The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

E-lkpd matematika berbasis etnomatika ini disusun dengan menggunakan bahasa yang mudah dipahami dengan tampilan yang menarik,Setiap awal bab e-lkpd ini disajikan dengan ilustrasi gambar yang berbasis etnis atau budaya sesuai dengan materinya. Tujuan penyusunan e-lkpd matematika SMP kelas VII ini adalah dapat memfasilitasi peserta didik yang dirasa belum begitu paham tentang matematika. Selain itu diharapkan dengan menggunakan e-lkpd ini peserta didik dapat melakukan pembelajaran dengan mandiri tanpa tergantung dengan penjelasan dari pendidik.

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by restisetiawati50, 2021-07-23 08:10:37

E-LKPD Matematika Berbasis Etnomatika Kelas VII Semester 2

E-lkpd matematika berbasis etnomatika ini disusun dengan menggunakan bahasa yang mudah dipahami dengan tampilan yang menarik,Setiap awal bab e-lkpd ini disajikan dengan ilustrasi gambar yang berbasis etnis atau budaya sesuai dengan materinya. Tujuan penyusunan e-lkpd matematika SMP kelas VII ini adalah dapat memfasilitasi peserta didik yang dirasa belum begitu paham tentang matematika. Selain itu diharapkan dengan menggunakan e-lkpd ini peserta didik dapat melakukan pembelajaran dengan mandiri tanpa tergantung dengan penjelasan dari pendidik.

Keywords: #E-LKPD #Matematika #Etnomatika

Kata Pengantar

Alhamdulillah, puji syukur kehadirat Allah SWT atas rahmat dan hidayah-Nya,
sehingga saya dapat menyelesaikan e-lkpd matematika materi kelas VII semester
genap. e-lkpd ini hadir untuk memenuhi kebutuhan belajar para siswa SMP Kelas VII
dan sebagai pelengkap bagi peran guru matematika. Setiap kompetensi yang ada di
dalam lembar kerja peserta didik ini hadir untuk memenuhi kebutuhan belajar para
siswa SMP Kelas VII dan sebagai pelengkap bagi peran guru matematika. Setiap
kompetensi yang ada di dalam lembar kerja peserta didik ini disampaikan dengan cara
yang mudah dipahami oleh para siswa.

E-lkpd ini disusun untuk memenuhi kebutuhan siswa dalam mempelajari
matematika kelas VII di semester genap. Pembahasan materi dalam e-lkpd ini
diupayakan menggunakan Bahasa yang mudah dipahami oleh siswa. Selain itu setiap
permasalahan dan contoh-contoh soal yang disajikan menyangkut dengan budaya
dalam kehidupan sehari-hari sehingga akan lebih mudah memahaminya.

Penulis menyadari bahwa penyusunan e-lkpd ini dapat diselesaikan atas doa,
dukungan, dan bantuan dari berbagai pihak. E-lkpd ini juga jauh dari kesempurnaan.
Oleh karena itu, kritik dan saran terhadap e-lkpd ini sangat diharapkan sebagai
evaluasi kedepannya. Terima kasih.

Jakarta, 1 Juli 2021

Penyusun

Resti Setiawati

E-LKPD Matematika Berbasis Etnomatika Kelas VII Semester 2 1

DAFTAR ISI

Kata pengantar …………………………………………………………………………………. 1
Daftar Isi ……………………………………………………………………………………………. 2

Pendahuluan ……………………………………………………………………………………… 4

Petunjuk Penggunaan e-LKPD …………………………………………………………. 4

BAB 5 Perbandingan …………………………………………………………………………. 5
A. Konsep Perbandingan …………………………………………………………………. 6
B. Perbandingan Senilai pada Peta dan Model ………………………………. 8
C. Perbandingan Berbalik Nilai ………………………………………………………. 10
Uji Kompetensi …………………………………………………………………………. 12

BAB 6 Aritmatika Sosial ……………………………………….…………………………. 18
A. Nilai Suatu Barang ………………………………………………………………….…. 19
B. Harga Pembelian, Harga Penjualan, Untung, dan Rugi ……………. 21
C. Bunga Tunggal …………………………………………………………………………… 25
D. Diskon dan Pajak …………………………………………………………………….… 27
E. Tara, Bruto, dan Neto ………………………………………………………………. 31
Uji Kompetensi ………………………………………………………………………… 34

BAB 7 Garis dan Sudut ……………………………………………………………………. 40

A. Kedudukan Dua Garis ………………………………………………………………… 41
B. Sudut …………………………………………………………………………………………. 46
C. Hubungan Antar Sudut ……………………………………………………………… 50
D. Hubungan Antara Garis dan Sudut …………………………………………… 54

Uji Kompetensi ………………………………………………………………………… 56

BAB 8 Segi Empat dan Segitiga …………………………………………………….. 66

E-LKPD Matematika Berbasis Etnomatika Kelas VII Semester 2 2

A. Segi Empat ……………………………………………………………………………… 67
B. Segitiga ………………………………………………………………………………….. 82
C. Penerapan Segi Empat dan Segitiga ……………………………………... 84

Uji Kompetensi ………………………………………………………………….….. 87

BAB 9 Statistika ……………………………………………………….………………….…. 95

A. Pengumpulan Data ………………………………………………………………….. 96
B. Penyajian Data ……………………………………………………………………….. 97

Uji Kompetensi ……………………………………………………………….……… 108

Latihan Ulangan Akhir Semester ………………………………………………… 118

Daftar Pustaka ………………………………………………………………………………. 125

Biodata Penulis ……………………………………………………………………………… 126

E-LKPD Matematika Berbasis Etnomatika Kelas VII Semester 2 3

PENDAHULUAN

E-lkpd matematika berbasis etnomatika ini disusun dengan menggunakan
bahasa yang mudah dipahami dengan tampilan yang menarik, di dalam e-lkpd ini
materi yang dibuat menggunakan pendekatan etnomatika atau matematika
dalam budaya sehingga peserta didik dapat tertarik dan dapat memproyesikan
soal-soal ke dalam kehidupan sehari-hari.

Setiap awal bab e-lkpd ini disajikan dengan ilustrasi gambar yang berbasis
etnis atau budaya sesuai dengan materinya. Tujuan penyusunan e-lkpd
matematika SMP kelas VII ini adalah dapat memfasilitasi peserta didik yang dirasa
belum begitu paham tentang matematika. Selain itu diharapkan dengan
menggunakan e-lkpd ini peserta didik dapat melakukan pembelajaran dengan
mandiri tanpa tergantung dengan penjelasan dari pendidik.

PETUNJUK PENGGUNAAN E-LKPD

1) Baca dengan cermat dan seksama setiap panduan yang ada didalam e-lkpd.
2) Isi pertanyaan sesuai dengan panduan secara berurutan.
3) Tulis jawaban dengan jelas dan tepat sesuai dengan kemampuan kamu

serta beri kesimpulan setelah melakukan langkah-langkah kegiatan sesuai
dengan petunjuk didalam e-lkpd.
4) Gunakan buku siswa, video dari guru dan sumber lainnya untuk mencari
jawaban.
5) Kamu dapat menjadikan e-lkpd sebagai buku catatanmu.
6) Apabila masih merasa belum memahami materi yang disajikan, ulangi lagi
mempelajari kegiatan belajar dan lanjutkan kegiatan belajar selanjutnya
jika sudah menguasai.

E-LKPD Matematika Berbasis Etnomatika Kelas VII Semester 2 4

BAB Perbandingan

5

Kompetensi Inti URAIAN MATERI

3. Memahami pengetahuan (factual, Sumber : pixabay.com
konseptual dan procedural)
berdasarkan rasa ingin tahunya Gambar diatas adalah sebuah
tentang ilmu pengetahuan teknologi, alat musik tradisional dari
seni, budaya terkait fenomena dan Indonesia. Gambar 1 yaitu Foy doa
kejadian tampak mata. yang berasal dari NTT, dan pada
gambar 2 yaitu suling bambu yang
4. Mencoba, mengolah, dan menyaji berasal dari Jawa Barat. Tahukah
dalam ranah konkret (menggunakan, kamu berapa perbandingan tinggi
mengurai, merangkai, memodifikasi, kedua alat musik tersebut?
dan membuat) dan ranah abstrak
(menulis, membaca, menghitung, Untuk mengetahuinya, pada
menggambar, dan mengarang) sesuai bab ini akan dijelaskan mengenai
dengan yang dipelajari di sekolah dan perbandingan.
sumber lain yang sama dalam sudut
pandang/teori.

