The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by holley1244, 2023-06-10 01:50:21

KESGIMUL LANSIA

KESGIMUL LANSIA

TAHAPAN 4 MELAKUKAN PENYULUHAN DI WAKTU DAN TEMPAT YANG TELAH DIJADWALKAN Saya melakukan penyuluhan tentang kesehatan gigi dan mulut lansia agar dapat memberi manfaat dan ilmu bagi lansia. Tujuan dari kegiatan ini yaitu untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan kepedulian masyarakat lansia mengenai kesehatan gigi dan mulut. Saat kegiatan senam prolanis telah selesai, saya mengumpulkan masyarakat untuk memberi penyuluhan . Dalam penyuluhan juga saya melakukan demo bagaimana cara menyikat gigi yang baik dan benar. Deskripsi Kegiatan Output Kegiatan Sabtu, 13/05/2023 Senin, 22/05/2023 Dokumentasi Penyuluhan Daftar Hadir


Harmonis : Dengan menerapkan perilaku menghargai setiap orang apapun latar belakangnya, proses penyuluhan akan berjalan kondusif dan masyarakat lansia akan lebih senang untuk mengikuti kegiatan ini sampai selesai. Berorientasi pelayanan : Dengan menerapkan perilaku bersikap ramah, cekatan, solutif, dan dapat diandalkan, proses penyuluhan akan berjalan kondusif dan masyarakat lansia akan lebih senang untuk mengikuti kegiatan ini sampai selesai. Selain itum masyarakat bisa puas atas infomrasi yang saya berikan serta memberi jawaban atas pertanyaan yang dilontarkan saat sesi diskusi pada penyuluhan ini.. Berorientasi pelayanan : Dengan melakukan penerapan perilaku memahami dan memenuhi kebutuhan masyarakat, mereka khusunya lansia bisa dengan antusias menyimak dan menangkan informasi berupa pengetahuan kesehatan gigi dan mulut pada lansia yanng saya berikan. Tahapan 4 Nilai Dasar ASN Saya bertindak proaktif dalam melakukan penyuluhan tentang kesehatan gigi dan mulut lansia agar dapat memberi manfaat dan ilmu bagi lansia. Adaptif Akuntabel Saya sebagai ASN saat melakukan tugas yaitu memberikan penyuluhan kepada lansia dengan tanggungjawab, disiplin, dan cermat. Kompeten Memberikan edukasi atau pengetahuan pada masyarakat juga sesuai dengan penerapan nilai membantu oranng lain untuk belajar Harmonis Selain itu juga dalam memperlakukan masyarakat lansia selama penyuluhan berlangsung, saya menghargai setiap orang apapun latar belakangnya Selama melakukan penyuluhan dimana terdapat interaksi timbal balik dengan masyarakat lansia, juga sebagai penerapan perilaku memahami dan memenuhi kebutuhan masyarakat lansia mengenai kesehatan gigi dan mulut. Analisis Dampak Adaptif : Dampak dari penerapan sikap ini yaitu Saya menjadi pribadi dengan sikap inisiasi tinggi. Baik dalam memulai pekerjaan dan melaksanakannya hingga tuntas tanpa membebani orang lain. Akuntabel : Dengan menerapkan perilaku melaksanakan tugas dengan jujur, cermat, dan tanggungjawab, maka segala informasi yang nantinya telah diterima oleh masyarakat lansia merupakan informasi atau ilmu yang benar dan dapat dipertanggungjawakan. Kompeten : Menerapkan sikap ini akan berdampak pada peningkatan pengetahuan bagi diri Saya pribadi dan ibu hamil karena didalamnya akan ada proses belajar, diskusi dan tanya jawab yang akan meningkatkan kompetensi dan memperbaharui keilmuan yang sudah lama tidak di update. Sabtu, 13/05/2023 Berorientasi Pelayanan Selama melakukan penyuluhan dimana terdapat interaksi timbal balik dengan masyarakat lansia, juga terkandung penerapan perilaku ramah, cekatan, solutif. Senin, 22/05/2023


KEGIATAN IV MELAKUKAN PEMERIKSAAN GIGI DAN MULUT PADA LANSIA KONTRIBUSI TERHADAP VISI DAN MISI ORGANISASI Kegiatan melakukan pemeriksaan status kesehatan gigi dan mulut kepada lansia khususnya sejalan dengan visi Kabupaten Bulukumba yaitu mewujudkan masyarakat produktif, yang berkarakter kearifan lokal menuju bulukumba maju dan sejahtera. Dimana dengan mengetahui cara menjaga kesehatan gigi dan mulut lansia, diharapkan juga dapat meningkatkan kualitas hidup dan meningkatkan kesejahteraan kesehatan masyarakat Kabupaten Bulukumba. Manejemen ASN : Melaksanakan fungsi dan peran ASN yaitu memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan melakukan pemeriksaan status kesehatan gigi dan mulut lansia agar dapat meningkatkan pengetahuan lansia. Keterkaitan dengan Kedudukan dan Peran ASN Smart ASN : Melaksanakan fungsi dan peran ASN yaitu dengan membuat dan mendesain kartu kontrol berisi status kesehatan gigi dan mulut lansia menggunakan aplikasi canva di perangkat laptop. Kegiatan pemeriksaan status kesehatan gigi dan mulut lansia ini sejalan dengan misi Kabupaten Bulukumba, yaitu meningkatkan kualitas dan layanan kesehatan masyarakat. Diharapkan dengan adannya pemeriksaan kesehtan gigi dan mulut ini menjadi tambahan pengetahuan masyarakat pada umumnya tentang masalah gigi dan mulut yang dialami disertai dengan perawatan yang sebaiknya dilakukan.


