PANDUAN TEKNIS I
PERSIAPAN DAN PELAKSANAAN
UKMPPG
2021
UJI KOMPETENSI
MAHASISWA PENDIDIKAN PROFESI GURU
(UKMPPG)
KEMENTERIAN PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN,
RISET, DAN TEKNOLOGI
2021
KATA PENGANTAR
Guru merupakan pelaku penting dalam pendidikan. Oleh
karena itu, melalui Undang-undang No. 14 Tahun 2005
tentang Guru dan Dosen, Pemerintah Indonesia bertekad
menyediakan guru dengan kompetensi yang baik. Pasal 9 dan
10 undang-undang tersebut mengamanatkan guru merupakan
pendidik profesional berkualifikasi S-1/D-4 dan Pendidikan
Profesi Guru (PPG).
Untuk menjamin kualitas lulusan PPG, Peraturan Pemerintah
(PP) No. 74 Tahun 2008 yang disempurnakan dengan PP
No.19 Tahun 2017, pasal 9 ayat (2) dan (3) menyebutkan
bahwa PPG diakhiri dengan uji kompetensi pendidik, yang
terdiri atas Uji Pengetahuan dan Uji Kinerja. Peraturan
Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi
(Permenristekdikti) Nomor 55 Tahun 2017 tentang Standar
Pendidikan Guru, pasal 21 ayat (2) menyebutkan penilaian
proses dan produk mahasiswa PPG meliputi: (a) penilaian
proses dan produk pengembangan perangkat pembelajaran, (b)
proses dan produk PPL, (c) uji kompetensi, dan (d) penilaian
kehidupan bermasyarakat di asrama/sarana lain.
Uji kompetensi yang terdapat dalam pasal 21 ayat (2c)
Permenristekdikti itu kemudian disebut Uji Kompetensi
Mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (UKMPPG) dan menurut
pasal (3) dilakukan oleh Panitia Nasional. Dengan cara itu,
standar kompetensi lulusan PPG dapat dijaga secara nasional.
Ketiga penilaian lainnya (butir a,b,d) dilakukan di LPTK
tempat mahasiswa menempuh PPG. Penilaian butir a, b dan d
tersebut dilakukan selama proses pendidikan di LPTK,
sementara itu penilaian hasil belajar oleh Panitia Nasional
UKMPPG. Dikti bergabung dengan Kementerian Pendidikan
dan Kebudayaan (Kemendikbud) sejak terbitnya Perpres
Nomor 72 Tahun 2019 tentang Kementerian Pendidikan dan
Kebudayaan, 24 Oktober 2019. Selain itu, sejak 2019,
2 | Panduan Teknis I: Persiapan dan Pelaksanaan UKMPPG
UKMPPG di Kementerian Agama (Kemenag) juga bersinergi
dengan Dikti (Kemendikbud).
Untuk mendukung pelaksanaan UKMPPG, diterbitkanlah
buku Panduan Teknis I: Persiapan dan Pelaksanaan UKMPPG
yang telah diusahakan untuk mengakomodasi berbagai
masukan dari para pakar, pengguna, dan regulasi yang berlaku.
Ada beberapa perubahan mendasar dalam edisi ke-2 ini, di
antaranya: capaian pembelajaran lulusan (CPL) PPG, masa
studi, Uji Kinerja dalam masa kedaruratan Covid-19, dan
struktur penyelenggara.
Buku ini merupakan salah satu penjabaran dari Panduan
Umum. Di samping buku ini ada panduan teknis yang terdiri
atas: Panduan Teknis II Instrumen Penilaian Uji Kinerja
Praktik Pembelajaran UKMPPG, Panduan Teknis III
Penilaian Uji Kinerja Portofolio UKMPPG, Panduan Teknis
IV Penjaminan Mutu UKMPPG.
Semoga UKMPPG dapat menjadi tolok ukur yang jelas dan
tegas untuk profesi guru di Indonesia.
Jakarta, 5 Juli 2021
Direktur Pendidikan Profesi dan
Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan
Dr. Praptono, M.Ed.
NIP. 196905111994031002
Panduan Teknis I: Persiapan dan Pelaksanaan UKMPPG | 3
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR............................................................ 2
DAFTAR ISI .......................................................................... 4
BAB I PENDAHULUAN ...................................................... 6
A. Latar belakang 6
B. Tujuan 9
C. Waktu dan Tempat UKMPPG 10
D. Ruang Lingkup UKMPPG 11
E. Tahapan UKMPPG 12
BAB II SISTEM UJI KOMPETENSI.................................. 15
A. Uji Pengetahuan (UP) 18
B. Uji Kinerja (Ukin) 19
C. Peserta UKMPPG 20
D. Penentuan Kelulusan 20
BAB III PERSIAPAN UKMPPG ........................................ 21
A. Persiapan Uji Pengetahuan (UP) 21
B. Persiapan Uji Kinerja (UKin) 25
C. Panitia UKMPPG 34
D. Prosedur Pembatalan 47
BAB IV PELAKSANAAN UKMPPG ................................ 48
A. Pelaksanaan Uji Pengetahuan (UP) 48
B. Pelaksanaan Uji Kinerja (UKin) 59
C. Penundaan Atau Pembatalan UP 67
D. Penundaan Atau Pembatalan UKin 68
4 | Panduan Teknis I: Persiapan dan Pelaksanaan UKMPPG
BAB V HASIL, UMPAN BALIK, MONEV,
PELANGGARAN, DAN TINDAK LANJUT.................... 71
A. Hasil 71
B. Umpan Balik Pelaksanaan 71
C. Monitoring dan Evaluasi UKMPPG 72
D. Pelanggaran dan Sanksi Dalam Ujian 72
E. Tindak Lanjut 77
BAB VI PENGUMUMAN HASIL UKMPPG DAN
SERTIFIKAT ....................................................................... 78
A. Pengumuman 78
B. Sertifikat 78
C. Mekanisme Pemberian Masukan 78
DAFTAR RUJUKAN .......................................................... 79
Panduan Teknis I: Persiapan dan Pelaksanaan UKMPPG | 5
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar belakang
Undang-undang No. 20 Tahun 2003 pasal 1 angka 1
menyatakan bahwa: “Pendidikan adalah usaha sadar dan
terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses
pembelajaran, agar peserta didik secara aktif
mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan
spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian,
kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang
diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara.”
Selanjutnya, pada Pasal 3 dikemukakan bahwa
“Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan
kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa
yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan
bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta
didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa
kepada Tuhan yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat,
berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga negara
yang demokratis serta bertanggung jawab.” Oleh karena itu,
proses pendidikan harus berlangsung dalam situasi
pembelajaran yang kondusif, dengan bimbingan dan arahan
dari para pendidik yang profesional.
Pemerintah memegang peranan penting dalam upaya
membangun pendidikan bermutu. Lahirnya UU No. 14
Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, serta UU no 12 tahun
2012 tentang pendidikan tinggi merupakan langkah nyata
untuk mewujudkan pendidikan nasional yang bermutu,
sebagaimana diamanatkan oleh UU No. 20 Tahun 2003.
Ada delapan standar nasional pendidikan yang harus
menjadi rujukan dalam penyelenggaraan pendidikan, baik
6 | Panduan Teknis I: Persiapan dan Pelaksanaan UKMPPG
yang diselenggarakan oleh pemerintah maupun
masyarakat.
Pada Pasal 2 ayat (1) UU No. 14 Tahun 2005
ditegaskan, “Guru mempunyai kedudukan sebagai tenaga
profesional pada jenjang pendidikan dasar, pendidikan
menengah, dan pendidikan anak usia dini pada jalur
pendidikan formal, yang diangkat sesuai dengan peraturan
perundang-undangan.” Dasar pengakuan keprofesionalan
guru dibuktikan dengan sertifikat pendidik yang diperoleh
melalui Pendidikan Profesi Guru (PPG).
Dalam rangka peningkatan mutu pendidikan, maka
kehadiran guru profesional sebagai agen pembelajaran
menjadi sebuah keniscayaan. Mereka memegang peran
penting dalam menjaga dan memelihara keajegan profesi
guru, serta berkewajiban meningkatkan martabat dirinya.
Sejak berlakunya UU Nomor 14 Tahun 2015,
pemerintah telah melaksanakan berbagai program yang
bertujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan nasional,
terutama berkenaan dengan target untuk menghadirkan
guru profesional. Sertifikasi Guru dalam Jabatan telah
dilaksanakan melalui berbagai jalur. Pada tahun 2007
dimulai Sertifikasi Guru dalam Jabatan secara langsung
melalui pengakuan portofolio yang kemudian diubah
menjadi Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG).
Upaya penyiapan jabatan guru sebagai profesi selanjutnya
dituangkan dalam PP Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru,
yang diperbaharui dengan PP no. 19 Tahun 2017 tentang
Guru. Untuk melengkapi komitmen dalam penyiapan guru
profesional, Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan
Tinggi telah mengeluarkan Permen No. 55 tahun 2017,
tentang standar pendidikan guru. Dikti bergabung dengan
Kemendikbud sejak terbitnya Perpres Nomor 72 Tahun
Panduan Teknis I: Persiapan dan Pelaksanaan UKMPPG | 7
2019 tentang Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 24
Oktober 2019.
