Berikut adalah tabel daftar list validasi lokal pada data nilai di Aplikasi
Dapodikdasmen.
No Menu Tabel Status Keterangan
1 Nilai nilai rapor Warning
Terdeteksi peserta didik
yang belum
menginputkan Nilai
US/USBN
8. Referensi
Proses valida lokal data referensi dilakukan dengan masuk pada menu
Validasi kemudian pilih submenu Validasi Lokal lalu klik pada tabel
referensi.
Gambar. Validasi referensi
Berikut adalah tabel daftar list validasi lokal pada data referensi di
Aplikasi Dapodikdasmen.
No Menu Tabel Status Keterangan
1 Referensi semua Invalid
Terdeteksi semua
attribut GTK yang
merefer ke referensi
namun referensi tsb
telah di non aktifkan
190
No Menu Tabel Status Keterangan
dari pusat (expired
date)
B. VALIDASI PUSAT
Gambar. Validasi pusat
Proses validasi pusat tidak langsung berjalan pada saat Aplikasi
Dapodikdasmen pertama kali digunakan. Validasi ini dijalankan di server
pusat setelah sekolah mengirimkan datanya dengan cara sinkronisasi. Bila
ditemukan isian data yang tidak valid, maka sistem di pusat akan memeriksa
data tersebut dan pada saat teridentifikasi jenis validasinya maka server
pusat akan memberikan timbal balik informasi data-data invalid tersebut
setelah sekolah melakukan sinkronisasi berikutnya.
Ketentuan yang perlu diketahui oleh sekolah mengenai validasi pusat, yaitu:
• Validasi Pusat adalah data yang terdeteksi tidak lengkap dan tidak
wajar.
• Data yang masuk kedalam rekap validasi pusat akan memiliki tanda
warning (tanda seru berwarna kuning atau merah) pada kolom Vld
di setiap tabulasi.
• Peringatan tersebut akan membuka kuncian pada isian kolom pada
setiap data yang invalid.
• Ketika pengguna sudah memperbaiki data tersebut dan data yang
dikirimkan telah memenuhi unsur kewajaran dan kelengkapan data,
maka kolom yang dimaksud akan kembali terkunci.
191
• Data yang masuk ke dalam rekap validasi pusat tidak akan
mempengaruhi sinkronisasi seperti validasi lokal
1. Sekolah
Untuk melihat hasil proses dari validasi pusat data sekolah dilakukan
dengan masuk pada menu Validasi kemudian pilih submenu Validasi
Pusat lalu klik pada tabel Sekolah.
Gambar. Validasi pusat - sekolah
Berikut adalah tabel daftar list validasi pusat pada data sekolah di
Aplikasi Dapodikdasmen.
No Level Jenis Validasi Keterangan
Validasi
Dimensi ruang kelas Lebar kurang dari 4
1 Prasarana tidak wajar meter
Lebar lebih dari 20
2 Prasarana Dimensi ruang kelas meter
tidak wajar Panjang kurang dari
3 Prasarana 4 meter
Dimensi ruang kelas Panjang lebih dari 20
4 Prasarana tidak wajar meter
5 Sekolah Dimensi ruang kelas Jumlah rombel jenis
tidak wajar kelas total lebih dari
Jumlah rombel jenis
kelas dalam satu
sekolah tidak wajar
192
No Level Jenis Validasi Keterangan
Validasi
Jumlah rombel jenis
kelas dalam satu 100 dalam satu
sekolah tidak wajar sekolah
Jumlah rombel jenis
Jumlah rombel lebih
kelas dalam satu
6 Sekolah sekolah tidak wajar dari jumlah guru
7 Sekolah Jumlah rombel jenis
8 Sekolah untuk jenjang
9 Sekolah kelas dalam satu
10 Sekolah sekolah tidak wajar DIKMEN
11 Sekolah Nama sekolah tidak
12 Sekolah Rombongan belajar
13 Sekolah wajar
14 Sekolah tidak memiliki
15 Sekolah Nama sekolah tidak
16 Sekolah wajar anggota rombel
Nama sekolah tidak Rombongan belajar
wajar
tidak memiliki
Nama sekolah tidak
wajar pembelajaran
Nama sekolah tidak Nama mengandung
wajar
karakter "!" (tanda
Nama sekolah tidak
wajar seru)
Nomor Telepon Nama mengandung
Invalid
karakter ":" (titik
Nomor Telepon
Invalid dua)
Nama mengandung
karakter "=" (sama
dengan)
Nama mengandung
karakter "?" (tanda
tanya)
Nama sekolah
kurang dari 4
karakter
Nama sekolah
mengandung
karakter "\" (garing
terbalik)
Nomor telepon
kurang dari 6
karakter
Nomor telepon
mengandung
karakter selain angka
193
No Level Jenis Validasi Keterangan
Validasi Nomor Telepon
Invalid Nomor telepon tidak
Status Sekolah
17 Sekolah diawali dengan 0
Status Sekolah
(nol)
Status Sekolah
Status negeri diawali
Status Sekolah
18 Sekolah kata SDS, SMPS,
SMAS, SMKS, SLBS
Status negeri
19 Sekolah mengandung kata
swasta di nama
sekolah
Status swasta diawali
20 Sekolah kata SDN, SMPN,
SMAN, SMKN, SLBN
Status swasta
21 Sekolah mengandung kata
negeri di nama
sekolah
2. GTK
Untuk melihat hasil proses dari validasi pusat data guru dan tenaga
kependidikan dilakukan dengan masuk pada menu Validasi kemudian
pilih submenu Validasi Pusat lalu klik pada tabel GTK.
