- 98 - ) ) PETUNJUK PENYELENGGARAAN (Fungsi Umum/Khusus) ) BAB I PENDAHULUAN ) 1. Umum. ) a. (Latar Belakang) Berisikan tentang latar belakang, landasan pemikiran dan faktor-faktor yang berpengaruh dalam penyusunan Jukgar dimaksud serta kegunaannya dan atau hal-hal lain yang terkait sesuai dengan keperluan. ) b. (Fakta, Data, atau Permasalahan) yang berkaitan dengan dioperasionalkannya Jukgar dimaksud dihadapkan dengan perubahan perkembangan lingkungan strategis baik internasional, regional, maupun nasional. ) c. (Solusi dari Permasalahan di Atas) perlunya disusun petunjuk ini. ) 2. Maksud dan Tujuan. ) a. Maksud. Disusunnya Petunjuk ini dimaksudkan untuk menyajikan materi apa? sebagai apa? bagi siapa (yang akan menggunakannya)? dalam kegiatan apa? ) b. Tujuan. Tujuan disusunnya petunjuk ini sebagai pedoman agar apa? (merupakan kalimat Output/hasil/keluaran/produk), yang merupakan tujuan dari penyusunan naskah dimaksud. ) CONTOH: Tujuan disusunnya petunjuk penyelenggaraan ini sebagai pedoman agar ………………………………………….. ) 3. Ruang Lingkup dan Tata Urut. ) a. Ruang Lingkup. ) b. Tata Urut. ) 1) Pendahuluan. ) 2) Ketentuan-Ketentuan. ) 3) Organisasi, Tugas, dan Tanggung Jawab. Lampiran Keputusan Nomor Kep / / / Tanggal TENTARA NASIONAL INDONESIA MARKAS BESAR ANGKATAN UDARA CONTOH 5 2,03 Cm 1,52 Cm 2,54 Cm 1,27 Cm
- 99 - 4) Tahapan Penyelenggaraan. ) 5) Dukungan. ) 6) Pengawasan dan Pengendalian. ) 7) Penutup. ) 4. Dasar. Referensi resmi yang menjadi dasar penyusunan naskah petunjuk ini. ) 5. Pengertian. Apabila daftar pengertian lebih dari satu halaman, maka dicantumkan dalam daftar pengertian yang merupakan lampiran tersendiri. (Daftar Pengertian tercantum pada lampiran A) Urutan istilah dalam daftar pengertian ditampilkan berdasarkan urutan alphabet. ) 6. Kedudukan. Penjelasan tentang kedudukan hierarkinya relatif terhadap doktrin di atas dan juga petunjuk-petunjuk turunannya. Skema kedudukan dilampirkan pada Lampiran B. ) ) BAB II KETENTUAN-KETENTUAN ) (Bab ini memuat nilai-nilai relevan diambil dari Doktrin atau Jukref terkait serta ketentuan-ketentuan umum sebagai pedoman dalam penyelenggaraan kegiatan Fungsi) ) 7. Umum. Pasal ini berisi redaksional pengantar untuk membawa pikiran pembaca bersiap/antisipatif terhadap isu/materi apa saja yang akan muncul pada pasal-pasal berikutnya dalam bab ini. Secara khusus menyebutkan tujuan dan sasaran, prinsip serta ketentuan umum lain yang diperlukan. ) 8. Tujuan dan Sasaran. ) a. Tujuan. Rumusan tujuan di bab ini merupakan penjabaran dari kalimat Output yang akan menjadi kalimat outcome (manfaat/kontribusi dari output tersebut pada Pasal Tujuan di Bab I). yang merupakan tujuan dari penyelenggaraan kegiatan dimaksud. ) b. Sasaran. Rumusan sasaran di sini merupakan indikator tercapainya Tujuan di atas, yang harus diwujudkan melalui isi materi dari naskah ini. ) 1) Terwujudnya/Tercapainya … ) 2) Terwujudnya/Tercapainya … ) 3) … dst 9. Prinsip. Pada pasal ini disajikan prinsip-prinsip yang menjadi koridor baik dalam perumusan redaksional maupun dalam pelaksanaannya di lapangan. ) )
- 100 - 10. Berisikan tentang ketentuan lainnya yang diperlukan dalam Petunjuk Penyelenggaraan. ) Catatan: Judul pasal, jumlah pasal dan urutan pasal dapat disesuaikan oleh SPM/SPMK sesuai kebutuhan. ) ) BAB III ORGANISASI, TUGAS, DAN TANGGUNG JAWAB ) 11. Umum. Pasal ini berisi redaksional pengantar untuk membawa pikiran pembaca bersiap/antisipatif terhadap isu/materi apa saja yang akan muncul pada pasal-pasal berikutnya dalam bab ini. Secara khusus menyebutkan tentang struktur organisasi dan tugas serta tanggung jawab. ) 12. Organisasi. Pada pasal ini menggambarkan struktur organisasi yang dipergunakan pada penyelenggaraan kegiatan dimaksud. ) 13. Tugas dan Tanggung Jawab. Pada pasal ini menjelaskan tentang tugas dan tanggung jawab sesuai struktur organisasi dimaksud. ) ) BAB IV TAHAPAN PENYELENGGARAAN ) (Pada Bab ini dipertelakan rangkaian kegiatan dengan berpedoman pada rumusan Siapa Apa Dimana Bilamana Bagaimana (SiADiBiBa), meliputi tahap Perencanaan, Persiapan, Pelaksanaan, dan Pengakhiran, termasuk Organisasi Tugas) ) 14. Umum. Pasal ini berisi redaksional pengantar untuk membawa pikiran pembaca bersiap/antisipatif terhadap isu/materi apa saja yang akan muncul pada pasal-pasal berikutnya dalam bab ini. Secara khusus menyebutkan tentang organisasi dan urutan kegiatan. ) 15. Tahap Perencanaan. ) a. Organisasi. ) 1) Struktur Organisasi. ) 2) Susunan tugas. Disebutkan tataran kewenangan, tugas, dan tanggung jawab masing-masing pejabat/satuan yang terlibat. ) b. Urutan Kegiatan. Disebutkan tentang urutan kegiatan yang dilaksanakan. ) 16. Tahap Persiapan. ) a. Organisasi. ) 1) Struktur Organisasi. ) 2) Susunan tugas. Disebutkan tataran kewenangan, tugas, dan tanggung jawab masing-masing pejabat/satuan yang terlibat. ) )
- 101 - b. Urutan Kegiatan. Disebutkan tentang urutan kegiatan yang dilaksanakan. ) 17. Tahap Pelaksanaan. ) a. Organisasi. ) 1) Struktur Organisasi. ) 2) Susunan tugas. Disebutkan tataran kewenangan, tugas, dan tanggung jawab masing-masing pejabat/satuan yang terlibat. ) b. Urutan Kegiatan. Disebutkan tentang urutan kegiatan yang dilaksanakan. ) 18. Tahap Pengakhiran. ) a. Organisasi. ) 1) Struktur Organisasi. ) 2) Susunan tugas. Disebutkan tataran kewenangan, tugas, dan tanggung jawab masing-masing pejabat/satuan yang terlibat. ) b. Urutan Kegiatan. Disebutkan tentang urutan kegiatan yang dilaksanakan. ) Pada penyelenggaraan kegiatan dengan struktur organisasi yang berbeda di tiap tahapan kegiatan, maka struktur organisasi dimuat pada Bab IV Tahapan Penyelenggaraan. Pada penyelenggaraan kegiatan dengan struktur organisasi yang sama di tiap tahapan kegiatan, maka struktur organisasi dimuat pada Bab III Organisasi, Tugas dan Tanggung Jawab. ) ) BAB V DUKUNGAN ) 19. Umum. Pasal ini berisi redaksional pengantar untuk membawa pikiran pembaca bersiap/antisipatif terhadap isu/materi apa saja yang akan muncul pada pasal-pasal berikutnya dalam bab ini. Secara khusus menyebutkan tentang anggaran, administrasi umum, personel, logistik, komunikasi dan dukungan lain-lain yang diperlukan. ) 20. Anggaran. ) 21. Administrasi Umum. ) 22. Personel. ) 23. Logistik. ) 24. Komunikasi. ) 25. Dukungan Lain-Lain yang Diperlukan. ) )
- 102 - BAB VI PENGAWASAN DAN PENGENDALIAN ) 26. Umum. Pasal ini berisi redaksional pengantar untuk membawa pikiran pembaca bersiap/antisipatif terhadap isu/materi apa saja yang akan muncul pada pasal-pasal berikutnya dalam bab ini. Secara khusus menyebutkan tentang pengawasan dan pengendalian. ) 27. Pengawasan. Pada pasal ini menjelaskan tentang rentang pengawasan pada penyelenggaraan kegiatan dimaksud. ) 28. Pengendalian. Pada pasal ini menjelaskan tentang rentang pengendalian pada penyelenggaraan kegiatan dimaksud. ) ) BAB VII PENUTUP ) 29. Petunjuk Turunan. Juknis dari jukgar ini yang mempertelakan lebih rinci setiap urutan kegiatan pada tahapan penyelenggaraan. ) 30. Keberhasilan. Pada pasal ini berisikan hal-hal yang dianggap berpengaruh dalam keberhasilan penyelenggaraan kegiatan dimaksud. ) 31. Penyempurnaan. Pada pasal ini menjelaskan tentang proses penyempurnaan petunjuk penyelenggaraan dimaksud dengan menggunakan mekanisme umpan balik. ) Kolom Pengesahan dan Paraf untuk Naskah Materi Jukgar Fungsi SPM/SPMK: ) ) - ---------------------------------------------------------------------------------------------- a.n. KEPALA STAF ANGKATAN UDARA DANKODIKLAT, TATANG HARLYANSYAH, S.E., M.M. MARSEKAL MUDA TNI PEJABAT PARAF Wadankodiklatau Dirdok Kodiklatau Kadiskumau Kasetumau a.n. KEPALA STAF ANGKATAN UDARA (KA.SPM/SPMK), NAMA PANGKAT ) )
- 103 - PETUNJUK TEKNIS (OPSUD ……………………………….) (Warna Sampul: Biru) DISAHKAN DENGAN KEPUTUSAN KEPALA STAF ANGKATAN UDARA NOMOR KEP/ / / 20XX TANGGAL DD/MM/YYYY TENTARA NASIONAL INDONESIA MARKAS BESAR ANGKATAN UDARA Ukuran huruf 18 Bookman Old Style Warna Kuning Emas Ukuran kopstuk 12 huruf Bookman Old Style 3 CM 3,5 CM Ukuran huruf 12 Bookman Old Style CONTOH 6 PN:..
