Seorang bidan bekerjasama dengan tim PKRS yang memiliki kewenangan atas
pembuatan atau pembaharuan media edukasi.
2. Rela berkorban
Seorang bidan rela meluangkan waktunya untuk mengajukan izin pembuatan atau
pembaharuan media edukasi
3. Musyawarah/Mufakat
Dengan adanya ijin pembuatan media telah melalui proses mufakat antar bidan
dengan tim PKRS
ETIKA PUBLIK
1. Sopan
Seorang bidan harus sopan dalam bertutur kata maupun bersikap saat melakukan
koordinasi dalam pemastian ketersediaan media edukasi supaya penyediaan atau
pembaharuan media edukasi berjalan dengan baik.
2. Menjalin komunikasi yang baik
Seorang bidan menjalin hubungan baik dengan tim PKRS saat mengajukan izin
pembuatan atau pembaharuan media edukasi agar proses pembuatan media
edukasi lancar.
3. Kerjasama
Seorang bidan bekerja sama dengan tim PKRS agar terbit pemberian ijin
membuat media edukasi
KOMITMEN MUTU
1. Efektif
Dalam berkoordinasi tentang ketersediaan media edukasi dengan tim PKRS harus
disampaikan secara tepat agar tidak terjadi kesalahpahaman.
2. Komitmen
Seorang bidan berjanji kepada tim PKRS untuk melaksanakan proses pembuatan
media edukasi dengan baik.
3. Efisien
Dengan memperoleh ijin pembuatan media terlebih dahulu diharapkan proses
pembuatan berjalan efisien
ANTI KORUPSI
1. Tanggung Jawab
Seorang bidan mengajukan izin pembuatan media edukasi sesuai dengan
tanggung jawab yang diberikan.
2. Jujur
Permintaan izin terhadap pembuatan atau pembaharuan media edukasi
disampaikan dengan jujur sesuai dengan maksud dan tujuan dilakukannya
pembuatan maupun pembaharuan tersebut.
3. Kerja keras
Seorang bidan dengan penuh kerja keras meminta ijin pembuatan media
4. Keberanian
Seorang bidan bersikap berani untuk meminta ijn ke tim PKRS untuk pembuatan
media
2.3 Mengumpulkan materi dan membuat desain media edukasi
AKUNTABILITAS
41
1. Kejelasan
Materi yang digunakan untuk media edukasi tentang persiapan sebelum SC
Emergensi disusun secara jelas dan menarik.
2. Tanggung Jawab
Seorang bidan berkewajiban membuat media edukasi tentang persiapan sebelum
SC Emergensi dengan sebaik mungkin.
3. Kepemimpinan
Seorang bidan harus mampu bersikap kepemimpinan secara mandiri mencari
materi dan membuat media edukasi
4. Kepercayaan
Media edukasi yang dibuat sesuai materi agar timbul rasa kepercayaan dari
pembacanya
.NASIONALISME
1. Rela berkorban
Seorang bidan rela meluangkan waktu yang dimiliki untuk mengumpulkan
materi dan membuat desain media edukasi
2. Cinta tanah air
Seorang bidan menggunakan tata Bahasa Indonesia yang baik dan benar
sesuai dengan PUEBI
3. Gotong Royong
Dalam pembuatan media edukasi dilakukan gotong royong dengan pihak lain misal
dalam hal pencetakan
ETIKA PUBLIK
1. Cermat
Seorang bidan mengumpulkan materi dan membuat desain media edukasi dengan
teliti agar hasil maksimal.
2. Informasi yang benar
Dalam mengumpulkan materi dan membuat desain media edukasi, seorang bidan
mengumpulkan informasi sesuai dengan fakta dan teori yang berlaku
3. Sopan
Dalam membuat desain media mengunakan tutur bahasa dan gambar yang sopan
KOMITMEN MUTU
1. Inovasi
Seorang bidan membuat desain media sebagai bentuk inovasi karena selama ini
belum ada media pemberian informasi
2. Kreatif
Seorang bidan membuat desain media edukasi sebagi salah satu bentuk kreatifitas
dalam melakukan pembuatan atau pembaharuan media edukasi.
3. Jaminan mutu
Seorang bidan membuat desain media edukasi dengan kualitas yang baik agar
hasilnya menarik dan bermanfaat bagi masyarakat.
ANTI KORUPSI
1. Tanggung jawab
Dengan menyelesaikan pembuatan media edukasi dengan mengumpulkan materi
dan membuat desain media edukasi dapat menunjukkan bahwa bidan dapat
42
mengemban tugas yang sudah dilimpahkan sesuai dengan kemampuan yang
dimilikinya.
2. Jujur
Seorang bidan mengumpulkan materi media edukasi sesuai dengan teori yang
benar.
3. Kerja Keras
Seorang bidan kerja keras dalam membuat desain media
4. Kemandirian
Secara mandiri bidan menyiapkan materi dan membuat desain media edukasi
2.4 Menempatkan media edukasi di area strategis yang mudah dijangkau publik
AKUNTABILITAS
1. Tanggung Jawab
Seorang bidan bertanggung jawab terhadap peletakan atau penyimpanan media
edukasi yang sesuai tempatnya dengan rapi, tertata, dan mudah dijangkau.
2. Kejelasan
Seorang bidan meletakkan media edukasi di area strategis agar dapat terlihat
masyarakat dan dapat dimanfaatkan dengan baik
3. Keadilan
Dengan menempatkan media edukasi di tempat yang mudah dijangkau
menunjukkan sikap adil kepada masyarakat
NASIONALISME
1. Gotong royong
Seorang bidan bekerjasama dengan teman sejawat di RS dalam penempatan
media edukasi yang strategis sehingga mudah dijangkau
2. Kemanusiaan
Seorang bidan menempatkan media edukasi di tempat yang ramai agar media
edukasi dapat dimanfaatkan untuk kepentingan umum.
3. Cinta Tanah Air
Sorang bidan menempatkan media di area yang mudah dijangkau publik
menunjukkan sikap cinta tanah air
ETIKA PUBLIK
1. Rapi
Penempatan media edukasi haruslah tesusun rapi pada tempatnya sehingga
media edukasi mudah dijangkau dan dapat dimanfaatkan secara optimal.
2. Cermat
Seorang bidan dengan teliti menentukan tempat yang benar-benar strategis untuk
meletakkan media edukasi yang telah dibuat.
3. Informasi Yang Benar
Media edukasi berisi informasi yang benar sesuai teori kebidanan
KOMITMEN MUTU
1. Efektif
Penempatan media edukasi haruslah disesuaikan dengan tempat yang sering
dilewati oleh pasien dan keluarga agar dapat digunakan secara efektif.
2. Peduli
Dalam menempatkan media edukasi di tempat yang strategis, dimana banyak
43
orang yang membutuhkan media edukasi tersebut.
3. Kualitas Mutu
Media dibuat dengan kualitas sebaik mungkin
ANTI KORUPSI
1. Tanggung Jawab
Dengan menempatkan media edukasi di area strategis yang mudah dijangkau
publik menunjukkan bahwa bidan dapat mengemban tugas yang sudah
dilimpahkan sesuai dengan kemampuan yang dimilikinya.
2. Jujur
Seorang bidan benar-benar menempatkan media edukasi di area strategis yang
mudah dijangkau publik agar media edukasi tersebut mudah dijangkau oleh
pasien dan keluarga pasien.
3. Kepedulian
Seorang bidan menempatkan media edukasi ditempat strategis sebagai bentuk
kepedulian pada pasien agar banyak yang mudah menjangkaunya
Kontribusi terhadap Visi dan Misi Organisasi
Dengan dilakukan koordinasi dengan bagian Promosi Kesehatan Rumah Sakit tentang
penyediaan media edukasi yang berhubungan dengan persiapan SC Emergensi akan
memudahkan bidan dalam memberikan pelayanan. Hal tersebut berkontribusi pada
pencapaian misi RS yang mengacu kepada misi Pemda Sleman, yakni “Meningkatkan
kualitas sumber daya manusia melalui pelayanan pendidikan dan kesehatan yang
berkualitas dan terjangkau ”.
Penguatan Nilai Organisasi
Inovatif :
Dengan melaksanakan pembuatan atau pembaharuan media edukasi tentang persiapan
sebelum SC Emergensi seorang bidan sudah menunjukkan sikap inovatif.
Yakin dan percaya diri
Seorang bidan melaksanakan pembuatan atau pembaharuan media edukasi tentang
persiapan sebelum SC Emergensi yakin dan percaya diri dengan kemampuan yang
dimiliki agar hasil maksimal.
Makna yang diperoleh secara pribadi dalam kegiatan ini :
Pelaksanaan kegiatan ini didasarkan dengan menerapkan nilai-nilai ANEKA dalam sub
bab kegiatannya. kegiatan pembuatan media edukasi ini memberikan penulis untuk
berinovasi dalam membuat poster dan leafletyang membutuhkan ketelitian dan
kreatifitas yang tinggi, dan senantiasa menjaga sopan santun saat konsultasi dengan
tim PKRS. Segala sesuatu yang dikerjakan dapat memberikan penulis untuk lebih
bertanggung jawab dalam melaksanakan kegiatan dengan adanya laporan..
Yogyakarta, 20 November 2021
Disetujui oleh,
Mentor
Hendra Ari Wibawa, S.Kep. Ners.
