CATATAN PERKEMBANGAN: ASUHAN BAYI
BARU LAHIR ( BBL ) DAN NEONATUS
A. MASA BBL KN I
1. Subyektif : -
2. Obyektif : data focus Bayi baru Lahir usia
KN I
3. Analisa : Diagnose BBL KN I
4. Penatalaksanaan: penatalaksanaan dan
hasil tindakan BBL KN I
Panduan Laporan Tugas Akhir (LTA) 51
B. MASA BBL KN II
1. Subyektif : -
2. Obyektif : data focus Bayi baru Lahir usia
KN II
3. Analisa : Diagnose BBL KN II
4. Penatalaksanaan: penatalaksanaan dan
hasil tindakan BBL KN II
C. MASA BBL KN III
1. Subyektif : -
2. Obyektif : data focus Bayi baru Lahir usia
KN III
3. Analisa : Diagnose BBL KN III
4. Penatalaksanaan: penatalaksanaan dan
hasil tindakan BBL KN III
c. BAB III METODE
1) Rancangan
Karya tulis menggunakan studi kasus.
Menjelaskan desain studi kasus deskriptif yang dipilih
untuk studi kaus yang akan dilaksanan
Panduan Laporan Tugas Akhir (LTA) 52
2) Subyek Studi Kasus
Studi kasus tidak dikenal denagn istilah
populasi dan sampel, namun lebh mengarah
kepada istilah subyek studi kasus oleh karena
yang menjadi subyek studi kasus adalah individu
yang diamati secara mendalam. Subyek studi
kasus perlu dirumuskan kriteria inklusi dan
eksklusi. Kriteria inklusi meliputi ; ibu hamil dengan
usia kehamilan minimal 36 minggu ; Fisiologis dan
mau menjadi subyek studi kasus. Sedangkan
kriteria eksklusi adalah seorang ibu hamil pada
saat dilakukan studi kasus tidak berada di wilayah/
daerah tersebut.
2) Metode Pengumpulan data dan analisa data
a) Sumber Data
Adapun bentuk-bentuk data tersebut
dapat berupa catatan hasil wawancara,
pengamatan lapangan, pengamatan artefak
dan dokumen. Catatan wawancara merupakan
hasil yang diperoleh dari proses wawancara,
baik berupa wawancara mendalam terhadap
satu orang informan maupun terhadap
kelompok orang dalam suatu diskusi.
Panduan Laporan Tugas Akhir (LTA) 53
Sedangkan catatan lapangan merupakan hasil
dari pengamatan atau obervasi lapangan.
Catatan dokumen merupakan hasil
pengumpulan berbagai dokumen yang berupa
berbagai bentuk data sekunder, seperti buku
laporan, dokumentasi foto dan video.
b) Prosedur Pengumpulan Data
Prosedur pengumpulan data
merupakan rangkuman/ langkah yang
dilakukan penulis dalam proses pengumpulan
data kasus yang diambil. Terdapat beberapa
teknik dalarn pengumpulan data, tetapi yang
lebih dipakai dalarn studi kasus ini adalah
observasi, wawancara, dan analisis
dokumentasi. Instrumen studi kasus meliputi
lembar pengkajian asuhan kebidanan, SAP,
leaflet, lembar balik dan chek list.
c) Pengolahan data
Laporan hendaknya ditulis secara
komunikatif, dan mudah dibaca. Laporan
Tugas Akhir merupakan suatu gejala atau
kesatuan sosial secara jelas, sehingga
rnernudahkan pembaca untuk memahami
Panduan Laporan Tugas Akhir (LTA) 54
seluruh informasi penting. Laporan diharapkan
dapat membawa pembaca ke dalam situasi
kasus kehidupan seseorang.
d) Analisa Data
Setelah data terkumpul peneliti dapat
mulai mengagregasi, mengorganisasi, dan
mengklasifikasi data menjadi unit-unit yang
dapat dikelola. Agregasi merupakan proses
mengabstraksi hal-hal khusus menjadi hal-hal
umum guna menemukan pola umum data.
Data dapat diorganisasi secara kronologis,
kategori atau dimasukkan ke dalam tipologi.
Analisis data dilakukan sejak peneliti di
lapangan, sewaktu pengumpulan data dan
setelah semua data terkumpul atau setelah
selesai dan lapangan. Analisa data di
dokumentasikan dalam bentuk asuhan
kebidanan SOAP.