01 02 03 04 K ETE R K A IT A N D E N G A N N IL A I O R G A N IS A SI Kolaboratif : Bekerja sama dengan pengelola program, kader, maupun tokoh desa setempat untuk mengumpulkan masyarakat dalam kegiatan pemeriksaan kesehatan gigi dna mulut pada lansia. Adaptif : Pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut yang dilakukan pada lansia merupakan penerapan perilaku proaktif, dimana member pemahaman pada masyarakat pentingnya keguatan ini. Karena tidak semua warga mau dan setuju untuk dilakukank pemerikssan. Kompeten : Melaksanakan pemeriksaan kesehagan gigi dan mulut pada masyarakat dengan memberi informasi status kesehatan gigi dan mulut diserta alternatif perawatannya, merupakan penerapan perilaku melakukan tugas dengan baik sebagai dokter gigi di instansi puskesmas. Berorientasi Pelayanan : Melakukan pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut merupakan penerapan perilaku memahami dan memenuhi kebutuhan masyarakat khusunya lanisa di wilayah kerja puskesmas.


Melakukan pembuatan kartu kontrol berisi status kesehatan gigi lansia sebagai penerapan perilaku bertindak proaktif dan berusaha untuk terus berinovasi dan kreatif saat mendesain kartu kontrol dengan menggunakan aplikasi desesain pada perangkat laptop. Dalam menentukan isi materi kartu kontrol juga merupakan penerapan perilaku melaksanakan tugas dengan kualitas terbaik dan dilakukan dengan cermat, jujur, dan bertanggung jawab. Deskripsi Kegiatan Output Kegiatan TAHAPAN 1 MEMBUAT KARTU KONTROL BERISI STATUS KESEHATAN GIGI DAN MULUT LANSIA Senin, 08/05/2023 Membuat Kartu Kontrol Kartu Kontrol


Tahapan 1 Nilai Dasar ASN Pada tahap kegiatan ini dibutuhkan tindakan yang proaktif dalam membuat kartu kontrol kesehatan gigi dan mulut lansia. Senin, 08/05/2023 Adaptif Kompeten Akuntabel Pada tahap kegiatan iniberdampak untuk terus dapat selalumelakukan tugas dengan kualitas terbaik sehingga selalu memberikan pelayanan yang bermutu kepada masyarakat. Seorang ASN yang berakuntabel akan membuat kartu kontrol dengan cermat, disiplin, dan dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya. Analisis Dampak Adaptif : Dengan menerapkan perilaku proaktif, timbul inisiatif dan konsistensi dalam diri saya untuk tidak menundanunda pekerjaan. Selain itu, saya juga tidak cepat puas dalam membuat desain kartu kontrol sehingga saya bisa melatih kemampuan saya. Adaptif : Dengan menerapkan perilakku terus berinovasi dan mengembangkan kreativitas, saya dapat menjadi pribadi yang inovatif dan kreatif. Khususnya dalam penggunaan aplikasi desain yang sekarang sangat diperlukan dalam dunia kerja. Saya menjadi tahu dan eksplor kemampuan saya dalam hal desain melalui tools-tools yang disediakan dari aplikasi tersebut. Kompeten : Dengan menerapkan sikap ini, maka saya dapat mengerahkan kemampuan saya dalam membuat kartu kontrol berisi status kesehatan gigi dan mlut sehingga kartu kontrol ini dapat bermanfaat bukan hanya untuk kepentingan latsar saja tapi penerapannya bisa kontinyu di Puskesmas Bonto Bangun Akuntabel : Dengan menerapkan sikap ini, saya dapat membuat kartu kontrol berisi status kesehatan gigi dan mulut lansia dengan cermat dan teliti sehingga materi dari kartu kontrol tersebut – selain dari segi desainnya – juga bisa lebih tepat sasaran dan relevan dengan tujuan aktualisasi. Pada tahap kegiatan ini dibutuhkan kreativitas saat menggunakan aplikasi pengeditan (Canva) agar hasil desain dapat menarik perhatian dan tepat sasaran.


TAHAPAN 2 MENYIAPKAN ALAT DAN BAHAN YANG AKAN DIGUNAKAN UNTUK PEMERIKSAAN GIGI DAN MULUT PADA LANSIA Saya bertindak proaktif dalam menyiapakn alat dan bahan yang akan digunakan saat memeriksa gigi dan mulut lansia. Saya juga menyiapkan alat bahan dengan jujur, cermat, tanggung jawab, serta disiplin menjaga alat dan abhan yang saya ambil dari poli gigi. Deskripsi Kegiatan Output Kegiatan Alat dan Bahan Pemeriksaan Menyiapkan alat dan bahan untuk digunakan dalam pemeriksaan status kesehatan gigi dan mulut lansia sebagai penerapan perilaku bertindak proaktif. Adaptif Nilai Dasar ASN Akuntabel Melaksanakan tugas dengan jujur, tanggung jawab, cermat, disiplin, dan berintegrasi tinggi dalam menyiapkan alat dan abhan agar tidka ada yang terlupakan. Analisis Dampak Adaptif : Dengan menerapkan perilaku proaktif, dapat menyiapkan alat dan bahan pemeriksaan gigi dan mulut dengan baik dan tepat waktu. Akuntabel : Dengan menerapkan perilaku melaksanakan tugas dengan jujur, bertanggung jawab, dan berintegritas tinggi saya dapat menjaga kepercayaan masyarakat yang akan dilakukan pemeriksaan bahwa alat dna bahan yang digunakan aman untuk mereka. Kamis, 11/05/2023


