The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Portofolio BIologi akhir (Daiva Caesar.N)_XI IPA 3

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by ernakartikawati18, 2021-06-15 00:45:26

Portofolio BIOLOGI Akhir (Daiva Caesar.N)

Portofolio BIologi akhir (Daiva Caesar.N)_XI IPA 3

Slide 6

• Struktur dan jebis tulang
z

51

Slide 7

z

S
E
N
D

52

Slide 8

z

53

Slide 9

z

54

Slide 10

z

55

Slide 11

z

56

Slide 12

z

57

Slide 13

z

58

Slide 14

z

59

Slide 15

z ● OTOT ●

60

Slide 16

z

61

Slide 17

z

62

Slide 18

z

63

Slide 19

z

64

Slide 20

z

65

Slide 21

z

66

Slide 22

z

67

Slide 23

z

68

Slide 24

z

69

BAB V SISTEM PEREDARAN DARAH
A. Jurnal Belajar

Jurnal, Hari pertama meeting pertama di bab sistem peredaran darah meeting berjalan lancar. Di
pertemuan keduaibu puspa tidak mengadakan meet dan memberi tugas mandiri yaitu membuat
catatan penting tentang materi bab 5 di buku catatan dan nanti akan diadakan tanya jawab, tapi
sangat disayangkan pertemuan meet selanjutnya selalu terkendala.

B. Tugas-Tugas

70

71

72

73

BAB VI SISTEM PENCERNAAN

A. Jurnal Belajar

Jurnal 1 : di Pertemuan pertama Bab 6 dibuka dengan Ibu Puspa memberi Pendahuluan berupa
sistem pencernaan serta alat pencernaan-nya, yang nanti akan dilanjutkan oleh siswa & siswi
untuk menjelaskan ilmu gizi dan komponen komponennya. Dan ada sesi pem foto an di akhir
pembelajaran.

Jurnal 2 : dimulai dilanjutkan dengan pembagian siswa yang akan menjelaskan sistem
pencernaan makanan dan setelah itu Ibu puspa menerangkan tentang zat aditif & gangguan
sistem pencernaan pada manusia.

Jurnal 3 : tidak ada meeting untuk Biologi siswa siswi diberi penjelasan tugaz yang mendatang.

Jurnal 4 : Meeting Biologi menggunakan microsoft teams meeting yang dimana saya tidak
paham kalau itu link meet Saya (Daiva Caesar Nugraha) tidak mengikuti meeting di hari itu
/jumat 15 Januari 2021.

Jurnal 5 : siswa siswi diberi tugas untuk menguji zat bahan makanan dan ibu puspa memberi
sistematika laporannya yang nanti siswa siswi akan menjelaskan laporan yang sudah dibuatnya.
Namun di pertemuan selanjutnya terjadi kendala yang dimana laporan hanya dikirim via google
classroom dan minggu kedepannya diadakan UH SISTEM PENCERNAAN MAKANAN untuk
kelas XI IPA 3.

B. Tugas-Tugas
Uji bahan makanan

“UJI BAHAN MAKANAN”

Mata Pelajaran/Nama : Biologi/ Daiva Caesar .N

Kelas/Semester : XI IPA 3/ genap

No.Abs :3

Tujuan:
1. Menjelaskan proses pencernaan bahan makanan seperti karbohirat, lemak, dan protein
2. Menguji bahan makanan yang mengandung karbohidrat, lemak, dan protein

Dasar teori : Menyajikan laporan hasil uji zat makanan yang terkandung dalam berbagai jenis bahan makanan
dikaitkan dengan kebutuhan energi setiap individu serta teknologi pengolahan pangan dan keamanan pangan

Alat dan Bahan: 11. Larutan Benedict
1. Tabung reaksi 12. Larutan Biuret
2. Rak tabung reaksi 13. Kertas Koran
3. Gelas ukur 14. Nasi, roti, kentang, jagung, ubi
4. Penjepit 15. Tahu, tempe, telur, susu, kacang
5. Kaki tiga
74

6. Kawat kassa 16. Minyak goreng, mentega
7. Pembakar Spiritus 17. Alat tulis menulis (kertas, pulpen,
8. Korek api pensil, spidol, isolasi)
9. Pipet
10. Lempengan mortal

Cara Kerja:
A. Uji Benedict (uji glukosa/karbohidrat monosakarida)