Kompetensi Dasar

3.7 Menjelaskan rasio dua besaran
(satuannya sama dan berbeda).

3.8 Membedakan perbandingan
senilai dan berbalik.

4.7 Menyelesaikan masalah yang
berkaitan dengan rasio dua
besaran (satuannya sama dan
berbeda).

4.8 Menyelesaikan masalah yang
berkaitan dengan perbandingan
senilai dan berbalik nilai

E-LKPD Matematika Berbasis Etnomatika Kelas VII Semester 2 5

Indikator

1) Memahami dan menentukan perbandingan dua besaran.
2) Menentukan perbandingan dua besaran dengan satuan yang berbeda.
3) Memahami dan menyelesaikan masalah yang terkait dengan perbandingan senilai.
4) Memahami dan menyelesaikan masalah yang terkait dengan perbandingan berbalik.

A. Konsep Perbandingan

1. Pengertian Perbandingan

Perbandingan adalah ukuran yang digunakan untuk membandingkan suatu

nilai terhadap nilai lainnya dengan satuan sejenis. Setiap nilai yang

dibandingkan harus mempunyai satuan yang sama, misalnya satuan panjang,
berat dan waktu.

Berdasarkan konsep matematika, rumus perbandingan dapat ditulis dalam
bentuk pecahan (fraction), tanda colon (:), atau ditulis biasa. Misalnya, “1

banding 2” dapat ditulis “1:2”
Contoh :

Tinggi sebuah alat musik suling yaitu 30 cm, sedangkan tinggi alat musik foy toa
adalah 25 cm. berapa perbandingan tinggi alat musik suling dan foy toa?

Jawab :
Satuan = cm
Perbandingan = Tinggi suling : tinggi foy toa
Sehingga jika diperkecil menjadi

= ∶ = Maka perbandingan tinggi
alat musik suling dan foy
:
toa adalah 6 :5

E-LKPD Matematika Berbasis Etnomatika Kelas VII Semester 2 6

2. Perbandingan Dua Besaran dengan Satuan yang Berbeda

Dalam kehidupan sehari-hari kita sering dihadapkan dengan permasalahan-
permasalahan perbandingan dua besaran dengan satuan yang berbeda. Misalnya
kecepatan rata-rata Iwan mengendarai sepeda motor adalah 40 km per jam.
Pernyataan tersebut membandingkan dua besaran yakni besaran panjang dan
besaran waktu yang keduanya memiliki satuan yang berbeda yakni km dan jam.
Contoh lain dalam kehidupan sehari-hari yang berkaitan dengan perbandingan
dua besaran dengan satuan yang berbeda yakni:

• Harga gula di pasar Sukamaju yakni Rp 10.000,00 per kg
• Iwan membeli 4 lusin buku tulis isian 38 lembar dengan harga Rp

36.000,00 per lusin.
• Petani yang menggunakan bibit unggul mampu menghasilkan 100

karung padi dalam 1 hektar sawah.

Semua pernyataan di atas merupakan membandingkan dua kuantitas yang
berbeda. Misalnya harga gula terhadap massanya (kg), harga buku terhadap
banyaknya buku (lusin), dan banyaknya padi (karung) terhadap luas sawah
(hektar).

Bagaimana menentukan perbandingan dua besaran dengan satuan yang
berbeda?

Mari simak contoh soal berikut.
Agus bersepeda di lintasan yang berbeda. Terkadang melintasi jalan yang naik,
terkadang melintasi jalan yang menurun. Ada kalanya dia melintasi jalan yang
datar. Agus berhenti tiga kali untuk mencatat waktu dan jarak yang telah
ditempuhnya setelah melewati tiga lintasan.

Jawab :
▪ Lintasan pertama, Agus menempuh 8 kilometer dalam waktu 20 menit.
Berarti Agus mengendarai sepeda dengan kecepatan 8 = 4 = 0,4
20 10
km/menit.

E-LKPD Matematika Berbasis Etnomatika Kelas VII Semester 2 7

▪ Lintasan kedua, Agus menempuh 12 kilometer dalam waktu 24 menit.
Berarti Agus mengendarai sepeda dengan kecepatan 12= 6 =
24 12
0,5km/menit

▪ Lintasan ketiga, Agus menempuh 24 kilometer dalam waktu 40 menit.
Berarti Agus mengendarai sepeda dengan kecepatan 24 = 12= 6 10
40 20
=0,6km/menit.

Dapat disimpulkan bahwa Agus mengendarai sepeda paling cepat saat
berada di lintasan ketiga dan mengendarai sepeda paling lambat saat
berada di lintasan pertama.

B. Perbandingan Senilai pada Peta dan Model

Kata skala sering kita temui pada peta, denah, miniatur kendaraan, maket,
dan masih banyak benda yang menggunakan skala. Dalam hal ini, skala menyatakan
perbandingan antara ukuran gambar dan ukuran sebenarnya atau sesungguhnya.
Skala juga ditemui pada termometer suhu, antara lain skala Celsius (°C), skala
Reamur (°R), skala Fahrenheit (°F). Skala pada thermometer menyatakan
perbandingan suhu dalam derajat Celsius,Reamur, dan Fahrenheit yang dinyatakan
dengan perbandingan C : R : (F – 32) = 5 : 4 :9.

Skala dapat didefinisikan sebagai hasil perbandingan antara jarak pada peta
dengan jarak sebenarnya, maka dapat di buat persamaan:

Sumber : pelajaran.co.id

E-LKPD Matematika Berbasis Etnomatika Kelas VII Semester 2 8

Contoh Soal :

1) Jarak dari rumah Andi ke sekolah pada peta adalah 2 cm. Sedangkan skala

peta tersebut adalah 1 : 3.000. Berapakah jarak sesungguhnya antara

rumah dan sekolah Andi?

Jawab :

Jarak sesungguhnya =


= 2
1∶3.000

= 2 cm x 3.000
1

= 6.000 cm

= 60 meter.

Jadi jarak rumah andi ke sekolah adalah 60 meter.

2) Jarak dua kota pada peta adalah 12 cm. Jarak sebenarnya antara kedua
kota tersebut adalah 144 km. Tentukanlah besar skalanya !
Jawab :
Jarak Sebenarnya = 144 km = 14.400.000 cm (diubah ke cm terlebih
dahulu)
Skala =


Skala = 12
14.400.000

Skala = 1 : 1.200.000

Sehingga, skalanya adalah 1 : 1.200.000

E-LKPD Matematika Berbasis Etnomatika Kelas VII Semester 2 9

C. Perbandingan Berbalik Nilai

Perbandingan berbalik nilai adalah perbandingan dari dua atau lebih besaran
dimana jika suatu unsur bertambah, maka unsur lainnya berkurang atau turun
nilainya dan sebaliknya. Konsep logika yang digunakan adalah berbanding terbalik.

Contoh penerapan perbandingan berbalik nilai adalah hubungan kecepatan
kendaraan dan waktu tempuh. Semakin tinggi kecepatan kendaraan, maka semakin
singkat waktu tempuhnya. Semakin lambat / rendah kecepatan kendaraan, maka
semakin lama waktu tempuhnya.

Tabel di bawah ini menunjukkan hubungan antara kecepatan suatu kendaraan

dengan waktu yang diperlukan untuk menempuh jarak 200 km.

Kecepatan (km/jam) Waktu tempuh (jam)
10 20
20 10
40 5
100 2

Antara waktu dan kecepatan merupakan perbandingan yang saling berbalikan.
Perbandingan semacam ini dinamakan perbandingan berbalik nilai atau berbalik
harga.

Rumus perbandingan berbalik nilai :

=



pxb=axn

Keterangan :
a dan b adalah nilai besaran
n adalah notasi untuk angka nyata (harga, jarak, kecepatan, dsb)
p adalah perhitungan perbandingan

E-LKPD Matematika Berbasis Etnomatika Kelas VII Semester 2 10

Contoh soal :

1) Dengan kecepatan 54 putaran per menit (rpm), sebuah piringan hitam, mampu
berputar selama 18 menit. Jika piringan hitam itu berputar selama 12 menit,
berapa kecepatannya?
Jawab :
Mari kita gunakan rumusnya.
54 putaran => 18 menit
x => 12 menit

Maka : 54 = 12

18
x = 54 x 18

12
x = 81
Jadi, piringan hitam itu berputar selama 12 menit dengan kecepatan 81
putaran per menit.