Merujuk PP Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru
Pasal 9 ayat (2) dan ayat (3) serta Permenristekdikti No.
55/2017 tentang Standar Pendidikan Guru (SPG) Pasal 21 ayat
(3) dan (4) ditegaskan bahwa Program Pendidikan Profesi
Guru (PPG) diakhiri dengan uji kompetensi pendidik yang
diselenggarakan oleh panitia nasional. Uji kompetensi
dilakukan melalui uji tulis dan uji kinerja sesuai dengan
standar nasional kompetensi guru.
Dengan demikian, uji kompetensi merupakan bagian
tak terpisahkan dari pelaksanaan program PPG, yang
selanjutnya disebut Uji Kompetensi Mahasiswa
Pendidikan Profesi Guru (UKMPPG). Kebijakan
penyelenggaraan UKMPPG bertujuan untuk menjamin
ketercapaian kompetensi utuh sebagai guru profesional
yang diperoleh melalui program PPG.
Mahasiswa yang telah selesai mengikuti PPG harus
menempuh UKMPPG yang diselenggarakan secara
nasional, yang mencakup dua mata uji utama yaitu uji
pengetahuan (UP) dan uji kinerja (UKin). Untuk menjamin
kelancaran pelaksanaan UKMPPG, telah disusun sejumlah
panduan sebagai rambu-rambu dalam pelaksanaan
UKMPPG, yang mencakup Panduan Umum UKMPPG,
Panduan Teknis I Persiapan dan Pelaksanaan UKMPPG,
Panduan Teknis II Instrumen Penilaian Uji Kinerja Praktik
Pembelajaran UKMPPG. Panduan Teknis III Penilaian Uji
Kinerja Portofolio UKMPPG, Panduan Teknis IV
Penjaminan Mutu UKMPPG.
Naskah ini merupakan Panduan Teknis I yang berisi
panduan persiapan, pelaksanaan dan monitoring UKMPPG.
8 | Panduan Teknis I: Persiapan dan Pelaksanaan UKMPPG
Panduan ini disusun dengan memperhatikan situasi
pendidikan yang diakibatkan oleh pandemi Covid-19.
B. Tujuan
Tujuan penyusunan Buku Panduan ini adalah untuk
dijadikan rujukan bagi penyelenggara PPG pada tingkat
Nasional dan LPTK yang akan melaksanakan UKMPPG,
baik panitia nasional di tingkat pusat, maupun panitia lokal
di LPTK.
Tujuan penyusunan Buku Panduan ini adalah untuk
menyediakan rujukan bagi penyelenggara PPG pada tingkat
Nasional dan LPTK yang akan melaksanakan UKMPPG,
baik panitia nasional di tingkat pusat, maupun panitia lokal
di LPTK. Di samping itu Panduan ini juga diharapkan dapat
menjadi acuan bagi mahasiswa peserta PPG dalam
mempersiapkan dan melaksanakan UKMPPG.
Pelaksanaan UKMPPG merupakan bagian sentral
dan integral dari usaha menghasilkan guru profesional yang
memiliki kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial, dan
profesional dan dijabarkan dalam tujuh capaian
pembelajaran. Oleh karena itu, prinsip pelaksanaan ujian
yang akuntabel, valid, reliabel, transparan, komparabel,
adil, objektif, akseptabel, fisibel, dan bermakna harus
menjadi spirit untuk mewujudkan tujuh capaian
pembelajaran (CPL) yang diharapkan.
UKMPPG bertujuan untuk mengukur dan menilai
penguasaan tingkat kompetensi peserta program
pendidikan profesi guru yang terstandar secara nasional,
baik dalam penguasaan pengetahuan, keterampilan,
maupun perilaku yang harus dimiliki, dihayati, dan dikuasai
untuk melaksanakan tugas keprofesionalannya. Mereka
disiapkan untuk menjadi guru profesional yang mampu
Panduan Teknis I: Persiapan dan Pelaksanaan UKMPPG | 9
berkompetisi dan sanggup menghadapi berbagai tantangan
di era global, khususnya era Masyarakat Ekonomi ASEAN
(MEA), era Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0. Hasil
UKMPPG dapat dijadikan bahan umpan balik bagi upaya
peningkatan mutu penyelenggaraan program PPG dan
bahan untuk melakukan pemetaan mutu Pendidikan Profesi
Guru.
Peserta yang dinyatakan lulus akan mendapatkan
sertifikat pendidik profesional dari LPTK penyelenggara
UKMPPG tempat yang bersangkutan menempuh PPG.
C. Waktu dan Tempat UKMPPG
UKMPPG terdiri atas Uji Pengetahuan (UP)
berbasis komputer atau computer based test (CBT) dalam
rentang durasi dalam waktu 180 menit, dan Uji Kinerja
(UKin). Selama masa kedaruratan Covid-19 pelaksanaan
UKin diatur dengan ketentuan khusus. UKMPPG
dilaksanakan serentak secara nasional, sesuai jadwal yang
ditetapkan oleh Panitia Nasional. UP-UKMPPG
berlangsung di setiap LPTK penyelenggara atau tempat
yang ditentukan sesuai dengan kondisi dan situasi,
sedangkan UKin praktik pembelajaran berlangsung di
sekolah/madrasah asal peserta (PPG Daljab). Tempat
praktik pembelajaran PPG prajabatan ditentukan oleh
LPTK dengan persetujuan PNUKMPPG.
UKMPPG tahun 2021 diselenggarakan empat tahap
atau sesuai dengan situasi dan kondisi. Jadwal UKMPPG
dapat dilihat di ukmppg.kemdikbud.go.id
Pada dasarnya, penetapan waktu pelaksanaan UKin
diselaraskan dengan jadwal/kalender pembelajaran efektif
di sekolah/madrasah. Dengan demikian, peserta dapat
mempersiapkan diri dan menyesuaikan dengan jadwal
10 | Panduan Teknis I: Persiapan dan Pelaksanaan UKMPPG
tersebut, baik bagi mereka yang ikut ujian pertama (first
taker) maupun yang ikut ujian ulang (retaker).
D. Ruang Lingkup UKMPPG
Ruang lingkup UP dan UKin mencakup kompetensi
pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi sosial, dan
kompetensi profesional yang dijabarkan dalam tujuh
capaian pembelajaran lulusan (CPL) program PPG (CPL1-
-CPL7) sebagai berikut:
1. mampu melaksanakan tugas keprofesian sebagai
pendidik yang memesona, yang dilandasi sikap cinta
tanah air, berwibawa, tegas, disiplin, penuh panggilan
jiwa, samapta disertai dengan jiwa kesepenuhhatian dan
kemurahatian;
2. mampu merumuskan indikator capaian pembelajaran
berpikir tingkat tinggi yang harus dimiliki peserta didik
mencakup sikap, pengetahuan dan keterampilan secara
utuh (kritis, kreatif, komunikatif dan kolaboratif) yang
berorientasi masa depan (adaptif dan fleksibel);
3. menguasai materi ajar termasuk advanced materials
secara bermakna yang dapat menjelaskan aspek "apa"
(konten), "mengapa" (filosofi), dan "bagaimana"
(penerapan) dalam kehidupan sehari-hari;
4. mampu merancang pembelajaran dengan menerapkan
prinsip memadukan pengetahuan materi ajar, pedagogik,
serta teknologi informasi dan komunikasi atau
Technological Pedagogical and Content Knowledge dan
pendekatan lain yang relevan;
5. mampu melaksanakan pembelajaran yang mendidik
dengan menerapkan teknologi informasi dan komunikasi
untuk membangun sikap (karakter Indonesia),
pengetahuan, dan keterampilan peserta didik dalam
memecahkan masalah secara kritis, humanis, inovatif,
kreatif, kolaboratif, dan komunikatif dengan
Panduan Teknis I: Persiapan dan Pelaksanaan UKMPPG | 11
menggunakan model pembelajaran dan sumber belajar
yang didukung hasil penelitian;
6. mampu mengevaluasi masukan, proses, dan hasil
pembelajaran yang mencakup sikap, pengetahuan, dan
keterampilan peserta didik dengan menerapkan asesmen
otentik, serta memanfaatkan hasil evaluasi untuk
perbaikan kualitas pembelajaran; dan
7. mampu mengembangkan diri secara berkelanjutan
sebagai guru profesional melalui penelitian, refleksi diri,
pencarian informasi baru, dan inovasi.
E. Tahapan UKMPPG
Tahapan pelaksanaan UKMPPG adalah sebagai
berikut:
1. Peserta PPG telah menyelesaikan seluruh kewajiban
dalam program PPG, yang mencakup pendalaman
materi, workshop pengembangan perangkat
pembelajaran, micro teaching, uji komprehensif, PPL,
dan kehidupan berasrama atau bentuk lain yang
ditetapkan.
