BAHAN AJAR
KELAS 6 SEMESTER 1
TEMA 1 SELAMATKAN MAKHLUK HIDUP
SUBTEMA 1 TUMBUHAN SAHABATKU
Disusun Oleh :
NAMA : ASEP AWALUDIN, S.Pd.SD
INSTANSI : SD NEGERI PAMEDARAN 01
TAHUN PELAJARAN : 2022 / 2023
BAHAN AJAR
TEMA 1 SELAMATKAN MAKHLUK HIDUP
SUBTEMA 1 TUMBUHAN SAHABATKU
PEMBELAJARAN 1
MUATAN PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA, IPA DAN IPS
BAHAN AJAR
Satuan Pendidikan : SD NEGERI PAMEDARAN 01
Kelas / Semester : VI (Enam) / 1
Tema 1 : Selamatkan Makhluk Hidup
Sub Tema 1 : Tumbuhan Sahabatku
Pembelajaran :1
Fokus Pembelajaran : Bahasa Indonesia, IPA, IPS
Alokasi Waktu : 2 x 35 menit
Tahun Pelajaran : 2022 / 2023
I. TUJUAN UMUM
A. Kompetensi Dasar
Bahasa Indonesia
3.1 Menyimpulkan informasi berdasarkan teks laporan
hasil pengamatan yang didengar dan dibaca.
4.1 Menyajikan simpulan secara lisan dan tulis dari teks
laporan hasil pengamatan atau wawancara yang
diperkuat oleh bukti.
Ilmu Penegtahuan Alam
3.1 Membandingkan cara perkembangbiakan tumbuhan
dan hewan.
4.1 Menyajikan karya tentang perkembangangbiakan
tumbuhan.
Ilmu Pengetahuan Sosial
3.1 Mengidentifikasi karakteristik geografis dan kehidupan
sosial budaya, ekonomi, politik di wilayah ASEAN.
4.1 Menyajikan hasil identifikasi karakteristik geografis dan
kehidupan sosial budaya, ekonomi, dan politik di
wilayah ASEAN.
B. Indikator
Bahasa Indonesia
3.1.1 menemukan ide pokok dan informasi penting serta
menyajikannya dalam bentuk diagram.
4.1.1 mengembangkannya dengan menggunakan
bahasanya sendiri secara rinci menjadi sebuah tulisan.
Ilmu Penegtahuan Alam
3.1.1 mengidentifikasi perkembangbiakan generatif melalui
gambar yang dibuatnya dan manfaatnya dengan
benar.
4.1.1 melaporkan perkembangbiakan generatif melalui tabel
dan manfaatnya dengan benar.
Ilmu Pengetahuan Sosial
3.1.1 menyebutkan kehidupan sosial budaya dari dua
negara ASEAN terkait kondisi geografisnya dengan
benar.
4.1.1 menulis laporan tentang perbedaan sosial budaya dari
dua negara terkait kondisi geografisnya dengan benar
melalui diagram Venn.
II. TUJUAN PEMBELAJARAN
1. Setelah membaca teks tentang perkembangbiakan jagung,
siswa mampu menemukan ide pokok dan informasi penting
serta menyajikannya dalam bentuk diagram.
2. Setelah menemukan ide pokok dari bacaan, siswa mampu
mengembangkannya dengan menggunakan bahasanya
sendiri secara rinci menjadi sebuah tulisan.
3. Setelah mengamati bunga, siswa mampu mengidentifikasi
perkembangbiakan generatif melalui gambar yang
dibuatnya dan manfaatnya dengan benar.
4. Setelah berdiskusi, siswa mampu melaporkan
perkembangbiakan generatif melalui tabel dan manfaatnya
dengan benar.
5. Setelah membaca teks tentang ASEAN dan kehidupan
sosial budayanya, siswa mampu menyebutkan kehidupan
sosial budaya dari dua negara ASEAN terkait kondisi
geografisnya dengan benar.
6. Setelah berdiskusi, siswa mampu menulis laporan tentang
perbedaan sosial budaya dari dua negara terkait kondisi
geografisnya dengan benar melalui diagram Venn.
III. PENDAHULUAN
Sebelum memulai jauh mari kita ingat tentang “ide pokok.” Ide
pokok adalah ide atau gagasan yang dapat menjadi pokok
pengembangan paragraf. Ide pokok biasanya terdapat pada
kalimat utama. Ide pokok juga memiliki nama lain yaitu gagasan
utama atau gagasan pokok.
Sementara itu kalimat utama adalah kalimat yang mengandung
inti bahasan dalam sebuah paragraf. Kalimat utama digunakan
untuk membangun atau merangkai seluruh isi paragraf. Kalimat
utama juga ditopang oleh kalimat penjelas. Fungsi kalimat
penjelas adalah menjelaskan kalimat utama dalam tiap
paragraf.
Coba perhatikan contoh singkat untuk membedakan kalimat
utama, ide pokok atau gagasan pokok.
Bayu pergi ke Pasar Minggu di hari Sabtu. Bayu membeli buah-
buahan dan sayur-sayuran yang telah ia rencanakan. Di sana
Bayu bertemu dengan dengan Pak Budi yang merupakan
tetangganya. Setelah membeli semua yang ia catat, Bayu
langsung bergegas pulang.
Coba kalian lihat dengan seksama. Kalimat utama pada
paragraf tersebut adalah “Bayu pergi ke Pasar Minggu di hari
Sabtu.” Mengapa demikian, karena kalimat selanjutnya
menjelaskan aktivitas Bayu di pasar, dari mulai apa yang ia beli
sampai dengan siapa ia bertemu.
Nah, selain itu kalimat utama seringkali berada di awal
paragraf. Jadi jika kalian ingin mencari kalimat utama yang
paling pertama musti kalian lalukan adalah cermati kalimat
pertama pada paragraf pertama, lalu perhatiakan kalimat ke
dua, apakah kalimat kedua merupakan penjelasan dari kalimat
pertama. Jika iya, maka dapat dipastikan kalimat pertama
tersebut adalah kalimat utama pada paragraf.
IV. MATERI PEMBELAJARAN
Menemukan informasi dan ide pokok dari teks laporan dan mengisi peta
pikiran yang sediakan. Mengembangkan informasi dan ide pokok dalam
bentuk tulisan.
Mengamati tanaman dengan perkembangbiakan generatif dan manfaatnya.
