The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by rizal.vahlevy69, 2021-10-04 22:02:23

Laporan Aktualisasi Didik Joko Prasetyo

Laporan Aktualisasi Didik Joko Prasetyo

LAPORAN AKTUALISASI DAN HABITUASI
NILAI-NILAI DASAR PEGAWAI NEGERI SIPIL (PNS)

OPTIMALISASI KEGIATAN PERILAKU HIDUP
BERSIH SEHAT (PHBS) DI SD NEGERI
KETAWANGREJO

DISUSUN OLEH:

Nama : Didik Joko Prasetyo,S.Pd.
NIP
Gol./Angkatan/NIS : 19930616 201903 1 010
Jabatan
: III / CLX / 30
Unit Kerja : Guru Pendidikan Jasmani,
Coach
Mentor Olahraga dan Kesehatan
Ahli Pertama
: SD Negeri Ketawangrejo
: Ir. Adi Wachyudi, M.Si
: Amanah. S.Pd.SD

BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA DAERAH
PROVINSI JAWA TENGAH BEKERJASAMA DENGAN

BADAN KEPEGAWAIAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN DAERAH
KABUPATEN PURWOREJO
TAHUN 2019

i

ii

iii

PRAKATA

Alhamdulillahirobbil’alamin, segala puji dan syukur penulis panjatkan
kepada Allah SWT atas segala berkat, rahmat, dan hidayah-Nya sehingga
penulis dapat menyelesaikan laporan aktualisasi dengan judul
“Optimalisasi pelaksanaan kegiatan PHBS di SD Negeri Ketawangrejo”
dengan baik. Laporan kegiatan aktualisasi dan habituasi nilai-nilai dasar
Pegawai Negeri Sipil atau selanjutnya disebut PNS ini bertujuan untuk
meningkatkan kualitas PNS di SD Negeri Ketawangrejo dengan sikap
perilaku PNS dan nilai dasar PNS yang terdiri dari: Akuntabilitas,
Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen Mutu, dan Anti Korupsi (ANEKA).

Penulis menyadari bahwa laporan ini dapat terwujud karena bantuan
dan dorongan dari benyak pihak. Penulis dengan rendah hati
mengucapkan terima kasih kepada:
1. Allah SWT yang senantiasa mencurahkan rahmat-Nya.
2. Kepala BPSDMD Jawa Tengah beserta jajarannya;
3. BKD Kabupaten Purworejo beserta jajarannya yang telah

memfasilitasi penyelenggaraan Pelatihan Dasar CPNS Golongan III
4. Pemerintah Kabupaten Purworejo;
5. Wari Handayani, ST. selaku narasumber.
6. Ir. Adi Wachyudi,M.Si. selaku coach atas semua inspirasi,

dorongan, masukan dan bimbingannya;
7. Amanah ,S.Pd.SD. selaku mentor atas semua arahan, motivasi,

dukungan, masukan dan bimbingan selama pelaksanaan program
aktualisasi.
8. Keluarga besar SD Negeri Ketawangrejo atas dukungan dan
kerjasamanya.
9. Seluruh Widyaiswara yang telah membimbing dalam perkuliahan dan
memberikan pengarahan terkait materi ANEKA untuk dapat
diinternalisasikan dan diaktualisasikan di instansi.
10. Seluruh Panitia, dan Binsuh yang telah membantu dan menfasilitasi
kegiatan latsar.

iv

11. Keluarga besar peserta Latsar Kabupaten Purworejo Golongan
III Angkatan CLX tahun 2019.

12. Seluruh keluarga besar saya, terutama Bapak saya yang selalu
mendukung dan mendoakan sepenuh hati demi terciptanya laporan
aktualisasi ini.
Penulis sadar bahwa laporan aktualisasi ini masih jauh dari

kesempurnaan, oleh karenanya penulis berharap masukan yang
membangun dari berbagai pihak sehingga membuat laporan ini menjadi
lebih baik. Sehingga aktualisasi ini dapat dijadikan dasar dalam
pelaksanaan dan pelaporan aktualisasi dan habituasi nilai- nilai dasar
ASN, serta memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi semua
pihak yang membutuhkan.

Sukoharjo, 26 September 2019

Penulis

v

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL ............................................................................... i
HALAMAN PERSETUJUAN ................................................................. ii
HALAMAN PENGESAHAN................................................................... iii
PRAKATA ............................................................................................ iv
DAFTAR ISI........................................................................................... vi
DAFTAR TABEL ................................................................................... viii
DAFTAR GAMBAR................................................................................. ix
BAB I PENDAHULUAN .................................................................... 1

A. Latar Belakang.................................................................... 1
B. Identifikasi Isu ..................................................................... 4
C. Dampak Jika Isu Tidak Diselesaikan .................................. 9
D. Rumusan Masalah .............................................................. 10
E. Tujuan ................................................................................ 10
F. Manfaat............................................................................... 11
BAB II TUGAS UNIT KERJA DAN TUGAS PESERTA .................... 12
A. Profil Organisasi.................................................................. 12

1. Dasar Hukum Pembentukan Organisasi......................... 12
2. Visi, Misi, Nilai, Tujuan dan Sasaran Organisasi ........... 12
3. Struktur Organisasi dan Job Deskripsi............................ 15
4. Deskripsi SDM, Sarpras, dan Sumber Daya Lain ........... 17
B. Tugas Jabatan Peserta Diklat ............................................. 17
C. Role Model.......................................................................... 21
BAB III RANCANGAN KEGIATAN AKTUALISASI ............................ 22
A. Daftar Rancangan Kegiatan Aktualisasi dan Keterkaitan
dengan Nilai ANEKA........................................................... 22
B. Jadwal Rancangan Kegiatan Aktualisasi ............................ 34
C. Antisipasi dan Strategi Menghadapi Kendala ..................... 36
BAB IV HASIL KEGIATAN AKTUALISASI DAN HABITUASI ........... 38

vi

A. Pelaksanaan Kegiatan Aktualisasi .................................... 38
B. Matriks Rekapitulasi Aktualisasi Nilai-nilai ANEKA ............ 51
BAB V PENUTUP ............................................................................... 52
A. Kesimpulan ......................................................................... 52
B. Rekomendasi...................................................................... 54
C. Rencana Aksi ..................................................................... 54
DAFTAR PUSTAKA.............................................................................. 57
LAMPIRAN ............................................................................................ 58

vii

DAFTAR
TABEL

Tabel 1.1. Identifikasi Isu ...................................................................... 5

Tabel 1.2. Analisis Isu Strategis APKL ................................................. 7

Tabel 1.3. Analisis Isu Strategis USG .................................................. 8

Tabel 2.1 Data Tenaga Pendidik .......................................................... 15

Tabel 3.1. Rancangan Kegiatan Aktualisasi.......................................... 23

Tabel 3.2. Jadwal Pelaksanaan Rancangan Aktualisasi Agustus......... 34
T...a..b..e..l..3....3.....J.a. dwal Pelaksanaan Rancangan Aktualisasi September. 35
T....a..b..e..l..3....4.....A..n. tisipasi dan Strategi Menghadapi Kendala ………........... 36