2. PN-UKMPPG mengumumkan tanggal pelaksanaan
UP dan UKin (sesuai periode UKMPPG yang telah
disosialisasikan);
3. LPTK mendaftarkan calon peserta dan mendapatkan
akun;
4. LPTK membagikan akun kepada calon peserta;
5. Calon peserta mendaftar secara daring dengan akun
tersebut dan mengunggah dokumen yang
dipersyaratkan. Setelah mahasiwa mendaftar, sistem
dalam UKMPPG langsung mendeteksi apakah calon
peserta belum melewati masa studi (tiga tahun sejak
peserta terdaftar sebagai mahasiswa PPG). Calon
peserta yang sudah melewati hal tersebut akan
DITOLAK oleh sistem.
12 | Panduan Teknis I: Persiapan dan Pelaksanaan UKMPPG
6. LPTK melakukan validasi data termasuk nilai
pengembangan perangkat pembelajaran, PPL di
sekolah/ madrasah, PPL di industri (bagi mahasiswa
peserta PPG program vokasional), Penelitian Tindakan
Kelas (PTK), kehidupan berasrama (atau kegiatan lain
yang sesuai), serta kegiatan lain yang diwajibkan oleh
LPTK penyelenggara PPG.
7. PN-UKMPPG melakukan verifikasi data melalui
pengecekan PD Dikti (status peserta aktif).
8. PNUKMPPG mengumumkan peserta UP dan/atau
UKin
9. PNUKMPPG berkoordinasi dengan LPTK
mengumumkan jadwal dan tempat pelaksanaan
UKMPPG (UP dan UKin). Selama masa pandemi,
koordinasi dilaksanakan secara daring.
10. Pelaksanaan UP dan UKin.
11. Peserta yang telah mengikuti UP dan UKin dapat
dinyatakan lulus atau tidak lulus.
12. Peserta yang dinyatakan lulus UKMPPG adalah
mereka yang telah Lulus UP dan Lulus UKin.
13. Penetapan kelulusan PPG dilakukan oleh rektor LPTK.
Hal itu menjadi dasar pemerolehan sertifikat pendidik
professional.
14. Peserta yang tidak lulus dapat mengikuti ujian ulang
pada komponen ujian (UP atau UKin) yang belum
lulus, sesuai dengan ketentuan asal.
Panduan Teknis I: Persiapan dan Pelaksanaan UKMPPG | 13
Tahapan UKMPPG dapat dilihat pada Gambar 1.
14 | Panduan Teknis I: Persiapan dan Pelaksanaan UKMPPG
BAB II SISTEM UJI KOMPETENSI
UKMPPG bertujuan untuk mengukur tingkat
ketercapaian tujuh Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) PPG
yang sudah dibahas pada Bab I dan secara ringkas ditampilkan
dalam Tabel 1.
Tabel 1 Deskripsi Aspek Setiap CPL
No Aspek/Sub-Aspek Kompetensi
A CPL1 (Pendidik Memesona)
1 Cinta tanah air
2 Berwibawa
3 Tegas
4 Disiplin
5 Penuh dengan panggilan jiwa
6 Samapta
B CPL2 (Merumuskan Indikator)
1 Merumuskan indikator capaian pembelajaran
ranah sikap
2 Merumuskan indikator capaian pembelajaran
ranah pengetahuan
3 Merumuskan indikator capaian pembelajaran
ranah keterampilan
4 Merumuskan indikator capaian pembelajaran
berfikir tingkat tinggi secara kritis, kreatif,
komunikatif dan kolaboratif yang berorientasi
masa depan (adaptif dan fleksibel)
C CPL3 (Menguasai Materi)
5 Menguasai materi ajar termasuk advance
materials secara bermakna yang dapat
menjelaskan aspek "apa" (konten)
6 Menguasai materi ajar termasuk advance
Panduan Teknis I: Persiapan dan Pelaksanaan UKMPPG | 15
No Aspek/Sub-Aspek Kompetensi
materials secara bermakna yang dapat
menjelaskan aspek "mengapa" (filosofi)
7 Menguasai materi ajar termasuk advance
materials secara bermakna yang dapat
menjelaskan aspek "bagaimana" (penerapan)
D CPL4 (Merancang Pembelajaran)
1 Merancang pembelajaran dengan menerapkan
prinsip memadukan pengetahuan materi ajar,
pedagogik, serta teknologi informasi dan
komunikasi atau Technological Pedagogical and
Content Knowledge
2 Merancang pembelajaran dengan pendekatan yang
relevan dengan materi ajar dan pedagogik
E CPL5 (Melaksanakan Pembelajaran)
1 Melaksanakan pembelajaran yang mendidik
dengan menerapkan teknologi informasi dan
komunikasi untuk membangun sikap (karakter
Indonesia)
2 Melaksanakan pembelajaran yang mendidik
dengan menerapkan teknologi informasi dan
komunikasi untuk membangun pengetahuan
3 Melaksanakan pembelajaran yang mendidik
dengan menerapkan teknologi informasi dan
komunikasi untuk membangun keterampilan
4 Melaksanakan pembelajaran yang melatih peserta
didik dalam pemecahan masalah secara kritis,
humanis, inovatif, kreatif, kolaboratif, dan
komunikatif
5 Menggunakan model pembelajaran dan sumber
belajar yang didukung hasil penelitian
16 | Panduan Teknis I: Persiapan dan Pelaksanaan UKMPPG
No Aspek/Sub-Aspek Kompetensi
F CPL6 (Mengevaluasi Pembelajaran)
1. Mengevaluasi masukan pembelajaran yang61
mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan
peserta didik dengan menerapkan asesmen otentik
2. Mengevaluasi proses pembelajaran yang
mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan
peserta didik dengan menerapkan asesmen otentik
3. Mengevaluasi hasil pembelajaran yang mencakup
sikap, pengetahuan, dan keterampilan peserta
didik dengan menerapkan asesmen otentik
4. Memanfaatkan hasil evaluasi untuk perbaikan
kualitas pembelajaran
G CPL7 (Mengembangkan Diri)
1. Mengembangkan diri secara berkelanjutan sebagai
guru profesional melalui penelitian
2. Mengembangkan diri secara berkelanjutan sebagai
guru profesional melalui refleksi diri
3. Mengembangkan diri secara berkelanjutan sebagai
guru profesional melalui pencarian informasi baru
4. Mengembangkan diri secara berkelanjutan sebagai
guru profesional melalui inovasi
Untuk mengukur ketercapaian CPL tersebut
dipergunakan dua jenis ujian yaitu Uji Pengetahuan (UP), dan
Uji Kinerja (Ukin). Tabel 2 menunjukkan CPL dengan jenis
pengukuran yang dipergunakan di dalam UKMPPG.
Panduan Teknis I: Persiapan dan Pelaksanaan UKMPPG | 17
Tabel 2. CPL dan Metode Pengukurannya
Capaian Pembelajaran Lulusan Jenin
Pengukuran
CPL1: Tugas keprofesian sbg pendidik yang UP UKin
memesona
CPL2: Merumuskan Indikator capain VV
pembelajaran VV
CPL3: Menguasai materi ajar (advance
materials)
CPL4: Merancang pembelajaran (TPACK) VV
CPL5: Melaksanakan pembelajaran yang VV
mendidik dg menerapkan TIK
CPL6: mengevaluasi masukan, proses, dan hasil V V
CPL7: Pegembangan diri (PTK) V
A. Uji Pengetahuan (UP)
UP dilaksanakan dengan ketentuan-ketentuan sebagai
berikut.
1. UP dilaksanakan berbasis komputer (Computer-Based
Test atau CBT) yang berlangsung serentak secara daring.
2. UP dilaksanakan di LPTK penyelenggara PPG yang
telah memenuhi syarat sebagai penyelenggara.
Dimungkinkan juga penyelenggaraan UP secara daring
atau di tempat yang ditentukan sesuai dengan situasi dan
kondisi.
3. Pelaksanaan UP dikoordinasikan oleh Direktorat
Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) melalui
jaringan yang tersambung ke server GTK. Pelaksanaan
UP di bawah tanggung jawab Panitia Nasional dan
didukung oleh LPTK penyelenggara yang telah
ditetapkan dengan Keputusan Kementerian Pendidikan
dan Kebudayaan.
18 | Panduan Teknis I: Persiapan dan Pelaksanaan UKMPPG
B. Uji Kinerja (Ukin)
UKin dilaksanakan dengan ketentuan-ketentuan sebagai
berikut.
1. UKin dilaksanakan dalam bentuk real teaching in the
real class.