Menemukan persamaan dan perbedaan karakteristik dua negara ASEAN
terkait kondisi sosial budaya
Uraian Materi
Ayo Membaca
Edo senang sekali. Ia menikmati tinggal di lingkungan yang berbeda.
Edo juga senang memperoleh pengetahuan baru tentang tanaman
jagungyang merupakan salah satu makanan kesukaannya.
Bacalah dengan saksama.
Tulislah ide pokok dan informasi penting dari teks berjudul ‘Bagaimana
Jagung Berkembang Biak?’ dengan mengisi diagram berikut.
Diskusikan diagrammu dengan teman kelompokmu. Kembangkan ide
pokok dan informasi pada diagram menjadi sebuah tulisan. Serahkan
tulisanmu kepada gurumu.
……………………………………………………………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………………………………………………………
…
MATERI
Perkembangbiakan generatif (secara kawin) terjadi melalui
proses penyerbukan dan pembuahan.
Perkembangbiakan generatif pada tumbuhan diawali dengan
penyerbukan, yaitu melekatnya atau jatuhnya serbuk sari ke
kepala putik.
Setelah terjadi penyerbukan, pada serbuk sari tumbuh buluh
serbuk
sari yang menuju ke ruang bakal biji. Kemudian serbuk sari
akan masuk ke ruang bakal biji melalui buluh serbuk sari.
Di dalam ruang bakal biji terjadi pembuahan, yaitu peleburan serbuk sari
(sel kelamin jantan atau spermatozoid) dengan kepala putik (sel kelamin
betina atau sel telur).
Hasil dari pembuahan adalah zigot.
Zigot berkembang menjadi lembaga, lembaga berkembang menjadi
bakal biji, bakal biji berkembang menjadi biji dan bakal buah, kemudian
bakal buah berkembang menjadi daging buah.
Lembaga yang berada di dalam biji merupakan calon tumbuhan
baru.
Tumbuhan yang berkembang biak secara generatif antara lain:
padi, mangga, durian, dan jambu.
10 NEGARA
ANGGOTA
ASEAN
PPKN
ASEAN adalah sebuah organisasi internasional yang beranggotakan negara-
negara di kawasan Asia Tenggara. Negara-negara ini bersatu karena adanya
persamaan letak geografis dan kemiripan budaya. Kepentingan yang sama
dalam memajukan pertumbuhan ekonomi, sosial budaya, serta menjaga
keamanan kawasan menjadi dasar pertimbangan para tokoh-tokoh dunia
pendiri ASEAN.
Pada tahun 1967 ASEAN berdiri atas dasar Deklarasi Bangkok.
Saat itu, tokoh-tokoh dari lima negara yang terlibat dalam diskusi menjadi
pencetus dan pendiri organisasi ini.
Lima negara yang menjadi anggota pertama ASEAN di tahun 1967 adalah
Indonesia, Malaysia, Thailand, Singapura, dan Filipina.
Para utusan dari kelima negara tersebut, yang sekaligus merupakan tokoh-tokoh
pendiri ASEAN, adalah Adam Malik (Indonesia), Tun Abdul Razak (Malaysia),
Thanat Khoman (Thailand), S. Rajaratnam (Singapura), dan Narciso Ramos
(Filipina).
. 1. lima negara pendiri, yaitu Indonesia, Malaysia, Thailand, Singapura,
Filipina, yang bergabung pada tanggal 8 Agustus 1967
2. Brunei Darussalam, bergabung pada tanggal 7 Januari 1984
3. Vietnam, bergabung pada tanggal 28 Juli 1995
4. Laos dan Myanmar, bergabung pada tanggal 23 Juli 1997
5. Kamboja, bergabung pada tanggal 30 April 1999
A. Brunei Darussalam
Kampung Ayer adalah desa terapung di
Brunei Darussalam. Tahun 1400 Kampung
Ayer sempat menjadi pusat pemerintahan.
Saat ini banyak penduduknya yang memiliki
perahu pribadi dan disimpan di bawah
rumah apung mereka.Budaya Brunei
banyak dipengaruhi oleh ajaran Islam.
Mayoritas penduduknya adalah orang
Melayu. Kata “Brunei” berasal dari kata
“Nah Baru” yang diucapkan oleh Awang
Alak Betatar, penemu negara ini. Kata
“Darussalam” berarti “Tempat yang Damai”
atau “Rumah Keamanan “
B. Malaysia
Patung Dewa Murungga di Malaysia
merupakan patung berukuran 42.7 meter.
Patung ini terletak di Batu Caves, gua yang
merupakan salah satu kuil Hindu di luar India
yang paling populer, yang didedikasikan untuk
Dewa Murungga. Malaysia memiliki kota yang
bernama George Town, yaitu kota yang
terdaftar dalam UNESCO World Heritage. Kota
ini terletak di Pulau Penang. George Town
adalah kota yang memiliki ragam
C. Filipina
Budaya Filipina merupakan hasil
perpaduan antara budaya barat dan
timur.
Kehidupan budayanya dipengaruhi oleh
budaya Melayu, Cina, dan Spanyol.
Bahasa Filipina adalah bahasa Nasional
dengan bahasa Inggris sebagai
bahasa pengantar untuk urusan
perdagangan atau pergaulan. Ada
delapan
dialek utama yang digunakan oleh
masyarakat Filipina, yaitu Tagalog,
Cebuano, Ilocano, Hiligaynon atau
Ilonggo, Bicol, Waray, Pampango, dan
Pangasinense.
D. Kamboja
Banyak candi di Kamboja terbuat dari
batu.
Dewa-dewa dari agama Hindu dan
Buddha terukir pada tembok.
Tari Apsara lahir pada 2.000 tahun
lalu. Relief tarian banyak ditemukan di
bangunanbangunan keagamaan di
Kamboja.
Orang Khmer mengenakan syal kota-
kotak yang disebut Krama. Pria dan
wanita Khmer mengenakan bandul
Buddha pada kalungnya. Tujuannya
adalah untuk menjaga dari roh jahat
dan membawa keberuntungan.
Makanan terkenal Kamboja adalah
chha yang berarti tumisan.
E. Myanmar
Myanmar disebut sebagai negara seribu
Pagoda. Hal ini disebabkan
karena sangat mudah menemukan kuil-kuil
suci Buddha. Mayoritas penduduk Myanmar
adalah keturunan Tibet. Bahasa yang
digunakan adalah bahasa Birma.
