The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by 4l4m S4h, 2022-03-31 12:22:23

13b. sarpras

13b. sarpras

6. Pembiayaan keseimbangan kegiatan menyewakan atau memperoleh pendapatan dan
membuka akses harus selalu sesuai dengan tujuan sekolah dan kebutuhan
penggunanya.

Rencana pengembangan Penyewaan sarana prasarana sekolah dapat menjadi bagian dari model
ini akan berhasil apabila penghasilan pembiayaan, tetapi yang pertama dan terpenting adalah ruang
mempertimbangkan bagaimana belajar harus untuk kegiatan belajar: penggunaan lainnya harus dilihat
cara pembiayaan operasional sebagai skala sekunder, termasuk dalam hal ini adalah penggunaan untuk
ruang belajar dan pemeliharaannya kegiatan sebuah institusi secara terbuka maupun untuk rapat internal ,
akan didanai. Ketika dalam proses harus dipertimbangkan dengan cermat, terencana dan terkelola dengan
perencanaan, pertimbangkan baik.
elemen program yang mana yang
dapat menghasilkan pendapatan, Faktor fleksibilitas memastikan bahwa ruang dapat digunakan untuk
termasuk target pasarnya. berbagai audiens, berbagai kegiatan, serta menarik untuk digunakan pihak
lain dalam kegiatannya. Sehingga sekolah dimungkinkan mendapatkan
Kegiatan pembelajaran pembiayaan tambahan untuk membuat ruang yang dapat digunakan fungsi
harus menjadi prioritas, jika yang berbeda ini.
sekolah memutuskan untuk
mendapatkan pendapatan dari
sarana prasarana yang ada.
Pertimbangan dengan hati-hati
tentang bagaimana sekolah bisa
memastikan struktur harga tidak
menjadi penghalang bagi target
pasarnya. Namun, sekolah harus
memastikan bahwa fungsi utama
suatu ruang pembelajaran tidak
dapat dikompromikan, sehingga

Gambar 3.08 Inovasi model pembiayaan sebuah sekolah di luar negeri ( penyewaan fasilitas sekolah )
194 SMK Masa Depan | Kajian Pengembangan Sarana - Prasarana

Dalam pekerjaan konstruksi, maka akan timbul tiga jenis biaya yang terkait,
yaitu:

• Biaya perencanaan – • Biaya perawatan dalam
misalnya: penelitian, menjalankan atau memelihara
konsultasi, hingga ruang, termasuk biaya staf
perencanaan dan dan sumber daya lainnya.
perancangannya. Memperhitungkan faktor
dalam biaya yang terkait untuk
• Biaya pelaksanaan dan memastikan bahwa banyak
pengawasan, yaitu termasuk orang dapat berpartisipasi
bangunan, furnitur, dalam proses konsultasi,
perlengkapan dan peralatan, termasuk biaya perjalanan
hingga aspek pengawasan dan biaya untuk fasilitator.
dalam pelaksanaan Dalam tahap pelaksanaan
konstruksinya. pembangunan, disana akan
muncul biaya modal bangunan
termasuk dalam renovasi
bangunan.

SMK Masa Depan | Kajian Pengembangan Sarana - Prasarana 195

Beberapa faktor yang harus menjadi 4. Tetapkan standar kualitas
pertimbangan dalam pembiayaan untuk bahan yang digunakan,
pengembangan sarana prasarana dan untuk perabotan,
SMK masa depan ini adalah perlengkapan, dan peralatan
yang dibeli. Bandingkan
1. Sediakan faktor dana berbagai bahan, perabot,
cadangan dan perkiraan perlengkapan dan peralatan
inflasi bila pelaksanaan sebelum membuat pilihan.
pembangunan dalam rentang
waktu yang cukup lama. 5. Perkirakan biaya operasional
untuk ruang belajar ketika
2. Libatkan seseorang dalam sudah beroperasi, termasuk
tim yang mengerti menyusun bahan yang dibutuhkan, dan
biaya dan neraca keuangan. perawatan sehari-hari.

