The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Portofolio BIologi akhir (Daiva Caesar.N)_XI IPA 3

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by ernakartikawati18, 2021-06-15 00:45:26

Portofolio BIOLOGI Akhir (Daiva Caesar.N)

Portofolio BIologi akhir (Daiva Caesar.N)_XI IPA 3

PORTOFOLIO

BIOLOGI KELAS XI

Oleh
Daiva Caesar Nugraha

Kelas XI IPA 3
Guru Mata Pelajaran: Puspani, M.Pd

PEMERINTAH PROVINSI KALIMANTAN TIMUR
DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
SMA NEGERI 1 BALIKPAPAN
TAHUN 2021
1

KATA PENGANTAR

Dengan memanjatkan puji dan syukur atas nama Allah SWT yang telah memberikan
rahmat dan hidayah kepada saya dan kita semua, sehingga penulis dapat menyelesaikan
hasil Portofolio saya . Yang diharapkan bahwa maksud hasil ini agar memenuhi tugas
Biologi pada Semester 3&4. Dalam penyusunan Portofolio, peneliti banyak mendapat
tantangan dan hambatan akan tetapi dengan bantuan beberapa pihak Susunan ini bisa
teratasi. Oleh karena itu, peneliti ingin mengucapkan terima kasih sebesar besarnya
kepeda semua pihak yang sudah membantu dalam penyusunan Portofolio, maka dari itu
saya berharap untuk semua mendapat balasan yang setimpal dari Allah SWT.

Peneliti menyadari bahwa Portofolio ini masih jauh dari kata sempurna baik dari isi
materi maupun ilustrasi penyusunannya. Walaupun begitu semoga pembaca dapat
memahami isi materi yang ada di Portofolio ini, dan pembaca dapat menerapkannya
dalam kehidupan sehari – hari. Saya ingin Berterimakasih Kepada semua teman dan Guru
saya di Kelas XI ini tidak hanya membantu hanya dalam pelajaran Biologi tapi juga
membantu proses pembelajaran di sekolah maupun diluar sekolah seperti wawasan
ketertiban sekolah maupun ketertiban bersosial. Semua guru yang mengajar di kelas XI
IPA 3 sudah mengerjakan tugasnya sebagai pembimbing siswa dan siswi nya dengan
Totalitas walaupun melewati sistem daring, saya sendiri Enjoy terhadap Pembelajaran
setiap Mapel yang diberikan oleh guru.

Saya berharap dengan Portofolio ini walaupun tidak begitu lengkap dapat menjadi salah
satu susunan materi yang bagus untuk refrensi adik kelas nantinya dan saya berharap ini
bukan jadi hal terakhir saya untuk membuat karya. Sekian dari saya mohon maaf jika ada
salah kata kurang lebih nya mohon maaf & Terimakasih.

Balikpapan, 12 Juni 2021

2

DAFTAR ISI

LEMBAR JUDUL …………………………………………………………………. Hal
LEMBAR PENGESAHAN ………………………………………………………… 1
KATA PENGANTAR ……………………………………………………………… 4
DAFTAR ISI ………………………………………………………………………... 2
3
BAB I STRUKTUR DAN FUNGSI SEL …………………………………………... 5
A. JurnalBelajar …………………………………………………………….. 5
B. Tugas-Tugas …………………………………………………………….. 6
6
BAB II STRUKTUR DAN FUNGSI JARINGAN TUMBUHAN
A. Jurnal Belajar…………………………………………………………….. 91
B. Tugas-Tugas……………………………………………………………..

BAB III STRUKTUR DAN FUNGSI JARINGAN HEWAN
A. Jurnal Belajar………………………………………………………….. 26
B. Tugas-Tugas………………………………………………………….....26

BAB IV SISTEM GERAK
A. Jurnal Belajar…………………………………………………………26
B. Tugas-Tugas………………………………………………………......26

BAB V SISTEM PEREDARAN DARAH
A. Jirnal Belajar……………………………………………………………70
B. Tugas-Tugas…………………………………………………………….70

BAB VI SISTEM PENCERNAAN
A. Jurnal Belajar…………………………………………………………74
B. Tugas-Tugas…………………………………………………….........74

BAB VII SISTEM PERNAPASAN
A. Jurnal Belajar…………………………………………………………79
B. Tugas-Tugas……………………………………………………………79

BAB VIII SISTEM EKSKRESI
A. Jurnal Belajar…………………………………………………………81
B. Tugas-Tugas…………………………………………………………81

BAB IX SISTEM KOORDINASI
A. Jurnal Belajar………………………………………………………...82
B. Tugas-Tugas……………………………………………………………82

BAB X SISTEM REPRODUKSI MANUSIA
A. Jurnal Belajar……………………………………………………………83
B. Tugas-Tugas……………………………………………………………..83

BAB XI SISTEM PERTAHANAN TUBUH
A, JurnalBelajar ……………………………………………………………84
B.Tugas-Tugas ……………………………………………………………..84

REFLEKSI …………………………………………………………………………...

3

LEMBAR PENGESAHAN

Judul : PortofolioBiologi
Oleh : Daiva Caesar Nugraha
Kelas : XI IPA 3

Mengetahui, Balikpapan, Juni 2021
Guru Mata Pelajaran,
Daliya, S.Pd, M. M. Pd.
NIP. 19650706 198902 1 001 Puspani, M. Pd.
NIP. 19731010200012 2003

4

ISI PORTOFOLIO
BAB I STRUKTUR DAN MEMBRAN SEL

A. JurnalBelajar
Jurnal 1 : Pertemuan pertama hari pertama Pelajaran Biologi di XI IPA 3 berinteraksi via
Whatsapp group, hari pertama ibu puspa membuka meeting & absensi. Membahas Pendahuluan
Struktur sel. Petemuan kedua diadakan dengan meeting dan pembelajaran seperti
biasa.Pertemuan Ketiga diadakan dengan meeting dan siswa kelas XI IPA 3 diberi pertanyaan.
Pertemuan ke empat tetap dilakukan dengan meeting google, membahas tentang ulangan yang
akan datang.