3) Masalah etika
Etika dalam penyusunan Laporan Tugas Akhir
meliputi :
Panduan Laporan Tugas Akhir (LTA) 55
a) Informed Consent (lembar persetujuan menjadi
responden )
Lembar persetujuan diberikan kepada subjek
studi kasus yang akan di jadikan sebagai
responden (klien) dalam studi kasus. Penulis
menjelaskan maksud dan tujuan studi kasus
yang akan dilakukan serta dampak yang
mungkin terjadi selama dan sesudah
pengumpulan data. Jika klien tersebut
menolak, maka penulis tidak akan memaksa
dan tetap menghormati hak-haknya.
b. Anonymity ( tanpa nama )
Penulis tidak mencantumkan nama pada
lembar pengumpulan data, cukup dengan
member inisial pada masing-masing lembar
tersebut. Hal ini untuk menjaga kerahasiaan
responden/ klien.
c. Confidentiality ( kerahasiaan )
Panduan Laporan Tugas Akhir (LTA) 56
Kerahasiaan informasi subjek responden
dijamin oleh penulis, hanya data tertentu saja yang
disajikan sebagai hasil asuhan.
d. BAB IV Tinjauan Kasus dan Pembahasan
1) Studi Kasus
Memuat keseluruhan asuhan kebidanan yang
telah dilaksanakan. Asuhan kebidanan ditulis sesuai
dengan urutan manajemen kebidanan lima langkah (
5 langkah ) , yaitu mulai pengumpulan data dasar
sampai mengevaluasi.
a) Pengumpulan data dasar: mencantumkan
data-data yang ditemukan pada pengkajian
awal kasus yang mencakup data subjektif
maupun objektifnya, termasuk hasil
pemeriksaan penunjang bila ada.
b) Interpretasi data untuk mengidentifikasi
diagnosa/ masalah: tuliskan diagnosa dan
masalah sesuai dengan hasil identifikasi pada
saat pengkajian
(1) Diagnosa: ditegakkan sesuai dengan
nomenklatur kebidanan
(2) Masalah: dirumuskan sesuai kondisi klien
c) Menyusun rencana asuhan yang menyeluruh:
Panduan Laporan Tugas Akhir (LTA) 57
(1) Rencana tindakan disusun berdasarkan
prioritas masalah dan kondisi klien,
tindakan segera, tindakan antisipasi dan
asuhan secara komprehensif;
(2) Melibatkan klien/ pasien dan atau
keluarga;
(3) Mempertimbangkan kondisi psikologi,
sosial budaya klien/keluarga;
(4) Memilih tindakan yang aman sesuai
kondisi klien dan kebutuhan klien
berdasarkanevidence based dan
memastikan bahwa asuhan yang
diberikan bermanfaat untuk klien;
(5) Mempertimbangkan kebijakan dan
peraturan yang berlaku, sumber daya,
serta fasilitas yang ada.
d) Pelaksanaan langsung asuhan dengan efisien
dan aman: bentuk tindakan dari perencanaan
yang dibuat sehingga penulisannya berupa
kata kerja. (disertai tanggal pencapaiannya
untuk setiap data)
e) Mengevaluasi: melaksanakan evaluasi secara
sistematis dan berkesinambungan untuk
Panduan Laporan Tugas Akhir (LTA) 58
melihat keefektifan dari asuhan yang sudah
diberikan, sesuai dengan perubahan
perkembangan kondisi klien:
(1) Penilaian dilakukan segera setelah
selesai melaksanakan asuhan sesuai
kondisi klien;
(2) Hasil evaluasi segera dicatat dan
dikomunikasikan pada klien dan atau
keluarga;
(3) Evaluasi dilakukan sesuai dengan
standar;
(4) Hasil evaluasi ditindaklanjuti sesuai
dengan kondisi klien/ pasien (Disertai
tanggal pencapaiannya untuk setiap data)
Catatan perkembangan meliputi asuhan bumil,
bersalin , nifas dan BBL dengan menggunakan
SOAP berdasarkan Standar Dokumentasi Asuhan
Kebidanan (Kepmenkes):
S : Data subyektif (mencatat hasil anamnesa)
O : Data obyektif (mencatat hasil pemeriksaan)
A : Analisa (mencatat diagnosa dan masalah
kebidanan)
Panduan Laporan Tugas Akhir (LTA) 59
P : Penatalaksanaan (mencatat seluruh
perencanaan dan penatalaksanaan yang
sudah dilakukan, seperti: tindakan antisipatif,
tindakan segera, tindakan secara
komprehensif: penyuluhan, dukungan,
kolaborasi, rujukan, dan evaluasi
tindakan/respon
CATATAN PERKEMBANGAN: ASUHAN IBU DALAM MASA
KEHAMILAN (KUNJUNGAN SELANJUTNYA)
1. Subyektif : keluhan ibu hamil di Trimester III