3. Bersiaplah untuk 6. Bersikap realistis tentang
bernegosiasi untuk apa apa yang sekolah mampu,
yang sekolah inginkan, dan jika tetap harus memenuhi
lakukan negosiasi ulang kebutuhan sekolah, maka
alokasi dana yang tidak tahapannya adalah berpikir
sesuai. kreatif tentang solusi lain,
nilai implikasi dari kompromi
yang diambil, dan kemudian
membuat keputusan.

196 SMK Masa Depan | Kajian Pengembangan Sarana - Prasarana

7. Rancang proyeksi masa 9. Konsultasikan dengan
depan untuk melaksanakan para pengguna untuk
apa yang tidak bisa diberikan memprioritaskan kebutuhan
dalam fit-out awal ruang, dan untuk membuat
keputusan yang konsisten
8. Buat rencana bisnis untuk tentang apa yang bisa dan
mempertahankan rencana tidak bisa dikompromikan.
yang berkelanjutan di masa Selalu ajukan tiga pertanyaan
akan dating, sehingga saat menentukan biaya:
sekolah harus berkompromi
pada biaya. Tinjau kembali • Apa yang penting
kebutuhan sekolah, dan tidak dapat
bernegosiasi untuk apa yang dikompromikan?
bisa di kompromikan oleh
sekolah dari rencana awal • Apa yang bisa
sekolah. dikesampingkan atau
ditinggalkan tanpa
mengesampingkan
prioritas atau prinsip
sekolah?

• Apa yang bisa dilakukan
atau diwujudkan di masa
depan?

SMK Masa Depan | Kajian Pengembangan Sarana - Prasarana 197

C.

Eksplorasi Pengembangan
Prasarana Masa Depan

Ruang yang berfungsi dan Eksplorasi ini berisi banyak
memenuhi syarat teknis untuk hal praktis fungsional sebagai
fungsi pembelajaran akan pertimbangan dalam merencanakan
memungkinkan sebuah institusi dan membangun ruang
pendidikan dapat memenuhi pembelajaran. Sebagai contoh,
kebutuhannya secara luas, ruang belajar yang memiliki ventilasi
sehingga memungkinkan pengguna yang cukup dan pencahayaan
untuk dapat mengembangkan alami serta akustik yang baik
kegiatan pembelajaran dan adalah keniscayaan: dimana akan
pengembangannya secara lebih baik. ada pencapaian dan pengalaman
Lingkungan tempat kita membangun peserta didik menggunakan
pengetahuan / pembelajaran akan ruang itu yang berimbas pada
memiliki dampak pada apa dan proses pembelajarannya. Kami
bagaimana kita belajar. Ruang berharap informasi praktis dalam
belajar yang baik memungkinkan kajian ini akan membantu stake
pengguna untuk mengeksplorasi diri holder sekolah membangun
dalam proses pembelajaran secara / mengembangkan kembali /
optimal. meningkatkan / mengelola ruang
belajar dalam institusinya.

198 SMK Masa Depan | Kajian Pengembangan Sarana - Prasarana

Diagram 3.09 tema dan
topik sekolah masa depan

SMK Masa Depan | Kajian Pengembangan Sarana - Prasarana 199

1. Ruang Pembelajaran Langkah pertama dalam Hal ini akan berguna untuk
merencanakan ruang belajar, mengembangkan lingkup dan
baik membangun ruang baru aspek aktivitas dimana seluruh
ataupun merenovasi adalah Proses civitas sekolah memikirkan setiap
Perencanaan (pemetaan, pendataan, aspek detail, dari memasuki gedung
analisa, alternatif solusi, hingga untuk kemudian bergerak melalui
proses desain perancangan). Melalui lobi, ruang pembelajaran, toilet,
proses perencanaan ini, pimpinan halaman, hingga ruang makan/
sekolah harus mendata jumlah kafetaria, dan kemudian pulang
peserta didik eksisting, proyeksi kembali, sehingga kegiatan yang
pengembangan peserta didik, jenis ingin dilakukan segenap civitas tidak
kegiatan sekolah, fokus unggulan semata di dalam ruang belajar.
bidang dan program keahlian Informasi ini akan memungkinkan
serta fokus konsentrasinya, alur/ stakeholder untuk mengembangkan
jenis kegiatan yang harus diwadahi dan menentukan konsekuensi dari
dan waktu penggunaan fasilitas kebutuhan diatas sebagai anggaran
pembelajaran tersebut. awal.

