PANDUAN TEKNIS
PENULISAN DAN BIMBINGAN
LAPORAN TUGAS AKHIR
PROGRAM STUDI DIII KEBIDANAN SEMARANG
POLTEKKES KEMENKES SEMARANG
TAHUN 2020
Panduan Laporan Tugas Akhir (LTA) 1
TIM PENYUSUN BUKU PANDUAN TEKNIS
PENULISAN & BIMBINGAN LAPORAN TUGAS AKHIR
PRODI DIII KEBIDANAN SEMARANG JURUSAN KEBIDANAN
POLTEKKES KEMENKES SEMARANG
TAHUN 2020
Pengarah : Sri Rahayu, SKp, Ns,S.Tr.Keb., M.Kes
Penanggungjawab : Umaroh, SKM.,S.Tr.Keb.,M.Kes
Penyusun : Sri Wahyuni M, S.Kp.Ns.S.Tr.Keb.M.Kes
Ulfah Musdalifah,SKep.Ns.,M.Kes
Agustin Setianingsih, SSiT, M. Kes
Intan Nugraheni, SSiT.M.Kes
Semarang, Agustus 2020
Ketua Jurusan Kebidanan
Poltekkes Kemenkes Semarang
Sri Rahayu, SKp. Ns.S.Tr.Keb. M. Kes
NIP. 19740818199803 2 001
Panduan Laporan Tugas Akhir (LTA) 2
BIODATA MAHASISWA
NAMA : ......................................................
NIM : ......................................................
SEMESTER : .....................................................
PROGRAM : ......................................................
ALAMAT : .....................................................
JUDUL LAPORAN : .....................................................
Tanda Tangan Mahasiswa
Foto
berwarna
3x4 (...............................................................)
Panduan Laporan Tugas Akhir (LTA) 3
KATA SAMBUTAN
Penyusunan Laporan Tugas Akhir ( LTA) merupakan syarat
sekaligus tahap yang harus dilalui mahasiswa untuk menyelesaikan
pendidikan Diploma III Kebidanan. Dalam proses penulisan dan
bimbingannya diperlukan suatu panduan untuk menyamakan persepsi
antara mahasiswa dan pembimbing.
Dengan disusunnya panduan penyusunan Laporan Tugas Akhir
(LTA) ini saya mengharapkan bisa menunjang keberhasilan mahasiswa
Program Studi Diploma III Kebidanan di lingkup Jurusan Kebidanan
Poltekkes Kemenkes Semarang dalam memahami bagaimana cara
penyusunan Laporan Tugas Akhir (LTA). Semoga melalui proses
penyusunan Laporan Tugas Akhir (LTA) bisa mengantarkan mahasiswa
menjadi sosok bidan yang berkualitas, bisa berfikir ilmiah, kritis, analitis
dan skeptis.
Demikian sambutan dari saya selaku Ketua Jurusan Kebidanan
Kebidanan Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang. Semoga buku ini
memberi manfaat untuk semuanya
Semarang, Agustus 2020
Ketua Jurusan Kebidanan
Poltekkes Kemenkes Semarang
Sri Rahayu, SKp. Ns.S.Tr.Keb. M. Kes
NIP.19740818199803 2 001
Panduan Laporan Tugas Akhir (LTA) 4
KATA PENGANTAR
Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas Rahmat-Nya
sehingga tersusunlah Panduan Pedoman Penyusunan Laporan Tugas
Akhir (LTA) Institusi Diploma III Kebidanan di Jawa Tengah.
Harapan kami dengan tersusunnya buku panduan ini, dapat
memberikan kontribusi besar dalam penyusunan Laporan Tugas Akhir
(LTA ) dalam pendidikan menyelesaikan pendidikan Diploma III
Kebidanan
Kami mengucapkan banyak terimakasih kepada semua pihak
yang telah terlibat dalam penyusunan buku panduan ini dan tentunya
kami mengharapkan kritik dan saran dalam menyempurnakan buku
panduan ini
Penyusun
Panduan Laporan Tugas Akhir (LTA) 5
DAFTAR ISI
Hal
HALAMAN JUDUL ................................................................................ i
TIM PENYUSUN .................................................................................... ii
BIODATA MAHASISWA. ...................................................................... iii
KATA SAMBUTAN ............................................................................... v
KATA PENGANTAR ............................................................................. vi
DAFTAR ISI ........................................................................................... vii
BAB I PENDAHULUAN .............................................................. 1
A. LATAR BELAKANG ............................................. 1
B. DEFINISI TERKAIT PENYUSUNAN LTA ............ 2
BAB II PROSEDUR PELAKSANAAN ......................................... 5
A. PETUNJUK UMUM ................................................ 5
BAB III SISTEMATIKA PENULISAN ........................................... 26
A. SISTEMATIKA PROPOSAL .................................. 26
B. SISTEMATIKA LTA .............................................. 28
C. KETERANGAN SISTEMATIKA .......................... 30
BAB IV TATA CARA PENULISAN ............................................... 72
A. KERTAS DAN PENGETIKAN .............................. 72
BAB V PENUTUP ......................................................................... 83
DAFTAR PUSTAKA .............................................................................. 84
LAMPIRAN ........................................................................................... 85
Panduan Laporan Tugas Akhir (LTA) 6
BAB I
PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
Sebagai salah satu bentuk kegiatan atau pengalaman
belajar, Laporan Tugas Akhir (LTA) memberi kesempatan
kepada pihak peserta didik untuk mengekspresikan seluruh hasil
proses belajar yang telah diikuti.
Berdasarkan Kurikulum Pendidikan Diploma III
Kebidanan Tahun 2017 bahwa Laporan Tugas Akhir merupakan
bagian dari struktur kurikulum yang harus ditempuh mahasiswa
pada semester VI. Laporan Tugas Akhir harus ditulis dengan
jelas dan padat, menggunakan ungkapan-ungkapan yang tepat,
disusun secara logis dan memperhatikan hal-hal yang bersifat
detail secara cermat. Dengan pengalaman menyusun Laporan
Tugas Akhir dimungkinkan bagi peserta didik untuk
mengungkapkan seluruh domain belajar yang telah dicapainya,
baik berupa domain kognitif, afektif maupun psikomotor.
Pembuatan Laporan Tugas Akhir tidak hanya
bermanfaat bagi peserta belajar, karena kemampuan
menganalisis, mensintesis serta mengungkapkan dalam bentuk
tulisan akan sangat diperlukan oleh seorang profesional. Selain
itu Laporan Tugas Akhir sebagai bentuk kegiatan asuhan
komprehensif yang diberikan pada seorang ibu mulai dari
Panduan Laporan Tugas Akhir (LTA) 7
kehamilan hingga masa nifas. Asuhan komprehensif juga
diberikan pada Bayi baru lahir dan Neonatus. Laporan Tugas
Akhir akan memberikan kontribusi bagi perkembangan ilmu
kebidanan secara langsung yang akan mempengaruhi kualitas
praktik kebidanan.