2. Obyektif : tanda dan gejala, hasil pemeriksaan ibu hamil di Trimester
III
3. Analisa : Diagnose ibu dalam Kehamilan Trimester III
4. Penatalaksanaan: penatalaksanaan dan hasil tindakan
penatalaksanaan kebutuhan ibu hamil di Trimester III
CATATAN PERKEMBANGAN: ASUHAN IBU DALAM MASA
PERSALINAN
A. Persalinan Kala I
1. Subyektif : keluhan ibu bersalin Kala I
2. Obyektif : tanda dan gejala, hasil pemeriksaan ibu bersalin Kala I
3. Analisa : Diagnose ibu dalam persalinan dalam persalinan Kala I
Panduan Laporan Tugas Akhir (LTA) 60
4. Penatalaksanaan: penatalaksanaan dan hasil tindakan dalam
persalinan Kala I
B. Persalinan Kala II
1. Subyektif : keluhan ibu bersalin Kala II
2. Obyektif : tanda dan gejala,hasil pemeriksaan ibu bersalin Kala II
3. Analisa : Diagnose ibu dalam persalinan dalam persalinan Kala II
4. Penatalaksanaan: penatalaksanaan dan hasil tindakan dalam
persalinan Kala II
C. Persalinan Kala III
1. Subyektif : keluhan ibu bersalin Kala III
2. Obyektif : tanda dan gejala, hasil pemeriksaan ibu bersalin Kala
III
3. Analisa : Diagnose ibu dalam persalinan dalam persalinan Kala
III
4. Penatalaksanaan: penatalaksanaan dan hasil tindakan dalam
persalinan Kala III
D. Persalinan Kala IV
1. Subyektif : keluhan ibu bersalin Kala IV
2. Obyektif : tanda dan gejala, hasil pemeriksaan ibu bersalin Kala
IV
3. Analisa : Diagnose ibu dalam persalinan dalam persalinan Kala
IV
Panduan Laporan Tugas Akhir (LTA) 61
4. Penatalaksanaan: penatalaksanaan dan hasil tindakan dalam
persalinan Kala IV
CATATAN PERKEMBANGAN : ASUHAN IBU MASA NIFAS
A. MASA NIFAS KF I
1. Subyektif : keluhan ibu masa nifas KF I
2. Obyektif : tanda dan gejala, hasil pemeriksaan ibu masa nifas
KF I
3. Analisa : Diagnose ibu dalam masa nifas KF I
4. Penatalaksanaan: penatalaksanaan dan hasil tindakan dalam
masa nifas KF I
B. MASA NIFAS KF II
1. Subyektif : keluhan ibu masa nifas KF II
2. Obyektif : tanda dan gejala, hasil pemeriksaan ibu masa nifas
KF II
3. Analisa : Diagnose ibu dalam masa nifas KF II
4. Penatalaksanaan: penatalaksanaan dan hasil tindakan dalam
masa nifas KF II
C. MASA NIFAS KF III
1. Subyektif : keluhan ibu masa nifas KF III
Panduan Laporan Tugas Akhir (LTA) 62
2. Obyektif : tanda dan gejala, hasil pemeriksaan ibu masa nifas
KF III
3. Analisa : Diagnose ibu dalam masa nifas KF III
4. Penatalaksanaan: penatalaksanaan dan hasil tindakan dalam
masa nifas KF III dan pelayanan KB
CATATAN PERKEMBANGAN : ASUHAN BAYI BARU LAHIR ( BBL )
DAN NEONATUS
A. MASA BBL KN I
1. Subyektif : -
2. Obyektif : data focus Bayi baru Lahir usia KN I
3. Analisa : Diagnose BBL KN I
4. Penatalaksanaan: penatalaksanaan dan hasil tindakan BBL KN I
B. MASA BBL KN II
1. Subyektif : -
2. Obyektif : data focus Bayi baru Lahir usia KN II
3. Analisa : Diagnose BBL KN II
4. Penatalaksanaan: penatalaksanaan dan hasil tindakan BBL KN II
C. MASA BBL KN III
1. Subyektif : -
2. Obyektif : data focus Bayi baru Lahir usia KN III
Panduan Laporan Tugas Akhir (LTA) 63
3. Analisa : Diagnose BBL KN III
4. Penatalaksanaan: penatalaksanaan dan hasil tindakan BBL KN
III
2) Pembahasan
Berisi perbandingan antara teori dengan kenyataan pada
kasus yang disajikan sesuai dengan langkah-langkah menajemen
kebidanan yaitu mulai dari pengumpulan data dasar sampai
mengevaluasi.
(1) Pengumpulan Data Dasar
Memaparkan data kasus yang dibandingkan antara kasus yang
ada dengan tinjauan teori, tidak hanya menuliskan data
kemudian disimpulkan ada kesenjangan/tidak ada kesenjangan.
Contoh:
Pengkajian
(a) Umur
Ibu hamil pada usia reproduktif yang sehat antara 20 sd 35
tahun, seandainya usia ibu hamil yang diambil diluar usia
reproduksi atau usia resiko, perlu dilakukan pembahasan
lebih lanjut.