Tabel 4.1 Uraian Capaian Kegiatan 1.................................................... 38
Tabel 4.2 Uraian Capaian Kegiatan 2.................................................... 40
T..abel 4.3 Uraian Capaian Kegiatan 3.................................................... 42
Tabel 4.4 Uraian Capaian Kegiatan 4.................................................. 43
Tabel 4.5 Uraian Capaian Kegiatan 5.................................................... 46
Tabel 4.6 Uraian Capaian Kegiatan 6................................................... 48
Tabel 4.7 Matriks Rekapitulasi Aktualisasi dan Habituasi Nilai ANEKA. 51
Tabel 5.1 Capaian Hasil Kegiatan.......................................................... 52
Tabel 5.2. Rencana Aksi........................................................................ 55

viii

DAFTAR GAMBAR
Gambar 2.1 Struktur Organisasi SD Negeri Asinan 02 Bawen ........ 16
Gambar 2.2 Role Model Kepala Sekolah SD N Ketawangrejo ...... 21

ix

10

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Menurut Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014

tentang Aparatur Sipil Negara dalam Bab I Pasal 1 Ayat 1 dan 2
menyatakan bahwa Aparatur Sipil Negara yang selanjutnya
disingkat ASN adalah profesi bagi pegawai negeri sipil dan
pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja yang bekerja pada
instansi pemerintah.

Pegawai Aparatur Sipil Negara yang selanjutnya disebut
Pegawai ASN adalah pegawai negeri sipil dan pegawai
pemerintah dengan perjanjian kerja yang diangkat oleh pejabat
pembina kepegawaian dan diserahi tugas dalam suatu jabatan
pemerintahan atau diserahi tugas negara lainnya dan digaji
berdasarkan peraturan perundang-undangan.

Guru sebagai seorang ASN harus memegang teguh nilai-
nilai dasar ASN dalam menjalankan tugas dan fungsinya.
Menurut Undang-undang Nomor 14 tahun 2015 disebutkan
bahwa, tujuan guru, yaitu; guru mengajar, membimbing,
mengarahkan, melatih, menilai dan mengevaluasi peserta
didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal,
pendidikan dasar. Guru ASN yang profesional selalu
berlandaskan pada nilai-nilai ANEKA, atau kepanjangan dari
Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen Mutu, dan
Anti Korupsi. Nilai-nilai dasar inilah yang menjadi pedoman
seorang pendidik guna menciptakan pendididkan yang
berkualitas.

Menurut Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang
tentang Sistem Pendidikan Nasional menjelaskan bahwa
Pendidikan Nasional adalah pendidikan yang berdasarkan

1

Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 yang berakar pada
nilai-nilai agama, kebudayaan nasional Indonesia dan tanggap
terhadap tuntutan jaman. Pendidikan nasional bertujuan untuk
berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia
yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa,
berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan
menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung
jawab.

Dari dua Undang-Udang diatas, Guru sebagai ASN
memiliki tugas mencitakan pendidikan yang berkualitas dan
melasnakan tujuan pendidikan nasional mengembangkan
potensi peserta didik. Untuk terlaksanya ada beberapa faktor
yang berpengaruh diantaranya adalah faktor kesehatan.
Menurut Kementrian Kesehatan RI (2011: 1), Derajat kesehatan
merupakan salah satu unsur penting dalam upaya peningkatan
Indeks Pembangunan Manusia (IPM) bangsa Indonesia.
Sementara itu derajat kesehatan tidak hanya ditentukan oleh
pelayanan kesehatan, tetapi yang lebih dominan justru adalah
kondisi lingkungan dan perilaku masyarakat.

Upaya untuk mengubah perilaku masyarakat agar
mendukung penigkatan derajat kesehatan dilakukan melalui
program pembinaan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS).
Upaya pembinaan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS)
paling optimal bila dilaksanakan pada institusi pendidikan
karena dapat menanamkan dasar dasar Perilaku Hidup Bersih
Dan Sehat (PHBS) sejak dini, untuk menciptakan generasi yang
terbiasa untuk melaksnakan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat
(PHBS) .

Di SD Negeri Ketawangrejo kegiatan pembinaan Perilaku
Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS) belum terlaksana secara
optimal, masih banyak siswa yang tidak mencuci tangan
memakai sabun sebelum makan dan setelah buang air di wc,

2

masih banyak yang membuang sampah di sembarang tempat,
fungsi UKS belum berjalan dengan baik, banyaknya sampah
plastik di lingkungan SD N Ketawangrejo.

Laporan aktualisasi ini disusun berdasarkan identifikasi
beberapa isu atau problematika yang ditemukan di SD N
Ketawangrejo. Isu-isu yang menjadi dasar laporan aktualisasi ini
bersumber dari aspek : pelayanan publik dan whole of
goverment.

Pada dasarnya isu yang muncul dapat bersumber dari
individu, unit kerja, maupun organisasi. Hasil pengamatan penulis
isu-isu yang terjadi dikaitkan dengan pencapaian visi-misi SD
Negeri Ketawangrejo antara lain :

1. Kurangnya optimalnya pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler
di SD N Ketawangrejo.

2. Kurang optimalnya fungsi perpustakaan sekolah sebagai
sumber literasi belajar siswa di SD N Ketawangrejo.

3. Kurang optimalnya Penggunaan media pembelajaran saat
pembelajaran PJOK di SD N Ketawangrejo.

4. Kurang optimalnya kegiatan belajar mengajar di SD Negeri
Ketawangrejo.

5. Kurang optimalnya kegiatan Perilaku Hidup Bersih Dan
Sehat (PHBS) di SD N Ketawangrejo.

Untuk kebutuhan aktualisasi, dipilih satu core issue yang
menjadi prioritas untuk dipecahkan melalui gagasan-gagasan
kegiatan kreatif dan inovatif yang dilandasi oleh nilai-nilai dasar
PNS yaitu Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen
Mutu, dan Anti Korupsi (ANEKA) yang dituangkan dalam laporan
aktualisasi.

3

B. Identifikasi Isu
Laporan kegiatan aktualisasi yang akan dilaksanakan di

SD Negeri Ketawangrejo, Kecamatan Grabag sesuai dengan
nilai-nilai dasar Aparatur Sipil Negara (ASN) yaitu Akuntabilitas,
Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen Mutu, dan Anti Korupsi
(ANEKA) dan sesuai dengan peran dan kedudukan ASN dalam
Negara Kesatuan Republik Indonesia. Rancangan kegiatan
aktualisasi dan habituasi dibuat berdasarakan identifikasi isu
dengan mempertimbangkan keaktualan, problematik,
kekhalayakan dan kelayakan isu tersebut (metode APKL).
Aktual artinya Benar-benar terjadi dan sedang hangat
dibicarakan dalam masyarakat. Problematik artinya Isu yang
memiliki dimensi masalah yang kompleks, sehingga perlu
dicarikan segera solusinya. Kekhalayakan artinya Isu yang
menyangkut hajat hidup orang banyak, dan Kelayakan
artinya Isu yang masuk akal dan realistis serta relevan untuk
dimunculkan inisiatif pemecahan masalahnya. Kemudian
prioritas isu ditentukan dengan analisis USG dengan
menetapkan rentang penilaian (1-5). Urgency artinya
seberapa mendesak suatu isu harus dibahas, dianalisis dan
ditindaklanjuti. Seriousness artinya seberapa serius suatu isu
harus dibahas dikaitkan dengan akibat yang akan
ditimbulkan. Growth artinya seberapa besar kemungkinan
memburuknya isu tersebut jika tidak ditangani segera.