1. Haluskan nasi dengan cara menggerusnya menggunakan mortal dan lempengan.
2. Tambahkan air secukupnya sehingga terbentuk larutan.
3. Masukkan 5 ml larutan benedict ke dalam tabung reaksi.
4. Tambahkan 0,5 ml larutan hasil penggerusan nasi tersebut di atas.
5. Beri label “uji benedict: nasi” pada tabung reaksinya.
6. Amati warna sebelum dipanaskan.
7. Panaskan tabung reaksi yang berisi larutan benedict dan larutan nasi tersebut di atas selama 5 menit dan

dinginkan .
8. Amati perubahan warna yang terjadi dan catat pada tabel hasil pengamatan. Apabila dalam makanan terdapat

karbohidrat/gula monosakarida, larutan akan berwarna kuning kehijauan dan terbentuk endapan
merah bata.
9. Lakukan hal yang sama untuk kentang, roti, dan jagung.
10. Bandingkan hasil uji benedict untuk bahan-bahan makanan tersebut (nasi, roti, kentang, dan jagung)

B. Uji Iodin/Lugol (uji amilum/karbohidrat polisakarida)
1. Haluskan nasi dengan cara menggerusnya menggunakan mortal dan lempengan dan tambahkan air
secukupnya sehingga terbentuk larutan.
2. Masukkan 5 ml larutan hasil penggerusan bahan makanan ke dalam tabung reaksi.
3. Beri label “uji iodin: nasi” pada tabung reaksi.
4. Amati warna larutan.
5. Tambahkan 2 tetes larutan iodin.
6. Amati perubahan warna yang terjadi setelah ditetesi larutan iodin (apabila warna menjadi hitam atau
kebiruan, bahan makanan yang diuji mengandung amilumkarbohidrat) dan catat pada tabel hasil
pengamatan.
7. Lakukan hal yang sama untuk kentang, roti, dan jagung.
8. Bandingkan hasil uji benedict untuk bahan-bahan makanan tersebut (nasi, roti, kentang, ubi, dan jagung)

C. Uji Biuret (uji protein)
1. Haluskan tempe dengan cara menggerusnya menggunakan mortal dan lempengan.
2. Tambahkan air secukupnya sehingga terbentuk larutan.
3. Masukkan 1 ml larutan hasil penggerusan tempe tersebut ke dalam tabung reaksi.
4. Tambahkan setetes demi setetes larutan biuret sambil dikocok hingga tercapai warna maksimum (tidak terjadi
perubahan warna lagi).
5. Amati perubahan warna yang terjadi dan catat pada tabel hasil pengamatan. Jika warna berubah ungu
berarti bahan makanan mengandung protein.
6. Lakukan hal yang sama pada tahu, telur, dan susu.
7. Bandingkan hasil percobaan untuk tiap bahan makanan yang diuji.

D. Uji Lemak
1. Bentuklah kotak 5x5 cm pada kertas koran.
2. Teteskan larutan bahan makanan yang akan diuji pada kotak-kotak kertas koran tersebut.
3. Perhatikan perubahan warna yang terjadi dan catat pada tabel hasil pengamatan. Apabila kertas koran
menjadi buram/transparan, berarti bahan makanan mengandung lemak.

Tabel Hasil Pengamatan

A. Uji Benedict

No. Bahan Makanan Reagen Warna setelah dicampur
yang diuji/warna penguji/warna
Benedict/biru Sebelum dipanaskan Setelah dipanaskan

1. Roti tawar Putih Orange

75

2. Nasi Benedict/biru Putih Ungu dan endapan
berwarna biru muda
3. Tepung terigu Benedict/biru Putih
Kuning Orange
4. Larutan gula Benedict/biru Putih Orange
Ungu dan endapan biru
5. Tahu Benedict/biru muda

B. Uji Iodin/Lugol Reagen Perubahan Warna setelah dicampur
No. Bahan Makanan penguji/warna
yang diuji/warna Iodin/coklat Ungu gelap (pekat)
1. Nasi Iodin/coklat Hitam
2. Mentega Iodin/coklat Coklat gelap
3. Roti tawar Iodin/coklat Coklat gelap
4. Jagung Iodin/coklat Biru gelap (kehitaman)
5. Kacang tanah

C. Uji Biuret Reagen Perubahan Warna setelah dicampur
No. Bahan Makanan penguji/warna
yang diuji/warna Biuret/ Ungu samar
1. Nasi Biuret/ Setengah ungu
2. Kedelai Biuret/ Ungu
3. Tahu Biuret/ Ungu
4. Kemiri Biuret/ Ungu
5. Putih telur