2. Ruang lingkup penilaian ditetapkan secara nasional, dan
difokuskan pada keterampilan utama yang harus
dikuasai oleh guru profesional, yang mencakup:
a. ketepatan alur dan tahapan proses pembelajaran,
b. kesesuaian proses pembelajaran dengan RPP yang
telah disusunnya,
c. penguasaan bahan ajar yang disampaikan secara jelas,
d. kualitas interaksi dengan siswa selama proses
pembelajaran,
e. penggunaan media atau alat bantu pembelajaran yang
tepat,
f. perlakuan yang tepat kepada siswa yang
menunjukkan perilaku yang tidak semestinya ketika
pembelajaran berlangsung, dan
g. kemampuan melakukan evaluasi dan umpan balik di
akhir proses pembelajaran;
h. Selama masa pandemi briefing dilakukan secara
daring dengan tautan/link yang disediakan oleh LPTK
3. Portofolio bertujuan untuk mengukur tingkat keterlaksanaan
pengembangan keprofesionalan berkelanjutan guru. Panduan
tentang Penilaian Uji Kinerja Portofolio secara rinci dimuat
di dalam Panduan Teknis III.
Panduan Teknis I: Persiapan dan Pelaksanaan UKMPPG | 19
C. Peserta UKMPPG
Peserta UKMPPG adalah mahasiswa program studi PPG
yang terdaftar pada PD-Dikti dengan ketentuan berikut:
1. Mahasiswa program studi PPG pada tahun berjalan yang
telah menyelesaikan seluruh kegiatan, tugas dan/atau
beban studi yang ada pada PPG sesuai ketentuan yang
tertera pada buku panduan pendidikan profesi guru, yang
dibuktikan dengan surat keterangan lulus semua mata
kuliah dari LPTK (secara sistem dapat dilihat dari semua
nilai yang diunggah oleh dosen).
2. Mahasiswa program studi PPG yang belum lulus UP
atau UKin dan masih dalam masa-studi program profesi,
yakni 3 (tiga) tahun akademik (Permendikbud No 3
Tahun 2020 tentang Standar Nasional Pendidikan
Tinggi).
D. Penentuan Kelulusan
Kelulusan UKMPPG dilakukan pada tiap bentuk uji
kompetensi, yaitu UP, Ukin dan Portofolio, dengan
mengunakan kriteria acuan patokan. Peserta ujian
dinyatakan lulus bila memperoleh nilai final minimal 70
(UP minimal 70 dan Ukin minimal 70).
20 | Panduan Teknis I: Persiapan dan Pelaksanaan UKMPPG
BAB III PERSIAPAN UKMPPG
A. Persiapan Uji Pengetahuan (UP)
1. Pendaftaran Calon Peserta UP
Prosedur pendaftaran peserta UP adalah sebagai berikut.
a. Masing-masing calon peserta UP mendaftarkan diri
secara daring melalui laman yang ditetapkan oleh
Panitia Nasional UKMPPG dengan mengisi formulir
pendaftaran dan mengunggah dokumen kelengkapan
syarat mengikuti UP.
b. Dokumen yang diunggah dalam proses pendaftaran
calon peserta uji kompetensi adalah:
1) Scan kartu identitas (KTP/SIM)
2) File pasfoto resmi terbaru (enam bulan terakhir)
dengan jas berwarna gelap (laki-laki berdasi)
berlatar belakang warna merah dengan ukuran
file maksimum dua MB dengan format jpeg.
Nama file ditulis “nama peserta__nama LPTK”.
3) Surat keterangan telah menyelesaikan semua
proses PPG dari LPTK penyelenggara (sistem uji
UKMPPG akan memvalidasi nilai mata
kuliah/kegiatan pada PDPT atau sistem PPG
GTK Kemdikbudristekdikti).
c. Calon peserta mencetak kartu peserta UP sebagai
bukti telah melakukan pendaftaran
d. Panduan pendaftaran UP dapat diunduh pada laman
https://ukmppg.kemdikbud.go.id
Catatan:
a. Data mahasiswa yang tidak terdaftar di PD Dikti
secara otomatis akan ditolak oleh sistem pendaftaran.
Panduan Teknis I: Persiapan dan Pelaksanaan UKMPPG | 21
b. Mahasiswa yang sudah melewati masa studi (tiga
tahun) secara otomatis akan ditolak oleh sistem
pendaftaran.
c. Biaya pendaftaran diatur tersendiri sesuai ketentuan
yang berlaku.
2. Validasi data calon peserta UP
a. LPTK melakukan validasi secara daring terhadap
data yang diajukan oleh calon peserta pada proses
pendaftaran.
b. Validasi data oleh LPTK bertujuan untuk memastikan
bahwa peserta yang mendaftar telah memenuhi
kriteria dan persyaratan sebagai berikut:
1) Terdaftar sebagai peserta program studi PPG di
perguruan tinggi yang telah ditetapkan sebagai
penyelenggara PPG.
2) Tercatat/terdaftar di pangkalan data pendidikan
tinggi (PD Dikti) sebagai peserta PPG dalam masa
studi.
Telah menyelesaikan seluruh kegiatan, tugas
dan/atau beban studi yang ada pada PPG sesuai
ketentuan yang tertera pada buku panduan
pendidikan profesi guru, yang dibuktikan dengan
surat keterangan lulus semua mata kuliah dari
LPTK (secara sistem dapat dilihat dari semua nilai
yang diunggah oleh dosen).
3) Validasi data termasuk nilai pengembangan
perangkat pembelajaran, uji komprehensif, PPL di
sekolah/madrasah (khusus mahasiswa kejuruan
ada kegiatan kunjungan ke dunia usaha dan
industri), PTK, dan kehidupan berasrama/sarana
lain.
22 | Panduan Teknis I: Persiapan dan Pelaksanaan UKMPPG
4) LPTK menerbitkan surat keterangan yang
bersangkutan sudah lulus semua kegiatan PPG
(secara sistem hal itu tampak dari nilai yang
diunggah dosen)
c. Proses validasi data calon peserta dilakukan secara
daring oleh petugas admin di masing-masing LPTK,
yang ditunjuk berdasarkan penugasan dari pimpinan
LPTK.
d. Petugas admin melakukan validasi dengan
menggunakan akun yang dikeluarkan (diberikan)
oleh PNUKMPPG.
e. Proses validasi data calon peserta UP dilaksanakan
sebelum pelaksanaan.
3. Verifikasi data calon peserta UP
a. Data calon peserta yang telah didaftarkan ke
PNUKMPPG secara daring akan direkam secara
otomatis di dalam sistem informasi UKMPPG.
b. PNUKMPPG melakukan verifikasi data melalui
pengecekan PD Dikti.
c. PNUKMPPG menerbitkan daftar calon peserta UP
yang dinyatakan sah/memenuhi persyaratan untuk
mengikuti UP.
d. Setiap peserta yang telah dinyatakan memenuhi
persyaratan untuk mengikuti UP akan medapatkan
nomor registrasi (nomor peserta ujian) dari
PNUKMPPG.
e. Daftar peserta beserta nomor registrasi (nomor
peserta ujian) akan dikirim oleh PNUKMPPG ke
LPTK pengusul, sebagai dasar untuk pelaksanaan UP
di lembaganya masing-masing.
Panduan Teknis I: Persiapan dan Pelaksanaan UKMPPG | 23
f. Data calon peserta yang memenuhi syarat untuk
mengikuti UP dapat dilihat (diunduh) di website
PNUKMPPG dan/atau dikirim ke PT pengusul
sebelum hari pelaksanaan UP atau disesuaikan
dengan situasi dan kondisi tertentu.
g. Bila terjadi ketidaksesuaian antara data usulan dan
hasil verifikasi dari PNUKMPPG, maka petugas
admin dari PT pengusul melakukan klarifikasi kepada
PNUKMPPG dengan menyertakan dokumen-
dokumen pendukung yang diperlukan.
h. Klarifikasi dan perbaikan kesalahan data calon
peserta UP dilakukan bersama antara LPTK pengusul
dan PNUKMPPG.
i. Data final calon peserta UP akan diunggah dalam
laman:
http://ukmppg.kemdikbud.go.id/
4. Persiapan sarana/peralatan UP
Tempat Uji Kompetensi (TUK) penyelenggara UP harus
menyiapkan sarana/peralatan yang dibutuhkan untuk
kelangsungan ujian yaitu:
a. Ruang ujian
Uji pengetahuan (UP) dilaksanakan di ruangan
tertutup (kelas/aula/lab. dll.). Ruangan pelaksanaan
UP harus memenuhi Stadar Ruang pelaksanaan UP
yang ditetapkan oleh Panitia Nasional UKMPPG
(lampiran 3).
b. Perangkat komputer (PC atau laptop)
Perangkat komputer untuk mendukung pelaksanaan
ujian harus memenuhi persyaratan spesifikasi
24 | Panduan Teknis I: Persiapan dan Pelaksanaan UKMPPG
minimal yang ditetapkan oleh Panitia Nasional
UKMPPG (Lampiran 4)
c. Jaringan yang tersambung ke server GTK
Komputer yang dipergunakan untuk pelaksanaan UP
harus tersambung dakam jaringan yang memenuhi
standar yang ditetapkan oleh Panitia Nasional
UKMPPG (Lampiran 5)
d. Sarana untuk memenuhi protokol kesehatan
kedaruratan Covid-19 bagi pelaksanaan UP
(Lampiran 3)
e. Genset
LPTK atau LPMP penyelenggara UP harus memiliki
generator listrik penghasil daya listrik yang
mencukupi untuk pelaksanaan UP sebagai cadangan
apabila listrik jaringan PLN mati.
