31
32
33
34
35
36
37
Timeline Pelaksa 3 8
naan Aktualisasi
3 9 Matrix Rencana Habit
tuasi Nilai BerAKHLAK
Matrix Rencana Habit Matrix Rencana Habituasi K 4 0 Matrix Rencana Habituasi Ko
tuasi Kedudukan dan Peran ASN Kontribusi Terhadap Visi Misi Organisasi ontribusi Penguatan Nilai Organisasi
Kegiatan aktualisasi in i dilaksan akan selam akurang lebih 1 (Satu) bulan, yakn i dim ulai padatanggal 4 Mei – 10 Jun i 2023. Ber dasarkan ran cangan aktualisasi yag telah disetujui, ter dapat P 5 (lim a) kegiatan yang dilaksan aan. elaksanaan aktualisasi
KEGIATAN I MEMBUAT KUESIONER PENGETAHUAN DAN PERILAKU LANSIA MENGENAI KESEHATAN GIGI DAN MULUT. KONTRIBUSI TERHADAP VISI DAN MISI ORGANISASI Kegiatan membuat kuesioner tentang pengetahuan lansia menjaga dan merawat kesehatan gigi dan mulut sejalan dengan visi Kabupaten Bulukumba yaitu Mewujudkan Masyarakat Produktif, yang Berkarakter Kearifan Lokal menuju Bulukumba Maju dan Sejahtera. Dimana dengan mengetahui cara menjaga kesehatan gigi dan mulut lansia, diharapkan juga dapat meningkatkan kualitas hidup dan meningkatkan kesejahteraan kesehatan masyarakat Kabupaten Bulukumba. Smart ASN : Membuat kuesioner berisi pengetahuan lansia mengenai kesehatan gigi dan mulut menggunakan aplikasi pada laptop, merupakan salah satu penerapan dan pemanfaatan literasi digital dalam SMART ASN Keterkaitan dengan Kedudukan dan Peran ASN Manejemen ASN : Melaksanakan fungsi dan peran ASN yaitu memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan membuat kuesioner tentang kesehatan gigi dan mulut lansia agar dapat menjadi bahan evaluasi untuk perawatan selanjutnya. Kegiatan pembuatan kuesioner tentang cara merawat dan menjaga kesehatan gigi dan mulut lansia ini sejalan dengan misi Kabupaten Bulukumba, yaitu meningkatkan kualitas dan layanan kesehatan masyarakat.
01 02 03 04 Adaptif : Menggunakan kuesionerl sebagai alternatif pemecahan masalah berupa salah satu bahan evaluasi, terkait isu kesehatan dalam wilayah kerja instansi. K ETE R K A IT A N D E N G A N N IL A I O R G A N IS A SI Kompeten : Meningkatkan kompetensi dengan memberi pembelajaran kepada masyarakat khususnya lansia berisi pertannyaan yang ada dalam kuesioner mengenai pemahaman mereka tentang kesehatan gigi dan mulut pada lansia. Akuntabel : Bertanggungjawab terhadap masyarakat dan instansi dengan melakukan kegiatan pembuatan kuesioner sesuai dengan desain dan referensi materi yang dibutuhkan. Kolaboratif : Menjalin kerjasama dengan pihak masyarakat atau kader dalam pembagian kuesioner kesehatan gigi dan mulut pada lansia
Saya bertindak proaktif dengan melakukan konsultasi dengan mentor mengenai pembuatan kuesioner dan menerima saran yang diberikan sebagai wujud menjaga hubungan baik/menciptakan lingkungan kerja yang kondusif. Dalam proses konsultasi dilakukan dengan sikap ramah, sopan, solutif dan dapat diandalkan. Selain itu dapat menjalin kerja sama yang baik selama konsultasi dilakukan. Tahapan kegiatan berkonsultasi dengan mentor ini juga merupakan penerapan perilaku menjaga nama baik ASN, pimpinan, dan instansi agar ke depannya tidak terjadi kesalahpahaman. Output Kegiatan Deskripsi Kegiatan TAHAPAN 1 MELAKUKAN KONSULTASI DENGAN MENTOR MENGENAI RENCANA PEMBUATAN KUESIONER Kamis, 04/05/2023 Konsultasi dengan Mentor
Tahapan 1 Nilai Dasar ASN Saya bertindak proaktif dengan melakukan konsultasi dengan mentor mengenai pembuatan kuesioner. Kamis, 04/05/2023 Adaptif Harmonis Selama berkonsultasi saya menerima saran yang diberikan sebagai wujud menjaga hubungan baik/menciptakan lingkungan kerja yang kondusif. Apabila nilai-nilai ini diterapkan dengan baik, maka kegiatan lebih cepat dikerjakan dan tepatguna. Kolaboratif Adapun saling bertukar ide dan gagasan juga dilakukan dalam konsultasi, merupakan wujud penerapan perilaku mampu bekerja sama. Proses diskusi inimerupakan kerja sama agar proses aktulisasi bisa berjalan lancar. Berorientasi Pelayanan Loyal Dalam proses konsultasi dilakukan dengan sikap ramah, sopan, solutif dan dapat diandalkan. Dalam