2) Seorang peternak mempunyai persediaan makanan untuk 20 ekor kambing
selama 18 hari. Kemudian peternak membeli 4 ekor lagi, berapa lama
persediaan itu akan habis?
Jawab :
20 ekor => 18 hari
Karena peternak membeli lagi 4 ekor maka ternaknya menjadi 24 ekor,
24 ekor => x
Maka :
20 =
24 18
x = 18 x 20
24
x = 1 hari
Jadi jika menambah ternak lagi 4 ekor maka persedian makanan akan habis
dalam 15 hari.

E-LKPD Matematika Berbasis Etnomatika Kelas VII Semester 2 11

UJI KOMPETENSI

I. Berilah tanda silang (x) pada salah satu huruf a,b,c atau d di jawaban yang
paling tepat!

1. Perbandingan tabungan Resti dan Dika adalah 3 : 7. Jika selisih tabungan mereka
adalah Rp 1.000.000,00, tabungan Resti adalah....
a. Rp 150.000,00
b. B. Rp 450.000,00
c. D. Rp 750.000,00
d. Rp 550.000,00

2. Ibu menggunakan sabun cuci 24 ons untuk 6 minggu. Jika kamu menjadi ibu, berat
sabun cuci yang digunakan dalam setengah tahun adalah.... ons
a. 96
b. 22
c. 102
d. 45

3. Diketahui 300 km ditempuh dengan waktu 6 jam. Waktu untuk menempuh 250
km adalah.... jam
a. 7
b. 6
c. 5
d. 4

4. Selisih banyaknya karyawan di kantor A dan kantor B adalah 54. Jika
perbandingan banyaknya karyawan di kantor A dan kantor B adalah 4 : 7, jumlah
karyawan di kantor A dan kantor B adalah....
a. 299 karyawan
b. 298 karyawan
c. 198 karyawan
d. 199 karyawan

E-LKPD Matematika Berbasis Etnomatika Kelas VII Semester 2 12

5. Jarak kota Semarang ke Pemalang pada sebuah peta berskala 1 : 1.500.000
adalah 4cm. Jarak kedua kota tersebut sebenarnya adalah....
a. 40 km
b. 80 km
c. 20 km
d. 60 km

6. Untuk menanami 2 hektar kebun dengan jagung para petani membutuhkan waktu
selama 4 hari. maka lamanya waktu yang dibutuhkan petani untuk menanami 8
hektar kebun adalah....
a. 13
b. 14
c. 15
d. 16

7. Suatu proyek dapat diselesaikan oleh 20 orang dalam waktu 10 hari. Jika
pekerjaan yang sama hanya dikerjakan oleh 8 orang, maka waktu yang
dibutuhkan untuk menyelesaikan proyek tersebut menjadi …
a. 5 hari
b. 10 hari
c. 20 hari
d. 25 hari

8. Suatu kecamatan akan membagikan 600 pohon untuk 15 desa. Banyak desa yang
akan dibagikan 400 pohon adalah ... desa
a. 10
b. 50
c. 25
d. 30

9. Pulau A dan pulau B jaraknya 320 km. Jarak tersebut akan digambar dengan
ukuran 8 cm pada sebuah buku gambar. Skala yang digunakan adalah ....
a. 1 : 4.000
b. 1 : 40.000
c. 1 : 400.000
d. 1 : 4.000.000

E-LKPD Matematika Berbasis Etnomatika Kelas VII Semester 2 13

10. Tinggi sebuah menara 60 meter. Tinggi pada denah 10 cm. Skala yang digunakan
adalah ....
a. 1 : 6
b. 1 : 10
c. 1 : 60
d. 1 : 600

11. Skala sebuah peta adalah 1 : 500.000. Jika jarak A ke kota B adalah 60 km, maka
jarak pada peta tersebut sejauh… cm
a. 12 cm
b. 18 cm
c. 21 cm
d. 11 cm

12. Tiga orang siswa yaitu Andi, Teti dan Roni sedang mengikuti ujian matematika.
Ani berhasil menjawab 15 soal matematika dalam waktu 10 menit dan Teti dapat
menjawab 25 soal dalam waktu 15 menit. Sedangkan Roni dapat menjawab 6 soal
dalam waktu 4 menit.
Diantara ketiga siswa tersebut yang paling cepat dalam mengerjakan soal
matematika adalah …
a. Ani
b. Teti
c. Roni
d. Ani dan Roni

13. Perbandingan dibawah ini yang setara dengan 3 : 7 adalah………
a. 14 : 6
b. 9 : 14
c. 6 : 21
d. 6 : 14

14. Didalam sebuah kotak terdapat 200 permen. 75 diantaranya adalah permen rasa
coklat, setengahnya adalah permen rasa karamel dan sisanya adalah permen
sebuah rasio yang paling tepat untuk menunjukkan perbandingan ketiga rasa
permen yang ada dalam kotak tersebut berturut-turut adalah………
a. 1 : 3 : 4

E-LKPD Matematika Berbasis Etnomatika Kelas VII Semester 2 14

b. 3 : 4 : 1
c. 3 : 1 : 4
d. 4 : 1 : 3
15. Sebuah toko kue membuat 200 buah kue kering setiap kue membutuhkan gula
dan tepung dengan perbandingan 2: 5. jika satu kue tersebut membutuhkan 20
gram tepung. Maka tepung yang dibutuhkanuntuk membuat 200 kue kering
adalah…
a. 1500 gram
b. 1600 gram
c. 1700 gram
d. 1800 gram
16. Perhatikan tabel perbandingan di bawah ini !

A BC D

X 15 14 23 21

Y 60 56 86 82

Dari tabel di atas maka perbandingan yang senilai adalah…

a. A dan B
b. A dan C
c. B dan C
d. C dan D
17. Sebuah mobil menempuh jarak dari kota A ke kota B dalam waktu 1,2 jam dengan
kecepatan 80 km/jam. Agar jarak tersebut dapat ditempuh dalam waktu 60
menit maka kecepatan mobil yang harus dicapai adalah …
a. 96 km/jam
b. 72 km/jam
c. 66 km/jam
d. 62 km/jam
18. Sebuah panti asuhan memiliki persediaan beras yang cukup untuk 20 orang
selama 15 hari. Jika penghuni panti asuhan bertambah 5 orang, persediaan beras
akan habis dalam waktu …
a. 8 hari

E-LKPD Matematika Berbasis Etnomatika Kelas VII Semester 2 15

b. 10 hari
c. 12 hari
d. 20 hari
19. Perbandingan tabungan ayah dan paman adalah 3 : 7. Jika jumlah tabungan
mereka adalah Rp2.500.000,00, selisih tabungan mereka adalah....
a. Rp 1.300.000,00
b. Rp 1.100.000,00
c. Rp 1.200.000,00
d. Rp 1.000.000,00
20. Harga 12 bolpoin Rp28.200,00. Harga 5 bolpoin adalah....
a. 14.750
b. 12.750
c. 13.750
d. 11.750

II. Kerjakanlah soal-soal berikut dengan teliti dan benar!

1. Yusro kebingungan dalam membeli buku tulis, karena Rudi mengatakan bahwa
di toko A harga tujuh buah buku tulis adalah Rp 13.000,00 sedangkan Rohman
mengatakan bahwa di toko B harga enam buah buku tulis adalah Rp 11.000,00.
Jika sebagai temannya Yusro maka toko mana yang akan Anda sarankan untuk
membeli buku tulis? Jelaskan!

2. Jarak kota Samarinda dengan kota Balikpapan sebenarnya adalah 80 km =
8.000.000 cm. Jarak kedua kota pada peta yang baru adalah 2,5 cm. skala
peta tersebut adalah?

3. Di perkemahan, Mario mampu membuat 3 anyaman dalam waktu 2 jam. Dani
mampu membuat anyaman dalam waktu 3 jam.
a. Siapakah yang membuat anyaman lebih cepat, Mario atau Dani?
b. Berapa lama waktu yang dibutuhkan Mario untuk membuat 12 anyaman?
c. Berapa lama waktu yang dibutuhkan Dani untuk membuat 12 anyaman?

E-LKPD Matematika Berbasis Etnomatika Kelas VII Semester 2 16

4. Sebuah kereta api berjalan selama 5 jam dengan kecepatan rata-rata 56
km/jam. Jika kereta api yang lain dapat menempuh jarak tersebut dalam
waktu 4 jam, tentukan kecepatan rata-ratanya.

