The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Supardi121, 2021-11-11 00:55:28

PANDUAN PJJ_SMPN 4 MAGETAN

PANDUAN PJJ_SMPN 4 MAGETAN

PANDUAN PEMBELAJARAN JARAK JAUH
SMP NEGERI 4 MAGETAN

PADA MASA PANDEMI COVID-19
TAHUN PELAJARAN 2021/2022

PEMERINTAH KABUPATEN MAGETAN
DINAS PENDIDIKAN, KEPEMUDAAN DAN OLAHRAGA

SMP NEGERI 4 MAGETAN

TAHUN 2021

Panduan Pembelajaran Jarak Jauh i

KATA PENGANTAR

Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT, yang telah memberikan
petunjuk dan ridlo-Nya, sehingga SMP Negeri 4 Magetan akhirnya dapat
menyelesaikan Buku “PANDUAN PEMBELAJARAN JARAK JAUH PADA MASA
PANDEMI COVID-19 SMPN 4 MAGETAN TAHUN PELAJARAN 2021/2022”.

Mengingat kondisi saat ini masih dalam masa pandemi covid-19 yang
belum mereda di tahun pelajaran 2021/2022 ini, maka pembelajaran jarak jauh
sangat dibutuhkan oleh sekolah, Pendidik, dan peserta didik. Sistem pendidikan
nasional dapat memastikan bahwa semua peserta didik memiliki akses yang sama
untuk pendidikan berkualitas selama krisis yang belum pernah terjadi sebelum ini.
Sesuai Surat Edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia
Nomor 4 Tahun 2020 yang salah satunya tentang Belajar dari Rumah melalui
pembelajaran jarak jauh yang mencakup (1) Memberikan pengalaman belajar
yang bermakna bagi peserta didik, tanpa terbebani tuntutan menuntaskan seluruh
capaian kurikulum kenaikan kelas maupun kelulusan. (2) Memfokuskan pada
pendidikan kecakapan hidup antara lain mengenai pandemi Covid-19. (3)
Memberikan variasi aktivitas dan tugas pembelajaran belajar dari rumah
antarpeserta didik, sesuai minat dan kondisi masing-masing, termasuk
mempertimbangkan kesenjangan akses/fasilitas belajar dari rumah. (4)
Memberikan umpan balik terhadap bukti atau produk aktivitas belajar dari rumah
yang bersifat kualitatif dan berguna bagi Pendidik, tanpa diharuskan memberi
skor/nilai kualitatif.

Panduan ini diharapkan dapat digunakan sebagai pegangan bagi Guru
dan Peserta didik SMPN 4 MAGETAN untuk mendukung terlaksananya Belajar
dari Rumah di masa pandemi Covid-19.

Panduan Pembelajaran Jarak Jauh SPATMA ii

Ucapan terima kasih kami haturkan kepada semua pihak yang membantu
terselesaikannya buku panduan ini. Semoga buku panduan ini dapat
memberikan manfaat positif dalam meningkatkan kualitas pengelolaan
pembelajaran di SMP Negeri 4 Magetan.

Magetan, 12 Juli 2021
Penyusun,

Tim Pengembang

Panduan Pembelajaran Jarak Jauh SPATMA iii

DAFTAR ISI

HALAMAN SAMPUL ………………………….………………………………………………………….. i

KATA PENGANTAR …………………………………………………………………………………….... ii

DAFTAR ISI ……………………………………………………………………………………………………. iv

DAFTAR LAMPIRAN ……………………………………………………………………………………. v

A. PENDAHULUAN ……………………………………………………………………………………… 1
1. Latar Belakang …………………………………………………………………………….. 1
2. Tujuan ………………………………………………………………………………………… 3
3. Prinsip …………………………………………………………………………………………. 3
4. Landasan Hukum ………………………………………………………………………… 4
6
B. PERANGKAT PEMBELAJARAN JARAK JAUH ……………………………………………… 6
C. MATERI PEMBELAJARAN JARAK JAUH ……………………………………………………. 6
7
1. Konten Materi …………………………………………………………………………….. 8
2. Profil Pembelajaran ……………………………………………………………………. 9
3. Kondisi Kebutuhan Peserta Didik ……………………………………………….. 9
D. PERENCANAAN PEMBELAJARAN JARAK JAUH ……………………………………….. 11
1. Perencanaan Pembelajaran Jarak Jauh ……………………………………….. 17
2. Desain dan Implementasi Pembelajaran Jarak Jauh ……………………. 17
E. PELAKSANAAN PEMBELAJARAN JARAK JAUH ………………………………………….. 18
1. Beban Belajar …………………………………………………………………………….. 18
2. Pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh ………………………………………… 18
F. PENILAIAN ………………………………………………………………………………………………. 18
1. Penilaian Formatif ………………………………………………………………………. 19
2. Penilaian Sumatif ………………………………………………………………………… 19
G. MEDIA DAN SUMBER BELAJAR DARING ……………………………………………….. 20
H. PENUTUP ………………………………………………………………………………………………..
I. LAMPIRAN ……………………………………………………………………………………………….

Panduan Pembelajaran Jarak Jauh SPATMA iv

DAFTAR LAMPIRAN

1. Kalender Pendidikan Provinsi
2. Contoh Rincian Pekan Efektif
3. Contoh Program Tahunan
4. Contoh Program Semester
5. Contoh Silabus
6. Contoh Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)
7. Contoh Jadwal Pelajaran

Panduan Pembelajaran Jarak Jauh SPATMA v

PANDUAN PEMBELAJARAN JARAK JAUH
PADA MASA PANDEMI COVID-19
SMP NEGERI 4 MAGETAN
TAHUN PELAJARAN 2021/2022

A. PENDAHULUAN

1. Latar Belakang
Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Pasal 1
angka 1 menyatakan bahwa pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk
mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif
mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan,
pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang
diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara.
Standar Proses adalah kriteria mengenai pelaksanaan pembelajaran pada satuan
pendidikan untuk mencapai Standar Kompetensi Lulusan. Standar Proses dikembangkan
mengacu pada Standar Kompetensi Lulusan dan Standar Isi yang telah ditetapkan sesuai
dengan ketentuan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar
Nasional Pendidikan sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 32
Tahun 2013 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005
tentang Standar Nasional Pendidikan.
Proses Pembelajaran pada satuan pendidikan diselenggarakan secara interaktif, inspiratif,
menyenangkan, menantang, memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif, serta
memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreativitas, dan kemandirian sesuai dengan
bakat, minat, dan perkembangan fisik serta psikologis peserta didik. Untuk itu setiap
satuan pendidikan melakukan perencanaan pembelajaran, pelaksanaan proses
pembelajaran serta penilaian proses pembelajaran untuk meningkatkan efisiensi dan
efektivitas ketercapaian kompetensi lulusan.
Sesuai dengan Standar Kompetensi Lulusan dan Standar Isi maka prinsip pembelajaran
yang digunakan:
a. dari peserta didik diberi tahu menuju peserta didik mencari tahu;
b. dari Pendidik sebagai satu-satunya sumber belajar menjadi belajar berbasis aneka
sumber belajar;

Panduan Pembelajaran Jarak Jauh SPATMA di Salin dan disesuaikan dari Panduan PJJ SMA Provinsi Jawa Timur 1

c. dari pendekatan tekstual menuju proses sebagai penguatan penggunaan pendekatan
ilmiah;

d. dari pembelajaran berbasis konten menuju pembelajaran berbasis kompetensi;
e. dari pembelajaran parsial menuju pembelajaran terpadu;
f. dari pembelajaran yang menekankan jawaban tunggal menuju pembelajaran dengan

jawaban yang kebenarannya multi dimensi;
g. dari pembelajaran verbalisme menuju keterampilan aplikatif;
h. peningkatan dan keseimbangan antara keterampilan fisikal (hardskills) dan

keterampilan mental (softskills);
i. pembelajaran yang mengutamakan pembudayaan dan pemberdayaan peserta didik

sebagai pembelajar sepanjang hayat;
j. pembelajaran yang menerapkan nilai-nilai dengan memberi keteladanan (ing ngarso

sung tulodo), membangun kemauan (ing madyo mangun karso), dan
mengembangkan kreativitas peserta didik dalam proses pembelajaran (tut wuri
handayani);
k. pembelajaran yang berlangsung di rumah, di sekolah, dan di masyarakat;
l. pembelajaran yang menerapkan prinsip bahwa siapa saja adalah Pendidik, siapa saja
adalah peserta didik, dan di mana saja adalah kelas;
m. Pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi untuk meningkatkan efisiensi dan
efektivitas pembelajaran; dan
n. Pengakuan atas perbedaan individual dan latar belakang budaya peserta didik.
Mengingat kondisi saat ini yang masih pandemi covid-19 yang belum mereda di tahun
pelajaran 2021/2022 ini, maka pembelajaran jarak jauh sangat dibutuhkan oleh sekolah,
Pendidik, dan peserta didik. Sistem pendidikan nasional dapat memastikan bahwa semua
peserta didik memiliki akses yang sama untuk pendidikan berkualitas selama krisis yang
belum pernah terjadi sebelum ini. Sesuai Surat Edaran Menteri Pendidikan dan
Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2020 yang salah satunya tentang Belajar
dari Rumah melalui pembelajaran jarak jauh yang mencakup (1) Memberikan
pengalaman belajar yang bermakna bagi peserta didik, tanpa terbebani tuntutan
menuntaskan seluruh capaian kurikulum kenaikan kelas maupun kelulusan. (2)
Memfokuskan pada pendidikan kecakapan hidup antara lain mengenai pandemi Covid-
19. (3) Memberikan variasi aktivitas dan tugas pembelajaran belajar dari rumah
antarpeserta didik, sesuai minat dan kondisi masing-masing, termasuk
mempertimbangkan kesenjangan akses/fasilitas belajar dari rumah. (4) Memberikan