- 104 - DAFTAR ISI DAFTAR ISI Keputusan Kepala Staf Angkatan Udara Nomor Kep/ / /20XX tanggal 20XX tentang Petunjuk Teknis Operasi Udara ....................................... BAB I PENDAHULUAN 1. Umum ……………………………………………………………… 2. Maksud dan Tujuan ...................................................... 3. Ruang Lingkup dan Tata Urut........................................ 4. Dasar ............................................................................ 5. Pengertian ...................................................................... 6. Kedudukan .................................................................... 7. Tujuan dan Sasaran....................................................... 8. Ketentuan Lain.............................................................. BAB II TAHAP PERENCANAAN 9. Umum………………………………………………………………. 10. Urutan Kegiatan............................................................. 11. Dukungan ……………………............................................ BAB III TAHAP PERSIAPAN 12. Umum ……………………………………………………………… 13. Urutan Kegiatan…………………………………………........... 14. Dukungan...................................................................... BAB IV TAHAP PELAKSANAAN 15. Umum ……………………………………………………………… 16. Urutan Kegiatan............................................................. 17. Dukungan...................................................................... BAB V TAHAP PENGAKHIRAN 18. Umum ……………………………………………………………… 19. Urutan Kegiatan............................................................. 20. Dukungan...................................................................... BAB VI KOMANDO DAN KENDALI 21. Umum............................................................................ 22. Komando........................................................................ 23. Kendali........................................................................... BAB VII PENUTUP 24. Keberhasilan................................................................... 25. Penyempurnaan.............................................................. LAMPIRAN A : DAFTAR PENGERTIAN LAMPIRAN B : SKEMA KEDUDUKAN JUKNIS LAMPIRAN C : DAFTAR PESERTA POKJA DAFTAR DISTRIBUSI 1 ...... ...... ...... ...... ...... ...... ...... .…… …… …… …… …… …… …… …… …… …… ...... ...... ...... ...... ...... ...... ...... …… …… …… …… …… i Halaman
- 105 - CONTOH : JUKNIS OPSUD ) KEPUTUSAN KEPALA STAF ANGKATAN UDARA Nomor Kep/ / / ) tentang ) PETUNJUK TEKNIS ..................................................... DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA ) KEPALA STAF ANGKATAN UDARA, ) ) Menimbang : a. bahwa dalam rangka…. diperlukan peranti lunak berupa......; ) b. bahwa Keputusan Kepala Staf Angkatan Udara Nomor Kep/……/20XX tentang… sudah tidak sesuai dengan ….., sehingga perlu diganti; *) ) c. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a dan huruf b, perlu menetapkan Keputusan Kepala Staf Angkatan Udara tentang Petunjuk Teknis…(sesuaikan judul); ) Mengingat : 1. Keputusan Presiden Nomor .../TNI/Tahun ..... tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala Staf Angkatan Udara; (Pengangkatan Kasau); ) 2. Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/..../ IX/20XX tentang Pemberhentian Dari dan Pengangkatan Dalam Jabatan di Lingkungan TNI; (Pengangkatan Dankodiklatau); 3. Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/.../ IX/20XX tentang Pemberhentian Dari dan Pengangkatan Dalam Jabatan di Lingkungan TNI; (Pengangkatan SPM/SPMK) 4. Dst (sesuai dengan kebutuhan); ) Memperhatikan : 1. Surat Perintah Kasau Nomor ....... tentang perintah melaksanakan penyusunan dan penerbitan Petunjuk Teknis ..(sesuiakan judul).....; 2,5 Cm 2 Cm 8 Cm 2,5 Cm 2,5 Cm 2,5 Cm CONTOH : JUKNIS OPSUD
- 106 - 2. Hasil perumusan kelompok kerja penyusunan Petunjuk Teknis .........; ) MEMUTUSKAN: ) Menetapkan : 1. Keputusan Kepala Staf Angkatan Udara tentang Petunjuk Teknis …(sesuaikan judul), sebagaimana tercantum dalam lampiran yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari keputusan ini dengan menggunakan kode ….. dan berklasifikasi Biasa. ) 2. Asisten Operasi Kasau sebagai pembina materi Petunjuk Teknis .... ) 3. Pada saat Keputusan ini mulai berlaku, Keputusan Kasau Nomor….. tentang ….. dicabut dan dinyatakan tidak berlaku. ) 4. Keputusan ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan. ) Ditetapkan di Jakarta pada tanggal .......................... Keterangan: *) Apabila merevisi ketentuan lama dan ketentuan lama tersebut akan dicabut. **) Apabila ketentuan lama akan dicabut. Catatan: Peraturan dan Keputusan Kasau setingkat, maka urutan penulisan berdasarkan kronologis/urutan penetapan. PEJABAT PARAF Wadankodiklatau Dirdok Kodiklatau Kadiskumau Kasetumau a.n. KEPALA STAF ANGKATAN UDARA DANKODIKLAT, ) ) ) TATANG HARLYANSYAH, S.E., M.M. MARSEKAL MUDA TNI ) )
- 107 - TENTARA NASIONAL INDONESIA MARKAS BESAR ANGKATAN UDARA ) ) PETUNJUK TEKNIS ) ) ........................ ) (SESUAI JUDUL YANG MERUPAKAN PETUNJUK TURUNAN DARI JUKGARNYA) ) ) (Petunjuk Teknis ini berisi pertelaan rinci urutan kegiatan yang dimuat dalam Petunjuk Penyelenggaraannya. Dalam penerapannya, Juknis ini melekat dengan Jukgar di atasnya). ) ) BAB I PENDAHULUAN ) 1. Umum. ) a. (Latar Belakang) Berisikan tentang latar belakang, landasan pemikiran dan faktor-faktor yang berpengaruh dalam penyusunan Juknis dimaksud serta kegunaannya dan atau hal-hal lain yang terkait sesuai dengan keperluan. ) b. (Fakta, Data, atau Permasalahan) yang berkaitan dengan dioperasionalkannya Juknis dimaksud dihadapkan dengan perubahan perkembangan lingkungan strategis baik internasional, regional, maupun nasional. ) c. (Jawaban/Solusi dari Permasalahan di Atas) perlunya disusun petunjuk ini. ) 2. Maksud dan Tujuan. ) a. Maksud. Disusunnya Petunjuk ini dimaksudkan untuk menyajikan materi apa? sebagai apa? bagi siapa (yang akan menggunakannya)? dalam kegiatan apa? b. Tujuan. Tujuan disusunnya petunjuk ini sebagai pedoman agar apa? (merupakan kalimat Output/hasil/keluaran/produk), yang merupakan tujuan dari penyusunan naskah dimaksud. ) 3. Ruang Lingkup dan Tata Urut. ) a. Ruang Lingkup. ) b. Tata Urut. 1) Pendahuluan. ) 2) Tahap Perencanaan. CONTOH 6 Lampiran Keputusan Nomor Kep / / / Tanggal 1,52 Cm 2,54 Cm 1,27 Cm
