Gambar. Sub-menu manajemen
5. Lain-lain
Berisi fail FAQ (Frequently Asked Questions) atau TJU (Tanya Jawab
Umum) seputar pengisian teknis aplikasi dapodik.
Gambar. Sub-menu lain-lain
I. PROFIL PENGGUNA
Menu ini berisi profil pengguna petugas pendataan di sekolah. Disini,
petugas pendataan dapat melakukan perubahan data profil, gambar
profil, dan gambar sekolah.
1. Profil Pengguna
Profil pengguna berisi identitas petugas pendataan seperti:
username, nama, pilih GTK (jika petugas pendataan adalah GTK),
tempat lahir, tanggal lahir, jenis kelamin, alamat, nomor telepon,
nomor handphone, dan jabatan. Identitas tersebut dapat diubah oleh
petugas pendataan itu sendiri.
140
Gambar. Profil Pengguna
2. Gambar Pengguna
Pada menu ini petugas pendataan dapat mengubah gambar
pengguna sesuai dengan yang diinginkan. Namun sebagai catatan,
gambar yang diunggah hanya tersimpan di data lokal saja dan tidak
terunggah ke dalam database dapodik pusat. Untuk mengganti
gambar profil, klik tombol ubah gambar, pastikan ukuran gambar
yang akan diunggah memiliki format jpg atau jpeg dan berukuran
maksimal 2 megabyte, pilih gambar yang tersimpan pada komputer,
dan klik simpan.
141
Gambar. Gambar profil
Gambar. Ganti gambar profil
3. Gambar Sekolah
Pada menu ini petugas pendataan dapat mengubah gambar sekolah
sesuai dengan kondisi saat ini. Namun sebagai catatan, gambar yang
diunggah hanya tersimpan di data lokal saja dan tidak terunggah ke
dalam database dapodik pusat. Untuk mengganti gambar sekolah,
klik tombol ubah gambar, pastikan ukuran gambar sekolah yang akan
diunggah memiliki format jpg atau jpeg dan berukuran maksimal 2
megabyte, pilih gambar yang tersimpan pada komputer, dan klik
simpan.
142
Gambar. Gambar sekolah
Gambar. Ganti gambar sekolah
J. PENGATURAN
Menu ini berisi beberapa sub-menu pengaturan yang dapat diubah oleh
petugas pendataan sekolah. Sub-menu yang terdapat pada menu
pengaturan, diantaranya:
1. Manajemen Pengguna
Pada menu ini petugas pendataan dapat melihat daftar pengguna
yang sudah terdaftar di aplikasi dapodik. Daftar pengguna ini dapat
disaring dan ditampilkan sesuai dengan peran pengguna yang ada.
Pilihannya adalah menampilkan semua peran pengguna, operator
sekolah, GTK, dan peserta didik.
Untuk melihat daftar pengguna, pertama pilih menu manajemen
pengguna.
143
Gambar. Manajemen pengguna
Masukkan kode registrasi sekolah yang valid.
Gambar. Validasi kode registrasi
Jika kode registrasi yang diinput sudah benar, maka daftar pengguna
akan tampil seperti pada gambar berikut.
Gambar. Tampilan manajemen pengguna
144
2. Pengaturan Aplikasi
Menu ini adalah untuk pilihan apakah petugas pendataan ingin
mengecek pembaruan aplikasi secara otomatis atau tidak. Pilih ya jika
ingin cek pembaruan otomatis, pilih tidak jika tidak ingin cek
pembaruan otomatis.
Gambar. Pengaturan aplikasi
3. Gambar Kop Sekolah
Dengan adanya fitur cetak surat mutasi peserta didik dan profil guru,
maka dibutuhkan pula untuk mengubah kop default yang ada di
aplikasi sesuai dengan kop sekolah. FItur ini sudah tersedia di menu
pengaturan. Prosedur yang perlu dilakukan adalah:
Pilih menu Pengaturan, lalu pada menu Gambar Kop Sekolah klik
tombol Ubah Kop Sekolah.
Gambar. Menu Gambar Kop Sekolah
Selanjutnya akan tampil jendela unggahan Ganti Kop Sekolah, klik
tombol Pilih Gambar.
145
Gambar. Ganti Kop Sekolah
Selanjutnya akan tampil jendela File Explorer. Pilih file gambar kop
yang akan diunggah lalu pilih Open.
Gambar. Jendela File Explorer
Pastikan ukuran file gambar kop surat tidak lebih dari 2Mb. Untuk
hasil yang maksimal, ukuran gambar kop yang disarankan adalah 700
x 300 px. Klik tombol Simpan untuk mengunggah.
Gambar. Ganti Kop Sekolah
146
Akan tampil proses unggah. Jika unggah telah selesai terproses, akan
tampil notifikasi bahwa gambar kop sudah berhasil terunggah.
Gambar. Proses unggah gambar kop sekolah
Setelah selesai, maka gambar kop surat yang berhasil terunggah akan
otomatis tampil sebagai kop cetak surat mutasi peserta didik dan
profil guru.
4. Cek Pembaruan Aplikasi
Menu ini digunakan untuk melakukan cek pembaruan aplikasi. Untuk
menggunakan fitur ini, pastikan komputer telah terkoneksi ke
internet (daring), lalu klik cek pembaruan. Jika dideteksi ada aplikasi
versi terbaru, klik instal untuk memulai instalasi. Setelah selesai, klik
tombol F5 untuk menyegarkan halaman.
Gambar. Cek pembaruan aplikasi
5. Data Prefill Rapor
Pada awal prosedur entri data nilai, data prefill sangat diperlukan
karena berfungsi untuk mengambil data rombel, anggota rombel,
pembelajaran di 6 semester sebelumnya, agar proses persiapan input
nilai berjalan dengan baik. Untuk pengambilan prefill rapor gunakan
laman:
147
Kode wilayah prefill untuk masing-masing provinsi adalah sebagai
berikut:
• Kode 01 untuk wilayah Prov. D.K.I. Jakarta
• Kode 02 untuk wilayah Prov. Jawa Barat
• Kode 03 untuk wilayah Prov. Jawa Tengah
• Kode 04 untuk wilayah Prov. D.I. Yogyakarta
• Kode 05 untuk wilayah Prov. Jawa Timur
• Kode 06 untuk wilayah Prov. Aceh
• Kode 07 untuk wilayah Prov. Sumatera Utara
• Kode 08 untuk wilayah Prov. Sumatera Barat
• Kode 09 untuk wilayah Prov. Riau
• Kode 10 untuk wilayah Prov. Jambi
• Kode 11 untuk wilayah Prov. Sumatera Selatan
• Kode 12 untuk wilayah Prov. Lampung
• Kode 13 untuk wilayah Prov. Kalimantan Barat
• Kode 14 untuk wilayah Prov. Kalimantan Tengah
• Kode 15 untuk wilayah Prov. Kalimantan Selatan
• Kode 16 untuk wilayah Prov. Kalimantan Timur
• Kode 17 untuk wilayah Prov. Sulawesi Utara
• Kode 18 untuk wilayah Prov. Sulawesi Tengah
• Kode 19 untuk wilayah Prov. Sulawesi Selatan
• Kode 20 untuk wilayah Prov. Sulawesi Tenggara
• Kode 21 untuk wilayah Prov. Maluku
• Kode 22 untuk wilayah Prov. Bali
• Kode 23 untuk wilayah Prov. Nusa Tenggara Barat
• Kode 24 untuk wilayah Prov. Nusa Tenggara Timur
• Kode 25 untuk wilayah Prov. Papua
• Kode 26 untuk wilayah Prov. Bengkulu
• Kode 27 untuk wilayah Prov. Maluku Utara
• Kode 28 untuk wilayah Prov. Banten
• Kode 29 untuk wilayah Prov. Kepulauan Bangka Belitung
• Kode 30 untuk wilayah Prov. Gorontalo
• Kode 31 untuk wilayah Prov. Kepulauan Riau
• Kode 32 untuk wilayah Prov. Papua Barat
• Kode 33 untuk wilayah Prov. Sulawesi Barat
• Kode 34 untuk wilayah Prov. Kalimantan Utara
• Kode 35 untuk wilayah Luar Negeri dan Hong Kong
148
Contoh untuk mengunduh prefill yaitu sebagai berikut:
✓ http://118.98.166.60/prefill_rapor_dikdasmen_2020_kodewi
layahA/generate_prefill.php
✓ http://118.98.166.87/prefill_dikdasmen_2020_01A/generate
_prefill.php
Kode wilayah diubah sesuai dengan kode masing-masing provinsi.