(b) Keluhan/gejala
Keluhan yang paling sering ditemukan pada kehamilan TM
III, sering kencing, ketidak nyamanan kehamilan TM III,
Panduan Laporan Tugas Akhir (LTA) 64
dicari rasionalnya dan diungkapkan secara ilmiah
berdasarkan teori yang ada.
(c) Interpretasi Data untuk mengidentifikasi diagnosa/masalah
Dari hasil pengkajian ditemukan data focus: ……..(uraian
data focus yang mengarah pada diagnose). Berdasarkan
data tersebut maka penulis menegakkan diagnose Ny. A, 30
tahun, G1P0A0, umur kehamilan 36 minggu dengan janin
tunggal, hidup, intra uterin, letak memanjang, puka,
presentasi kepala. Diagnose tersebut secara prinsip tidak
berbeda dengan teori.
(2) Interpretasi data untuk mengidentifikasi diagnosa/ masalah:
tuliskan diagnosa dan masalah sesuai dengan hasil identifikasi
pada saat pengkajian
(a) Diagnosa: ditegakkan sesuai dengan nomenklatur
kebidanan
(b) Masalah: dirumuskan sesuai kondisi klien
Panduan Laporan Tugas Akhir (LTA) 65
(3) Menyusun rencana asuhan yang menyeluruh
(4) Pelaksanaan langsung asuhan dengan efisien dan nyaman
(a) Bahasan focus pada tiap tindakan yaitu alas an mengapa
tindakan itu dilakukan, baik itu ada kesenjangan maupun
tidak ada.
(b) Bila ada tindakan yang sudah direncanakan namun
ternyata tidak dapat dilaksanakan atau ada tindakan yang
tidak sesuai dengan teori maka dapat diuraikan serta
diberikan alasan.
(5) Mengevaluasi
Bahasan focus pada hasil akhir kasus disertai alasan, kemudian
dibandingkan dengan tinjauan teori.
e. BAB V Penutup
1) Kesimpulan
Merupakan sintesa dari hasil pembahasan yang dapat
menjawab permasalahan dan tujuan penyusunan studi kasus
2) Saran
Berupa masukan berdasarkan pembahasan yang hendaknya
bersifat operasional/ dapat dilaksanakan
Panduan Laporan Tugas Akhir (LTA) 66
1. Bagian Akhir
Bagian ini merupakan bagian akhir Laporan Tugas Akhir
yang tidak ditandai oleh judul “BAB ...”, namun penomoran
halamannya melanjutkan halaman sebelumnya. Bagian ini
terdiri dari beberapa bagian, yaitu :
a. Kutipan
Kutipan ada 3 (tiga):
1) Kutipan langsung
2) Kutipan tidak langsung
3) Kutipan sekunder
Semua sumber pustaka yang dikutip (secara langsung
atau tidak) dan dijadikan rujukan harus disebutkan.
Cara menyebutkan sumber itu antara lain dengan
menuliskan di dalam tanda kurung: nama pegarang,
tahun publikasi dan halaman.
Contoh:
1) Jika pendapat atau hasil penelitian satu orang:
Menurut Prawiroharjo (2004;h.20-23)……….
Atau
……(Prawiroharjo, 2004; h. 20-23).
Panduan Laporan Tugas Akhir (LTA) 67
2) Jika merupakan pendapat bersama dalam satu
publikasi yang sama:
Menurut pendapat nency dan Arifin
(2005;h.109)…….
Atau
…….(Nency dan Arifin, 2005; h. 109).
3) Jika pendapat yang sama dari dua orang:
…….(Notoadmojo, 2002;Arikunto, 2003).
4) Jika pendapat yang sama lebih dari dua orang:
…….(Notoadmojo, 2010; Arikunto, 2003;
Nursalam, 2003)
5) Jika menggunakan kata et al. (jika penulisan lebih
dari 3 orang/dkk)
…….(Septimurni, dkk, 2001).
Atau
Septimurni, dkk (2001) menyatakan…..
6) Jika satu orang mengungkapkan 2 pernyataan
berbeda dalam satu buku yang berbeda
(pernyataan bias sama, bias berbeda) tetapi pada
tahun yang sama:
Menurut Prawiroharjo (2002a) …..
Panduan Laporan Tugas Akhir (LTA) 68
Yang lain ditulis:
Menurut Prawiroharjo (2002b) …..
7) Jika referensi buka merupakan referensi asli:
Menurut Prawiroharjo (2002) dalam Wiknjosastro
(2002) dikatakan …..
8) Jika sumbernya internet maka yang dituliskan
adalah nama penulisnya, bukan alamat webnya
b. Daftar Pustaka
Daftar pustaka dalam Laporan Tugas Akhir memuat
suatu daftar yang lengkap tentang rujukan yang
digunakan untuk menyusun Laporan Tugas Akhir.