- 108 - 3) Tahap Persiapan. ) 4) Tahap Pelaksanaan. ) 5) Tahap Pengakhiran. ) 6) Komando dan Kendali. ) 7) Penutup. ) 4. Dasar. Referensi resmi yang menjadi dasar penyusunan naskah petunjuk ini. ) 5. Pengertian. Apabila daftar pengertian lebih dari satu halaman, maka dicantumkan dalam daftar pengertian yang merupakan lampiran tersendiri. Urutan istilah dalam daftar pengertian ditampilkan berdasarkan urutan alphabet. ) 6. Kedudukan. Penjelasan tentang kedudukan hierarkinya relatif terhadap petunjuk diatasnya. ) 7. Tujuan dan Sasaran. Secara umum mengacu pada ketentuan umum yang tertuang di dalam Jukgar dengan beberapa ketentuan yang diperlukan sebagai berikut: ) a. Tujuan. Rumusan tujuan di bab ini merupakan penjabaran dari kalimat output yang akan menjadi kalimat outcome (manfaat/kontribusi dari output tersebut pada Pasal Tujuan di Bab I), yang merupakan tujuan dari penyelenggaraan kegiatan dimaksud. ) b. Sasaran. Rumusan sasaran di sini merupakan indikator tercapainya Tujuan di atas, yang harus diwujudkan melalui isi materi dari naskah ini. ) 1) Terwujudnya/Tercapainya … ) 2) Terwujudnya/Tercapainya … ) 3) … dst ) 8. Ketentuan Lain. Berisikan tentang ketentuan lainnya yang diperlukan dalam Petunjuk Teknis. ) Judul pasal, jumlah pasal dan urutan pasal dapat disesuaikan oleh SPM/SPMK sesuai kebutuhan. ) ) BAB II TAHAP PERENCANAAN ) (Pada bab ini dipertelakan urut-urutan rangkaian kegiatan pada tahap perencanaan dengan berpedoman pada rumusan SiADiBiBa, yang menggambarkan aliran kegiatan yang harus dilakukan oleh tiap-tiap satuan/pejabat/personel yang terlibat. Bila ada format lain yang dibutuhkan, agar ditambahkan langsung atau dalam lampiran). ) ) ) )
- 109 - 9. Umum. Pasal ini berisi redaksional pengantar untuk membawa pikiran pembaca bersiap/antisipatif terhadap isu/materi apa saja yang akan muncul pada pasal-pasal berikutnya dalam bab ini. Secara khusus menyebutkan tentang urut-urutan kegiatan dan dukungan. ) 10. Urutan Kegiatan. Pada pasal ini menjelaskan tentang urut-urutan kegiatan yang dilaksanakan pada tahap perencanaan. ) 11. Dukungan. Bila pada tahap ini memerlukan beberapa dukungan, jelaskan bagaimana teknis dukungannya. ) Pada pasal dukungan dengan teknis dukungan yang sama pada tahap perencanaan, persiapan, pelaksanaan dan pengakhiran, maka dukungan cukup dicantumkan pada bab II tahap perencanaan. Pada pasal dukungan dengan teknis dukungan yang berbeda-beda pada setiap tahapan, maka dukungan dicantumkan pada setiap bab tahapan penyelenggaraan. ) ) BAB III TAHAP PERSIAPAN ) (Pada bab ini dipertelakan urut-urutan rangkaian kegiatan pada tahap persiapan dengan berpedoman pada rumusan SiADiBiBa, yang menggambarkan aliran kegiatan yang harus dilakukan oleh tiap-tiap satuan/pejabat/personel yang terlibat. Bila ada format lain yang dibutuhkan, agar ditambahkan langsung atau dalam lampiran) ) 12. Umum. Pasal ini berisi redaksional pengantar untuk membawa pikiran pembaca bersiap/antisipatif terhadap isu/materi apa saja yang akan muncul pada pasal-pasal berikutnya dalam bab ini. Secara khusus menyebutkan tentang urut-urutan kegiatan dan dukungan. ) 13. Urutan Kegiatan. Pada pasal ini menjelaskan tentang urutan kegiatan yang dilaksanakan pada tahap persiapan. ) 14. Dukungan. Bila pada tahap ini memerlukan beberapa dukungan, jelaskan bagaimana teknis dukngannya. ) ) BAB IV TAHAP PELAKSANAAN ) (Pada bab ini dipertelakan urut-urutan rangkaian kegiatan pada Tahap Pelaksanaan dengan berpedoman pada rumusan SiADiBiBa, yang menggambarkan aliran kegiatan yang harus dilakukan oleh tiap-tiap satuan/pejabat/personel yang terlibat. Bila ada format lain yang dibutuhkan, agar ditambahkan langsung atau dalam lampiran) ) 15. Umum. Pasal ini berisi redaksional pengantar untuk membawa pikiran pembaca bersiap/antisipatif terhadap isu/materi apa saja yang akan muncul pada pasal-pasal berikutnya dalam bab ini. Secara khusus menyebutkan tentang urutan kegiatan dan dukungan. ) 16. Urutan Kegiatan. Pada pasal ini menjelaskan tentang urutan kegiatan yang dilaksanakan pada tahap pelaksanaan. ) )
- 110 - 17. Dukungan. Bila pada tahap memerlukan beberapa dukungan, jelaskan bagaimana teknis dukungannya. ) ) BAB V TAHAP PENGAKHIRAN ) (Pada bab ini dipertelakan urutan rangkaian kegiatan pada tahap pengakhiran dengan berpedoman pada rumusan SiADiBiBa, yang menggambarkan aliran kegiatan yang harus dilakukan oleh tiap-tiap satuan/pejabat/personel yang terlibat. Bila ada format lain yang dibutuhkan, agar ditambahkan langsung atau dalam lampiran). ) 18. Umum. Pasal ini berisi redaksional pengantar untuk membawa pikiran pembaca bersiap/antisipatif terhadap isu/materi apa saja yang akan muncul pada pasal-pasal berikutnya dalam bab ini. Secara khusus menyebutkan tentang urutan kegiatan dan dukungan. ) 19. Urutan Kegiatan. Pada pasal ini menjelaskan tentang urutan kegiatan yang dilaksanakan pada tahap pengakhiran. ) 20. Dukungan. Bila pada tahap memerlukan beberapa dukungan, jelaskan bagaimana teknis dukungannya. ) ) BAB VI KOMANDO DAN KENDALI ) (Pada bab ini dipertelakan urut-urutan rangkaian kegiatan komando dan kendali dengan berpedoman pada rumusan SiADiBiBa, yang menggambarkan aliran kegiatan yang harus dilakukan oleh tiap-tiap satuan/pejabat/personel yang terlibat. Bila ada format lain yang dibutuhkan, agar ditambahkan langsung atau dalam lampiran) ) 21. Umum. Pasal ini berisi redaksional pengantar untuk membawa pikiran pembaca bersiap/antisipatif terhadap isu/materi apa saja yang akan muncul pada pasal-pasal berikutnya dalam bab ini. Secara khusus menyebutkan tentang komando dan kendali. ) 22. Komando. Pada pasal ini menjelaskan tentang rentang komando secara rinci pada kegiatan dimaksud. ) 23. Kendali. Pada pasal ini menjelaskan tentang rentang kendali secara rinci pada kegiatan dimaksud. ) ) BAB VII PENUTUP ) (Pada bab Penutup, selain kata-kata penutup, perlu ditulis juga hal-hal terkait umpan balik untuk kesempurnaan naskah dan pelaksanaan di lapangan) ) 24. Keberhasilan. Pada pasal ini berisikan hal-hal yang dianggap berpengaruh dalam keberhasilan kegiatan dimaksud. ) )
- 111 - 25. Penyempurnaan. Pada pasal ini menjelaskan tentang proses penyempurnaan petunjuk teknis dimaksud dengan menggunakan mekanisme umpan balik. ) - Kolom Pengesahan untuk Naskah Materi Juknis Opsud: ) ) ------------------------------------------------------------------------------------------------------- PEJABAT PARAF Waas... Dirdok Kodiklatau Kadiskumau Kasetumau Paban/Ses Ybs PEJABAT PARAF Wadan Kodiklatau Dirdok Kodiklatau Kadiskumau Kasetumau a.n. KEPALA STAF ANGKATAN UDARA DANKODIKLAT, TATANG HARLYANSYAH, S.E., M.M. MARSEKAL MUDA TNI a.n. KEPALA STAF ANGKATAN UDARA (KA SPM/SPMK) NAMA PANGKAT ) )
- 112 - PETUNJUK TEKNIS (FUNGSI ……………………………….) (Warna Sampul: Biru) DISAHKAN DENGAN KEPUTUSAN KEPALA STAF ANGKATAN UDARA NOMOR KEP/ / /20XX TANGGAL DD/MM/YYYY Ukuran kopstuk 12 huruf Bookman Old Style Ukuran huruf 18 Bookman Old Style Warna Kuning Emas 3 CM 3,5 CM Ukuran huruf 12 Bookman Old Style TENTARA NASIONAL INDONESIA MARKAS BESAR ANGKATAN UDARA CONTOH 7 PN:..
