The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

LKS PRAKARYA DAN KEWIRAUSAHAAN KELAS X SEMESTER 2 @PAKARINDO

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Ali Imron, 2021-01-12 23:18:36

LKS PRAKARYA DAN KEWIRAUSAHAAN KELAS X SEMESTER 2

LKS PRAKARYA DAN KEWIRAUSAHAAN KELAS X SEMESTER 2 @PAKARINDO

Keywords: LKSKWUX2

otol, b. Penyortiran dan Penggolongan

S, P, Bunga dipilih yang bagus, tidak terkena penyakit ataupun luka. Selanjutnya, bunga dikelompok-
kan sesuai dengan kebutuhan berdasarkan tingkat kesegaran atau ukuran bunga dengan
tara maksud untuk mempertahankan nilai jual sehingga bunga yang bagus tidak turun harganya.
mbil
nya. c. Penylmpanan
dari
Penyimpanan bertujuan memperlambat proses kelayuan bunga sehingga dilakukan
pot pada saat sebagai berikut.
1) Bunga baru saja dipetik sambil menunggu pemanen selesai.
sifat 2) Bunga yang telah dipanen tidak segera dijual atau diangkut.
tuk 3) Bunga mengalami perjalanan sebelum sampai ke konsumen.

rah Agar bunga tetap segar perlu adanya pengawetan dengan tujuan agar penurunan
mutu lebih lambat dan bunga tetap segar. Usaha pengawetan bunga dilakukan dengan
ng- cara penempatan bunga dalam larutan pengawet atau air hangat (38°43°C) selama
air, 2 jam. Pengawetan untuk bunga yang dikirim jauh adalah dengan merendam tangkainya
ak dalam larutan gula dengan kadar 6--8% selama 24 jam atau dimasukkan ke dalam kantong
adi
cil, ppaladsatikrudaanngakanddaernkgaarbnoknodndioisksi iuddaa(rCaOan)tadrinaa0i-kk5anCmenggunakan es kering atau disimpan
da
d. Pengemasan
tar Setelah dilakukan pembersihan, pemilihan, dan pengawetan bunga enggrek potong di-
ih kemas metalui cara sebagai berikut.
1) Setiap sepuluh tangkai dibungkus bagian pucuk menggunakan kantong plastik tipis,
an ukuran disesuaikan bergantung pada panjang tangkai
2) Setiap pangkal tangkai dibalut kapas basah, kemudian dibungkus kantong plastik
ek ukuran panjang 8 cm dan lebar 4 cm.
ira 3) Pembungkus bunga dan pembungkus pangkal tangkai digabungkan, kemudian dikat
dengan karet gelang.
an 4) Bungkusan-bungkusan bunga disusun bersilang di dalam kotak karton yang berlubang
sampai cukup padat.
an
5) Kotak karton ditutup rapat menggunakan carton tape.
is
Kegiatan Kelompok IMMI
1n
Bersama dengan teman sekelompok Anda, lakukan observasi sederhana terkait budi daya
ai tanaman anggrek! Lakukan kajian literasi mengenai cara-cara budi daya anggrek, kemudian
lakukan wawancara serta pengamatan langsung budi daya anggrek dengan pengusaha
p pembudidayaan anggrek yang ada di daerah Anda! Identifikasikan tingkat kesulitan
yang dihadapi dalam pembudidayaan anggrek dan bagaimana potensi bisnis dari usaha
i pembudidayaan anggrek! Buatlah laporan hasil observasi dan kajian literasi yang dibuat,
kemudian presentasikan di depan kelas!

Uji Pengetahuan 3 _

Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah lni dengan jelas dan tepat! _
1. Sebutkan media tanam anggrek ephytis! _

Jawab:

2. Jelaskan ciri bibit anggrek yang sehat!

Jawab:

3. Kapan cara penyimpanan yang bertujuan memperlambat proses kelayuan bunga anggrek
dilakukan?

Jawab: _

4. Terangkan suhu ketinggian tempat yang cocok bagi pertumbuhan anggrek panas! _
Jawab:

5. Bagaimana cara melakukan penyiangan dalam pemeliharaan tanaman anggrek? _
Jawab:

Uji Keterampilan 3 mm-

%%%$%%%8$.%%%%%

1. Bagaimana cara pengolahan tanah yang baik dalam budi daya tanaman anggrek?
2. Bagaimana cara pembibitan dalam budi daya tanaman anggrek?
3. Bagaimana cara pemeliharaan tanaman hias yang baik dalam budi daya tanaman anggrek?
4. Bagaimana cara pengendalian hama dan penyakit tanaman hias dalam budi daya tanaman

anggrek?

5. Bagaimana cara penanganan pascapanen yang baik dalam budi daya tanaman anggrek?

E. Peluang Usaha dan Analisis Usaha Budi Daya Tanaman Anggrek

1. Peluang Usaha Budi Daya Tanaman Anggrek

Sunga anggrek sejak dahulu tidak hanya terkenal sebagai bunga yang melambangkan
kecantikan semata, tetapi juga mampu memberi Anda rezeki dalam jumlah besar. Indonesia
adalah negara yang memiliki kekayaan alam sangat besar, salah satunya adalah bunga
anggrek dengan varian yang mencapai jumlah spektakuler yaitu 5.000 jenis lebih. Faktor
inilah yang kerap dimanfaatkan oleh sebagian orang untuk berbisnis. Budi daya tanaman hias
anggrek saat ini menjadi salah satu jenis budi daya tanaman hias yang paling banyak diminati
oleh para penggemar bunga.

Dengan keindahan warna bunganya serta bentuk pohon yang unik, maka bunga ini
termasuk bunga kelas tinggi yang bernilai mahal dan memiliki multifungsi untuk mempercantik
dekorasi rumah atau media Anda bersantai dengan anggota keluarga. Pe.uang usaha budi
daya tanaman anggrek masih terbuka sangat lebar.

2. Analisis Usaha Budi Daya Tanaman Anggrek

a. Analisis SWOT

Berikut analisis SWOT untuk usaha budi daya tanaman anggrek.
1) Strength

Strength adalah sesuatu yang dapat mendukung kekuatan untuk mencapai sasaran
usaha. Dalam usaha budi daya tanaman anggrek memiliki keunggulan-keunggulan
yang mampu bersaing sehat dengan pengusaha lainnya. Berikut strength dari usaha
budi daya tanaman anggrek.
a) Memberikan kualitas yang baik.
b) Menyediakan bibit unggul.

c) Menyediakan tanaman yang inovatif, bervariasi, dan mengikuti tren pasaran.

d) Menyediakan paket penjualan dan penyewaan tanaman hias.
e) Menyediakan jasa dekorasi taman dan pembuatan taman.
f) Menggunakan teknologi yang masih tradisional dan juga teknologi canggih.
g) Penyediaan tenaga ahli tanaman.

0 ~....}-------------,-52, Belajar Praktis Prakarya dan Kewirausahaan SMAMA elas X Semester2

rek 2) Weakness

Weakness adalah sesuatu yang membatasi atau menghambat kemampuan dalam
mencapai sasaran usaha. Berikut weakness dari usaha budi daya tanaman anggrek.
a) Kurangnya link dengan perusahaan besar akan kurang dikenal oleh masyarakat.
b) Penggunaan nama di pasaran berpengaruh dalam menarik minat.
c) Kurang dalam bentuk finansial, modal yang digunakan cukup besar.

3) Opportunity
Opportunity lebih kepada di manakah peluang usaha tersebut dan adakah peluang
usaha lainnya yang dapat dikaitkan. dan mendapatkan keuntungan lebih dari usaha
tersebut. Peluang ini dapat juga didapat dari kebijakan-kebijakan pemerintah. Berikut
opportunity dari usaha budi daya tanaman anggrek.
a) Peluang usaha lain yang dapat dikembangkan selain usaha tanaman hias ini
adalah usaha wisata alam. Dapat bekerja sama dengan pihak wisata alam

sebagai investor tanaman.
b) Peluang lain yang ditawarkan adalah decoration organizer untuk pembuatan

taman atau juga dekorasi taman pemikahan.

c) Penjualan bunga rangkai.

? 4) Threat
Threat adalah apa saja yang dapat mengancam dan membahayakan kegiatan usaha.
an Berikut threat dari usaha budi daya tanaman anggrek.

a) Pesaing yang memiliki kerja sama dengan perusahaan besar lain.

b) Fasilitas yang harus dipenuhi.

b. Analisis Ekonomi Budi Daya Tanaman Anggrek

Berikut kalkulasi biaya dan pendapatan bisnis tanaman hias bunga anggrek.
an Harga bunga anggrek spesies yang paling banyak di Indonesia berkisar antara
3ia Rp35.000,00-Rp100.000,00. Rata-rata harga yang dijadikan patokan yaitu Rp60.000,00.
ga lngat, semua hanya penghitungan asumsi atau kisaran saja!

tor Modal Awa/Biaya Tahunan Rp15.000.000,00
Rp9.000.000,00
as Sewa lahan 1 hektare

ati Pembelian sabut kelapa

ini Pupuk kandang Rp4.500.000,00
Pestisida dua jenis (Dursban dan Akodan) Rp90.000,00
tik
di Pembelian bambu Rp1 .500.000,00
Pembelian peralatan pertanian Rp900.000,00
+
Jumlah modal tahunan p30.990.000,00

Biaya Operasional Bulanan dalam Setahun

Transportasi Ap300.000,00

Karyawan dua orang Ap4.000.000,00
p4.300.000,00 +
an Jumlah
an
ha Jumlah setahun: p4.300.000,00 x12= Ap51.600.000,00

Pendapatan/Omzet per Tahun

(70 ikat bunga x 4 minggu x p60.000,00) x 12 = p201.600.000,00

Laba bersih = Pendapatan -- biaya operasional -- modal tahunan
= Rp201.600.000,00 - Rp51.600.000,00 - p30.990.000,00

= p119.010.000,00

Asumsi itu berdasarkan penghitungan jika Anda hanya menyewa 1 hektare lahan. Biaya-
biaya tersebut bisa saja lebih murah atau lebih mahal. llulah tadi prospek bisnis tanaman
hias bunga anggrek yang bisa digambarkan, hasilnya bergantung pada usaha Anda.

t• ·g.er Bela1ar Praktis Prakarya dan Kewi1ausahaan SMAIMA Kelas x S�c:.c' :-.' --------------�

Kegiatan Kelompok Ca

Bersama kelompok Anda, lakukan langkah-langkah kegiatan berikut!
1. Lakukan kunjungan ke tempat budi daya tanaman hias yang ada di sekitar Anda!
2. Lakukan wawancara tentang hal-hal berikut!

a. Peluang usaha yang dimiliki.
b. Analisis SWOT yang diperhitungkan.
c. Penghitungan laba/rugi usaha.
3. Tuliskan hasil kegiatan dalam buku tugas!
4. Presentasikan hasil kegiatan di depan kelas!

%[Eu5; renaanoa+ IMO&

Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan jelas dan tepat!

1. Terangkan aspek weakness dalam usaha budi daya tanaman anggrek1 _

Jawab;

2. Sebutkan opportunity dari usaha budi daya tanaman anggrek dalam analisis SWOT! _

Jawab:

3. Sebutkan macam-macam biaya operasional dalam analisis usaha budi daya tanaman anggrek!

Jawab: _

4. Bagaimana keuntungan yang didapat dari usaha budi daya tanaman anggrek? _
Jawab:

5. Harga bunga anggrek berkisar antara Rp35.000,00 sampai p120.000,00. Rata-rata harga
yang menjadi patokan adalah p70.000,00. Biaya yang dikeluarkan selama satu tahun
Hp35.000.000,00. Apabila setahun bisa menjual 60 ikat bunga per bulan, hitunglah laba bersih
per butan!

Jawab: ��-----------------------

• $%%%..

1. Bagaimana cara melihat peluang usaha dalam budi daya tanaman anggre?

2. Bagaimana cara menganalisis SWOT dalam budi daya tanaman anggrek?
3. Bagaimana cara mengatasi kelemahan dalam usaha budi daya tanaman anggrek?

4. Bagaimana cara menjadikan kelemahan sebagai kekuatan dalam usaha budi daya tanaman
anggrek?

5. Bagaimana cara menghitung laba/rugi dalam usaha budi daya tanaman anggrek?

g.NNe

•!�-----------------"-'' -''--' ''_ka lis Prakarya dan Kewirausahaan SMA/NA Kelas Semester 2

1, Piihlah satu jenis tanaman hias!

