Tim Penyusun
utow EDE]
Dilengkapi dengan:
Kegiatan
Uji Pengetahuan
Uji Keterampilan
Proyek
Penilaian Diri
Penilaian Harian
Remedial dan Pengayaan
Penilaian Tengah Semester
Penilaian Akhir Tahun
PRAKARYA DANBELAJAR PRAKTIS
KEWIRAUSAHAAN
MATA PELAJARAN WA3JIB
Untuk SMA/MA
Kelas X Semester 2
.,. ...,.
Tim Penyusun
BELAJAR PRAKTIS
'r
PRAKARYA DAN
KEWIRAUSAHAAN
MATA PELAJARAN WAJIB
Unut k SMA/MA,
Kelas Semester.2
✓
Kata Pengantar
5 Tujuan pendidikan adalah untuk mencerdaskan bangsa, membentuk sumber daya manusia yang
andal dan berdaya saing, membentuk watak dan jiwa sosial, berbudaya, berakhlak mulia dan berbudi luhur,
berwawasan luas, serta menguasai teknologi sehingga dapat berkarya secara inovatif, kreatif, dan tepat r
guna. Seiring pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan informasi, proses pembelajaran
dalam dunia pendidikan pun harus senantiasa diselaraskan dengan perkembangan yang terjadi agar
tercapai tujuan pendidikan yang diharapkan
Berdasarkan tujuan pendidikan tersebut, pada edisi kali ini tim penyusun menyajikan buku Belajar
Praktis Prakarya dan Kewirausahaan SMA/MA Kelas X Semester 2 yang materinya disesuaikan dengan
Kompetensi Inti (Kl) dan Kompetensi Dasar (KD) Kurikulum 2013 yang telah disempurnakan. Materi dan
aktivitas dalam buku ini menggunakan pendekatan ilmiah berbasis aktivitas yang mampu mengembangkan
pola berpikir tingkat tinggi. Buku ini memuat penilaian capaian pembelajaran secara bertahap melalui
berbagai perlengkapan sebagai berikut.
Kegiatan: merupakan kegiatan siswa yang disajikan secara bervariasi, meliputi portofolio, diskusi,
kelompok, dan mandiri. Kegiatan ini mendorong keterampilan siswa agar menemukan konsep materi
yang dipelajari.
e Uji Pengetahuan: berisi soal-soal untuk memperluas wawasan/pengetahuan siswa sesuai materi
yang telah dipelajari.
e Uji Keterampilan: berisi soal-soal untuk memperkuat keterampilan siswa sesuai materi yang telah
dipelajari
Proyek: merupakan bentuk penugasan dengan waktu tertentu yang dapat diselesaikan secara
kelompok dan hasilnya dikumpulkan sebagai tugas proyek.
Penilaian Diri: bertungsi memotivasi siswa agar percaya diri dan jujur akan kelebihan dan
kekurangannya terhadap penguasaan materi pelajaran.
Penilaian Harian: berisi soal-soal terpilih yang dapat digunakan untuk mengukur keberhasilan siswa
pada level mengenal, menghafal, dan mengaplikasikan, serta mengasah daya kritis, inovatif, dan
mencipta sesuai kompetensi dasar yang dipelajari.
Remedial dan Pengayaan: berisi soal-soal untuk memperdalam pengetahuan dan keterampilan
siswa.
e Penilaian Tengah Semester: berisi soal-soal latihan yang dapat digunakan untuk mengukur
pencapaian belajar siswa di pertengahan semester.
Penilaian Akhir Tahun: berisi soal-soal latihan yang dapat digunakan untuk menguur pencapaian
belajar siswa di akhir tahun.
Mudah-mudahan dengan penyajian buku ini memberikan manfaat dalam segala bentuk kegiatan
belajar mengajar, sehingga dapat memperlancar dan mempermudah proses pencapaian tuyuan pendidikan
yang telah ditetapkan.
Tim Penyusun
/as«sow\4
'Bening Sarwini
Jamilatun Sri Ambarwati
Joko Aristyanto
Candra Kirana Sri Widiastuti
Catur Wahyu Nugroho Mangun Darmawan Utung Tri Haryanto
Cinta Setya Mustika Tri Ariani
Eo Prasetyo
Noviana Rahmawati Editor, Layout dan Setting. #lustrasi,
Endang Puspitawati Nuning Widyaningsih erwajahan, Cover, Kontrol Kualtas oleh Tim
Fitr Wulandari Pambudi Joko W.
Hendra Kusuma Puji Hastuti :A
Hori Prasetyo Setiti
ldayu Ria Pramudyanti Siti Nurjanah
Dilatang keras menqutip, mencetal ulang, menyimpan dalam gistem retrival, tu memindahln dalamn bentuk apa pun dan dengan cara bagaimapun, fotolopi, scanning
eleltronil, melanik, relaman, dan sebagainya, erta memperjualbelilannya tanpa lzin tertullis dari penetbit
0Hk aipta dilindungi undang-undang pada lim Penyusun. Hal penerbitan pad2 (V VIVA PAKARIND Kritik dan saran kirim ke: PO Bx 1&2 Klaten, Jara Tengah
g�--------'s--nare»an«anuswu«ors.a.."'i
Daftar lsi
Kata Pengantar........coos»oooooooooooooooooooooooooooo..... 2 Bab 3 Budl Daya Tanaman Hias............., 37
Caftar Isl................................................................. 3 A. Aktivitas......coo»ooooooooooooooooooooo... 37
Peta Konsep 4 B. Tanaman Hias .....coo....... 39
Bab 1 Kera]lnan dengan Inspirasl Objek Uji Pengetahuan 1.......aooo.coo8so.... 43
Budaya Lokal 5 C. Kewirausahaan Bicang Budi Daya
A. Aktivitas ......o.coos»so6so666606..., 5 Tanaman Hias 44.....coos»oooooooo......
B. Kekayaan Budaya Lokal Indonesia 7 Uj Pengetahuan 2 46
Uj Pengetahuan 1.......oooooooooooo... 11 D. Budi Daya Tanaman Anggrek .•.... 47
C. Produksi Kerajinan dengan Uji Pengetahuan 3 51
Inspirasi Objek Budaya Lokal ....•• 12 E. Peluang Usaha dan Anallisis •
Ujl Pengetahuan2.....coos....., 14 Usaha Budi Daya Tanaman
D. Dasar-Dasar Kewirausahaan Anggrek 52
dalam Kerajinan dengan Inspirasi Uj Pengetahuan4........oo... 54
Objek BudayaLokal......... 15 Proyek 55
E. Wirausaha Kerajinan dengan Penilaian Harian 3.......co.oooo....,, 5
Inspirasi Objek Budaya Lokal Bab4 Pengolahan Makanan Awetan darl
(Sepatu Batik)......coo... 16 Bahan Hewani ......coo.oooooo66o, 58
,3 Uji Pengetahuan3.......coo.ooooo..., 19 A, Aktivltas 58......coo66600666660000..,,
Proyek ,, 20 B. Bahan Makanan Hewani ........., 60
0 Penllalan Harian 1 21 Ujj Pengetahuan 1......ooooooooo.. 64
Bab2 Rekayasa Usaha Produk Graflka........ 23 C. Pengawetan Bahan Pangan
A. Aktivitas 23...coo6o»moo6o8688....,, Hewanl 65....+so8080808o80so..,,
n B, 28Grafika...so»sos6coo.....,, Uj] Pengetahuan2......o....., 67
UJI Pengetahuan I ....•..........•.........•....•... 27 D. Wirausaha di B/dang Pengolahan
n C. Wirausaha dl Bidang Sablon.......... 28 Makanan Awetan....coo6o666668».., 88
n D, Membuka Usaha dl Bidang Graflka E. Wirausaha lkan Asin.....coo6.,, 69
n (Sablon Mug) 28 Ujl Pengetahuan3...coos»ooooooo.., 74
U)I Pengelahuan 2 .•.....•...•.......•.............. 31 Pryek 75...ooooooooooooooooo6606,,
�royek ,., ,, ..,,,, 32 Penilalan Harian4...coo6so66...., 76
Penllalan Akhlr Tahun .....cocooooooooo6so6so6o.., 78
Penllalan Harlan2....cs»ooooo8so..., 33 Dattar Pustaka B0......coos6sooooooooooooooooo....,
Penllalean Tengah Semester......coo66so.. 35
Tim:
; ta•8tllj&r Pr&klll Pr1k&rya dan Kewlraunhun SMAIMA Kt;-_X_s,_.__,1_ �
·i
}
1m
2
f!.--__P_e__t _a K_�-�-.s_..e.. ..:.p_""'·!�· / .,
Kekaryaan Budaya L.okal Indonesia Perencanaan hwal Produlksi, Tahap Produksi, Tahap Pengemasan, dan
Tahap Pemasaran
Produlksi Kerajnan dengan Inspirasi Objek
Budaya Lokal Pengertian Kewirausahaan, Stimulasi dean Motivasi Wirausaha, serta
Siap Wirausahawan Sulses
Dasar-Dasar Keirausahaan dalam Kerajinan
Potensi Usaha Sepatu Batik, Aspek Sasaran, Hal-Hal yang Diperhitung-
lnspirasi Obiek yBuada Lolal kan dalam Memulai Usaha, Analisis SwOT, dan Proyelksi Keuangan
Wirausaha Kerajinan dengan inspirasi Objek Mengamati
Budaya Lolal (Sepatu Batik)
Wirausaha di Bidang Sablon Tekik Cetak Gratia
Membuka tsaha di Bidang Grafika (Sablion Mug) Peluang Usaha Produk Grafika dan Langkat-Langkah Melakukan
Wrausaha di Bidang Sablon
Peluang Usaha Sablon Mug. Memulai Usaha Sabion Mug Peraiatan
yang Dibutuhkan, Cara Pembuatan, Analisis Usaha, dan Pengemasan
Ativitas
Kewirausahaan Bidang Bui Darya Pengertian dan Jenis Tanaman Hias
Tanaman Hias engertian Wraus.aha, Pengertian Kewirsusahaan, Karakteristik
Peluang Usaha dan Anallsis Usaha Bud Daya Soorang Wirausaha, dan Wirausaha di Bidang Tanaman Hias
Tanaman Anggrek Syarat Tumbuh, Pembibitan, Pengeloiaan Media Tanam, Tenik
Penanaman, Perellaraa Tanaman, Pan&n, dean Pascapaen
Peluang Uata, Anallisis SWOT, dan Analisis Eonomi
Pengawetan Bahan Pangan Heward Mengasosiasikan
Weausaha d Bidang Pengolahan Mak.anan Awet.an
Jonis serta Manfaat lkar dan Daging
Wirausahalkan Asin Pengawetan dengan Sahu endah, Pengawetan dengan Suhu Tingg
Sterilisasi Produk secara Sinambung, Pengawetan dengan Pengeningan,
dan Pengawetan dengan Bahan Kimia
Pengertian Wrausaha, Peluang Wrausaha lkan Asin, Merulai Lsaha
lkan Asin, Merrih Prouk, dan Keurtungan Usaha la Asin
Jenis lkan Asian, Langkah Kerja Pembuatan kan Asin,
Analisis Usaha lkan Asin, dan Pengerasan Produk Bahan Makanan
Awetan Bahan Hewani
N eej ;�-----------------"-"' '-,'__ P_rakarya dan Kewirausahaan S4MAMA Kelas X Semester 2
Kerajinan dengan Inspirasi •
Objek Budaya Lokal
Kompetensi Dasar
3.7 Memahami perencanaan usaha kerajinan dengan inspirasi artefak/objek budaya lokal (misalnya pakaian daerah, wadah
tradisional, dan senjata tradisional) yang meliputi ide dan peluang usaha, sumber daya, administrasi, dan pemasaran
3.8 Menganalisis sistem produksi berdasarkan daya dukung yang dimiliki oleh daerah setempat untuk kerajinan dengan
inspirasi artetak/objek budaya lokal dan material dari daerah sekitar.
3.9 Memahami penghitungan biaya produksi (harga pokok produksi) produk kerajinan dengan inspirasi artefak/objek
budaya lokal.
3.10Memahami strategi pemasaran produk kerajinan dengan inspirasi artefak/objek budaya lokal secara langsung.
3.11 Memahami proses evaluasi hasil kegiatan usaha kerajinan dengan inspirasi artefak/objek budaya lokal.
4.7 Menyusun perencanaan usaha kerajinan dengan inspirasi artefak/objek budaya lokal (misalnya pakaian daerah, wadat
tradisional, dan senjata tradisional) yang meliputi ide dan peluang usaha, sumber daya, administrasi, an pemasaran
4.8 Memproduksi kerajinan dengan inspirasi artefak/objek budaya lokal dan material dari daerah seitar berdasarkan daya
dukung yang dimiliki oleh daerah setempat.
4.9 Menghitung biaya produksi (harga pokok produksi) kerajinan dengan inspirasi artefaklobjek budaya lokal
4.10Memasarkan produk kerajinan dengan inspirasi artefak/objek budaya lokal secara langsung.
4.11Mengevaluasi hasil egiatan usaha kerajinan dengan inspirasi artefak/objek budaya lokal.
-
Pengalaman Belajar
Melalui proses pembelajaran Kerajinan dengan Inspirasi Objek Budaya Lokal, siswa memperoleh pengalaman belajar
sebagai berikut.
Membaca dan mengamati kerajinan dengan inspirasi objek budaya lokal
Mengajukan pertanyaan untuk mendapatkan klarifikasi yang berkaitan dengan kerajinan dengan inspirasi objek budaya
lokal.
Mengumpulkan data/informasi dan mencari hubungan tentang erajinan dengan inspirasi objek budaya lokal.
e Menganalisis secara kritis dan menyimpulkan hasil analisis tentang hubungan kerajinan dengan inspirasi objek budaya
lokal
e Menyusun laporan dan mempresentasikan hasil analisis atau temuan dalam bentuk lisan dan tulisan tentang kerajinan
dengan inspirasi objek btdaya lokal.
A. Aktivitas
Amati gambar-gambar berikut, kemudian berikan tanggapan!
5 i5 p
? i.5F58 a
4
g£ !4
<£ !£
8£i, 8,E"
0 0
Tanggapan:
e5}; et•r ·.wBela1ar Prakt1s Prakarya clan K0W1rausahaan SMAIMA Ke_,1__, _x s._me_,_1e_',------------------�
Cermatilah bacaan berikutl
Topeng Barong Ball yang Mendunia Hadlr dl Indonesia Pavlllun
Nusa Dua - Duduk bersila di atas tikar anyaman pandan, Cok Raka Bawa dengan telaten memahat
balok kayu yang ipegangnya. Tangannya dengan cekatan menyisir permukaan kayu pule yang sudah
tampak bentuknya. Seniman kayu ini nampak tak begitu menghiraukan banyaknya pengunjung Indonesia
Paviliun yang masih satu area dengan Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia 2018 di Nusa Dua, Bali.
"Karena untuk mengerjakan ini butuh ketelitian, prosesnya memang sangat lama. Untuk
menyelesaikan satu topeng barong bisa memakan waktu tiga bulan karena ada detail-detail yang susah
selain di pahatan," ucap Cok PRaka ditemui di booth yang disulap jadi workshop usana kerajinannya,
Selasa (9/10/2018)
Menekuni usaha pembuatan topeng barong sejak tahun 1999, hasll kerajinannya sudah cuup
dikenal di Pulau Dewata. Topeng barongnya juga sudah acapkali dikirim ke luar negeri untuk para
kolektor dan pecinta barang seni dani Bali.
"Kebetulan saya Juga punya sanggar, sekaligus jadi penani Barong. Setiap barong punya
karakter masing-masing dan sesual dengan penggunaan untuk tarian Bali, seperti barong untuk raja
atau rakyat," ujar Cok aka.
Pelatih tar! Barong dari desa Batubulan, Kecamatan Sukowati, Kabupaten Gianyar inl
menuturkan, pembuatan topeng barong tak blsa sembarangan. Untuk menyelesalkan satu topeng,
dirinya membutuhkan waktu setidaknya sekitar 3 bulan, mulai dari pemahatan, pengecatan, dan
penyelesalan aksesoris yang melekat pada barong.
Sementara, untuk bahan baku kayu yang digunakan antara lain kayu pule, mangga, nangka,
cempaka, dan jati. Mengingat rumit dan lamanya pengerjaan, Cok aka hanya akan membuat topeng
barong sesual dengan [umlah pesanan yang datang. E
"Satu barong blsa dikerjakan 6 orang, blsa makan waktu 3 bulan. Karena tidak nanya memahat
sa]a, ada aksesoris yang pengerjaannya sangat rumit. Untuk membuat ketu (hlasan kepala barong)
perlu beberapa aksesorls khusus dengan teknik pewarnaan yang rumit. Ada yang harus menggunakan
emas 24 karat untuk lap/sannya," kata dla.
Dlungkapkan senlman Inl, selain dicarl untuk penari-penari Bali, topeng barong Juga banyak
dlburu kolektor barang senl darl se]umlah negara. Dengan tingkat pengerjaan yang rumilt, wajar [lka
satu topeng barong lengkap dengan aksesorisnya blsa dljual dengan harga Rp150 Juta. Sementara
topeng tanpa aksesorls dlbanderol dari mulal p15 Juta.
"Meskl mahal, namanya barang senl, tetap banyak yang cal. Sering orang (pemlllk toko barang
antik) pesan terus, barangnya selalu laku. Orang asing paling banyak yang car topeng barong Itu
Eropa dan Jepang, kebanyakan buat koleksl barang seni," tutur Cok aka,
DI Indonesla Pavillun, Kementerian Badan Usaha Millk Negara (BUMN) bersama Kementer\an
Kelautan dan Perkanan, Kementerian ESDM, Badan Ekonomi Kreatif, Kementerlan Kominfo, dan
Kementerlan Keuangan mencoba menampllkan banyak hal menarik tentang Indonesla dari segl
pembangunan, bisnis, proyelk-proyek strategis naslonal, wisata hingga kekayaan serl budaya, serta
kerajinan tangan khas Indonesia termasuk khas Bali dengan pesan Rediscover Indonesia.
Keenlan Pulau Ball Identik hasll karya tradlslonal yang mendunia dan tak lekang oleh watu
walau zaman semakin modern. Ketika sebagian budaya Indonesla mulal tergerus oleh gaya hidup
darl negara luar, Ball dan segala isinya seolah tetap utuh dengan tetap menyesualkan dengan
perkembangan yang ada.
Topeng Ball secara garis besar terbagt men]adi dua yakni topeng yang disakral«an dan topeng
yang dljadlkan sebagal hlasan. Proses pembuatan topeng yang dlsakralkan mencakup upacara-
upacara adat dari proses penebangan pohonnya hingga selesal men]adl sebuah topeng. Topeng yang
dlsakralkan tidak dlper]ualbellkan dan hanya digunakan dalam upacara adat dan tarian.
Lain halrya dengan topeng Ball yang disakralkan, topeng Ball yang diperjualbellkan memlllkl
nllal ekonomls yang dapat membantu meningkatkan tarat hidup pengrajlnnya dan rempromoslkan
budaya Ball bahkan ssahmbpaanlykake,mbaanhokaannekgaadraa.ng
"Kalau order saya yang kewalahan dengan [umlah esanan. 8aya
merasa leblh dart bangga untuk blsa dllbatkan dalam Indonesia Pavlllun. Saya berharap hasll karye
saya dan [uga budaya Indonesia dapat terus dilostarikan," tutup Cok Raka.
Dlkutlp organ pengubahan dart: https//new.iotik.combarita/d-42481g/0pang·barong-ball-
yang·mandnir-hair-·intones/er·pavilion
Q ,j;;,ktl1 ?rakarya dan Ktwlr1uaanaan SMAIMA K1laa X Stmnttr2
€. me ;
l'
Format Diskusi Hasil Pengamatan
EE..m-ii~d'
,',",-.' -,."'3-d?�··i•e-�¢�;/4�•i· ---,...�·i
gs
1. Usaha dalam menciptakan produk.
1
' 2 Motivasi untuk maju.
,4 3. Jenis produk yang dihasilkan.
., 4 Peluang usaha.
'3 5. Hambatan dalam usaha.
6. Strategi pemasaran.
3
3
ii
l
1
1. Apa motivasi pengusaha dalam memulai bisnisnya?
l 2. Bagaimana pengusaha mengawali bisnisnya?
.t 3. Apakah produk yang dihasilkan pengusaha dapat diterima di masyarakat?
,) 4. Apakah usaha yang dilakukan dapat membuka peluang kerja bagi warga sekitar?