Sebagai contoh kode wilayah 01 itu artinya untuk provinsi DKI Jakarta.
Ketentuan dan proses unduh prefill sama dengan prefill utama. Cek
pada pembahasan generate prefill.
6. Web Service Lokal
Penyempurnaan web service untuk mengakomodir aplikasi-aplikasi
yang di luar dari aplikasi dapodik itu sendiri, berikut alur pengisian
web service.
Gambar. Tampilan Menu Aplikasi Dapodik
Pada aplikasi dapodik Web Service berapa dalam menu Pengaturan.
149
Gambar. Fitur Web Service Dapodik
Tambah nama aplikasi sesuai dengan yang dikeluarkan oleh daerah
atau oleh sekolah masing-masing.
Gambar. Token
Setiap aplikasi yang sudah di tambahkan memiliki masing-masing
token berbeda, setiap penambahan aplikasi baru untuk web service
maka token secara otomatis dibuatkan.
Gambar. Aplikasi Postman
150
Aplikasi yang digunakan untuk cek apakah API berhasil atau tidak
menggunakan aplikasi Postman. Aplikasi ini berjalan secala lokal
maka tidak mengharuskan terkoneksi internet.
Gambar. Aplikasi Postman 2
Pada tahap diatas silahkan di close untuk maju ke tahap berikutnya.
Gambar. Pemilihan type
151
Pemilihan type untuk cek web service antara aplikasi dapodik dengan
aplikasi luar selain dapodik.
Gambar. Lokasi Tampilkan Data
Lokasi untuk pengaturan data apa yang akan di keluarkan, untuk
pengaturan pada sesuaikan dengan format yang sudah ada pada
gambar diatas, hanya 5 data yang bisa dikeluarkan datanya yaitu:
- getPengguna
- getSekolah
- getRombonganBelajar
- getGtk
- getPesertaDidik
Gambar. Token
Masukan token yang sudah di buat aplikasi dapodik.
152
Gambar. Output Format JSON
Data yang dikeluarkan menggunakan format JSON, tetapi jika ingin
mengeluarkan data dengan format lain aplikasi Postman
menyediakan dalam bentuk JSON, XML, HTML, Text, Auto.
153
154
BAB V VALIDASI
Validasi pada aplikasi Dapodikdasmen diterapkan agar proses entri data
pokok pendidikan dilakukan dengan benar dan sesuai format pengisian.
Beberapa unsur validasi yang diterapkan dalam Aplikasi Dapodikdasmen
adalah:
• Validasi Kelengkapan Data
• Validasi Kebenaran Data
• Validasi Kewajaran Data
• Validasi Integritas Data
Aplikasi Dapodikdasmen menerapkan validasi dalam dua sub menu yaitu
Validasi Lokal dan Validasi Pusat, keduanya memiliki proses pendekatan yang
berbeda dalam menangkap entrain data yang dianggap tidak wajar.
A. VALIDASI LOKAL
Gambar. Menu validasi lokal
Validasi Lokal harus dilakukan setiap kali akan melakukan sinkronisasi
Aplikasi Dapodikdasmen. Hasil proses validasi lokal akan menghasilkan
informasi data yang masuk ke dalam kategori invalid atau warning.
Status data invalid ( ) adalah status data yang menunjukkan adanya data
utama yang kosong atau salah input. Maka harus dipastikan data dengan
status invalid ini benar-benar bersih. Status Data invalid akan menyebabkan
aplikasi tidak dapat melakukan sinkronisasi. Status data warning ( )
menandakan adanya pengisian data yang tidak sesuai dengan ketentuan
155
validasi aplikasi, namun status warning ini tidak mencegah aplikasi untuk
melakukan sinkronisasi.
1. Sekolah
Proses valida lokal data sekolah dilakukan dengan masuk pada menu
Validasi kemudian pilih submenu Validasi Lokal lalu klik pada tabel
Sekolah.
Gambar. Validasi sekolah
Berikut adalah tabel daftar list validasi lokal pada data sekolah di
Aplikasi Dapodikdasmen.
No Menu Tabel Status Keterangan
Data rinci periodik
1 Sekolah data periodik Invalid sekolah wajib diisi setiap
semester
Akses internit wajib diisi
2 Sekolah data periodik Invalid pada data rinci periodik
sekolah
Sekolah berstatus Negeri
3 Sekolah data periodik invalid namun tidak bersedia
menerima BOS
4 Sekolah dudi Invalid Data lintang dan bujur
pada DUDI wajib diisi
156
No Menu Tabel Status Keterangan
5 Sekolah dudi Invalid Data DUDI wajib
6 Sekolah dudi Invalid memetakan wilayahnya
7 Sekolah jurusan sp Invalid dengan benar
MoU jenis Prakerin Siswa
wajib memiliki guru
pembimbing
Kompetensi Keahlian
wajib memiliki minimal 1
MoU kerjasama
8 Sekolah kepanitiaan Invalid Kepanitian sekolah
Sekolah Aman wajib diisi
Rombongan belajar Kelas
9 Sekolah layanan Invalid jauh atau terbuka wajib
khusus mengisikan data di tabel
layanan_khusus
penyelengga Nama Penyelenggara
ra ponpes
10 Sekolah Invalid Pondok Pesantren wajib
diisi dengan benar
Sekolah memiliki
11 Sekolah prasarana Invalid laboratorium namun tidak
12 Sekolah sanitasi Invalid
13 Sekolah sekolah Invalid memiliki listrik
14 Sekolah sekolah Invalid Data rinci sanitasi wajib
15 Sekolah sekolah Invalid
diisi setiap setiap
semester
Luas tanah milik / Luas
tanah bukan milik wajib
diisi salah satu atau
keduanya
Jika sekolah berbentuk
pendidikan SDLB, SMPLB,
SMALB dan SLB wajib
mengisikan kebutuhan
khusus yang dilayani
Sekolah menerima BOS,
namun tidak mengisi
Nomor Rekening BOS
157
No Menu Tabel Status Keterangan
Sekolah memiliki
16 Sekolah buku warning perpustakaan tapi tidak
mengisi buku teks dan
buku non teks
Sekolah berstatus Swasta
17 Sekolah data periodik Warning dan tidak bersedia
menerima BOS
sekolah memilih waktu
18 Sekolah data periodik warning penyelenggaraannya
malam hari
Kepanitian sekolah
19 Sekolah kepanitiaan Warning Komite Sekolah
diharapkan diisi
Kepanitian sekolah
20 Sekolah kepanitiaan Warning Literasi Sekolah
diharapkan diisi
status kepemilikan ruang
21 Sekolah Prasarana warning atau bangunan tidak ada
yang milik,
Sekolah belum dipetakan
22 Sekolah sekolah Warning ke level wilayah
Desa/Kelurahan
Jika sekolah berstatus
23 Sekolah yayasan Warning swasta diharapkan
menginputkan yayasan
terlebih dahulu
Jika sekolah berstatus
24 Sekolah yayasan Warning swasta diharapkan
memappingkan pada
attribut sekolah
2. Sarpras
Proses valida lokal data sarpras dilakukan dengan masuk pada menu
Validasi kemudian pilih submenu Validasi Lokal lalu klik pada tabel
Sarpras.
