The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Supardi121, 2021-11-11 00:55:28

PANDUAN PJJ_SMPN 4 MAGETAN

PANDUAN PJJ_SMPN 4 MAGETAN

Lampiran

Ringkasan Materi

BESARAN DAN PENGUKURAN

A. Besaran dan satuan

1. Faktual : Lebar lantai = 15 ubun
Besaran = lebar lantai
Satuan = ubin sebagai pembanding

Konseptual : Besaran didefinisikan sebagai sesuatu yang dapat diukur da dinyatakan dalam
angka.
Satuan adalah sesuatu yang dijadikan sebagai pembanding dalam pengukuran.

2. Berdasarkan satuannya, besaran dibagi menjadi dua seperti berikut.

Konseptual : Besaran pokok dan besaran turunan
a. Besaran pokok

Besaran pokok, yaitu besaran satuannya telah ditentukan.
Besaran ini ada tujuh macam seperti pada tabel berikut.

Tabel Daftar Tujuh Besaran Pokok

No Besaran Notasi Satuan (SI) Alat ukur Cara mengukur

1 Panjang  meter
2 Massa m kilogram
3 Waktu t sekon
4 Kuat arus I ampere
5 Suhu T kelvin
6 Intensitas Cahaya I kandela
7 Jumlah zat n mol

b. Besaran tutunan
Besaran turunan, yaitu besaran yang satuannya diturunkan dari beberapa sauna pokok.

Contoh besaran ini dapat dituliskan pada tabel berikut.

Tabel Contoh Besaran Turunan

No Besaran Notasi Satuan (SI)

1 Kecepatan v m/s
2 Percepatan a m/s2
3 Momentum p kg m/s
4 Luas A m2
5 Massa jenis  kg/m3

B. Pengukuran
Konseptual : Pengukuran
1. Mengukur merupakan kegiatan membandingkan suatu besaran dengan satuan.
Contoh kegiatan mengukur: mengukur panjang meja, satuannya meter.
2. Ketepatan (akurasi) adalah kesesuaian data-data hasil pengukuran berulang.
Ketelitian (presisi) adalah tingkat kesamaan pengukuran dengan nilai aslinya.
Contoh:
Dua kelompok peserta didik melakukan pengukuran massa jenis air murni di laboratorium fisika.
Kedua kelompok tersebut melakukan pengukuran berulang dan diperoleh hasil seperti pada tabel
berikut.
Tabel Hasil pengukuran

Kelompok Massa jenis air murni dari 5 pengukuran

Anita 0,90 1,20 1,10 0,95 1,15
Faza 0,81 0,82 0,80 0,83 0,82

Dari data pada tabel dapat diketahui bahwa:
a. Hasil pengukuran kelompok Ani memiliki akurasi lebih tinggi daripada kelompok Faza karena

hasilnya lebih dekat pada nilai sebenarnya (1,00 gram/cm3).
b. Hasil pengukuran kelompok Ani memiliki ketelitian lebih rendah daripada kelompok Faza

karena beda antar datanya lebih jauh.
3. Kesalahan pengukuran ada dua jenis, yaitu kesalahan sistematis dan kesalahan acak (random).

a. Kesalahan sistematis merupakan kesalahan yang terkait dengan kesalatan pengaturan alat,
kalibrasi alat, dan pengaruh linkungan.

b. Kesalahan acak disebabkan oleh ketidak sempurnaan manusia dan alat.
Pada hasil pengukuran, kesalahan ini dinyatakan dalam tanda plus minus (). Kesalahan ini
dapat diperkecil pengaruhnya, contohnya dengan cara malakukan pengukuran berulang.

o0o

Lampiran

Ringkasan Materi

ANGKA PENTING

A. Pengertian angka penting

Faktual : hasil pengukuran panjang penghapus papan: 17,5 cm

Konseptual : Angka penting.

1. Semua angka hasil pengukuran merupakan angka penting.

2. Semua angka bukan nol merupakan angka penting.

3. Angka nol termasuk angka penting jika terletak di antara bukan nol/di belakang

koma.

4. Angka penting menunjukkan ketelitian suatu pengukuran.

B. Operasi angka penting

Faktual : bilangan dapat ditambah, dikurangi, dikalikan, dan dibagi

Konseptual : Konsep operasi angka penting

Operasi angka penting memenuhi sifat-sifat:

1. Operasi angka pasti dengan angka pasti akan menghasilkan angka pasti.

 Angka pasti ditambah/dikurangi angka pasti hasilnya adalah angka pasti.
 Angka pasti dikali/dibagi angka pasti hasilnya adalah angka pasti.