NIP. 198802062010011004
44
BUKTI FISIK LAPORAN PELAKSANAAN KEGIATAN 2
Melakukan pembuatan atau pembaharuan media edukasi tentang persiapan sebelum
SC Emergensi
2.1 Memastikan ketersediaan media edukasi tentang persiapan ibu sebelum SC
emergensi kepada bagian Promosi Kesehatan
Gambar 12 : Data media poster Gambar 13 : Data media leaflet RSUD Sleman
2.2 Mengajukan izin pembuatan atau pembaharuan media edukasi kepada bagian
Promosi Kesehatan
Gambar 14: Surat Izin Pembuatan Media Edukasi
45
2.3 Mengumpulkan materi dan membuat desain media edukasi
Gambar 15 : Materi media edukasi
Gambar 16 : Media edukasi poster Gambar 17 : Media Edukasi leaflet
46
Gambar 18 : Mendesain leaflet dan poster
Gambar 19: Konsultasi desain media edukasi dengan PKRS
47
2.4 Menempatkan media edukasi di area strategis yang mudah dijangkau publik
Gambar 20 : Penempatan media di area yang mudah dijangkau pasien
48
3. Aktualisasi Nilai-Nilai Dasar Profesi PNS Kegiatan 3
Kegiatan/ Sub Kegiatan/ Kegiatan
Output Melakukan usulan pembaharuan Check List Verifikasi
Pasien Operasi
Sub Kegiatan
a. Memastikan ketersediaan Check List Verifikasi
Pasien Operasi kepada bagian Instalasi Gawat
Darurat
b. Mengajukan izin usulan usulan pembaharuan Check
List Verifikasi Pasien Operasi kepada bagian Instalasi
Gawat Darurat
c. Mengumpulkan materi usulan pembaharuan Check
List Verifikasi Pasien Operasi
d. Melakukan konsultasi usulan pembaharuan Check
List Verifikasi Pasien Operasi pada bagian Instalasi
Gawat Darurat
Output: Tersedianya usulan pembaharuan check list
Verifikasi Pasien Operasi
Tanggal 21 November 2021 – 29 November 2021
Tingkat Capaian Kegiatan melakukan usulan pembaharuan Check List
Verifikasi Pasien Operasi dengan pencapaian 100%
Deskripsi Proses Kegiatan melakukan usulan pembaharuan Check List
Verifikasi Pasien Operasi dilaksanakan oleh CPNS bidan
meliputi tahapan sebagai berikut :
1. Memastikan ketersediaan Check List Verifikasi
Pasien Operasi kepada bagian Instalasi Gawat
Darurat
Seorang CPNS bidan sebelum membuat /
memperbaharui Check List Verifikasi Pasien Operasi,
memastikan terlebih dahulu ketersediaan Check List
Verifikasi Pasien Operasi kepada bagian Instalasi Gawat
Darurat. Kegiatan ini berlangsung pada tanggal 22
November 2021 di ruang instalasi gawat darurat.
2. Mengajukan izin usulan pembaharuan Check List
Verifikasi Pasien Operasi kepada bagian Instalasi
Gawat Darurat
49
Seorang CPNS bidan mengajukan izin usulan
pembaharuan Check List Verifikasi Pasien Operasi
kepada bagian Instalasi Gawat Darurat. Surat Izin ini
tertanggal 22 November 2021 yang diberikan secara
langsung kepada kepala ruang IGD.
3. Mengumpulkan materi usulan pembaharuan Check
List Verifikasi Pasien Operasi
Seorang CPNS bidan mengumpulkan materi tentang
Check List Verifikasi Pasien Operasi. Materi checklist
diperoleh dari Tim PPI dan disesuaikan dengan SOP
pemberian informasi pada pasien tentang persiapan SC
Emergensi yang telah dibuat.
4. Melakukan konsultasi usulan pembaharuan Check
List Verifikasi Pasien Operasi pada bagian Instalasi
Gawat Darurat
Seorang CPNS bidan melakukan konsultasi usulan
kepada atasan langsung untuk mendapatkan saran /
masukkan tentang check list verifikasi pasien yang
sudah diperbaharui, berlangsung pada tangal 29
November 2021 di ruang IGD. Konsultasi ini
menghasilkan dukungan kepada penulis, sehingga akan
memperlancar kegiatan aktualisasi ini.
Hambatan Hambatan yang dihadapi adalah mengumpulkan materi
usulan Check List Verifikasi Pasien Operasi agar sesuai
dengan teori kebidanan dan materi pencegahan infeksi.
Solusi Berkonsultasi dengan atasan langsung, kemudian
mendapat saran untuk mempelajari materi pencegahan
infeksi.
Daftar Lampiran 1. Check List yang tersedia
2. Surat Izin Usulan Pembaharuan
3. Materi usulan Check list
4. Foto Konsultasi dengan Kepala Ruang IGD
5. Usulan pembaharuan Check List Verfikasi Pasien
Operasi
Penjelasan Keterkaitan Kegiatan / Sub Kegiatan dengan Nilai-Nilai Pelatihan Dasar
PNS
Kegiatan:
50
Melakukan usulan pembaharuan Check List Verifikasi Pasien Operasi
Manajemen ASN
Implementasi manajemen ASN dalam usulan pembaharuan Check List Verifikasi Pasien
Operasi adalah dalam mencari referensi harus akurat dan teliti.
Pelayanan Publik
Implementasi pelayanan publik dalam usulan pembaharuan Check List Verifikasi Pasien
Operasi adalah dapat mendapatkan informasi yang up to date dan sesuai dengan teori.
Whole of Government (WOG)
Implementasi whole of government adalah dalam usulan pembaharuan Check List
Verifikasi Pasien Operasi seorang bidan melakukan koordinasi atasan langsung agar
dapat di berikan krtik dan saran.
Sub Kegiatan :
3.1 Memastikan ketersediaan Check List Verifikasi Pasien Operasi kepada bagian
Instalasi Gawat Darurat
AKUNTABILITAS
1. Kejelasan
Seorang bidan hendaknya memastikan ketersediaan check list verifikasi pasien
operasi untuk mendapatkan informasi secara jelas tentang panduan yang dapat
digunakan dalam upaya promotif.
2. Tanggung jawab
Seorang bidan melaksanakan kewajibannya untuk memastikan ketersediaan check
list verifikasi pasien operasi di bagian tim IGD dengan baik
3. Transparansi
Seorang bidan mencari ketersediaan check list verifikasi pasien operasi dengan
jujur tidak ada yang ditutup tutupi.
NASIONALISME
1. Gotong royong
Dalam melaksanakan koordinasi pemastian ketersediaan, seorang bidan berupaya
menjalin kerja sama yang baik
2. Musyawarah mufakat
Seorang bidan berkoordinasi dengan tim IGD yang memiliki kewenangan dalam
penyediaan check list verifikasi pasien operasi agar proses pembaharuan
berlangsung optimal
3. Rela berkorban
Seorang bidan rela berkorban meluangkan waktunya untuk mencari ketersediaan
penyediaan check list verifikasi pasien operasi
ETIKA PUBLIK
1. Sopan
Seorang bidan harus sopan dalam bertutur kata maupun bersikap saat melakukan
koordinasi dalam pemastian ketersediaan check list verifikasi pasien operasi
supaya penyediaan atau pembaharuan check list verifikasi pasien operasi berjalan
dengan baik.
2. Hormat
Pada saat melaksanakan koordinasi dengan tim IGD, seorang bidan hendaknya
selalu bersikap menghormati masukan atau keputusan yang diberikan oleh tim
IGD
51
3. Gotong Royong
Dalam mencari ketersediaan check list verifikasi pasien operasi bidan bergotong
royong dengan tim IGD
KOMITMEN MUTU
1. Efektif
Dalam berkoordinasi tentang ketersediaan check list verifikasi pasien operasi
kepada tim IGD harus disampaikan secara tepat agar tidak terjadi
kesalahpahaman.
2. Inovasi
Seorang bidan menyampaikan pembaharuan check list verifikasi pasien operasi
3. Kualitas
Dengan diketahuinya check list verifikasi pasien operasi diharapkan akan
meningkatkan kualitas pembaharuan selanjutnya
ANTI KORUPSI
1. Tanggung Jawab
Seorang bidan memastikan ketersediaan media edukasi yang tersedia di IGD
sesuai dengan tugas yang sudah dipercayakan kepada bidan.
2. Jujur
Seorang bidan tidak berbohong dalam menyampaikan tujuan dan maksud
dilakukannya koordinasi mengenai ketersediaan check list verifikasi pasien
operasi supaya tim IGD dapat mengetahui keseluruhan rencana kegiatan.
3. Berani
Seorang bidan melaksanakaan koordinasi dengan tim IGD dengan percaya diri.
3.2 Mengajukan izin usulan usulan pembaharuan Check List Verifikasi Pasien
Operasi kepada bagian Instalasi Gawat Darurat
AKUNTABILITAS
1. Kejelasan
Sebelum melakukan usulan pembaharuan check list verifikasi pasien operasi,
seorang bidan meminta izin terlebih dahulu dan menjelaskan secara jelas,
terbuka, dan jujur tentang maksud dan tujuan dilakukannya pembuatan atau
pembaharuan media edukasi tersebut.
2. Transparansi
Seorang bidan dalam mengajukan izin pembaharuan check list verifikasi pasien
operasi kepada Kepala Ruang IGD dengan terbuka, tanpa ada yang ditutup-tutupi.
3. Tanggung jawab
Seorang bidan dalam meminta ijin usulan pembaharuan disertai rasa
tanggungjawab untuk menyelesaikan tugas pembaharuan check list verifikasi
pasien operasi
NASIONALISME
1. Gotong royong
Seorang bidan bekerjasama dengan atasan langsung (Kepala Ruang IGD) yang
memiliki kewenangan atas pembaharuan check list verifikasi pasien operasi
2. Rela berkorban
Seorang bidan rela meluangkan waktunya untuk mengajukan izin usulan
pembaharuan check list verifikasi pasien operasi.
3. Musyawarah mufakat
52
Seorang bidan melakukan musyawarah mufakat dalam meminta ijin pembaharuan
ETIKA PUBLIK
1. Sopan
Seorang bidan harus sopan dalam bertutur kata maupun bersikap saat melakukan
koordinasi dalam pemastian ketersediaan check list verifikasi pasien operasi
supaya penyediaan dan pembaharuan check list verifikasi pasien operasi berjalan
dengan baik.
2. Menjalin komunikasi yang baik
Seorang bidan menjalin hubungan baik dengan Kepala Ruang IGD saat
mengajukan izin usulan pembaharuan agar proses berjalan lancar.
