1
DISEMINASI
KURIKULUM MERDEKA
OLEH TIM PENGEMBANG
KURIKULUM
SMP NEGERI 5 BOJONEGORO
Before and after
kenyataan dan harapan
1. Menerpkan bbrp bagian
dan prinsip Kurikulum
Merdeka, tanpa mengganti
kurikulum satpend yg
sedang diterapkan.
2. Menerapkan Kurikulum
Merdeka menggunakan
perangkat ajar yg sudah
disediakan.
3. Menerapkan Kurilkulum
Merdeka dg
mengembangkan sendiri
berbagai perangkat ajar.
Mal praktik
pembelajaran
perbaikan loss
learning
tujuan
pembelajaran
kompetensi
konten
variasi
1. Penyediaan Perangkat ajar (Buku teks, Comtoh-contoh alur tujuan pembelajaran,
Perangkat ajar:
buku teks dan kurikulum operasional sekolah, serta modul ajar dan projek penguatan Profil
bahan ajar
pendukung Pelajar Pancasila doisediakn melalui platform digital bagi guru. Sekolah
2. Pelatihan dan dapat melakukan pengadaan buku teks secara mandiri dengan BOS
penyediaan
sumber belajar regular atas dukungan Pemda dan Yayasan.
guru, ke[ala Buku cetak dap[at dibeli menggunakan dana BOS melalui SIPlahatau cetak
sekolah, dan mPealantdihirai n mandiri bagi guru dan kepala sekolah melaluoi micro learning di
pemda
aplikasi digital.
3. Jaminan jam Menyediakan berbagai narasumber dalam Pelatihan Kurikulum Merdeka.
mengajar dan
tunjanganprofesi Misalnya, melalui pemngimbasan dari Sekolah Penggerak.
guru Berbagai sumber belajar untuk guru dalam bentuk e-book, video, podacast,
dll. Yang dapat diakses daring dan didistribusikan melalui media
penyimpanan (flashdisk).
Guru membentuk Komunitas Belajar untuk saling berbagi praktik baik (best
practice) dalam adopsi Kurikulum Merdeka, baik di sekolah maupun di
kPeormunuanihtasnnsytaru.ktur mata pelajaran tidak merugikan guru
Semua guru yang berhak mendapatlkan tunjangan profesi ketilka
menggunakan kurikulum 2013 akan tetap menfdapat hak tersebut!
STRUKTUR KURIKULUM
Implementasi Kurikulum Merdeka Berdasarkan
Tahap Kesiapan Satuan Pendidikan dan Pendidik
Aspek Tahap 1 Tahap 2 Tahap 3 Tahap 4
1. Membuat Mengemban Mengembangkan Mengembangkan
Pengem penyesuaian gkan kurikulum satuan kurikulum satuan
bangan kecil kurikulum pendidikan pendidikan yang
kuriku terhadap satuan berdasarkan kontekstual dan
lum contoh pendidikan contoh dari sesuai aspirasi
operasi dokumen berdasarkan Kemendikbud dan komunitas sekolah,
onal kurikulum contoh berbagai referensi termasuk
satuan satuan dokumen lain, termasuk menstrukturkan
pendidik pendidikan kurikulum menstruktur pembelajaran sesuai
an yang satuan pembelajaran visi-misi dan konteks
disediakan pendidikan sesuai visi-misi, sekolah, dengan
oleh yang kebutuhan serta melibatkan
Kemdikbud disediakan minat murid, perwakilan murid,
oleh konteks sekolah orang tua, dan
Kemdikbud dan lingkungan masyarakat
Implementasi Kurikulum Merdeka Berdasarkan
Tahap Kesiapan Satuan Pendidikan dan Pendidik
Aspek Tahap 1 Tahap 2 Tahap 3 Tahap 4
2. Mengguna Menggunakan Pembelajaran di Pembelajaran
Pengg kan buku buku teks beberapa mata bervariasi antara
u naan teks sebagai sumber pelajaran bervariasi menggunakan buku
peran sebagai utama antara menggunakan teks pelajaran dan
g kat sumber pengajaran buku teks pelajaran dan perangkat ajar lainnya
ajar utama dan perangkat perangkat ajar lainnya, yang diperoleh dari
pengajara ajar lainnya berdasarkan keputusan berbagai sumber yang
n dan sebagai guru tervalidasi,
perangkat referensi berdasarkan keputusan
ajar tambahan Sebagian guru guru
lainnya untuk guru dan menambah referensi dari
sebagai siswa sumber lain yang Sebagian besar guru
referensi tervalidasi, selain dari mampu membuat
tambahan Sebagian guru Kemendikbud perangkat ajarnya
untuk guru mulai sendiri yang
memodifikasi Sebagian guru mampu kontekstual dan
Implementasi Kurikulum Merdeka Berdasarkan
Tahap Kesiapan Satuan Pendidikan dan Pendidik
Aspe Tahap 1 Tahap 2 Tahap 3 Tahap 4
k
3. Tim Tim guru Tim guru Tim guru menggunakan
Pro guru membuat menggunakan modul projek yang
jek memb penyesuaian modul projek disediakan oleh Kemdikbud
Profil u at terhadap yang disediakan sebagai referensi untuk
Pela penyes modul oleh Kemdikbud mengembangkan modul
jar uaian projek yang sebagai yang kontekstual dan sesuai
Panc kecil disediakan referensi untuk dengan kebutuhan dan minat
asila terhad oleh mengembangka siswa. Siswa dan/ atau
ap Kemdikbud n modul yang masyarakat (misalnya
modul sesuai lebih kontekstual komunitas atau organisasi
projek kesepakatan dan sesuai peduli pendidikan) terlibat
yang tim guru dengan dalam perancangan projek.