2. Buatlah sebuah rancangan usaha budi daya tanaman hiasl

3. Gunakan informasi dari hasil observasi, wawancara, atau berdasarkan hasil bedah buku dari

sumber/referensi yang telah Anda dapatkanl

4. Perhatikan setiap tahapan dalam budi daya tanaman hias!

a. Pengolahan lahan

b. Pembibitan

c, Penanaman

d. Pemupukan

-• e. Pemeliharaan
\ f. Pengendalian hama dan penyakit
g. Panen

h. Pascapanen

5. Tentukan alat dan bahan yang digunakan!

6. Hitunglah biaya produksi!

7. Tentukan sistem pemasaran yang akan digunakan!

8. Buatlah portofolio yang memuat seluruh tugas!

Refleksi

k! Setelah mempelajari materi Budi Daya Tanaman Hias, ungkapkan tentang hal-al berikut!

1. Dapatkah Anda menjelaskan perkembangan teknik budi daya tanaman hias?

2. Apa yang Anda rasakan saat mengamati produk hasil budi daya tanaman hias?

3. Pengalaman apa yang Anda peroleh dalam merancang usaha budi daya tanaman hias?

4. Mampukah Anda membuat suatu perencanaan usaha budi daya tanaman hias?

5. Mampukah Anda menghitung biaya produksi budi daya tanaman hias?

6. Sanggupkah Anda menjalankan manajemen usaha budi daya tanaman hies?

Ia 7. Dapatkah Anda menciptakan peluang pasar baru bagi produksi Anda kelak jika suatu saat
nanti Anda menjadi seorang wirausaha budi daya tanaman hias?
n
ih 8. Mampukah Anda menjelaskan dan mengembangkan materi tentang budi daya tanaman hias?

Penilaian Diri

Setelah Anda mempelajari bab ini, bagaimana penguasaan Anda terhadap materi-materi berikut?
Berilah tanda centang (V) pada kotak yang Anda anggap sesuail

Tielak \ Kurang Sangat
Menguasal Menguasai Menguasai
D□ □□ □Dn 2 Kewirausahaan bidang budi daya tanaman hiasNo. %Mater .Men guasai

D □ -□ D3 Budi daya tanaman anggrek. '.]
1. Tanaman hias.

4 Peluang usaha dan analisis usaha budi daya tanaman

□ □ □ □anggrek.

et•r KzBela1ar Prakt1s Prakarya dan Kew1rausahaan �MAJMA Kelas X ;:iemester 2---------------�

Penilaian Harian3 $%%% I !

%

A. Berilah tanda silang (X) pada satu jawaban A, 8, C, D, atau E yang paling tepat!

1. Perhatikan pernyataan-pernyataan berikut! 6. Perbanyakan tanaman hias dapat dilakukan

1) Pengumpulan bunga anggrek saat ada melalui perbanyak gereratif dan vegetatif.
permintaan.
Perbanyakan tanaman hias dengan teknik
2) Memilih bunga yang bagus.
generatif ialah melalui
3) Pengawetan bunga dengan cara me-
rendam tangkainya dalam larutan gula. A. batang D. tunas

4) Melakukan penyiraman 3--7 hari sekali B. akar E. pucuk

5) Memetik bunga pada jarak 8 cm dari C. bij
tangkai.
7. Tanaman hias mencakup semua turnbuhan,

baik berbentuk terna, merambat, perdu,

Hal-hal yang harus dilakukan pascapanen maupun pohon yang ditanam orang sebagai

ditunjukkan nomor .... komponen taman. Contoh tanaman hias

A. 1 ), 2), dan 3) D. 2),4), dan 5) yang berfungsi sebagai pelindung atau pe-
nutup tanah adalah .
B. 1 ), 3), dan 5) E. 3),4), dan 5)
A. anggrek D. Adenium
C. 2), 3), dan 4)
B. bunga kertas E. pohon beringin
2. Berikut manfaat tanaman hias di bidang
C. rumput Jepang
ekonomi adalah ....
A. meningkatkan keindahan 8. Bunga anggrek dapat dinikmati keindahan
warnanya dan dapat dijedikan bunga potong
B. memanfaatkan lahan kosong sebagai hadiah untuk acara-acara tertentu.
C. meningkatkan reboisasi
D. menjaga kebersihan udara Salah satu anggrek yang terkenal adalah
E. membuka peluang usaha baru anggrek Dendrobium. Anggrek Dendrobium
memiliki sifat epifit. Adapun yang dimaksud
3. Dalam budi daya tanaman hias, bahan untuk dengan sifat epifit adalah..
budi daya adalah syarat utama yang harus
disiapkan. Berikut beberapa bahan yang A. anggrek hidupnya menumpang pada
diperlukan dalam budi daya tanaman hias, pohon lain dan merugikan pohon yang
kecuali ditumpanginya

A. label merek dagang B. anggrek dapat hidup pada pot
B. benih
C. anggrek dapat hidup digantung pada
C. pupuk pohon

D. pestisida D. anggrek memiliki sifat tahan cuaca

E. mulsa plastik E. anggrek hidup menumpang pada pohon
lain, tetapi tidak merugikan pohon tersebut

4. Kegagalan bagi seorang wirausaha adalah 9. Suhu minimal untuk pertumbuhan tanaman
esuksesan yang tertunda, maka seorang
wirausaha harus memiliki sikap anggrek adalah .

A. memiliki keahlian di bidang usahanya A. 10,7C D. 13,7C
B. memiliki sikap mental yang positif
C. jiwa pemimpin 8. 11.7C E 14,7€

D. berorientasi pada masa depan c. 12,7€
E. berani mencoba dan mengambil risiko
10. Pemeliharaan tanaman hias yang harus di-
5. Penambahan unsur hara pada tanah untuk lakukan adalah penyiraman. Penyiraman
Juga harus disesuaikan dengan kondisi
mencukupi kebutuhan tanaman disebut de- tanaman. Standar penyiraman tanaman hias
yang paling baik dilakukan pada..
ngan istilah. A. pagi hari

A. pemupukan D. penyiangan B. sore dan pagi hari

B. penggemburan E. penyulaman C. setiap hari
C. penyiraman
D pagi dan malam hari

E. siang hari

g.gr· "e;�'larPraktis Prakarya dan Kewirausahaan SMAMA Kelas X Semester 2 .,

8. Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan jelas dan tepat! _
1. Sebutkan jenis-jenis tanaman hias berdasarkan kelompoknya!

Jawab:

an 2. Apa yang menjadi keistimewaan jeruk nagami hingga dapat tergolong menjadi tanaman hias?

tit. Jawab: _

ik

3. Sebut dan jelaskan tiga jenis media tanam untuk tanaman anggrek!

Jawab: _
_
n,
_
lu, 4. Sebutkan manfaat tanaman hias di bidang lingkungan!
jai
as Jawab:

e-

5. Apa yang memengaruhi tumbuhnya tanaman hias?

Jawab:

an
1g $a ii

:u. •

ah

m Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan jelas dan tepatl
1d 1. Bagaimanakah cara berwirausaha di bidang tanaman hias?

da Jawab: ---------��-------------------
1g

2. Bagaimana teknik penanaman anggrek ephytis? _
fa Jawab:

n 3. Sebutkan iklim yang cocok untuk budi daya tanaman anggrek!

ul Jawab: ---------------------------------

an

4. Sebutkan strength (kekuatan) dalam analisis SWOT budi daya tanaman anggrek! _
Jawab:

di- 5. Terangkan cara pengemasan dan pengangkutan tanaman anggrek potorg! _
an Jawab:

ISi

as

Carilah informasi mengenai bunga sekulen atau kaktus! Analisislah cara mengembangkan tanaman ini
dengan baik sehingga bisa dibudidayakan menjadi tanaman hias! Carilah informasi cara melakukan
pengemasan untuk tanaman ini sehingga bisa diterima oleh konsumen dengan keadaan yang baik!

ier ·_

Belajar Praitis Prakarya dan Kewirausahaan SMAIM_A_eK _,__, _s._m�•�'•�"-'-----------------�
x

Pengolahan Makanan Awetan
ii dari Bahan Hewani

3.7 Memahami perencanaan usaha pengolahan makanan awetan dari bahan pangan hewani meliputi ide dan peluang
usaha, sumber daya, administrasi, dan pemasaran.

3.8 Menganalisis sistem pengolahan makanan awetan dari bahan pangan hewani dan pengemasan berdasarkan daya
dukung yang dimiliki oleh daerah setempat

3.9 Memahami penghitungan biaya pengolahan (harga pokok pengolahan) makanan awetan cari bahan pangan hewani
3.10 Memahami strategi pemasaran produk usaha pengolahan makanan awetan dani bahan pangan hewani secara langsung.
3.11Memahami proses evaluasi hasil kegiatan usaha pengolahan makanan awetan dari bahan pangan hewani.
4.7 Menyusun perencanaan usaha pengolahan makanan awetan dari bahan pangan hewani meliputi ide dan peluang

usaha, sumber daya, administrasi, dan pemasaran.
4.8 Mengolah makanan awetan dari bahan pangan hewani berdasarkan daya duung yang diriliki oleh daerah setempat
4.9 Menghitung biaya pengolahan (harga pokok pengolahan) makanan awetan dari bahan pargan hewani.
4.10Memasarkan produk usaha pengolahan makanan awetan dari bahan pangan hewani secara langsung.
4.11Mengevaluasi hasil kegiatan usaha pengolahan makanan awetan dari bahan pangan hewani.

..

Pengalaman Belajar

Melalui proses pembelajaran Pengolahan Makanan Awetan dari Bahan Hewani, siswa memperoleh pengalaman belajar
sebagai berikut.
• Membaca dan mengamati pengolahan makanan awetan dari bahan hewani,
e Mengajukan pertanyaan untuk mendapatkan klarifikasi yang berkaitan dengan pengolahan makanan awetan dari bahan

hewani.
Mengumpulkan data/informasi dan mencari hubungan tentang pengolahan makanan awetan dari bahan hewani.
• Menganalisis secara kritis dan menyimpulkan hasil analisis tentang hubungan pengolahan rakanan awetan dari bahan
hewani.
e Menyusunlaporan dan mempresentasikan hasil analisis atau temuan dalam bentuk lisan dar tulisan tentang pengolahan
makanan awetan dari bahan hewani.

A. Aktivitas

1. AktivitasMen mati

Amatilah gambar-gambar berikut, kemudian berikan tanggapan!

$ ?ig •8t£ed5ss•5sS

3tg5g%g3£



EP I

e&$s0 £5
8?«
·-ii
aEs#

Tanggapan:

g.r· w•1:�------------------ Beia1ar Prakt1s Prakarya dan Kew1rausahaan SMAIMA Kelas X Semester 2

2. Aktivitas Mengamati

Cermatilah bacaan berikut!

Industri Ikan Asin Menjanjikan, Sebulan Bisa Raup Belasan Juta Rupiah

Kampung Talisayan, Kecamatan Talisayan merupakan salah satu wilayah di Kabupaten
Berau yang menjadi penghasil ikan terbesar. Hal ini membuat beberapa masyarakat sekitar ataupun
pendatang menjadi nelayan ataupun mendirikan industri pembuatan ikan asin tau ikan kering. Salah
satu pengusaha industri pembuatan ikan asin di kampung Talisayan, Sulma, mengakui bisnis ikan asin
cukup menjanjikan, apalagi penjualannya di pasaran sangat stabil saat ini.

"Bisa dibilang menjanjikan, bisnis ikan asin ini tidak akan putus karena salah satu makanan

kegemaran masyarakat untuk dikonsumsi dan ada saja permintaan dari pasar," atanya kepada Berau

Post, kemarin. Hanya saja kata Sulma, usaha kecil ini sangat bergantung pada bahan baku yang kerap
tidak lancar dikarenakan cuaca yang tidak mendukung bagi nelayan. "Jika sedang terang bulan ataupun
jika terjadi ombak tinggi para nelayan tidak akan melaut hingga cuaca membaik" jelasnya.

Dirinya memulai bisnis usaha industri kecil hasil rumah tangga ini sudah belasan tahun,
tepatnya tahun 2003 hingga sekarang. Sulma biasa memproduksi ikan asin jenis otek, layang, tongkol,
dan campuran ikan lainnya. Namun, dari semua jenis ikan asin itu, ikan asin otek yang masih unggul
di pasaran dan paling diminati dengan harga mencapai p25.000,00 per kilogram, sedangkan untuk
pelanggan tetapnya biasanya dirinya menjual Rp23.000,00 per kilogram. Sementara, untuk bahan
baku ikan otek basah dibeli dari nelayan seharga Rp5.000,00 per kilogram, ikan layang p3.000,00
per kilogram, ikan tongkol Rp4.000,00 per kilogram, dan campuran p5.000,00 per kilogram.