Pedoman penyusunan dan bimbingan Laporan Tugas
Akhir ini bertujuan sebagai panduan bagi mahasiswa dan
pembimbing didalam menyelesaikan kegiatan pengambilan
studi kasus. Dengan demikian diharapkan akan terjadi
keseragaman penulisan dan mempermudah proses penulisan.
Dengan adanya pedoman memungkinkan peserta
didik mengetahui proses yang akan dilakukannya sehingga
dapat memberikan gambaran pelaksanaan kegiatan yang akan
dikerjakan.
B. DEFINISI TERKAIT PENYUSUNAN LAPORAN TUGAS AKHIR
Ada beberapa pengertian yang perlu dijelaskan dalam rangka
menyamakan persepsi tentang beberapa hal terkait dengan
proses penyusunan Laporan Tugas Akhir, antara lain :
1. Proposal Laporan Tugas Akhir (LTA) adalah rencana atau
blueprint untuk sebuah pengambilan studi kasus tentang
asuhan secara komprehensif kepada ibu dan bayi.
2. Laporan Tugas Akhir (LTA) ialah aplikasi ilmu di bidang
kebidanan secara sistematis dibuat sesuai dengan standar-
Panduan Laporan Tugas Akhir (LTA) 8
standar keilmiahan yang dipersyaratkan sebagaimana
lazimnya karya-karya ilmiah lainnya, disajikan dalam
bentuk, susunan dan cara penulisan yang didasarkan pada
aturan-aturan yang diakui secara konsisten.
3. Bimbingan adalah proses interaksi antara mahasiswa dan
dosen pembimbing yang telah ditunjuk untuk membantu
memberikan arahan dalam penyusunan proposal Laporan
Tugas Akhir dan Laporan Tugas Akhir.
4. Pembimbing adalah dosen atau praktisi bidang ilmu
kebidanan atau bidang ilmu terkait yang telah memenuhi
syarat akademi dan administrasi yang telah ditetapkan dan
telah ditunjuk melalui surat keputusan Direktur Politeknik
kesehatan Kementerian Kesehatan Semarang untuk
menjadi pembimbing Laporan Tugas Akhir.
5. Ujian Proposal adalah ujian yang dilaksanakan untuk
mengetahui kemampuan mahasiswa tentang asuhan
komprehensif pada studi kasus yang dipilih sebelum
melakukan pengambilan studi kasus.
Panduan Laporan Tugas Akhir (LTA) 9
6. Ujian Sidang adalah proses mengukur kemampuan
mahasiswa dalam menghasilkan laporan karya ilmiah dan
penguasaan dalam mempresentasikan dan
mempertahankan hasil asuhan yang diberikan pada kasus
yang diambil melalui Laporan Tugas Akhir yang telah
disusun.
Panduan Laporan Tugas Akhir (LTA) 10
BAB II
PROSEDUR PELAKSANAAN
A. PETUNJUK UMUM
1. Tujuan
Tujuan penulisan Laporan Tugas Akhir ini memberikan
kesempatan mahasiswa untuk dapat mengaplikasikan teori
dan praktek ke dalam pengalaman nyata yaitu
melaksanakan asuhan kebidanan dengan menggunakan
pendekatan manajemen kebidanan dengan memberikan
Asuhan Kebidanan pada ibu hamil, ibu bersalin, ibu nifas
dan pelayanan KB serta BBL dan Neonatus secara
komprehenshif.
2. Bentuk Tulisan Laporan Tugas Akhir
a. Laporan Tugas Akhir disusun dari studi kasus pasien
yang belum pernah diambil sebelumnya.
b. Laporan Tugas Akhir disusun berdasarkan buku
petunjuk penulisan yang telah ditetapkan.
3. Persyaratan
a. Syarat Akademis
1) Mahasiswa akhir semester V pada tahun pengajuan
proposal Laporan Tugas Akhir (LTA).
Panduan Laporan Tugas Akhir (LTA) 11
2) Lulus semua mata kuliah teori dan praktik pada
semester sebelumnya.
b. Syarat Administrasi
Telah menyelesaikan biaya administrasi sesuai
ketentuan dan melakukan Heregistrasi (KRS) pada
semester yang sedang berlangsung.
c. Syarat Studi Kasus yang diambil
1) Pasien tidak boleh sama antar mahasiswa
a. Kasus yang diambil Ibu hamil usia kehamilan 36
minggu (TM III) dengan kehamilan normal, diikuti
sampai persalinan, nifas, BBL dan Neonatus serta
KB. Dengan melakukan home visit minimal waktu
asuhan 2 bulan dengan memperhatikan protokol
kesehatan.
2) Dalam perjalanan waktu pengambilan studi kasus,
apabila kasus yang diambil mengalami komplikasi
atau mengalami resiko/ penyulit kehamilan,
Persalinan, nifas segera melaporkan ke
pembimbing untuk mendapatkan alternatif
selanjutnya sbb:
Panduan Laporan Tugas Akhir (LTA) 12
a) Kasus tetap dilanjutkan (Prognosa Baik)
sesuai fungsi mandiri/ kolaborasi/ rujukan.
Studi kasus : sesuai perkembangan kasus
yang diambil.
b) Meninggal ibu/ bayi maka asuhan
menyesuaikan.
3) Tempat pengambilan kasus dapat di Puskesmas
atau PONED.
4. Waktu Pelaksanaan Penyusunan Laporan Tugas Akhir
a. Pembekalan LTA melalui daring
b. Pembuatan Proposal dan bimbingan dilakukan dengan
daring selama 2-4 minggu
c. Ujian proposal (daring) selama 1-2 minggu
d. Asuhan hamil, bersalin, nifas dan KB serta BBL dan
Neonatus selama 11 minggu yaitu Pengambilan kasus
terintegral pada saat praktik PK III (menyesuaikan masa
Pandemi).
e. Pembuatan Hasil dan bimbingan selama 2 - 3 minggu
f. Uji Hasil selama 1 - 2 Minggu
g. Tanggal pelaksanaanya berdasarkan Surat Keputusan
Direktur Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan
Semarang.
