The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Laporan Praktikum Algoritma dan Struktur Data Semester 1 Jiandzah Lukmannulhakim 07352211037

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by lukmannurhakim0108, 2023-01-18 20:51:57

Laporan Praktikum Algoritma dan Struktur Data

Laporan Praktikum Algoritma dan Struktur Data Semester 1 Jiandzah Lukmannulhakim 07352211037

PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 86 4. Cek apakah awal<=3 a) Benar, kerjakan blok pengulangan b) awal=awal+1 menjadi awal=4 c) cetak TES 5. Cek apakah awal<=3 a) Salah, keluar dari blok pengulangan 3.3.4 Perintah do-while Pada dasarnya perulangan do-while sama saja dengan perulangan while, hanya saja pada proses perulangan dengan while, seleksi while berada di atas sementara pada perulangan do-while, seleksi while berada di bawah batas perulangan. Jadi dengan menggunakan struktur do-while sesedikit-dikitnya akan terjadi satu kali perulangan. Berikut bentuk penulisan perintah perulangan do-while. Gambar 3. 34 Bentuk penulisan perintah do-while Keterangan: 1. do adalah awal dari statemen perulangan do while


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 87 2. instruksi adalah statemen yang akan dikerjakan atau yang akan diulang, baik syarat dari perulangan tersebut terpenuhi atau tidak, karena akan dijalankan instruksinya terlebih dahulu setelah mengerjakan instruksi baru dicek syaratnya, apakah syaratnya masih terpenuhi atau tidak. 3. While (syarat) adalah syarat atau batas dari perulangan, dimana perulangan tersebut akan dikerjakan jika syaratnya masih terpenuhi atau bernilai true. Contohnya: Gambar 3.35 Contoh program perintah do-while Gambar 3.36 Hasil contoh program perintah do-while


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 88 Penjelasan: Proses akan melakukan pengecekan pengulangan di belakang dan akan mengerjakan pernyataan 1 terlebih dahulu kemudian akan melakukan pengecekan. 3.3.5 Pernyataan Break Pernyataan break dapat digunakan untuk memaksa suatu perulangan keluar dari proses perulangan walaupun sebenarnya proses tersebut masih berlangsung. Gambar 3.37 Contoh program pernyataan break Gambar 3.38 Hasil contoh program pernyataan break Penjelasan: Dilakukan proses mendeklarasikan variabel i dan a=3 Cek apakah i<=5, Ya maka cetak Nilai i = 0


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 89 If (a==3) cek apakah a=3, ya maka break, artinya program keluar dari proses pengulangan dan mengerjakan perintah diluar pengulangan, mencetak Selesai. Walaupun nilai i baru 0 dan belum sampai 5, proses perulangan tetap dihentikan 3.3.6 Pernyataan Continue Pernyataan continue dapat digunakan untuk mengarahkan proses kembali ke pengulangan kembali. Gambar 3.39 Contoh program pernyataan continue


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 90 Gambar 3.40 Hasil contoh program pernyataan continue Penjelasan: Program di atas jika dijalankan akan melakukan proses pengulangan terusmenerus. Hal ini disebabkan saat nilai i=0 dilakukan pengecekan apakah 0<=2, maka proses bernilai benar dan akan mengerjakan proses continue. Akibat perintah continue ini berarti proses kembali ke pengulangan dan nilai i tidak pernah bertambah (nilai tetap i=0). 3.4 Latihan Kegiatan Praktikum 1. Latihan 1 Buatlah program baru dengan cara file-new-source atau gabungkan CTRL + N, kemudian ketik programnya seperti di bawah ini : #include <conio.h> #include <iostream> using namespace std;


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 91 int main () { int usia; cout << "Berapa Usia Anda : "; cin >> usia ; if (usia < 17 ) cout << "Anda masih dibawah umur" <<endl; getch () ; } Hasil eksekusi program diatas sebagai berikut. Gambar 3.41 Program latihan 1 Hasil program jika memenuhi pernyataan if Gambar 3.42 Hasil program latihan 1


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 92 Hasil jika tidak memenuhi pernyataan if Gambar 3.43 Hasil program latihan 1 2. Latihan 2 Buatlah program baru dengan cara file-new-source atau gabungkan CTRL + N, kemudian ketik programnya seperti di bawah ini : #include <iostream> #include <conio.h> using namespace std; int main() { int usia; cout<<"\nBerapa Usia Anda : "; cin>>usia; cout<<endl; if (usia<17){ cout<<"Anda masih dibawah umur"<<endl; } else{ cout<<"Anda sudah cukup umur";