2. Operasi semua angka dengan angka taksiran akan menghasilkan angka taksiran.
 Semua angka ditambah/dikurangi angka taksiran hasilnya adalah angka

taksiran.
 Semua angka dikali/dibagi angka taksiran hasilnya adalah angka taksiran.

3. Perkalian dan pembagian angka penting dapat menggunakan aturan: “Hasil

perkalian atau pembagian angka penting akan memiliki jumlah angka penting

yang sama dengan bilangan yang angka pentingya lebih sedikit. Misalnya

bilangan A (memiliki 2 angka penting) dikalikan bilangan B (memiliki 4 angka

penting) maka hasilnya akan memiliki 2 (dua) angka penting.

Prosedural : Prosedur operasi dua angka penting

a) Kedua angka penting tersebut dioperasikan secara matematika biasa

b) Angka hasil operasi yang merupakan angka taksiran diberikan tanda, misalnya

garis bawah.

c) Angka taksiran yang diperoleh dibulatkan hingga hanya mengandung 1 angka

taksiran. Angka 5 atau lebih dibulatkan ke atas, angka kurang dari 5 dihilangkan.

d) Hasil akhir yang diperoleh merupakan angka hasil operasi angka penting.

o0o

Lampiran

Ringkasan Materi dan Penugasan

MENGGUNAKAN ALAT UKUR

A. Alat ukur

1. Alat ukur panjang

Contoh alat ukur panjang adalah mistar, jangka sorong dan mikrometer. Mistar (penggaris) ada

yang memiliki skala terkecil 1 mm berarti ketelitiannya 1 mm.

Jangka sorong

Jangka sorong dirancang memiliki rahang
tetap yang memuat skala utama dan rahang
geser yang memuat skala nonius. Jangka
sorong ada yang memiliki ketelitian 0,1 mm
dan 0,05 mm sesuai dengan skala noniusnya.
Perhatikan gambar di bawah.
Hasil pengukurannya memenuhi rumus
berikut.

x = xo+ x. 1 N

dengan: x = hasil pengukuran
xo = penunjukkan skala utama sebelum nol nonius
x = skala nonius yang segaris dengan skala utama
N = banyaknya skala nonius
Kelebihan jangka sorong adalah dapat mengukur (1) diameter luar pipa atau bola, (2) diameter

dalam pipa, dan (3) kedalaman.

Mikrometer

Makrometer dirancang memiliki
rahang tetap yang memuat skala utama
dan rahang putar yang memuat skala
nonius. Mikrometer memiliki ketelitian
0,01 mm. Perhatikan gambar.
Hasil pengukurannya memenuhi rumus
berikut.

x = xo + x. 0,01
dengan: x = hasil pengukuran

xo = skala utama sebelum rahang geser

x = skala nonius yang segaris sumbu skala utama

2. Alat pengukur massa

Alat pengukur massa dinamakan
neraca. Contoh: Neraca pegas (ketelitian 1 gr),
neraca O’Hauss (ketelitian 0,01 gr), neraca
Analitis (ketelitian 1 mgr) dan timbangan
(ketelitian 1 ons). Gambar di samping adalah
neraca O’Hauss.

B. Mengukur massa jenis

Massa jenis benda memenuhi rumus:

  m
V

Penugasan

Penilaian: Memahami, menerapkan, dan menganalisis

Tugas 1:

1. Sebutkan tujuh besaran pokok kemudian tentukan satuan (SI) dan alat pengukurnya!

2. Tentukan notasi, rumusan, dan satuan (SI) dari besaran percepatan, gaya, energi, daya,

momentum, dan usaha!

3. Tentukan hasil operasi angka penting berikut .

a. 345,70 + 24,5 c. 3,45 × 2,5

b. 27,6  1,57 d. 52,60 : 3,52

4. Seorang tukang memotong kaca dengan ukuran panjang 136,4 cm dan lebar 10,7 cm. Gunakan

aturan angka penting dan hitunglah keliling dan luas kaca tersebut!

5. Sebuah batu tak beraturan ditimbang massanya sebesar 135,2 gram dan volumenya diukur

dengan gelas ukur diperoleh 11,6 mL. Berapakah massa jenis batu tersebut?

