The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Majalah Online, 2025-12-11 06:23:01

MAJALA AN NAJAH EDISI DESEMBER 2025

MAJALA AN NAJAH EDISI DESEMBER 2025

2Saya pernah membaca artikel. Isinya mencibir penghafal alQur’an. Para hafiz dianggap orang tidak cerdas. Bodoh. Kalah jauh orang Barat yang dianggap cerdas dan jenius. Buktinya mereka kritis, rasional, dan berhasil menemukan banyak penemuan ilmiah.Naasnya, narasi seperti ini acapkali ditemukan. Tidak hanya dalam postingan dan media. Tapi juga kadang di kolom-kolom komentar. Mereka mengganggap, kemampuan menghafal dan mengingat al-Qur’an hanyalah level terendah dalam hierarki kognitif manusia. Betulkah demikian?Sepertinya anggapan itu berasal dari teori Taksonomi Bloom. Teori ini berasal dari bahasa Yunani: tassein—mengklasifikasi—dan nomos—aturan. Mengacu pada klasifikasi hierarkis berdasarkan prinsip dasar dan aturan. Yang mengenalkan istilah ini Benjamin Samuel Bloom, psikolog pendidikan. Teori pertama kali diterbitkan pada 1956. Pada 2021 direvisi lagi oleh Krathwohl dan para ahli kognitivisme sehingga dikenal Revisi Taksonomi Bloom. Revisi ini berfokus pada ranah kognitif dan menggunakan kata kerja sebagai acuan. Dari teori Taksonomi Bloom itu ada enam jenis tingkatan kognitif yang biasa diistilahkan dalam dunia pendidikan sebagai berikut: C 1 mengingat atau menghafal, C 2 memahami, C 3 menerapkan, C 4 menganalisa, C 5 mengevaluasi, dan C 6 menciptakan. Inilah kenapa para penghafal alQur’an dinilai sebagai orang—termasuk dalam artikel yang penulis baca itu—masih berada di level terendah: C 1. Levelnya masih sekadar mengingat dan menghafal. Belum sampai level tertinggi: C 6 atau menciptakan. Pada dasarnya mengurai apalagi menyimpulkan para penghafal alQur’an berada di level kognitif terendah ini tidak apple to apple dengan para saintis. Sebab, aktivitas menghafal alQur’an—selama ini lebih banyak dilakukan anak. Dan aktivitas ini justru dapat mencerdaskan otak manusia.Penelitian yang dilakukan oleh Dr. Ahmad Al-Qadhi—peneliti bidang neurosains— menyatakan bahkan menghafal al-Qur’an dapat meningkatkan konektivitas antar sel otak yang berperan penting dalam proses berfikir dan memecahkan suatu masalah.Fakta ini menggambarkan sesungguhnya penghafal al-Qur’an sejak dini berpotensi punya kecerdasan luar biasa. Berbeda dengan yang lainnya. Jika potensi itu dijaga dan dikembangkan hingga ke level kognitif selanjutnya bisa SALAMCognitive-1 Oleh: : Syaiful Anshor, Pimred AN-NAJAHAN-NAJAH | Jumadil Akhir 1447/Desember 2025


3SALAMmelahirkan penemuan luar biasa. Itu juga yang dilakukan para ulama salaf maupun saintis Muslim zaman dulu. Mereka menguatkan pondasi awal denga al-Qur’an. Jika al-Qur’an telah selesai, maka lebih mudah untuk mendalami bidang lainnya. Al-Qur’an jadi sumber ilmu dan inspirasi.Seperti dilakukan ilmuwan Muslim Ibnu Sina. Sebelumnya, ilmuwan kelahiran Persia ini dikenal sebagai dokter pada usia sekitar 18 tahunan, Ibnu Sina telah menghafal al-Qur’an pada usia 10 tahun. Tak hanya mempelajari dan menguasai bidang kedokteran, Ibnu Sina bahkan mempelajari matematika, astronomi, dan psikologi.Ibnu Sina juga menulis buku dalam bidang kedokteran yang dikenal “Qanun fi Thib” hingga menjadi rujukan bidang kedokteran berabad-abad lamannya. Dia juga dijuluki sebagai Bapak Kedokteran Pertama.” Dari sini bisa dilihat hafalan al-Qur’an jadi pondasi penting dalam proses intelektual manusia.Al-Qur’an juga jadi pondasi dan inspirasi bagi sang penemu konsep pesawat terbang: Abbas ibn Firnas. Saintis Muslim yang lahir pada 810 M itu berhasil menemukan konsep pesawat itu dari al-Qur’an surah alMulk ayat 19. Ayat itu menceritakan burung yang bisa bertahan di udara dengan mengembangkan dan mengatupkan kedua sayapnya.[]Jumadil Akhir 1447/Desember 2025 | AN-NAJAH


DAFTARISI54ilmuwan muslimSang Penemu Konsep Pesawat Terbang56point of viewMuslimah di Tengah Arus Teknologi61LANGUAGE CORNERVacation to Samarinda6 28 50 546TARBIYAHWaspada, Kawan Bisa Jadi Lawan!2salamCognitive-128siapa diaPeriode Kedua34prestasiMuhammad Raih Gold Medal OBA Nasional50travellingOBA dan Eksotisme Jakarta4 AN-NAJAH | Jumadil Akhir 1447/Desember 2025


Penasihat: Bapak. Ir. H. Muhammad Utama Jaya, Ir. Hj. Megawati. Pemimpin Redaksi: Syaiful Anshor Redaktur Pelaksana: Nur Hidayat Sidang Redaksi: Muflihin, Rahmat, Romadhan, Lilin Linda Saputri, Abdul Rofik, Randi Patajangan, Karindah Eka, M. Fadly Ihsan, Hanifah Rahmah, Dina, Nur Hidayat, Indah Yulianti. Desainer: Mustok Design Alamat Redaksi : Alamat: SD-SMP Al-Imam Islamic School Balikpapan. Ruko Kompleks Masjid Namirah Blok A2 Balikpapan Baru. 0542-8515762 WA: 0811533362Pertanyaan, saran, dan kritik disampaikan ke E-mail: [email protected] REDAKSIAssalamu’alaikum Warahmatullah WabarakatuhPembaca AN-NAJAH yang dirahmati Allah Subhanahu Wa Ta’alaAwal Desember 2025 ini siswa-siswi AISBA sedang sibuk-sibuknya menghadapi Sumatif Akhir Semester ganjil. Mulai dari ujian tulis hingga praktik. Persiapan semaksimal mungkin pun dilakukan oleh segenap siswa agar hasil yang diraih menggembirakan. Ujian sejatinya media untuk mengukur capaian siswa selama belajar di semester awal tahun ini. Seperti apakah hasilnya? Nah, kesungguhan dan capaian belajar siswa bisa diukur dari nilai yang didapat: praktik maupun tulis. Jadi, berapapun nilai hasilnya nanti itulah capaian siswa.Terkait ujian ada ungkapan Bahasa Arab yang patut direnungkan, “Bil imtihani yukromul maru au yuhaanu.” Dengan ujian, seseorang bisa dimulyakan atau dihinakan. Tentu ungkapan Bahasa Arab ini sekadar motivasi: orang-orang yang lulus ujian biasanya akan dimulyakan.Maknanya luas. Bukan hanya ujian formalitas di ruang kelas. Tapi juga di ruang-ruang kehidupan sehari-hari setiap manusia. Semoga, siswa-siswa kita tidak hanya lulus menghadapi ujian formal, tapi juga ujian kehidupan yang dititipkan Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Pembaca AN-NAJAH yang dirahmati Allah Subhanahu Wa Ta’alaTak terasa kita sedang berada di bulan Desember. Ujung tahun 2025. Tak lama lagi kita akan meninggalkan tahun 2025 dan menyongsong tahun berikutnya: 2026. Tentu sudah banyak sekali yang kita lakukan--baik Ayah Bunda dan sekolah--di tahun ini untuk kebaikan siswa-siswi kita.Mari kita berdoa kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala agar menjadikan seluruh ikhtiar kebaikan kita di tahun ini sebagai investasi pahala jariah akhirat. Adapun kekhilafan dan kesalahan yang kita lakukan semoga diampuni Allah dan diganti dengan selaksa kebaikan.Mari menyongsong tahun 2026 dengan semangat baru, agenda baru, dan mujahadah baru untuk menyiapkan buah hati tercinta kita menjadi generasi qur’ani-rabbani calon leader masa depan bangsa. Semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala diridhai dan mudahkan. Mari saling mendoakan untuk kebaikan bersama.Wassalamu’alaikum Warahmatullah WabarakatuhRedaksiSAPA REDAKSIGood Bye 2025, Welcome 2026Jumadil Akhir 1447/Desember 2025 | AN-NAJAH 5


Waspada, Kawan Bisa Jadi Lawan!Penjahat biasanya punya kawan. Bahkan sangat akrab. Dia biasanya tak melakukan kejahatan sendiri. Butuh orang lain untuk membantu melakukannya. Saling bersekongkol meluluskan dan melindungi saat beraksi agar kejahatannya sukses. Begitu juga yang dilakukan para koruptor.Para tikus berdasi itu merampok duit negara dengan berjemaah. Tidak sendiri-sendiri. Banyak cara bisa dilakukan: mark-up anggaran, kwitansi palsu, proyek fiktif, tanda tangan palsu, serta siasat busuk lainnya. Lalu, duit hasil korupsi yang miliaran bahkan triliunan rupiah itu dibagi ramai-ramai. Berjemaah. Saat ketahuan oleh lembaga antirasuah mereka digelandang ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Disidang di pengadilan. Lalu, apa yang terjadi? Mereka 6TARBIYAHOleh: : Syaiful Anshor, Pimred AN-NAJAHAN-NAJAH | Jumadil Akhir 1447/Desember 2025