Panduan Pembelajaran Jarak Jauh SPATMA di Salin dan disesuaikan dari Panduan PJJ SMA Provinsi Jawa Timur 2

umpan balik terhadap bukti atau produk aktivitas belajar dari rumah yang bersifat
kualitatif dan berguna bagi Pendidik, tanpa diharuskan memberi skor/nilai kualitatif.
Dengan demikian sangat dibutuhkan peran penting Pendidik untuk membantu Peserta
didik menghadapi ketidakpastian yang disebabkan oleh pandemi dan melibatkan peserta
didik untuk terus belajar meskipun kegiatan sekolah tidak terlaksana secara normal.

2. Tujuan
Panduan Pembelajaran jarak jauh disusun untuk:
a. Pendidik (Guru mata pelajaran, Guru Bimbingan dan Konseling, dan Pembina
ekstrakurikuler) secara individual atau kelompok dalam mengembangkan rencana
pelaksanaan pembelajaran (RPP) dan melaksanakan pembelajaran yang
berkelanjutan dalam berbagai strategi, dan model untuk muatan dan/atau mata
pelajaran yang diampunya di masa pandemi covid-19;
b. Musyawarah Guru Mata Pelajaran Sekolah (MGMPS) menyusun konsep pembelajaran
jarak jauh sesuai dengan karakteristik mata pelajarannya.
c. Pimpinan satuan pendidikan (kepala sekolah, wakil kepala sekolah, wali kelas) dalam
menfasilitasi pembelajaran jarak jauh di masa pandemi covid-19.
d. Orang tua, pendidik, dan peserta didik dalam berkolaborasi untuk berdaya belajar
menghadapi situasi darurat di masa pandemi covid-19.
e. Peserta didik mendapatkan pengalaman belajar yang bermakna, menantang dan
sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan peserta didik.
f. Masyarakat berperan aktif dalam mendukung terlaksananya pembelajaran jarak jauh
di masa pandemi covid-19.

3. Prinsip
a. Tidak membahayakan
Sebagaimana Pendidik di seluruh dunia mencoba untuk mengurangi kemungkinan
resiko dalam belajar karena gangguan sekolah, keselamatan dan kesejahteraan
peserta didik (students well-being) harus menjadi hal terpenting untuk dipikirkan.
Upaya penyampaian kurikulum secara jarak jauh tidak menciptakan lebih banyak stres
dan kecemasan bagi peserta didik dan keluarganya.
b. Realistis.
Pendidik hendaknya memiliki ekspektasi yang realistis mengenai apa yang dapat
dicapai dengan pembelajaran jarak jauh, dan menggunakan penilaian profesional
untuk menilai konsekuensi dari rencana pembelajaran tersebut.

Panduan Pembelajaran Jarak Jauh SPATMA di Salin dan disesuaikan dari Panduan PJJ SMA Provinsi Jawa Timur 3

4. Landasan Hukum
a. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional
(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 78, Tambahan Lembaran
Negara Republik Indonesia Nomor 4301);
b. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan sebagaimana telah
beberapa kali diubah, terakhir dengan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2015 tentang
Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan
Daerah;
c. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan
sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 2013
tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang
Standar Nasional Pendidikan sebagaimana telah diubah kali terakhir dengan
Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua atas
Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan;
d. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 87 Tahun 2017 tentang Pendidikan
Karakter;
e. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 19 tahun 2007 tentang Standar
Pengelolaan Pendidikan;
f. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 63 Tahun 2014 tentang
Pendidikan Kepramukaan Sebagai Kegiatan Ekstrakurikuler Wajib pada Pendidikan
Dasar dan Pendidikan Menengah;
g. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 79 Tahun 2014 tentang
Muatan Lokal Kurikulum 2013;
h. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 111 Tahun 2014 tentang
Bimbingan dan Konseling pada Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah;
i. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 160 Tahun 2014 tentang
Pemberlakuan Kurikulum Tahun 2006 dan Kurikulum 2013;
j. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 23 Tahun 2015 tentang
Penumbuhan Budi Pekerti;
k. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 53 Tahun
2015 tentang Penilaian Hasil Belajar oleh Pendidik dan Satuan Pendidikan pada
Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah;
l. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 18 tahun 2016 tentang
pengenalan lingkungan sekolah bagi peserta didik baru;

Panduan Pembelajaran Jarak Jauh SPATMA di Salin dan disesuaikan dari Panduan PJJ SMA Provinsi Jawa Timur 4

m. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan nomor 20 Tahun 2016 Tentang
Standar Kompetensi Lulusan Pendidikan Dasar dan Menengah

n. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan nomor 21 Tahun 2016 Tentang
Standar Isi Pendidikan Dasar dan Menengah;

o. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan nomor 22 Tahun 2016 Tentang
Standar Proses Pendidikan Dasar dan Menengah;

p. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan nomor 23 Tahun 2016 Tentang
Standar Penilaian Pendidikan;

q. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia nomor 23 tahun
2017 tentang Hari Sekolah;

r. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 20 tahun
2018 tentang Penguatan Pendidikan Karakter pada Satuan Pendidikan Formal;

s. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 36 Tahun 2018 Tentang
Perubahan Atas Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 59 Tahun
2014 Tentang Kurikulum 2013 Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah;

t. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan nomor 37 Tahun 2018 Tentang
perubahan atas peraturan menteri pendidikan dan kebudayaan nomor 24 tahun 2016
tentang kompetensi inti dan kompetensi dasar pelajaran pada pendidikan menengah
kurikulum 2013 pada pendidikan dasar dan Pendidikan Menengah;

u. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 44 tahun
2019 tentang Penerimaan Peserta Didik Baru pada Taman Kanak-Kanak, Sekolah
Dasar, Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Menengah Atas, dan Sekolah Menengah
Kejuruan;

v. Surat Edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan nomor 14 tahun 2019 tentang
Penyerderhanaan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran;

w. Keputusan bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri
Kesehatan, dan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia No. 01/KB/2020, 516 Tahun
2020, HK.03.01/Menkes/363/2020, 440-482 tahun 2020 tentang Panduan
Penyelenggaraan Pembelajaran pada tahun ajaran 2021/2022 dan Tahun Akademik
2021/2022 di Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19); dan

x. Surat Edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan nomor 4 tahun 2020 tentang
Pelaksanaan Kebijakan Pendidikan dalam Masa Darurat Penyebaran Corona Virus
Disease (COVID-19).

Panduan Pembelajaran Jarak Jauh SPATMA di Salin dan disesuaikan dari Panduan PJJ SMA Provinsi Jawa Timur 5

B. PERANGKAT PEMBELAJARAN JARAK JAUH
Perangkat yang perlu dipersiapkan oleh seorang Pendidik sebelum melaksanakan proses
pembelajaran jarak jauh adalah sebagai berikut:
1. Kalender Pendidikan
2. Rincian Pekan Efektif
3. Program Tahunan
4. Program Semester
5. Silabus
6. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)
7. Jadwal Pelajaran

C. MATERI PEMBELAJARAN JARAK JAUH
Pada masa pandemi Covid-19, pendidik harus dapat mendesain dan mengimplementasikan
pembelajaran jarak jauh dengan memperhatikan : (1) konten materi yang akan diberikan
ke peserta didik; (2) profil pembelajaran; dan (3) kondisi dan kebutuhan peserta didik saat
ini.