5. Diantara keempat merek motor ini, tentukan merek motor yang mana paling
irit.
▪ Merek V mampu menempuh jarak 4,8 km dengan 1 liter bensin
▪ Merek W mampu menempuh jarak 9,8 km dengan 2 liter bensin
▪ Merek X mampu menempuh jarak 9,6 km dengan 1,5 liter bensin
▪ Merek Y mampu menempuh jarak 14,4 km dengan 2 liter bensin

E-LKPD Matematika Berbasis Etnomatika Kelas VII Semester 2 17

BAB Aritmatika Sosial

7

Kompetensi Inti URAIAN MATERI

3. Memahami pengetahuan (factual, Sumber : viva.co.id
konseptual dan procedural) Gambar diatas menunjukan
berdasarkan rasa ingin tahunya contoh aritmatika sosial dalam
tentang ilmu pengetahuan teknologi, kehidupan sehari-hari salah satunya
seni, budaya terkait fenomena dan adalah perhitungan diskon barang.
kejadian tampak mata. Diskon atau potongan harga
merupakan salah satu hal yang dapat
4. Mencoba, mengolah, dan menyaji menarik pembeli untuk melakukan
dalam ranah konkret (menggunakan, pembelian barang.
mengurai, merangkai, memodifikasi, Dalam matematika, terdapat
dan membuat) dan ranah abstrak cabang ilmu yang mempelajari
(menulis, membaca, menghitung, penggunaan uang dalam kehidupan
menggambar, dan mengarang) sesuai sosial. Cabang ilmu tersebut adalah
dengan yang dipelajari di sekolah dan aritmatika sosial. Permasalahn yang
sumber lain yang sama dalam sudut akan dibahas dalam aritmatika sosial
pandang/teori. antara lain harga pembelian, harga
penjulan, bruto, neto, tara,
Kompetensi Dasar keuntungan dan kerugian.

3.9 Mengenal dan menganalisis
berbagai situasi terkait aritmatika
sosial (penjualan, pembelian,
potongan, keuntungan, kerugian,
bunga tunggal, presentase, bruto,
neto, tara).

4.9 Menyelesaikan masalah berkaitan

dengan aritmatika sosial (penjualan,

pembelian, potongan, keuntungan,

kerugian, bunga tunggal,

presentase, bruto, neto, tara).

E-LKPD Matematika Berbasis Etnomatika Kelas VII Semester 2 18

Indikator
1) Mengidentifikasi nilai suatu barang.
2) Mengidentifikasi harga pembelian dan harga penjualan.
3) Menentukan rumus untung dan rugi.
4) Menentukan rumus bunga tunggal.
5) Menjelaskan tentang diskon dan pajak serta cara menyelesaikannya.
6) Menjelaskan hubungan antara tara, bruto, dan neto.
7) Menyelesaikan masalah nyata yang berkaitan dengan aritmatika sosial.

A. Nilai Suatu Barang

Dalam transaksi jual beli, kita sering menentukan harga keseluruhan dari
beberapa barang yang kita beli. Kita juga sering menghitung harga satuan saat kita
membeli sebuah kemasan yang terdiri atas beberapa barang dalam kemasan
tersebut. Kita pun kadang hanya membeli sebagian dari kuantitas tertentu.

Nilai keseluruhan adalah harga dari seluruh barang. Nilai keseluruhan dan nilai
sebagian dapat dihitung dengan rumus :

Nilai keseluruhan = Banyaknya unit x nilai perunit
Nilai Sebagian = Banyak Sebagian unit x nilai perunit

Nilai perunit adalah harga satuan dari suatu barang. Nilai perunit dapat
dihitung dalam rumus :

Nilai perunit =



E-LKPD Matematika Berbasis Etnomatika Kelas VII Semester 2 19

Agar lebih jelas, mari perhatikan contoh berikut dengan seksama.

Rika membeli satu lusin wadah gerabah. Ia
membayar dengan uang 6 lembar limapuluh
ribuan dan mendapat uang kembalian sebesar
Rp. 12.000,00

Tentukan :

a. Harga pembelian seluruhnya
b. Harga pembelian tiapwadah gerabah
c. Jika rika hanya membeli 6 wadah

gerabah, berapakah ia harus membayar?

Sumber : shopee.co.id

Jawab :
a. Misalkan harga pembelian = HB, maka

HB = 6 x Rp. 50.000,00 – Rp. 12.000,00
HB = Rp. 300.000,00 – Rp. 12.000,00
HB = Rp. 288.000,00
Jadi, harga pembelian seluruhnya adalah Rp. 245.000,00
b. Harga untuk satu wadah gerabah
= Rp. 288.000,00 / 12
= Rp. 24.000,00
Jadi, harga satuan tiap wadah gerabah adalah Rp. 24.000,00
c. Harga untuk 6 wadah gerabah
= 6 x Rp. 24.000,00
= Rp. 144.000,00
Jadi, harga untuk 6 wadah gerabah adalah Rp. 144.000,00.

E-LKPD Matematika Berbasis Etnomatika Kelas VII Semester 2 20

B. Harga Pembelian, Harga Penjualan, Untung dan Rugi

1. Harga Pembelian dan Harga Penjualan

Transaksi jual beli merupakan kegiatan ekonomi yan pasti pernah kamu
lakukan. Misalnya, kamu membeli pensil dan penggaris di toko buku. Kamu
bertindak sebagai pembeli dan toko buku bertindak sebagai penjual. Jika kamu
ingin membeli pensil dan penggaris tersebut kamu harus membayar sejumlah
uang yang telah disepakati bersama. Maka dari itu dapat disimpulkan bahwa :
Agar lebih jelas, mari perhatikan contoh berikut dengan seksama.

Harga pembelian → harga atau biaya dari suatu barang yang dibeli.
(Biaya transportasi maupun pajak pembelian biasanya ditambahkan

sebagai biaya pembelian).
Harga penjualan → harga atau biaya dari suatu barang yang dijual.

Contoh Soal :

1) Bu Dini merupakan pedangan tomat di pasar Kramat. Bu Dini membeli 10 kotak

tomat dengan harga Rp. 850.000,00 . Setiap kotak berisi 10 kg tomat. Biaya

transportasi yang dikeluarkan bu Dini adalah Rp. 50.000,00. Berapa harga atau

biaya pembelian dari 1 kg tomat?

Jawab :

Jika 1 kotak terdapat 7 kg tomat, maka 7 kotak :

10 x 10 kg = 100 kg tomat

Harga 10 kg tomat = Rp. 850.000,00

Harga 1 kg tomat = . 850.000,00 = Rp. 8.500,00 menambahkan biaya

100

Harga pembelian biasanya dihitung dengan

transportasi ataupun biaya lain yang masuk ketika membeli barang.

Biaya pengiriman 10 kotak tomat adalah Rp. 50.000,00
Biaya pengiriman 1 kg tomat = .50.000,00 = Rp. 500,00

100

E-LKPD Matematika Berbasis Etnomatika Kelas VII Semester 2 21

Jadi, harga pembelian 1 kg tomat :
Harga pembelian = harga 1 kg tomat + biaya pengiriman

Harga pembelian = Rp. 8.500,00 + Rp. 500,00 = Rp. 9.000,00

2) Pak Bedu menjual 1 peti telur seharga Rp. 360.000,00 . Jika dalam 1 peti
terdapat 12 kg telur, berapa harga jual telur per kg?
Jawab :
Dalam 1 peti terdapat 12 kg telur.
Harga jual 1 peti telur = Rp. 360.000,00
Harga jual 1 kg telur = . 360.000,00 = Rp. 30.000,00

12

Jadi, harga jual telur per kg adalah Rp. 30.000,00

2. Untung dan Rugi

Dalam dunia jual beli, tentunya yang namanya laba (untung) dan rugi adalah
sebuah hal yang sangat wajar. Laba dan rugi ini bergantung pada harga
pembelian dan penjualan. Lalu, bagaimanakah seorang penjual mengerti
apakah dagangannya mengalami laba atau rugi?