- 113 - DAFTAR ISI DAFTAR ISI Keputusan Kepala Staf Angkatan Udara Nomor Kep/ / /20XX tanggal 20XX tentang Petunjuk Teknis Fungsi…………………….. BAB I PENDAHULUAN 1. Umum ……………………………………………………………. 2. Maksud dan Tujuan ...................................................... 3. Ruang Lingkup dan Tata Urut........................................ 4. Dasar ............................................................................ 5. Pengertian ...................................................................... 6. Kedudukan .................................................................... 7. Tujuan dan Sasaran....................................................... 8. Ketentuan Lain.............................................................. BAB II TAHAP PERENCANAAN 9. Umum………………………………………………………………. 10. Urutan Kegiatan............................................................. 11. Dukungan ……………………............................................ BAB III TAHAP PERSIAPAN 12. Umum ……………………………………………………………… 13. Urutan Kegiatan…………………………………………........... 14. Dukungan...................................................................... BAB IV TAHAP PELAKSANAAN 15. Umum ……………………………………………………………… 16. Urutan Kegiatan............................................................ 17. Dukungan...................................................................... BAB V TAHAP PENGAKHIRAN 18. Umum ……………………………………………………………… 19. Urutan Kegiatan............................................................. 20. Dukungan...................................................................... BAB VI PENGAWASAN DAN PENGENDALIAN 21. Umum............................................................................ 22. Pengawasan.................................................................... 23. Pengendalian.................................................................. BAB VII PENUTUP 24. Keberhasilan ................................................................. 25. Penyempurnaan............................................................. LAMPIRAN A : DAFTAR PENGERTIAN …………………………………………….. LAMPIRAN B : SKEMA KEDUDUKAN JUKNIS …………………………………… LAMPIRAN C : DAFTAR PESERTA POKJA .................................................. DAFTAR DISTRIBUSI 1 ..... ….. ….. …. …. …. …. …. …. …. …. …. …. …. …. …. …. …. …. …. …. …. …. …. …. …. …. …. i Halaman
- 114 - ) KEPUTUSAN KEPALA STAF ANGKATAN UDARA Nomor Kep/ / / ) tentang ) PETUNJUK TEKNIS ..................................................... ) DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA ) KEPALA STAF ANGKATAN UDARA, ) ) Menimbang : a. bahwa dalam rangka …. diperlukan peranti lunak berupa......; ) b. bahwa Keputusan Kasau Nomor Kep/…/20XX tentang.... sudah tidak sesuai dengan ….., sehingga perlu diganti; *) ) c. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a dan huruf b, perlu menetapkan Keputusan Kepala Staf Angkatan Udara tentang Petunjuk Teknis…(sesuaikan judul); ) Mengingat : 1. Keputusan Presiden Nomor .../TNI/Tahun ..... tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala Staf Angkatan Udara; (Pengangkatan Kasau) ) 2. Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/..../ IX/20xx tentang Pemberhentian Dari dan Pengangkatan Dalam Jabatan di Lingkungan TNI; (Pengangkatan Dankodiklatau) ) 3. Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/.../ IX/20xx tentang Pemberhentian Dari dan Pengangkatan Dalam Jabatan di Lingkungan TNI; (Pengangkatan SPM/SPMK) 4. Dst (sesuai dengan kebutuhan); ) Memperhatikan : 1. Surat Perintah Kasau Nomor ....... tentang perintah melaksanakan penyusunan dan penerbitan Petunjuk Teknis ....... ; 2,5 Cm 2 Cm 8 Cm CONTOH JUKNIS FUNGSI 2,5 Cm 2,5 Cm 1,27 Cm
- 115 - 2. Hasil perumusan kelompok kerja penyusunan Petunjuk Teknis .........; ) MEMUTUSKAN: ) Menetapkan : 1. Keputusan Kepala Staf Angkatan Udara tentang Petunjuk Teknis ……………., sebagaimana tercantum dalam lampiran yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari keputusan ini dengan menggunakan Kode PN:….. dan berklasifikasi Biasa. ) 2. Irjenau/Asisten Kasau/Dan/Kabalakpus sebagai pembina materi Petunjuk Teknis .... ) 3. Pada saat Keputusan ini mulai berlaku, Keputusan Kasau Nomor….. tentang ….. dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.**) ) 4. Keputusan ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan. ) Ditetapkan di Jakarta pada tanggal .......................... Keterangan: *) Apabila merevisi ketentuan lama dan ketentuan lama tersebut akan dicabut. **) Apabila ketentuan lama akan dicabut. Catatan: Peraturan dan Keputusan Kasau setingkat, maka urutan penulisan berdasarkan kronologis/urutan penetapan. PEJABAT PARAF Wadankodiklatau Dirdok Kodiklatau Kadiskumau Kasetumau a.n. KEPALA STAF ANGKATAN UDARA DANKODIKLAT, TATANG HARLYANSYAH, S.E., M.M. MARSEKAL MUDA TNI ) )
- 116 - ) ) PETUNJUK TEKNIS ) ) ............................. (SESUAI JUDUL YANG MERUPAKAN PETUNJUK TURUNAN DARI JUKGARNYA) (Petunjuk Teknis ini berisi pertelaan rinci urut-urutan kegiatan yang dimuat dalam Petunjuk Penyelenggaraannya. Dalam penerapannya, Juknis ini melekat dengan Jukgar di atasnya) ) ) BAB I PENDAHULUAN ) 1. Umum. ) a. (Latar Belakang) Berisikan tentang latar belakang, landasan pemikiran dan faktor-faktor yang berpengaruh dalam penyusunan Juknis dimaksud serta kegunaannya dan atau hal-hal lain yang terkait sesuai dengan keperluan. ) b. (Fakta, Data, atau Permasalahan) yang berkaitan dengan dioperasionalkannya Juknis dimaksud dihadapkan dengan perubahan perkembangan lingkungan strategis baik internasional, regional, maupun nasional. ) c. (Jawaban/Solusi dari Permasalahan di Atas) perlunya disusun petunjuk ini. ) 2. Maksud dan Tujuan. ) a. Maksud. Disusunnya Petunjuk ini dimaksudkan untuk menyajikan materi apa? Sebagai apa? Bagi siapa (yang akan menggunakannya)? Dalam kegiatan apa? ) b. Tujuan disusunnya petunjuk ini sebagai pedoman agar apa? (merupakan kalimat output/hasil/keluaran/produk), yang merupakan tujuan dari penyusunan naskah dimaksud. ) 3. Ruang Lingkup dan Tata Urut. a. Ruang Lingkup. ) b. Tata Urut. ) 1) Pendahuluan. Lampiran Keputusan Kasau Nomor Kep / / / Tanggal TENTARA NASIONAL INDONESIA MARKAS BESAR ANGKATAN UDARA CONTOH 7 2,03 Cm 2,54 Cm 1,52 Cm 1,27 Cm
- 117 - 2) Tahap Perencanaan. ) 3) Tahap Persiapan. ) 4) Tahap Pelaksanaan. ) 5) Tahap Pengakhiran. ) 6) Pengawasan dan Pengendalian. ) 7) Penutup. ) 4. Dasar. Referensi resmi yang menjadi dasar penyusunan naskah petunjuk ini. ) 5. Pengertian. Apabila daftar pengertian lebih dari satu halaman, maka dicantumkan dalam daftar pengertian yang merupakan lampiran tersendiri. Urutan istilah dalam daftar pengertian ditampilkan berdasarkan urutan alphabet. (Daftar pengertian tercantum pada Lampiran A). ) 6. Kedudukan. Penjelasan tentang kedudukan hierarkinya relatif terhadap petunjuk di atas dan juga petunjuk-petunjuk turunannya. (Skema kedudukan tercantum pada Lampiran B). ) 7. Tujuan dan Sasaran. Secara umum mengacu pada ketentuan umum yang tertuang di dalam Jukgar dengan beberapa ketentuan yang diperlukan sebagai berikut: ) a. Tujuan. Rumusan tujuan di bab ini merupakan penjabaran dari kalimat output yang akan menjadi kalimat outcome (manfaat/kontribusi dari output tersebut pada Pasal Tujuan di Bab I), yang merupakan tujuan dari penyelenggaraan kegiatan dimaksud. ) b. Sasaran. Rumusan sasaran di sini merupakan indikator tercapainya Tujuan di atas, yang harus diwujudkan melalui isi materi dari naskah ini. ) 1) Terwujudnya/Tercapainya … ) 2) Terwujudnya/Tercapainya … ) 3) … dst ) 8. Ketentuan Lain. Berisikan tentang ketentuan lainnya yang diperlukan dalam petunjuk teknis. ) Catatan: Judul pasal, jumlah pasal, dan urutan pasal dapat disesuaikan oleh SPM/SPMK sesuai kebutuhan. ) ) BAB II TAHAP PERENCANAAN ) (Pada bab ini dipertelakan urutan rangkaian kegiatan pada tahap perencanaan dengan berpedoman pada rumusan SiADiBiBa, yang menggambarkan aliran kegiatan yang harus dilakukan oleh tiap-tiap satuan/pejabat/personel yang terlibat. Bila ada format lain yang dibutuhkan, agar ditambahkan langsung atau dalam lampiran) ) )