1. Konten Materi
a. Koordinasi dengan Kepala Sekolah
Materi pembelajaran harus dikoordinasikan dengan Kepala Sekolah. Pendidik tetap
mengikuti perkembangan kurikulum, kebijakan, atau panduan yang ada. Hal-hal
yang perlu diperhatikan oleh Pendidik sebagai berikut:
1) Mengikuti arahan atau panduan resmi yang diberikan Kepala Sekolah tentang
konten yang diajarkan dan bagaimana cara mendapatkan konten itu.
2) Selalu memberikan laporan perkembangan pembelajaran dan kendala selama
proses pembelajaran untuk mendapatkan umpan balik dari Kepala Sekolah.
Mengikuti pertemuan atau diskusi kelompok dengan Kepala Sekolah
menggunakan saluran formal dan informal.
3) Melakukan komunikasi dengan sesama Pendidik untuk berbagi pengalaman
dan mencari solusi atas kendala yang dihadapi.
4) Memastikan persetujuan dari kepala Kepala Sekolah tentang kurikulum dan
rencana pembelajaran yang akan diberikan selama proses pembelajaran jarak
jauh.

Panduan Pembelajaran Jarak Jauh SPATMA di Salin dan disesuaikan dari Panduan PJJ SMA Provinsi Jawa Timur 6

b. Reviu Kurikulum
Reviu Kurikulum dilakukan dengan memperhatikan kebijakan pemerintah, sumber
daya yang dimiliki Pendidik, dan sumber daya yang dimiliki peserta didik.
Menentukan prioritas pembelajaran:
1) selengkap mungkin sebagaimana kurikulum standar,
2) memberikan pengalaman belajar tanpa terbebani tuntutan menuntaskan
seluruh capaian kurikulum,
3) mencakup pengetahuan dan keterampilan inti, atau
4) fokus pada konten dan kegiatan yang akan membantu peserta didik mengatasi
krisis saat ini.
Hal-hal yang perlu diperhatikan oleh Pendidik sebagai berikut:
1) Menentukan target kurikulum yang akan dicapai mencakup pengetahuan dan
keterampilan inti, dengan lebih memfokuskan pada kesejahteraan (well-being)
para peserta didik.
2) Memastikan adanya kebijakan atau panduan resmi yang harus diikuti dalam
menerapkan rencana pembelajaran tersebut, dan sumber daya yang akan
digunakan, serta rekomendasi narasumber yang harus dihubungi jika
diperlukan bantuan teknis.
3) Memulai pembelajaran sesuai dengan rencana pembelajaran yang telah
disiapkan dan disetujui Kepala Sekolah dengan tetap mengikuti perkembangan
kebijakan berikutnya.

2. Profil pembelajaran
a. Pendidik memiliki pemahaman yang mendalam tentang peserta didik dan bagaimana
mereka belajar, hal ini akan sangat membantu Pendidik untuk merancang
pengalaman belajar jarak jauh yang lebih baik.
b. Tinjau apa yang Pendidik ketahui tentang peserta didik tentang pengetahuan,
keterampilan, kebiasaan, dan minat mereka, kekuatan mereka dan tantangan
mereka.
Hal-hal yang perlu diperhatikan oleh Pendidik sebagai berikut:
a. Mengetahui peserta didik yang dapat menyelesaikan tugas sekolah mereka dengan
baik sebelum sekolah ditutup dan yang masih belum bisa menyelesaikannya.
b. Menentukan strategi pengajaran dan kegiatan belajar yang terbaik untuk peserta
didik.

Panduan Pembelajaran Jarak Jauh SPATMA di Salin dan disesuaikan dari Panduan PJJ SMA Provinsi Jawa Timur 7

c. Mengetahui peserta didik yang dapat bekerja secara mandiri dan yang membutuhkan
lebih banyak bimbingan dan dukungan belajar dari jarak jauh.

d. Mengidentifikasi peserta didik yang merasa nyaman menggunakan teknologi dan
yang membutuhkan lebih banyak bantuan.

e. Mengidentifikasi peserta didik yang dapat membantu teman sekelas dengan kegiatan
belajar menggunakan teknologi.

3. Kondisi dan Kebutuhan Peserta Didik
a. Kondisi Peserta Didik
Memahami lingkungan rumah dan kondisi psikososial peserta didik akan membantu
pendidik dalam menetapkan tujuan yang realistis.
Hal-hal yang perlu diperhatikan oleh Pendidik sebagai berikut:
1) Memahami lokasi dan lingkungan rumah tinggal peserta didik, ditinjau dari aspek
kenyamanan, keamanan, ketersediaan kebutuhan dasar yang memadai.
2) Memahami kondisi mental dan emosi peserta didik (apakah cemas atau takut)
sehubungan dengan ketersediaan jaringan yang kuat di dalam rumah atau di
dalam komunitasnya.
3) Memahami ketersedian akses teknologi untuk pembelajaran jarak jauh: jenisnya,
frekwensi penggunaan, lama penggunaan, biayanya, cara mengakses materi
pembelajaran, komunikasi antar pengguna, dan prioritas pemberian bantuan
dalam hal akses.
4) Memahami orang tua peserta didik dan anggota keluarga yang dapat membantu
dalam menyelesaikan tugas sekolah.
b. Dukungan Keluarga
1) Orang tua atau wali peserta didik memainkan peran besar dalam membantu
keberhasilan peserta didik dalam pembelajaran jarak jauh.
2) Mengingat orangtua bukan Pendidik terlatih, maka dibutuhkan banyak dorongan
dari Pendidik.
Untuk mendukung kedua hal di atas, yang perlu diperhatikan oleh Pendidik sebagai
berikut:
1) Mengidentifikasi bantuan yang diperlukan orang tua atau wali peserta didik.
2) Memastikan bahwa panduan belajar dapat disampaikan dan dipahami dengan
jelas oleh orang tua.

Panduan Pembelajaran Jarak Jauh SPATMA di Salin dan disesuaikan dari Panduan PJJ SMA Provinsi Jawa Timur 8

3) Menggunakan pola komunikasi dan memberikan umpan balik yang baik kepada
orangtua dengan menyepakati waktu untuk berkomunikasi.

4) Memberikan dukungan, dorongan, dan motivasi kepada orang tua atau wali
peserta didik untuk tetap termotivasi.

5) Lakukan pengumpulan informasi terlebih dahulu mengenai kesiapan orangtua
dalam mendampingi peserta didik melakukan pembelajaran jarak jauh.

6) Sediakan waktu berbincang bebas dengan orangtua dan peserta didik untuk
mendapatkan gambaran kondisi yang mereka alami.

7) Memperkirakan durasi maksimal 80% dari jam belajar normal untuk pengerjaan
tugas yang akan diberikan.

8) Membangun kesepakatan dengan orang tua terkait cara pengerjaan tugas peserta
didik, jadwal dan durasi konferensi Pendidik.

D. PERENCANAAN PEMBELAJARAN JARAK JAUH

1. Perencanaan Pembelajaran Jarak Jauh
Sesuai dengan Permendikbud nomor 22 tahun 2016 tentang Standar Proses, Perencanaan
pembelajaran dirancang dalam bentuk Silabus dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran
(RPP) yang mengacu pada Standar Isi. Perencanaan pembelajaran meliputi penyusunan
rencana pelaksanaan pembelajaran dan penyiapan media dan sumber belajar, perangkat
penilaian pembelajaran, dan skenario pembelajaran. Penyusunan Silabus dan RPP
disesuaikan pendekatan pembelajaran yang digunakan.
a. Silabus
Silabus merupakan acuan penyusunan kerangka pembelajaran untuk setiap bahan
kajian mata pelajaran. Silabus paling sedikit memuat:
1) Identitas mata pelajaran ;
2) Identitas sekolah meliputi nama satuan pendidikan dan kelas;
3) Kompetensi inti, merupakan gambaran secara kategorial mengenai kompetensi
dalam aspek sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang harus dipelajari peserta
didik untuk suatu jenjang sekolah, kelas dan mata pelajaran;
4) kompetensi dasar, merupakan kemampuan spesifik yang mencakup sikap,
pengetahuan, dan keterampilan yang terkait muatan atau mata pelajaran;

Panduan Pembelajaran Jarak Jauh SPATMA di Salin dan disesuaikan dari Panduan PJJ SMA Provinsi Jawa Timur 9

5) materi pokok, memuat fakta, konsep, prinsip, dan prosedur yang relevan, dan
ditulis dalam bentuk butir-butir sesuai dengan rumusan indikator pencapaian
kompetensi;

6) pembelajaran, yaitu kegiatan yang dilakukan oleh pendidik dan peserta didik
untuk mencapai kompetensi yang diharapkan;

7) penilaian, merupakan proses pengumpulan dan pengolahan informasi untuk
menentukan pencapaian hasil belajar peserta didik;

8) alokasi waktu sesuai dengan jumlah jam pelajaran dalam struktur kurikulum untuk
satu semester atau satu tahun; dan

9) sumber belajar, dapat berupa buku, media cetak dan elektronik, alam sekitar atau
sumber belajar lain yang relevan.