Pakaian tradisional Myanmar yang disebut
Longyi mirip sarung Indonesia, namun kain ini
membelit bagian tubuh mereka mulai dari
perut hingga betis.
Longyi yang berbahan kain katun bukan saja
dikenakan pria dewasa, namun juga
anakanak dan wanita.
F. Vietnam
Permainan ‘Menangkap Jangkrik
dengan Mata Ter tutup’ adalah
permainan tradisional anak Vietnam.
Anak yang berada di tengah lingkaran
matanya ditutup kain. Menangkap salah
satu teman dan menebak namanya.
Vietnam terkenal dengan baju khasnya
yang disebut Ao Dai. Topi caping pun
banyak ditemui di sana. Orang Vietnam
gemar duduk di dingklik, yaitu kursi
yang sangat pendek.
G. Laos
Nama Laos berhubungan dengan
penemunya, yaitu Ai Lao. Orang Laos
terkenal kesabaran dan
kesederhanaannya. Hal ini terkait dengan
ajaran agama Buddha yang banyak dianut
masyarakatnya.
Upacara sakral pemberian sedekah, atau
dikenal dengan Sai Bat merupakan
upacara di Laos. Para biksu membawa
bakul kecil mengitari sebagian kecil kota
untuk menerima sedekah dari penduduk
setempat yang mayoritas beragama
Buddha.
H. Singapura
Singapura memiliki lambang negara, yaitu Merlion. Merlion adalah
patung berkepala singa dan berbadan ikan. Menurut mitos, Singapura
dahulunya adalah kampung ikan.
Kampung ini bernama Temasek yang
berasal dari bahasa Jawa yang artinya
lautan. Singapura berasal dari
kata Sansekerta yang berarti kota
Singa. Penduduk Singapura berasal
dari Cina, Melayu, India, dan Eropa.
‘Kaum Baba’ adalah sebutan bagi
keturunan Cina-Melayu. Singapura
memiliki empat bahasa resmi, yaitu
Melayu, Mandarin, Inggris, dan Tamil.
I. Thailand
Thailand adalah satu-satunya negara di
ASEAN yang tidak pernah dijajah
bangsa Eropa. Thailand dalam bahasa
Thai adalah Prathet Thai, yang artinya
“Tanah Kebebasan”. Sejak tahun 1800-
an, Thailand berubah nama, antara lain
Siam (dari bahasa Sansekerta yang
artinya gelap atau cokelat) dan
Thailand. Ramakien adalah cerita
nasional Thailand yang memengaruhi
kehidupan masyarakatnya. Di Thailand, Kepala adalahbagian tubuh
yang paling dihormati.
Kondisi Geografis Asia Tenggara
Letak geografis Asia Tenggara berada di antara tiga perairan, yaitu:
Samudra Hindia dan Teluk Benggala di bagian barat;
Laut Cina Selatan di utara; dan
Samudra Pasifik di timur.
Wilayah Asia Tenggara dibagi menjadi dua dataran yaitu:
1. Daratan Berbentuk Semenanjung
Wilayah yang berbentuk semenanjung adalah Myanmar, Thailand,
Laos, Kamboja, Vietnam, dan wilayah Malaysia bagian barat.
2. Daratan Berbentuk Gugusan Kepulauan
Wilayah yang berbentuk gugusan kepulauan adalah Filipina,
Indonesia wilayah Malaysia bagian timur, Singapura, dan Brunei
Kamu sudah belajar keunikan negara-negara ASEAN mulai dari kondisi
geografis, bunga, hingga kebudayaannya.
Pilihlah dua negara ASEAN. Carilah perbedaan dan persamaan
karakteristik dari kedua negara tersebut mulai dari tumbuhan yang
hidup, khususnya bunga yang menjadi ciri khas negara dan kondisi
sosial budaya mereka. Kamu bisa menyebutkan nama bunga, nama
sebutan (apabila ada), pemanfaat, dan tempat tumbuhnya.
Tulislah pemikiranmu tentang karakteristik negara pada diagram Venn
yang telah disiapkan.
Perhatikan caranya berikut ini.
1. Tentukan dua negara yang akan kamu cari informasinya lebih
dalam lagi.
2. Tulislah di kotak yang tersedia.
3. Tulis masing-masing karakteristiknya di lingkaran sesuai dengan
negaranya.
4. Di tengah lingkaran, kamu dapat menuliskan persamaan
karakteristik yangdimiliki oleh kedua negara.
Negara Negara
Tes Formatif
PETUNJUK UMUM
1. Tulis namamu di sudut kanan atas pada lembar jawab
2. Bacalah setiap soal dengan teliti.
3. Kerjakan dulu soal yang kamu anggap mudah.
4. Periksa kembali pekerjaanmu sebelum diserahkan pada pengawas.
A. Berilah tanda silang (x) pada salah satu huruf a,b,c atau d pada jawaban
yang benar !
Perhatikan bacaan di bawah ini !
Pisang merupakan tumbuhan yang banyak hidup di Indonesia. Hampir setiap
daerah di Indonesia bisa ditumbuhi pohon pisang. Pohon pisang mudah
sekali ditanam. Pohon pisang dapat tumbuh di daerah dataran tinggi maupun
rendah. Hingga banyak pekarangan-pekarangan di lahan penduduk atau di
sawah-sawahnya yang ditanami pohon pisang. Pohon pisang tidak sulit untuk
dibudidayakan, karena memang pohon pisang tidak terlalu membutuhkan
banyak pupuk.
Pohon pisang merupakan tumbuhan yang berkembangbiak biak dengan cara
vegetatif. Perkembangbiakannya dengan cara tunas. Tunas pohon pisang
akan muncul atau tumbuh di sekitar pohon induknya. Tunas-tunas inilah yang
akan menjadi tanaman baru dari pohon pisang tersebut. Tunas tersebut bisa
dibiarkan hidup di bawah induknya atau juga bisa dipindahkan ke lahan lain
jika sudah cukup besar. Pohon pisang merupakan tanaman yang sekali
berbuah, setelah berbuah maka biasanya pohon pisang akan mati.
