The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Majalah Inspirasi dan Pewartaan
Gereja Santo Thomas Rasul,
Keuskupan Agung Jakarta

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Majalah MeRasul, 2021-02-26 21:23:08

Majalah MeRasul Edisi 37

Majalah Inspirasi dan Pewartaan
Gereja Santo Thomas Rasul,
Keuskupan Agung Jakarta

Keywords: kaj,sathora,bojong indah,warta gereja,merasul

Edisi 37
Desember 2020 -

Januari 2021

Perjalanan Panjang Sebuah Gereja Baru

Selamat Datang, Romo Rossi Gelarku Adalah Karya Tuhan Christmas Virtual Singing
Competition Sathora



DAFTAR ISI

04 Dari Redaksi 27 28Lensathora
05
Sajian Utama 07 29 37Liputan
08
12 29 Kekompakan Persaudaraan Ojek
Sathora

30 Gereja Kosong
31 Berkat yang Tersirat
32 Christmas Virtual Singing Competition

Sathora
34 Misa Natal Lingkungan St. Elisabeth 3

Profil Romo 11 Liputan Mancanegara
Ukir Prestasi 35 Bencana Gunung Berapi, Wabah

Penyakit, dan Perang
37 Akankah Ada Hari Natal?

38 39Santo-Santa

40 43Cerpen

14 44 47Wirausaha

15 Cahaya Iman 48 54Serbaneka

16 17 55Kesehatan Sosok Umat

18 19Karir

20 23Geliat Komunitas

24 25Khazanah Gereja

26 Kitab Suci Foto : Budi Djunaedy

- 3 - MERASUL EDISI 37 # Desember 2020 - Januari 2021

DARI REDAKSI

Menyambut Tahun Refleksi 2021

Moderator
RD Yosef Purboyo Diaz

Pendamping Dewan Paroki Harian
Reggy Muliawan

Ketua Seksi Komunikasi Sosial
Seno Hardijanto Purnomo

Pemimpin Redaksi
Bill Toar

Wakil Pemimpin Redaksi
Venda Tanoloe

Redaktur Logo Tahun Refleksi (Sosialisasi Pedoman Karya dan Inspirasi Tahun Refleksi 2021, KAJ)
Anastasia Prihatini
Arniyati PERSIAPAN menyambut tahun 2021, berkat. Demi pengejawantahan
Bill Toar dari sisi liturgi dan hirarki, telah visi KAJ ini, Paroki Sathora juga
Ekatanaya Asi dimulai sejak pertengahan 2020. Mulai membentuk Panitia Penggerak Tahun
Fatolly Panarto dari tingkat keuskupan, secara estafet Refleksi (PPTR) pada 18 November
Jessica Wongsodiharjo diteruskan ke setiap paroki. 2020.
Lily Pratikno Semula, bertajuk Tahun Konsolidasi
Nila Pinzie ke Dalam. Akhirnya, Keuskupan Agung Misi atau program karya yang
Noviana Jakarta memilih Tahun Refleksi untuk diemban PPTR meliputi:
Penny Susilo menamakan program karya sepanjang - Merencanakan proses refleksi dan
Samaria Purba 2021. 
Venda Tanoloe konsolidasi di lingkup paroki.
Yohanes Adi Di tengah persiapan menyambut - Menjalankan proses-proses
Natal 2020, Dewan Paroki Santo
Kontributor Thomas Rasul (Sathora) mengadakan Tahun Refleksi di lingkup paroki
Albertus Joko Tri Pranoto rapat secara virtual. Rapat pengurus berdasarkan kerangka acuan Tahun
Daniel Julianto baru periode 2020- 2023 ini membahas Refleksi KAJ.
Emilia Jakob Program Karya Paroki 2021. Rapat - Membentuk tim rekoleksi/refleksi
Henry Sutjipto yang diadakan pada 15 November 2020 umat sesuai panduan yang diberikan.
Sinta Monika di tengah pandemi Covid-19 ini, tidak
mengurangi antusiasme para pelayan Semoga dengan semangat Gembala
Tata Letak & Disain umat. Yang Baik dan Murah Hati, umat
Patricia Navratilova Sathora dapat menjadi bagian dari
Silvanus Tricahyono Suhardibroto Keuskupan Agung Jakarta (KAJ) Gereja KAJ yang makin mencintai
mencanangkan visi untuk mewujudkan Gereja, makin terlibat dalam
Foto Gereja KAJ yang semakin mengasihi, menggereja dan bermasyarakat, makin
Aditrisna Satria semakin terlibat, semakin menjadi menjadi berkat bagi sesama dan
Budi Djunaedy seluruh ciptaan. Bill Toar
Chris Maringka
Erwina Atmaja
Hans Darmawan
Haryadi Gunawan
Matheus Haripoerwanto
Reynaldo Prayogo

Media Digital
Erdinal Hendradjaja

APP Sathora s.id/sathora Alamat
Silakan like dan share GKP Paroki Santo Thomas Rasul
www.sathora.or.id Ruang 213
parokisathora Jln. Pakis Raya G5/20 Bojong Indah Cengkareng,
Paroki St. Thomas Rasul Jakarta Jakarta Barat 11740
Email : [email protected] Telp. 021 581 0977, WA : 0811 826 692

Untuk kalangan sendiri

- 4 - MERASUL EDISI 37 # Desember 2020 - Januari 2021

SAJIAN UTAMA

Dari kiri ke kanan - Anwar, Kam Lim Hau dan romo Suherman - [Foto : Aditrisna]

Perjalanan Panjang
Sebuah Gereja Baru

BAYANGKAN, kisah Ezra dan harapan baru untuk mewujudkan Perjuangan sebuah niat yang
Nehemia dalam Perjanjian janji Tuhan. Walaupun di titik baik tidak selalu berjalan mulus;
Lama. Mereka berusaha terendah perjalanan pembuangan selalu ada pro dan kontra. Namun,
membangun kembali Bait Allah dalam hidup mereka, kesetiaan kedua pribadi ini mau berjuang
dan tembok Yerusalem yang sudah Tuhan terhadap bangsa Israel nyata. untuk nasib bangsanya dan berani
runtuh, setelah pembuangan yang Tuhan tetap setia, dari dahulu, mengandalkan Tuhan, melewati
dialami bani Israel di Babel. Sebuah sekarang, dan selama-lamanya. segala hinaan dan ancaman. Mereka

- 5 - MERASUL EDISI 37 # Desember 2020 - Januari 2021

bersama memupuk harapan akan

janji Tuhan, hanya berbekal iman

dan ketaatan yang luar biasa.

Dengan memberikan segala daya

dan upaya yang ada pada mereka.

Ada juga sebuah kisah nyata yang

tentang seorang gadis kecil berumur

enam tahun yang rindu menghadiri

Sekolah Minggu di gerejanya – The

Grace Baptist ( Temple ) Church di

Blue Bell, Philadelphia, Amerika.

Karena kapasitas ruangan Sekolah

Minggu sangat kecil, mereka

harus mengantre untuk mendapat

giliran masuk ke dalam ruangan.

Sampai suatu saat Pastor Russell

H. Conwell melihat kesedihan di Pembahasan kavling gereja di Puri Indah - [Foto : Aditrisna]
wajah Hattie May Wiatt. Kemudian ia

menggendong gadis kecil itu masuk yang dikumpulkan Hattie untuk kampus Performing Arts Center dan

ke dalam ruangan. pembangunan gerejanya kepada bangunan lainnya.

Keesokan harinya ketika Pastor Russell.

mengunjungi rumah Hattie, Pastor Siapa yang menyangka bahwa Gereja Bunda Maria Penolong Abadi

Russell mengatakan kepada Tuhan memakai Hattie kecil dengan Izin mendirikan sebuah gereja di

Hattie bahwa semoga bangunan persembahan yang terbaik meski Jakarta bukan hal mudah. Umumnya

gereja bisa lebih diperluas nanti, hanya 57 cents. Persembahan ini banyak hambatan penolakan dari

dengan menggalang dana untuk dapat mengetuk dan menggerakkan masyarakat sekitarnya, terutama

pembangunannya kelak. hati setiap orang yang mendengar yang tidak seiman.

Sungguh malang, dua tahun kisah ini. Terjadi hal yang sangat luar Syukur, Soedarminto yang menjadi

kemudian, pada 16 Mei 1884 Hattie biasa. Gereja tersebut berkembang perantara sudah memberi info

kecil menderita sakit parah dan dengan sangat pesat, mendapat mengenai lahan baru tersebut sejak

meninggal sebelum harapannya donasi dari berbagai donatur, hingga tahun 2012. Lalu, pada 31 Juli 2018,

terwujud. Pada saat penguburan kini sudah mempunyai Rumah datang kabar baik dari PT Antilope

selesai, ibu Hattie memberikan Sakit Samaritan, sekarang disebut Maju bahwa kavling tersebut bisa

sebuah tas kecil berisi coin 57 cents Temple University Hospital, juga digunakan untuk gereja (R4).

Kemudian, pada 13 Agustus 2018,

DPH Sathora mengirimkan proposal

kepada Uskup Agung Jakarta

Ignatius Kardinal Suharyo, guna

meminta persetujuan pembangunan

gereja baru, dengan nama Gereja

Bunda Maria Penolong Abadi.