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 93 } getch(); } Hasil eksekusi program diatas sebagai berikut. Gambar 3.44 Program latihan 2 Hasil program jika memenuhi pernyataan if Gambar 3.45 Hasil program latihan 2


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 94 Hasil program jika tidak memenuhi pernyataan if atau memenuhi else Gambar 3.46 Hasil program latihan 2 3. Latihan 3 Buatlah program baru dengan cara File-New-Source File atau menekan tombol Ctrl+N kemudian programnya seperti dibawah ini: #include <conio.h> #include <iostream> using namespace std; int main() { int a; for (a=0; a<=5; a++) cout<<a<<" "; getch(); } Hasil eksekusi program diatas sebagai berikut.


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 95 Gambar 3. 47 Program latihan 3 Gambar 3.48 Hasil program latihan 3 4. Latihan 4 Buatlah program baru dengan cara File-New-Source File atau dengan menekan tombol Ctrl+N di keyboard kemudian ketik source programnya seperti di bawah ini: #include <iostream> #include <conio.h> using namespace std; int main(){ for (int a=15; a>=1; a-=2) cout<<a<<endl;


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 96 getch(); } Hasil program diatas sebagai berikut. Gambar 3.49 Program latihan 3 Gambar 3.50 Hasil program latihan 4 3.5 Studi Kasus 1. Buatlah program untuk bilangan tersebut ganjil atau genap Algoritma: a) Set variabel x b) Masukkan nilai x c) Jika x/2 menghasilkan 0, maka bilangan genap


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 97 d) Jika x/2 menghasilkan sisa, maka bilangan ganjil e) Tampilkan hasil Flowchart: Gambar 3.51 flowchart program studi kasus 1 Penjelasan: Flowchart dimulai dengan simbol terminator untuk memulai program. Kemudian deklarasi variabel x menggunakan simbol preparation. Masukkan nilai x menggunakan simbol input/output. Selanjutnya nyatakan variabel x pada kondisi x%2==0 menggunakan simbol decision. Jika YES maka hasil genap, jika NO maka hasil ganjil. Kemudian gunakan simbol input/output untuk menampilkan hasil


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 98 penentuan bilangan ganjil atau genap. Terakhir gunakan simbol terminator untuk menandakan program telah selesai. Program dari flowchart diatas adalah sebagai berikut. #include<iostream> using namespace std; int main() { int x; cout<<"Menentukan bilangan genap dan ganjil"<<endl; cout<<"Input bilangan : "; cin>>x; if (x%2==0){ cout<<x<<" adalah bilangan genap"; } else { cout<<x<<" adalah bilangan ganjil"; } return 0; }


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 99 Hasil eksekusi program diatas sebagai berikut Gambar 3.52 program studi kasus 1 Gambar 3.53 Hasil program studi kasus 1 Gambar 3.54 Hasil program studi kasus 1


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 100 2. Diinputkan dua buah bilangan sembarang dari keyboard, tentukanlah bilangan terbesar dari kedua bilangan-bilangan tersebut. Buat program C++ Algoritma: a) Set variabel a,b b) Masukkan nilai a,b c) Jika a>b, maka a lebih besar dari b d) Jika b>a, maka b lebih besar dari a e) Tampilkan hasil Flowchart: Gambar 3.55 Flowchart program studi kasus 2


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 101 Penjelasan: Flowchart dimulai dengan simbol terminator untuk memulai program. Kemudian deklarasi variabel a,b menggunakan simbol preparation. Masukkan nilai x menggunakan simbol input/output. Selanjutnya nyatakan variabel a,b pada penyataan a>b menggunakan simbol decision. Jika YES maka hasil a lebih besar dari b, jika NO maka hasil b lebih besar dari a. Kemudian gunakan simbol input/output untuk menampilkan hasil penentuan bilangan terbesar. Terakhir gunakan simbol terminator untuk menandakan program telah selesai. Program dari flowchart diatas adalah sebagai berikut. #include<iostream> using namespace std; int main() { int a,b; cout<<"Menentukan bilangan terbesar dua bilangan"<<endl; cout<<"Input bilangan A = "; cin>>a;; cout<<"Input bilangan B = "; cin>>b; if (a>b){ cout<<a<<" lebih besar dari "<<b; }