1. Ide pokok dari paragraf pertama adalah ….
a. Pisang banyak dijadikan tanaman perkebunan
b. Pohon pisang banyak hidup di Indonesia
c. Pisang banyak ditanam di sawah
d. Pohon Pisang banyak dibudidayakan
2. Ide pokok dari paragraf yang kedua adalah ….
a. Pisang dapat hidup dengan tunas
b. Pohon pisang mudah sekali ditanam
c. Pisang berkembangbiak dengan vegetatif
d. Pisang berbuah sekali dalam hidupnya
3. Hal-hal berikut ini yang tidak sesuai dengan bacaan di atas adalah ….
a. Pohon pisang banyak ditanam di Indonesia
b. Tunas-tunas pohon pisang tumbuh di sekitar pohon induknya
c. Pohon pisang berkembangbiak dengan cara generatif
d. Pohon pisang mudah dibudidayakan
4. Perkembangbiakan tumbuhan secara generatif terjadi melalui.....
a. Tunas
b. Biji
c. Cangkang
d. Okulasi
5. Apakah apa yang dimaksud dengan perkembangbiakan generatif?
a. perkembangbiakan yang tidak melalui perkawinan
b. perkembangbiakan tanpa melalui biji yang tersimpan dalam buah
c. perkembangbiakan secara kawin yang melibatkan jantan dan betina
d. perkembangbiakan yang disertai dengan pembuahan
6. Pak Azwar adalah petani jagung, Ia memulia pembiakan tanamannya
dengan menanam biji jagung. Setelah 3 sampai 4 hari bakal tanaman
akan muncul dipermukaan tanah. Tanaman jagung akan terus tumbuh
besar. Jagung melakukan perkembang biakan dengan cara...
a. vegetatif alami
b. vegetatif buatan
c. generatif
d. tak kawin
7. Tahun 1400 Kampung Ayer sempat menjadi pusat pemerintahan. Saat ini
banyak penduduknya yang memiliki perahu pribadi dan disimpan di bawah
rumah apung mereka , kampung Ayer terdapat di Negara …..
a. Brunai darusalam
b. Singapura
c. Malaysia
d. Thailand
8. Nagara yang di juluki negra seribu pagoda adalah Negara …. ….
a. Filipina
b. Kamboja
c. Vietnam
d. Miyanmar
9. Negara yang memiliki lambang negara, yaitu Merlion. Adalah ….
a. Malysia
b. Thailand
c. Singapura
d. Brunai Darusalam
10. Negara dikawasan Asia Tenggara yang tidak pernah dijajah, yaitu…
a. Thailand
b. Indonesia
c. Singapura
d. Filiphina
KUNCI JAWABAN
PILIHAN GANDA
1. b. Pohon pisang banyak hidup di Indonesia
2. b. Pohon pisang mudah sekali ditanam
3. c. Pohon pisang berkembangbiak dengan cara generatif
4. b. biji
5. c. perkembangbiakan secara kawin yang melibatkan jantan dan betina
6. c. generatif
7. a. Brunai darusalam
8. d. Miyanmar
9. c. Singapura
10. a Thailand
Tindak Lanjut
Perhatikan lingkungan rumahmu. Adakah tanaman yang berkembang biak
secara generatif?
Diskusikan dengan orang tuamu dan sampaikan hasilnya kepada guru dan
temanmu.
DAFTAR PUSTAKA
Anggari, S A 2018, Selamatkan Makhluk Hidup Buku Tematik terpadu kurikulum
2013 Edisi revisi 2018 buku Guru SD/MI Tema 1 Kelas 6, Jakarta :
Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. ( hal 5- 12 )
Anggari, S A 2018, Selamatkan Makhluk Hidup Buku Tematik terpadu kurikulum
2013 Edisi revisi 2018 buku Siswa SD/MI Tema 1 Kelas 6, Jakarta :
Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. ( hal 1- 14 )
BAHAN AJAR
TEMA 1 SELAMATKAN MAKHLUK HIDUP
SUBTEMA 1 TUMBUHAN SAHABATKU
PEMBELAJARAN 2
MUATAN PEMBELAJARAN BAHASA PPKN DAN SBDP
BAHAN AJAR
Satuan Pendidikan : SD NEGERI PAMEDARAN 01
Kelas / Semester : VI (Enam) / 1
Tema 1 : Selamatkan Makhluk Hidup
Sub Tema 1 : Tumbuhan Sahabatku
Pembelajaran :2
Fokus Pembelajaran : PPKn dan SBdP
Alokasi Waktu : 2 x 35 menit
Tahun Pelajaran : 2022 / 2023
I. TUJUAN UMUM
A. Kompetensi Dasar
PPKN
1.1 Bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas nilai-nilai
Pancasila secara utuh sebagai satu kesatuan dalam
kehidupan sehari-hari.
2.1 Bersikap penuh tanggung jawab sesuai nilai-nilai Pancasila
dalam kehidupan sehari-hari.
3.1 Menganalisis penerapan nilai-nilai Pancasila dalam
kehdupan sehari-hari
4.1 Menyajikan hasil analisis pelaksanaan nilai-nilai Pancasila
dalam kehidupan sehari-hari.
SBDP
3.4 Memahami patung.
4.4 Membuat patung.
B. Indikator
1.1 Menunjukkan rasa bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa
atas nilai-nilai Pancasila sebagai satu kesatuan dalam
kehidupan sehari-hari.
2.1 Menunjukkan sikap penuh tanggung jawab sesuai nilai-nilai
Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
3.1.1 Menemukan tiga contoh pelaksanaan sila kesatu dan kedua
dari sila Pancasila dalam kehidupan sehari-hari dengan
benar.
4.1.1 Menerapkan dua kegiatan yang sesuai dengan sila kesatu
dan kedua dari sila Pancasila dalam kehidupan seharihari
dengan benar.
II. TUJUAN PEMBELAJARAN
1. Setelah mendiskusikan cerita, siswa mampu menemukan tiga
contoh pelaksanaan sila kesatu dan kedua dari sila Pancasila
dalam kehidupan sehari-hari dengan benar.
2. Setelah berdiskusi, siswa mampu menerapkan dua kegiatan
yang sesuai dengan sila kesatu dan kedua dari sila Pancasila
dalam kehidupan seharihari dengan benar.
3. Setelah mengamati berbagai contoh patung Nusantara, siswa
mampu menyebutkan berbagai patung dan cara
pembuatannya serta keterampilan yang dibutuhkan.