7tak mau diadili sendiri. Tak mau masuk penjara sendiri. Lalu, di persidangan buka-bukaan. Menarik teman-temannya yang lain.Yang tadinya tak disebut jadi disebut di depan hakim. Yang tadinya bebas jadi ikut digelandang ke persidangan bahkan ke hotel prodeo. Mereka saling menyalahkan satu sama lain. Bahkan, tak jarang yang dulunya bestie lalu jadi lawan yang berseteru dan saling tikam.Ya, inilah gambaran persahabatan di dunia. Sekuat apapun persahabatan itu--jika dilandasi nafsu duniawi--pasti akan berujung petaka. Di dunia saja mereka sudah saling berseteru dan tikam, apalagi di akhirat kelak. Ayat dalam al-Qur’an cukup mengingatkan kita tentang hal ini.ٌَّ ْع ٍض َ عُدوبَِ ْع ُضُهْم لِ ٍذۭ بَئْمَوُ يٓءلاَّأ ِخ�ْٱلِ َ ينَّقْ ُمتا ٱلَّإِل�“Teman-teman akrab pada hari itu sebagiannya menjadi musuh bagi sebagian yang lain k e c u a l i orangorang yang bertakwa.”(QS. AzZukhruf: 67)Ayat ini sesungguhnya menyadarkan kita bahwa teman bisa jadi lawan yang akan saling berseteru dan menggugat satu sama lain di hadapan Allah kelak di akhirat. Lalu, teman seperti apakah yang bisa menjadi lawan seperti halnya ayat di atas? Dalam tafsir At-Thabari dijelaskan bahwa teman yang bisa jadi lawan adalah pertemanan yang dibangun di atas kemaksiatan kepada Allah.Seseorang yang mendesain pertemanan dengan dunia seperti ini kata At-Thabari kelak di hari kiamat mereka akan saling bermusuhan satu sama lain dan saling berlepas diri. Senada dijelaskan dalam Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir. Yang dimaksud dalam ayat di atas adalah pertemanan yang dibangun dengan kecintaan terhadap urusan dunia: harta benda, kedudukan, popularitas, dan lain sebagainya. Menariknya, masih dalam surah Az-Zukhruf ayat ke-67 itu, ada pertemanan yang membuat sesama teman tidak akan menjadi musuh. Bahkan sebaliknya, mendatangkan kebahagiaan. Teman seperti apakah itu? Ini dia: Illal muttaqin. Ya, dia adalah orang-orang yang bertakwa. Orang-orang yang menjalin persahabatan di dunia ini dengan dilandasi ketakwaan. Pertemanan yang bermuara kepada kebaikan dan ibadah. Pertemanan yang beorientasi kepada kedekatan kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Pertemanan di mana Allah dan Rasulullah di atas segalanya. Inilah ciri pertemanan yang Jumadil Akhir 1447/Desember 2025 | AN-NAJAH


8kelak di akhirat akan mendatangkan kebaikan. Bahkan mengajak satu sama lainnya ke dalam surga. Bukan justru sebaliknya, menarik tangan sahabatnya ke dalam neraka, “Oh, dulu kamu yang menjerumuskan saya ke jalan yang sesat.” Tapi teman shalih yang kelak di akhirat dia tidak akan rela jika sahabat shalihnya dulu di dunia yang bersama-sama dengannya tidak masuk surga bersama.Untuk jenis pertemanan (friendship) seperti ini, seperti dituturkan oleh Imam Al-Hasan Al-Bashri selayaknyalah kita memperbanyak teman yang shalih seperti itu. Sebab, katanya, teman yang shalih akan memberi syafaat kepada anak saudara dan teman mereka.Sedangkan sebaliknya, orangorang kafir yang melihatnya itu dengan nada iri dan penuh penyesalan akan bertutur, “Maka kami tidak mempunyai pemberi syafaat seorang ِين --punِعٰفِن شََا م pula tidak danَ--ف َم َ ا لنmempunyai teman yang akrab--لَوَ“. َصِد ٍ يق َ حِم ٍيمNasihat Imam Hasan Al-Bashri ini menunjukkan betapa pentingnya memiliki sosok teman yang shalih lagi bertakwa. Teman yang mengajak kepada kebaikan dan amal shalih. Bukan teman yang mengajak kepada keburukan dan kemaksiatan.Sungguh teman yang shalih seperti ini adalah permata. Dianya sangat berharga. Duhai kawan, jika kini engkau memilikinya, tolong jaga dia. Jangan disia-siakan. Berasyik masyuklah kalian dalam kebaikan bersamanya. Kelak dia bisa memberi syafaat kepadamu di akhirat. Mencarimu jika engkau tak ada di surga bersamanya.“Duhai, di mana temanku--fulan--yang dulu bersama-sama hadir di majelis taklim?”“Duhai, di mana temanku--fulan--yang dulu bersama menghafal alQur’an?”“Duhai, di mana temanku--fulan--yang dulu bersama-sama menuntut ilmu di Al-Imam Islamic School Balikpapan?”Duhai, betapa bahagianya memiliku teman shalih seperti itu.Itu kenapa kita harus selektif memilih teman dalam hidup ini. Jangan sampai salah pilih. Sebab, teman yang buruk bisa berimplikasi pada keburukan kehidupan kita. Kita tidak bisa menjamin diri kita tidak terpengaruh oleh keburukan teman yang jauh dari Allah. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi Wa Sallam juga menganjurkan kita untuk membersamai teman yang shalih dan bertakwa. Seperti halnya pandai besi. Jika kita membersamainya, pastilah tertular baunya yang tak sedap. Terkontaminasi hawa panas dan debu. Kotor. Pun juga sebaliknya saat kita berinteraksi dengan seorang penjual parfum. Meski kita tak memilikinya, tapi tetap akan tertular bau harumnya. Empat belas abad lebih yang silam, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallambersabda bahwa teman bisa mengikuti akhlak temannya.أ َح ُد ُك ْم� َْْن ُظرِ َ فْليِهِيلِ ِ ين َ خلَّ ُج ُل َ عَلى دالرِ ُلُ َخالَ ْن يم“Seseorang itu mengikuti diin (agama; tabiat; akhlaq) kawan dekatnya. Oleh karena itu, hendaknya TARBIYAHAN-NAJAH | Jumadil Akhir 1447/Desember 2025


9seseorang di antara kalian memperhatikan siapa yang dia jadikan kawan dekat.” (HR. Abu Dawud, Silsilah ash-Shahihah no. 927)Lalu, pertanyaanya, dengan siapa kita dan juga anak-anak kita berteman? Sebab, jangan sampai kelak di akhirat kita menyesal gara-gara salah memilih teman. Sebagaimana yang telah diingatkan oleh Allah dalam al-Qur’an. “Dan (ingatlah) hari (ketika itu) orang yang zalim menggigit dua tangannya (yakni: sangat menyesal), seraya berkata: “Aduhai kiranya (dulu) aku mengambil jalan bersama-sama Rasul. Kecelakaan besarlah bagiku; kiranya aku (dulu) tidak menjadikan si Fulan itu teman akrab(ku). Sesungguhnya dia telah menyesatkan aku dari Al Quran ketika Al Quran itu telah datang kepadaku.” Dan adalah setan itu tidak mau menolong manusia.” (QS. Al-Furqan: 27-29)Teman yang ShalihInilah yang semestinya menjadi perhatian para orangtua: dengan siapa anak kita berteman? Teman yang yang baik adalah saat di dunia bisa bermanfaat dan di akhirat memberi syafaat. Maka mencari teman yang shalih juga berkaitan di mana mereka berinteraksi dan belajar. Alhamdulillah, putra-putri kita selama ini sudah belajar di sekolah Islam. Meski bukan pesantren, tapi AISBA mengusahakan lingkungan dan vibesnya seperti pesantren. Nilai-nilai keislam a n dan pesantren dicoba diterapkan di sini: adab, akhlak, dan pakaian. Sebisa mungkin mencerminkan orang shalih.Dari pagi hingga sore dari hari Senin hingga Jum’at anak-anak kita belajar di AISBA. Mereka belajar, bermain, dan beribadah bersama. Menghabiskan waktu dengan mengaji dan menghafal al-Qur’an bersama. Di sudut-sudut sekolah. Juga saling menguatkan dan mengingatkan dalam kebaikan.Semoga persahabatan mereka yang sudah terjalin baik di sekolah tidak hanya terajut di sekolah, tapi juga saat mereka tumbuh besar. Dan kelak, di akhirat, mereka saling memberi syafaat kepada satu sama lainnya untuk bersama-sama masuk surga. Bukan justru menjadi seteru dan lawan bagi yang lainnya. Wallahu’alam.[] Jumadil Akhir 1447/Desember 2025 | AN-NAJAH


1024 Siswa SD AISBA Lulus Ujian Tasmi’AN-NAJAH | Jumadil Akhir 1447/Desember 2025


11Sebanyak 24 siswa SD AISBA lulus ujian tasmi’ 1 juz sekali duduk. Ujian ini diadakan pada Jum’at, 31 Oktober lalu. Ke-24 siswa itu berasal dari berbagai kelas—dari kelas 1 sampai 6—yang telah menamatkan hafalan al-Qur’an sebanyak 1 juz al Qur’an.“Seperti ujian tasmi’ sebelumnya. Siswa yang sudah hafal 1 juz alQur’an dites hafalannya sekali duduk. Bagi yang hafal lancar dan sedikit salah dinyatakan lulus,” tutur Koordinator Tahfidz SD AISBA, Ustazah Fitriani Ningsi, S.Pd.Selain sebagai kelulusan, guru yang hafal 30 juz al-Qur’an ini juga mengatakan bahwa ujian tasmi’ ini juga sebagai motivasi siswa untuk menjaga hafalan mereka. Sebab, mau tidak mau, dengan ujian ini, siswa akan memurajaah hafalan mereka.“Selamat kepada ke-24 siswa yang telah dinyatakan lulus. Hanya saja, harapannya jangan berhenti di sini. Al-Qur’an yang sudah dihafal harus dijaga sampai hembusan napas terakhir,” pungkasnya.[]Berikut daftar 24 siswa yang lulus ujian tasmi’ al-Qur’an.1. Assyifa Shofiyyah Thafana (1 Pi A) Juz 302. Bilqis Farahatul Masruroh (1 Pi A) Juz 303. Khadijah Shafiyyah (1 Pi A) Juz 304. Khanza Azkadina Marindha (1 Pi A) Juz 305. Jasmine Amberlee Qaila Raharjo (1 Pi B) Juz 306. Aliyah Azzahra (4 Pi) Juz 307. Malika Atifa Raharjo (4 Pi) Juz 308. Ameera Al Zahsy (6 Pi) Juz 309. Kanvarendra Prabhu Cendekia (3 Pa) Juz 3010. Kenzie Ghaizan Anargya (4 Pa) Juz 2911. Muhammad Amsyar Muqri (4 Pa) Juz 2912. Muhammad Zaiem Al Hakim (2 Pa A) Juz 113. Nabil Al Fatih (2 Pa B) Juz 114. Hilwa Arsyila Salsabila (3 Pi) Juz 115. Siti Kayyisah Alfathin (3 Pi) Juz 116. Azzahra Jasli (4 Pi) Juz 117. Alindra Afifah Nailah Kaloke (4 Pi) Juz 118. Nafiz Azka Aryasatya (5 Pa) Juz 119. R. Rr Valia Nafisya Ramadhani (6 Pi) Juz 120. Fathan Al-Maisan Zhafar (6 Pa) Juz 121. Abdullah Syafiq (3 Pa) Juz 222. Muhammad Azka Mirza (6 Pa) Juz 223. Akifa Naila Putri (6 Pi) Juz 424. Aisyah El Rubi Alexandria (6 Pi) Juz 5Jumadil Akhir 1447/Desember 2025 | AN-NAJAH


