jenis ini adalah dalam bentuk dial dan grafik.
Contoh : besaran arus listrik.

Gambar. 1.1
Gelombang

analog

b. PENGERTIAN DIGITAL

Digital merupakan sinyal data dalam bentuk pulsa yang dapat
mengalami perubahan yang tiba-tiba dan mempunyai besaran 0 dan 1.
Sinyal digital hanya memiliki dua keadaan, yaitu 0 dan 1, sehingga
tidak mudah terpengaruh oleh derau, tetapi tranmisi dengan sinyal
digital hanya mencapai jarak jangkau pengirim data yang relative

Komunikasi Data | 46
https://www.academia.edu/34094077/MAKALAH_KOMUNIKASI_DATA
https://nataliaonly21.wordpress.com/2015/03/28/makalah-tcpip/
https://www.academia.edu/37248534/Makalah_Sistem_Analog_Dan_Digital

dekat. Biasanya sinyal ini juga dikenal dengan sinyal diskret. Sinyal
yang mempunyai dua keadaan ini biasa disebut dengan bit. Bit
merupakan istilah khas pada sinyal digital. Sebuah bit dapat berupa
nol (0) atau satu (1). Kemungkinan nillai untuk sebuah bit adalah 2
buah (21). Kemungkinan nilai untuk 2 bit adalah sebanyak 4 (22),
berupa 00,01,10, dan 11. Secara umum, jumlah kemungkinan nilai
yang terbentuk oleh kombinasi n bit adalah sebesar 2n buah.
Teknologi digital memiliki beberapa keistimewaan unik yang tidak
dapat ditemukan pada teknologi analog, seperti :
 Mampu mengirim informasi dengan kecepatan cahaya yang

mengakibatkan innformasi dapat dikirim dengan kecepatan
tinggi.
 Penggunaan yang berulang-ulang terhadap informasi tidak
mempengaruhi kwalitas dan kuantitas informasi itu sendiri.
 Informasi dapat dengan mudah diproses dan dimodifikasi ke
dalam berbagai bentuk.
 Dapat memproses informasi dalam jumlah yang sangat besar
dan mengirimkannya secara interaktif.
 pita kaset lagu dan file mp3. Jia meng-copy (menyalin) atau
merekam pita kaset, tentu hasilnya banyak ditentukan oleh alat
perekamnya, kebersihannya “head” rekamnya, dan sebagainya,
semakin banyak merekam ke tempat lain, kualitas suaranya akan
berubah. Tapi dengan meng-copy file mp3, akan mendapatkan
salinannya sama persis dengan aslinya, berapapun banyaknya
kamu menggandakannya. Kini ada juga yang menyalin lagu-
lagu dari pita kaset menjadi file, atau yang sering disebut
“mendigital-isasi”. Namun dalam bidang audio ini, system
analog masih memiliki beberapa “keunggulan” dibanding
system digital, yang menyebabkan masih ada beberapa
penggemar fanatic yang lebih menyukai rekaman analog.
Perbedaan kamera analog (manual) dan kamera digital hanya
terletak pada media penyimpanannya, kalau kamera sebelumnya
“menyimpan” data gambar dalam bentuk film yang kamu proses dulu
untuk mendapatkan “foto”nya, sementara kamera digital menyimpan
data gambarnya dalam bentuk data “digital” yang bias langsung
dilihat saat setelah “terfoto”.
Dalam bidang telekomunikasi, perbedaan telepon analog dan
digital bukan berdasarkan jenis pesawat teleponnya, namun pada
“sistem” di sentral teleponnya, walaupun untuk mendukung system
sentral yang digital, diperlukan pesawat telepon khusus. Begitu juga
dengan siaran televise analog dan televise digital. Siaran analog
kadang – kadang terganggu dengan kendala cuaca, letak bangunan,
dan penyebab lainnya, sementara siaran digital memilii kualitas suara
dan gambar yang lebih bagus, karena “data”nya tidak mengalami
“gangguan” saat dikirim ke TV Penerimanya.
Kelebihan informasi digital adalah kompresi dan kemudahan

Komunikasi Data | 47
https://www.academia.edu/34094077/MAKALAH_KOMUNIKASI_DATA
https://nataliaonly21.wordpress.com/2015/03/28/makalah-tcpip/
https://www.academia.edu/37248534/Makalah_Sistem_Analog_Dan_Digital

untuk ditransfer ke media elektronik lain. Kelebihan ini dimanfaatkan
secara optimal oleh teknologi internet, misalnya dengna menaruhnya
ke suatu website atau umumnya disbut dengan meng-upload. Cara
seperti ini disebut online di dunia cyber.