Panduan Laporan Tugas Akhir (LTA) 13
5. Prosedur Pengajuan dan Penyelesaian Laporan Tugas
Akhir
a. Mahasiswa mengajukan proposal Laporan Tugas Akhir
kepada pembimbing yang terintegrasi dalam Praktik
Klinik.
b. Jika proposal sudah disusun dan disetujui pembimbing
maka mahasiswa melaporkan ke koordinator Laporan
Tugas Akhir dan akan ditentukan jadwal untuk
diseminarkan, proposal digandakan sebanyak tim
penguji yang telah ditunjuk atau diemailkan ke masing-
masing penguji 2 hari sebelum ujian.
c. Setelah seminar, mahasiswa melakukan perbaikan
proposal dan mengajukan izin pengambilan kasus
terhadap pasien yang akan diberikan asuhan secara
komprehensif.
d. Selanjutnya mahasiswa melakukan asuhan kebidanan
pada ibu hamil, ibu bersalin, ibu nifas dan pelayanan
KB serta BBL dan Neonatus secara komprehenshif
dan melakukan konsultasi pembuatan Laporan Tugas
Akhir dengan pembimbing secara daring.
e. Setelah menyelesaikan Laporan Tugas Akhir
mahasiswa mengajukan untuk mengikuti ujian Laporan
Tugas Akhir, yang sebelumnya Laporan Tugas Akhir
Panduan Laporan Tugas Akhir (LTA) 14
harus digandakan sebanyak 2 (dua) eksemplar kepada
penguji yang telah ditunjuk atau jika ujian secara
daring LTA sudah diemailkan minimal 2 hari sebelum
pelaksanaan ujian.
f. Setelah ujian Laporan Tugas Akhir mahasiswa
mengadakan revisi perbaikan berdasarkan Berita
acara yang telah diketahui dan ditandatangani oleh
tim penguji.
g. Mahasiswa wajib mengumpulkan hasil Laporan Tugas
Akhir yang telah disetujui oleh tim penguji dalam
bentuk:
1) Hard copy sebanyak 2 (Dua) eksemplar
(penjilidan akan dikoordinir oleh bagian
perpustakaan) dengan perincian:
(a) 1 (satu) eksemplar untuk bagian
perpustakaan.
(b) 1 (satu) eksemplar untuk mahasiswa yang
bersangkutan.
(c) 1 (satu) CD untuk pembimbing dan 1 CD
untuk Jurusan.
(d) Pengumpulan hard copy akan dikoordinasi
oleh penanggung jawab perpustakaan.
Panduan Laporan Tugas Akhir (LTA) 15
2) Soft copy atau CD yang ditulis nama mahasiswa,
judul dan pembimbing. Isi Laporan Tugas Akhir
bukan dalam bentuk pdf dan dikumpulkan ke
koordinator Laporan Tugas Akhir.
h. Mahasiswa yang akan mengikuti uji proposal atau uji
Laporan Tugas Akhir sebelumnya dianjurkan
menghadiri uji proposal atau uji Laporan Tugas Akhir
minimal 1 kali (bisa dengan Virtual meeting).
6. Pembimbing
Pembimbing adalah dosen atau praktisi bidang ilmu
kebidanan atau bidang ilmu terkait yang telah memenuhi
syarat akademi dan administrasi.
a. Ketentuan Pembimbing
1) Dosen pembimbing Studi Kasus terdiri dari 1
pembimbing Institusi.
2) Pembimbing ditetapkan oleh pimpinan institusi dan
telah ditetapkan dalam Surat Keputusan Diektur.
3) Pergantian pembimbing Studi Kasus dilakukan
secara tertulis dan dengan persetujuan pembimbing
yang diganti dan diketahui oleh pimpinan institusi
4) Pembimbing Institusi dengan ketentuan latar
belakang Pendidikan sbb:
Panduan Laporan Tugas Akhir (LTA) 16
(a) S1 Kes/ DIV Kesehatan+S2 Kesehatan dengan
latarbelakang pendidikan bidan
(b) S2 Kebidanan
b. Tugas Pembimbing
1) Secara umum tugas pembimbing adalah
memfasilitasi, mengarahkan dan membimbing
mahasiswa mulai dari penyusunan proposal
sampai selesainya Laporan Tugas Akhir
2) Menjaga hubungan secara akademik dan
menjunjung tinggi norma, etika dan peraturan
pendidikan yang berlaku
3) Memberikan petunjuk dalam pencarian studi
pustaka
4) Membimbing dan mengawasi secara kontinyu
proses pelaksanaan pemberian asuhan kebidanan
pada studi kasus yang diambil dalam proses
penyusunan Laporan Tugas Akhir.
Panduan Laporan Tugas Akhir (LTA) 17
5) Pembimbing diwajibkan mengisi dan
menandatangani lembar konsultasi sebagai bukti
bahwa proses bimbingan berlangsung Mahasiswa
mencatat setiap bimbingan yang dilakukan secara
daring.
6) Pembimbing yang ditugaskan sebagai penguji
mahasiswa bimbingan disesuaikan dengan
ketentuan yang berlaku
7. Mekanisme Bimbingan
Mahasiswa dalam melakukan proses pembuatan
Laporan Tugas Akhir akan dibimbing secara terencana
oleh pembimbing yang ditunjuk, buku panduan dan
bimbingan baik secara daring ataupun luring menjadi
panduan dan alat monitoring baik bagi mahasiswa,
pembimbing, koordinator Laporan Tugas Akhir dan pejabat
akademik lain yang berwenang.
Pembimbing dan mahasiswa diwajibkan secara
bersama-sama membuat rencana proses pembuatan
Laporan Tugas Akhir beserta jadwalnya. Jadwal
pertemuan yang telah dibuat wajib dipenuhi baik oleh
pembimbing maupun mahasiswa. Bila ada jadwal yang
tidak terpenuhi, perlu dijelaskan halangan yang telah
terjadi dan kemudian pembimbing dan mahasiswa
Panduan Laporan Tugas Akhir (LTA) 18
bersama-sama mencari jadwal pengganti. Bimbingan
dilakukan di institusi pendidikan dan di luar institusi atau
pun secara daring. Lembar konsultasi terlampir
8. Tugas Mahasiswa
a. Menyampaikan studi kasus yang diambil.
b. Membuat jadwal pertemuan dengan pembimbing bisa
dilakukan secara daring ataupun luring.
c. Melaksanakan tugas-tugas membimbing sesuai
kesepakatan.
d. Melaksanakan kegiatan atau asuhan kebidanan
komprehensif sesuai jadwal dan mengajukan alasan
tertulis bila rencana mundur.