Prioritas isu yang telah ditentukan kemudian diidentifikasi
berdasarkan sumber isu, aktor yang terlibat, peran masing-
masing aktor yang terlibat dan keterkaitan dengan mata
pelatihan yang relevan, dan kegiatan-kegiatan yang digagas
untuk menyelesaikan permasalahan yang ada di SD Negeri
Ketawangrejo Kecamatan Grabag Kabupaten Purworejo.

Daftar isu yang diperoleh dalam lingkungan kerja penulis
yang dikaitkan dengan Pelatihan Dasar CPNS dapat
ditampilkan pada tabel berikut:

4

Tabel 1.1 Identifikasi Isu

No. Identifikasi Isu Sumber Kondisi Saat Kondisi yang
Isu Ini Diharapkan
1 Kurangnya
. Kegiatan Sekolah dapat

optimalnya ekstrakurikuler melaksanakan

pelaksanaan belum berjalan kegiatan sesuai

kegiatan secara baik jadwal dan

ekstrakurikuler Pelayanan sesuai dengan secara baik
olahraga di SD Publik jadwal yang untuk
Negeri dibuat. meningkatkan

Ketawangrejo. kemampuan dan

bakat bagi

2 Kurang Perpustakaan siswa.
. optimalnya belum Sekolah dapat
dimafaatkan meningkatkan
fungsi secara mutu
perpustakaan Pelayanan maksimal pelayanan
sekolah Publik sebagai dengan
sebagai sumber literasi memanfaatkan
sumber literasi belajar siswa perpustakaan
belajar siswa di agar menjadi

SD Negeri sumber literasi

Ketawangrejo. belajar siswa.
3 Kurang
. optimalnya Siswa Terciptanya

Penggunaan kurang suasana

media memperhatikan pembelajaran

pembelajaran dan kurang

saat mengerti dengan yang menarik

pembelajaran Pelayanan materi sehingga dapat
Publik pembelajaran meningkatkan
PJOK di SD N PJOK yang wawasan dan
disampaikan
Ketawangrejo.
oleh guru. pengetahuan

siswa di SD N

Ketawangrejo.

5

No. Identifikasi Isu Sumber Kondisi Saat Kondisi yang
4 Kurang Isu Ini Diharapkan
.
Kurangnya Kegiatan belajar
optimalnya
tenaga guru mengajar dapat

kegiatan belajar untuk kelas 2 berjalan baik

mengajar di SD dan 3, dengan adanya

Negeri Whole Of menyebabkan tenaga guru yang
Ketawangrejo. Goverment ada guru yang cukup.

harus

membimbing 2

kelas sekaligus.

5 Kurang Kegiatan
. Warga sekolah

optimalnya Perilaku Hidup
kegiatan PHBS dapat
(Perilaku Hidup
Bersih Dan Bersih dan Sehat
Sehat) di SD N
Ketawangrejo. melaksanakan
belum berjalan

Pelayanan secara rutin dan perilaku PHBS
Publik
(Perilaku Hidup
benar.

Bersih dan Sehat)

secara baik.

Penetapan Isu dilakukan melalui analisis isu dengan
menggunakan alat bantu penetapan kriteria kualitas isu. Analisis
isu ini bertujuan untuk menetapkan kualitas isu dan menentukan
prioritas isu yang perlu diangkat untuk diselesaikan melalui
gagasan kegiatan-kegiatan yang akan dilakukan. Analisis isu
dilakukan dengan menggunakan alat bantu APKL (Aktual,
Problematik, Kekhalayakan, Kelayakan) dan USG (Urgency,
Seriousness, dan Growth). Identifikasi penentuan kelayakan isu
dilihat dari nilai APKL, sedangkan penentuan prioritas isu
yang akan dipecahkan dapat dilihat dari nilai USG yang dapat
dilihat pada tabel 1.2 berikut

6

Tabel 1.2 Analisis Isu Strategis APKL

Prinsip ASN Identifikasi isu Kriteria A Ket

APKL

Kurangnya optimalnya

Pelayanan pelaksanaan kegiatan + + + + MS
Publik + + - + TMS
ekstrakurikuler di SD N + + + + MS
Pelayanan + - + TMS
Publik Ketawangrejo.
Kurang
Pelayanan
Publik optimalnya fungsi perpustakaan

Whole of sekolah sebagai sumber literasi
Goverment
belajar siswa di SD Ketawangrejo
Kurang optimalnya

Penggunaan media

pembelajaran saat pembelajaran

PJOK di SD N Ketawangrejo.

Kurang optimalnya kegiatan
pembelajaan di SD Ketawangrejo. +

Kurang optimalnya kegiatan

Whole of Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat + + + + MS
Goverment

(PHBS) di SD N Ketawangrejo.

KETERANGAN : 5. U = Urgency 8. MS = Memenuhi Syarat
6. S = Seriousness 9. TMS = Tidak Memenuhi
1. A = Aktual 7. G = Growth
2. P = Problematik Syarat
3. K = Khalayak
4. L = Layak

7

Rancangan kegiatan aktualisasi dan habituasi dibuat
berdasarakan identifikasi isu dengan mempertimbangkan
keaktualan, problematik, kekhalayakan dan kelayakan isu
tersebut (metode APKL).

 Aktual artinya Benar-benar terjadi dan sedang hangat
dibicarakan dalam masyarakat.

 Problematik artinya Isu yang memiliki dimensi
masalah yang kompleks, sehingga perlu dicarikan segera
solusinya.

 Kekhalayakan artinya Isu yang menyangkut hajat hidup orang
banyak.

 Kelayakan artinya Isu yang masuk akal dan realistis
serta relevan untuk dimunculkan inisiatif pemecahan
masalahnya. Dari tabel diatas dapat disimpulkan bahwa
terdapat 3 isu yang akan di tapis ulang menggunakan
metode USG.
Tabel 1.3 Analisis Isu Strategis USG

Prinsip Identifikasi Isu Kategori B
ASN U S G ∑ Peringkat

Kurangnya optimalnya

Pelayanan pelaksanaan kegiatan 5 3 5 13 III
Publik ekstrakurikuler di SD N
Ketawangrejo.

Kurang optimalnya

Penggunaan media

Pelayanan pembelajaran saat

Publik pembelajaran PJOK di 4 5 5 14 II

SD N Ketawangrejo.

8

Kurang optimalnya

kegiatan PHBS (perilaku

Whole of hidup bersih dan sehat) di 5 5 5 15 I
Goverment SD N Ketawangrejo.

SKALA LINKERT : 4 = Besar U/S/G
1 = Tidak U/S/G 5 = Sangat besar U/S/G

2 = Kurang U/S/G dengan analisis USG dengan

3 = Cukup U/S/G

Prioritas isu ditentukan

menetapkan rentang penilaian (1-5).