- 118 - 9. Umum. Pasal ini berisi redaksional pengantar untuk membawa pikiran pembaca bersiap/antisipatif terhadap isu/materi apa saja yang akan muncul pada pasal-pasal berikutnya dalam bab ini. Secara khusus menyebutkan tentang urut-urutan kegiatan dan dukungan. ) 10. Urutan kegiatan. Pada pasal ini menjelaskan tentang urutan kegiatan yang dilaksanakan pada tahap perencanaan ) 11. Dukungan. Bila pada tahap memerlukan beberapa dukungan, jelaskan bagaimana teknis dukungannya. ) Catatan: Pada pasal dukungan dengan teknis dukungan yang sama pada tahap perencanaan, persiapan, pelaksanaan dan pengakhiran, maka dukungan cukup dicantumkan pada bab II tahap perencanaan. Pada pasal dukungan dengan teknis dukungan yang berbeda-beda pada setiap tahapan, maka dukungan dicantumkan pada setiap bab tahapan penyelenggaraan. ) ) BAB III TAHAP PERSIAPAN ) (Pada bab ini dipertelakan urutan rangkaian kegiatan pada tahap persiapan dengan berpedoman pada rumusan Si-A-Di-Bi-Ba, yang menggambarkan aliran kegiatan yang harus dilakukan oleh tiap-tiap satuan/pejabat/personel yang terlibat. Bila ada format lain yang dibutuhkan, agar ditambahkan langsung atau dalam lampiran). ) 12. Umum. Pasal ini berisi redaksional pengantar untuk membawa pikiran pembaca bersiap/antisipatif terhadap isu/materi apa saja yang akan muncul pada pasal-pasal berikutnya dalam bab ini. Secara khusus menyebutkan tentang urut-urutan kegiatan dan dukungan. ) 13. Urutan Kegiatan. Pada pasal ini menjelaskan tentang urutan kegiatan yang dilaksanakan pada tahap persiapan. ) 14. Dukungan. Bila pada tahap memerlukan beberapa dukungan, jelaskan bagaimana teknis dukungannya. ) ) BAB IV TAHAP PELAKSANAAN ) (Pada bab ini dipertelakan urut-urutan rangkaian kegiatan pada Tahap Pelaksanaan dengan berpedoman pada rumusan Si-A-Di-Bi-Ba, yang menggambarkan aliran kegiatan yang harus dilakukan oleh tiap-tiap satuan/pejabat/personel yang terlibat. Bila ada format lain yang dibutuhkan, agar ditambahkan langsung atau dalam lampiran) ) 15. Umum. Pasal ini berisi redaksional pengantar untuk membawa pikiran pembaca bersiap/antisipatif terhadap isu/materi apa saja yang akan muncul pada pasal-pasal berikutnya dalam bab ini. Secara khusus menyebutkan tentang urutan kegiatan dan dukungan. ) 16. Urutan Kegiatan. Pada pasal ini menjelaskan tentang urutan kegiatan yang dilaksanakan pada tahap pelaksanaan. ) 17. Dukungan. Bila pada tahap memerlukan beberapa dukungan, jelaskan bagaimana teknis dukungannya. ) )
- 119 - BAB V TAHAP PENGAKHIRAN ) (Pada bab ini dipertelakan urutan rangkaian kegiatan pada Tahap Pengakhiran dengan berpedoman pada rumusan SiADiBiBa, yang menggambarkan aliran kegiatan yang harus dilakukan oleh tiap-tiap satuan/pejabat/personel yang terlibat. Bila ada format lain yang dibutuhkan, agar ditambahkan langsung atau dalam lampiran). ) 18. Umum. Pasal ini berisi redaksional pengantar untuk membawa pikiran pembaca bersiap/antisipatif terhadap isu/materi apa saja yang akan muncul pada pasal-pasal berikutnya dalam bab ini. Secara khusus menyebutkan tentang urut-urutan kegiatan dan dukungan. ) 19. Urutan Kegiatan. Pada pasal ini menjelaskan tentang urutan kegiatan yang dilaksanakan pada tahap pengakhiran. ) 20. Dukungan. Bila pada tahap memerlukan beberapa dukungan, jelaskan bagaimana teknis dukungannya. ) ) BAB VI PENGAWASAN DAN PENGENDALIAN ) (Pada bab ini dipertelakan urut-urutan rangkaian kegiatan pengawasan, komunikasi, dan kendali dengan berpedoman pada rumusan SiADiBiBa, yang menggambarkan aliran kegiatan yang harus dilakukan oleh tiap-tiap satuan/pejabat/personel yang terlibat. Bila ada format lain yang dibutuhkan, agar ditambahkan langsung atau dalam lampiran) ) 21. Umum. Pasal ini berisi redaksional pengantar untuk membawa pikiran pembaca bersiap/antisipatif terhadap isu/materi apa saja yang akan muncul pada pasal-pasal berikutnya dalam bab ini. Secara khusus menyebutkan tentang pengawasan dan pengendalian. ) 22. Pengawasan. Pada pasal ini menjelaskan tentang rentang pengawasan pada penyelenggaraan kegiatan dimaksud. ) 23. Pengendalian. Pada pasal ini menjelaskan tentang rentang pengendalian pada penyelenggaraan kegiatan dimaksud. ) ) BAB VI PENUTUP ) (Pada bab Penutup, selain kata-kata penutup, perlu ditulis juga hal-hal terkait umpan balik untuk kesempurnaan naskah dan pelaksanaan di lapangan). ) 24. Keberhasilan. Pada pasal ini berisikan hal-hal yang dianggap berpengaruh dalam keberhasilan kegiatan dimaksud. ) )
- 120 - 25. Penyempurnaan. Pada pasal ini menjelaskan tentang proses penyempurnaan petunjuk teknis dimaksud dengan menggunakan mekanisme umpan balik. - Kolom Pengesahan untuk Naskah Materi Juknis Fungsi Umum/khusus: ) ) ------------------------------------------------------------------------------------------------- PEJABAT PARAF Waas... Dirdok Kodiklatau Kadiskumau Kasetumau Paban/Ses Ybs PEJABAT PARAF Wadan Kodiklatau Dirdok Kodiklatau Kadiskumau Kasetumau a.n. KEPALA STAF ANGKATAN UDARA Ka. SPM/SPMK, TATANG HARLYANSYAH, S.E., M.M. MARSEKAL MUDA TNI a.n. KEPALA STAF ANGKATAN UDARA DANKODIKLAT, TATANG HARLYANSYAH, S.E., M.M. MARSEKAL MUDA TNI ) )
- 121 - PETUNJUK REFERENSI TINGKAT … ………………………………. (Warna Sampul: Biru) DISAHKAN DENGAN KEPUTUSAN KEPALA STAF ANGKATAN UDARA NOMOR KEP/ / /20XX TANGGAL DD/MM/YYYY Ukuran kopstuk 12 huruf Bookman Old Style Ukuran huruf 18 Bookman Old Style Warna Kuning Emas 3 CM 3,5 CM Ukuran huruf 12 Bookman Old Style TENTARA NASIONAL INDONESIA MARKAS BESAR ANGKATAN UDARA CONTOH 8 PR:..
- 122 - DAFTAR ISI Halaman DAFTAR ISI i Keputusan Kepala Staf Angkatan Udara Nomor Kep/ / /20XX tanggal 2020 tentang Petunjuk Referensi Tingkat ........................ BAB I PENDAHULUAN 1. Umum ……………………………………………………………… 2. Maksud dan Tujuan ...................................................... 3. Ruang Lingkup dan Tata Urut........................................ 4. Dasar ............................................................................ 5. Pengertian ...................................................................... 6. Kedudukan .................................................................... BAB II KETENTUAN-KETENTUAN 7. Umum………………………………………………………………. 8. Tujuan dan Sasaran....................................................... 9. Prinsip ……………………. ................................................ 10. Ketentuan Lain............................................................... BAB III POKOK-POKOK MATERI 11. Umum ……………………………………………………………… 12. Pokok-Pokok Materi…………………………………………...... BAB IV PENUTUP 13. Keberhasilan.................................................................. 14. Penyempurnaan............................................................. LAMPIRAN A : DAFTAR PENGERTIAN ....................................................... LAMPIRAN B : SKEMA KEDUDUKAN JUKNIS …………………………………….. LAMPIRAN C : DAFTAR PESERTA POKJA …………………………………………. DAFTAR DISTRIBUSI 1 ...... ...... ...... ...... ...... ...... ...... ...... ...... ...... ...... ...... ...... ...... ...... ...... ...... ...... ...... ...... ...... .... ....... ..... . ..... …..
