Pahoa Sekolahku
Seraphine Angelique/4.9
Berbulan- bulan aku mengingatmu,
Teringat bangunan megahmu,
Teringat teman- temanku,
Teringat guru- guru yang mengajarku.
84
Dulu...,
Jika pagi hari,
Aku ingin cepat tiba ke sekolah,
Aku rindu belajar bersama di sekolah,
Aku ingin masa sekarang ini cepat berlalu.
85
Enam Tahun Terbaik
Kiara Putri Kirana/6.5
Wahai, guru-guru dan teman-temanku…,
Selama enam tahun kita bersama,
Dari masih kanak-kanak sampai saat ini,
Kita saling memerlukan satu sama lain.
Teman-temanku…,
Enam tahun ini kita saling belajar,
Kita saling bercanda,
Dan saling melengkapi.
86
Guru-guruku…,
Enam tahun engkau mengajar kami,
Tanpa mengenal lelah;
Berkat engkau, kami penuh dengan ilmu,
Dan berbudi pekerti luhur.
Terima kasih atas enam tahun ini,
Enam tahun penuh kenangan,
Enam tahun terbaik dalam hidupku,
Tak akan pernah kulupakan.
87
Sekolahku Pahoa
Sherlyn Annabelle Setiono/6.6
Sekolah Pahoa yang kucinta,
Betapa aku sangat bangga,
Sekolah Pahoa yang bersih,
Membuat senang rasa di hati.
Sekolah Pahoa tempatku menuntut ilmu,
Bersama teman dan sahabatku,
Guru-guruku baik dan sabar,
Selalu membimbing kami tanpa balasan.
88
Mari kita semua terus belajar,
Mengejar cita-cita mulia,
Untuk masa depan yang cerah,
Di Sekolah Pahoa tercinta.
89
Sekolahku Tercinta
Josepha Aubrey Machiko/6.8
Saat kakiku melangkah,
Memasuki gerbang sekolahku,
Betapa aku mengerti,
Bahwa di sinilah aku memulai masa depanku.
90
Saat kupandang kelasku,
Aku terkenang pada guru-guru yang mengajarku,
Berbagai ilmu dan pengetahuan,
Sebagai bekal di kemudian hari.
Hari demi hari kulalui dengan riang gembira,
Aku tak pernah merasa jemu,
Bila aku lulus nanti,
Aku takkan melupakan sekolahku tercinta.
91
Awal yang Baru
Indra Viriya Rahardjo/6.1
Kudengar suara burung berkicau,
Sambut mentari pagi nan cerah,
Kulangkahkan kakiku satu per satu,
Menuju sekolah.
Aku tiba di gerbang sekolah, “aku kembali,”
Apakah ini mimpi?
Apakah ini hanyalah khyalanku?
Kuharap tidak!
Ternyata, ini semua hanyalah mimpi .
92
Aku terbangun dari alam mimpi dengan sedih,
Namun, apa daya mimpi hanyalah mimpi,
Ini semua adalah kenyataan yang harus kuterima,
Mengapa pandemi belum berakhir?
Mengapa? Aku berpikir sejenak,
Apa ini ulahku?
Apakah jika kita mematuhi protokol kesehatan,
Kita bisa kembali duduk di kelas dan bersenda gurau bersama teman?
Apakah ini semua tetap akan menjadi mimpi yang takkan bisa diwujudkan?
Aku tak tahu jawabannya,
Tapi kuyakin,
Di atas sana ada seseorang yang telah mengetahui jawabannya,
Kumohon Engkau beritahu jawabannya suatu hari, Tuhan.
93
Bangkit
Clarissa S./6.2
Aku berjalan tanpa arah,
Hati dan pikiran t’lah hancur;
Aku terdiam sejenak,
Merenungi….
Aku tersadar,
Aku tak boleh terus begini,
Hanyut dalam belenggu kesedihan yang mengikat jiwa,
Aku harus bangkit!
94
Walau segalanya hampa,
Walau tiada cahaya,
‘Kan kucipta cahaya itu,
‘Tuk terangi jalanku.