200 SMK Masa Depan | Kajian Pengembangan Sarana - Prasarana

Mulailah dengan mengidentifikasi • Bagaimana civitas melakukan • Apa visi-misi dari layanan
keinginan dan kebutuhan institusi proses belajar-mengajar ? institusi sehingga sekolah
pendidikan, beberapa poin yang ingin mempertahankan
bisa didiskusikan adalah : • Mengapa institusi memiliki / atau membangun atau
membutuhkan ruang belajar memperbaiki ruang sekolah?
?
• Siapa orang-orang kunci
• Model ruang belajar seperti yang dapat membantu
apakah yang dibutuhkan mengembangkan pemikiran
untuk proses pembelajaran ? sekolah tentang masa depan
sekolah ?
• Bagaimana sekolah
memungkinkan
pembelajaran terjadi sesuai
dengan kurikulum?

SMK Masa Depan | Kajian Pengembangan Sarana - Prasarana 201

2. Ruang Pendukung Pembelajaran Keberadaan ruang pembelajaran • Ruang pendukung lain : Kantin
tentunya tidak bisa berdiri sendiri, / Kafetaria, ruang ibadah,
diperlukan beberapa ruang toilet, UKS, ruang kegiatan
pendukung agar ruang pembelajaran organisasi, fasilitas olahraga,
tersebut dapat berfungsi efektif. dan ruang auditorium.
Beberapa ruang pendukung itu
antara lain : Penempatan ruang-ruang diatas,
tentunya menjadi bagian yang
• Ruang manajemen sekolah terintegrasi dengan penataan
: Ruang pimpinan sekolah, ruang pembelajaran dalam rencana
lounge guru, ruang masterplan sekolah, tentunya
administrasi sekolah, ruang dengan ruang pembelajaran
rapat, hingga lobi sekolah. sebagai inti atau prioritas utamanya.
Hal ini tidak bisa terlepas dari
• Ruang penyimpanan : Ruang pertimbangan ketersediaan lahan
penyimpanan alat di RPU dan faktor regulasi teknis yang diatur
maupun RPS, Loker siswa, dalam perundangan.
Gudang peralatan

202 SMK Masa Depan | Kajian Pengembangan Sarana - Prasarana

a. Ruang Penyimpanan

3. Ruang Penunjang Salah satu permasalahan pada Berbagai model penyimpanan
ruang belajar, adalah tidak akan menjadi solusi yang cukup
adanya ruang penyimpanan yang baik, dibutuhkan data inventarisasi
memadai. Beberapa poin yang perlu spesifikasi teknis baik dimensi,
diperhatikan adalah: jenis bahan atau alat yang
akan disimpan, hingga durasi
1. Jumlah stok yang bisa waktu penyimpanannya, untuk
disimpan langsung terkait menentukan model penyimpanan
dengan rentang aktivitas. yang tepat. Kemudahan akses
Lebih banyak stok dan pencapaian juga merupakan salah
peralatan = serangkaian satu faktor yang perlu diperhatikan.
program praktis yang lebih
luas. • Pastikan bahwa rak
penyimpanan internal cukup
2. Semakin besar rentang menampung dan cukup
usia dan jenis peserta yang kuat sehingga mereka dapat
dilayani, akan semakin besar menahan beban berat
variasi stok yang dibutuhkan. bahan/alat yang bertumpuk.