5. Bagaimana strategi pemasaran dan promosi pengusaha?
k
3
3
3
J Setelah berdiskusi tentang usaha kerajinan dengan inspirasi objek budaya lokal, apakah Anda
,1 terinspirasi untuk berwirausaha dalam bidang tersebut? Indonesia banyak memiliki budaya lokal
yang dapat dijadikan inspirasi dalam menciptakan sebuah produk kerajinan. Dalam memulai
it usaha hal yang paling utama adalah kesiapan mental dan kerja keras. Siapkah Anda menghadapi
3 tantangan tersebut?
,J B. Kekayaan Budaya Lokal Indonesia
2
Bangsa Indonesia merupakan bangsa yang multikultural karena masyarakatnya terdiri dari
berbagai suku bangsa dengan budayanya masing-masing. Oleh karena itu, di Indonesia berkembang
2 berbagai budaya lokal yang berbeda-beda satu dengan yang lainnya. Budaya lokal merupakan
unsur pembentuk budaya nasional. Setiap jenis objek budaya seperti pakaian, perlengkapan
i upacara, dan alat musik merupakan artefaklobjek budaya yang dapat menjadi sumber inspirasi
,l untuk dikembangkan menjadi produk kerajinan. Setiap daerah dapat mengembangkan kerajinan
khas daerah yang mengambil inspirasi dari budaya tradisi daerahnya masing-masing. Kekayaan
budaya tradisi Indonesia adalah kearifan lokal (local genius) yang dapat menjadi sumber inspirasi
I yang tidak ada habisnya.
I Tarian, simbol, pakaian, musik, perlengkapan tari, dan alat musik tersebut dapat menjadi
sumber inspirasi dari pembuatan kerajinan. Tarian, simbol, dan musik merupakan produk budaya
nonbenda, sedangkan pakaian, perlengkapan tari, dan alat musik merupakan artefak atau objek
budaya.
tier eeaPas Paaea erushun : /,
swww.ax.sass
Oleh karena itu, ada kain tradisional yang menjadi sangat langka karena sudah jarang
yang membuatnya. Berikut aneka jenis kain tradisional asli Indonesia.
a. Kain Tenun lkat Ball
Pada awalnya kain tenun ini hanya digunakan oleh para orang tua dan kalangan
bangsawan saja, tetapi kini hampir semua lapisan masyarakat Bali mernakainya, baik
untuk pakaian sehari-hari maupun upacara besar keagamaan. Ada beberapa jenis kain
tenun ikat Bali yang sudah sangat terkenal, yaitu kain songket dan endek Bali. Pembuatan
kain endek cukup unik, salah satu prosesnya disebut dengan nyantri, yaitu menggoreskan
warna dengan kuas bambu pada bagian-bagian ragam hias tertentu. Pembuatan kain
endek Bali masih menggunakan ritual khusus.
b. Kain Songket
Kain songket berasal dari daerah Sumatra. Pusat kerajinan songket yang terkenal adalah dari
kota Palembang dan karya songket yang paling terkenal berasal dari Sumatra Barat karena
dibuat menggunakan benang emas. Oleh karena pembuatannya yang rumit, kain songket
memiliki nilai jual yang sangat tinggi. Kain songket dibuat dengan cara ditenun menggunakan
benang helai demi helai hingga menjadi satu lembar kain utuh yang cantik. Kain songket
ditenun menggunakan teknik menambah benang pakan sebagal hiasan, yaitu dengan
menyisipkan benang perak, emas, tembaga, atau benang warna di atas benang lungsi.
c. Kain Tenun lkat Flores
Daerah sentra khusus pembuatan kain tenun ikat khas Flores adalah desa Sikka, Lio, dan
Ende di Flores Nusa Tenggara Timur. Hampir semua proses pembuatannya dilakukan
secara tradisional dan tanpa mesin. Mulai dari pengolahan biji kapas, pemintalan,
pewarnaan, hingga menjadi sehelai kain ikat. Pewarnaan kain masih menggunakan
bahan-bahan alami yang berasal dari berbagai jenis tanaman. Dan tanaman-tanaman
ini tercipta sebelas macam warna yang konon semakin lama usia kain, warnanya akan
semakin tampak lebih indah.
d. Kain Sulam Karawo
Kain sulam karawo berasal dari Gorontalo. Proses pembuatannya dihasilkan melalui
sulam tangan dan dilakukan secara individu. Kain sebagai media sulaman akan diiris atau
dilubangi dengan cara mencabut serat benang sesuai dengan pola motif sulaman. Proses
pengerjaan kain ini bisa memakan waktu hingga satu bulan bergantung pada kerumitan
motif kain. Berbagai motif dan desain yang bernilai seni tinggi menjadikan sulam karawo
produk budaya unggulan khas Gorontalo. Selain untuk pakaian, kain khas Gorontalo ini bisa
juga ditemukan pada sapu tangan, kipas, peci, taplak meja, dan beragam aksesoris lainnya.
e. Kain Sutra Bugls
Bugis terkenal dengan kain tradisional berupa sarung yang terbuat dari sutra yang ditenun.
Pusat pembuatan kain tenun berada di Sengkang, sedangkan pengembangbiakan ulat
sutra berada di desa Tajung. Kain sutra dalam bahasa Bugis disebut sabbe, diproduksi
dengan alat bertenaga manusia.
f. Kain Sasirangan
Sasirangan merupakan kain cantik yang dihasilkan dari Pulau Kalimantan yaitu kota
Banjarmasin. Pasar Martapura di Kalimantan Selatan menjadi pusat perjualan kain
sasirangan. Cara pembuatan kain ini yaitu kain digambar dengan motif yang diinginkan,
kemudian dijahit sesuai pola. Setelah dijahit, benang jahitan ditarik dengan kencang
sehingga kain mengerut dan membentuk motif yang khas. Ada berbagai motif yang
istimewa dalam kain ini, misalnya motif bintang berhambur, sari gading, kambang tampuk,
turun dayang, bayam raja, jajumputan, dan masih banyak lagi. Dulunya kain ini digunakan
untuk upacara adat, tetapi kini pemakaiannya sudah lebih bervariasi.
g. Kain Ulos
Kain ulos merupakan bagian dari kebudayaan dan tradisi yang kental dari masyarakat
Batak. Oleh karena itu, kain ini selalu hadir dalam setiap upacara adat. Kain ini merupakan
simbol restu, kasih sayang, dan persatuan. Ada beberapa macam ulos yang dikenal dalam
0----------· ~adat Batak.
e'Belajar Praktis Prakarya dan Kewirausahaan SMAMA Kelas X Semester2
ng h. Kain Tapis
Kain tapis berasal dari Lampung dengan teknik tenun menggunakan peralatan yang masih
tradisional. Terbuat dari tenunan benang kapas dengan motif atau hiasan benang perak
an atau benang emas yang disulam. Motif yang sering digunakan biasanya adalah motif flora
dan fauna. Salah satu jenis kain tapis yang juga tidak kalah indah adalah kain palepai.
aik Kain ini berasal dari Pugung Tampak Krui, Lampung. Palepai merupakan kain kapal
ain dengan ukuran lebih dari tiga meter dengan motif kapal yang melambangkan perjalanan
hidup manusia sejak lahir sampai mer.utup mata.
an
I. Kain Batik
an Kain batik adalah kain yang sudah terkenal hingga mancanegara. Batik sudah ditetapkan
ain
sebagai salah satu warisan budaya dunia dari Indonesia oleh UNESCO. Hal yang membuat
batik begitu terkenal adalah cara pembuatannya yang unik dan keinahan ragam motif
lari yang digunakan. Seni dan kerajinan batik sudah diwariskan dari zaman dahulu hingga
sekarang. Batik merupakan seni lukis menggunakan canting dengan malam atau lilin cair
na yang kemudian diberi warna, Batik dari setiap daerah memiliki bentu dan ragam hias
«et yang berbeda-beda. Beberapa daerah yang terkenal dengan kerajinan batiknya antara
an lain Yogyakarta, Solo, Pekalongan, dan Cirebon.
«et
an J, Kain Gringsing
Kain gringsing adalah satu-satunya kain tradisional Indonesia yang dibuat menggunakan
teknik dobel ikat. Keseluruhan prosesnya dikerjakan dengan tangan. Proses pembuatan-
an nya membutuhkan waktu sekitar dua sampai lima tahun. Kain gringsing berasal dari
an Tenganan, Bali.
n,
k. Kain Besurek
an Kain besurek merupakan kain tradisional Indonesia yang berasal dari Bengkulu. Motif
an
an batik besurek sangat khas yaitu berupa motif hurut Arab gundul yang dikaligrafikan. Motif
ini terpengaruh unsur kebudayaan Islam. Hal inilah yang membedakan besurek dengan
batik Jawa. Proses pembuatan kain besurek tidak berbeda dengan pembuatan batik Jawa.
Untuk warnanya, kain besurek memiliki warna yang lebih cerah dan beragam.
tlui I. Tenun Dayak
au Tenun Dayak dibuat menggunakan ala! yang disebut gedok. Proses pengerjaannya cukup
es lama, bisa memakan waktu hingga bulanan. Pewarnaannya menggunakan bahan pewarna
an alami. Kain tenun Dayak memiliki motif flora dan fauna dari alam sekitar. Motifnya sangat
NO khas Kalimantan.
sa
ya. Kegiatan Kelompok
8%%8l $%%.
In.
lat Bersama kelompok Anda, lakukan langkah-langkah kegiatan berikut!
ksi 1. Pilihlah satu budaya lokal dari beberapa suku yang ada di Indonesia! Ametilah budaya
lokal tersebut!
2. Carilah bentuk nyata dari budaya lokal suatu suku yang telah Anda pilih dalam bentuk
ta kerajinan!
in 3. Tuliskan dalam bentuk laporan dengan disertai gambar!
n, 4, Presentasikan hasil kegiatan di depan kelas!
ng
ng
k,
-an
Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah lnl dengan jelas dan tepatl
at 1. Mengapa Indonesia termasuk bangsa yang kaya akan budaya? _
Jawab:
an
m
rtu Belajar Praktis Prakarya dan Kewirausahaan SMAIMA Kelas X Semester 81j
owoo owoo
2. Sebutkan macam-macam rumah adat di Indonesia yang dapat dijadikan inspirasi dalam usaha
kerajinan!
lM_
3. Sebutkan jenis objek budaya yang dapat dijadikan inspirasi produk kerajinan! _
Jawab:
4. Apa yang Anda ketahui tentang rumah adat krong bade? _
Jawab:
5. Jelaskan tentang baju adat paksian! _
Jawab:
1ca; 1 IMMa '
1. Bagaimana cara mendapatkan inspirasi untuk membuat kerajinan?
2. Bagaimana cara melestarikan kebudayaan lokal?
3. Bagaimana cara memodernisasi batik?
4. Bagaimana cara membuat lukisan wayang?
5. Bagaimana cara membuat produk dengan inspirasi objek budaya lokal?
C. Produksl Kerajinan dengan lnspirasi Objek Budaya Lokal
Berikut langkah-langkah produksi kerajinan dengan inspirasi objek budaya lokal.
1. Perencanaan Awal Produksi
a. Menemukan Ide
Ide dapat muncul dari berbagai sumber. Sebuah ide bisa muncul dergan tidak ada
urutannya dan tidak lengkap, tetapi bisa juga muncul secara utuh. Sebagai contohnya
salah satu dari teman Anda bisa saja mempunyai ide tentang suatu bentuk unik yang
akan diciptakan, Ide bentuk tersebut akan menuntut Anda untuk memikirkan teknik apa
yang cocok digunakan serta produk apa yang tepat untuk bentuk tersebut. Salah satu dari
teman Anda juga bisa saja menemukan ide atau bayangan tentang sebuah produk yang
ingin dibuatnya, material, proses, dan alat yang akan digunakan secara utuh.
b. Membuat Gambar/Sketsa
Bermacam ide, rencana, atau rancangan dari produk kerajinan digambarkan atau
dibuatkan sketsanya agar ide yang abstrak menjadi berwujud. Ide-ide rancangan dapat
dilukiskan pada sebuah buku atau lembaran kertas menggunakan pensil, spidol, atau
bolpoin dan sebaiknya menghindari penggunaan penghapus. Gambarkan ide sebanyak
mungkin, dapat berupa variasi produk, satu produk yang memiliki fungsi sama, tetapi
dengan bentuk yang berbeda serta produk dengan bentuk yang sama, tetapi dengan
wama dan motif yang berbeda
c. Pilih lde Terbaik
Setelah Anda menghasilkan bermacam ide dan menggambarkannya dengan sketsa,
mulailah mempertimbangkan ide mana yang paling balk, menyenangkan, dan memungkin-
an untuk dibuat.
o;g.ANN
•1�----------------"-'" ---"''--P_'ra_arkya dan Kewirausahaan SMA/MA Kalas X Semester 2
''
'
usaha d. Prototyping atau Membuat Studi Model
$%. Sketsa ide yang dibuat pada tahap-tahap sebelumnya adalah format dua dimensi,
artinya hanya digambarkan pada bidang datar. Kerajinan yang akan dibuat berbentuk
k ada tiga dimensi. Maka, studi bentuk selanjutnya dilakukan dalam format tiga dimensi, yaitu
tohnya dengan studi model. Studi model dapat dilakukan dengan material sesungguhnya maupun
k yang bukan material sesungguhnya.
ik apa
tu dari e. Perencanaan Produksi
k yang
1 atau Tahap selanjutnya adalah membuat perencanaan untuk proses produksi atau proses
dapat pembuatan kerajinan tersebut. Prosedur dan langkah-langkah kerja dicatat secara jelas
l, atau dan detail agar pelaksanaan produksi dapat dilakukan dengan mudah dan terencana.
anyak
tetapi 2. Tahap Produksi
engan
3ketsa, Pada tahap produksi terdiri dari persiapan bahan/pembahanan, pembentukan, dan
ngkin- penyelesaian (finishing)
2e5; a. Tahap Persiapan Bahan
Tahap pembahanan adalah mempersiapkan bahan atau material agar siap dibentuk.
b. Tahap Pembentukan
Tahapan proses pembahanan dilanjutkan dengan proses pembentuan. Pembentukan
bahan baku bergantung pada jenis material, bentuk dasar material, dan bentuk produk
yang akan dibuat.
c. Tahap Finishing
Tahap terakhir adalah finishing. Finishingdilakukan sebagai tahap terakhir sebelum produk
tersebut dimasukkan ke dalam kemasan, Finishing dapat berupa penghalusan dan/atau
pelapisan permukaan. Finishing dapat berupa pelapisan permukaan atau pewarnaan agar
produk yang dibuat lebih awet dan lebih menarik.
Kelancaran produksi juga ditentukan oleh cara kerja yang memperhatikan K3 (kesehatan
dan keselamatan kerja). Upaya menjaga kesehatan dan keselamatan kerja bergantung pada
bahan, alat, dan proses yang digunakan pada proses produksi. Proses pembahanan dan
finishing apabila menggunakan bahan kimia yang dapat berbahaya bagi kulit dan pernapasan,
maka pekerja harus menggunakan sarung tangan dan masker dengan filter untuk bahan kimia.
Selain alat keselamatan kerja, hal yang tak kalah penting adalah sikap kerja yang rapi, hati-hati,
teliti, dan penuh konsentrasi. Sikap tersebut akan mendukung kesehatan dan eselamatan kerja.
3. Tahap Pengemasan
Pengemasan memiliki tujuan membuat produk menjadi awet dan tahan lama.
Pengemasan melindungi produk agar tidak mengalami penurunan kualitas pada saat sampai
kepada pembeli. Selain berfungsi sebagai pelindung, kemasan juga meriliki fungsi untuk
emudahan membawa serta pengiriman, memberikan informasi, dan untuk menjadi daya tarik
bagi calon pembeli. Pengemasan produk kerajinan selain menjaga kebersihan dan kualitas
produk tetap baik, juga akan memudahkan dalam proses pengiriman produk. Pengemasan
dapat bersifat satuan maupun bersifat kesatuan untuk satu set, satu paket, satu lusin, maupun
satu kodi. Teknik pengemasan yang baik akan menjaga kualitas produk dalam pengiriman ke
tempat tujuan.
Ada tiga alasan utama untuk melakukan pengemasan, yaitu sebagai berikut.
a. Kemasan memenuhi syarat keamanan dan kemanfaatan. Kemasan melindungi produk
dalam perjalanannya dari produsen ke konsumen. Produk-produk yang dikemas biasanya
lebih bersih, menarik, dan tahan terhadap kerusakan yang disebabkan oleh cuaca.
b. Kemasan dapat melaksanakan program pemasaran. Melalui kemasan identifikasi produk
menjadi lebih efektif dan dengan sendirinya mencegah pertukaran oleh produk pesaing.
Kemasan merupakan satu-satunya cara perusahaan membedakan produknya.
c. Kemasan merupakan suatu cara untuk meningkatkan laba perusahaan. Oleh karena itu,
perusahaan harus membuat kemasan semenarik mungkin. Dengan kemasan yang sangat
menarik diharapkan dapat memikat dan menarik perhatian konsumen.
i Kt9eraeaPas raa ea ewe.saran swow.a.ssiess·g
Ada berbagai jenis kemasan, antara lain sebagai berikut. 0.
a. Kemasan Kertas
Saat ini kemasan kertas masih banyak digunakan dan mampu bersaing dengan kemasan lain
seperti plastik dan logam karena harganya yang murah, mudah dlperoleh, dan penggunaan-
nya yang luas. Selain sebagal kemasan, kertas juga bertungsi sebagal media komunikator
dan media cetak. Kelemahan kemasan kertas untuk mengemas kerajinan adalah sifatnya
yang sensitif terhadap air dan mudah dipengaruhi oleh kelembapan udara lingkungan.
b. Kemasan Kayu
Kayu merupakan bahan pengemas tertua yang diketahui oleh manusia dan secara
tradisional digunakan untuk mengemas berbagai macam produk padat. Kayu adalah
bahan baku dalam pembuatan palet, peti, atau kotak kayu.
c. Kemasan Plastlk
Beberapa jenis kemasan plastik yang dikenal adalah politilen, polipropilen, poliester, nilon,
dan vinil film. Janis plastik yang banyak digunakan untuk berbagai tujuan (60% dari penjualan
plastik yang ada di dunia) kemasan adalah polistiren, polipropilen, polivinil klorida, dan akrilik.
Kunci utama untuk membuat sebuah desain kemasan yang baik adaah kemasan
tersebut harus simpel (sederhana), fungsional, dan menciptakan respons emosiona\ positif
yang secara tidak langsung berkata, "Belilah saya". Kemasan harus dapat menarik perhatian
secara visual, erosional, dan rasional. Sebuah desain kemasan yang bagus memberikan
sebuah nilai tambah terhadap produk yang dikemasnya.
4. Tahap Pemasaran
Pemasaran langsung adalah promosi dan penjualan yang dilakukan langsung kepada
konsumen tanpa melalui toko. Penjualan langsung merupakan hasil dari promosi langsung yang
dilakukan oleh penjual terhadap pembeli. Pemasaran dapat dilakukan dengan promosi dan
demo penggunaan produk kepada calon konsumen. Sistem penjualan langsung dapat berupa
penjualan satu tingkat (signle-level marketign) atau multitingkat (multi-level marketing). Penjualan
satu tingkat merupakan cara yang paling sederhana untuk menjual produk secara langsung.
Wirausahawan langsung memasarkan dan menjual produk secara langsung. Wirausahawan
langsung memasarkan dan menjual kepada konsumen tanpa membutuhkan toko atau pramuniaga.
Pemasaran produk kerajinan dapat dilakukan dengan cara pemesanan. Konsumen
dapat melihat langsung produk ataupun melalui gambar dari produk kerajinan dan kemudian
memesannya. Produsen kerajinan selain menjual produknya sendiri, dapat membentuk
kelompok penjual yang akan memasarkan dan menjualkan produknya secara langsung
kepada konsumen. Kelompok penjual dapat terdiri dari beberapa tingkatan.
egiatan Kelompok
Bersama kelompok Anda, lakukan langkah-langkah kegiatan ber!kut!
1. Carilah ide produk kerajinan dengan inspirasi budaya lokal sekitar tempat tinggal Andat
2. Buatlah beberapa sketsa ide bentuk dari produk tersebut!
3. PiUhlah satu ide yang terbaik! Kemukakan alasan memilih ide tersebut!
4. Presentasikan hasil kegiatan di depan kelas!
@@/perm Ji E; f
"
Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan jelas dan tepat! _
1. Sebutkan tahap-tahap produksi!
Jawab:
g.NY oej ;�----------------""'---"• '- ·Prakalya dan Kewirausahaan SMAIMA Kelas X Semester 2
-
''
2. Sebutkan kelebihan kemasan kertas! _
Jawab: _
_
in
)-
r 3. Apa tujuan dari tahap pengemasan?
'a Jawab:_..,..