Siswa TK AISBA Belajar Sikat Gigi Anak-anak Daycare dan TK AISBA berkumpul di lapangan sekolah pada Kamis, 6 November lalu. Mereka membawa perlengkapan gosok gigi: sikat gigi, odol, dan gelas plastik berisi air. Mereka berkumpul di tempat ini untuk belajar cara menyikat gigi yang baik dan benar.Yang melatihnya langsung tim dari Puskesmas Damai, Balikpapan Kota. Anak-anak dijelaskan jenis-jenis gigi dan juga letaknya: bagian luar dan dalam. Juga atas dan bawah. Begitu juga dengan cara menyikatnya. Anak-anak juga diajak praktik langsung. “Kegiatan menyikat gigi ini untuk melatih siswa agar menyikat gigi yang baik dan benar. Karena ada caranya. Tidak bisa menyikat gigi begitu saja. Selain itu, kegiatan ini juga untuk memotivasi anak agar semangat menyikat gigi setiap hari,” ujar Kepala TK AISBA, Ustazah Sri Ayu Lestari.[] 12 AN-NAJAH | Jumadil Akhir 1447/Desember 2025


Dua spanduk berukuran sedang berdiri di depan aula. Kanan dan kiri. Di spanduk itu terdapat tulisan “Guruku Inspirasiku.” Di tengahnya terdapat ilustrasi seorang guru mengenakan seragam korpri. Satu persatu siswa maju kedepan mengisi kolom kosong.Kolom itu diisi berbagai pandangan siswa tentang guru inspiratif. Ada banyak perspektif siswa tentang guru inspiratif. Macam-macam. Ada yang menulis guru inspiratif itu yang sabar, pandai bergaul, tegas dan juga jujur.Ada juga yang menulis guru yang bisa membuat pelajaran lebih asik dan seru namun tetap mudah dipahami. Juga ada pendapat yang mengatakan Komite SMP AISBA Adakan AODI Guru Inspiratif13guru inspiratif itu yang soft spoken, asyik, seru, dan detail saat memberikan penjelasan materi. Itulah beberapa perspektif siswa tentang guru inspiratif. Perspektif itu mereka tulis di sticky notes putih. Banyak. Seratusan lebih. Pandangan itu mereka tulis usai mengikuti AISBA One Day Inspiration (AODI) gelaran Komite SMP AISBA Sabtu, 8 November.Kegiatan ini diisi oleh Inspira Sentra Askara (ISA), sebuah lembaga training penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkantor di Kota Balikpapan. AODI kali ini lebih fokus pada permainan beberapa games edukatif serta pemberian insight dan value.Jumadil Akhir 1447/Desember 2025 | AN-NAJAH


14Beberapa games-nya antara lain hoolaman, blind war, save my ball, dan drawing atau labirin track. Tak hanya itu saja, ada juga games tak kalah menarik lainnya seperti value board, memory path game, egrang segitiga, dan menentukan posisi mata angin. “Jadi, aneka games itu goals-nya memberikan sekaligis menguatkan insight dan values kepada mereka tentang makna soliditas, kedisiplinan, dan guru inspiratif. Di ujung training baru dijelaskan,” ujar Direktur Utama ISA, Bapak Muhammad Sidharta.Kegiatan AODI juga diikuti oleh seluruh guru. Mereka jadi pendamping kelompok. Kegiatan ini juga dihadiri Kepala SMP AISBA, Ustaz Abdul Rofik, M.Pd., dan juga Ketua Komite SMP AISBA, Bunda Lidya Puspasari dan jajaran yang turut mendampingi.Di akhir acara diadakan sesi tanya jawab bagi siswa dan juga guru. Yang bisa jawab dapat hadiah. Selain itu juga pemberian hadiah bagi dua tim paling aktif dan juga peserta paling aktif. Meski cukup lelah, tapi seluruh siswa tampak bahagia. Kegiatan AODI didukung oleh para sponsor. Di antaranya Pemkot Balikpapan, Toko Rusli (Grosir & Eceran), Kana’s Kitchen, PT. Aura Mahival Tour & Travel, Almarsa the House, dan Rintara Digital Printing Nusantara.Tidak hanya itu, ada juga sponsor lainnya yang turut mendukung seperti Bang Kumis Car Wash, CV Asmal Cendekia, Apotek Ar Riayah, Mosfit Gym & Cafe, dan ALLeTHA. Selain para sponsor kegiatan ini juga didukung sejumlah orangtua siswa.“ Kami ucapkan jazaakumullah khairan kepada para sponsor dan juga orangtua siswa yang telah turun tangan bersama menyukseskan kegiatan ini. Semoga kebaikannya dibalas dengan balasan terbaik oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala,” pungkasnya.[]AN-NAJAH | Jumadil Akhir 1447/Desember 2025


15Tim redaksi AN-NAJAH membedah rubrik terbarunya di radio IDC FM. Bedah media bulanan AISBA ini diadakan pukul 09.00 – 10.00 WITA pada Rabu, 12 November lalu. Talkshow dipandu langsung penyiar senior radio dakwah Kota Balikpapan, Ustaz Uli Abdurrahman.Bincang literasi ini diisi oleh empat narasumber sekaligus. Dua dari guru--yang pertama pemimpin redaksi AN-NAJAH, Syaiful Anshor, dan kedua guru bahasa Arab SMP AISBA, Ustaz Azhari, M.Pd. Seperti biasa Ustaz Anshor akan Talkshow AN-NAJAH di IDC FMmembedah rubrik unggulan--Tarbiyah dan Salam--sedangkan Ustaz Azhari membedah tulisannya yang berbahasa Arab, “Urgensitas bahasa Arab.”Sedangkan dua narasumber dari siswi: Siswa kelas 11 SM AISBA, Aleea Yasmin Fathinah dan siswi kelas 6 SD AISBA, Fayza Zafirah Aqmar. Yasmin—biasa disapa—akan berbincang tentang tulisannya berbahasa Inggris tentang 10 dampak positif AI. Adapun Fayza akan berbincang tentang tulisannya berjudul, “Petualangan Seru di KWPLH.”Tarik Tali Jadi Gantungan KunciJumadil Akhir 1447/Desember 2025 | AN-NAJAH


16macrame yang dibuat dari tali elastis. Untuk macrame DNA dan bunga dibuat oleh siswa kelas atas. Relatif lebih sulit. Sedangkan yang terbuat dari tali elastis oleh siswa kelas bawah. Dalam membuatnya siswa menggunakan papan scanner dan dua tali khusus macrame. Tampak seluruh siswa menarik-narik tali dengan pola yang diajarkan oleh pengurus Komite SD AISBA dan juga guru pendamping. Setelah ditarik tarik dengan pola yang ada jadilah gantungan kunci yang indah.[]SDAISBA punya agenda menarik dan seru pada Selasa, 11 November 2025 lalu. Agenda itu adalah Authentic Learning, membuat macrame dan meronce keychain. Kegiatan ini bekerja sama dengan Komite SD AISBA. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa dari kelas 1 sampai kelas 6. Ada beberapa jenis macrame yang dibuat oleh siswa: macrame yang model lurus, macrame DNA, macrame bunga dan Tarik Tali Jadi Gantungan KunciAN-NAJAH | Jumadil Akhir 1447/Desember 2025


SDAISBA meng a d a k a n k e g i a t a n m e n a r i k s e k a l i g u s seru pada Kamis, 13 Oktober lalu: Ocean Oxplorer. Bertempat di lapangan dan halaman sekolah. Kegiatan yang diikuti seluruh siswa ini terdiri dari tiga bagian. Pertama, menangkap dua jenis ikan: belut dan nila. Kedua jenis ikan ini diletakkan di dua kolam berukuran sedang yang terdapat di lapangan sekolah. Kolam ini terbuat dari kerangka kayu yang dilapisi terpal biru tipis. Tangkap Belut, Siapa Takut?17Untuk menangkap ikan, siswa menggunakan serokan ikan terbuat dari jaring berukuran kecil dan sedang. Untuk ikan nila lebih mudah diserok. Bentuknya besar. Hanya sekali dua kali serok, tak sedikit siswa yang langsung dapat. Berbeda belut. Panjang dan licin. Dan, yang membuat agak bergidik—bagi yang baru pertama melihatnya—mirip ular. Lebih-lebih saat belut berenang di air. Karena itu, tak pelak, beberapa siswa tampak harus berkali kali diserok baru dapat belut. Yang bikin seru lagi, usai diserok, belut diletakkan di atas lapangan. Siswa pun Jumadil Akhir 1447/Desember 2025 | AN-NAJAH


