The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

DISEMINASI Kurikulum Merdeka Belajar pengimbasan ikm workshop cluster kota

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by mudjilastutik86, 2022-09-24 11:41:18

DISEMINASI Kurikulum Merdeka Belajar

DISEMINASI Kurikulum Merdeka Belajar pengimbasan ikm workshop cluster kota

Kriteria yang harus dimiliki oleh modul ajar adalah:
1. Esensial: Pemahaman konsep dari setiap mata pelajaran

melalui pengalaman belajar dan lintas disiplin.
2. Menarik, bermakna, dan menantang: Menumbuhkan minat

untuk belajar dan melibatkan peserta didik secara aktif
dalam proses belajar. Berhubungan dengan pengetahuan
dan pengalaman yang dimiliki sebelumnya, sehingga tidak
terlalu kompleks, namun juga tidak terlalu mudah untuk
tahap usianya.
3. Relevan dan kontekstual: Berhubungan dengan pengetahuan
dan pengalaman yang dimiliki sebelumnya, dan sesuai
dengan konteks di waktu dan tempat peserta didik berada.
4. Berkesinambungan: Keterkaitan alur kegiatan pembelajaran
sesuai dengan fase belajar peserta didik.

51

Perencanaan Pembelajaran

52

Bagaimana merencanakan dan melaksanakan Perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran dan
pembelajaran dan asesmen? asesmen intrakurikuler

Menganalisis Capaian Pembelajaran (CP), menyusun 1
Tujuan Pembelajaran dan Alur Tujuan Pembelajaran
Perencanaan, Pelaksanaan, dan Pengolahan

2 Asesmen Diagnostik

Pengembangan Modul Ajar 3

4 Penyesuaian pembelajaran dengan tingkat capaian dan
karakteristik peserta didik

Perencanaan, Pelaksanaan, dan Pengolahan 5
Hasil Asesmen Formatif dan Sumatif

6 Pelaporan Hasil Belajar

Evaluasi Pembelajaran dan Asesmen 7

Perencanaan ini bisa dimodifikasi sesuai dengan kebutuhan dan kondisi

53

Asesmen Diagnostik dilakukan sema guru
mapel

Asesmen diagnostik bertujuan untuk mengidentifikasi

kompetensi, kekuatan, kelemahan peserta didik. Hasilnya

digunakan guru sebagai rujukan dalam merencanakan

pembelajaran sesuai dengan kebutuhan pembelajaran

peserta didik.

- diagnostic non kognitif

Dalam kondisi tertentu, informasi terkait latar belakang

keluarga, kesiapan belajar, motivasi belajar, minat peserta

didik, dll, dapat dipakai sebagai bahan pertimbangan dalam

merencanakan pembelajaran.

- Diasnogtik kognitif 54

Contoh Tahapan Asesmen Diagnostik

1 2 3 Waktu Pelaksanaan:

Menganalisis Mengidentifikasi Menyusun instrumen Guru dapat melaksanakan asesmen diagnostik
laporan hasil Kompetensi yang akan asesmen untuk mengukur sesuai kebutuhan, misalnya:
belajar (rapor) diajarkan kompetensi peserta didik.
peserta didik instrumen asesmen yang 1. Pada awal tahun pelajaran
tahun dapat digunakan antara 2. Pada awal lingkup materi
sebelumnya. lain: 3. Sebelum menyusun modul ajar secara
- Tes tertulis/lisan
mandiri
dan/atau
- Keterampilan Catatan:
1. Guru diberi keleluasaan untuk
(Produk,Praktik) menentukan instrumen asesmen sesuai
-Observasi dengan karakteristik kompetensi dan
tujuan asesmen.
4 5 6 2. Contoh tahapan asesmen diagnostik ini
dapat digunakan untuk asesmen pada
Bila diperlukan menggali Pelaksanaan Asesmen dan Hasil diagnosis menjadi awal tahun pelajaran dan sebelum
informasi peserta didik dalam pengolahan hasil. data/informasi untuk menyusun modul mandiri.
aspek: merencanakan pembelajaran 3. Untuk asesmen pada awal lingkup materi,
Latar belakang keluarga, sesuai tahap capaian dan contoh tahapan ini dapat disederhanakan
motivasi, minat, sarana karakteristik peserta didik. menjadi tahap 1, 2, 3, 5, dan 6. Tahapan 4
dan prasarana belajar, dan dapat dilewatkan.
aspek lain sesuai kebutuhan
peserta didik/sekolah.