Mencari kebahagiaan,
Bagai mencari jarum di tumpukan jerami,
‘Kan kubuat bahagiaku,
‘Tuk mengisi hidupku.
Yang lalu biarlah berlalu,
Segala perih yang menusuk dada,
‘Kan kukubur dalam doa,
Kuyakin Tuhan ‘kan menunjukkan hikmah-Nya.
95
Sahabat Terbaik
Felicia Kidman A./6.7
Engkau adalah salah satu harta yang paling berharga di dunia ini,
Engkau adalah sosok yang menyenangkan dan istimewa,
Suka dan duka sudah kita jalani bersama,
Tuhan seolah ingin kita selalu bersama.
Begitu banyak kenangan yang tertinggal di hatiku,
Itulah bukti persahabatan antara engkau dan aku,
Walaupun kita berbeda,
Kuingin engkau selalu menjadi bayangan yang akan
selalu di dekatku.
96
Saat aku sedih,
Engkau akan menjadi orang pertama yang menghiburku dan memelukku,
Memberikanku senyuman yang tulus,
Membuatku ceria kembali.
Sahabat, janganlah engkau tinggalkan diriku ini,
Aku tak sanggup kehilanganmu,
Betapa hancurnya saat engkau meninggalkanku,
Aku sangatlah bersyukur karena Tuhan memberikanku sahabat sepertimu.
97
Cita-cita
Neil/6.9
Cita-cita …,
Kuyakin semua orang memilikinya.
Cita-cita ...,
Semua akan tercapai jika mau berusaha.
Cita-cita …,
Beragam dan berbeda-beda.
Ingatlah semboyan bangsa,
Jangan engkau meremehkan,
Dan jangan pula diremehkan.
98
Ayo kita raih mimpi kita,
Rajin berdoa,
Pantang menyerah,
Untuk mewujudkan cita-cita.
99
100
BAB III
TEMA KEINDAHAN ALAM
101
Air Terjun
Ellen Melinda/5.1
Air terjun yang indah…,
Membuat hati girang bukan main;..
Kupandangi dari segala sisi,
Tirta berkilau terang.
102
Sang surya telah tertidur dalam gulita,
Kunang-kunang beterbangan menemani terangnya kartika di langit,
Beserta angin sepoi-sepoi,
Membuatku hampir terlelap.
Pancuran bersinar terang,
Airnya yang bersih dan bening membuatku terpukau,
Tirta yang sangat sejuk membuatku ingin terjun,
Suasana itu membuatku terlelap.
103
Labuan Bajo Tercinta
Patricia/5.1
Angin sejuk bertiup manja,
Mentari pagi hangat terasa,
Deburan ombak terdengar di telinga,
Menyapaku lembut bersukacita.
104
Pulau-pulau kecil di hadapan mata,
Membuat diriku terpesona,
Elok sekali mimpiku menjadi nyata,
Akhirnya kusampai di Labuan Bajo.
Indahnya alam ciptaan-Mu Tuhan,
Sungguh kuasa-Mu Maha Besar,
Hatiku bersyukur dapat melihatmu,
Labuan Bajo tercinta….
105
Keindahan Pantai
Valerie Celine Johnera/5.2
Kulihat mentari muncul di ufuk timur,
Hamparan pasir di tepi pantai,
Angin bertiup ke sana kemari,
Burung-burung terbang tinggi.
Ombak berkejar-kejaran,
Memecah kesunyian,
Menerjang batu karang,
Pecah di antara pasir.
106
Oh.. indahnya pemandangan pantai,
Kulihat pohon kelapa melambai-lambai,
Aku berjalan di atas pasir,
Nikmati keindahan pantai.
107
Keindahan Alam Bali
Kathleen Jeovanna Anthony/5.2
Debur ombak bersahutan,
Menerpa pantai tanpa polutan,
Warna pasir seputih awan,
Airnya jernih laksana intan.
Setinggi langit Gunung Agung,
Asap di setiap sisi gunung,
Seperti kapas yang bergulung,
Dikelilingi kampung-kampung.