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 102 else { cout<<b<<" lebih besar dari "<<a; } return 0; } Hasil eksekusi program diatas sebagai berikut. Gambar 3.56 program studi kasus 2 Gambar 3.57 Hasil program studi kasus 2 3. Buatlah program konversi angka ke nilai huruf: Jika nilai 100>=nilai>80 Maka nilai A Jika nilai 80>=nilai>60 Maka nilai B Jika nilai 60>=nilai>40 Maka nilai C


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 103 Jika nilai 40>=nilai>20 Maka nilai D Jika nilai 20>=nilai>0 Maka nilai E Algoritma: a) Set variabel nilai b) Masukkan nilai “nilai” c) Jika nilai 80-100 Maka nilai A Jika nilai 60-80 Maka nilai B Jika nilai 40-60 Maka nilai C Jika nilai 20-40 Maka nilai D Jika nilai 0-20 Maka nilai E d) Tampilkan hasil


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 104 Flowchart: Gambar 3.58 Flowchart program studi kasus 3


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 105 Penjelasan: Flowchart dimulai dengan simbol terminator untuk memulai program. Kemudian deklarasi variabel nilai menggunakan simbol preparation. Masukkan nilai “nilai” menggunakan simbol input/output. Selanjutnya nyatakan variabel nilai pada penyataan nilai>=80&&<=100 menggunakan simbol decision. Jika YES maka hasil A, jika NO maka nyatakan variabel nilai pada penyataan nilai>=60&&<=80 menggunakan simbol decision. Jika YES maka hasil B, jika NO maka nyatakan variabel nilai pada penyataan nilai>=40&&<=60 menggunakan simbol decision. Jika YES maka hasil C, jika NO maka nyatakan variabel nilai pada penyataan nilai>=20&&<=40 menggunakan simbol decision. Jika YES maka hasil D, jika NO maka menghasilkan nilai E. Kemudian gunakan simbol input/output untuk menampilkan hasil koversi nilai angka ke nilai huruf. Terakhir gunakan simbol terminator untuk menandakan program telah selesai. Program dari flowchart diatas adalah sebagai berikut. #include<iostream> using namespace std; int main() { int nilai; cout<<"Konversi nilai angka ke huruf"<<endl; cout<<"Input nilai : "; cin>>nilai;


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 106 if(nilai>=80&&nilai<=100){ cout<<"hasil = A"; } else if(nilai>=60&&nilai<=80){ cout<<"hasil = B"; } else if(nilai>=40&&nilai<=60){ cout<<"hasil = C"; } else if(nilai>=20&&nilai<=40){ cout<<"hasil = D"; } else { cout<<"hasil = E"; } return 0; }


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 107 Hasil eksekusi dari program diatas sebagai berikut. Gambar 3.59 program studi kasus 3 Gambar 3.60 Hasil program studi kasus 3


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 108 Gambar 3.61 Hasil program studi kasus 3 Gambar 3.62 Hasil program studi kasus 3 Gambar 3.63 Hasil program studi kasus 3 Gambar 3.64 Hasil program studi kasus 3 4. Buatlah program Switch Case memilih pilihan pekerjaan rumah Algoritma: a) Set variabel pekerjaan_rumah case 1=ingin menyapu kamar, case 2=ingin mengepel ruang tamu, default (selain case 1 dan 2)=Tidak bekerja


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 109 b) Input nilai pekerjaan_rumah c) Jika 1, maka ingin menyapu kamar d) Jika 2, maka ingin mengepel ruang tamu e) Jika default (selain 1 dan 2), maka Tidak bekerja f) Tampilkan hasil Flowchart: Gambar 3.65 Flowchart program studi kasus 4


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 110 Penjelasan: Flowchart dimulai dengan simbol terminator untuk memulai program. Kemudian deklarasi variabel pekerjaan_rumah menggunakan simbol preparation. Masukkan nilai pekerjaan_rumah menggunakan simbol input/output. Selanjutnya nyatakan variabel pekerjaan_rumah pada penyataan pekerjaan_rumah=1 menggunakan simbol decision. Jika YES maka hasil ingin menyapu kamar, jika NO maka nyatakan variabel pekerjaan_rumah pada penyataan pekerjaan_rumah=2 menggunakan simbol decision. Jika YES maka hasil ingin mengepel ruang tamu, jika NO maka menghasilkan Tidak bekerja. Kemudian gunakan simbol input/output untuk menampilkan hasil pekerjaan rumah. Terakhir gunakan simbol terminator untuk menandakan program telah selesai. Program dari flowchart diatas adalah sebagai berikut. #include<iostream> #include<conio.h> using namespace std; main() { int pekerjaan_rumah; cout<<"Pekerjaan Rumah\n"; cout<<"1. Menyapu kamar"<<endl; cout<<"2. Mengepel ruang tamu"<<endl;


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 111 cout<<"Masukan pilihan pekerjaan rumah yang akan dilakukan : "; cin>>pekerjaan_rumah; switch(pekerjaan_rumah) { case 1 : cout<<"ingin menyapu kamar"; break; case 2 : cout<<"ingin mengepel ruang tamu"; break; default : cout<<"Tidak bekerja"; } getch(); } Hasil eksekusi program diatas sebagai berikut.