158
Gambar. Validasi sarpras
Berikut adalah tabel daftar list validasi lokal pada data sarpras di
Aplikasi Dapodikdasmen.
No Menu Tabel Status Keterangan
1 Sarpras prasarana Invalid
2 Sarpras prasarana Invalid Data Prasarana Kosong
3 Sarpras prasarana Invalid
4 Sarpras prasarana Invalid Panjang prasarana
longitudinal wajib diisi dengan
5 Sarpras Invalid benar
prasarana Lebar prasarana wajib
6 Sarpras longitudinal Invalid diisi dengan benar
prasarana Kondisi prasarana
wajib diisi setiap
semester
Terdeteksi Prasarana
dengan jenis Ruang
Teori/Kelas kondisinya
Rusat Berat dan
dipakai sebagai
prasarana dalam
rombongan belajar
Terdeteksi Prasarana
dengan jenis Ruang
Teori/Kelas
159
No Menu Tabel Status Keterangan
mempunyai panjang
dibawah 4m
Terdeteksi Prasarana
dengan jenis Ruang
7 Sarpras prasarana Invalid Teori/Kelas
8 Sarpras prasarana Invalid mempunyai panjang
9 Sarpras prasarana Invalid lebih dari 20 meter
10 Sarpras sarana Invalid
11 Sarpras Invalid Terdeteksi Prasarana
12 Sarpras longitudinal Invalid
13 Sarpras sarana Invalid dengan jenis Ruang
14 Sarpras Invalid
longitudinal Teori/Kelas
sarana
mempunyai lebar
sarana
dibawah 4 meter
sarana
Terdeteksi Prasarana
dengan jenis Ruang
Teori/Kelas
mempunyai lebar lebih
dari 20m
Data Periodik Sarana
wajib diisi
Data Periodik Sarana
untuk kolom jumlah
wajib diisi dengan
benar
Terdeteksi Prasarana
dengan jenis Ruang
Teori/Kelas tidak
memiliki Meja Siswa
Terdeteksi Prasarana
dengan jenis Ruang
Teori/Kelas tidak
memiliki Kursi Siswa
Terdeteksi Prasarana
dengan jenis Ruang
Teori/Kelas tidak
memiliki Meja Guru
160
No Menu Tabel Status Keterangan
15 Sarpras Invalid
sarana Terdeteksi Prasarana
16 Sarpras Invalid
17 Sarpras prasarana Invalid dengan jenis Ruang
18 Sarpras invalid
19 Sarpras prasarana Invalid Teori/Kelas tidak
20 Sarpras Invalid
21 Sarpras prasarana Invalid memiliki Kursi Guru
22 Sarpras tanah Invalid
23 Sarpras Warning Terdeteksi tidak
longitudinal
24 Sarpras tanah Warning mempunyai prasarana
25 Sarpras longitudinal Warning dengan jenis Ruang
bangunan
longitudinal Teori/Kelas satupun
ruang Terdeteksi tidak
prasarana
longitudinal mempunyai Kamar
sarana Mandi/WC/Toilet
prasarana ruang kondisi rusak
longitudinal
total namun digunakan
di rombel
NJOP tiap tahun wajib
diisi
NJOP wajib diisi
nominal dengan benar
Kondisi bangunan
setiap semester wajib
diisi
Nama ruang berganda
Terdeteksi Prasarana
dengan jenis Ruang
Teori/Kelas kondisinya
Rusat Berat
Terdeteksi sarana
dalam prasarana
belum diisi dengan
benar
Akumulasi Kondisi
prasarana dengan jenis
Ruang Teori/Kelas
memiliki Rusak Berat
lebih dari setengah
dari prasarana yang
ada
161
No Menu Tabel Status Keterangan
26 Sarpras prasarana Warning
27 Sarpras prasarana Warning Terdeteksi tidak
28 Sarpras prasarana Warning
29 Sarpras Warning mempunyai Ruang
30 Sarpras prasarana Warning
Guru
31 Sarpras prasarana Warning
32 Sarpras warning Terdeteksi tidak
prasarana
33 Sarpras warning mempunyai Kamar
prasarana
Mandi/WC/Toilet
rombongan
belajar Sekolah jenjang SMK
tidak mempunyai
Bengkel/Ruang Praktik
Kerja
Sekolah jenjang
SMA/SMK tidak
mempunyai
Perpustakaan
Sekolah jenjang
SMA/SMK tidak
mempunyai
Laboratorium
Sekolah memiliki
laboratorium namun
tidak memiliki sarana
yang berkaitan dengan
komputer
ruang kondisi rusak
Berat namun
digunakan di rombel
jenis rombongan
belajar menggunakan
ruangan selain ruang
kelas, lab,
perpustakaan dan
ruang praktek
162
3. Peserta Didik
Proses valida lokal data peserta didik dilakukan dengan masuk pada
menu Validasi kemudian pilih submenu Validasi Lokal lalu klik pada
tabel peserta didik.
Gambar. Validasi peserta didik
Berikut adalah tabel daftar list validasi lokal pada data peserta didik
di Aplikasi Dapodikdasmen.