Dalam tahapan pemeriksaan gigi dan mulut masyarakat lansia, saya meminta izin kepada mereka untuk dapat memeriksa keadaan gigi dan mulut mereka sebagai penerapan perilaku proaktif, melaksanakan tugas dengan tanggung jawab dan berintegritas tinggi, serta sesuia dengan kompetensi saya sebagai dokter gigi. Saya jg memeriksa gigi dan mulut masyarakat lansia dengan bersikat ramah dan cekatan agar dapat memenuhi kebutuhan masyarakat akan kesehatan gigi dan mulut, tanpa melihat perbedaan latar belakang masyarakat lansia tersebut. Deskripsi Kegiatan Output Kegiatan TAHAPAN 3 MELAKUKAN PEMERIKSAAN GIGI DAN MULUT PADA MASYARAKAT LANSIA Sabtu, 13/05/2023 Senin, 22/05/2023 Dokumentasi Pemeriksaan


Tahapan 3 Nilai Dasar ASN Sebagai dokter gigi dan ASN, saya bertindak proaktif dalam memeriksa keadaan gigi dan mulut masyarakat lansia satu per satu. Adaptif Akuntabel Saya memeriksa keadaan gigi dan mulut masyarakat lansia dengan jujur, cermat, dan bertanggungjawab sesuai dengan apa yang telah saya lihat. Kompeten Saya memeriksa keadaan gigi dan mulut masyarakat dengan kulitas terbaik, sesuai dengan kompetensi saya sebagai dokter gigi. Harmonis Saya memeriksa keadaan gigi dan mulut masyarakat lansia tanpa membedakan latar belakang mereka. Selama melakukan pemeriksaan gigi, saya bersikap ramah, cekatan, dan dapat diandalakan Analisis Dampak Adaptif : Dengan bertindak proaktuf, masyarakat lansia akan bersedia saat saya tawarkan untuk memeriksa keadaan gigi dan mulut mereka guna guna mengetahui bagaiman kesadaran dan perilaku mereka dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut. Kompeten : Dengan menerapkan perilaku melaksanakan tugas dengan kualitas terbaik, maka hasil aktualisasi yang diperoleh lebih maksimal karena saya dapat mengerahkan seluruh kemampuan saya dan percaya diri dalam menjalankan proses aktualisasi. Akuntabel : Dengan menerapkan perilaku melaksanakn tugas dengan jujur, disiplin, dan tanggungjawab maka masyarakat lansia akan percaya dengan kemampuan saya sebagai doktergigi dalam melakukan pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut. Harmonis : Dengan menerapkan perilaku tidak membedakan oarng apapun latar belakangnya, masyarakat akan dengan senanng hati ketika saya minta untuk berbicara dan membuka mulut saat memeriksa keadaan gigi dan mlut mereka. Berorientasi pelayanan : Dengan menerapkan peerilaku ramah cekatan dan dapat diandalkan, dapat melancarkan kegiatan aktualisasi karena masyarakat lansia akan tergerak hatinya untuk menjaga kesehatan gigi dan mulutnya Berorientasi pelayanan : Dengan menerapkan peerilaku memahami dan memenuhi kebutuhan masyarakat, dapat melancarkan kegiatan aktualisasi karena masyarakat lansia akan tergerak hatinya untuk menjaga kesehatan gigi dan mulutnya Sabtu, 13/05/2023 Berorientasi Pelayanan Pemeriksaan gigi dan mulut pada lansia merupakan wujud penerapan perilaku memahami dan memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan khsuusnya kesehatan gigi dan mulut. Senin, 22/05/2023


TAHAPAN 4 MELAKUKAN PENCATATAN STATUS KESEHATAN GIGI DAN MULUT DI KARTU KONTROL Melakukan pencatatan status kesehatan gigi dan mulut lansia pada kartu kontrol agar dapat memberi manfaat bagi lansia dalam melakukan perawatan selanjutnya merupakan wujud penerapan perilaku bertindak proaktif, tidak menyalahgunakan kewenangan, serta dapat memahami dan memenuhi kebutuhan masyarakat. Melihat masalah yang terjadi mengenai kesehatan ggii dan mulut mereka merupakan penerapan perilaku melaksanakan tugas dengan kualitas terbaik sesuai dengan ilmu. Selain itu, saat pelaksanaan pemeriksaan saya meminta bantuan kepada rekan poli gigi untuk ikut membantu melakukan pencatatan dan mengatur masyarakat lansia di tempat pemeriksaan, merupakan penerapan perilaku menggerakkan pemanfaatan berbagai sumber daya untuk tujuan bersama. Deskripsi Kegiatan Output Kegiatan Sabtu, 13/05/2023 Senin, 22/05/2023 Dokumentasi Pencatatan ke Kartu Kontrol