hal pelaksanaan persiapan kegiatan, seorangpeserta dalam berkonsultasi dengan pimpinan, mentor maupun rekan kerjaterkait harus menerapkan nilai dasar ASN yaitu responsif dalam bertukar pendapat bersama mentor dan selalu menyampaikan hal berkualitas terutama terkait rancangan kegiatan yang dibuat demi didapatkannya kepuasan dari hasil konsultasi terkaitaktualisasi yang akan dilakukan ataspersetujuan mentor dan pimpinan. Tahapan kegiatan berkonsultasi dengan mentor ini juga merupakan penerapan perilaku menjaga nama baik ASN, pimpinan, dan instansi agar ke depannya tidak terjadi kesalahpahaman Analisis Dampak Adaptif : Dengan bertindak proaktif meminta saran pada mentor, saya bisa mengetahui apakah saya bisa melanjutkan kegiatan ke tahapan selanjutnya atau masih perlu evaluasi. Harmonis : Dengan menerapkan perilaku membangun lingkungan kerja yang kondusif, saya dapat menciptakan suasana kerja yang positif karena dengan konsultasi pada mentor berarti mentor merasa keberadaanya dibutuhkan demi kelancaran aktualisasi. Kolaboratif : Dengan menerapkan perilaku terbuka dalam bekerja sama untuk menghasilkan nilai tambah, saya mendapatkan banyak masukan dan second opinion dari orang lain untuk peningkatan kualitas aktualisasi saya. Dengan adanya aktualisasi ini juga saya bisa menjalin komunikasi dan memperkuat relasi yang positif dengan atasan. Berorientasi Pelayanan : Dengan menerapkan perilaku ramah, cekatan, solutif, dan dapat diandalkani, dapat melancarkan kegiatan aktualisasi karena setiap pihak yang terlibat (dalam hal ini mentor) akan dengan senang hati membantu, mengarahkan dan memberikan masukan yang baik dan berguna bagi saya dalam melaksanakan kegiatan aktualisasi ke depannya. Loyal : Dengan menerapkan sikap ini, dapat melancarkan kegiatan aktualisasi karena mentor akan merasa dihargai posisinya dan perannya dalam aktualisasi sehingga aktualisasi bisa berjalan lancer. Selain itu, bisa mnejadi contoh untuk ASN yang lain dalam bersikap kepada atasan.
Pada tahapan kegiatan ini saya bertindak proaktif dengan mencari dan mengumpulkan referensi tentang pembuatan kuesioner pengetahuan kesehatan gigi dan mulut lansia di beberapa buku referensi maupun internet. Hal ini sejalan dengan penerapan perilaku meningkatkan kompetensi untuk menjawab tantangan yang selalu berubah. Tahapan kegiatan ini juga sejalan dengan perilaku melaksanakan tugas dengan jujur, tanggung jawab, cermat, disiplin, dan berintegritas tinggi. TAHAPAN 2 MENCARI REFERENSI TENTANG MATERI KUESIONER Output Kegiatan Deskripsi Kegiatan Jumat, 05/05/2023 Mencari Referensi
Tahapan2 Nilai Dasar ASN Panduan perilaku ini ditunjukkan dalam kegiatan yaitu bertindak proaktif. Dengan mencari referensi kuesioner pengetahuan dan perilaku lansia mengenai kesehatan gigi dan mulut dapat dikatakanproaktif dalam memberikan pelayanan. Jumat, 05/05/2023 Adaptif Kompeten Pada Kegiatan ini berdampak untuk terus dapat selalu melakukan tugas dengan kualiatas terbaik sehingga selalumemberikan pelayanan yang bermutukepada masyarakat. Akuntabel Tahapan kegiatan ini juga sejalan dengan perilaku melaksanakan tugas dengan jujur, tanggung jawab, cermat, disiplin, dan berintegritas tinggi. Analisis Dampak Adaptif : Dengan menerapkan tindakan yang prokatif, timbul inisiatif dan konsistensi dalam diri saya untuk tidak menunda-nunda pekerjaan. Selain itu, saya juga tidak cepat puas dengan satu referensi saja tapi proaktif dalam mencari referensi lainnya. Kompeten : Dengan menerapkan perilaku menjalankan tugas dengan kualitas terbaik, maka saya dapat memilah referensi mana yang sesuai dengan tujuan aktualisasi saya sehingga kuesioner ini dapat bermanfaat bukan hanya untuk kepentingan latsar saja tapi penerapannya bisa kontinyu rdi Puskesmas Bonto Bangun. Akuntabel : Dengan menerapkan perilaku, saya dapat memilah referensi dengan cermat dan teliti lalu menyusun dan merangkumnya agar kuesioner ini dapat menggambarkan bagaimana pengetahuan, sikap, dan tindakan mengenai kesehatan gigi masyarakat lansia.