Pada 4 November 2018, Panitia

Pembangunan Gereja (PPG) mulai

dibentuk dan disosialisasikan

kepada umat. Dari total 428 kavling,

baru terjual kurang lebih 250

kavling imajiner hingga tahun 2020

karena pandemi merebak pada

awal tahun itu. Penggalangan dana

pelunasan kavling tersendat karena

ada hambatan dan perubahan

kepemilikan lahan serta pandemi

Covid-19.

Untuk membangkitkan

semangat panitia dan umat dalam

Foto bersama setelah penandatanganan nota kesepahaman- [Foto : Aditrisna]

- 6 - MERASUL EDISI 37 # Desember 2020 - Januari 2021

SAJIAN UTAMA

penggalangan dana, diadakan Soedarminto dan romo Suherman, misa di Notre Dame tanggal 10 Januari 2021 - [Foto : Tim PPG]
acara penyerahan plakat
dan sertifikat kepada umat kesepahaman dan keseriusan Hattie kecil atau persembahan janda
yang sudah berdonasi dalam pihak Gereja untuk mengupayakan miskin. Keadaan memang serba sulit,
pembelian kavling saat Misa kelanjutan pembelian lahan yang tapi dengan bersatu dalam iman
pada Sabtu, 7 November 2020, belum tuntas. dan aksi nyata, segala sesuatu yang
pukul 17.00 di Notre Dame, kelihatan tidak mungkin menjadi
sebagaimana usul Romo Romo Herman menambahkan, mungkin di dalam Tuhan.
Suherman. Penjualan saat itu dalam proses pembelian lahan
meningkat menjadi 260 kavling. tersebut, Gereja sedang mengalami Tim PPG sudah melunasi angsuran
hambatan dana akibat pandemi pertama sebesar Rp 15 miliar pada
Lalu, pada Minggu, 10 Januari Covid-19 sementara masalah Desember 2020. Masih ada angsuran
2021, diadakan lagi pembagian perizinan untuk perubahan tata kedua pada Juni 2021 sebesar Rp
kedua kalinya sertifikat letak dan akses yang baru masih 15 miliar, dan angsuran ketiga
apresiasi kepada umat yang berproses. Perlu dukungan doa dan pada Desember 2021 sebesar Rp
sudah berdonasi membeli daya upaya untuk kelancarannya 10.9 miliar. Semoga kita terpanggil
kavling imajiner di Aula Notre supaya ada jalan keluar terhadap untuk bahu-membahu mewujudkan
Dame. Tercatat, 265 kavling masalah ini. pembangunan rumah Tuhan.
imajiner sudah terjual.
Romo Herman mengutip Persembahan iman ini bisa
Di dalam acara tersebut, Perjanjian Lama; di mana Tuhan disalurkan ke rekening PPG, atas
Soedarminto menjelaskan proses bertakhta, air kehidupan akan nama PGDP PAROKI SANTO THOMAS
perizinan di mimbar. Romo mengalir. Prinsip sebagai orang RASUL, BCA Puri Indah – 288 3048
Suherman memberinya kepercayaan beriman, harus percaya bahwa apa 555
untuk membantu sebagai ketua pun pasti ada nilai baiknya, selalu
bidang perizinan di dalam tim PPG. ada hal positif. “Hari ini adalah Data persembahan yang diterima
pertemuan yang bersejarah, tentang akan dimuat di Majalah MeRasul
Hambatan perjuangan panjang membangun dan Web Sathora, diumumkan setiap
Ide awal Soedarminto berubah sebuah gereja baru,” ujarnya. bulan secara transparan. Umat yang
karena beberapa alasan. Ia juga memberikan persembahan boleh
mengajukan usulan pergeseran Kantong Persembahan Iman menggunakan nama, boleh inisial
lahan kavling. Kemudian rapat Selain penjualan kavling imajiner atau tanpa nama (No Name). Tuhan
diadakan di rumah Soedarminto yang tetap berjalan seperti biasa, memberkati persembahan iman
pada Rabu, 25 November 2020, Gereja juga ingin mengetuk hati setiap orang yang tergerak hatinya.
pukul 09.00. Rapat dihadiri oleh setiap umat yang terpanggil
RD Suherman, RD Purboyo Diaz, untuk memberikan persembahan Venda
serta tim PPG (Anwar Surya, Anna terbaiknya, sesuai dengan
Tedjasukmana, Kam Lim Hau, kemampuan masing-masing untuk Bersukacitalah dalam
Hartono Atmadja, dan Bunardy bersama-sama mengambil bagian pengharapan, sabarlah dalam
Limanto ), serta wakil dari majalah dalam membangun rumah Tuhan. kesesakan, dan bertekunlah
MeRasul.
Seperti kisah Ezra, Nehemia, dalam doa! (Roma 12:12)
Pergeseran lahan mempunyai sisi
yang baik apabila bisa terwujud dan
disetujui oleh pemprov DKI, yakni
gereja bisa mempunyai akses jalan
masuk dari jalan umum, tidak harus
memasuki kawasan perumahan
seperti perencanaan sebelumnya.
Usul ini akan disetujui oleh tim
PPG apabila tidak membawa
kerugian yang besar sebagai
pertanggungjawaban dana umat.

Pertemuan ini bertujuan
untuk menyamakan persepsi
antara Soedarminto dan pihak
Gereja Sathora, yang dilanjutkan
dengan penandatanganan nota

- 7 - MERASUL EDISI 37 # Desember 2020 - Januari 2021

PROFIL ROMO

Selamat Datang, Romo Rossi

Ia tertarik menjadi romo karena figur romo paroki yang baik
dan dekat dengan anak-anak. Pintu pastoran yang selalu terbuka
membuatnya semakin yakin bahwa panggilannya akan mendapat dukungan

dari sosok romo yang dikaguminya itu.

SENANG melayani, terutama tolak.” Bukan karena Flores, tetapi sekolah, ia hampir tidak mendapat
sebagai putra altar di Gereja karena saya sudah memiliki pilihan, rekomendasi. Namun, berkat wali
Keluarga Kudus, Paroki ingin masuk SMA Negeri. Saya kelasnya, akhirnya rekomendasi itu
Pasar Minggu, tempat keluarganya bosan karena sejak TK sampai diberikan.
tinggal, membuat Ambrosius Lolong SMP bersekolah di Sekolah Katolik
kecil mengenal lebih dekat sosok Strada, Pasar Minggu.” Antara percaya dan tidak percaya,
romo parokinya, Romo Martinus itulah reaksi papa dan mamanya
Hadiwijaya. Niat semula masuk SMAN ketika Rossi menyodorkan
70, Bulungan, Jakarta, berubah formulir masuk seminari untuk
Pintu pasturan yang selalu manakala teman misdinarnya, Fredy ditandatangani. “Sebagai orang
terbuka, membuat ia dan teman- Agustinus Sihotang, mengajaknya Flores, Papa mendukung keinginan
teman misdinar tidak sungkan untuk mendaftar ke seminari tanpa saya menjadi romo, tapi Mama agak
selalu datang, sekedar bermain atau sepengetahuan orang tuanya. keberatan,” cerita Romo Rossi.
minta izin makan buah yang ada di
meja makan romo. Kegalauan hati kembali terjadi “Bayangan akan rasa sepi,
manakala ia mendapatkan formulir mungkin
Dengan senang hati, Romo dari Wacana Bhakti yang harus
Hadiwijaya menerima dan ditandatangani oleh orang [Foto : dok. pribadi]
mengabulkannya, bahkan mengajak tua, sekolah, dan romo
anak-anak berdoa ke lingkungan paroki. Dengan
atau makan bersama di pastoran. penuh keyakinan
bahwa Romo
Siapa sangka di kemudian Hadi pasti
hari, ketika sudah menjadi romo, akan memberi
keduanya menjadi pastor rekan di rekomendasi,
paroki yang sama. Tak hanya itu, ia pun
Romo Yosef Purboyo Diaz yang dulu mendatangi
menjadi “angelus” Romo Rossi pastoran.
kala di seminari dan ketika frater Benar saja,
berkarya di Paroki Pasar Minggu, tanpa banyak
kini juga bersama-sama melayani bicara,
umat di Paroki Bojong Indah. romo yang
sejak dahulu
Bukan Persija rambutnya
Rossi kecil bercita-cita menjadi berwarna putih
pemain sepak bola dan berniat itu langsung
mendaftar ke Klub Persija, Jakarta. membubuhkan
Keinginannya ini ditentang oleh tanda tangan.
mamanya karena takut anak Selanjutnya,
tunggalnya itu patah kaki. “Mama ia mendatangi
tidak tahu bahwa setelah menjadi SMP Strada.
romo, jari kaki saya patah ketika Akibat sering
main futsal bersama para frater,” masuk ruang
katanya sambil tertawa. BP dan
memiliki banyak
Lulus SMP, sang papa “catatan” di
menganjurkan agar Rossi masuk
ke seminari di Flores tetapi ia