3. Kerjasama
Seorang bidan bekerjasama dengan Kepala Ruang IGD saat mengajukan izin
usulan pembaharuan agar proses berjalan lancar
KOMITMEN MUTU
1. Efektif
Dalam berkoordinasi tentang ketersediaan check list verifikasi pasien operasi
dengan tim IGD harus disampaikan secara tepat agar tidak terjadi
kesalahpahaman.
2. Komitmen
Seorang bidan berjanji kepada tim IGD untuk melaksanakan proses usulan
pembaharuan check list verifikasi pasien operasi dengan baik.
3. Efisien
Dalam berkoordinasi tentang ketersediaan check list verifikasi pasien operasi
dengan tim IGD harus disampaikan secara efisien agar tidak terjadi
kesalahpahaman.
ANTI KORUPSI
1. Tanggung Jawab
Seorang bidan mengajukan izin usulan pembaharuan check list verifikasi pasien
operasi sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan.
2. Jujur
Permintaan izin terhadap usulan pembaharuan check list verifikasi pasien operasi
disampaikan dengan jujur sesuai dengan maksud dan tujuan dilakukannya
pembuatan maupun pembaharuan tersebut.
3. Kerja keras
Seorang bidan mengajukan izin usulan pembaharuan check list verifikasi pasien
operasi sesuai dengan penuh kerja keras
3.3 Mengumpulkan materi usulan pembaharuan Check List Verifikasi Pasien
Operasi
AKUNTABILITAS
1. Kejelasan
Materi yang digunakan untuk usulan pembaharuan check list verifikasi pasien
operasi dilakukan secara jelas.
2. Tanggung Jawab
Seorang bidan berkewajiban membuat usulan pembaharuan check list verifikasi
pasien operasi dengan sebaik mungkin
3. Keseimbangan
53
Materi yang digunakan untuk usulan pembaharuan check list verifikasi pasien
operasi dilakukan secara seimbang
.NASIONALISME
1. Rela berkorban
Seorang bidan rela meluangkan waktu yang dimiliki untuk mengumpulkan
materi dan membuat usulan pembaharuan check list verifikasi pasien operasi
2. Cinta tanah air
Seorang bidan menggunakan tata Bahasa Indonesia yang baik dan benar
sesuai dengan PUEBI
3. Musyawarah/mufakat
Dengan penyediaan materi melalui musyawarah dan mufakat dengan atasan
langsung
ETIKA PUBLIK
1. Cermat
Seorang bidan mengumpulkan materi dan membuat usulan pembaharuan
check list verifikasi pasien operasi dengan teliti agar hasil maksimal.
2. Informasi yang benar
Dalam mengumpulkan materi dan membuat usulan pembaharuan check list
verifikasi pasien operasi, seorang bidan mengumpulkan informasi sesuai
dengan fakta dan teori yang berlaku.
3. Berdaya Guna
Dalam mengumpulkan materi dan membuat usulan pembaharuan check list
verifikasi pasien operasi, seorang bidan memperhatikan manfaatnya untuk
pubik
KOMITMEN MUTU
1. Kreatif
Seorang bidan dalam membuat usulan pembaharuan check list verifikasi
pasien operasi sebagai salah satu bentuk kreatifitas dalam melakukan
pembaharuan check list verifikasi pasien operasi.
2. Kualitas mutu
Seorang bidan membuat usulan pembaharuan check list verifikasi pasien
operasi dengan kualitas yang baik agar hasilnya menarik dan bermanfaat
bagi masyarakat.
3. Efektif
Seorang bidan dalam membuat usulan harus efektif agar tindakan yang
dilakukan dapat tepat
ANTI KORUPSI
1. Tanggung Jawab
Dengan menyelesaikan usulan pembaharuan check list verifikasi pasien
operasi dapat menunjukkan bahwa bidan dapat mengemban tugas yang
sudah dilimpahkan sesuai dengan tanggung jawab yang dimilikinya.
2. Jujur
Seorang bidan mengumpulkan materi usulan pembaharuan check list
verifikasi pasien operasi sesuai dengan teori yang benar.
3. Kerja Keras
Seorang bidan penuh kerja keras mengumpulkan materi pembaharuan check
list verifikasi pasien operasi
54
3.4 Melakukan konsultasi usulan pembaharuan Check List Verifikasi Pasien
Operasi pada bagian Instalasi Gawat Darurat
AKUNTABILITAS
1. Kejelasan
Materi yang digunakan untuk usulan pembaharuan check list verifikasi pasien
operasi secara jelas dan menarik.
2. Transparansi
Seorang bidan dalam membuat usulan pembaharuan check list verifikasi pasien
operasi dikonsutasikan kepada tim IGD dengan terbuka, tanpa ada yang ditutup-
tutupi.
3. Tanggung Jawab
Seorang bidan penuh tanggung jawab berkonsultasi terlebih dahulu dalam
pembaharuan check list verifikasi pasien operasi
NASIONALISME
1. Gotong royong
Seorang bidan berkonsultasi dengan atasan langsung (Kepala Ruang IGD) yang
memiliki kewenangan atas pembaharuan check list verifikasi pasien operasi
2. Rela berkorban
Seorang bidan rela meluangkan waktunya untuk konsultasi usulan pembaharuan
check list verifikasi pasien operasi
3. Musyawarah Mufakat
Seorang bidan berkonsultasi dengan mengedepankan azas musyawarah dan
mufakat dengan atasan langsung (Kepala Ruang IGD)
ETIKA PUBLIK
1. Sopan
Seorang bidan harus sopan dalam bertutur kata maupun bersikap saat melakukan
konsultasi
2. Menjalin komunikasi yang baik
Seorang bidan menjalin hubungan baik dengan tim IGD saat konsultasi, mau
menerima kritik dan saran agar konsultasi usulan pembaharuan check list verifikasi
pasien operasi berjalan lancar.
3. Informasi Yang Benar
Seorang bidan saat berkonsultasi memberikan informasi yang benar
KOMITMEN MUTU
1. Efektif
Dalam berkonsultasi tentang usulan pembaharuan check list verifikasi pasien
operasi dengan tim IGD harus disampaikan secara tepat agar tidak terjadi kesalah
pahaman.
2. Komitmen
Seorang bidan berjanji kepada Kepala Ruang IGD untuk melaksanakan proses
usulan pembaharuan check list verifikasi pasien operasi dengan baik.
3. Kualitas
Konsultasi dilakukan agar diharapkan pembaharuan check list verifikasi pasien
operasi memiliki kualitas yang baik
ANTI KORUPSI
55
1. Tanggung jawab
Seorang bidan melakukan konsultasi usulan pembuatan pembaharuan check list
verifikasi pasien operasi sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan.
2. Jujur
Seorang bidan dalam melakukan konsultasi usulan pembaharuan check list
disampaikan dengan jujur sesuai dengan maksud dan tujuan dilakukannya
pembuatan tersebut.
3. Kerja Keras
Seorang bidan dalam melakukan konsultasi usulan pembaharuan check list
menunjukkan sikap kerja keras
Kontribusi terhadap Visi dan Misi Organisasi
Koordinasi dengan bagian Instalasi Gawat Darurat tentang usulan pembaharuan check
list verifikasi pasien operasi secara baik berguna dalam penyiapan pasien sebelum SC
Emergensi secara cepat dan tepat. Hal tersebut berkontribusi pada pencapaian misi RS
yang mengacu kepada misi Pemda Sleman, yakni “Meningkatkan kualitas sumber daya
manusia melalui pelayanan pendidikan dan kesehatan yang berkualitas dan terjangkau ”
Penguatan Nilai Organisasi
Rela melayani :
Seorang bidan menunjukkan sikap rela melayani pasien dengan melakukan usulan
pembaharuan check list verifikasi pasien operasi untuk meningkatkan pelayanan.
Inovatif :
Dengan melaksanakan usulan pembaharuan check list verifikasi pasien operasi seorang
bidan sudah menunjukkan sikap inovatif.
Yakin dan percaya diri
Seorang bidan melaksanakan usulan pembaharuan check list verifikasi pasien operasi
dengan yakin dan percaya diri dengan kemampuan yang dimiliki agar hasil maksimal
Makna yang diperoleh secara pribadi dalam kegiatan ini:
Pelaksanaan kegiatan ini didasarkan dengan menerapkan nilai-nilai ANEKA dalam sub
bab kegiatannya. Makna yang diambil dari kegiatan pembaharuan check List verifikasi
pasien operasi yaitu bertanggung jawab dan cermat dalam melakukan pekerjaan
sehari-hari. Senantiasa bersikap sopan santun dalam berinterkasi dan berkomunikasi
dengan atasan maupun rekan kerja. Segala sesuatu yang dikerjakan dapat memberikan
penulis untuk lebih bertanggung jawab dalam melaksanakan kegiatan dengan adanya
panduan.
Yogyakarta, 29 November 2021
Disetujui oleh,
Mentor
Hendra Ari Wibawa, S.Kep. Ners.