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 112 Gambar 3.66 program studi kasus 4 Gambar 3.67 Hasil program studi kasus 4 Gambar 3.68 Hasil program studi kasus 4 Gambar 3.69 Hasil program studi kasus 4


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 113 5. Contoh program Statement For 1 Algoritma: a) Set variabel a=0 b) Cek Kondisi apakah nilai a <=10 jika kondisi bernilai benar maka cetak nilai a c) Nilai a ditambahkan 1 d) Cek kondisi kembali apakah nilai a <=10 bila kondisi bernilai benar (true) maka cetak kembali nilai a e) Iterasi terus dilakukan hingga kondisi bernilai salah (false) f) Selesai


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 114 Flowchart: Gambar 3.70 flowchart program studi kasus 5 Penjelasan: Flowchart dimulai dengan simbol terminator untuk memulai program. Kemudian deklarasi variabel a=0 menggunakan simbol preparation. Selanjutnya nyatakan variabel a pada penyataan a<=10 menggunakan simbol decision. Jika NO maka gunakan simbol terminator untuk menandakan program telah selesai. Jika YES maka tampilkan nilai a menggunakan simbol input/output, lalu nyatakan variabel a


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 115 pada pernyataan a=a+1 menggunakan simbol process. Selanjutnya kembali nyatakan variabel a pada pernyataan a<=10 menggunakan simbol decision sehingga terjadi proses ulangan. Proses iterasi terus dilakukan hingga kondisi bernilai salah (false) atau NO. Kemudian terakhir gunakan simbol terminator untuk menandakan program telah selesai. Program dari flowchart diatas adalah sebagai berikut. #include<iostream> #include<conio.h> using namespace std; int main() { int a; for (a=0;a<=10;a++) cout<<a<<""; getch(); }


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 116 Hasil eksekusi program diatas sebagai berikut. Gambar 3.71 program studi kasus 5 Gambar 3.72 Hasil program studi kasus 5 6. Contoh program Statement For 2 Algoritma: a) Set variabel a=20 b) Cek Kondisi apakah nilai a >=1 jika kondisi bernilai benar maka cetak nilai a c) Nilai a dikurangi 2 d) Cek kondisi kembali apakah nilai a >=1 bila kondisi bernilai benar (true) maka cetak kembali nilai a e) Iterasi terus dilakukan hingga kondisi bernilai salah (false) f) Selesai


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 117 Flowchart: Gambar 3.73 flowchart program studi kasus 6 Penjelasan: Flowchart dimulai dengan simbol terminator untuk memulai program. Kemudian deklarasi variabel a=20 menggunakan simbol preparation. Selanjutnya nyatakan variabel a pada penyataan a>=1 menggunakan simbol decision. Jika NO maka


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 118 gunakan simbol terminator untuk menandakan program telah selesai. Jika YES maka tampilkan nilai a menggunakan simbol input/output, lalu nyatakan variabel a pada pernyataan a=a-2 menggunakan simbol process. Selanjutnya kembali nyatakan variabel a pada pernyataan a>=1 menggunakan simbol decision sehingga terjadi proses ulangan. Proses iterasi terus dilakukan hingga kondisi bernilai salah (false) atau NO. Kemudian terakhir gunakan simbol terminator untuk menandakan program telah selesai. Program dari flowchart diatas adalah sebagai berikut. #include<iostream> #include<conio.h> using namespace std; int main() { for (int a=20;a>=1;a-=2) cout<<a<<endl; getch(); }


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 119 Hasil eksekusi program diatas sebagai berikut. Gambar 3.74 program studi kasus 6 Gambar 3.75 Hasil program studi kasus 6 7. Contoh progam Nested For (kalang for) Algoritma: a) Set variabel bil