Silabus dikembangkan berdasarkan Standar Kompetensi Lulusan dan Standar Isi untuk
satuan pendidikan dasar dan menengah sesuai dengan pola pembelajaran pada setiap
tahun ajaran tertentu. Silabus digunakan sebagai acuan dalam pengembangan
rencana pelaksanaan pembelajaran.

Sesuai dengan Surat Edaran Mendikbud Nomor 14 tahun 2019, dijelaskan bahwa dari 13
komponen RPP yang telah diatur dalam Permendikbud Nomor 22 Tahun 2016 tentang
Standar Proses Pendidikan Dasar dan Menengah, yang menjadi komponen inti adalah
Tujuan Pembelajaran, Langkah-langkah (kegiatan) Pembelajaran, dan Penilaian
Pembelajaran (assessment) yang wajib dilaksanakan oleh Pendidik, sedangkan komponen
lainnya bersifat pelengkap.
Sekolah, kelompok guru mata pelajaran sejenis di tingkat sekolah, kelompok guru mata
pelajaran sejenis di tingkat kabupaten/kota/provinsi, dan individu Pendidik secara bebas
dapat memilih, membuat, menggunakan, dan mengembangkan format RPP secara
mandiri untuk keberhasilan belajar peserta didik.
b. Prinsip Penyusunan RPP

Dalam menyusun RPP hendaknya memperhatikan prinsip-prinsip sebagai berikut:
1) Perbedaan individual peserta didik antara lain kemampuan awal, tingkat

intelektual, bakat, potensi, minat, motivasi belajar, kemampuan sosial, emosi,
gaya belajar, kebutuhan khusus, kecepatan belajar, latar belakang budaya, norma,
nilai, dan/atau lingkungan peserta didik.
2) Partisipasi aktif peserta didik.

Panduan Pembelajaran Jarak Jauh SPATMA di Salin dan disesuaikan dari Panduan PJJ SMA Provinsi Jawa Timur 10

3) Berpusat pada peserta didik untuk mendorong semangat belajar, motivasi, minat,
kreativitas, inisiatif, inspirasi, inovasi dan kemandirian.

4) Pengembangan budaya membaca dan menulis yang dirancang untuk
mengembangkan kegemaran membaca, pemahaman beragam bacaan, dan
berekspresi dalam berbagai bentuk tulisan.

5) Pemberian umpan balik dan tindak lanjut RPP memuat rancangan program
pemberian umpan balik positif, penguatan, pengayaan, dan remedi.

6) Penekanan pada keterkaitan dan keterpaduan antara KD, materi pembelajaran,
kegiatan pembelajaran, indicator pencapaian kompetensi, penilaian, dan sumber
belajar dalam satu keutuhan pengalaman belajar.

7) Mengakomodasi pembelajaran tematik-terpadu, keterpaduan lintas mata
pelajaran, lintas aspek belajar, dan keragaman budaya.

8) Penerapan teknologi informasi dan komunikasi secara terintegrasi, sistematis, dan
efektif sesuai dengan situasi dan kondisi.

2. Desain dan Implementasi Pembelajaran Jarak jauh
a. Penilaian Diri Pendidik
1) Pendidik harus kreatif, inovatif dan fleksibel dengan tetap teguh pada prinsip
pengajaran yang baik dan pembelajaran inklusif.
2) Membangun kekuatan pribadi dan profesional, menerima tantangan dan
mengatasinya, serta mengulurkan tangan kepada sesama pendidik untuk bantuan
dan bimbingan.
Hal-hal yang diperhatikan pendidik adalah sebagai berikut:
1) Siap mengikuti perubahan secara fisik, intelektual, mental dan emosional.
2) Mengatasi segala kekhawatiran atau ketakutan untuk mengajar jarak jauh dan
menyiapkan diri dengan lebih baik.
3) Menyiapkan sarana teknologi dan sumber daya yang tersedia dan dapat
digunakan secara optimal.
4) Menyadari kemampuan diri terhadap teknologi, mengikuti pelatihan ekstra untuk
pengajaran jarak jauh jika diperlukan sesuai dengan kebutuhan pribadi.
5) Menyiapkan sumber daya dan membuat alat sesuai dengan waktu yang tersedia
dan target kurikulum yang telah ditetapkan.

Panduan Pembelajaran Jarak Jauh SPATMA di Salin dan disesuaikan dari Panduan PJJ SMA Provinsi Jawa Timur 11

b. Dukungan Pendidik
Dukungan pendidik yang diperlukan adalah :
1) Dukungan profesional
2) Dukungan Emotional
3) Dukungan teknis
Hal-hal yang diperhatikan pendidik adalah sebagai berikut:
1) Memastikan jenis dukungan apa yang diperlukan.
2) Mencari informasi saluran resmi untuk dukungan pendidik seperti hotlines,
helpdesk, atau grup online.
3) Melakukan komunikasi dengan kelompok pendidik di sekolah sendiri atau
kelompok pendidik sejenis terkait dengan dukungan teknologi atau motivasi yang
diperlukan.
4) Memastikan pendidik sudah memiliki kelompok yang akan memberikan dukungan
baik dari sekolah sendiri maupun dengan pendidik dari sekolah lain.
5) Memastikan dan mencari model pembelajaran jarak jauh yang sudah berhasil
dilaksanakan secara efektif selama masa pandemi Covid-19 yang dapat dijadikan
contoh.

c. Sumber Daya
Dalam hal penyiapan sumber daya, yang perlu diperhatikan pendidik adalah sebagai
berikut:
1) Memastikan teknologi, platform, peralatan dan sumber daya yang tersedia bagi
pendidik dan peserta didik misalnya cetak, audio dan radio, video dan TV, berbasis
komputer, berbasis Internet dan berbasis telepon.
a) Memilih dan menentukan sumber daya yang dapat digunakan oleh semua
atau sebagian besar peserta didik dan yang termudah untuk digunakan
berkomunikasi, instruksi langsung, diskusi, berbagi pekerjaan dan penilaian.
b) Menentukan peserta didik yang tidak memiliki akses ke telepon, komputer,
dan internet.
2) Memastikan materi pengajaran dan pembelajaran yang dapat diadaptasikan
untuk pembelajaran jarak jauh, bebas diakses dan berkualitas.

d. Menyusun Pembelajaran
Pendidik menyusun struktur pembelajaran jarak jauh bergantung pada konten materi,
peserta didik, kemampuan pribadi dan sumber daya yang tersedia.
Alternatif Skenario pembelajaran sebagai berikut :

Panduan Pembelajaran Jarak Jauh SPATMA di Salin dan disesuaikan dari Panduan PJJ SMA Provinsi Jawa Timur 12

Skenario A Skenario B Skenario C

Lengkap, pelajaran Lengkap, pelajaran Konten pembelajaran dan

terstruktur terstruktur kegiatan yang dipilih untuk

mengikuti difokuskan pada membantu peserta didik

kurikulum standar pengetahuan dan mengatasi krisis pandemi

keterampilan inti Covid-19

Pendidik perlu untuk menyusun kembali Seperti skenario A dan B,

rencana pembelajaran tatap muka menjadi dengan mengingat bahwa

pembelajaran jarak jauh. tujuan utama adalah untuk

mendukung peserta didik

melalui krisis pandemi Covid-

19.

Hal-hal yang perlu diperhatikan Pendidik Hal-hal yang perlu diperhatikan

sebagai berikut: Pendidik sebagai berikut:

1) Mengadakan kelas jarak jauh dan 1) Membahas krisis pandemi

memastikan jadwal proses Covid-19 dengan peserta

pembelajaran dilaksanakan, alat untuk didik agar bisa membantu

berkomunikasi satu sama lain, mereka menghadapi

mempertimbangkan biaya, pola kebingungan, kecemasan

pelaksanaan secara serentak (pada saat atau ketakutan.

yang sama) atau asinkronus (tidak pada 2) Memilih sumber daya,

saat yang sama) atau campuran peralatan dan aktifitas yang

keduanya. tepat untuk ditawarkan

2) Instruksi langsung dan sumber daya. kepada peserta didik agar

Memastikan bahan pengajaran berupa memiliki pemahaman yang

presentasi yang sesuai dengan materi lebih baik tentang krisis

kurikulum disiapkan dengan cara pandemi Covid-19 dan

mengadopsi atau mengadaptasi dari membantu agar mereka

bahan lain atau mengembangkan baru. merasa normal dan

terbiasa, serta membuat

mereka merasa aman.