D. Uji Lemak Warna kertas koran Perubahan warna setelah
No. Bahan Makanan Kertas buram ditetesi pada kertas koran
yang diuji/warna Bekas noda transparan
Roti

Pertanyaan:

1. Apakah warna yang terjadi pada bahan makanan yang mengandung karbohidrat setelah
diuji dengan: a) Larutanbenedict? b) Larutan iodin/lugol?
2. Apakah warna yang terjadi pada bahan makanan yang mengandung protein setelah
diuji dengan biuret?
3. Jelaskan perbandingan kandungan karbohidrat pada ke 5 bahanmakanan yang diuji!
4. Jelaskan perbandingan kandungan lemak pada ke 5 bahanmakanan yang diuji!
5. Jelaskan proses pencernaan karbohidrat, protein, dan lemak!

Jawab :

1.) a’ hasil dari setiap makanan yang diuji terhadap larutan benedict (biru) akan berubah
warnanya setelah dipanaskan dari warna awalnya. Perubahan warna orange
mengindikasikan bahwa zat pada makanan tersebut mengandung gula seperti roti,
tepung terigu, dan gula. semakin pekat warnanya menuju orange semakin banyak
kandungan gula pada makanan tsb. Namun pada nasi dan tahu, warna pada uji coba
setelah dipanaskan berwarna ungu dengan endapan biru muda yang mengindikasikan
kalau kandungan gula pada mereka tidak ada (sedikit).

b’ hampir sama dengan benedictlugol yang berfungsi untuk menguji coba kandungan
amilum pada makanan, warna akhir pada makanan yang mengandung amilum akan

76

berwarna kearah biru gelap (kehitaman), jika warna nya tetap (coklat) maka kandungan
amilum pada makanan tsb hampir tidak ada/sedikit.
[Sumber ; metodebelajar.com]

2.) Makanan yang mengandung protein akan berwarna keunguan setelah di uji coba
dengan tetesan biuret.
[Sumber : metodebelajar.com]

3.) Roti tawar & jagung ; warna coklat gelap (sedikit mengandung karbohidrat)

Kacang tanah. ; biru tua (banyak mengandung karbohidrat)

Mentega ; hitam (mengandung karbohidrat)

Nasi ; ungu kehitaman (mengandung karbohidrat)

[Sumber: Weschool.id]

4.) Uji kandungan lemak pada roti tawar (kertas buram) : noda transparan/tidak
mengandung lemak.

5.) -Proses pencernaan Karbohidrat setelah dicerna di usus akan diserap oleh dinding
usus halus dalam bentuk monosakarida.

Monosakarida dibawa oleh aliran darah sebagain besar menuju hati. Di dalam hati,
monosakarida mengalami proses sintesis menghasilkan glikogen, dioksidasi menjadi
CO2 dan H2O atau dilepaskan untuk dibawa oleh aliran darah ke bagian tubuh yang
memerlukan.

Hati dapat mengatur kadar glokosa dalam darah atas bantuan hormon insulin yang
dikeluarkan oleh kelenjar pankreas.

Hormon yang mengatur kadar gula dalam darah yaitu insulin (dihasilkan oleh
pankreas dan berfungsi menurunkan kadar glukosa dalam darah) dan hormon
adrenalin (dihasilkan oleh korteks adrenal, berfungsi menaikkan kadar glukosa
dalam darah)

-Proses pencernaan Protein Di dalam tubuh, protein diubah menjadi asam amino
oleh beberapa reaksi hidrolisis serta enzim-enzim yang bersangkutan.

Enzim-enzim yang bekerja pada proses hidrolisis protein, antara lain pepsin, tripsin,
kemotripsin, karboksipeptidase, dan amino peptidase.

Protein yang telah dipecah menjadi asam amino, kemudian diabsorbsi melalui
dinding usus halus dan sampai ke pembuluh darah.

Setelah diabsorbsi dan masuk ke dalam pembuluh darah, asam amino tersebut
sebagian besar langsung digunakan oleh jaringan.