Gambar. Validasi pusat - GTK
194
Berikut adalah tabel daftar list validasi pusat pada data guru dan
tenaga kependidikan di Aplikasi Dapodikdasmen.
No Level Jenis Validasi Keterangan
Validasi
Nama diisi diisi
1 PTK Nama Ibu Tidak Wajar dengan karakter "_"
(underscore)
Nama mengandung
2 PTK Nama Ibu Tidak Wajar karakter "!" (tanda
seru)
3 PTK Nama Ibu Tidak Wajar Nama mengandung
karakter "#" (hash)
Nama mengandung
4 PTK Nama Ibu Tidak Wajar karakter "&"
(ampersand)
Nama mengandung
5 PTK Nama Ibu Tidak Wajar karakter "+" (tanda
tambah)
6 PTK Nama Ibu Tidak Wajar Nama mengandung
karakter "/" (garing)
Nama mengandung
7 PTK Nama Ibu Tidak Wajar karakter ":" (titik
dua)
Nama mengandung
8 PTK Nama Ibu Tidak Wajar karakter ";" (titik
koma)
Nama mengandung
9 PTK Nama Ibu Tidak Wajar karakter "=" (sama
dengan)
Nama mengandung
10 PTK Nama Ibu Tidak Wajar karakter "?" (tanda
tanya)
Nama mengandung
11 PTK Nama Ibu Tidak Wajar karakter "\" (garing
terbalik)
195
No Level Jenis Validasi Keterangan
Validasi
12 PTK Nama Ibu Tidak Wajar Nama mengandung
karakter angka 0-9
13 PTK Nama Ibu Tidak Wajar Nama mengandung
karakter enter
14 PTK Nama Ibu Tidak Wajar Nama mengandung
kata "ibu"
Nama mengandung
15 PTK Nama Ibu Tidak Wajar tiga atau lebih
karakter yang sama
berurutan
Nama tanpa spasi
16 PTK Nama Ibu Tidak Wajar dengan panjang
karakter lebih dari 16
karakter
17 PTK Nama Ibu Tidak Wajar Nama tidak diisi
(kosong)
Nama tidak
18 PTK Nama Ibu Tidak Wajar mengandung huruf
vokal (a,i,u,e,o)
Panjang karakter
19 PTK Nama Ibu Tidak Wajar nama kurang dari 3
karakter
Nama diisi diisi
20 PTK Nama Tidak Wajar dengan karakter "_"
(underscore)
Nama mengandung
21 PTK Nama Tidak Wajar karakter "!" (tanda
seru)
22 PTK Nama Tidak Wajar Nama mengandung
karakter "#" (hash)
Nama mengandung
23 PTK Nama Tidak Wajar karakter "&"
(ampersand)
Nama mengandung
24 PTK Nama Tidak Wajar karakter "+" (tanda
tambah)
196
No Level Jenis Validasi Keterangan
Validasi Nama Tidak Wajar
Nama Tidak Wajar
25 PTK Nama Tidak Wajar Nama mengandung
Nama Tidak Wajar
Nama Tidak Wajar karakter "/" (garing)
Nama Tidak Wajar
Nama Tidak Wajar Nama mengandung
Nama Tidak Wajar
26 PTK Nama Tidak Wajar karakter ":" (titik
Nama Tidak Wajar dua)
Nama Tidak Wajar
Nama Tidak Wajar Nama mengandung
Nama Tidak Wajar
27 PTK karakter ";" (titik
197
koma)
Nama mengandung
28 PTK karakter "=" (sama
dengan)
Nama mengandung
29 PTK karakter "?" (tanda
tanya)
Nama mengandung
30 PTK karakter "\" (garing
31 PTK
32 PTK terbalik)
Nama mengandung
karakter angka 0-9
Nama mengandung
karakter enter
Nama mengandung
33 PTK tiga atau lebih
karakter yang sama
berurutan
Nama tanpa spasi
34 PTK dengan panjang
35 PTK
36 PTK karakter lebih dari 16
37 PTK
karakter
Nama tidak diisi
(kosong)
Nama tidak
mengandung huruf
vokal (a,i,u,e,o)
Panjang karakter
nama kurang dari 3
karakter
No Level Jenis Validasi Keterangan
Validasi
Nomor Telepon
Invalid Nomor telepon
38 PTK Nomor Telepon kurang dari 6
Invalid
karakter
Nomor Telepon
Invalid Nomor telepon
39 PTK NUPTK tidak wajar mengandung
NUPTK tidak wajar karakter selain angka
TMT Pengangkatan Nomor telepon tidak
Tidak Wajar
40 PTK diawali dengan 0
41 PTK Usia Tidak Wajar
42 PTK (nol)
43 PTK Usia Tidak Wajar
44 PTK NUPTK kurang dari
45 PTK Usia Tidak Wajar
16 karakter
NUPTK mengandung
karakter selain angka
TMT dikurangi
tanggal lahir, kurang
dari 16 tahun
Tanggal lahir diisi
dengan 1900-01-01
Usia PD kurang dari
usia wajar minimal
untuk jenjangnya
46 PTK Usia PD melebihi
usia wajar maksimal
untuk jenjangnya
3. Peserta Didik
Untuk melihat hasil proses dari validasi pusat data peserta didik
dilakukan dengan masuk pada menu Validasi kemudian pilih submenu
Validasi Pusat lalu klik pada tabel Peserta Didik.