4. Dengan menggunakan bahan tanah liat, lilin malam, atau
adonan plastisin, siswa mampu membuat model patung.
III. PENDAHULUAN
Deskripsi singkat
Halo sobat Cerdik setelah kemarin kita belajar tentang ide
pokok, perkembang biakan generative pada tumbuhan dan
negara-negara ASEAN. Pada hari ini kita akan belajar tentang
nilai-nilai Pancasila.
Pada sobat Cerdik pada tema 1 subtema 1 pembelajaran 2 ini
kita akan mengenal lebih jauh nilai-nilai yang terkadung pada
Pancasila. Tentu kalian sudah tau bukan apa arti dari
Pancasila. Pancasila berasal dari dua kata bahasa sansekerta
Panca artinya lima, dan Sila artinya dasar. Jadi Pancasila
adalah lima dasar.
IV. MATERI PEMBELAJARAN
Mengidentifikasi sikap yang mencerminkan sila
ke-1 dan ke-2 serta menyebutkan langkah
perbaikan atas sikap yang belum mencerminkan
sikap dari kedua sila.
Mendiskusikan patung nusantara, membuat
adonan mainan, dan mencobanya untuk
membuat bentuk patung.
Perhatikan lingkungan rumahmu. Adakah tanaman yang
berkembang biak secara generatif?
Diskusikan dengan orang tuamu dan sampaikan hasilnya
kepada guru dan temanmu.
Di Asia Tenggara banyak tumbuhan yang dimanfaatkan
untuk bahan makanan. Namun, di antaranya banyak juga
yang
dimanfaatkan sebagai obat. Asia Tenggara sebagai
wilayah tropis memungkinkan banyak tumbuhan hidup.
oleh karena itu masyarakatnya banyak bercocok tanam
untuk memanfaatkan kesuburan tanahnya.
Bawang merah sering dijumpai di dapur masyarakat
Indonesia. Selain dipakai untuk bumbu, bawang merah
juga
bermanfaat untuk mengobati beberapa penyakit. Orang
Jawa mengenalnya dengan sebutan brambang. Bawang
merah hidup di daerah Asia Tenggara. Masyarakat
Indonesia, Malaysia, Thailand, dan Filipina adalah
pengguna bawang merah terbesar.
Nilai-nilai yang terkandung dalam sila “Ketuhanan yang Maha
Esa” sebagai
berikut.
1. Takwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa
2. Toleransi dan penghormatan kepada agama atau
kepercayaan lain
3. Kerukunan antarumat beragama.
Nilai-nilai yang terkandung dalam sila “Kemanusian yang Adil
dan Beradab”
sebagai berikut.
1. Persamaan derajat
2. Menghargai hak asasi manusia
3. Solidaritas antar sesama manusia
4. Perdamaian.
Berikan 3 contoh perilaku atau sikap lain dalam
kehidupan sehari-hari yang
sesuai dengan nilai-nilai sila kesatu Pancasila.
Pilihlah dua dari contoh tersebut yang akan kamu
terapkan.
Jelaskan bagaimana kamu akan menerapkannya.
JAWABAN
………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………
Patung Manfaat tanaman bukan hanya pada buah dan bunga.
Bagian tanaman lainnya yang dapat dimanfaatkan oleh
penduduk Indonesia dan Asia Tenggara adalah kayu.
Banyak produk seni yang terbuat dari kayu, salah satunya
adalah patung.
Kamu bisa membuat patung seperti mereka. Namun kali ini
kamu akan belajar membuat patung dari bahan lain, yaitu
tanah liat atau lilin malam.
Patung adalah benda tiga dimensi karya manusia yang diakui secara
khusus sebagai suatu karya seni. Orang yang menciptakan patung
disebut pematung. Tujuan penciptaan patung adalah untuk
menghasilkan karya seni yang dapat bertahan selama mungkin.
Karenanya, patung biasanya dibuat dengan menggunakan bahan yang
tahan lama dan sering kali mahal, terutama dari perunggu dan batu
seperti marmer, kapur, dan granit. Kadang, walaupun sangat jarang,
digunakan pula bahan berharga seperti emas, perak, jade, dan gading.
Bahan yang lebih umum dan tidak terlalu mahal digunakan untuk tujuan
yang lebih luar, termasuk kayu, keramik, dan logam.
Proses Pembuatan Patung Nusantara dari Tanah Liat
Pembuatan patung tanah liat dapat dilakukan dengan teknik cetak tekan
maupun ukir. Untuk teknik cetak tekan dan ukir, sebaiknya
menggunakan tanah liat plastis. Jangan menggunakan tanah yang
terlalu lembek karena akan menyulitkan untuk memperoleh bentuk yang
tepat, rapi, dan jelas.
Tanah liat yang terlalu lembek akan lengket pada cetakan gips sehingga
sulit diangkat dari cetakan dan sulit untuk diukir.
Fungsi
Patung Religi
Tujuan pembuatan patung ini adalah untuk sarana beribadah dan bermakna
religius bagi sebagian umat beragama.
Patung Monumen
Tujuan pembuatan patung ini adalah untuk memperingati atau mengenang
peristiwa dan kejadian yang bersejarah atau jasa seorang pahlawan di masa
lampau.
Patung Arsitektur
Tujuan pembuatan patung ini adalah menunjang dalam konstruksi bangunan
dan bernilai estetika atau keindahan.
Patung Dekorasi
Tujuan pembuatan patung ini adalah digunakan untuk menghias bangunan atau
lingkungan taman, baik taman rumah maupun taman bermain.
Patung Seni
Tujuan pembuatan patung ini adalah sebagai karya seni murni untuk estetika
yang hanya dinikmati keindahan bentuknya.
Patung Kerajinan
Tujuan pembuatan patung ini adalah untuk dijual karena dibuat oleh para
pengrajin.
Ada pula jenis-jenis patung. berikut ini contohnya.
Jenis Seni Patung
1. Patung Dada
Penampilan karya patung yang menampilkan patung sebatas dari dada ke atas.
2. Patung Torso
Penampilan karya patung yang hanya menampilkan bagian badan, dari dada, pinggang dan panggul.
3. Patung Lengkap
Penampilan karya patung yang menampilkan bagian badan dari bagian atas sampai bagian bawah
(seluruh objek).
Bahan Seni Patung
Bahan lunak. Material yang digunakan empuk dan mudah dibentuk. Misalnya tanah liat,
plastisin dan sabun.