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 120 b) Masukkan nilai bil c) Looping for 1 I) Set variabel i=1 II) Cek Kondisi apakah nilai i <=bil jika kondisi bernilai benar maka masuk looping for 2 III) Nilai a ditambahkan 1 IV)Cek kondisi kembali apakah nilai i <=bil bila kondisi bernilai benar (true) maka masuk looping for 2 V) Iterasi terus dilakukan hingga kondisi bernilai salah (false) d) Looping for 2 I) Set variabel j=1 II) Cek Kondisi apakah nilai j <=i jika kondisi bernilai benar maka cetak “*” III) Nilai j ditambahkan 1 IV)Cek kondisi kembali apakah nilai j <=i bila kondisi bernilai benar (true) maka cetak “*” V) Iterasi terus dilakukan hingga kondisi bernilai salah (false), kemudian kembali ke looping for 1 e) Selesai


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 121 Flowchart: Gambar 3.76 flowchart program studi kasus 7 Penjelasan: Flowchart dimulai dengan simbol terminator untuk memulai program. Kemudian deklarasi variabel bil menggunakan simbol preparation. Masukkan nilai bil menggunakan simbol input/output. Selanjutnya deklarasikan variabel i=1 dan nyatakan variabel i dan bil pada penyataan i<=bil menggunakan simbol decision. Jika NO maka gunakan simbol terminator untuk menandakan program telah


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 122 selesai. Jika YES maka deklarasikan variabel j=1 dan nyatakan variabel j dan i pada penyataan j<=i menggunakan simbol decision. Jika YES maka tampilkan * menggunakan simbol input/output, lalu nyatakan variabel j pada pernyataan j=j+1 menggunakan simbol process dan kembali nyatakan variabel j dan i pada pernyataan j<=i menggunakan simbol decision sehingga terjadi proses ulangan. Proses iterasi terus dilakukan hingga kondisi bernilai salah (false) atau NO. Jika NO maka nyatakan variabel i pada pernyataan i=i+1 menggunakan simbol process dan kembali nyatakan variabel i dan bil pada pernyataan i<=bil sehingga terjadi proses ulangan. Proses iterasi terus dilakukan hingga kondisi bernilai salah (false) atau NO. Kemudian terakhir gunakan simbol terminator untuk menandakan program telah selesai. Program dari flowchart diatas adalah sebagai berikut. #include<iostream> #include<conio.h> using namespace std; int main() { int bil; cout<<"Inputkan Jumlah Bintang = ";cin>>bil; for (int i=1;i<=bil;i++) { for (int j=1;j<=i;j++)


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 123 { cout<<"*"; } cout<<endl; } getch(); } Hasil eksekusi program diatas sebagai berikut. Gambar 3.77 program studi kasus 7


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 124 Gambar 3.78 Hasil program studi kasus 7 8. Contoh program while, program konversi angka ke huruf Algoritma: a) Set variabel integer angka, i=1 (integer) b) Set variabel huruf=‟A‟ (char) c) Masukkan nilai angka d) Cek kondisi apakah i <= angka jika ya maka cetak output nilai i “--->” nilai huruf e) nilai i dan nilai angka ditambahkan 1 f) cek kondisi kembali apakah i <=angka jika benar maka kembali mencetak output nilai i “--->” nilai huruf dan nilai i dan nilai angka ditambahkan 1 g) iterasi terus dilakukan hingga kondisi bernilai salah (false)


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 125 Flowchart: Gambar 3.79 flowchart program studi kasus 8 Penjelasan: Flowchart dimulai dengan simbol terminator untuk memulai program. Kemudian deklarasi variabel angka, i=1 dengan tipe data integer dan huruf=‟A‟ dengan tipe


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 126 data character menggunakan simbol preparation. Masukkan nilai variabel angka menggunakan simbol input/output. Selanjutnya nyatakan variabel i dan angka pada penyataan i<=angka menggunakan simbol decision. Jika NO maka gunakan simbol terminator untuk menandakan program telah selesai. Jika YES maka tampilkan nilai i “--->” nilai huruf menggunakan simbol input/output, lalu nyatakan variabel i dan huruf pada pernyataan i=i+1 dan huruf=huruf+1 menggunakan simbol process. Selanjutnya kembali nyatakan variabel i dan angka pada pernyataan i<=angka menggunakan simbol decision sehingga terjadi proses ulangan. Proses iterasi terus dilakukan hingga kondisi bernilai salah (false) atau NO. Kemudian terakhir gunakan simbol terminator untuk menandakan program telah selesai. Program dari flowchart diatas adalah sebagai berikut. #include<iostream> #include<conio.h> using namespace std; int main() { cout<<"Program Konversi angka ke huruf"<<endl; cout<<endl; cout<<"Masukkan Angka : "; int angka,i; char huruf;