NIP. 198802062010011004
56
BUKTI FISIK LAPORAN PELAKSANAAN KEGIATAN 3
Melakukan usulan pembaharuan Check List Verifikasi Pasien Operasi
3.1 Memastikan ketersediaan Check List Verifikasi Pasien Operasi kepada bagian
Instalasi Gawat Darurat
Gambar 21: Screenshot Check List yang tersedia
3.2 Mengajukan izin usulan usulan pembaharuan Check List Verifikasi Pasien
Operasi kepada bagian Instalasi Gawat Darurat
Gambar 22: Surat Izin Usulan Pembaharuan
57
3.3 Mengumpulkan materi usulan pembaharuan Check List Verifikasi Pasien Operasi
Gambar 23 : Materi Check list
3.4 Melakukan konsultasi usulan pembaharuan Check List Verifikasi Pasien Operasi
pada bagian Instalasi Gawat Darurat
Hari/Tanggal : Senin, 29 November 2021
Tempat : IGD RSUD Sleman
Waktu : 08.00-08.30
Kegiatan : Konsultasi usulan pembaharuan Check List
Gambar 24: Foto Konsultasi dengan Kepala Ruang IGD
58
4. Aktualisasi Nilai-Nilai Dasar Profesi PNS Kegiatan 4
Kegiatan /Sub Kegiatan / Kegiatan
Output Melaksanakan sosialisasi pada bidan Instalasi Gawat
Darurat tentang media pemberian edukasi pada ibu tentang
persiapan sebelum SC Emergensi
Sub Kegiatan:
a. Melakukan koordinasi dengan rekan bidan mengenai
pelaksanaan sosialisasi
b. Mengumpulkan materi untuk sosialisasi media
pemberian edukasi pada ibu tentang persiapan
sebelum SC Emergensi
c. Melakukan koordinasi dengan bidan Instalasi Gawat
Darurat dalam menentukan waktu dan tempat untuk
melakukan sosialisasi
d. Melaksanakan sosialisasi media tentang pemberian
informasi pada ibu tentang persiapan ibu sebelum SC
Emergensi
Output:
Terlaksananya sosialisasi media pemberian edukasi pada
ibu tentang persiapan sebelum SC Emergensi
Tanggal 28 November 2021 – 4 Desember 2021
Tingkat Capaian Tercapai 100% kegiatan sosialisasi pada bidan Instalasi
Gawat Darurat tentang media pemberian edukasi pada ibu
tentang persiapan sebelum SC Emergensi
Deskripsi Proses Kegiatan melaksanakan sosialisasi pada bidan Instalasi
Gawat Darurat tentang media pemberian edukasi pada ibu
tentang persiapan sebelum SC Emergensi dilaksanakan oleh
CPNS bidan meliputi tahapan sebagai berikut :
1. Melakukan koordinasi dengan rekan bidan
mengenai pelaksanaan sosialisasi
Seorang CPNS bidan melakukan koordinasi dengan
beberapa rekan bidan lain untuk menentukan waktu
yang tepat dalam bersosialisasi. Kegiatan ini
berlangsung tanggal 30 November 2021 dengan
diskusi bersama rekan bidan lain, di dapatkan hasil
rencana sosialisasi 4 Desember 2021 di ruang
59
Hambatan pertemuan IGD RSUD Sleman.
Solusi 2. Mengumpulkan materi untuk sosialisasi media
pemberian edukasi pada ibu tentang persiapan
sebelum SC Emergensi
Seorang CPNS bidan mengumpulkan materi untuk
sosialisasi agar materi yang disampaikan sesuai teori
dan panduan sama, serta mensosialisasikan media
yang digunakan dalam pemberian informasi. Materi
dalam sosialisasi ini adalah SOP pemberian informasi
tentang persiapan sebelum SC Emergensi dan media
edukasi berupa poster serta leaflet.
3. Melakukan koordinasi dengan bidan Instalasi
Gawat Darurat dalam menentukan waktu dan
tempat untuk melakukan sosialisasi
Seorang CPNS bidan melakukan koordinasi dengan
beberapa rekan bidan lain untuk menentukan tempat
dan waktu yang tepat dalam bersosialisasi, kegiatan
ini terlaksana pada tanggal 30 November 2021, dan
undangan dibagikan secara pesan elektronik
(Whatsapp melalui grup Bidan IGD.
4. Melaksanakan sosialisasi media tentang
pemberian informasi pada ibu tentang persiapan
ibu sebelum SC Emergensi
Seorang CPNS bidan melakukan sosialisasi kepada
rekan bidan lain sesuai jadwal dan tempat yang
disepakati, setelah sebelumnya membagikan
undangan menggunakan pesan elektronik
(Whatsapp). Sosialisasi terlaksana pada tanggal 4
Desember 2021 di Ruang Pertemuan IGD pada pukul
14.30-15.30. Materi yang disosialisasikan berupa
SOP dan media edukasi yang digunakan dalam
pemberian informasi pada pasien tentang persiapan
SC Emergensi.
Hambatan yang dihadapi adalah terdapat peserta yang tidak
hadir.
Solusi yang dilakukan adalah mengirim pesan secara
60
elektronik (WhatsApp) materi sosialisasi berupa SOP dan
media edukasi yang digunakan ke peserta yang tidak
dapathadir dalam sosialisasi.
Daftar Lampiran 1. Foto Koordinasi Jadwal dengan rekan bidan
2. Materi sosialisasi (SOP dan Media Edukasi )
3. Undangan Sosialisasi
4. Foto Kegiatan Sosialisasi
Penjelasan Keterkaitan Kegiatan / Sub Kegiatan dengan Nilai-Nilai Pelatihan Dasar
PNS
Kegiatan:
Melaksanakan sosialisasi pada bidan Instalasi Gawat Darurat tentang media
pemberian edukasi pada ibu tentang persiapan sebelum SC Emergensi
Manajemen ASN
Implementasi manajemen ASN dalam koordinasi dengan rekan bidan mengenai
pelaksanaan sosialisasi adalah dalam pembuatan jadwal pelaksanaan dapat disepakati
waktu dan tempat sosialisasi agar berjalan efektif dan efisien, dalam penyusunan materi
sosialisasi media pada Bidan Instalasi Gawat Darurat tentang pemberian edukasi pada ibu
tentang persiapan sebelum SC Emergensi pada harus sesuai dengan teori. Seorang
bidan juga harus membuat sosialisasi seinovatif mungkin agar pasien tertarik dengan
materi demonstrasi
Pelayanan Publik
Implementasi pelayanan publik dalam melakukan koordinasi dengan rekan bidan
mengenai pelaksanaan sosialisasi dimaksudkan agar terdapat panduan dalam
memberikan pelayanan sebelum SC Emergensi
Whole of Government (WOG)
Implementasi whole of government adalah dalam pelaksanaan melakukan koordinasi
dengan rekan bidan mengenai pelaksanaan sosialisasi, seorang bidan melakukan
koordinasi dengan rekan bidan di Instalasi Gawat Darurat agar kegiatan dapat berjalan
dengan baik dan lancar.
Sub Kegiatan
4.1 Melakukan koordinasi dengan rekan bidan mengenai pelaksanaan sosialisasi
AKUNTABILITAS
1. Transparansi
Dalam melaksanakan koordinasi dengan rekan bidan seruangan, seorang bidan
memaparkan rencana pelaksanaan sosialisasi dengan transparan dan terbuka, apa
adanya sesuai dengan rencana
2. Kejelasan
Dalam melaksanakan koordinasi dengan rekan bidan seruangan, seorang bidan
memaparkan rencana pelaksanaan sosialisasi dengan detail agar tidak terjadi
kesalahpahaman.
3. Tanggung Jawab
Koordinasi dilakukan dengan penuh tanggung jawab
61
NASIONALISME
1. Musyawarah mufakat
Dalam melaksanakan koordinasi dengan rekan bidan seruangan harus mencapai
kesepakatan agar tujuan kegiatan dapat tercapai.
2. Gotong royong
Seorang bidan melakukan Kerjasama dengan rekan bidan seruangan agar kegiatan
dapat terlaksana dengan lancar dan hasil oprtimal.
3. Toleransi
Pada saat melaksanakan koordinasi dengan rekan bidan seruangan, seorang bidan
hendaknya selalu menghargai masukan atau keputusan yang diberikan supaya
pelayanan tetap berjalan dengan baik.
ETIKA PUBLIK
1. Sopan
Seorang bidan harus sopan dalam bertutur kata maupun bersikap saat melakukan
koordinasi dengan rekan bidan seruangan agar pelaksanaan kegiatan dapat berjalan
lancar.
2. Menjalin komunikasi yang baik
Seorang bidan menjalin hubungan baik dengan dengan rekan bidan seruangan agar
proses pelaksanaan kegiatan dapat berjalan lancar.
3. Kerjasama
Seorang bidan menjalin kerjasama dengan dengan rekan bidan seruangan agar
proses pelaksanaan kegiatan dapat berjalan lancar.
KOMITMEN MUTU
1. Komitmen
Seorang bidan berjanji kepada rekan bidan seruangan untuk melaksanakan kegiatan
sosialisasi tentang media pemberian informasi pada ibu tentang persiapan sebelum
SC Emergensi sebaik mungkin.
2. Efisien
Seorang bidan melaksanakan koordinasi dengan rekan bidan seruangan dengan
memanfaatkan waktu yang ada semaksimal mungkin
3. Efektif
Seorang bidan melaksanakan koordinasi dengan rekan bidan seruangan seefektif
mungkin
ANTI KORUPSI
1. Tanggung Jawab
Seorang bidan melaksanakan koordinasi dengan rekan bidan seruangan terkait
sosialisasi tentang media pemberian informasi pada ibu tentang persiapan sebelum
SC Emergensi agar tugas tersebut dapat terlaksana dengan baik
2. Jujur
Seorang bidan melaksanakan koordinasi dengan rekan bidan terkait rencana
sosialisasi tentang dengan menyampaikan gagasan sesuai dengan rancangan
aktualisasi yang dimiliki
3. Kerja Keras
Seorang bidan melaksanakan koordinasi dengan rekan bidan seruangan dengan
penuh kerja keras
4.2 Mengumpulkan materi untuk sosialisasi media pemberian edukasi pada ibu
62
tentang persiapan sebelum SC Emergensi
AKUNTABILITAS
1. Kejelasan
Materi yang dikumpulkan harus lengkap dan jelas sehingga materi sosialisasi dapat
diterima oleh bidan tanpa kesalahpahaman.
2. Tanggung Jawab
Seorang bidan memberikan sosialisasi pada bidan merupakan bentuk tanggung
jawab untuk saling berbagi ilmu pada rekan sejawat.
3. Keseimbangan
Materi yang dikumpulkan harus seimbang dan jelas sehingga materi sosialisasi dapat
diterima dengan baik
NASIONALISME
1. Patriotisme
Seorang bidan pada saat mengumpulkan materi untuk demonstrasi tentang
persiapan sebelum SC Emergensi harus semangat pantang menyerah agar hasil
maksimal.