B. Tugas-Tugas
Tanya Jawab Pada Google Meet & UH via CBT SMANSA

5

BAB II STRUKTUR DAN FUNGSI JARINGAN TUMBUHAN
A. Jurnal Belajar

Jurnal IA , Daring berjalan lancar bersama Ibu puspa Siswa juga mengerti apa yang dibahas,
lanjut dengan pembahasan mengenai tugas Portofolio selanjutnya yaitu membandingkan dan
mengamati sel hewan dan tumbuhan serta cara kerjanya.
Jurnal IIA , Daring berjalan lancar dengan Ibu puspa di hari itu materi sudah masuk di bab ke 2
yaitu struktur dan jaringan tumbuhan dimulai dari pendahuluan organ sampai jaringan yaitu
epidermis. Siswa sepertinya memahami dan memperhatikan ppt yang diberikan Ibu puspa.

B. Tugas-Tugas
Portofolio IA

6

BIOLOGI XI IPA 3
- Portofolio -

OLEH -
Nama : Daiva Caesar .N
Kelas : XI IPA 3

Guru/Pembimbing ; Ibu Puspani, M.Pd

PEMERINTAH PROVINSI KALIMANTAN TIMUR
DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

7

TAHUN 2020

Portofolio 1

STRUKTUR DAN FUNGSI

Senin ,27 juli 2020

No Bagian Sel Struktur Fungsi Gambar
1. Badan Golgi Bentuk seperti kantung Transpor
cakram yang protein
bercabang menjadi
serangkaian pembuluh
kecil di ujungnya

2. Retikulumendopl Jaringan membran luas Sintesis

asma cisterneae, luasnya protein

bervariasi dan terdapat

bagian kasar dan halus

3. Ribosom Ada 2 bagian stuktur Sintesis
penting dalam protein
ribosom, yaitu asam
ribonukleat (RNA) dan
protein. Struktur
ribosom RNA dan
protein tersebut
dihubungan dengan
laju sedimentasi
tertentu dengan
tingkat kepadatan yang
beraneka macam
antara satu sel dengan
sel lain.

8

4. Mitokondria Ada empat membran Penghasil
5. Nukleus utama, dan dua lapisan energi
membran di dalam
mitokondria terdapat
ruang yang disebut
matriks

Inti sel / nukleus Mengontro
biasanya berbentuk l dan
bundar atau oval, menjaga
terletak di sekitar aktivitas
bagian tengah sel. gen
Memiliki dua rangkap
membran nukeleus
sebagai pembatas
terhadap sitoplasma yg
ada di sekelilingnya

6. Sitoskeleton Rangka sel tersusun Rangka Sel
atas tiga jenis serabut.
Ketiga filamen tersebut
terhubung satu sama
lain dan kerjanya
terkoordinasi

7. Lisosom Dikelilingi membran Pencernaa
yang terdiri dari n
foslipid yang
memisahkan interior
lisosom dari
lingkungan eksternal
.Fosfolipid sendiri
adalah molekul seluler
yang mengelilingi
semua sel

9

8. Kloroplas Bagian dalam Fotosintesi
mengandung DNA, s
RNA, Ribosom,Stroma
& Granum

9. Membran Sel Model mozaik fluida Alat
membran sel adalah 2 transportas
lapisan lemak dalam i sel tempat
bentuk fluida dengan masuk dan
molekul lipid. Protein keluarnya
tersusun tidak zat yang
beraturan yang dibutuhkan
menembus lemak dan tidak

10. Badan Mikro uatu organel sel yang Sebagai;
memiliki bentuk bulat -Obsidasi
dan berisikan kristal, substrat
dan di dalamnya -B oksidasi
memiliki membran. asam
Jadi dalam penyusunan lemak
badan mikro ini terdiri -jalur
atas glioksisom dan glikolat
peroksisom. Dan juga
terkandung sangat
banyak enzim oksidase
dan katalase di dalam
kedua tipe badan
mikro ini ada 2 macam
bagian badan mikro
yang penting yaitu
Peroksiom dan
gluoksiom

10

Perbedaan Sel Tumbuhan dan Hewan

Seperti Gambar Perbedaan Sel diatas Perbedaan yang paling umum dan menonjol dapat dilihat
pada warna dan bentuk dari kedua sel, namun masih ada banyak lagi perbedaan untuk sel hewan
dan tumbuhan. Saya akan mengambil 14 perbedaan pada kedua sel tersebut dan dapat dilihat
pada tabel berikut.