No Menu Tabel Status Keterangan
Pengecekan jumlah jam
per minggu. Khusus jenis
rombel Kelas dan Teori
1 Peserta anggota Invalid (Peminatan) yang
Didik rombel
diterima siswa jika lebih
dari total jam pada
kurikulum yang berlaku
dan dipilih
2 Peserta peserta didik Invalid Data Peserta Didik Kosong
Didik
3 Peserta peserta didik Invalid Peserta didik wajib
Didik memilih Agama yang
masih berlaku
163
No Menu Tabel Status Keterangan
Peserta didik dengan
4 Peserta peserta didik Invalid tingkat 3,6,9,12,13 wajib
Didik mengisikan NIK dengan
benar
Peserta didik dengan
5 Peserta peserta didik Invalid tingkat 3,6,9,12,13 wajib
Didik mengisikan lintang dan
bujur dengan benar
Peserta didik dengan
6 Peserta peserta didik Invalid tingkat 3,6,9,12,13 wajib
Didik mengisikan NISN dengan
benar
Alamat Kecamatan
7 Peserta peserta didik Invalid Peserta Didik harus di
Didik
petakan hingga
Kecamatan
8 Peserta peserta didik Invalid Tempat Lahir Peserta
Didik Didik wajib diisi dengan
benar
9 Peserta peserta didik Invalid Tempat Tinggal Peserta
Didik Didik wajib diisi dengan
benar
Peserta Moda Transportasi
Didik
10 peserta didik Invalid Peserta Didik wajib diisi
dengan benar
11 Peserta peserta didik Invalid Jika penerima KPS maka
Didik wajib mengisikan No KPS
12 Peserta peserta didik Invalid Jike penerima KIP maka
Didik wajib mengisikan No KIP
Peserta Didik dengan
Peserta umur dibawah 5,6 tahun
Didik
13 peserta didik Invalid terhitung 01 Juli 2019
tidak diperkenankan
masuk sekolah
14 Peserta peserta didik Invalid Peserta Didik dengan
Didik umur diatas 30 thn
15 Peserta registrasi Invalid Peserta Didik wajib
Didik peserta didik
terdaftar pada salah satu
sekolah
164
No Menu Tabel Status Keterangan
Invalid
Peserta registrasi Invalid Peserta Didik dengan
Didik peserta didik Invalid
16 Invalid tingkat akhir 6,9,12 wajib
Invalid
Invalid mengisikan NIS/NIPD
Invalid Terdeteksi Peserta Didik
17 Peserta registrasi Invalid dengan status Siswa Baru
Didik peserta didik Invalid namun tanggal masuk ada
invalid
di semester Genap
Peserta anggota Terdeteksi data peserta
Didik rombel
18 didik berganda pada
anggota rombel
Terdeteksi sekolah
19 Peserta peserta didik reguler, tidak mengisikan
Didik program inklusi namun
terdapat siswa AKB lebih
dari 10 orang
Peserta registrasi Terdapat NIS/NIPD
Didik peserta didik
20 Peserta Didik yang ganda
pada satu sekolah
21 Peserta anggota Terdeteksi masih ada
Didik rombel peserta didik yang belum
di petakan ke dalam
anggota rombel
Bagi Peserta Didik tingkat
Peserta akhir 12/13 wajib
Didik
22 akt pd mengikuti Program
Prakerin Siswa (Notif
Global)
Bagi Peserta Didik tingkat
Peserta akhir 12/13 wajib
Didik
23 akt pd mengikuti Program
Prakerin Siswa (Notif by
Name)
peserta_di siswa tidak memiliki
dik
24 peserta didik kebutuhan khusus tapi
bersekolah di SLB
25 peserta_di peserta didik siswa memilih moda
dik
transportasi "lainnya"
165
No Menu Tabel Status Keterangan
Terdapat kesalahan dalam
26 Peserta peserta didik Warning penulisan nama peserta
Didik didik. Huruf yang
diperkenankan hanyalah [
<b>a-zA-Z ',.-</b> ])
Terdapat kesalahan dalam
penulisan nama ibu
27 Peserta peserta didik Warning kandung peserta didik.
Didik
Huruf yang
diperkenankan hanyalah [
<b>a-zA-Z ',.-</b> ])
Peserta didik dengan
28 Peserta peserta didik Warning selain tingkat 3,6,9,12,13
Didik harap mengisikan NIK
dengan benar
Peserta didik dengan
29 Peserta peserta didik Warning selain tingkat 3,6,9,12,13
Didik harap mengisikan lintang
dan bujur dengan benar
Peserta didik dengan
30 Peserta peserta didik Warning selain tingkat 3,6,9,12,13
Didik harap mengisikan NISN
dengan benar
Jenis Pendaftaran Siswa
31 Peserta peserta didik Warning Baru hanya boleh di
Didik petakan terhadap peserta
didik tingkat 1,7 dan 10
saja
Peserta Didik yang
memilihi Agama Lainnya
32 Peserta peserta didik Warning diharapkan dipetakan
Didik ulang dengan memilih
Kepercayaan Terhadap
YME
33 Peserta peserta didik Warning Peserta Didik untuk SLB
Didik
diharapkan mengisikan
kebutuhan khusus
166
No Menu Tabel Status Keterangan
Peserta Didik dengan
umur 5,6 s.d 6 thn
34 Peserta peserta didik Warning terhitung 01 Juli 2019
Didik maka dimohon untuk
melampirkan Surat
Keterangan
35 Peserta peserta didik Warning Peserta Didik dengan
Didik bentuk pendidikan SMP
minimal berumur 9thn
36 Peserta peserta didik Warning Peserta Didik dengan
Didik umur diatas 21 thn
37 Peserta registrasi Warning Peserta Didik jenjang SMP
Didik peserta didik diharapkan mengisikan
No Peserta UN
38 Peserta peserta didik Warning Data Rinci Periodik
Didik longitudinal
Peserta Didik diharapkan
diisi setiap semester
Data Rinci Periodik
39 Peserta peserta didik Warning Peserta Didik untuk tinggi
Didik longitudinal badan harap diisi dengan
benar
Data Rinci Periodik
40 Peserta peserta didik Warning Peserta Didik untuk berat
Didik longitudinal badan harap diisi dengan
benar
Data Rinci Periodik
41 Peserta peserta didik Warning Peserta Didik untuk waktu
Didik longitudinal tempuh ke sekolah harap
diisi dengan benar
Terdeteksi jumlah peserta
didik lebih dari
Peserta gugus setengahnya tinggal di
Didik sekolah
42 Warning Asrama, diharapkan
mengisikan sebagai
penyelenggara Pondok
Pesantren
Peserta Terdeteksi sekolah
Didik
43 peserta didik Warning reguler penyelenggara
program inklusi namun
167
No Menu Tabel Status Keterangan
tidak memiliki ABK
satupun
44 Peserta peserta didik Warning Terdapat kolom yang
Didik baru belum lengkap pada
Peserta Didik Baru
Siswa yang memiliki
45 Peserta peserta didik warning kebutuhan khusus lebih
Didik dari 4 jenis_kebutuhan
khusus
46 Peserta peserta didik Warning terdapat siswa yang
Didik memiliki jenis kebutuhan
khusus lebih dari 1 x
47 Peserta peserta didik warning sekolah memiliki ABK
Didik lebih dari 20 orang
48 Peserta peserta didik warning siswa memilih moda
Didik transportasi "Kuda"
siswa
49 Peserta peserta didik warning berkewarganegaraan
Didik bukan indonesia , belum
mengisikan kitas
50 Peserta anggota warning Jumlah siswa kurang dari
Didik rombel 60 (SE dirjen tentang
kualitas data dapodik)
51 Peserta program warning Sekolah memiliki ABK
Didik inklusi namun tidak mengiskan
SK program inklusi
168
4. GTK
Proses valida lokal data guru dan tenaga kependidikan dilakukan
dengan masuk pada menu Validasi kemudian pilih submenu Validasi
Lokal lalu klik pada tabel GTK.