TAHAPAN 3 MEMBUAT KUESIONER Membuat kuesioner menggnakan laptop sebagai penerapan perilaku ASN yang proaktif, terus berinovasi dan mengembangkan kreativitas. Selain itu juga merupakan wujud penerapan perilaku yaitu melakukan pekerjaan dengan kualitas terbaik dan melaksanakan tugas dengan jujur, tanggung jawab, cermat, disiplin, dan berintegritas tinggi. Terdapat 3 variabel yang menjadi pertanyaan dalam kuesioner ini yaitu pengetahuan, sikap, dan tindakan masyarakat lansia mengenai kesehatan gigi dan mulut. Output Kegiatan Deskripsi Kegiatan Membuat Kuesioner Jumat, 05/05/2023 Kuesioner
Seorang ASN yang berkompetenakan melakukan tugas dengan kualitas terbaik dan meningkatkan kompetensi diridan pengetahuannya dengan membuatkuesioner sendiri. Tahapan 3 Nilai Dasar ASN Membuat kuesioner menggunakan laptop sebagai penerapan perilaku ASN yang senantiasa bertindak proaktif. Jumat, 05/05/2023 Adaptif Membuat kuesioner menggunakan laptop sebagai penerapan perilaku ASN yang terus berinovasi dan mengembangkan kreativitas. Kompeten Akuntabel Seorang ASN yang berakuntabel dalam membuat kuesioner dengan penuh rasa tanggung jawab. Semua harus dilakukan secara cermat sehingga kuesioner nantinyamerupakan bahan yang layak dan dapatdipertanggungjawabkan kebenarannya Analisis Dampak Adaptif : Dengan menerapkan perilaku proaktif, saya memiliki inisiatif untuk memasukkan 3 aspek penilaian kepuasan pelayanan Kesehatan ke dalam kuesioner kesehatan gigi dan mulut lansia. Kompeten : Dengan menerapkan sikap ini, saya maka saya dapat mengerahkan kemampuan saya dalam membuat kuesioner sehingga kuesioner ini dapat menjadi bahan evaluasi kesadaran dan kepedulian masyarakat lansia terhadap kesehatan gigi dan mulut. Akuntabel : Dengan menerapkan melakukan tugas dengan tanggungjawab, cermat, disiplin dan berintegritas tinggi, maka saya dapat mengerahkan kemampuan saya dalam membuat kuesioner sehingga kuesioner ini dapat menjadi bahan evaluasi kesadaran dan kepedulian masyarakat lansia terhadap kesehatan gigi dan mulut.
TAHAPAN 4 MENCETAK KUESIONER Tahapan ini merupakan tahapan terakhir dari kegiatan ini. Saya menerapkan bertindak proaktif dalam mencetak dan menyediakan kuesiooner tentang pengetahuan kesehatan gigi dan mulut lansia dengan cermat, disiplin, dan berintegritas tinggi . Output Kegiatan Deskripsi Kegiatan Mencetak Kuesioner Sabtu, 06/06/2023 Kuesioner
Tahapan 4 Nilai Dasar ASN Mencetak kuesioner dengan menggunakan laptop dan printer sebagai penerapan perilaku ASN yang proaktif, terus berinovasi dan mengembangkan kreativitas Sabtu, 06/05/2023 Adaptif Akuntabel Seorang ASN yang berakuntabel akan mencetak kuesioner dengan penuh rasa tanggung jawab. Semua harus dilakukan secara cermat sehingga kuesioner nantinyamerupakan bahan yang layak dan dapatdipertanggungjawabkan kebenarannya. Analisis Dampak Adaptif : Dengan menerapkan perilaku bertindak proaktif, saya dapat melakkukan pencetakan kuesioner dengan baik sehingga dapat menyelesaikan kegiatan pembuatan kuesioner ini tepat waktu. Akuntabel : Dengan menerapkan perilaku, saya mencetak kuesioner dengan cermat dan teliti agar kuesioner tersebut dapat disebarkan kepada masyarakat lansia di wilayah kerja Puskesmas Bonto Bangun.