·a 4. Sebutkan beberapa jenis plastik yang bisa dijadikan bahan kemasan!
h Jawab:
1, 5. Jelaskan yang dimaksud dengan pemasaran langsung! _
in Jawab:
k.
n
tif
n
n
1. Bagaimana cara menemukan ide kerajinan dengan inspirasi objek budaya lokal?
la Bagaimana kerajinan dengan inspirasi objek budaya
2. cara membuat sketsa lokal?
g 3. Bagaimana cara membuat model produk kerajinan dengan inspirasi budaya lokal?
n 4. Bagaimana cara mempersiapkan bahan-bahan untuk membuat produk kerajinan dengan
a inspirasi objek budaya lokal?
n 5. Bagaimana cara melakukan pengemasan produk kerajinan dengan inspirasi objek budaya
g. lokal?
n
a. D. Oasar-Dasar Kewirausahaan dalam Kerajinan dengan lnspirasi Objek Budaya Lokal
2n 1. Pengertian Kewlrausahaan
3n Kewirausahaan atau wirausaha adalah proses mengidentifikasi, mengembangkan, dan mem-
uk bawa visi ke dalam kehidupan. Visi tersebut bisa berupa ide inovatif, peluang, dan cara yang
1g lebih baik dalam menjalankan sesuatu. Orang yang melakukan kegiatan kewirausahaan
disebut wirausahawan. Kewirausahaan dalam kerajinan nonbenda artinya suatu kegiatan
yang menciptakan suatu pangsa pasar atas satu pertunjukan seni.
2. Stlmulasl dan Motivasi Wirausaha
Faktor-faktor yang memengaruhi semangat kerja wirausaha antara lain peluang usaha,
minat dalam usaha, modal, dan relasi. Sifat kewirausahaan dapat dibentuk dari inovasi yang
dipengaruhi oleh lingkungan, keluarga, dan organisasi.
3. Slkap Wirausahawan Sukses
Ciri-ciri seorang wirausaha adalah percaya diri, berorientasi ke masa depan, jujur dan tekun,
original produk, inovatif, serta kreatif. Sifat-sifat seorang wirausaha antara Jain sebagai berikut.
a. Memiliki sifat keyakinan, kemandirian, individualitas, dan optimis.
b. Selalu berusaha untuk berprestasi, berorientasi pada laba, memiliki ketekunan dan ke-
tabahan, memiliki tekad yang kuat, suka bekerja keras, energik, serta memiliki inisiatif.
c. Memiliki kemampuan mengambil risiko dan suka pada tantangan.
d. Bertingkah laku sebagai pemimpin, dapat bergaul dengan orang lain, seta suka terhadap
saran dan kritik yang membangun.
e. Memiliki inovasi dan kreativitas tinggi, fleksibel, serbabisa, serta memilki jaringan bisnis
yang luas.
f. Memiliki persepsi dan cara pandang yang berorientasi pada masa depan.
g. Memiliki keyakinan bahwa hidup itu sama dengan kerja keras.
'5 aeaw Pas an an ewes+aan sww «es x sames«?_Ut'9.
}
E. Wirausaha Kerajinan dengan Inspirasi Objek Budaya Lokal (Sepatu Batik)
1. Potensi Usaha Sepatu Batik
Beberapa tahun belakangan ini, banyak peng-
usaha yang telah ikut melestarikan kebudayaan Indonesia
dengan mengkreasikannya pada produk-produk yang
mereka pasarkan. Melalui usaha tersebut, terlihat pasar
Indonesia juga merespons positif produk-produk yang me-
ngusung kebudayaan Indonesia dalam desain dan cara Usaha sepatu batik
l,·' pemasarannya.
Namun dari sekian banyak produk yang telah diproduksi, pengusaha masih belum
banyak yang melirik golongan muda sebagai target pasar yang potensial.
Bagi anak muda masa kini, sepatu sudah menjadi bagian dari fashion yang tidak lagi
sebagai alas kaki, tetapi juga harus mempertimbangkan tampilannya.
Berdasarkan survei dan melihat pasar produk-produk kebutuhan generasi muda seperti
tas batik yang juga mengusung kelestarian budaya Indonesia, maka dengan manajemen
pemasaran yang baik sepatu batik ini akan dapat mendobrak pasar sepatu anak muda. Oleh
karena itu, usaha pembuatan sepatu batik ini mempunyai peluang usaha yang sangat terbuka
dan keuntungan yang menjanjikan. Desain sepatu batik yang menarik dapat meningkatkan
minat pembeli agar membeli sepatu yang dijual.
2. Aspek Sasaran
Sasaran dari usaha pengembangan kreasi sepatu batik ini adalah sebagai berikut.
a. Mahasiswa
Mahasiswa adalah masyarakat yang pada umumnya menyukai sesuatu yang baru dan
unik untuk dipakai melengkapi kegiatan sehari-harinya.
b. Siswa-Siswi Sekolah
Siswa-siswi sekolah khususnya siswa-siswi SMA biasanya juga menyukai sesuatu hal
yang unik dan baru untuk digunakan dalam aktivitas kesehariannya atau dipakai untuk
menambah percaya diri dalam bergaul.
c. Penggemar Batik
Penggemar batik biasanya merupakan orang yang suka mengoleksi batik atau apa saja
yang berkaitan dengan batik untuk dikumpulkan, dipakai sebagai hobi, atau kesenangan
yang menghasilkan kepuasan tersendiri.
d. Masyarakat Umum •
Masyarakat secara umum ini terdiri dari orang tua, anak-anak, pegawai, dan lain sebagainya.
Mereka biasanya juga suka dengan hal-hal yang unik dan sesuatu yang masih baru.
3. Hal-Hal yang Diperhitungkan dalam Memulai Usaha
Bagi Anda yang tertarik untuk memulai bisnis batik, terdapat beberapa poin penting yang harus
diperhitungkan, antara lain sebagai berikut.
a. Modal
Usaha sepatu batik menjadi menarik karena modalnya yang tidak terlalu tinggi, tetapi
banyak pelaku usaha yang menyalahartikan modal besar dengan peluang bisnis yang
semakin besar. Sesuaikan modal dengan rencana bisnis sekarang hingga ke depannya.
Untuk memudahkan Anda, susunlah proyeksi keuangan bisnis selama 3 tahun ke depan
sehingga Anda memiliki gambaran berapa jumlah modal yang tepat untuk Anda tanam.
Selain bergantung pada operasional usaha, modal awal juga bergantung pada supplierbatik,
supplier sepatu, lokasi jualan, dan promosi. Dengan memperhitungkan seluruh aspek bisnis,
Anda akan terhindari dari kerugian akibat harga modal yang terlalu tinggi. Menghabiskan
terlalu banyak uang untuk modal awal tidak menjamin kelangsungan usaha. Modal yang
tidak terlalu tinggi pun dapat mengantisipasi kerugian bisnis yang terlalu banyak.
b. Lokasi
Lokasi strategis merupakan kunci kesuksesan suatu bisnis. Semakin banyak
e
peminat sepatu batik yang ada di lingkungan lokasi jualan, maka penjualan sepatu batik
Anda akan semakin meningkat.
Wa_•_ai_ 0ra.lclis Prakarya dan Kewirausahaan SMIVMA Kelas X Semesier
?'
lum Mengingat sepatu batik banyak peminatnya, pilihlah lokasi yang didatangi oleh
lagi banyak orang. Lokasi yang dekat pasar, sekolahan, atau pusat kota merupakan tempat
erti yang dapat dipertimbangkan. Selain itu, manfaatkan definisi batik sebagai corak tradisional
nen Indonesia dengan berjualan di tempat-tempat wisata. Dengan berjualan di tempat wisata,
leh tidak hanya turis lokal, Anda pun dapat menarik minat turis asing. Untuk memastikan
uka keunikan dibandingkan kompetitor lainnya, tidak ada salahnya untuk meninjau lokasi
kan jualan Anda terlebih dahulu. Perhatikan segmen pasar yang masih terbuka! Selain tipe
dan macam, Anda dapat bersaing dari sisi harga dan kualitas.
dan
c. Promosi
hal. Anda perlu menciptakan pangsa pasar baru dengan melakukan promosi secara giat
tuk
dan efektif. Kepiawaian dalam mempromosikan produk dapat membedakan Anda dengan
aja pengusaha sukses dan pengusaha gagal. Konsep yang unik dalam melakukan promosi
gan dapat membantu pembeli untuk mengingat produk sepatu batik Anda. Salah satu cara
promosi yang efektif dan menarik perhatian banyak orang adalah melalui media sosial.
ya.
Strategi promosi yang dapat dijalankan pada usaha sepatu batik adalah sebagai berikut.
rus 1) Membuat pamflet-pamflet berisi produk-produk baru yang akan ditempel tiap bulannya.
2) Melakukan iklan-iklan di internet, baik melalui situs jejaring sosial maupun forum.
tapi 3) Membuat katalog-katalog mengenai produk sepatu batik terbart yang sedang dijual.
ang
ya. d. Materi
pan Kenali produk yang dijual. Pengetahuan mengenai sepatu batik dapat membedakan Anda
am. dari penjual sepatu batik berkualitas dan penjual sepatu batik yang hanya memikirkan
tik, untung. Jika menjual sepatu batik dengan produk yang berkualitas dan pengenalan
nis, produk yang baik, Anda akan dapat bersaing dengan pelaku pasar yang sudah lama di
kan bidangnya. Tidak hanya itu, dengan menjadikan batik sebagai budaya, Anda pun akan
ang menciptakan citra penjualan sepatu batik yang khas Indonesia. Dengan cara ini, tidak
yak menutup kemungkinan, usaha Anda akan go international
atik e. Pengalaman Menjadi Modal Utama
Sebenarnya tidak hanya usaha sepatu batik, tetapi semua usaha jika dilakukan dan ditekuni
dengan giat akan dapat menghasilkan profit yang maksimal. Proses usaha yang berliku dapat
menjatuhkan Anda, tetapi apabila disikapi dengan benar, proses tersebut akan memberikan
Anda pengalaman usaha yang menjadi modal utama untuk bisnis-bisnis selanjutnya.
4. Analisis SWOT
Analisis SWOT pada usaha sepatu batik adalah sebagai berikut.
a. Strength (Kekuatan)
1) Bertanggung jawab, disiplin kerja, kreatif, dan inovatif.
2) Proses produksi dilakukan oleh tenaga ahli.
3) Dapat memenuhi kebutuhan pelanggan.
4) Memberikan pelayanan terbaik terhadap pelanggan.
5) Menjual produk yang berkualitas karena bahan baku menggunakan bahan kualitas
terbaik.
b. Weakness (Kelemahan)
1) Persaingan pasar dengan perusahaan-perusahaan sejenis yang berskala lokal dan
nasional.
2) Berubahnya kondisi perekonomian yang cepat.
3) Berubahnya tren model sepatu dengan cepat.
c. Opportunity (Peluang)
1) Banyaknya penyuka fashion yang terinspirasi dari batik
2) Peluang pasar masih terbuka lebar.
3) Dengan tetap menjaga mutu dan kualitas produk, usaha ini dapat bersaing walaupun
harus bersaing dengan perusahaan berskala nasional yang akan muncul di kemudian hari.
d. Threat {Ancaman)
Munculnya perusahaan-perusahaan baru sejenis yang berusaha menyaingi dengan style-
style terbaru.
?r• ·g,yBelajar Prak.tis Prakarya dan Ke� irausahaan SMA/MA Kelas X Seme__--' --------------�
s"i
5. Proyeksi Keuangan
a. Pendapatan
1) Harga 1 pasang sepatu batik ditetapkan sebesar p110.000,00.
2) Produk yang terjual selama 1 bu Ian berkisar 100 buah.
3) Pendapatan 1 bulan berkisar p11.000.000,00.
b. Biaya Pokok Produksi
1) Anggaran bahan baku dan bahan perbantu (untuk 100 buah produk)
No. Bahan Baku Kuantitas . Harga/Unit Jumlah
1. Sepatu polos 100 buah ApS0.000,00 p5.000.000,00
2 Kain batik 10 meter p50.000,00 p500.000,00
3. Benang 50 buah p2.500,00
p125.000,00 .
4 Lem 15 buah p7.500,00 p112.500,00
Jumlah p5.737.500,00
Biaya sepatu per buah = p5.737.500,00: 100 buah = p57.375,00
Jadi, biaya bahan baku dan bahan pembantu untuk setiap sepatu batik adalah se-
besar Ap57.375,00.
2) Anggaran peralatan.
No. Bahan Baku Kuantitas« Harga/unit Jumlah
Rp10.000,00 p30.000,00
1. Cutter 3 buah
2. Penggaris 3 buah Ap2.000,00 Rp6.000,00
3. Pensil 3 buah Rp2.500,00 Rp7.500,00
4 Meteran 2 buah p5.000,00 Pp10.000,00
5. Gunting 5 buah Ap15.000,00 Rp75.000,00
6. Jarum jahit Rp15.000,00 p15.000,00
1 set Rp143.500,00
Jumlah
3) Biaya gaji karyawan.
Karyawan yang terdiri dani 2 orang x p1.000.000,00 = Ap2.000.000,00
c. Laba Kotor/Laba Bruto
Laba kotor = Penjualan bersih - HPP
Laba kotor = Rp11.000.000,00 - (p5.737.500,00 + p143.500,00 + p2.000.000,00)
= p11.000.000,00 - p7.881.000,00 = p3.119.000,00
d. Break-Even Point
BEP digunakan untuk mengetahui jangka waktu pengembalian modal atau investasi
suatu kegiatan usaha atau sebagai penentu batas pengembalian modal. Produksi minimal
suatu kegiatan usaha harus menghasilkan atau menjual produknya agar tidak menderita
kerugian. BEP adalah suatu keadaan usaha tidak memperoleh laba dan tidak menderita
kerugian. BEP merupakan alat analisis untuk mengetahui batas nilai produksi atau volume
produksi suatu usaha untuk mencapai nilai impas yang artinya suatu usaha tersebut tidak
mengalami keuntungan ataupun kerugian.
Suatu usaha dikatakan layak jika nilai BEP produksi lebih besar daripada jumlah
unit yang sedang diproduksi saat ini dan BEP harga harus lebih rendah daripada harga
yang berlaku saat itu. BEP produksi dan BEP harga dapat dihitung menggunakan rumus
sebagai berikut.
BEP produksi= Total biay@ BEP harga« Total biaya
Harga penjualan
Jumlah produksi
@- •:iB,loj·__ .,_P_raktis Prakarya dan Kewirausahaafl SMA/MA Ketas X Semester 2
Jika biaya produksi yang dikeluarkan untuk pembuatan produk sepatu batik sebesar
Ap7.881.000,00 per paket, sedangkan total produksi menghasilkan 100 buah per paket,
"],z,-- -dan jika harga produk sepatu batik dihargai p110.000,00 per pasang maka:
BEP proddukksi.= Rp7.881 000,00 71,6 see hara- sore.1o.0o
6110.006,oo
Jadi, sepatu batik ini akan mengalami BEP pada harga jual p78.810,00 dengan
jumlah produk sebanyak 72 buah (dengan pembulatan).
Kegiatan Kelompok
J Bersama kelompok Anda, lakukan langkah-langkah kegiatan berikut!
I2- 1. Temukan ide tentang produk kerajinan dengan inspirasi budaya lokal di daerah Anda!
2. Buatlah desain produknya!
lI 3. Tentukan bahan-bahan yang ada di sekitar lingkungan Anda untuk mewujudkannya!
4. Buatlah produk kerajinan tersebut sesuai dengan yang Anda desain!
I 5. Buatlah kemasan dari produk kerajinan tersebut sehingga lebih menarik!
, lP _
_
Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan jelas dan tepat!
1. Apa saja yang perlu diperhitungkan dalam memulai usaha?
Jawab:
2. Bagaimana pendapat Anda tentang peluang usaha pembuatan sepatu batik?
Jawab:
3. Strategi promosi apa saja yang dapat dijalankan dalam usaha sepatu batik? _
Jawab:
4. Jelaskan ancaman ( threat) usaha pembuatan sepatu batik! _
Jawab:
si 5. Bagaimana suatu usaha dikatakan layak untuk diusahakan? _
al Jawab:
a
a -
e
'k •
h
a 1. Bagaimana cara membuat perencanaan usaha?
s 2. Bagaimana cara membersihkan sepatu sebelum dipasang kain batik?
3. Bagaimana cara membuat pola pada kain batik?
4. Bagaimana cara menghitung BEP?
5. Bagaimana cara menentukan harga jual produk?
fe•r ·U,8elajar Praktis Prakarya dan Kewirausahaan SM.AMA Kelas x__"""1_,_',----------------�
1. Buatlah sebuah karya kerajinan dengan inspirasi objek budaya lokal! Sumber inspirasi dapat
berasal dari media cetak atau media elektronik.
2. Gunakan informasi dari hasil observasi, wawancara, atau berdasarkan hasil bedah buku dari
sumber/referensi yang telah Anda dapatkan!
3. Perhatikan tahapan pembuatan produk dalam bekerja!
4. Operasikan peralatan sesuai prosedur!
5. Lakukan proses pembuatan dengan baik!
6.Lakukan finishing!
7. Ujilah karya Anda sesuai fungsinya!
8. Perbaikilah karya Anda berdasarkan penilaian teman dan guru Anda!
9. Buatlah kemasan sebagai karya untuk dipamerkan atau dijual!
10. Buatlah portofolio yang memuat seluruh tugas, penemuan Anda, sketsa-sketsa karya, serta
proses berkarya Anda yang bisa dijadikan sebagai sebuah buku kerja yang menarik dan
penuh estetika (keindahan)!
Refleksi
Setelah mempelajari materi Kerajinan dengan lnspirasi Objek Budaya Lokal, ungkapkan tentang
hal-hal berikut!
1. Dapatkah Anda menyebutkan keanekaragaman produk kerajinan dengan inspirasi objek
budaya lokal di wilayah Anda?
2. Pengalaman apa yang Anda peroleh dalam merancang produk kerajinan dengan inspirasi
objek budaya lokal?
3. Mampukah Anda membuat suatu perencanaan usaha dan menghitung biaya produksi
pembuatan kerajinan dengan inspirasi objek budaya lokal?
4. Dapatkah Anda menciptakan peluang pasar baru bagi produksi Anda kelak jika suatu saat
nanti Anda menjadi seorang wirausaha produk kerajinan dengan inspirasi objek budaya lokal?
5. Mampukah Anda menjelaskan dan mengembangkan materi tentang produk kerajinan
dengan inspirasi objek budaya lokal?
Dlrl
Setelah Anda mempelajari bab ini, bagaimana penguasaan Anda terhadap materi-materi berikut?
Berilah tanda centang (V) pada kotak yang Anda anggap sesuai!
No. Kurang Meng uasai Sangat
• ' Menguasai Menguasaf
1. Kekayaan budaya lokal Indonesia. DDDD
2 DDDD
Produksi kerajinan dengan inspirasi objek budaya
3 lokal. DDDD
4 Dasar-dasar kewirausahaan dalam kerajinan dengan DDDD
inspirasi objek budaya lokal.
Wirausaha kerajinan dengan inspirasi objek budaya
lokal (sepatu batik)
..N�-----------------z "'-"�''-_' ,P_lactls Prakarya dan Kewirausahaan SMAft.lA Kelas X Semester 2"•o� ;
Penilaian Harian 1 �-tMMa -.\
A. Berilah tanda silang (X) pada satu jawaban A, B, C, D, atau E yang paling tepat!
1. Salah satu jenis kerajinan yang memfokus- C. kreativitas tinggi
kan idenya dari budaya tradisional dalam
negeri bukan benda disebut.. D. memiliki persepsi
A. kerajinan tradisional E. suka bekerja keras
B. budaya nonbenda
6. Berikut yang bukan merupakan tahap
C. kerajinan dengan inspirasi budaya non- produksi kerajinan dengan inspirasi objek
benda budaya lokal adalah .
D. budaya tradisional A. pembentukan D. finishing
E. tarian tradisional B. pembahanan E. perakitan
2. Indonesia kaya akan kebudayaan berupa C. pemasaran
rumah adat. Produk kerajinan dengan
inspirasi objek budaya dari rumah adat 7. 8erikut keunggulan jenis pengemasan.
adalah....
1) Harganya murah.
A. miniatur rumah adat
2) Mudah didapat.
B. kayu sebagai bahan rumah adat
3) Penggunaan dalam skala luas.
C. foto rumah adat
4) Mampu sebagai media komunikasi.
D. kliping berbagai rumah adat
Pernyataan tersebut merupakan keunggulan
E. kerajinan modifikasi rumah adat baru
kemasan yang terbuat dari ....