Ruang penyimpanan atau gudang • Jika institusi sekolah memilih
terpisah adalah solusi ideal. Namun, untuk berinvestasi dalam
sebagian besar ruang belajar tidak peralatan digital, maka
memiliki ruang penyimpanan perlu dipertimbangkan
khusus, dan disinilah pola penyimpanan yang aman
penyimpanan internal pada ruang serta sekaligus yang memiliki
belajar adalah kuncinya. fasilitas pengisian daya
baterai.

SMK Masa Depan | Kajian Pengembangan Sarana - Prasarana 203

Gambar 3.10 model ruang
penyimpanan alat

Gambar 3.11 model tempat
penyimpanan

204 SMK Masa Depan | Kajian Pengembangan Sarana - Prasarana

b. Toilet & Sanitasi 1. Dimana toilet berada. Apakah 36 siswa dalam waktu istirahat
sudah dipertimbangkan 15 menit?
Salah satu permasalahan pada penggunaan toilet khusus untuk
SMK yang jamak ditemui adalah para pengguna ruang belajar, 4. Toilet harus selalu dapat di
keterpenuhan toilet/jamban dan apakah sudah dipertimbangkan akses pengguna dengan cacat
sanitasi sekolah. Problem ini faktor-faktor keamanan, dan fisik. Apalagi bila sekolah
semakin tampak pada masa saat ini, kenyamanan untuk para siswa menampung pengguna
dimana kebersihan dan kerapihan dalam peletakan lokasi maupun (siswa / tenaga pendidik) yang
sekolah akan sangat didukung oleh penggunaannya? mempunyai keterbatasan fisik ?
keterpenuhan rasio toilet dengan
penggunanya. 2. Bagaimana sanitair dalam toilet 5. Faktor biaya akan menentukan
tersebut dipasang. Apakah beberapa pilihan sekolah
Pada SNP no 34/2018, disebutkan sudah sesuai dengan standar tentang penyediaan area toilet
rasio perhitungan kebutuhan fit-out yang berfungsi untuk ini. Beberapa sekolah memiliki
jumlah toilet adalah 1/30 siswa semua pengguna, termasuk toilet khusus untuk pengguna
dan 1/40 siswi. Catatan khusus siswa? dewasa dan anak-anak, atau
untuk beberapa hal yang perlu dapat diakses oleh keduanya
diperhatikan berkenaan dengan 3. Seberapa banyak toilet akan
penyediaan toilet adalah: digunakan. Apakah toilet akan 6. Poin utama adalah bahwa
digunakan secara teratur fasilitas harus dirancang
sepanjang hari atau hanya dengan baik, kuat, mudah
untuk jangka waktu singkat? diakses, mudah dan murah
Akankah ketersediaan toilet untuk dirawat, ramah pengguna
dapat mengatasi penggunaan dan aman.
jangka waktu yang singkat,
misalnya pada waktu istirahat,

SMK Masa Depan | Kajian Pengembangan Sarana - Prasarana 205

c. Kantin / Kafetaria

Setiap institusi sekolah pasti memiliki Namun, seperti yang kita tahu, Oleh karena itu, sistem kantin di
banyak fasilitas yang menunjang keberadaan kantin di sekolah sekolah – sekolah di Indonesia
pembelajaran para siswa. Salah satu di Indonesia terkadang masih sebaiknya diperbaiki dan diubah
fasilitas yang biasa tersedia ialah dibangun seadanya, kurang terawat agar siswa dapat merasa nyaman
kantin. Kantin merupakan tempat dan sedikit memperhatikan aspek saat makan di kantin. Kantin yang
para siswa, guru maupun staf higienitas. Para penjual makanan di terletak di sekolah, juga dapat
sekolah mendapatkan makanan dan kantin juga kebanyakan merupakan menjadi sarana pembelajaran bagi
minuman sehat dan bergizi dengan orang luar sekolah, karena tidak siswa yaitu untuk mengajarkan
harga yang terjangkau. Dengan adanya manajemen kantin tersendiri ketertiban dan mentaati aturan di
adanya kantin, para siswa tidak perlu dari otoritas sekolah. Hal ini tempat umum. Lalu, bagaimana
pergi keluar dari area sekolah untuk membuat sekolah terkesan tidak mengubah kantin sekolah kita? Kita
mendapatkan makanan, karena memperhatikan keberadaan kantin dapat mencontoh kantin yang ada
semua sudah tersedia di kantin. sekolah, mulai dari peraturan yang di sekolah Jerman. Kantin ini disebut
seharusnya dibuat untuk mengatur “Mensa” dalam bahasa Jerman.
keberadaan kantin hingga asupan Mensa memiliki tampilan, tatanan
makanan siswa, dimana seharusnya maupun sistem yang sangat berbeda
kantin hanya menjual makanan dengan kantin di sekolah atau
sehat dan bergizi untuk siswa. universitas di Indonesia.