9. Syarat dan Prosedur Ujian Proposal Laporan Tugas
Akhir
Tujuan seminar proposal adalah menilai sampai dimana
kesiapan mahasiswa sebelum dapat meneruskan studi
kasus atau asuhan kebidanan pada ibu hamil, ibu
bersalin, ibu nifas dan pelayanan KB serta BBL dan
Neonatus secara komprehenshif. Syarat dan prosedurnya
adalah :
a. Syarat dan Ketentuan :
Panduan Laporan Tugas Akhir (LTA) 19
1) Penguji terdiri 2 Penguji ( pembimbing sebagai
Penguji )
2) Penilaian Proposal bobot nilai 40 % (40% bimbingan
+ 60% ujian proposal)
3) Peilaian Proposal masuk dalam nilai MK LTA
4) Penempatan waktu ujian proposal akhir semester V
5) Proposal telah dinyatakan siap ujian oleh
pembimbing yang dibuktikan dengan lembar
persetujuan yang ditandatangani pembimbing
b. Prosedur :
1) Berdasarkan jadwal ujian proposal yang telah
ditentukan, mahasiswa melakukan kesepakatan
atau kontrak waktu pelaksanaan ujian proposal
dengan tim penguji yang ditunjuk.
2) Mahasiswa menyerahkan proposal kepada tim
penguji minimal 2 hari sebelum pelaksanaan ujian
(dapat diemailkan).
3) Mahasiswa dan ketiga penguji menandatangani
daftar hadir ujian proposal Laporan Tugas Akhir.
4) Mahasiswa menyerahkan lembar penilaian ujian
proposal kepada masing-masing penguji sebelum
ujian proposal dimulai (lembar penilaian dikirimkan
email jika ujian secara daring).
Panduan Laporan Tugas Akhir (LTA) 20
5) Ujian proposal dilaksanakan secara terbuka
dengan alokasi waktu 60 menit dengan ketentuan
acara :
(a) Pembukaan oleh Ketua Penguji : 5 menit
(b) Presentasi oleh mahasiswa : 15 menit
(c) Tanya jawab : 35 menit
(d) Diskusi dan penutup : 5menit
6) Penentuan hasil tindak lanjut ujian proposal
diputuskan dalam 4 kategori :
a. LULUS, dan proposal dapat dilaksanakan
sepenuhnya tanpa revisi.
b. LULUS, dan proposal dapat dilaksanakan
melalui perbaikan sesuai masukan penguji
dan batas waktu perbaikan proposal maksimal
1 minggu setelah ujian.
c. TIDAK LULUS, perbaikan proposal dan
dilakukan ujian ulang.
d. TIDAK LULUS, tidak dapat diproses lanjut
untuk dilakukan pengambilan kasus, sehingga
harus menyusun proposal kembali.
Panduan Laporan Tugas Akhir (LTA) 21
10. Syarat dan Prosedur Ujian Laporan Tugas Akhir
a. Syarat
1) Laporan Tugas Hasil telah dinyatakan siap ujian
oleh pembimbing yang dibuktikan dengan lembar
persetujuan yang ditandatangani pembimbing.
2) Busana peserta ujian adalah memakai jas
almamater, celana/ rok panjang warna gelap dan
sepatu resmi warna hitam.
b. Prosedur
1) Berdasarkan jadwal ujian Laporan Tugas Hasil yang
ditentukan, mahasiswa melakukan kesepakatan
atau kontrak waktu pelaksanaan ujian Laporan
Tugas Akhir dengan tim penguji yang ditunjuk.
2) Jumlah Laporan Tugas Akhir yang dikumpulkan
sesuai dengan jumlah penguji yang telah ditentukan/
ditunjuk.
3) Mahasiswa menyerahkan Laporan Tugas Hasil
kepada tim penguji minimal 1 minggu sebelum
pelaksanaan ujian.
4) Mahasiswa dan ketiga penguji menandatangani
daftar hadir Laporan Tugas Akhir.
Panduan Laporan Tugas Akhir (LTA) 22
5) Mahasiswa menyerahkan lembar penilaian ujian
Laporan Tugas Akhir kepada tim penguji sebelum
ujian dimulai.
6) Ujian Laporan Tugas Akhir dilaksanakan secara
terbuka dengan alokasi waktu 60 menit dengan
ketentuan acara :
(a) Pembukaan oleh Penguji : 5 menit
(b) Presentasi oleh mahasiswa :15 menit
(c) Tanya jawab dan klarifikasi 2 penguji : 35 menit
(d) Diskusi penentuan hasil dan penutup : 5 menit
7) Penentuan hasil ujian Laporan Tugas Akhir
diputuskan dalam 2 kategori :
(a) LULUS
(b) TIDAK LULUS dan dilakukan ujian ulang
8) Laporan Tugas Akhir direvisi maksimal 1 (satu)
minggu setelah ujian dengan menunjukkan bukti
masukan dari masing-masing penguji
9) Sudah ditandatangani oleh pembimbing dan
penguji
10) Laporan Tugas Akhir dikumpulkan dalam bentuk
softcopy dan hardcopy (warna biru donker dengan
tinta emas) dikumpulkan maksimal 2 (dua) minggu
setelah ujian
Panduan Laporan Tugas Akhir (LTA) 23
11) Nilai ujian masuk dalam MK LTA (Laporan Tugas
Akhir 3 SKS, 60 % uji hasil)
12) Nilai MK. LTA terdiri dari 40% Proposal LTA dan
60% Uji LTA.
11. Peraturan Umum Penyusunan Laporan Tugas Akhir
Dalam menyusun Laporan Tugas Akhir diharapkan berlaku
jujur dan tidak melakukan kecurangan-kecurangan, seperti:
a. Plagiat: dengan sengaja menggunakan kalimat atau
karya laporan/ Studi Kasus orang lain sebagai kalimat
atau karyanya sendiri dalam penyusunan Studi Kasus
tanpa mencantumkan sumbernya
b. Penyuapan: mempengaruhi atau mencoba
mempengaruhi pembimbing dan atau dosen
c. Pemalsuan: dengan sengaja atau tidak atau tanpa izin
mangganti atau mengubah/ memalsukan nilai,
keterangan (data) atau tandatangan dalam ruang
lingkup penyusunan Studi Kasus
d. Laporan Tugas Akhir tidak boleh dibuatkan sebagian
atau seluruh isi Laporan Tugas Akhir oleh orang lain
12. Sanksi-sanksi
Jika terjadi kecurangan-kecurangan tersebut diatas maka
akan diambil tindakan berupa:
Panduan Laporan Tugas Akhir (LTA) 24
a. Peringatan keras secara lisan atau tertulis
b. Pengurangan nilai Studi Kasus
c. Dinyatakan tidak lulus dalam penyusunan Studi Kasus
sehingga harus dilakukan pengulangan pembuatan
Studi Kasus mulai dari awal
d. Sanksi lebih lanjut akan disesuaikan dengan aturan
institusi
13. Penilaian
a. Prosedur Penilaian
1) Setiap penguji diwajibkan memberi nilai sesuai
dengan objek penilaian yang ditentukan
2) Nilai penyajian (presentasi) dapat dicantumkan
setelah penyajian berakhir
3) Pada akhir ujian setelah daftar nilai diisi dengan
lengkap dan ditandatangani oleh semua penguji,
segera dikumpulkan kepada moderator untuk
diteruskan ke koordinator penguji LTA dalam
bentuk rekapitulasi seluruh peserta ujian
4) Selanjutnya untuk bahan rapat yudisium, terakhir
diserahkan kepada panitia UAP bagian LTA
sebagai dokumen
b. Objek Penilaian
Panduan Laporan Tugas Akhir (LTA) 25
1) Penampilan: adalah perwujudan tingkah laku yang
meliputi cara berbicara, sikap, dsb.