198
Gambar. Validasi – peserta didik
Berikut adalah tabel daftar list validasi lokal pada data peserta didik
di Aplikasi Dapodikdasmen.
No Level Validasi Jenis Validasi Keterangan
Nama diisi diisi dengan
1 Peserta Didik Nama Ibu Tidak Wajar karakter "_"
(underscore)
Nama mengandung
2 Peserta Didik Nama Ibu Tidak Wajar karakter "!" (tanda
3 Peserta Didik Nama Ibu Tidak Wajar
4 Peserta Didik Nama Ibu Tidak Wajar seru)
Nama mengandung
karakter "#" (hash)
Nama mengandung
karakter "&"
(ampersand)
Nama mengandung
5 Peserta Didik Nama Ibu Tidak Wajar karakter "+" (tanda
6 Peserta Didik Nama Ibu Tidak Wajar
7 Peserta Didik Nama Ibu Tidak Wajar tambah)
8 Peserta Didik Nama Ibu Tidak Wajar
Nama mengandung
karakter "/" (garing)
Nama mengandung
karakter ":" (titik dua)
Nama mengandung
karakter ";" (titik
koma)
199
No Level Validasi Jenis Validasi Keterangan
Nama mengandung
9 Peserta Didik Nama Ibu Tidak Wajar karakter "=" (sama
dengan)
Nama mengandung
10 Peserta Didik Nama Ibu Tidak Wajar karakter "?" (tanda
tanya)
Nama mengandung
11 Peserta Didik Nama Ibu Tidak Wajar karakter "\" (garing
12 Peserta Didik Nama Ibu Tidak Wajar terbalik)
13 Peserta Didik Nama Ibu Tidak Wajar
14 Peserta Didik Nama Ibu Tidak Wajar Nama mengandung
karakter angka 0-9
Nama mengandung
karakter enter
Nama mengandung
kata "ibu"
Nama mengandung
15 Peserta Didik Nama Ibu Tidak Wajar tiga atau lebih
karakter yang sama
berurutan
Nama tanpa spasi
16 Peserta Didik Nama Ibu Tidak Wajar dengan panjang
17 Peserta Didik Nama Ibu Tidak Wajar
18 Peserta Didik Nama Ibu Tidak Wajar karakter lebih dari 16
19 Peserta Didik Nama Ibu Tidak Wajar
20 Peserta Didik Nama Tidak Wajar karakter
21 Peserta Didik Nama Tidak Wajar
Nama tidak diisi
(kosong)
Nama tidak
mengandung huruf
vokal (a,i,u,e,o)
Panjang karakter
nama kurang dari 3
karakter
Nama diisi diisi dengan
karakter "_"
(underscore)
Nama mengandung
karakter "!" (tanda
seru)
200
No Level Validasi Jenis Validasi Keterangan
22 Peserta Didik Nama Tidak Wajar
Nama mengandung
karakter "#" (hash)
Nama mengandung
23 Peserta Didik Nama Tidak Wajar karakter "&"
(ampersand)
Nama mengandung
24 Peserta Didik Nama Tidak Wajar karakter "+" (tanda
25 Peserta Didik Nama Tidak Wajar
26 Peserta Didik Nama Tidak Wajar tambah)
27 Peserta Didik Nama Tidak Wajar
Nama mengandung
karakter "/" (garing)
Nama mengandung
karakter ":" (titik dua)
Nama mengandung
karakter ";" (titik
koma)
Nama mengandung
28 Peserta Didik Nama Tidak Wajar karakter "=" (sama
dengan)
Nama mengandung
29 Peserta Didik Nama Tidak Wajar karakter "?" (tanda
tanya)
Nama mengandung
30 Peserta Didik Nama Tidak Wajar karakter "\" (garing
31 Peserta Didik Nama Tidak Wajar
32 Peserta Didik Nama Tidak Wajar terbalik)
Nama mengandung
karakter angka 0-9
Nama mengandung
karakter enter
Nama mengandung
33 Peserta Didik Nama Tidak Wajar tiga atau lebih
karakter yang sama
berurutan
Nama tanpa spasi
34 Peserta Didik Nama Tidak Wajar dengan panjang
35 Peserta Didik Nama Tidak Wajar karakter lebih dari 16
201
karakter
Nama tidak diisi
(kosong)
No Level Validasi Jenis Validasi Keterangan
Nama tidak
36 Peserta Didik Nama Tidak Wajar mengandung huruf
vokal (a,i,u,e,o)
Panjang karakter
37 Peserta Didik Nama Tidak Wajar nama kurang dari 3
38 Peserta Didik NISN Tidak Valid karakter
39 Peserta Didik NISN Tidak Valid
40 Peserta Didik NISN Tidak Valid NISN diisi dengan
41 Peserta Didik NISN Tidak Valid
42 Peserta Didik NISN Tidak Valid "0987654321"
43 Peserta Didik NISN Tidak Valid
44 Peserta Didik NISN Tidak Valid NISN diisi dengan
45 Peserta Didik NISN Tidak Valid
46 Peserta Didik NISN Tidak Valid "1111111111"
47 Peserta Didik NISN Tidak Valid
48 Peserta Didik NISN Tidak Valid NISN diisi dengan
49 Peserta Didik NISN Tidak Valid
50 Peserta Didik NISN Tidak Valid "1234567890"
51 Peserta Didik Nomor KIP Invalid
52 Peserta Didik Nomor Telepon Invalid NISN diisi dengan
"2222222222"