Jadi, suatu perdagangan menghasilkan laba jika harga penjualan lebih dari
harga pembelian. Jadi bisa dirumuskan bahwa:

Laba = Harga jual – Harga beli

Dan, suatu perdagangan mengalami kerugian jika harga penjualan kurang dari
harga pembelian. Jadi bisa dirumuskan bahwa:

Rugi = Harga beli – Harga jual

Contoh Soal :

1) Bunga membeli tas sekolah dengan harga Rp 75.000,00. Ia memperbaiki tas
nya yang berlubang ke penjahit itu dengan biaya Rp 15.000,00. Kemudian

E-LKPD Matematika Berbasis Etnomatika Kelas VII Semester 2 22

tasnya dijual lagi dengan harga Rp100.000,00. Berapakah laba yang
diperoleh Bunga?
Jawab:
Harga pembelian pada soal di atas meliputi harga awal tas dan ongkos
perbaikan

= Rp75.000,00 + Rp15.000,00
= Rp90.000,00
Harga penjualan = Rp100.000,00
Laba = penjualan – pembelian
Laba = Rp100.000,00 – Rp90.000,00 = Rp10.000,00
Jadi, Bunga memperoleh laba Rp10.000,00.

2) Dimas membeli mobil dengan harga Rp 125.000.000,00. Mobil tersebut
kemudian dijual kembali dengan harga Rp 120.000.000,00. Tentukan apakah
Dimas mendapat laba atau rugi?
Jawab :
Dimas mendapat rugi, karna harga beli lebih tinggi daripada harga jual.
Rugi = Rp 125.000.000,00 – Rp 120.000.000,00
= Rp 5.000.000,00
Jadi, keugian yang dialami Dimas sebesar Rp 5.000.000,00.

Presentase Laba dan Rugi

Untuk mengukur performa dari penjualan pada umumnya para pedagang
akan menghitung persentase keuntungan dan juga kerugian.
Rumus Persentase Laba dan Rugi yaitu:

Presentase Laba = x 100%



Presentase Rugi = x 100%



E-LKPD Matematika Berbasis Etnomatika Kelas VII Semester 2 23

Contoh Soal :

1) Pak Dedi membeli suatu motor bekas dengan harga Rp 4.000.000,00. Dalam
waktu satu minggu motor tersebut dijual kembali dengan harga Rp
4.200.000,00. Tentukan persentase keuntungan Pak Dedi.
Jawab :
Sebelum menentukan persentase keuntungan, kita menentukan keuntungan
atau laba yang diperoleh Pak Dedi terlebih dahulu :
Laba = Harga jual – harga beli
= Rp 4.200.000,00 – Rp 4.000.000,00
= Rp 200.000,00
Presentase laba = Laba x 100%

Harga beli

= 200.000,00 x 100%

4.000.000,00

= 5%
Jadi, persentase keuntungan yang diperoleh Pak Dedi adalah 5%.

2) Seorang pedagang membeli 1 buah buku dengan harga Rp 5.000,00
kemudian pedagang menjualnya dengan harga Rp 4.500,00. Tentukan lah
peresentase kerugian yang di alamai oleh pedagang!
Jawab :
Sebelum menentukan persentase kerugian, kita menentukan kerugian yang
diperoleh pedagang terlebih dahulu :
Rugi = Harga beli – harga jual
= Rp 5.000,00 – Rp 4.500,00
= Rp 500,00
Presentase rugi = Rugi x 100%

Harga beli

= 500,00 x 100%

5.000,00

= 10%
Jadi, persentase keuntungan yang diperoleh pedagang tersebut adalah
10%.

E-LKPD Matematika Berbasis Etnomatika Kelas VII Semester 2 24

C. Bunga Tunggal

Ketika menyimpan uang di bank maka dalam jangka waktu tertentu uang yang
disimpan akan bertambah. Pertambahan uang tersebut dikarenakan bank
memberikan bunga sesuai dengan jumlah uang yang ditabung. Bunga yang diterima
disebut bunga tunggal, yaitu bunga yang diberikan berdasarkan modal awal
sehingga besar bunga tetap dari waktu ke waktu.

Bunga tunggal adalah sejumlah uang yang diperoleh atau
yang harus dibayarkan pada setiap akhir jangka waktu
tertentu yang tidak mempengaruhi besar modal awal.

Rumus umum bunga tunggal :

B = M x n x a%

Keterangan :
B = bunga setelah t waktu
M = modal/ besarnya tabungan
a% = suku bunga
n = waktu

Maka :
• Bunga setelah n tahun adalah :
B = n x x M

100

• Bunga setelah n bulan adalah :
B = x x M

12 100

• Bunga setelah n hari adalah :
B = x x M

365 100

E-LKPD Matematika Berbasis Etnomatika Kelas VII Semester 2 25

Contoh Soal :

1) Ali menabung di bank sebesar Rp.2.000.000,00 dengan suku bunga tunggal
6% pertahun. Pada saat diambil uang Ali menjadi Rp.2.080.000,00. Lama Ali
menabung adalah?
Jawab :
Hal pertama yang dicari adalah bunga tabungan yang didapatkan oleh ali
selama menabung.
• Bunga = tabungan akhir – tabungan awal
Bunga = Rp 2.080.000,00 – Rp 2.000.000,00
Bunga = Rp 80.000,00
Lalu kita pakai rumus bunga setelah n tahun

B = n x x M

100

Rp 80.000,00 = n x 6% x Rp 2.000.000,00

Rp 80.000,00 = n x ( 6 ) x Rp 2.000.000,00

100

Rp 80.000,00 = 120.000n
8 = 12n
n = 8 tahun = 8 bulan

12

Jadi, lama Ali menabung adalah 8 bulan.

2) Kiano menyimpan uang di bank sebesar Rp 900.000,00. Setelah uang tersebut
tersimpan selama lima bulan, Kiano menerima bunga sebesar Rp 45.000,00.
Berapa persen kah suku bunga yang Kiano terima dari bank tersebut ?
Jawab :
Uang awal Konoi : Rp 900.000,00
Lama menabung : 5 bulan
Bunga yang Kinoi peroleh : Rp 45.000,00
Lalu kita pakai rumus bunga setelah n bulan

B = x x M

12 100

E-LKPD Matematika Berbasis Etnomatika Kelas VII Semester 2 26

Rp 45.000,00 = 5 x a% x Rp 900.000

12
Rp 45.000,00 = Rp 75.000,00 x 5 x a%
Rp 45.000,00 = Rp 375.000,00 x a%

a% = 45.000,00
375.000,00

a% = 0,12
a = 12%

Jadi besarnya suku bunga bank tersebut adalah 12%.

D. Diskon dan Pajak

1. Diskon

Pernahkah anda berbelanja di supermarket pada saat menjelang hari raya
atau tahun baru? Pemilik supermarket pada saat menjelang hari raya atau tahun
baru akan memberikan diskon. Ada yang memberikan diskon 15% sampai 70%.
Apa artinya pemberian diskon tersebut?

Coba perhatikan gambar kemeja batik berikut
! berikut!

Sumber : Tribunnews.com

Diskon ini sama dengan potongan harga. Tujuan pemberian diskon ini
adalah untuk menarik pembeli, sehingga pembeli yang awalnya tidak berniat
membeli barang tesebut berniat membelinya karena mendapat diskon
(potongan harga). Biasanya diskon (rabat) ini diperhitungkan dalam bentuk

E-LKPD Matematika Berbasis Etnomatika Kelas VII Semester 2 27

persen. Dalam pemakaiannya, terdapat perbedaan istilah antara rabat dan
diskon. Istilah rabat digunakan oleh produsen kepada grosir, agen, atau
pengecer, sedangkan istilah diskon digunakan oleh grosir, agen, atau
pengecer kepada konsumen.

• Cara menghitung besarnya diskon yang diberikan adalah dengan
menggunakan persamaan berikut ini:

Diskon = Harga Pembelian x % Diskon

• Cara menghitung uang yang harus dibayarkan jika mendapat diskon adalah
dengan menggunakan persamaan berikut:

Uang dibayarkan = Harga Pembelian – Diskon

Contoh Soal :

Ratih membeli satu lusin buku di supermarket. Dalam buku tersebut tertera
harga buku tersebut Rp. 36.000,00. Tetapi setelah membayarnya di kasir,
Ratih hanya membayar Rp. 32.400,00. Berapa % Ratih mendapat potongan
harga (diskon)?

Jawab :

Harga beli = Rp. 36.000,00

Uang dibayarkan = Rp. 32.400,00

Terlebih dahulu kita cari berapa harga diskon yang diberikan oleh

supermarket:

Diskon = Harga Pembelian – Uang yang dibayarkan

Diskon = Rp. 36.000,00 – Rp. 32.400,00

Diskon = Rp. 3.600,00

Langkah selanjutnya adalah mencari berapa % diskon yang diberikan oleh

supermarket tersebut

% Diskon = x 100%



E-LKPD Matematika Berbasis Etnomatika Kelas VII Semester 2 28

% Diskon = 3.600,00 x 100%

36.000,00

% Diskon = 0,1 x 100%
% Diskon = 10%
Jadi, Ratih dalam membeli satu lusin buku tersebut mendapat diskon

sebesar 10 %.

