: ANALOG DIGITAL
NO
1 Teknologi lama Teknologi baru
2 Dirancang untuk Dirancang untuk
voice voice dan opsi –
opsi pengujian
yang lengkap
3 Tidak efisien Informasi discreate
untuk data level
4 Permasalahan Kecepatan lebih
noisy dan rentang tinggi
eros
5 Kecepatan lebih Overhead rendah
rendah
6 Overhead tinggi Setiap signal digital
dapat
dikonversikan ke
analog
a) PERBEDAAN ANALOG DAN DIGITAL MENURUT
KARAKTERISTIK.
Karakteristik system digital adalah bahwa ia bersifat
diskrit, sedangkan system analogbersifat continue sehingga
pengukuran yang didapat sebenarnya lebih tepat dari system
digital hanya saja banyak keuntungan yang lain yang dimiliki
oleh system digital. Masing – masing system tersebut
mempunyai kelebihan dan kekurangan sendiri tergantung dari
untuk kasus apa system tersebut digunakan.
Beberapa keunggulan dari system digital adalah :
Teknologi digital menawarkan biaya lebih rendah,
keandalan (reability) lebih baik, pemakaian ruangan yang
lebih kecil dan konsumsi daya yang lebih rendah;
Teknologi digital membuat kualitas komunikasi tidak
tergantung pada jarak;
Teknologi digital lebih bergantung pada noise;
Jaringan digital ideal untuk komunikasi data yang semakin
berkembang;
Teknologi digital memungkinkan pengenalan layanan-
layanan baru;
Teknologi digital menyediakan kapasitas tranmisi yang
besar;
Teknologi digital menawarkan fleksebilitas.
b) MENURUT PESAN ATAU MESSAGE
Komunikasi Data | 50
https://www.academia.edu/34094077/MAKALAH_KOMUNIKASI_DATA
https://nataliaonly21.wordpress.com/2015/03/28/makalah-tcpip/
https://www.academia.edu/37248534/Makalah_Sistem_Analog_Dan_Digital
Pesan analog adalah kuantitas fisik yang bervariasi terhadap
waktu dan dalam bentuk continue. Contoh sinyal analog adalah
tekanan akustik yang dihasilkan ketika kita berbicara dan arus voice
pada saluran telepon konvensional. Karena informasi terkandung pada
gelombang yang selalu berubah terhadap waktu, maka system
komunikasi analog harus dapat mentransmisikan gelombang ini pada
tingkat fidelitas tertentu. Fidelitas dapat diartikan seberapa mirip
sinyal yang telah dikonvermasikan dibandingkan dengan sinyal
sumber asal atau sinyal sebelumnya. Semakin mirip sinyal tersebut
dengan sinyal sebelum konversi maka fodelitasnya semakin baik.
Pesan digital adalah deratan symbol yang merepresentasikan
informasi. Karena informasi terkandung dalam symbol-simbol, maka
system komunikasi digital harus dapat mengangkut symbol-simbol
tersebut dengan tingkat akurasi tertentu. Yang menjadi pertimbangan
utama dalam disain system adalah menjaga agar symbol tidak
berubah.
c) PERBEDAAN MENURUT CARA KERJA
System digital merupakan bentuk sampling dari system
analog. Digital pada dasarnya di code-kan dalam bentuk bilangan
biner (Hexa). Besarnya nilai suatu system digital dibatasi oleh
lebarnya/ jumlah bit (bendwidth). Jumlah bit juga sangat
mempengaruhi nilai akurasi system digital. Contoh kasus ada system
digital dengan lebar 1 byte (8 bit).
Pada system analog, terdapat amplifier di sepanjang jalur
tranmisi. Setiap amplifier menghasilkan penguatan (gain), baik
menguatkan sinyal pesan maupun noise tambahan yang menyertai di
sepanjang jalur tranmisi tersebut. Pada siste digital, amplifier
digantikan regenerative repeater. Fungsi repeater selain menguatkan
sinyal, juga “membersihkan” sinyal tersebut dari noise. Pada sinyal
“unipolar baseband”, sinyal input hanya mempunyai dua nilai – 0 atau
1. Jadi repeater harus memutuskan, maka dari kedua kemungkinan
tersebut yang boleh ditampilkan pada interval waktu tertentu, untuk
menjadi nilai sesungguhnya di sisi terima.