NISN diisi dengan
"3333333333"
NISN diisi dengan
"4444444444"
NISN diisi dengan
"5555555555"
NISN diisi dengan
"6666666666"
NISN diisi dengan
"7777777777"
NISN diisi dengan
"8888888888"
NISN diisi dengan
"9999999999"
NISN diisi dengan
karakter selain angka
NISN kurang dari 10
karakter
Panjang nomor KIP
kurang dari 6 karakter
Nomor telepon kurang
dari 6 karakter
202
No Level Validasi Jenis Validasi Keterangan
Nomor telepon
53 Peserta Didik Nomor Telepon Invalid mengandung karakter
selain angka
54 Peserta Didik Nomor Telepon Invalid Nomor telepon tidak
55 Peserta Didik Usia Tidak Wajar
diawali dengan 0 (nol)
Tanggal lahir diisi
dengan 1900-01-01
Usia PD kurang dari
56 Peserta Didik Usia Tidak Wajar usia wajar minimal
untuk jenjangnya
Usia PD melebihi usia
57 Peserta Didik Usia Tidak Wajar wajar maksimal untuk
jenjangnya
4. Rombongan Belajar
Untuk melihat hasil proses dari validasi pusat data rombongan belajar
dilakukan dengan masuk pada menu Validasi kemudian pilih submenu
Validasi Pusat lalu klik pada tabel Rombel.
Gambar. Validasi pusat – Rombongan belajar
Berikut adalah tabel daftar list validasi lokal pada data rombongan
belajar di Aplikasi Dapodikdasmen.
203
No Level Validasi Jenis Validasi Keterangan
Jumlah siswa dalam Jumlah PD dalam satu
1 Rombel satu rombel tidak rombel kurang dari 3
wajar orang
Jumlah siswa dalam Jumlah PD dalam satu
2 Rombel satu rombel tidak rombel melebihi 70
wajar orang
Kurikulum rombel Rombel SD tidak
3 Rombel tidak sesuai dengan
menggunakan
jenjang sekolahnya
kurikulum SD KTSP/SD
K13
Kurikulum rombel Rombel SMA tidak
4 Rombel tidak sesuai dengan
menggunakan
jenjang sekolahnya
kurikulum SMA
KTSP/SMA K13
Kurikulum rombel Rombel SMK tidak
5 Rombel tidak sesuai dengan menggunakan
jenjang sekolahnya
kurikulum SMK
KTSP/SMK K13
Kurikulum rombel Rombel SMP tidak
6 Rombel tidak sesuai dengan
menggunakan
jenjang sekolahnya
kurikulum SMP
KTSP/SMP K13
Nama, tingkat,
7 Rombel Rombel Ganda semester, dan wali
kelas sama
Nama, tingkat,
8 Rombel Rombel Ganda semester, wali kelas
dan prasarana sama
9 Rombel Rombel Salah Tingkat rombel jenjang
Tingkat
SD diluar tingkat 1-6
10 Rombel Rombel Salah Tingkat rombel jenjang
Tingkat
SMP diluar tingkat 7-9
11 Rombel Rombel Salah Tingkat rombel SMA
Tingkat
diluar tingkat 10-12
12 Rombel Rombel Salah Tingkat rombel SMK
Tingkat
diluar tingkat 10-13
204
BAB VI SINKRONISASI
A. KIRIM DATA
Proses kirim data Aplikasi Dapodikdasmen dinamakan dengan sinkronisasi.
Sinkronisasi Aplikasi Dapodikdasmen adalah sebuah fitur yang berfungsi
untuk melakukan pengiriman data meliputi data sekolah, data sarpras, data
peserta Didik, data guru dan tenaga kependidikan, data rombel, data anggota
rombel, data pembelajaran, data nilai dan data jadwal.
Penting dipahami sekolah bawha pada saat pengisian dan perbaikan data
yang dilakukan, meskipun kondisi komputer/laptop terknoneksi jaringan
internet, maka bukan berarti data secara otomatis terkirim ke server. Data
terkirim ke server pusat pada saat melakukan Sinkronisasi Aplikasi
Dapodikdasmen.
Metode pengiriman data dengan sinkronisasi merupakan pengiriman data
secara dua arah pertama dari lokal ke server, dan pada waktu yang
bersamaan dari server ke lokal.
• Lokal ke Server
Proses sinkronisasi untuk mengirimkan perubahan data dari Aplikasi
Dapodikdasmen di Sekolah ke server pusat di Kementerian
Pendidikan dan Kebudayaan secara langsung. Untuk melakukan
sinkronisasi
• Server ke Lokal
Proses sinkronisasi untuk mengirimankan perubahan data dari
Manajemen Dapodikdasmen, Validasi Pusat, VervalSP, VervalPD,
VervalPTK dan Referensi di server pusat Kementerian Pendidikan
dan Kebudayaan ke dalam Aplikasi Dapodikdasmen di Sekolah
secara langsung. Bila sekolah melakukan proses Tarik Data GTK,
Tarik Data Peserta Didik maka untuk memindahkan data perubahan
di Manajemen Dapodikdasmen diperlukan Sinkronisasi Aplikasi
Dapodikdasmen.