3) Memastikan jumlah tugas

dan waktu yang diberikan

Panduan Pembelajaran Jarak Jauh SPATMA di Salin dan disesuaikan dari Panduan PJJ SMA Provinsi Jawa Timur 13

Skenario A Skenario B Skenario C

kepada peserta didik tanpa

menciptakan stress lebih

banyak bagi mereka dan

keluarganya.

4) Memilih cara terbaik

berkomunikasi dengan

orang tua atau wali peserta

didik untuk mencapai

tujuan .

5) Menyiapkan diri untuk

lebih sadar, tanggap, dan

mendukung

Kegiatan dan tugas. Rencanakan dan laksanakan

Disiapkan dengan cara menyederhanakan tugas yang mendukung pada

kegiatan lama atau membuat yang baru setiap fase.

untuk dikerjakan peserta didik sendiri atau Sebelum:

dengan pengawasan dari orang tua atau • mengklarifikasi tugas dan

wali peserta didik. Memilih cara yang mengelola hasil yang

terbaik dalam proses belajar melalui self- diharapkan

direction, penemuan, penyelidikan, dan Selama:

kolaborasi. Memastikan waktu yang akan  memantau kemajuan

diberikan untuk setiap kegiatan yang akan pembelajaran melalui

dikerjakan baik secara individu atau dalam refleksi secara berkala

kelompok.  memberikan umpan balik

dan dukungan secara terus

menerus

Setelah:

• mengelola penilaian

sumatif dan memberikan

umpan balik dari proses

pembelajaran

Panduan Pembelajaran Jarak Jauh SPATMA di Salin dan disesuaikan dari Panduan PJJ SMA Provinsi Jawa Timur 14

Skenario A Skenario B Skenario C

Hal yang perlu diperhatikan

Pendidik:

1) Menentukan cara terbaik

untuk mendukung

pembelajaran peserta didik

dengan mencari jenis

bantuan yang diberikan

kepada peserta didik untuk

membimbing mereka

melalui berbagai tugas

belajar.

2) Memilih saluran

komunikasi yang harus

digunakan secara maksimal

sehingga peserta didik

mendapat umpan balik

secara tepat waktu

3) Memberikan dukungan

kepada peserta didik secara

mental dan emosional agar

menjaga peserta didik

tetap terlibat dan

termotivasi untuk belajar,

serta membantu mereka

mengatasi kecemasan dan

ketakutan.

4) Memberikan dorongan

kepada peserta didik untuk

belajar dan saling

mendukung sesama

peserta didik.

Panduan Pembelajaran Jarak Jauh SPATMA di Salin dan disesuaikan dari Panduan PJJ SMA Provinsi Jawa Timur 15

Skenario A Skenario B Skenario C

Fasilitasi.

Memberikan panduan kepada peserta

didik secara individu, dalam kelompok kecil

atau keseluruh kelas. Berkominukasi

dengan orang tua atau wali peserta didik

untuk meminta kerjasamanya agar dapat

bekerja secara efektif dan membuat

kemajuan dalam pembelajarannya.

Kesejahteraan (well-being) psikososial.

1) Memberikan dukungan kepada peserta

didik secara mental dan emosional saat

menghadapi tantangan pembelajaran

jarak jauh.

2) Jumlah pekerjaan yang diberikan

kepada peserta didik harus

mempertimbangkan keseimbangan

kesejahteraan psikososial peserta didik

dengan tuntutan kurikulum.

3) Menentukan sumber daya dan alat

yang dapat ditawarkan kepada peserta

didik untuk membantu mengatasi

permasalahan.

Keterbatasan Sumber Daya

Memastikan bahwa semua peserta didik

dapat berpartisipasi dalam pembelajaran

jarak jauh. Apabila ada peserta didik

dengan keterbatasan atau tidak memiliki

akses ke internet atau telepon, maka

disiapkan:

1) pola komunikasi dan jadwalnya dengan

alternatif pola pembelajaran instruksi

langsung, media dan sumber belajar

Panduan Pembelajaran Jarak Jauh SPATMA di Salin dan disesuaikan dari Panduan PJJ SMA Provinsi Jawa Timur 16

Skenario A Skenario B Skenario C

luring, kegiatan, dan penilaian untuk

peserta didik

2) Memfasilitasi pembelajaran peserta

didik, mendukung secara mental dan

emosional, dan memeriksa kemajuan

peserta didik.

3) Menentukan alternatif yang diperlukan

untuk peserta didik dengan melibatkan

kepala sekolah, orang tua, atau

pendidik.

E. PELAKSANAAN PEMBELAJARAN JARAK JAUH

1. Beban Belajar
Beban belajar dengan menggunakan Sistem Paket yaitu sistem penyelenggaraan program
pendidikan yang peserta didiknya diwajibkan mengikuti seluruh program pembelajaran
dan beban belajar yang sudah ditetapkan untuk setiap kelas sesuai dengan struktur
kurikulum yang berlaku. Beban belajar setiap mata pelajaran pada Sistem Paket
dinyatakan dalam satuan jam pembelajaran.
Beban belajar dirumuskan dalam bentuk satuan waktu yang dibutuhkan oleh peserta
didik untuk mengikuti program pembelajaran melalui sistem tatap muka, penugasan
terstruktur, dan kegiatan mandiri tidak terstruktur. Semua itu dimaksudkan untuk
mencapai standar kompetensi lulusan dengan memperhatikan tingkat perkembangan
peserta didik.
Beban belajar selama masa pendemi Covid-19 merupakan keseluruhan kegiatan yang
harus diikuti peserta didik dalam satu minggu, satu semester, dan satu tahun
pembelajaran.
a. Beban belajar di Sekolah dinyatakan dalam jam pembelajaran per 2 (dua) minggu;
b. Satu jam tatap muka adalah 40 menit;
c. Beban belajar per 2 (dua) minggu Kelas VII, VIII, IX adalah 40 jam pelajaran (nasional)
dan ditambah 2 jam pelajaran untuk Pengambangan diri (BK dan B-TIK)

Panduan Pembelajaran Jarak Jauh SPATMA di Salin dan disesuaikan dari Panduan PJJ SMA Provinsi Jawa Timur 17

2. Pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh
Pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh menyesuaikan dengan jadwal pelajaran yang
disusun oleh masing-masing SMP Negeri 4 Magetan.

F. PENILAIAN
Penilaian harus direncanakan dan disatukan dalam kegiatan pembelajaran dengan
pertimbangan :
• Memungkinkan pendidik memonitor dan memfasilitasi kemajuan belajar peserta didik,
dan membantu peserta didik mengelola pembelajaran mereka sendiri.
• Cara pendidik menilai hasil pembelajaran.
• Metode penilaian yang digunakan menyesuaikan pada tujuan pembelajaran.
• Menemukan keseimbangan antara yang efektif dan yang layak untuk dilakukan dari jarak
jauh.
Hal-hal yang perlu diperhatikan oleh Pendidik sebagai berikut:
1. Penilaian formatif.
a. Cara memantau, menilai, dan memfasilitasi kemajuan belajar dari jarak jauh untuk
menilai tugas yang diberikan pada kegiatan pembelajaran.
b. Menentukan alat penilaian yang digunakan untuk memberikan tanggapan rutin
kepada peserta didik dan menjaga pekerjaan peserta didik selaras dengan tujuan
pembelajaran.
c. Memberikan kesempatan kepada peserta didik melakukan refleksi apa yang mereka
pelajari dan menyampaikannya kepada teman sekelas.
2. Penilaian sumatif.
Menentukan dan membuat alat penilaian sumatif yang dapat digunakan untuk
memberikan penilaian peserta didik sesuai dengan materi pembelajaran yang diberikan.