2. Pajak

Saat kamu berbelanja di supermarket maupun makan di restoran cepat saji

pasti akan mendapatkan struk pembayaran. Dalam struk pembayaran tersebut

akan tertera tambahan biaya, salah satunya pungutan pajak yaitu Pajak

Pertambahan Nilai (PPN). Hal ini kadang membuat kita atau masyarakat yang

awam bertanya-tanya soal pungutan pajak tersebut, apa gunanya dan

bagaimana cara menghitung pajak?

Contoh struk pembayaran Pajak adalah besaran nilai suatu
rumah makan yang ada PPn ! barang atau jasa yang wajib dibayarkan

oleh masyarakat kepada pemerintah.

Berbanding tebalik dengan diskon,
pajak berarti mirip dengan bunga dimana
harga akan menjadi lebih tinggi. Dalam
transaksi jual beli terdapat jenis pajak
yang harus dibayar oleh pembeli, yaitu
Pajak Penambahan Nilai (PPN).

PPN adalah pajak yang harus
dibayarkan oleh pembeli kepada penjual
atas konsumsi/pembelian barang atau jasa.
Biasanya besar PPN adalah 10% dari harga
jual.

Sumber : mauboyaccurate.wordpress.com

E-LKPD Matematika Berbasis Etnomatika Kelas VII Semester 2 29

Maka rumus pajak adalah :

Pajak = Pajak dalam persen x Harga barang

Sedangkan untuk menentukan jumlah akhir yang harus dibayarkan setelah
dengan pajak adalah :

Harga akhir = Harga barang + Pajak rupiah

Contoh Soal :
Rama belanja di supermarket dengan total belanja sebesar Rp 500.000,00.
Tentukan besarnya uang yang harus dikeluarkan setelah ditambahkan pajak!
(PPN = 10%)

Jawab :

Pajak = pajak dalam persen x harga barang
= 10% x RP 500.000,00

Pajak = Rp 50.000,00
Harga akhir = harga barang + pajak rupiah

= Rp 500.000,00 + Rp 50.000,00
Harga akhir = Rp 550.000,00

Jadi, yang harus dibayar Rama adalah sebesar Rp 550.000,00 setelah
ditambah PPN 10%.

E-LKPD Matematika Berbasis Etnomatika Kelas VII Semester 2 30

E. Tara, Bruto, dan Netto

Pengertian Netto

Untuk berat suatu barang setelah dikurangi dengan kemasannya akan disebut
dengan Netto. Jadi, bila ada sebuah karung yang berisi beras, maka yang
dinamakan berat bersih atau netto adalah berat beras itu sendiri. Netto
merupakan berat bersih dari suatu produk. Dalam pengertian netto, berat
wadah tidak ikut masuk dalam hitungan.

Pengertian Tara

Tara adalah berat dari kemasan suatu barang. Selisih antara berat kotor dan
berat bersih merupakan berat wadah yang digunakan dalam membungkus
barang. Berat wadah ini dalam aritmatika sosial akan dikenal sebagai tara.
Besarnya nilai dari tara akan dinyatakan dalam persentase tara.

Pengertian Bruto

Ini adalah istilah yang digunakan untuk menamai berat kotor yaitu berat suatu
barang beserta dengan kemasannya. Misalnya sebuah karung berisi beras
seberat 50 kg. Maka yang disebut berat kotor adalah berat karung beserta isi
berasnya tersebut.
Ketiga hal ini memiliki hubungan yang bisa dinyatakan melalui persamaan.
Persamaan yang menyatakan hubungan antara ketiga hal ini adalah rumus yang
akan kita bahas. Rumus ini didapatkan berdasarkan pengertian dari ketiganya.

Rumus berat kotor (Bruto):

Rumus ini bisa kita dapatkan dengan menambahkan berat bersih(Netto) dengan
berat kemasan (Tara).

Bruto = Netto + Tara

Rumus berat bersih (Netto):

Rumus ini berasal dari berat kotor (bruto) dikurang berat kemasan (tara)

Netto = Bruto – Tara

E-LKPD Matematika Berbasis Etnomatika Kelas VII Semester 2 31

Rumus Tara :
Rumus ini didapatkan dengan persentase tara yang diketahui dikali bruto (berat
kotor). Atau sama halnya dengan (bruto) berat kotor dikurang berat bersih
(netto).

Tara = %Tara x Bruto
Tara = Bruto – Netto

Perhatikan ilustrasi gambar berikut!

Sumber : kesekolah.com

Contoh Soal :

1) Didi membeli satu kantong terigu dimana berat dari kemasannya adalah 0,25
kg dan berat dari terigunya adalah 1 kg. Berapakah berat kotor dari terigu
tersebut?

Jawab :
Karena yang ditanyakan berat kotor maka termasuk ke bruto dan masukkan
kedalam rumus bruto :
Netto = 0,25 kg
Tara = 1 kg

E-LKPD Matematika Berbasis Etnomatika Kelas VII Semester 2 32

Bruto = Netto + Tara = 1 kg + 0,25 kg = 1,25 kg
Jadi, berat kotor dari terigu tersebut adalah 1,25 kg.

2) Adik membeli minyak goreng ke warung, ketika ditimbang dengan kalengnya
beratnya adalah 1,6 kilogram (kg). Lalu adik meminta pada pemilik warung
untuk menimbang kaleng minyaknya saja dan beratnya adalah 0,25 kilogram
(kg). Berapakah nettonya?

Jawab :
Bruto = 1,6 kg
Tara = 0,25 kg
Maka :
Netto = Bruto – Tara = 1,6 kg – 0,25 kg = 1,35 kg
Jadi, nettonya adalah 1,35 kg.

3) Ibu membeli gula ke warung, dan saat ditimbang beserta wadahnya beratnya
adalah 2,15 kilogram (kg). Setelah itu ibu meminta tukang warung untuk
menimbang gulanya saja dan beratnya adalah 2 kilogram (kg). Berapakah
taranya dan persentase tara tersebut?

Jawab :

Tara = Bruto – Netto = 2,15 kg – 2 kg = 0,05 kg

% Tara = 100% = 0,05 x 100 % = 2,33%
2,15


Jadi, nilai taranya 0,05 kg dan persentase taranya adalah 2,33 %.

E-LKPD Matematika Berbasis Etnomatika Kelas VII Semester 2 33

UJI KOMPETENSI

I. Berilah tanda silang (x) pada salah satu huruf a,b,c atau d di jawaban yang
paling tepat!

1. Pak Willy membeli 5 karung buah mangga dengan harga Rp500.000,00. Satu
karung mangga berisi 20 kg. Jika keuntungan yang diperoleh Pak Willy adalah
Rp200.000,00 maka harga jual mangga per kg adalah...
a. Rp5.000,00
b. Rp6.000,00
c. Rp7.000,00
d. Rp8.000,00

2. Jika Pak Adi mengalami keuntungan 10% dari hasil penjualan 5 kg ikan dengan
harga beli Rp20.000,00 per kg, harga penjualannya adalah .... per kg.
a. Rp22.200,00
b. Rp22.400,00
c. Rp22.000,00
d. Rp22.800,00

3. Pak Abdul menjual motor seharga Rp10.800.000,00 dengan kerugian 10%. Harga
pembelian sepeda motor Pak Abdul adalah...
a. Rp12.000.000,00
b. Rp11.800.000,00
c. Rp10.880.000,00
d. Rp9.000.000,00

4. Sebuah toko memberikan diskon 25% untuk buku terbaru. Jika Ridwan membeli
sebuah buku yang berharga Rp60.000,00, uang yang harus dibayar Ridwan
adalah...
a. Rp15.000,00
b. Rp30.000,00
c. Rp45.000,00
d. Rp75.000,00

E-LKPD Matematika Berbasis Etnomatika Kelas VII Semester 2 34

5. Pak Romi mempunyai terigu sebanyak 10 karung dengan bruto 600 kg. Jika
taranya 2%, neto satu karung terigu adalah..
a. 48,8 kg
b. 58,8 kg
c. 60,0 kg
d. 60,8 kg

6. Satu keranjang tomat dibeli dengan harga Rp140.000,00. Satu keranjang tomat
tersebut memiliki bruto 100 kg dan tara 20%. Jika Andi mengharapkan untung
20%, harga jual tomat per kg adalah...
a. Rp1.750,00
b. Rp2.100,00
c. Rp3.500,00
d. Rp4.800,00