18berebut menangkapnya.Licin. Susah. Terus bergerak. Berkali kali ditangkap siswa lepas. Meski begitu, kebanyakan siswa tak takut dan jijik menangkapnya. Mereka mencoba berulang kali hingga berhasil menangkapnya.“Saya berhasil menangkapnya dari bagian kepala. Supaya lebih mudah,” ujar siswa kelas 3 SD AISBA yang berkaca mata, Roshif. Kedua, hasil tangkapan belut dan nila dibawa ke stasiun ke dua: tempat pembersihan ikan. Di stasiun ini, ada dua ustaz yang telah standby: Ustaz Usman dan Ustaz Ade. Kedua ustaz ini bertugas menyontohkan siswa cara mematikan, membersihkan sisik, membuang kotoran, dan memotong hingga beberapa bagian. “Begini cara membersihkan sisik ikan yang tepat,” ujar Ustaz Usman yang juga alumni Al-Azhar, Mesir sambil mencontohkan. Usai dari stasiun kedua—pembersihan ikan—siswa berdasarkan kelas beranjak ke stasiun ke tiga: pengolahan ikan. Jaraknya tak jauh. Hanya selemparan batu saja. Tempatnya di bawah kanopi sekolah.Di tempat juga ada dua guru yang telah standby: Ustazah Nurul dan Ustazah Dyah Mei Rimadhani. Keduanya bertugas mengolah ikan nila yang sudah dibersihkan menjadi menu lezat dan menggoyang lidah: ikan pepes. Menurut Ketua Authentic Learning, Ustazah Noor Fiqri Riskillah kegiatan Ocean Explorer ini berkolaborasi dengan orangtua siswa untuk pengadaan ikan. Sementara kegiatan Ocean Oxplorer salah satu tujuannya agar siswa mau mengonsumsi ikan.“Tak sedikit siswa yang nggak suka makan ikan. Padahal ikan sangat penting. Punya banyak manfaat untuk kesehatan. Nah, harapannya dengan kegiatan bisa menstimulasi siswa untuk suka mengonsumsi ikan,” jelas guru tahfidz al-Qur’an ini.[]AN-NAJAH | Jumadil Akhir 1447/Desember 2025


SMP AISBA mendapat supervisi sekaligus refleksi dari Pengawas Diknas Kota Balikpapan, Bapak Nurhadi, S.Pd. Dalam kunjungan supervisi itu, Bapak Nurhadi disambut dan didampingi langsung oleh Kepala SMP AISBA, Ustaz Abdul Rofiq, S.Pd.I., M.Pd dan tim.Tema supervisi kali ini, “Strategi Peningkatan Kompetensi Guru.” Ada empat pembelajaran yang disupervisi: bahasa Indonesia, bahasa Inggris, matematika, dan tahfiz al-Qur’an. Bapak Nurhadi mengobservasi proses pembelajaran yang dilakukan keempat guru bidang pelajaran yang berSupervisi danRefleksi SMP AISBA19beda.Usai supervisi, seluruh guru yang disupervisi dikumpulkan di ruang kepala sekolah. Mereka mendapat feedback dari Bapak Nurhadi. Ada banyak catatan dan insight yang diberikan. Feedback itu bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dalam pengajaran.“Kami sampaikan jazaakumullah khari kepada Bapak Nurhadi yang telah mensupervisi guru-guru SMP AISBA. Insyaa Allah, feedback dan masukannya sangat berharga untuk kemajuan pendidikan di sekolah kami,” tutur Kepala SMP AISBA, Ustaz Abdul Rofik, M.Pd.[] Jumadil Akhir 1447/Desember 2025 | AN-NAJAH


20dan Waroeng Djasix—Djadoel tapi Asic yang menjual aneka kuliner tak kalah maknyoes dan menggoyang lidah lainnya. Untuk membeli aneka menu ini cukup menukarkan uang dengan kupon di loby depan. Per kupon Rp 2 ribu.Yang menarik dari acara ini juga para brand ambassador: para siswa. Mereka mengenakan outfit yang unik dan menarik. Tanpa malau-malu mereka menawarkan dan mempromosikan jualan mereka ke setiap pengunjung yang datang untuk membeli.Para pembeli Market Day SD AISBA kali ini beragam, mulai para orangtua siswa, seluruh guru SD hingga SMA, hingga para peserta finalis Eduversal Mathematic Competition Season 7 dari berbagai sekolah yang diadakan di lantai 4 gedung AISBA.[] SDAISBA menutup program A u t h e n t i c Learning selama sepekan dengan kegiatan puncak Market Day. Kegiatan ini diadakan pada Sabtu, 15 November 2025 lalu. Tempatnya di lapangan sekolah. Ada enam stand yang dioperasikan oleh kelas 4, 5, dan 6 ikhwan dan akhwat. Nama stand-nya berbeda-beda. Juga menunya. Macam-macam. Hanya saja kebanyakan menu khas nusantara. Ada juga menu luar negeri. Seperti halnya stand kuliner Angkringan 86! yang menjual aneka makanan, seperti pempek khas Palembang, Mac n Cheese, nasbak tuna, dimsum, dan sop buah.Ada juga stand lain seperti Sea Licious—Feel The Sea, Taste the DeliciousSelaksa Rasa di Market Day SD AISBAAN-NAJAH | Jumadil Akhir 1447/Desember 2025


SMP AISBA kedatangan tamu spesial pada Selasa, (18/11/25). Tamu itu adalah Bapak M Satria Al Nur, BAK SDM dan Bapak Dadang Sugiantoro, Babinkamtibmas dari Polresta Balikpapan. Keduanya diterima langsung Kepala SMP AISBA, Ustaz Abdul Rofik, M.Pd.Kedatangan keduanya untuk sosialisasi SMA Kemala Taruna Bhayangkara. Kegiatan diadakan di aula lantai 4. Sosialisasi diikuti seluruh siswa dan juga guru. Menurut Bapak Satria, SMA Kemala Taruna Bhayangkara adalah program Presiden Prabowo Subianto.“SMA Kemala Taruna Bhayangkara ini adalah program Bapak Presiden Prabowo Subianto. Tujuannya untuk mencetak generasi terbaik yang akan membawa Indonesia emas,” jelasnya di depan siswa saat mengawali sosialisasi sekolah.Konsep SMA Kemala Taruna Bhayangkara seperti boarding school. Berasrama. Jadi, selama pendidikan—tiga tahun—siswa belajar di sekolah tidak boleh pulang. Pulangnya saat libur sekolah seperti sekolah pada umumnya.Sosialisasi SMA Kemala Taruna Bhayangkara21“Jadi meski boarding school jangan takut tidak boleh pulang ke rumah. Kalau libur siswa boleh pulang dan ketemu keluarga,” tuturnya.Menurutnya SMA Kemala Taruna Bhayangkara punya perbedaan dengan sekolah lain. Sekolah ini punya tenaga pengajar unggul. Mereka alumni perguruan tinggi terkemuka baik dalam maupun luar negeri. Sekolah ini juga khusus untuk pembinaan calon leader. “Yang lebih menarik sekolah ini full beasiswa. Kalau ada siswa SMP AISBA yang tertarik segera mendaftar,” katanya.Hanya saja, untuk masuk sekolah ini tidak mudah. Harus melalui tes. Salah satunya tes potensi akademik, matematika, IPA, dan bahasa Inggris. Siswa juga harus sehat jasmani serta ruhani, setia kepada negara, dan belum genap berusia 17 tahun.SMA Kemala Taruna Bhayangkara hanya menerima calon siswa baru terbatas. Hanya sekitar 180 siswa. Sedangkan yang daftar banyak. Karena itu, harus segera daftar dan berjuang dalam seleksi. Adapun untuk pendaftar terakhir 30 November ini.[] Jumadil Akhir 1447/Desember 2025 | AN-NAJAH


22an tempoe doeloe yang tak kalah menarik seperti, bekel, dan congklak juga penyuluhan pencegahan bencana, dan minat bakat.Sedangkan kegiatan OCD SMP AISBA diisi olahraga dan deklarasi sekolah ramah anak. Kegiatan OCD dibuka Kepala SMP AISBA, Ustaz Abdul Rofik. Kegiatan berlangsung meriah dan penuh antusiasme guru dan siswa meski langit tampak mendung dan gelap.[] Ada kegiatan menarik di setiap sekolah pada Kamis, (20/11/25) lalu: Outdoor Classroom Day(OCD). Termasuk di AlImam Islamic School Balikpapan: TK, SD, dan SMP. Gelaran OCD sesuai edaran pemerintah ini untuk memperingati hari anak nasional.TK AISBA mengajak siswa-siswinya untuk berolahraga di luar lapangan sekolah. Tak hanya itu, siswa juga diajak untuk melihat tanaman kangkung yang beberapa pekan lalu ditanam di kebun sekolah dengan mengenakan sepatu boots, topi, dan baju olahraga.Kegiatan OCD SD AISBA lebih banyak lagi. Pagi-pagi mereka diajak untuk berkumpul di lapangan. Kegiatan dibuka Koordinator Kesiswaan SD AISBA, Ustazah Dyah Mei Rimadhani. Di tempat ini siswa diajak makan menu sehat yang dibawa dari rumah dan membaca buku.Kegiatan dilanjutkan dengan permainan tradisional: gobak sodor, kelereng, lompat karet, dan tembak karet. Selain itu, masih ada permainAneka Kegiatan OCD AISBAAN-NAJAH | Jumadil Akhir 1447/Desember 2025


Provinsi Kalimantan Timur menyimpan eksotisme alam yang memikat. Salah satunya yang tersembunyi di balik hutan lindung Sungai Wain, Balikpapan. Pepohonan rindang, gemericik sungai, aneka bunyi hewan, dan hawa sejuk yang berhembus dari balik dedaunan pepohonan dan semak belukar.SMA AISBA mengajak seluruh siswa mengeksplor eksotisme hutan Sungai Wain itu dalam kegiatan fieldtrip Kamis, (20/11/25) lalu. Mereka menyusuri jalan setapak melewati pepohonan rindang, jembatan kayu yang licin, serta sungai. Sesekali mereka harus melewati track jalan yang Lebih Dekat dengan Alam 23menanjak dan turun.Agar tidak jatuh terpeleset siswa berjalan pelan-pelan sambil memegangi tali dengan kuat. Sebelum melakukan tracking hutan lindung Sungai Wain, siswa juga diajak untuk melalukan ecoponding: belajar mencetak motif pada kain. Bahan yang digunakan berupa daun dan bunga. “Tema fieldtrip SMA AISBA kali ini adalah “Step into Nature Step into Future.” Kami berharap siswa bisa merasakan denyut nadi hutan dan eksotisme alamnya. Dengan begitu siswa bisa menjaga kelestarian dan keindahan hutan,” tutur PIC fieldtrip, Ustazah Hanifah Rahmah.[]Jumadil Akhir 1447/Desember 2025 | AN-NAJAH