- 8 - MERASUL EDISI 37 # Desember 2020 - Januari 2021

menghantui pikiran Mama. Maklum, ditahbiskan sebagai imam Projo ke aspek kehidupan lain, seperti

selama ini interaksi lebih banyak Jakarta pada 8 Mei 2008 di Paroki pendidikan, kesehatan, peternakan,

antara saya dan Mama karena Papa Alam Sutera bersama empat romo perekonomian, dan aspek sosial.

bekerja seharian”. lainnya, termasuk Romo Diaz. Tugas Bahkan para romo mengajarkan

Sejak kecil, Rossi memang telah perutusan pertama Romo Rossi bagaimana harus menabung,

menjadi teman sekaligus anak yang adalah di Paroki Harapan Indah, merawat kopi, memelihara babi,

rajin membantu mamanya di rumah. Gereja St. Albertus Agung. menjual dan kemudian mengelola

Satu tahun kemudian, ketika Tujuh bulan kemudian, Romo Adi uangnya.

sekolah sedang libur, wanita Prasojo menawarkan untuk berkarya Untuk Gereja, umat

asal Sragen, Jawa Tengah itu di Paroki Bomomani, Papua, karena akan berpartisipasi sesuai

menanyakan apakah ada niat untuk Romo Aldo akan kembali ke Jakarta. kemampuannya. Maka, tak heran jika

keluar dari seminari? Kala itu, Rossi Dengan senang hati, Romo Rossi setiap Selasa dan Jumat, pastoran

juga bertemu dengan tetangga yang menerima perutusan ini. Apalagi menerima kiriman buah dan sayur

mengajak untuk main sepak bola di ketika Romo Diaz dan Romo Boni dari umat. Demikian pula untuk

Persija Junior. Mungkin mamanya menceritakan pengalamannya pemilihan pengurus Dewan Paroki.

berharap hal itu akan memotivasi di Bomomani ketika mereka Jika di Jakarta, umat cenderung

anaknya untuk kembali menjadi menjalankan retret bersama di menghindar, di Bomomani akan

pemain sepak bola profesional. Malang. muncul beberapa pasang kandidat;

Meski demikian, hatinya tetap Waktu itu, Romo Rossi berdoa agar ketua dan wakilnya. Secara formal,

teguh ingin menjadi romo. Apalagi suatu hari dapat berkunjung bahkan Gereja akan melakukan proses

di seminari, Frater Rossi tetap dapat melayani umat di Bomomani. Tak seleksi. Masing-masing kandidat

menyalurkan hobinya; ia bermain lama kemudian, doa itu terkabul. harus menyampaikan visi-misi,

sebagai penyerang. Dengan gembira, ia menyambut memberikan kisi-kisi yang bisa

Tekad itu terus bertahan sampai tugas itu. Ketika Bapa Uskup didebat oleh kandidat lainnya.

retret eleksi tiba. Satu tahun menyampaikan bahwa Romo Rossi Gereja juga memiliki standar untuk

sebelum retret, para seminaris akan bertugas selama satu tahun, skrining para kandidat, yakni tentang

menentukan pilihan untuk terus ia meminta agar bisa lebih lama kehidupan sakramen, terutama

menjadi romo atau tidak. Jika lagi. Namun, permintaan itu tidak Sakramen Perkawinan, track record

terus, mereka akan masuk ke dikabulkan karena keuskupan pelayanan di gereja dan apakah yang

ordo/keuskupan yang dipilih. Rossi sudah memiliki rencana untuk tugas bersangkutan memiliki masalah di

sudah menentukan pilihan. Kala itu berikutnya. tengah masyarakat. Jangan sampai

menjelang Natal. Dengan gembira, ia Bomomani merupakan kampung nanti masalah itu dibawa masuk ke

menyampaikan niatnya untuk masuk Katolik. Persaudaraan dan gereja.

Projo Jakarta kepada mamanya. solidaritas warganya sangat kuat. Romo Rossi sangat menikmati

Berita itu tampaknya kurang Gereja menjadi pusat segala-galanya tugasnya di Papua. “Saya dapat

menggembirakan. Terbukti, bagi umat. Awalnya tentu tentang mengunjungi umat tanpa harus

perlu waktu lama bagi mamanya iman, tetapi kemudian merambah membuat janji terlebih dahulu. Pada

untuk memberi kesempatan lain,

restu. Akhirnya, saya bisa ke pasar

Romo pembimbing atau ke sekolah

memberi waktu dengan baju santai.

untuk berbicara Umat seperti

dengan orang tetangga tanpa

tua Rossi. Pada pagar,” tuturnya.

bulan kesepuluh, “Saya juga bisa

sang mama sudah menggunakan

memberi restu. jersey Persija

“Ketika retret eleksi, kebanggaan dengan

saya telah memilih leluasa karena

dan mendapat restu.” antara Macan

Kemayoran dan

Tetangga Tanpa Mutiara Hitam tidak

Pagar ada permusuhan,

Romo Rossi bahkan

Romo Rossi saat memimpin misa live streaming - [Foto : Chris Maringka]

- 9 - MERASUL EDISI 37 # Desember 2020 - Januari 2021

PROFIL ROMO

bersahabat,” candanya. kesadaran tentang kesehatan sebelum meninggalkan Bomomani.
Di bidang pendidikan, Romo setelah kepala paroki, Romo Wahyu Namun, perutusan berikutnya
membuat kolam. Tujuan semula, telah menanti dan itu selalu indah,
Rossi mengajar murid-murid sebenarnya mau membuat taman sebagaimana dulu ia mengawalinya
SMP dan SMA pada kesempatan doa yang ada patung Maria dan di Paroki Harapan Indah, kemudian
belajar sore. Hanya saja, anak- kolam. Namun, kolam tersebut ke Bomomani yang indah, dan kini
anak di Bomomani memiliki banyak sekarang malah digunakan untuk bertugas di Bojong Indah.
keterbatasan sehingga penguasaan tempat mandi bagi anak-anak. Sisi
materi pelajaran akan berbeda positifnya, kini anak-anak tidak lagi “Mungkin karena saya gampang
jika dibandingkan dengan teman- harus disuruh mandi. Setiap hari, betah sehingga harus sering
temannya di Jakarta. Untuk itu, mereka mandi dan mencuci baju dipindah-pindah,” kelakarnya ketika
Paroki membentuk Pusat Kegiatan dengan sendirinya. diminta tanggapannya mengapa
Belajar Masyarakat (PKBM) sejak selama dua tahun menjadi romo
tahun 2011. Namun, kegiatannya up Gereja menjadi acuan tidak sudah tiga kali berpindah tugas.
and down karena tergantung mood hanya bagi umat, tetapi juga bagi
anak-anak. masyarakat secara umum. Apabila Tidak terasa, Romo Rossi sudah
terjadi pergantian Danramil atau tinggal kurang lebih empat bulan
Tujuan semula dibentuknya PKBM Kapolsek, mereka melapor juga ke di Paroki Bojong Indah. “Tentu
adalah untuk mengisi kekurangan geraja. Demikian juga ketika gereja ada kegembiraan karena boleh
pelajaran di sekolah formal akibat akan kembali dibuka setelah PSBB, mengalami pengalaman yang baru
keterbatasan waktu belajar. Namun, dewan paroki mengingatkan agar dengan konteks pelayanan yang
kendalanya, jika pagi anak-anak hati-hati karena akan berdampak baru pula. Di samping itu, saya juga
sudah ke sekolah, mereka enggan pada aktivitas masyarakat. belajar untuk beradaptasi dengan
datang ke PKBM pada sore hari. situasi new normal pada masa
Kehidupan era new normal akan pandemi ini.” Hal ini membuat
Selama masa pandemi, sekolah mereka anggap sebagai normal. Romo Rossi belajar untuk menjaga
ditutup sehingga anak-anak hanya Pasar, sekolah, dan kegiatan lain diri lebih baik, terutama pada saat
membantu di ladang dan anak-anak akan berlangsung seperti sebelum berpastoral dan dalam perjumpaan
asrama lebih banyak menonton TV di pandemi karena mengacu pada dengan umat.
pastoran. Lama-kelamaan mereka gereja yang telah dibuka.
bosan. Untuk mengatasinya, Gereja “Empat bulan pertama ini, saya
mengadakan kelas pagi dengan Perutusan Selalu Indah lebih banyak menggunakan waktu
jumlah murid berkisar 20 orang. “Perjumpaan dengan umat Paroki untuk mengenal situasi paroki dan
Bomomani meneguhkan iman dan langkah pastoral paroki yang sedang
Ternyata, anak-anak betah bahkan panggilan saya. Berat rasanya ketika dijalani,” lanjut Romo Rossi.
tidak mau pulang ketika pelajaran harus berpisah dengan umat dan
akan diakhiri. Untuk mengatasinya, anak-anak yang sudah mulai akrab,” Ia berharap bisa lebih banyak
Romo Rossi memberikan PR untuk tutur Romo Rossi. belajar dari umat Paroki Bojong
mereka kerjakan di rumah. Indah dan menggali terus
Tetes air mata dan kegelisahan pengalaman-pengalaman keseharian
Di bidang kesehatan, umat juga membuat Romo Rossi tidak bisa sebagai pengalaman hidup
berobat ke pastoran, selain ke memejamkan mata, semalam bersama dengan Allah. “Semoga
puskesmas. Di pastoran, selain kita semua senantiasa bergembira
mendapat obat sesuai keluhan,
mereka juga dan berlimpah kasih
didoakan dalam perjalanan
setelahnya. sebagai murid-
Sebenarnya, murid Yesus. Kita
para romo juga berjalan bersama dan
tidak menguasai Tuhan Yesus selalu
bidang menyertai.” Anas
kesehatan.
Umat diberi Disarikan dari acara
obat sesuai Ngobras pada 12
keluhan yang September 2020 dengan
disampaikan. sedikit penambahan dari
Romo Rossi.
Kini, anak-
anak juga Romo Rossi dalam acara Ngobras- [Foto : screen shot Youtube]
telah memiliki