Tahapan 4 Nilai Dasar ASN Melakukan pencatatan status kesehatan gigi dan mulut lansia pada kartu kontrol agar dapat memberi manfaat bagi lansia dalam melakukan perawatan selanjutnya merupakan wujud penerapan perilaku bertindak proaktif Adaptif Akuntabel Melakukan pencatatan status kesehatan gigi dan mulut lansia pada kartu kontrol agar dapat memberi manfaat bagi lansia dalam melakukan perawatan selanjutnya merupakan wujud penerapan perilaku tidak menyalhgunakan wewenang Kompeten Melihat masalah yang terjadi mengenai kesehatan ggii dan mulut mereka merupakan penerapan perilaku melaksanakan tugas dengan kualitas terbaik Kolaboratif saat pelaksanaan pemeriksaan saya meminta bantuan kepada rekan poli gigi untuk ikut membantu melakukan pencatatan dan mengatur masyarakat lansia di tempat pemeriksaan, merupakan penerapan perilaku menggerakkan pemanfaatan berbagai sumber daya untuk tujuan bersama Melakukan pencatatan status kesehatan gigi dan mulut lansia pada kartu kontrol agar dapat memberi manfaat bagi lansia dalam melakukan perawatan selanjutnya merupakan wujud penerapan perilaku dapat memahami dan memenuhi kebutuhan masyarakat. Analisis Dampak Adaptif : Dampak dari penerapan perilaku proaktif ini yaitu saya menjadi pribadi dengan sikap inisiasi tinggi. Baik dalam memulai pekerjaan dan melaksanakannya hingga tuntas tanpa membebani orang lain. Akuntabel : Dengan menerapkan perilaku tidka menyalahgunakan wewenanng, saya menjadi lebih cermat dan lebih teliti dalam menuliskan hasil pemeriksaan gigi dan mulut masyarakat lansia sesuai dengan yang sebenarnya. Berorientasi pelayanan : Dengan menerapkan perilaku memahami dan memenuhi kebutuhan masyarakat, saya menjadi lebih paham dan empati terhadap keluhan gigi dan mulut masyarakat lansia. Kompeten : Dengan menerapkan perilaku melaksanakn tugas dengan kualitas terbaik, saya bisa mengisi kartu kontrol dengan baik dan efisien karena tekah menguasai sesuai dengan tuags saya sebagai dokter gigi. Kolaboratif : Dengan menerapkan perilaku memanfaatkan berbagai sumber daya untuk tujuan bersama, dapat melakukan atahapan ini dengan efisien dan selesai tepat waktu. Sabtu, 13/05/2023 Berorientasi Pelayanan Senin, 22/05/2023


Setelah mencatat keadaan gigi dan mulut lansia, saya menjelaskannya kepada mereka tentang kondisi kesehatan gigi dan mulut mereka dengan bertindak proaktif, ramah dan solutif. Pemberian edukasi ini juga menerapkan perilaku pelaksanaan tugas dengan tanggung jawab dan disiplin, senantiasa bersikap ramah dan solutif, serta tidak membedakan orang berdasarkan lata belakang. Saya juag menerapkan perilaku membantu orang lain belajar dengan memberi ilmu dan edukasi agar mereka mengetahui yang sebenarnnya tentang bagaimana merawat kesehatan gigi dan mlut sesuai dengan indikasi penyakit gigi dan mulut mereka masing-masing. Deskripsi Kegiatan Output Kegiatan TAHAPAN 5 MEMBERI EDUKASI KEPADA MASYARAKAT LANJUT USIA YANG TELAH DI LAKUKAN PEMERIKSAAN GIGI DAN MULUT Sabtu, 13/05/2023 Senin, 22/05/2023 Dokumentasi Pemberian Edukasi


Tahapan 5 Nilai Dasar ASN Melakukan edukasi kepada lansia yang telah diperiksa keadaan gigi dan mulutnya, merupakann penerapan perilaku bertindak proaktif Adaptif Akuntabel Dalam memberikan edukasi dan penjelasan mengenai kondisi gigi dan mulut lansia beserta alternatif perawatan yang bisa dilakukan, saya berusaha untuk melaksanakan tugas dengan dengan jujur, cermat dan bertanggung jawab sesuai dengan indikasi masalah yang terajdi pada lansia yang telah saya periksa. Dengan memberi informasi yang lengkap tentang keadaan dan perawatan yangn bisa dilakukan pada lansia terkait kesehatan gigi dan mulutnya dengan ramah baik dan terarah, itu merupakan penerapan perilaku membantu orang lain belajar. Selama memberikan edukasi mengenai kondisi gigi dan mulut lansia, saya berusaha untuk mengghargai setiap orang / warga apapun latar belakang mereka. Harmonis Selama memberikan edukasi mengenai kondisi gigi dan mulut lansia, saya senantiasa bersikap ramah cekatan solutif dan dapat diandalkan. Analisis Dampak Adaptif : Dampak dari penerapan perilaku proaktif ini yaitu saya menjadi pribadi dengan sikap inisiasi tinggi. Baik dalam memulai pekerjaan dan melaksanakannya hingga tuntas tanpa membebani orang lain. Kompeten : Dengan penerapan perilaku membantu oranglain untuk belajar, masyarakat lansia bisa mendapat ilmu mengenai kesehatan gigi dan mulut yangns ebelumnya belum diperoleh. Sehingga bisa meningkatkan pengetahuan dan kepedulian mereka untuk menjaga kesehahtan gigi dan mulut. Akuntabel : Dengan menerapkan prrilaku melaksanakan tugas dengan jujur dan tanggungjawab, maka masyarakat lansia yang menerima edukasi dapat menerima saran dan informasi yang saya berikan dengan jelas. Sehingga dapat menerapkan menjaga kesehatan gigi dan mulut. dalam kehidupan sehari-hari Berorientasi pelayanan : Dengan menerapkan perilaku ramah, cekatan, solutif dan dapat diandalkan, masyarakat lansia dapat dengan senang hati menerima dan yakin dengan edukasi yang saya berikan dan merasas terbantu dengan edukasi yang saya berikan. Harmonis : Dengan menerapkan perilaku tidak membedakan latar belakang orang saya memberi edukasi dengan cermat dan sesuai dengan keadaan gigi dan mulut tiap masyarakat, sehingga mereka bisa mendapat gambaran dengan jelas dan dapat berkunjung ke puskesmas bila ingin berkonsultasi dan memeriksakan gigi dan mulut secarar rutin. Sabtu, 13/05/2023 Kompeten Berorientasi Pelayanan Senin, 22/05/2023