3. Orang Betawi memiliki kebudayaan lokal
yang berbeda dari yang lain, karena corak A. kayu D. kertas
kebudayaan mereka dipengaruhi oleh ber-
bagai keragaman budaya, yaitu. B. besi E. aluminium
A. budaya Arab, Cina, Melayu, dan Barat
C. baja
B. budaya Arab, Jepang, Melayu, dan
Barat 8. Lokasi usaha untuk memasarkan produk
C. budaya Arab, Cina, Malaysia, dan sepatu batik harus strategis, misalnya .
Belanda
A. dekat dengan pemakaman
D. budaya Arab, Cina, Melayu, dan
B. dekat dengan keramaian dan pusat per-
Belanda tokoan
E. budaya Arab, Tionghoa , Malaysia, dan C. jauh dari kebisingan dan keramaian
8arat D. menghindari pusat pertokoan
4
4. Satu-satunya kain tradisional yang dibuat
dengan teknik dobel ikat dan seluruh proses- E. dekat dengan rumah sakit
nya dikerjakan dengan tangan adalah kain
9. Berikut yang bukan merupakan sikap mental
A. tapis D. besurek wirausaha adalah.
E. sasirangan
B. batik A. jujur dan bertanggung jawab
C. gringsing B. tekun dan ulet untuk bekerja keras
C. berpikir konstruktif dan kreatif
D. berkemauan keras
E. berkeinginan kuat untuk menggali dan
mendayagunakan sumber-sumber eko-
nomi
5. Ketika membuka usaha baru, Anita terlalu 10. Sikap terhadap risiko wrausaha adalah.
berani dalam membuat spekulasi untuk
usahanya. Sikap Anita merupakan cerminan A. penentu risiko
dari ciri wirausahawan, yaitu. B. penanggung risiko
A. suka pada tantangan C. menghadapi risiko
B. optimis D. berusaha memperkecil risiko
E. akibat risiko
er ·UW.NMI•
f•f
Bel�ar Praktis Prakarya dan Kewirausahaan SMAIM__A ,K_,1__, _x ,s_m_,._,_',-----------------�
B. Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan jelas dan tepat! _
1. Bagaimana cara menemukan ide untuk kerajinan dengan inspirasi objek budaya lokal?
Jawab:
2. Apa yang membedakan kain besurek dengan batik Jawa?
Jawab: --------------------------------
3. Terangkan tentang analisis SWOT khususnya aspek strength (kekuatan) pada usaha sepatu batik!
Jawab: _
4. Sebutkan kunci utama dalam pembuatan desain kemasan yang baik! _ •.
Jawab:
.)
5. Mengapa lokasi untuk berbisnis batik harus strategis? _
Jawab: 0"'1
L
e%4 il
Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah lnl dengan jelas dan tepatl _ i'
1. Sebutkan sifat seorang wirausahawan sukses!
Jawab:
2. Sebutkan jenis-jenis kemasan yang digunakan dalam produksi kerajinan!
Jawab: ---------------------------------
3. Bagaimanakah pemilihan ide terbaik dalam membuat produk kerajinan? _
Jawab:
4. Bagaimana analisis SWOT khususnya aspek opportunity (peluang) usaha sepatu batik? _
Jawab:
5. Pak Made memiliki usaha membuat topeng. Data biaya sebagai berikut.
a. Biaya produksi = Rp280.000.000,00 c. Total produksi = 16.000 unit
b. Harga jual/unit = p200.000,00
Berdasarkan data tersebut, hitunglah tingkat BEP dalam unit dan rupiah!
Jawab: _
&, g e\
1. Buatlah perencanaan suatu usaha kerajinan yang memanfaatkan budaya lokal di desa Anda!
Perencanaan bukan dari tahapan produksi, tetapi berkaitan dengan semua tahapan dalam
memproduksi dari tahapan awal produksi, tahap produksi, tahap pengemasan, dan tahap pemasaran.
2. Buatlah gambaran proyeksi keuangan sesuai dengan harapan Anda ketika membuka sebuah usaha!
�----------------'-.':''---."c'"� •g.Ng' ;
''"
P""",a�rakya dan Kewirausahaan SMAIMA Kelas X Semester 2 .,
r
Rekayasa Usaha Produk Grafi
Kompetensi Dasar
! 3.7 Memahami perencanaan usaha produk grafika yang meliputi ide dan peluang usaha, sumber daya, administrasi, dan
pemasaran
3.8 Menganalisis sistem produk grafika berdasarkan daya dukung yang dimiliki daerah setempat.
3.9 Memahami cara penghitungan biaya produksi (harga pokok produksi) produk grafika.
3.10Memahami strategi pemasaran produk grafika secara langsung
3.11 Memahami proses evaluasi hasil kegiatan usaha produk grafika.
4.7 Membuat perencanaan usaha produk grafika yang meliputi ide dan peluang usaha, sumber daya, administrasi, dan
pemasaran
4.8 Memproduksi produk grafika berdasarkan daya dukung yang dimiliki oleh daerah setempat.
4.9Menghitung biaya produksi (harga pokok produksi) produk grafika
4.10Memasarkan produk grafika secara langsung.
4,11Merumuskan hasil kegiatan usaha produk grafika.
Pengalaman Belajar
Melalui proses pembelajaran Rekayasa Usaha Produk Grafika, siswa memperoleh pengalaman belejar sebagai berikut.
Membaca dan mengamati rekayasa usaha produk grafika
• Mengajukan pertanyaan untuk mendapatkan klarifikasi yang berkaitan dengan rekayasa usaha produk grafika
Mengumpulkan data/informasi dan mencari hubungan tentang rekayasa usaha produk grafika.
Menganalisis secara kritis dan menympulkan hasil analisis tentang hubungan rekayasa usaha produk grafika.
e Menyusun laporan dan mempresentasikan hasil analisis atau temuan dalam bentuk lisan dan tulisan tentang rekayasa
usaha produk grafika.
A. Aktivitas
i
Amatilah gambar-gambar berikut, kemudian berikan tanggapan!
st
~1it• i5
.g8i2•5
eg
5£S±±8
0• 8•SE%c
00
i
!
8:...9"lo
3Eg5
! Tanggapan:
n
1.
!
rf• _"_'Belajar Prakt1s Prakaiya dan Kew11ausahaan SMA/MA Kelas_x_s._m0,0 .,.ey,
2. Aktivitas Mengamati
Cermatilah bacaan berikut!
Berkali-kali Gagal, Kini Sukses Usaha Sablon dengan Omzet Puluhan Juta
Pengalaman adalah guru yang berharga, pepatah tersebut cocok untuk menggambarkan
perjalanan usaha seorang Wahyuni F. Herawati. Setelah berulang-ulang gagal menjalankan usaha,
Wahyuni akhirnya sukses di bisnis sablon kaus dengan mendirikan Sablon Bogor. Dengan kualitas
sablon dan pelayanan yang prima, Wahyuni mampu meraup omzet hingga p70 juta/bulan. Kini,
Wahyuni mulai melebarkan sayap usahanya dengan melakukan ekspansi usaha ke bidang konveksi
lainnya. Seperti apa perjuangan Wahyuni menjadi pengusaha sukses?
Siapa yang tidak kenal dengan sablon, hampir setiap orang Indonesia pasti mengenali usaha
ini. Apalagi jika dilihat dari keberadaannya yang cukup lama di ranah usaha konveksi membuat usaha
ini dapat dengan mudah dijumpai di setiap kota. Namun meski sudah banyak pemainnya, rupanya
usaha di bidang yang menggunakan tinta sebagai bahan baku utamanya ini tetap memiiki prospek
yang menggiurkan. Selain karena peminatnya cukup banyak, inovasi pada jenis sablon menjadikan
usaha ini tetap eksis.
Jika biasanya usaha sablon identik dengan kaum adam, Wahyuni F Herawati adalah sebuah
pengecualian. Bahkan wanita yang akrab disapa Wahyuni ini sukses mengantongi omzet sebesar
Rp70 juta dalam sebulan, dan bisa meningkat hingga Rp100 juta pada musim pilkada. Lewat usaha
sablon, Wahyuni bisa berinvestasi untuk membangun usaha lainnya.
Namun, siapa sangka usaha sablon bukanlah usaha pertama yang dijalani olen Wahyuni
Sebelumnya Wahyuni sempat beberapa kali menekuni dunia usaha, tetapi mengalami kegagalan.
Meski begitu Wahyuni yang sejak kuliah memang ingin menjadi entrepreneur ini tidak pernah kapok
untuk merintis usaha.
Sebelum sukses di usaha sablon, lulusan 1PB Bogor ini pernah melakoni usaha angkringan
hingga barang dagangannya disita lantaran terjaring razia dan digusur oleh satpol PP lantaran berjualan
di lokasi yang memang dilarang untuk berjualan. "Yang membuat saya sedih adalah pada saat saya
ingin menebus gerobak di kantor satpol PP, ternyata gerobak saya dan isinya sudah tidak ada," ujarnya.
Meski sedih tapi Wahyuni legowo dan menyadari musibah tersebut lantaran kesalahannya yang
memilih lokasi jualan yang memang dilarang. Belajar dari pengalaman tersebut Wahyuni mencoba
usaha lain yang tidak bertentangan dengan hukum. Wahyuni pun mencoba usaha lainnya dengan
membeli beberapa produk unik dan kreatif di pasar kulakan Senin Jakarta yang kemudian dijual
kembali olehnya. Meski cara ini cukup aman, jarak Jakarta dan rumahnya yang berada di Bogor cuup
jauh serta selisih keuntungan yang sedikit membuat usaha ini tidak begitu lama usianya.
Meski telah gagal dua kali tidak membuat Wahyuni jera, tetapi justru memberinya ide untuk
memulai usaha baru yaitu sablon baju. Melihat ada pelatihan diklat sablon yang diadekan di kota
Bandung memberikan Wahyuni ide untuk menekuni usaha sablon. Kebetulan sang suami Reza Rifyal
Akbar sedang menganggur sehingga dapat mengikuti pelatihan tersebut. "Sebelumnye kami tidak
memiliki keahlian di bidang sablon, tetapi melihat prospek yang cerah makanya saya minta suami
untuk mengikuti diklat tersebut dan-kalau sudah mahir kita bisa buka usaha sablon," terangnya.
Selesai mengikuti pelatihan tersebut, Wahyuni dan suaminya memberanikan diri membuka
usaha sablon. Berbekal modal sebesar Rp300 ribu Wahyuni mulai merintis usaha sablon yang
diberi nama Sablon Bogor yang berdiri sejak tanggal 14 Agustus 2012. Modal tersebut digunakan
untuk kegiatan promosi saja seperti membuat brosur dan akomodasi suami dalam mempromosikan
usahanya, sedangkan untuk bahan-bahan seperti kaus dan sablon Wahyuni menjalin kerja sama
dengan para pengusaha sablon.
"Jadi di awal itu bisa dikatakan kita itu cuma broker, kalau ada pembeli kita langsurg lempar ke
pengusaha sablon yang sudah cukup ternama di Bandung," ungkapnya.
Perlahan namun pasti Sablon Bogor mulai banyak dikenal oleh masyarakat. Bahkan jika dulu
hanya sebagai broker yang menyerahkan pengerjaan sablon ke orang lain, kini Wahyuni sudah bisa
mengerjakannya sendiri. Tidak hanya menerima sablon, Wahyuni juga menerima jasa konveksi lainnya
seperti pembuatan kemeja, seragam batik, sweter, celana training, seminar kit, dan masih banyak lagi
Soal harga cukup bervariasi mulai dari Rp15--150 ribu. Meski sudah ada price list, tetapi dalam
menentukan harga dapat menyesuaikan dengan bujet yang dimiliki oleh pelanggan. 'Kami selalu
memberikan pelayanan maksimal sesuai bujet yang dimiliki oleh pelanggan dengan memberikan solusi
tanpa harus mengurangi kualitas dan hasil produksi," ujarnya
0------------------' - -··24, BelajoawroPoradktis Prakarya dan Kewirausahaan SMA/MA Kela X Semester.2is
Adapun untuk pemesanannya dapat dilakukan dengan cara datang langsurg ke lokasi produksi
maupun dengan cara online cukup dengan mengirim e-mail, kemudian konfirmasi ke customer service, maka
barang sudah bisa dikerjakan. "Jika sudah deal, kami menetapkan DP sebesar 50% engan transfer pem-
bayaran melalui rekening dan barang akan dikirim ke alamat setelah pesanan selesai dikerjakan," ungkapnya
Adapun keunggulan lainnya yang sudah dimiliki Sablon Bogor terletak pada pelayanan yang
merupakan layanan konveksi satu atap. Dijelaskan Wahyuni yang dimaksud dengan layanan satu
atap adalah semua proses mulai dari awal sampai akhir dilakukan dan dikerjakan pada satu tempat
sehingga kualitas dan pengerjaannya dapat dikontrot dengan baik. Satu lagi keunggulan dalam bentuk
layanan juga terdapat pada sistem jemput bola yang dijalaninya, dengan mendatangi tempat konsumen
untuk konsultasi pesanan. "Layanan ini kami khususkan bagi instansi pemerintahan, swasta, maupun
komunitas dan perorangan yang memiliki waktu produktif pada jam kerja," ungkapnya.
Dengan berbagai keunggulan yang dimilikinya dan selama manusia masih memakai baju maka
selama itu pula usaha yang digelutinya memiliki prospek yang jelas. Namun, agar usaha tetap eksis
dan dikenal banyak orang maka Wahyuni mengakalinya dengan rajin berpromosi, baik melalui online
media sosial, dan juga menjaga hubungan baik dengan konsumen yang pernah mencoba jasa konveksi
miliknya. Jika konsumen sudah percaya dengan jasa kita, lalu mereka ingin membuat produk lagr pasti
akan kembali ke kita, dan bisa jadi merekomendasikan ke orang lain," ungkapnya.
e6nlossaoa Dikutip dengan pengubahan dari: http://ideusahabisnis.com
a.Format oiskust Hasir Pengamatan
No. pa.a~a%a%aka%a
1. Motivasi usaha dan kegagalan bisnis usaha produk grafika
2. Usaha dalam menciptakan produk.
3 Jenis produk yang dihasilkan.
4. Peluang pasar yang diciptakan.
5. Rencana kerja sama dengan pihak lain.
6. Kemampuan menciptakan inovasi.
grl] e4. Aktivitas M.enanya.kan
1. Bagaimana cara memulai usaha produk grafika?
2. Bagaimana cara mendapatkan ide untuk usaha produk grafika?
3. Bagaimana cara mendapatkan modal dan bekerja sama dengan pihak lain?
4. Bagaimana membuat inovasi usaha produk grafika dengan baik agar terdepan dalam per-
saingan usaha?
5. Bagaimana pengelolaan manajemen usaha produk grafika agar usaha dapat berjalan dengan baik?
5. Aktivitas Menuasosiasikan
Setelah Anda berdiskusi tentang usaha produk grafika, dibutuhkan erja keras, semangat, dan
kreativitas tinggi untuk memunculkan ide-ide bisnis baru agar memenangkan persaingan usaha.
Selain dapat berkreasi dengan baik, seorang wirausaha harus mampu melihat peluang usaha yang
ada di sekitarnya dan memanfaatkan lingkungan yang ada di sekitarnya dengan baik. Bahkan, di balik
musibah bisa mendatangkan berkah. Seorang wirausaha juga harus mampu bekerja sama dengan
berbagai pihak agar dapat memasarkan produknya dengan baik. Dapatkah Anda memanfaatkan
peluang usaha yang ada di sekitar Anda, misalnya peluang usaha produk grafka? Dapatkah Anda
memperoleh modal usaha untuk memulai usaha Anda? Ke manakah Anda akan menjual produk
Anda? Kehadiran usaha produk grafika tentu saja telah memberi cara baru terhadap usaha yang
ditujukan untuk efisiensi, efektivitas, keindahan, dan ketepatan waktu. Produk dari usaha grafika
sangat beragam dan akan sangat membantu dalam menunjang kehidupan kita.
t•erBelajar Praktis Prakarya dan Kewirausallaan SMAIMA Kelas x_s._""-'-"--' -' ---------------·-�U.,u
B. Graflka
Grafika adalah segala cara pengungkapan dan perwujudan dalam bentuk hurut, tanda, dan
gambar yang diperbanyak melalui proses percetakan guna disampaikan kepada khalayak. Contohnya
adalah foto, gambar/drawing, line art, grafik, diagram, tipografi, angka, simbol, desain geometris,
peta, gambar teknik, dan lain-lain. Sering dalam bentuk kombinasi teks, ilustrasi, can warna.
Teknologi grafika menghasilkan produk grafika. Produk grafika terdiri dari teks dan gambar
yang tersusun membentuk lnformasi atau keindahan. Produk grafika dapat berupa karya desain
atau karya seni. Baik karya desain maupun karya seni pada umumnya menyampaikan informasi
atau pesan sekaligus keindahan. Karya desain grafis dihasilkan oleh profesi desainer grafis dengan
tujuan menyampaikan informasi dan pesan dengan jelas.
Perkembangan teknologi dan pasar grafika yang terus berubah dengan cepat menjadikan
para pelaku industri tersebut tertuntut harus bisa menyesuaikannya. Faktor waktu memang
menjadi daya tarik bagi industri grafika, di samping juga tarif yang murah. Harga pokok produksi
bisa ditekan dengan penggunaan alat berteknologi terbaru. Kemajuan teknologi informasi sangat
besar pengaruhnya terhadap perkembangan teknologi cetak-mencetak sehingga di mana pun kita
berada selalu menatap dan menggunakan barang cetakan.
Sifat grafika adalah menyebar/merebak, menginformasi, artinya dengan teknologi grafika,
suatu informasi cepat menyebar ke khalayak umum. Grafika atau teknik cetak terd.ri dari beberapa
macam yaitu sebagai berikut.
1. Cetak Tlnggl (Relief)
Cetak tinggi (relief) adalah proses cetak timbul atau menonjol artinya di mana bagian mencetak
(BM) dan bagian tidak mencetak (BTM) dalam acuan cetaknya adalah tidak sama datar atau
tinggi di acuan cetak dan bersentuhan langsung pada bahan cetak. Sistem kerja teknik cetak
tinggi seperti mesin degel yang terdiri dari dua komponen yaitu fundamen cetak dan penekan.
Beberapa produk grafika yang menggunakan teknik cetak tinggi antara lain sebagai berikut.
a. Stempel, embos (tulisan timbul).
b. Hot leafsteam.
2. Cetak Datar (Offset)
Cetak offset adalah salah satu teknik cetak secara tidak langsung karena menggunakan media
perantara bagian mencetak (BM) bertinta ditransfer lebih dahulu dari pelat ke lembaran karet
(blanket), lalu ke bahan cetak. Cetak datar/offset adalah cetak yang bagian mencetak (BM)
dan bagian tidak mencetak (BTM) pada acuan cetak berada sama datar.
3. Cetak Digital
Cetak digital adalah cetak secara send to print berpusat dari perintah data dari komputer. Cetak
digital adalah sebuah teknologi cetak modern yang mungkin lebih sedikit tenaga kerja karena
teknologi yang sudah canggih hingga beberapa teknis kerja dapat dilakukan oleh komponen
mesin cetak tersebut. Saat ini contoh produk digital adalah baliho yang menggunakan media
MMT, banner, poster, bahkan cetak-cetak full color lainnya. Namun, biasarya cetak digital
lidak terlalu dalam atau banyak daripada cetak offset.
4. Cetak Saring (Sebion)
Cetak saring adalah cetak secara langsung yang acuan cetak dan bahan cetaknya bertemu
langsung dengan tinta oleh gaya tekan (degel) kuas/rakel dengan bersifat pencurahan tinta
secara saring/rembes ke atas bahan cetak. Cetak ini biasanya disebut sablon. Cetak ini
terhitung cetak secara manual dengan kapasitas cetakan sedikit standar atau tidak terlalu
banyak, contohya berupa kaus, spanduk, badge nama, stiker, dan lain-lain.
5. Cetak Dalam
Cetak dalam hampir ada persamaan dengan cetak datar dan cetak digital dengan segala
peralatannya serta kapasitas mesinnya hingga menghasilkan produk/barang yang cetakannya
seperti ada benang emas dan hologram, misalnya uang dan meterai.
Salah satu ilmu grafika yang banyak digunakan adalah grafika komputer. Grafika komputer
adalah proses untuk menciptakan suatu gambar berdasarkan deskripsi objek ataupun latar
belakang yang terkandung pada gambar tersebut.
Ie.NL,7 oe: ;,._1aatr Praktis Prakarya dan Kewirausahaan SMA'MA Ke as X Semester 2
Berikut merupakan sistem kerja ilmu grafika komputer.