Keuntungan kedua dari system komunikasi digital adalah bahwa
ktia berhubungan dengan nilai-nilai, bukan dengan bentuk gelombang.
Nilai-nilai bisa dimanipulasi dengan rangkaian-rangkaian logika, atau
jika perlu, dengan mikroprosesor. Operasi-operasi matematika yang
rumit bias secara mudah ditampilkan untuk mendapat fungsi-fungsi
pemrosesan sinyal atau keamanan dalam tranmisi sinyal. Keuntungan
ketiga berhubungan dengan range dinamis. Kita dapat
mengilustrasikan hubungan ini dalam sebuah contoh. Perekaman disk
piringan hitam analog mempunyia masalah terhadap range dinamik
yang terbatas. Suara-suara yang sangat keras memerlukan variasi alur
yang ekstrim, dan sulit bagi jarum perekam untuk mengikuti variasi –
variasi tersebut. Sementara perekam secara digital tidak mengalami
Komunikasi Data | 51
https://www.academia.edu/34094077/MAKALAH_KOMUNIKASI_DATA
https://nataliaonly21.wordpress.com/2015/03/28/makalah-tcpip/
https://www.academia.edu/37248534/Makalah_Sistem_Analog_Dan_Digital
asalah karena semua nilai amplitude-nya, baik yang sangat tinggi
maupun yang sangat rendah, ditranmisikan menggunakan urutan
sinyal terbatas yang sama. Namun di dunia ini tidak ada yang ideal.
Demikian pula hallnya dengan system komunikasi digital. Kerugian
system digital dibandingkan dengan system analog adalah, bahwa
system digital memerlukan bandwidth yang besar. Sebagai contoh,
sebuah kanal suara tunggal dapat ditranmisikan menggunakan single-
sideband AM dengan bandwidth yang kurang dari 5 kHz. Dengan
menggunakan system digital, untuk mentransmisikan sinyal yang
sama, diperlukan bandwidth hingga empat kali dari system analog.
Kerugian yang lain adalah selalu harus tersedia sinkronisasi. Ini
penting bagi system untuk mengetahui kapan setiap symbol yang
terkirim mmullai dan kapan berakhir, dan perlu meyakinkan apakah
setiap symbol sudah terkirim dengan benar.
Secara mudahnya, digital itu adalah 0 dan 1, atau logika biner,
atau diskrit, sedang analog adalah continous. Digital bisa dilihat
sebagai analog yang dicuplik/disampling, kalau samplingnya semakin
sering atau deltanya makin kecil, katakana mendekati nol, maka sinyal
digital bias terlihat menjadi analog kembali. Menghitung sinyal digital
lebih gampang karena diskrit, sedang analog anda harus menggunakan
diferensial integral.
Kalau alat-alat yang digital, itu yang dibuat dan bekerja
didasarkan pada prisip digital, ini lebih gampang dari analog, tapi
sekarang ini analog menjadi trend lagi, karena digital dengan clock
yang semakin kecil Giga Herzt atau lebih, perilakunya sudah menjadi
seperti rangkaian analog, jadi diperlukan ahli-ahli rangakaian analog.
Kalau untuk telekomunikasi, mau tidak mau maksih melibatkan
system analog, karena harus menggunakan sinyal pembawa (carrier),
komunikasi digitalpun hanya datanya di digitalkan (digital (0-1)
dimudulasikan dengan carrier sinyal analog) di akhirnya harus diubah
lagi jadi analog. Kalau contoh komponen yang bekerja dengan prinsip
analog : transistor, tabung TV, IC-IC TTL, IC Catu Daya. Digital : IC
Logika,microcontroller, FPGA. Rangkaian analog adalah kebutuhan
dasar yang tak tergantikan di banyak system yang kompleks, dan
menuntut kenerja yang tinggi.
d. KELEBIHAN SISTEM ANALOG.