No. Bagian -Bagian Sel Tumbuhan Hewan

1. Membran Plasma Ada Ada
2. Dinding Sel Ada Tidak ada
3. Nukleus Ada
4. Sitoplasama Ada Ada
5. Mitokondria Ada Ada
6. Ribosom Ada Ada
7. Kompleks Golgi Ada Ada
8. Vakuola Ada Ada
Tidak ada, kecuali
hewan uniseluler

11

9. Sentrosom Ada Tidak ada
10. Matriks extraseluler Tidak ada Ada
11. Gloksisom
12. Plastida Ada Tidak ada/ Jarang
13. Kloroplas Ada Tidak ada
14. Sentriol Ada Tidak ada
Tidak ada Ada

LEMBAR KERJA SISWA

Siswa teman guru

-Komentar singkat -Komentar singkat -Dimengerti dan dapat dipahami

Nilai dan ttd. Nilai dan ttd. Nilai dan ttd;

12

Portofolio IIA
Portofolio IIA

STRUKTUR DAN FUNGSI JARINGAN TUMBUHAN

OLEH :
Nama: : Daiva Caesar
Kelas : XI IPA 3
Absen : 3

Guru/Pembimbing ; Ibu Puspani, M.Pd
13

PEMERINTAH PROVINSI KALIMANTAN TIMUR
DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
TAHUN 2020

 Mendeskripsikan fungsi masing-masing jaringan tumbuhan.
 Menunjukan letak epidermis, korteks, dan stele (silinder pusat) pada penampang

batang
 Mendeskripsikan berbagai jaringan (epidermis, sklerenkim, parenkim, xilem,

floem, dan kambium)
 Dan menggunakan pengetahuan yang didapat tentang jaringan pada pemecahan

suatu masalah, layaknya pembudidayaannya melalui cangkok, setek,dll

Organ <--
tumbuhan Struktur
Tumbuhan
Akar Batang
Daun
tersusun
Epidermis dari Epidermis Epidermis

Korteks korteks Meso
Stele fil
Endodermis
Stele Berkas
Pembulu
Angkut

Dan Organ Tumbuhan tersusun dari Jaringan. Berikut Struktur dan bagian² Organ
Tumbuhan.

I -Organ Tumbuhan
A. Akar

Fungsi utama akar pada tumbuhan, yaitu sebagai alat absorsi air, nutrisi berbagai
garam mineral yang terlarut di dalam tanah , dan pengokoh tumbuhan pada tempat
tumbuhannya. Akar memiliki struktur yang amat kuat, hal ini terbukti dengan
kemampuannya untuk menerobos beberapa lapisan tanah.

Bagian akar terbagi menjadi struktur luar dan struktur dalam.
Berikutlah setiap bagian dari anatomi;

 Epidermis
 Korteks
 Endodermis

14

 Stele (Silinder pusat)

B. Batang
Fungsi utama batang pada tumbuhan adlaah tempat lewatnya air yang sudah
diserap oleh akar menuju daun, menentukan tata letak daun, dan sebagai tempat
cadangan makanan. Pada percabangan batang sering kali terdapat kuncup-kuncup
yang terletakdi bagian samping batang, Kuncup ini nantinya merupakan unsur
pembentuk cabang.
Teori Histogen:
Menurut teori ini, pada batang terdapat tiga lapisan titik tumbuh, yaitu titik
tumbuh pada lapisan luar yang membentuk epidermis disebut dermatogen titik
tumbuh pada lapisan tengah untuk membentuk korteks, yang disebut periblem, dan
titik tumbuh bagian dalam untuk membentuk stele disebut plerom

Secara anatomi, struktur akar dan batang tidak terlalu jauh berbeda. Perbedaan
keduanya hanya dalam hal ada tidaknya endodermis. Pada akar terdapat lapisan
enodermis, sedangkan pada batang tidak terdapat lapisan endodermis.

15

 Epidermis
 Korteks
 Stele
Berdasarkan letak xilem dan floem pada batang, berkas pembuluh angkut dibedakan
menjadi lima tipe yaitu kolateral terbuka, tertutup, ompivasal, dan amprikibal

Aktivitas kambium, baik akar maupun batang memiliki persamaan, yaitu ke arah dalam
membentuk kulit, sedangkan kearah luar membentuk kayu.

16

C. Daun

Salah satu organ yang memegang peranan penting dalah kehidupan tumbuhan,
karena pada daun terjadi proses fotosintesis yang menghasilkan berbagai bahan
makanan bagi tumbuhannya. Fotosintesis dapat berlangsung di daun karena daun
memiliki jaringan parenkim yang mengandung klorofil, pada daun terdapat
kloroplas( sel pembentuk klorofil ),epidermis, dan berkas pembuluh angkut (xilem
& floem). Susunanya terdiri atas epidermis atas, mesofil, berkas pembuluh angkut,
dan epidermis bawah. Dibawah ini terlihat bagian apa saja yang terdapat pada
setiap bagian tersebut.

a. Epidermis
Epidermis pada daun merupakan sel sel yang tersusun dari satu lapisan sel,
yang dinding selnya mengalami pembelahan. Penebalan dinding sel daun dapat
disebabkan oleh zat kitin (kutikula) atau lignin.
Epidermis daun memiliki celah untuk pertukaran gas. Celah ini dikenal sebagai
stomata (mulut daun). Stomata terletak pada daun dengan diapit oleh dua sel
penutup dan dikelilingi oleh sel tetangga. Di samping stomata, daun juga
memiliki alat alat tambahan yang berasal dari modifikasi epidermis, misalnya
trikoma (rambut daun), sel kapas,duri, dan lain lain.

b. Mesofil
mesofil merupakan lapisan jaringan pada daun yang tersusun atas sel-sel
parenkim. Susunan sel sel parenkim pada mesofil keadaannya renggang
sehingga menghasilkan banyak ruang antar sel. Pada rerumputan dan golongan

17

tumbuhan monokotil, mesofil tidak mengalami diferensiasi,tetapi seragam,
kecuali mesofil pada sarung berkas

Pada tumbuhan dikotil sel sel jaringan tiang mesofilnya berbentuk silinder
susunannya rapat, dan mengandung klorofil. Umumnya jaringan tidang pada
dikotil terletak di bagian permukaan atas daun tetapi ada juga yang terletak di
kedua permukaan daun, disebut daun isobilateral.
Struktur lain pada daun,
c. Berkas pembuluh angkut
Sebagai tempat transportasi juga memberi bentuk pada daun. Terletak di
pertulangan daun
d. Morfologi daun
Macam macam bentuk keseluruhan daun, bentuk ujung, pangkal, dan tepi
daun, serta bentuk pertulangannya.