Panduan Pembelajaran Jarak Jauh SPATMA di Salin dan disesuaikan dari Panduan PJJ SMA Provinsi Jawa Timur 18

G. MEDIA DAN SUMBER BELAJAR DARING
1. Portal Bersama Hadapi Korona
https://bersamahadapikorona.kemdikbud.go.id
2. Rumah Belajar oleh Pusdatin Kemendikbud
https://belajar.kemdikbud.go.id
3. TV Edukasi Kemendikbud
https://tve.kemdikbud.go.id
4. Pembelajaran Digital oleh Pusdatin dan SEAMOLEC Kemendikbud
http://rumahbelajar.id
5. Laman Guru Berbagi
https://guruberbagi.kemdikbud.go.id
6. SIAJAR oleh SEAMOLEC Kemendikbud
https://lms.seamolec.org
7. Membaca Digital
http://aksi.puspendik.kemdikbud.go.id/membacadigital/
8. Suara Edukasi
http://suaraedukasi.kemdikbud.go.id
9. Tatap Muka Daring Melalui Program SAPA Duta Rumah Belajar Pusdatin Kemendikbud,
melalui Pusdatin.webex.com
10. Program Belajar dari Rumah TVRI

H. PENUTUP
Beberapa keberhasilan pendidik dalam melaksanakan Pembelajaran Jarak Jauh diantaranya
mampu: (1) Memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi peserta didik, tanpa
terbebani tuntutan menuntaskan seluruh capaian kurikulum kenaikan kelas maupun
kelulusan. (2) Memfokuskan pada pendidikan kecakapan hidup antara lain mengenai
pandemi Covid-19. (3) Memberikan variasi aktivitas dan tugas pembelajaran belajar dari
rumah antarpeserta didik, sesuai minat dan kondisi masing-masing, termasuk
mempertimbangkan kesenjangan akses/fasilitas belajar dari rumah. (4) Memberikan umpan
balik terhadap bukti atau produk aktivitas belajar dari rumah yang bersifat kualitatif dan
berguna bagi Pendidik, tanpa diharuskan memberi skor/nilai kualitatif. Melalui panduan ini
diharapkan para pendidik dapat melaksanakan proses pembelajaran dan penilaian jarak jauh.
Semoga para pendidik diberi kemudahan dalam memahami panduan ini dan dapat
diterapkan untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran dan penilaian pada masa pandemi

Panduan Pembelajaran Jarak Jauh SPATMA di Salin dan disesuaikan dari Panduan PJJ SMA Provinsi Jawa Timur 19

Covid-19. Pada akhirnya, semua peserta didik dapat menguasai kompetensi secara
bermakna, luas dan mendalam serta dapat menerapkan pada berbagai konteks kehidupan
saat pandemi Covid-19. Sistem pendidikan nasional dapat memastikan bahwa semua peserta
didik memiliki akses yang sama untuk pendidikan berkualitas selama krisis yang belum pernah
terjadi sebelum ini. Pada akhirnya, upaya peningkatan mutu pendidikan yang berkeadilan
akan dapat tercapai.
I. LAMPIRAN
a. Kalender Pendidikan Provinsi
b. Contoh Rincian Pekan Efektif
c. Contoh Program Tahunan
d. Contoh Program Semester
e. Contoh Silabus
f. Contoh Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)
g. Contoh Jadwal Pelajaran

Panduan Pembelajaran Jarak Jauh SPATMA di Salin dan disesuaikan dari Panduan PJJ SMA Provinsi Jawa Timur 20

Lampiran 1.
Kalender Pendidikan Provinsi

KEPUTUSAN

KEPALA DINAS PENDIDIKAN
PROVINSI JAWA TIMUR

NOMOR: 420/2042/101.1/2020

TENTANG

HARI EFEKTIF,HARI EFEKTIF FAKULTATIF,
DAN HARI LIBUR

BAGI SATUAN PENDIDIKAN
DI PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN PELAJARAN 2021/2022

PEMERINTAH PROVINSI JAWA TIMUR
DINAS PENDIDIKAN

Jl. Gentengkali No. 33 Surabaya
Kode Pos 60275









Lampiran 2.
Contoh Rincian Pekan Efektif

PENGEMBANGAN PERANGKAT
PEMBELAJARAN JARAK JAUH (PJJ)

MASA PANDEMI COVID-19

A. Rincian Minggu Efektif dan Program Tahunan

1. Dalam Struktur Kurikulum memiliki alokasi waktu:

Kelas dan Alokasi Waktu

Komponen Normal New Normal

A. Mata Pelajaran VII VIII IX VII VIII IX
1. Pendidikan Agama dan Budi Pekerti
2. Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan 333222
3. Bahasa Indonesia 333222
4. Bahasa Inggris 666444
5. Matematika 444333
6. Ilmu Pengetahuan Alam 555444
7. Ilmu Pengetahuan Sosial 555444
8. Seni Budaya 444333
9. Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan 333222
10. Prakarya 333222

B. Muatan Lokal 222111

1. Bahasa Jawa 222111

C. Pengembangan Diri 111111
1. Bimbingan TIK 111111
2. Bimbingan Konseling

Jumlah 42 42 42 30 30 30

D. Kegiatan Ekstra Kurikuler 2* 2* 2* 1* 1* *1

(a) Pramuka-PMR
(b) Seni Tari
(c) Seni Teater
(d) English Club
(e) Basket
(f) Bola Voli
(g) Futsal
(h) Baca Tulis Al Qur’an
(i) Jurnalistik
(j) Drumb band

2. Dengan mengacu poin 1 dan Kalender Pendidikan Tahun Pelajaran 2020-2021 dapat
disusun Rincian Pekan Efektif (RPE).
Contoh pada halaman berikut adalah RPE untuk Semester Gasal dan Genap.

3. Kemudian berdasarkan RPE semester 1 dan semester 2 dapat disusun Program Tahuan
(PROTA).
Sebagai Contoh adalah Program Tahuan (PROTA) seperti pada halaman berikut.

MATA PELAJARAN RENCANA PEKAN EFEKTIF
KELAS SMP NEGERI 4 MAGETAN
TAHUN PELAJARAN
:
: VII DAN VIII
: 2021/2022

SEMESTER GANJIL

A. Banyaknya pekan dalam satu semester

No Bulan Jumlah Pekan Jumlah Pekan Tidak Efektif Jumlah Pekan Efektif
2
1 Juli 2021 3 1 (MPLS, Kegiatan Awal Tahun) 4
4
2 Agustus 2021 4 - 4
4
3 September 2021 5 1 (PTS/KTS) 2
20
4 Oktober 2021 4 -

5 November 2021 4 -

6 Desember 2021 5 3(PAS, LS-1)

Jumlah 25 5

B. Banyaknya Pekan Efektif

= Jumlah pekan efektif - jumlah pekan tidak efektif

Jumlah pekan efektif = 25 Pekan

Jumlah pekan tidak efektif = 5 pekan -

Banyaknya pekan efektif = 20 pekan

C. Banyaknya jam pelajaran efektif = Jam pelajaran (NORMAL)
20 pekan x Jam pelajaran = Jam Pelajaran (DARING)
20 pekan x Jam pelajaran

SEMESTER GENAP

A. Banyaknya pekan dalam satu semester

No Bulan Jumlah Pekan Jumlah Pekan Tidak Efektif Jumlah Pekan Efektif
4
1 Januari 2022 4 - 4
4
2 Februari 2022 4 - 2
3
3 Maret 2022 5 1 (PTS) 2
19
4 April 2020 4 2 (US, LPP/LHR)

5 Mei 2022 4 1 (EF,LHR)

6 Juni 2022 5 3 (PAT, LHS2)

Jumlah 26 7

B. Banyaknya Pekan Efektif

= Jumlah pekan efektif - jumlah pekan tidak efektif

Jumlah pekan efektif = 26 Pekan

Jumlah pekan tidak efektif = 7 pekan -

Banyaknya pekan efektif = 19 pekan

C. Banyaknya jam pelajaran efektif = Jam pelajaran (NORMAL)
15 pekan x Jam pelajaran = Jam Pelajaran (DARING)
15 pekan x Jam pelajaran

Mengetahui, Magetan, 12 Juli 2021
Kepala SMPN 4 Magetan Guru Mata Pelajaran

Drs. AGUS SUNADI, M.Pd. -------------------------------
NIP. 19650813 198512 1 002 NIP.