Dari bisnis ini Sulma mengaku dalam sebulan dapat meraup rata-rata omzet mencapal
Rp18.750.000,00 dengan mempekerjakan empat buruh lepas. "Itu pendapatan kotornya saja dari ikan
asin jenis otek, belum dipotong dengan gaji karyawan dan membeli bahan baku. Untuk ikan lainnya
jarang, tetapi kalau bahannya ada pasti diproduksi," jelasnya.

Lebih lanjut, untuk mengolah ikan basah menjadi ikan asin dari merbelah hingga dijemur
membutuhkan waktu paling cepat 3 hari jika cuaca bagus. Jika cuaca tidak bagus bisa membutuhkan
waktu cukup lama sekitar seminggu bahkan lebih. Sulma dalam sebulan rata-rata bisa menghasilkan
ikan asin jenis otek yang sudah selesai sekitar 750 kilogram, jika cuaca sedang baik dirinya bisa mem-
produksi ikan asin khususnya ikan otek mencapai 1 ton lebih dalam sebulan. "Akan tetapi, jika cuaca tidak
mendukung, terkadang sampai 3 bulan tidak ada ikan yang bisa dikelola menjadi kan asin," pungkasnya.

Dikutip dengan pengubatan dari: http:/berauprokal.co

3. Aktivitas Diskusi H Pengamatan

Format Diskusi Hasil Pengamatan
No. Aspek yang Diamatl

1, Prospek penjualan hasil olahan.
2. Pangsa pasar yang ditargetkan.
3. Pemilihan pasar yang dituju.
4. Cara penjualan hasil olahan makanan awetan dari bahan hewani.
5. Inovasi ide olahan makanan awetan dari bahan hewani.

4. Aktivitas Menanyakan

1. Bagaimana usaha olahan makanan awetan dari bahan hewani?
2. Bagaimana mencari peluang pasar untuk olahan makanan awetan dari bahan hewani?
3. Bagaimana membuat jenis olahan makanan awetan dari bahan hewani dengan tampilan yang

berbeda?
4. Bagaimana pengelolaan olahan makanan awetan dari bahan hewani?
5. Bagaimana mengatasi hambatan dalam usaha olahan makanan awetan dari bahan hewani?

t• UV.Belajar Praktis Prakarya dan KeMrausahaan SMA/MA Ke!as X Seme_•-�--' ----------------�

5. Aktivitas %%.

Mengasosiasikan#

Peluang usaha makanan awetan dari bahan hewani adalah satu peluang usaha yang sangat
menjanjikan. Keanekaragaman bahan hewani dapat kita temui dengan mudah di Indonesia. Di
sinilah letak kekuatan peluang usaha olahan makanan awetan dari bahan hewani. Masyarakat

punya animo yang besar untuk mencoba berbagai olahan makanan awetan dari bahan hewani.

Inilah yang harus dimanfaatkan oleh para pelaku usaha olahan makanan awetan dari bahan

hewani. Dapatkah Anda membuat olahan makanan awetan dari bahan hewani dengan tampilan

yang berbeda, kemudian dapat diterima oleh masyarakat?

B. Bahan Makanan Hewani

Bahan pangan hewani adalah bahan pangan, baik bahan mentah maupun bahan olahan
yang berasal dari hewan. Bahan pangan hewani mempunyai sifat-sifat yang khas, baik sifat fisik,
sifat kimiawi, maupun sifat biologinya sehingga tidak bisa digeneralisasi. Bahan pangan hewani
merupakan sumber bahan pangan yang kaya akan protein dan lemak Bahan makanan hewani
merupakan sumber zat pembangun. Jenis-jenis bahan makanan hewari, antara lain daging sapi,
ikan, unggas, telur, dan lain-lain.

Bahan hewani yang ketersediaannya sangat melimpah di Indonesia antara lain sebagai berikut.
1. Jenis lkan dan Caging

kan dan daging banyak sekali jenisnya. Hewan pedaging yang umumnya banyak dibudidayakan
adalah unggas dan hewan berkaki empat. Pada materi ini akan diuraikan jenis-jenis ikan dan
daging yang umum dijumpai di Indonesia.
a. lkan

lkan yang banyak hidup di Indonesia berdasarkan ekologinya terbagi menjadi tiga, yaitu
perairan tawar, perairan payau, dan perairan laut.
1) lkan Perairan Tawar

lkan perairan tawar adalah ikan yang menghabiskan sebagian atau seluruh
hidupnya di air tawar, seperti sungai dan danau. Dalam banyak hal, lingkungan air
tawar berbeda dengan lingkungan perairan laut dan yang paling membedakan adalah
tingkat salinitasnya.

Jenis-jenis ikan air tawar sebagai bahan pangan adalah ikan lele, emas, bawal,
dan sebagainya. Kandungan gizi ikan air tawar hampir meryerupai ikan air laut.
a) lkan Lele

lkan lele adalah jenis ikan yang hidup di air tawar. Lele mudah dikenali karena
tubuhnya yang berwarna abu-abu sampai kehitaman, kulitnya licin, agak pipih
memanjang, serta memiliki kumis yang panjang yang mencuat dari sekitar
bagian mulutnya. Contoh hasil pengolahan ikan lele berupa pecel lele (salah
satu hidangan khas Lamongan), abon lele, keripik kulit lele, dan lele asap.
b) lkan Emas

lkan emas adalah ikan air tawar yang bernilai ekonomis tinggi dan sudah tersebar
luas di Indonesia. Bentuk tubuhnya agak memanjang dan memipih tegak. Mulut
terletak di ujung tengah dan dapat disembulkan. Bagian anterior mulut terdapat
dua pasang sungut berukuran pendek. Secara umum, hampir seluruh tubuh
ikan emas ditutupi sisik dan hanya sebagian kecil saja yang tubuhnya tidak
ditutupi sisik. Warna tubuhnya abu-abu mengilap. Ikan emas dapat dibuat aneka
masakan, seperti pepes ikan emas dan pesmol ikan eras.
c) lkan Bawal

e lkan bawal adalah ikan yang berbadan pipih dan berenang secara bergerombol.
lkan bawal sering juga ditemukan beriringan di dasar perairan. Dari arah samping
tubuh, ikan bawal tampak membulat (oval). Bagian tubuh ikan bawal berwarna

_ ~ekuning kemerahan. Contoh hasil pengolahan ikan bawal berupa ikan bawal asam

manis dan ikan bawal bakar.

Belajar Praktis Pralarya dan Kewrausahaen SMAIMA Kelas X Semester2

2) lkan Perairan Payau

lkan perairan payau adalah ikan yang hidupnya di perairan oayau. Perairan payau

merupakan pencampuran antara perairan tawar dan perairan laut, seperti muara.

Kadar garam dalam perairan tersebut berkisar antara 5-29 pm. Jenis-jenis ikan air

pat payau yang sering dikonsumsi sebagai bahan pangan adalah sebagai berikut.

Di a) lkan Bandeng
at Ikan bandeng merupakan ikan yang habitat aslinya di laut, tetapi saat ini
ni. ikan dibudidayakanbandeng sudah banyak
di perairan payau. lkan bandeng
an memiliki tubuh memanjang agak gepeng, serta warna hitam kehijauan dan
an keperakan di bagian sisi.

Saal ini hasil olahan yang terkena! dari ikan bandeng adalah bandeng

presto, yaitu ikan bandeng yang dimasak dengan cara dikukus atau direbus

an dengan tekanan tinggi sehingga durinya menjadi lunek. Bandeng presto ini
sering menjadi oleh-oleh khas kota Semarang.
ik,
ni b) lkan Kakap

ni lkan kakap ada yang berwarna putih dan ada yang berwarna merah. Ikan kakap
pi, adalah ikan yang mempunyai toleransi yang cukup besar terhadap kadar garam.
kan kakap memiliki warna cemerlang, mulut lebar, sedikit serong dengan geligi

ut. halus, dan bagian atas penutup insang terdapat lubang 'kuping bergerigi. Ikan
kakap ini merupakan ikan yang banyak digunakan dalam pembuatan otak-otak,

an siomay, dan nugget.
an
3) Ikan Perairan Laut
lkan perairan laut adalah ikan yang hidup di laut dengan salinitas di atas 30 ppm. Ikan

laut sangat banyak jenis dan ukurannya, mulai dari ukuran terkecil sampai ukuran

yang besar. Kandungan gizi ikan laut pun sangat lengkap dan baik untuk kesehatan.
itu Jenis-jenis ikan laut yang sering dikonsumsi adalah sebagai berikut.

a) lkan Tuna

lkan tuna adalah ikan perenang (pernah diukur mencapai 77 km/jam), ukuran

uh tubuhnya kisaran antara 100-225 cm. Tubuh ikan tuna tertutup oleh sisik-sisik

air kecil, berwarna biru tua dan agak gelap pada bagian atas tubuhnya, serta

ah sebagian besar memiliki sirip tambahan yang berwarna kuning cerah dengan

pinggiran berwarna gelap. Hasil o!ahan ikan tuna berupa steak tuna, fillet ikan,

al, pengalengan ikan tuna, dan sebagainya.

b) lkan Tenggiri

lkan tenggiri memiliki tubuh memanjang dan pipih, serta bersisik kecil dan tipis

na dengan warna tubuh belang-belang biru gelap. lkan lenggin bermulut besar
ih dengan taring yang tajam, hidup bergerombol tidak jauh dari pantai. Ukuran
tar ikan tenggiri bisa mencapai 1-2,2 meter. Hasil olahan cari ikan tenggiri berupa

ah kerupuk, bakso, pempek, dan sebagainya.

c) lkan Kembung

Ikan kembung termasuk ikan kecil yang memiliki nilai ekonomis yang cukup baik.
at lkan kembung memiliki warna biru kehijauan di bagian atas dan bagian bawah

lut berwarna putih kekuningan. Dua baris totol-totol hitam pada punggung dan satu

at totol hitam dekat sirip dada. Bagian warna gelap memanang di atas garis rusuk.

uh Sirip punggung berwarna abu-abu kekuningan. Sirip ekor dan dada berwarna

ak kekuningan. Adapun sirip-sirip lain berwarna bening kekuningan. Ikan ini memiliki

ka panjang maksimum 35 cm dengan panjang rata-rata 20-25 cm. lkan kembung

biasanya diolah dengan cara digoreng, bumbu balado, bumbu kuning, dan bisa

juga diolah menjadi ikan kembung tanpa duri.

ol. b. Daging
ng Daging yang berasal dari unggas dan hewan berkaki empat dapat ditemukan di setiap

na bagian tubuhnya. Daging tersebut dapat diolah dan dikonsumsi oleh manusia sebagai

1m makanan yang mengandung protein hewani. Berikut akan dijelaskan beberapa jenis
daging yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat.

if ·o·- --------?-----------�e Besa.Pas Pana «an kerusaaan swww «es xseieserz

gEH.N,Y 1) Daging Ayam

Daging ayam merupakan sumber protein berkualitas tinggi dan memiliki kandungan
lemak jenuh yang lebih rendah dibandingkan daging hewan berkaki empat. Ayam
juga kaya kandungan vitamin (vitamin A dan berbagai vitamin B) serta beragam
mineral (tembaga, zat besi, kalsium, fosfor, kalium, dan zink). Berdasarkan jenis yang
dibudidayakan, ayam dibedakan menjadi dua, yaitu ayam kampung dan ayam broiler/
ayam negeri. Perbedaan ayam kampung dan broiler adalah sebagai berikut.

a) Ayam Kampung

Ayam kampung adalah sebutan di Indonesia untuk ayam peliharaan.
Ayam ini merupakan jenis ayam yang biasa dipelihara oleh penduduk atau orang
yang tinggal di kampung. Biasa dipelihara oleh penduduk dengan cara diliarkan
yaitu dibiarkan lepas bebas berkeliaran mencari makan di kebun-kebun sekitar
rumah. Ayam kampung disukai orang karena dagingnya yang kenyal dan tidak
berlemak sebagaimana ayam broiler. Berbagai masakan Indonesia banyak yang
menggunakan ayam kampung karena dagingnya tahan pengolahan (tidak mudah
hancur saat diolah). Keunggulan ayam kampung memitiki kandungan nutrisi yang
lebih tinggi, yaitu memiliki 19 jenis protein dan asam ammo yang tinggi. Kadar
lemaknya relatif lebih rendah jika dibandingkan dengan daging ayam broiler.

Selain diambil dagingnya, ayam kampung uga menghasilkan telur
Kandungan protein telur ayam kampung cukup tinggi. Kegiatan memelihara
ayam kampung ini sebagai budi daya dan sumber pangan ataupun arena hobi
untuk hiasan, contohnya memelihara ayam kale atau ayam cemani.

b) Ayam Broiler

Jenis ayam ini dipelihara dengan cara diternaekkan, dipelihara di dalam
kandang yang berukuran besar. Ayam ini merupaken ayam unggulan karena
hasil persilangan dari ras-ras ayam yang memiliki produktivitas tinggi. Hanya
dalam waktu 5--6 minggu, ayam ini sudah bisa disembelih.