18

D. Bunga

Morofologi dari bagian bunga
a. Kelopak bunga

Bagian terluar dari bunga adalah kelopak. Fungsi kelopak sendiri adalah untuk
melindungi bunga waktu masih muda yang berbentuk kuncup bunga.
b. Tajuk bunga (Mahkota bunga)
Tajuk bunga atau mahkota bunga merupakan hiasan pada bunga yang terdapat
di sebelah dalam kelopak. Umumnya mahkota berukuran lebih besar daripada
kelopak dan berwarna indah serta menarik, kadang aroma bunga terpancar
oleh mahkota bunganya
c. Benang sari

19

Benang sari bagi tumbuhan adalah alat kelamin jantan. Seperti halnya dengan
bagian bagian bunga yang teruraikan dahulu, benang sari merupakan bentuk
metamorfosis daun.
d. Putik
Putik adalah bagian bunga yang paling dalam letaknya. Putik merupakan alat
kelamin betina pada bunga. Putik pun tersusun atas daun-daun yang telah
mengalami metamorfosis. Daun daun penyusun putik disebut daun buah
(karpelum). Fungsi Putik adalah sebagai alat kelamin betina, yang salah satu
bagiannya mengandung sel telur. Setelah dibuahi oleh sel sperma dari serbuk
sari, akhirnya berkembang jadi kandung lembaga yang nantinya akan menjadi
tumbuhan baru.

Putik terdiri dari tiga bagian, yaitu bakal buah (ovarium), tangkai kepala putik
(stilus), dan kepala putik (stigma)

II -Jaringan Penyusun Organ tumbuhan

1. Jaringan Epidermis (Jaringan Pelindung)
2. Jaringan Parenkim (Jaringan Dasar)
3. Jaringan Penyokong (Sklerenkim & Kolenkim)
4. Jaringan Endodermis
5. Jaringan Pengangkut (Xilem dan Floem)

1. Jaringan Epidermis (Jaringan Pelindung)

20

Susunan sel-sel jaringan ini sangat apat dan tersusun oleh sederetan sel yang
berbentuk pipih, serta hampir tidak ada ruang antar sel. Jaringan biasanya sering
terdapat di antara permukaan tumbuhan, misalnya pada permukaan
batang,daun,akar.

Epidermis juga dapat mengekskresikan lapisan lilih yaitu kutikula. Kutikula
ini befungsi untuk mencegah terjadinya penguapan air yang berlebihan. Epidermis
memiliki modifikasi dalam bagian organ organnya berupa rambut rambut akar,
bulu-bulu dan juga duri. Hasil modifikasi berupa duri inilah yang berfungsi
sebagai pelindung tumbuhan.
2. Jaringan Parenkim (Jaringan Dasar)

Jaringan ini berfungsi sebagai jaringan pengisi. Jaringan Parenkim
terdapat pada seluruh bagian tumbuhan, jaringan parenkim juga berfungsi
sebagai tempat cadangan makanan dan tempat berlangsungnya fotosintes-
is. Pada umumnya parenkim memiliki susunan sel yang renggang sehingga
terdapat ruang antarsel. Ciri jaringan ini, yaitu penyusunnya berukuran besar dan
dinding sel nya tipis.

3. Jaringan Penyokong (Sklerenkim dan Kolenkim)
Kolenkim terdapat di dasar epidermis batang dan berfungsi untuk

menguatkan batang yang masih muda, tangkai daun, dan akar. Sklerenkim
berfungsi menyokong dan menguatkan jaringan dewasa.
Kolenkim mempunyai dinding yang tebal tapi tidak mempunyai din
ding sekunder pada sel sel jaringannya. Kolenkim akan mengalami pertumbuhan
mengikuti akar dan daun yang disokongnya.

21

Berbeda dari kolenkim, sklerenkim tersusun atas sel-sel mati yang
seluruh bagian dinding sel nya mengalami penebalan sehingga lebih kuat
strukturnya. Keadaan sklerenkim yang lebih kuat dari kolenkim ini
disebabkan dindingnya mengandung lignin (zat kayu).

4. Jaringan Endodermis

5. Jaringan Pengangkut (Xilem & Floem)
Jaringan Pengangkut berfungsi mengangkut air,gara, mineral, dan hasil
fotosintesis. Jaringan pengangkut ini terbagi menjadi 2 yaitu xilem ‘pembuluh
kayu’ dan floem ‘pembuluh tapis’.

a. Xilem
Xilem berfungsi juga sebagai tempat untuk mengangkut air beserta zat mineral
mulai dari akar hingga melalui bagian daun. Adapun susunan xilem tersebut
merupakan sebuah jaringan pengangkut komplek, terdiri dari berbagai macam

22

bentuk sel. Di samping itu, sel-selnya tersebut ada yang sudah mati ataupun yang
masih tetap hidup, namun pada umumnya sel yang akan menyusun xilem
sendiri sudah mati beserta membran sel yang lebih tebal serta akan memiliki
kandungan lignin.

b. Floem
Jaringan floem sendiri akan berfungsi menyebarkan dan membawa zat makanan
sebagai hasil fotosintesis pada bagian-bagian yang akan terletak dibawahnya.
Adapun jaringan floem yang memiliki susunan jaringan dengan sifatnya yang
sangat kompleks, dan terdiri atas beraneka ragam bentuk sel.yang Dimana
diantaranya ada sel-sel yang sudah mati ataupun sel-sel hidup yang masih aktif.
Sel penyusun dari floem sendiri yakni: sel penyerta, sel tapis, kulit kayu, sel
parenkim kulit kayu & sel serabut.