24antusias mengikuti.Menurut admin PSB SMA AISBA, Ustazah Vivi ini kali pertama sekolah mengadakan observasi calon siswa baru pasca kick off PSB pada Agustus lalu. Observasi kedua pun akan dilakukan sesuai jadwal. Dia juga mengatakan SMA AISBA masih membuka registrasi untuk calon siswa baru tahun ajaran 2026/2027.“Segera daftarkan buah hati ayah bunda ke SMA AISBA. Mari bersinergi bersama menghantarkan masa depan ananda untuk mewujudkan cita-cita. Kabar baiknya masih tersedia cashback Rp 4 juta,” ujarnya.[]Sebanyak enam calon siswa baru SMA AISBA mengikuti observasi Sabtu, (22/11/25) lalu. Observasi diadakan di lantai empat dengan empat penguji khusus. Keenam calon siswa baru itu berasal dari beberapa SMP di Kota Balikpapan, salah satunya SMP AISBA.Untuk materi yang diobservasikan ada lima: bahasa Inggris, bahasa Arab, matematika, serta tahfidz dan tahsin al-Qur’an. Satu persatu siswa menjalani observasi kepada penguji bidang masing-masing. Seluruh peserta tampak serius dan Observasi Siswa BaruPerdana SMA AISBAAN-NAJAH | Jumadil Akhir 1447/Desember 2025


Siswa kelas 9 SMP AISBA mengadakan fieldtrip ke Institut Teknologi Kalimantan (ITK) pada 30 Oktober 2025 lalu. Kunjungan dilakukan setelah siswa berkunjung ke Komisi Pemilihan Umum (KPU). Dari KPU sekitar pukul 11.00 WITA rombongan bertolak ke ITK dengan menggunakan dua bus.Di ITK, rombongan SMP AISBA disambut langsung oleh tim Humas ITK, Mas Dewo dan dibawa ke Gedung Laboratorium Terpadu 2. Di sini, rombongan mendapat penjelasan tentang sejarah, profil kampus, dan jurusan apa saja yang terdapat di ITK. Dia juga menjelaskan plus minus setiap jurusan dan peluang di masa akan datang.“Meski kalian masih siswa kelas 9 SMP. Tapi pengetahuan tentang jurusan dan kuliah sangat penting. Kami ingin siswa sejak dini dapat melihat bagaimana ilmu pengetahuan bisa diwujudkan dan menjadi solusi nyata di kehidupan sehari-hari,” ujar Humas ITK, Mas Dewo di depan rombongan.Siswa SMP AISBA Belajarke Laboratorium ITK25Usai dapat penjelasan seputar dunia kampus, rombongan SMP AISBA dibawa untuk tour ke beberapa laboratorium yang terdapat di ITK. Untuk memudahkan kelompok dibagi dua: ikhwan dan akhwat. Kelompok ikhwan melalui rute dari lantai 3 lebih dulu. Menurut Mas Dewo kampus ITK memiliki banyak laboratorium lengkap dan canggih. Seperti laboratorium Smart City, komputer--desain dan komputasi--, fisika lanjut, dan laboratorium laboratorium energi. Tak hanya itu, ITK juga memiliki laboratorium canggih lainnya seperti puslit pangan, dan flume tank. Meski tergolong kampus baru di Kota Balikpapan, namun fasilitas laboratoriumnya sudah cukup lengkap dan canggih. Bahkan, menurutnya, ada beberapa alat laboratorium yang harganya lebih dari 5 miliar rupiah. Laboratorium di ITK ini juga sering dapat kunjungan dari berbagai sekolah di Balikpapan. Bahkan, tidak sedikit yang melakukan riset di lab tersebut.[] Jumadil Akhir 1447/Desember 2025 | AN-NAJAH


26berupa penyuluhan kesehatan dari Bunda drg. Adisty. Orangtua siswa Hanif—siswa 2 Pa—ini menjelaskan pentingnya kesehatan gigi dan cara menjaganya.Sedangkan pada Sabtu hari ini kegiatan AISBA Fit berupa Fun Walk bersama di Kawasan Grand City, Balikpapan. Seluruh guru dan staf dengan mengenakan seragam berolahraga dan berlari-lari kecil. Saat itu langit sempat menurunkan rintik hujan.[] Tak hanya siswa yang harus punya fisik fit saat belajar. Guru pun harusnya demikian. Fisiknya harus sehat dan bugar agar semangat dan maksimal dalam mengajar siswa. Karena itu, SD AISBA mengadakan kegiatan khusus untuk guru: AISBA Fit. Temanya, “Healthy Mind, Happy Heart, and Healthy Smile.”Kegiatan diadakan selama dua hari: Jum’at dan Kamis. Kegiatan pertama pada Jum’at, (21/11/25) lalu AISBA Fituntuk GuruAN-NAJAH | Jumadil Akhir 1447/Desember 2025


Sebanyak tiga guru SMP AISBA mengikuti kegiatan Pelatihan Pembelajaran Mendalam (PPM) selama dua hari. Ketiga guru itu adalah Ustazah Maslindah (guru sains), Ustazah Lilin Lindah Saputri (guru bahasa Inggris) dan terakhir Ustazah Fentia (guru matematika).Pelatihan diadakan selama dua hari dan di dua tempat yang berbeda. Hari pertama bertempat di SMPN 22 Balikpapan dan kedua di SMPN 6 Balikpapan. Selain perwakilan guru dari SMP AISBA, kegiatan ini juga diikuti oleh sekitar 100 guru dari berbagai sekolah lainnya di Kota Balikpapan. Menurut Ustazah Maslindah kegiatan pelatihan pembelajaran mendalam berisi implementasi praktik baik pemTiga Guru SMP AISBA Ikut Training Deep Learning27belajaran mendalam di dalam kelas. Para peserta juga diminta untuk menampilkan hasil karya siswa dari hasil praktik belajar di kelas itu.Guru asal Sulawesi Selatan ini juga bercerita kalau saat pelatihan ketiga guru dari SMP AISBA diminta untuk berpartisipasi dalam talkshow berbagi pengalaman dan praktik baik kepada para peserta. Selain itu juga menyajikan gelar karya siswa yang memiliki hasil implementasi praktik baik.“Saat kami sajikan dan presentasikan materi tentang mesin capit sempat diapresiasi Bapak Kadisdikbud Balikpapan, Bapak Irfan Taufik. Katanya, SMP AISBA sudah STEM—sains, teknologi, teknik, dan matematika,” katanya.[] Jumadil Akhir 1447/Desember 2025 | AN-NAJAH


Muhammad  Fatih  Gibral  As-Sayuti  Rachman kembali terpilihsebagai Ketua OSISSMA AISBA periode2025/2026. Siswa kelas 11 SMAAISBA yang akrab disapa Fatih ini berhasil meraup suara terbanyak dalamPemilihan Ketua OSIS (Pemilos) akhirOktober 2025 lalu.Dalam pemilos itu Fatih berhasil menyisihkan dua kandidat lainnyadengan suara cukup signifikan. Itu berarti, siswa yang bercita-cita jadi Chief Executive Officer (CEO) di perusahaanbonafide itu kembali menduduki posisi Ketua OSIS untuk kedua kalinya.“Sebenarnya saya tidak begitu minat lagi. Tapi karena ditunjuk lagi olehustaz dan ustazah saya siap saja. Sayalihat ini adalah amanah yang nggakboleh disia-siakan,” ujarnya kepadaAN-NAJAH akhir November lalu disela-sela ujian tahfidz al-Qur’an.Periode Kedua28SIAPADIAAN-NAJAH | Jumadil Akhir 1447/Desember 2025


29Fatih dan pengurus OSIS lainnyapun dilantik awal November. Siswakelahiran Balikpapan 3 April 2009 iniberazam untuk menakhodahi organisasi intra sekolah itu sebaik mungkin.Dia mengaku sudah banyak belajardari kepemimpinannya pada periodesebelumnya.“Saya berazam untuk memimpindan menjalankan OSIS sebaik mungkin. Ada banyak program di periodepertama yang belum terwujud yangInsyaa Allah akan kami usahakan terealisasi pada periode kedua ini,” ucapnya lagi.Program itu di antaranya, AISBAFestival, duta siswa, dan TrainingMaster of Cerimony (MC). Ada jugaprogram lainnya seperti membangunrelasi dan sinergi dengan OSIS sekolah luar. Ya, meski dinilai berat, diaberharap semua program bisa terlaksana sebaik mungkin.“Kami juga ingin membangun kolaborasi dan sinergi dengan OSISSMA dari sekolah luar. Bisa dalambentuk membuat event bersama ataukomunitas,” tegasnya.Menurut Fatih jadi pemimpin itutidak mudah. Tidak asal memimpinsaja. Ada seninya. Begitu juga saatmemimpin OSIS. Meski organisasi kecil dan baru belasan pengurus, namundia harus memosisikan dirinya sebagaipemimpin yang sejati dan baik.“Pempimpin itu berbeda denganbos. Kalau bos bisanya hanya menunjuk-nunjuk dengan jari ke anak buah.Tapi kalau pemimpin harus bisa turunbersama dengan tim,” jelasnya.Lebih dari itu, menurutnya, seorang pemimpin juga harus sepertilokomotor. Seperti halnya saat mendorong gerobak yang macet. Seorang leader yang baik tidak hanyamenyuruh timnya untuk mendoronggerobak sambil melihatnya, tapi jugaikut mendorongnya.“Jadi jangan sampai seorang pemimpin itu hanya pandai menyuruh.Seperti halnya saat mendorong gerobak. Dia harus ikut mendorong. Jangan justru gerobak didorong dia naikdi atasnya,” tegasnya.Meski suka dunia organisasi dankepemimpinan, namun Fatih mengaku tidak tertarik jika kelak terjunke dunia politik dan menjadi kepaladaerah atau presiden. Dia mengakulebih tertarik menjadi pemimpin disektor non-formal tapi punya manfaat tak kalah besar.“Saya nggak tertarik jadi pejabatnegara seperti presiden atau punmenteri. Saya lebih tertarik jadi Chief Executive Officer dan punya companysendiri,” pungkasnya.[]Jumadil Akhir 1447/Desember 2025 | AN-NAJAH


Koordinator KurikulumSMP AISBA, Ustazah LilinLindah Saputra menunaikan ibadah umroh ketanah suci medio Oktober2025 lalu. Ustazah Lindah--biasa disapa--berangkat bersama suami, MasPutra menggunakan Malaysia Arilines dari airport Balikpapan menujuMadindah. Dia bersama rombonganGlobal Travelindo transit sebentar diKuala Lumpur, Malaysia.“Dari Kuala Lumpur kami langsungbertolak ke Madinah,” ujarnya kepada AN-NAJAH awal Desember 2025lalu.Di kota suci Rasulullah ini UstazahLindah tinggal sekitar empat hari.Waktu yang sebentar di tempat terbaik di atas muka bumi itu tidak disia-siakan begitu saja. Ustazah Lindahbersama suami menghabiskan waktuuntuk berdoa di raudhah dan beribadah semaksimal mungkin.Munajat di Depan Ka’bah 30SIAPADIAAN-NAJAH | Jumadil Akhir 1447/Desember 2025