2. Rela berkorban
Seorang bidan rela meluangkan waktu secara khusus untuk dapat fokus dalam
menyelesaikan materi untuk demonstrasi tentang SC Emergensi
3. Cinta Tanah Air
Seorang bidan pada saat membuat materi untuk sosialisasi menggunakan bahasa
yang baik dan benar
ETIKA PUBLIK
1. Cermat
Seorang bidan dalam mengumpulkan materi untuk sosialisasi tentang persiapan
sebelum SC Emergensi harus teliti dan disesuaikan dengan kebutuhan ibu dengan
persalinan SC
2. Informasi yang benar
Seorang bidan dalam mengumpulkan materi untuk sosialisasi tentang persiapan
sebelum SC Emergensi harus sesuai dengan teori yang berlaku agar tidak terjadi
kesalahpahaman
3. Sopan
Dalam mengumpulkan materi bersikap sopan
KOMITMEN MUTU
1. Kreatifitas
Seorang bidan mengumpulkan materi untuk sosialisasi tentang persiapan sebelum
SC Emergensi dan merancang demonstrasi semenarik mungkin agar pendengar
tertarik dan tidak bosan
2. Kualitas mutu
Seorang bidan dalam mengumpulkan materi untuk sosialisasi tentang persiapan
sebelum SC Emergensi dengan baik akan meningkatkan kualitas sosialisasi.
3. Efektifitas
Seorang bidan dalam mengumpulkan materi untuk sosialisasi agar informasi ya ng
diberikan efektif saat sosialisasi
63
ANTI KORUPSI
1. Tanggung jawab
Dengan menyelesaikan materi untuk sosialisasi tentang persiapan sebelum SC
Emergensi, seorang bidan dapat mengemban tugas yang sudah dilimpahkan sesuai
dengan tanggung jawab yang dimilikinya.
2. Jujur
Seorang bidan mengumpulkan materi untuk sosialisasi tentang persiapan sebelum
SC Emergensi sesuai dengan teori dan praktik yang benar.
3. Kerja Keras
Seorang bidan bekerja keras dalam mengumpulkan materi sosialisasi
4.3 Melakukan koordinasi dengan bidan Instalasi Gawat Darurat dalam menentukan
waktu dan tempat untuk melakukan sosialisasi
AKUNTABILITAS
1. Transparansi
Dalam melaksanakan koordinasi dengan rekan bidan seruangan, seorang bidan
memaparkan rencana pelaksanaan sosialisasi dengan transparan dan terbuka,
apa adanya sesuai dengan rencana
2. Kejelasan
Dalam melaksanakan koordinasi dengan rekan bidan seruangan, seorang bidan
memaparkan rencana pelaksanaan sosialisasi dengan detail agar tidak terjadi
kesalahpahaman.
3. Tanggung Jawab
Seorang bidan melakukan koordinasi dengan penuh tanggung jawab
NASIONALISME
1. Musyawarah mufakat
Dalam melaksanakan koordinasi dengan rekan bidan seruangan harus mencapai
kesepakatan agar tujuan kegiatan dapat tercapai.
2. Gotong royong
Seorang bidan melakukan kerjasama dengan rekan bidan seruangan agar kegiatan
dapat terlaksana dengan lancar dan hasil optimal.
3. Toleransi
Pada saat melaksanakan koordinasi dengan rekan bidan seruangan, seorang bidan
hendaknya selalu menghargai masukan atau keputusan yang diberikan supaya
pelayanan tetap berjalan dengan baik.
ETIKA PUBLIK
1. Sopan
Seorang bidan harus sopan dalam bertutur kata maupun bersikap saat melakukan
koordinasi dengan rekan bidan seruangan agar pelaksanaan kegiatan dapat berjalan
lancar.
2. Menjalin komunikasi yang baik
Seorang bidan menjalin hubungan baik dengan rekan bidan seruangan agar proses
pelaksanaan kegiatan dapat berjalan lancar.
3. Kerjasama
Seorang bidan melakukan kerjasama dengan rekan bidan seruangan agar proses
64
pelaksanaan kegiatan dapat berjalan lancar.
KOMITMEN MUTU
1. Komitmen
Seorang bidan berjanji kepada rekan bidan seruangan untuk melaksanakan kegiatan
sosialisasi tentang pemberian informasi pada ibu tentang persiapan sebelum SC
Emergensi sebaik mungkin.
2. Efisien
Seorang bidan melaksanakan koordinasi dengan rekan bidan seruangan dengan
memanfaatkan waktu yang ada semaksimal mungkin
3. Efektif
Seorang bidan melaksanakan koordinasi dengan rekan bidan seruangan dengan
efektif.
ANTI KORUPSI
1. Tanggung Jawab
Seorang bidan melaksanakan koordinasi dengan rekan bidan seruangan terkait
sosialisasi tentang SOP pemberian informasi pada ibu tentang persiapan sebelum
SC Emergensi agar tugas tersebut dapat terlaksana dengan baik
2. Jujur
Seorang bidan melaksanakan koordinasi dengan rekan bidan terkait rencana
sosialisasi tentang dengan menyampaikan gagasan sesuai dengan rancangan
aktualisasi yang dimiliki
3. Kerja Keras
Dengan kerja keras bidan berkoordinasi untuk perencanaan sosialisasi
4.4 Melaksanakan sosialisasi media tentang pemberian informasi pada ibu tentang
persiapan ibu sebelum SC Emergensi
AKUNTABILITAS
1. Kejelasan
Seorang bidan dalam memberikan sosialisasi harus secara jelas dengan baik dan
benar.
2. Tanggung Jawab
Seorang bidan memberikan sosialisasi SOP persiapan sebelum SC Emergensi
sebagai bukti tanggung jawab pada profesinya.
3. Kepemimpinan
Seorang bidan memberikan sosialisasi dengan menunjukkan sikap kepemimpinan
selama memberi sosialisasi
4. Keadilan
Seorang bidan telah bersikap adil kepada teman sejawat karena melaksanakan
sosialisasi bersama-sama tanpa membedakan pangkat/golongan.
NASIONALISME
1. Patriotisme
Seorang bidan melaksanakan sosialisasi dengan semangat pantang menyerah untuk
memberikan informasi kepada bidan tentang SOP pemberian informasi pada ibu
65
dengan rencana persalinan SC Emergensi
2. Toleransi
Seorang bidan memberikan sosialisasi dengan tidak membeda-bedakan satu sama
lain menurut SARA.
3. Cinta Tanah Air
Dalam melakukan sosiaslisasi menggunakan tata bahasa yang baik dan benar
ETIKA PUBLIK
1. Sopan
Seorang bidan harus bersikap sopan kepada peserta sosialisasi saat memberikan
pemahaman kepada rekan sejawat tentang persiapan sebelum SC Emergensi
2. Memberikan informasi yang benar
Seorang bidan memberikan penjelasan kepada peserta sosialisasi sesuai dengan
teori dan praktik kebidanan.
3. Bertanggung Jawab
Seorang bidan dalam memberkan sosialisasi harus bertaggung jawab dengan
kejelasan materi yang akan disampaikan
4. Kerjasama
Seorang bidan menjalin kerjasama dengan rekan lainnya dalam berbagi ilmu demi
memajukan kualitas pelayanan publik
KOMITMEN MUTU
1. Kualitas
Seorang bidan memberikan sosialisasi tentang persiapan sebelum SC Emergensi
kepada pasien sesuai dengan materi yang telah dibuat.
2. Kreatifitas
Seorang bidan memberikan sosialisasi tentang persiapan sebelum SC Emergensi
kepada pasien semenarik mungkin agar bidan yang disosialisasikan tidak merasa
bosan
3. Efektifitas
Seorang bidan memberikan soasialisasi secara bersama sesuai waktu yang
disepakati agar efektif tidak ada informasi yang berbeda satu dengan lainnya
ANTI KORUPSI
1. Berani
Seorang bidan menunjukkan sifat berani dengan melakukan sosialisasi
2. Jujur
Seorang bidan memberikan sosialisasi kepada teman sejawat sesuai dengan teori
yang berlaku dan tidak mengada-ada
3. Mandiri
Seorang bidan dalam mekalukan sosialisasi mencerminkan sikap mandiri dalam
menyiapkan sosialisasi
4. Peduli
Dengan terlaksananya sosialisasi sebagai bukti bahwa bidan peduli dengan
sejawatnya dalam berbagi ilmu
Kontribusi terhadap Visi dan Misi Organisasi
Tersampaikannya sosialisasi pada bidan Instalasi Gawat Darurat tentang media pada ibu
66
tentang persiapan sebelum SC Emergensi secara jelas, detail, dan transparan
dimaksudkan agar bidan dalam bekerja sesuai panduan yang sama di Instalasi Gawat
Darurat RSUD Sleman. Hal tersebut berkontribusi padapencapaian misi RS yang
mengacu kepada misi Pemda Sleman, yakni “Meningkatkan kualitas sumber daya
manusia melalui pelayanan pendidikan dan kesehatan yang berkualitas dan terjangkau”.
Penguatan Nilai Organisasi
Ahli-profesional
Seorang bidan memberikan sosialisasi tentang persiapan sebelum SC Emergensi dengan
profesional, sesuai dengan ilmu dan pengalaman yang dimiliki agar pasien paham
persiapan sebelum SC Emergensi di Instalasi Gawat Darurat RSUD Sleman.
Makna yang diperoleh secara pribadi dalam kegiatan ini:
Pelaksanaan kegiatan ini didasarkan dengan menerapkan nilai-nilai ANEKA dalam sub
bab kegiatannya. Dalam kegiatan sosialisasi membutuhkan kerjasama yang baik
dengan berbagai pihak. Kegiatan ini memberikan penulis untuk senantiasa menjaga
kesopanan dalam berinteraksi dengan berbagai pihak, serta sosialisasi ini melatih sikap
berani dan kepemimpinan selama memberi sosialisasi. Segala sesuatu yang dikerjakan
dapat memberikan penulis untuk lebih bertanggung jawab dalam melaksanakan kegiatan
dengan adanya laporan.