Perbedaan Xilem Dan Floem

Xylem dan Floem juga emiliki beberapa perbedaan, diantaranya yakni:
 Xilem terbuat dari sel mati, sedangkan floem kealikannya yakni sel hidup.
 Xilem berdinding sel tipis, sedangkan floem tebal.

23

 Dinding sel xilem terbuat dari lignin , sedangkan dinding sel floem terbuat dari
selulosa.

 Permeabilitas dinding sel xilem ialah impermeabel, sedangkan pada floem ialah
permeabel.

 Pada xilem juga terdapat tidak sitoplasma, sedangkan pada floem juga terdapat
sitoplasma.
Source /sumber diatas didapatkan dari wikipedia dan situs bernama
bioanatomitbhn.co.id/xilem-dan-floem, Daiva Caesar.N

24

Portofolio 2B
https://mail.google.com/mail/u/0?ui=2&ik=7381edc4d4&attid=0.1&permmsgid=msg-a:r-
560877372117213780&th=17a0b9ac5350144a&view=att&disp=safe&realattid=17a0b9aa0fad7e
9f5432
dan
https://mail.google.com/mail/u/0?ui=2&ik=7381edc4d4&attid=0.2&permmsgid=msg-a:r-
560877372117213780&th=17a0b9ac5350144a&view=att&disp=safe&realattid=17a0b9aa0ea15
8edca31

25

BAB III STRUKTUR DAN FUNGSI JARINGAN HEWAN
A. Jurnal Belajar

Pada pertemuan pertama jaringan hewan tidak ada meeting karena ada rapat, pertemuan kedua
materi dijelaskan oleh siswa yang tak tuntas UH pada bab sebelumnya dalam bentuk ppt secara
individual yaitu membahas jaringan epitel, dipertemuan ketiga Bab 3 meeting berlangsung dan
lanjut menjelaskan tentang jaringan saraf & jaringan otot, dan pertemuan ke empat membahas
jaringan ikat

B. Tugas-Tugas
Slide 1

Portofolio

Biologi : JARINGAN HEWAN
- Daiva Caesar.N (XI IPA 3)

Slide 2 Fungsi Jaringan ikat pada hewan

Fungsi utamanya sebagai penghubung
antarjaringan, penunjang tubuh, (tulang,
tulang rawan) Berperan dalam proses
pengaturan suhu tubuh, Mekanisme
pertahanan dan regenerasi.

• Matriks (Bahan interseluler)
Pada jaringan ikat, Matriks merupakan
hasil sekresi sel sel jaringan ikat. Matriks
terdiri dari atas serabut dan substansi
(bahan) dasar

Jenis serat matriks, -serat
kolagen -serat elastin
-serat retikuler

26

Slide 3 Serabut pada jaringan ikat

• Serabut kolagen
 Tersusun atas protein kolagen
 Berwarna putih keruh
 Bersifat kuat,kaku,daya renggang tinggi
 Terdpat pada tendon, tulang,dan kulit

• Serabut elastin
 Tersusun atas mukopolisakarida dan protein elastin
 Bersifat kenyal dan tingkat elastisitas tinggi
 Bentuk seperti pita pipih (silindris)
 Terdapat pada pembuluh darah, ligamen

• Serabut retikuler
 Memiliki kelenturan yang rendah
 Terdiri dari kolagen yang dilapisi glikoprotein
 Bentuk seperti jala-jala
 Terdapat pada hati, limpa, dan kelenjar limfe

Slide 4 Sel-sel jaringan ikat •Firoblas
•Makrofag
• Firoblas: Fungsinya yaitu menekskresikan protein yang •Sel lemak Jaringan ikat dibagi
berbentuk serat. •Sel plasma menjadi dua kelompok ,
•Sel matosit yaitu sel tetap dan sel
 Terdapat diantara serabut kelana. Jaringan ikat sel
sel tetap cotohnya
 Bentuknya memanjang firoblas, makrofag, sel
• Sel lemak: sel khusus untuk menyimpan lemak. plasma, dan sel lemak

 Terdapat didalam sepanjang pembuluh darah kecil Gambar sel jaringan ikat

 Mereka tampak seperti tetes tetes minyak yang berkilauan • Firoblas
dikelilingi sitoplasma
• Sel Plasma
• Makrofag:memiliki fungsi yang erat dalam pertahanan sistem
tubuh • Makrofag

 Bentuk sel yang berubah-ubah • Sel lemak
• Sel matosit
 Bersifat fagostosis (pemakan) zat buangan
• Sel mastosit:Fungsinya untuk menghasilkan heparin dan

histamin.

 Heparin; berperan untuk pencegah pembekuan darah.

 Histamin; meningkatkan kemampuan permeabilitas kapiler
darah

 Terdapat pada jaringan ikat hewan rodentia

 Berbentuk oval tidak beraturan

o Sel Plasma:Fungsinya menghasilkan antibodi yang dibuat
didalam retikulum endoplasma

 Terdapat dalam membran serosa dan jaringan limfoid

Slide 5 Berdasarkan matriks matriks yang menyusunya, jaringan ikat dibagi menjadi dua
kelompok, yaitu jaringan ikat longgar dan jaringan ikat padat.