- 10 - MERASUL EDISI 37 # Desember 2020 - Januari 2021

Data Pribadi

Nama : Ambrosius Lolong

Tempat/Tanggal Lahir : Jakarta, 06 November 1988

Agama : Katolik

Email : [email protected]

No telp : 081299834762

Sakramen Imamat : Alam Sutera, 08 Mei 2018

I. Riwayat Pendidikan : TK Strada Indriyasana [Foto : dok. pribadi]
1. 1993 – 1995 : SD Strada Wiyatasana
2. 1995 – 2001 : SMP Strada Marga Mulia
3. 2001 – 2004 : Seminari Menengah Wacana Bhakti/SMA Kolese Gonzaga
4. 2004 – 2008 : Seminari Tinggi St. Yohanes Paulus II
5. 2008 – 2018 : STF Driyarkara Jakarta
6. 2009 – 2013 : Fakultas Teologi Wedabhakti, Kentungan
7. 2014 – 2018

II. Riwayat Pastoral : Pendampingan Bina Iman SD Strada Van Lith, Duren Sawit
1. 2008 – 2009 : Kunjungan Pastoral Lansia di Paroki St. Yakobus, Kelapa Gading
2. 2009 – 2010 : Pendampingan Bina Iman SMA Santa Ursula, Jakarta
3. 2010 – 2011 : Pastoral Asistensi Sabtu-Minggu di Paroki Kalvari, Pondok Gede
4. 2011 – 2012 : TOP di Seminari Menengah St. Petrus Canisius, Mertoyudan
5. 2013 – 2014 : Pendampingan Rohani Tahanan di Rumah Tahanan Bantul
6. 2014 – 2015 : Pendampingan Rohani Mahasiswa Fakultas Psikologi UGM
7. 2015 – 2016 : Pendampingan Rohani Mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan UGM
8. 2016 – 2017

III. Imamat : Pastor Rekan Paroki Harapan Indah Gereja St. Albertus Agung
1. 2018 – 2019 : Pastor Rekan Paroki Bomomani Gereja Maria Menerima Kabar Gembira
2. 2019 – 2020 : Pastor Rekan Paroki Bojong Indah Gereja St. Thomas Rasul
3. 2020 – 2021

- 11 - MERASUL EDISI 37 # Desember 2020 - Januari 2021

UKIR PRESTASI

Putri Pariwisata Indonesia 2020, Jessy Silana Wongsodiharjo

Gelarku Adalah Karya Tuhan

SETELAH melewati masa karantina, akhirnya 32 Indonesia), serta Founder Yayasan EL JOHN Indonesia
finalis menjalani momen penentuan, yakni Malam Martinus Johnnie Sugiarto sebagai juri kehormatan.
Grand Final Putri Pariwisata Indonesia 2020 pada
Sabtu malam, 5 Desember 2020. Puncak pemilihan ini Dalam Grand Final ini, para dewan juri harus memilih
diselenggarakan secara virtual dan disiarkan langsung sepuluh finalis terbaik untuk masuk sepuluh besar.
oleh EL JOHN TV. Finalis yang lolos sepuluh besar mendapat pertanyaan
dari dewan juri, di antaranya tentang pariwisata dan
Pemilihan Putri Pariwisata Indonesia 2020
mengambil tema “The Spirit of Indonesia’s kepribadian. Kemudian, dewan juri harus kembali
Tourism”. Tema tersebut  dipilih untuk menentukan siapa saja yang berhak lolos lima
membangkitkan kembali  sektor pariwisata besar berdasarkan penilaian tertinggi. Di lima
yang terkena dampak pandemi Covid-19. besar, finalis yang terpilih kembali menjawab
Pemilihan Putri Pariwisata Indonesia 2020 pertanyaan yang disodorkan dewan juri.
merupakan persembahan Yayasan EL JOHN
Indonesia dan EL JOHN Pageants yang Setelah semua tahapan selesai, akhirnya
ke-13 kalinya. dewan juri memilih Jessy Silana

Pada Malam Grand Final, para Wongsodiharjo dari Provinsi DKI Jakarta.
finalis berlomba-lomba menunjukan sebagai Putri Pariwisata Indonesia 2020.
penampilan terbaiknya di hadapan Jessy tak menyangka dirinya terpilih
dewan juri. Ada tujuh dewan juri yang sebagai Putri Pariwisata Indonesia
menilai penampilan finalis yang 2020.
diketuai oleh Prita Kemal Gani, MBA,
MCIPR, APR (Founder dan CEO Jessy sangat terharu mendengar
LSPR Communication and Business namanya diumumkan sebagai
Institute). pemenang. “Saya terharu sekali, saya
ingin mengucapkan terima kasih
Sedangkan anggota dewan juri terdiri kepada semua yang mendukung
saya, semua pihak dari EL JOHN
dari Coreta Louise Kapoyos (Ketua Pageants, lalu Pemerintah DKI Jakarta,
semua panitia, para tim, videografer,
Umum Pernik Nusantara),  Dra make up artis, serta semua pihak

Esthy Reko Astuty, M.Si (Retired yang telah membantu saya.  Saya
berharap semuanya masih tetap
Staff Ahli Calendar Of Events mendukung dan membantu saya Jessy Silana Wongsodiharjo, Putri Pariwisata Indonesia 2020 - [Foto : dok. pribadi]
agar saya dapat membawa
Kemenpar),  dr. Elkendro pariwisata Indonesia ke dunia
internasional,” ujar Jessy
Senduk, D.AAM, M.Kes saat diwawancara pada 29
Januari 2021.
(Doctor, Singer &
Founder Yayasan
Entrepreneur),  Drs EL JOHN Indonesia,

Vincencius Jemadu, Martinus Johnnie
Sugiarto,
M.BA (Direktur mengucapkan
selamat
Pemasaran kepada
peraih
Pariwisata Regional gelar Putri
Pariwisata
1 Kemenparekraf), Indonesia 2020.

Rr Astari Indah Tokoh Pariwisata
Nasional ini mengatakan,
Vernideani,

M.IKom (Putri

Pariwisata

Indonesia

2017-Miss Tourism

International

2018/19) dan Cindy

Guinata, M.Ikom (Vice

President Mandarin Division EL JOHN

- 12 - MERASUL EDISI 37 # Desember 2020 - Januari 2021

Kreatif, Jababeka, Parai Hotel & Resort, Istana Pool
Villas Parai-Bangka, Roku Luxury, President University,
Ekle’s Clinic, Sun Clinic, London School of Public
Relations (LSPR) Communication and Bussiness
Institute, Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia
(PSMTI),  Hakka Indonesia, Perkumpulan Hakka
Sejahtera dan TASYA Hot Spring Eco Park.

Saat pengum[uFmotaon:pdeomk.epnrainbgadsie]cara virtual - Perjuangan Karantina Virtual
Jessy mengikuti ajang Putri Pariwisata Indonesia
kesuksesan selama kuang lebih 3- 4 bulan, sejak September hingga
pemilihan Putri Pariwisata November saat kasus pandemi masih meningkat dan
Indonesia 2020, tak lepas dari pihak-pihak yang telah PSBB berlangsung di Jakarta. Perjalanan karantina
mendukung kontes paling bergengsi di Indonesia ini. virtual tidaklah mudah. Walaupun semua dilakukan di
rumah, keadaan sekitar tidak sedang mendukung untuk
Johnnie sangat berterima kasih kepada para mempromosikan pariwisata daerah yang diwakili oleh
Gubernur dari seluruh Indonesia, Kepala Dinas Jessy.
Pariwisata dari seluruh Indonesia yang telah
mengirimkan finalis-finalis terbaik dari provinsinya Sebagai finalis Putri Pariwisata DKI Jakarta 3,
untuk mengikuti ajang pemilihan Putri Pariwisata Jessy menghadapi berbagai kendala; dari tutupnya
Tingkat Nasional. beberapa tempat wisata, museum hingga berbagai
acara kebudayaan yang ditunda bahkan dibatalkan.
“Kepada Ketua Dewan Juri, saya juga sampaikan Para finalis juga mendapat banyak tugas untuk
terima kasih, kepada para dewan juri terima kasih mempromosikan wisata daerah masing-masing
banyak. Mereka telah mendorong Putri-Putri sekaligus mengenalkannya kepada sesama finalis. Di
Pariwisata untuk berkompetisi dengan baik dan antaranya, wawancara dengan Dinas Pariwisata daerah
sangat sportif. Saya juga mengucapkan terima kasih masing-masing, membuat video campaign, wawancara
kepada Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dengan alumni Putri. Photoshoot hingga berkolaborasi
atas dukungannya, kepada para sponsor yang tetap bersama male-pageant lainnya.
semangat mendorongnya, saya ingin mengucapkan
terima kasih. Kepada rakyat “Selama karantina, kami diajarkan untuk disipilin,
Indonesia, mari kita bangun rajin, dan mengasah pengetahuan kami tentang
pariwisata dengan semangat baru. Indonesia, terutama sektor pariwisata,” kata Jessy saat
Ayo kita bersama-sama pasti bisa,” menjelaskan bagaimana
tambahnya.
Jessy dalam National Costume - [Foto : Oto Hendry Photography]
Malam Grand Final Pemilihan
Putri Pariwisata Indonesia 2020
secara virtual tak kalah meriahnya
dengan pemilihan sebelumnya.
Berbagai atraksi hiburan
ditampilkan seperti pertunjukan
alunan biola dari sang violinist Mia
Hismi Halida, penampilan singer
ternama Kiel Dharmawel, dan
pertunjukan tarian daerah maupun
dancer.