6. Pada gambar di bawah ditunjukkan posisi skala nonius jangka sorong (a dan b) dan mikrometer (c

dan d) saat digunakan untuk mengukur tebal sebuah benda. Tentukan hasil pengukuran dan

jumlah angka pentingnya!

a. c.

2
0

b. d.

Lampiran: Tes Tulis

Tes Formatif

A. Kisi-kisi soal Tes Formatif

KLP Indikator Pencapai Indikator soal Btk Level Kunci No
Kompetansi soal Soal Soal

3.2.1. Menentukan Diberikan beberapa besaran, PG 2 D1
jenis besaran peserta didik dapat PG
berdasarkan menentukan besaran yang PG 2 C2
satuannya. termasuk besaran turunan.

3.2.2. Menentukan Diberikan beberapa satuan,
satuan besaran peserta didik dapat
turunan dalam menentukan satuan yang
sistem termasuk dalam sistem
internasional. internasional.

P1 Besaran dan Pengukuran Diberikan data besaran, satuan, 2 B3
dan alat ukurnya, peserta didik
dapat menentukan pasangan
besaran, satuan, dan alat ukur
yang benar

3.2.3. Membedakan Diberikan data hasil PG 3 C 4
ketepatan dan pengukuran, peserta didik dapat PG (HOTS)
ketelitian suatu membedakan data yang
hasil memiliki ketepatan lebih tinggi 3 D 5
pengukuran. dan data yang memiliki (HOTS)
ketelitian lebih tinggi
3.2.4. Menyimpulkan
pengaruh alat Diberikan data hasil pengukuran
ukur dan dengan menggunakan jangka
pencahayaan sorong dan mikrometer pada
terhadap hasil dua situasi pencahayaan,
pengukuran. peserta didik dapat
menyimpulkan pengaruh alat
ukur dan pencahayaan terhadap
hasil pengukuran.

P2 Angka penting dan analisa data 3.2.5. Menentukan Disajikan data hasil pengukuran PG 2 E6
angka penting menggunakan jangka sorong, PG 2 B7
hasil peserta didik dapat 2 D8
pengukuran. menentukan jumlah angka
penting hasil pengukurannya
dengan benar.

Disajikan gambar pengukuran
mengunakan mikrometer,
perserta didik dapat
menentukan jumlah angka
penting hasil pengukurannya
dengan benar.

3.2.6. Menentukan Diberikan data hasil pengukuran PG
hasil operasi panjang dan lebar suatu bidang
angka penting persegi panjang, peserta didik
dari hasil suatu dapat menentukan keliling
pengukuran. bidang tersebut sesuai aturan
angka penting dengan benar.

KLP Indikator Pencapai Indikator soal Btk Level Kunci No
Kompetansi soal Soal Soal

Diberikan data hasil pengukuran PG 2 E9
panjang dan lebar suatu bidang
persegi panjang, peserta didik
dapat menentukan luas bidang
tersebut sesuai aturan angka
penting dengan benar.

Diberikan data hasil pengukuran PG 2 D 10
massa dan volume suatu zat
cair, peserta didik dapat
menentukan massa jenis cairan
tersebut sesuai aturan angka
penting dengan benar.

3.2.7. Menyimpulkan Diberikan grafik yang diperoleh PG 3 D 11
hubungan antar dari hasil pengukuran, peserta (HOTS)
besaran didik dapat menyimpulkan
berdasarkan hubungan antar besaran
grafik yang berdasarkan grafik tersebut
diperoleh dari sesuai kriteria penilaiannya.
hasil
pengukuran.

3.2.8. Menentukan Disajikan gambar hasil PG 2 C 12
hasil bacaan pengukuran dengan jangka 2 D 13
pengukuran sorong, peserta didik dapat 2 D 14
dengan jangka menentukan hasil pengukuran
sorong. tersebut dengan benar.

P3 Menggunakan alat ukur 3.2.9. Menentukan Disajikan gambar hasil PG
hasil bacaan pengukuran dengan PG
pengukuran mikrometer, peserta didik dapat PG 3 C 15
dengan menentukan hasil pengukuran (HOTS)
mikrometer. tersebut dengan benar.
Disajikan gambar hasil
3.2.10. Menentukan pengukuran dengan neraca
hasil bacaan O'Hauss, peserta didik dapat
pengukuran menentukan hasil pengukuran
dengan neraca tersebut dengan benar.
O’Hauss.
Disajikan gambar dan data hasil
3.2.11. Menyimpulka pengukuran dengan jangka
n perbedaan sorong dan mikrometer, peserta
ketelitian hasil didik dapat menyimpulkan
pengukuran perbedaan pengukuran dengan
menggunakan jangka sorong dan mikrometer.
jangka sorong
dengan
mikrometer.