Daging ayam broiler memiliki cita rasa yang berbeda dengan daging ayam
kampung. Rasa daging ayam kampung lebih gurih jika dibandingkan dengan
rasa daging ayam broiler. Selain rasa yang berbeda, kandungan lemak pada
ayam broiler lebin tinggi dari ayam kampung. Kandungan lemak pada ayam
broiler banyak terdapat di bagian bawah kulitnya terutama pada bagian sayap.
Agar ayam broiler berkurang kadar lemaknya, ketike mengolah dapat dibuang
kulitnya sebelum dimasak atau tidak memakan bagian kulitnva.

2) Daging Sapi

Daging sapi adalah daging yang paling banyak diminati oleh masyarakat
Indonesia. Selain rasanya yang lezat, daging sapi ini dapat diolah menjadi aneka
masakan. Daging sapi berwarna merah. Bagian tubuh hewan ternak sapi yang
memiliki daging terbanyak adalah bagian paha depan dan paha belakang. Bagian
kepala, leher, tungkai, serta ekor termasuk bagian moncorg (hidung/cingur) dan lidah
juga diambil dagingnya, tetapi tidak sebanyak bagian paha. Bagian jeroan (isi perut)
tidak dianggap sebagai daging.

Selain direbus, digoreng, atau dibakar, daging sapi dapat diolah menjadi aneka
ragam olahan, seperti rendang, semur, bakso, abon, dendeng, sosis dan salami,
serta kornet. Daging sapi dimakan oleh hampir seluruh orang di dunia. Tahukah Anda
jenis-jenis hewan sapi yang ada di Indonesia?

3) Daging Kerbau

Daging kerbau ciri khasnya berwarna merah agak gelap dan memiliki tekstur serat
yang lebih kasar dibandingkan dengan daging sapi. Kandungan lemak daging
kerbau relatif lebih rendah daripada daging sapi. Daging kerbau dikonsumsi oleh
sebagian besar penduduk di Asia Selatan dan Asia Tenggara, tempat asal hewan ir'
Pengolahan daging kerbau biasanya sama dengan pengolahan daging sapi.

oejBe_1_iaa __, r, a_kl1s Prakarya dan Kew,rausat·aan SM.A/MA KelaS X Semester 2
;

4) Daging Kambing

an Daging kambing merupakan sumber gizi yang penting bagi negara berkembang yang
am
3m biasanya terletak di daerah tropis. Daging kambing lebih empuk daripada daging

ng iklim
er/
sapi dan kerbau. Serat dagingnya lebih halus serta mempunyai rasa dan aroma khas
an. yang digemari beberapa bangsa di negara berkembang. Hasil pengolahan daging
ng kambing, seperti satai, sup, dan gulai.

:an 2. Manfaat lkan dan Daging
tar
lkan dan daging adalah sumber protein hewani. Protein adalan zat yang penting bagi
lak tubuh. Fungsi protein antara lain sebagai berikut.
ng a. Zat pembangun.
lah
ing b. Cadangan makanan dan sumber energi.
jar
c. Sintesis antibodi, hormon, dan enzim.
lur.
ara d. Pengatur keseimbangan kadar asam dan basa di dalam sel.
obi
e. Pembentukan dan perbaikan sel serta jaringan terutama anak-anak yang berada pada
am masa pertumbuhan.
na
ya Tubuh kita harus cukup protein. Kekurangan protein terutama bagi anak dalam masa
pertumbuhan dapat menyebabkan proses pertumbuhannya terganggu. Selain itu, kekurangan
am protein bisa menyebabkan penyakit kwasiorkor. Kekurangan protein secara terus-menerus

Jan dapat mengakibatkan marasmus (gizi buruk) dan bisa berakibat pada kematian. Berkembang-
da nya sektor perikanan dan peternakan di Indonesia patut kita syukuri keberadaannya kepada

am Tuhan.

ap. a. Manfaat Ikan
1ng
Kandungan gizi pada ikan kaya akan manfaat bagi tubuh karena merupakan sumber
kat protein bagi tubuh. Kandungan gizi yang terdapat pada ikan segar dan manfaatnya antara
2ka lain sebagai berikut.
ng
ian 1) Omega 3 untuk proses perkembangan otak pada janin dan penting untuk perkembang-
1ah an fungsi saraf serta penglihatan bayi.

rut) 2) Mengandung serat protein yang pendek sehingga mudah dicerna.

2ka 3) Kaya akan asam amino seperti taurin untuk merangsang perumbuhan sel otak balita.
mi,
4) Vitamin A dalam minyak hati ikan untuk mencegah kebutaan pada anak.
1da
5) Vitamin D dalam daging dan minyak hati ikan untuk pertumbunan dan kekuatan tulang.
2rat
6) Vitamin B6 untuk membantu metabolisme asam amino dan lemak serta mencegah
ing anemia dan kerusakan saraf.
let
7) Vitamin B12 untuk pembentukan sel darah merah, membantu metabolisme lemak,
ir" dan melindungi jantung juga kerusakan saraf.

5;} 8) Zat besi yang mudah diserap oleh tubuh.

9) Yodium untuk mencegah terjadinya penyakit gondok dan hamoatan pertumbuhan anak.

10) Selenium untuk membantu metabolisme tubuh dan sebagai antioksidan yang me-
lindungi tubuh dari radikal bebas.

11) Seng yang membantu kerja enzim dan hormon.

12) Fluor yang berperan dalam menguatkan dan menyehatkan gigi anak

b. Manfaat Daging

Kandungan gizi yang terdapat pada daging segar dan manfaatnya antara lain
sebagai berikut.

1) Kaya vitamin B dan mineral sehingga sangat diperlukan untuk kesehatan sistem saraf
dan pertumbuhan.

2) Kandungan 9 asam amino esensial yang terdapat di dalamnya berperan untuk
perkembangan dan memperbaiki seluruh sel tubuh kita yang rusak atau aus.

3) Zat besi yang berasal dari daging segar disebut zat besi heme. Zat besi tipe ini diserap
lebih baik oleh tubuh dibandingkan dengan zat besi yang berasal dari sayuran. Inilah
yang menyebabkan daging merah merupakan sumber zat besi yang lebih baik

daripada sayuran.

et•r Belajar Praktls Prakarya dan Kewirausahaan SMAIMA Kelas X Semeste_,, 'U,&r.NH

4) Daging kaya vitamin 8 dan D. Anggota keluarga vitamin 8 yang banyak terdapat di
dalam daging adalah 82 (riboflavin), B3 (niacin), B6 (piridoksin), dan B12 (kobalamin).

5) Terkandung juga seng (Ze) dan selenium yang merupakan sumber nutrisi penting
bagi sistem imunitas tubuh. Bahkan, tubuh kita dapat menyerap seng yang berasal
dari daging jauh lebih baik daripada seng yang berasal dai tumbuh-tumbuhan.

Daging juga merupakan bahan makanan yang kaya akan omega 3. Senyawa ini
penting untuk membantu fungsi jantung, hati, dan sistem saraf pusat.

Kegiatan Kelompok

Bersama kelompok Anda, lakukan langkah-langkah kegiatan berikut!

1. Cari dan catatlah macam-macam makanan awetan dari bahan hewani yang ada di
sekitar Anda!

2. Kebanyakan dari bahan apa?
3. Bagaimanakah penampilannya?
4. Bagaimanakah rasanya?
5. Bagaimanakah cara pengemasannya?
6. Buatlah seperti membuat portofoliol

wvawire.•._.rrot-
Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan jelas dan tepatl
_
1. Sebutkan jenis-jenis ikan air tawar!
Jawab:

2. Sebutkan fungsi protein yang terdapat pada ikan dan dagingl _
Jawab:

3. Mengapa ayam kampung banyak disukai masyarakat? _
Jawab:

4. Kandungan gizi apa sajakah yang terdapat pada daging segar? _
Jawab:

5. Sebutkan hasil olahan daging sapil _
Jawab:
-=
ii

1. Bagaimana cara memilih ikan yang baik?

2. 8agaimana cara mengolah ikan supaya tidak berbau amis?

3. Bagaimana cara memilih daging yang baik?
4. Bagaimana cara memasak daging sapi supaya cepat lunak?

5. Bagaimana cara memasak daging ayam kampung supaya cepat lunak?

e-----------'-- . ....64, BelajarPraktis Prakarya dan Kewirausahean SMAMA Kelas X Semester2

1 C. Pengawetan Bahan Pangan Hewani
).
Pangan secara umum bersifat mudah rusak (perishable). Manusia tentunya menginginkan
g agar setiap bahan makanan dapat bertahan lama. Oleh sebab itu, kita banyak mengembangkan
l sejumlah cara pengawetan bahan makanan. Tujuannya adalah menunda atau mencegah proses

i kerusakan bahan pangan. Keberhasilan metode pengawetan turut meningkatkan ketersediaan
ataupun penjualan bahan makanan dalam jangka waktu yang lebih lama

Dunia industri tentu menginginkan agar bahan makanan dapat disirpan dalam jangka waktu
yang lama. Pembusukan atau kerusakan makanan akan mendatangan kerugian secara ekonomis.

Konsumen juga tentu tidak ingin mengalami gangguan kesehatan akibat mengonsumsi makanan

rusak, contohnya keberadaan bakteri Salmonella pada daging, unggas, dan telur. Bakteri tersebut

dalam waktu 6-48 jam setelah dikonsumsi dapat menyebabkan orang keracunan, demam, kram

perut, dan diare.

Dengan mengetahui sifat setiap bahan pangan diharapkan proses penanganan dan peng-

olahan akan tepat dan sesuai. Beberapa metode untuk pengawetan bahan pangan adalahsebagai

berikut.

1. Pengawetan dengan Suhu Rendah

Salah satu proses usaha untuk mengawetkan adalah dengan menyimpan bahan makanan
di dalam lemari pendingin yaitu kulkas atau freezer (pembeku). Lemari pendingin memiliki
suhu yang rendah. Umumnya yang dimaksud dengan suhu rendah ini berkisar antara -2C
sampai dengan 8'C. Cara pengawetan pangan dengan suhu rendah ada dua macam, yaitu
pendinginan (cooling) dan pembekuan (freezing). Pendinginan yang biasa dilakukan sehari-
hari dalam lemari es pada umumnya mencapai suhu antara 5'C sampai dengan 8"C atau --2C
sampai dengan 8C. Pembekuan adalah penyimpanan bahan pangan da!am keadaan beku.
Pembekuan yang baik biasanya dilakukan pada suhu antara -12 sampai dengan --24C.
Pembekuan cepat (quick freezing) dilakukan pada suhu antara --24° sampai dengan -40°C.

2. Pengawetan dengan Suhu Tinggi

Pengawetan dengan suhu panas sebenarnya sudah lama digunakan sejak manusia di-
kenalkan dengan istilah memasak. Saat Anda memasak misalnya rerebus atau menggoreng
suatu bahan makanan, sebenarnya Anda sedang melakukan proses pengawetan dengan
suhu panas. Akan tetapi, sering kita tidak mengetahui batasan pemanasan yang dilakukan
terhadap makanan.

Jika pemanasannya tidak tepat akan banyak nilai gizi yang hilang dari makanan yang
dimasak tersebut. Pemanasan yang baik adalah secukupnya agar nilai gizi yang hilang tidak
terlalu banyak. Dua faktor yang harus diperhatikan dalam pengawetan dengan panas yaitu
sebagai berikut.

a. Jumlah panas yang diberikan harus cukup untuk mematikan mikroba pembusuk dan
mikroba patogen.

b. Jumlah panas yang digunakan tidak boleh menyebabkan penurunan gizi dan cita rasa
makanan.

Jumlah panas yang diberikan dalam proses pengolahan pangan tidak boleh lebih dari
jumlah minimal panas yang dibutuhkan untuk membunuh mikroba yang dimaksud. Dalam proses
pemanasan, ada hubungan antara panas dan waktu, yaitu jika suhu yang digunakan rendah,
waktu pemanasan harus lebih lama. Jika suhu tinggi, waktu pemanasan singkat. Sebagai contoh,
jumlah panas yang diterima bahan jika kita memanaskan selama 10 jam di dalam air mendidih
(100'C) kira-kira sama dengan memanaskan bahan tersebut selama 20 menit pada suhu 121C.
Berdasarkan penggunaan suhu, waktu, dan tujuan pemanasan, proses pemanasan dapat di-
bagi dalam dua kelompok besar, yaitu proses sterilisasi dan pasteurisasi.

a. Sterilisasi

lstilah sterilisasi berarti membebaskan bahan makanan dari semua mikroba karena

beberapa spora bakteri relatif lebih tahan terhadap panas. Maka, sterilisasi biasanya
dilakukan pada suhu yang tinggi, misalnya 121C(250'F) selama 15 menit. Pada makanan

dikenal istilah sterilisasi komersial.

o.er eaa Pas Pandean eruswaan sow es xsemes?Ur..