MATA PELAJARAN RENCANA PEKAN EFEKTIF
KELAS SMP NEGERI 4 MAGETAN
TAHUN PELAJARAN
:
: IX
: 2021/2022

SEMESTER GANJIL

A. Banyaknya pekan dalam satu semester

No Bulan Jumlah Pekan Jumlah Pekan Tidak Efektif Jumlah Pekan Efektif
2
1 Juli 2021 3 1 (MPLS,Kegiatan Awal Tahun) 4
4
2 Agustus 2021 4 - 4
4
3 September 2021 5 1 (PTS/KTS) 2
20
4 Oktober 2021 4 -

5 November 2021 4 -

6 Desember 2021 5 3(PAS, LS-1)

Jumlah 25 5

B. Banyaknya Pekan Efektif

= Jumlah pekan efektif - jumlah pekan tidak efektif

Jumlah pekan efektif = 25 Pekan

Jumlah pekan tidak efektif = 5 pekan -

Banyaknya pekan efektif = 20 pekan

C. Banyaknya jam pelajaran efektif

20 pekan x Jam pelajaran = Jam pelajaran (NORMAL)

20 pekan x Jam pelajaran = Jam Pelajaran (DARING)

SEMESTER GENAP

A. Banyaknya pekan dalam satu semester

No Bulan Jumlah Pekan Jumlah Pekan Tidak Efektif Jumlah Pekan Efektif

1 Januari 2022 4 - 4

2 Februari 2022 4 - 4

3 Maret 2022 5 2 (PAT, UJIAN PRAKTIK) 3

4 April 2022 4 2 (US, LPP/LHR) 2

5 Mei 2022 4 4 (KBM Tuntas) 0

6 Juni 2022 4 4 (KBM Tuntas) 0

Jumlah 25 12 13

B. Banyaknya Pekan Efektif

= Jumlah pekan efektif - jumlah pekan tidak efektif

Jumlah pekan efektif = 25 Pekan

Jumlah pekan tidak efektif = 12 pekan -

Banyaknya pekan efektif = 13 pekan

C. Banyaknya jam pelajaran efektif = Jam pelajaran (NORMAL)
13 pekan x Jam pelajaran = Jam pelajaran (DARING)
13 pekan x Jam pelajaran

Mengetahui, Magetan, 12 Juli 2021
Kepala SMPN 4 Magetan Guru Mata Pelajaran

Drs. AGUS SUNADI, M.Pd. ………………………………….
NIP. 19650813 198512 1 002 NIP.

Lampiran 3.
Contoh Program Tahunan

PROGRAM TAHUNAN

Mata Pelajaran : IPA
Satuan Pendidikan : SMP
Kelas / Semester : VIII / Ganjil dan Genap
Tahun Pelajaran : 2021/2022

Komptensi Inti :
 KI1 dan KI2:Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya serta Menghargai dan

menghayati perilaku jujur, disiplin, santun, percaya diri, peduli, dan bertanggung jawab dalam berinteraksi
secara efektif sesuai dengan perkembangan anak di lingkungan, keluarga, sekolah, masyarakat dan lingkungan
alam sekitar, bangsa, negara, dan kawasan regional.
 KI3: Memahami dan menerapkan pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif pada tingkat
teknis dan spesifik sederhana berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya
dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, dan kenegaraan terkait fenomena dan kejadian tampak mata.
 KI4: Menunjukkan keterampilan menalar, mengolah, dan menyaji secara kreatif, produktif, kritis, mandiri,
kolaboratif, dan komunikatif, dalam ranah konkret dan ranah abstrak sesuai dengan yang dipelajari di sekolah
dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang teori.

Alokasi Waktu

SMT KOMPETENSI DASAR New
Normal
Normal

3.1 Menganalisis gerak pada makhluk hidup, sistem gerak pada manusia, dan

1 upaya menjaga kesehatan sistem gerak 20 JP 10 JP
4.1 Menyajikan karya tentang berbagai gangguan pada sistem gerak, serta

upaya menjaga kesehatan sistem gerak manusia

3.2 Menganalisis gerak lurus, pengaruh gaya terhadap gerak berdasarkan

1 Hukum Newton, dan penerapannya pada gerak benda dan gerak makhluk 10 JP 5 JP
hidup

4.2 Menyajikan hasil penyelidikan pengaruh gaya terhadap gerak benda

3.3 Menjelaskan konsep usaha, pesawat sederhana, dan penerapannya dalam

kehidupan sehari-hari termasuk kerja otot pada struktur rangka

1 manusia 20 JP 10 JP

4.3 Menyajikan hasil penyelidikan atau pemecahan masalah tentang manfaat

penggunaan pesawat sederhana dalam kehidupan sehari-hari

3.4 Menganalisis keterkaitan struktur jaringan tumbuhan dan fungsinya, serta

teknologi yang terinspirasi oleh struktur tumbuhan

1 4.4 Menyajikan karya dari hasil penelusuran berbagai sumber informasi 20 JP 10 JP

tentang teknologi yang terinspirasi dari hasil pengamatan struktur

tumbuhan

3.5 Menganalisis sistem pencernaan pada manusia dan memahami gangguan

1 yang berhubungan dengan sistem pencernaan, serta upaya menjaga 15 JP 6 JP
kesehatan sistem pencernaan

4.5 Menyajikan hasil penyelidikan tentang pencernaan mekanis dan kimiawi

3.6 Menjelaskan berbagai zat aditif dalam makanan dan minuman, zat adiktif,

1 serta dampaknya terhadap kesehatan 10 JP 5 JP
4.6 Membuat karya tulis tentang dampak penyalahgunaan zat aditif dan zat

adiktif bagi kesehatan

3.7 Menganalisis sistem peredaran darah pada manusia dan memahami

gangguan pada sistem peredaran darah, serta upaya menjaga kesehatan

1 sistem peredaran darah 10 JP 5 JP

4.7 Menyajikan hasil percobaan pengaruh aktivitas (jenis, intensitas, atau

durasi) pada frekuensi denyut jantung

3.8 Menjelaskan tekanan zat dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari,

termasuk tekanan darah, osmosis, dan kapilaritas jaringan angkut pada

2 tumbuhan 20 JP 5 JP
4.8 Menyajikan data hasil percobaan untuk menyelidiki tekanan zat cair pada

kedalaman tertentu, gaya apung, dan kapilaritas, misalnya dalam batang

tumbuhan

3.9 Menganalisis sistem pernapasan pada manusia dan memahami gangguan

2 pada sistem pernapasan, serta upaya menjaga kesehatan sistem pernapasan 20 JP 5 JP

4.9 Menyajikan karya tentang upaya menjaga kesehatan sistem pernapasan

Alokasi Waktu

SMT KOMPETENSI DASAR New
Normal
Normal

3.10 Menganalisis sistem ekskresi pada manusia dan memahami gangguan pada

2 sistem ekskresi serta upaya menjaga kesehatan sistem ekskresi 15 JP 7 JP
4.10 Membuat karya tentang sistem ekskresi pada manusia dan penerapannya

dalam menjaga kesehatan diri

3.11 Menganalisis konsep getaran, gelombang, dan bunyi dalam kehidupan

2 sehari-hari termasuk sistem pendengaran manusia dan sistem sonar pada 25 JP 10 JP
hewan

4.11 Menyajikan hasil percobaan tentang getaran, gelombang, dan bunyi

3.12 Menganalisis sifat-sifat cahaya, pembentukan bayangan pada bidang datar

dan lengkung serta penerapannya untuk menjelaskan proses penglihatan

2 manusia, mata serangga, dan prinsip kerja alat optic 15 JP 6 JP

4.12 Menyajikan hasil percobaan tentang pembentukan bayangan pada cermin

dan lensa

Mengetahui, ……………...…., ... Juli 20...
Kepala SMPN 4 Magetan Guru Mata Pelajaran,

Drs. AGUS SUNADI, M.Pd. ………………………………
NIP. 19650813 198512 1 002 NIP

Catatan Kepala Sekolah

...........................................................................................................................................................................................
............................................................................................................................. ..............................................................
............................................................................................................................. ..............................................................
...................................................................................................................

Lampiran 4.
Contoh Program Semester

PROGRAM SE

Tahun Pelajaran : 2021/2022 Jml JP Juli
Mata Pelajaran : IPA
Normal New
Materi Pokok / Kompetensi Dasar Normal 1 2 3 4

Sistem Gerak pada Manusia 10 JP 10 JP 55
Gerak dan Gaya
Pesawat Sederhana 10 JP 5 JP
Struktur dan Fungsi Tumbuhan
Sistem Pencernaan pada manusia 15 JP 10 JP
Zat Aditif dan Zat Adiktif
Sistem Peredaran Darah 10 JP 5 JP
Jumlah Jam Efektif
Jumlah Jam Cadangan 10 JP 5 JP
Jumlah Jam Total Semester Ganjil
10 JP 5 JP

10 JP 5 JP

75 JP 45 JP 55

0 JP 0 JP

75 JP 45 JP 55

Mengetahui,
Kepala Sekolah ...

........................................................
NIP.

EMESTER

Kelas/Semester : VIII / Ganjil
Alokasi Waktu : 5 Jam / Minggu

Agustus September Oktober November Desember Ket
1 23 4
123451234 123451234

55 UTS
555
55 5 55
55 55555 55
55
5 55555

555555555 5 55

555555555 5 55

....................., ... Juli 2020
Guru Mata Pelajaran

.........................................
NIP.