- 123 - ) KEPUTUSAN KEPALA STAF ANGKATAN UDARA Nomor Kep/ / / ) tentang ) PETUNJUK REFERENSI TINGKAT………… ) DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA ) KEPALA STAF ANGKATAN UDARA, ) ) Menimbang : a. bahwa dalam rangka……diperlukan peranti lunak berupa ......; ) b. bahwa Keputusan Kasau Nomor Kep/…/20XX tentang ....sudah tidak sesuai dengan ….., sehingga perlu diganti; *) ) c. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a dan huruf b, perlu menetapkan keputusan Kepala Staf Angkatan Udara tentang Petunjuk Referensi Tingkat …(sesuaikan judul) ) Mengingat : 1. Keputusan Presiden Nomor .../TNI/Tahun ..... tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala Staf Angkatan Udara; (Pengangkatan Kasau) ) 2. Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/..../ IX/20xx tentang Pemberhentian Dari dan Pengangkatan Dalam Jabatan di Lingkungan TNI; (Pengangkatan Dankodiklatau) ) 3. Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/.../ IX/20xx tentang Pemberhentian Dari dan Pengangkatan Dalam Jabatan di Lingkungan TNI; (Pengangkatan SPM/SPMK) ) 4. Dst (sesuai dengan kebutuhan); ) Memperhatikan : 1. Surat Perintah Kasau Nomor ....... tentang perintah melaksanakan penyusunan dan penerbitan Petunjuk Referensi.......; 2,5 Cm 2 Cm 8 Cm 2,5 Cm 2,5 Cm 2,5 Cm CONTOH : JUKREF OPSUD/FUNGSI
- 124 - 2. Hasil perumusan kelompok kerja penyusunan Petunjuk Referensi Tingkat .........; ) MEMUTUSKAN: ) Menetapkan : 1. Keputusan Kepala Staf Angkatan Udara tentang Petunjuk Referensi Tingkat……(sesuaikan judul), sebagaimana tercantum dalam lampiran yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari keputusan ini dengan menggunakan kode PR:….. dan berklasifikasi Biasa. ) 2. Irjenau/Asisten Kasau/Dan/Kabalakpus sebagai pembina materi Petunjuk Referensi Tingkat ............. ) 3. Pada saat keputusan ini mulai berlaku, keputusan Kasau Nomor….. tentang ….. dicabut dan dinyatakan tidak berlaku. **) ) 4. Keputusan ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan. ) Ditetapkan di Jakarta pada tanggal .................................. ) Keterangan: *) Apabila merevisi ketentuan lama dan ketentuan lama tersebut akan dicabut. **) Apabila ketentuan lama akan dicabut. Catatan: Peraturan dan Keputusan Kasau setingkat, maka urutan penulisan berdasarkankronologis/urutanpenetapan PEJABAT PARAF Wadankodiklatau Dirdok Kodiklatau Kadiskumau Kasetumau a.n. KEPALA STAF ANGKATAN UDARA DANKODIKLAT, ) ) ) TATANG HARLYANSYAH, S.E., M.M. MARSEKAL MUDA TNI ) )
- 125 - PETUNJUK REFERENSI TINGKAT……….. (Jukref berisi ketentuan yang diperlukan sebagai pedoman dalam penyusunan suatu naskah atau suatu pelaksanaan kegiatan lain yang tidak diatur oleh suatu petunjuk aplikatif) ) ) BAB I PENDAHULUAN ) 1. Umum. ) a. (Latar Belakang) Berisikan tentang latar belakang, landasan pemikiran dan faktor-faktor yang berpengaruh dalam penyusunan Jukref dimaksud serta kegunaannya dan atau hal-hal lain yang terkait sesuai dengan keperluan. ) b. (Fakta, Data, atau Permasalahan) yang berkaitan dengan dioperasionalkannya Jukref dimaksud dihadapkan dengan perubahan perkembangan lingkungan strategis baik internasional, regional, maupun nasional. ) c. (Jawaban/Solusi dari Permasalahan di Atas) perlunya disusun petunjuk ini. ) 2. Maksud dan Tujuan. ) a. Maksud. Disusunnya Petunjuk ini dimaksudkan untuk menyajikan materi apa? sebagai apa? bagi siapa (yang akan menggunakannya)? dalam kegiatan apa? ) b. Tujuan. Tujuan disusunnya petunjuk ini sebagai pedoman agar apa? (merupakan kalimat output/hasil/keluaran/produk), yang merupakan tujuan dari penyusunan naskah dimaksud. ) 3. Ruang Lingkup dan Tata Urut. ) a. Ruang Lingkup. ) b. Tata Urut. ) 1) Pendahuluan. ) 2) Ketentuan. TENTARA NASIONAL INDONESIA MARKAS BESAR ANGKATAN UDARA CONTOH 8 ) ) 2,54 Cm Lampiran Keputusan Kasau Nomor Kep / / / Tanggal 1,52 Cm 1,27 Cm
- 126 - 3) Pokok Materi. ) 4) Penutup. ) 4. Dasar. Referensi resmi yang menjadi dasar penyusunan naskah petunjuk ini. ) 5. Pengertian. Apabila daftar pengertian lebih dari satu halaman, maka dicantumkan dalam daftar pengertian yang merupakan lampiran tersendiri. Urutan istilah dalam daftar pengertian ditampilkan berdasarkan urutan alphabet. (Daftar pengertian tercantum pada Lampiran A). ) 6. Kedudukan. Penjelasan tentang kedudukan hierarkinya relatif terhadap doktrin atau petunjuk yang terkait. (Skema kedudukan tercantum pada Lampiran B). ) ) BAB II KETENTUAN-KETENTUAN ) (Berisi nilai doktrin dan ketentuan umum dalam penyusunan dan penerbitan Jukref itu sendiri maupun esensi materinya). ) 7. Umum. Pasal ini berisi redaksional pengantar untuk membawa pikiran pembaca bersiap/antisipatif terhadap isu/materi apa saja yang akan muncul pada pasal-pasal berikutnya dalam bab ini. Secara khusus menyebutkan tujuan dan sasaran, prinsip serta ketentuan umum lain yang diperlukan. ) 8. Tujuan dan Sasaran. ) a. Tujuan. Rumusan tujuan di bab ini merupakan penjabaran dari kalimat output yang akan menjadi kalimat outcome (manfaat/kontribusi dari output tersebut pada Pasal Tujuan di Bab I), yang merupakan tujuan dari penyelenggaraan kegiatan dimaksud. ) b. Sasaran. Rumusan sasaran di sini merupakan indikator tercapainya Tujuan di atas, yang harus diwujudkan melalui isi materi dari naskah ini. ) 1) Terwujudnya/Tercapainya … ) 2) Terwujudnya/Tercapainya … ) 3) … dst ) 9. Prinsip. Pada pasal ini disajikan prinsip-prinsip yang menjadi koridor baik dalam perumusan redaksional maupun dalam pelaksanaannya di lapangan. ) 10. Ketentuan Lain. Berisikan tentang ketentuan lainnya yang diperlukan dalam Petunjuk Referensi. ) Catatan: Judul pasal, jumlah pasal dan urutan pasal dapat disesuaikan oleh SPM/SPMK sesuai kebutuhan. ) )