Untuk melakukan sinkronisasi pada Aplikasi Dapodikdasmen lakukan proses
validasi pada menu validasi lokal, cek semua tabel [Sekolah, Sarpras, Peserta
Didik, GTK, Rombongan Belajar dan Jadwal, Pembelajaran, Nilai dan
Referensi] pastikan semua data bebas dari data invalid ( ).
205
Gambar. Jumlah validasi nol pada tabel validasi lokal
Pilih menu Sinkronisasi setelah proses validasi selesai, dalam menu
Sinkronisasi terdapat sebuah notifikasi persetujuan pengiriman data yang
menerangkan pernyataan Kepala Sekolah terkait kepentingan kebenaran dan
integritas data. Kepala Sekolah harus melakukan persetujuan pengiriman
dengan mengklik tombol setuju pada notifikasi pernyataan pengiriman data
yang muncul di Aplikasi Dapodikdasmen. Setelah masuk pada menu
sinkronisasi, terdapat tabel daftar perubahan yang sudah dilakukan oleh
petugas pendataa.
Gambar. Tabel Data yang mengalami perubahan
Kondisi status koneksi harus menjadi Online untuk bisa melakukan
sinkronisasi.
206
Gambar. Jaringan terkoneksi internet
Bila kondisi sudah terhubung internet, klik tombol sinkron untuk
mengirimkan data Aplikasi Dapodikdasmen.
Gambar. Tombol sinkronisasi
Pada saat proses sinkronisasi berlangsung, progres dalam bentuk persentase
akan ditampilkan.
Gambar. Proses sinkronisasi
Jika sinkronisasi sudah selesai, akan tampil beberapa informasi seperti waktu
sinkronisasi, status sinkronisasi (selesai, tidak terkoneksi internet, koneksi
internet lambat, atau server sedang sibuk), tatutan pengecekan hasil
sinkronisasi (mengarah pada laman progres pengiriman), dan informasi
terbaru lainnya. Berikut adalah contoh gambar jika sinkronisasi dinyatakan
berhasil.
207
Gambar. Sinkronisasi berhasil
208
BAB VII VERIFIKASI
A. CEK PROGRESS
Sekolah yang sudah melakukan sinkronisasi aplikasi dapodikdasmen dapat
mengecek progress data yang dikirimkannya melalui:
1. Laman Dapo.dikdasmen.kemdikbud.go.id
Gambar. Laman dapodikdasmen
Untuk cek hasil sinkronisasi aplikasi dapodikdasmen sekolah dapat
mengakses laman dapo.dikdasmen.kemdikbud.go.id secara daring.
Pada laman dapo.dikdasmen.kemdikbud.go.id pilih menu Progress
Data lalu pilih jenjang pendidikan.
Gambar. Progres data per jenjang
209
Pada jendela pregress sinkronisasi klik nama provinsi, klik nama
kabupaten/kota, kecamatan hingga muncul nama sekolah yang
dituju.
Gambar. Progres sinkronisasi - provinsi
Gambar. Progres sinkronisasi – kabupaten/kota
210
Gambar. Progres sinkronisasi - kecamatan
Gambar. Progres sinkronisasi - sekolah
Pada laman dapo.dikdasmen.kemdikbud.go.id di dalam menu
progress data, ditampilkan rekap total dari beberapa komponen data
di Aplikasi Dapodikdasmen. Sekolah dapat cek progress di laman ini
untuk mengetahui bahwa pengiriman data yang dilakukan berhasil
terkirim ke server pusat
.
211
Gambar. Progres sinkronisasi individu sekolah
212
2. Manajemen Dapodikdasmen (Sekolah)
Gambar. Manajemen sekolah – laman login
Untuk mengecek hasil sinkronisasi aplikasi dapodikdasmen sekolah
dapat mengakses pada Manajemen Dapodikdasmen. Login pada
Manajemen Dapodikdasmen menggunakan akun sekolah yang
terdaftar aktif sesuai dengan akun yang digunakan pada Aplikasi
Dapodikdasmen.
Gambar. Manajemen sekolah – laman beranda
213
Pada Manajemen Dapodikdasmen terdapat beberapa menu yang
menampilkan data-data hasil entri Aplikasi Dapodikdasmen,
diantaranya:
a) Sekolah
Untuk mengecek hasil entri data Sekolah login pada Manajemen
Dapodikdasmen lalu pilih pada menu Sekolah
Gambar. Manajemen Sekolah – menu sekolah
b) Prasarana
Untuk mengecek hasil entri data Prasarana login pada Manajemen
Dapodikdasmen lalu pilih pada menu Prasarana
Gambar. Manajemen sekolah – meni prasarana
214
c) Guru dan Tenaga Kependidikan
Untuk mengecek hasil entri data Guru dan Tenaga Kependidikan login
pada Manajemen Dapodikdasmen lalu pilih pada menu Guru dan
Tendik.
Gambar. Manajemen Sekolah – Guru dan Tendik
Pada tambilan menu guru dan tendik, klik tombol biodata di salah
satu guru dan tendik terpilih untuk melihat data lebih detailnya.