Yogyakarta, 6 Desember 2021
Disetujui oleh,
Mentor
Hendra Ari Wibawa, S.Kep. Ners.
NIP. 198802062010011004
67
BUKTI FISIK LAPORAN PELAKSANAAN KEGIATAN IV
Melaksanakan sosialisasi pada bidan Instalasi Gawat Darurat tentang media
pemberian edukasi pada ibu tentang persiapan sebelum SC Emergensi
Sub Kegiatan:
4.1 Melakukan koordinasi dengan rekan bidan mengenai pelaksanaan
sosialisasi
Hari/Tanggal : 30 November 2021
Tempat : IGD RSUD Sleman
Waktu : 08.00-08.30
Kegiatan : Koordinasi waktu untuk sosialisasi
Gambar 25 : Koordinasi bidan untuk sosialisasi
4.2 Mengumpulkan materi untuk sosialisasi media pemberian edukasi pada ibu
tentang persiapan sebelum SC Emergensi
Gambar 26 : Materi SOP
68
Gambar 27 : Materi Leaflet Gambar 28 : Materi Poster
4.3 Melakukan koordinasi dengan bidan Instalasi Gawat Darurat dalam
menentukan waktu dan tempat untuk melakukan sosialisasi
Hari/Tanggal : 30 November 2021
Tempat : IGD RSUD Sleman
Waktu : 08.00-08.30
Kegiatan : Koordinasi waktu untuk sosialisasi
Gambar 29 : Undangan sosialisasi
69
4.4 Melaksanakan sosialisasi media tentang pemberian informasi pada ibu
tentang persiapan ibu sebelum SC Emergensi
Hari/Tanggal : 4 Desember 2021
Tempat : IGD RSUD Sleman
Waktu : 08.00-08.30
Kegiatan : Sosialisasi SOP dan Media pemberian informasi pada
Bidan IGD
Gambar 30 : Sosialisasi SOP dan Media
70
5. Aktualisasi Nilai-Nilai Dasar Profesi PNS Kegiatan 5
Kegiatan /Sub Kegiatan / Kegiatan
Output Melaksanakan evaluasi dan pelaporan
Sub Kegiatan:
a. Melaksanakan evaluasi kegiatan
b. Melakukan pelaporan kepada atasan
Output:
Terlaksananya evaluasi dan pelaporan
Tanggal 5 Desember 2021 - 7 Desember 2021
Tingkat Capaian Tercapai 100% kegiatan evaluasi dan pelaporan
Deskripsi Proses Kegiatan evaluasi dan pelaporan dilaksanakan oleh CPNS
bidan meliputi tahapan sebagai berikut :
Hambatan a. Melaksanakan evaluasi kegiatan
Solusi
Daftar Lampiran Evaluasi kegiatan dilakukan pada tanggal 5-7
Desember 2021 dengan menggunakan kuesioner
secara elektronik kepada bidan IGD untuk menilai
optimalnya pemberian informasi pada ibu tentang
persiapan sebelum SC emergensi, yang didalamnya
menunjukan kuantitas pemberian informasi serta berisi
informasi yang diberikan kepada pasien
b. Melakukan pelaporan kepada atasan
Seluruh kegiatan yang sudah dilakukan dilaporkan
kepada atasan sebagai bentuk tanggung jawab
terhadap proses dan kegiatan yang di hasilkan dalam
aktualisasi ini
Hambatan yang dihadapi adalah belum mahir dalam
pembuatan kuesioner secara elektronik, serta ada beberapa
yang belum segera mengisi kuesioner saat dibagikan.
Solusi yang dilakukan adalah mempelajari pembuatan
kuesioner secara elektronik menggunakan google form
melalui tutorial di youtube, kemudian mengingatkan kembali
rekan bidan yang belum mengisi kuesioner.
1. Hasil kuesioner pada Bidan IGD tentang pemberian
informasi pada persiapan sebelum SC Emergensi
71
2. Bukti Usulan Pembuatan SOP
3. Bukti Usulan Pembaharuan Check List Verifikasi Pasien
Operasi
4. Foto Sosialisasi pada Bidan IGD tentang media
pemberian informasi
5. Laporan Kegiatan pada Kepala ruang IGD
Penjelasan Keterkaitan Kegiatan / Sub Kegiatan dengan Nilai-Nilai Pelatihan Dasar
PNS
Kegiatan:
Melaksanakan evaluasi dan pelaporan
Manajemen ASN
Implementasi manajemen ASN dalam melaksanakan evaluasi dan pelaporan adalah
mengevaluasi kegiatan yang dilakukan sehingga dapat diketahui keberhasilannya serta
ada bentuk tanggung jawab pelaporan kepada atasan
Pelayanan Publik
Implementasi pelayanan publik dalam melakukan evaluasi dan pelaporan adalah
memberikan evaluasi atas kegiatan yang sudah dilakukan dan memberikan pelaporan
kepada atasan sebagai bentuk tanggung jawab yang nantinya informasi ini dapat
diketahui publik
Whole of Government (WOG)
Implementasi whole of government dalam pelaksanaan evaluasi kegiatan dan pelaporan
agar kegiatan adalah melibatkan atasan dalam penerimaan laporan kegiatan.
Sub Kegiatan:
5.1 Melaksanakan evaluasi kegiatan
AKUNTABILITAS
1. Transparansi
Dalam melaksanakan evaluasi kegiatan, bidan memaparkan evaluasi dengan
transparan dan terbuka, apa adanya sesuai dengan kegiatan yang telah
dilakukan
2. Kejelasan
Dalam melaksanakan evaluasi, seorang bidan evaluasi dengan detail agar tidak
terjadi kesalahpahaman.
3. Tanggung Jawab
Evaluasi dilakukan dengan penuh tanggung jawab
NASIONALISME
1. Musyawarah mufakat
Dalam melaksanakan evaluasi harus mencapai kesepakatan agar tujuan kegiatan
dapat tercapai.
72
2. Cinta Tanah Air
Seorang bidan melakukan evaluasi menggunakan penulisan bahasa yang benar
sesuai PUEBI
3. Rela Berkorban
Pada saat melaksanakan evaluasi seorang bidan rela mengorbankan waktunya untuk
mengevaluasi kegiatan yang telah dilakukan
ETIKA PUBLIK
1. Sopan
Seorang bidan harus menggunakan tata bahasa yang sopan dalam bertutur kata
maupun bersikap saat melakukan evaluasi.
2. Menjalin komunikasi yang baik
Seorang bidan menjalin komunikasi yang baik dengan atasan agar kegiatan berjalan
lancar
3. Kerjasama
Seorang bidan menjalin kerjasama dengan dengan atasan agar proses pelaksanaan
kegiatan dapat berjalan lancar.
KOMITMEN MUTU
1. Komitmen
Seorang bidan berjanji kepada atasan untuk melaksanakan evaluasi kegiatan.
2. Efisien
Seorang bidan melaksanakan evaluasi dengan memanfaatkan waktu yang ada
semaksimal mungkin
3. Efektif
Seorang bidan melaksanakan evaluasi seefektif mungkin
ANTI KORUPSI
1. Tanggung Jawab
Seorang bidan melaksanakan evaluasi agar tugas tersebut dapat terlaksana dengan
baik
2. Jujur
Seorang bidan melaksanakan evaluasi sesuai kegiatan yang sudah dilakukan
3. Kerja Keras
Seorang bidan melaksanakan evaluasi dengan penuh kerja keras
5.2 Melakukan pelaporan kepada atasan
AKUNTABILITAS
1. Kejelasan
Pelaporan harus lengkap dan jelas sehingga dapat diterima atasan tanpa
kesalahpahaman
2. Tanggung Jawab
Seorang bidan melakukan evaluasi sebagai bentuk tanggung jawab terhadap atasan
3. Keseimbangan
Pelaporan harus seimbang dan jelas sehingga laporan dapat diterima dengan baik
73
NASIONALISME
1. Patriotisme
Seorang bidan pada saat membuat pelaporan harus semangat pantang menyerah
agar hasil maksimal.
2. Rela berkorban
Seorang bidan rela meluangkan waktu secara khusus untuk dapat fokus dalam
menyelesaikan peaporan
3. Cinta Tanah Air
Seorang bidan pada saat membuat pelaporan menggunakan bahasa yang baik dan
benar
ETIKA PUBLIK
1. Cermat
Seorang bidan dalam pelaporan kepada atasan harus teliti sesuai rancangan dan
hasil kegiatan yang telah dilakukan
2. Informasi yang benar
Seorang bidan dalam membuat pelaporan harus sesuai dengan teori yang berlaku
agar tidak terjadi kesalahpahaman
3. Sopan
Dalam mengumpulkan pelaporan, seorang bidan harus bersikap sopan
KOMITMEN MUTU
1. Kreatifitas
Seorang bidan membuat laporan semenarik mungkin agar pembaca tertarik dan
tidak bosan
2. Kualitas mutu
Seorang bidan dalam membuat pelaporan harus sebaik mungkin sehingga akan
meningkatkan kualitas pelaporan.
3. Efektifitas
Seorang bidan dalam membuat pelaporan agar seefektif mungkin
ANTI KORUPSI
1. Tanggung jawab
Dengan menyelesaikan rangakaian kegiatan aktualisasi dan melakukan pelaporan,
seorang bidan telah mengemban tugas yang sudah dilimpahkan sesuai dengan
tanggung jawab yang dimilikinya.
2. Jujur
Seorang bidan melakukan pelaporan sesuai kegiatan yang sudah dilakukan
3. Kerja Keras
Seorang bidan bekerja keras dalam melakukan kegiatan, dan melaporkannya
kepada atasan
Kontribusi terhadap Visi dan Misi Organisasi
Terlaksananya evaluasi kegiatan dan pelaporan secara jelas, detail, dan transparan
dimaksudkan agar bidan dapat mempertanggung jawabkan rancangan aktualisasi sampai
hasil kegiatan serta pelaporan yang telah dilaksanakan di Instalasi Gawat Darurat RSUD
Sleman. Hal tersebut berkontribusi pada pencapaian misi RS yang mengacu kepada misi
Pemda Sleman, yakni “Meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pelayanan
pendidikan dan kesehatan yang berkualitas dan terjangkau”.