Dibalik system analog yang tergolong klasik ini teradat
beberapa kelebihan – kelebihannya, yaitu :
1. Pemrosesan sinyal dari alam secara alamiah, sinyal yang
dihasilkan alam itu adalah berbentuk analog. Misalnya sinyal
suara dari mikrofon, seismograph dsb, walaupun kemudian bias
diproses dalam domain digital, sehingga banyak alat yang
mempunyai bagian ADC dan DAC. Pembuatan ADC dan DAC
dengan presisi dan kecepatan tinggi, komunikasi daya rendah itu
sangat sulit, ini memerlukan orang-orang analog;
2. Komunikasi digital untuk mengirim sinyal melalui kabel yang
Komunikasi Data | 52
https://www.academia.edu/34094077/MAKALAH_KOMUNIKASI_DATA
https://nataliaonly21.wordpress.com/2015/03/28/makalah-tcpip/
https://www.academia.edu/37248534/Makalah_Sistem_Analog_Dan_Digital
panjang biasanya juga harus diubah dulu menjadi sinyal analog,
memerlukan juga perancangan ADC dan DAC;
3. Disk Drive Electronics Data Storage → binary (digital) dibaca
oleh “magnetic head” → ANALOG (small, fewmili Volt, high
noise) disini sinyal perlu di “amplified,filtered, and digitized”;
4. Penerimaan nirkabel (wireless) sinyal yang diambil/ diterima
oleh antenna penerima RF adalah ANALOG (fewmili volt, high
noise);
5. Penerima optis menerima data kecepatan tinggi melalui jalur
fiber optic yang panjang data harus diubah menjadi bentuk
cahaya (light) = ANALOG perlu perencanaan rangkaian
kecepatan tinggi, dan pita lebar (broad band) oleh orang analog.
(saat ini kecepatan receiver 10-40 Gb/s);
6. Sensor Video Camera → citra/image diubah menjadi arus
menggunakan larik fotodioda system ultrasonic →
menggunakan sensor akustik untuk menghasilkan tegangan yang
propesional dengan amplitude accelerometer → mengaktifkan
kantong udara ketika kendaraan menabrak sesuatu, maka
perubahan kecepatan diukaran sebagai akselerasi itu adalah
kerjaan Analog;
7. Mikroprosessor dan Memory walaupun sesungguhnya
DIGITAL, tapi pada kecepatan tinggi (high speed digital
design), perilakunya mirip sinyal analog → perlu pengertian
tentang system analog;
e. KENAPA ANALOG LEBIH SULIT DARI DIGITAL?
Karena system analog adalah system yang terdahulu yang sulit
di mengerti bagi orang yang baru mengetahui system digital, namun
system digital adalah system yang simple, namun ada bebarapa
kesulitan analog dari digital, yaitu :
1. Digital hanya mempertimbangkan speed, power
dissipation analog harus mempertimbangkan speed, power
dissipation, gain, precission, supply voltage dsb;
2. Analog lebih sensitive terhadap derau/noise, crosstalk dan
interferensi (kecepatan dan presisi);
3. Jarang yang bisa diotomatisasi dalam perancangan seperti
digital yang bias di Lay Out dan sintesis secara otomatis;
4. Modeling dan Simulation untuk analog memerlukan
pengalaman karena banak efek dan perilaku yang “aneh”;
Komunikasi Data | 53
https://www.academia.edu/34094077/MAKALAH_KOMUNIKASI_DATA
https://nataliaonly21.wordpress.com/2015/03/28/makalah-tcpip/
https://www.academia.edu/37248534/Makalah_Sistem_Analog_Dan_Digital
5. Teknologi sekarang banyak digunakan dan dirancang
untuk memproduksi produk digital, karena itu sulit kalau
mau memproduksi yang analog.
Dalam konteks computer (mesin komputer) maka analog dan digital
dalam penerapannya yaitu :
Analog computer digunakan untuk data yang berbentuk
fisik, seperti misalnya arus listrik, temperature, kecepatan,
tekanan, dll;
Digital computer digunakan untuk data berbentuk angka
atau huruf keunggulan;
Memproses data lebih tepat dibandingkan dengan
computer analog;
Dapat menyimpan data selama masih dibutuhkan oleh
proses;
Dapat melakukan operasi logika;
Data yang telah dimasukkan dapat dikoreksi atau dihapus;
Output dari computer digital dapat berupa angka, huruf,
grafik maupun gambar.