55

3 Mengembangkan modul ajar

56

Tujuan pengembangan modul ajar: Catatan: pendidik dan satuan pendidikan dapat menggunakan
Mengembangkan perangkat ajar yang memandu berbagai strategi untuk mengembangkan modul ajar selama
pendidik melaksanakan pembelajaran modul ajar yang dihasilkan memenuhi kriteria yang telah
ditetapkan dan aktivitas pembelajaran dalam modul ajar sesuai
Pendidik memiliki kemerdekaan untuk: dengan prinsip pembelajaran dan asesmen.
● memilih atau memodifikasi modul ajar
yang sudah disediakan pemerintah untuk Modul ajar yang dikembangkan memenuhi kriteria berikut ini:
menyesuaikan modul ajar dengan
karakteristik peserta didik, atau Kriteria yang harus dimiliki oleh modul ajar adalah:
● menyusun sendiri modul ajar sesuai 1. Esensial: Pemahaman konsep dari setiap mata pelajaran
dengan karakteristik peserta didik melalui pengalaman belajar dan lintas disiplin.
2. Menarik, bermakna, dan menantang: Menumbuhkan minat
untuk belajar dan melibatkan peserta didik secara aktif dalam 57
proses belajar. Berhubungan dengan pengetahuan dan
pengalaman yang dimiliki sebelumnya, sehingga tidak terlalu
kompleks, namun juga tidak terlalu mudah untuk tahap
usianya.
3. Relevan dan kontekstual: Berhubungan dengan
pengetahuan dan pengalaman yang dimiliki sebelumnya, dan
sesuai dengan konteks di waktu dan tempat peserta didik
berada.
4. Berkesinambungan: Keterkaitan alur kegiatan pembelajaran
sesuai dengan fase belajar peserta didik.

Seperti apa keleluasaan pendidik dalam Komponen Modul Ajar
pengembangan modul ajar? Penulisan modul ajar bertujuan untuk memandu pendidik untuk melaksanakan proses
pembelajaran. Komponen dalam modul ajar ditentukan oleh pendidik berdasarkan
kebutuhannya. Secara umum modul ajar memiliki komponen sebagai berikut

Informasi umum Komponen inti Lampiran

● Identitas penulis modul ● Tujuan pembelajaran ● Lembar kerja peserta didik
● Kompetensi awal ● Asesmen ● Pengayaan dan remedial
● Profil Pelajar Pancasila ● Pemahaman bermakna ● Bahan bacaan pendidik dan peserta didik
● Sarana dan prasarana ● Pertanyaan pemantik ● Glossarium
● Target peserta didik ● Kegiatan pembelajaran ● Daftar pustaka
● Model pembelajaran yang digunakan ● Refleksi peserta didik dan pendidik

Tidak semua komponen di atas wajib tercantum dalam modul ajar yang dikembangkan oleh pendidik. Pendidik di satuan
pendidikan diberi kebebasan untuk mengembangkan komponen dalam modul ajar sesuai dengan konteks lingkungan dan kebutuhan
belajar peserta didik.

58

Bagaimana guru mengembangkan modul Strategi Mengembangkan Modul Ajar (MA)
ajar?
CONTOH 1
Glosarium
1. Mengidentifikasi tujuan pembelajaran yang bisa dikelompokkan
Pemahaman bermakna dalam satu lingkup materi. Satu MA bisa mencakup beberapa tujuan
pembelajaran.
Kalimat pernyataan yang mendeskripsikan proses belajar
yang tidak sekedar menghafal konsep-konsep atau fakta- 2. Lakukan asesmen diagnosis mengidentifikasi penguasaan
fakta belaka, tetapi merupakan kegiatan menghubungkan kompetensi awal peserta didik.
konsep-konsep untuk membangun pemahaman yang utuh,
sehingga konsep yang dipelajari akan dipahami secara baik 3. Tentukan teknik dan instrumen asesmen sumatif beserta indikator
dan membentuk perilaku. Dalam bahasa Inggris sering keberhasilan asesmen sumatif yang akan dilakukan pada akhir
disebut sebagai Enduring Understanding, Conceptual lingkup materi.
Understanding, Big Idea, Central Idea atau Statement of
Inquiry. → pembelajaran 4. Tentukan periode waktu atau jumlah JP yang dibutuhkan.
5. Tentukan teknik dan instrumen asesmen formatif berdasarkan
Pertanyaan pemantik
Adalah kalimat pertanyaan yang digunakan untuk aktivitas pembelajaran.
memantik rasa ingin tahu, memulai diskusi, dan 6. Buat rangkaian kegiatan pembelajaran dari awal sampai akhir.
memulai penelitian. Bentuk pertanyaan pemantik 7. Pastikan aktivitas pembelajaran selaras dengan tujuan
sebaiknya dalam bentuk terbuka dengan
menggunakan kata tanya seperti mengapa, pembelajaran.
bagaimana, atau apa sajakah. 8. Setiap kegiatan dilengkapi dengan pemahaman bermakna dan