1. Merupakan teknik untuk membuat gambar objek sesuai dengan objek tersebut di alam nyata
Ian (realisme).
ya
2. Bertujuan menghasilkan gambar/citra (lebih tepat disebut grafik/picture) dengan primitif-primitif
ris, geometri, seperti garis dan lingkaran.
ar 3. Primitif-primitif geometri tersebut memerlukan data deskriptif untuk melukis elemen-elemen
ain
gambar. Data deskriptif yaitu koordinat titik, panjang garis, jari-jari lingkaran, tebal garis, warna,
asi dan lain-lain.
an 4. Grafika komputer berperan dalam visualisasi dan virtual reality.
Bagian dari grafika komputer meliputi sebagai berikut.
an 1. Geometri: mempelajari cara menggambarkan permukaan bidang.
1g 2. Animasi: mempelajari cara menggambarkan dan memanipulasi gerakan.
si
3. Rendering: mempelajari algoritma untuk menampilkan efek cahaya.
at 4. Citra (imaging): mempelajari cara pengambilan dan penyuntingan gambar.
ta
a, Kegiatan Kelompok t:Offll$%%%%%%%
a
Bersama kelompok Anda, lakukan langkah-langkah kegiatan berikut!
k 1. Carilah artikel di media cetaklelektronik mengenai usaha grafika yang banyak diusaha-
1U kan saat ini!
k 2. Tentukan salah satu artikel yang Anda minati kemudian berilah tanggapan!
n. 3. Kumpulkan kepada guru Anda!
ti %
ia
et Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan jelas dan tepatl
1)
1. Sebutkan jenis-jenis teknik cetak!
Jawab: _
1k
1a 2. Sebutkan produk grafika yang menggunakan teknik cetak tinggi!
n _
ia Jawab:
al
3. Terangkan yang dimaksud dengan animasil
u Jawab: _
_
ta
ni 4. Terangkan yang dimaksud dengan cetak datar!
Jawab:
lu
la 5. Sebutkan sistem kerja ilmu grafika komputer! _
Jawab:
··- -Bua Belajar Praktis Prakarya dan Kewirausahaan SMA/MA Kelas X Semester2 9[2T
• %.000.
Uji Keterampilan 1 IMM
%%%%%.
1. Bagaimana cara memilih produk grafika yang baik?
2. Bagaimana cara melakukan cetak datar?
3. Bagaimana cara melakukan sablon pada kaus?
4. Bagaimana cara melakukan sablon pada mug?
5. Bagaimana cara memasarkan produk usaha grafika?
C. Wirausaha di Bidang Sablan
Seorang wirausaha adalah seseorang yang berani berusaha secara mandiri dengan mengerahkan
segala sumber daya dan upaya meliputi kepandaian mengena!i produk baru dan memasarkannya.
1. Peluang Usaha Produk Grafika
Jika dicermati dewasa ini banyak muncul distro atau toko merchandise, hal ini merupakan
peluang yang besar bagi usahawan di bidang sablon.
2. Langkah-Langkah Melakukan Wirausaha di Bidang Sablon
Secara umum, langkah-langkah melakukan wirausaha adalah sebagai berikut.
a. Tahap Memulai
Tahap memulai adalah tahap seseorang yang berniat untuk melakukan usaha mem-
persiapkan segala sesuatu yang diperlukan, diawali dengan melihat peuang usaha yang
mungkin bisa membuka usaha baru, melakukan akuisisi, atau melakukan franchising.
Tahap ini juga memilih jenis usaha yang akan dilakukan.
b. Tahap Melaksanakan Usaha
Oalam tahap ini, seorang wirausaha mengelola berbagai aspek yang terkait dengan
usahanya yang mencakup aspek-aspek berikut.
1) Pembiayaan
2) Sumber daya manusia
3) Kepemilikan
4) Organisasi
5) Kepemimpinan yang meliputi bagaimana mengambil risiko dan mengambil keputusan,
pemasaran, serta melakukan evaluasi
c. Tahap Mempertahankan Usaha
Tahap seorang wirausaha berdasarkan hasil yang telah dicapai melakukan analisis
perkembangan yang dicapai untuk ditindaklanjuti sesuai dengan kondisi yang dihadapi.
d. Tahap Mengembangkan Usaha
Tahap jika hasil yang diperoleh tergolong positit atau mengalami perkembangan atau
dapat bertahan, perluasan usaha menjadi salah satu pilihan yang mungkin diambil.
D. Membuka Usaha di Bidang Grafika (Sablon Mug)
1. Peluang Usaha Sablon Mug
Adanya kebiasaan untuk memberikan ucapan selamat, gambar, cetak foto pada mug, dan lain-
lain, menjadikan bisnis sablon mug sebagai salah satu peluang usaha yang sangat menjanjikan.
Bisnis sablon mug dapat dilakukan oleh siapa saja karena mesin cetak sablon mug sangat
mudah untuk dioperasikan. Peluang usaha ini sangat baik karena dapat meraup segmen pasar
dari anak-anak hingga orang dewasa. Bisnis sablon mug sangat mengutamakan desain pada
mug yang dicetak lucu dan menarik. Bisnis ini cocok dijalankan di pusat keramaian seperti objek
wisata, bazar, mal, dan lain-lain. Mug atau cangkir keramik/porselen yang biasa kita pakai untuk
kopi, teh, atau minuman lainnya, dapat kita hiasi (personalisasi) dengan gamber ataupun tulisan
sesuai dengan selera kita. Tentu sangat membanggakan bila saat kita memberikan secangkir
teh kepada para tamu yang datang ke rumah kita, sang tamu ternyata merasa terpesona melihat
cangkir (mug) yang ta hadirkan dengan teh dihiasi gambar wajah atau nama kita.
~e ;Belajar Praktis Prakarya dan Kewirausahaan SMAMA Kelas X Semester2
�---------- ' 'd
2. Memulai Usaha Sablon Mug
\ Untuk memulai usaha sablon mug, ada beberapa hal yang perlu diperhatian yaitu sebagai berikut.
a. Pengetahuan dan Keterampilan
#
Keterampilan menyablon akan memengaruhi bisnis karena Anda tidak bisa hanya meng-
andalkan karyawan. Keterampilan dalam menentukan warna, jumlah warna, ukuran, dan
tingkat kesulitan akan memengaruhi besar ongkos produksi dan berimbas pula pada
harga yang diberikan kepada konsumen.
b. Modal
Bisnis ini bisa dimulai dengan modal kecil. Namun, semakin besar modal akan
semakin baik. Modal uang digunakan untuk membeli peralatan sablon.
:an Modal untuk membeli bahan baku juga perlu Anda miliki karena biasanya konsumen
ya. membayar setelah pesanannya jadi. Jika Anda kesulitan mehdapatkan modal awal,
tidak ada salahnya bernegosiasi untuk mendapatkan bahan sablon mug di awal dan
membayarnya belakangan.
an c. Lokasi dan Peralatan
Usaha ini sebenarnya tidak memerlukan lokasi strategis, apalegi jika Anda bisa me-
masarkannya dengan pola promosi tertentu. Bahkan, banyak usaha sablon berada
di gang-gang sempit. Namun, jika modal Anda cukup besar, tak ada salahnya memilih
tempat yang strategis, misalnya di tempat yang banyak dilalui orang. Peralatan yang
m- bisa digunakan sangat bervariasi. Anda bisa menggunakan teknologi modern atau hanya
ng memakai printer warna.
7g. d. Hambatan Bisnis
Hambatan yang mungkin terjadi ketika menjalankan bisnis ini di antaranya sebagai berikut.
1) Adanya pesaing yang memiliki peralatan yang lebih canggih.
an 2) Pembayaran yang sering terlambat dari para konsumen.
3. Peralatan yang Olbutuhkan
Peralatan yang dibutuhkan untuk memulai usaha atau bisnis sablon mug digital sangat
sederhana dan murah untuk ukuran modal awal usaha.
a. Komputer 1 Set (CPU dan Monitor)
Standardisasi untuk komputer ini yang penting adalah kartu gratisnya atau VGA card-
nya cukup memadai untuk mengolah gambar dengan baik. Oleh karena itu, di dalamnya
pun harus diinstal beberapa aplikasi pengolah gambar, seperti Adobe Photoshop,
CorelDRAW, atau Macromedia Freehand yang juga membutuhkan memori lebih besar,
maka prosesornya juga harus memadai. Kira-kira dengan spesifkasinya minimal Dual
Core Processor, 256 MB VGA card, dan 80 GB harddisk. Harganya berkisar kurang lebih
p3.000.000,00 lengkap dengan monitornya.
au b. Printer Tinta Sublim
Printer ini digunakan untuk mencetak desain dari komputer ke transfer paper atau inkjet
paper dengan tinta khusus yaitu tinta sublim. Tinta sublim termasuk tinta koloid yang
memiliki konstruksi/struktur bahan yang disesuaikan dengan tinta printer. Jadi, tinta sublim
in- adalah salah satu varian dari tinta pigmen dengan kemampuan transfer.
n. c. Mesln Pres Mug
jat
ar Mesin pres mug berfungsi untuk mentransfer tinta sublim dan mentransfer panas ke media
da mug. Mesin ini akan menekan kertas supaya menempel rapat di permukaan mug yang
sudah dilapisi. Mesin ini memiliki pengaturan panas dan timer yang bisa diatur sehingga
ek otomatis akan berhenti sesuai waktu yang telah diatur sebelumnya.
uk d. Mug Putih Polos yang Sudah Dilapisi
an Fungsi cairan pelapis (coating) adalah untuk melapisi permukaan mug agar proses
kir tinta sublim bisa melekat pada permukaan media mug sehingga proses mentransfer
at gambar; foto, logo, desain, atau tulisan bisa berjalan sempurna. Bisa dilakukan dengan
cara pencelupan atau penyemprotan dengan bantuan kompresor.
i•• s' . ------------yBelajar Praktis Prakarya dan Kewirausahaan SMAMA Kelas X Semester2
[29
Usahakan agar semua bagian permukaan terlapisi dengan rata sehingga gambar
juga melekat semua. Prosesnya memerlukan waktu yang agak lama sehingga praktisnya
adalah membeli mug yang sudah dilapisi. Harga mug putih polos yang sudah dilapisi
sekitar Rp15.000,00 per mug bergantung ukuran dan kualitasnya.
e. Kertas Sublim atau Kertas Inkjet
Di sini yang paling direkomendasikan adalah kertas sublim karena gambar akan pindah
secara sempurna ke permukaan mug sehingga gambarnya menjadi lebih terang. Jika
memakai kertas inkjet sebagian tinta masih menempel pada kertas. Harga kertas sublim
sekitar Rp7.000,00 per lembar dan tiap lembarnya bisa dipakai untuk 3 mug.
4. Cara Pembuatan
a. Langkah pertama adalah atur dahulu foto atau tulisan untuk mug
b. Selanjutnya, setelah diedit dengan Adobe Photoshop cetak foto dan tulisan pada inkjet
paper atau kertas sublim yang bertungsi untuk memindahkan gambar ke permukaan mug.
c. Persiapkan mug polos yang telah dibersihkan supaya tidak ada kotoran atau debu yang
menempel.
d. Kemudian, siapkan selotip dan kertas yang sudah dicetak untuk ditempelkan pada mug.
e. Setelah foto dan tulisan ditempel pada mug, perhatikan permukaan kertas karena tidak
boleh terbalik, silakan gunting atau potong sama dengan ukuran mug.
f. Setelah itu, mug dimasukkan ke mesin mug digital.
g. Setelah itu, mug diproses pada mesin. Pada proses ini posisi mug harus benar dan harus
ditekan dengan kuat pada tunas mesin.
h. Selesailah proses membuat mug suvenir secara digital.
5. Analisis Usaha
Bisnis ini dapat Anda mulai sekarang juga. Berikut disajikan contoh analisis bisnis usaha
sablon mug.
lnvestasi Awai
Peralatan sebagai berikut. Rp6.000.000,00
a. Alat pres mug p3.000.000,00
b. Perangkat komputer
c. Printer Rp800.000,00
d. Meja dan kursi R-p-1R0p.-2400-00..00-0000�,,0000+
Jumfah
Peralatan mengalami penyusutan selama 4 tahun dan memiliki nilai traehsuidnu=se(Rbpe1s0a.r2R00p.10.0000,00,000-- ,
menggunakan metode penyusutan garis lurus. Biaya penyusutan per
p1.000,00) : 4 = Rp2.549.750,00 per tahun atau sama dengan Rp212.479,00 per bu/an.
Perhitungan Laba/Rugi per Bulan
Pendapatan:
Harga jual per mug Rp20.000,00
Perkiraan pendapatan per bulan p20.000,00 x 150 mug Rp3.000.000,00
Biaya-biaya:
Listrik Rp100.000,00
300 ml tinta tulip inkjet untuk sablon p300.000,00
1 pack bothside coated paper 120 gr p50.000,00
10 lusin coated mug Rp600.000,00
Gaji pegawai Rp700.000,00
Biaya penyusutan peralatan Rp212.479,00
Transportasi -p-5-0.0-00-,00+
Jumlah biaya Rp2.012.479,00
Laba bersih Rp987.521,00
g. --o ;�----------------"-1"_.,_P�,a_11skPrakarya dan Kewm:1usahaan SMAIMA Kelas X S1:1mester 2 .,
ar
ta 6. Pengemasan
si Kemasan produk bertungsi untuk melindungi dari kerusakan serta memberikan
kemudahan membawa dari lokasi produksi sampai ke konsumen. Kemasan juga bertungsi
untuk menambah daya tarik dan sebagai identitas dari produk tersebut. Fungsi kemasan
h didukung oleh pemilihan material, bentuk, warna, teks, dan gratis yang tepat. Material yang
digunakan untuk membuat kemasan beragam bergantung dari produk yang akan dikemas.
ca Produk yang mudah rusak harus menggunakan kemasan yang memiiki material berstruktur.
m Pemilihan material juga disesuaikan dengan identitas dari produk tersebut. Daya tarik dan
identitas, selain ditampilkan oleh material kemasan, juga dapat ditarpikan melalui bentuk,
warna, teks, dan grafis.
Pengemasan dapat dilengkapi dengan label yang memberikan informasi teknis
et maupun memperkuat identitas. Gambar serta tulisan pada kemasan dan label kemasan yang
9 memberikan informasi dan daya tarik produk gratika. Produk grafika yang akan dijual seperti
1g kartu ucapan, buku puisi, atau kaus olahraga perlu dikemas untuk melindungi produktersebut
dari kerusakan dan membuatnya menjadi lebih menarik.
1k Kegiatan Kelompok
Bersama kelompok Anda, lakukan langkah-langkah kegiatan berikut!
1. Carilah ide produk grafikal
2. Buatlah beberapa sketsa ide bentuk dari produk tersebut!
3. Pilihlah satu ide yang terbaik! Kemukakan alasan memilih ide tersebut!
a 4. Presentasikan hasil kegiatan di depan kelas!
ii
Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan jelas dan tepat!
1. Sebutkan langkah-langkah melakukan wirausaha di bidang sablon!
Jawab: _
0
2. Apa yang dilakukan pada tahap memulai dalam melakukan wirausaha? _
Jawab:
3. Sebutkan peralatan yang dibutuhkan untuk memulai usaha atau bisnis sablon mug! _
Jawab:
4. Apa fungsi coating? _
Jawab:
5. Jelaskan fungsi kemasan pada sebuah produk! _
Jawab:
fe•r Be1aia1 Praktis Prakarya clan Kewirausahaan SMAIMA Kelas Y.Se_•_•• -•__r 2 ·',
�
,m� \
1. Bagaimana cara menemukan ide usaha produk grafika?
2. Bagaimana cara membuat sketsa produk grafika?
3. Bagaimana cara membuat model produk grafika?
4. Bagaimana cara mempersiapkan bahan-bahan untuk membuat produk grafika?
5. Bagaimana cara melakukan pengemasan produk grafika?
Proyek
1. Buatlah sebuah usaha produk grafika!
2. Gunakan informasi dari hasil observasi, wawancara, atau berdasarkan hasil bedah buku dari
sumber/referensi yang telah Anda dapatkan!
3. Perhatikan tahapan pembuatan produk dalam bekerja!
4. Ujilah karya Anda sesuai fungsinyal
5. Perbaikilah karya Anda berdasarkan penilaian teman dan guru Anda!
6. Buatlah kemasan sebagai karya untuk dipamerkan atau dijual!
7. Buatlah portofolio yang memuat seluruh tugas, penemuan Anda, sketsa-sketsa arya, serta
proses berkarya Anda yang bisa dijadikan sebagai sebuah buku kerja yang menarik dan
penuh estetika (keindahan)!
Setelah mempelajari materi Rekayasa Usaha Produk Grafika, ungkapkan tentang hal-hal berikut!
1. Dapatkah Anda menyebutkan usaha produk grafika?
2. Pengalaman apa yang Anda peroleh dalam merancang usaha produk grafika?
3. Mampukah Anda membuat suatu perencanaan usaha produk grafika?
4. Mampukah Anda menghitung biaya produksi pembuatan produk grafika?
5. Dapatkah Anda menciptakan peluang pasar baru bagi produksi Anda kelak jika suatu saat
nanti Anda menjadi seorang wirausaha produk grafika?
6. Mampukah Anda menjelaskan dan mengembangkan materi tentang rekayasa usaha produk
grafika?
.
Penilaian Diri
Setelah Anda mempelajari bab ini, bagaimana penguasaan Anda terhadap materi-materi berikut?
- -� - -- -- --�074.%
Berilah tanda centang () pada kotak yang Anda anggap sesuai!
-
0kl.- 2%..t. • %% « - .% • %%.A
Tidak
Materi Menguasal
No. Kurang Menguasai Sangat
Menguasai Menguasai
_ _-
%
□2 Wirausaha di bidang sablon.
□c □□ □□3 Membuka usaha di bidang grafika (sablon mug).
c1 Gratika
L
Cl
.,N ;•1�-----------------•-,s _,1 _ar1Praktis Prakarya dan Kewirausahaan SMAIMA Kelas X Semester 2
-\
IMMI4ill%%
A. Berilah tanda silang (X) pada satu jawaban A, B, C, D, atau E yang paling tepat!
1. Grafika komputer yang mempelajari cara C. mesin cetak
pengembalian dan penyuntingan gambar D. mesin pembuat angkir
adalah.... E. LCD
l A. citra D. rendering 6. Pembuatan sab1on mug menggunakan
B. geometri E. retribusi teknik cetak..
C. animasi D. dalam
2. Segala cara pengungkapan dan perwujud- A. digital E. tinggi
an dalam bentuk huruf, tanda, dan gambar B. datar
yang diperbanyak melalui proses percetak- c saring
an guna disampaikan kepada khalayak di-
7. Mentransfer tinta sublim dan mentransfer
sebut panas ke media mug adalah fungsi
A. cairan pelapis
A. diagram D digital
B. kertas sublim
B. grafika E. sablon
C. mesin pres mug
C. offset
D. tinta subhm
3. Pada uang dan meterai terdapat gambar E. printer sublim
yang berhologram. Gambar tersebut dicetak
8. Agar tinta sublim melekat dengan sempurna
dengan teknik. pada mug, mug harus melalui proses..
A. relief D. dalam A. pemanasan D. pencelupan
B. offset E. digital B. coating E. pressing
C. sablon C. pengovenan
4. Perluasan akan dilakukan oleh seorang 9. Banyak kalangan masyarakat yang me-
pengusaha apabila... nyukai mug dengan gambar-gambar yang
menampilkan jati diri atau identitas diri.
A. usaha yang dilakukan minim per- Dalam analisis SWOT, usaha sablon mug
kembangannya
B. usaha yang dilakukan mendapat banyak termasuk ke dalam.
pesaing A. kelemahan D strategi
C. usaha yang dilakukan hanya diminati B. ancaman E kekuatan
oleh beberapa orang saja
c peluang
D. usaha yang dilakukan bersifat positif
10. Berikut yang bertungsi untuk melindungi dari
E. usaha yang dilakukan selalu di bawah kerusakan serta memberikan kemudahan
target penjualan
membawa dari lokasi produksi sampai ke
5. Peralatan yang dibutuhkan untuk membuka konsumen adalah ....
usaha sablon mug adalah.
A. pengiriman D. finishing
A. printer linta sublim B. marketing E. kemasan
B. mesin fotokopi C. agen
t? 8. Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan jelas dan tepat!
1. Sebutkan aspek yang terkait dengan tahap melaksanakan usaha! _
Jawab:
2. Sebutkan bagian dari grafika komputer!
Jawab:
f�-•- ------------------�}I' �.
Bela1ar Praktis Prakarya dan Kew1rausahaan SMAIMA Kelas X Semester 2
------�
3. Jelaskan yang dimaksud dengan cetak saring! _
Jawab:
4. Apa yang Anda ketahui tentang printer ttnta sublim?
Jawab: --------------------------------
5. Jelaskan pengertian rendering menurut pendapat Anda! _ ";
Jawab:
e• \ <' I
Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan jelas dan tepat!