HARI EFEKTIF, HARI EFEKTIF FAKULTA
TAHUN PELAJARAN

SMPN 4 MAG

NO BULAN 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14
LU LU 1 2 3
1 Juli 2021
2 Agustus 2021 LU 18 19 20 21 22 23 LU 24 25 LHB 26 27 28
3 September 2021 42 43 44 45 LU 46 47 48 49 50 51 LU 52 53
4 Oktober 2021 KTS KTS LU 67 68 69 70 71 72 LU 73 74 75 76
5 November 2021 90 91 92 93 94 95 LU 96 97 98 99 100 101 LU
6 Desember 2021 116 117 118 119 LU 120 121 122 123 124 125 LU 126 127
7 Januari 2022 LHB LU 1 2 3 4 5 6 LU 7 8 9 10 11
8 Februari 2022 LHB 26 27 28 29 LU 30 31 32 33 34 35 LU 36
9 Maret 2022 LHB 49 LHB 50 51 LU 52 53 54 55 56 57 LU 58
10 April 2022 71 LPP LU LPP 72 73 74 75 76 LU 77 78 79 80
11 Mei 2022 LHB LHB LHB LHR LHR LHR LHR LU 91 92 93 94 95 96
12 Juni 2022 LHB 108 109 110 LU 111 112 113 114 115 116 LU 117 118
13 Juli 2022 LS2 LS2 LU LS2 LS2 LS2 LS2 LS2 LS2 LHB

KETERANGAN

LHB : Libur Hari Besar LPP : Libur Permulaan Puasa (2 - 4 April 2022) : MPLS
LU : Libur Umum LHR : Libur Sekitar Hari Raya (28 April -7 Mei 2022) : PTS GA
LS1 : LS 1* (20-31 Des.2021) EF : Hari Efektif Fakultatif (25-27 Mei 2022) : PAS G
LS2 : LS2* (20 Juni-9 Juli 2022) KTS : Kegiatan Tengah Semester (30 Sept-2 Okt. 2021) : PAT KE
CB : Cuti Bersama : PTS GE
: Penan
*) Libur semester untuk peserta didik : Penan

Libur Hari Besar : Hari Raya Idul Adha 25 Desember 2021 : Hari Raya Natal 3 Mare
20 Juli 2021 : Proklamasi Kemerdekaan RI 1 Januari. 2022 : Tahun Baru Masehi 15 Apil 2
17 Agustus. 2021 : Tahun Baru Hijriyah 1443 H 1 Februari 2022 : Tahun Baru Imlek 2573 1 Mei 20
11 Agustus 2021 : Maulud Nabi Muhammad SAW 1 Maret 2022 : Isro'Miroj 1443 H 26 Mei 2
20 Oktober 2021

ATIF DAN HARI LIBUR SEKOLAH
N 2021/2022
GETAN

TANGGAL
15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31
4 5 6 LU 7 LHB 8 9 10 11 LU 12 13 14 15 16 17
LU 29 LHB 30 31 32 33 LU 34 35 36 37 38 39 LU 40 41
54 55 56 57 LU 58 59 60 61 62 63 LU 64 65 66 KTS
77 78 LU 79 80 LHB 81 82 83 LU 84 85 86 87 88 89 LU
102 103 104 105 106 107 LU 108 109 110 111 112 113 LU 114 115
128 129 130 131 LU LS1 LS1 LS1 LS1 LS1 LHB LU LS1 LS1 LS1 LS1 LS1
12 LU 13 14 15 16 17 18 LU 19 20 21 22 23 24 LU 25
37 38 39 40 41 LU 42 43 44 45 46 47 LU 48
59 60 KTS KTS KTS LU 61 62 63 64 65 66 LU 67 68 69 70
LHB 81 LU 82 83 84 85 86 87 LU 88 89 90 LHR LHR LHR
LU LHB 96 97 98 99 100 LU 101 102 103 LHB 103 104 105 106 107
119 120 121 122 LU LS2 LS2 LS2 LS2 LS2 LS2 LU LS2 LS2 LS2 LS2

LU LU LHB LU

(12-14 Juli 2021) : Ujian Praktik kelas IX (21-26 Maret 2022) Semester Ganjil : 131 hari
Semester Genap : 122 hari
ANJIL (23-29 September 2021) : Ujian Sekolah (5-11 April 2022) Hari Efektif Fakultatif :3 hari
PTS/KTS :6 hari
GANJIL (6-11 Des 2021) : PAT Kelas VII, VIII (1-7 Juni 2022)

ELAS IX (14-19 Maret 2022)

ENAP KELAS VII, VIII

nggalan dan pembagian rapor semester ganjil (18 Desember 2021)

nggalan dan pembagian rapor semester ganjil (18 Juni 2021)

et 2022 : Hari Raya Nyepi Tahun Saka 1944 2-3 Mei 2022 : Hari Raya Idhul Fitri 1443 H
: Hari Raya Waisak 2575
2022 : Wafat Isa Al-Masih 16 Mei 2022

022 : Hari Buruh Internasional 1 Juni 2022 : Hari Lahir Pancasila

2021 : Kenaikan Isa Almasih

Magetan, 12 Juli 2021

Kepala SMPN 4 Magetan

Drs. Agus Sunadi, M.Pd
NIP 19650813 196512 1 002

KALENDER KEGIATAN SEKOLAH TA

SMPN 4 MA

Juli 2021 Agustus 2021

Mg Sen Sel Rab Kam Jum Sab Mg Sen Sel Rab Kam Jum Sab M

123 1234567
4 5 6 7 8 9 10
11 12 13 14 15 16 17 8 9 10 11 12 13 14 1
18 19 20 21 22 23 24 15 16 17 18 19 20 21 1
25 26 27 28 29 30 31 22 23 24 25 26 27 28 2
29 30 31
November 2021
Desember 2021 M
Mg Sen Sel Rab Kam Jum Sab
Mg Sen Sel Rab Kam Jum Sab 1
123456 2
7 8 9 10 11 12 13 1234 3
14 15 16 17 18 19 20 5 6 7 8 9 10 11
21 22 23 24 25 26 27 12 13 14 15 16 17 18 M
28 29 30 19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31 1
Maret 2022 2
April 2022 2
Mg Sen Sel Rab Kam Jum Sab
Mg Sen Sel Rab Kam Jum Sab
12345
6 7 8 9 10 11 12 12
13 14 15 16 17 18 19 3456789
20 21 22 23 24 25 26 10 11 12 13 14 15 16
27 28 29 30 31 17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
Juli 2022
LHB : Libur Hari Besar LPP : Libur Permulaan Pua
Mg Sen Sel Rab Kam Jum Sab LU : Libur Umum LHR : Libur Sekitar Hari Ra

12 LS1 : LS 1* (20-31 Des.2021) EF : Hari Efektif Fakultatif
3456789
10 11 12 13 14 15 16 LS2 : LS2* (20 Juni-9 Juli 2022) CB : Cuti Bersama
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30 : Pembagian Rapor : KTS (30 Sept-2
31
*) Libur semester untuk peserta didik

AHUN PELAJARAN 2021/2022 Oktober 2021
AGETAN
Mg Sen Sel Rab Kam Jum Sab
September 2021
12
Mg Sen Sel Rab Kam Jum Sab 3456789
10 11 12 13 14 15 16
1234 17 18 19 20 21 22 23
5 6 7 8 9 10 11 24 25 26 27 28 29 30
12 13 14 15 16 17 18 31
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 Februari 2022

Januari 2022 Mg Sen Sel Rab Kam Jum Sab

Mg Sen Sel Rab Kam Jum Sab 12345
6 7 8 9 10 11 12
1 13 14 15 16 17 18 19
2345678 20 21 22 23 24 25 26
9 10 11 12 13 14 15 27 28
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29 Juni 2022
30 31
Mg Sen Sel Rab Kam Jum Sab
Mei 2022
1234
Mg Sen Sel Rab Kam Jum Sab 5 6 7 8 9 10 11
12 13 14 15 16 17 18
1234567 19 20 21 22 23 24 25
8 9 10 11 12 13 14 26 27 28 29 30
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30 31

asa (2 - 4 April 2022) : MPLS (12-14 Juli 2021) : Ujian Praktik kelas IX (21-26 Maret 2022)
aya (28 April -7 Mei 2022)
f (25-27 Mei 2022) : PTS/KTS GANJIL (23-29 Sept 2021) : Ujian Sekolah (4-9 April 2022)

2 Okt. 2021) : PAS Ganjil (6-11 Des 2021) : PAT Kelas VII, VIII (2-9 Juni 2022)

: PAT KELAS IX (14-19 Maret 2022) : Pondok Romadhon

: PTS GENAP KELAS VII, VIII

Magetan, 12 Juli 2021
Kepala SMPN 4 Magetan

Drs. Agus Sunadi, M.Pd
NIP. 19650813 196512 1 002





Lampiran 5.
Contoh Silabus

C
O
N
T
O
H
S
I
L
A
B
U
S

Lampiran 6.
Contoh

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)


Click to View FlipBook Version