206 SMK Masa Depan | Kajian Pengembangan Sarana - Prasarana

Gambar 3.12 desain sebuah
ruang kantin di sekolah

SMK Masa Depan | Kajian Pengembangan Sarana - Prasarana 207

1. Mengenal Mensa Gambar 3.13
Bangunan
Kali ini kita akan mengupas tuntas Mensa sebagai
mengenai Mensa di sekolah/ salah satu
universitas di Jerman. Bangunan fasilitas di
Mensa selalu hadir dengan konsep Sekolah/
yang unik. Bangunan Mensa Universitas di
biasanya dibangun tersendiri dan Jerman
tidak dijadikan satu dengan gedung
ruang kelas. Memang terkadang
masih banyak Mensa yang dibangun
menjadi satu gedung dengan ruang
kelas, tetapi biasanya pihak sekolah/
universitas selalu membangun
Mensa yang besar dan bisa
menampung banyak orang sekaligus

208 SMK Masa Depan | Kajian Pengembangan Sarana - Prasarana

Kebanyakan Mensa di Jerman 2. Pilihan Makanan yang Lengkap
memiliki dua lantai. Lantai dasar
digunakan sebagai Cafetaria, dimana Mensa menyediakan berbagai macam makanan yang dapat memenuhi
kita bisa menikmati cemilan ringan asupan gizi kita. Pihak Mensa mengatur jadwal makanan per minggu,
sambil meminum kopi hangat. jadi menu makanan akan berbeda setiap harinya. Meski begitu, jangan
Cafetaria ini sangat cocok digunakan khawatir asupan gizi Anda kurang, karena Mensa selalu menyediakan
sebagai tempat untuk bercengkrama makanan yang memenuhi kebutuhan gizi 4 sehat 5 sempurna, tentunya
maupun berdiskusi antar siswa. dengan harga yang terjangkau. Kebanyakan Mensa bahkan memberikan
buah-buahan secara cuma-cuma setiap harinya. Tak lupa, kudapan ringan
Barulah di lantai atas, kita dapat nan manis layaknya dessert, juga dapat kita temukan di setiap Mensa,
menikmati waktu makan siang seperti kue, pudding, es krim, dan sebagainya. Anda adalah seorang
kita di ruang utama Mensa yang Vegetarian? Jangan khawatir, karena Mensa di Jerman juga memberikan
menyajikan beragam makanan. pilihan makanan bagi para Vegetarian.
Selain indoor, banyak juga Mensa
yang menyediakan tempat duduk
outdoor, sehingga kita bisa
merasakan hawa segar sambil
menikmati makanan.

SMK Masa Depan | Kajian Pengembangan Sarana - Prasarana 209

Selain itu, Anda tidak perlu khawatir makanan yang kita makan tidak segar,
karena makanan-makanan yang disediakan di Mensa, semua dimasak
langsung di dapur Mensa. Bahan-bahan makanan yang digunakan juga
merupakan bahan makanan yang segar. Pihak Mensa sangat menjaga
kualitas makanan mereka. Ada sebuah peraturan yang menyatakan
bahwa makanan yang sudah kita ambil, harus dibayar dan tidak dapat kita
kembalikan.
Mensa memiliki sistem tersendiri dalam mengatur pengolahan dan
penyajian makanan mereka. Pengolahan makanan juga memperhatikan
jenis makanan, apakah makanan tersebut makanan beku (frozen food),
atau makanan yang disajikan hangat, dan sebagainya. Sistem ini disebut
Gastronomie Systeme. Lihatlah gambar di bawah ini mengenai Gastronomie
Systeme!