1. Sebutkan sistem kerja ilmu grafika komputer! _ A.
Jawab: °
2. Apa yang perlu dipersiapkan pada tahap memulai wirausaha sablon? _
Jawab:
3. Bagaimana standardisasi komputer untuk melakukan usaha sablon mug?
Jawab: ---------------------------------
4. Apa langkah pertama yang dilakukan dalam proses pembuatan sabton mug? _
Jawab:
5. Bagaimana cara membuat sablon pada mug? _
Jawab:
\
Usaha produk grafika mempunyai prospek usaha yang sangat cerah dan dengan segmentasi pasar
yang luas sehmgga pada saat ini semakin banyak orang yang ingin membuka usaha di bidang produk
grafika. Diperlukan strategi bisnis dan inovasi ide untuk memenangkan persaingan. Bagaimana cara
Anda untuk memenangkan persaingan usaha di bidang produk grafika?
.eNY, e•1.,_,1�,;__, ,P_k, _,,,_Prakarya dan Kewirausahaan SMA MA Kelas X Semester 2
;
A. Berilah tanda silang (X) pada satu jawaban A, B, C, D, atau E yang paling tepat!
f
1. Berikut yang termasuk faktor yang men- 6. Dari bentuk rumah adat berbagai daerah
dukung kegiatan kewirausahaan adalah di Nusantara, seorang wirausaha berbasis
objek budaya loka. berkreasi membuat
• 2. A. faktor manajemen gantungan kunci berbentuk rumah adat
B. faktor sumber daya manusia sebagai suvenir khas Indonesia. Sikap
Cl wirausaha tersebut termasuk dalam sikap
C. faktor inovasi produk
D. faktor lingkungan A. kerja keras
B. disiplin
E. faktor pemerintah C. tanggung jawab
D. kreatif
Berikut yang perlu diperhatikan dalam men- E. berani
cari ide produk, kecuali ....
A. objek budaya lokal yang akan digunakan 7. Kertas merupakan jenis kemasan yang
masih banyak digunakan dan mampu ber-
sebagai inspirasi saing dengan kemasan lain terutama dalam
B. produk kerajinan yang akan dibuat hal harga. Namun, kemasan dengan meng-
C. analisis produk kerajinan yang akan di- gunakan kertas memiliki kekurangan, yaitu
buat
D. konsumen yang akan menggunakan
produk tersebut
E. warna atau motif yang digunakan A. bersifat sensitif terhadap air sehingga
3. Berikut yang termasuk 6 M adalah ... mudah rusak
A. man, money, material, mood, machine, B. kemasan terlalu berat sehingga sulit
dan market untuk membawa
8. man, money, material, mood, mind, dan C. jumlah kertas yang semakin sedikit sulit
method untuk mencari
C. man, money, material, mind, machine, D. kurang menarik bagi konsumen
dan method E. kurang efektif untuk kemasan dalam
D. mood, man, money, material, market, bentuk kerajinan tangan
dan machine 8. Maraknya penjualan online dapat mem-
permudah masyarakat untuk memesan
E. man, money, material, machine, method, sepatu batik dari mana saja. Dalam analisis
dan market
4. Kerajinan yang hanya mengutamakan ke- SWOT, hal tersebut termasuk...
indahan tanpa memperhatikan guna barang
A. kekuatan D. tantangan
tersebut merupakan definisi fungsi.... B. kelemahan E. ancaman
A. pakai D. budaya C. kesempatan
B. hias E. estetis
C. ekonomis 9. Tahap penghalusan ataupun pelapisan per-
mukaan serta pemberian warna sehingga
5. Sumber inspirasi yang akan selalu ada dan produk lebih awet dan lebih menarik di-
r tidak akan pernah mati berupa. namakan tahap ....
A. kearifan lokal A. produksi
k B. budaya daerah B. persiapan bahan
C. budaya nasional C. pembentukan
a
D. artefak budaya D. finishing
E. objek budaya E. prototyping
•',. e�- BelaJar Prakt1s Prakarya dan Kewirausahaan SMAIMA Ke_,1__, _x s._-_,_,_2
.,,yeg,
10. Suatu teknik atau cara penyampaian pesan, 13. Teknik pembuatan gambar pada grafika
gagasan, informasi, pikiran, dan kesan pe- yang disesuaikan dengan alam nyata di-
sebut ....
rasaan melalui penggandaan dengan cara
dicetak dan disajikan kepada khalayak di- A. perspektif D. realisme
sebut . . . . · B. konfigurasi E. visualisasi
A. informasi D. wirausaha C. analisis
B. grafika E. printing 14. Sebelum menuangkan ide ke dalam pro-
gram aplikasi desain gratis komputer, ideal-
C. rekayasa nya kita... terlebih dahulu.
11. Berikut yang berfungsi untuk mencetak A. merenung r
desain dari komputer ke transfer paper atau B. pergi ke pantai «'
inkjet paper dengan tinta khusus yaitu tinta
sublim adalah... C. membuat konsep
D. menjelajahi internet
A. printer tinta sublim
E. menjiplak
B. mesin pres mug
15. Seseorang yang berani berusaha secara
C. coating mandiri dengan mengerahkan segala sumber
daya dan upaya meliputi kepandaian me-
D. CPU ngenali produk baru dan memasarkannya
disebut....
E. monitor
A. pedagang
12. Tinta sublim adalah tinta yang dibutuhkan
oleh produsen usaha sablon mug karena B. pelukis
dalam tinta tersebut mengandung ..
A. tinta hitam C. printing
B. tinta berwarna D. wirausaha
C. koloid
E. sales
D. oli
E. bensin
B. Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan jelas dan tepat!
1. Sebutkan ciri yang harus dimiliki oleh seorang wirausahawan!
Jawab: --------------------------------
2. Apa saja yang termasuk tahap finishing dalam membuat kerajinan dengan inspirasi objek budaya
lokal?
Jawab: --------------------------------
3. Kelemahan apa yang dihadapi dalam usaha pembuatan sepatu batik?
Jawab: --------------------------------
4. Jelaskan yang dimaksud dengan cetak tinggi!
Jawab: ----------�---------------------
5. Mengapa pengemasan yang baik harus dilengkapi dengan label?
Jawab: -----------------------------------
g.,NUr w;
�-----------------•-•-•_•i_Prrakt1s Prakarya dan Kewirausahaan SMNMA Kelas X Semester 2 -�
ika
di- Budi Daya Tanaman Hias
Kompetensi Dasar
O-
al- 3.7 Memahami perencanaan usaha yang meliputi ide dan peluang usaha, sumber daya, administrasi, dan pemasaran untuk
produksi tanaman hias berdasarkan daya dukung yang dimiliki oleh daerah setempat.
3.8 Menganalisis sistem produksi tanaman hias berdasarkan daya dukung yang dimiliki oleh daerah setempat.
3.9 Memahami penghitungan biaya produksi (harga pokok produksi) produk tanaman hias.
3.10Memahami strategi pemasaran produk usaha budi daya tanaman hias secara langsung
3.11Memahami proses evaluasi hasil kegiatan usaha budi daya tanaman hias.
4.7 Menyusun perencanaan usaha yang meliputi ide dan peluang usaha, sumber daya, administrasi, dan pemasaran untuk
( tanaman hias berdasarkan daya dukung yang dimiliki oleh daerah setempat
4.8 Memproduksi tanaman hias berdasarkan daya dukung yang dimiliki oleh daerah setempat
ra 4.9 Menghitung biaya produksi (harga pokok produksi) tanaman hias
er 4.10Memasarkan produk usaha budi daya tanaman bias secara langsung
e- 4.11Mengevaluasi hasil kegiatan usaha budi daya tanaman hias
/a -
Pengalaman Belajar
Melalui proses pembelajaran Budi Daya Tanaman Hias, siswa memperoleh pengalaman belajar sebagai berikut.
• Membaca dan mengamati budi daya tanaman hias
• Mengajukan pertanyaan untuk mendapatkan larifikasi yang berkaitan dengan budi daya tanaman hias.
e Mengumpulkan data/informasi dan mencani hubungan tentang budi daya tanaman hias.
Menganalisis secara kritis dan menyimpulkan hasil analisis tentang hubungan budi daya tanam an hias
Menyusun laporan dan mempresentasikan hasil analisis atau temuan dalam bentuk hisan dan tulisan tentang budi daya
tanaman hias.
A. Aktlvitas
1. Aktivitas Mengamatl
a
Amati gambar-gambar berikut, kemudian berikan tanggapanl
5 15
f "g.Et
8 "4
5~ 5
04 t
5 t2
i d
?5e £{#5
eeg
8E¥
Tanggapan:
er�- Beta1ar Prald1s Prakarya dan Kew1rausahaan SMA/MA Kelas x_s_,_m,st_.,_,:_ ·.
0 �
$$$%%.%$%%% .$%%% owoo
2. Aktivitas Mengamati
·0ii888888%.%%.%o
Cermatilah bacaan berikut!
Raup Jutaan Rupiah dari Bisnis Tanam Anggrek Depan Rurah
Tahun 1994 ada beberapa orang yang memulai menanam anggrek di halarnan rumah mereka di
kampung Rawa, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Lambat laun, para penanam anggre pun kian menyebar
hingga menjadi puluhan orang. Dalam hal budi daya anggrek ini, mereka menggunakan metode yang
sama. Memanfaatkan halaman rumah sebagai area pembibitan.
Muas, mewarisi usaha orang tuanya yang lebih dulu menjadi petani arggrek. Menurutnya,
usaha ini dimulai sekitar tahun 2000 dengan modal yang tidak terlalu besar. etika itu, dia hanya
bermodalkan uang p10.000.000,00 yang kemudian digunakan untuk membeli 1.000 anggrek
beserta kelengkapannya. "Ya, awalnya saya membeli 1.000 anggrek dari daerah Bogor. Lalu, saya
kembangbiakkan sampai sekarang," katanya kepada viva.co.id.
Setelah 13 tahun berjalan, usahanya ternyata mampu bertahan di tengah persaingan yang
cukup ketat. Bahkan, kini ia juga telah memiliki beberapa pelanggan tetap yang mendistribusikan
anggreknya ke seluruh pelosok tanah air. "Kalau anggreknya sudah siap jual, ada beberapa pelanggan
yang sudah siap membeli. Anggrek dari saya itu, mereka kirimkan lagi ke luar Javwa," ucap Muas.
Diakuinya, pelanggan bisa membeli sekitar 300--400 pohon untuk sekali order. Soal harga,
per pohonnya dibanderol antara Rp15--20 ribu. Muas memang memiliki pelanggan yang loyal karena
kekhasan anggrek yang dijualnya. Kini, di tangannya sudah ada dua varian anggre yang dijual, antara
lain anggrek berwarna biru ungu yang dinamai kiyoshi dan anggrek berwarna putih kuning bernama
wangling. "Jadi, hanya pelanggan yang mencari anggrek kiyoshi dan wangling saja yang datang ke
sini. Kalau mencari anggrek lain, silakan datang ke tempat lain," tegasnya.
Di sentra anggrek kampung awa ini, ada sekitar 20 petani anggre yang bermukim.
Sebelumnya, bahkan jauh lebih banyak lagi. Para petani anggrek di kawasan ini banyak yang menjual
halaman rumahnya untuk dijadikan bangunan. Praktis, yang bertahan hingga kini hanya mereka yang
benar-benar mencintai anggrek. Namun, dengan semakin sedikitnya para petani anggrek, membuat
petani yang bertahan kian dibanjiri berkah sebab jumlah persaingan pastinya semakin menipis. "Benar,
semakin sedikit petani anggrek, kami yang bertahan ya semakin untung. Karena para pelanggan
anggrek yang biasa memesan pada petani yang kini gulung tikar, menjadi beralih ke petani anggrek
yang tetap bertahan. Tak aneh, jika tingkat permintaan makin tinggi," paparnya.
Namun, ke-20 petani anggrek itu tidak menanam anggrek serupa. Mereka memiliki kekhasan
dan karakteristiknya masing-masing. Oleh karena itu, masing-masing petani memiliki pangsa pasar
dan pelanggannya tersendiri. Cara pemasarannya pun masih sederhana, hanya berbasis telepon.
"Saya tidak khawatir kehilangan pelanggan. Karena anggrek yang saya ual ini khas. Para
petani anggrek lainnya juga begitu. Mereka punya ciri khasnya," ungkapnya. Dari basil pembibitan, di
tempatnya saat ini sudah ada ribuan anggrek yang siap dibesarkan dan menjadi ladang rupiah. Untuk
menjadi tanaman siap jual, harus ada beberapa proses yang dilalui dari mulai pembibitan sampai
pembesaran dengan rentang waktu yang tidak sebentar. Namun, yang dilakukannya akan terbayar lunas
jika anggreknya banyak dipesan pasar. "Sebulan, saya bisa untung bersih antara Rp3-4 juta," ujarnya.
Dikutip dengan pengubahan dari: http://www.viva.co.id
3. Aktivitas Diskusi
Format Diskusi Hasil Pengamatan
No./ Aspek yang Diamati % % Hasil Pengamatan
1. Motivasi usaha dan kegagalan bisnis budi daya tanaman hias.
2. Usaha dalam menciptakan variasi tanaman hias.
3. Jenis produk yang dihasilkan
o
4. Peluang pasar yang diciptakan.
5. Rencana kerja sama dengan pihak lain-. -----�---------
------ --���-� _ �-�. __ ------��at :rdlcl1s Prakaiya dan Kewirausahaan SMAJVA Kelas X Semester 2 -�
4. Aktivitas Menanyakan
1. Bagaimana cara memulai usaha budi daya tanaman hias dengan baik?
2. Bagaimana cara mendapatkan bibit untuk usaha budi daya tanaman hias dengan baik?
3. Bagaimana cara mendapatkan modal dan bekerja sama dengan pihak lain?
mengembangkan dengan terdepan
hias
Bagaimana usaha budi daya tanaman agar
4. cara
baik
dalam persaingan usaha?
5. Bagaimana pengelolaan manajemen usaha budi daya tanaman hias agar usaha dapat berjalan
dengan baik?
Setelah Anda berdiskusi tentang usaha budi daya tanaman hias, merintis usaha budi daya tanaman
hias dibutuhkan kerja keras, semangat, dan kreativitas tinggi untuk memunculkan jenis-jenis
varietas tanaman hias yang baru agar memenangkan persaingan usaha. Selain dapat berkreasi
dengan baik, seorang wirausaha harus mampu melihat peluang usaha yang ada di sekitarnya,
memanfaatkan lingkungan yang ada di sekitarnya dengan baik. Seorang wirausaha juga harus
mampu bekerja sama dengan berbagai pihak agar dapat memasarkan produknya dengan
baik. Dapatkah Anda melakukan usaha budi daya tanaman hias dengan baik? Dapatkah Anda
memperoleh modal usaha untuk memulai usaha Anda? Ke manakah Anda akan menjual produk
Anda? Kekayaan tanaman hias Indonesia dapat memberikan manfaat yang baik secara ekonomi
jika masyarakat mampu memanfaatkan kekayaan tanaman hias tersebut dengan baik.
B. Tanaman Hias
1. Pengertian Tanaman Hias
Oalam kehidupan sehari-hari, tentu kita pernah mendengar atau bahkan mengucapkan
tanaman hias. Tanaman hias atau dalam bahasa ilmiahnya ornamental plant adalah semua
tanaman yang dibudidayakan dengan tujuan dinikmati keindahannya. Oleh karena itu,
berdasarkan definisi tersebut sesungguhnya pengelompokan tanaman hias tidak hanya terbatas
pada tanaman bunga-bungaan saja, tetapi tanaman hias juga termasuk tanaman perkebunan
atau kehutanan yang memiliki nilai keindahan dari segi bentuknya dan dibudidayakan untuk
tujuan menambah keindahan dan keasrian lingkungan hidup.
Tanaman hias mempunyai banyak variasi dan juga beragam jenis, baik secara lokal
maupun nonlokal. Tanaman ini mempunyai nilai ekonomis yang cukup tnggi sehingga sangat
menarik untuk dibudidayakan. Tujuan menanam tanaman hias tidak selalu untuk dlnikmati
keindahannya, tetapi juga fungsi tanaman tersebut, misalnya tanaman pengusir nyamuk yang
banyak ditanam di sekitar rumah.
2. Jenis Tanaman Hias
Ada banyak sekali macam dan nama jenis tanaman hias di dunia ini. Jenis tumbuhan
akan berbeda sesuai cuaca di suatu negara. Di negara Indonesia kurang lebih ada ratusan
nama tanaman hias dan mungkin bisa muncul tanaman hias baru kapan saja jika seseorang
menganggap bisa dijadikan hiasan.
a. Jenis Tanaman Hias Bunga
Tanaman hias bunga didefinisikan sebagai tumbuhan yang mempunyai bunga berpesona
cantik dengan satu atau banyak warna. Tanaman hias bunga dapat menambah keindahan
suatu ruangan atau lingkungan di sekitarnya serta membuatnya telihat lebih asri. Anda
bisa menanam tanaman hias bunga di dalam pot atau pada lahan tanah. Ada banyak jenis
tanaman hias bunga yang bisa Anda tanam di dalam ataupun luar (sekitar) rumah. Berikut
beberapa contoh tanaman hias bunga.
' erp; �- Bela/ar Praktls Praka,ya dan Kewirausahaan SM�-·A_K_,_a1__s _x ,s _me_s1_.,_ ·-'e.,,
·
,
1) Bunga Anggrek
Bunga anggrek merupakan tanaman hias yang cukup populer di Indonesia.
Bunga anggrek sering dipergunakan sebagai ungkapan rasa cinta, serta simbol
kemewahan dan keindahan selama ratusan tahun. Sunga yang masuk ke dalam suku
Orchidaceae ini mempunyai banyak sekali varietas dengan keindahan yang dibawa
masing-masing variasinya.
Di Indonesia, ada sekitar 5.000--6.000 jenis bunga anggrek yang sengaja
dibudidayakan atau tumbuh secara liar. Kita juga bisa dengan mudah menemukan
tanaman anggrek yang dijual di dalam pot pada toko-toko tanaman. Anggrekjuga biasa
digunakan sebagai bunga potong. Pesona dari bunga anggrek telah menjadikannya
bunga nasional Singapura dan Thailand.
2) Bunga Mawar
Bunga mawar diberi julukan sebagai Ratu Bunga dikarenakan mempunyai e-
indahan dan keunikan yang khas. Bentuk yang indah pada kelopak bunga mawar
didukung dengan aromanya yang menarik. Selain anggrek, tanaman hias bunga
mawar juga diidentikkan dengan simbol perasaan cinta terhadap seseorang.
Bunga mawar memiliki warna-warna yang terang, mulai dari putih, merah,
pink, dan ungu. Bunga mawar sendiri dibedakan menjadi beberapa jenis berdasarkan
tempat tumbuhnya, mulai dari hybrid tea, floribunda, polyantha, grandiflora, dan
climbing rose. Mawar termasuk sebagai tanaman hias bunga yang mempunyai nilai
ekonomi tinggi karena harga jual dari satu set tanaman, bunga potong, hingga bunga
taburnya bisa mencapai angka jutaan rupiah.
3) Bunga Melati
Melati digolongkan sebagai tumbuhan perdu yang termasuk ke dalam macam-
macam tanaman hias bunga. Tanaman merambat yang terdiri dari sekitar 200
spesies ini tumbuh dengan subur di daerah beriklim tropis dan hangat seperti Eurasia,
Australia, Oseania, dan Indonesia.
Melati terkenal akan aroma wangi yang khas. Pembudidayaan bunga melati
di Indonesia sudah dilakukan sejak lama. Bahkan, ada salah satu jenis melati yang
dijadikan simbol nasional atau puspa bangsa yaitu melati putih (Jasminum sambac)
yang melambangkan kesucian, kemurahan, dan punya kaitan kuat dengan berbagal
tradisi di banyak suku di Indonesia.
4) Bunga Lili
Tanaman hias yang mempunyai nama memikat till atau Lilium merupakan bunga
musim panas yang bisa memperindah halaman depan atau belakarg rumah Anda
dengan menanamnya di dalam pot. Bunga lili yang sudah dikenal sejak zaman Yunani
Kuno ini tidak hanya menarik dari segi kelopaknya, tetapi juga memiliki aroma harum
yang semerbak wanginya. Di dunia terdapat sekitar 100 jenis bunga lili. Kebanyakan
jenis tanaman hias bunga yang satu ini mempunyai warna rembut. Penggunaannya
selain untuk tanaman hias juga kerap dijual sebagai bunga potong. Siapa pun yang
melihat bunga yang telah menyebar dari wilayah Eropa ke Asia ini pasti akan kagum
dengan bentuk bunganya yang cantik.