7. Eli membeli 4 lusin buku dengan harga Rp50.000,00. Jika ia mendapat diskon
20%, harga 1 lusin buku setelah didiskon adalah...
a. Rp10.000,00
b. Rp12.000,00
c. Rp12.500,00
d. Rp13.000,00

8. Sebuah toko alat tulis membeli 80 penggaris dengan harga Rp160.000,00. Toko
tersebut kemudian menjual 50 penggaris dengan harga Rp2.500,00 setiap buah
dan sisanya dijual dengan harga Rp2.000,00 setiap buah. Keuntungan yang
didapat toko alat tulis tersebut adalah...
a. Rp10.000,00
b. Rp20.000,00
c. Rp25.000,00
d. Rp30.000,00

9. Heri menabung di bank sebesar Rp2.500.000,00. Setelah 6 bulan Heri menerima
bunga Rp50.000,00, persentase bunga per tahunnya adalah...
a. 4%
b. 5%
c. 6%

E-LKPD Matematika Berbasis Etnomatika Kelas VII Semester 2 35

d. 7%
10. Setelah 9 bulan uang tabungan Susi di koperasi berjumlah Rp3.815.000,00.

Koperasi memberi jasa simpanan bulanan 12% per tahun, maka jumlah tabungan
awal Susi adalah...
a. Rp2.825.000,00
b. Rp3.500.000,00
c. Rp3.545.000,00
d. Rp3.635.000,00
11. Sebuah tape recorder dibeli dengan harga Rp300.000,00. Harga jual tape
recorder tersebut supaya untung 35% adalah..
a. Rp405.000,00
b. Rp385.000,00
c. Rp372.000,00
d. Rp350.000,00
12. Dimas menabung uang sebesar Rp900.000,00 di bank dengan mendapat bunga
6% per tahun. Untuk memperoleh bunga sebesar Rp36.000,00 maka Dimas harus
menabung selama...
a. 3 bulan
b. 8 bulan
c. 6 bulan
d. 9 bulan
13. Dian menyimpan modal di koperasi dengan bunga 8% per tahun. Setelah 1 tahun
Dian menerima bunga sebesar Rp20.000,00, maka modal simpanan Dian di
koperasi adalah...
a. Rp160.000,00
b. Rp208.000,00
c. Rp220.000,00
d. Rp250.000,00
14. Ibu membeli 1 lusin pensil dengan harga Rp20.000,00. Jika pensil tersebut dijual
lagi oleh ibu dengan harga Rp2.000,00 per batang, persentase keuntungan yang
diperoleh ibu dari penjualan seluruh pensil adalah..
a. 20%

E-LKPD Matematika Berbasis Etnomatika Kelas VII Semester 2 36

b. 25%
c. 30%
d. 35%
15. Bruto dari 6 kantong terigu adalah 180 kg dan memiliki tara 1,5%. Berat neto
dari masing-masing kantong adalah...
a. 29,85 kg
b. 29, 75 kg
c. 29, 55 kg
d. 29, 45 kg
16. Koperasi sekolah membeli suatu barang dengan harga Rp500.000,00. Apabila
koperasi sekolah itu menginginkan untung 20%, maka barang itu harus dijual
dengan harga...
a. Rp625.000,00
b. Rp600.000,00
c. Rp575.000,00
d. Rp550.000,00
17. Toko JAYA membeli 5 karung beras dengan harga Rp 1.325.000,00 dan beras
tersebut dijual lagi dengan harga Rp 2.900,00 per kg. Jika di setiap karung beras
tertulis bruto 100 kg dan tara 2 kg maka keuntungan yang diperoleh dari
penjualan beras adalah....
a. Rp 87.000,00
b. Rp 96.000,00
c. Rp 132.000,00
d. Rp 142.000,00
18. Paman menjual mobilnya seharga Rp 102.000.000,00 dan mengalami kerugian
sebesar 15%. Harga pembelian mobil tersebut adalah....
a. Rp 120.000.000,00
b. Rp 110.000.000,00
c. Rp 105.000.000,00
d. Rp 100.000.000,00
19. Harga televisi setelah didiskon 30% adalah Rp 2.450.000,00. Harga televisi
tersebut sebelum diskon adalah...

E-LKPD Matematika Berbasis Etnomatika Kelas VII Semester 2 37

a. Rp 3.000.000,00
b. Rp 3.200.000,00
c. Rp 3.500.000,00
d. Rp 3.800.000,00
20. Bu diah meminjam uang di bank sebesar 2.400.000,00 bunga pinjaman yang
diberikan bank adalah 18% pertahun. Apabila bu diah ingin mengangsur selama
1 tahun, maka besar angsuran setiap bulannya adalah...
a. Rp 164.000,00
b. Rp 203.000,00
c. Rp 236.000,00
d. Rp 283.000,00

II. Kerjakanlah soal-soal berikut dengan teliti dan benar!

1. Seorang pedagang membeli 15 lusin pensil seharga Rp 450.000,00. Selanjutnya
95 pensil dijual dengan harga Rp 3.000,00 per batang dan sisanya dijual Rp
2.000,00 per batang.
a) Apakah pedagang tersebut untung atau rugi?
b) Berapa keuntungan atau kerugiannya?

2. Sebuah dealer penjualan sepeda motor menawarkan tiga jenis penawaran dalam
penjualan motor X. Ketiga jenis sistem pembayaran tersebut disajikan dalam
tabel berikut.

Tipe Uang muka Angsuran per Lama
angsuran (Rp) bulan (Rp) angsuran
480.000,00 35 bulan
A 800.000,00 457.000,00 35 bulan
B 1.600.000,00 444.000,00 35 bulan
C 1.900.000,00

Diantara ketiga pilihan tersebut, manakah sistem pembayaran yang
memberikan bunga terkecil? Jelaskan.

3. Pak Roni seorang penjual kaos. Pak Roni membeli 500 kaos dari grosir seharga
Rp30.000,00. Jika ongkos perjalanan sebesar Rp200.000,00 dihitung sebagai

E-LKPD Matematika Berbasis Etnomatika Kelas VII Semester 2 38

biaya operasional, tentukan harga jual kaos tersebut agar Pak Roni untung 30%
per kaos?
4. Adi membeli sepeda motor bekas dengan harga Rp5.000.000,00. Setelah sekian
bulan sepeda motor itu ia jual dengan harga Rp4.600.000,00.Tentukan
persentase untung atau ruginya!
5. Harga mesin cuci setelah dikenai PPn sebesar 10% adalah Rp 3.300.000,00. Harga
mesin cuci sebelum dikenai PPn adalah?

E-LKPD Matematika Berbasis Etnomatika Kelas VII Semester 2 39

BAB Garis dan Sudut

7

Kompetensi Inti URAIAN MATERI

3. Memahami pengetahuan (factual, Dalam kehidupan sehari-hari, kita
konseptual dan procedural) banyak menemukan konsep garis dan
berdasarkan rasa ingin tahunya sudut. Dapatkah kamu menyebutkan
tentang ilmu pengetahuan teknologi, satu contohnya? Coba kamu
seni, budaya terkait fenomena dan perhatikan gambar berikut!
kejadian tampak mata.
GamSbuamr bdeira:tarsoommearhu.ipdakan rumah
4. Mencoba, mengolah, dan menyaji
dalam ranah konkret (menggunakan, adat lamin dari Kalimantan.
mengurai, merangkai, memodifikasi,
dan membuat) dan ranah abstrak Rumah adat tersebut
(menulis, membaca, menghitung,
menggambar, dan mengarang) sesuai menunjukkan beberapa konstruksi
dengan yang dipelajari di sekolah dan
sumber lain yang sama dalam sudut penunjang yang tersusun dari
pandang/teori.
batang-batang kayu besi. Batang-
Kompetensi Dasar
batang kayu besi tersebut disusun
3.10 Menganalisis hubungan antar
sudut sebagai akibat dari dua secara sejajar , berpotongan, atau
garis sejajar yang dipotong oleh
garis transversal. bersilangan. Penyusunan tersebut

4.10 Menyelesaikan masalah yang membantu agar rumah adat
berkaitan dengan hubungan antar
sudut sebagai akibat dari dua tersebut dapat dibangun. Pada
garis sejajar yang dipotong oleh
garis transversal. rumah adat lamin dari Kalimantan

ini dapat ditemukan konsep garis

dan sudut.