Gambar 3.14 Suasana mensa

210 SMK Masa Depan | Kajian Pengembangan Sarana - Prasarana

SMK Masa Depan | Kajian Pengembangan Sarana - Prasarana 211

3. Sistem Pembayaran Cashless

Sebagai mahasiswa sebuah universitas, kita pasti memiliki sebuah Kartu
Tanda Mahasiswa yang berisi identitas kita. Namun di Jerman, Kartu
Mahasiswa tidak hanya berfungsi sebagai penunjuk identitas, tetapi juga
digunakan sebagai alat pembayaran. Kartu Mahasiswa dapat diisi dengan
nominal uang yang kita inginkan. Lalu, kartu ini dapat digunakan untuk
membayar makanan di Mensa. Caranya, cukup menggesekkan kartu ketika
kita membayar di kasir.

Dengan membayar menggunakan kartu mahasiswa ini, kita akan Gambar 3.15 ilustrasi kartu mahasiswa dengan
mendapatkan harga makanan khusus mahasiswa. Harga makanan untuk teknologi pembayaran cashless
mahasiswa di Mensa sangat terjangkau dibanding harga makanan di
restaurant-restaurant. Hal ini dikarenakan pihak universitas memberikan
subsidi potongan harga makanan di Mensa bagi mahasiswanya.

212 SMK Masa Depan | Kajian Pengembangan Sarana - Prasarana

4. Mengutamakan kedisiplinan dan kemandirian

Meninggalkan piring sisa makanan di meja dan membiarkan cleaning Gambar 3.16 Seorang mahasiswa meletakkan baki
services membersihkan piring kita? Hal ini tidak berlaku di Jerman! Di di plat konveyor.
Jerman kita harus membersihkan piring sisa makanan kita sendiri. Setelah
kita menikmati makan siang, kita harus membawa sendiri baki beserta
peralatan makanan yang kita pakai ke ruangan tempat pencucian alat
makan kita. Pertama – tama, kita harus membuang sisa makanan kita ke
kolom pembuangan sisa makanan. Kita juga harus memilah sampah ke
tempatnya masing – masing, seperti botol plastik yang dimasukkan ke
tempat sampah plastik, sisa makanan yang dimasukkan ke tempat sampah
sisa makanan, dan seterusnya. Lalu, barulah kita meletakkan baki beserta
alat makan kita ke plot konveyor. Nantinya piring dan alat makan kotor
lainnya akan dicuci bersamaan di sebuah alat pencuci otomatis.

Dari rangkaian prosedur makan di Mensa ini, kita dapat belajar untuk Gambar 3.17 Suasana makan siang di Mensa
disiplin, seperti disiplin mengantri mengambil makanan serta membayar di
kasir. Kita juga dibiasakan untuk bertanggung jawab terhadap diri sendiri,
dengan membersihkan alat makan yang sudah kita pakai sendiri tanpa
bantuan orang lain. Menjaga kebersihan lingkungan juga dapat kita pelajari
dari budaya mahasiswa Jerman yang makan di Mensa. Mereka senantiasa
membuang sampah pada tempat yang sudah disediakan dan menjaga
kebersihan Mensa, sehingga suasana di Mensa membuat mereka nyaman.