Acara ini juga didukung oleh
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi

- 13 - MERASUL EDISI 37 # Desember 2020 - Januari 2021

UKIR PRESTASI

proses pembuatan dan pengumpulan tugas-tugas Jessy, Putri Pariwisata Indonesia 2020 - [Foto : dok. pribadi]
selama karantina virtual.
Pariwisata
Jessy banyak sekali berkolaborasi dengan beberapa Indonesia 2020.
fotografer, videographer, vendor gaun, aksesoris hingga
make up artist. Perjalanan Iman

Menurut Jessy, tugas terberat selama pemilihan Putri Awalnya, Jessy tidak menyangka bisa menjadi finalis
Pariwisata Indonesia 2020 adalah saat mempromosikan Putri Pariwisata Indonesia 2020. “Banyak sekali
wisata Jakarta melalui modifikasi National Costume putri lainnya yang cantik, pintar dan berpengalaman
Jakarta. National Costume Jakarta yang diangkat Jessy dalam dunia pageant,” ungkap Jessy. Sementara ia
bertema Kalamakara yang mempunyai arti “Lorong hanya pernah sekali mengikuti ajang pencarian bakat
Waktu” , yang dapat ditemukan di pintu gerbang utama Starteen 2020. Ia meraih posisi 2nd runner up. “Jujur
Taman Mini Indonesia Indah. National Costume ini harus saja, saya sempat tidak percaya diri dan bingung apa
dikumpulkan dalam bentuk video. saja yang perlu disiapkan,” ucap Jessy.

Jessy membuat video di empat tempat, yaitu di Setu Ia menambahkan, sebenarnya sudah sejak beberapa
Babakan Betawi, MRT Jakarta, Taman Mini Indonesia tahun lalu ia ingin mengikuti ajang pageant seperti itu.
Indah, dan beberapa pulau di Kepulauan Seribu. Namun, terbentur izin dari orang tua karena ia harus
Beberapa pulau itu adalah Pulau kelor, Pulau Onrust, menyelesaikan studi S1 dan S2. Perjuangan panjang,
dan Pulau Cipir. Proses pembuatan video ini memakan keraguan dan kebingungan yang dirasakan Jessy
waktu empat hari dan melibatkan 20 orang termasuk diserahkan kepada Tuhan melalui doa setiap hari.
dua fotografer, empat videografer, team make up artist,
kostum, tour guide, komunitas penari pecak silat, dan “Kekuatan doa dan berkat kemurahan Tuhan
beberapa sponsor yang mendukung Jessy selama membuat saya dapat memenangkan gelar Putri
mengerjakan tugas Putri Pariwisata Indonesia 2020,” ungkapnya.

Jessy, Putr[iFPoatori:wdisoakt.apIrnibdaodnie]sia 2020 - Selama karantina virtual, perempuan berusia 24
tahun ini juga berpuasa dan memanjatkan doa rosario
agar diberikan hasil yang terbaik. “Saya bersyukur
sekali mempunyai orang tua, team, dan teman
komunitas seiman. Romo Herman juga ikut mendoakan
saya untuk hasil yang terbaik,” lanjutnya.

Jessy berharap gelar yang ia peroleh ini dapat
membuatnya lebih memuliakan Tuhan Yesus melalui
kesaksian imannya. Redaksi

- 14 - MERASUL EDISI 37 # Desember 2020 - Januari 2021

CAHAYA IMAN

Refleksi : Sejenak yang Berharga

Oleh : RD Ambrosius Lolong

PADA tahun 2021 ini, Keuskupan Pada saat berefleksi, kita sedang
Agung Jakarta menetapkan bercermin dengan diri kita sendiri
arah langkah pastoral sebagai dan mengenalinya agar pergaulan

Tahun Refleksi. Ada beberapa hidup kita bersama Tuhan dan

kegiatan yang dilakukan dengan sesama semakin layak dan seturut RD Ambrosius Lolong - [Foto : Chris
Maringka]
penyesuaian di tengah masa pandemi kehendak Allah.
dihantar untuk belajar sabar dan
ini. Namun, ini juga bisa menjadi Maka, ini adalah kebutuhan rohani mengelola emosi.

ajakan personal bagi kita untuk kita bersama. Apa yang terjadi saat refleksi
adalah kita menata diri dan
merefleksikan kehidupan sehari-hari mendalaminya. Maka, kita butuh
waktu hening sejenak untuk nyaman
kita. Lalu, apa itu refleksi? Refleksi: Penataan dan Pendalaman bersama diri kita sendiri.

Apa yang kita lakukan ketika sedang Refleksi: Mengasihi, Terlibat,
Pembawa Berkat
Refleksi: Kebutuhan, Bukan bercermin? Mungkin kita merapikan Bercermin tentu memiliki tujuan,
yaitu agar pergaulan kita dengan
Keharusan rambut, pakaian, dasi, dll. Untuk Tuhan dan sesama semakin baik.
Tahun ini, KAJ menawarkan tiga
Salah satu kebiasaan dalam hidup para perempuan akan semakin lama hal yang mau dituju bersama, yaitu
“semakin mengasihi, semakin
kita sehari-hari yang mungkin karena butuh untuk make-up. Kita terlibat, semakin menjadi berkat”. Ini
adalah semboyan dan menjadi arah
berjalan begitu saja dan tidak bisa memperhatikan perilaku kita bersama kita. Kita akan bercermin
bersama dengan kegiatan dan
begitu kita sadari adalah bercermin. saat bercermin, yaitu menata diri panduan yang diberikan sehingga
kita boleh mencapai tujuan ini.
Bercermin sebenarnya suatu dan memperhatikan detil tertentu.
Kepada umat di Korintus,
keharusan atau kebutuhan kita. Menata diri itu misalnya merapikan Rasul Paulus mengatakan, “Kita
semua mencerminkan kemuliaan
Pada momen tertentu di mana kita rambut, posisi dasi yang miring, Tuhan dengan muka yang tidak
berselubung. Dan karena kemuliaan
akan berjumpa dengan orang lain, dll. Memperhatikan detil berarti itu datang dariTuhan yang adalah
Roh, maka kita diubah menjadi
kita selalu mengupayakan diri untuk merapikan detil-detil tertentu. serupa dengan gambar-Nya, dalam
kemuliaan yang semakin besar” (II
bercermin. Itu sebuah keharusan Contohnya, bedaknya terlalu tebal, Kor 3: 18).

atau kebutuhan? lipstiknya kurang, kaca matanya Diharapkan, dengan berefleksi
bersama dan menghidupi kebiasaan
Kebiasaan ini sederhana. Namun, kurang cocok, dll. Itu semua terjadi refleksi harian ini, perlahan-lahan
kita mampu bergaul dengan Tuhan
ternyata memberikan efek yang ketika kita sedang bercermin. dan sesama dengan baik sampai
pada akhirnya keseharian kita boleh
besar dalam pergaulan, terutama Demikianlah yang terjadi ketika menampilkan kemuliaan Allah. Mari
kita sama-sama berefleksi, sejenak
perihal pembawaan diri. kita berefleksi yaitu, namun sangat berharga.

Hal serupa juga terjadi dalam Pertama, kita menata diri. Menata

hidup rohani. Bercermin atau biasa diri dapat dilakukan dengan menata

dikatakan refleksi, bukanlah suatu emosi, pikiran, suasana batin, arah

keharusan melainkan kebutuhan tujuan hidup, kebiasaan rohani, dll.

hidup rohani. Hal ini bisa membantu Kedua, kita akan memperhatikan

kita untuk mengenal pergaulan detil tertentu dalam diri kita, atau

hidup kita dengan Allah dan sesama. dapat dikatakan pendalaman hidup

rohani.