KEGIATAN II MEMASANG BANNER MENGENAI KESEHATAN GIGI DAN MULUT LANSIA DI RUANG TUNGGU POLI GIGI. KONTRIBUSI TERHADAP VISI DAN MISI ORGANISASI Kegiatan membuat banner tentang edukasi kepada menegani kesehatan gigi dan mulut lansia sejalan dengan visi Kabupaten Bulukumba yaitu Mewujudkan Masyarakat Produktif, yang Berkarakter Kearifan Lokal menuju Bulukumba Maju dan Sejahtera. Dimana dengan mengetahui cara menjaga kesehatan gigi dan mulut lansia, diharapkan juga dapat meningkatkan kualitas hidup dan meningkatkan kesejahteraan kesehatan masyarakat Kabupaten Bulukumba. Smart ASN : Membuat banner berisi edukasi atau materi penyuluhan kepada lansia mengenai kesehatan gigi dan mulut menggunakan aplikasi di laptop seperti canva, merupakan salah satu penerapan dan pemanfaatan literasi digital dalam Smart Asn. Keterkaitan dengan Kedudukan dan Peran ASN Manejemen ASN : Melaksanakan fungsi dan peran ASN yaitu memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan membuat banner berisi eduaksi tentang kesehatan gigi dan mulut lansia agar dapat menjadi bahan pembelajaran bagi masyarakat umumnya. Kegiatan pembuatan banner tentang kesehatan gigi dan mulut lansia ini sejalan dengan misi Kabupaten Bulukumba, yaitu meningkatkan kualitas dan layanan kesehatan masyarakat. Diharapkan dengan adannya banner terpasang dapat menjadi tambahan pengetahuan masyarakat pada umumnya tentang menjaga kesehatan gigi dan mulut.
01 02 03 04 K ETE R K A IT A N D E N G A N N IL A I O R G A N IS A SI Kompeten : Meningkatkan kompetensi dengan memberi pembelajaran kepada masyarakat khususnya lansia mengenai kesehatan gigi dan mulut pada lansia. Adaptif : Menggunakan media penyuluhan banner sebagai alternatif pemecahan masalah berupa salah satu bahan evaluasi, terkait isu kesehatan dalam wilayah kerja instansi. Akuntabel : Bertanggungjawab terhadap masyarakat dan instansi dengan membuat media penyuluhan banner sesuai dengan desain dan referensi materi yang dibutuhkan. Kolaboratif : Menjalin kerjasama dengan pihak masyarakat atau kader dalam pembuatan dna pemasangan media penyuluhan banner tentang kesehatan gigi dan mulut pada lansia.
Saya bertindak proaktif dengan melakukan konsultasi dengan mentor mengenai pembuatan banner mengenai kesehatan gigi dan mulut lansia dan menerima saran yang diberikan sebagai wujud menjaga hubungan baik/menciptakan lingkungan kerja yang kondusif. Dalam proses konsultasi dilakukan dengan sikap ramah, sopan, solutif dan dapat diandalkan. Selain itu dapat menjalin kerja sama yang baik selama konsultasi dilakukan. Tahapan kegiatan berkonsultasi dengan mentor ini juga merupakan penerapan perilaku menjaga nama baik ASN, pimpinan, dan instansi agar ke depannya tidak terjadi kesalahpahaman. Output Kegiatan Deskripsi Kegiatan Konsultasi dengan Mentor TAHAPAN 1 KONSULTASI DENGAN MENTOR MENGENAI ISI MATERI DAN DESAIN BANNER Kamis, 04/05/2023
Tahapan 1 Nilai Dasar ASN Saya bertindak proaktif dengan melakukan konsultasi dengan mentor mengenai pembuatan banner. Kamis, 04/05/2023 Adaptif Harmonis Selama berkonsultasi saya menerima saran yang diberikan sebagai wujud menjaga hubungan baik/menciptakan lingkungan kerja yang kondusif. Kolaboratif Adapun saling bertukar ide dan gagasan juga dilakukan dalam konsultasi, merupakan wujud penerapan perilaku mampu bekerja sama. Berorientasi Pelayanan Loyal Dalam proses konsultasi dilakukan dengan sikap ramah, sopan, solutif dan dapat diandalkan. Dalam hal pelaksanaan persiapan kegiatan, seorangpeserta dalam berkonsultasi dengan pimpinan, mentor maupun rekan kerjaterkait harus menerapkan nilai dasar ASN yaitu responsif dalam bertukar pendapat bersama mentor dan selalu menyampaikan hal berkualitas terutama terkait rancangan kegiatan yang dibuat. Tahapan kegiatan berkonsultasi dengan mentor ini juga merupakan penerapan perilaku menjaga nama baik ASN, pimpinan, dan instansi agar ke depannya tidak terjadi kesalah pahaman. Analisis Dampak Adaptif : Dengan bertindak proaktif meminta saran pada mentor, saya bisa mengetahui apakah saya bisa melanjutkan kegiatan ke tahapan selanjutnya atau masih perlu evaluasi. Harmonis : Dengan menerapkan perilaku membangun lingkungan kerja yang kondusif, saya dapat menciptakan suasana kerja yang positif karena dengan konsultasi pada mentor berarti mentor merasa keberadaanya dibutuhkan demi kelancaran aktualisasi. Kolaboratif : Dengan menerapkan perilaku terbuka dalam bekerja sama untuk menghasilkan nilai tambah, saya mendapatkan banyak masukan dan second opinion dari orang lain untuk peningkatan kualitas aktualisasi saya. Dengan adanya aktualisasi ini juga saya bisa menjalin komunikasi dan memperkuat relasi yang positif dengan atasan. Berorientasi Pelayanan : Dengan menerapkan perilaku ramah, cekatan, solutif, dan dapat diandalkani, dapat melancarkan kegiatan aktualisasi karena setiap pihak yang terlibat (dalam hal ini mentor) akan dengan senang hati membantu, mengarahkan dan memberikan masukan yang baik dan berguna bagi saya dalam melaksanakan kegiatan aktualisasi ke depannya. Loyal : Dengan menerapkan sikap ini, dapat melancarkan kegiatan aktualisasi karena mentor akan merasa dihargai posisinya dan perannya dalam aktualisasi sehingga aktualisasi bisa berjalan lancer. Selain itu, bisa mnejadi contoh untuk ASN yang lain dalam bersikap kepada atasan.