- 127 - BAB III POKOK-POKOK MATERI ) (Bab ini berisi ketentun-ketentuan terkait esensi materi atau perihal yang menjadi bahasan utama dari Jukref ini). ) 11. Umum. Pasal ini berisi redaksional pengantar untuk membawa pikiran pembaca bersiap/antisipatif terhadap isu/materi apa saja yang akan muncul pada pasal-pasal berikutnya dalam bab ini. ) 12. Berisikan tentang pokok-pokok materi yang dijelaskan dalam Petunjuk Referensi (pasal pada bab ini disesuaikan dengan kebutuhan SPM/SPMK). ) ) BAB IV PENUTUP ) (Pada Bab Penutup, selain kata-kata penutup, perlu ditulis juga hal-hal terkait kriteria keberhasilan serta umpan balik untuk kesempurnaan naskah dan pelaksanaannya di lapangan). ) 13. Keberhasilan. Pada pasal ini berisikan hal-hal yang dianggap berpengaruh dalam keberhasilan kegiatan dimaksud. ) 14. Penyempurnaan. Pada pasal ini menjelaskan tentang proses penyempurnaan petunjuk referensi dimaksud dengan menggunakan mekanisme umpan balik. - Kolom pengesahan untuk Naskah Materi Jukref Opsud/fungsi umum/khusus: ) ) --------------------------------------------------------------------------------------- PEJABAT PARAF Waas... Dirdok Kodiklatau Kadiskumau Kasetumau Paban/Ses Ybs PEJABAT PARAF Wadan Kodiklatau Dirdok Kodiklatau Kadiskumau Kasetumau a.n. KEPALA STAF ANGKATAN UDARA DANKODIKLAT, TATANG HARLYANSYAH, S.E., M.M. MARSEKAL MUDA TNI ) ) a.n. KEPALA STAF ANGKATAN UDARA Ka. SPM/SPMK, NAMA PANGKAT
- 128 - FORMAT PAPARAN (Paparan disajikan dalam bentuk power point) ) a. Judul. (Judul Doktrin yang akan dipaparkan) ) b. Saran Masukan. (Saran masukan dari Satker/Balakpus) ) c. Urgensi Pembuatan/Revisi Doktrin. ) d. Bab I (Pendahuluan, Maksud dan Tujuan, Ruang Lingkup dan Tata Urut, Dasar) ) e. Bab II (inti sari Bab II) ) f. Bab III (inti sari Bab III) ) g. Bab IV (inti sari Bab IV) ) h. Bab V dan seterusnya sesuai kebutuhan. Jakarta, ………… As/Dan/Ka, NAMA PANGKAT ------------------------------------------------------------------------------------------------------- PEJABAT PARAF PEJABAT PARAF Wadan Kodiklatau Dirdok Kodiklatau Kadiskumau Kasetumau CONTOH: 9 a.n. KEPALA STAF ANGKATAN UDARA DANKODIKLAT, TATANG HARLYANSYAH, S.E., M.M. MARSEKAL MUDA TNI
- 129 - FORMAT RISALAH UJI NASKAH ----------------------------------------------------------------------------------------------- KOPSTUK --------- RISALAH UJI NASKAH ) ) BAB I PENDAHULUAN ) 1. Umum. ) a. (Latar Belakang) ) b. (Fakta) ) c. (Pentingnya Penyusunan/Revisi) ) 2. Dasar. ) a. ……………………………………………………………..... ) b. ………………………………………………………….….. ) 3. Maksud dan Tujuan. ) a. Maksud. ) b. Tujuan. ) 4. Ruang Lingkup. ) a. Bab I Pendahuluan. ) b. Bab II Pelaksanaan Kegiatan. ) c. Bab III Penutup. ) 5. Penyelenggaraan Kegiatan Uji Naskah. ) a. Metode Pelaksanaan. ) 1) Paparan Pokja. ) 2) Tanggapan/saran/masukan/koreksi dari para penanggap CONTOH 10
- 130 - b. Tahapan. ) 1) Tahap Perencanaan. (Koordinasi dengan SPS terkait rencana UN, tanggal, nominasi personel penanggap, tempat, pimpinan dll.) ) 2) Tahap Persiapan. (Pembuatan undangan UN, Distribusi naskah UN,Menentukan tempat dan kelengkapan) ) 3) Tahap Pelaksanaan. (Siapa saja yang hadir, apa saja tanggapan Hal/Pasal/Subpasal, Status tanggapan diterima atau ditolak) ) 4) Tahap Akhir. (Pembuatan Risalah UN, Koreksi naskah sesuai masukan-masukan apa saja yang diterima) ) 6. Penanggung jawab dan Pelaksana Kegiatan ) a. Penanggung Jawab Kegiatan. ………………………………….…………….. ) b. Pelaksana. ………………………………………………………………………. ) 7. Jadwal Kegiatan.…………. ) 8. Penutup. ………………….. ) ) Jakarta, ……………… As/Dan/Ka, Nama Pangkat ---------------------------------------------------------------------------------------------- PEJABAT PARAF PEJABAT PARAF a.n. KEPALA STAF ANGKATAN UDARA DANKODIKLAT, TATANG HARLYANSYAH, S.E., M.M. MARSEKAL MUDA TNI ) )
- 131 - FORMAT MEKANISME UMPAN BALIK ----------------------------------------------------------------------------------------------------- KOPSTUK UMPAN BALIK SATUAN PENGGUNA DOKTRIN …………………………………………. NO. HAL/BAB/PASAL SUBPASAL/ PERMASALAHAN TERTULIS SARAN KET/ REFERENSI SUBSUBPASAL 1 2 3 4 5 6 PEJABAT PARAF CONTOH 11 Tanggal,……………. As/Dan/Ka, Nama Pangkat
- 132 - FORMAT JAWABAN POKJA /SATUAN PENGUASA TEKNIS (SPT) TERHADAP SARAN/MASUKAN TERTULIS DARI SATUAN PENGGUNA DOKTRIN (SP) ---------------------------------------------------------------------------------------------------- KOPSTUK JAWABAN POKJA /SATUAN PENGUASA TEKNIS (SPT) TERHADAP SARAN/MASUKAN TERTULIS DARI SATUAN PENGGUNA DOKTRIN (SP) NO. PENANGGAP MASALAH TANGGAPAN JAWABAN KET (BAB/PASAL/HAL) DAN SARAN 1 2 3 4 5 6 PEJABAT PARAF CONTOH 12 Tanggal,……………. Ketua Pokja Nama Pangkat
- 133 - PETUNJUK PENGISIAN NASKAH KEPUTUSAN KASAU PADA KONSIDERANS MENGINGAT DAN MEMPERHATIKAN NO NASKAH MENGINGAT MEMPERHATIKAN KET 1 2 3 4 5 1. Jukgar - Peraturan/Keputusan Kasau - Surat Perintah Kasau untuk menyusun/revisi Jukgar. - Hasil perumusan kelompok kerja penyusunan/revisi Juknis. 2. Juknis - Peraturan/Keputusan Kasau yang terkait - Surat Perintah Kasau untuk Perintah menyusun/revisi Juknis. - Hasil perumusan kelompok kerja penyusunan /revisi Juknis. 3. Jukref - Peraturan/Keputusan Kasau yang terkait - Surat Perintah Kasau untuk Perintah menyusun/merevisi Jukref - Hasil perumusan kelompok kerja penyusunan /revisi Jukref CONTOH 13
- 134 - DAFTAR PERSONEL POKJA PETUNJUK ………………... DI LINGKUNGAN TNI AU NO NAMA PANGKAT,KORP, GOL,NRP/NIP JABATAN KET 1 2 3 4 5 1. 2. 3. 4. 5. 6. Tanggal, ……………… As/Dan/Ka, Nama Pangkat -------------------------------------------------------------------------------------------------- PEJABAT PARAF PEJABAT PARAF TENTARA NASIONAL INDONESIA MARKAS BESAR ANGKATAN UDARA a.n. KEPALA STAF ANGKATAN UDARA DANKODIKLAT, TATANG HARLYANSYAH, S.E., M.M. MARSEKAL MUDA TNI CONTOH 14
- 135 - FORMAT PERUBAHAN KEPUTUSAN PERUBAHAN I ) KEPUTUSAN KEPALA STAF ANGKATAN UDARA Nomor Kep/111.a/XI/2019 ) tentang ) PETUNJUK XXXXXX XXXXXXXXXXXXXX XXXXXXXXXX DI LINGKUNGAN TNI ANGKATAN UDARA ) DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA ) KEPALA STAF ANGKATAN UDARA, ) ) Menimbang : bahwa perlu diadakan perubahan terhadap Keputusan Kepala Staf Angkatan Udara Nomor Kep/111/XI/2019 tentang Petunjuk Xxxxxx Xxxxxxxxx di Lingkungan TNI Angkatan Udara; ) Mengingat : 1. Keputusan Presiden Nomor 33/TNI/Tahun 2020 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala Staf Angkatan Udara; (Kasau) ) 2. Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/…./…/2019 tentang Pemberhentian Xxxxxxxx; (Dankodiklatau) ) 3. Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/…./…/2019 tentang Pemberhentian Xxxxxxxx; (Ka-SPM/SPMK) ) 4. Peraturan Panglima TNI Nomor 43 Tahun 2019 tentang Xxxxxxxxx; ) 5. Peraturan Kepala Staf Angkatan Udara Nomor … Tahun 2020 tentang Organisasi Tugas Xxxxxxxx; Lampiran E Keputusan Kasau Nomor Kep/285/XI/2019 Tanggal 7 November 2019 TENTARA NASIONAL INDONESIA MARKAS BESAR ANGKATAN UDARA ) ) 2,5 Cm 2,5 Cm 2,5 Cm