SMK Masa Depan | Kajian Pengembangan Sarana - Prasarana 213

4. Pengguna Pemahaman profil kedua hal diatas, Pendataan ini bertujuan untuk
akan dapat lebih ditelusuri selama bagaimana menjangkau semua
Dalam proses perencanaan dan proses perencanaan pengembangan keinginan pengguna, dan memahami
perancangan sekolah masa depan sekolah dengan mendiskusikan cara mereka dalam memberikan
ini, fokus yang paling besar adalah beberapa poin dibawah ini : umpan balik. Pertanyaan yang
memetakan dan memahami mungkin sekolah sertakan adalah:
pengguna ruang pembelajarannya. • Bagaimana mereka
Siswa sebagai pengguna akan merasakan ruang belajar saat • Apa tujuan mereka datang ke
mengalami pergerakan setiap saat ini. sekolah?
selama ruang pembelajaran ini
digunakan, akan tetapi rentang usia • Hal-hal apa yang mereka • Apa yang dibutuhkan oleh
siswa ini bersifat tetap yaitu 16- inginkan agar bisa melakukan masing-masing individu ?
19 tahun, selama 3-4 tahun masa kegiatan belajar secara
pembelajarannya. Sedangkan sivitas optimal di ruang belajar yang • Apa model pembelajaran
pendidikan lainnya adalah para akan dibangun pada masa yang mereka sukai?
tenaga pendidik dan kependidikan datang.
yang akan menggunakan ruang • Fasilitas dan lingkungan
pembelajaran pada rentang yang seperti apa yang akan
lebih lama dibandingkan para siswa. mendukung proses
pembelajaran mereka ?

• Apakah ada referensi ruang
belajar yang pernah mereka
alami ?

214 SMK Masa Depan | Kajian Pengembangan Sarana - Prasarana

5. Inspirasi Referensi 6. Rencana Masa Depan

Ruang belajar yang baik Baik membangun ruang belajar • Rentang usia para pengguna
memungkinkan pengguna untuk baru ataupun merenovasi ruang ruang belajar.
mengeksplorasi diri dalam proses belajar, pertimbangan utamanya
pembelajaran secara optimal. adalah bagaimana mengadaptasi • Apakah lokasi dan tata ruang
Kuantitas referensi dari mengutip, perubahan keadaan saat ini atau ruang sesuai dengan usia yang
mengunjungi sekolah lain, dan kebutuhan masa depan. Teknologi berbeda dan kemampuan fisik
berdiskusi dengan rekan sejawat tentu saja akan menjadi salah semua pengguna?
tentang pengalaman mereka satu aspek dari ruang belajar yang
dalam ruang pembelajaran yang paling dipertimbangkan untuk • Apakah alat kelengkapan,
mereka alami merupakan hal masa depan. Sebagai bagian dari furnitur, peralatan dan
yang akan menginspirasi ketika proses konsultasi, sekolah perlu bahan sesuai dengan rentang
merencanakan ruang baru atau mengidentifikasi beberapa hal pengguna?
merenovasi ruang belajar. Banyak dibawah ini :
hal yang akan didapatkan dari • Apakah semua jenis pengguna
pengalaman ini, baik mengambil • Kelompok dan tipe individu dapat mengembangkan diri,
manfaat atau hal baik yang bisa yang akan menggunakan ruang sosial, serta dapat merasakan
diimplementasikan, maupun pembelajaran termasuk staf. ‘kepemilikan’ ruang tersebut ?
menghindari membuat kesalahan
yang sama dalam proses • Bagaimana adaptasi perubahan
pengembangan sekolah. kurikulum terhadap tantangan
masa depan.

SMK Masa Depan | Kajian Pengembangan Sarana - Prasarana 215

D. 1. Daftar peralatan utama
disusun berdasarkan
Eksplorasi Pengembangan Sarana Lampiran V Permendikbud
SMK Masa Depan nomor 5 Tahun 2021;