31Tak hanya beribadah, selama berada di Madinah dia juga mengunjungibeberapa tempat wisata religi yangada di sana: Masjid Quba, Pasar Kurma, Jabal Uhud, dan Masjid Qiblatain.Dia mengaku bahagia. Sempat selama ini hanya melihat dan mendengar tempat-tempat itu dari cerita danbuku. Namun, kali ini dia bisa melihatlangsung.“Masyaa Allah, meski lima hari diMadinah tapi menitipkan selaksa rasadan rindu yang tak terkira. Suasanasyahdu dan tenang dengan eksotismepayung-payung indah membuat seolah tak mau beranjak dari Madinah,”ujarnya mengenang.Usai empat hari di Madinah,Ustazah Lindah dan rombonganbertolak ke Mekkah untuk menunaikan ibadah umroh. Meskisama-sama tempatyang dijejaki keberkahan di setiap selasarnya,hatinya merasaberdebar-debar:bagaimana menatap Ka’bahsecara langsung.Betulsaja. SaatmelihatdapatmelihatKa’bahl a l u tha -w a fmengelilinginya dan shalat di depannya hatinya tak kuasa menahan harudan bahagia.“Saya sempat menitikkan air mata.Bukan karena saya sedang bersedih.Sekali lagi bukan. Tapi karena rasasyukur kepada Allah yang rasanya takbisa ditahan di dalam dada,” ucapnya.Dengan kedua tangan tertengadah di depan kiblat umat Islam itu,Ustazah Lindah memunajatkan selaksa asa dan doa. Dalam munajat doaitu dia ingin hatinya selalu dijaga, keluarga diliputi keberkahan, didekatkandengan orang-orang shalih, dan sekolah tempatnya berkhidmat diberkahi oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala.“Saya juga berdoa agar suatu saatdipanggil lagi oleh Allah untuk berziarah ke tanah suci Mekkah dan Madinah,” ujarnya saking bahagianya.Selama di Masjidil Haram UstazahLindah katanya banyak menghabiskan waktu untuk beribadah. Diatidak mau melewatkan waktu yangberharga begitu saja. Pahala ibadahdi tempat ini dilipatgandakan. Begitujuga ibadah shalat.Selain itu, dia dan rombonganjuga sempat ziarah ke beberapa tempat bersejarah, seperti Jabal Tsur, Jabal Rahmah, Musdalifah, Arafah, danMina. Tak hanya itu, dia juga sempatberkunjung ke Thaif, Masjid Ibnu Abbas, Masjid Ku’ Teleferic Thaif CableCar, Pasar Mawar, dan tempat pembuatan parfum.“Kami mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Yayasan Al Imam Madinatul Imanyang telah membantu mewujudkanimpian saya untuk dapat berkunjungke Tanah Suci. Semoga Allah membalas dengan kebaikan yang lebihbanyak dan lebih baik,” pungkasnya.[]Jumadil Akhir 1447/Desember 2025 | AN-NAJAH


Koordinator KurikulumSMP AISBA, Ustazah LilinLindah Saputra menunaikan ibadah umroh ketanah suci medio Oktober2025 lalu. Ustazah Lindah--biasa disapa--berangkat bersama suami, MasPutra menggunakan Malaysia Arilines dari airport Balikpapan menujuMadindah. Dia bersama rombonganGlobal Travelindo transit sebentar diKuala Lumpur, Malaysia.“Dari Kuala Lumpur kami langsungbertolak ke Madinah,” ujarnya kepada AN-NAJAH awal Desember 2025lalu.Di kota suci Rasulullah ini UstazahLindah tinggal sekitar empat hari.Waktu yang sebentar di tempat terbaik di atas muka bumi itu tidak disia-siakan begitu saja. Ustazah Lindahbersama suami menghabiskan waktuuntuk berdoa di raudhah dan beribadah semaksimal mungkin.Tak hanya beribadah, selama berada di Madinah dia juga mengunjungibeberapa tempat wisata religi yangada di sana: Masjid Quba, Pasar Kurma, Jabal Uhud, dan Masjid Qiblatain.Dia mengaku bahagia. Sempat selama ini hanya melihat dan mendengar tempat-tempat itu dari cerita danbuku. Namun, kali ini dia bisa melihatlangsung.“Masyaa Allah, meski lima hari diMadinah tapi menitipkan selaksa rasadan rindu yang tak terkira. Suasanasyahdu dan tenang dengan eksotismepayung-payung indah membuat seolah tak mau beranjak dari Madinah,”Medali Perak32SIAPADIAAN-NAJAH | Jumadil Akhir 1447/Desember 2025


33ujarnya mengenang.Usai empat hari di Madinah,Ustazah Lindah dan rombongan bertolak ke Mekkah untuk menunaikanibadah umroh. Meski sama-samatempat yang dijejaki keberkahan disetiap selasarnya, hatinya merasaberdebar-debar: bagaimana menatapKa’bah secara langsung.Betul saja. Saat melihat dapat melihat Ka’bah lalu thawaf mengelilinginya dan shalat di depannya hatinyatak kuasa menahan haru dan bahagia.“Saya sempat menitikkan air mata.Bukan karena saya sedang bersedih.Sekali lagi bukan. Tapi karena rasasyukur kepada Allah yang rasanya takbisa ditahan di dalam dada,” ucapnya.Dengan kedua tangan tertengadah di depan kiblat umat Islam itu,Ustazah Lindah memunajatkan selaksa asa dan doa. Dalam munajat doaitu dia ingin hatinya selalu dijaga, keluarga diliputi keberkahan, didekatkandengan orang-orang shalih, dan sekolah tempatnya berkhidmat diberkahi oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala.“Saya juga berdoa agar suatu saatJumadil Akhir 1447/Desember 2025 | AN-NAJAHdipanggil lagi oleh Allah untuk berziarah ke tanah suci Mekkah dan Madinah,” ujarnya saking bahagianya.Selama di Masjidil Haram UstazahLindah katanya banyak menghabiskan waktu untuk beribadah. Diatidak mau melewatkan waktu yangberharga begitu saja. Pahala ibadahdi tempat ini dilipatgandakan. Begitujuga ibadah shalat.Selain itu, dia dan rombonganjuga sempat ziarah ke beberapa tempat bersejarah, seperti Jabal Tsur, Jabal Rahmah, Musdalifah, Arafah, danMina. Tak hanya itu, dia juga sempatberkunjung ke Thaif, Masjid Ibnu Abbas, Masjid Ku’ Teleferic Thaif CableCar, Pasar Mawar, dan tempat pembuatan parfum.“Kami mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Yayasan Al Imam Madinatul Imanyang telah membantu mewujudkanimpian saya untuk dapat berkunjungke Tanah Suci. Semoga Allah membalas dengan kebaikan yang lebihbanyak dan lebih baik,” pungkasnya.[]


Muhammad Raih Gold Medal OBA NasionalAula Asrama Haja Jakarta Sabtu, 15 November lalu tampak meriah. Ruangan yang luas dan megah itu tampak sesak oleh peserta Olimpiade Bahasa Arab (OBA) tingkat Nasional ke-8. Tak hanya dihadiri peserta, tapi juga pendamping dan juga pengunjung.Momen yang ditunggu-tunggu itu tiba: pengumuman pemenang lomba OBA untuk jenjang SMA swasta dan negeri. Ada sekitar 30 lebih peserta yang mengikuti kategori olimpiade ini. Mereka berasal dari berbagai sekolah seluruh Indonesia.Muhammad duduk di tengah-tengah peserta. Detak jantung siswa kelas 11 SMA AISBA ini tampak lebih cepat. Deg-degan. Pasalnya, ini peluang terakhir: pengumuman medali emas. Sebab, pada pengumuman medali perak dan perunggu tak ada namanya.“Peraih medali emas OBA kategori SMA adalah Muhammad. Siswa SMA Al-Imam Islamic School Balikpapan,” kata pembawa acara.Saat nama Muhammad dibacakan, nama sekaligus sekolahnya terpampang jelas di slide power point di atas panggung. Mendengar namanya disebut, siswa kalem yang juga penghafal al-Qur’an ini maju ke depan untuk menerima medali, piala, dan juga hadiah.“Alhamdulillah, saya bangga dan bahagia. Bahkan sampai menitikkan air mata saat dapat informasi kalau Muhammad juara 1 dan dapat med34PRESTASIali emas,” ujar guru bahasa Arab SMA AISBA sekaligus pembimbing Muhammad, Ustazah Rosalina.Alumni Pesantren Gontor, Ponorogo yang akrab disapa Ustazah Ocha ini sebenarnya tak begitu kaget. Dia sudah memprediksi sebelumnya kalau Muhammad bakal membawa medali. Sebab, pada OBA tingkat Kota Balikpapan dan Provinsi Kaltim Muhammad selalu dapat nomor urut pertama.“Masyaa Allah, Muhammad memang punya potensi luar biasa,” ucapnya lagi.Dia menjelaskan, saat OBA Muhammad harus menjawab 100 soal dengan berbagai jenis dan tingkat kesulitan. Waktunya tak lama: 75 menit. Namun, muridnya itu bisa mengerjakan semua soal kurang dari 50 menit. Bahkan katanya dapat nilai sempurna: 100.“Saat bimbingan Muhammad sangat mandiri. Soal-soal yang kami berikan dia kerjakan dan analisa dengan baik. Alhamdulillah, hasilnya luar biasa. Semoga prestasi ini bisa terus dijaga oleh adik-adik kelasnya nanti,” pungkasnya berharap.[] AN-NAJAH | Jumadil Akhir 1447/Desember 2025


Rafa Raih Gold Medal Kejuaraan Panahan35Siswa SMP AISBA, M Adzka Putranata berhasil meraih prestasi dalam ajang Kejuaraan Balikpapan Memanah. Kejuaraan yang diikuti oleh peserta dari berbagai sekolah di Kota Balikpapan ini diadakan di lapangan futsal Sepinggan Pratama, Balikpapan pada 30 November 2025 lalu. Dalam kejuaraan ini, Rafa--begitu biasa disapa--berhasil meraih juara satu dan dapat gold medal. Adapun kategori kejuaraan yang diikutinya adalah jenjang SMP dengan jarak panah 10 meter. Raihan gold medal ini menambah daftar medali Rafa dalam ajang olahraga panahan.“Baraakallah fikum Rafa atas raihan prestasinya. Ini bukti perjuangan dan keseriusan ananda dalam bidang olahraga panahan. Teruslah berlatih dan mengukir prestasi. Insyaa Allah prestasi ini akan jadi inspirasi siswa lainnya,” tutur Kepala SMP AISBA, Ustaz Abdul Rofik, M.Pd.[] Jumadil Akhir 1447/Desember 2025 | AN-NAJAH