Gambar. Tombol individu GTK
Data individu GTK yang ditampilkan antara lain: identitas, domisili,
kepegawaian dan penugasan. Contoh tampilan data individu GTK
yang ditampilkan pada manajemen sekolah adalah sebagai berikut.
215
Gambar. Data individu GTK
Selain data individu GTK, terdapat juga beberapa menu tambahan
yang ditampilkan uatu data rincian GTK. Data rincian GTK yang
ditampilkan antara lain: beban mengajar, tugas tambahan, riwayat
pendidikan, riwayat sertifikasi, riwayat kepangkatan, dan riwayat
kenaikan gaji berkala. Contoh tampilan data rincian GTK pada
manajemen sekolah adalah sebagai berikut.
Gambar. Data Rincian GTK
216
d) Tarik Data GTK
Proses menarik data guru dan tenaga kependidikan dilakukan bila ada
guru dan tenaga kependidikan yang mutasi (pindah sekolah) dan bila
ada guru yang mengajar di sekolah lain guna memenuhi beban
mengajar. Proses ini berguna untuk memudahkan sekolah tujuan agar
tidak perlu menginput ulang data guru dan tenaga kependidikan
tersebut.
Gambar. Menu tambah GTK
Langkah-langkah melakukan tarik guru dan tenaga kependidikan,
yaitu:
1) Klik tombol “tambah GTK” pada menu guru dan tendik.
Gambar. Tombol tambah GTK
2) Isi form pencarian dengan memilih provinsi, kabupaten/kota,
kecamatan, dan sekolah asal.
Gambar. Formulir pencarian GTK
217
3) Kemudian klik tombol “tampilkan”.
Gambar. Tombol tampilkan data GTK
4) Centang data guru dan tenaga kependidikan yang akan ditarik.
Gambar. Proses centang data GTK
5) Kemudian klik tombol “simpan”
Gambar. Tombol simpan data GTK
Data guru dan tenaga kependidikan yang ditarik akan masuk dalam
list antrian verifikasi admin dinas pendidikan. Setelah proses tarik
guru dan tenaga kependidikan, lapor ke dinas kabupaten/kota
(jenjang SD dan SMP) dan provinsi (jenjang SMA, SMK dan SLB) untuk
melakukan proses konfirmasi (approval) di manajemen
dapodikdasmen milik dinas pendidikan.
Setelah proses konfirmasi (approval) dinas pendidikan selesai,
lakukan sinkronisasi Aplikasi Dapodikdasmen oleh petugas pendataan
218
sekolah agar data guru dan tenaga kependidikan tersebut muncul di
aplikasi dapodikdasmen.
e) Rombongan Belajar
Menu rombel menampilkan data-data rombongan belajar milik
sekolah yang telah dilengkapi pada aplikasi dapodikdasmen dan
dilakukan sinkronisasi. Data yang ditampilkan berupa nama rombel,
tingkat pendidikan, prasarana yang dgunakan, wali kelas, jenis
kurikulum dan status moving class.
Gambar. Manajemen sekolah – Rombongan Belajar
f) Peserta Didik
Menu peserta didik menampilkan data-data peserta didik milik
sekolah yang telah dilengkapi pada aplikasi dapodikdasmen dan
dilakukan sinkronisasi. Data yang ditampilkan berupa data identitas,
domisili, orangtua, program Indonesia pintar dan bank. Terdapat dua
fungsi utama pada menu peserta didik yaitu menambah data peserta
didik baru , menarik data peserta didik dari jenjang pendidikan
sebelumnya dan menarik data peserta didik mutase pada jenjang
pendidikan yang sama.
219
Gambar. Manajemen sekolah – peserta didik
Pada tampilan menu peserta didik, klik tombol biodata di salah satu
peserta didik terpilih untuk melihat data lebih detailnya.
Gambar. Tombol detail biodata individu PD
220
Gambar. Menu biodata peserta didik
Beberapa menu lain yang terdapat dalam menu detail biodata
peserta didik diantaranya yaitu menu registrasi peserta didik,
rombongan belajar terdaftar, riwayat terdaftar dan upload dokumen.
Pada menu registrasi peserta didik, terdapat beberapa data yang
ditampilkan diantaranyaL tanggal masuk sekolah, jenis pendaftaran,
NIPD (Nomor Induk Peserta Didik), nomor SKHUN, nomor peserta
ujian, nomor ijazah, dan waktu update. Tampilannya adalah sebagai
berikut.
Gambar. Menu registrasi peserta didik
221
Selanjutnya pada menu data rombongan belajar yang ditampilkan,
antara lain: nama rombongan belajar terdaftar, tingkat, kurikulum,
guru/wali kelas, jenis pendaftaran pada rombongan belajar, dan
waktu update.
Gambar. Menu rombel peserta didik
Pada menu riwayat terdaftar, data yang ditampilkan sama seperti
yang terdapat pada menu registrasi, namun pada menu ini data
ditampilkan ke dalam bentuk tabel.
Gambar. Menu riwayat terdaftar peserta didik
222
Pada menu dokumen data yang ditampilkan antara lain keterangan
dan waktu unggah. Semua dokumen yang diunggah menggunakan
akun petugas pendataan di sekolah akan tampil pada menu ini.