74
Penguatan Nilai Organisasi
Ahli-profesional
Seorang bidan melakukan evaluasi kegiatan dan pelaporan kepada atasan merupakan
wujud tanggung jawab menjalankan tugas sebaik mungkin .
Makna yang diperoleh secara pribadi pada kegiatan ini :
Pelaksanaan kegiatan ini didasarkan dengan menerapkan nilai-nilai ANEKA dalam sub
bab kegiatannya. Seorang CPNS bidan melakukan evaluasi kegiatan dan pelaporan
kepada atasan merupakan wujud tanggung jawab menjalankan tugas sebaik mungkin.
Bersikap jujur dalam menjalankan pekerjaan dengan menjalankan amanah yang sudah
diberikan instansi kepada saya. Segala sesuatu yang dikerjakan dapat memberikan penulis
untuk lebih bertanggung jawab dalam melaksanakan kegiatan dengan adanya laporan.
Yogyakarta, 7 Desember 2021
Disetujui oleh,
Mentor
Hendra Ari Wibawa, S.Kep. Ners.
NIP. 198802062010011004
75
BUKTI FISIK LAPORAN PELAKSANAAN KEGIATAN V
Melaksanakan evaluasi dan pelaporan
Sub Kegiatan:
5.1 Melaksanakan evaluasi kegiatan
Gambar 31 : Hasil Evaluasi pelaksanaan pemberian informasi pada pasien
tentang persiapan SC Emergensi oleh Bidan IGD RSUD Sleman
76
PEMBERIAN INFORMASI PADA PASIEN
TENTANG PERSIAPAN SEBELUM
SC EMERGENSI
No. Dokumen No. Revisi Halaman
SPO.PONEK.1.077 ½
STANDAR Ditetapkan:
PROSEDUR
OPERASIONAL Tanggal Terbit plt. Direktur
(SPO) 29 November 2021
PENGERTIAN dr. Cahya Purnama, M.Kes
NIP. 19660830 199703 1 004
Suatu tindakan untuk memberikan informasi pada pasien yang akan
menjalani operasi SC Emergensi
TUJUAN 1. Melakukan penatalaksanaan yang tepat pada pasien sebelum operasi
SC Emergensi
2. Menurunkan morbiditas dan mortalitas pada ibu
KEBIJAKAN 1. Peraturan Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Sleman Nomor 001
Tahun 2018 tentang Pelayanan di Rumah Sakit Umum Daerah Sleman
2. Peraturan Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Sleman Nomor 003
Tahun 2018 tentang Pedoman Tata Naskah Dinas Rumah Sakit Umum
Daerah Sleman
3. Peraturan Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Sleman Nomor 036
Tahun 2018 tentang Pedoman Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi
Komprehensif (PONEK) di RSUD Sleman
PROSEDUR 1. Petugas memberikan salam, menjelaskan tujuan, menanyakan
kesediaan pasien untuk diberikan informasi dan melakukan kontrak
waktu
2. Petugas menjelaskan kepada pasien / keluarga bahwa tindakan operasi
adalah tindakan bedah yang memerlukan kondisi steril, sehingga perlu
ada persiapan yang harus pasien lakukan sebelum memasuki ruang
Instalasi Bedah Sentral (IBS)
3. Petugas menjelaskan kepada pasien untuk berpuasa sebelum operasi
77
PEMBERIAN INFORMASI PADA PASIEN
TENTANG PERSIAPAN SEBELUM
SC EMERGENSI
No. Dokumen No. Revisi Halaman
SPO.PONEK.1.077 2/2
4. Petugas menjelaskan kepada pasien untuk melepas gigi palsu,
kacamata, kontak lensa, hearing aid , dan wig
5. Petugas menjelaskan kepada pasien untuk melepas semua perhiasan
yang dikenakan
6. Petugas menjelaskan kepada pasien untuk menghapus cat kuku dan
riasan wajah
7. Petugas menjelaskan kepada pasien bahwa akan diganti dengan baju
operasi dan memakai masker serta head cap saat sampai di ruang
Instalasi Bedah Sentral (IBS)
8. Petugas memberikan penjelasan kepada keluarga pasien untuk
memberikan dukungan psikologis dan berdoa
9. Petugas memberikan evaluasi terhadap pemberian informasi dengan
menanyakan tentang materi yang sudah diberikan
UNIT TERKAIT Instalasi Gawat Darurat
Instalasi Bedah Sentral (IBS)
Ruang Nusa Indah I
REFERENSI Keputusan Menteri Kesehatan No. 1051 Tahun 2008 Tentang
Pedoman Penyelenggaraan Obstetri Neonatal Emergensi
Komprehensif (PONEK) 24 Jam Di Rumah Sakit
Gambar 32 SOP Pemberian Informasi pada Pasien Tentang Persiapan Sebelum SC
Emergensi
78
Gambar 33 : Checklist Verifikasi pasien operasi
79
Gambar 34. Sosialisasi SOP & Media Pemberian Informasi pada Pasien Tentang
Persiapan Sebelum SC Emergensi
80
5.2 Melakukan pelaporan kepada atasan
LAPORAN KEGIATAN
Aktualisasi Nilai-Nilai Dasar PNS sebagai Calon Bidan Terampil dalam Optimalisasi
Pemberian Informasi pada Ibu tentang Persiapan Sebelum SC Emergensi di Instalasi
Gawat Darurat Rumah Sakit Umum Daerah Sleman
Kepada Yth : Hendra Ari Wibawa S.Kep.Ners Hal : Pelaporan Kegiatan
Kepala Ruang IGD Lamp : 1 bendel
di RSUD Sleman
Pendahuluan
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sleman saat ini merupakan Satuan Kerja Organisasi
Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sleman yang berlokasi di
jalur strategis Jalan raya Yogyakarta–Magelang atau jalan Bhayangkara 48, Murangan,
Triharjo, Sleman. Sebagai RSUD pertama yang dimiliki Pemerintah Kabupaten Sleman, saat
ini telah bertipe/kelas B Non-Pendidikan, dengan status kelembagaan sebagai Satuan Kerja
Perangkat Daerah (SKPD) yang merupakan bagian dari Organisasi Perangkat Daerah
Kabupaten Sleman. RSUD Sleman resmi menjadi RS Pendidikan pada tanggal 19 Oktober
2018. Sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil di RSUD Sleman, penulis telah melakukan
observasi di ruang Instalasi Gawat Darurat sejak maret 2021. Kasus kebidanan yang
ditangani di Instalasi Gawat Darurat adalah kasus kebidanan darurat yang harus segera
ditangani mulai dari masa kehamilan, persalinan bahkan sampai nifas.
Persalinan SC merupakan persalinan terbanyak kedua di RSUD Sleman yaitu sebanyak
39,3% pada tahun 2020 (Profil Rumah Sakit Daerah Sleman Tahun 2020)
Berdasarkan pelaporan dari Komite Pencegahan dan Pengendalian Infeksi RSUD Sleman
Angka kejadian kasus Infeksi Daerah Operasi (IDO) pada pasien setelah persalinan secara
SC masih ditemukan sebanyak 6 kasus selama tahun 2020 (Pelaporan Triwulan ke IV tahun
2020). Dalam pelaporan tersebut juga disebutkan salah satu langkah untuk mengurangi
Infeksi Daerah Operasi adalah edukasi pasien sebelum operasi.
Berdasarkan data diatas penulis mengangkat isu prioritas belum optimalnya pemberian
informasi pada Ibu tentang Persiapan sebelum SC Emergensi
Kegiatan yang dilaksanakan
Kegiatan yag dilakukan mulai tanggal 6 November 2021 sampai 7 Desember 2021, meliputi
melakukan usulan pembuatan SOP pemberian informasi pada ibu tentang persiapan
81
sebelum SC Emergensi, melakukan pembuatan atau pembaharuan media edukasi tentang
persiapan ibu sebelum SC emergensi, melakukan usulan pembaharuan Check List Verifikasi
Pasien Operasi, melaksanakan sosialisasi pada bidan Instalasi Gawat Darurat tentang
media pemberian edukasi pada ibu tentang persiapan sebelum SC Emergensi,
melaksanakan evaluasi dan pelaporan
Hasil Kegiatan
1. SOP Pemberian Informasi pada pasien tentang persiapan sebelum SC Emergensi
2. Media edukasi berupa poster dan leaflet persiapan sebelum SC Emergensi
3. Check list verifikasi operasi pasien
4. Sosialisasi SOP dan Media pada bidan IGD
5. Evaluasi pelaksanaan aktualisasi
Dalam evaluasi ini didapatkan hasil adanya peningkatan kuantitas bidan dalam
pemberian informasi. Dalam evaluasi sebelumnya saat penggalian masalah dalam
rancangan aktualisasi didapatkan hasil masih ditemukan 40% bidan dalam memberikan
edukasi tidak selalu dilakukan (kadang-kadang). Setelah terlaksananya aktualisasi ini
didapatkan hasil 88,9 % bidan selalu memberikan informasi pada pasien tentang
persiapan sebelu SC Emergensi
Penutup
Kegiatan ini terlaksana dengan cukup lancar, semoga dengan adanya kegiatan aktualisasi
ini bisa bermanfaat dan membuat pelayanan kesehatan di RSUD Sleman berjalan lebih
optimal.