Jaringan ikat Longgar Jaringan ikat padat

• Ciri-ciri : • Ciri-ciri:
 Di dominasi oleh serat kolagen, karenanya
 terdiri dari matriks yang mengandung
serat kolagen, retikuler dan elastin, serta jaringan ini bersifat elastis. Tersusun dari sel-
beberapa jenis sel yaitu;sel makrofag, sel sel fibroblas.
plasma, sel mastosit  Berfungsi sebagai penghubung antara organ
organ tubuh.
 Fungsinya sebagai penyokong organ  Jaringan ikat padat terdiri dari 2 jenis yaitu;
tubuh dan menghubungkan jaringan satu a) jaringan ikat padat teratur
dengan jaringan lain
misal: ligamen, tendon
 Terdapat di selaput perut, saluran
pencernaan, akson a) jaringan ikat padat tidak teratur
misal:- pembungkus tulang
- lapisan dermis kulit

27

Slide 6 Tulang (Osteon)

• Fungsi : Tulang dalam jaringan pengikat dilihat dari strukturnya
berfungsi sebagai penyokong tubuh, unit-unit penyusun
alat gerak dan sebagai pelindung organ tulang merupakan
organ yang berada dibawah tulang. suatu saluran-saluran
Tulang bisa seperti itu karena memiliki halus yang saling
sel dan serabut yang terkurung dalam berhubungan
bahan yang keras membentuk suatu
sistem yang disebut
 Sel sel pembentuk tulang disebut sistem havers
osteosit

 Mempunyai serat yang bernama
kalogen yang berguna untuk
menambah kekuatan tulang

Slide 7

Pengertian

Jaringan epitel adalah jaringan yang berfungsi menutup
permukaan luar tubuh, memberi lapisan serta membentuk organ
dalam dan kelenjar tubuh. Jaringan epitel terdiri dari sel-sel epitel yang
saling mengikat dan membentuk lapisan

Slide 8

Jenis-jenis jaringan epitel

• Epitel pipih selapis
• Epitel pipih berlapis
• Epitel silindris selapis
• Epitel silindris berlapis
• Epitel kubus selapis
• Epitel kubus berlapis
• Epiitel silindris selapis bersilia
• Epitel silindris berlapis semu
• Epitel transisional
• Epitel kelenjar eksokrin
• Epitel kelenjar endokrin

28

Slide 9

Ciri-ciri

1. Terdiri atas selapis atau beberapa lapis sel
2. Mempunyai sifat regenerasi (pertumbuhan kembali)
3. Umumnya dilengkapi dengan mikrovili, flagela, dan
stereosilia.
4. Bentuk sel penyusunnya bervariasi yang bergantung dari fungsi dan letaknya
dalam tubuh
5. Terdapat lamina basalis, lamina basalis adalah struktur ekstraselular yang berupa
lembaran dengan mengikat jaringan dibawahnya.

Slide 10

Epitel pipih berlapis

• Jaringan epitel pipih berlapis disusun oleh lebih
dari satu sel yang berbentuk pipih. Sel sel pada
jaringan epitel pipih berlapis tersusun sanggat
rapat

• Lokasi : terdapat pada jaringan epitelium rongga
mulut, rongga hidung, esofagus, telapak kaki,
vagina

• Fungsi : sebagai pelindung

Slide 11

Epitel silindris selapis

• Jaringan epitel silindris selapis disusun oleh
selapis sel yang berbentuk silindris

• Lokasi : terdapat pada epitelium kelenjar
pencernaan, jonjot usus, kantung empedu,
lambung (ventrikulus), dan susu (intestinum)

• Fungsi : penyerapan nutrisi dan zat zat

29

Slide 12

Epitel kubus selapis

• Jaringan epitel kubus selapis disusun oleh selapis
sel yang berbentuk kubus

• Lokasi : terdapat pada epitelium permukaan
ovarium, lensa mata, nefron ginjal dan kelenjar
tiroid

• Fungsi : berfungsi dalam sekresi dan sebagai
pelindung

Slide 13

Epitel silindris selapis bersilia

• Epitel silindris selapis bersilia tersusun atas sel sel
yang berbentuk silinder, tersusun dari beberapa
lapis sel dan memiliki silia (bulu getar)

• Lokasi : terletak di dinding rongga hidung, saluran
trakea, bronkus, dan dinding saluran oviduk

• Fungsi : penghasil mucus untuk menangkap
benda asing yang masuk. Getaran silianya
menghalau benda asing tersebut.

Slide 14

Epitel transisional

• Jaringan epitel transisi disusun oleh berlapis lapis
sel. Jaringan ini tidak dapat di kelompokkan
berdasarkan bentuknya karena bentuk jaringan
epitel transisi dapat berubah dan prmukaan
lapisannya dapat menggembung

• Lokasi : terdapat pada epitelium ureter, uretra,
saluran pernafasan, dan kantung kemih

• Fungsi : berfungsi untuk mengembang dan
merenggangkan organ kemih saat penampungan
urin

30

Slide 15

JARINGAN OTOT

I. Pengertian I. Pengertian Jaringan Otot
II. Jenis-Jenis jaringan otot Otot dapat di jelaskan
III. Ciri-Ciri jaringan otot sebagai jaringan yang memiliki
IV. Fungsi Jaringan otot fungsi sebagai alat gerak aktif
V. Struktur jaringan otot pada hewan dan manusia

Slide 16

III. Ciri-ciri

Slide 17

III. Ciri-ciri

31

Slide 18

III. Ciri-ciri

Slide 19 JARINGAN
SARAF

• Jaringan saraf adalah jaringan yang berfungsi untuk menghantarkan
impuls (rangsangan) dan terdiri dari sel-sel saraf (neuron). Itulah alasan
mengapa kita bisa merasakan sakit, mencicipi rasa masakan, menghirup
wangi bunga, melihat pemandangan, dll.