Misalnya,

merasa

gampang

emosi

sehingga

merasa

gampang

marah, lalu

dengan

merefleksikan

diri soal

emosi, kita

[Sumber : trainingzone.co.uk]

- 15 - MERASUL EDISI 37 # Desember 2020 - Januari 2021

KESEHATAN

Vaksin Covid-19

PANDEMI Covid-19 telah berlangsung hampir Pfizer - [Sumber : emerging-europe.com]
satu tahun. Salah satu upaya pencegahan yang
dilakukan adalah dengan tetap taat melakukan Kekebalan kelompok adalah kekebalan yang terjadi
protokol kesehatan 3M (memakai masker, menjaga pada sebagian besar orang terhadap kuman penyakit
jarak, dan mencuci tangan). Cara lain untuk mencegah melalui vaksinasi atau paparan sebelumnya, sehingga
penularan adalah dengan pemberian vaksinasi. kemungkinan penyebaran penyakit dari orang ke orang
menjadi lebih kecil. Orang-orang yang rentan seperti bayi
Perkembangan pembuatan vaksin Covid selama dua yang baru lahir atau orang yang mengalami gangguan
bulan terakhir menunjukkan kemajuan pesat. Beberapa kekebalan tubuh menjadi terlindungi secara tidak
vaksinasi telah mendapat persetujuan penggunaan langsung karena peluang mereka untuk terkena penyakit
darurat yang dikeluarkan oleh Badan Keamanan Obat tersebut diminimalkan.
dan Pangan di masing-masing negara, seperti vaksin
yang dibuat oleh Pfizer, Moderna, Sinovac, dan lain-lain. Saat ini, terdapat tiga jenis utama vaksin Covid-19.
Di bawah ini adalah uraian tentang bagaimana setiap
Pemerintah Indonesia telah memulai program jenis vaksin mendorong tubuh kita untuk mengenali dan
vaksinasi sejak 13 Januari 2021 yang dimulai untuk melindungi kita dari virus penyebab Covid-19.
prioritas pertama bagi tenaga kesehatan dan selanjutnya
akan menjangkau masyarakat luas.

Vaksinasi adalah suatu proses melatih tubuh
menghasilkan antibodi dan mengaktifkan kekebalan
seluler. Ini menciptakan “memori imunologi” yang
akan mengenali virus/bakteri/kuman penyakit dan
meningkatkan respons imun saat orang tersebut
terinfeksi. “Memori” ini adalah dasar untuk vaksinasi.
Tujuan vaksinasi terutama vaksinasi Covid-19 adalah
menurunkan kesakitan dan kematian akibat Covid-19
dan mencapai herd immunity (kekebalan kelompok).

Vaksin m-RNA Vaksin subunit protein Vaksin vektor

Kandungan bahan dari virus Kandungan potongan (protein) Kandungan virus hidup (bukan
yang menginstruksikan sel tubuh virus yang tidak berbahaya, bukan penyebab Covid-19) yang
untuk membuat protein yang tidak virus utuh. dilemahkan. Dalam virus
berbahaya. dimasukkan materi genetik virus
penyebab Covid-19, ini yang
disebut vektor.

Sel akan membuat salinan protein dan Setelah divaksinasi, sistem Setelah vektor virus berada di
tubuh akan membangun limfosit-T dan kekebalan kita mengenali bahwa dalam sel tubuh, materi genetik
limfosit-B yang memiliki memori cara protein bukan bagian dari tubuh memberi instruksi kepada sel
melawan virus penyebab Covid-19 jika dan mulai membuat limfosit-T untuk membuat protein yang unik
terinfeksi di masa mendatang. dan antibodi. untuk virus penyebab COVID-19.

Jika kita pernah terinfeksi di Melalui instruksi ini, sel tubuh
kemudian hari, sel memori akan membuat salinan protein
mengenali dan melawan virus. tersebut. Tubuh akan membangun
limfosit-T dan limfosit-B yang akan
mengingat cara melawan virus itu
jika terinfeksi di masa mendatang.

- 16 - MERASUL EDISI 37 # Desember 2020 - Januari 2021

Mitos vs Fakta Vaksin Covid-19 setelah proses vaksinasi selesai. Untuk vaksinasi
Saat ini, terdapat berbagai macam informasi yang Covid-19 memerlukan dua dosis dan kurang lebih
beredar di masyarakat mengenai vaksin Covid-19. kekebalan baru mulai akan timbul 14 hari setelah dosis
Beberapa mitos atau fakta Covid-19 disampaikan di kedua vaksinasi diberikan. Selama kekebalan belum
bawah ini. muncul, Anda tetap perlu melakukan protokol-protokol
kesehatan di antaranya tetap menggunakan masker.
• Vaksin Covid-19 tidak aman karena dikembangkan Tindakan pencegahan baru mulai dapat dilonggarkan
dan diuji dengan cepat apabila sudah terbentuk kekebalan individu dan
kekebalan kelompok yang ditargetkan.
Fakta: Situasi pandemi memerlukan respons tanggap
darurat. Namun, hal tersebut tidak berarti bahwa • Vaksin Covid-19 akan mengubah DNA
perusahaan farmasi pembuat vaksin melewati
protokol keselamatan dan atau tidak melakukan Fakta: Vaksin Covid-19 pertama yang mencapai
pengujian yang memadai sesuai dengan kaidah ilmiah. pasar kemungkinan besar adalah vaksin messenger
Untuk menerima persetujuan penggunaan darurat, RNA (mRNA). Menurut CDC, vaksin mRNA bekerja
perusahaan farmasi pembuat vaksin telah mengikuti dengan menginstruksikan sel-sel di dalam tubuh
setidaknya setengah dari peserta penelitian selama bagaimana membuat protein yang memicu respons
setidaknya dua bulan setelah menyelesaikan seri imun. Menyuntikkan mRNA ke dalam tubuh Anda tidak
vaksinasi, dan vaksin tersebut telah terbukti aman dan akan berinteraksi atau melakukan apa pun pada DNA
efektif dalam populasi tersebut. Keamanan vaksin sel Anda. Sel manusia akan merusak dan membuang
Covid-19 akan terus dipantau secara ketat oleh badan mRNA segera setelah mereka selesai menggunakan
independen. instruksi.

• Ada efek samping yang parah dari vaksin Covid-19 • Vaksin flu mencegah Covid-19

Fakta: Semua vaksinasi mempunyai reaksi efek Fakta: Vaksin flu tidak melindungi Anda dari Covid-19.
samping. Terdapat reaksi efek vaksin ringan atau Meski beberapa gejala bisa serupa, influenza dan Covid
sedang jangka pendek yang sembuh tanpa komplikasi adalah dua virus yang berbeda. Anda tetap disarankan
atau cedera. Pada studi fase awal vaksinasi Covid-19 untuk mendapatkan vaksinasi flu tahunan.
menunjukkan bahwa efek samping yang terjadi relatif
ringan dan vaksin Covid-19 aman. Sekitar 15% orang Dengan informasi di atas, apabila Anda termasuk
mengalami gejala singkat di tempat suntikan. 50% dalam populasi yang bisa menerima vaksinasi dan tidak
mengalami reaksi sistemik terutama sakit kepala, memiliki penyakit dan atau kondisi yang menghalangi
menggigil, kelelahan atau nyeri otot atau demam yang Anda untuk menerima vaksinasi Covid-19, maka
berlangsung selama satu atau dua hari. Perlu diketahui sebaiknya Anda mengikuti vaksinasi sesuai jadwal. Hal
bahwa efek samping ini sebenarnya merupakan ini akan membantu membentuk kekebalan pribadi dan
indikator bahwa sistem kekebalan Anda merespons kelompok yang pada akhirnya bisa mencegah penularan
vaksin dan hal tersebut umum terjadi pada saat dan bisa mempercepat pandemi Covid-19 selesai.
menerima vaksin.
Dr. Iwan
• Saya tidak perlu memakai masker setelah vaksinasi
Covid-19

Fakta: Perlu diingat bahwa kekebalan baru akan timbul

Moderna - [Sumber : bangordailynews.com] Sinovac - [Sumber : asis.nikkei.com]

- 17 - MERASUL EDISI 37 # Desember 2020 - Januari 2021

KARIER & MOTIVASI

Intelegensi Sosial

[Sumber : experd.com]