disedia yang kebutuhan dan Rancangan projek disebarkan
Implementasi Kurikulum Merdeka Berdasarkan
Tahap Kesiapan Satuan Pendidikan dan Pendidik
Aspek Tahap 1 Tahap 2 Tahap 3 Tahap 4
4. Berdasarka Berdasarkan Berdasarkan Berdasarkan asesmen
Pemb n asesmen asesmen diagnostik, asesmen diagnostik, diagnostik, siswa di
elajar diagnostik, siswa di angkatan siswa di kelas yang kelas yang sama
an guru yang sama dibagi sama dibagi dibagi menjadi dua
sesuai mengajar menjadi dua atau menjadi dua atau lebih kelompok
tahap seluruh lebih rombongan kelompok menurut menurut capaian
capai siswa di belajar, capaian belajar belajar mereka, dan
an kelasnya masingmasing mereka, dan keduanya diajarkan
belaja sesuai diajarkan oleh guru keduanya diajarkan oleh guru yang sama.
r dengan mata pelajaran oleh guru yang
pesert fase yang berbeda. sama. Sekolah
a didik capaian Dengan demikian, menyelenggarakan
setiap siswa dapat Sekolah program pelajaran
belajar belajar sesuai menyelenggarakan tambahan untuk siswa
mereka dengan fase program pelajaran yang belum siap untuk
capaian belajarnya tambahan untuk belajar sesuai dengan
CARA MENGGUNAKAN
CAPAIAN
PEMBELAJARAN
CAPAIAN PEMBELAJARAN M
T
Jika dianalogikan W
dengan sebuah T
perjalanan berkendara, F
CP memberikan tujuan
umum dan
ketersediaan waktu
untuk mencapainya
(fase).Sumber: OECD (2018)
Pengertian Capaian Pembelajaran
“Capaian Pembelajaran (CP) merupakan kompetensi
pembelajaran yang harus dicapai peserta didik pada
setiap fase, dimulai dari Fase Fondasi pada PAUD.
Untuk Pendidikan dasar dan menengah, CP disusun
untuk setiap mata pelajaran.”
(lihat: Keputusan Menteri Republik Indonesia Nomor 56/M/2022 tentang Pedoman
Penerapan Kurikulum dalam rangka Pemulihan Pembelajaran)
Pemerintah hanya menetapkan tujuan akhir per fase (CP) dan waktu
tempuhnya (fase). Satuan pendidikan memiliki keleluasaan untuk
menentukan strategi dan cara atau jalur untuk mencapainya. Agar bisa
menentukan strategi yang sesuai, kita perlu tau titik awal keberangkatan
para peserta didik.
KATA KUNCI
CAPAIAN PEMBELAJARAN = KOMPETENSI DASAR
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP) = SILABUS
MODUL AJAR = RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
FASE = TINGKAT CAPAIAN PEMBELAJARAN
Capaian pembelajaran dirumuskan per fase
karena untuk membedakannya dengan kelas
karena peserta didik di satu kelas yang sama bisa
jadi belajar dalam fase pembelajaran yang
berbeda. Ini merupakan penerapan dari prinsip
pembelajaran sesuai tahap capaian belajar atau
yang dikenal juga dengan istilah teaching at the
right level (mengajar pada tahapan/tingkat yang
sesuai).
SMP KELAS 7,8,9 = FASE D
Komponen CP 1
2
Rasional Mata Pelajaran Tujuan Mata Karakteristik Mata Pelajaran
Pelajaran
● Alasan mempelajari mapel ● Deskripsi umum tentang apa
tersebut Kemampuan yang yang dipelajari dalam mata
perlu dicapai pelajar pelajaran
● keterkaitan antara Mapel setelah mempelajari
dengan salah satu (atau mata pelajaran ● Elemen-elemen (strands)
lebih) Profil Pelajar tersebut atau domain mata pelajaran
Pancasila serta deskripsinya
Capaian dalam setiap fase secara Capaian setiap fase menurut elemen 3
keseluruhan 4
Dibuat dalam bentuk matriks. Setiap
Kompetensi pembelajaran yang harus elemen dipetakan menurut
dicapai peserta didik pada setiap fase. perkembangan siswa
Dibuat dalam bentuk pernyataan yang
disajikan dalam paragraf yang utuh.