✓ Urgency artinya seberapa mendesak suatu isu
harus dibahas, dianalisis dan ditindak lanjuti.

✓ Seriousness artinya seberapa serius suatu isu harus
dibahas

dikaitkan dengan akibat yang akan ditimbulkan.
✓ Growth artinya seberapa besar kemungkinan

memburuknya isu tersebut jika tidak ditangani
segera.

Dari hasil analisis dua tapis diatas APKL dan USG,
ditetapkan isu yang dipilih dan ditindaklanjuti dengan gagasan
rencana kegiatan yang akan dilakukan untuk mengatasi isu
tersebut. Hasil perumusan isu yang terpilih adalah “Kurang
optimalnya kegiatan PHBS ( perilaku hidup bersih dan sehat)
di SD N Ketawangrejo”.

C. Dampak Jika Isu Tidak Diselesaikan
Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS) di sekolah adalah

salah satu faktor penunjang agar terlaksananya proses
pembelajaran yang baik, apabila perilaku ini tidak dilaksanakan
secara optimal maka proses pembelajaran di sekolah akan akan
terganggu menjadikan proses pembelajaran menjadi tidak

9

maksimal.
Dampak isu Kurang optimalnya kegiatan PHBS ( perilaku

hidup bersih dan sehat) di SD N Ketawangrejo adalah:
1. Lingkungan tempat belajar menjadi tidak bersih,
menyabab kan kondisi pembelajaran menjadi tidak
nyaman dan tidak kondusif.
2. Warga sekolah yang tidak membiasakan untuk perilaku
hidup bersih dan sehat pasti akan mudah terkena
penyakit, apabila sakit akan mengganggu proses
pembelajaran.
3. Apabila perilaku hidup bersih dan sehat dilingkungan
sekolah tidak berjalan dengan baik bisa berdampak
pula pada lingkungan sekitar pula menjadi tidak bersih
dan sehat, karena sekolah berada antara masyarakat.

D. Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang, rumusan masalah pada

rancangan aktualisasi ini adalah
1. Bagaimana cara mengoptimal kegiatan PHBS (
Perilaku hidup bersih dan sehat) di SD N
Ketawangrejo?
2. Bagaimana pelaksanaan optimalsasi kegiatan
PHBS ( perilaku hidup bersih dan sehat) di SD N
Ketawangrejo?
3. Bagaimana mengetahui keterkaitan antara
kegiatan yang diusulkan dengan nilai-nilai dasar
ASN (ANEKA) yang mendasari kegiatan ?

E. Tujuan
Berdasarkan identifikasi isi dan rumusan masalah

yang telah ditemukan, tujuan yang ingin dicapai pada
rancangan aktulisasi ini adalah

1. Untuk optimalisasi kegiatan PHBS ( Perilaku Hidup
Bersih Dan Sehat) di SD N Ketawangrejo.

10

2. Untuk mengetahui pelaksanaan optimalisasi kegiatan
PHBS ( Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat) di SD N
Ketawangrejo.

3. Untuk mengetahui keterkaitan antara kegiatan yang
diusulkan dengan nilai-nilai dasar ASN (ANEKA)
yang mendasari kegiatan

F. Manfaat
Manfaat dari rancangan aktualisasi ini yaitu :

1. Peserta Pelatihan Dasar CPNS
a. Meningkatkan pemahaman nilai dasar ANEKA
sebagai landasan dalam menjalankan profesi di
tempat kerja.
b. Menjadi penuntun dalam melaksanakan kegiatan
aktualisasi nilai dasar di unit kerja serta dasar
pelaporan aktualisasi nilai - nilai dasar ANEKA di SD
Negeri Ketawangrejo.

2. SD Negeri Ketawangrejo
a. Membantu mewujudkan visi dan misi SD Negeri
Ketawangrejo.
b. Meningkatkan mutu pelayanan pendidikan di SD
Negeri Ketawangrejo.

3. Siswa SD Negeri Ketawangrejo
a. Meningkatkan pengetahuan siswa mengenai PHBS
(Perilaku Hidup Bersih dan Sehat).
b. Siswa menjadi terbiasa melakukan kegiatan PHBS
(Perilaku Hidup Bersih dan Sehat).

11

BAB II
TUGAS UNIT KERJA DAN TUGAS PESERTA

A. Profil Organisasi
1. Dasar Hukum Pembentukan Organisasi

Nama Sekolah : SD Negeri Ketawangrejo
NPSN : 20306447
NSS : 101030601035
Jenjang Pendidikan : SD
Status Sekolah : Negeri
Alamat Sekolah : Dusun Ketawangrejo
RT / RW : 04/02
Kode Pos : 54265
Tahun Berdiri : 1985
Status Akredtasi :A
Desa/Kelurahan : Ketawangrejo
Kecamatan : Grabag
Kabupaten/Kota : Purworejo
Provinsi : Jawa Tengah
Negara : Indonesia

2. Visi, Misi, Tujuan dan Sasaran SD Negeri Ketawangrejo
a. Visi SD Negeri Ketawangrejo
“Unggul Dalam Mutu, Unggul Dalam Ekstrakurikuler, Berakhlak
Mulia”.
b. Misi SD Negeri Ketawangrejo
1. Melaksanakan pembelajaran dan bimbingan secara efektif
untuk mengoptimalkan perkembangan potensi peserta didik.
2. Memotivasi dan membimbing peserta didik dalam mengenali
diri sendiri.

12

3. Menimbulkan penghayatan peserta didik terhadap ajaran
agamanya serta budaya luhur sebagai sumber kearifan dalam
bertindak.

4. Mengembangkan kreatifitas warga sekolah agar mengerti jati
dirinya di sekolah dan di masyarakat.

5. Menumbuhkan rasa percaya diri warga sekolah untuk
berbahasa yang santun dan bertanggung jawab.

c. Tujuan SD Negeri Ketawangrejo
Mengacu pada visi dan misi sekolah, serta tujuan umum

pendidikan dasar, tujuan SD Negeri Ketawangrejo dalam
mengembangkan pendidikan adalah sebagai berikut ini:
1. Meningkatkan rasa percaya kepada Tuhan Yang Maha Esa.
2. Berprestasi di bidang akademik dan non akademik.
3. Menumbuhkan rasa gemar membaca, menulis dan berhitung.
4. Mengamalkan ajaran agama, ilmu pengetahuan dan teknologi

sebagai hasil pembelajaran.
5. Membentuk karakter siswa yang santun dan bermartabat dalam

kehidupan sehari-hari.
6. Menguasai ketrampilan hidup dan bersikap patriotis.

d. Sasaran SD Negeri Ketawangrejo
1. Peningkatan proses pembelajaran untuk meraih peringkat US
yang lebih baik.
2. Pembelajaran di dalam dan luar kelas untuk meningkatkan
penanaman konsep yang berkesan.