2) Penggunaan AVA: adalah kemampuan memakai
alat bantu komunikasi di ruang persidangan
3) Penggunaan waktu: adalah kesesuaian antara
lama penyajian dengan waktu yang tersedia,
termasuk juga penyesuaian/ perimbangan waktu
untuk masing-masing bab.
4) Kejelasan pengungkapan: adalah kemampuan
menggunakan suatu maksud secara jelas, padat,
terarah, dsb sehingga orang lain mudah
menangkap
5) Sistematika dan konsistensi: adalah kesesuaian
urutan tiap bab, sub bab dan sub-sub bab
termasuk pokok-pokok materi yang terkandung di
dalamnya
6) Bahasa: adalah susunan kata-kata yang sesuai
dengan tata bahasa, sehingga dengan jumlah
seminimal mungkin
7) Tata tulis (format): adalah kesesuaian cara menulis
dengan suatu aturan tertentu termasuk di
dalamnya adalah konsistensi dan kerapian
Panduan Laporan Tugas Akhir (LTA) 26
8) Isi atau materi: adalah pokok-pokok pengertian
yang terkandung dalam tiap bab, sub bab dan sub-
sub bab yang sesuai dengan masalah dan tujuan
yang akan dicapai
9) Penguasaan isi LTA (Laporan Tugas Akhir): adalah
kemampuan menguasai hal-hal yang pokok,
penting dalam memberikan asuhan pada ibu hamil,
bersalin, nifas dan BBL dan dapat menjawab
secara rasional pertanyaan-pertanyaan, serta
kemampuan menguasai atau menggunakan teori/
konsep/ pendapat dsb, yang tidak tertulis dalam
studi kasus tetapi masih berhubungan erat dengan
isi studi kasus tersebut.
Panduan Laporan Tugas Akhir (LTA) 27
c. Cara Pemberian Nilai
1) Tiap-tiap objek dinilai dengan angka puluhan dan
satuan (rentang nilai 10-100)
2) Cara penilaian sesuai dengan format penilaian
LTA, nilai masing-masing penguji dibagi sesuai
jumlah penguji adalah nilai ujian LTA
3) Perbedaan penilaian antara penguji tidak boleh
lebih dari nilai kewajaran (10 point)
4) Nilai ujian
Hasil akhir nilai ujian LTA ditransfer ke dalam nilai
mutu dan huruf dengan konversi sebagai berikut:
NILAI ANGKA HURUF
NO
ABSOLUT MUTU MUTU
1 >80 4 A
2 74 - 79 3.5 AB
3 69 - 73 3 B
4 64 - 68 2.5 BC
5 56 - 63 2 C
6 51 - 55 1 D
7 0 - 50 0 E
14. Yudisium
a. Yudisium “LULUS” dapat memiliki 2 kriteria
1) Lulus dengan perbaikan, misal: karena penilaian
LTA kurang cukup, maka naskah dikembalikan
pada mahasiswa untuk diperbaiki dan
Panduan Laporan Tugas Akhir (LTA) 28
dikonsultasikan dengan dosen penguji, setelah
dirasa cukup maka perbaikan tersebut dimintakan
persetujuan tim penguji dan diserahkan pada
koordinator LTA
2) Lulus mutlak tanpa syarat, maka naskah
diserahkan kembali kepada mahasiswa untuk dijilid
(hard cover)
b. Yudisium “GAGAL” dapat memiliki beberapa kriteria:
1) Gagal mutlak
2) Gagal dengan perbaikan, misal karena materi
penulisan LTA kurang cukup, maka naskah
dikembalikan kepada mahasiswa untuk
diperbaiki/kembali proses bimbingan. Setelah
dinilai cukup dengan perbaikannya, naskah
diajukan lagi pengujian ulang dengan yarat yang
ditetapkan tim penguji.
3) Gagal tanpa perbaikan misalnya hanya karena
presentasinya kurang cukup maka mahasiswa
harus lebih mempersiapkan diri lagi, setelah
persiapan dirasa cukup, maka dapat dilakukan
pengujian kembali, naskah diserahkan kembali
pada koordinator dengan waktu yang ditetapkan
atas usul tim penguji
Panduan Laporan Tugas Akhir (LTA) 29
15. Pengumuman Hasil Ujian Laporan Tugas Akhir
Lulus tanpa revisi Hasil ujian LTA dicantumkan dalam KHS
(Kartu Hasil Studi) dan transkrip nilai
Hasil ujian akan diumumkan dengan ketentuan sebagai
berikut:
a. Nilai langsung dapat diungkap
b. Lulus dengan revisi
Nilai diumumkan apabila mahasiswa yang bersangkutan
sudah melakukan revisi dan disetujui penguji. Pada saat
ujianberakhir hanya diumumkan lulus dengan revisi
tanpa menyebutkan nilai.
c. Gagal
Diberitahukan kepada mahasiswa secara langsung dan
diperkenankan mendaftar lagi untuk mengikuti ujian
pada periode berikutnya.
d. Ditunda
Apabila karena suatu alasan tertentu ujian tidak dapat
dilanjutkan atau dilaksanaan maka tim penguji dapat
memutuskan untuk menunda atau membatalkan ujian
(belum ada penilaian).