KARAKTERISTIK CAPAIAN
PEMBELAJARAN
KOMPETENSI
KETRAMPILAN YANG INGIN DICAPAI SESUAI TAKSONOMI BLOOM
KONTEN
JUDUL BAB ATAU MATERI
VARIASI
CARA YANG DIGUNAKAN UNTUK MENCAPAI TUJUAN
PEMBELJARAN
CONTOH
MENDISKRIPSIKAN TENTANG LETAK WILAYAH INDONESIA
DENGAN MENGGUNAKAN PETA ( KONDISI )
Klasifikasi Taksonomi Bloom
Apa yang dimaksud dengan
memahami?
Capaian Pembelajaran
Taksonomi Bloom dianjurkan untuk digunakan ketika
guru merancang pembelajaran harian dan asesmen
kelas sesuai dengan tujuan pengembangan
taksonomi.
Taksonomi Bloom berguna untuk “menerjemahkan
standar” ke dalam istilah dan bahasa yang lebih
konkrit dan operasional untuk digunakan sehari-
hari.
Bentuk Pemahaman dalam CP M
T
Prinsip penyusunan CP menggunakan pendekatan W
konstruktivisme yang membangun pengetahuan dan T
berdasarkan pengalaman nyata dan kontekstual. Menurut F
teori belajar konstruktivisme (constructivist learning
theory), pengetahuan bukanlah kumpulan atau seperangkat
fakta-fakta, konsep, atau kaidah untuk diingat.
Konsep “Memahami” dalam Capaian Pembelajaran (CP)
dalam konstruktivisme adalah proses membangun
pengetahuan melalui pengalaman nyata. Pemahaman tidak
bersifat statis, tetapi berevolusi dan berubah secara
konsSumtbaer:nOECDs(2e018p) anjang siswa mengonstruksikan pengalaman-
pengalaman baru yang memodifikasi pemahaman
sebelumnya
Identifikasi hasil yang diinginkan
CP, TP, dan ATP
Bagaimana penggunaan
CP pada satuan pendidikan?
RAPORT HASIL BELAJAR
ARTI ELEMEN DALAM
CAPAIAN PEMBELAJARAN
Bagaimana menggunakan CP ke dalam pembelajaran di
kelas?
• CP diturunkan ke alur dan tujuan pembelajaran,
selanjutnya dikembangkan menjadi modul ajar.
• Pendidik memiliki keleluasaan untuk membuat sendiri,
memilih, dan memodifikasi modul ajar yang tersedia
sesuai dengan konteks, karakteristik, serta kebutuhan
peserta didik.
• Pemerintah menyediakan contoh-contoh modul ajar
yang dapat dijadikan inspirasi untuk satuan
pendidikan.
Kriteria tujuan pembelajaran idealnya terdiri dari beberapa komponen
sebagai berikut:
● Kompetensi yaitu kemampuan yang mencakup sikap, pengetahuan,
dan keterampilan yang dapat didemonstrasikan oleh peserta didik
yang menunjukkan peserta didik telah berhasil mencapai tujuan
pembelajaran.
● Konten yaitu ilmu pengetahuan inti atau konsep utama yang perlu
dipahami di akhir satu unit pembelajaran.
● Variasi yaitu pendekatan yang berbeda sesuai karakteristik peserta
didik berkebutuhan khusus *)
Kriteria alur tujuan Pembelajaran:
● Menggambarkan urutan pengembangan kompetensi yang harus
dikuasai peserta didik
● ATP dalam satu fase menggambarkan cakupan dan tahapan
pembelajaran yang linear dari awal hingga akhir fase.
● ATP pada keseluruhan fase menggambarkan cakupan dan tahapan
pembelajaran yang menggambarkan tahapan perkembangan
kompetensi antar fase dan jenjang
Contoh Hasil Pemetaan CP ke dalam Alur Tujuan Pembelajaran
Menganalisis Capaian Merumuskan Tujuan Pembelajaran dan Memetakan bagian ATP per kelas
Pembelajaran Alur Tujuan Pembelajaran sesuai dengan alokasi waktu
47
Merumuskan Tujuan Pembelajaran dan Alur Tujuan Pembelajaran
Memetakan bagian ATP per kelas sesuai dengan alokasi waktu
Tujuan pengembangan modul ajar:
Mengembangkan perangkat ajar yang memandu pendidik
melaksanakan pembelajaran
Pendidik memiliki kemerdekaan untuk:
● memilih atau memodifikasi modul ajar yang sudah disediakan
pemerintah untuk menyesuaikan modul ajar dengan
karakteristik peserta didik, atau
● menyusun sendiri modul ajar sesuai dengan karakteristik
peserta didik
50