KEGIATAN V MELAKSANAKAN HASIL EVALUASI KEGIATAN AKTUALISASI KONTRIBUSI TERHADAP VISI DAN MISI ORGANISASI Kegiatan melakukan evaluasi hasil kegiatan upaya kesehatan gigi dan mulut kepada lansia khususnya sejalan dengan visi Kabupaten Bulukumba yaitu Mewujudkan Masyarakat Produktif, yang Berkarakter Kearifan Lokal menuju Bulukumba Maju dan Sejahtera. Dimana dengan mengetahui data hasil kesehatan gigi dan mulut lansia, diharapkan juga dapat meningkatkan kualitas hidup dan meningkatkan kesejahteraan kesehatan masyarakat Kabupaten Bulukumba. Manejemen ASN : Melaksanakan fungsi dan peran ASN yaitu denngan melakukan evaluasi dan membuat hasil kegiatan melalui data yang diperoleh dengan penuh tanggung jawab. Keterkaitan dengan Kedudukan dan Peran ASN Pembuatan laporan hasil kegiatan dengan memanfatkan literasi digital merupakan implementasi dari kedudukan dan peran sebagai Smart ASN Selain itu, kegiatan evaluasi hasil kegiatan ini juga diharapkan dapat sejalan dengan misi Kabupaten Bulukumba, yaitu meningkatkan kualitas dan layanan kesehatan masyarakat. Diharapkan dengan adanya kegiatan evaluasi ini dapat menghasilkan output yangn sesuai dengan kebutuhan masyarakat di wilayah kerja puskesmas.


03 Loyal : Sebagai komitmen terhadap instansi dalam melaksanakan aktualisasi dengan baik. 01 02 K ETE R K A IT A N D E N G A N N IL A I O R G A N IS A SI Kolaboratif : Bekerja sama dengan pengelola program, kader, maupun tokoh desa setempat setelah melakkan evaluasi hasil kegiatan untuk membuat rencana strategis berikutnya dalam mengatasi masalah isu kesehatan gigi dan mulut pada lansia. Kompeten : Melakukan evaluasi hasil kesehagan gigi dan mulut pada masyarakat dengan memberi informasi status kesehatan gigi dan mulut diserta alternatif perawatannya, merupakan penerapan perilaku melakukan tugas dengan baik sebagai dokter gigi di instansi puskesmas.


Kuesioner diberikan kepada masyarakat lansia yang datang ke progrma prolanis dan posyandu lansia. Pada Kegiatan ini dilakukan dengan menerapkan perilaku tidak membedakan orang berdasarkan latar belakangnya dan dalam memberikan kuesioner kepada pasien dengan selalu bersikap ramah dan cekatan serta bertanggung jawab dalam memberikan kuesioner kepada masyarakat lansia. Selain itu saya bertindak proaktif dalam menjelaskan kepada amsyarakat maksud dari pemngisian kuesioner. Deskripsi Kegiatan Output Kegiatan TAHAPAN 1 MEMBAGIKAN KUESIONER UNTUK DIISI KEPADA MASYARAKAT LANJUT USIA Sabtu, 13/05/2023 Senin, 22/05/2023 Dokumentasi Pembagian Kuesioner


Tahapan 1 Nilai Dasar ASN Pada tahap kegitan ini dilakukan dengan menerapkan nilai bertindak proaktif, dampak jika nilai terbut diterapkan adalah yakin dengan adanya kuesioner ini dapatmengetahui seberapa paham masyarakattentang kesehatan gigi dan mulutnya Adaptif Kolaboratif Dibantu oleh rekan dari poli gigi, saya menerapka perilaku terbuka untuk berkerja sama untuk tujuan bersama. Dalam membagiakan kuesioner pada masyarakat lansia, saya bersikap ramah, cekatan, dan solutif. Analisis Dampak Adaptif : Pada tahap kegitan ini dilakukan dengan menerapkan nilai bertindak proaktif, dampak jika nilai terbut diterapkan adalah yakin dengan adanya kuesioner ini dapatmengetahui seberapa paham masyarakatlansia tentang kesehatan gigi dan mulutnya Berorientasi pelayanan : Pada Tahap Kegiatan ini dilakukan dengan menerapkan nilai bersikap ramah dan cekatan, dampak apabila nilai tersbut dilakukan adalah dapat membantu msyarakat lansia dalam menjawab soalsoal yang kurang dimengeti maksudnya sehingga dengan mudah dijawaboleh mereka. Kolaboratif : Pemberian kuesioner ini juga menerapkan perilaku terbuka untuk bekerjasama, denngan meminta bantuan dari rekan untuk menyebatkan kuesioner dan membantu masyarakat lansia dalam memahami maksud dari pertanyaan kuesioner, sehingga dapat menyelesaikan tahap Ini dengan efektif. Sabtu, 13/05/2023 Berorientasi Pelayanan Senin, 22/05/2023