BAB III
SISTEMATIKA PENULISAN
Panduan Laporan Tugas Akhir (LTA) 30
A. SISTEMATIKA PROPOSAL LAPORAN TUGAS AKHIR (LTA)
1. Bagian Awal
a. Halaman sampul
b. Halaman Judul
c. Halaman Persetujuan Pembimbing
d. Halaman Pengesahan Penguji dan Ketua Program Studi
e. Kata pengantar
f. Daftar Isi
g. Daftar Tabel (bila ada)
h. Daftar Gambar (bila ada)
i. Daftar Grafik (bila ada)
j. Daftar Lampiran
2. Bagian Utama
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
B. Tujuan
C. Ruang Lingkup
D. Manfaat
E. Metode Pengambilan Data
F. Sistematika Penulisan
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
A. Tinjauan Teori Asuhan Kebidanan ( Teori Asuhan
Kebidanan dan Jurnal Penelitian)
Panduan Laporan Tugas Akhir (LTA) 31
BAB III METODE
A. Rancangan
B. Subyek
C. Pengumpulan data dan analisa data
D. Masalah etika
3. Bagian Akhir
DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN
Jumlah halaman dari Bab I Pendahuluan hingga Bab III
maksimal 60 halaman belum termasuk lampiran
Panduan Laporan Tugas Akhir (LTA) 32
SISTEMATIKA LAPORAN TUGAS AKHIR (LTA)
1. Bagian Awal
a. Halaman Sampul
b. Halaman Judul
c. Halaman Persetujuan Pembimbing
d. Halaman Pengesahan Penguji dan Ketua Jurusan
e. Riwayat Hidup Penulis
f. Halaman Persembahan
g. Kata pengantar
h. Daftar Isi
i. Daftar Tabel (bila ada)
j. Daftar Gambar (bila ada)
k. Daftar Grafik (bila ada)
l. Daftar Lampiran
m. Abstrak (dalam bentuk Bahasa Inggris dan Bahasa
Indonesia)
2. Bagaian Isi / Utama
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
B. Tujuan
C. Ruang Lingkup
D. Manfaat
E. Metode Pengambilan Data
Panduan Laporan Tugas Akhir (LTA) 33
F. Sistematika Penulisan
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
A. Tinjauan Teori Asuhan Kebidanan (Teori
Asuhan Kebidanan dan Jurnal Penelitian)
BAB III METODE
A. Rancangan
B. Subyek
C. Pengumpulan data dan analisa data
D. Masalah etika
BAB IV TINJAUAN KASUS DAN PEMBAHASAN
A. STUDI KASUS
1. Pengkajian Subjektif
2. Pengkajian Objektif
3. Analisa Kasus
4. Penatalaksanaan Kasus
B. PEMBAHASAN
BAB V PENUTUP
A. Kesimpulan
B. Saran
Panduan Laporan Tugas Akhir (LTA) 34
3. Bagian Akhir
DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN
RALAT (bila ada)
Jumlah halaman dari Bab I Pendahuluan hingga Bab V maksimal
150 halaman belum termasuk lampiran.
B. KETERANGAN/PENJELASAN SISTEMATIK
1. Bagian Permulaan / Awal
Bagian awal terdiri dari halaman Sampul, Judul, halaman
Persetujuan Pembimbing, halaman pengesahan Penguji dan
Ketua Program Studi, Kata pengantar, Daftar Isi, Daftar
Tabel, Daftar Gambar, Daftar Grafik, Daftar Lampiran dan
Intisari atau Abstrak
a. Halaman Sampul Depan
Halaman sampul depan memuat judul Laporan Tugas
Akhir, maksud penulisan Laporan Tugas Akhir,
lambang Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang,
nama dan nomer induk mahasiswa, nama Instansi dan
tahun penulisan Laporan Tugas Akhir. Warna sampul
Laporan Tugas Akhir adalah biru dan dijilid hardcover
b. Halaman Judul
Panduan Laporan Tugas Akhir (LTA) 35
Halaman judul sama dengan halaman sampul, dicetak
pada kertas HVS putih dengan tinta cetak warna hitam.
Seperti halnya halaman sampul, halaman ini juga
dicetak dengan komposisi huruf dan letak masing-
masing bagian secara simetris. Adapun kriteria
penulisan sbb :
1) Judul yang tidak jelas, terlalu umum, kurang
informatif, tidak memikat dan bisu akan
menyebabkan tulisan diremehkan orang
2) Judul yang baik biasanya tidak lebih dari 12 kata
3) Judul Laporan Tugas Akhir merupakan cerminan
dari tujuan penulisan studi kasus
c. Halaman Persetujuan
Halaman in memuat persetujuan pembimbing terhadap
proposal atau Laporan Tugas Akhir untuk diajukan dan
dipertahankan dalam seminar atau uji proposal/ uji hasil
Laporan Tugas Akhir (lihat lampiran persetujuan
pembimbing)
d. Halaman Pengesahan
Halaman ini diisi setelah pelaksanaan ujian dan
perbaikan Laporan Tugas Akhir. Lembar pengesahan
ditandatangani oleh penguji dan pimpinan institusi (lihat
lampiran lembar pengesahan)
Panduan Laporan Tugas Akhir (LTA) 36
e. Riwayat Hidup Penulis
Dalam riwayat hidup penulis, selain nama, tempat dan
tanggal lahir juga dicantumkan riwayat pendidikan dan
pekerjaan penulis.
f. Halaman Persembahan
Halaman ini dipergunakan bagi mereka yang ingin
mempersembahkan karyanya kepada orang tertentu
atau diisi dengan kata-kata mutiara, cuplikan do’a, motto
atau semboyan yang ingin dikemukakan penulis
g. Kata Pengantar
Pada umumnya halaman ini memuat ucapan terima
kasih penulis kepada pihak-pihak tertentu yang telah
membantunya selama penulisan atau pendidikan. judul
KATA PENGANTAR diketik simetris, tanpa garis bawah
dan titik di akhir kalimat. Pada akhir teks di sebelah
kanan bawah dicantumkan tanggal penulisan dan kata
“Penulis”
h. Halaman Daftar Isi
Semua judul bab, judul sub-bab disusun dalam suatu
daftar yang disusun secara vertikal. Semua judul bab
diketik dengan huruf besar, sedangkan anak sub bab
dan rinciannya hanya huruf awal yang diketik dengan
huruf besar. Pada daftar isi dimasukan halaman-
Panduan Laporan Tugas Akhir (LTA) 37
halaman KATA PENGANTAR, ABSTRAK, DAFTAR ISI,
DAFTAR TABEL, DAFTAR GAMBAR, DAFTAR
LAMPIRAN dalam angka romawi kecil, diikuti dengan
rincian bab-bab bagian utama Proposal LTA/ Hasil
Laporan Tugas Akhir dan diakhiri dengan DAFTAR
PUSTAKA serta LAMPIRAN
i. Halaman Daftar tabel, daftar gambar, daftar grafik, dan
daftar lampiran.