Slide 20 JENIS JENIS
JARINGAN SARAF

• Sel Saraf Sensorik
Berfungsi menghantarkan rangsangan dari reseptor (penerima
rangsangan) ke sumsum tulang belakang.

• Sel Saraf Motorik
Berfungsi menghantarkan impuls motorik dari susunan saraf pusat ke
efektor.

• Sel Saraf Penghubung
Merupakan penghubung sel saraf yang satu dengan sel saraf yang lain.

32

Slide 21

Slide 22

Pengertian Organ

• Organ merupakan sekumpulan beberapa jenis jaringan yang
melakukan fungsi tertentu.

• Berdasarkan letaknya pada tubuh, organ dibagi menjadi dua
kelompok, yaitu organ dalam (paru-paru, jantung, lambung, usus,
dan ginjal) dan organ luar (mata, telinga, mulut, hidung, dan kulit).

Slide 23

Struktur Organ dalam dan Organ luar pada Hewan:

33

Slide 24

Fungsi Organ pada Hewan

No. Sistem Organ Jenis Organ Fungsi

1. Sistem Gerak Alat gerak pasif : tulang Menggerakan anggota badan,
tangan, tulang kaki, dll dan memberi bentuk tubuh
Alat gerak aktif:otot
berserat halus, otot
daging jantung, dll

2. Sistem sirkulasi Jantung, pembuluh -Mengangkut oksigen dan
sistemik, pembuluh karbon dioksida antara alat
pulmonari, vena pernafasan dengan jaringan-
pulmonalis jaringan di seluruh tubuh
-Mengangkut zat makanan dan
air dari tractus digestivus ke
organ
-Mengangkut persediaan zat
makanan dari satu tempat ke
tempat lain

Slide 25 No. Sistem Organ Jenis Organ Fungsi
3. Sistem Cairan lympha mengandung
Lymphatica Saccus submaxillaris, leukosit dan sedikit eritrosit
,Saccus pectolaris, Saccus dan beberapa protein yang
4. Sistem abdominalis, Saccus melayang dalam darah.
Pencernaan lateralis, Saccus brachialis,
Saccus femuralis, Saccus Untuk mencerna makanan
inter-femuralis, Saccus dan menyerap sari-sari
cruralis makanan untuk proses
fisiologis tubuh
Cavum oris, pharynx,
oesophagus, vetriculus,
klep pyloris, intestinum,

Slide 26

No. Sistem Organ Jenis Organ Fungsi

5. Sistem Respirasi Paru-paru, kulit, lapisan Oksigen yang berasal dari
rongga kulit udara larut dalam cairan
permukaan respirasi dengan
jalan difusi masuk ke
pembuluh darah. Dalam
proses ini hemoglobin
memegang peranan dalam
oksidasi yang selanjutnya
akan dibawa ke jaringan-
jaringan tubuh yang
memerlukan. Sebagian besar
karbondioksida diangkut oleh
plasma darah dari jaringan ke
alat respirasi.

34

Tugas bagi yang remedi bab 2

JARINGAN PEMBENTUK PADA HEWAN
- JARINGAN IKAT

Daiva Caesar.N ( 3 )
XI IPA 3

35

DAFTAR YANG AKAN DIBAHAS PADA JARINGAN IKAT

 Fungsi umum
 Penggolongan matriks (Bahan Interseluler)
 Sel-sel jaringan ikat
 Macam jaringan ikat

 Jaringan ikat sebagai penyokong (Tulang rawan & Osteon)

36

Fungsi Jaringan ikat pada hewan

Fungsi utamanya sebagai
penghubung antarjaringan,
penunjang tubuh, (tulang, tulang
rawan) Berperan dalam proses
pengaturan suhu tubuh,
Mekanisme pertahanan dan
regenerasi.

 Matriks (Bahan interseluler)
Pada jaringan ikat, Matriks
merupakan hasil sekresi sel sel
jaringan ikat. Matriks terdiri dari
atas serabut dan substansi
(bahan) dasar

Jenis serat matriks,
-serat kolagen
-serat elastin
-serat retikuler

37

38

Serabut pada jaringan ikat

 Serabut kolagen

 Tersusun atas protein kolagen
 Berwarna putih keruh
 Bersifat kuat,kaku,daya renggang tinggi
 Terdpat pada tendon, tulang,dan kulit

 Serabut elastin

 Tersusun atas mukopolisakarida dan protein elastin
 Bersifat kenyal dan tingkat elastisitas tinggi
 Bentuk seperti pita pipih (silindris)
 Terdapat pada pembuluh darah, ligamen

 Serabut retikuler

 Memiliki kelenturan yang rendah
 Terdiri dari kolagen yang dilapisi glikoprotein
 Bentuk seperti jala-jala
 Terdapat pada hati, limpa, dan kelenjar limfe