Lembar belajar: adalah lembar yang bisa pertanyaan esensial yang menjadi acuan.
dipergunakan sebagai lembar refleksi, lembar grafik 9. Persiapkan lembar belajar, materi belajar, dan media belajar sesuai
organisasi, lembar kerja, maupun soal.
dengan kesiapan, minat, dan profil belajar peserta didik.
10. Lampirkan instrumen asesmen seperti ceklis, rubrik atau lembar

observasi yang dibutuhkan.
11. Periksa kembali kelengkapan komponen modul ajar.

59

Strategi Mengembangkan Modul Ajar (MA)

Menganalisis kondisi Melakukan asesmen Mengidentifikasi dan Memilih tujuan CONTOH 2
dan kebutuhan diagnostik terhadap menentukan dimensi pembelajaran dari
peserta didik, kondisi dan kebutuhan Atujuan pembelajaran Merencanakan jenis,
Profil Pelajar berdasarkan CP yang teknik dan
pendidik, serta satuan peserta didik. Pancasila yang akan akan dikembangkan
pendidikan. menjadi modul ajar. instrumen asesmen.
dicapai.

Evaluasi dan Modul siap Mengelaborasi kegiatan pendidik dapat menentukan Menyusun modul
Pengembangan digunakan pembelajaran sesuai komponen-komponen yang ajar berdasarkan
dengan komponen
Modul esensial. esensial sesuai dengan komponen -
kebutuhan pembelajaran. komponen yang

ditentukan.

60

Contoh Cuplikan Modul Ajar MA untuk Kelas 4
Matematika
Profil Pelajar Pancasila: Asesmen Sumatif 25 JP
● Bernalar kritis Mendesain bungkus estetik dan
● Mandiri ramah lingkungan. Apa sajakah karakteristik bangun ruang?
Indikator tugas: Aktivitas 1: Asesmen diagnostik.
Tujuan pembelajaran Aktivitas 2: Diskusi kelompok: apa sajakah karakteristik bangun ruang?
● Mengidentifikasi berbagai benda - Menjelaskan karakteristik (Kelompok berdasarkan hasil asesmen diagnostik: belum paham, sudah
dan mengenal ciri-ciri bangun ruang bentuk paket dengan paham dan melampaui)
prisma. tulisan dan gambar. Aktivitas 3: Kegiatan kelompok observasi sekitar: latihan menggunakan
● Menggambar bangun ruang prisma nalar kritis dengan menggambar dan mengelompokkan bangun ruang
dengan kertas isometrik. - Menjelaskan spesifikasi di sekitarmu.
● Menyelesaikan permasalahan barang dan bungkus Mengapa penting belajar tentang bangun ruang?
dengan konsep bangun ruang dengan perkalian dan Aktivitas 4: Permainan tebak bangun ruang (formatif)
prisma. pembagian. Aktivitas 5: Latihan bernalar kritis: investigasi kubus dan prisma.
● Mengidentifikasi, menduplikasi, dan Aktivitas 6: Kegiatan berpasangan: mengukur keliling dan luas bidang
mengembangkan pola gambar dan datar yang ada di bangun ruang.(formatif)
pola bilangan yang melibatkan Aktivitas 7: Investigasi volume kubus dengan mengisi kubus.
operasi perkalian dan pembagian. Aktivitas 8: Bongkar pasang kardus bekas untuk membuat jaring.
Aktivitas 9: Menggambar jaring kubus dan bangun ruang lain. (formatif)
Apa keterampilan yang perlu dimiliki untuk belajar bangun ruang?
Aktivitas 10: Mendesain bungkus paket.
Aktivitas 9: Presentasi desain.

Asesmen Diagnostik:
Menjawab delapan pertanyaan
operasi bilangan.