Daftar ini memberikan petunjuk kepada pembaca agar
dapat dengan cepat mengetahui tabel, gambar,
singkatan serta lampiran apa saja yang terdapat dalam
Laporan Tugas Akhir tersebut berikut
j. Abstrak
Abstrak atau ringkasan merupakan ringkasan atau
ulasan singkat dari isi Laporan Tugas Akhir ditulis dalam
dua bahasa yaitu bahasa Indonesia dan bahasa Inggris.
Abstrak berisi masalah utama yang diteliti dan tujuan,
metode yang digunakan, hasil yang diperoleh dan
kesimpulan utama dan saran yang diajukan. Umumnya
terdiri dari 3–4 alinea dan berisi 200-250 kata Kata kunci
dapat berasal dari judul, abstrak, atau isi dari tulisan.
Pilih kata-kata yang dipakai kalau mencari informasi
mengenai topik tersebut ( contoh lihat lampiran).
Panduan Laporan Tugas Akhir (LTA) 38
2. Bagian Utama / Isi
a. BAB I Pendahuluan
1) Latar Belakang
Laporan Tugas Akhir merupakan aplikasi
ilmu di bidang kebidanan secara sistematis dibuat
seuai dengan standar- standart keilmiahan yang
dipersyaratkan sebagaimana lazimnya karya-karya
ilmiah lainnya, disajikan dalam bentuk, susunan
dan cara penulisan yang didasarkan pada aturan
aturan yang diakui secara konsisten
Studi kasus adalah salah satu metode
penelitan dalam ilmu social. Dalam riset yang
menggunakan metode studi kasus, dilakukan
pemeriksaan longitudinal yang mendalam
terhadap suatu keadaan atau kejadian yang
disebut sebagai kasus dengan cara-cara yang
sistematis dalam melakukan pengamatan ,
pengumpulan data, analisis informasi, dan
pelaporan hasilnya. Penggunaan studi kasus untuk
memperoleh data dari berbagai sumber investigasi
(dokumen, arsip, wawancara, observasi, artifak,
sumber-sumber majemuk) secara sitematik
Panduan Laporan Tugas Akhir (LTA) 39
terhadap indiidu, kelompok, organisasi atau
kegiatan (event)
Studi kasus memusatkan perhatian pada
suatu kasus yang intensif dan mendatail karena
sifatnya yang mendetail dan mendalam. Studi
kasus umumnya menghasilkan gambaran hasil
pengumpulan dan analisa data kasus dalam satu
jangka waktu.
Studi kasus tersebut berbentuk asuhan
kebidanan dengan menggunakan pendekatan
manajemen kebidanan dimulai dari pengumpulan
data, melakukan analisa data, merumuskan
masalah, melakukan penatalaksaan dan evaluasi
serta mendokumentasikan asuhan yang diberikan
dalam bentuk SOAP
Panduan Laporan Tugas Akhir (LTA) 40
2) Tujuan
a) Tujuan Umum
Diharapkan Mahasiswa dapat
mengaplikasikan teori dan praktik ke dalam
pengalaman nyata yaitu melaksanakan
asuhan kebidanan dengan menggunakan
pendekatan manajemen kebidanan dengan
memberikan Asuhan Kebidanan pada ibu
hamil, ibu bersalin, ibu nifas dan pelayanan
KB serta BBL dan Neonatus secara
komprehenship yang dimulai: Pengambilan
kasus hamil mulai usia kehamilan TM III
minimal 36 mg sampai dengan intra partum
dan nifas sehingga perkiraan waktu
penjabaran 4 minggu dan 4 minggu, jadi
waktu yang dibutuhkan untuk memberikan
asuhan 8 minggu. Kasus diambil di lahan
praktek.
b) Tujuan Khusus
Mahasiswa mampu melaksanakan asuhan
kebidanan dari pengkajian sampai evaluasi
dengan menggunakan pendekatan
manajemen kebidanan meliputi :
Panduan Laporan Tugas Akhir (LTA) 41
(1) Memberikan Asuhan kebidanan pada
Ibu hamil secara komprehenship
(2) Memberikan Asuhan Kebidanan pada
Ibu bersalin secara komprehenship
(3) Memberikan Asuhan Kebidanan pada
Ibu Nifas dan KB secara komprehenship
(4) Memberikan Asuhan Kebidanan pada
Bayi Baru Lahir dan Neonatus secara
komprehensif.
3) Ruang Lingkup
a) Sasaran
Subjek yang akan diberikan asuhan kebidanan
adalah Ibu hamil TM III usia kehamilan minimal
36 minggu yang tidak mengalami Komplikasi
dan atau penyulit dalam kehamilan diikuti
asuhan ibu bersalin, asuhan ibu nifas,KB dan
asuhan bayi baru lahir serta Neonatus.
b) Tempat
Lokasi pengambilan kasus menyesuaikan
tempat praktik di PK III dengan memperhatikan
protokol kesehatan.
c) Waktu
Panduan Laporan Tugas Akhir (LTA) 42
Waktu dimulainya pengambilan kasus dari
mulai hamil, bersalin, nifas, KB dan BBL serta
Neonatus.
4) Manfaat
Memberikan kemampuan mengaplikasikan teori
dan praktek pada kasus nyata dalam memberikan
asuhan kebidanan pada ibu hamil, ibu bersalin, ibu
nifas, pelayanan KB dan BBL serta Neonatus
secara komprehensif
5) Metode Pengambilan Data
Cara-cara yang dilakukan untuk mengumpulkan
data yang dibutuhkan dalam penyusunan studi
kasus ibu hamil, bersalin, nifas dan BBL serta
Neonatus meliputi: anamnesa, pemeriksaan fisik,
pemeriksaan penunjang, studi kasus dan telaah
dokumen.
6) Sistematika Penulisan
Penulisan studi kasus dari mulai Bab I-V, daftar
pustaka, lampiran secara sistematis
b. BAB II Tinjauan Pustaka
1) Tinjauan Teori Asuhan Kebidanan
Panduan Laporan Tugas Akhir (LTA) 43
Berisi: batasan/ definisi, fisiologi, tanda dan
gejala, pemeriksaan penunjang dan
penatalaksanaan pada Asuhan kebidanan ibu
hamil, bersalin, nifas dan pelayanan KB, BBL serta
Neonatus yang mengambil dari Data Evidence
Based Jurnal 10 tahun terakhir dengan jumlah
minimal 5 (lima) jurnal.