13

3. Nilai-nilai Organisasi SD Negeri Ketawangrejo
Nilai-nilai organisasi yang ada di SD Negeri Ketawangrejo antara

lain :
1) Disiplin

Tenaga Pendidik harus disiplin ketika berada di lingkungan kerja. Tenaga
pendidik harus bisa disiplin waktu dan disiplin pakaian dalam kegiatan
sehari-hari di sekolah.
2) Adil
Adil ketika berada di dalam kelas, tidak membedakan siswa.
3) Mandiri
Karakter/sikap tidak menggantungkan keputusan pada orang lain dalam
meyelesaikan suatu permasalahan.
4) Inovatif
Mampu mengembangkan ide/gagasan baru demi kemajuan siswa dan
sekolah
5) Tanggungjawab
Perwujudan kesadaran manusia akan kewajibannya. Mampu
bertanggungjawab melakukan tugasnya sebagai tenaga pendidik
6) Kerjasama
Mampu bekerjasama dalam memecahkan suatu permasalahan yang
muncul.
7) Sopan santun
Berperilaku dengan memperhatikan etika dan norma yang berlaku

14

3. Struktur Organisasi dan Job Deskripsi
a. Data Tenaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan

Tabel 2.1 Data Tenaga Pendidik

NO NAMA, NIP TEMPAT PENDI TUGAS JML KET
JAM PNS
TANGGAL DIKAN
LAHIR Non
PNS
1. AMANAH, S.Pd.SD Purworejo S – 1 Kepala 24
196204131983042006 13 – 04 – Sekolah Non
1962 PNS

2. SEPTI NITARIA Purworejo S – 1 Guru Kl VI 30 Non
PUSPITARINI, S.Pd 12 – 06 – PNS
- 1983
PNS
3. FATMAWATI, S.Pd Kebumen S–1 Guru Kl V 30
-
31 – 05 –

1990

4. RINARUSTIN Gunung Kidul S – 1 Guru Kl IV 30
WIDIASTUTI, S.Pd 23 – 09 –
- 1985

5. RIRIN DWI KURYATI, Semarang, S – 1 Guru Kl II dan 25

S.Pd 30 – 07 – Kl I

196507301987032010 1965

8. SHODIQ, S.Pd.I Purworejo S – 1 PAI Kl I –VI 24 PNS

196006051983041006 05 – 06 –
1960

9. DIDIK JOKO Kulon Progo S – 1 Penjaskes 24 CPNS

PRASETYO, S.Pd. 16 – 06 – Kl I - VI

19930616 201903 1 010 1993

10. AGUS SUNTORO 27 – 06 – SMK Penjaga - Tenaga
Honor
1993 Sekolah Sekolah

15

Gambar 3.1. Struktur Organisasi SD N Ketawangrejo

KEPALA SEKOLAH
Amanah, S.Pd.SD

UNIT PERPUSTAKAAN KETUA KOMITE
Fatmawati S.Pd Sastro Taruno

JABATAN

GURU KELAS VI GURU KELAS V GURU KELAS IV
Septi Nitaria P., S.Pd Rinarustin W., S.Pd Fatimahwati, S.Pd

GURU KELAS III GURU KELAS II GURU KELAS I
- - Ririn Dwi K, S.Pd

GURU PENJASKES GURU PAI
Didik Joko P., S.Pd Shodiq, S.Pd.I

16

4. Deskripsi SDM, Sarpras, dan Sumber Daya Lain

a. Deskripsi SDM

Guru Tetap (PNS) :3

Guru Tetap (CPNS) :1

Guru Tidak Tetap (Honor) : 3

Pustakawan :-

Penjaga Sekolah :1

Siswa Laki-laki :75

Siswa Perempuan :63

Rombongan Belajar :6

b. Sarana dan Prasarana
SD Negeri Ketawangrejo memiliki sarana dan prasarana yang

cukup memadai. Ruang kelas yang digunakan sebagai tempat proses
kegiatan belajar mengajar sebanyak 6 ruang kelas. Setiap ruang kelas
memiliki satu papan tulis, satu meja dan kursi guru, serta meja dan kursi
untuk siswa. SD Negeri Ketawangrejo juga sudah memiliki ruang guru,
ruang kepala sekolah, ruang UKS, mushola, kamar mandi guru dan kamar
mandi siswa. Untuk setiap kelas juga sudah ada 3 tempat sampah
organik, non organikuntuk dan sampah kertas. Untuk kamar mandi sudah
dipisahkan antara kamar mandi laki-laki, perempuan dan kamar mandi
untuk guru.

B. Tugas Jabatan Peserta Diklat
1. Tugas Pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN)

Pegawai ASN turut serta dalam mewujudkan cita-cita dan tujuan
negara.Tugas pegawai ASN tercantum dalam Undang – Undang Nomor 5
tahun 2014 adalah:
a. Melaksanakan kebijakan publik yang dibuat oleh Pejabat Pembina
Kepegawaian sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan;
b. Memberikan pelayanan publik yang profesional dan berkualitas; dan

17

c. Mempererat persatuan dan kesatuan Negara Kesatuan Republik
Indonesia.

Tugas ASN lainnya juga diatur dalam undang-undang ASN nomor 5
tahun 2014 pasal 5 mengatur tentang kode etik dan kode perilaku ASN,
yang bertujuan untuk menjaga martabat dan kehormatan ASN. Kode etik
dan kode perilaku tersebut adalah sebagai berikut:
a. Melaksanakan tugasnya dengan jujur, bertanggung jawab, dan
berintegritas tinggi;
b. Melaksanakan tugasnya dengan cermat dan disiplin;
c. Melayani dengan sikap hormat, sopan, dan tanpa tekanan;
d. Melaksanakan tugasnya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-
undangan;
e. Melaksanakan tugasnya sesuai dengan perintah atasan atau pejabat yang
berwenang sejauh tidak bertentangan dengan ketentuan peraturan
perundang-undangan dan etika pemerintahan;
f. Menjaga kerahasiaan yang menyangkut kebijakan negara;
g. Menggunakan kekayaan dan barang milik negara secara bertanggung
jawab, efektif, dan efisien;
h. Menjaga agar tidak terjadi konflik kepentingan dalam melaksanakan
tugasnya;
i. Memberikan informasi secara benar dan tidak menyesatkan kepada pihak
lain yang memerlukan informasi terkait kepentingan kedinasan;
j. Tidak menyalahgunakan informasi intern negara, tugas, status,
kekuasaan, dan jabatannya untuk mendapat atau mencari keuntungan
atau manfaat bagi diri sendiri atau untuk orang lain;
k. Memegang teguh nilai dasar ASN dan selalu menjaga reputasi dan
integritas ASN; dan melaksanakan ketentuan peraturan perundang-
undangan mengenai disiplin Pegawai ASN.
2. Jabatan Fungsional Guru

Jabatan fungsional guru diatur dalam Peratutan Menteri Negara
Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Permenegpan

18

RB) No. 16 Tahun 2009 menjelaskan bahwa jabatan fungsional guru
adalah jabatan fungsional yang mempunyai ruang lingkup, tugas,
tanggung jawab, dan wewenang untuk melakukan kegiatan mendidik,
mengajar, membimbing dan mengarahkan, melatih, menilai, dan
mengevaluasi peserta didik pada pendidikan menengah sesuai dengan
peraturan perundang-undangan yang diduduki oleh PNS.