Saya bertindak proaktif, kreatif, dan terus berinovasi membuat desain banner mengggunakan aplikasi microsoft seperti canva sebagai media penyuluhan kesehatan gigi dan mulut lansia. Hal ini sejalan dengan penerapan perilaku meningkatkan kompetensi untuk menjawab tantangan yang selalu berubah.Tahapan kegiatan ini juga sejalan dengan perilaku melaksanakan tugas dengan jujur, tanggung jawab, cermat, disiplin, dan berintegritas tinggi. Design Banner Output Kegiatan Deskripsi Kegiatan TAHAPAN 2 MEMBUAT DESAIN BANNER Membuat design banner Kamis, 04/05/2023
Tahapan 2 Nilai Dasar ASN Pada tahap kegiatan ini dibutuhkan tindakan yang proaktif dalam mencari tahu dan membuat desain banner. Kamis, 04/05/2023 Adaptif Pada tahap kegiatan ini dibutuhkan kreativitas dalam menggunakan aplikasi pengeditan (Canva) agar hasil desain dapat menarik perhatian dan tepat sasaran. Kompeten Seorang ASN yang berkompetenakan meningkatkan kompetensi diri dan pengetahuannya untu menjawab tantangan yanng selalu berubah dengan membuat / merancang desain sendiri. Akuntabel Pada tahap kegiatan ini penulis bertanggung jawab dalam mendesain banner kesehatan gigi dan mulut pada lansia.Kegiatan mendesain harus dilakukan dengancermat dan disiplin agar bisa selesai tepatwaktu. Analisis Dampak Adaptif : Dengan melakukan penerapan perilaku bertindak proaktif dengan tidak menunda dalam membuat banner, saya bisa menyelesaikan tahapan ini tepat waktu. Adaptif : Pada tahap kegiatan ini dilakukan penerapam nilai terus berinovasi danmengembangkan kreatifitas, dampak apabilanilai tersebut adalah meningkatkan kreatiftasdengan adanya desain ini mampu membuat pembaca menarik akan materi yangdisampaikan. Kompeten : Dengan menerapkan sikap ini, maka saya dapat mengerahkan kemampuan saya dalam mendesain media penyuluhan seperti banner agar dapat bermanfaat bukan hanya untuk kepentingan latsar saja tapi penerapannya bisa kontinyu di Puskesmas Bonto Bangun. Akuntabel : Dengan menerapkan perilaku melaksanakan tugas dengan jujur, bertanggung jawab, cermat, dan disiplin, saya dapat membuat desain banner dengan cermat dan teliti sehingga materi dari banner tersebut – selain dari segi desainnya – juga bisa lebih tepat sasaran dan relevan dengan tujuan aktualisasi.
Mencetak banner di tempat percetakan merupakan tindakan proaktif. Selain itu juga merupakan wujud penerapan perilaku melaksanakan tugas dengan jujur, tanggung jawab, cermat, disiplin, dan berintegritas tinggidan memberi kesempatan berbagai pihak untuk berkontribusi dan memnfaatkan berbagai sumber daya hal ini bidang lain, untuk tujuan bersama. Konsultasi dengan Mentor Output Kegiatan Deskripsi Kegiatan TAHAPAN 3 MENCETAK BANNER Kamis, 04/05/2023 Membawa desain banner ke tempat percetakan merupakan contoh ASN mampubersikap proaktif. Adaptif Nilai Dasar ASN Akuntabel Tahap kegiatan mencetak bannermerupakan contoh ASN mampumenyesuaikan apa yang menjadi sumberdayanya menjadi suatu nilai tambah. Kolaboratif Tahapan mencetak banner di tempat percetakan ini merupakan penerapan nilai memberi kesempatan berbagai pihak untuk berkontribusi dan memnfaatkan berbagai sumber daya hal ini bidang lain, untuk tujuan bersama. Analisis Dampak Adaptif : Dengan melakukan penerapan perilaku bertindak proaktif dengan tidak menunda untuk membawa desain banner ke eprcetakan setempat, saya bisa menyelesaikan tahapan ini tepat waktu. Akuntabel : Dengan menerapkan sikap ini, saya melakukan pencetakan dengan cermat dan hati-hati agar desain banner yang sudah dibuat dapat diwujudkan dalam bentuk hard-copy. Kolaboratif : Dengan menerakan perolaku memberi kesempatan berbagai pihka untuk berkontribusi, tahapan pencetakan banner ini bisa selesai sesuai dengan jadwal yang telah saya tntukan.