Gambar. Validasi GTK
Berikut adalah tabel daftar list validasi lokal pada data guru dan
tenaga kependidikan di Aplikasi Dapodikdasmen.
No Menu Tabel Status Keterangan
1 GTK Invalid
2 GTK tugas Invalid Kepala sekolah tidak
3 GTK tambahan Invalid boleh ada di sekolah non
induk
4 GTK tugas Invalid
5 GTK tambahan Invalid Kepala sekolah tidak
6 GTK Invalid boleh lebih dari satu ptk
tugas
tambahan Terdeteksi belum
tugas mempunyai kepsek dan
tambahan
PLT kepsek
tugas
tambahan Terdeteksi memiliki PLT
tugas Kepsek lebih daru satu
tambahan
ptk
Terdeteksi memiliki
Kepsek dan PLT Kepsek
SD tidak boleh memiliki
wakasek
169
No Menu Tabel Status Keterangan
7 GTK tugas Invalid
8 GTK tambahan Invalid SMP maksimal hanya
9 GTK tugas Invalid
10 GTK tambahan Invalid boleh memiliki tiga
tugas
11 GTK tambahan Invalid orang wakasek
tugas
12 GTK tambahan Invalid SMP tidak boleh
13 GTK Invalid
14 GTK tugas Invalid memiliki wakasek dari
15 GTK tambahan Invalid
ketentuan rasio (1
16 GTK ptk Invalid
17 GTK ptk Invalid wakasek : 9 rombel)
ptk
SMA dan SMK maksimal
ptk
hanya boleh memiliki
ptk
ptk empat orang wakasek
SMA dan SMK tidak
boleh memiliki wakasek
dari ketentuan rasio (1
wakasek : 9 rombel)
Masing-masing tugas
tambahan berikut tidak
boleh lebih dari 1 orang
ptk (Wakil Kepala
Sekolah Kesiswaan,
Wakil Kepala Sekolah
Sarpras, Wakil Kepala
Sekolah Humas, Wakil
Kepala Sekolah
Kurikulum)
Setiap GTK harus
memiliki NIK yang benar
Umur GTK tidak boleh
dibawah dari 15 tahun
Umur GTK lebih dari 80
tahun
PNS di sekolah induk
yang telah pensiun
(>60thn) harap
mengganti status
kepegawaian menjadi
NON PNS
GTK di sekolah induk
yang berstatus PNS
wajib mengisikan NIP
GTK di sekolah induk
yang berstatus PNS
170
No Menu Tabel Status Keterangan
18 GTK ptk Invalid
19 GTK ptk Invalid wajib mengisikan TMT
20 GTK ptk Invalid PNS
21 GTK ptk Invalid
GTK di sekolah induk
22 GTK ptk Invalid
yang berstatus PNS
23 GTK ptk Invalid
24 GTK ptk Invalid wajib mengisikan SK
25 GTK ptk Invalid
26 GTK ptk Invalid CPNS
GTK di sekolah induk
yang berstatus PNS
wajib mengisikan TMT
CPNS
GTK di sekolah induk
yang berstatus PNS
wajib mengisikan
Riwayat Gaji Berkala
GTK di sekolah induk
yang berstatus GTY tidak
boleh ada di sekolah
Negeri
GTK di sekolah induk
tidak boleh memilih
status kepegawaian
Guru Honor Pusat dan
Lainnya karena sudah di
expiredkan dr pusat
GTK di sekolah induk
yang berstatus NON
PNS, NIP wajib di
kosongkan
GTK di sekolah induk
wajib mengisikan TMT
Pengangkatan
GTK di sekolah induk
tidak boleh memilih
Jenis PTK Lainnya
GTK di sekolah induk,
selisih antara TMT
pengangkatan dan
Tanggal Lahir tidak
diperkenankan dibawah
dari 15 tahun
171
No Menu Tabel Status Keterangan
27 GTK ptk Invalid
28 GTK Invalid Panjang karakter Nama
29 GTK ptk Invalid dibawah dari tiga kata
30 GTK Invalid
31 GTK ptk Invalid GTK di sekolah induk
32 GTK Invalid
bidang sdm yang berstatus PNS
33 GTK bidang sdm Invalid
rwy pend wajib mengisikan
34 GTK Invalid
formal Riwayat Kepangkatan
35 GTK Invalid
rwy pend Guru di sekolah induk
36 GTK formal Invalid
memiliki pendidikan
rwy pend
formal formal dibawah dari
rwy pend sama dengan SD
formal
Guru di sekolah induk
rwy pend
formal wajib memiliki minimal 1
kompetensi
Guru di sekolah induk
ditemukan duplikasi
urutan kompetensi
GTK di sekolah induk
wajib mengisikan
Riwayat Pendidikan
Formal
GTK di sekolah induk
memiliki riwayat
pendidikan formal,
masih berstatus kuliah
namun tahun lulus telah
diisi
GTK di sekolah induk
memiliki riwayat
pendidikan formal,
masih berstatus kuliah
namun NIM tidak diisi
GTK di sekolah induk
memiliki riwayat
pendidikan formal,
masih berstatus kuliah
namun terhitung lebih
dari 15 semester belum
lulus
GTK di sekolah induk
memiliki riwayat
pendidikan formal,
172
No Menu Tabel Status Keterangan
37 GTK rwy pend sudah lulus namun
38 GTK formal tahun lulus tidak diisi
39 GTK
40 GTK rwy pend GTK di sekolah induk
41 GTK formal
42 GTK memiliki riwayat
43 GTK rwy pend
formal Invalid pendidikan formal,
Invalid
rwy pend Invalid sudah lulus namun
formal Invalid
Invalid tahun masuk lebih besar
rwy pend Invalid
formal Invalid dari tahun lulus
rwy pend GTK di sekolah induk
formal
memiliki selisih antara
rwy pend
formal tanggal lahir dan tahun
lulus SD dibawah sama
dengan 9 tahun
GTK di sekolah induk
memiliki selisih antara
tanggal lahir dan tahun
lulus SMP dibawah sama
dengan 11 tahun
GTK di sekolah induk
memiliki selisih antara
tanggal lahir dan tahun
lulus SMA dibawah sama