Jabatan fungsional guru juga menjadi kewajiban dan tanggung
jawab seorang guru. Kewajiban seorang guru diantaranya adalah
merencanakan, melaksanakan serta mengevaluasi selama proses belajar
mengajar berlangsung. Seorang guru juga berkewajiban untuk
meningkatkan mutu pendidikan dengan mengembangkan kualitas dan
kompetensi akademik sesuai dengan perkembangan zaman.Guru wajib
bersifat objektif dan meningkatkan nilai kesatuan dan persatuan dalam diri
peserta didik. Kewajiban seorang guru yang lainnya adalah menjunjung
tinggi aturan dan kode etik guru yang telah ditetapkan.Lalu tanggung
jawab seorang guru adalah menyelesaikan segala tugasnya selama masa
tugas berlangsung.
3. Tugas Pokok dan Fungsi Guru

Tugas guru dijelaskandalam BAB XI Pasal 39 ayat (2), Undang-
Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional,
pasal 20 Undang-UndangNomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen
serta pasal 52 Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru
yang telah diubah dalam Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor
19 Tahun 2017.

Beban kerja guru yang termuat di dalam Peraturan Pemerintah
Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2017 adalah sebagai berikut:
a. Merencanakan pembelajaran atau pembimbingan;
b. Melaksanakan pembelajaran atau pembimbingan;
c. Menilai hasil pembelajaran atau pembimbingan;
d. Membimbing dan melatih peserta didik; dan
e. Melaksanakan tugas tambahan yang melekat pada pelaksanaan kegiatan
pokoksesuai dengan beban kerja guru.

19

Beban kerja guru tersebut dilaksanakan paling sedikit memenuhi
24(dua puluh empat) jam tatap muka dan palingbanyak 40 (empat puluh)
jam tatap mukadalam I (satu) minggu.Tugas guru secara lebih terperinci
dijelaskan dalam Permendiknas Nomor 35 Tahun 2010 tentang petunjuk
Teknis Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya, diantaranya:
a. Menyusun kurikulum pembelajaran pada satuan pendidikan
b. Menyusun silabus pembelajaran
c. Menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)
d. Melaksanakan kegiatan pembelajaran
e. Menyusun alat ukur soal sesuai mata pelajaran
f. Menilai dan mengevaluasi proses dan hasil belajar pada mata pelajaran di
kelasnya
g. Menganalisis hasil penilaian pembelajaran
h. Melaksanakan pembelajaran, perbaikan dan pengayaan dengan
memanfaatkan hasil penilaian dan evaluasi
i. Melaksanakan bimbingan dan konseling di kelas yang menjadi tanggung
jawabnya (khusus guru kelas)
j. Menjadi pengawas penilaian dan evaluasi terhadap proses dan hasil
belajar tingkat sekolah/ madrasah dan nasional
k. Membimbing guru pemuladalam program induksi
l. Membimbing siswadalam kegiatan ekstra kurikuler proses pembelajaran
m. Melaksanakan pengembangan diri
n. Melaksanakan publikasi ilmiah dan/ atau karya inovatif
o. Melakukan presentasi ilmiah

20

C. ROLE MODEL
Gambar 3.2. Kepala Sekolah SD N Ketawangrejo

Role Model adalah panutan, yang dalam Kamus Besar Bahasa
Indonesia (KBBI) sama artinya dengan teladan yaitu suatu yang patut
ditiru atau baik untuk dicontoh seperti teladan, kelakuan, perbuatan, sifat
dan sebagainya. Dalam hal ini role model bagi penulis adalah Kepala SD
Negeri Ketawangrejo yaitu Amanah, S.Pd.SD Beliau adalah Kepala
Sekolah yang mempunyai dedikasi yang dapat menjadi inspirasi dan
teladan bagi penulis.

Dedikasi tersebut bisa ditunjukkan dari wibawa, jiwa
kepemimpinan, kedisiplinan, etos kerja, sikap dan perilaku kerja beliau.
Perilaku kerja yang menurut saya perlu dicontoh adalah kedisiplinan
beliau ketika kerja di kantor dan loyalitas kepada SD Negeri Ketawangrejo.
Beliau dapat memimpin SD Negeri Ketawangrejo menjadi lebih
berprestasi, mengarahkan pegawai untuk bekerja keras dan kerja ikhlas.
Beliau tetap mengabdi dengan sepenuh hati walau akan memasuki waktu
masa purna tugas.

Sebagai seorang tenaga pendidik saya ingin meniru sifat beliau
untuk mengabdikan diri di lingkungan sekolah dengan cara displin waktu
dalam proses pembelajaran untuk bekerja keras dan kerja ikhlas.

21

BAB III
RANCANGAN KEGIATAN AKTUALISASI

A. Daftar Rancangan Kegiatan Aktualisasi dan
Keterkaitan dengan Nilai ANEKA
Salah satu kompetensi dasar pada pelatihan dasar CPNS
yaitu aktualisasi nilai-nilai dasar PNS dalam pelaksanaan tugas

jabatannya. Nilai-nilai dasar yang dimaksud yaitu akuntabilitas,
nasionalisme, etika publik, komitmen mutu, dan anti korupsi.

Sebelum memulai aktualisasi, dibuat rancangan aktualisasi
terlebih dahulu. Rancangan kegiatan aktualisasi disajikan

terperinci dalam sebagai berikut :

Unit Kerja : SD Negeri Ketawangrejo

Kecamatan. Grabag
Isu yang diangkat : Kurang Optimalnya Pelaksanaan

kegiatan PHBS ( Perilaku Hidup
Bersih Dan Sehat) di Lingkungan

Judul SD Negeri Ketawangrejo
: Optimalisasi Pelaksanaan Kegiatan

PHBS (Perilaku Hidup Bersih Dan
Sehat) di Lingkungan SD Negeri

Ketawangrejo

Gagasan Penyelesaian Isu :

1. Melaksanakan revitalisasi fungsi dan peran UKS di SD Negeri

Ketawangrejo. ( Perintah atasan)

2. Melaksanakan Sosialisasi Pentingnya Perilaku Hidup Bersih Dan

Sehat (PHBS) Di SD Negeri Ketawangrejo. (Inovasi)

3. Melaksanakan Pemasangan Poster Perilaku Hidup Bersih Dan

Sehat (PHBS) di SD Negeri Ketawangrejo. (Inovasi)

4. Melaksanakan Monitoring pelaksanaan Perilaku Hidup Bersih Dan

Sehat (PHBS) siswa dengan kartu “Aku Bersih Aku Sehat”(

ABAS). (Inovasi)

22

5. Melaksanakan pengoptimalan kegiatan Jumat bersih.
( Perintah atasan).

Tabel 3.1 Rancangan Kegiatan Aktualisasi.

Judul : Optimalisasi Kegiatan Perilaku Hidup Bersih

Dan Sehat (PHBS) di SD Negeri Ketawangrejo

Nama Lengkap : DKeidcik. GJorakboaPgrasetyo, S.Pd

Jabatan : Guru Pendidikan Jasmani, Olahraga dan

Unit Kerja Kesehatan Ahli Pertama
: SD Negeri Ketawangrejo

Coach : Ir. Adi Wachyudi, M.Si

Mentor : Amanah, S.Pd.SD

Identifikasi Isu : 1. Kurangnya optimalnya pelaksanaan

kegiatan ekstrakurikuler di SD N

Ketawangrejo.