Tahapan kegiatan mengumpulkan data dan hasil kegiatan pelaksanaan aktualisasi yang saya lakukan selama beberapa minggun. Menerapkan perilaku proaktif dengan berinisiatif memulai mengumpulkan bukti berupa dokumen maupun foto. Berusaha melaksanakn tugas ddengan oenuh tanggung jawab, cermat, dan berintegritas tinggi, juga menerapkan perilakukan melaksanakan tugas dengan kualitas terbaik saya sebagai seorang ASN. Deskripsi Kegiatan Output Kegiatan Mengumpulkan data hasil aktualisasi TAHAPAN 2 MENGUMPULKAN DATA DAN HASI L KEGIATAN PELAKSANAAN AKTUAL ISASI Kamis, 25/05/2023


Tahapan 2 Nilai Dasar ASN Mengumpulkan hasil kuesioner dan data hasil pelaksanaan kegiatan sebagai penerapan perilaku bertindak proaktif. Adaptif Akuntabel Saya berusaha melakukan tugas yaitu mengumpulkan data hasil kegatan aktualisasi dengan penuh tanggung jawab, cermat, dan disiplin agar tidka terjadi kekelirurn dalam membuat laporan nantinya. Kompeten Kolaboratif Sebagai seorang ASN saya juga berusaha untuk melakukan pengumpulan data hasil kegiatan ini dengan baik dan maksimal. Saat mengumpulkan kuesioner dari beberapa responden lansia, dilakukan oleh beberapa orang rekan yang merupakan penerapan perilaku memberi kesempatan berbagai pihak untuk ikut berkontribusi dan terbuka dalam bekerja sama. Analisis Dampak Adaptif : Karena saya menerapkan perilaku proaktif untuk mulai mengumpulkan data, saya bisa menyesaikan laporan dengan tepat waktu. Akuntabel : Melaksanan tugas dengan jujur, cermat, dan tanggung jawab agar tidka terjadi kesalahan interpretasi maupun kesimpulan dari laporan hasil. Kompeten : Karena menerapkan perilaku melaksanakn tugas dengan kulitas terbaik, diharapkan dapat membawa manfaat untuk masyarakat lansia pada khususnya dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut. Kolaboratif : Karena menerapkan perilaku terbuka untuk bekerja sama, saya bisa membuat laporan hasil dengan baik dan efektif. Kamis, 25/05/2023


Setelah mengumpulkan data dokumen maupun foto selama kegiatan aktualisasi, saya mulai membuat laporan dengan proaktif dan mengembangkan kreativitas saya. Saya juga membuat laporannya dengan memberikan kualitas terbaik saya sebagai seorang ASN dan bertanggung jawab atas semua ahsil yang diperoleh. Pembuatan laporan ini juga merupakan penerapan perilaku melakukan perubahan tiada henti. Deskripsi Kegiatan Output Kegiatan TAHAPAN 3 MEMBUAT LAPORAN HASI L PELAKSANAAN KEGIATAN AKTUAL ISASI Jumat-Sabtu, 26-27/05/2023 Membuat Laporan Aktualisasi


Tahapan 3 Nilai Dasar ASN Dalam membuat laporan hasil kegiatan aktaulisasi ini saya bertindak proaktif. Adaptif Akuntabel Sebagai seorang ASN, saya melakukan tugas dengan jujur, cermat, disiplin dan bertanggung jawab agar dapat mehyelesaikan laporan tepat waktu. Kompeten Berorientasi Pelayanan Penerapan perilaku melakukan tugas dengan kualitas terbaik terdapat pada tahap membuat hasil laporan kegiatan. Sebagai seorang ASN, saya berusaha untuk melakukan perbaikan tiada henti dengan membuatlaporan kegiatan sebaik mungkin. Apabila ada yang keliru atau kurang saya pahami, saya akan mencari solusi agar dapat memperbaiki laporan yang akan saya buat. Analisis Dampak Adaptif : Saya menerapkan perilaku proaktif sehingga dapat menyelesaikan laopran hasil tepat waktu. Kompeten : Penerapan perilaku melakukan tugas dengan kualitas terbaik, sehingga pembuatan laporan hasil ini dapat membawa manfaat bagi masyarakata lansia dan juga untuk instansi. Akuntabel : Penerapan perilaku melakukan tugas dengan kualitas terbaik, sehingga pembuatan laporan hasil ini dapat membawa manfaat bagi masyarakata lansia dan juga untuk instansi dalam menjalankan program lansia kedepannya. Berorientasi pelayanan : Pada tahap kegiatan ini saya menerapkan nilai melakukan perbaikan tiada henti, dampak apabila nilai tersebut diterapkan adalah adanya perbaikan tiada henti terkhusus dilakukannya evaluasi tentang pemahaman masyarakat tentang kesehatan gigi dan mulut lansia sehinggakedepannya pengetahuan dan kesdaran mereka dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut bisa meningkat. Penerapan perilaku dapat berionavsi dan mengembangkan kreativitas diterapka dalam penggunaan laptop dalam membuat laporan hasil kegiatan aktualisasi. Jumat-Sabtu, 26-27/05/2023