Literature yang diambil dapat berupa buku dan dapat
menggunakan sumber lain: internet/ artikel, symposium,
konggres dan lain-lain.
Pustaka yang diambil minimal 10 (sepuluh) tahun
terakhir atau masih relevan.
Panduan Laporan Tugas Akhir (LTA) 69
Pustaka atau sumber buku minimal 10 (sepuluh) judul
sumber pustaka dengan persyaratan sebagai berikut :
1) Tahun terbit sumber buku tidak boleh lebih dari 10
tahun.
Apabila tidak ditemukan buku lain, harus ada
rekomendasi dari pembimbing.
2) Sumber dari internet harus memenuhi kriteria:
a) Tidak boleh dari blog, misal: Wikipedia,
wordpress, weblog dan lain-lain
b) Nama penulis, tahun tulisan dan lembaga
penerbit artikel harus jelas
c) Jenis artikel yang boleh diambil diantaranya
adalah jurnal, penelitian, laporan (report),
protap (prosedur tetap/ guidelines), artikel
dari WHO.
d) Bahasa harus menggunakan ejaan yang
disempurnakan (EYD) Bahasa Indonesia
Penulisan daftar pustaka menggunakan sistem
Hardvard/ Vancouver. Cara ini disepakati oleh para
editor majalah ilmiah, agar menyeragamkan atau
membakukan tata cara penulisan makalah ilmiah di
seluruh dunia. Kriteria dalam sistem Hardvard/
Vancouver sbb :
Panduan Laporan Tugas Akhir (LTA) 70
1) Jarak spasi yang digunakan untuk pengetikan
daftar pustaka adalah satu spasi
2) Baris kedua tiap buku (jurnal, artikel lain)
referensi diketik menjorok ke dalam lima ketukan
(1 tab)
3) Jarak spasi baris akhir suatu buku dengan baris
pertama buku berikutnya adalah satu setengah
spasi
4) Urutan pengetikan adalah sebagai berikut:
a) Nama penulis
(1) Nama penulis dimulai dengan nama
belakang, diikuti singkatan nama
depan, diakhiri dengan tanda titik (.)
(2) Jika jumlah nama pengarang ≤ 6,
nama pengarang ditulis semuanya
(3) Jika jumlah nama pengarang > 6,
hanya ditulis 6 dan sisanya ditulis
dengan dkk, atau et al.
Panduan Laporan Tugas Akhir (LTA) 71
b) Judul buku/artikel
(1) Judul buku diketik biasa tanpa diketik
miring dan tidak digaris bawah
(2) Judul semua diketik dengan huruf kecil
kecuali huruf pertama diakhiri
dengantanda titik (.)
c) Kota tempat penerbit
Penulisan kota penerbit diakhiri dengan tanda
titik dua (:)
d) Nama penerbit
Penulisan nama penerbit diakhiri dengan
tanda titik koma (;)
e) Tahun terbit
Penulisan tahun terbit diakhiri dengan tanda
titik (.)
f) Halaman buku
Penulisan halaman buku untuk terbitan
Indonesia disingkat (h.)
Untuk terbitan luar negeri disingkat (p.)
Contoh: h. 25-7 artinya halaman 25-27
Panduan Laporan Tugas Akhir (LTA) 72
Penulisan daftar pustaka sistem Vancouver :
1) Jurnal
a) Naskah dalam majalah jurnal
Yuni K, Mahmud S, Siti DT, Khotijah S, Didik
K, Ruslan G,dkk. Penanggulangan demam
berdarah. Semarang: Jurnal Kesehatan
Masyarakat; 2000.
b) Tanpa nama pengarang
Anonymous. Kopi dan kanker pancreas.
Jurnal kesehatan; 2004.
2) Buku atau monograf
a) Penulis pribadi
Manuaba IBG. Ilmu kebidanan, penyakit
kandungan dan keluarga berencana untuk
pendidikan bidan. Jakarta: EGC; 1998. h.
257-9.
b) Organisasi sebagai penulis dan penerbit
Ikatan Bidan Indonesia, Kompetensi bidan
Indonesia. Jakarta: IBI; 1999.
c) Bab dalam buku
Loveday C. Virologi AIDS. Dalam: Mindel A,
Miller R, penyunting. AIDS, Buku saku
Panduan Laporan Tugas Akhir (LTA) 73
diagnosis dan manajemen. Edisi kedua.
Jakarta: EGC; 2001. h. 24-30;55-9.
d) Prosiding konferensi
Budiono B. Pencegahan kematian ibu dan
bayi. Dalam: Bagian Obstetri dan Ginekologi
FK UNPAD. Peningkatan profesionalisme
bidan. Bandung: PIT POGI XIV 12 Juli; 2004.
e) Laporan Ilmiah
Herman T. Transplantasi jantung. Jakarta:
Ikatan Dokter Indonesia: 2000.
f) Disertasi
Suyitno RH. Pengamatan vaksinasi dalam
hubungannya dengan berbagai tingkat gizi
[disertasi]. Semarang: Fakultas Kedokteran
Universitas Diponegoro; 2005.