dengan 13 tahun
GTK di sekolah induk
memiliki selisih antara
tanggal lahir dan tahun
lulus D1 dibawah sama
dengan 14 tahun
GTK di sekolah induk
memiliki selisih antara
tanggal lahir dan tahun
lulus D2 dibawah sama
dengan 15 tahun
GTK di sekolah induk
memiliki selisih antara
tanggal lahir dan tahun
lulus D3 dibawah sama
dengan 16 tahun
173
No Menu Tabel Status Keterangan
44 GTK rwy pend Invalid
GTK di sekolah induk
45 GTK formal Invalid
46 GTK Invalid memiliki selisih antara
47 GTK rwy pend Invalid
48 GTK formal Invalid tanggal lahir dan tahun
49 GTK Invalid
50 GTK rwy pend Invalid lulus S1 dibawah sama
51 GTK formal Invalid
52 GTK Invalid dengan 17 tahun
rwy pend
formal GTK di sekolah induk
rwy kerja memiliki selisih antara
ptk tanggal lahir dan tahun
ptk lulus S2 dibawah sama
nilai test dengan 18 tahun
all Guru di sekolah induk
berpendidikan minimal
S1 dan memiliki umur
kurang dari 17 tahun
Tendik di sekolah induk
berpendidikan minimal
SMA dan memiliki umur
kurang dari 17 tahun
Guru di sekolah induk
wajib memiliki minimal 1
record Riwayat Karir
GTK
GTK dengan jenis
Pustakawan namun
tidak memiliki prasarana
Perpustakaan
GTK dengan jenis
Laboran namun tidak
memiliki prasarana
Laboratorium
Guru di sekolah induk
memiliki Nilai Test UKG,
maka No Peserta wajib
diisi
Pengecekan semua
kolom tanggal pada isian
GTK jika selisih tanggal
tersebut dengan tanggal
lahir dibawah 16 tahun
174
No Menu Tabel Status Keterangan
53 GTK Invalid
all Pengecekan semua
54 GTK Invalid
55 GTK rwy pend Warning kolom tanggal pada isian
56 GTK formal Warning
57 GTK ptk Warning GTK jika selisih tanggal
tugas
58 GTK Warning tersebut dengan tanggal
tambahan
59 GTK tugas Warning lahir lebih dari tanggal
60 GTK tambahan Warning sekarang
61 GTK Warning
62 GTK tugas Warning ptk JENIS GURU di
63 GTK tambahan Warning
64 GTK Warning sekolah induk,
tugas
tambahan pendidikan nya kurang
tugas dari SMA
tambahan
Data GTK Kosong
ptk
PLT Kepsek namun
ptk
ptk memilih sebagai sekolah
ptk
induk
Terdeteksi memiliki
Kepala Laboratorium
namun tidak memiliki
prasarana laboratorium
Kepala Bengkel tidak
boleh lebih dari
kompetensi keahlian
yang ada pada sekolah
tersebut
Kepala Program
Keahlian tidak boleh
lebih dari Program
Keahlian yang diajarkan
pada sekolah tersebut
Kepala Unit Produksi
tidak boleh lebih dari
Unit Produksi yang ada
di sekolah tersebut
Pengisian alamat GTK
harus sampe kecamatan
Setiap GTK harus
memiliki email yang
benar
Umur GTK lebih 70
tahun
GTK di sekolah induk
yang berstatus PNS
175
No Menu Tabel Status Keterangan
harap mengisikan
NUPTK dengan benar
Guru di sekolah induk
65 GTK ptk Warning memiliki pendidikan
formal dibawah dari
sama dengan SMA
Guru Kelas di sekolah
66 GTK riwayat Warning induk memiliki riwayat
sertifikasi sertifikasi yang tidak
linier dengan Guru Kelas
Guru BK di sekolah induk
67 GTK riwayat Warning memiliki riwayat
sertifikasi
sertifikasi yang tidak
linier dengan Guru BK
Guru Inklusi di sekolah
68 GTK riwayat Warning induk memiliki riwayat
sertifikasi
sertifikasi yang tidak
linier dengan Guru
Inklusi
Terdeteksi data tidak
wajar, sekolah jenjang
69 GTK all Warning SMA/SMK tidak
mempunyai Tenaga
Kependidikan
Guru di sekolah induk,
70 GTK pembelajaran Warning minimal harus mengajar
minimal sebanyak 12
jam per minggu
Ada PTK jenis Guru
71 GTK PTK warning namun tidak memiliki
jam mengajar di rombel
PTK JENIS GURU di
72 GTK rwy pend Warning sekolah induk,
formal
pendidikan nya kurang
dari jenjang S1
PTK Jenis guru di sekolah
induk, urutan pangkat
73 GTK rwy warning tertinggi tidak sama
kepangkatan dengan urutan tahun
TMT SK di tabel
rwy.kepangkatan
176
No Menu Tabel Status Keterangan
74 GTK rwy gaji warning PTK Jenis guru di sekolah
75 GTK berkala warning induk, urutan pangkat
tertinggi tidak sama
PTK dengan urutan tahun
TMT SK di tabel riwayat
kenaikan gaji berkala
PTK memiliki kebutuhan
khusus lebih dari 2
76 GTK PTK Warning Jenis PTK tidak ada yang
guru
PTK dg tugas tambahan
77 GTK PTK warning kepsek atau plt kepsek
wajib mengisikan no. hp
PTK belum di
78 GTK PTK terdaftar warning registrasikan ke tahun
berjalan
5. Rombongan Belajar & Jadwal
Proses valida lokal data rombongan belajar dan jadwal dilakukan
dengan masuk pada menu Validasi kemudian pilih submenu Validasi
Lokal lalu klik pada tabel rombongan belajar dan jadwal.
Gambar. Validasi rombel dan jadwal
Berikut adalah tabel daftar list validasi lokal pada data rombongan
belajar di Aplikasi Dapodikdasmen.