E-LKPD Matematika Berbasis Etnomatika Kelas VII Semester 2 40

Indikator

1) Menjelaskan kedudukan dua garis.
2) Menjelaskan sifat-sifat garis.
3) Menjelaskan pengertian sudut.
4) Menentukan satuan sudut.
5) Menjelaskan hubungan antarsudut.
6) Menjelaskan hubungan antara garis dan sudut.

A. Kedudukan Dua Garis

Garis merupakan suatu himpunan titik-titik yang anggotanya terdiri atas lebih
dari satu buah titik. Titik-titik tersebut berderet ke dua arah yang berlawanan
hingga jauh tidak terhingga. Diantara dua titik pasti dapat ditarik satu garis lurus.
Coba perhatikan titik R dan S berikut. Melalui kedua titik tersebut dapat ditarik
garis RS.

1. Kedudukan Dua Garis

Kedudukan dua garis merupakan sifat yang dimiliki oleh dua garis. Misal
apakah dua garis tersebut sejajar, atau kedua garis saling berpotongan,
berimpit, dan berpotongan.

a) Dua garis sejajar
Dua garis sejajar yaitu jika garis tersebut berada dalam satu bidang datar
serta tidak akan pernah bertemu atau berpotongan apabila garis tersebut
diperpanjang hingga tak berhingga.

E-LKPD Matematika Berbasis Etnomatika Kelas VII Semester 2 41

Sumber : artikel-indonesia.com Gambar disamping adalah sebuah alat
musik tradisional dari Sumatera Utara
yaitu hasapi. Hasapi terbuat dari kayu
juhar yang tumbuh di sekitar danau
toba, bisa juga dengan menggunakan
batang kayu pohon nangka. Hasapi
terdiri dari dua buah senar gitar
(berwarna putih pada gambar). Dua
senar gitar ini diletakkan secara
berdampingan sehingga membuat
sejajar.

Dua garis a dan b dikatakan sejajar, apabila kedua garis tersebut tidak
memiliki titik persekutuan. Lambang sejajar dinyatakan dengan “//”. Jadi a
// b dibaca a sejajar b.

Perhatikan gambar berikut!

a

b

Garis a dan b pada gambar tersebut sejajar. Berarti meskipun garis a dan b
diperpanjang tidak akan bertemu di satu titik dan jarak antara garis a dengan
b selalu tetap.
b) Dua garis berpotongan

Gambar disamping adalah sebuah jemuran
lipat. Jemuran tersebut dibuat dengan
menggabungkan beberapa stainless yang
berpotongan. Pada bagian ujungnya
dipasang dibuat agar dapat dilipat.

Sumber : ceklist.id

E-LKPD Matematika Berbasis Etnomatika Kelas VII Semester 2 42

Dua garis a dan b dikatakan berpotongan, apabila kedua garis tersebut
memiliki satu titik persekutuan. Titik persekutuan dari dua garis yang
berpotongan disebut titik potong.

c) Dua garis berimpit

Perhatikan gambar berikut!

Gambar disamping adalah sebuah jam
dinding. Pada pukul 12 tepat, kedua
jarum sama-sama menunjuk angka 12.
Dapat dikatakan bahwa kedua jarum jam
saling berimpit.

Sumber : numbers.com

Dua garis a dan b dikatakan berimpit jika dan hanya jika kedua garis
tersebut memiliki lebih dari satu titik persekutuan.

..
ab

E-LKPD Matematika Berbasis Etnomatika Kelas VII Semester 2 43

d) Garis horizontal dan garis vertikal Gambar 2
Perhatikan gambar berikut !

Gambar 1

Sumber : pertanyaan.id

Sumber : indonesiakaya.com

Gambar diatas adalah tarian tradisional dari Indonesia.

Gambar 1 merupakan tarian saman yang berasal dari Aceh. Dalam tarian
tersebut pola yang terbentuk adalah seperti garis horizontal.
Garis horizontal

Gambar 2 merupakan tarian yospan yang berasal dari Papua. Dalam tarian
tersebut pola yang terbentuk adalah seperti garis vertikal.
Garis vertikal

2. Sifat- Sifat Garis Sejajar

Dua garis lurus disebut sejajar jika garis itu terletak pada satu bidang
dan tidak berpotongan walaupun kedua garis diperpanjang ke segala arah.

E-LKPD Matematika Berbasis Etnomatika Kelas VII Semester 2 44

Sifat – sifat garis sejajar antara lain yaitu :
Sifat 1

Jika suatu garis memotong salah satu dari dua garis
yang sejajar, maka garis itu juga memotong garis
lainnya.

Misalkan dua buah garis k dan m sejajar, ditulis k // m dan garis l
memotong garis k di titik P, maka l juga akan memotong garis m.

Bukti: misalkan l // m, maka m juga melalui titik P dengan demikian l //
m, maka l juga sejajar k, karena m // k. Hal ini bertentangan dengan sifat
satu, berarti pemisahan ini salah, maka l harus memotong. Berarti
ketentuan pada sifat satu adalah benar.

Jika sebuah garis sejajar dengan 2 buah garis, maka
kedua garis itu juga saling sejajar.

E-LKPD Matematika Berbasis Etnomatika Kelas VII Semester 2 45

Sifat 2

Misalkan k // l dan l // m, maka k // m, buktikan! Seandainya k tidak
sejajar dengan m, maka k harus berpotongan dengan m.

Menurut sifat 1, jika k berpotongan dengan m, maka k juga berpotongan
dengan l. Hal ini bertentangan dengan ketentuan-ketentuan yang
diketahui, yaitu k // l, jadi pemisalan ini salah, seharusnya k // m.

Diketahui 3 buah garis a, b, dan c menurut sifat 2, jika a // b dan b // c,
maka a // c.

B. Sudut

1. Pengertian Sudut

Di dalam ilmu matematika, sudut dapat diartikan sebagai sebuah daerah yang
terbentuk karena adanya dua buah garis sinar yang titik pangkalnya saling
bersekutu atau berhimpit.

Sudut dalam geometri merupakan suatu besaran rotasi ruas garis dari satu
titik pangkal ke posisi yang lain. Sudut dinotasikan dengan menggunakan simbol
∠.

E-LKPD Matematika Berbasis Etnomatika Kelas VII Semester 2 46

Tahukah kamu olahraga panahan?

Olahraga panahan adalah suatu
kegiatan menggunakan busur panah
untuk menembakkan anak panah.
Didalam olahraga panahan ini akan
tebentuk sebuah sudut.

Sumber : lampung1.com

Sudut mempunyai tiga bagian penting, diantaranya yaitu:

• Kaki Sudut
Merupakan garis sinar yang membentuk sudut tersebut.

• Titik Sudut
Merupakan titik pangkal atau titik potong tempat berhimpitnya garis
sinar.

• Daerah Sudut
Daerah atau ruang yang terdapat diantara dua kaki sudut.

Untuk lebih jelasnya lihat gambar berikut:

E-LKPD Matematika Berbasis Etnomatika Kelas VII Semester 2 47

Jenis – Jenis sudut
Berdasarkan besar sudutnya, sudut dibedakan menjadi :

Sumber : konsep-matematika.com

E-LKPD Matematika Berbasis Etnomatika Kelas VII Semester 2 48

2. Satuan Sudut

Satuan sudut yang sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari adalah
satuan derajat (°) , menit (') dan detik ('').
Tingkatan satuan sudut sebagai berikut.

1° = 60' 1' = 1°
1' = 60''
1° = 3.600'' 60

1'' = 1°

3.600

1'' = 1′

60

Sudut yang besarnya 20 derajat 17 menit dapat ditulis 20° 17'. Sudut
yang besarnya 75 derajat 5 menit 20 detik ditulis 75° 5' 20''.

3. Penjumlahan dan Pengurangan Sudut

Operasi penjumlahan dan pengurangan sudut akan lebih mudah jika
dilakukan secara bersusun ke bawah. Hal yang perlu diingat adalah
luruskan satuan derajat dengan derajat, menit dengan menit, detik
dengan detik.
Mari perhatikan contoh berikut dengan seksama.
Contoh :
Tentukan hasil dari operasi hitung sudut berikut.
1. 18° 27' + 62°19'
2. 15°41'25'' - 12°38'58''

Jawab :

1. 18° 27' 15°41'25''
62°19' + 12°38'58'' -
80°46' 3°2'27''

E-LKPD Matematika Berbasis Etnomatika Kelas VII Semester 2 49


Click to View FlipBook Version