3) Publikasi lain
a) Naskah dalam Koran
Bellamy C. Gizi bayi adalah investasi masa
depan. Kompas 26 Januari 2000. h. 8 kolom
7-8.
Panduan Laporan Tugas Akhir (LTA) 74
b) Naskah dalam audiovisual
Akademi Kebidanan Panti Wilasa.
Keterampilan dasar praktik klinik [VCD].
Semarang: Akademi Kebidanan Panti Wilasa;
2000.
c) Naskah buku/jurnal dalam bentuk elektronik
Anonymous. Suami perlu cuti untuk menekan
AKI. 10 Juli 2005 [Diakses tanggal 20 Agustus
2005]. Didapat dari: http://www.kespro.com
c. Lampiran – lampiran
Bagian ini diawali halaman kosong yang ditandai kata
LAMPIRAN di tengah bidang pengetikan. Halaman ini
tidak diberi nomor, tetapi tetap dianggap penting untuk
Laporan Tugas Akhir. Nomor lampiran dinyatakan
dengan angka Arab dan diketik di tengah bidang
pengetikan Laporan Tugas Akhir. Yang termasuk
dalam lampiran Laporan Tugas Akhir adalah :
1) Lembar konsultasi
2) Lembar rekomendasi
3) Lembar Informent consent
4) Gambar denah rumah pasien
5) Curiculum vitae
6) Dan lain-lain
Panduan Laporan Tugas Akhir (LTA) 75
d. Ralat (bila ada)
Bagi yang menggunakan mesin ketik dalam menyusun
Laporan Tugas Akhir dan tidak menggunakan
pengolah kata pada komputer, bagian ini masih
diperlukan. Apabila seluruh Laporan Tugas Akhir
selesai diketik dan ternyata kemudian terdapat
beberapa kesalahan, maka dapat dibuat suatu ralat.
Namun apabila pada satu halaman terdapat lebih dari
tiga ralat, maka halaman tersebut diganti ulang secara
keseluruhan. Ralat dibuat di halaman tersendiri, tanpa
diberi nomor halaman dan ditempatkan di bagian akhir
suatu halaman sebelum kulit sampul belakang
Panduan Laporan Tugas Akhir (LTA) 76
BAB IV
TATA CARA PENULISAN
A. Kertas dan Pengetikan
1. Kertas
a. Kertas menggunakan kertas HVS 80 gram ukuran
A4 (21.0 cm x 29.7 cm) warna putih
b. Tiap bab diberi pembatas dengan kertas doorslag
berlogo institusi dengan warna biru muda
c. Jumlah halaman dari Bab I Pendahuluan hingga
Bab V Penutup maksimal 150 halaman belum
termasuk lampiran.
2. Pengetikan
a. Lay-out kertas
Pengetikan menggunakan word processor
(komputer), rata kanan kiri kertas dengan aturan
sebagai berikut:
1) Margin atas : 4 cm dari tepi kertas
2) Margin kiri : 4 cm dari tepi kertas
3) Margin bawah : 3 cm dari tepi kertas
4) Margin kanan : 3 cm dari tepi kertas
b. Pengetikan hanya dilakukan pada satu muka
kertas, tidak bolak-balik
Panduan Laporan Tugas Akhir (LTA) 77
c. Huruf dan ukuran/size: Times New Roman 12 Cpi
d. Hanya dengan pita atau tinta hitam
e. Pengetikan di dalam kolom catatan
perkembangan dengan ukuran/ size 10 Cpi
dengan jarak spasi 1
f. Penggunaan huruf “Italic” diperbolehkan untuk
kata-kata latin atau yang dikhususkan.
g. Pengetikan simbol dan huruf khusus yang tidak
terdapat dalam komputer dapat digambar dengan
tangan dan menggunakan tinta hitam
h. Apabila ada kesalahan pengetikan tidak
diperbolehkan dengan mencoret tetapi dituliskan
pada lembar ralat pada lampiran.
i. Semua tabel atau gambar harus berada dalam
margin
j. Sub judul bagian bawah halaman harus diikuti
dengan dua baris penuh di bawahnya kalau tidak
memungkinkan sub judul harus dimulai pada
halaman berikutnya.