5) Bunga Kenanga
Kenanga juga termasuk macam-macam tanaman hias bunga. Kenanga dikenal juga
dengan nama Latin yaitu Cananga odorata. Kenanga sendiri merupakan nama dari
bunga dan pohon yang menghasilkannya. Ada beberapa macam kenanga yaitu
Macrophylla, Genuina, dan kenanga perdu atau Cananga odorata fruticosa yang
banyak ditanam sebagai tanaman hias di halaman rumah. Pertumbuhan kenanga
dipengaruhi oleh sinar matahari. Tanaman yang menghasilkan bunga cantik ini
menyukai tanah dengan kandungan asam seperti pada habitat aslinya di dalam hutan
tadah hujan. Warna bunganya hijau kekuningan, menggulung seperti bintang laut,
daunnya panjang, halus, dan berkilau. Kenanga perdu yang paling banyak ditanam
sebagai tumbuhan ponghias halaman rumah bisa tumbuh paling tingg tiga meter.
W,NM e;
•1�----------------"-'l'_,___�skPrakarya dan KeW1rausahaan SMA/MA Kelas X Semester 2
.,P
a. b. Jenis Tanaman Hias Daun
ol
:u Tanaman hias daun mempunyai keindahan pada bentuk serta warra daun. Ada beragam
a jenis tanaman hias yang ditanam di Nusantara mulai dari yang berdaun kecil sampai
besar. Ada yang harganya puluhan ribu sampai ratusan juta. Contoh tanaman hias daun,
a seperti anturium, Aglaonema, daun puring, palem, dan sebagainya. Anturium merupakan
satah satu jenis tanaman hias daun yang banyak dibudidayakan di masyarakat. Keunikan
n bentuk daun tanaman ini yang beragam serta mempunyai warna yang indah menjadi
a
a salah satu alasan tanaman ini mempunyai banyak penggemar. Berikut beberapa contoh
,. tanaman hias daun.
Ir 1) Kuplng Gajah
a Kuping gajah dengan nama Latin Anthurium crystallianum adalah tanaman hias
daun yang banyak ditanam untuk menghias ruangan ataupun halaman rumah.
, Tanaman ini mempunyai daya tarik tersendiri yang tampak pada bentuk pola dan
warna hiasan daunnya yang besar dan berbentuk seperti jantung sehingga mirip
n seperti kuping gajah.
n 2) Suplir
ii
Selain suplir, tanaman ini juga dikenal dengan nama adiantum. Tanaman hias suplir
a atau adiantum mempunyai penampilan yang khas sehingga membuatnya mudah
dibedakan dengan jenis tumbuhan paku-pakuan lain. Suplir yang termasuk ke dalam
) anak suku Vittariaceae dan suku Pteridaceae ini banyak ditanam untuk menghias
ruang atau taman
»
3) Aglaonema
i
Aglaonema lebih akrab dengan sapaan sri rejeki, merupakan tanaman hias yang
'i berasal dari suku talas-talasan (Araceae). Sri rejeki mempunyai habitat asli di dalam
hutan hujan tropis dengan tingkat intensitas penyinaran rendah dan kelembapan
f tinggi. Aglaonema telah dikembangkan menjadi tanaman yang sangat menarik
dengan ragam warna, bentuk, dan ukuran sehingga menjadikannya tergolong ke
dalam macam-macam tanaman hias daun yang berbeda dari spesies afami.
4) Paku Tanduk Rusa
Di Indonesia, tanaman dari famili Polypodiaceae ini ikenal juga dengan
nama lain simbar menjangan. Tidak semua paku tanduk rusa yang tergolong dalam
kelompok tumbuhan paku epifit dijadikan sebagai tanaman hias. Paku tanduk rusa
yang terkenal sebagai tanaman hias antara lain P. bifurcatum.
Jenis tanaman hias daun dari koloni rimpang ini mempunyai banyak cabang
sehingga memiliki lebih dari satu titik pertumbuhan.
c. Jenis Tanaman Hias Buah
Tanaman buah pun ternyata bisa dijadikan sebagai tanaman hias. Tanaman buah juga
cukup indah bila digunakan untuk menghias rumah. Selain terlihat cantik dan sedap
dipandang, tanaman hias yang memiliki buah memiliki sisi positif dan ada kelebihan
tersendiri untuk pemiliknya. Sang pemilik bisa memanen tanamannya tersebut ketika
berbuah. Tak heran bila kini ada banyak orang menggunakan tanaman hias ini untuk
memperindah halamannya. Tanaman hias buah dianggap cukup efektif menjadikan
hunian rumah semakin terlihat asri. Berikut beberapa contoh tanaman hias buah.
1) Jeruk Nagami
Jeruk nagami atau nagami kumquat merupakan tanaman penghasil buah jeruk
yang berasal dari genus Citrus dengan ciri khas pada bentuk buah yang lonjong
dan berukuran kecil-kecil. Jeruk nagami tidak hanya ditanam sebagai tanaman
penghias rumah saja, tetapi buahnya juqa bisa dimakan secara langsung karena
rajin berbuah. Uniknya lagi, jeruk nagami tidak hanya bisa dinikmati keindahan
dan rasa daging buahnya, tetapi kulitnya iuga yang mempunyai rasa lebih manis
daripada dagingnya sendiri.
ef•r .' UN
Belaiar PrakllS Prakarya dan Kewirausahaan SMAJMA Kelas X Semester_, �
2) Cabai Pelangi
Belum banyak yang mengenal cabai pelangi. Cabai pelangi adalah tanaman buah
yang berasal dari Amerika Selatan (ada juga yang mengatakan dari Brasil dengan
nama bolivian rainbow). Cabai pelangi lebih sering ditanam sebagai tanaman hias
ataupun dibudidayakan dengan skala besar untuk meraup keuntungan.
3) Buah Naga
Siapa yang tidak kenal buah naga? Rasanya yang nikmat dan kesegaran dari daging
buahnya membuat buah naga tak pernah kehabisan peminat. Selain dikonsumsi,
buah naga yang ditanam ternyata juga bisa memberikan tampilan yang menarik di
mata. Awalnya, tanaman ini dibawa oleh orang Prancis dan Guyana ke Vietnam
pada tahun 1870 sebagai tanaman hias dan dianggap oleh orang Cina dan Vietnam
sebagai buah pembawa berkah.
4) Nanas Merah Muda
Ada nanas merah yang sebetulnya mempunyai warna merah muda. Tanaman
penghasil buah cantik ini pada umumnya ditanam hanya untuk memberikan nilai
estetika pada halaman. Meskipun demikian, buah nanas merah muda tetap bisa
dinikmati bagian dagingnya. Menurut orang Tionghoa, nanas merah muda dianggap
sebagai buah pembawa rezeki
d. Jenis Tanaman Hias Batang dan Akar
Tanaman hias batang dan akar merupakan tanaman yang mempunyai daya tarik pada
bagian batang dan akarnya, entah itu karena bentuk ataupun ukuran dari batangnya.
Berikut beberapa contoh tanaman hias batang dan akar.
1) Kamboja
Tumbuhan ini berasal dari Amerika Tengah. Nama Plumeria diberikan untuk
menghormati Charles Plumier (1646--1706), pakar botani asal Prancis. Walaupun
berasal dari tempat yang jauh, kamboja sekarang merupakan pohon yang sangat
populer di Pulau Bali karena ditanam hampir di setiap pura serta sudut kampung dan
memiliki fungsi penting dalam kebudayaan setempat.
Di beberapa tempat di Nusantara, kamboja ditanam di pemakaman sebagai
tumbuhan peneduh dan penanda tempat. Kamboja dapat diperbanyak dengan mudah
melalui stek batang. Kamboja digolongkan dalam tanaman hias akar dikarenakan
keunikan yang terletak pada akarnya, bonggolnya yang unik dan indah dapat menjadi-
kannya taniaman yang cukup mahal. Tanaman hias ini dapat dibuat bonsai. Selain
memukau, penampilan bonsai juga sangat menyatu dengan alam. Bahkan, bila Anda
bisa menyatukannya dengan keindahan alam, pastilah semua orang akan terkesima
melihatnya. Sayangnya, berbicara tentang harganya, harga pohon bonsai ini cukup
mahal mengingat dari segi bentuknya yang unik dan pembuatannya pun juga cukup sulit.
2) Bambu Kuning
Tanaman ini merupakan sebuah bambu berwarna kuning yang antik dan bisa Anda
jadikan sebagai tanaman hias berbentuk batang yang unik dan terthat magis. Bahkan,
bila Anda bisa mengemasnya dengan baik, tanaman ini bisa terlihat lebih memukau
saat sedang dinikmati.
3) Tanaman Palem
Tak hanya tanaman bambu kuning saja, tanaman palem pun juga bisa dijadikan
sebagai tanaman hias bila Anda bisa mengemasnya dengan baik. Bahkan, tanaman
ini bisa menjadi terlihat mahal dan bergengsi. Palem memiliki Datang yang indah
dan penampilan yang istimewa. Tak heran bila banyak orang mulai melirik tanaman
palem yang satu ini. Salah satu jenis tanaman palem yang paling ramai peminatnya
adalah tanaman palem merah. Selain terlihat memesona, batangnya juga memiliki
keunikan dan keindahan tersendiri sehingga tanaman ini sekarang telah menjadi
idola semua orang.
Jadi, bisa dikatakan bahwa beberapa tampilan tanaman hias di atas sebenarnya mampu
memberi gambaran kepada semua orang bahwa seni sebenarnya juga bisa diaplikasikan ke
dalam sebuah benda mati dan juga benda hidup, misalnya saja seperti pada tanaman hias.
g,,NY: o
•1�-----------------'' -''�aJr Prakt1s Prakarya dan Kew1rausahaan SMA/MA Kelas X Semester 2
;
ah 3. Manfaat Tanaman Hlas
an Berikut manfaat tanaman hias di berbagai bidang
as a. Manfaat Tanaman Hias di Bidang Ekonomi
1) Membuka peluang usaha baru sehingga bisa menyediakan lapangan pekerjaan di
ng berbagai wilayah di Indonesia.
si,
2) Menghasilkan tanaman hias yang berkualitas dan bermutu.
di 3) Menjadi salah satu komoditas yang diperjualbelikan dengan nilai jual yang cukup
m linggi.
m b. Manfaat Tanaman Hlas di Bidang Seni
1) Meningkatkan keindahan lingkungan di sekitar tempat tinggal.
n 2) Memanfaatkan lahan kosong untuk ditanami tanaman hias agar terlihat lebih indah.
ai 3) Meningkatkan penghijauan di lingkungan hidup.
3a c. Manfaat Tanaman Hlas di Bidang Lingkungan
Ip 1) Menjaga dan meningkatkan kebersihan udara.
2) Menyerap air sehingga bisa mencegah terjadinya erosi.
n 3) Menggemburkan tanah sehingga lahan akan menjadi lebih subur.
la 4) Menjadikan lingkungan sekitar lebih teduh dan segar.
t3.
n Kegiatan Individu
---k
Carilah gambar berbagai jenis tanaman hias di koran, majalah, atau internet! Tempelkan
dalam buku kliping, kemudian identifikasikan nama, jenis, karakteristik, an nilai ekonomis
dari tanaman tersebut! Presentasikan di depan kelas!
i
n
h
,mi\ \a"I·
Uji Pengetahua'sr
1
3 Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan jelas dan tepat!
'3 1. Apa tujuan pembudidayaan dari tanaman hias?
Jawab: _
2. Jelaskan pengertian tanaman hias menurut pendapat Anda! _
Jawab:
3. Terangkan yang dimaksud dengan ornamental plant _
Jawab:
4. Sebutkan macam-macam tanaman hias jenis buahl _
Jawab:
5. Sebutkan manfaat tanaman hias di bidang ekonomi! _
Jawab:
·Ur,s
�- Belajar Praktis Prakarya dan Kewirausahaan SMA/MA Kelas X Semester 2---------------�
Uji Keterampilan 1 -
IMdl
1. Lakukan pengamatan di sekitar tempat tinggal Anda, kemudian tentukan tanaman hias yang
cocok untuk dibudidayakan!
2. Lakukan perencanaan untuk budi daya tanaman yang Anda pilih!
3. Buatlah dalam bentuk laporan!
C. Kewirausahaan Bidang Budi Daya Tanaman Hias
1. Pengertian Wirausaha
Menurut etimologi, kata wirausaha berasal dari kata wira dan usaha. Wira berarti pejuang,
pahlawan, manusia unggul, teladan, berbudi luhur, gagah berani, dan berwatak agung. Kata
wira juga digunakan dalam kata perwira. Adapun usaha berarti perbuatan untuk mencapai
sebuah tujuan. Jadi, secara etimologi/harfiah, wirausaha adalah pejuang atau pahlawan yang
melakukan perbuatan untuk mencapai sebuah tujuan.
Wirausaha adalah seseorang yang berani berusaha secara mandiri dengan mengerahkan
segala sumber daya dan upaya meliputi kepandaian mengenali produk baru, menentukan
cara produksi baru, menyusun operasi untuk pengadaan produk baru, memasarkannya, serta
mengatur permodalan operasinya untuk menghasilkan sesuatu yang bernilai lebih tinggi.
2. Pengertian Kewlrausahaan
Kewirausahaan adalah kemampuan seorang manajer risiko (risk manager) dalam meng-
optimalkan segala sumber daya yang ada, baik itu material, intelektual, waktu, maupun
kemampuan kreativitasnya untuk menghasilkan suatu produk atau usaha yang berguna bagi
dirinya dan orang lain.
3. Karakteristik Seorang Wirausaha
a. Motif berprestasi tinggi.
b. Selalu memiliki perspektif.
c. Memiliki kreativitas tinggi
d. Memiliki perilaku inovatif tinggi-
e. Selalu komitmen dalam pekerjaan.
f. Mandiri atau tidak ketergantungan.
9 Berani mengambil risiko.
h. Selalu mencari peluang esensi.
I. Memiliki jiwa kepemimpinan.
i Memiliki kemampuan manajerial.
4. Wirausaha di Bidang Tanaman Hias
Untuk memasuki usaha tanaman hias diperlukan beberapa kiat khusus yang membantu
keberhasilan. Oleh karena padatnya pelaku usaha dalam industri ini membuat Anda perlu
bersamg ketat dengan pemain lama yang sudah menguasai pasar juga para pemain baru yang
tak kalah awam dalam seluk-beluk industri ini.
Berikut cara yang tepat dalam wirausaha di bidang tanaman hias.
a. Fokus pada Satu Jenis Tanaman
Jangan menjalankan budi daya tanaman hias dalam jenis yang terlalu beragam. Anda
perlu fokus untuk menguasai teknik paling tepat dalam menjalankan budi daya tanaman
pilihan Anda dengan cara yang paling menguntungkan. Selain itu, potensi usaha budi
daya tanaman hias bisa menjadi lebih optimal ketika Anda bisa menyediakan 1 jenis
tanaman hias dalam jumlah yang cukup besar daripada Anda menyediakan ragam jenis
yang banyak, tetapi tidak sanggup melayani permintaan partai besar.
.NY e•1 ;�-----------------'-'-''�''-P_' rakllS Prakarya dan Kewirausahaan SMAMA Ke as X Semester 2
b. Memilih Tanaman yang Abadi Pasarnya sebagai Back-up Usaha
Ada dua jenis tanaman hias di pasaran dari sisi penjualan, yaitu jen s tanaman hias yang
permintaannya cenderung stabil dari tahun ke tahun dan terus mendapat share permintaan
g cukup besar serta jenis tanaman yang meledak permintaannya di satu waktu karena tren
dan tenggelam di masa yang lain. Anda bisa saja memanfaatkan momentum ledakan tren
ini untuk mendorong pendapatan Anda, tetapi pastikan pula Anda menjalankan budi daya
tanaman hias yang memiliki pasar stabil untuk menjaga roda usaha Anda tetap berjalan,
bahkan di masa transisi antara tren satu ke tren yang lain.
C. Memilih Lokasi yang Sesuai dengan Karakter Tanaman Hias
Beberapa tanaman akan lebih optimal tumbuh pada daerah dengan suhu yang rendah di
I, kawasan dataran tinggi, atau justru sebaliknya beberapa tanaman nias jauh lebih sehat
a pada kawasan dengan kondisi dataran rendah. Pastikan Anda sudah memitih tanaman
hias yang sesuai dengan kondisi dan iklim dari lahan yang Anda miliki, meskipun beberapa
ii tanaman juga bisa bertahan di kedua kondisi udara.
3 d. Membangun Kerja Sama dengan Pelaku Usaha Hilir
Menjalin hubungan kerja sama dengan perusahaan hilir akan membantu Anda
menjual lebih cepat dengan harga yang lebih menguntungkan. Pada kondisi ini Anda
bisa mencoba membangun hubungan dengan para pelaku usaha pertamanan yang
berkecimpung dalam pembangunan taman di berbagai kawasan hotel, tempat wisata,
gedung perkantoran, perumahan eksklusif, atau taman kota. Mereka membutuhkan
tanaman hias dalam jumlah besar dan akan lebih menguntungkan pula bagi mereka
untuk mendapatkan tanaman hias langsung dari hulu atau dari sumber perkebunannya
,,1 daripada dari pemasok.
e. Membangun Hubungan dengan Sesama Pelaku Budi Daya
Anda akan diuntungkan dengan menjatin hubungan kerja sama yang boaik dengan sesama
pemilik usaha budi daya tanaman hias. Anda bisa saling berbagi informasi, termasuk
saling sepakat menentukan harga jual hulu sehingga bisa mencegah permainan harga
penjualan di lapangan yang kadang bisa merugikan para pelaku budi daya, Bahkan,
beberapa kelompok tani seperti ini bisa membangun tren atau capat saling berbagi
informasi tentang tren yang akan muncul di depan. Kadang pula Anda bisa mendapatkan
lemparan permintaan darl rekan Anda yang mendapatkan permintaan di luar kapasitas
sehingga membantu menjaga stabilitas roda usaha Anda.
f. Membangun Hubungan dengan Pengepul Tanama' n Hias
Menjual tanaman hias pada pengepul yang memasok pasar eceran memang kadang
kurang menguntungkan. Biasanya mereka menuntut Anda menjual dengan harga lebih
rendah demi mendapatkan share keuntungan yang cukup baik. Hanya saja para pemasok
inilah yang kerap bermain dalam membangun tren. Mereka mahir menggiring pasar untuk
menciptakan tren. Anda membutuhkan informasi mengenai perkembangan tren secara
akurat, bukan? Selain itu, menjadi supplier bagi mereka akan membantu Anda untuk tetap
memiliki penjualan meski pada saat sepi permintaan.
g. Peka terhadap Tren dan Perkembangan Pasar
Seperti dikatakan sebelumnya, ketika Anda menjalankan bisnis ini Anda perlu memahami
tren tanaman hias yang muncul di pasaran sudah meredup atau justru akan muncul kembali
di pasaran. Menjual tanaman yang sedang tren jelas sangat membantu meningkatkan
kemampuan Anda menambah pundi uang Anda. Namun, ketika Arda salah membaca
tren dan menanam tanaman hias yang sudah lewat masa trennya, bisa jadi Anda justru
terjebak dalam kerugian besar. Biasanya ketika tren baru saja berlalu justru harga
tanaman akan merosot drastis. ltulah pentmgnya hubungan baik serta pembangunan
jaringan dengan para pelaku usaha dari industri ini karena segala informasi tentang harga
dan tren sebenarnya bisa Anda dapatkan seakurat mungkin dari mereka.
er ·/,�- Belajar Praktls Prakarya dan Kewirausahaan SMA/MA K_,_"'-'-"-�-•-"--' -' ---------------�
Kegiatan Kelompok %.%8%%%% woo
ISIIMI
Bersama kelompok Anda, lakukan langkah-langkah kegiatan berikut!
1. Carilah minimal dua orang wirausaha tanaman hias yang ada di sekitar Anda!
2. Lakukan wawancara dengan mereka!
3. Tanyalah faktor keberhasilan dan kegagalan budi daya tanaman hias kepada pembudi
daya!
4. Identifikasikan karakteristik wirausaha tersebut!
5. Mengapa wirausaha tersebut dapat berhasil? Analisislah!
6. Buatlah rencana bisnis budi daya tanaman hias!
7. Tentukan strategi pemasaran hasil budi daya tanaman. hias!
8. Diskusikan dengan kelompok Anda dan presentasikan dalam diskusi kelas!
sesameUji Pengetahan - .%.,%.%%%
Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan jelas dan tepat! _
1. Sebutkan karakteristik seorang wirausaha!
Jawab:
2. Seorang wirausaha harus bersifat inovatif. Apa arti dari inovatif? _
Jawab:
3. Mengapa membangun hubungan dengan sesama pelaku budi daya tanaman hias harus
dilakukan?