B. Persiapan Uji Kinerja (UKin)
1. Pendaftaran Calon Peserta Uji Kinerja (UKin)
mengikuti alur yang sama dengan proses pendaftaran
UP. Pendaftaran Calon Peserta Uji Kinerja (UKin)
mengikuti alur yang sama dengan proses pendaftaran
UP. Mahasiswa PPG Prajabatan hanya boleh mendaftar
UKin apabila sudah lulus UP. Sementara itu, bagi
mahasiswa PPG Dalam Jabatan kelulusan UP tidak
menjadi syarat untuk mendaftar UKin. Prosedur
Pendaftaran UKin adalah sebagai berikut.
a. Masing-masing calon peserta Ukin UKMPPG
mendaftarkan diri secara daring melalui laman yang
ditetapkan oleh Panitia Nasional UKMPPG dengan
cara mengisi formulir dan mengunggah dolumen
syarat kepengkapan UKin.
Panduan Teknis I: Persiapan dan Pelaksanaan UKMPPG | 25
b. Dokumen yang diunggah dalam proses pendaftaran
calon peserta UKin adalah:
1) Scan kartu identitas (KTP/SIM)
2) File pasfoto resmi terbaru (enam bulan terakhir)
dengan jas berwarna gelap (laki-laki berdasi)
berlatar belakang warna merah dengan ukuran file
maksimum 2 MB dengan format jpeg. Nama file
ditulis “nama peserta__nama LPTK”.
3) Surat keterangan telah menyelesaikan semua
proses PPG dari LPTK penyelenggara (sistem uji
UKMPPG akan memvalidasi nilai mata
kuliah/kegiatan pada PDPT atau sistem PPG GTK
Kemdikbudristek).
4) Perangkat pembelajaran yang akan digunakan
dalam Ukin
5) Untuk pelaksanaan UKin pada masa pandemi
covid-19, Calon peserta mencantumkan alamat url
(link/tautan) video rekaman yang telah dibuat
sebagai bahan penilaian Ukin pada form yang
tersedia. Tautan disarankan menggunakan
YouTube yang untuk private (tidak publish).
Peserta bertanggung jawab memastikan bahwa
link tersebut aktif hingga akhir proses penilaian.
6) Calon peserta mencetak kartu peserta Ukin sebagai
bukti telah melakukan pendaftaran.
Catatan:
(a)Mahasiswa yang sudah melewati masa studi (tiga
tahun) secara otomatis akan ditolak oleh sistem
pendaftaran.
(b)Biaya pendaftaran diatur tersendiri sesuai ketentuan
yang berlaku.
26 | Panduan Teknis I: Persiapan dan Pelaksanaan UKMPPG
2. Validasi dan verifikasi data calon peserta Uji Kinerja
(UKin) mengikuti alur yang sama dengan proses
validasi dan verifikasi data calon peserta UP.
3. Lokasi uji kinerja (UKin) dilaksanakan di sekolah asal
peserta (PPG dalam Jabatan). Adapun untuk PPG pra
jabatan, penentuan sekolah dilakukan oleh LPTK
dengan persetujuan PNUKMPPG.
4. Informasi atau data sekolah/madrasah lokasi UKin
adalah sebagai berikut:
1) Nama Sekolah/madrasah :
2) NISN :
3) Status (Negeri/Swasta) :
4) Peringkat Akreditasi BAN
(sekolah/madrasah/ Industri) :
5) Alamat Sekolah/madrasah :
6) Nomor Telepon :
7) Nama Kepala Sekolah/madrasah :
8) Nomor HP Kepala Sekolah/madrasah :
9) Nama Calon Peserta UKin
o Calon 1 :
o Calon 2 :
o dst. :
10) Nama Calon Penguji (untuk setiap calon peserta
UKin) :
o Penguji 1
o Penguji 2 :
Panduan Teknis I: Persiapan dan Pelaksanaan UKMPPG | 27
5. Verifikasi data lokasi UKin
a. Data sekolah/madrasah lokasi UKin dapat dilihat di
website PNUKMPPG
http://ukmppg.kemdikbud.go.id/
b. Verifikasi sekolah/madrasah lokasi UKin dilakukan
oleh Penyelia pada saat pelaksanaan UKin yang
dilaporkan ke PNUKMPPG.
6. Pengusulan Calon Penguji UKin
a. LPTK penyelenggara PPG mengusulkan nama-
nama yang akan bertindak sebagai penguji UKin.
b. Jumlah penguji UKin yang diusulkan sebanyak dua
orang untuk setiap peserta ujian, yaitu:
1) satu orang dosen penguji
2) satu orang guru penguji
c. Dosen penguji yang diusulkan untuk menjadi
penguji UKin harus memenuhi persyaratan sebagai
berikut:
1) Dosen tetap ber-NIDN/NIDK dari LPTK
penyelenggara PPG.
2) Memiliki bidang studi/keahlian yang sesuai
dengan bidang studi/keahlian peserta UKin.
3) Telah memiliki sertifikat dosen profesional,
4) Telah memiliki NRP (nomor registrasi penguji)
dari PNUKMPPG.
5) Memiliki jabatan minimal lektor.
6) Minimal salah satu latar pendidikannya (S-1, S-
2, atau S-3) berasal dari bidang/prodi
kependidikan yang relevan, dan/atau memiliki
sertifikat AA/PEKERTI.
7) Pengalaman bekerja (mengajar) minimal 10
tahun.
28 | Panduan Teknis I: Persiapan dan Pelaksanaan UKMPPG
8) Memiliki komitmen kuat terhadap mutu hasil
pengujian.
9) Dosen penguji bukan merupakan dosen-
pembimbing PPL dari peserta Ukin.
10) Dosen penguji UKin telah mengikuti
penyegaran penguji UKin.
d. Guru yang diusulkan untuk menjadi penguji UKin
harus memenuhi persyaratan sebagai berikut:
1) guru tetap di sekolah/madrasah lokasi UKin,
2) pernah menjadi guru pamong,
3) bukan guru pamong dari calon peserta UKin,
4) memiliki bidang studi/keahlian yang sesuai
dengan bidang studi/keahlian peserta UKin;
5) memiliki sertifikat sebagai guru profesional;
6) memiliki NRP (nomor registrasi penguji) dari
PNUKMPPG.
7) memiliki jabatan minimal guru madya,
golongan IV/a, dalam kondisi tertentu,
sekurang-kurangnya guru muda golongan III/d
atau III/c;
8) diutamakan berkualifikasi pendidikan S2/ S3;
9) diusulkan/disetujui oleh kepala sekolah/
madrasah.
10) Guru penguji UKin telah mengikuti
penyegaran penguji UKin.
e. Usulan calon penguji UKin dilakukan secara daring
melalui website: http://ukmppg.kemdikbud.go.id.
Pendaftaran dilakukan oleh petugas admin yang
mendapat tugas dari pimpinan LPTK.
Panduan Teknis I: Persiapan dan Pelaksanaan UKMPPG | 29
f. Usulan calon penguji UKin harus disertai dokumen
pendukung keabsahan dari calon penguji yang
diusulkan. Dokumen yang harus disertakan adalah:
1) foto copy Ijazah terakhir
2) foto copy sertifikat pendidik.
3) bukti nomor registrasi penguji (NRP)
4) fotocopy SK jabatan/pangkat terakhir
g. Dokumen pendukung sebagaimana dimaksud pada
butir (f) diunggah pada saat pengusulan calon
penguji UKin.
7. Verifikasi Data Calon Penguji UKin
a. Data calon penguji UKin yang telah didaftarkan ke
PNUKMPPG secara daring akan direkam secara
otomatis di dalam sistem informasi UKMPPG.
b. PNUKMPPG akan mengecek keikutsertaan calon
penguji dalam penyegaran penguji UKin.
c. PNUKMPPG akan menerbitkan daftar calon
penguji UKin yang dinyatakan sah/memenuhi
persyaratan.
d. Daftar calon penguji UKin yang dinyatakan sah/
memenuhi persyaratan akan dikirimkan oleh
PNUKMPPG ke LPTK pengusul, dan akan
diunggah di laman:
http://ukmppg.kemdikbud.go.id/
sebelum pelaksanaan UKin.
e. Bila terjadi ketidaksesuaian antara data calon
penguji UKin usulan dari LPTK dan hasil verifikasi
dari PNUKMPPG, maka petugas admin dari LPTK
pengusul melakukan klarifikasi kepada
PNUKMPPG dengan menyertakan dokumen-
dokumen pendukung yang diperlukan.