Bahan sedang. Material yang tidak lunak dan tidak keras. Misalnya kayu waru, kayu sengon,
kayu randu dan kayu mahoni.
Bahan keras. Material dapat berupa kayu atau batu - batuan. Contohnya kayu jati, kayu ulin,
batu granit, batu andesit dan batu marmer.
Diskusikan pertanyaan berikut dalam kelompok.
1. Bagaimana pendapatmu ketika melihat patung tersebut? Jelaskan!
2. Apa saja keterampilan yang diperlukan untuk membuat patung
tersebut?
3. Menurutmu, bagaimana cara membuat patung tersebut?
Tes Formatif
PETUNJUK UMUM
1. Tulis namamu di sudut kanan atas pada lembar jawab
2. Bacalah setiap soal dengan teliti.
3. Kerjakan dulu soal yang kamu anggap mudah.
4. Periksa kembali pekerjaanmu sebelum diserahkan pada pengawas.
A. Berilah tanda silang (x) pada salah satu huruf a,b,c atau d pada jawaban
yang benar !
1. Teloransi kepada kepercayaan dan agama orang lain adalah pengamalan
sila ke….
a. 1
b. 2
c. 3
d. 4
Perhatikan Gambar diawah ini
2. Terdapat pada sila keberpa prilaku diatas?
a. 3
b. 2
c. 4
d. 1
3. Menghormati teman yang berbeda agama untuk melaksanakan ibadahnya
merupakan pengamalan sila Pancasila ke - …
a. 1
b. 2
c. 3
d. 4
4. Jenis patung yang cara pémbuatannya dibentuk secara utuh dan
peletakannya memiliki posisi yang beragam seperti duduk, jongkok, tidur,
backfip disebut …
a. patung free standing
b. relief
c. arca
d. patung zonde
5. Teknik dalam membuat patung dengan cara memanaskan bahan dasar
patung, yaitu logam hingga mencair kemudian dituangkan dalam cetakan
patung yang telah dibentuk rupa patungnya disebut teknik …
a. butsir
b. merakit
c. modeling
d. cetak atau cor
B. Kerjakan soal-soal berikut ini !
1. Sebutkan nilai-nilai yang terkandung dalam sila “Ketuhanan yang Maha Esa”!
2. Sebutkan nilai-nilai yang terkandung dalam sila “Kemanusian yang Adil dan
Beradab” !
3. Merupakan pengamalan Pancasila sila ke …..
4. Berikan 3 contoh perilaku atau sikap lain dalam kehidupan sehari-hari yang
sesuai dengan nilai-nilai sila kedua Pancasila !
5. Berilah 3 contoh fungsi dari pembuatan patung !
KUNCI JAWABAN
A. Pilgan
1. a. 1
2. b. 2
3. a. 1
4. c Arca
5. d. cetak atau cor
B. Uraian
1. Nilai terkandung sila Ketuhanan Yang Maha Esa yaitu :
Takwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Toleransi dan penghormatan kepada agama atau kepercayaan lain
Kerukunan antarumat beragama.
2. Nilai terkandung sila Kemanusian yang Adil dan Beradab yaitu :
Persamaan derajat
Menghargai hak asasi manusia
Solidaritas antar sesama manusia
Perdamaian
3. Pengamalan sila pertama Ketuhanan Yang Maha Esa
4. Perilaku sehari-hari sesuai nilai Pancasila sila kedua yaitu :
a. Membantu teman yang sedang mengalami musibah
b. Berlaku sopan kepada orang lain.
c. Mencintai, menghormati dan menaati nasihat orang tua
5. . 3 contoh fungsi dari pembuatan patung
Monumen
Religi
Arsitektur
Tindak Lanjut
Manfaat tanaman bukan hanya pada buah dan bunga. Bagian tanaman
lainnya yang dapat dimanfaatkan oleh penduduk Indonesia dan Asia
Tenggara adalah kayu. Banyak produk seni yang terbuat dari kayu,
salah satunya adalah patung.
Buatlah satu buah patung yang kamu sukai dari alat dan bahan yang
sederhana.
DAFTAR PUSTAKA
Anggari, S A 2018, Selamatkan Makhluk Hidup Buku Tematik terpadu kurikulum
2013 Edisi revisi 2018 buku Guru SD/MI Tema 1 Kelas 6, Jakarta :
Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. ( hal 17- 26 )
Anggari, S A 2018, Selamatkan Makhluk Hidup Buku Tematik terpadu kurikulum
2013 Edisi revisi 2018 buku Siswa SD/MI Tema 1 Kelas 6, Jakarta :
Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. ( hal 17- 30 )
BAHAN AJAR
TEMA 1 SELAMATKAN MAKHLUK HIDUP
SUBTEMA 1 TUMBUHAN SAHABATKU
PEMBELAJARAN 3
MUATAN PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA, IPA
BAHAN AJAR
Satuan Pendidikan : SD NEGERI PAMEDARAN 01
Kelas / Semester : VI (Enam) / 1
Tema 1 : Selamatkan Makhluk Hidup
Sub Tema 1 : Tumbuhan Sahabatku
Pembelajaran :3
Fokus Pembelajaran : Bahasa Indonesia & IPA
Alokasi Waktu : 2 x 35 menit
Tahun Pelajaran : 2022 / 2023
I. TUJUAN UMUM
A. Kompetensi Dasar
Bahasa Indonesia
3.1 Menyimpulkan informasi berdasarkan teks laporan hasil
pengamatan yang didengar dan dibaca.
4.1 Menyajikan simpulan secara lisan dan tulis dari teks laporan
hasil pengamatan atau wawancara yang diperkuat oleh
bukti.
IPA
3.1 Membandingkan cara perkembangbiakan tumbuhan dan
hewan.
4.1 Menyajikan karya tentang perkembangangbiakan
tumbuhan.
B. Indikator
Bahasa Indonesia
3.1.1menemukan ide pokok dengan bantuan diagram.
4.1.1mengembangkannya dengan menggunakan bahasanya
sendiri secara rinci.
IPA
3.1.1mengidentifikasi cara perkembangbiakan vegetatif pada
tumbuhan dan manfaatnya dengan benar.
4.1.1menyampaikan cara perkembangbiakan vegetatif pada
tumbuhan dan manfaatnya melalui tabel dengan benar.