Sterilisasi komersial adalah sterilisasi yang biasanya dilakuan terhadap sebagian
besar pangan di dalam kaleng atau botol. Makanan yang steril secara komersial berarti
semua mikroba penyebab penyakit dan pembentuk racun (toksin) dalam makanan
tersebut telah dimatikan, demikian juga semua mikroba pembusuk. Dengan demikian,
produk pangan yang telah mengalami sterilisasi akan mempunyai daya awet yang tinggi
beberapa bulan sampai beberapa tahun.

b. Pasteurisasi

Pasteurisasi adalah suatu proses pemanasan yang menggunakan suhu cukup
rendah (umumnya dilakukan di bawah 100C) dengan tujuan mengurangr populasi mikro-
organisme pembusuk sehingga bahan pangan yang dipasteurisasi tersebut akan mem-
punyaidaya awet beberapa hari(misalnya produk susu pasteurisasi) sampai beberapa buIan
(misalnya produk sari buah pasteurisasi). Walaupun proses ini harya mampu membunuh
sebagian populasi mikroorganisme, pasteurisasi ini sering diaplikesikan terutama jika di-
khawatirkan bahwa penggunaan panas yang lebih tinggi akan menyebabkan terjadinya
kerusakan mutu (misalnya pada susu).

Tujuan utama proses pemanasan hanyalah untuk membunuh mikroorganisme
patogen (penyebab penyakit, misalnya pada susu) atau inaktivasi (menghentikan aktivitas)
enzim-enzim yang dapat merusak mutu (misalnya pada sari buah).

Makanan yang dipasteurisasi tidak dapat menyebabkan penyakit, tetapi mempunyai
masa simpan yang terbatas disebabkan mikroba nonpatogen dan pembusuk masih ada
dan dapat berkembang biak. Oleh karena itu, pasteurisasi biasanya disertai dengan
cara pengawetan lain, misalnya makanan yang dipasteurisasi cisimpan dengan cara
pendinginan (di da/am lemari pendingin).

3. Sterilisasi Produk secara Sinambung

Pada prinsipnya proses sterilisasi dapat dilakukan dengan berbagai kombinasi suhu dan
waktu. Jika digunakan suhu yang lebih tinggi, waktu sterilisasinya makin pendek. Diketahui
bahwa kombinasi suhu yang lebih tinggi dan waktu pendek ini dapat memberikan keuntungan
berupa mutu produk yang lebih baik.

Oleh karena itu, muncul konsep sterilisasi high temperature short time (HTST) dan ultra
high temperature (UHT). Pada kondisi ini sterilisasi dilakukan pada suhu 130°C sampai dengan
145°C, tetapi hanya dalam beberapa detik. Oleh karena itu diperlukan peralatan pemanasan
yang mampu mencapai suhu tersebut dan sekaligus secara cepat mampu mendinginkannya
kembali. Pada sistem aseptik ini dilakukan proses sterilisasi produk pangan dan bahan
pengemas (wadah) secara terpisah. Pengisian produk dilakukan setelah wadah dan produk
terlebih dahulu disterilisasikan sehingga untuk mempertahankan sterilitas produk dan wadah,
proses pengisian harus dilakukan pada ruangan yang steril. Oleh karena itu, proses pengisian
dan pengemasan dengan cara ini disebut sebagai proses pengemasan aseptik karena memang
diperlukan kondisi yang aseptik.

4. Pengawetan dengan Pengeringan

Saat petani padi tiba waktunya untuk memanen hasil bertaninya, pernahkah Anda
melihat hal apa yang dilakukan petani tersebut dengan padi hasil panennya? Pernahkah Anda
melihat petani tersebut menjemur padi di bawah sinar matahari? Itulah salah satu contoh proses
pengeringan. Pengeringan adalah suatu metode untuk mengeluarkan atau menghilangkan
sebagian air dari suatu bahan dengan cara menguapkan air tersebut menggunakan energi
panas. Biasanya kandungan air bahan tersebut dikurangi sampai suatu batas agar mikroba
tidak dapat tumbuh lagi di dalamnya. Keuntungan produk hasil pengeringan adalah awet, lebih
ringan, dan volume lebih kecil sehingga memudahkan penyimpanan dan transportasi, serta
menimbulkan cita rasa khas. Selain itu, banyak bahan yang hanya dapat digunakan apabila
telah dikeringkan, misalnya tembakau, kopi, teh, biji-bijian, dan lain-lain. Pengeringan dapat
berlangsung dengan baik jika pemanasan secara merata dan uap air dikeluarkan dari seluruh
permukaan bahan tersebut. Faktor-faktor yang memengaruhi pengeringan adalah luas per-
mukaan bahan, suhu pengeringan, aliran udara, dan tekanan uap di udara. Pengeringan dapat
dilakukan menggunakan suatu alat pengering (artificial dryer) atau dengan penjemuran (sun
drying) yaitu pengeringan menggunakan energi langsung dari sinar matahari.

�gig·------ o•w1;,,_,1 _,,__, ,P_kat1s Prakarya dan Kewirausahaan SMA/MA Kelas X Semester 2

Pengeringan buatan (artificial drying) mempunyai keuntungan karena suhu serta aliran
udara dapat diatur sehingga waktu pengeringan dapat ditentukan dengan tepat dan kebersihan
dapat diawasi sebaik-baiknya. Penjemuran mempunyai euntungan karena energi panas
yang digunakan bersifat murah dan mnelimpah, tetapi kerugiannya adalah jumlah panas sinar
matahari yang tidak tetap sepanjang hari dan kenaikan suhu tidak dapat diatur sehingga waktu
penjemuran sukar untuk ditentukan dengan tepat. Selain itu, karena penjemuran dilakukan
di tempat terbuka yang langsung berhubungan dengan sinar ratahari, kebersihannya harus
diawasi dengan sungguh-sungguh. Kadar air suatu bahan yarg dikeringkan memengaruhi
seberapa jauh penguapan dapat berlangsung, lamanya proses pergeringan, dan jalannya
proses pengeringan.

5. Pengawetan dengan Bahan Kimia

Pengawetan bahan pangan dapat juga dilakukan dengan melakukan penambahan bahan
kimia tertentu yang telah diketahui remiliki efek mengawetkan. Penggunaan bahan kimia
untuk pengawet harus digunakan dalam takaran yang tepat dan sesuai dengan ketentuan
agar aman bagi manusia. Pemberian asam dapat menurunkan pH makanan sehingga dapat
menghambat pertumbuhan bakteri pernbusuk. Asam dapat dibagi dalam trga golongan yaitu
sebagai berikut.

a. Asam alami yang pada umumnya adalah asam organik, misalnya asam tartarat dan asam
dari buah-buahan, contohnya asam sitrat yang terdapat pada jeruk nipis dan belimbing
wuluh.

b. Asam yang dihasilkan melalui pros es fermentasi, misalnya asam laktat dan asam asetat,
serta asam-asam sintetik, contohnya asam malat, asam fosfat, dan asam adipat.

c. Cuka adalah asam sintetik yang da pat kita temui sehari-hari.

llfKegia.tan Kielomipoli • $./#

Bersama kelompok Anda, lakukan langkah-langkah kegiatan berikut!

1. Pilihlah beberapa hasil awetan baham pangan hewani yang ada di sekitar lingkungan

Anda!

2. Diskusikan hal-hal berikut!

a. Bagaimana proses pengawetannya?

b. Teknik pengawetan apa yang paling banyak digunakan?

c. Teknik pengawetan apa yang paling aman?

3. Tuliskan hasil pengamatan dan diskus i pada selembar kertas!

4, Presentasikan hasil kegiatan di depan kelas! -itilM\ \

Uji Pengetahuan 2

Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan jelas dan tepat! _

1. Apa yang dimaksud dengan pasteurisasi?
Jawab:

2. Sebutkan dua faktor yang harus diperhatiken dalam pengawetan dengan panas! _
Jawab:

i:• Belajar Praktis Prakarya dan Kewirausahaan SMAJMA_Ko_asl_x_s.m_e'_,_.,,_, 9
,

3. Deskripsikan faktor-faktor yang memengaruhi pengeringan! _
Jawab: _

4. Uraikan yang dimaksud dengan sterilisasi! _
Jc1-wab:

5. Apa keuntungan produk hasil dari pengeringan'?

Jawab: ---,---

['' ' ii

'l
'

1. Bagaimana cara mengawetkan bah an pangan?
2. Bagaimana cara menjaga ikan agar tetap segar?
3. Bagaimana cara melakukan pengawetan menggunakan metode suhu tinggi?
4. Bagaimana cara melakukan pasteurisasi?

5. Bagaimana cara memilih bahan kimia yang aman dalam proses pengawetan bahan pangan?

D. Wirausaha di Bidang Pengolahan Makanar Awetan

1. Pengertian Wlrausaha

Wirausaha adalah orang yang pandai atau berbakat mengenali produk baru, menentukan
cara produksi baru, menyusun kegiatan untuk rnengadakan produk baru, mengatur permodalan,
serta memasarkannya. Pelaku wirausaha disebut wirausahawan atau entrepreneur.

Wirausaha berasal dari kata wira dan usaha. Arti kata wira edalah pejuang, utama,
gagah, berani, teladan, dan jujur. Adapun art.i kata usaha adalah kegiatan yang dilakukan.

Kegiatan yang bersifat kewirausahaan. misalnya seperti berikut.

a. Menghasilkan produk baru dengan cara baru.

b. Menentukan peluang pasar baru dengar menghasilkan produk baru.

c. Mengombinasikan faktor-faktor produksi dengan cara baru.
d. Mendukung budaya yang mendorong esperimen yang kreatif.
e. Mendorong perilaku eksperimen.

Selain itu, wirausaha adalah seorang yang mandiri, yaitu orang yang memiliki perusahaan
sebagai sumber penghasilannya. Dengan keta lain, ia tidak menggantungkan diri untuk meng-
hasilkannya kepada orang lain. Wirausaha adalah kegiatan yang sangat mulia karena selain
bisa menghidupi dirinya sendiri dan keluarganya, juga mempunyai banyak dampak positif dari
aktivitasnya, misalnya menciptakan lapangaun kerja dan sebagai sumber devisa.

2. Peluang Wirausaha lkan Asin

lkan asin menjadi lauk favorit dan murah meriah yang sangat disukai masyarakat di Indonesia. Ikan
asin memiliki rasa yang gurih dan lezat, nikmat dimakan dengan nasi hangat serta sambal. Ikan
asin biasa dimasak dengan cara digoreng sehingga teksturnya gurih. Indonesia memiliki lautan
yang sangat luas sehingga memiliki hasil la ut yang melimpah seperti ikan. Dengan banyaknya
ikan membuat nelayan harus mengasinka.nnya agar bisa tahan lama. Dengan mengasinkan
ikan, maka mampu memperpanjang daya simpan dan mampu meningkatkan nilai jual dari ikan
asin. Peluang usaha ikan asin begitu menguntungkan mengingat permintaan pasar yang masih
meningkat. lkan asin selain memiliki harga yang terjangkau serta mudah didapatkan ini dapat
dikonsumsi oleh berbagai golongan usia. Siapa pun dapat merasakan kelezatan yang terdapat
pada ikan asin. Selain nikmat, ikan asin juga memiliki bermacam-macarn kandungan gizi mulai

dari protein, lemak, kalsium, karbohidrat, za.t besi, dan sebagainya. Kandungan gizi yang banyak

ini membuat ikan asin selalu diminati di pas aran, cocok sekali dijadikan usaha yang menjanjikan.

e-------------. · - -·.·68, 'Belajar Praktis Prakarya dan Kewirausahaan SMAIMA Kelas X Semester2~

3. Memulai Usaha lkan Asin

Usaha ikan asin menarik untuk dijalankan sebab mampu memberikan keuntungan menjanjikan

bagi pengelola usaha ikan asin. Untuk memulai usaha ikan asin dibutuhkan banyak strategi
supaya mampu membuat produk ikan asin dilirik oleh konsumen. Strategi usaha ini harus
dipelajari dan diterapkan dalam setiap langkah usaha ikan asin. Prospek bisnis ikan asin
sangat cemerlang dilihat dari sisi peminat ikan asin yang besar sehingga kesempatan untuk
memulai usaha ikan asin dengan strategi jitu masih berpeluang.