177
No Menu Tabel Status Keterangan
Invalid
1 Rombongan rombongan Invalid Data Rombongan
Invalid Belajar Kosong
Belajar belajar Invalid
Invalid
Terdeteksi antara
Invalid
2 Rombongan rombongan program/kompetensi
Invalid
Belajar belajar keahlian dan kurikulum
Invalid
yang dipilih tidak sesuai
Invalid
Rombel dengan Jenis
3 Rombongan rombongan Rombel Akselerasi
Belajar belajar sudah tidak di izinkan
lagi
Rombongan rombongan Rombel wajib memilih
4 Belajar belajar tingkat pendidikan
dengan benar
5 Rombongan rombongan Rombel dengan Jenis
Belajar belajar Rombel Ekstrakurikuler
belum memiliki anggota
rombel
Terdeteksi bahwa
semester kemarin telah
6 Rombongan rombongan menggunakan K13,
Belajar belajar namun semester ini
tidak menggunakan K13
lagi
Bagi bentuk pendidikan
Rombongan rombongan SMA dan SMK wajib
7 Belajar belajar memiliki
Program/Kompetensi
Keahlian
Terdeteksi rombel yang
Rombongan rombongan masih mempunyai wali
8 Belajar belajar kelas yang telah
dikeluarkan dr sekolah
tsb
Terdeteksi rombel yang
Rombongan rombongan masih mempunyai wali
9 Belajar belajar kelas yang telah
dihapus/non aktifkan dr
sekolah tsb
178
No Menu Tabel Status Keterangan
Invalid
Invalid Rombel dengan Jenis
Invalid
10 Rombongan rombongan Invalid Rombel Kelas wajib
Belajar belajar Invalid
Invalid memiliki wali kelas yang
Invalid
masih aktif
Invalid
Invalid Rombel dengan Jenis
Invalid
Rombongan rombongan Rombel Kelas untuk
Belajar belajar
11 tingkat pendidikan
1,7,10 wajib memilihi
Kurikulum 2013
Rombel dengan Jenis
12 Rombongan rombongan Rombel Kelas wajib
Belajar belajar
memiliki anggota
rombel
Rombel dengan Jenis
13 Rombongan rombongan Rombel Praktek minimal
Belajar belajar
harus memiliki 10
anggota rombel
Rombongan pembelajar Rombel dengan Jenis
Belajar an
14 Rombel Kelas wajib
memiliki pembelajaran
Rombongan rombongan Terdeteksi nama
Belajar belajar
15 rombongan belajar
berganda
Jika terdeteksi Rombel
Rombongan rombongan Praktik lebih dari 1
Belajar belajar
16 namun jumlah siswa
dalam setiap rombel
dibawah 10 siswa
Jika terdeteksi Rombel
Rombongan rombongan Praktik lebih dari 1
Belajar belajar
17 namun jumlah siswa
dalam setiap rombel
diatas 20 siswa
Setiap Rombel Utama
18 Rombongan rombongan hanya dapat dipecah
Belajar belajar
menjadi 2 Rombel
Praktik saja
19 Rombongan rombongan Terdeteksi pengajar
Belajar belajar Produktif pada Rombel
Utama sama dengan
179
No Menu Tabel Status Keterangan
pengajar pada Rombel
Praktik
Terdeteksi akumulasi
jumlah jam per minggu
20 Rombongan rombongan Invalid matpel Produktif pada
Belajar belajar
Invalid Rombel Praktik lebih
Invalid besar dari ketentuan
Invalid
Invalid yang ada di Kurikulum
Invalid
Invalid Terdeteksi akumulasi
Warning
jumlah jam per minggu
Rombongan rombongan matpel Produktif pada
Belajar belajar
21 Rombel Praktik tidak
sama dengan yg
terdapat pada Rombel
Utama
Terdeteksi rasio antara
PD per
22 Rombongan rombongan Program/Kompetensi
Belajar belajar
Keahlian dan Rombel
lebih dari ketentuan
untuk tingkat 1,7,10
Terdeteksi rasio antara
23 Rombongan rombongan PD dan Rombel lebih
Belajar belajar
dari ketentuan untuk
tingkat 1,7,10
Rombongan rombongan Terdeteksi jika rombel
Belajar belajar
24 yang tidak normal lebih
dari 2 rombel terakhir
Rombongan rombongan Sekolah SMK memiliki
Belajar belajar
25 jenis rombel Jarak jauh
atau rombel Terbuka
Sekolah tidak
26 Rombongan rombongan mempunyai jenis
Belajar belajar
rombel kelas reguler dan
atau sks
Rombel dengan Jenis
Rombongan rombongan Rombel Kelas Terbuka
Belajar belajar
27 dianjurkan untuk
mengisikan Layanan
Khusus Kelas Terbuka
180
No Menu Tabel Status Keterangan
Warning
Warning SMA yang telah
Warning
28 Rombongan rombongan Warning melaksanakan K13 wajib
Belajar belajar Warning
memilih Kurikulum SMA
Warning
2013 MIPA
Warning
Warning SMA yang telah
29 Rombongan rombongan melaksanakan K13 wajib
Belajar belajar
memilih Kurikulum SMA
2013 IPS
SMA yang telah
30 Rombongan rombongan melaksanakan K13 wajib
Belajar belajar
memilih Kurikulum SMA
2013 Bhs&Budaya
SMA yang telah
Rombongan rombongan melaksanakan K13
Belajar belajar
31 dianjurkan semua
rombel memilih
Kurikulum 2013
SMA yang masih
Rombongan rombongan melaksanakan
Belajar belajar
32 Kurikulum 2006 hanya
berlaku di tingkat
pendidikan 10 saja
SMA yang masih
melaksanakan
33 Rombongan rombongan Kurikulum 2006 hanya
Belajar belajar
dapat memilihi Program
Keahlian Umum saja
untuk tingkat 10
SMA yang masih
Rombongan rombongan melaksanakan
Belajar belajar
34 Kurikulum 2006 diatas
tingkat 10 wajib memilih
Kurikulum SMA KTSP IPA
SMA yang masih
Rombongan rombongan melaksanakan
Belajar belajar
35 Kurikulum 2006 diatas
tingkat 10 wajib memilih
Kurikulum SMA KTSP IPS
181
No Menu Tabel Status Keterangan
Warning
36 Rombongan rombongan Warning SMA yang masih
Belajar belajar Warning melaksanakan
Warning Kurikulum 2006 diatas
37 Rombongan rombongan Warning tingkat 10 wajib memilih
Belajar belajar Warning Kurikulum SMA KTSP
Warning Bahasa
38 Rombongan rombongan Warning
Belajar belajar Rombel dengan bentuk
pendidikan SD hanya
39 Rombongan rombongan diperkenankan untuk
Belajar belajar memilih tingkat 1-6
40 Rombongan rombongan Rombel dengan bentuk
Belajar belajar pendidikan SMP hanya
diperkenankan untuk
41 Rombongan rombongan memilih tingkat 7-10
Belajar belajar
Rombel dengan bentuk
42 Rombongan rombongan pendidikan SMA dan
Belajar belajar SMK hanya
diperkenankan untuk
43 Rombongan rombongan memilih tingkat 11-
Belajar belajar 12/13
Rombel dengan bentuk
pendidikan SD jumlah
keseluruhan rombel
harus diantara 6-24
rombel
Rombel dengan bentuk
pendidikan SMP jumlah
keseluruhan rombel
harus diantara 3-33
rombel
Rombel dengan bentuk
pendidikan SMA jumlah
keseluruhan rombel
harus diantara 3-36
rombel
Rombel dengan bentuk
pendidikan SMK jumlah
keseluruhan rombel
harus diantara 3-72
rombel
182
No Menu Tabel Status Keterangan
Warning
Rombel dengan bentuk
Warning
44 Rombongan rombongan pendidikan SDLB jumlah
Belajar belajar Warning
Warning keseluruhan rombel
Warning
Warning minimal 6 rombel
Warning
Warning Rombel dengan bentuk
Warning
Rombongan rombongan Warning pendidikan SMPLB
Belajar belajar
45 jumlah keseluruhan
rombel minimal 3
rombel
Rombel dengan bentuk
Rombongan rombongan pendidikan SMALB
Belajar belajar
46 jumlah keseluruhan
rombel minimal 3
rombel
Terdeteksi akumulasi
47 Rombongan jadwal jjm/minggu pada jadwal
Belajar
lebih dari jjm/minggu
pada pembelajaran
Terdeteksi masih ada
48 Rombongan jadwal jam pada pembelajaran
Belajar
yang belum dipetakan
pada jadwal
49 Rombongan jadwal Terdeteksi ada jadwal
Belajar yang berganda
50 Rombongan rombongan Rombel dengan bentuk
Belajar belajar pendidikan SD per
tingkat maksimal 4
51 Rombongan rombongan rombel
Belajar belajar
Rombel dengan bentuk
52 Rombongan rombongan pendidikan SMP per
Belajar belajar tingkat maksimal 11
rombel
53 Rombongan rombongan
Belajar belajar Rombel dengan bentuk
pendidikan SMA per
tingkat maksimal 12
rombel
Rombel dengan bentuk
pendidikan SMK per
tingkat maksimal 72
rombel
183
No Menu Tabel Status Keterangan
Warning
54 Rombongan rombongan Warning Terdeteksi rasio antara
Belajar belajar PD per
Program/Kompetensi
55 Rombongan rombongan Keahlian dan Rombel
Belajar belajar lebih dari ketentuan
Terdeteksi rasio antara
PD dan Rombel lebih
dari ketentuan
6. Pembelajaran
Proses valida lokal data pembelajaran dilakukan dengan masuk pada
menu Validasi kemudian pilih submenu Validasi Lokal lalu klik pada
tabel pembelajaran.