Dalam penulisan tinjauan pustaka meminimalkan
penggunaan penomoran dan tidak diperolehkan
menggunakan buletting, lebih menekankan
penulisan dalam bentuk narasi dan
mengungkapkan kembali (phara frase)
Manajemen kebidanan dengan menggunakan
kerangka pikir Varney dengan pendekatan
managemen kebidanan terdiri dari 5 (lima)
langkah: pengumpulan data dasar, interpretasi
data untuk mengidentifikasi diagnosa/ masalah
berdasarkan kondisi klien, menyusun rencana
asuhan yang menyeluruh, pelaksanaan langsung
asuhan dengan efisien dan aman dan
mengevaluasi perkembangan dengan SOAP.
a) Pengumpulan data dasar: cantumkan data-
data sesuai teori beserta alasan yang
Panduan Laporan Tugas Akhir (LTA) 44
mendasarinya, meliputi data subjektif, data
objektif dan data penunjang
b) Interpretasi data untuk mengidentifikasi
diagnosa/ masalah: tuliskan diagnosa
kebidanannya berikut masalah bila ada
c) Mengidentifikasi diagnosa atau masalah
potensial dan mengantisipasi
penanganannya: bila ada tuliskan diagnosa
potensial yang mungkin muncul akibat
diagnosa/ masalah yang telah teridentifikasi
tersebut beserta antisipasi penanganannya
d) Menetapkan kebutuhan terhadap tindakan
segera, untuk melakukan konsultasi: tuliskan
jika ada kebutuhan tindakan segera atau
konsultasi/ kolaborasi dengan profesi lain.
e) Menyusun rencana asuhan yang menyeluruh:
tuliskan tindakan-tindakan berdasarkan
diagnosa dan masalah yang ditegakkan
secara teori
f) Pelaksanaan langsung asuhan dengan
efisiensi dan aman: tidak perlu menuliskan
ulang tindakan. Cukup gunakan kata-kata
untuk menjelaskan bahwa pelaksanaan
Panduan Laporan Tugas Akhir (LTA) 45
tindakan diupayakan sesuai dengan rencana
yang telah ditentukan dengan
mempertimbangkan kondisi klien.
g) Mengevaluasi: tuliskan criteria evaluasi/ hasil
yang diharapkan yaitu berupa criteria yang
menunjukkan bahwa diagnosa/masalah telah
teratasi sesuai dengan teori.
Contoh pada askeb ibu hamil:
Kriteria Evaluasi (Saifuddin, 2002; Depkes,
2000)
(1) Ibu hamil mematuhi jadwal kunjungan
ulang
(2) Ibu menunjukkan pengetahuan adekuat
tentang tanda bahaya, kebutuhan
nutrisi, persiapan persalinan,
ketidaknyamanan selama hamil dan
cara mengatasinya
(3) Kadar Hb Sahli 11 gr%
(4) Ibu telah membuat perencanaan
persalinan (tempat, biaya, transportasi,
pendamping, donor)
Panduan Laporan Tugas Akhir (LTA) 46
Untuk Asuhan dilanjutkan dengan asuhan ibu
Hamil, Bersalin , nifas, BBL dan pelayanan KB
dengan menggunakan SOAP
CATATAN PERKEMBANGAN: ASUHAN IBU
DALAM MASA KEHAMILAN (KUNJUNGAN
SELANJUTNYA)
1. Subyektif : keluhan ibu hamil di Trimester III
2. Obyektif : tanda dan gejala, hasil pemeriksaan
ibu hamil di Trimester III
3. Analisa : Diagnose ibu dalam Kehamilan
Trimester III
4. Penatalaksanaan: penatalaksanaan kebutuhan
ibu hamil di Trimester III dan hasil tindakan.
CATATAN PERKEMBANGAN: ASUHAN IBU
DALAM MASA PERSALINAN
A. Persalinan Kala I
1. Subyektif : keluhan ibu bersalin Kala I
2. Obyektif : tanda dan gejala, hasil
pemeriksaan ibu bersalin Kala I
3. Analisa : Diagnose ibu dalam persalinan
dalam persalinan Kala I
Panduan Laporan Tugas Akhir (LTA) 47
4. Penatalaksanaan: penatalaksanaan dan
hasil tindakan dalam persalinan Kala I
B. Persalinan Kala II
1. Subyektif : keluhan ibu bersalin Kala II
2. Obyektif : tanda dan gejala, hasil
pemeriksaan ibu bersalin Kala II
3. Analisa : Diagnose ibu dalam persalinan
dalam persalinan Kala II
4. Penatalaksanaan: penatalaksanaan dan
hasil tindakan dalam persalinan Kala II
C. Persalinan Kala III
1. Subyektif : keluhan ibu bersalin Kala III
2. Obyektif : tanda dan gejala, hasil
pemeriksaan ibu bersalin Kala III
3. Analisa : Diagnose ibu dalam persalinan
dalam persalinan Kala III
4. Penatalaksanaan: penatalaksanaan dan
hasil tindakan dalam persalinan Kala III
D. Persalinan Kala IV
1. Subyektif : keluhan ibu bersalin Kala IV
Panduan Laporan Tugas Akhir (LTA) 48
2. Obyektif : tanda dan gejala, hasil
pemeriksaan ibu bersalin Kala IV
3. Analisa : Diagnose ibu dalam persalinan
dalam persalinan Kala IV
4. Penatalaksanaan: penatalaksanaan dan
hasil tindakan dalam persalinan Kala IV
CATATAN PERKEMBANGAN : ASUHAN IBU
MASA NIFAS
A. MASA NIFAS KF I
1. Subyektif : keluhan ibu masa nifas KF I
2. Obyektif : tanda dan gejala, hasil
pemeriksaan ibu masa nifas KF I
3. Analisa : Diagnose ibu dalam masa nifas
KF I
4. Penatalaksanaan: penatalaksanaan dan
hasil tindakan dalam masa nifas KF I
Panduan Laporan Tugas Akhir (LTA) 49
B. MASA NIFAS KF II
1. Subyektif : keluhan ibu masa nifas KF II
2. Obyektif : tanda dan gejala, hasil
pemeriksaan ibu masa nifas KF II
3. Analisa : Diagnose ibu dalam masa nifas
KF II
4. Penatalaksanaan: penatalaksanaan dan
hasil tindakan dalam masa nifas KF II
C. MASA NIFAS KF III
1. Subyektif : keluhan ibu masa nifas KF III
2. Obyektif : tanda dan gejala, hasil
pemeriksaan ibu masa nifas KF III
3. Analisa : Diagnose ibu dalam masa nifas
KF III
4. Penatalaksanaan: penatalaksanaan dan
hasil tindakan dalam masa nifas KF III dan
pelayanan KB
Panduan Laporan Tugas Akhir (LTA) 50