Gambar. Menu upload dokumen peserta didik
g) Tarik Data Peserta Didik Baru
Proses tarik peserta didik dilakukan bagi jenjang SMP, SMA dan SMK
di setiap tingkat pertama jenjang pendidikan sekolah. Proses tarik
peserta didik bagi jenjang SMP dilakukan untuk menambah peserta
didik kelas 7 (tujuh) yang sudah lulus sebelumnya dari jenjang SD.
Proses tarik peserta didik bagi jenjang SMA dan SMK dilakukan untuk
menambah peserta didik kelas 10 (sepuluh) yang sudah lulus
sebelumnya dari jenjang SMP.
Sekolah yang ingin menarik data peserta didik baru dapat dilakukan
secara online melalui laman http://dapo.dikdasmen.kemdikbud.go.id
(Manajemen Sekolah). Pada menu peserta didik klik tombol tambah
peserta didik untuk masuk pada fitur tarik peserta didik.
223
Gambar. Menu peserta didik
Gambar. Tombol tambah peserta didik
Untuk menambah data peserta didik yang berasal dari jenjang
sekolah sebelumnya beberapa langkah yang harus dilakukan setelah
masuk ke menu peserta didik baru, yaitu:
6) Pilih “Tarik PD Dapodik” pada formulir pencarian bagian
“sumber data”
Gambar. Tarik PD Dapodik
224
7) Isi form pencarian dengan memilih provinsi, kabupaten/kota,
kecamatan, dan sekolah asal.
Gambar. Tarik PD Dapodik
8) Klik tombol “ Tampilkan “ untuk memunculkan data peserta
didik yang telah lulus.
Gambar. Tombol tampilkan data PD
9) Pilih kemana tujuan rombel siswa yang akan ditarik.
Gambar. Rombel tujuan
10) Centang data peserta didik yang akan ditarik.
225
Gambar. Proses centang data PD
6) Kemudian klik tombol “simpan”
Gambar. Tombol simpan data PD
Data peserta didik baru yang ditarik akan masuk setelah dilakukan
proses sinkronisasi aplikasi dapodikdasmen di sekolah.
226
h) Tambah Data Peserta Didik di luar Dapodik
Bagi sekolah yang ingin menambahkan peserta didik baru yang belum
terdata di dapodik dapat menginput data peserta didik secara online
melalui laman dapo.dikdasmen.kemdikbud.go.id (Manajemen
Sekolah). Hal yang membedakan dengan proses tarik peserta didik
yaitu saat proses pemilihan “Sumber Data” dipilih tambah pd diluar
dapodik.
Gambar. Menu peserta didik
Gambar. Tombol tambah peserta didik
Untuk menambah data peserta didik yang belum terinput ke dalam
sistem dapodik terdapat beberapa langkah yang harus dilakukan
setelah masuk ke menu tambah peserta didik, yaitu:
227
1) Pada menu peserta didik baru, pilih “tambah PD diluar
dapodik” pada formulir sumber data.
Gambar. Tambah PD Diluar Dapodik
2) Isi formulir data peserta didik baru dengan benar dan akurat
terutama dalam pemilihan rombongan belajar tujuan bagi
peserta didik baru tersebut.
Gambar. Tarik PD Dapodik
3) Terdapat sebuah informasi dalam proses menambah peserta
didik baru yang harus dilakukan oleh petugas pendataan.
228
Gambar. Pemberitahuan proses verifikasi dan isian kelengkapan data
4) Klik tombol “ simpan “
Gambar. tombol tampilkan data PD
5) Data yang telah ditambahkan akan masuk ke menu peserta
didik diluar dapodik yang ditambahkan dan data akan masuk
dalam list antrian verifikasi admin dinas pendidikan. Lapor ke
dinas kabupaten/kota (jenjang SD dan SMP) dan provinsi
(jenjang SMA, SMK dan SLB) untuk melakukan proses
konfirmasi (approval) di manajemen dapodikdasmen milik
dinas pendidikan.
Gambar. Status data peserta didik baru diluar Dapodik
Setelah proses konfirmasi (approval) dinas pendidikan selesai,
lakukan sinkronisasi aplikasi dapodikdasmen oleh petugas
pendataan sekolah agar data peserta didik tersebut muncul di
aplikasi dapodikdasmen.
229
i) Tarik Peserta Didik Mutasi/Pindahan
Bagi sekolah yang ingin menambahkan peserta didik baru yang mutasi
dari sekolah lain dapat dilakukan melalui proses tarik peserta didik
secara online melalui laman dapo.dikdasmen.kemdikbud.go.id
(Manajemen Sekolah). Secara garis besar cara menarik data peserta
didik sama persis dengan mekanisme tarik peserta didik baru, yang
membadakan adalah proses tarik peserta didik dilakukan dengan
menarik dari jenjang sekolah yang sama.
Gambar. Menu peserta didik
Gambar. Tombol tambah peserta didik
Untuk menambah data peserta didik yang berasal dari sekolah lain
terdapat beberapa langkah yang harus dilakukan setelah masuk ke
menu tambah peserta didik, yaitu:
230
1) Pilih “Pindah/mutasi”
Gambar. Tarik PD Pindah/Mutasi
2) Isi form pencarian dengan memilih provinsi, kabupaten/kota,
kecamatan, dan sekolah asal.