MEDIA sosial yang merambah hubungan dan komunikasi yang baik apa yang dialami oleh orang lain
sampai ke seluruh pelosok dengan anak buahnya. dan bagaimana perasaan mereka
dunia mendorong kita untuk terhadap kondisi tersebut. Social
semakin aware dengan kehidupan Sebaliknya, anak buah melihatnya awareness is all about living
sosial. Kita sadar dengan kehidupan sebagai sosok hebat, yang in the moment. Mereka aktif
orang yang lebih tidak beruntung sangat efisien dan efektif tetapi mengobservasi, memberi nilai,
daripada kita. Kita pun bisa melihat menakutkan. “Apalagi kalau ada dan menghargai pendapat lawan
kehidupan para selebritas. Sampai- sesuatu yang beliau tidak berkenan. bicaranya. Hal yang tidak kalah
sampai ada istilah panjat sosial, Kadang kita sampai gemetar penting adalah kapasitas empati,
sosialita, dan beragam istilah lain dibuatnya,” komentar anak buahnya. yaitu kemampuan untuk memahami
yang dipakai dalam kehidupan sosial. Apakah orang seperti ini bisa disebut keprihatinan, kebutuhan, emosi,
sebagai orang dengan kemampuan dan perasaan orang lain. Ini dasar
Demikianlah persepsi sosial sosial yang tinggi? kompetensi seorang pemimpin.
yang umum berlaku di masyarakat
terhadap kesadaran sosial. Padahal “Social Awareness” Dalam kehidupan sehari-
pandangan ini hanyalah persepsi hari, social awareness terlihat dari
terhadap kelas sosial dan kehidupan Daniel Goleman menyatakan, social kemampuan seseorang memahami
sosial pada umumnya. Kita sering awareness adalah aspek kebutuhan orang lain dan berespons
salah kaprah. Kita beranggapan, yang sangat penting dalam terhadap kebutuhan tersebut dengan
orang yang berada dalam kelas perkembangan pribadi manusia. cara yang tulus. Dalam dunia kerja,
sosial tertentu, memiliki kesadaran Apalagi bagi seorang pemimpin. kita bisa melihat implementasi
dan keterampilan sosial yang kuat. Orang yang tidak peduli dan tidak dari social awarness ini pada
mengembangkan social awareness, beberapa hal.
Seorang teman yang pekerja sulit mendapatkan kekuatan dari
keras dan sangat efisien dengan hubungan interpersonalnya. Ia Pertama, dalam sikap servis,
cepat menaiki tangga karier sampai bisa saja tetap memiliki aktivitas ketika individu memiliki kemampuan
menduduki jabatan CEO. Ia selalu sosial pada umumnya, namun tidak lebih untuk memahami dan
diundang ke beragam pertemuan; mendapatkan manfaat darinya. memenuhi kebutuhan pelanggan
mulai dari pameran kesenian sampai serta stakeholders-nya. Kedua,
acara yang eksklusif untuk kalangan Orang dengan social dalam berorganisasi, ketika ia bisa
tertentu saja. Ia merasa memiliki awareness yang tinggi peka terhadap memahami politik dalam organisasi

- 18 - MERASUL EDISI 37 # Desember 2020 - Januari 2021

dan dampaknya terhadap perilaku seolah emosi tersebut miliknya. respons. Tidak ada asumsi dan jalan
dan prestasi organisasinya. Sikap ini lebih dalam daripada pintas dalam memahami orang lain.
sekadar empati.
Inteligensi Sosial Kita pun harus membuktikan
• Bisa mengidentifikasikan tren kita benar-benar mendengar. Kita
Ketika tren artificial yang sedang berlangsung tetapi perlu mampu mengulang apa
intelligence semakin berkibar, tidak terpengaruh olehnya. yang dikatakan orang, membaca
manusia baru menyadari, kekuatan Motivasinya intrinsik, tidak nada bicara, ekspresi tubuh dan
interpersonal tidak pernah bisa terpengaruh faktor-faktor wajah mereka sambil tidak lupa
digantikan oleh mesin. Saat eksternal. memperhatikan ekspresi diri kita
sekarang, social intelligence sudah sendiri. Bagaimana nada, ekspresi
terbukti lebih penting daripada • Senantiasa mempertanyakan wajah, dan tubuh kita ketika
inteligensi umum. Seorang “bagaimana kalau hal ini terjadi mendengar? Can you read the mood
pimpinan bisa saja memiliki ide pada diri saya” sebagai ajang of the room? Can you sense how
yang cemerlang, tetapi kualitasnya refleksi. things are going for your employees,
sebagai pemimpin ditentukan even if they don’t directly tell or show
oleh bagaimana pengikutnya • Memikirkan duduk you how they’re feeling?
memandangnya. permasalahan dan kata-kata
yang tepat dalam berkomunikasi Bila kita tidak berusaha socially
Sebenarnya, tidak banyak studi agar pesan tersampaikan aware dalam peran kita sebagai
yang bisa menerangkan apa yang dengan pas, tidak lebih tidak pemimpin, anak buah merasa kita
membuat seseorang bisa memiliki kurang. memiliki agenda sendiri dan tidak
inteligensi sosial yang tinggi. peduli terhadap pendapat mereka.
Namun, kita bisa melihat orang • Melihat masalah sebagai Anak buah tentu ingin diikutsertakan
yang tidak mengasah inteligensi kesempatan dan bukan sebagai dalam keputusan, apalagi yang
sosialnya, sering tidak tahu batas- musibah yang mematikan. berdampak pada pekerjaan mereka.
batas perasaan orang lain dan tidak Bila mereka merasakan pimpinan
berkomunikasi dengan asertif. “Deep listening” peduli dan berada dalam gelombang
Sementara itu, orang berinteligensi yang sama, bawahan tentu
sosial yang kuat melihat dirinya Untuk lebih aware secara sosial, kita lebih engaged.
sebagai bagian dari sistem yang benar-benar harus mengembangkan
lebih besar, yang perlu menjaga kemampuan observasi dan Eileen Rachman & Emilia Jakob
tindakannya dan mengobservasi mendengar. Ada istilah deep
bagian lain dari sistemnya. listening, yaitu kita berkonsentrasi Diterbitkan di harian Kompas, Karier
betul sampai menemukan motif dan 21 November 2020
Berikut ini, beberapa ciri orang esensi dari apa yang disampaikan
berinteligensi sosial tinggi. orang lain, baru mengeluarkan

• Bisa melihat diri dan orang
lain secara objektif. Tidak
cepat menilai orang lain dan
menganggapnya sebagai fakta.

• Menerima dan memanfaatkan
masukan orang lain kepada
dirinya sebagai hal yang
konstruktif.

• Tidak memojokkan orang
walaupun orang tersebut
memang bersalah.

• Mengadopsi emosi orang lain
dan mengambil tanggung jawab

[Sumber : matrixlms.com]

- 19 - MERASUL EDISI 37 # Desember 2020 - Januari 2021

GELIAT KOMUNITAS
Sant’Egidio

Refleksi Kasih Kristiani bagi Mereka yang Papa

Kemiskinan adalah problema yang dihadapi semua negara di dunia ini dan
sudah berlangsung jauh sebelum Yesus lahir, dua ribu tahun lalu. Bahkan di negara maju

dan kayapun, masalah ini tetap ada meski pemerintahnya
telah berupaya keras memberantasnya.

SATU tahun lalu, tepatnya Teguh Budiono, Ketua Sant’Egidio
awal 2020, Keuskupan Agung Indonesia , dengan senang hati
Jakarta meluncurkan Program menjawab keingintahuan MeRasul;
Celengan guna membantu kaum apa yang dialami dan disaksikan
Lemah, Kecil, Miskin, Terpinggirkan, oleh komunitas yang dipimpinnya
dan Difabel (LKMTD) , dengan ikon itu sepanjang tahun 2020 di tengah
patung Yesus Tuna Wisma (YTW). pandemi Covid-19.

Ternyata, Program Celengan – Berikut petikan wawancaranya: Ign. Teguh Budiono, Ketua SE Indonesia - [Foto :
YTW yang berasaskan Injil Matius dok. pribadi]
25:40 sesungguhnya sudah lama Apakah SE mendapat dukungan dari
sekali diamalkan oleh Sant’Egidio program YTW - KAJ?
(SE). Hingga sekarang, SE masih
terus konsisten mengabdikan Ya, kami mendapat dukungan.
pelayanannya.
Berupa apakah dukungan tersebut? nyata dukungan Keuskupan kepada
Sant’Egidio adalah sebuah Sant’Egidio dalam pelayanan kepada
komunitas awam Katolik yang Dukungan kepada Sant’Egidio kaum LKMTD.
berdedikasi dalam pelayanan social, sebenarnya bukan hanya terjadi
terutama melayani kaum LKMTD. pada tahun ini saja, namun Mengingat pandemi Covid-19
Pertama kali didirikan pada tahun sudah berlangsung pada tahun- merebak tak terbendung di seluruh
1968 oleh Andrea Riccardi, seorang tahun sebelumnya. Sinergisititas dunia, bagaimana SE Jakarta dan
pemuda Katolik berkebangsaan antarkelompok kategorial di KAJ dan Indonesia melaksanakan kegiatan
Italia, di Roma, Italia. Spirit SE umat paroki dalam mempersiapkan rutin?
disambut hangat oleh masyarakat makanan dan bantuan lainnya
luas dan berkembang pesat, kepada sahabat-sahabat miskin Sant’Egidio Jakarta dan Indonesia
menyebar hingga ke seluruh dunia. yang kami layani adalah wujud serta di seluruh dunia
tidak menghentikan
Sant’Egidio Indonesia lahir pada pelayanan. Namun,
tahun 2006 di Jalan tentu saja kami
Kaji No.20, Petojo, harus secara kreatif
Jakarta Pusat. menemukan cara
Selanjutnya, komunitas agar pelayanan dan
ini tumbuh di 14 kota protokol kesehatan
lainnya di Indonesia tetap dapat dijalankan
(baca: MeRasul bersama.
edisi 23 tahun 2017,
Komunitas Sant’Egidio Tidak bisa dipungkiri
– “Keluarlah dari bahwa pandemi ini
Gereja…” -Red). memberikan dampak
yang luar biasa
Ketika bertegur
sapa melalui
WhatsApp, Ignatius

#Natal Bagi Semua - [Foto : dok. SE]