2. Kurang optimalnya fungsi perpustakaan

sekolah sebagai sumber literasi belajar

siswa di SD N Ketawangrejo.

3. Kurang optimalnya Penggunaan media

pembelajaran saat pembelajaran PJOK di

SD N Ketawangrejo.

4. Kurang optimalnya kegiatan belajar

mengajar di SD Negeri Ketawangrejo.

5. Kurang optimalnya kegiatan PHBS

Isu yang : Kura(pnegriloapktuimhaidlnuypabkeergsiahtadnanPseerihlaakt)udHi iSdDupN

Diangkat BersKihetDawananSgerheajot.(PHBS) di SD N

Gagasan yang : OKepttaimwaalnisgarseijok.egiatan Perilaku Hidup Bersih

Diangkat Dan Sehat (PHBS) di SD N Ketawangrejo.

23

No Kegiatan Tahap Kegiatan Outpu

1234

1. Melaksanakan Terlaksa

revitalisasi fungsi d

Fungsi dan UKS di

Peran UKS di Ketawan

SD Nege1ri. Melakukan Terbentu
Ketawangrejo. konsultasi rancang

(sumber bersama Kepala kegiatan

kegiatan: Sekolah revitalisa

Inovasi) terkaitrencana yang

kegiatan dikonsul

revitalisasi UKS

2. Melaksanakan Terbentu

koordinasi koordina

dengan teman baik dan

sajawat atau kegiatan

guru lain lebih bai

3. Melakukan Terbentu

pembaharuan struktur

struktur organisa

organisasi UKS yang ba

ut/Hasil Keterkaitan Kontribusi Penguatan
Kegiatan Dengan Terhadap Visi- Nilai
4 Nilai-Nilai Dasar
ananya Misi Organisasi
dan peran ASN (ANEKA) Organisasi
i SD N 5 7
ngrejo 6 Kegiatan
unya Etika Publik Kegiatan ini Melaksanak
gan (Sopan Santun) an
n Melakukan turut serta revitalisasi
asi uks konsultasi dengan Fungsi dan
sopan santun dalam Peran UKS
telah di SD
ltasikan. Nasionalisme mewujudkan visi Negeri
(Sila 4 ) Ketawangre
uknya misi sekolah jo,
asi yang Malakukan terkandung
n recana musyawarah yang yang ke 1 yaitu: nilai
n yang mufakat tanggungja
ik. Melaksanakan wab, dan
uknya Akuntablitas sopan
(Tanggung jawab) pembelajaran santun.
asi UKS Pembentukan
aru . organisasi dilakukan dan bimbingan
dengan penuh
tanggung jawab secara efektif

untuk

mengoptimalkan

perkembangan

potensi peserta

didik.

24

No Kegiatan Tahap Kegiatan Outpu

1234

4. Melaksanakan Terben
pembuatan Jadwa
jadwal piket UKS
UK

5. Melakukan Tersedia

penambahan obat-oba

dan penggantian yang leb

obat-obatan di lengkap

UKS. yang dib

dengan

tanggun

2 Melaksanakan Terlaksa

sosialisasi kegiatan

pentingnya sosialisa

PHBS Di SD Di SD N

Negeri Ketawan

Ketawangrejo 1. Menyusun Tesusun

(sumber program tentang

kegiatan : sosialisasi sosialisa

Inovasi) pentingnya pentingn

PHBS di SD PHBS d

ut/Hasil Keterkaitan Kontribusi Penguatan
4 Kegiatan Dengan Terhadap Visi- Nilai
Nilai-Nilai Dasar
Misi Organisasi
ASN (ANEKA) Organisasi
7
5 6

ntuknya Komitmen Mutu Kegiatan ini Pelaksnaan
al piket (Efisien) sosialisasi
KS turut serta pentingnya
Pembuatan jadwal PHBS di SD
anya piket dengan efisien dalam Negeri
atan waktu Ketawangre
bih mewujudkan visi jo
dan Anti Korupsi meningkatk
beli (Transparan) misi sekolah an nilai
rasa Pengadaan obat- sopan
ng jawab. obat di lakukan yang ke 1 yaitu:
ananya secara transparan
n
asi PHBS Anti Korupsi
Negeri (mandiri)
ngrejo Menyusun
nnya Rancangan dengan
kemampuan sendiri.
asi
nya
di SD

25

No Kegiatan Tahap Kegiatan Outpu

1234

Negeri Negeri

Ketawangrejo. Ketawan

2. Melaksanakan Terlaksn

Konsultasi konsulta

dengan kepala memper

sekolah tentang persetuj

rancangan revisi ran

PHBS di SD sosialisa

Negeri pentingn

Ketawangrejo. PHBS d

Negeri

Ketawan

3. Menyiapkan Tersedia
Materi M
materi dan sosialisa
pentingn
media untuk PHBS

sosialisasi

pentingnya

PHBS

4. Melakukan Terwuju
koordinasi koordina
dengan teman dengan
sejawat atau sejawat

ut/Hasil Keterkaitan Kontribusi Penguatan
Kegiatan Dengan Terhadap Visi- Nilai
4 Nilai-Nilai Dasar
Misi Organisasi
ngrejo ASN (ANEKA) Organisasi
nanya 5 7
asi untuk 6 santun dan
roleh Etika Publik Melaksanakan tanggung
juan dan (Sopan Santun) jawab
ncangan Berbicara dengan pembelajaran
asi sopan dan
nya berpakaian rapi. dan bimbingan
di SD
secara efektif
ngrejo.
anya untuk
Materi
asi mengoptimalkan
nya
perkembangan

potensi peserta

Komitmen Mutu didik.
(Inovatif)

Membuat materi

yang inovatif dan

menarik.

udnya Nasionalisme:
asi Sila keempat
teman (Musyawarah)
melalui.
Melakukan

26

No Kegiatan Tahap Kegiatan Outpu

1234
guru lain

5. Mensosialisasika Tercipta

n pentingnya pemaha

PHBS di SD siswa te

Negeri pentingn

Ketawangrejo PHBS d

kepada siswa. Negeri

Ketawan

3. Melaksanakan Tersdian

pembuat dan poster

pemasang sebagai

Poster PHBS di sosialisa

SD Nege1ri. Membuat Tercipta

Ketawangrejo. rancangan rancang

(sumber desain Poster desain

ut/Hasil Keterkaitan Kontribusi Penguatan
Kegiatan Dengan Terhadap Visi- Nilai
4 Nilai-Nilai Dasar
Misi Organisasi
anya ASN (ANEKA) Organisasi
aman 5 7
entang 6
nya musyawarah dan
di SD
ngrejo. koordinasi kegiatan

agar berjalan

dengan baik.