Panduan Laporan Tugas Akhir (LTA) 78
k. Alinea baru dapat dimulai dengan identitas atau
perbedaan spasi
l. Penggandaan dapat diketik atau difotocopy
3. Spasi dan Jarak Antarbarisi
1) Spasi ganda harus dipakai untuk keseluruhan
secara umum, spasi tunggal untuk tabel,
kutipan dan nomor bibliografi (pustaka) serta
abstrak
2) Pada catatan perkembangan menggunakan
spasi tunggal
e. Jarak antar baris
1) Jarak antara penunjuk bab (Bab I) dengan
tajuk bab (Pendahuluan) adalah 2 spasi
2) Jarak antara tajuk bab (judul bab) dengan teks
pertama yang ditulis atau tajuk bab dengan
anak bab adalah 4 spasi
3) Jarak yang digunakan adalah 2 spasi
4) Alinea teks diketik menjorok ke dalam 5
ketukan (1 tab)
5) Jarak antara baris akhir teks dengan tajuk
anak bab berikutnya adalah 4 spasi
6) Jarak antara teks dengan judul tabel, gambar,
grafik, diagram adalah 3 spasi
Panduan Laporan Tugas Akhir (LTA) 79
7) Jarak antar judul tabel dengan atau
keterangan gambar dan kutipan langsung dari
bahan acuan adalah 1 spasi
8) Jarak antarbaris pada abstrak adalah 1 spasi
4. Penomoran Halaman
a. Dari halaman judul samapi dengan halaman daftar
lampiran (sebelum bab I) diberi nomor halaman
dengan huruf romawi kecil dan ditempatkan di
tengah bawah
b. Bab I sampai dengan Bab V diberi nomor halaman
dengan angka arab dan ditempatkan di sebelah
kanan atas, kecuali halaman judul bab ditempatkan
di tengah bawah
c. Daftar pustaka dan lampiran tidak diberi nomor
halaman (untuk lampiran diberi nomor lampiran)
Panduan Laporan Tugas Akhir (LTA) 80
d. Penomoran sub bab adalah sebagai berikut:
(contoh penulisan lihat lampiran)
I.
A.
1.
a.
1)
a)
(1)
(a)
5. Sampul Luar / Halaman Depan
Judul proposal atau Laporan Tugas Akhir, Jurusan
Kebidanan Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang
dan kata “LAPORAN TUGAS AKHIR” ditulis dengan
font 14, bold, penulisan nama, NIM dan Program Studi
Diploma III Kebidanan Semarang di tulis dengan font
12, bold. Penulisan judul dan anak judul diatur sebagai
berikut:
a. Penulisan judul Studi Kasus dengan huruf capital
semua dengan jarak tepi atas kertas 4 cm
b. Judul yang panjang ditulis menjadi dua baris atau
lebih dengan pemotongan judul yang logis sesuai
Panduan Laporan Tugas Akhir (LTA) 81
dengan kaidah bahasa Indonesia. Jarak antara
kedua baris judul diatur 1 spasi
c. Judul tidak diakhiri dengan tanda titik
d. Letakkan tulisan STUDI KASUS sekitar 6 (enam)
spasi dari batas judul yang paling bawah
e. Di bawah tulisan STUDI KASUS, dengan jarak 2
(dua) spasi, dicantumkan kalimat penjelasan
berikut:
Diajukan untuk memenuhi persyaratan
memperoleh gelar Ahli Madya Kebidanan
Prgram Studi Diploma III Kebidanan Semarang
f. Logo diletakkan 6 (enam) spasi dari tulisan Judul
Laporan Tugas Akhir
g. Simbol/logo institusi terletak di tengah, bergaris
tengah sekitar 4-5 cm
h. Penulisan “Disusun oleh:” diletakkan 6 (enam)
spasi dari logo
i. Nama mahasiswa ditulis huruf capital semua,
diletakkan di tengah, di cetak tebal dan letak tulisan
nama mahasiswa sekitar 2 (dua) spasi di bawah
tulisan “Disusun oleh:”
Panduan Laporan Tugas Akhir (LTA) 82
j. NIM (Nomor Induk Mahasiswa) mahasiswa ditulis
dengan huruf capital semua, diletakkan di tengah,di
bawah nama mahasiswa. Baris NIM diatur agak
rapat dengan baris nama mahasiswa
k. Tulisan nama institusi, kota dan tahun penyusunan
LTA/ studi kasus dengan huruf capital semua,
berurutan membentuk piramida terbalik seperti
contoh di bawah
l. Tulisan penyusunan LTA /Studi Kasus yang ditulis
paling bawah, diletakkan sekitar 3.5 cm dari tepi
bawah kertas
Contoh: (besar huruf dan jarak spasi disesuaikan
dengan ketentuan)
PRODI D III KEBIDANAN SEMARANG
JURUSAN KEBIDANAN POLTEKKES KEMENKES
SEMARANG TAHUN 2020
Panduan Laporan Tugas Akhir (LTA) 83