PENUTUP
1. Kesimpulan
Komunikasi Data adalah pertukaran data dari dua alat atau lebih
melalui medium (media transmisi). didalam komunikasi data terdapat
komponen yang harus ada. dalam kehidupan sehari-hari komunikasi data
sangat bermanfaat dan dalam perkembangan sangat pesat.
Banyak kegunaan yang didapat dari pembagian fungsi menjadi yang
lebih kecil atau yang disebut layer. Kegunaan yang pasti adalah mengurangi
kompleksitas, sehingga dapat didefinisikan lebih detil.Contoh : Manusia
dapat membahas dan mempelajari tentang protokol secara detil,Membuat
perangkat menjadi bentuk modular, sehingga pengguna dapat menggunakan
hanya modul yang dibutuhkan, Membuat lingkungan yang dapat saling
terkoneksi .
2. Saran
Dengan semakin berkembangnya komunikasi data pada zaman
sekarang ini, kita diharapkan mampu memilih dengan teliti mana yang
bermanfaat dan yang kurang bermanfaat, agar dengan berkembangnya
komunikasi data ini dapat kita maksimalkan sebaik mungkin tidak hanya
tergerus oleh arus perkembangan zaman.dan diharapkan dalam penulisan
makalah ini dapat menambah wawasan bagi pembaca.
Komunikasi Data | 54
https://www.academia.edu/34094077/MAKALAH_KOMUNIKASI_DATA
https://nataliaonly21.wordpress.com/2015/03/28/makalah-tcpip/
https://www.academia.edu/37248534/Makalah_Sistem_Analog_Dan_Digital
DAFTAR PUSTAKA
1. Sukaridhoto, Sritrusta . 2014 Buku Jaringan Komputer I (Politeknik Elektronika
Negeri Surabaya (PENS) - 2014)
2. Mushlihudin . 2010 Bahan Kuliah Komunikasi Data
http://mdin.staff.uad.ac.id(januari 2010)
3. Kadek , supriyanto .2013 Jaringan Dasar (Kementerian Pendidikan dan kebudayaan
RI).
4. PengTekTelmodul: 14http://ukeusman.staff.telkomuniversity.ac.id/files/2
015/03/Modul-%E2%80%93-14-KOMDAT-REVISI.pdf’ (Maret 2015)
5. http://dosen.narotama.ac.id/wp-content/uploads/2012/12/MODUL-10-
PENGANTAR-KOMUNIKASI-DATA. doc
6. related:dhian_sweetania.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/37721/
modul+komunikasi-dataBAB 1 .pdf
7. http://web.unair.ac.id/admin/file/f 33720 STD 1 Konsep Komunika si Data.pdf
8. https://nataliaonly21.wordpress.com/2015/03/28/makalah-tcpip/
9. Ramadhan, Arief, Student Giude Series Pengenalan Jaringan Komputer, PT Elex
Media Komputindo, Jakarta, 2006.
10. Madcoms, Sistem Jaringan Komputer untuk Pemula, Andi, Yogyakarta, 2010.
11. Syafrizal, Melwin, Pengantar Jaringan Komputer, Andi, Yogyakarta, 2005.
12. Pengertian TCP/IP (https://0ch4.wordpress.com/pengertian-tcpip/, diakses 21 Maret
2015).
13. Supernetting pada Jaringan Komputer
(https://sived.wordpress.com/2012/05/12/supernetting-pada-jaringan-komputer/,
diakses 28 Maret 2015).
14. https://www.academia.edu/34094077/MAKALAH_KOMUNIKASI_DATA
15. https://www.academia.edu/37248534/Makalah_Sistem_Analog_Dan_Digital
Komunikasi Data | 55
https://www.academia.edu/34094077/MAKALAH_KOMUNIKASI_DATA
https://nataliaonly21.wordpress.com/2015/03/28/makalah-tcpip/
https://www.academia.edu/37248534/Makalah_Sistem_Analog_Dan_Digital