30 | Panduan Teknis I: Persiapan dan Pelaksanaan UKMPPG
f. Klarifikasi dan perbaikan data penguji UKin dapat
diselesaikan bersama antara LPTK pengusul dan
PNUKMPPG sebelum pelaksanaan UKin.
g. Data final calon penguji UKin diunggah di laman
http://ukmppg.kemdikbud.go.id/
8. Persiapan Sarana dan Kelengkapan UKin
Untuk mendukung efektivitas dan efisiensi pelaksanaan
UKin, ada beberapa kelengkapan yang harus
dipersiapkan, yaitu:
a. Persiapan Sekolah/madrasah Lokasi UKin
1) UKin dilaksanakan secara nasional dan
diselenggarakan di sekolah/madrasah asal
peserta (PPG dalam Jabatan).
2) Panitia UKin menetapkan dan
menginformasikan data sekolah/madrasah yang
akan dijadikan lokasi UKin, penguji, dan
peserta UKin.
3) Informasi sekolah/madrasah lokasi UKin dapat
diunduh melalui laman panitia di
http://ukmppg.kemdikbud.go.id
b. Persiapan penjadwalan UKin
1) Jadwal rinci pelaksanaan UKin diinformasikan
oleh PNUKMPPG melalui laman:
http://ukmppg.kemdikbud.go.id
2) Penjadwalan UKin sekurangnya-kurangnya
mencakup informasi tentang nama
sekolah/madrasah, alamat sekolah/madrasah,
hari/tanggal, peserta uji, kelas, jam, semester,
mata pelajaran (atau tema untuk TK/SD), dan
penguji.
Panduan Teknis I: Persiapan dan Pelaksanaan UKMPPG | 31
3) Penjadwalan UKin sebagaimana dimaksud
pada butir (2) menggunakan tabel 1 sebagai
berikut.
Tabel 1 Jadwal Pelaksanaan UKin : ………….
Semester
Nama sekolah/madrasah : ………….
Alamat : ………….
Hari/Tanggal : .................
Peserta Mapel/ KI/KD Penguji
uji Kelas Jam Tema* dosen
dan guru
1.
2.
3.
Dst.
(*) tema untuk TK/SD
Ditandatangani oleh Penanggung Jawab UKin di LPTK
c. Persiapan penguji UKin
1) PNUKMPPG mengumumkan para penguji
UKin berdasarkan usulan dari LPTK;
2) Sebelum UKin berlangsung, perlu ada briefing
dan rapat koordinasi antarpenguji.
3) Setiap penguji UKin akan mendapatkan SK
atau surat tugas yang dikeluarkan oleh
pimpinan LPTK penyelenggara UKMPPG.
4) SK atau surat tugas penguji UKin harus
diserahkan kepada masing-masing penguji
paling lambat pada hari pelaksanaan UKin.
32 | Panduan Teknis I: Persiapan dan Pelaksanaan UKMPPG
d. Persiapan materi UKin
1) Materi UKIN Praktik Pembelajaran mencakup
sekurang-kurangnya tiga aspek utama yaitu:
a) Perencanaan pembelajaran.
b) Pelaksanaan pembelajaran (metode,
media/sumber, pengelolaan kelas,
komunikasi dll.)
c) Evaluasi pembelajaran.
2) Aspek-aspek dan indikator penilaian
penguasaan tujuh CPL dan penguasaan bidang
ilmu secara lebih rinci dituangkan dalam
instrumen penilaian UKin.
3) Instrumen penilaian UKin disusun dan
dikembangkan oleh tim khusus yang
dikoordinasikan oleh Ditjen Guru dan Tenaga
Kependidikan.
4) Berkas/lembar Instrumen penilaian UKin dan
perangkat pembelajaran masuk ke sistem
penguji.
e. Persiapan perangkat pembelajaran
1) Peserta UKin harus membuat/menyiapkan
perangkat pembelajaran
2) Peserta UKin harus menyiapkan perangkat
pembelajaran yang akan digunakan dalam
kegiatan UKin.
3) Perangkat pembelajaran yang harus dibuat
sekurang-kurangnya mencakup:
a) Rencana pelaksanaan pembelajaran.
b) Bahan ajar.
c) Media pembelajaran
d) Lembar Kegiatan Peserta Didik (LKPD)
Panduan Teknis I: Persiapan dan Pelaksanaan UKMPPG | 33
e) Instrumen penilaian/evaluasi
4) Perangkat pembelajaran harus dikirim/ diisikan
dalam laman yang ditentukan.
C. Panitia UKMPPG
Panitia pelaksana UKMPPG terdiri atas dua bagian, yaitu
PNUKMPPG di tingkat pusat dan panitia lokal di LPTK.
1. PNUKMPPG Pusat
a) Panitia pelaksana UKMPPG berada di bawah
koordinasi Direktorat Guru dan Tenaga
Kependidikan, Direktorat Jenderal Guru dan
Tenaga Kependidikan; Kementerian Pendidikan,
Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Struktur PNUKMPPG tertuang pada Gambar 2 berikut.
Gambar 2. Struktur organisasi PNUKMPPG
b) Tugas dan tanggung jawab penyelenggara
UKMPPG di tingkat pusat adalah sebagai berikut:
1) menjamin mutu proses dan hasil UKMPPG;
34 | Panduan Teknis I: Persiapan dan Pelaksanaan UKMPPG
2) merencanakan dan mengkoordinasikan
penyelenggaraan UKMPPG dengan berbagai
pihak yang terkait;
3) menyusun panduan UKMPPG dan
mensosialisasikannya kepada LPTK
penyelenggara;
4) menyiapkan sistem UKMPPG (server dan
jaringan, pengacakan soal, validasi sistem) ;
5) mengembangkan soal UP (kisi-kisi, butir soal,
validasi pakar, uji coba empiris, finalisasi,
unggah soal) dan instrumen penilaian UKin
(portofolio, RPP, dan PP);
6) mengendalikan penyelenggaraan UKMPPG;
7) menetapkan alokasi waktu dan jadwal
pelaksanaan UKMPPG. Pelaksanaan UP
maksimal dua sesi dalam satu hari. Alokasi
waktu UP adalah 180 menit untuk tujuh
capaian pembelajaran (CPL).
8) menetapkan petugas penyelia yang harus hadir
satu hari sebelum pelaksanaan UKMPPG,
dengan tugas: (a) melakukan briefing terkait
mekanisme UP dan/atau UKin; (b)
memastikan kesiapan sarana/prasarana untuk
UP dan/atau UKin di tiap-tiap LPTK, (c)
mengawal proses ujian di tiap-tiap LPTK serta
mengambil keputusan awal atas berbagai
masalah yang terjadi, dan (d) memantau
pelaksanaan UP dan/atau UKin. Dalam UP
dan UKin penyelia melakukan pengisian
borang secara daring (termasuk mengunggah
berita acara, mengunggah foto, wawancara,
Panduan Teknis I: Persiapan dan Pelaksanaan UKMPPG | 35
aktivitas tes, dan lain-lain) sebagai bagian dari
laporan pemantauan/monev.
9) menetapkan model penskoran UP dengan
ketentuan sebagai berikut: (1) menjawab benar
diberi skor 1, (2) menjawab salah diberi skor 0,
(3) tidak menjawab diberi skor 0.
10) menetapkan standar minimal kelulusan UP dan
UKin, yakni nilai minimal 70;
11) menetapkan kelulusan UKMPPG sesuai
rambu-rambu penilaian yang ditetapkan;
12) mengumumkan status kelulusan setiap peserta
UKMPPG secara daring.
2. Panitia Lokal
a. Panitia lokal adalah penyelenggara UKMPPG yang
dibentuk dan bertugas di masing-masing LPTK.
Panitia lokal ditetapkan dengan Keputusan Rektor
atau Dekan FKIP, yang ditugaskan oleh Dirjen GTK
untuk menyelenggarakan UKMPPG. Kepanitiaan
lokal di LPTK sekurang-kurangnya terdiri atas:
Pengarah, Penanggung Jawab, Ketua Pelaksana,
Koordinator UP, Koordinator UKin, Koordinator
Administrasi dan TI, penanggung jawab ruang,
pengawas, tim teknis administrasi, dan tim teknis
IT.
b. Struktur panitia lokal sebagai berikut.
36 | Panduan Teknis I: Persiapan dan Pelaksanaan UKMPPG
Gambar 3 Struktur Panitia Lokal UKMPPG
c. Panitia lokal ditetapkan oleh pimpinan LPTK
dengan ketentuan sebagai berikut.
1) Pengarah dijabat oleh Rektor LPTK/ Dekan
FKIP dan/atau Wakil Rektor/Wakil Dekan FKIP
yang ditugasi.
2) Penanggung jawab dijabat oleh Wakil Rektor
Bidang Akademik atau Wakil Dekan Bidang
Akademik di FKIP atau yang berjabatan setara.
3) Ketua pelaksana, dijabat Ketua Lembaga
Pengembangan Pendidikan/Direktur
Akademik/Kaprodi PPG atau yang berjabatan
setara.
4) Koordinator UP dijabat oleh Kepala/
Ketua/Koordinator/Divisi PPG atau yang
berjabatan setara.
5) Koordinator UKin, dijabat oleh Kepala
Pusat/Unit/Koordinator PPL.