Dalam kajian pengembangan sarana 2. Apabila Kompetensi Keahlian
SMK masa depan ini mengacu tidak termuat pada Lampiran V
pada eksplorasi yang diperlukan Permendikbud nomor 5 Tahun
untuk mendukung pencapaian 2021, maka daftar peralatan
kompetensi pada 10 Bidang disusun berdasarkan
Keahlian dan 50 Program Keahlian. Permendikbud nomor 11
Penggunaan spektrum kurikulum Tahun 2020;
baru ini dimaksudkan sebagai
upaya transformasi kebutuhan alat 3. Alat-alat yang direkomendasi
dari spektrum sebelumnya yang adalah alat-alat utama, tidak
berjumlah 146 kompetensi keahlian. termasuk alat ukur, alat
Alat-alat yang diperlukan oleh pendukung dan atau barang
masing-masing program keahlian habis pakai. Terkecuali jika
dengan ketentuan sebagai berikut: alat ukur merupakan alat
utama pada sebagian Program
Keahlian;

216 SMK Masa Depan | Kajian Pengembangan Sarana - Prasarana

4. Jika nama Program Keahlian 6. Untuk rasio dari daftar alat Adapun Alat-alat yang diperlukan
yang terdapat di antara utama disesuaikan dengan oleh masing-masing program
Bidang Keahlian memiliki jumlah rombel dan jumlah keahlian seperti tercantum pada
nama Kompetensi Keahlian siswa yang akan melaksanakan tabel dibawah ini.
yang sama dan terdapat praktik pada saat yang sama,
pada kedua Permendikbud di dengan menggunakan sistem
atas, maka daftar alat utama rotasi alat, sehingga tingkat
disusun berdasarkan daftar keterpakaian peralatan bisa
alat pada nama Kompetensi maksimal dan efektif.
Keahlian yang sama;

5. Jika nama Program Keahlian
yang terdapat di antara Bidang
Keahlian memiliki nama
yang merupakan gabungan
dari beberapa Kompetensi
Keahlian yang serumpun
dan terdapat pada kedua
Permendikbud di atas, maka
daftar alat utama disusun
berdasarkan daftar alat dari
Kompetensi Keahlian yang
serumpun tersebut;

SMK Masa Depan | Kajian Pengembangan Sarana - Prasarana 217

218 SMK Masa Depan | Kajian Pengembangan Sarana - Prasarana

SMK Masa Depan | Kajian Pengembangan Sarana - Prasarana 219

220 SMK Masa Depan | Kajian Pengembangan Sarana - Prasarana

SMK Masa Depan | Kajian Pengembangan Sarana - Prasarana 221

222 SMK Masa Depan | Kajian Pengembangan Sarana - Prasarana

SMK Masa Depan | Kajian Pengembangan Sarana - Prasarana 223

224 SMK Masa Depan | Kajian Pengembangan Sarana - Prasarana

SMK Masa Depan | Kajian Pengembangan Sarana - Prasarana 225

226 SMK Masa Depan | Kajian Pengembangan Sarana - Prasarana

SMK Masa Depan | Kajian Pengembangan Sarana - Prasarana 227

228 SMK Masa Depan | Kajian Pengembangan Sarana - Prasarana

SMK Masa Depan | Kajian Pengembangan Sarana - Prasarana 229

230 SMK Masa Depan | Kajian Pengembangan Sarana - Prasarana

SMK Masa Depan | Kajian Pengembangan Sarana - Prasarana 231

232 SMK Masa Depan | Kajian Pengembangan Sarana - Prasarana

SMK Masa Depan | Kajian Pengembangan Sarana - Prasarana 233

234 SMK Masa Depan | Kajian Pengembangan Sarana - Prasarana

SMK Masa Depan | Kajian Pengembangan Sarana - Prasarana 235

236 SMK Masa Depan | Kajian Pengembangan Sarana - Prasarana

SMK Masa Depan | Kajian Pengembangan Sarana - Prasarana 237

238 SMK Masa Depan | Kajian Pengembangan Sarana - Prasarana

SMK Masa Depan | Kajian Pengembangan Sarana - Prasarana 239

240 SMK Masa Depan | Kajian Pengembangan Sarana - Prasarana

SMK Masa Depan | Kajian Pengembangan Sarana - Prasarana 241

242 SMK Masa Depan | Kajian Pengembangan Sarana - Prasarana

SMK Masa Depan | Kajian Pengembangan Sarana - Prasarana 243


Click to View FlipBook Version