39

Sel-sel jaringan ikat •Firoblas Jaringan ikat
•Makrofag dibagi menjadi
 Firoblas: Fungsinya yaitu menekskresikan protein •Sel lemak dua kelompok ,
yang berbentuk serat. •Sel plasma yaitu sel tetap
•Sel matosit dan sel kelana.
 Terdapat diantara serabut Jaringan ikat sel
 Bentuknya memanjang sel tetap cotohnya
 Sel lemak: sel khusus untuk menyimpan lemak. firoblas,
 Terdapat didalam sepanjang pembuluh darah kecil makrofag, sel
 Mereka tampak seperti tetes tetes minyak yang plasma, dan sel
lemak
berkilauan dikelilingi sitoplasma
 Makrofag:memiliki fungsi yang erat dalam pertahanan Gambar sel jaringan ikat

sistem tubuh  Firoblas
 Bentuk sel yang berubah-ubah
 Bersifat fagostosis (pemakan) zat buangan  Sel Plasma
 Sel mastosit:Fungsinya untuk menghasilkan heparin
 Makrofag
dan histamin.
 Heparin; berperan untuk pencegah pembekuan darah.  Sel lemak
 Histamin; meningkatkan kemampuan permeabilitas  Sel matosit

kapiler darah
 Terdapat pada jaringan ikat hewan rodentia
 Berbentuk oval tidak beraturan
o Sel Plasma:Fungsinya menghasilkan antibodi yang

dibuat didalam retikulum endoplasma
 Terdapat dalam membran serosa dan jaringan limfoid

40

Berdasarkan matriks matriks yang menyusunya, jaringan ikat

dibagi menjadi dua kelompok, yaitu jaringan ikat longgar dan jaringan ikat
padat.

Jaringan ikat Longgar Jaringan ikat padat

 Ciri-ciri :  Ciri-ciri:
 Di dominasi oleh serat kolagen,
 terdiri dari matriks yang
mengandung serat kolagen, karenanya jaringan ini bersifat
retikuler dan elastin, serta elastis. Tersusun dari sel-sel fibroblas.
beberapa jenis sel yaitu;sel  Berfungsi sebagai penghubung antara
makrofag, sel plasma, sel mastosit organ organ tubuh.
 Jaringan ikat padat terdiri dari 2 jenis
 Fungsinya sebagai penyokong yaitu;
organ tubuh dan menghubungkan a) jaringan ikat padat teratur
jaringan satu dengan jaringan lain
misal: ligamen, tendon
 Terdapat di selaput perut, saluran
pencernaan, akson a) jaringan ikat padat tidak teratur
misal:- pembungkus tulang
- lapisan dermis kulit

41

Tulang (Osteon) dilihat dari

 Fungsi : Tulang dalam jaringan strukturnya
pengikat berfungsi sebagai unit-unit
penyokong tubuh, alat gerak dan penyusun tulang
sebagai pelindung organ organ merupakan
yang berada dibawah tulang. suatu saluran-
Tulang bisa seperti itu karena saluran halus
memiliki sel dan serabut yang yang saling
terkurung dalam bahan yang berhubungan
keras membentuk
suatu sistem
 Sel sel pembentuk tulang disebut yang disebut
osteosit sistem havers

 Mempunyai serat yang bernama
kalogen yang berguna untuk
menambah kekuatan tulang

42

Tulang rawan (Kartilago) 1) Tulang rawan hialin

 Fungsi : penyokong  Mengandung serat kolagen yang
 Jaringannya terdiri dari sel-sel menyebar

yang disebut kondrosit,serabut,dan  Berwarna bening kaca
matriks  Terdapat pada bagian ujung
 Bersifat kuat dan kenyal
tulang dan daluran pernapasan
1) Tulang rawan hialin
2) Tulang rawan elastin

 Mengandung serat kolagen dan
jaring jaring serat elastin
banyak

 Berwarna kuning keruh

 Terdapat pada telinga bagian
luar,epiglotis, dan laring

43

1) Tulang rawan hialin
2) Tulang rawan elastin
3) Tulang rawan fibrosa

 Terdapat pada tulang rawan
yang membatasi bahu,
persendian tulang paha, dan
ligamen tertentu pada tulang

44

BAB IV SISTEM GERAK
A. Jurnal Belajar

Pertemuan Sistem Gerak dibuka dengan pengelompokan siswa yang telah dibuat oleh ibu puspa
yang nanti disuruh untuk membuat studi pustaka pengetahuan universal tentang sistem gerak di
tubuh yang nanti akan di presentasikan per kelompoj. Meeting pertama dimulai dari kelompok
otot. Ada 2 kelompok otot kedua kelompok memberikan materi & tampilan studi pustakanya
masing masing. Siswa dalam meet menyimak baik dan ibu puspa memberi pertanyaan kepada
kedua kelompok setelah presentasi. Pertanyaan pun menimbulkan argumen , sampai pertanyaan
itu berlangsung sampai meeting ke 2 . di meeting ke 2 , kedua pihak akhirnya bekerja sama
untuk memecahkan pertanyaan yang diberi bu puspa& menyelesaikan materi otot. Dilanjutkan
oleh kelompok tulang yang mempresentasikan studi pustakanya , kedua kelompok menerangkan
secara lancar sampai di meet ke 3 minggu ke 2. Yaitu kelompok sendi yang akhirnyamateri bab
sistem gerak ditutup.

B. Tugas-Tugas

Slide 1

PORTOFOLIO SISTEM GERAK

z XI IPA 3
- SMAN1 BPPN -

Nama : Daiva Caesar.N
Kelas : Xi ipa 3
Absen :3

45

46

Slide 2

• Tulang Sebagai sistem gerak

z

47

Slide 3

z • Fungsi dan penyakit di tulang

48

Slide 4

• petumbuhan tulang

z

49

Slide 5

z

50


Click to View FlipBook Version