Panduan Teknis I: Persiapan dan Pelaksanaan UKMPPG | 37
6) Koordinator Administrasi dan TI dijabat Kepala
Biro/Kepala Bagian/Kepala Pusat
Komputer/Direktur TIK
7) Penanggung jawab ruang adalah tenaga dosen
yang ditugaskan/ditetapkan oleh penanggung
jawab UKMPPG LPTK.
8) Pengawas adalah tenaga dosen/ karyawan yang
ditugaskan/ditetapkan oleh penanggung jawab
UKMPPG LPTK
9) Tim TI adalah tenaga TI yang
ditugaskan/ditetapkan oleh penanggung jawab
UKMPPG LPTK.
10) Penguji UKin terdiri atas dosen penguji dan guru
penguji yang memenuhi persyaratan.
Struktur panitia lokal UKMPPG tersebut dapat
disesuaikan dengan struktur kepanitiaan LPTK.
d. Tugas dan Tanggung jawab Panitia Lokal (LPTK)
Pengarah
1) menetapkan susunan panitia lokal dengan
keputusan Rektor LPTK/Dekan FKIP;
2) menyinergikan kegiatan panitia lokal dengan
kebijakan PNUKMPPG;
3) mengkoordinasikan seluruh kegiatan panitia
lokal;
Penanggung jawab
1) menyampaikan daftar dosen yang memenuhi
syarat untuk menjadi penguji sesuai dengan
38 | Panduan Teknis I: Persiapan dan Pelaksanaan UKMPPG
bidang keahliannya kepada PNUKMPPG (untuk
UKin);
2) mengoptimalkan pemberdayaan dosen penguji
yang telah ditetapkan oleh PNUKMPPG (untuk
UKin);
3) menjamin ketersediaan sumber daya manusia
yang memenuhi syarat untuk ditugaskan dalam
kepanitiaan;
4) menjamin ketersediaan sarana/prasarana dan
fasilitas pendukung lainnya yang diperlukan,
baik untuk UP maupun UKin.
5) Bertanggung jawab atas kecermatan persiapan,
kelancaran pelaksanaan, dan akuntabilitas
pelaporan UKMPPG kepada PNUKMPPG.
Ketua Pelaksana
1) menyusun pembagian tugas kepanitiaan dan
penugasan penguji pada kegiatan UKin (dosen
dan guru);
2) menjamin dukungan ketersediaan arus listrik
yang memadai (untuk UP);
3) menyediakan fasilitas komputer yang
mendukung pelaksanaan ujian dan pelaporan
hasil secara daring (untuk UP);
4) menyediakan UPS, genset, dan peralatan
pendukung lainnya (untuk UP).
5) Mengkoordinasikan penyediaan sarana untuk
memenuhi protokol kesehatan yaitu: tempat dan
sarana mencuci tangan di luar ruang pelaksanaan
UP; masker bagi panitia, masker cadangan untuk
peserta; handsanitizer, masker cadangan bagi
peserta yang tidak membawa;
Panduan Teknis I: Persiapan dan Pelaksanaan UKMPPG | 39
6) Mengoordinasikan proses desinfektan ruang
ujian;
7) Menyosialisasikan dan melaksanakan panduan
protokol kesehatan pelaksanaan UP (Lampiran
1).
Koordinator UP
1) Menyiapkan dan memastikan ruang dan fasilitas
yang dibutuhkan sesuai jumlah peserta UP;
2) Mengoordinasikan kegiatan penanggung jawab
ruang;
3) Menyetujui dan menguatkan sanksi (antara lain
mengeluarkan dari ruang UP) kepada peserta
yang terbukti melanggar setelah berkoordinasi
dengan penanggung jawab ruang, pengawas,
penyelia, serta melaporkannya kepada Ketua
Pelaksana UKMPPG LPTK;
4) Mengisi berita acara pelaksanaan UP untuk
koordinator UP;
5) Mengikuti/melaksanakan briefing untuk
penanggung jawab ruang dan pengawas.
6) Melaporkan pelaksanaan kegiatan UP kepada
Ketua Pelaksana.
Penanggung jawab ruang
1) Penanggung jawab ruang adalah seseorang yang
bertugas dan bertanggung jawab terhadap
kelangsungan dan kelancaran pelaksanaan UP
pada suatu ruang.
2) Untuk setiap ruang UP terdapat satu petugas
penanggung jawab ruang.
40 | Panduan Teknis I: Persiapan dan Pelaksanaan UKMPPG
3) Penanggung jawab ruang dijabat oleh salah
seorang dari petugas pengawas di ruang
tersebut.
4) Penanggung jawab ruang merangkap sebagai
pengawas jika peserta ≤ 20.
5) Satu penanggung jawab ruang maksimal
mengoordinasikan empat pengawas dalam satu
lokasi.
6) Penanggung jawab ruang ditetapkan sebelum
pelaksanaan UP, berdasarkan penugasan dari
pimpinan LPTK atau penanggung jawab panitia
lokal UKMPPG
7) Penanggung jawab ruang mempunyai tugas
sebagai berikut:
a) Menyiapkan, memeriksa ulang, dan
memastikan ruang dan fasilitas yang
dibutuhkan sesuai jumlah peserta UP, dengan
tata ruang yang standar;
b) Memeriksa dan memastikan komputer
sebanyak jumlah peserta ditambah cadangan
sebanyak 10%;
c) Memeriksa dan memastikan dukungan
ketersediaan arus listrik yang memadai,
penyediaan UPS, dan penyediaan genset;
d) Mengoordinasikan pengawas di dalam ruang
ujian;
e) Menyediakan kertas HVS kosong berwarna
dengan kode tertentu atau diberi nomor urut,
untuk keperluan peserta menyiapkan jawaban
(kertas berwarna ditarik kembali saat selesai
ujian);
Panduan Teknis I: Persiapan dan Pelaksanaan UKMPPG | 41
f) Menjamin pelaksanaan UP berjalan aman,
tertib, jujur, dan lancar;
g) Memberi sanksi (antara lain mengeluarkan
dari ruang UP) kepada peserta yang terbukti
melanggar setelah berkoordinasi dengan
koordinator UP, penyelia, dan pengawas.
h) Mengisi berita acara pelaksanaan UP.
i) Berkoordinasi dengan penyelia dan tim TI
jika ada kendala teknis terkait dengan
komputer dan jaringan.
j) melaporkan kegiatan kepada koordinator UP.
Pengawas UP
1) Pelaksanaan UP diawasi oleh petugas pengawas,
berdasarkan surat tugas dari pimpinan LPTK.
2) Jumlah petugas pengawas dibanding jumlah
peserta ujian adalah 1: 20. Jika ada penambahan
peserta di sebuah ruang (21 dst.), maka jumlah
pengawas menjadi dua orang.
3) Pengawas UP adalah dosen/karyawan di LPTK
penyelenggara UP yang mendapat penugasan
dari pimpinan LPTK.
4) Tugas dan tanggung jawab pengawas UP adalah.
a) Memastikan bahwa peserta yang mengikuti
UP adalah benar-benar yang terdaftar sebagai
peserta, dengan cara mencocokkan kartu
identitas diri (KTP), kartu peserta UP, dengan
fisik peserta;
b) Memanggil peserta masuk ruang ujian satu
persatu sebelum pelaksanaan ujian;
42 | Panduan Teknis I: Persiapan dan Pelaksanaan UKMPPG
c) Memastikan peserta tidak membawa HP,
kamera, jam tangan, atau alat lain yang
memungkinkan peserta berbuat curang;
d) Memastikan dipenuhinya protokol kesehatan
dalam pelaksanaan UKMPPG.
e) Bersama dengan Tim IT memandu peserta
masuk ke jaringan (maksimal 15 menit) dan
membacakan tata tertib UP yang tersaji dalam
komputer peserta;
f) Mengawasi, mencatat, dan melaporkan
berbagai tindak kecurangan yang dilakukan
peserta UP kepada penanggung jawab ruang;
g) Melaksanakan sanksi (antara lain
mengeluarkan dari ruang UP) kepada peserta
yang terbukti melanggar setelah berkoordinasi
dengan koordinator, penanggung jawab
ruang, dan penyelia;
h) Mengisi berita acara pelaksanaan UP untuk
pengawas.
Koordinator Administrasi dan Teknologi
Informasi (TI)
1) Untuk mengantisipasi kemungkinan hambatan
teknis berkaitan dengan komputer dan jaringan,
perlu ada tenaga teknisi TI yang memantau
jalannya UP.
2) Jumlah tenaga teknisi TI adalah 1 orang pada
setiap ruang, dengan rasio maksimal 1:50 (satu
teknisi mendampingi 50 peserta).
3) Tenaga teknisi TI ditetapkan berdasarkan
penugasan dari pimpinan LPTK.
Panduan Teknis I: Persiapan dan Pelaksanaan UKMPPG | 43
4) Petugas teknisi harus memenuhi persyaratan
sebagai berikut:
a) Menguasai komputer;
b) Menguasai teknologi informasi;
c) Mampu mengoperasikan berbagai aplikasi;
d) Mampu mengelola jaringan VPN.