TAHAPAN 4 MEMINTA PERSETUJUAN LAPORAN HASI L KEGIATAN AKTUAL ISASI PADA MENTOR Setelah selesai membuat laporan hasil kegiatan aktualisasi ini, saya berinsiatif bertindak proaktif menemui mentor untuk berdiskusi dan memberi tahu bagaimana hasil yang diperoleh. Selama berdiskusi saya bersikap ramah agar dapat menjaga suasana yang kondusif. Saya juga menerapkan perilaku menghormati atasan dengan meminta saran atau tanggapan mengenai ahsil laporan saya, agar bisa menjadi bahan pertimbangan kegiatana selanjutnya. Berdisukis dan meminta persetujuan ini juuga merupakan penerapan perilaku tudka menyalahgunakan wewenang agar tidka terjadi kesalahpahaman antara rekan kerja, serta perilaku terbuka untuk bekerja sama. Deskripsi Kegiatan Output Kegiatan Senin, 29/05/2023 Dokumentasi Meminta Persetujuan Mentor


Sebagai seorang ASN yang mempunyai mentor seorang kepala puskesmas, saya meminta persetujuan dengan mentor tentang hasil kegiatan agar mentor mengetahui hasil kegiatan sebagai bahan evaluasi merupakan penerapan perilaku menjaga nama baik ASN, pimpinan, instansi Maminta persetujuan mentor merupakan penerapan perilaku terbuka dalam bekerja sama untuk menghasilkan laporan hasil kegiatan yang maksimal. Tahapan 4 Nilai Dasar ASN Saat berdiskusi dan meminta persetujuan laporan hasil aktualisasi saya bertindak proaktif, dengan terlebih dahukku menyampaikan maksud ssaya untuk menemui mentor. Adaptif Loyal Meminta persetujuan mentor dalam pembuatan laporan hasil kegiatan merupakan penerapan perilaku menjaga lingkungan kerja dengan berbicara dengan baik dan sopan. Harmonis Selama tahapan kegiatan ini, saya berusaha untuk bersikap ramah, solutif dan bisa diandalkan. Analisis Dampak Adaptif : Dengan menerapkan perilaku ini, timbul inisiatif dan konsistensi dalam diri saya untuk tidak menunda-nunda pekerjaan. Berorientasi pelayanan : Dengan menerapkan sikap ini, dapat melancarkan kegiatan aktualisasi karena setiap pihak yang terlibat (dalam hal ini mentor) akan dengan senang hati membantu, mengarahkan dan memberikan masukan yang baik dan berguna bagi Saya dalam melaksanakan kegiatan aktualisasi ke depannya Harmonis : Dengan menerapkan sikap ini, saya dapat menciptakan suasana kerja yang positif karena dengan konsultasi pada mentor berarti mentor merasa keberadaanya dibutuhkan demi kelancaran aktualisasi. Loyal : Dengan menerapkan perilaku ini, dapat melancarkan kegiatan aktualisasi karena mentor akan merasa dihargai posisinya dan perannya dalam aktualisasi sehingga aktualisasi bisa berjalan lancer. Selain itu, bisa menjadi contoh untuk ASN yang lain dalam bersikap kepada atasan. Kolaboratif : Dengan menerapkan sikap ini, saya bisa mendapatkan bantuan mentor dalma hal ini yaitu kepala puskesmas untuk peningkatan kualitas aktualisasi saya. Dengan adanya aktualisasi ini juga saya bisa menjalin komunikasi dan memperkuat relasi yang positif. Akuntabel : Dengan menerapkan sikap ini, saya dapat mencatat seluruh masukan dan arahan dari mentor dengan cermat dan disiplin, sehingga bisa menyelesaikan laporan hasil kegiatan saya dengan baik. Kolaboratif Berorientasi Pelayanan Senin, 29/05/2023 Akuntabel Dengan meminta persetujuan mentor pula, karena saya tidak ingin menyalahgunakan wewenang/jabatan dari kepala puskesmas.


9 3 Matrix Realisasi Habit


tuasi Nilai BerAKHLAK 13 26 97


P E N U T U P


Beberapa masyarakat lansia tidak bersedia mengisi kuesioner disebabkan hal seperti sudah tidak mampu membaca, sehingga perlu tindakan proaktif bagi Penyusun dan tim untuk membimbing mereka. Begitupun saat akan melaksanakan pemeriksaan gigi dan mulut, beberapa masyarakat lansia menolak untuk dilakkan karna berbagai sebab, seperti malu. Dalam proses pelaksanaan aktualisasi, terdapat beberapa kendala yang Penyusun temui, antara lain : 1. 2. Kegiatan aktualisasi ini mengangkat isu “Kurangnya kesadaran dan kepedulian lansia tentang kesehatan gigi dan mulut”. Untuk mengatasi isu tersebut dilakukan beberapa kegiatan seperti pembuatan kartu kontrol kesehatan, pembuatan banner, pembuatan kuesioner, hingga penyuluhan dan pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut pada masyarakat lanjut usia (lansia) pada proram prolanis dan posyandu lansia. Tujuan dilakukan kegiatan tersebut yaitu memberikan edukasi dan meningkatkan pengetahuan tentang pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut lansia. Kegiatan – kegiatan aktualisasi ini memiliki substansi Nilai Dasar ASN BerAKHLAK (Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif) serta Manajemen ASN dan Smart ASN. Selain itu dapat memberikan kontribusi juga terhadap pencapaian visi Puskesmas yaiu Terwujudnya Pelayanan Kesehatan Bermutu Menuju Masyarakat Sehat Dan Mandiri Di Kecamatan Rilau Ale. Kesimpulan Hambatan yang Ditemui