Hormat saya,
Puspita Wardani, A.Md.Keb
82
BAB III PENUTUP
A. KESIMPULAN
Laporan Aktualisasi Nilai-Nilai Dasar Profesi Pegawai Negeri Sipil (PNS) Sebagai
Calon Bidan Terampil Dalam Optimalisasi Pemberian Informasi Pada Ibu Tentang
Persiapan Sebelum Sc Emergensi Di Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Umum
Daerah Sleman yang telah disusun ini merupakan tindak lanjut dari penulisan
rancangan aktualisasi. Dalam proses aktualisasi nilai-nilai dasar profesi PNS telah
melaksanakan 5 kegiatan sesuai dengan rancangan aktualisasi yang dibuat
sebelumnya dan telah diseminarkan pada tanggal 4 November 2021. Adapun
kesimpulan yang didapatkan selama melaksanakan aktualisasi adalah sebagai
berikut:
1. Kondisi Sebelum dan Sesudah Aktualisasi
Kegiatan aktualisasi ini memberikan perubahan dan sesuatu yang baru di IGD
RSUD Sleman yaitu penulis melakukan kegiatan pembuatan SOP pemberian
informasi pada pasien tentang persiapan sebelum SC Emergensi. Selain itu
penulis juga melakukan pembuatan poster persiapan pasien sebelum SC yang
sebelumnya belum tersedia RSUD Sleman. Dalam ruangan kebidanan IGD RSUD
Sleman telah terpasang poster persiapan pasien sebelum SC Emergensi yang
sebelumnya tidak ada media edukasi yang terpajang di dinding ruangan.
Aktualisasi ini memberikan hasil signifikan lebih optimalnya bidan dalam
memberikan pemberian edukasi pada pasien sebelum SC Emergensi. Saat
melihat dari awal pengkajian isu kontemporer menunjukkan data masih
ditemukan 40% bidan dalam memberikan edukasi persiapan pasien
sebelum sC Emergensi tidak selalu dilakukan (kadang-kadang), adanya
aktualisasi ini menunjukkan 88,9% bidan selalu memberikan eduasi
persiapan pasien sebelum SC Emergensi
2. Hambatan dan solusi dalam kegiatan Aktualisasi
Saat pelaksanaan kegiatan aktualisasi penulis menemukan beberapa hambatan,
antara lain: penulis belum mengetahui tata cara pembuatan SOP, penulis
kesulitan menyatukan jadwal untuk menentukan waktu kegiatan karena jadwal
kerja IGD 24 jam dan dibagi dalam 3 shift, penulis belum pernah membuat desain,
seperti poster dan leaflet. Kesulitan dalam penulisan SOP dapat diatasi dengan
konsultasi dengan atsan langsung kemudian konsultasi ke bagian keperawatan
dan mendapatkan penomoran SOP. Kesulitan dalam menyatukan jadwal untuk
83
menentukan waktu kegiatan, penulis atasi dengan koordinasi dengan kepala
ruang sehingga kegiatan berjalan efektif. Penulis belum pernah membuat desain
maka penulis mempelajari dari berbagai media untuk membuat desain poster
tersebut. Hambatan-hambatan tersebut dapat penulis atasi dengan melakukan
koordinasi dan bekerjasama dengan berbagai pihak sehingga kegiatan dapat
terlaksana dengan lancar.
3. Pelajaran yang dapat dipetik selama aktualisasi
Penulis memperoleh banyak pelajaran yang dapat dipetik selama
melaksanakan aktualisasi, khususnya dalam mengimplementasikan nilai-nilai
ANEKA profesi Pegawai Negeri Sipil. Setiap kegiatan harus dilaksanakan dengan
penuh tanggung jawab, menjalin kerjasama yang baik dan bersikap sopan dengan
berbagai pihak, sehingga semua kegiatan dapat terlaksana dengan lancar, serta
penulis harus berinovasi dan mempunyai kreatifitas dalam melaksanakan
kegiatan.
B. SARAN
Selama melaksanakan kegiatan aktualisasi dan habituasi di IGD RSUD Sleman,
adabeberapa saran yang dapat penulis berikan yaitu:
1. Kepada Direktur RSUD Sleman
Sebagai seorang CPNS Bidan Terampil, saya meminta kepada BapakDirektur
RSUD Sleman untuk selalu memberikan dukungan dan motivasi serta dapat
memfasilitasi kepada seluruh karyawan RSUD Sleman agar selalu berinovasi
dan bersemangat dalam melakukan pelayanan sehingga pelayanan menjadi
lebih optimal.
2. Kepada Kepala Instalasi IGD RSUD Sleman
Sebagai seorang CPNS Bidan Terampil, saya meminta kepada Ibu Kepala
Instalasi IGD RSUD Sleman untuk selalu memberikan arahan dan motivasi
kepada seluruh karyawan di IGD RSUD Sleman.
3. Kepada Kepala Ruang IGD RSUD Sleman
Sebagai seorang CPNS Bidan Terampil, saya meminta kepada Bapak Kepala
Ruang IGD RSUD Sleman untuk selalu memberikan arahan dan dukungan
kepada seluruh karyawan IGD RSUD Sleman dalam berinovasi.
4. Kepada Rekan Kerja Dokter, Perawat, dan Bidan di IGD RSUD Sleman
Sebagai seorang CPNS Bidan Terampil, saya meminta kepada seluruh
rekan kerja agar selalu bekerja sama dengan baik, selalu mendukung satu
sama lain, dalam melakukan pelayanan kepada pasien sehingga pelayanan di
IGD lebih optimal dengan mengutamakan keselamatan dan keamanan pasien
84
C. TINDAK LANJUT AKSI PENYEMPURNAAN AKTUALISASI NILAI-NILAI
DASAR
Kegiatan aktualisasi yang dilakukan telah terlaksana sepenuhnya,
penulis berharap penerapan nilai-nilai dasar PNS dalam setiap kegiatan-
kegiatan yang telah dilakukan selama masa habituasi tidak berhenti begitu
saja, namun tetap dapat dilanjutkan ketika masa habituasi berakhir dengan
adanya rencana aksi penyempurnaan aktualisasi nilai- nilai dasar profesi
PNS yang akan dilaksanakan setelah kembali ke instansi IGD RSUD
Sleman antara lain:
1. Pembuatan media edukasi yang inovatif tidak hanya terbatas tentang
persiapan pasien sebelum SC Emergensi, tetapi tentang aspek lain
yang belum tersedia media edukasi.
2. Pemberian Informasi pada pasien tentang persiapan sebelum SC
Emergensi harus selalu dilaksanakan sesuai dengan standar
operasional prosedur yang berlaku.
3. Menginternalisasikan nilai-nilai ANEKA, sebagai contoh Akuntabilitas
bertanggungjawab dan melaporkan setiap kegiatan yang dikerjakan,
Nasionalisme bermusyawarah dengan berbagai pihak yang
mencerminkan sila ke-4 Pancasila, Etika Publik bersikap sopan santun
dengan rekan kerja, Komitmen Mutu berinovasi menciptakan sesuatu
hal yang baru untuk meningkatkan pelayanan, dan Anti Korupsi selalu
bersikap jujur dan amanah dalam segala aktivitas dan kegiatan yang
dilakukan.
85
DAFTAR PUSTAKA
Komite Pencegahan dan Pengendalian Infeksi. Laporan Triwulan IV. Sleman : Komite
Pencegahan dan Pengendalian Infeksi RSUD Sleman
Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia. 2017. Modul Pendidikan dan Pelatihan
Prajabatan Golongan II dan Golongan III: Akuntabilitas.
Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia. 2017. Modul Pendidikan dan Pelatihan
Prajabatan Golongan II dan Golongan III: Anti Korupsi.
Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia. 2017. Modul Pendidikan dan Pelatihan
Prajabatan Golongan II dan Golongan III: Etika Publik.
Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia. 2017. Modul Pendidikan dan Pelatihan
Prajabatan Golongan II dan Golongan III: Komitmen Mutu.
Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia. 2017. Modul Pelatihan Dasar Calon
PNS: Manajemen Aparatur Sipil Negara.
Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia. 2017. Modul Pendidikan dan Pelatihan
Prajabatan Golongan II dan Golongan III: Nasionalisme.
Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia. 2017. Modul Pelatihan Dasar Calon
PNS: Pelayanan Publik.
Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia. 2017. Modul Pelatihan Dasar Calon
PNS: Whole of Government.
Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia. 2019. Modul Pelatihan Dasar Calon
PNS: Analisis Isu Kontemporer.
RSUD Sleman. 2020. Profil Rumah Sakit Daerah Sleman Tahun 2020. Yogyakarta :
RSUD Sleman
Republik Indonesia. Undang-undang No 5 Tahun 2014 Tentang Aparatur Sipil Negara.
Jakarta: Republik Indonesia. .
Republik Indonesia. 2019. Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan
Reformasi Birokrasi Republik Indonesia No 36 Tahun 2019 Tentang Jabatan
Fungsional Bidan. Jakarta: Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara
dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia.
Republik Indonesia. 2021. Peraturan Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia
N0 1 Tahun 2021 Tentang Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil.
Jakarta. Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia
Kemenkes. 2020. Rencana Strategis Kementerian Kesehatan Tahun 2020-2024. Jakarta:
Kementerian Kesehatan RI
LAMPIRAN
LEMBAR KONSUL COACH
Nama : Puspita Wardani, A.Md. Keb.
NIP
Unit Kerja : 199205142020122005
Jabatan
Isu : Rumah Sakit Umum Daerah Sleman
Judul : Bidan Terampil
: Belum optimalnya pemberian informasi tentang pada ibu tentang persiapan sebelum SC
Emergensi
: Rancangan Aktualisasi Nilai-nilai Dasar Pegawai Negeri Sipil Sebagai Calon Bidan Terampil
dalam Optimalisasi Pemberian Informasi pada Ibu Tentang Persiapan Sebelum SC Emergensi di
Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Umum Daerah Sleman
Tahapan Kegiatan Komentar Tanda tangan
Konsultasi
Rancangan
Aktualisasi
Tanggal:
28-10-2021
Dr. Ir. Aswin
Eka Adhi. M.Si
Konsultasi Revisi
rancangan
aktualisasi
Choacing Dr. Ir. Aswin
presentasi hasil Eka Adhi. M.Si
rancangan
aktualisasi (via Dr. Ir. Aswin
zooming) Eka Adhi. M.Si
Tanggal 3-11-2021