B. Soal Tes Formatif

TES FORMATIF
BAB 2. Pengukuran dan Besaran

1. Di antara kelompok besaran di bawah ini yang hanya terdiri dari besaran turunan saja dalah ….
A. kuat arus, massa, gaya
B. suhu, massa, volume
C. momentum, percepatan, waktu
D. usaha, momentum, percepatan
E. kecepatan, pepindahan, jumlah zat

2. Yang merupakan satuan gaya dan massa jenis menurut Sistem Internasional (SI) adalah ....
A. N dan kg/cm3

B. N dan kg/liter
C. kg m/s2 dan kg/m3
D. kg m2/s dan kg/m3
E. kg m/s2 dan kg/m2

3. Perhatikan tabel berikut ini!

Besaran Satuan (SI) Alat ukur

1. Massa kg jangka sorong

2.Jarak cm mikrometer

3.Laju m/s speedometer

Dari tabel di atas yang mempunyai satuan dan alat ukur yang benar adalah besaran nomor ….

A. 1 saja D. 1 dan 2 saja

B. 3 saja E. 2 dan 3 saja

C. 1, 2, dan 3

4. Dua kelompok siswa diberikan tugas untuk mengukur percepatan gravitasi di ruang laboratorium
Fisika di sekolahnya. Hasil pengukuran percepatan gravitasi dari kedua kelompok tersebut disajikan
seperti pada tabel berikut.

Klpk Percepatan gravitasi (m/s2)
dari 5 pengukuran

A 9,1 9,5 9,9 10,2 10,5

B 8,2 8,3 8,1 8,5 8,2

Dari data pada tabel di atas, perbedaan yang tepat dari hasil kedua kelompok tersebut adalah ....
A. kelompok A lebih teliti dan akurat dibanding B.
B. kelompok A lebih teliti dari B tetapi kurang akurat dibanding B.
C. kelompok B lebih teliti dari A tetapi kurang akurat dibanding A.
D. kelompok B lebih teliti dan akurat dibanding A.
E. kelompok B tidak teliti dan kelompok A tidak akurat

5. Putra dan Putri diberikan tugas guru Fisikanya untuk melakukan pengukuran diameter kelereng
dengan menggunakan dua jenis alat ukur panjang dan pada tempat yang berbeda. Hasil kegiatannya
dicatat pada tabel berikut.

Tempat Alat ukur Diameter
pengukuran kelereng
Jangka
Di dalam kelas sorong (mm)
dengan lampu Mikrometer
kurang terang Jangka 16,2
sorong
Di luar kelas yang Mikrometer 16,25
terang
16,3

16,28

Dari data hasil pengukuran tersebut dapat disimpulkan ....
A. Pengukuran dengan berbagai alat ukur akan diperoleh hasil yang hampir sama.
B. Tempat pengukuran tidak mempengaruhi ketepatan dalam pengukuran.
C. Ketepatan pengukuran dapat dipengaruhi oleh tempat dan alat ukurnya.
D. Ketepatan pengukuran dapat dipengaruhi oleh pencahayaan dan alat ukurnya.
E. Ketepatan pengukuran tidak dipengaruhi oleh pencahayaan tetapi dipengaruhi oleh alat

ukurnya.

6. Hasil pengukuran panjang batang dengan jangka sorong berikut yang memilki satuan dan angka
penting dengan tepat adalah ….

Panjang Jumlah angka
penting

A 54,50 cm 3

B 21,05 cm 3

C 53,60 mm 3

D 23,64 mm 4

E 12,20 mm 4

7. Tebal selembar kertas HVS dapat diukur dengan mikrometer. Penjelasan skalanya terlihat seperti di
bawah. Jumlah angka penting hasil pengukurannya adalah ….

A. 1
B. 2
C. 3
D. 4
E. 5

8. Plat seng mempunyai panjang 45,73 cm dan lebar 1,5 cm. Keliling plat seng tersebut adalah ....

A. 94 cm D. 94,5 cm

B. 94,4 cm E. 95 cm

C. 94.46 cm

9. Hasil pengukuran panjang dan lebar suatu lantai adalah 12,61 m dan 5,2 m. Menurut aturan angka

penting luas lantai tersebut adalah ....