Protein tidak dapat disimpan di dalam tubuh sehingga kelebihan protein akan

77

segera dibuang atau diubah menjadi zat lain.
Zat sisa hasil penguraian protein yang mengandung nitrogen akan dibuang bersama
air seni dan zat sisa yang tidak mengandung nutrogen akan diubah menjadi
karbohidrat dan lemak. Oksidasi 1 gram dapat menghasilkan energi 4 kalor.
-Proses pencernaan lemakLemak akan dihidrolisis menjadi asam lemak dan gliserol
dengan bantuan enzim lipase. Proses ini berlangsung dalam saluran pencernaan.
Sebelum diserap usus, asam lemak akan bereaksi dengan garam empedu
membentuk senyawa, seperti sabun.
Selanjutnya senyawa akan diserap jonjot usus dan akan terurai menjadi asam lemak
dan garam empedu.
Oleh lemak tersebut akan bereaksi dengan gliserol membentuk lemak. Kemudian
diangkut oleh pembuluh getah bening usus menuju pembuluh getah bening dada
kiri. Selanjutnya ke pembuluh balik bawah selangka kiri.

78

BAB VII SISTEM PERNAPASAN
A. Jurnal Belajar

Pertemuan pertama bab ke 7 dilakukan dengan meet dan berjalan lancar ibu puspa menyuruh
anak laki laki untuk membaca dan menjelaskan isi materi, lalu di pertemuan kedua meeting tidak
dilaksanakan karena Siswa dan siswi XI IPA 3 tak mengingatkan ke Ibu puspa kalau ada jam
biologi, lalu di pertemuan ketiga meeting dilaksanakan dengan lancar sambil mengingatkan tugas
KD 4.7 yaitu Tugas Hasil Pengamatan Lingkungan terhadap Pencemaran Udara. Di pertemuan
keempat meeting dilaksanakan lalu siswa siswi disuruh untuk menampilkan video yang telah
dibuat, tapi cuman 1 orang siswi yang tampil di hari itu.

B. Tugas-Tugas

79

80

BAB VIII SISTEM EKSKRESI
A. Jurnal Belajar

Jurnal, Pertemuan pertama dibuka dengan meeting tapi sayatidak ikut karena ketiduran,
Pertemuan kedua dilanjutkan dengan meet dan Ibu puspa membagi semua siswa untuk
menerangkan dan menjelaskan isi materi dari semua bab 8 Ibu puspa menyuruh siswa untuk
membuat rangkuman secara individu dan dibagi judulnya dari absensi. Di meeting ketiga
dilanjutkan dengan tim Hati untuk menjelaskan materinya, pertemuan keempat lanjut dengat
meet dan tim ginjal menjelaskan materinya, pertemuan keempat tim paru paru menjelaskan isi
materinya, pertemuan terakhir tim kulit menjelaskan isi materinya

B. Tugas-Tugas
Rangkuman Sistem Ekskresi
-

81

BAB IX SISTEM KOORDINASI
A. Jurnal Belajar

Jurnal, pertemuan pertama dilakukan dengan meeting dan berjalan lancar. Pertemuan kedua tidak
ad dikarenakan Ibu puspa ada kesibukan, pertemuan ketiga dilakukan daring. Pertemuan
keempat tidak ada karena Ibu puspa ada workshop. Meeting keempat dilaksanakan dengan
daring dan berlangsung sampai meeting ke lima

B. Tugas- Tugas
-

82

BAB X SISTEM KOORDINASI
A. Jurnal Belajar

Jurnal, pertemuan pertama dilakukan dengan meeting dan bu puspa menjelaskan pendahuluan
sistem koordinasi para siswa disuruh untuk menjelaskan dan membaca, pertemuan kedua lanjut
dengan menjelaskan dan membaca dari siswa dan siswi.

B. Tugas-Tugas
SSP dan SST

83

BAB XI SISTEM PERTAHANAN TUBUH
A. Jurnal Belajar
Jurnal, tidak ada meet dalam sistem pertahanan tubuh karena materi SMA 1 hanya sampai di bab
10
B. Tugas-Tugas

84

85

86

87

88

89

90

REFLEKSI
PERISTIWA
Cukup lama tapi kalau sudah mengerjakannya dengan tepat waktu pasti gampang untuk
menyusunnya tentunya tidak termasuk saya karena beberapa portofolio saya kosong

PERASAAN
Maaf bu semester 4 ini memang lagi kacau aja. Niat hilang dan malas melanda kontrol
diri lepas dan gak ingat waktu harapan terakhir yaitu semester 5 semoga bisa maju tanpa batas
PEMBELAJARAN
Dapat melihat siswa mana yang mengikuti betul Mapel BIOLOGI ini karena jurnal dan
portofolio ini tugas inti yang membantu dalam penambahan nilai walaupun etika dan tanggapan
siswa siswi di meet yang paling di ambil.

PERUBAHAN
Lebih tertib

91


Click to View FlipBook Version