Halmar Raih Silvel Medal Kejuaraan anahan36PRESTASIPrestasi dalam ajang Kejuaraan Balikpapan Memanah juga diraih oleh Muhammad Halmar Mujtaba. Siswa kelas 8 SMP AISBA yang akrab disapa Halmar ini berhasil meraih silver medal dalam kejuaraan panahan yang diadakan di Lapangan Futsal Sepinggan Pratama, Balikpapan akhir November lalu.Seperti Rafa--peraih gold medal--Halmar mengikuti kejuaraan itu untuk kategori SMP atau sederajat untuk jarak tembak 10 meter. Lomba ini juga diikuti oleh banyak peserta dari berbagai sekolah se-Kota Balikpapan. Raihan medali ini menambah daftar koleksi medali Halmar setelah sebelumnya berhasil meraih gold medal di Bali.“Baraakallah fikumHalmar atas raihan prestasinya. Ini bukti perjuangan dan keseriusan ananda dalam bidang olahraga panahan. Teruslah berlatih dan mengukir prestasi. Insyaa Allah, prestasi ini akan jadi inspirasi siswa lainnya,” tutur Kepala SMP AISBA, Ustaz Abdul Rofik, M.Pd.[] AN-NAJAH | Jumadil Akhir 1447/Desember 2025


Azri Raih Bronze Medal Kejuaraan Panahan37Lagi, siswa SMP AISBA berhasil meraih prestasi dalam ajang Kejuaraan Balikpapan Memanah pada akhir November 2025 lalu. Kejuaraan ini diikuti oleh peserta dari berbagai sekolah se-Kota Balikpapan dan bertempat di Lapangan Futsal Sepinggan Pratama, Balikpapan.Azri--begitu biasa disapa--dalam ajang kejuaraan itu berhasil meraih bronze medal untuk kategori SMP dengan jarak tembak 10 meter. Dengan raihan medali Azri itu, berarti SMP AISBA berhasil memboyong tiga medali sekaligus: gold medal, silver medal, dan terakhir bronze medal.“Alhamdulillah, kami bersyukur kepada Allah Subahanahu Wa Ta’ala. Tiga siswa kita berhasil memboyong tiga medali sekaligus dalam ajang Balikpapan Memanah. Semoga setiap prestasi yang diraih membawa keberkahan untuk semua,” ujar Kepala SMP AISBA, Ustaz Abdul Rofik, M.Pd.[] Jumadil Akhir 1447/Desember 2025 | AN-NAJAH


Tiga Medali Luth di Kejuaraan RenangSiswa SD AISBA, Luth kembali menorehkan prestasi gemilang. Tak tanggung-tanggung siswa kelas 4 yang juga penghafal al-Qur’an ini berhasil meraih tiga medali sekaligus dalam Kejuaraan Renang antar Pelajar se-Kalimantan Timur 2025 belum lama ini.Tiga medali yang diraih siswa multitalenta itu adalah satu silver medal dan dua bronze medal. Untuk silver medal diraih Luth dalam kejuaraan renang kategori 100 meter gaya punggung. Sedangkan dua bronze medal diraih untuk kategori 100 meter gaya dada dan 200 meter gaya dada.Bukan kali ini saja Luth meraih prestasi. Sebelumnya, Luth juga berhasil meraih beberapa juara dalam ajang beladiri kempo. Bahkan, beberapa bulan lalu Luth juga berhasil meraih juara tahfidz al-Qur’an lomba PENTAS PAI tingkat kecamatan Balikpapan Kota.[] 38PRESTASIAN-NAJAH | Jumadil Akhir 1447/Desember 2025


Empat Medali Hajar Kejuaraan RenangSatu lagi siswi SD AISBA, berhasil menorehkan prestasi gemilang dalam bidang olahraga renang. Siswi itu adalah Hajar. Dalam Kejuaraan Renang antar Pelajar se-Kalimantan Timur yang diadakan belum lama ini, Hajar berhasil membawa pulang empat medali sekaligus.Empat medali yang diraih siswi kelas 1 itu adalah satu medali silver dan tiga medali bronze. Untuk medali silver, berhasil diraih siswi bernama lengkap Hajar itu untuk kategori 50 meter gaya dada. Sedangkan medali bronze diraih untuk kategori 50 meter gaya punggung, gaya bebas, dan gaya kupu-kupu.Prestasi membanggakan itu mendapat apresiasi dari Kepala SD AISBA, Ustaz Randi Patajangan. Menurutnya, prestasi yang baru saja diraih Hajar adalah bukti siswa SD AISBA bisa berkompetisi sekaligus berprestasi di segala bidang, bukan hanya akdemik tapi juga olahraga.“Semoga prestasi yang diraih ananda Hajar dapat memotivasi dirinya sekaligus jadi inspirasi siswa lainnya untuk semangat berkompetisi di berbagai ajang. Jika bersungguh-sungguh dan berusaha dengan maksimal insyaa Allah akan berhasil,” ujarnya.[]Jumadil Akhir 1447/Desember 2025 | AN-NAJAH 39


Shazfa Raih Medali Perunggu OSIKabar gembira datang dari SMP AISBA lagi. Kabar itu berupa prestasi yang diraih siswinya, Amirah Adzkiya Firzanah dalam ajang kompetisi Spelling Bee yang diadakan oleh lembaga bahasa Inggris, English 1 di Maxone Hotel, Ahad 23 November 2025 lalu.Dengan keluarganya Adzkiya—biasa disapa—sebagai juara 1 maka dia akan lanjut ke kompetisi tingkat nasional di Jakarta. Menurut guru pendampingnya, Ustazah Hana kompetisi gelaran English 1—dulu English First—diikuti banyak peserta dari berbagai sekolah.“Kompetisi Spelling Bee ini betul-betul kompetitif dari relatif sangat susah. Soal yang diberikan sangat menguras energi dan pikiran para peserta. Alhamdulillah, siswi kita Adzkiya berhasil keluar sebagai juara 1. Baarakallah fiikum,” ujar guru bahasa Inggris ini.[]40PRESTASIAN-NAJAH | Jumadil Akhir 1447/Desember 2025


9 Siswa SD AISBA Raih Medali OSISebanyak 9 siswa SD AISBA berhasil meraih medali dalam berbagai kategori dalam ajang Omni Sains Indonesia (OSI) yang diadakan di SMP Patra Dharma Pertamina Balikpapan belum lama ini. Ke-9 siswa itu berasal dari berbagai kelas. Adapun bidang yang diikuti matematika dan bahasa Inggris.Medali yang diraih 9 siswa itu terdiri dari emas, perak, dan juga perunggu. Untuk medali emas diraih oleh tiga siswa: Muhammad (kelas 2) kategori bahasa Inggris, kedua Nabil Al-Fatih (kelas 2) untuk kategori matematika level 1 -2, dan ketiga Muhammad Abdul Aziz (kelas 2) kategori bahasa Inggris.Untuk medali perak diraih oleh empat siswa: Shanum Maida Azkadina kategori bahasa Inggris, Shaffa Arrasyah Lizwan Lubis kategori bahasa Inggris, Keenan Algorizmi Lubis kategori bahasa Inggris dan terakhir Muhammad (kelas 2) kategori Matematika.Sedangkan dua siswa peraih medali perunggu adalah Uwais Haafizh Abdurrahman Lolowang (kelas 5 Pa) kategori IPA dan Muhammad Abdul Aziz (kelas 2 Pa) untuk kategori matematika level kelas 1-2.“Baarkallah fikum shalih-shalihah atas prestasinya. Masyaa Allah raihan prestasi membanggakan ini jadi bukti kalau para penghafal al-Qur’an juga bisa berprestasi dalam bidang lainnya. Tetap semangat selalu,” turu Kepala SD AISBA, Ustaz Randi Patajangan, M.Pd.[] Jumadil Akhir 1447/Desember 2025 | AN-NAJAH 41


Adzkiya Juara 1 Spelling Bee English 1Siswi SD AISBA, Shazfa Butsainah Abdah berhasil meraih medali perunggu dalam ajang Omni Sains Indonesia (OSI). Olimpiade ini diadakan oleh SMP Patra Dharma Pertamina Balikpapan 8 November 2025 lalu. Siswi ceria yang biasa dipanggil Shazfa ini mengikuti OSI untuk bidang bahasa Inggris level 3 – 4 SD. Olimpiade ini juga diikuti peserta dari berbagai sekolah baik negeri maupun swasta se-Kota Balikpapan. Raihan prestasi Shazfa ini dapat apresiasi Kepala SD AISBA, Ustaz Randi Patajangan, M.Pd.“Baarakallah fikum anada Shazfa atas prestasinya. Semoga prestasi yang baru saja diraih ini dapat memotivasinya untuk terus mengukir prestasi gemilang di masa akan datang. Juga jadi inpirasi siswa-siswi lainnya,” ujarnya.[] 42PRESTASIAN-NAJAH | Jumadil Akhir 1447/Desember 2025


Rafa Raih Medali Perak Kejuaraan PanahanSiswa SMP AISBA, M. Adzka Rafa Putranata belum lama ini berhasil meraih prestasi gemilang dalam ajang Kejuaraan Panahan POPDA Kaltim XVII di Penajam Paser Utara pada 20 – 27 November 2025 lalu. Rafa—begitu biasa siswa kelas 7 ini disapa—berhasil meraih medali perak untuk kategori beregu. Raihan medali perak ini pun menambah daftar koleksi medali dalam bidang panahan yang diraih Rafa.“Alhamdulillah. Baarakallah fikum, Rafa. Semoga raihan prestasi ini terus memotivasinya untuk mengukir prestasi gemilang di masa akan datang,” tutur Kepala SMP AISBA, Ustaz Abdul Rofik, M.Pd.[]Jumadil Akhir 1447/Desember 2025 | AN-NAJAH 43


