18. Sesungguhnya orang-orang yang membenarkan (Allah dan
Rasul-Nya) baik laki-laki maupun perempuan dan
meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik, niscaya akan
dilipatgandakan (pembayarannya) kepada mereka; dan bagi
mereka pahala yang banyak.
BADAL (GANTI)
Macamnya:
1. Badal kul min kul/ badal muthabiq. (badal/ lafaz yang
menganti, merupakan 100 persen dari lafaz yang diganti/
mubdal minhu), contoh:
الأستاذَّم َحمدَّأستَاذَّم ْخلِ َّص
Ustadz Muhammad adalah guru yang ikhlas
Kata “Ustad” (mundal minhu), 100 persen atau samadengan
“Muhammad”.
2. Badal ba’dlu min kul. (sebagian dari keseluruan mubdal
minhu). Contoh:
ّحفظتَّالقرآ َنَّالكري َمَّنِ ْصَفَه
Saya telah menghafal al-Qur’an al-karim separuhnya
3. Badal Istihal. (badal adalah menunjukkan/ merupakan salah
satu sifat dari sifat-sifat dalam mubtal minhu). Contoh:
أَ ْع َجبَنِ ْيَّال ِكتَابَّتَْن ِسْي َقَّه
Kitab ini, sistimatikanya menakjubkanku
4. Badal Mubayin (badal yang memberikan penjelasan). Ada 3 :
a) Badal idlrab (Penjelasan mengalihkan). Contoh:
101
َصلْيتَِّفيَّال َم ْس ِج ِدَّال َم ْغ ِر َبَّالِْع َشاََّء
saya telah shalat maghrib, isya’.
b) Badal ghalaq (badal yang terjadi karena terpelesetnya
lisan). Contoh:
َّ َسل ْمتَّ َعلَىَّأَبِْي َكَّأَ ِخْي ََّك
Saya berucap salam kepada ayahmu, saudaramu
5. Badal nisyan (mutakkallim lupa, setelah ingat ia menyebutkan
badal). Contoh:
َّ َسل ْمتَّ َعلَىَّأَبِْي َكَّأَ ِخْي ََّك
Saya berucap salam kepada ayahmu, saudaramu
Penulisan Hamzah
Hamzah ada dua: hamzah washal dan hamzah Qatha’.
Hamzah washal adalah hamzah yang dibaca ketika diawal kalimat, dan
tidak dibaca ketika di tengah kalimat, dan ditulis hanya dengan alif
tanpa hamzah. Yang termasuk hamzah washal adalah:
1. hamzah dari isim berikut:
ا ْب ان ا ْب َنةا اِ ْام ُرا اؤ ام َر َأةا ا ْسما
Nama Seseorang Seseorang Anak Anak laki
perempuan
اِ ْستا laنkiم-lْياaَاki prانeِ m َاتاpَناuْاِاثan اِ ْثا َناا ِنا
ابنم
Asas Demi Dua 102
(perempuan)
2. fi’il amar tsulasi. Contoh : ( اُ ْك ُت ْ ابtulislah) Dua (laki-
laki)
3. Fi’il madly, fi’il amar, dan masdar dari fi’il khumasi. Contoh:
Isim mًعاaَsاd َماa َاتrاِ ْجا Fi’I'l Mudlari’ ََايْ َات َم َعاا Fi’il m)لaَ d َعlyاِ ْاج َتا َم َاعا(اِ ْف َت
ا
اPerkumpulan Sedang berkumpul Telah berkumpul
4. Fi’il madly, fi’il amar, dan masdanya dari fi’il sudasi. Contoh:
Isimااm ًمaاهاsَ d ْافa َاتr اِ ْاسFi’I'l Mudlaاri اي َ ْاس َات ْفا ِه ُ’ماFi)’iلاlَ m َعaف ْاتdَ lْسyِاِ ْسا َتا ْاف َه َما(ا
perbuatan Sedang meminta Telah meminta
meminta keterangn keterangn
اketerangan
5. Hamzahnya AL/ contoh: اَلْ َم ْد َر َس ُةا
Di awal kaاliةm َعa ِسt َو(اdاiُةاbسaَ c َرa اَلْ َم)ْدDi tengah ka اliِاةm َسaَرt ْ(دtمiَ dْلaااk َنd ِمibتاaُ caُع)ْد
Madrasah luas ايَا َز ْي ُدا،ُِا ْجلِ ْس Saya telah kembali dari madrsah
ا َوا ْجلِ ْ اس ا
اWahai Zاaiجاdُ ,اD َجaُّزnلdااu َسdََuكkَ lahْا!ِن اَجا ُجا اDُّزaلnااd َسuََdu َكklaْنh! َوا
اkaca tersebut pecah اkaca tersebut pecah
103
hamzah Qatha’ ialah hamzah yang terbaca baik ketika posisinya di awal
kalimat maupun di akhir kalimat, dan dalam tulisan (pengetikannya)
disertai hamzah tidak dengan alif saja.
Ada1p.unFyi’ailnmg utedrlamrai’smukuthaakmalzliamh.qCaotnhtao’ hp:aاسdaُ ُرla ْدfأاaَ z(sbaeyraikbuetl:ajar)
2. Fi’il madly, fi’il amar, sekaligus isim masdarnya dari fi’il ruba’i.
contoh:
Isim m اaاs ًمdاa َرr إِ ْكFi’il mad)lلyَ َأ ْك َر َما(أَ ْف َعFi’il amar َأ ْك ِر ْما
Perbuatan Memulyakan Mulyakanlah !
اmemulyakan
3. Semua isim yang dimulai dengan hamzah, selain isim masdar
dari khumasi dan sudasi, dan isim-isim sepuluh yang dihukumi
hamzah الwَماaعsْ hَأal. Contoh: إِبْ َرا ِه ْيم أنا
Pekerjaan- Ibrahim Saya
pekerjaan
4. Semua huruf yang dimulai dengan hamzah, selain hamzahnya
AL. contoh: إِ ْان إى إ َّان
أ ْوا إلا
Kecuali Atau Jika ke sesungguhnya
Latihan
104
Daftar Bacaan
Abdul Lathif, Muhammad Hamasah, Dr., dkk. 1997. An-Nahwu al-
Asasi, Kairo. Darul Fikr al-“Arabi.
Al-Afghany, 2003, Said Ibn Muhammad, al-Mujiz di Qawaid al-Lughah
al-‘Arabiyyah, bairut, Darul Fikr.
Al-Ghalayiny, Mushtofa, 2010, Jami’ al-Durus al-Lughah al-‘Arabiyyah,
Bairut, al-Risalah.
Fuad Ni’mah, 1958, Mulakhkhash Qawaid al- Lughah al- Arabiyyah,
Kairo, al-Maktabah alImy.
Hasan, Abbas, -, na-Nahwu al-Wafi, Mesir, Darul al-Fikr Kwa al-Ma’arif.
105