A. 65 m2 D. 65,6 m2

B. 65,5 m2 E. 66 m2

C. 65,572 m2

10. Sebuah zat cair ditimbang massanya sebesar 457 gr. Sedangk an volumenya sebesar 25 ml. Massa jenis
zat cair tersebut adalah ....

A. 18,28 gr/ml D. 18 gr/ml

B. 18,3 gr/ml E. 19 gr/ml

C. 18,0 gr/ml

11. Siswa kelas X-MIPA 1 diberikan tugas untuk melakukan percobaan tentang pengaruh massa benda
terhadap percepatan benda tersebut. Salah satu kelompok siswa siswa melakukan analisis data hasil
pengukurannya dengan menggambar grafik. Grafik hasil analisisnya disajikan seperti pada gambar
berikut.

Berdasarkan grafik di atas, simpulan yang paling benar adalah ….
A. percepatan maksimum terjadi pada massa terkecil
B. massa berbanding lurus dengan percepatan
C. percepatan berbanding lurus massa
D. percepatan berbanding terbalik massa
E. belum bisa disimpulkan
12. Seorang siswa melakukan pengukuran diameter dalam sebuah pipa berongga dengan menggunakan
jangka sorong. Skala yang ditunjukkan dari hasil pengukuran tampak pada gambar.
Besarnya hasil pengukuran adalah ....
A. 2,04 cm
B. 2,20 cm
C. 2,24 cm
D. 2,40 cm
E. 2,60 cm
13. Gambar berikut menunjukkan pembacaan skala mikrometer sekrup yang digunakan untuk mengukur
diameter luar tabung kayu. Diameter luar tabung kayu tersebut adalah ….
A. 4,01 mm
B. 4,11 mm
C. 4,51 mm
D. 4,61 mm
E. 5,11 mm

14. Gambar berikut adalah pengukuran massa benda dengan menggunakan neraca O”Hauss tiga lengan.

Hasil pengukuran massa benda yang benar adalah ....

A. 350 gram D. 173,0 gram

B. 321,5 gram E. 170,3 gram

C. 173gram

15. Pak Ari memberikah tugas pada lima siswa kelas X. Tiga siswa kelas X diberi jangka sorong dengan skala
nonius seperti gambar (a) dan dua siswa lain diberi mikrometer dengan skala nonius seperti gambar
(b).

(a) (b)

Kemudian kelima siswa tersebut ditugaskan untuk mengukur tebal buku. Hasil pengukurannya
dituliskan pada tabel berikut.

No Nama Alat ukur Tebal buku
Siswa (mm)
5,48
1 Budiman Jangka sorong 5,48
5,50
2 Dhania Mikrometer 5,40
5,45
3 Amir Mikrometer

4 Putra Jangka sorong

5 Faza Jangka sorang

Dari hasil pengukuran di atas, Pak Ari dapat menyimpulkan ....

A. Budiman atau Dhania saling membantu dalam membaca skala.
B. Dhania salah membaca skala dan menentukan hasil pengukuran.
C. Budiman salah membaca skala dan menentukan hasil pengukuran.
D. Hasil pengukuran Putra dan Amir kurang tepat dalam penulisannya.
E. Hasil pengukuran Faza kurang tepat dalam perhitungannya.