Halmar Raih Medali Perak Kejuaraan PanahanMuhammad Halmar Mujtaba kembali meraih prestasi. Yang terbaru, siswa kelas 8 SMP AISBA yang akrab disapa Halmar ini berhasil meraih medali perak untuk kategori beregu dalam ajang Kejuaraan Panahan POPDA Kaltim XVII di Penajam Paser Utara, 20 – 27 November 2025 lalu.Medali perak itu pun menambah koleksi medali Halmar dalam bidang olahraga panahan. Belum lama ini, Halmar juga berhasil meraih medali emas dalam Kejuaraan Nasional Umum Panahan 2025 di Bali pada medio Oktober lalu.“Sekali lagi selamat buat Halmar. Salah satu siswa SMP AISBA yang tak pernah berhenti meraih prestasi. Perjuangan dan kerja kerasnya perlu diapresiasi dan diteladani. Semoga jadi inspirasi bersama,” ujar Kepala SMP AISBA, Ustaz Abdul Rofik, M.Pd.[] 44PRESTASIAN-NAJAH | Jumadil Akhir 1447/Desember 2025


6 Siswa SMA AISBA Raih Medali POSI NVCKali ini kabar gembira itu datang dari SMA AISBA. Ke enam siswanya belum lama ini berhasil meraih medali dalam ajang POSI National Vocational Competition (NVC) 2025. Ada dua jenis medali yang diraih—emas dan perunggu—untuk tiga bidang: matematika, bahasa Indonesia, dan bahasa Inggris.Peraih medali emas Nazwa Salsabila Yusyalibania bidang bahasa Indonesia. Sedangkan peraih medali perunggu ada lima siswa: Afifah Athariyah bidang bahasa Indonesia, Theaa Aqilah Khairunnisa bidang bahasa Indonesia, Nursyifa Alya bidang bahasa Inggris, Carissah Agna Hidayat bahasa Inggris, dan Haikal Raza Ihsan bidang matematika.Kepala SMA AISBA, Ustaz Muflihin, M.Sc turut mengapresiasi capaian prestasi ke-6 siswanya itu. Menurutnya, prestasi itu bukti bahwa siswa-siswi SMA AISBA telah membuktikan kemampuan mereka di ajang kompetisi. Bahkan, katanya, bukan kali ini saja. Meski tergolong sekolah baru tapi siswanya sudah banyak meraih prestasi.“Alhamdulillah. Alfu mabruk, shalih-shalihah. Raihan prestasi ini bukti bahwa perjuangan, kerja keras dan cerdas selalu membuahkan hasil. Teruslah belajar dan berprestasi,” tutur alumni Universitas Marmara, Turki ini.[] 45Jumadil Akhir 1447/Desember 2025 | AN-NAJAH


14 Siswa SD AISBA Lulus Ujian Tasmi’SD AISBA kembali mengadakan ujian tasmi’ pada medio November lalu. Ujian tasmi’ kali ini diikuti oleh sekitar 14 siswa dari berbagai kelas. Juz yang diujikan juga berbeda. Tergantung hafalan siswa. Ujian tasmi’ adalah setoran sekali duduk 1 juz.Bagi yang berhasil menyetorkan hafalan dengan lancar dan dengan kualitas tajwid yang bagus maka dinyatakan lulus. Menurut Koordinator Tahfidz SD AISBA, Ustazah Fitriani Ningsi ujian sekaligus sebagai kenaikan juz. Siswa yang dinyatakan lulus otomatis naik ke juz berikutnya.“Ujian tasmi’ ini bentuk atensi sekolah yang begitu besar di sektor tahfidz al-Qur’an. Siswa benar-benar harus hafal dengan baik dan lancar. Karena itu, ujian ini juga jadi persyaratan naik ke juz berikutnya,” ujarnya.Guru tahfidz yang telah hafal 30 juz ini juga mengapresiasi mujahadah siswa yang telah berhasil ujian Tasmi’. Menurutnya, tak mudah menghafal. Apalagi, menjaganya. Butuh keseriusan, kesungguhan, dan juga kesabaran untuk memurajaah hafalan.“Baarakallah fikum kepada 14 siswa di gelombang November ini yang telah dinyatakan lulus ujian Tasmi’. Hanya saja, harapannya jangan berhenti di sini. Al-Qur’an yang sudah dihafal harus dijaga sampai hembusan napas terakhir,” pungkasnya.[]1. Naizar Alfarizi Raharjo (1 Pa-A) Juz 302. Farzan Syaakil Alwi (1 Pa-B) Juz 303. Zaflan Chivinko Razqa Azhar (2 Pa-B) Juz 304. Namira Hafshah Al Baihaqi (1 Pi-A) Juz 305. Deeba Khumairah Adzkiya (1 Pi-B) Juz 30 6. Aisyah Azzahra (2 Pi) Juz 307. Inaya Adzra Izzatunnisa (2 Pi) juz 308. Alula Dayu Nustiwa (3 Pi) Juz 309. Sarah (3 Pi) Juz 2910. Ainayya Shabira Muslim (4 Pi) Juz 2911. Naadiya Shakila Myesha Kharizzla (4 Pi) Juz 2912. Hanif Abdillah (2 Pa-A) Juz 2913. Bilal (3 Pa) juz 114. Kiqe Syadina Aquedanov (6 Pi) Juz 4 46PRESTASIAN-NAJAH | Jumadil Akhir 1447/Desember 2025


Guru SMA AISBA Raih Medali Perunggu NVCTak hanya siswa yang berhasil meraih prestasi, guru SMA AISBA tak mau ketinggalan. Adalah Ustazah Himmatul Aliyah, S.Pd. Guru matematika ini berhasil meraih medali perunggu dalam ajang POSI National Vocational Competition (NVC) 2025.Ustazah yang akrab disapa Himma ini meraih medali perunggu untuk bidang literasi dan numerasi. POSI NVC sendiri diikuti oleh banyak peserta dari berbagai daerah. Raihan medali perunggu ini menambah daftar koleksi medali yang diraih oleh alumnus Universitas Mulawarman, Samarinda ini.[]Jumadil Akhir 1447/Desember 2025 | AN-NAJAH 47


Karimah Raih Bronze Medal IKSCSiswi kelas 1 SD AISBA, Karimah Rashinah baru saja meraih prestasi bergengsi. Prestasi yang diraih Karimah--sapaan akrabnya--berupa bronze medal dalam ajang The International Kangaroo Science Contest (IKSC)pada Oktober 2025 lalu.Siswi murah senyum penghafal al-Qur’an yang hobi dunia sains ini meraih bronze medal untuk kategori level Pre Ecolier. Bagi Karimah di usianya yang masih cukup belia ini, capaian medali cukup bergengsi ini memotivasinya untuk terus mengukir prestasi di masa yang akan datang.“Baarakallah fikum, Ananda Karimah atas prestasinya. Tentu raihan prestasi ini butuh perjuangan dan belajar yang keras. Teruslah belajar dan meraih prestasi. Insyaa Allah ini akan jadi motivasi dan inspirasi bukan hanya buat ananda tapi juga siswa lainnya di AISBA,” tutur Kepala SD AISBA, Ustaz Randi Patajangan, M.Pd.[]48PRESTASIAN-NAJAH | Jumadil Akhir 1447/Desember 2025


Anin Raih Silver Medal IKSCSD AISBA dapat kabar gembira lagi dari ajang “The International Kangaroo Science Contest (IKSC)” yang diadakan pada akhir Oktober 2025 lalu. Kabar itu diraih oleh siswinya, Anindra Dzikra Indrian. Siswi kelas 1 yang akrab disapa Anin ini berhasil meraih silver medal.Siswi murah senyum ini berhasil meraih medali dalam ajang internasional bergengsi itu untuk kategori level Pre Ecolier. Kompetisi sains ini diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai sekolah se-Indonesia. Raihan prestasi ini menambah semangat Anin terus mengukir prestasi di masa akan datang.“Baarakallah fikum Anin atas raihan silver medal di ajang kompetisi cukup bergengsi ini. Medali ini bukti bahwa siswa-siswi SD AISBA punya potensi luar biasa. Semangat terus buat ananda dan juga siswa lainnya dalam mengukir prestasi di berbagai bidang,” tutur Kepala SD AISBA, Ustaz Randi Patajangan, M.Pd.[] Jumadil Akhir 1447/Desember 2025 | AN-NAJAH 49


OBA dan Eksotisme JakartaPertengahan November lalu (13/11/2025), saya didaulat oleh Ketua Forum Musyawarah Guru Mata Pelajaran (F-MGMP) bahasa Arab Kalimantan Timur untuk membawa peserta kontingen Kaltim ke acara Grand Final Olimpiade Bahasa Arab (OBA) ke 8 Tingkat Nasional yang diselenggarakan di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, DKI Jakarta.Selain itu, saya juga mendampingi siswa-siswi Al Imam Islamic School Balikpapan yang lolos ke OBA Tk Nasional. Ditemani Ustazah Husnul Khatimah, Guru Bahasa Arab SD. Adapun siswa tersebut adalah: Muhammad (11pa SMA), Khalila Nur Elfariza (9pi SMP), dan Aisyah El Rubi Alexandria (6pi SD). Kegiatan berlangsung selama tiga hari, dari 13-15 November 2025.OBA ini adalah kompetisi tertinggi di bidang bahasa Arab bagi pelajar di seluruh Indonesia untuk semua jenjang pendidikan. Agenda kegiatannya diselenggarakan oleh Forum Musyawarah Guru Mata Pelajaran (F-MGMP) Bahasa Arab se Indonesia, dengan mengambil tema besar: “بلغة نرتقي الكريم القرآن.“F-MGMP atau dalam bahasa Arab, مجمع مدرس اللغة العربية باندونيسياadalah organisasi guru yang bertujuan untuk mengembangkan kualitas dan kuantitas pembelajaran bahasa Arab di Indonesia, baik pada lembaga formal, informal, maupun non-formal; negeri maupun swasta; jenjang dasar, menengah, maupun atas.Forum ini didirikan di Malang, pada Kamis 16 Juni 2016 yang diprakarsai oleh dua orang guru bahasa Arab, Ust Ahmad Makki Hasan (SMAN 1 Kota Malang) dan Ade Rahmat Hidayat (SMAN 11 Kota Bandung).Oleh: Azhari, M.Pd., Guru bahasa Arab SMP AISBATRAVELLING50 AN-NAJAH | Jumadil Akhir 1447/Desember 2025


Click to View FlipBook Version