Dengan adanya hasil evaluasi dari kegiatan Upaya Kesehatan Gigi dan Mulut pada Masyarakat Lanjut Usia di UPTD Puskesmas Bontobangun , dimana diperoleh hasil bahwa dari 25 responden yang mengisi kuesioner, terdapat 14 responden dengan tingkat pengetahuan rendah dan 13 responden dengan tingkat tindakan yang rendah, namun terdapat 22 responden yang mempunyai sikap baik terhadap perawatan kesehatan gigi dan mulut. Dari data tersebut dapat dilihat bahwa terdapat beberapa masyarakat lansia yang tingkat pengetahuannya rendah mengenai kesehatan gigi dna mulut, sejalan dengan tindakan mereka dalam merawat kesehatan gigi dan mulut mereka untuk berkunjung ke dokter gigi yang jga rendah. Hal ini juga menggambarkan masih kurangnya kesadaran dan kepedulian mereka dalam merawat kesehatan gigi dan mulut mereka. Oleh karena itu, rencana tindak lanjut yang saya lakukan adalah akanterus melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat khususnya lanjut usia melalui program Upaya Kesehatan Gigi Masyarakat pada Lanjut Usia. Selain itu, saya juga akan melakukan evaluasi dan monitoring terhadap kunjungan pasien lansia yang memeriksakan kesehatan gigi dan mlutnya di poli gigi. Nilai BerAKHLAK, Smart ASN dan Manajemen ASN diharapkan dapat diterapkan pada pelayanan kesehatan khususnya pelayanan gigi dan mulut di Puskesmas Bontobangun. Kegiatan – kegiatan pemecahan isu diharapkan dapat dilaksanakan dengan baik agar dapat meningkatkan pengetahun lansia dalam menjaga kesehatan gigi dan mulutnya. Meningkatkan koordinasi dan kerjasama antara pemegang program lansia dan prolanis dengan dokter gigi untuk memberikan pelayanan kesehatan terbaik pada lansia khususnya yang menyangkut kesehatan gigi dan mulut. 1. 2. 3. Saran Rencana Tindak Lanjut


Ratmini Ni Ketut, Arifin. Hubungan Kesehatan Mulut dengan Kualitas Hidup Lansia. Jurnal Ilmu Gizi, Vol. 2, No.2, Agustus 2011. Sari Morita. Peningkatan Pengetahuan Kesehatan Gigi dan Mulut pada Lansia dengan Promosi Kesehatan Metode Demontrasi. Insisiva Dental Journal : Majalah Kedokteran Gigi Insisiva, 10 (2). November 2021. Lembaga Administrasi Negara. 2021. Berorientasi Pelayanan : Modul Pelatihan Dasar Calon PegawaiNegeri Sipil. Jakarta: Lembaga Administrasi NegaraRepublik Indonesia. Modul Pelatihan Dasar Calon PNS. Manajemen ASN. Jakarta: Lembaga Administrari Negara Profil Kabupaten Bulukumba. 2020. https://bulukumbakab.go.id/visi-dan-misi Profil Puskesmas Bonto Bangun. Tata Usaha Puskesms Bonto Bangun. Kepmenpan No 141 Tahun 2003 Tentang JabatanFungsional Dokter Gigi Dan Angka Kreditnya. Lembaga Administrasi Negara. 2021. Wawasan Kebangsaan dan Nilai Bela Negara: ModulPelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil. Jakarta: Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia. Lembaga Administrasi Negara. 2021. Analisis Isu Kontemporer : Modul Pelatihan Dasar CalonPegawai Negeri Sipil. Jakarta: LembagaAdministrasi Negara Republik Indonesia. Lembaga Administrasi Negara. 2021.Kesiapsiagaan Bela Negara: Modul Pelatihan DasarCalon Pegawai Negeri Sipil. Jakarta: LembagaAdministrasi Negara Republik Indonesia. Lembaga Administrasi Negara. 2021. Akuntabel :Modul Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil.Jakarta: Lembaga Administrasi Negara RepublikIndonesia. Lembaga Administrasi Negara. 2021. Kompeten :Modul Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil.Jakarta: Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia. Lembaga Administrasi Negara. 2021. Harmonis :Modul Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil.Jakarta: Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia. Lembaga Administrasi Negara. 2021. Loyal :Modul Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil.Jakarta: Lembaga Administrasi Negara RepublikIndonesia. Lembaga Administrasi Negara. 2021. Adaptif :Modul Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil.Jakarta: Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia. Lembaga Administrasi Negara. 2021.Kolaboratif : Modul Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil. Jakarta: Lembaga Administrasi NegaraRepublik Indonesia Amelia,Rizki.2021. Modul Pelatihan Dasar CalonPNS. Smart ASN. Jakarta: Lembaga Administrari Negara. Fatimah,Elly dan Erna Irawati. 2017 Lembaga Administrasi Negara. 2021. Habituasi :Modul Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil.Jakarta: Lembaga Administrasi Negara RepublikIndonesia DAFTAR PUSTAKA


Click to View FlipBook Version