Lampiran 7.
Contoh Jadwal Pelajaran

JADWAL PELAJARAN (MASA PANDEMI COVID-1
SEMESTER GANJIL TAHUN PELAJARA

KELAS Senin Selasa Rabu Ka

01 2 3 4 501 2 3 4 501 2 3 4 50 1 2

7A BIG / IPA / 23 SBD / 54 BIN / 7 IPS / 28 PKY / PAPB / 48 MTK / 47 BJ / PPKn / 27
8 46 43

7B PAPB / 48 MTK / 47 IPS / IPA / 23 BJ / MTK / 47 IPS / 28 BIG / BIN / 7 SBD / 54
28 43 8

7C MTK / 16 TIK / BIN / 7 PJOK / 37 PAPB / 48 BIG / PPKn / 27 IPS / IPA / 23 BIN / 7
39 8 28

7D TIK / BIG / 8 PAPB / 48 PPKn / 27 BIN / 7 BK / IPA / 23 MTK / 16 BIG / PKY / IPS
39 55 8 46

7E BIN / 7 PPKn / 27 PKY / MTK / 16 BIG / IPA / 22 BIN / 7 PJOK / 37 IPS / MTK / 16
46 8 28

7F MTK / 18 IPA / 22 BIG / PAPB / 48 BIN / 2 IPS / PJOK / 37 BJ / MTK / 18 BIG / 8
8 28 43

7G PPKn / 27 BJ / BIN / 2 IPS / MTK / 18 SBD / 44 BIG / 8 IPA / 22 PKY / BIN / 2
43 32 46

7H PJOK / 37 BIG / SBD / 44 IPA / 22 IPS / MTK / 18 BIN / 2 BIG / 11 TIK / PAPB / 48
11 32 39

7I BIN / 2 BK / MTK / 18 BIG / 11 IPS / PJOK / 38 MTK / 18 TIK / PAPB / 48 IPA / 22
53 46 39

7J IPA / 22 IPS / 46 BJ / BIN / 2 TIK / BIG / 11 IPA / 22 PPKn / 27 PKY / MTK / 18
43 39 47

8A BJ / PAPB / 49 MTK / 13 PPKn / 25 BK / IPA / 24 TIK / IPA / 24 MTK / 13 PJOK / 35
43 52 41

8B PJOK / 35 BIN / 5 IPS / TIK / MTK / 13 IPS / 32 SBD / 34 BK / IPA / 24 BIG / 11
32 41 52

8C MTK / 13 PPKn / 25 PKY / IPA / 24 PAPB / 49 BJ / BIN / 5 IPS / 32 BIG / IPA / 24
47 43 11

8D BIN / 5 IPS / 32 TIK / PJOK / 35 PKY / IPA / 21 MTK / 13 BIG / PAPB / 49 BIN / 5
41 47 12

8E SBD / 34 IPA / 21 BIG / BIN / 5 IPS / 30 BK / BJ / PAPB / 49 PJOK / 35 BIG / 12
12 52 43

8F BIG / 12 PJOK / 35 IPS / MTK / 17 BK / BIN / 6 IPA / 21 PPKn / 25 TIK / MTK / 17
30 56 41

8G IPS / 30 PKY / BIN / 6 IPA / 21 BJ / PPKn / 25 MTK / 17 PJOK / 38 IPS / SBD / 34
45 42 30

8H TIK / BIN / 6 PAPB / 49 SBD / 34 BIG / 12 IPS / PPKn / 25 PKY / MTK / 17 IPA / 21
41 30 45

8I IPA / 21 IPS / 30 BK / BIG / 12 MTK / 17 PKY / BIN / 6 BJ / IPA / 21 PJOK / 38
56 45 42

8J MTK / 17 BJ / SBD / 34 BIN / 6 BK / IPA / 20 PKY / IPS / 30 BIG / 12 PPKn / 25
42 51 45

19) SMPN 4 MAGETAN 30 JP/MINGGU
AN 2021/2022 40 MENITAN(7-7-21)