6. Tabel, gambar, grafik dan diagram
Pemuatan tabel, gambar, grafik, diagram, serta
pengetikan judulnya dilakukan sebagai berikut:
a. Judul tabel/ gambar adalah penggambaran isi
tabel/ gambar, singkat dan tegas
b. Judul tabel/ gambar harus sama dalam segala hal
dengan yang tertera dalam daftar tabel/ gambar
c. Setiap tabel/ gambar harus ditik mulai dari batas
margin kiri
d. Bila judul terlalu panjang atau diletakan 2 (dua)
spasi di bawah gambar, halaman lain dapat
ditambahkan di sebelah muka
Ketentuan Penulisan Tabel, Gambar dan Diagaram
adalah sbb :
a. Tabel (contoh: lampiran 2)
1) Tabel dimuat kira-kira di tengah-tengah
halaman
2) Judul tabel diketik di atas tabel, mengikuti
lebar tabel dengan memperhitungkan
keseimbangan halaman
Panduan Laporan Tugas Akhir (LTA) 84
3) Nomor tabel sesuai dengan urutan penulisan
Contoh:
Tabel 2.2 menunjukkan bahwa tabel itu berada
di bab 2 dan merupakan tabel yang kedua
4) Kalimat pertama judul tabel ditulis sesudah
nomor tabel dengan jarak 2 ketukan
5) Awal baris judul tabel berada di bawah awal
judul tabel (bukan di bawah nomor tabel)
b. Gambar
1) Gambar dimuat kira-kira di tengah-tengah
halaman
2) Judul gambar diketik di bawah gambar,
mengikuti lebar gambar dengan
memperhitungkan keseimbangan halaman
3) Nomor gambar sesuai dengan urutan
pencantuman gambar
Contoh:
Gambar 2 menunjukkan bahwa gambar itu
merupakan urutan gambar yang kedua dalam
studi kasus
4) Kalimat pertama judul gambar ditulis sesudah
nomor gambar, dengan jarak 2 ketukan, awal
Panduan Laporan Tugas Akhir (LTA) 85
kata menggunakan huruf capital kecuali kata
sambung
5) Awal baris kedua judul gambar berada
dibawah awal judul gambar (bukan dibawah
nomor gambar)
c. Diagram
1) Diagram dimuat kira-kira di tengah-tengah
halaman
2) Judul diketik di atas diagram mengikuti lebar
diagram dengan memperhitungkan
keseimbangan halaman
3) Nomor diagram sesuai dengan urutan
penulisan
Contoh:
Diagram 2 menunjukkan bahwa diagram itu
merupakan urutan diagram yang kedua dalam
studi kasus
Panduan Laporan Tugas Akhir (LTA) 86
4) Kalimat pertama judul diagram ditulis sesudah
nomor diagram, dengan jarak 2 ketukan
5) Awal baris kedua judul diagram berada
dibawah awal judul diagram (bukan dibawah
Panduan Laporan Tugas Akhir (LTA) 87
BAB V
PENUTUP
Demikianlah buku pedoman Laporan Tugas Akhir bagi
mahasiswa Program Studi Diploma III Kebidanan Poltekkes Kemenkes
Semarang kami buat dalam rangka menyamakan persepsi cara
penulisan dan metoda pembuatan serta hal-hal lain yang terkait dalam
pembuatan suatu Laporan Tugas Akhir disajikan untuk mempermudah
para peserta didik dan pembimbing dalam menyelesaikan pembuatan
Laporan Tugas Akhir.
Bila ada hal-hal yang kurang jelas dapatlah kiranya
memberitahukan atau menanyakan kepada yang bertanggung jawab
dalam penyusunan materi buku pedoman ini.
Semoga buku pedoman ini dapat bermanfaat bagi kita semua.
Penyusun
Panduan Laporan Tugas Akhir (LTA) 88
DAFTAR PUSTAKA
Alimaul, A.A. (2007). Riset Keperawatan dan Tehnik Penulisan Ilmiah.
Jakarta: Salemba Medika.
Depdikbud. (1996). Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia yang
Disempurnakan. Jakarta: Departemen Pendidikan dan
Kebudayaan.
Notoamodjo, S. (2015). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka
Cipta.
Nursalam. (2008). Konsep dan Penerapan Metodologi Penelitian Ilmu
Keperawatan: Pedoman Laporan Tugas Akhir, Thesis, dan
Instrumen Penelitian Keperawatan.Jakarta:SalembaMedika.
Soemanto, W. (2005). Pedoman Tehnik Penulisan Laporan Tugas Akhir
(Karya Tulis Ilmiah). Jakarta:Bumi-Aksara.
University of Melbourne. (2001) Study Guide 2001. Prepared for Students
of the school of post graduated nursing University of Melbourne.
Australi: Equity andLearningProgram
Panduan Laporan Tugas Akhir (LTA) 89