Saya bertanggung jawab untuk bertindak proaktif dalam memasang banner sebgai media penyuluhan kesehatan gigi dan mulut lansia di ruang tunggu pasien dengan cermat, disiplin, dan berintegritas tinggi. Adapun tujuan dari pemasangan bsnner ini yaitu agar dapat memenuhi kebutuhan masyarakat dalam belajar atatu mensmbah pengetahuan mereka mengenai cara merawat gigi dan mulut. Deskripsi Kegiatan Output Kegiatan TAHAPAN 4 MEMASANG BANNER DI RUANG TUNGGU PASIEN POL I GIGI Dokumentasi Banner Senin, 08/05/2023
Tahapan 4 Nilai Dasar ASN Panduan perilaku ini ditunjukkan dalam kegiatan yaitu bertindak proaktif.Dengan bersedia memasang banner tentang kesehahtan gigi dan mulut pada lansia, kita sudah dapat dikatakan proaktif dalam memberikan pelayanan. Senin, 08/05/2023 Adaptif Akuntabel Seorang ASN yang berakuntabel akan memasang banner dengan cermat, disiplin, dan dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya. Berorientasi Pelayanan Loyal Karena tujuan dari pemasangan banner ini yaitu agar dapat memberi manfaat kepada masyarakat, khususnya lansia denngan memenuhi kebutuhan mereka dalam menambah wawasan mengenai kesehatan gigi dan mulut. Karena tujuan dari pemasangan banner ini yaitu agar dapat memberi manfaat kepada masyarakat, khususnya lansia. Analisis Dampak Adaptif : Dengan merapkan perilaku proaktif, saya dapat memasang media penyuluhan berupa banner di ruang tunggu pasien poli gigi sehingga mereka bisa membaca dengan efektif. Akuntabel : Pada kegiatan ini dilakukan dengan penuh tanggung jawab dan berintegritas menyebarluaskan informasi terkait kesehatan gigi dan mulut pada masyarakat lansia yang dapat berdampak pada peningkatan kesadaran dan kepedulian masyarakat lansia akan pentingnya menjagakesehatan gigi dan mulut. Berorientasi Pelayanan : Pada tahap kegiatan ini, saya menerapkan nilai memahami dan memenuhi kebutuhan masyarakat. Dampak apabila nilai tersebut diterapkan adalahpeningkatan pengetahuan kesehatan gigi danmulut masyarakat lansia dalam hal ini dapat memenuhi kebutuhan masyarakat dalam halpeningkatan pengetahuan kesehatan gigi danmulut dengan membagikan informasitentang kesehatan gigi dan mulut melalauipemasangan banner di ruang tunggu pasien poli gigi. Kompeten : Pada tahuap kegiatan ini saya menerapkan nilai membantu orang lain belajar dalam hal ini tentang pentingnyamenjaga kesehatan gigi dan mulut. Karena tujuan dari pemasangan banner ini yaitu agar dapat memberi manffat kepada masyarakat, khususnya lansia denngan memenuhi kebutuhan mereka dalam menambah wawasan mengenai kesehatan gigi dan mulut.