amis Jumat Sabtu WALI

3 4 5 0 1 2 3 4 5 0 1 2 3 4 5 KELAS

BIG / 8 IPS / PJOK / 37 BIN / 7 BK / IPA / 23 MTK / 47 TIK / 48
28 55 39

PPKn / 27 BK / BIN / 7 TIK / IPA / 23 PJOK / 37 BIG / 8 PKY / 55
55 39 46

BK / SBD / 54 BIG / 8 MTK / 16 PKY / BJ / IPS / 28 IPA / 23 7
55 46 43

/ 28 IPA / 23 MTK / 16 PJOK / 37 BJ / BIN / 7 SBD / 54 IPS / 8
43 28

IPA / 22 TIK / IPS / 28 BJ / BIG / 8 SBD / 44 PAPB / 48 BK / 27
39 43 55

BIN / 2 BK / IPA / 22 IPS / 28 TIK / PPKn / 27 PKY / SBD / 44 2
53 39 46

TIK / PJOK / 37 IPS / 32 BK / MTK / 18 PAPB / 48 IPA / 22 BIG / 32
39 53 8

IPS / 32 PKY / PPKn / 27 IPA / 22 BK / MTK / 18 BIN / 2 BJ / 18
46 53 43

IPS / 46 BJ / BIN / 2 SBD / 44 BIG / IPA / 22 PPKn / 27 PKY / 22
43 11 47

SBD / 44 BIG / PAPB / 48 IPS / PJOK / 38 BIN / 2 MTK / 18 BK / 39
11 46 53

BIG / BIN / 5 BIN / 5 PKY / IPS / 32 BIG / 11 IPS / SBD / 34 13
11 47 32

BJ / IPA / 24 PAPB / 49 MTK / 13 PKY / PPKn / 25 BIN / 5 BIG / 5
43 47 11

SBD / 34 BK / PJOK / 35 TIK / BIN / 5 MTK / 13 BIG / 11 IPS / 52
52 41 32

IPA / 21 IPS / MTK / 13 SBD / 34 BK / BIG / 12 BJ / PPKn / 25 34
32 52 43

MTK / 13 PKY / PPKn / 25 IPA / 21 IPS / BIN / 5 TIK / MTK / 13 43
47 30 41

BJ / PAPB / 49 SBD / 34 BIN / 6 PKY / IPS / 30 BIG / IPA / 21 21
42 45 12

BIN / 6 BIG / IPA / 21 BIG / 12 BK / PAPB / 49 MTK / 17 TIK / 49
12 56 41

BIG / IPS / 30 PJOK / 38 BJ / MTK / 17 IPA / 21 BIN / 6 BK / 30
12 42 56

TIK / MTK / 17 BIN / 6 IPS / PPKn / 25 SBD / 34 PAPB / 49 BIG / 12
41 30 12

IPA / 20 TIK / MTK / 17 PAPB / 49 BIG / BIN / 6 IPS / PJOK / 38 41
41 12 30

KELAS Senin Selasa Rabu

01 2 3 4 501 2 3 4 501 2 3 4 50 1

9A BIN / 3 TIK / IPA / 20 PPKn / 26 MTK / 14 BIG / PAPB / 50 IPS / BIN / 3 BIG /
40 9 29

9B BIG / IPS / 29 PPKn / 26 MTK / 14 BK / BIN / 3 BJ / PJOK / 35 IPA / 20 BIN /
9 54 42

9C SBD / 33 PAPB / 50 IPS / BK / IPA / 20 PJOK / 36 BIN / 3 MTK / 14 BJ / IPS / 2
29 54 42

9D BIG / PJOK / 36 MTK / 16 BIN / 3 IPS / 29 TIK / MTK / 16 BIG / 10 BK / IPA / 2
10 40 54

9E IPA / 20 BIN / 3 BIG / SBD / 33 MTK / 16 BJ / IPA / 20 PPKn / 26 IPS / PJOK /
10 42 31

9F PAPB / 50 SBD / 33 IPS / PJOK / 36 PKY / BIN / 4 MTK / 15 IPA / 19 BIG / PPKn /
31 45 10

9G IPS / 31 BIN / 4 BJ / IPA / 19 MTK / 15 BIG / BIN / 4 TIK / SBD / 33 IPS /
42 10 40 31

9H IPA / 19 MTK / 15 PKY / IPS / 31 BIG / PAPB / 50 IPA / 19 BIN / 4 BK / BIG / 1
45 10 51

9I BIN / 4 BK / IPA / 19 PAPB / 50 IPS / SBD / 33 PJOK / 36 MTK / 15 PKY / BIN /
51 31 45

9J MTK / 15 BIG / 10 BK / BIG / BIN / 4 IPA / 19 PPKn / 26 IPS / 31 BJ / TIK /
51 10 44 40

KET : 2 ISMI FATRISIYAH, S.Pd. 21 SUNARNI, S.Pd. 40 RUDI EKO PRASETY
3 NURSAMSIAH, S.Pd. 22 Dra. CHUSNUL CHOTIMAH 41 ISNI WIDAYANTI, S.P