4. Memilih Produk

lkan asin yang digemari oleh semua lapisan masyarakat adalah ikan asin yang berkadar garam
sedang atau sedikit. Ikan asin yang terlalu asin kurang begitu disukai sehingga hati-hati dalam

memilih produk ikan asin supaya target pasar tidak kecewa. Jadi, proses pemilihan ikan asin
bisa dengan merasakan, melihat secara langsung, atau memegangnya. Akan semakin mudah

jika Anda mampu membuat ikan asin sendiri sehingga proses penggaraman bisa disesuaikan

dengan kebutuhan. •

5. Keuntungan Usaha lkan Asin

Menjalankan usaha ikan asin sangatlah menguntungkan karena banyak yang mencari ikan
asin sebagai lauk. Usaha ikan asin juga mudah dijual. Proses penjualan yang mudah karena
ikan asin dapat dijual di pasar tradisional, warung, restoran, warung makan, dan aneka tempat

lainnya. Harga jual ikan asin juga lumayan dan mudah mendapatkan keuntungan.

E. Wlrausaha lkan Asin

lkan asin merupakan bahan makanan yang terbuat dari daging ikan yang diawetkan dengan me-
nambahkan banyak garam. Dengan metode pengawetan ini daging ikan yang biasanya membusuk
dalam waktu singkat dapat disimpan di suhu kamar untuk jangka waktu berbulan-bulan, walaupun

biasanya harus ditutup rapat. lkan sebagai bahan makanan yang mengandung protein tinggi
dan mengandung asam amino esensial yang diperlukan oteh tubuh. Selain itu, nilai biologisnya
mencapai 90% dengan jaringan pengikat sedikit sehingga mudah dicerna.

1. Jenis lkan Asin

Jenis ikan asin sangat beragam mulai dari yang ukurannya kecil sepeti teri nasi dan teri medan
sampai ikan asin jambal roti dan ikan gabus asin yang tebal. Penggunaan ikan asin secara
tepat dalam hidangan akan menghasilkan rasa dan tekstur yang lebih nikmat dan istimewa
Berikut beberapa jenis ikan asin.

a. Jkan Teri Nasl dan Teri Medan

kan teri nasi dan teri medan memiliki ukuran yang sama, hanya saja warna teri nasi dan
teri medan berbeda. Teri nasi memiliki warna lebih kusam atau kecokelatan, sedangkan
teri medan memiliki warna yang lebih bersih dan lebih terang. Perbedaan ini dikarenakan
proses pengawetannya yang berbeda. Keduanya sering digunakan untuk campuran
dalam membuat kering tempe atau membuat rempeyek teri.

b. lkan Teri Jengki

Begitu pula dengan ikan teri jengki yang memiliki dua jenis pilihan, antara lain teri jengki
utuh dan teri jengki belah. Teri jengki belah merupakan jenis ikan teri yang telah dihilangkan
bagian kepalanya. Keduanya memiliki rasa yang enak, tetapi herga teri jengki belah lebih

mahal jika dibandingkan dengan teri jengki yang utuh. Dalam hidangan, teri ini sering
tersaji dalam balado ikan teri.

c. lkan Asin Bulu Ayam

lkan asin bulu ayam memiliki bentuk yang tipis dengan ujung ekornya meruncing mirip
dengan bulu ayam. kan asin ini se1ain disajikan dengan cara digoreng kering dengan
balutan tepung juga dapat diolah menjadi ikan asin balado. Perhatikan saat menggoreng-
nya, pastikan kering dan renyah!

d. lkan Asin Jambal

lkan asin jambal adalah ikan asin yang terbuat dari jenis ikan patin. Ikan asin jambal ada dua

macam, yaitu jenis ikan asin jambal biasa dan ikan asin jambal roti. lkan asin jambal roti lebih

tebal dengan warna lebih bersih karena ikan yang digunakan biasanya memiliki ukuran yang
lebih besar. Ikan jambal biasanya digunakan untuk membuat nasi goreng ikan asin. Sebelum

digoreng, ikan jambal ini sebaiknya sedikit dimemarkan agar tidak terlalu keras saat dinikmati.
.... . - --------------}i Belajar Praktis Prakarya dan Kewirausahaan SMAMA Kelas k Semester2
�69

e. Ikan Gabus Asin

lkan gabus asin adalah ikan gabus segar yang telah dibelah dan dibersihkan isi perutnya,
kemudian digarami dan dijemur. Jenis ikan asin inilah yang menjadi favorit saat menikmati
sayur asem dan sambal terasi atau disajikan dengan bumbu balado cabai hijau.

f. Cumi Asin

Ada dua macam cumi asin di pasaran, yaitu cumi asin telur dan cumi asin tanpa telur
atau biasa. Cumi asin telur memiliki bentuk badan yang lebih bulat, sedangkan cumi asin
tanpa telur atau cumi asin biasa bentuk badannya lebih pipih atau gepeng dan memiliki
rasa yang tidak terlalu asin. Keduanya memiliki rasa yang enak, tetapi bagi kebanyakan
orang lebih memilih cumi asin telur. Cumi ini sering tersaji sebagai curi masak cabai hijau
bersama petai atau tauco.

g. Ebl dan Rebon

Walaupun keduanya dari keluarga udang, tetapi memiliki banyak perbedaan. Ebi adalah
udang yang telah dikeringkan atau diawetkan dengan garam dan memiliki ukuran yang
I lebih besar jika dibandingkan dengan rebon. Ebi biasanya digunakan untuk bumbu dalam
1I asinan atau sayur lodeh. Sementara rebon sering dijadikan isi untuk rompeyek.
h. lkan Asin Kapas

lkan asin kapas adalah ikan yang telah diasinkan atau diawetkan dengan membelah badan
ikan. Ikan ini sangat tipis dan setelah digoreng warnanya putih seperti kapas. Rasanya
gurih dengan teksturnya yang sangat rapuh dan renyah. Tak membutuhkan waktu lama
untuk menggorengnya karena sangat tipis. Ikan ini sering tersaji dalarm ikan kapas balado
dengan bumbu yang ditumbuk kasar.

i. lkan Asin Pakang

lkan asin pakang memiliki bentuk mirip dengan ikan asin kapas. Namun, ikan asin pakang
tak selebar ikan asin kapas. Setelah digoreng, ikan ini tak seputih ikan asin kapas.
Penggunaannya dalam sajian bumbu yang kurang lebih sama dengan pengolahan ikan
asin kapas atau dibuat kering ikan pakang.

l j. lkan Asln Parl
+
Hasil dari olahan ikan pari yang telah melewati proses pengirisan yang sangat tipis dan
ii'' pengawetan dengan cara diasinkan dan dijemur. Ikan ini juga sering tersaji sebagai
pelengkap nasi goreng ikan asin atau sebagai pelengkap sayur asem.
I k. lkan Asin Layang

ii lkan asin layang memiliki harga yang cukup terjangkau. Bentuk ikan asin ni panjang dengan

I ciri punggung berwarna hitam dan bagian perut berwarna putih keabu-abuan. Besar ikan
,,1' ini bervariasi, biasanya yang dijadikan ikan asin memiliki panjang sekitar 10--15 cm. lkan
asin ini tidak dapat digoreng sampai kering. Untuk itu, kebanyakan orang menggorengnya
I' dengan sedikit minyak dan cukup dinikmati dengan sambal.
2. Langkah Kerja Pembuatan lkan Asln

a. Bahan Baku yang Segar
1) lkan

lkan yang digunakan adalah ikan yang masih segar dan seragam ukurannya
karena keseragaman ikan sangat menentukan mutu produk hasl yang dihasilkan.
Bahan baku untuk pembuatan ikan asin dapat dikelompokkan menurut ukurannya
yaitu sebagai berikut.

a) Besar, seperti tenggiri, tongkol, kakap, manyung, dan lain-lain
b) Sedang, seperti kembung, layang, tiga waja, dan lain-lain.
c) Kecil, seperti petek dan teri.

lkan yang berukuran besar perlu disiangi yaitu pembersihan dari sisik, insang,
dan isi perut serta dibelah sepanjang garis punggung ke arah perut (tetapi tidak
sampai terbelah dua). Bagian yang masih tebal disayat miring bagian sampingnya. Jika
digunakan ikan yang berukuran sedang dapat dilakukan pembelahan atau tanpa dibelah,
sedangkan ikan yang berukuran kecil cukup dicuci dengan air bersih tanpa perlu disiangi.

g,,g· o:�----------------'-'..l:_' _raPktis Prakarya dan Kew1rausahaan SMAIMA Kelas X Semester 2 -�


2) Garam

lkan yang mengalami proses penggaraman menjadi awet karena garam dapat meng-
hambat atau membunuh bakteri penyebab pembusukan pada ikan. Oleh karena itu,
kemurnian garam sangat menentukan. Garam yang dipakai adalah garam dapur
(NaCl) murni, artinya garam yang sebanyak mungkin mengandung NaCl dan sekecil
mungkin mengandung unsur-unsur lainnya.

b. Metode Penggaraman

Penggaraman dapat dilakukan dengan tiga cara, yaitu penggaraman kering (dry salting),
penggaraman basah (wet salting), dan kench salting.

1) Penggaraman Kering (Dry Sa/ting)

Penggaraman kering dapat digunakan untuk ikan ukuran besar ataupun kecil.
Penggaraman ini menggunakan garam berbentuk kristal. Ikan yang akan diolah
ditaburi garam, lalu disusun secara berlapis-lapis. Setiap lapisan ikan diselingi lapisan
garam. Berikut cara melakukan penggaraman kering.

a) Lakukan penyiangan ikan yang akan diolah, kemudian dicuci agar bersih hingga
bebas dari sisa-sisa kotoran.

b) Sediakan sejumlah garam kristal sesuai berat ikan. Untuk ikan berukuran besar
jumlah garam yang harus disediakan berkisar 20-30% ari berat ikan, untuk ikan
berukuran sedang 15-20%, sedangkan ikan yang berukuran kecil 5%.

c) Taburkan garam ke dalam wadah/bak setebal 1-5 cm bergantung pada jumlah

garam dan ikan yang akan diolah. Lapisan garam ini berfungsi sebagai alas pada
saat proses penggaraman.
d) Susun ikan di atas lapisan garam tersebut dengan cara bagian perut ikan
menghadap ke dasar bak. Selanjutnya, taburkan kembali garam pada lapisan
ikan tersebut. Lakukan penyusunan ikan dan garam secara berlapis-lapis hingga
lapisan teratas adalah susunan dengan lapisan lebih banyak/tebal.

e) Tutup tumpukan ikan dan garam tersebut dengan keranjang/anyaman bambu
serta beri pemberat di atasnya.

f) Biarkan selama beberapa hari untuk terjadinya proses penggaraman. Untuk ikan
berukuran besar selama 2--3 hari, ikan yang berukuran sedang dan ikan yang
berukuran kecil selama 12-24 jam.

g) Selanjutnya, cuci dengan air bersih dan tiriskan. Susun ikan di atas para-para
penjemuran.

h) Pada saat penjemuran/pengeringan, ikan sesekali dibalk agar cepat kering.

2) Penggaraman Basah (Wet Salting)

Proses penggaraman dengan metode ini menggunakan larutan garam sebagai media
untuk merendam ikan. Berikut cara penggaraman basah.
a) Siapkan larutan garam jenuh dengan konsentrasi larutan 30-50%.
b) lkan yang telah disiangi disusun di dalam wadah/bak kedap air, kemudian

tambahkan larutan garam secukupnya hingga seluruh kan tenggelam dan beri
pemberat agar tidak terapung.
c) Lama perendaman 1-2 hari bergantung pada ukuran/tebal ikan dan derajat
keasinan yang diinginkan.

d) Setelah penggaraman, bongkar ikan dan cuci dengan air bersih. Susun ikan di
atas para-para untuk proses penjemuran/pengeringan.

3) Penggaraman Kench Salting

Penggaraman ini hampir serupa dengan penggaraman kering. Bedanya, cara ini
menggunakan kedap air. Ikan hanya ditumpuk di lantai atau menggunakan keranjang.

3. Analisis Usaha lkan Asin

Menjalankan usaha membutuhkan penghitungan yang matang, begitu juga saat menjalankan
peluang bisnis ikan asin. Untuk mengetahui hitungan analisis usaha ikan asin, simaklah
penghitungan berikut dengan saksama!

et•rBela]ar Prakl1s Prakarya clan Kewirausahaan SMA/MA Ke_as1_x__s-_,_.,,_2 ·UM


Asumsi

a. Masa penggunaan baskom besar selama waktu 4 tahun.

b. Masa penggunaan pisau selama waktu 3,5 tahun.

c. Masa penggunaan penjemur ikan asin selama waktu 3 tahun.

d. Masa penggunaan mesin pengemas selama waktu 2 tahun.

e. Masa penggunaan peralatan tambahan selama waktu 2 tahun.