System tranmisi digital menyediakan :
 Tingkat pengiriman informasi yang lebih tinggi;
 Perpindahan informasi yang lebih banyak;
 Tingkat kesalah yang lebih rendah dibandingkan system analog;
 Peningkatan ekonomi.
Contoh saja computer, computer mengolah data yang ada secara
digital, melaui sinyal listrik yang diterimanya atau dikirimkannya.
Pada prinsipnya computer hanya mengenal dua arus, yaitu on dan off,
atau dengan istlah dalam angkanya sering juga dikenal dengan 1 (satu)
atau nol (0). Kombinasi dari arus on atau ogg inilah yang membuat
computer melakukan banyak hal, baik dalam mengenal huruf, gambar,
suara, bahkan film.
 Film yang menarik yang akan kita tonton dalam format digital.

Perkembangan tekonologi digital dari computer dapat
mengakibatkan dampak positif dari segala pihak yang dapat
memanfaatkannya. Contohnya saja untuk menerbitkan buku atau
tulisan dapat secara online. Penjualan buku atau tulisan dapat
dilakukan melalui internet tanpa melalui penjualan seperti di
pasar. Pengguna dapat membaca abstraksi sebuah buku atau
tulisan dan sebuah buku utuh di took buku ini. Media digital
seperti ini dapat hadir dengan membuat tulisan atau buku.

 Buku yang memabg dari format computer atau dengan
mengkonversikan buku-buku yang teklah lama dicetak dulu
dalam format online. Metode seperti ini membutuhka software
peranti lunak yang bernama optical character recognition
(OCR). Software ini kemudian akan mengkoversikan kalimat –
kalimat yang tercetak dalam karakter-karakter yang dapat dibaca
computer.

Begitu juga dengan televise digital, televise digital adalah
standar baru transmisi gambar dan suata untuk menggantikan system
analog yang ada sekarang. Selain keunggulan kualitas gambar/ suara,
televise digital juga menjanjikan penghematan yang luar biasa dalam
hal lebar bandwidth sinyal siaran, krisis keterbatasan alokasi frekuensi
akan hilang sehingga akan lebih bantak channel yang bias ditawarkan
ke pemirsa. Tidak hanya itu, stasiun pemancar atau stasiun televise
juga bias menggunakan beberapa sinyal dalam satu lebar gelombang
yang sama, memungkinkan untuk melakukan siaran atau
menambahkan isi atau informasi tembahan dalam sinyal televise
digital. Untuk yang memanfaatkan televise kabel/ satelit, bias

Komunikasi Data | 48
https://www.academia.edu/34094077/MAKALAH_KOMUNIKASI_DATA
https://nataliaonly21.wordpress.com/2015/03/28/makalah-tcpip/
https://www.academia.edu/37248534/Makalah_Sistem_Analog_Dan_Digital

memanfaatkannya untuk melihat jadwal atau informasi tambahan
dalam bentuk teks dalam sebuah program/channel tertentu.

Contoh system digital saat ini (sebelum system analog) :
 Audio recording (CDs, DAT, mp3,) Phone system swithing;
 Automobile engine control ;
 Kawalan automasi (mesin dan robot dalam pembuatan sesuatu

produk dan lif);
 Movie effect, still dan video camera;
 Pengiraan (Computing).


Gambar. 1.2 Gelombang Digital

c. PERBEDAAN ANALOG DAN DIGITAL
Perbedaan system analog dan digital telah dibagi atas beberapa

perbedaan yang mana setiap definisi perbedaan itu berbeda-beda, yaitu

Komunikasi Data | 49
https://www.academia.edu/34094077/MAKALAH_KOMUNIKASI_DATA
https://nataliaonly21.wordpress.com/2015/03/28/makalah-tcpip/
https://www.academia.edu/37248534/Makalah_Sistem_Analog_Dan_Digital


Click to View FlipBook Version