108
Sawah berbukit-bukit,
Diairi para petani,
Bulir padi bagai mentari,
Menari-nari setiap hari.
109
Gunung
Jolie Vinitasari Kwa/5.3
Suatu karya ciptaan Tuhan,
Indahnya tersebar ke seluruh dunia,
Tingginya sudah mencapai angkasa,
Ialah gunung yang tinggi.
Oh gunung,
Indahnya pemandanganmu,
Tingginya puncakmu,
Membuatku ingin berpijak kaki di sana.
110
Oh, gunung,
Banyak orang terpukau denganmu,
Banyak orang ingin mendakimu,
Salah satunya adalah aku.
Wahai Tuhan,
Terima kasih telah menciptakan gunung,
Karyamu disukai oleh banyak orang,
Semua senang mendaki karyamu.
111
Indahnya Pantai Indonesia
Randy A.R/5.3
Ketika aku terbangun di pagi hari,
Kupandangi ombak di tepi pantai,
Bergulung-gulung memecah kesunyian,
Tanda kebesaran Sang Ilahi.
112
Pantai ini begitu indah,
Semuanya adalah suatu anugerah,
Dari kuasamu yang begitu indah,
Demi kebahagiaan manusia.
Dalam hati aku berjanji,
Untuk selalu menjaga pantai ini,
Menjadikannya sebagai kekayaan berharga,
Menyayangi seperti aku menghargai diri ini.
113
Keindahan Alam
Dave Ebeneizer Joshua/5.4
Indahnya pohon kelapa,
Menari-nari kar’na udara,
Batu seperti harta,
Harta alam semesta.
Alam yang berharga,
Indah seperti penciptanya;
Tetapi alam semesta,
Tidak ingin manusia,
114
Manusia yang berdosa,
Merusak alam semesta,
Menggunakan caranya,
Menghancurkan dunia.
Tetapi kita memiliki kesempatan kedua,
Untuk membuat alam semesta sempurna,
Buanglah sampah pada tempatnya,
Demi masa depan kita semua.
115
Keindahan Alam Indonesia
Flo Alika/5.4
Wahai alam Indonesia,
Cantik moleknya tanah airku tercinta,
Pegununganmu yang sungguh kaya,
Dengan keindahan laut yang membelalakkan mata.
116
Gunung yang menjadi buah bibir dunia,
Ratusan gunung berapi yang aktif,
Belasan gunung menantang yang menjulang tinggi,
Memacu adrenalin, membuat mata dunia tidak berpaling.
Laut Indonesia yang begitu eksotis di mata dunia,
Ribuan ikan Indonesia yang begitu menawan,
Ombak, angin yang menari dan peselancar jatuh hati,
Ohh.. betapa berharga dirimu bagi Indonesia.
117
Keindahan Pantai
Gabby Aurelia Halim/5.4
Selintas mata memandang,
Betapa indah pantaiku,
Pantai yang putih bersih dengan butiran kilau,
Pantai yang dipenuhi nuansa asri.
118
Ombak-ombak yang saling berkejaran,
Melompati air merangkak bebas,
Seakan mengatakan akulah yang terbebas,
Akulah yang terindah di antara mata memandang.
Kesejukan pantai dan keindahannya,
Seakan membius hati,
Tenang terbawa angin sepoi-sepoi,
Indahnya pantai Indonesiaku.
119
Sungai
Cecillia Cheryl/5.6
Sungai...,
engkau adalah tempat perahu-perahu kecil lewat,
engkau adalah habitat bagi hewan akuatik yang indah,
engkau selalu mengalir tiada letih,
engkau memiliki suara yang menenangkan,
pepohonan nan indah berbaris di kedua sisi menyambutmu,
bahkan engkau adalah tempat hewan-hewan darat minum,
tetapi di balik cerita indah tersebut engkau selalu tersakiti.
120
manusia mulai menebang pohon-pohon di sekitarmu,
mereka juga membuat sampah di sembarang tempat,
mereka sangat tidak bertanggung jawab atas apa yang diberikan Tuhan,
mari jaga lingkungan kita sebagai tanda terima kasih kepada Tuhan.