4 YATNO, S.Pd.,M.MPd. 23 SUPARDI, S.Pd. 42 JOKO MARYANTO, S
5 ENDANG SUSILOWATI, S.Pd (BIN) 24 YULI INSIYATI, S.Pd. 43 SRI LESTARI, S.Pd.
6 KUKUH PURNONO, S.Pd. 25 SAPARI, S.Pd. 44 IDA FITRI N, S.Pd.
7 SUPRIYATI, S.Pd. 26 Dra. SITI FATIQIYAH 45 SRI UDJI ETI, S.Pd.
8 LILIK SUNDARI, S.Pd. 27 SETIO DJARWANI, S.Pd. 46 DENI SULISTYOWAT
9 SARI MERLIAWATI, S.Pd. 28 Dra. ENDANG WAHYU W. 47 ESTI ROCHMAWATI
10 TRI WINDARTI, S.Pd. 29 Drs. SUYUTI., M.MPd. 48 SITI MARIYAM, S.Ag
11 ERWIN YUSNIAR, S.Pd. 30 SRI UTAMI, S.Pd. 49 IKA PUTRI RAHAYU
12 HERU BUDI, S.Pd. 31 DIAN WAHYUNINGSIH, S.Pd. 50 SITI MUNAWAROH,
13 WIDAYANTI DWI MIYOSI, S.Pd. 32 ENDANG SUSILOWATI, S.Pd.(IPS) 51 Dra. ENDANG SRI U
14 KIMIN, S.Pd., M.MPd. 33 IRIANI SIH WINARTI, S.Pd. 52 LAGIONO, S.Pd.
15 HAYUNINGSIH, S.Pd.,M.MPd. 34 DIANA DWI YUNIATI, S.Sn 53 MUNDRIKAH, S.Pd.
16 NURHAYATI, S.Pd. 35 BUDI SETYO W, S.Pd.,M.MPd. 54 Dra. ENY PUJI A.
17 WAHYUNI EKOWATI, S.Pd. 36 Drs. DWI SETYO HADI 55 ARINI MAR'ATUL MU
18 Dra. RETNA DEWATI 37 MUH ABADI, S.Pd. 56 TOMI BAYUHANA, S
19 WIWIK WINARTI, S.Pd. 38 WAHYUDIANTO, S.Pd.
20 SIGID SADEWO, S.Pd., M.MPd. 39 HARIYADI, S.Pd.,M.MPd.

Kamis Jumat Sabtu WALI

2345 01 2 3 4 5 0 1 2 3 4 5 KELAS

9 PJOK / 35 BJ / MTK / 14 PKY / IPA / 20 SBD / 33 IPS / 29 BK / 33
42 45 54

3 MTK / 14 IPS / PKY / SBD / 33 BIG / 9 PAPB / 50 TIK / IPA / 20 3
29 45 IPA / 20 MTK / 14 40

29 BIG / 9 PKY / TIK / PPKn / 26 BIN / 3 BIG / 40
45 40 9

20 PKY / SBD / 33 BIN / 3 IPS / PPKn / 26 IPA / 20 BJ / PAPB / 50 10
45 29 PAPB / 50 42

/ 36 TIK / MTK / 16 BK / BIG / 10 BIN / 3 IPS / 31 PKY / 26
40 54 45

/ 26 IPS / 31 BK / IPA / 19 BIN / 4 TIK / BIG / 10 MTK / 15 BJ / 15
51 40 42

MTK / 15 BIG / 10 PAPB / 50 IPA / 19 BK / PKY / PJOK / 36 PPKn / 26 31
51 45

10 PJOK / 36 IPS / BJ / PPKn / 26 SBD / 33 MTK / 15 BIN / 4 TIK / 36
31 44 40

4 PPKn / 26 BJ / MTK / 15 IPS / 31 BIG / TIK / IPA / 19 BIG / 10 51
44 PJOK / 36 MTK / 15 10 40

IPA / 19 PAPB / 50 IPS / BIN / 4 PKY / SBD / 33 45
31 45

YO, S.Kom CATATAN :
Pd.
S.S 1. Alokasi waktu pembelajaran :

TI, SE JAM KE WAKT U KET
I, S.Pd.
g., M.Pd.I 0 06.30 - 07.00 IMTAQ
U, S.Pd.
S.Pd.I 1 07.00 - 07.40
UTAMI
2 07.40 - 08.20

3 08.20 - 09.00

4 09.00 - 09.40

5 09.40 - 10.20

2. Penyelesaian dan pengumpulan tugas yang diberikan guru pengampu

diserahkan pada hari itu juga, diberi waktu sampai dengan pukul 13.30 WIB

Magetan, 12 Juli 2021

Kepala SMPN 4 Magetan

UAWANAH, S.Pd. Drs. AGUS SUNADI, M.Pd.
S.PSi. NIP. 19651308 198512 1 002

PEMERINTAH KABUPATEN MAGETAN
DINAS PENDIDIKAN, KEPEMUDAAN DAN OLAHRAGA

SMP NEGERI 4 MAGETAN
Jl. Mayjend Sungkono No. 70 Magetan

2021/2022


Click to View FlipBook Version