Contoh penerapan Diskusi dan kegiatan berkelompok dibagi berdasarkan kelompok dengan kesiapan yang berbeda, sehingga 61
penyesuaian pembelajaran sesuai dengan tingkat kesiapan peserta didik.
pembelajaran dan Kegiatan observasi sekitar, diskusi dengan pertanyaan pemantik adalah pembelajaran yang membangun
pengembangan PPP elemen bernalar kritis dan juga mandiri dengan melibatkan peserta didik dalam diskusi dan pemilihan bentuk
untuk tugas asesmen sumatif.

Contoh Cuplikan Modul Ajar MA untuk Kelas 4
IPAS
Profil Pelajar Pancasila: Asesmen sumatif: 35 JP
● Bernalar kritis Menunjukkan pemahaman
● Mandiri mengenai pengaruh siklus air Tautan MA IPAS Kelas 4
dalam presentasi dan pameran Siklus Air
Tujuan Pembelajaran: karya.
Peserta didik mengidentifikasi urutan siklus air.
Peserta didik mendeskripsikan pengaruh siklus air dalam Indikator asesmen sumatif:
kehidupan sehari-hari.
Memberikan gambaran informasi detail dan
Asesmen Diagnostik: akurat, relevan, dan berhubungan dengan
Menjawab tiga pertanyaan tentang siklus air. topik.

Presentasi berisi pesan yang jelas dipahami
audiens.

Urutan Kegiatan

Apa yang terjadi apabila tidak ada air? Apa sajakah fungsi air bagi makhluk Bagaimana proses terjadinya daur Bagaimana cara memperoleh air Apa masalah yang terjadi tentang air? Bagaimana menunjukan pemahaman tentang
hidup di muka bumi? air? bersih? pengaruh siklus air?

Aktivitas 1: Diskusi fungsi air Aktivitas 2: Curah pendapat Aktivitas 3: Eksperimen daur Aktivitas 4: Praktek penyaringan Aktivitas 5: Riset kelompok Aktivitas 6: Pameran dan
untuk manusia. tentang fungsi air. air. air bersih. tentang air bersih. Presentasi pemahaman.
Formatif asesmen Formatif asesmen Formatif asesmen

Contoh penerapan Asesmen sumatif memberikan pilihan dalam membuat produk presentasi, bisa dengan menulis laporan
penyesuaian
pembelajaran dan ilmiah, membuat rekaman sandiwara radio, rekaman siaran atau poster/ infografis.
pengembangan PPP
Dalam eksperimen daur air, guru memberikan pilihan menantang sesuai dengan tingkat kesiapan peserta

didik, dengan tiga kegiatan eksperimen yang berbeda. 62

Implementasi Pembelajaran Terdiferensiasi

•Menyesuaikan materi berdasarkan KONTEN PROSES •Kegiatan-kegiatan bermakna yang
tingkat kesiapan, minat, dan gaya dilakukan peserta didik di kelas
belajar. dibedakan berdasarkan kesiapan, minat,
dan gaya belajar peserta didik.
•Memberikan materi yang bervariasi.
Menerapkan kontrak belajar. •Kegiatan yang dilakukan harus
memenuhi kriteria sebagai berikut.
•Menggunakan model pembelajaran
kelompok. • Baik, yaitu kegiatan yang
menggunakan keterampilan informasi
•Menyajikan materi dengan berbagai yang dimiliki peserta didik.
model pembelajaran.
• Berbeda dalam hal tingkat kesulitan
•Menyediakan berbagai sistem yang dan cara pencapaiannya.
mendukung.

LINGKUNGA PRODUK
N BELAJAR
•Penataan ruang kelas secara •Menunjukkan pencapaian
personal, sosial, dan fisik disesuaikan pengetahuan, keterampilan, dan
dengan kesiapan peserta didik pemahaman peserta didik setelah
dalam belajar, minat, dan gaya menyelesaikan satu unit pelajaran.
belajar agar memiliki motivasi yang
tinggi dalam belajar •Guru merancang produk yang akan
dikerjakan oleh peserta didik

•Guru menentukan kriteria penilaian
dalam bentuk rubrik

Implementasi Pembelajaran Terdiferensiasi

• Kognitif Pemetaan Peserta •secara kolaborasi
• Non Kognitif didik dipimpin oleh
kepala sekolah dan
Asesmen Diagnostik •Salah satu contoh tim kurikulum
pemetaan adalah
pemetaan Pemetaan
berdasarkan gaya Kurikulum
belajar visual,
kinestetik dan
audio.

Sampai di sini, apakah ada pertanyaan
yang ingin diajukan?

65

Sering Ditanyakan

https://kurikulum.kemdikbud.go.id/faq-topic/

67

00

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

Terima kasih


Click to View FlipBook Version