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 127 cin>>angka; cout<<endl; i=1; huruf='A'; while (i<=angka) { cout<<i<<"-->"<<huruf<<endl; i++; huruf++; } getch(); }


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 128 Hasil eksekusi program diatas sebagai berikut. Gambar 3.80 program studi kasus 8 Gambar 3.81 Hasil program studi kasus 8 9. Contoh program Do-While, kelipatan 2 dengan batas angka 30 Algoritma: a) Set nilai awal angka = 0


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 129 b) nilai angka ditambahkan 1 c) Cek kondisi apakah nilai angka%2==0, jika kondisi bernilai benar maka cetak nilai angka, jika salah maka dilanjutkan ke proses selanjutnya d) Kemudian cek kondisi apakah angka<30, jika kondisi bernilai benar maka selanjutnya nilai i kembali ditambahkan 1 e) cek kondisi apakah nilai angka%2==0, jika ya maka cetak nilai angka, jika salah maka dilanjutkan ke proses selanjutnya f) Kemudian cek kondisi apakah angka<30, jika kondisi bernilai benar maka selanjutnya nilai i kembali ditambahkan 1 g) Iterasi terus dilakukan hingga kondisi bernilai false h) selesai.


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 130 Flowchart: Gambar 3.82 flowchart program studi kasus 9 Penjelasan: Flowchart dimulai dengan simbol terminator untuk memulai program. Kemudian deklarasi variabel angka=0 menggunakan simbol preparation. Selanjutnya nyatakan variabel angka pada penyataan angka=angka+1 menggunakan simbol process. Kemudian nyatakan variabel angka pada pernyataan angka%2==0 menggunakan simbol decision. Jika NO maka lanjutkan ke proses selanjutnya. Jika YES maka tampilkan nilai angka menggunakan simbol input/output, lalu


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 131 lanjutkan ke proses selanjutnya dengan nyatakan variabel angka pada pernyataan angka<30. Jika NO maka gunakan simbol terminator untuk mengakhiri program. Jika YES maka kembali nyatakan variabel angka pada pernyataan angka=angka+1 menggunakan simbol process sehingga terjadi proses ulangan. Proses iterasi terus dilakukan hingga kondisi bernilai salah (false) atau NO. Kemudian terakhir gunakan simbol terminator untuk menandakan program telah selesai. Program dari flowchart diatas adalah sebagai berikut. #include<iostream> #include<conio.h> using namespace std; int main() { int angka=0; do { angka++; if(angka%2==0) cout<<angka<<""; } while (angka<30); getch();


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 132 } Hasil eksekusi program diatas sebagai berikut. Gambar 3.83 program studi kasus 9 Gambar 3.84 Hasil program studi kasus 9


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 133 3.6 Kesimpulan dan Saran 3.6.1 Kesimpulan Dari materi diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa perencanaan dalam membuat sebuah program/konsep dasar pemograman meliputi proses bagaimana mengimplementasi urutan langkah untuk menyelesaikan sutu masalah. Proses dari masalah sehingga terbentuk suatu algoritma yang dapat disebut tahap pemecahan masalah sedangkan tahap dari algoritma hingga membentuk suatu solusi disebut dengan tahap implementasi. Solusi yang dimaksud adalah suatu program merupakan proses implementasi dari algoritma yang disusun. Dari contoh program C++ pada perulangan while dan do while, cara kerja kedua perulangan ini berbeda karena yang satu pengecekan kondisi awal sementara yang lain diakhiri dengan statement. Ini sangat berguna bila pada beberapa kasus tertentu yang membutuhkan cara kerja yang berbeda, sehingga kita harus memilih perulangan mana yang kita gunakan. 3.6.2 Saran Dalam menulisan program kita harus lebih memerhatikan aturan-aturan penulisan program. Kita harus teliti dalam membuat program. Ketika menggunakan selection jangan lupa gunakan if, then, if then else, nested if, dan switch case. Sebelum kita membuat program mengenai perulangan (looping) maka kita terlebih dahulu harus memahami mengenai looping dan macam-macam looping.


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 134


PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 135 BAB IV ARRAY OLEH Jiandzah Lukmannulhakim 07352211037 PROGRAM STUDI INFORMATIKA FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS KHAIRUN TERNATE 2022


Click to View FlipBook Version