II. TUJUAN PEMBELAJARAN
1. Setelah mengamati dan mencari informasi, siswa mampu
mengidentifikasi cara perkembangbiakan vegetatif pada
tumbuhan dan manfaatnya dengan benar.
2. Setelah berdiskusi, siswa mampu menyampaikan cara
perkembangbiakan vegetatif pada tumbuhan dan manfaatnya
melalui tabel dengan benar.
3. Setelah membaca teks tentang “Tumbuhan Sumber
Kehidupan”, siswa mampu menemukan ide pokok dengan
bantuan diagram.
4. Setelah menemukan ide pokok dari bacaan, siswa mampu
mengembangkannya dengan menggunakan bahasanya
sendiri secara rinci.
III. MATERI PEMBELAJARAN
Mempraktikkan teknik berlari melalui permainan “Ambil
Benderanya!’
Mengamati tanaman di sekitar terkait perkembangbiakan
vegetatif dan manfaatnya
Menemukan ide pokok, informasi, mencatatnya pada peta
pikiran, dan mengembangkannya melalui tulisan.
Pengertian Ide Pokok
Ide pokok adalah ide/gagasan yang menjadi pokok
pengembangan paragraf. Ide pokok ini terdapat dalam kalimat
utama. Nama lain ide pokok adalah gagasan utama, gagasan
pokok. Dalam satu paragraf hanya ada satu ide pokok.
Kalimat utama adalah kalimat yang di dalamnya terdapat ide
pokok paragraf. Kalimat utama ini dijelaskan oleh kalimat-kalimat
lain dalam paragraf tersebut, yang disebut dengan kalimat
penjelas. Nama lain untuk kalimat utama adalah kalimat topik.
Kalimat penjelas yaitu kalimat yang menjelaskan kalimat utama.
Cara Menemukan Ide Pokok Suatu Paragraf
Adapun untuk cara menemukan Ide Pokok suatu paragraf yaitu:
Membaca dari keseluruhan teks bacaan.
Memahami isi bacaan teks bacaan tersebut.
Menemukan Ide pokok bacaan.
Biasanya ide pokok dinyatakan secara eksplisit dalam kalimat utama
atau kalimat topik. Paragraf yang ide pokoknya terdapat di awal paragraf
disebut paragraf deduktif, sedangkan paragraf yang ide pokoknya
terdapat di akhir paragraf disebut induktif.
Perkembangbiakan secara vegetatif adalah cara berkembang biak
suatu mahluk hidup yang terjadi tanpa melalui perkawinan.
Makhluk hidup baru tumbuhan berasal dari induknya.
Perkembangbiakan vegetatif pada tumbuhan
• Definisi: perkembangbiakan tanpa melalui perkawinan.
• Terdapat dua jenis, yaitu perkembanbiakan vegetatif alami dan
buatan.
• Perkembangbiakan vegetatif alami:
Spora vegetatif
Umbi (akar, lapis, dan batang)
Tunas
• Perkembangbiakan vegetatif buatan:
Stek
Mencangkok
Menyambung
Menempel (Okulasi)
Merunduk
Nanas berkembang biak dengan cara
vegetatif.
Pembibitan tunas dapat dilakukan untuk
mengembangbiakkannya.
Bawang merah memiliki bentuk berlapis yang
di tengahnya akan tumbuh tunas.
Umbi lapis terdiri atas daun yang tumbuh
melapisi batang dan membengkak di dalam
tanah.
Pohon pisang berkembang biak dengan
cara membentuk anak pisangan pohon
yang disebut tunas.
Sekarang, amati gambar dibawah ini
Bagaimana cara tanaman tersebut berkembang
biak? Carilah informasi dari berbagai sumber.
Tuliskan hasilnya di LKPD !
AYO MEMBACA AYO MEMBACA
Tumbuhan Sumber Kehidupan
Indonesia adalah negara kepulauan yang terletak
di garis Khatulistiwa Indonesia memiliki dataran
tinggi, dataran rendah, dan perairan.
Dataran rendah adalah daratan yang memiliki ketinggian
0-200 m di atas permukaan laut. Hampir semua ibu kota
provinsi di Indonesia terletak di dataran rendah.
Tumbuhan di dataran rendah adalah padi, palawija, dan
tebu.
Wilayah pantai termasuk dataran rendah. Indonesia
memiliki banyak pantai karena negara kita terdiri atas
ribuan pulau. Tumbuhan di wilayah pantai adalah
kelapa, bakau, dan ganggang. Dataran tinggi adalah
daratan luas dengan ketinggian lebih dari 200 m di
atas permukaan laut. Beberapa dataran tinggi di
Indonesia adalah dataran tinggi Dieng (Jawa Tengah),
dataran tinggi Malang dan dataran tinggi
Tengger (Jawa Timur), dataran tinggi Alas (Aceh), dan
dataran tinggi Bone (Sulawesi Selatan). Jenis tumbuhan
di dataran tinggi adalah teh, kopi, cengkeh, buah-
buahan, dan sayuran.
Dapatkah kamu menemukan jenis tumbuhan lain yang
terdapat di dataran tinggi dan dataran rendah?
Oleh : Nuniek
Tara Salvia
Setelah belajar hari ini, tulislah beberapa hal berikut.
• Hal apa yang paling menarik yang kamu pelajari hari ini? Mengapa?
• Apakah ada hal yang masih membingungkan?
• Apa yang akan kamu lakukan terkait tanaman sebagai sumber
kehidupan?
Perhatikan lingkungan di sekitar rumahmu. Apakah ada di antaranya
yang berkembang biak secara vegetatif? Bagaimana kamu tahu?
Sampaikan pengamatanmu kepada guru.
Tes Formatif
PETUNJUK UMUM
1. Tulis namamu di sudut kanan atas pada lembar jawab
2. Bacalah setiap soal dengan teliti.
3. Kerjakan dulu soal yang kamu anggap mudah.
4. Periksa kembali pekerjaanmu sebelum diserahkan pada pengawas.
A. Berilah tanda silang (x) pada salah satu huruf a,b,c atau d pada jawaban
yang benar !