Investasi Peralatan

Baskom besar Rp250.000,00

Pisau p50.000,00

Penjemur ikan asin a.Rp300.000,00
Mesin pengemas Rp350.000,00
Peralatan tambahan Rp100.000,00

Jumlah investasi Rp1.050.000,00

Biaya Operasional per Bulan 'z: [ ,x p250.000,00 = Rp5.208,00
Biaya Tetap x Rp50.000,00 = Rp1.190,00
Penyusutan baskom besar p8.333,00
a,,: x RRp300.000,00 =
Penyusutan pisau

Penyusutan penjemur ikan asin

Penyusutan mesin pengemas : , x Rp350.000,00 = Rp14.583,00

Penyusutan peralatan tambahan : ' x Rp100.000,00 = -Rp-4.-167-,0-0+

Jumlah biaya tetap
}p33.481,00

Biaya Variabel ,

lkan : Rp350.000,00 x 30 = p10.500.000,00

Ii Garam Rp20.000,00 x 30 = Rp600.000,00
Air Rp15.000,00 30 = Rp450.000,00
I
Plastik kemasan Ap10.000,00 x 30 = Rp300.000,00

Biaya air p65.000,00 x 30 = Rp1.950.000,0

I. Biaya tambahan lain : p100.000,00 30 = -Rp3-.00-0.0-00-,00-+ R-p1-6.-80-0.0-00-,00+
Jumlah biaya variabel

I Jumlah biaya operasional per bulan p16.833.481,00
Pendapatan per Bulan

Asumsi setiap hari menjual 125 kemasan dengan harga p5.000,00
Total pendapatan/penjualan rata-rata: 125 x Rp5.000,00 30 hari = Ap18.750.000,00.

Keuntungan per Bulan

Laba = Total pendapatan -- total biaya operasional

= Rp18.750.000,00 - p16.833.481,00 = p1.916.519,00

Lama Balik Modal

Lama balik modal = Total investasi : keuntungan = Rp1.050.000,00: RD1.916.519,00 = 0,55

Jadi, modal akan kembali paling lama setelah 1 bulan melakukan usaha (dengan pembulatan).
Bisnis ikan asin jika dijalankan dengan baik akan mampu menghasilkan keuntungan yang men-
janjikan. Pada saat menjalankan usaha ikan asin ini membutuhkan keuletan dan ketelatenan
dalam proses produksi dan pemasaran produk, serta energi yang igunaan juga relatif banyak.

4. Pengemasan Produk Bahan Makanan Awetan Bahan Hewani

Pengemasan dan pelabelan merupakan tahap terakhir dalam proses pengolahan pangan
sebelum dipasarkan. Pengemasan sering menjadi faktor penting dalam kesuksesan dan
penjualan suatu produk. Oleh karena itu, peran teknis, ekonomis, dan sosial dari pengemasan
harus dipahami dengan baik.

.----"Fai#stis ePrakarya tan Kewirausahaan SAMA Kelas X Semester2~s

Pelabelan yang baik juga dapat meningkatkan posisi produk di pasar dan dapat berkontribusi
dalam mendukung kesuksesan produk. Pelabelan juga harus mengikuti Peraturan Pemerintah
No. 69 Tahun 2000 tentang Pelabelan dan lklan Pangan.

Kemasan yang baik harus dapat memenuhi keinginan konsumen. Beberapa ha\ yang harus
diperhatikan dalam pelabelan produk adalah sebagai berikut.

a. Kemasan harus dapat melindungi isi dengan baik, mudah untuk dibuka tutup, dan mudah dibawa.

b. Bentuk dan ukuran harus menarik serta sesuai dengan kebutuhan.

c. Labeling harus jelas dan lengkap.
d. Bahan kemasan harus ramah lingkungan.

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam proses pengemasan antara lain sebagai
berikut.

a. Fungsi Kemasan
Terdapat tiga fungsi dasar yang harus dipenuhi oleh kemasan yaitu sebagai berikut.

1) Fungsi Perlindungan

Pada aspek ini kemasan berfungsi menjaga produk tetap bersih, pelindung dari kotoran dan
kontaminasi, melindungi produk dari kerusakan fisik, perubahan kedar air, serta penyinaran

2) Fungsi Penanganan

Hal yang termasuk fungsi ini adalah kemudahan dalam membuka dan menutup; mudah
dalam tahap penanganan, pengangkutan, dan distribusi; mempunyei fungsi yang baik, efisien,
dan ekonomis; aman untuk lingkungan; mempunyai ukuran, bentuk, dan bobot yang sesuai
dengan norma atau standar yang ada; mudah dibuang; dan mudah dibentuk atau dicetak.

3) Fungsi untuk Pemasaran

Kemasan menampakkan identifikasi, informasi, daya tarik, dar penampilan yang jelas
sehingga dapat membantu promosi penjualan.

b. Jenis dan Bahan Kemasan

1) Kemasan Logam

Kemasan logam merupakan kemasan yang paling aman karena kemasan ini dapat me-
lindungi produk dari sinar matahari, uap air, dan oksigen. Masalah utama pada kemasan
adalah mahal dan pembelian harus dalam jumlah besar. Selan itu, untuk aplikasinya
juga harus menggunakan ala! penutup kaleng khusus yang harganya juga cukup mahal.
Kemasan Jogam dapat dibuat dari aluminium dan pelat besi lapis timah putih.

2) Kemasan Gelas

Kemasan gelas sifatnya tidak bereaksi dengan bahan yang dikemas, serta tahan terhadap
produk yang bersifat asam dan basa. Kekurangannya mudah pecah jika terkena benturan
dan bobotnya yang cukup berat dibandingkan dengan bahan lainnya, seperti logam atau
kertas. Kemasan gelas ini banyak digunakan untuk kemasan makanan dan minuman.
Untuk mencegah pecah pada waktu transportasi dan memudahkan penanganan biasanya
dikombinasikan dengan kemasan sekunder.

3) Kemasan Plastik

Kemasan plastik sifatnya ringan dan relatif murah, tetapi masa simpannya relatif singkat
dibandingkan dengan kaleng. Kemasan plastik dapat berbentuk plastik lembaran, kantong
plastik, wadah plastik dengan bentuk tertentu, botol, ataupun gelas plastik. Ada jenis-
jenis plastik yang tidak dapat digunakan untuk kemasan makanan dan minuman karena
mengandung zat kimia yang tidak baik untuk kesehatan manusia.

4) Kemasan Kertas

Kemasan kertas dan karton banyak digunakan untuk kotak karton lipat (KKL) dan kotak
karton gelombang (KKG) mudah dicetak.

5) Kemasan Fleksibel

Suatu revolusi dari teknologi pembuatan kemasan, bentuknya fleksibel sesuai sifat produk

yang dikandungnya. Bentuknya berubah jika diberi tekanan atau sentuhan. Kemasan

fleksibel dapat diproduksi dalam bentuk rol atau kantong (saset). 73

. --------------rta Belajar Praktis Prakarya dan Kewirausahaan SMAMA Kelas X Semester2

Kegiatan Kelompok

Bersama kelompok Anda, lakukan langkah-langkah kegiatan berikut!

1. Buatlah produk awetan dari bahan hewani!

2. Pilihlah metode pengawetan yang mudah dilakukan!

3. Tulislah alat, bahan, perincian biaya produksi, dan cara pembuatanrya!

4. Perhatikan setiap tahap pembuatan dengan saksama!

I 5. Buatlah laporan hasil kegiatan dan presentasikan di depan kelas! \

t ,,

Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah lnl dengan jelas dan tepat! _

1. Bagaimana peluang usaha pengolahan ikan asin?
Jawab:

2. Sebutkan pengelompokan bahan baku ikan asin menurut ukurannya! _
Jawab:

3. Mengapa garam dapat digunakan untuk mengawetkan ikan? _
Jawab:

4. Bagaimana proses pemilihan ikan asin? _
Jawab:

5. Sebutkan beberapa hal yang harus diperhatikan dalam pelabelan produk! _
Jawab:

l

1. Bagaimana cara memilih ikan yang baik?
2. Bagaimana cara membersihkan ikan yang baik?
3. Bagaimana cara menggarami ikan untuk membuat ikan asin?
4. Bagaimana cara mengeringkan ikan asin yang baik?
5. Bagaimana cara pengemasan ikan asin yang balk?

N'�----------------'"-'"'-r Pra"1is Prakarya dan Kewirausahaan SMAIMA Kelas X Semester 2o-;�

1. Buatlah sebuah produk pengolahan makanan awetan dari bahan hewani! Sumber inspirasi
dapat berasal dari budaya di sekitar tempat tinggal Anda.

2. Gunakan informasi dari hasil observasi, wawancara, atau berdasarkan hasil bedah buku dari
sumber/referensi yang telah Anda dapatkan!

3. Perhatikan tahapan pembuatan produk dalam bekerjal
4. Lakukan finishing!
5. Ujilah hasi olahan Anda dari segi cita rasa, bentuk, kualitas, dan keamanan!
6. Perbaikilah hasil olahan Anda berdasarkan penilaian teman dan guru Andal
7. Buatlah kemasan agar hasil pengolahan dapat dipamerkan atau dijuall
8. Buatlah portofolio yang memuat seluruh tugas, ide, dan proses pengolahan yang Anda

lakukan! Jadikan sebagal sebuah buku kerja yang menarik dan penuh estetika (ke-
indahan)!

Setelah mempelajari materi Pengolahan Makanan Awetan dari Bahan Hewani, ungkapkan
tentang hal-hal berikutl
1. Dapatkah Anda menyebutkan hasil olahan makanan awetan dari bahan hewani?
2. Pengalaman apa yang Anda peroleh dalam merancang produk olahan makanan awetan dart

bahan hewani?
3. Mampukah Anda membuat suatu perencanaan usaha produk olahar makanan awetan darl

bahan hewani?
4. Mampukah Anda menghitung biaya produksi pembuatan olahan makenan awetan dari bahan

hewanl?
5. Dapatkah Anda menciptakan peluang pasar baru bagi produksl Anda kelak, jlka suatu saat

anti Anda menjadi seorang wirausaha produk hasil olahan makanan awetan dari bahan
hewani?
6. Mampukah Anda menjelaskan dan mengembangkan materl tentang pengolahan makanan
awetan dart bahan hewani?

Setelah Anda mempelajarl bab inl, bagaimana penguasaan Anda terhadap mater-mater! berkut?

Berllah tanda centang (V) pada kotak yang Anda anggap sesuall

Pengaweta bahan pangan hewanl. !fiJ
3, Wirausaha di bidang pergolahan makanan awetan,

4, Wirausaha lkan asin

ti• B•l�•r Pr1kt!1 Prak1ry1 dan K1wlr1uuhun sMAIMA K,111 X Stmt1111_
2

iPenilsaian Hlarian 4 . Nilaf

A. Berilah tanda silang (X) pada satu jawaban A, B, C, D, atau E yang paling tepat!

kan lele, ikan bawal, dan ikan emas bisa C. sun drying
D tunnel dryer
bertahan hidup di air.
E. micer meat
A. asin D. tawar
B. laut E. keruh 6. Memasak makanan secara perlahan (95--
99C) dengan sedikit air dan dihidangkan
C. payau dengan air rebusannya biasa disebut dengan
teknik memasak ..
2. Berikut faktor-faktor yang dapat memuncul-

kan ide usaha.