- 136 - MEMUTUSKAN: ) Menetapkan : 1. Perubahan Keputusan Kepala Staf Angkatan Udara Nomor Nomor Kep/111/XI/2019 tentang Petunjuk Xxxxxxxxx Xxxxxxxxx Xxxxxxxxx di Lingkungan TNI Angkatan Udara berupa ralat/amendemen/revisi, pada: ) a. Bab I, Pasal 1, subpasal a, subsubpasal 1) yaitu: Semula tertulis: 1) Xxxxxxxxx Diubah menjadi: 1) Xxxxxxxxx Xxxxxxxx. b. Bab II, Pasal 2, subpasal b, subsubpasal 2) yaitu: Semula tertulis: 2) Xxxxxxxxx Diubah menjadi: 2) Xxxxxxxxx Xxxxxxxx. 2. Dengan demikian, maka Keputusan Kepala Staf Angkatan Udara Nomor Kep/111/XI/2019 tentang Xxxxxxxxxxx Xxxxxxxx telah diadakan perubahan. ) 3. Keputusan ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan. Pejabat Paraf Kadiskumau Wakil Ka-SMPK/SPMK Kasetumau Paban/Sesdis Kasubdis PEJABAT PARAF Wadankodiklatau Dirdok Kodiklatau Kadiskumau Kasetumau Paban I/Dok Ditdok a.n. KEPALA STAF ANGKATAN UDARA KA-SPM/SPMK, XXXXXXXXXX XXXXXXX XXXXXX Ditetapkan di Jakarta pada tanggal Xxxx 2020 ) ) a.n. KEPALA STAF ANGKATAN UDARA DANKODIKLAT, TATANG HARLYANSYAH, S.E., M.M. MARSEKAL MUDA TNI
- 137 - KETENTUAN TAMBAHAN DALAM PENYUSUNAN DAN PENERBITAN DOKTRIN 1. Penyusunan keputusan mengikuti ketentuan Peraturan Kepala Staf Angkatan Udara Nomor 12 Tahun 2019 tentang Perubahan Atas Peraturan Kepala Staf Angkatan Udara Nomor 16 Tahun 2016 Tentang Pembentukan Produk Hukum di Lingkungan TNI Angkatan Udara. ) 2. Penyusunan naskah lampiran mengikuti ketentuan Keputusan Kasau Nomor Kep/282/IV/2013 tentang Petunjuk Juknis TNI AU Tentang Tulisan Dinas. ) 3. Doktrin yang berklasifikasi RAHASIA termaktub/dicantumkan pada halaman sampul (huruf kapital, ukuran 11, ditebalkan, diletakan di bagian atas dan bawah sampul) dan pada naskah keputusan. PEJABAT PARAF Wadankodiklatau Dirdok Kodiklatau Kadiskumau Kasetumau Paban I/Dok Ditdok TENTARA NASIONAL INDONESIA MARKAS BESAR ANGKATAN UDARA Lampiran F Keputusan Kasau Nomor Kep/285/XI/2019 Tanggal 7 November 2019 a.n. KEPALA STAF ANGKATAN UDARA DANKODIKLAT, TATANG HARLYANSYAH, S.E.,M.M. MARSEKAL MUDA ) ) ) )
- 138 - DAFTAR PERSONEL POKJA PETUNJUK PENYELENGGARAAN PENYUSUNAN DAN PENERBITAN DOKTRIN DI LINGKUNGAN TNI ANGKATAN UDARA NO. NAMA PANGKAT, KORPS, GOL. NRP/NIP JABATAN KET. 1 2 3 4 5 1. Kustono Marsekal Pertama TNI Wadankodiklatau Narasumber 2. Irwan Is. Dunggio, S.Sos. Marsekal Pertama TNI Dirdok Kodiklatau Narasumber 3. Drs. Roby M. Fawzi, M.A.P. Kolonel Sus/520759 Paban I/Dok Ditdok Kodiklatau Kapokja 4. Joko Suyudi Kolonel Sus/520746 Sahli Bang SDM dan Jemen Kodiklatau Wakapokja 5. Tejo Pramono, S.Pd. Letkol Kes/522760 Pabandya Evaldok Paban I/Doktrin Ditdok Kodiklatau Sekretaris I 6. Samidi, S.Pd. Letkol Kes/519786 Pabandya Rendok Paban I/Doktrin Ditdok Kodiklatau Sekretaris II 7. Djoko Tjahjono, S.E., M.M. Kolonel Pnb/514576 Paban II/Jemen Srenaau Anggota 8. Dedy Ghazy Elsyaf Kolonel Pnb/514575 Paban II/Ditjian Kodiklatau Anggota 9. Roosen Lymson Sinaga Kolonel Pas/515566 Paban IV/ Permildas Ditdok Kodiklatau Anggota 10. Lidya Rina Kolonel Sus/519764 Kakum Kohanudnas Anggota 11. Elia Adriyanto Kolonel Pas/515566 Pamen Sahli Bid Strategi Ops Koopsau I Anggota 12. Asep Rahmat Kolonel Sus/518856 Paban III/Intelud Spamau Anggota 13. Suliyono, S.Sos. Kolonel Pnb/516327 Paban I/Ren Sopsau Anggota TENTARA NASIONAL INDONESIA MARKAS BESAR ANGKATAN UDARA Lampiran G Keputusan Kasau Nomor Kep/285/XI/2019 Tanggal 7 November 2019
- 139 - 1 14. 2 M.Somin, S.Sos. 3 Kolonel Pnb/512989 4 Paban II/Sismet Ditdok Kodiklatau 5 Anggota 15. Yuniarsa Aditya P,. S.E. M.M. Kolonel Pnb/516370 Paban II/Ditdiklat Kodiklatau Anggota 16. M. Veronica, S.E., M.M. Kolonel Pnb/505564 Paban III/Jianlat Kodiklatau Anggota 17. Edi Wuryanto Kolonel Adm/513166 Paban III/Binkar Spersau Anggota 18. I Putu Gede S. Kolonel Pnb/516338 Asren Kas Koopsau I Anggota 19. Dwi Dedy Gunawan Kolonel Adm/512663 Asbin Itjenau Anggota 20. Ari Sutopo Kolonel Nav/523343 Dosen Seskoau Anggota 21. A. Gogot Kolonel Pnb/523422 Pamen Sahli Bid Air Power Koopsau I Anggota 22. C. Sukarno, S.E., S.Mb. Kolonel Adm/513167 Paban III/Biorg Ditdok Kodiklatau Anggota 23. Dra. Sri Suprapti Kolonel Sus/524559 Sahli Bangdik Kodiklatau Anggota 24. Eko Putro T., M.Si. Kolonel Pnb/512489 Pamen Sahli Bidsumdaman Sahli Kasau Anggota 25. M. Arifin, S.E., M.M. Kolonel Pnb/518854 Paban I Ren Spotdirga Anggota 26. Wagimo, S.I.P., M.M. Letkol Adm/520775 Pabanyapinak Paban II/Jemen Srenaau Anggota 27. Dodi Harjon, S.Pd. Letkol Adm/522741 Kabagminu Setumau Anggota 28. Tri Priyo Widodo Letkol Sus/525026 Pabandyajiandok Paban I/Ren Spamau Anggota
- 140 - 1 2 3 4 5 29. Girjo R., S.T., N.M., M.Si. Letkol Tek/526226 Pabandyaprogar Paban I/Ren Slogau Anggota PEJABAT PARAF Wadan Kodiklatau Dirdok Kodiklatau Kadiskumau Kasetumau Paban I/Dok Ditdok a.n. KEPALA STAF ANGKATAN UDARA DANKODIKLAT, TATANG HARLYANSYAH, S.E., M.M. MARSEKAL MUDA TNI
- 141 - DAFTAR DISTRIBUSI NO. NAMA JABATAN JUMLAH KETERANGAN 1 2 3 4 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. 18. 19. 20. 21. 22. 23. 24. 25. 26. 27. 28. 29. 30. 31. 32. 33. 34. 35. 36. 37. 38. Mabesau Kasau Wakasau Irjenau Koorsahli Kasau Asrena Kasau Asintel Kasau Asops Kasau Aspers Kasau Aslog Kasau Aspotdirga Kasau Gubernur AAU Danseskoau Kapuslaiklambangjaau Danpuspomau Kadisinfolahtaau Kadiskuau Kadispamsanau Kadispenau Kadissurpotrudau Kadisbangopsau Kadiskumau Kadisportdirga Kadisopslatau Kadisdikau Kadiskesau Kadisminpersau Kadiswatpersau Kadispsiau Kadisbintalidau Kadisadaau Kadisaeroau Kadiskonau Kadisbtb Kadiskomlekau Kadismatau Kasetumau Dandenma Mabesau Arsip Dirdok Kodiklatau 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 5 Jumlah 42