Akuntabilitas:
(Kejelasan)

Menyampaikan

sosialisai dengan

jelas agar siswa

paham.

nya Kegiatan ini Pelaksnaan
PHBS kegiatan
media turut serta Membuat
dan
asi. dalam memasang
anya Poster
gan mewujudkan visi PHBS di SD

Poster Komitmen Mutu: misi sekolah
(Inovatif)
27 yang ke 1 yaitu:
Inovasi pada poster
Melaksanakan

No Kegiatan Tahap Kegiatan Outpu

1234

kegiatan: PHBS di SD PHBS

inovasi) Negeri Inovasi

Ketawangrejo. menarik

2. Melaksnakan Terlaksa

Konsultasi musyaw

rancangan dengan

poster Sekolah

lingkungan sehat mengha

dengan kepala rancang

sekolah poster

3. Melakukan Terlaksa

koordinasi musyaw

dengan teman dengan

sejawat atau sejawat

guru lain mendap

dukunga

masukan

teman s

4. Mencetak poster Tercetak
tentang PHBS di Poster P
SD Negeri SD
Ketawangrejo Ketawan

ut/Hasil Keterkaitan Kontribusi Penguatan
Kegiatan Dengan Terhadap Visi- Nilai
4 Nilai-Nilai Dasar
dengan Misi Organisasi
yang ASN (ANEKA) Organisasi
5 7
k 6 Negeri
anya PHBS agar lebih pembelajaran Ketawangre
warah manarik. jo.
dan bimbingan meningkatk
Kepala Etika Publik an nilai
h untuk (Sopan Santun) secara efektif inovatif dan
asilkan Berbicara dengan tanggung
gan sopan dan untuk jawab.
berpakaian rapi.
mengoptimalkan

perkembangan

potensi peserta

didik.

anya Nasionalisme:
warah Sila keempat
(Musyawarah)
teman Melakukan
untuk
pat musyawarah dan
an dan
n dari koordinasi kegiatan
sejawat
agar berjalan

dengan baik.

knya Anti Korupsi
PHBS di (Kejujuran)
Melakukan
Negeri
ngrejo. pencetakan poster

28

No Kegiatan Tahap Kegiatan Outpu

1234

5. Memasang Terlaksa
poster tentang pemasa
PHBS di SD poster
Negeri baik da
Ketawangrejo. tanggun

4. Melaksanakan Terlaksa

monitoring monitori

pelaksanaan pelaksan

PHBS siswa PHBS

dengan kartu dengan

“Aku Bersih Aku “Aku Be

Sehat” (ABAS) Sehat” (

(sumber 1. Melakukan Terlaksa

kegiatan: konsultasi konsulta

Inovasi) dengan kepala dengan

sekolah Sekolah

mengenai mendap

Monitoring persetuj

pelaksanaan kegiatan

ut/Hasil Keterkaitan Kontribusi Penguatan
Kegiatan Dengan Terhadap Visi- Nilai
4 Nilai-Nilai Dasar
Misi Organisasi
anya ASN (ANEKA) Organisasi
angan 5 7
6
dengan tanpa mengurangi Pelaksanaa
an penuh n kegiatan
ng jawab kulitasnya. Monitoring
pelaksanaa
ananya Akuntabilitas: n PHBS
ing siswa
naan (Tanggung jawab) dengan
Melakukan kegiatan kartu “Aku
siswa Bersih Aku
kartu pemasangan Sehat” (
ersih Aku ABAS) di
( ABAS) dengan tanggung SD
ananya Ketawangre
asi jawab jo
Kepala
h untuk Kegiatan ini
pat
juan turut serta
n
dalam

mewujudkan visi

misi sekolah

Etika publik yang ke 1 yaitu:

(sopan santun)

Melakukan Melaksanakan

konsultasi dengan pembelajaran

Kepala Sekolah

dengan sopan dan bimbingan

santun.

29

No Kegiatan Tahap Kegiatan Outpu

1234

PHBS siswa Monitori

dengan kartu pelaksan

“Aku Bersih Aku PHBS.

Sehat” ( ABAS)

2. Melakukan Tercetak

penyetakan lembar

lembar monitori

Monitoring pelaksan

pelaksanaan PHBS

PHBS siswa dengan

dengan kartu “Aku Be

“Aku Bersih Aku Sehat” (

Sehat” ( ABAS)

untuk seluruh

siswa.

3. Melakukan Terlaksa

koordinasi musyaw

dengan teman dengan

sejawat atau sejawat

guru lain mendap

dukunga

masukan

teman s

ut/Hasil Keterkaitan Kontribusi Penguatan
Kegiatan Dengan Terhadap Visi- Nilai
4 Nilai-Nilai Dasar
ing Misi Organisasi
naan ASN (ANEKA) Organisasi
7
5 6 menjunjung
secara efektif tinggi nilai
knya Komitmen Mutu: tangungjaw
(Efisiensi) untuk ab dan
ing kejujuran
naan Melakukan mengoptimalkan

siswa pencentakan kartu perkembangan
kartu
ersih Aku secara efisien. potensi peserta
( ABAS)
didik.

ananya Nasionalisme:
warah (Sila 4)

teman musyawarah
untuk
pat bersama teman
an dan
n dari sesama guru untuk
sejawat
kelancaran kegiatan
30

No Kegiatan Tahap Kegiatan Outpu

1234

4. Pembagian dan Terdistri

penjelasan kartu

kepada siswa Bersih

cara pengisan Sehat” (

lembar pada

Monitoring siswa da

pelaksanaan mengisi

PHBS siswa dengan

dengan kartu benar.

“Aku Bersih Aku

Sehat” ( ABAS).

5. Pendampingan Terlaksa

Pengisian pengisia

lembar Monitori

Monitoring pelaksan

pelaksanaan PHBS

PHBS siswa dengan

dengan kartu “Aku Be

“Aku Bersih Aku Sehat” (

Sehat” ( ABAS).

6. Melaksanakan Terlaksa

perekapan perekap

Monitoring Monitori

Keterkaitan Kontribusi Penguatan
Terhadap Visi- Nilai
ut/Hasil Kegiatan Dengan
Misi Organisasi
4 Nilai-Nilai Dasar Organisasi
ibusunya 7
ASN (ANEKA) 6
“Aku
Aku 5
( ABAS),
semua Akuntabilitas;
an dapat
kartu (Kejelasan)
baik dan
Melaksnakan

kegiatan pembagian

dan penjelasan

kartu monitoring

“ABAS” secara baik

kepada setiap

siswa.

ananya Akuntabilitas
an (Tanggungjawab)
ing Melaksnakan
naan
pendampingan
siswa
kartu dengan penuh rasa
ersih Aku
( ABAS). tanggung jawab.

anya Anti Korupsi
pan (Kejujuran )
ing
Melakukan
31

No Kegiatan Tahap Kegiatan Outpu

1234

pelaksanaan pelaksan

PHBS siswa PHBS

dengan kartu dengan

“Aku Bersih Aku “Aku Be

Sehat” ( ABAS). Sehat” (

5. Melaksanakan Terlaksa

pengoptimalan kegiatan

kegiatan Jumat bersih

bersih di SD optimal.

Ketawangrejo. 1. Melakukan Terlaksa

(sumber konsultasi Konsulta

kegiatan: dengan kepala dengan

perintah atasan) sekolah Sekolah

mengenai mendap

kegiatan jumat persetuj

bersih. kegiatan

sehat.

2. Melaksanakan Tersusu

penyusun program

program kegiatan

kegiatan jumat bersih.

besih.


Click to View FlipBook Version