Jawab: _
4. Mengapa pengusaha tanaman hias juga harus menjaga hubungan bak dengan pengepul?
Jawab: _
5. Mengapa dalam berwirausaha tanaman hias, seoran'g wirausaha harus memilih tanaman
yang abadi pasarnya?
Jawab: _
Uji Keterampilan 2 -7
1. Bagaimana cara memulai usaha budi daya tanaman hias? }
2. Bagaimana cara mendatangkan pembeli hasil tanaman hias ke tempat budi daya yang kita
miliki?
3. Bagaimana cara menetapkan standar kerja dalam budi daya tanaman hias
4. Bagaimana cara meningkatkan rekan bisnis untuk mendapatkan modal vang mencukupi?
5. Bagaimana cara menjaga kelestarian lingkungan sebagai dampak budi daya tanaman hias?
e;
Belajar Praktis Prakarya dan Kewirausahaan SMA/MA Kelas X Semester? ~
00000000
di D. Budi Daya Tanaman Anggrek
arus Anggrek merupakan tanaman bunga hias berupa benalu yang bunganya indah. Anggrek
I? sudah dikenal sejak 200 tahun lalu dan sejak 50 tahun terakhir mulai dibudidayakan secara luas di
man Indonesia. Jenis anggrek yang terdapat di Indonesia termasuk jenis yang indan, antara fain sebagai
kita berikut.
1. Anggrek Vanda tricolor terdapat di Jawa Barat dan Kaliurang.
2. Anggrek Vanda hookeriana berwarna ungu berbintik-bintik berasal dari Sumatra.
3. Anggrek laraVDendrobium phafaenopsis.
4. Anggrek bulan/Phalaenopsis amabilis.
5. Anggrek Apple blossom.
6. Anggrek Paphiopedilun praestans yang berasal dari lrian Jaya.
7. Anggrek Paphiopedilun glaucophyllum yang berasal dari Jawa Tengah.
Berikut uraian tentang budi daya tanaman anggrek.
1. Syarat Tumbuh
a. lkllm
lklim yang cocok untuk budi daya tanaman anggrek adalah sebagai berikut.
1) Angin dan cu rah hujan tidak terlalu berpengaruh terhadap pertumbuhan tanaman
anggrek.
2) Sinar matahari sangat dibutuhkan bagi tanaman ini. Kebutuhan cahaya berbeda-
beda bergantung pada jenis tanaman anggrek.
3) Suhu minimal untuk pertumbuhan anggrek adalah 12,7C. Jika suhu udara malam
berada di bawah 12,7C, daerah tersebut tidak dianjurkan untuk ditanam anggrek
(misalnya Dataran Tinggi Dieng)
4) Tanaman anggrek tidak cocok dalam suasana basah terus-menerus, tetapi menyukai
kelembapan udara di siang hari 65--70%.
b. Media Tanam
Terdapat tiga jenis media untuk tanaman anggrek yaitu sebagai berikut.
1) Media untuk anggrek ephytis dan semi-ephytis terdiri dari sebagai berikut.
a) Sera! pakis yang telah direbus.
b) Kulit kayu yang dibuang getahnya.
c) Serabut kelapa yang telah direndam air selama 2 minggu.
d) ljuk
e) Potongan batang pohon enau.
f) Arang kayu.
g) Pecahan genting atau batu bata.
h) Bahan-bahan dipotong menurut ukuran besar tanaman dan akarnya. Untuk
anggrek semi-ephytis yang akarnya menempel pada media untuk mencari
makanan perlu diberi makanan tambahan, seperti pupuk kompos dan pupuk
kandang.
2) Media untuk anggrek terrestris.
Jenis anggrek ini hidup di tanah, maka perlu ditambah pupuk kompos, sekam, pupuk
kandang, serat pakis, dan sebagainya.
3) Media untuk anggrek semi terrestris.
Bahan untuk media anggrek ini perlu pecahan genting yang agak besar, ditambah
pupuk kandang, sekam, serat pakis, atau serutan kayu. Derajat keasaman air tanah
yang dipakai adalah 5,2. [47
. -- -------------e)Bi Bela]jar Praktis Prakarya dan Kewirausahaan SMAMA Kelas X Semester2
D. Budi Daya Tanaman Anggrek
Anggrek merupakan tanaman bunga hias berupa benalu yang bunganya indah. Anggrek
sudah dikenal sejak 200 tahun lalu dan sejak 50 tahun terakhir mulai dibudidayakan secara luas di
Indonesia. Jenis anggrek yang terdapat di Indonesia termasuk jenis yang indah, antara lain sebagai
berikut.
1. Anggrek Vanda tricolorterdapal di Jawa Barat dan Kaliurang.
2. Anggrek Vanda hookeriana berwarna ungu berbintik-bintik berasal dari Sumatra.
3. Anggrek larat/Dendrobium phalaenopsis.
4. Anggrek bulan/Phalaenopsis amabilis
5. Anggrek Apple blossom.
6. Anggrek Paphiopedilun praestans yang berasal dari rian Jaya.
7. Anggrek Paphiopedilun glaucophyllum yang berasal dari Jawa Tengah.
Berikut uraian tentang budi daya tanaman anggrek.
1. Syarat Tumbuh
a. Iklim
lklim yang cocok untuk budi daya tanaman anggrek adalah sebagai berkut.
1) Angin dan curah hujan tidak terlalu berpengaruh terhadap perturnbuhan tanaman
anggrek.
2) Sinar matahari sangat dibutuhkan bagi tanaman mi. Kebutuhan cahaya berbeda-
beda bergantung pada jenis tanaman anggrek.
3) Suhu minimal untuk pertumbuhan anggrek adalah 12,7C. Jika suhu udara malam
berada di bawah 12,7C, daerah tersebut tidak dianjurkan untuk ditanam anggrek
(misalnya Dataran Tinggi Dieng).
4) Tanaman anggrek tidak cocok dalam suasana basah terus-menerus, tetapi menyukai
kelembapan udara di siang hari 65--70%.
Is b. Media Tanam
Terdapat tiga jenis media untuk tanaman anggrek yaitu sebagai berikut
1) Media untuk anggrek ephytis dan semi-ephytis terdiri dari sebagai berikut.
a) Sera! pakis yang telah direbus.
b) Kulit kayu yang dibuang getahnya.
c) Serabut kelapa yang telah direndam air selama 2 minggu.
d) ljuk
n e) Potongan batang pohon enau.
f) Arang ayu.
g) Pecahan genting atau batu bata.
h) Bahan-bahan dipotong menurut ukuran besar tanaman dan akarnya. Untuk
anggrek semi-ephytis yang akarnya menempel pada media untuk mencari
makanan perlu diberi makanan tambahan, seperti pupuk kompos dan pupuk
kandang.
2) Media untuk anggrek terrestris.
Jenis anggrek ini hidup di tanah, maka perlu ditambah pupuk kompos, sekam, pupuk
kandang, serat pakis, dan sebagainya.
ta 3) Media untuk anggrek semi terrestris.
Bahan untuk media anggrek inf perlu pecahan genting yang agak besar, ditambah
pupuk kandang, sekam, serat pakis, atau serutan kayu. Derajat keasaman air tanah
yang dipakai adalah 5,2.
fe•r Belajar Praktis Prakarya dan Kewirausahaan SMA/MA K_,_.,_x_s._mo_,__'-, -------------·-(�/,y
,.
-- - ---- - - - - -- -
c. Ketinggian Tempat
Ketinggian tempat yang cocok bagi budi daya tanaman ini dapat dibedakan menjadi tiga
macam yaitu sebagai berikut.
1) Anggrek panas. Anggrek panas memerlukan suhu udara 26--30'C pada siang hari
dan 21C pada malam hari dengan daerah ketinggian 0--650 mdpl.
2) Anggrek sedang. Anggrek sedang pada suhu udara siang hani 21C dan 15--21C
pada malam hari dengan ketinggian 150-1.500 mdpl.
3) Anggrek dingin. Anggrek dingin jarang tumbuh di Indonesia, tumbuh baik pada suhu
udara 15--21C di siang hari dan 9--15C pada malam hari dengan ketinggian 2 1.500
mdpl. Contoh: anggrek jenis Cymbidium.
2. Pembibitan
a. Persyaratan Bibit
Bibit anggrek yang baik, sehat, dan unggul mempunyai beberapa ciri, yeitu bentuk batang
kuat, pertumbuhan pesat, daun subur, serta bunga lebat dan indah.
b. Penyebaran Biji
Bibit anggrek berasal dari bijj yang disemaikan. Adapun penyebaran biji anggrek yaitu
sebagai berikut.
1) Peralatan yang digunakan untuk penyebaran biji harus bersih.
2) Mensterilkan biji.
Sebelum bijj disebar harus disterilkan dahulu dengan 10 gram kaporit yang dilarutkan
dalam 100 cc air, kemudian saring kertas filter, dimasukkan ke dalam botol. Biji di-
masukkan ke dalam botol dan digoyang-goyang atau dikocok-kocok selama 10 menit
(biji anggrek yang semula kuning kecokelatan berubah warna menjadi kehijauan).
Setelah itu, air dibuang dan diganti dengan akuades, digoyang-goyang atau dikocok-
kocok berulang-ulang (2--3 kali).
3) Penyebaran biji anggrek.
Botol-botol yang telah disterilkan dapat digunakan untuk menyebarkan bijj
anggrek. Sebelum botol dibuka, leher botol dipanaskan di atas larpu spiritus untuk
menghilangkan kuman. Untuk memasukkan bijj anggrek ke dalam botol digunakan
pipet yang dibersihkan dahulu dengan cara pemanasan di atas lamou spiritus sampai
merah, kemudian dicelup ke dalam spiritus. Botol yang telah terbuka, kemudian diisi
biji anggrek dan diratakan ke seluruh permukaan alas makanan yang telah disediakan.
Sebelum botol ditutup kita panaskan lagi di atas spiritus, kemudian ditutup kembali
c. Teknik Penyemaian Benih
1) Memeriksa dengan mikroskop baik atau tidaknya biji anggrek, yang kosong berwarna
putih dan yang isi berwarna kuning cokelat atau warna lain.
2) Mempersiapkan botol yang bermulut lebar, bersih, serta tidak berwarna agar dapat
meneruskan cahaya matahari yang dibutuhkan dan mudah dihhat.
3) Tutup botol dari kapas digulung-gulung sampai keras, ujung diikat tali untuk me-
mudahkan dilepas kembali atau kain sisa yang dipotong-potong. Kerapatan tutup botol
menjaga agar bakteri/jamur tidak masuk sehingga tidak terinfeksi atau terkontaminasi.
4) Mempersiapkan lemari kaca yang bersih dari bakteri/jamur dengan kain yang sudah
dicelup formalin. Udara dalam lemari disterilkan dengan kapas di piring dituangi
formalin supaya menguap mensterilkan kaca.
5) Pembuatan sterilisasi alas makanan dan untuk membuat alas makanan anggrek
biasanya dipakai resep Khudson C(NORTHEN). Pembuatan alas makanan diperlukan
pH 5,2, digunakan pH meter/kertas, dan pH tekslil/indikator paper. Sterilisasi dengan
cara dipanaskan dalam autoklaf sampai 110C selama 1/2 jam atau dengan dandang,
kemudian diletakkan pada tempat bersih dengan posisi miring sehingga makanan
setinggi 1/2--2/3 tinggi botol (dari alas samoai ke leher botol) dan didiamkan selama
5-7jam untuk mengetahui sterilisasi yang sempurna.
if.6N9,Y'_P· rPasPana dan er.saran swww. es semester2o;
d. Pemindahan Bibit
iga Setelah tanaman di dalam botol berumur 9--12 bulan akan terlihat besar dan tumbuh
ari akar. Dalam tingkat ini bibit sudah dapat dipindahkan ke dalam pot penyemaian yang
c berdiameter 7 cm, 12 cm, atau 16 cm yang berlubang.
hu Siapkan pecahan genting dan akar pakis warna cokelat, dipotong dengan panjang
500
5-30 mm sehingga serabutnya terlepas satu sama lainnya. Sebelum dipakai terlebih
ng
dahulu dicuci bersih dan biarkan aimya hilang. Akar pakis setelah dicuci, direndam dahulu
itu
datam alas makanan selama 24 jam yang berupa sebagai berikut.
an
di- 1) Urea atau ZA: 0,50 mg. 3) Kalium sulfat atau KS0,: 0,25 mg.
nit
n). 2) DS, TS, atau ES: 0,25 mg. 4) Air: 1.000 cc.
pk-
Pot yang disiapkan diisi dengan pecahan genting 1/3 tinggi pot/layah, kemudian
bijf
tuk isi remukan pakis tersebut setinggi 1 cm di bawah tepi pot/layah (tidal perlu ipadatkan).
:an
pal Pemindahan bibit ke dalam pot dilakukan dengan mengeluarkan tanaman dari botol dengan
liisi
memasukkan air bersih ke dalam botoL Oengan kawat bersih berujung seperti huruf U,
an.
tanaman dikeluarkan satu per satu (akar lebih dahulu). Setelah keluar tanaman dicuci
li.
dengan kaporit 1%, kemudian dengan air bersih. Seedligns (semaian) ditanam dalam pot
na dengan rapat. Apabila di dalam botol sudah terjadi kontaminasi jamar, sebaiknya lebih
2at dahulu direndam di dalam antibiotik (penisilin atau streptorisin yang telah kedaluwarsa)
1e- selama 10 menit baru ditanam
tol
1si. e. Pemindahan dari Pot Penyemaian
lah
gi Setelah tanaman pada pot penyemaian cukup tinggi, maka tanaman dipindahkan ke
pot biasa yang berdiamater 4-6 cm yang berisi potongan genting atau batu bata merah,
ek kemudian beri pakis atau kulit pinus yang telah direndam dalam alas makanan sampai
an 1 cm di bawah tepi pot.
an
19. 3. Pengelolaan Media Tanam
an Media tanam untuk tanaman anggrek tanah dibedakan menjadi sebagai berikut.
na a. Tanaman dalam pot (dengan diameter 7--30 cm bergantung pada jenis tanaman)
Apabila diameter pot dipilih 25--30 cm, perlu dipasang tiang di tengah-tengah pot,
kemudian pot diisi pecahan genting. Anggrek diletakkan di tengah dan akarnya disebar
merata dalam pot, kemudian batang anggrek diikat pada tiang. Pot ciisi pupuk kandang
yang telah dicampur sesuai dengan komposisi kira-kira 2/3 dari pot.
b. Media tanam dalam tanah dengan sistem bak-bak tanam.
Bak terbuat dari batu bata merah dengan panjang 2 m, lebar 40 cm, dan tinggi bak 2 lapis
batu bata merah. Pembuatan bak ini di atas tanah untuk menghindar dari kebecekan, di
tanah kering digali sedalam 10-20 cm, kemudian diberi batu bata ukuren 40 cm x 2 m serta
jarak antara pembatas dan yang lain 3 cm. Tiang penahan dibuat empat buah yang ditancap-
kan ke dalam tanah dengan ketinggian masing-masing 1,5 m. Antara tiarg satu dan yang lain
dihubungkan dengan kayu sehingga keempat tiang tersebut merupakan suatu rangkaian.
4. Teknik Penanaman
Penanaman tanaman anggrek disesuaikan dengan sifat hidup tanaman anggrek yaitu sebagai
berikut.
a. Anggrek ephytis adalah jenis anggrek yang menumpang pada batang/pohon lain, tetapi tidak
merusak/merugikan yang ditumpangi atau ditempeli. Alat yang dipakai untuk menempel
adalah akarnya, sedangkan akar yang fungsinya untuk mencari makanan adalah akar udara.
b. Anggrek semi-ephytis adalah jenis anggrek yang menempel pada pohon/tanaman lain,
tetapi tidak merusak yang ditumpangi, akar lekatnya juga berfungsi seperti akar udara
yaitu untuk mencari makanan untuk berkembang.
c. Anggrek tanah/anggrek terrestris adalah jenis anggrek yang mampu hidup di atas tanah
(media tanamnya tanah) .
5. Pemeliharaan Tanaman
a. Penjarangan dan Penyulaman
Penjarangan dan penyulaman dilakukan pada tempat yang disesuaikan dengan jenis
anggrek yang sifatnya ephytis maupun terrestris.
}ej Belajar Praktis Prakarya dan Kewirausahaan SMAMA Kelas X Semester? ________]0
b. Penylangan
Untuk tanaman anggrek, penyiangan dilakukan pada waktu kondlsl dl dalam botol,
kemudian dipisahkan ke dalam pot-pot yang sudah disediakan sesuai jenis anggrek.
c. Pemupukan
Unsur makro yaitu unsur yang diperlukan dalam jumlah besar yang meliputi C, H, O,N, S, P,
Ca, dan Mg. Untuk unsur mikro yaitu unsur yang dibutuhkan dalam jumlah yang sedikit, antara
lain Cu, Zn, Mo, Mn, V, Sc, B, Si, dan sebagainya. Unsur makrodan unsur mikro dapat diambil
dari udara atau dari tanah, berupa gas atau air dan garam-garam yang terarut di dalamnya.
d. Pengalran dan Peny/raman
Hal yang perlu diperhatikan bagi petani anggrek adalah mengetanui sifat-sifat dari
isian pot supaya bisa mengatur banyaknya air untuk menyiram. Adapun macam lsian pot
dan sifatnya diuraikan sebagai berikut.
1) Pecahan genting atau pecahan batu merah, sifatnya mudah menguapkan air dan sifat
anggrek yang tidak begitu senang dengan air sehingga tidak mudah berlumut. Untuk
pecahan genting lebih kecil daya serapnya dan untuk siraman lebih sedikit.
2) Potongan serabut kelapa, pemakaian serabut kelapa lebih baik digunakan di daerah
panas karena menyimpan air, sedangkan penggunaan di daerah dingin tidak meng-
untungkan karena mudah busuk.
3) Remukan akar pakis yang hitam, keras, dan baru tidak mudah untuk menyerap air,
setelah beberapa bulan banyak menyerap air. Akar pakis yang cokefat dan lunak
lebih mudah menyerap dan menahan air.
4) Potongan kulit pakis, media ini sukar sekali untuk penyerapan air, mudah terjadi
penguapan. Jika potongannya besar, penyerapan kecil dan jika potongannya kecil,
penyerapan air lebih banyak.
Bagi tanaman yang sudah besar, pedoman penyiramannya 3--7 hari sekali pada
musim hujan dan 1--3 hari sekali pada musim kemarau.
e. Waktu Penyemprotan Pestisida
Obat-obatan sebaiknya disemprotkan pada waktu pagi hari daripada sore hari sekitar
pukul 07.00. Penyemprotan bagi tanaman anggrek sehat dilakukan rutin kurang lebih
3bulan sekali. Penyemprotan bagi tanaman anggrek yang terserang hama perlu dilakukan
berulang-ulang dengan jangka waktu tertentu. Untuk kutu daun seminggu sekali.
6. Panen
a. Ciri dan Umur Tanaman Berbunga
Umur tanaman anggrek berbunga bergantung pada jenisnya. Umumnya tanaman anggrek
dewasa berbunga setelah 1-2 bulan ditanam. Tangkai bunga yang dihasilkan kira-kira
dua tangkai dengan jumlah kuntum sebanyak 20-25 kuntum per tangkai.
b. Cara Pemetikan Bunga
Hal yang perlu diperhatikan untuk panen bunga anggrek adalah pemotongan dilakukan
pada jarak 2 cm dari pangkal tangkai bunga menggunakan alat potong yang bersih.
c. Perkiraan Produksi
Bibit anggrek yang sudah dewasa dan sesudah 2 bulan, tangkai bunga akan menghasilkan
dua tangkai dengan jumlah kuntum 20--25 kuntum per tangkai.
7. Pascapanen
a. Pengumpulan
Pengumpulan bunga anggrek dilakukan berdasarkan permintaan pasar. Jenis
anggrek Dendrobium dapat dipanen dalam bentuk sebagal berikut.
1) Tanaman muda untuk bi bit.
2) Tanaman dewasa untuk tanaman hias.
3) Bunga potong.
Tanaman muda untuk bibit biasa dijual dalam bentuk pot kecil, sedangkan tanaman
dewasa biasanya tanaman yang sudah berbunga. Untuk bunga potong dipilih tangkai
yang kuntumnya paling banyak dan sudah mekar (kuncup tersisa 1--3 kuntum).
g.Noej�------------- __BeJa1ar Prakt1s Prakarya dan Kewtrausahaan SMA/MA Kel3s X Semester 2
;