Gambar. Validasi pembelajaran
Berikut adalah tabel daftar list validasi lokal pada data pembelajaran
di Aplikasi Dapodikdasmen.
No Menu Tabel Status Keterangan
Invalid
1 Pembelajaran pembelajaran Nama mata pelajaran
lebih dari 50 karakter
184
No Menu Tabel Status Keterangan
Invalid
Invalid Terdeteksi
Invalid
2 Pembelajaran pembelajaran Invalid pembelajaran yang
Invalid
diajarkan oleh Guru
Invalid
yang telah non aktif
Invalid
Terdeteksi
Invalid
3 Pembelajaran pembelajaran pembelajaran yang
diajarkan oleh Guru
yang telah dihapus
Bagi Guru Kelas SD/MI
4 Pembelajaran pembelajaran wajib mengajar
5 Pembelajaran pembelajaran
sebanyak 24
jam/minggu
Terdeteksi satu mata
pelajaran diajarkan
oleh lebih dari 1 guru
Akumulasi
JJM/minggu pada
6 Pembelajaran pembelajaran pembelajaran dengan
Tingkat Pendidikan 10
dan Kurikulum REV
2013 lebih dari 48 jam
Akumulasi
JJM/minggu pada
7 Pembelajaran pembelajaran pembelajaran dengan
Tingkat Pendidikan 11
dan Kurikulum REV
2013 lebih dari 50 jam
Akumulasi
JJM/minggu pada
8 Pembelajaran pembelajaran pembelajaran dengan
Tingkat Pendidikan 12
dan Kurikulum REV
2013 lebih dari 50 jam
Akumulasi
JJM/minggu pada
9 Pembelajaran pembelajaran pembelajaran dengan
Tingkat Pendidikan 13
dan Kurikulum REV
2013 lebih dari 48 jam
185
No Menu Tabel Status Keterangan
Invalid
10 Pembelajaran pembelajaran Invalid Akumulasi
Invalid JJM/minggu pada
11 Pembelajaran pembelajaran Invalid pembelajaran dengan
Invalid Tingkat Pendidikan 10
12 Pembelajaran pembelajaran Invalid dan Kurikulum 2013
lebih dari 38 jam
13 Pembelajaran pembelajaran
14 Pembelajaran pembelajaran Akumulasi
JJM/minggu pada
15 Pembelajaran pembelajaran pembelajaran dengan
Tingkat Pendidikan 11
dan 12 dan Kurikulum
2013 lebih dari 42 jam
Akumulasi
JJM/minggu pada
pembelajaran dengan
Tingkat Pendidikan 10,
11 dan 12 dan
Kurikulum 2013 lebih
dari 54 jam
Akumulasi
JJM/minggu pada
pembelajaran dengan
Tingkat Pendidikan 10
dan Kurikulum 2006
lebih dari 42 jam
Akumulasi
JJM/minggu pada
pembelajaran dengan
Tingkat Pendidikan 11
dan 12 dan Kurikulum
2006 lebih dari 43 jam
Akumulasi
JJM/minggu pada
pembelajaran dengan
Tingkat Pendidikan 10,
11 dan 12 dan
Kurikulum 2006 lebih
dari 54 jam
186
No Menu Tabel Status Keterangan
Invalid
Invalid Akumulasi
Invalid
Invalid JJM/minggu pada
Invalid
16 Pembelajaran pembelajaran Invalid pembelajaran dengan
Tingkat Pendidikan
1,2,3 dan Kurikulum
2013 lebih dari 36 jam
Akumulasi
JJM/minggu pada
pembelajaran dengan
17 Pembelajaran pembelajaran Tingkat Pendidikan
4,5,6,7,8,9 dan
Kurikulum 2013 lebih
dari 40 jam
Akumulasi
JJM/minggu pada
18 Pembelajaran pembelajaran pembelajaran dengan
19 Pembelajaran pembelajaran
20 Pembelajaran pembelajaran Tingkat Pendidikan 1
dan Kurikulum 2006
lebih dari 30 jam
Akumulasi
JJM/minggu pada
pembelajaran dengan
Tingkat Pendidikan 2
dan Kurikulum 2006
lebih dari 31 jam
Akumulasi
JJM/minggu pada
pembelajaran dengan
Tingkat Pendidikan 3
dan Kurikulum 2006
lebih dari 32 jam
Akumulasi
JJM/minggu pada
pembelajaran dengan
21 Pembelajaran pembelajaran Tingkat Pendidikan 4,
5, 6, 7, 8, 9, dan
Kurikulum 2006 lebih
dari 36 jam
187
No Menu Tabel Status Keterangan
Akumulasi
JJM/minggu pada
22 Pembelajaran pembelajaran Invalid Kelompok Matpel
Tambahan dengan K13
lebih dari 2 jam
Akumulasi
JJM/minggu pada
23 Pembelajaran pembelajaran Invalid Kelompok Matpel
Tambahan dengan
K2006 lebih dari 4 jam
Terdeteksi mata
pelajaran pada
24 Pembelajaran pembelajaran Invalid pembelajaran yang
tidak terdapat stuktur
Kurikulum yang dipilih
dan berlaku
Terdeteksi mata
pelajaran pada
pembelajaran yang
25 Pembelajaran pembelajaran Invalid diluar kelompok
matpel pada struktur
Kurikulum yang dipilih
dan berlaku
Terdeteksi antara
Kelompok Matpel
Wajib dan Kelompok
26 Pembelajaran pembelajaran Warning Matpel
Teori/Peminatan
diajarkan oleh guru
yang sama dalam mata
pelajaran yang sama
Terdeteksi antara
Kelompok Matpel
Wajib dan Kelompok
27 Pembelajaran pembelajaran Warning Matpel
Teori/Peminatan
diajarkan oleh guru
yang berbeda dalam
matpel peminatan
188
No Menu Tabel Status Keterangan
Terdeteksi antara
Kelompok Matpel
Produktif dan
28 Pembelajaran pembelajaran Warning Kelompok Matpel
Teori/Peminatan
diajarkan oleh guru
yang sama dalam mata
pelajaran yang sama
Terdeteksi mata
pelajaran pada
29 Pembelajaran pembelajaran Warning Kelompok Matpel
Peminatan/Lintas
Minat berganda
Terdeteksi mata
pelajaran pada
30 Pembelajaran pembelajaran Warning Kelompok Matpel
Wajib/Kelompok A
berganda
7. Nilai
Proses valida lokal data nilai dilakukan dengan masuk pada menu
Validasi kemudian pilih submenu Validasi Lokal lalu klik pada tabel
nilai.
Gambar. Validasi nilai
189