Kegiatan penyuluhan tentang kesehatan gigi dan mulut lansia ini sejalan dengan misi Kabupaten Bulukumba, yaitu meningkatkan kualitas dan layanan kesehatan masyarakat. Diharapkan dengan adanya edukasi atau penyuluhan ini dapat menjadi tambahan pengetahuan masyarakat pada umumnya tentang menjaga kesehatan gigi dan mulut. KEGIATAN III MEMBERIKAN PENYULUHAN MENGENAI KESEHATAN GIGI DAN MULUT PADA LANSIA. KONTRIBUSI TERHADAP VISI DAN MISI ORGANISASI Kegiatan melakukan penyuluhan kepada lansia khususnya mengenai kesehatan gigi dan mulut sejalan dengan visi Kabupaten Bulukumba yaitu Mewujudkan Masyarakat Produktif, yang Berkarakter Kearifan Lokal menuju Bulukumba Maju dan Sejahtera. Dengan mengetahui cara menjaga kesehatan gigi dan mulut lansia, diharapkan juga dapat meningkatkan kualitas hidup dan meningkatkan kesejahteraan kesehatan masyarakat Kabupaten Bulukumba. Manejemen ASN : Melaksanakan fungsi dan peran ASN yaitu memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan melakukan penyuluhan dan edukasi tentang kesehatan gigi dan mulut lansia agar dapat meningkatkan pengetahuan lansia. Keterkaitan dengan Kedudukan dan Peran ASN Smart ASN : Dalam kegiatan ini terdapat tahapan kegiatan yaitu membuat mencari materi penyuluhan dan menuangkannya dalam slide peresentasi, dimana menggunakan aplikasi microsoft pada laptop. Hal ini sejalan dengan fungsi dan peran ASN dalam menggunakan literasi digital,
01 02 03 04 K ETE R K A IT A N D E N G A N N IL A I O R G A N IS A SI Kolaboratif : Bekerja sama dengan pengelola program, kader, maupun tokoh desa setempat untuk mengumpulkan masyarakat dalam kegiatan pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut pada lansia. Adaptif : Pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut yang dilakukan pada lansia merupakan penerapan perilaku proaktif, dimana member pemahaman pada masyarakat pentingnya keguatan ini. Karena tidak semua warga mau dan setuju untuk dilakukank pemerikssan. Kompeten : Melaksanakan pemeriksaan kesehagan gigi dan mulut pada masyarakat dengan memberi informasi status kesehatan gigi dan mulut diserta alternatif perawatannya, merupakan penerapan perilaku melakukan tugas dengan baik sebagai dokter gigi di instansi puskesmas. Berorientasi Pelayanan : Melakukan pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut merupakan penerapan perilaku memahami dan memenuhi kebutuhan masyarakat khusunya lanisa di wilayah kerja puskesmas.
Saya bertindak proaktif dengan melakukan konsultasi mengenai tujuan dan jadwal penyuluhan mengenasi kesehatan gigi dan mulut ini dengan pengelola program lansia. Dengan melakukan kegiatan ini, kami bisa menjalin kerjasama agar kegiatan penyuluhan nanti dapat berjalan baik. Deskripsi Kegiatan Output Kegiatan TAHAPAN 1 MENGATUR JADWAL PENYULUHAN DENNGAN PENGELOLA PROGRAM Dokumentasi Konsultasi Jadwal Pemieriksaan Selasa, 09/05/2023
Tahapan 1 Nilai Dasar ASN Dalam mengatur jadwal dengan pengelola program saya bertindak proaktif dengan mengajukan diri ke beliau untuk dapat mengikuti kegiatan posyandu atau prolanis. Adaptif Harmonis Pada tahapan kegiatan ini, termasuk musyawarah penentuan jadwal dilakukan agar tidak terjadi kesalahpahaman sehingga dapat membangun lingkungan kerja yang kondusif. Kolaboratif Karena masyarakat lansia juga masuk dalam program psoyand dan prolanis, maka penulis dapat mengajak pengelola untuk juga ikut berkontribusi dalam tahap kegiatan ini. Berorientasi Pelayanan Loyal Bersikap ramah, solutif, dan dapat diandalkan merupakan penerapan perilaku yang saya lakukan saat sedang berkonsultasi mengenai jadwal penyuluhan denngan pengelola program. Saat melakukan konsultasi pengaturan jadwal ini pula saya secara tidak langsung juga menjaga nama baik sesama rekan ASN, agar tidak terjadi kesalahpahaman saat melakukan kegiatan penyuluhan nanti. Analisis Dampak Adaptif : Dengan menerapkan perilaku proaktif menemui pemegang program, saya dapat mengetahui jadwal program prolanis dan kapan bisa sayabturun untuk melakukan penyuluhan mengenai kesehatan gigi dan mlut kepada lansia. Kolaboratif : Dengan menerapkan perilaku memberikan kesempatan kepada berbagai pihak untuk berkontribusi, dapat memperlancar jalannya kegiatian penyuluhan ini. Harmonis : Dengan menerapkan perilaku menjaga lingkungan kerja yang kondusif, diharapkan dapat melancarkan kegiatan penyuluhan ini. Berorientasi pelayanan : Karena bertindak ramah, cekatan, dan solutif, maka saya dapat menentukan jadwal penyuluhan dengan baik. Loyal : Menjaga nma baik sesama ASN sangat penting agar terhindar dari konflik dan dapat bekerjasama dengan baik untuk mensuskseskan kegiatan penyuluhan ini. Selasa, 09/05/2023