5) Tugas koordinator administrasi dan teknologi
informasi:
a. mengoordinasikan kegiatan tim administrasi;
b. mengoordinasikan kegiatan tim TI;
c. bersama dengan penyelia memastikan semua
komputer dapat digunakan untuk pelaksanaan
UP (menyiapkan perangkat IT dan mengecek
ketersediaan ruang, menjamin koneksi
jaringan VPN ke server Dikti aman dan
menjamin tersedianya pasokan listrik selama
UP berlangsung. Saat UKin: memfasilitasi
koneksi internet untuk mengunggah nilai;
d. bersama dengan penyelia menyampaikan
permasalahan yang berkaitan dengan jaringan
kepada comment center UP (PNUKMPPG);
e. melaporkan pelaksanaan layanan
kesekretariatan dan TI kepada Ketua
Pelaksana.
Tim Teknis administrasi
1) menyediakan dan mendistribusikan kelengkapan
administrasi dan keuangan pendukung UP dan
UKin;
2) mengecek pengisian daftar hadir (presensi)
peserta, pengawas, penguji, penanggung jawab
ruang atau sekolah/madrasah, dan seluruh
44 | Panduan Teknis I: Persiapan dan Pelaksanaan UKMPPG
personil yang ditugaskan sesuai jadwal dan
sesinya;
3) mengumpulkan berita acara dan presensi ujian
(saat UKin) dan melakukan scan (mengubah
menjadi soft file).
Tim Teknis TI
1) Membantu pengawas dengan memandu para
peserta untuk membuka sistem jaringan di
komputer (maksimal 15 menit).
2) membantu peserta yang mengalami kesulitan
menggunakan fasilitas komputer atau ketika ada
gangguan jaringan;
3) memfasilitasi para penguji UKin dalam
mengentri nilai.
Koordinator UKin
1) berkoordinasi dengan pimpinan sekolah/
madrasah terkait penjadwalan dan penyiapan
guru penguji;
2) berkoordinasi dengan ketua bidang studi terkait
penjadwalan dan penugasan dosen penguji;
3) mengoordinasikan kegiatan para penguji di
sekolah/madrasah;
4) memfasilitasi entry nilai oleh para penguji;
5) mengkoordinasikan proses entry nilai dengan
koordinator administrasi dan TI;
6) mengoordinasikan pengisian kuesioner umpan
balik oleh peserta ujian melalui isian daring
setelah UKin selesai;
7) melaporkan pelaksanaan kegiatan UKin kepada
Ketua Pelaksana.
Panduan Teknis I: Persiapan dan Pelaksanaan UKMPPG | 45
8) Pada masa kedaruratan Covid-19, koordinator
UKin bertugas mengkoordinasikan pengisian
portofolio di dalam sistem, pengunggahan RPP
untuk UKin, dan pengunggahan video
pembelajaran untuk UKin dari peserta.
Penanggung Jawab Sekolah/Madrasah
1) Menyiapkan dan memastikan fasilitas
sekolah/madrasah/guru terkait dengan
perekaman.
2) Mengisi berita acara pelaksanaan UKin untuk
penanggung jawab sekolah/ madrasah
Catatan: Penanggung jawab sekolah/ madrasah
diutamakan kepala sekolah atau wakilnya,
Penguji UKin
1) Memastikan bahan yang diunggah peserta dapat
diakses;
2) Memastikan bahwa portofolio merupakah karya
asli peserta;
3) Memastikan bahwa peserta adalah orang yang
sama dengan yang ada dalam video (UKin
praktik pembelajaran);
4) Memberikan penilaian atas kinerja setiap peserta
UKin: Portofolio, RPP, dan PP;
5) Memberi sanksi kepada peserta yang
dicurigai/terbukti melanggar setelah
berkoordinasi dengan koordinator UKin dan
penyelia.
6) Memasukkan nilai secara daring sesuai dengan
jadwal yang telah ditentukan.
46 | Panduan Teknis I: Persiapan dan Pelaksanaan UKMPPG
7) Mengisi berita acara pelaksanaan Ukin untuk
penguji.
D. Prosedur Pembatalan
1. Peserta dapat membatalkan keikutsertaannya dalam
UKMPPG dengan ketentuan berikut.
2. Pembatalan sebagai peserta UP dan/atau UKin (per
individu) dilakukan dengan melaporkan pada LPTK.
3. Peserta membuat usulan tertulis yang ditujukan kepada
Penanggung Jawab UKMPPG LPTK asal, dan LPTK
asal meneruskan usulan pembatalan ke PNUKMPPG
pada hari tersebut.
Panduan Teknis I: Persiapan dan Pelaksanaan UKMPPG | 47
BAB IV PELAKSANAAN UKMPPG
A. Pelaksanaan Uji Pengetahuan (UP)
1. Maklumat dan Publikasi
Pemberitahuan pelaksanaan dan persyaratan UP
disampaikan secara daring melalui laman
http://ukmppg.kemdikbud.go.id
2. Jadwal UP
Tahun 2021, UKMPPG dijadwalkan empat kali dan/atau
disesuaikan dengan situasi dan kondisi. Jadwal secara
lebih lengkap dapat dilihat di:
http://ukmppg.kemdikbud.go.id
3. Briefing Bagi Mahasiswa dan Panitia Lokal di LPTK
Paling lambat sehari sebelum proses ujian dilaksanakan,
pihak-pihak yang berlibat dalam kegiatan ujian,
diundang mengikuti briefing untuk memperoleh
berbagai informasi, baik yang bersifat umum maupun
teknis, terkait penyelenggaraan UP atau UKin sesuai
dengan bidang tugas masing-masing. Briefing UKin
(sekaligus UP) diikuti oleh mahasiswa secara daring.
Selama masa pandemi, briefing UKin dilakukan secara
daring dengan tautan/link yang disediakan oleh LPTK.
Adapun briefing UP untuk panlok dilaksanakan secara
luring (briefing UP untuk mahasiswa dilakukan secara
daring bersamaan dengan briefing UKin).
Untuk pelaksanaan UP secara daring dan/atau di tempat
yang ditentukan oleh GTK, briefing dilaksanakan
dengan aturan yang sama.
48 | Panduan Teknis I: Persiapan dan Pelaksanaan UKMPPG
a. Petugas Administrasi dan TI
Informasi yang disampaikan ketika briefing untuk
petugas administrasi dan TI adalah sebagai berikut:
1) SOP layanan administrasi selama kegiatan ujian,
baik bagi admin TI maupun petugas administrasi
yang melayani kesekretariatan;
2) hak dan kewajiban panitia, termasuk sanksi atas
kesalahan atau penyimpangan yang terjadi;
3) pembagian tugas bagi setiap individu maupun
kelompok petugas;
4) penjelasan alur kerja;
5) pengecekan kelengkapan dokumen ujian: Daftar
Hadir, Kartu identitas (Panitia, Pengawas,
Peserta); dan
6) pembagian kartu identitas kepanitiaan kepada
semua anggota panitia sesuai dengan fungsinya.
b. Pengawas dan Penanggung Jawab Ruang (untuk
UP)
Informasi yang disampaikan ketika briefing untuk
penanggung jawab ruang dan para pengawas
mencakup hal-hal berikut.
1) SOP terkait rincian tugas dan fungsi penanggung
jawab ruang serta pengawas;
2) Hak dan kewajiban penanggung jawab ruang dan
pengawas, termasuk sanksi atas kesalahan,
penyimpangan yang terjadi, serta ketika
ditemukan adanya kecurangan peserta yang luput
dari perhatian penanggung jawab ruang dan
pengawas;
Panduan Teknis I: Persiapan dan Pelaksanaan UKMPPG | 49
3) Penegasan tentang persyaratan penanggung jawab
ruang dan pengawas;
4) Penjelasan alur kerja penanggung jawab ruang dan
pengawas;
5) Pembagian tugas penanggung jawab ruang dan
pengawas;
6) Menerima kartu identitas sebagai penanggung
jawab ruang dan/atau pengawas.
7) Memastikan bahwa pelaksanaan UP memenuhi
protokol kesehatan.
8) Memastikan peserta UP memakai masker dan
membawa hand sanitizer (opsional) di dalam
wadah yang tembus pandang.
4. Pengecekan Kesiapan Peralatan
Pengecekan akhir peralatan dilakukan pada H-1,
mencakup aspek-aspek sebagai berikut:
a. pengecekan kesiapan sarana dan prasarana serta
koneksi jaringan ke seluruh komputer yang akan
digunakan;
b. kesiapan hardware dan sarana/prasarana pendukung
bagi beroperasinya sistem secara optimal, seperti
kecukupan daya listrik, ketersediaan genset, UPS,
ruangan, dan jumlah komputer (PC) yang benar-benar
siap untuk digunakan, termasuk ketersediaan
komputer cadangan; dan
c. pengecekan kesiapan jaringan untuk kelancaran akses
ujian secara daring.
d. Pengecekan kesiapan menjalankan protokol
kesehatan
50 | Panduan Teknis I: Persiapan dan Pelaksanaan UKMPPG