1) Pengetahuan yang dimiliki. A. simmering

2) Masalah yang dihadapi dan belum ter- B. steaming
pecahkan. C. setup

3) Kesulitan yang dihadapi sehari-hari. D. poaching
4) Pengalaman dari individu itu sendiri. E. boiling

5) Pengalaman saat ia melihat orang lain 7. Berikut kriteria-kriteria tertentu yang harus
menyelesaikan masalah.
diperhatikan dalam pemilihan wadah pe-
6) Kebutuhan yang belum terpenuhi. nyajian/kemasan, kecuali..,

Berdasarkan hal di atas, yang termasuk A. mampu melindungi isinya
faktor internal ditunjukkan pada nomor...
A. 1),2), dan 3) B. tidak berbau
B. 2), 3), dan 4)
C. memiliki daya tarik terhadap konsumen
C. 2),3), dan 6) D. mudah didapat
D. 1)4), dan 5)
E. 3),4), dan 5) E. mahal harganya

3. Sikap yang harus dimiliki oleh seseorang 8. Ikan yang sering digunakan untuk membuat
siomay, otak-otak, dan nugget adalah...
yang ingin berwirausaha adalah .... A. Kakap
A. berani mencoba dan mengambil risiko B. bandeng

B. pesimis dan gigih C. tuna

C. berkecil hati dan putus asa D. tenggiri
D. jujur dan pesimis
E. inovatif dan berkecil hati E. kembung

4. Penggaraman menggunakan garam ber- 9. Pengaweta' n makanan untuk menghindari
bakteri Salmonella yaitu bakteri yang me-
bentuk kristal. lkan yang akan diolah ditaburi miliki toleransi waktu..
garam, lalu disusun secara berlapis-lapis.
Setiap lapisan ikan diselingi lapisan garam. A. 5-48jam
Cara penggaraman ini merupakan proses
penggaraman engan metode . B. 6-48 jam
A. wet salting
B. semi-wet salting C. 7-58 jam
C. kencn salting D. 8-62jam
E. 10jam
D. semi-dry salting
E. dry salting 10. lkan sarden dapat dijadikan olahan yang
banyak disukai oleh masyarakat Indonesia.
Agar lebih awet olahan ikan sarden dikemas
dengan kemasan.

A. plastik

5. Pengeringan menggunakan sinar matahari B. kaleng
dinamakan. C. kertas

A. case hardening D. gelas
E. artificial dryer
E. fleksibel

geygr· ejo ;�----------------"-•1'_,a_raP,kt1s Prakarya dan Kew1rausahaan SMANA Kelas X Semester 2
-

B. Jawablah pertanyaan-pertanyaan di lawah ini dengan Jelas dan tepatl _
1. Sebutkan contoh hasil pengolahan ikar lele! _
_
Jawab:

2. Bagaimana cara melakukan penggara man kering dalam proses pembuatan ikan asin?
Jawab:

3. Apa yang dimaksud dengan penyakit washiorkor?
Jawab:

4. Sebutkan jenis asam yang dihasilkan melalui proses fermentasi! _
Jawab:

5. Mengapa kemasan logam disebut kemasan yang paling aman? _
Jawab: _

-@8a Se-

Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan jelas dan tepat!
1. Sebutkan fungsi protein bagi tubuh!

Jawab:

2. Apa yang dimaksud dengan penggauraman basah (wet salting) dalam proses pembuatan ikan asin?

Jawab: _

3. Bagaimana cara melakukan penggaraman kench salting? _
Jawab:

4. Sebutkan sebab timbulnya kerusakan pada bahan pangan! _
Jawab:

5. Bagaimana ciri-ciri daging kerbau? _
Jawab:

\I!
an
1. Amatilah usaha di lingkungan sekitar kalian yang bergerak di bidang makanan awetan dari hewanil

2. Bagaimana cara pengolahan dan pengawetannya? Apakah menggunakan sistem tradisional atau

modern?

3. Susunlah menjadi tulisan yang rapi dan mintakan pendapat guru kalian! '77

·.·- --· ·---------------1iJ!l Belajar Praktis Prakarya dan Kewirausahaan SMMA Kelas X Semester2

Penilaian Akhir Tahun

Berilah tanda sllang (X) pada satu jawaban A, B_,D. atau E yang paling tepat!

1. Berikut yang bukan kerajinan tangan 7. Elenyaknya sepatu modern yang lebih me-
dengan inspirasi budaya lokal adalah...,
A. die-cast narik bentuknya dan murah, dalam analisis

B. miniatur objek benda SWOT usaha sepatu batik termasuk dalam
C. benda hiasan
aspek....
D. produk kerajinan dengan fungsi baru
A. threat D. weakness
E. anyaman tas.
B. opportunity E. chance

C strength

Usaha grafika men/adi sangat berkembang 8. Bagian dari grafika yang bertugas memani-
di era saat ini karena...·
A bahan baku mudah didapat pulasi gerakan adalah....
B. tarif produksi yang murah
A. geometri D. imaging
C. perkembangan teknologi
B. citra E. rendering
D. tidak membutuhkan keterampilan
C. animasi
E. bisa meminimalisasi peralatan
9. Grafika komputer yang mempelajari cara
menggambarkan permukaan bidang adalah

3. Cara cetak dengan metode bagian men- A. citra D. geometri
E. rendering
cetak (BM) bertlnta ditransfer lebih dahulu B. animasi

dari pelat ke lembaran karet (blanket), lalu C. imaging

ke bahan cetak disebut metode cetak ...,

A. timbul D. digital 10. Perkembangan teknologi dan adanya media

B. dalam E. datar sos/al yang semakin berkembang membuat
mar iusia ingin lebih dikenal masyarakat
C. saring dengan mengunggah foto-foto yang menarik
banyak orang. Sebagal seorang wirausaha
4. Grafika komputer yang bertungsi menampil- tana man hias yang kreatit, peluang usaha
yang dapat dllakukan adalah...
kan efek cahaya adalah....
A. membuat taman dengan berbagal
A. geometri D, rendering tanaman hlas juge sebagal wahana
rekreasi yang murat
B. animasl E. citra
B. nembuat blbit tanamnan hias baru dar
C. retribusl
tanaman hlas yang telah ada
5. Anallsis SWOT pada usaha sepatu batik
C. rnenjual bibit tanaman hlas dengan
yang berkaitan dengan pemberian pelayan-
harga yang murah
an pada pelanggan adalah ..
D. rnengganti usaha burga anggrek dengan
A. weakness D, workhard tunga melatl

B. opportunity E. strength E melakukan pemasaran melalul medla

C. threat online terhadap tanaman yang sudah

8, Perhatlkan contoh kebudayaan berikutl ada agar lebih dikenal masyarakat
1) Tari Gambyong
2) Candi Prambanan 11, Tanarnan yang memlllkl bentuk daun yang
3) Cerita Roro Jonggrang
4) Gamelan Indah dan menarlk dlseout tanaman hlas

Ob]ek budaya lokal dltunjukkan pada nomor

A. 1)dan 2) D. 2) dan 3) A. bunga D. buah
B. 1)dan 3) E. 2) dan 4) E. batang
C. 1)dan 4) B. deun

C. akar

7 "ow�---------------e_1-i,u P11ktl1 �rak1ry1 dan l<ewlrauaahun SMA/MA Keln X Semester 2 •j

12. Pengertian tanaman hias adalah.... 16. Bandeng presto merupakan ciri khas

A. tanaman yang sengaja ditanam untuk makanan dari....

dipanen A. Banjarnegara D. Semarang

B. tanaman untuk dibudidayakan supaya B. Wonosobo E. Surabaya

dapat memiliki nilai tambah C. Kebumen

3- C. tanaman untuk dipelihara 17. Hasil olahan dagirg sapi berupa lembaran
0. tanaman yang sengaja ditanam untuk daging yang dikeringkan dengan menambah-
is kan campuran gula, garam, serta bumbu-
dekorasi bumbu lainnya dan dapat kita temukan
n E. tanaman yang ditanam sebagai hobi dengan mudah di pasaran dinamakan ...

13. Teknik penggabungan dua tanaman yang

berlainan sehingga menjadi tumbuhan baru A. abon D. gulai

disebut dengan.... B. salai E. rendang

A. grafting D. biji C. dendeng

B. perundukan E. cangkok 18. Protein memiliki fungsi utama sebagai zat
C. setek
i-

14. Memperbanyak tanaman dengan cara me- A. pembangun D. metabolisme
B. pendobrak E. penguat
rundukkan bagian tanaman ke tanah se- C. kimia
hingga menginduksi munculnya akar disebut

2 A. grafting D. biji 19. kan yang menghabiskan seluruh hidupnya
B. perundukan E. cangkok di air tawar adalah.
1
A. lele D kembung
C. setek
B. tuna E. hiu
15. Manfaat tanaman hias untuk lingkungan C. tenggiri
adalah ....

A. membuka peluang usaha baru 20. Metode pengawetan makanan dengan me-

B. menyerap air lakukan proses pemanasan pada suhu di-
C. meningkatkan keindahan bawah 100°C diseout....
D. meningkatkan reboisasi di lingkungan
A. pemanasan D. blanching

E. menghasilkan tanaman hias yang ber- B. sterilisasi E. pengeringan

kualitas C. pasteurisasi

B. Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan jelas dan tepat!

1. Apa yang dimaksud dengan budaya lokal? _
Jawab:

2. Bagaimanakah pemilihan lokasi tempat usaha untuk produk grafika?
Jawab: --------------------------------

3. Mengapa tanaman hias menarik untuk dibudidayakan? _
Jawab:

4. Jelaskan tujuan pengawetan pada bunga segar! _
Jawab:

5. Berilah contoh berbagai olahan awetan dari ikan! _
Jawab:

t:- �-'--------------�
Belajar Praktis Prakarya dan KfWnusahaan SW/MA Kalas X

%%%6.%8

Daftar Pustaka

Bank Indonesia. 2008. Pola Pembiayaan Usaha Kecil Industri Tanaman Hias. Jakarta: Bank Indonesia.

anDepartemen Pertanian. 2008. Buku Pedoman Budi Daya

Practical). Jakarta: Direktoral Jenderal Hortikultura.
Tanaman Hias yang Baik dan Benar (Good Agrial

swanto, Hadi. 2010. Petunjuk Praktis Merawat Anggrek. Jakarta: Agromedia Pustaka.
Kasali, henald. 2010. Wirausaha Mandiri. Jakarta: Gramedia.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 2017. Buku Guru: Prakarya dan Kewirausahaan untuk SMA/MA/SMKIMAK
Kelas X Semester 2 (Edisi Revisi). Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

-----, . 2017. Buku Siswa: Prakarya dan Kewirausahaan untuk SMAMA/SMKIMAK Kelas X Semester 2 (Edisi

Revisi). Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Mahendra, Gunawan. 2013. Panduan Bisnis Cetak Sablon Manual dan Digital. Jakarta: Smart Pustaka
Mardiyatmo. 2006. Kewirausahaan. Bogor: Yudhistira.

Misriyanto, Sapto. 2015. Teknik Dasar Cetak Sablon dan Digital Printing. Yogyakarta: Media Pressindo.
Nusantara, Guntur. 2011. Cetak Sablon untuk Pemula. Jakarta: Puspa Swarg.
Tambunan T. 2012. U'saha Mika Manager dan Menengah di Indonesia. Jakarta: Mika Indonesia.

Tim Balai Bahasa Jakarta. 2011. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Gramedia

Sumber lain:
https://news.detik.com
http://www.agrawindo.com
http://www.bisnius km.com
www.infobatik.id
www.jegegshop.com
www.tasiksyber.com

gg o•J ;�----------------"· -'.i.i.ia__, rPaktJs�rakarya dan Kewirausahaan SMAIMA Kelas X Semester 2

BELAJAR PRAKTIS

PRAKARYA DAN
KEWIRAUSAHAAN

MATA PELAJARAN WA.JIB

Untuk SMA/MA Kelas X Semester 2

Belajar Praktis Prakarya dan Kewirausahaan SMA/MA Kelas X Semester 2 f
adalah buku ideal sebagai pelengkap dan pendamping belajar Prakarya dan
Kewirausahaan yang menekankan pada kemampuan pengetahuan, keterampilan, t
dan pengembangan sikap. Buku ini mendukung siswa agar aktif dan berpikir
sampai tahap penciptaan sesuai dengan tingkat perkembangan dan kemampu- I8
annya, sebagai ciri khas Kurikulum 2013 yang telah disempurnakan. 1

Kelebihan buku ini sebagai berikut. f

'Pendalaman materi: berisi materi pembelajaran yang disajikan untuk il

mempermudah siswa memahami konsep inti pada materi Prakarya dan -It
Kewirausahaan. $ke#
##
Aktivitas: merupakan aktivitas terpilih yang disusun secara terstruktur agar fl
dapat mengembangkan keterampilan dan sikap siswa. %tee
#i
"Soal-soal: disajikan menurut tingkat kesulitan dengan basis soal sampai
berpikir tingkat tinggi (higher order thinking skills) untuk mengembangkan
pengetahuannya.

Buku ini diharapkan memudahkan siswa memahami dan menerapkan materi
Prakarya dan Kewirausahaan melalui rangkaian kegiatan pembelajaran sehingga
dapat menguasai kompetensi yang telah ditetapkan.

Editor, Layout dan Setting, llustrasi, Kelas :No. Absen:
Perwajahan. Cover. ontrol Kualitas
Sekolah:
.A2eoleh Tie

€ /1MN2RI

_Had5#Eddi#air
J. Bromo, Balang, Karanglo, Klaten Selatan,

Klaten, Jawa Tengah
Phone. (+62 272) 323315. 327988

Fax. (+62 272) 327988
E-mail: [email protected]

f

%


Click to View FlipBook Version