Gambar. Tarik PD Dapodik
3) Klik tombol “ Tampilkan “ untuk memunculkan data peserta
didik yang pindah/mutasi.
Gambar. Tombol tampilkan data PD
4) Pilih kemana tujuan rombel siswa yang akan ditarik.
Gambar. Rombel tujuan
5) Centang data peserta didik yang akan ditarik.
231
Gambar. Proses centang data PD
6) Kemudian klik tombol “simpan”
Gambar. Tombol simpan data PD
Data peserta didik baru yang ditarik akan masuk setelah dilakukan
proses sinkronisasi aplikasi dapodikdasmen di sekolah.
232
B. UNDUH SPTJM
Surat Pertanggung Jawaban Mutlak (SPTJM) merupakan surat pernyataan
yang diterbitkan/dibuat oleh sekolah melalui Manajemen Dapodikdasmen
setelah sekolah berhasil melakukan sinkronisasi Aplikasi Dapodikdasmen.
SPTJM memuat pernyataan Kepala Sekolah bahwa data yang dikirim ke pusat
adalah benar dan disertai kesanggupan untuk mempertanggungjawabkan
datanya.
Gambar. Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM)
Melalui SPTJM Kepala Sekolah dapat mengkroscek ulang, hasil entri petugas
pendataan pada Aplikasi Dapodikdasmen, karena SPTJM bersifat sangat
penting, maka mengunduh dan mencetak SPTJM diharuskan bagi semua
233
sekolah. Bila Kepala Sekolah sudah yakin akan kebenaran data yang sudah
dikirimkam dengan melihat berkas SPTJM, maka Kepala Sekolah
manandatangani dan mencap basah pada SPTJM yang sudah dicetak
tersebut.
Untuk mengunduh SPTJM, login pada Manajemen Dapodikdasmen
menggunakan akun sekolah aktif.
Gambar. Laman manajemen sekolah – login
Setelah berhasil login ke Manajemen Dapodikdasmen, pilih menu Sekolah.
Pada menu sekolah terdapat tombol SPTJM, klik tombol SPTJM tersebut
maka sistem akan mengenerate dan file SPTJM dapat terunduh.
Gambar. Manajemen sekolah - sekolah
234
C. CEK PROFIL SEKOLAH
Sekolah yang sudah melakukan entri data aplikasi dapodikdasmen dapat
melihat hasil data profile sekolahnya melalui:
1. Aplikasi Dapodikdasmen
Gambar. Menu Pusah untuhan – manajemen
Pada Aplikasi Dapodikdasmen, setelah proses entri dilakukan oleh
petugas pendataan lakukan cek kembali isiannya melalui fitur cek
profil. Aplikasi Dapodikdasmen mengeluarkan tiga jenis file profil
yang dapat diakses oleh sekolah, diantaranya:
a) Profil
Gambar. Profil sekolah
File Profil berformat excel yang di dalamnya terdiri dari beberapa
sheet yang menampilkan rekapan dari Aplikasi Dapodikdasmen.
Rekap data yang ditampilkan pada file Profil, yaitu:
235
• Profil Sekolah
• Rekap data Guru dan Tenaga Kependidikan
• Rekap data Peserta Didik
• Rekap data Rombongan Belajar
• Rekap data Prasarana
• Rekap data Sarana
• Rekap data Blockgrant
• Rekap data Jadwal
Gambar. Profil sekolah (format xlsx)
b) Profil Detail
Gambar. Profil detail
File Detail Profil berformat excel yang di dalamnya terdiri dari
beberapa sheet yang menampilkan rekapan dari Aplikasi
236
Dapodikdasmen khusus untuk jenjang SMK. Rekap data yang
ditampilkan pada file Detail Profil, yaitu:
• Kompetensi Keahlian
• Relasi Dunia Usaha Dunia Insdustri (DUDI)
• Unit Produksi
• MoU Kerjasama
• Praktek Industri
Gambar. Profil detail (format xlsx)
c) Absensi
Gambar. Absensi
File Absensi Peserta Didik berformat excel menampilkan absensi
untuk semua rombel yang dientri pada Aplikasi Dapodikdasmen.
Sehingga sekolah dapat memanfaatkan file tersebut untuk bisa
dicetak bila akan digunakan untuk membuat absen. File Absesn akan
tergenerate otomatis setiap bulan berdasarkan tanggal pada
237
komputer, sehingga bila mengunduh pada bulan Agustus, maka file
akan menampilkan format pada tanggal pada bulan Agustus.
Gambar. Absensi (format xlsx)
Untuk mengunduh ketiga profil di atas pada Aplikasi Dapodikdasmen
pilih menu Pusat Unduhan.
Gambar. Menu pusat unduhan
Pada menu Pusat Unduhan pilih tabulasi Manajemen, lalu klik tombol
unduh untuk mengunduh file yang dicari.
238
Gambar. Pusat unduhan – manajemen
File Profil berformat excel terdapat beberapa sheet yang
menampilkan rekapan hasil sinkronisasi Aplikasi Dapodikdasmen.
Rekap data yang ditampilkan pada file Profil, yaitu:
• Profil Sekolah
• Rekap data Prasarana
• Rekap data Rombongan Belajar
• Rekap data Guru dan Tenaga Kependidikan
• Rekap data Peserta Didik
Gambar. Profil sekolah (format xlsx)
239