1. Perkembangbiakan vegetatif adalah …
a. cara berkembang biak suatu mahluk hidup yang terjadi tanpa melalui
perkawinan.
b. cara berkembang biak suatu mahluk hidup yang terjadi dengan melalui
perkawinan.
c. Perkembangbiakan melalui bagian tumbuhan lain
d. Perkembngbikan melalui biji
2. Perkembangbiakan vegetatif pada tumbuhan terbagi menjadi dua yaitu …
a. Perkembangbiakan Vegetatif alami dan generatif alami
b. Perkembangbiakan Vegetatif alami dan Vegetatif buatan
c. Perkembangbiakan Vegetatif alami dan generatif buatan
d. Perkembangbiakan Vegetatif alami dan spora
3. Di bawah ini yang termasuk perkembangbikan vegetatif alami adalah …
a. Okulasi atau menempel
b. Menganten atau menyambung
c. Mencangkok
d. Gragih ( stolon )
4. Gambar di samping berkembangbiak dengan cara….
a. Okulasi
b. Membelah diri
c. Tunas
d. Umbi
5. Cara mengembangbiakan tanaman agar cepat berbuah adalah dengan cara…
a. Merunduk
b. Mencangkok
c. spora
d. Stek
B. Jawablah pertanyaan pertanyaan dibawah ini dengan benar !
1. Jelaskan yang dimaksud perkembangbiakan secara vegetatif !
2. Tuliskan macam – macam perkembangbiakan vegetatif pada tumbuhan !
3. Apa tujuan perkembngbiakan vegetatif buatan ?
4. Apa keunggulan mengembngbiakan tanaman dengan cara mencangkok
5. Sebutkan cara perkembngbiakan tumbhan tidak berbiji ?
KUNCI JAWABAN
A. Pilgan
1. a. cara berkembang biak suatu mahluk hidup yang terjadi tanpa
melalui perkawinan
2. b. Perkembangbiakan Vegetatif alami dan Vegetatif buatan
3. d. Gragih ( stolon )
4. c, Tunas
5. b Mencangkok
B. Uraian
1. cara berkembang biak suatu mahluk hidup yang terjadi tanpa
melalui perkawinan
2. Perkembngbiakan secara vegetatif alami meliputi membelah diri,
spora, umbi batang, umb lapis, akar inggal, gragih / stolon, dan
tunas adventif
Perkembangbiakan secara vegetatif butan meliputi mencangkok,
menyambung, okuasi, stek, dan merunduk
3. Tujuan perkembngbiakan vegettaif buatan adalah untuk
memperoleh tumbuhan bermutu tinggi artinya tumbhan yang
dapat berbuah banyak, tahan terhadap penyakit, dan akarnya
kuat
4. Keunggulannya adalah tumbuhan cepat berbuah dan mutu
buahnya sama dengan induknya
5. Membelah diri dan spora
Tindak Lanjut
Perhatikan lingkungan di sekitar rumahmu. Apakah ada di antaranya
yang berkembang biak secara vegetatif? Bagaimana kamu tahu?
Sampaikan pengamatanmu kepada guru.
DAFTAR PUSTAKA
Anggari, S A 2018, Selamatkan Makhluk Hidup Buku Tematik terpadu kurikulum
2013 Edisi revisi 2018 buku Guru SD/MI Tema 1 Kelas 6, Jakarta :
Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. ( hal 32- 37 )
Anggari, S A 2018, Selamatkan Makhluk Hidup Buku Tematik terpadu kurikulum
2013 Edisi revisi 2018 buku Siswa SD/MI Tema 1 Kelas 6, Jakarta :
Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. ( hal 33- 38 )
BAHAN AJAR
TEMA 1 SELAMATKAN MAKHLUK HIDUP
SUBTEMA 1 TUMBUHAN SAHABATKU
PEMBELAJARAN 4
MUATAN PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA, PPKN
BAHAN AJAR
Satuan Pendidikan : SD NEGERI PAMEDARAN 01
Kelas / Semester : VI (Enam) / 1
Tema 1 : Selamatkan Makhluk Hidup
Sub Tema 1 : Tumbuhan Sahabatku
Pembelajaran :4
Fokus Pembelajaran : Bahasa Indoesia dan PPKn
Alokasi Waktu : 2 x 35 menit
Tahun Pelajaran : 2022 / 2023
I. TUJUAN UMUM
A. Kompetensi Dasar
Bahasa Indonesia
3.1 Menyimpulkan informasi berdasarkan teks laporan hasil
pengamatan yang didengar dan dibaca.
4.1 Menyajikan simpulan secara lisan dan tulis dari teks laporan
hasil pengamatan atau wawancara yang diperkuat oleh
bukti.
PPKN
1.1 Bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas nilainilai
Pancasila secara utuh sebagai satu kesatuan dalam
kehidupan sehari-hari .
2.1 Bersikap penuh tanggung jawab sesuai nilai-nilai Pancasila
dalam kehidupan sehari-hari.
3.1 Menganalisis penerapan nilai-nilai Pancasila dalam
kehdupan sehari-hari
4.1 Menyajikan hasil analisis pelaksanaan nilai-nilai Pancasila
dalam kehidupan sehari-hari.
B. Indikator
Bahasa Indonesia
3.1.1menyebutkan ciri-ciri kesimpulan yang baik dengan benar.
4.1.1merumuskan komponen kesimpulan yang baik dengan
benar.
PPKN
3.1.1menemukan tiga contoh pelaksanaan sila ketiga dari sila
Pancasila dalam kehidupan sehari-hari dengan benar.
4.1.1melakukan refleksi terkait penerapan sila ketiga dari sila
Pancasila dengan benar.
II. TUJUAN PEMBELAJARAN
1. Setelah membaca contoh beberapa kesimpulan, siswa mampu
menyebutkan ciri-ciri kesimpulan yang baik dengan benar.
2. Setelah berdiskusi, siswa mampu merumuskan komponen
kesimpulan yang baik dengan benar.
3. Setelah mengamati gambar situasi, siswa mampu menemukan
tiga contoh pelaksanaan sila ketiga dari sila Pancasila dalam
kehidupan sehari-hari dengan benar.
4. Setelah berdiskusi, siswa mampu melakukan refleksi terkait
penerapan sila ketiga dari sila Pancasila dengan benar.
III. MATERI PEMBELAJARAN
Membuat kesimpulan dari teks yang dibaca
Menemukan sikap yang mencerminkan sila ke-3 dan
merefleksi sikap diri yang belum sesuai dengan sila tersebut
dan usaha untuk memperbaikinya.