Mencari materi penyuluhan tentang kesehatan gigi dan mulut lansia sebagai wujud perilaku melaksanakan tugas dengan kualitas terbaik dan berupaya meningkatkan kompetensi diri untuk menjawab tantangan yanng selalu berubah, agar dapat memberi informasi dan ilmu yang tepat pada masyarakat khsuusnya pada lansia. Pembuatan materi penyuluhan dilakukan dengan menggunakan aplikasi desain di laptop juga merupakan penerapan perilaku terus berinovasi dan mengembangkan kreativitas. Deskripsi Kegiatan Output Kegiatan TAHAPAN 2 MENCARI BAHAN PENYULUHAN Mencari Referensi Materi Penyuluhan Rabu, 10/05/2023
Tahapan 2 Nilai Dasar ASN Pada tahap kegiatan ini saya sebagai seorang ASN bertindak proaktif dan terus berinovasi dalam mencari bahan penyuluhan yang akan diberikan. Adaptif Kompeten Seorang ASN yang berkompetenakan melaksanakan tugas denngan kkualitas terbaik. Tahap kegiatan ini jg saya menerapkan perilaku meningkatkan kompetensi dengan belajar dan mencari bahan penyuluhan tentang kesehatan gigi dan mulut untuk diberikan kepada para lansia. Akuntabel Saat mencari bahan atau materi penyuluhan, agar tidak memberi informasi yang kurang tepat, saya juga melakukannya dengan cermat dan bertanggung jawab. Analisis Dampak Adaptif : Dengan menerapkan sikap ini, timbul inisiatif dan konsistensi dalam diri saya untuk tidak menundanunda pekerjaan. Selain itu, saya juga tidak cepat puas dengan satu referensi saja tapi proaktif dalam mencari referensi lainnya. Kompeten : Pada tahap kegiatan ini sayamenerapkan nilai melaksanakan tugasdengan kualitas terbaik. Dampak apabilanilai tersebut saya terapkan dapat menghasilkan penyampaian penyuluhanyang baik dari materi yang digunakan sehingga dapat dengan mudah dimengertioleh masyarakat lansia. Akuntabel : Nilai akuntabilitas yang harus dimiliki oleh seorang ASN serta instansisebagai pihak yang berwenang dalammemberikan informasi kepada masyarakat. Menjadi tanggung jawab ASN sebagaipelayan publik untuk memenuhi kebutuhanmasyarakat khususnya melalui penyuluhan yang nantinya akan digunakan untukmemberikan informasi kesehatan khususnya tentang kesehatan gigi dan mulut pada lansia. Rabu, 10/05/2023
TAHAPAN 3 MENYIAPKAN MODEL/ALAT PERAGA UNTUK PENYULUHAN Menyiapkan alat peraga berupa model gigi untuk digunakan dalam penyuluhan sebagai wujud penerapan perilaku saya sebagai ASN dengan bertindak proaktif dan melaksanakan tugas dengan jujur, tanggung jawab, cermat, disi plin, dan berintegritas tinggi. Selain itu, karena saya menggunakan aset / inventaris milik poli gigi puskesmas, sehingga saya berusaha untuk menggunakan dan menjaga model study gigi dengan sebaik-baiknya secara bertanggu ngjawab, efisien, dan efektif. Deskripsi Kegiatan Output Kegiatan Alat Peraga Penyuluhan Kamis, 11/05/2023
Tahapan 3 Nilai Dasar ASN Sebelum melakukan penyuluhan, saya bertindak proaktif untuk menyiapkan alat peraga yang akan saya gunakan sebagai media penyuluhan. Kamis, 11/05/2023 Adaptif Akuntabel Dalam menyiapkan alat ini peraga ini, saya juga melakukannya dengan jujur dan bertanggung jawab agar tidak ada yang kurang saat penyuluhan nantinya, Kompeten Sebagais eorang ASN saya juga harus dapat menggunakan aset/inventaris instansi dengan menjaga alat peraga dengan baik, bertanggung jawab, dan efektif. Analisis Dampak Adaptif : Bengan menerapkan perilaku proaktif dan tidak menunda waktu, alat peraga yang telah saya siapkan dapat digunakan saat penyuluhan nanti sebagai media penyuluhan. Akuntabel : Dengan melakukan penerapan perilaku melakukan tugas dengan jujur, tanggung jawab, cermat, saya dapat menyiapakn alat peraga dengan teliti, agar dapat saya gunakan dalam kegiatan penyuluhan. Akuntabel : Dengan melakukan penerapan menggunakan aset/invemtaris puskesmas dengan baik, saya dapat menjaga kepercayaan pihak aset untuk melakukan peminjaman alat peraga penyuluhan. Kompeten : Dengan menerapkan perilaku melaksanakan tugas dengan kualitas terbaik, maka hasil aktualisasi yang diperoleh lebih maksimal karena saya dapat mengerahkan seluruh kemampuan saya dan percaya diri dalam menyiapkan media aktualisasi. Seorang ASN yang menpunyai kompetensi yang baik dengan melaksanakan tugas dengan kualitas terbaik.