121
Keindahan Alam
Jocelyn Wu/5.6
Laksana sinar di pagi hari,
Sinarnya yang menyinari bumi,
Membangkitkan semangat di pagi ini;
Kicauan burung terdengar merdu,
Melihat alam ini membuatku terpaku.
122
Kurentangkan tanganku,
Kupejamkan mataku,
Kurasakan ketenangan di alamku;
Wahai Pencipta Alam,
Kekagumanku sulit ‘tuk kupendam.
Wahai manusia...,
Janganlah kaurusak keindahan ini,
Rawatlah alam ini,
Agar generasi penerus ikut menikmati,
Betapa indahnya alam ini.
123
Keindahan Alam Indonesia
Alexandra Natalie/5.9
Berambut pohon-pohon rindang,
Dikelilingi besarnya tebing tinggi,
Terlukis matahari yang terang,
Tempat yang indah seperti pelangi.
124
Gelombang laut yang menenangkan hati,
Dihiasi dengan angin yang sejuk,
Kicauan burung yang tak henti,
Mendamaikan pikiran buruk.
Pulau hijau yang memesona,
Betapa indahnya engkau,
Flora yang begitu sempurna,
Keanggunanmu yang membuat saya terpukau.
125
Indonesiaku
Janeeta/5.7
Kuasa Sang Pencipta,
Menciptakan Indonesia yang luar biasa,
Gunung-gunung yang menjulang,
Permadani hutan hijau yang menghampar.
Sungai yang mengular,
Lautan yang terbentang,
Menjadi sumber kehidupan,
Bukti kuasa Tuhan yang berkasih sayang.
126
Bentang alam Indonesia sangat beragam,
Tercipta lukisan alam yang mempesona,
Saat keindahan itu tergenggam,
Netra memandang terpana.
127
Laut yang Luas
Kaneeta Verine/5.5
Sepanjang mata jauh memandang,
Hanya hamparan biru yang memanjang,
Ditemani angin laut bertiup lembut,
Memberi kesegaran di sela-sela rambut.
128
Butiran-butiran pasir yang halus,
Seperti karpet putih menyambut lembut,
Dengan riang aku berlari-lari,
Membuatku betah dan tak ingin pergi.
Di balik laut yang begitu luas,
Di sana bernaung berjuta kehidupan,
Dengan keindahan yang tanpa batas,
Karena semua itu adalah ciptaan Tuhan.
129
Indahnya Pantai di Alam Ini
Maitri Prajna Muljawan/5.6
Aku berdiri di atas pasir yang putih,
Angin laut membelai wajahku dengan lembut,
Suara deburan ombak memanjakan telingaku.
130
Bermain, berlari di tepi pantai,
Menikmati keindahan pantai Indonesia yang memesona,
Aku tak akan pernah melupakan kenangan ini,
Saat berdiri di sini, di pantai Indonesia.
Semua ini adalah ciptaan Tuhan yang Maha Esa,
Mari jaga kelestarian alam ini,
Sebagai bentuk terima kasih kita kepada Tuhan,
Dan agar dapat dinikmati generasi berikutnya.
131
Sungai
Ivana Putri Trenggono/5.6
Dulu, kulihat air sungai jernih,
Terdapat banyak batu dan ikan di dalamnya,
Tempatku bermain bersama keluarga,
Yang akan selalu kukenang.
Aku selalu ingin ke sana,
Melihat banyak serangga cantik,
Disertai kicauan burung,
Membuat kenangan dengan keluarga.
132
Sayangnya sekarang tidak bisa, Mari kita berhenti,
Air sungai menjadi kotor , Mulailah tidak membuang sampah di sungai,
Banyak sampah yang berserakan, Agar tercipta sungai yang bersih,
Sudah tak terlihat ikan berenang. Hidup pun menjadi aman dan tenteram.
Ini adalah perbuatan manusia,
Membuang sampah di sungai,
Walaupun mereka tahu,
Apa yang akan terjadi.
Jika kita tidak berhenti,
Maka akan terjadi bencana,
Banjir pun akan melanda,
Manusia juga yang akan menderita.
133