- 20 - MERASUL EDISI 37 # Desember 2020 - Januari 2021

kepada kita semua, acara bagi-bagi hadiah

begitu juga kepada Natal untuk anak-anak

sahabat-sahabat kita kalangan sederhana

yang kurang mampu. seperti dulu dan acara

Tidak sedikit dari makan siang bersama?
sahabat-sahabat Atau apakah SE
kami di mensa mengadakan acara lain
yang sebelumnya lagi guna menumbuhkan
bisa mendapat rasa kebersamaan dalam
pekerjaan sebagai keberagaman?

asisten rumah Bagi kami, perayaan

tangga (mencuci dan Oma-oma yang membutuhkan kehangatan kasih di panti werdha St. Ana, Teluk Natal bersama dengan
menyetrika pakaian), Gong - [Foto : dok. SE] sahabat-sahabat kaum
pada masa pandemi papa yang kami layani

ini terkena PHK atau setia dalam doa dan mendengarkan menjadi perayaan puncak

pengurangan penghasilan. Sabda-Nya. Karena disadari atau dan pesta pelayanan, sehingga kami

Situasi ini mengakibatkan tidak, pandemi telah memerangkap selalu mengupayakan agar pesta ini
bertambahnya jumlah orang yang kita dalam kemalasan diri untuk tetap terjadi.
hadir ke mensa. Selama pandemi, berdoa, lantaran terbiasa untuk
setidaknya kami harus menyiapkan “berdiam” diri di rumah dengan Situasi pandemi telah mengubah
makanan dua kali lebih banyak dari alasan Covid. cara kami dalam merayakan Natal.
Tetapi, kami berusaha untuk tidak

biasa. Gerakan keluar yang kedua mengubah kemeriahan dan sukacita

Situasi yang sama juga kami adalah bertemu dengan orang Natal. Dengan kata lain, perayaan
jumpai dalam pelayanan kami miskin. Bertemu, menyapa, mengerti Natal tahun lalu meskipun kami tidak
di jalanan. Banyak dari mereka kesulitan mereka, dan membantu membuatnya dalam bentuk “Makan
kesulitan mencari barang bekas meringankan penderitaan mereka. Siang Natal” namun kami tetap
karena akses mereka terbatas. Mereka tetap membutuhkan membagikan makanan dan kado
perhatian kita. Pandemi kepada sahabat-sahabat kami.
Oma dan opa di panti lansia mengajarkan kepada kita untuk
semakin kesepian karena mereka kreatif dalam pelayanan kepada Jika pada tahun-tahun
tidak bisa langsung berjumpa kaum LKMTD. sebelumnya, saat perayaan Natal,
dengan kami yang biasa berkunjung mereka datang ke kita, tahun ini
untuk menemani mereka. Bagaimana SE merayakan Natal kamilah yang datang ke mereka,
tahun kemarin? Masih adakah membawakan makanan dan kado.
Situasi seperti ini mendorong kami
untuk yakin bahwa kami tidak boleh Makna natal Sant’Egidio tahun
menghentikan pelayanan, 2020 kami beri
malah harus kreatif. tag line “Natal
Bagi Semua”.

Hal ini dilakukan di Kami bawa dan

seluruh dunia di mana hadirkan sukacita

Sant’Egidio ada. Pendiri dan harapan Natal

komunitas, Andrea kepada semua

Riccardi, mengajak kita karena sejatinya

semua untuk bergerak Natal adalah untuk

“keluar”. semua.

Keluar yang pertama Saya pernah
adalah keluar dari diri mengunjungi mensa
kita untuk berjalan Kedoya dan Petojo
menuju Tuhan. Artinya, pada Desember
selama pandemi ini kita
diingatkan untuk tetap

Kado Natal yang selalu dinantikan oleh anak-anak - [Foto : dok. SE]

- 21 - MERASUL EDISI 37 # Desember 2020 - Januari 2021

GELIAT KOMUNITAS

Untuk Yesus yang Tuna Wisma - [Foto : dok. SE] Untuk Yesus yang tak punya alas tidur - [Foto : dok. SE]

2017. Setelah tiga tahun, apakah ada hendak dicapai pada tahun 2021? sesama sehingga tidak terjebak
penambahan mensa di tempat lain? dalam cinta diri sendiri.
Kalau ada, di mana? Tidak ada resolusi tahunan. Tetapi,
kami mempunyai mimpi untuk terus Oleh karena itu, kami
Saat ini belum ada penambahan bisa menjadi sahabat orang miskin, mengundang banyak orang
mensa; masih sama berlokasi di menjadi tanda harapan bagi mereka khususnya anak muda agar lebih
Kedoya yang membutuhkan. Secara khusus, peduli pada sesama. Mari belajar
kami juga bermimpi untuk memiliki bersama kami, Sant’Egidio. Mari
Adakah peristiwa khusus yang rumah lansia di mana oma dan opa bersama kita asah dan tumbuhkan
menarik atau penting untuk yang merasa “alone” (kesepian) semangat belarasa.
diketahui umat Katolik Indonesia? dapat merasakan kehangatan
keluarga bersama kami. Memasuki tahun Refleksi
Saya pikir, peristiwa khususnya 2021, Keuskupan Agung Jakarta
adalah pandemi. Situasi ini menjadi Adakah harapan atau pesan dari mengusung semangat, “Semakin
keprihatinan bersama. Dalam Sant’Egidio yang ingin disampaikan Mengasihi, Semakin Terlibat,
keprihatinan ini, kita tidak boleh kepada pembaca MeRasul? Semakin Menjadi Berkat”. Kami
menyerah bahkan hendaknya malah mengundang para pembaca
memacu semangat agar terus Melayani mereka yang MeRasul, bersama Sant’Egidio,
melayani secara kreatif. berkekurangan tidak berarti kita kita ikut menggaungkan gerakan
“hebat”. Justru sebaliknya, karena Semakin Menjadi Berkat bagi
Apakah Sant’Egidio Indonesia kita ini masih perlu belajar untuk sesama yang kecil, lemah,
di bawah kepemimpinan Anda menjadi anak-anak Allah, menjadi miskin, tersingkir, dan penyadang
mempunyai resolusi /rencana yang pribadi yang berbelarasa, belajar disabilitas (KLMTD).
untuk lebih berani membuka diri bagi
Kami ingin menyemangati semua
pembaca bahwa sekalipun dalam
keadaan yang sulit saat ini, kita
masih dapat tetap memberikan
perhatian dan kepedulian kepada
sesama, terutama yang lebih sulit
keadaannya. Sejatinya, Lebih
Berbahagia Memberi daripada
Menerima.

Sinta
Sebagaimana dituturkan oleh Ign. Teguh

Budiono, dan beberapa kutipan dari
berbagai sumber.

Untuk Yesus yang tak punya pakaian - [Foto : dok. SE]

- 22 - MERASUL EDISI 37 # Desember 2020 - Januari 2021

Sinergi Demi Belarasa

“Tidak semua dari kita bisa melakukan hal-hal besar.
Tapi, kita bisa melakukan hal-hal kecil dengan cinta kasih

yang besar.” (Bunda Teresa)

warga dua Rukun Tetangga

(RT), dan tiga perusahaan

di sekitar Rukun Warga

03 Kelurahan Kembangan

Selatan. Serahterima Simbolis Bantuan Paket dari A. Tomy
Trinugroho, Ketua Yayasan Dana Kemanusiaan Kompas
Saat mengantisipasi target kepada A. Hendra Basuki, Bendahara 2 Kelompok Kerja
aksi kedua, donatur Komunitas
(Pokja) Masyarakat Peduli Covid-19 RW03 Kelurahan
Kembangan Selatan. - [Foto : dok. pribadi]

Antonius diperluas hingga

mencakup umat satu wilayah,

dan dua perusahaan menyusul berkontribusi dalam aksi ini

ikut berpartisipasi. Hal ini untuk sebagaimana pesan Bunda Teresa di

memberi kesempatan berpartisipasi atas. Bill Toar

secara lebih luas kepada umat dan

warga atau usahawan sekitar untuk

berbelarasa sesuai anjuran Gereja.

Kartu Tukar Paket Silaturahim. - [Foto : dok. Pencapaian Udin Haerudin, Ketua RW03 Kelurahan Kembangan Selatan
pribadi] target donatur pada menyerahkan Paket Silaturahim kepada warga terundang. - [Foto : dok.
aksi ketiga sangat
SEJAK aksi belarasa pertama, terbantu dengan pribadi]
kemudian dilanjutkan yang kedua, uluran kasih dari
dan aksi ketiga dilaksanakan sesuai Yayasan Dana
target pada 22 Desember 2020, Kemanusiaan
kelompok kerja telah berupaya Kompas.
menyukseskan rangkaian aksi Demikianlah sinergi
belarasa.  berbagai pihak,
menjadikan aksi
Setiap aksi punya kekhasan belarasa ini indah
tersendiri. Pada awal aksi belarasa, pada waktunya. Ada
donatur kegiatan amal kasih kepuasan pada
ini hanya melibatkan umat satu pihak yang
lingkungan, satu komunitas sekolah,

Daniel, Wakil Ketua Pokja menyerahkan Paket Silaturahim kepada Pokja berpose bersama H. Matseni, SE (Dewan Kota Jakarta Barat, keempat dari
warga terundang. - [Foto : dok. pribadi] kiri), serta fungsionaris RW03 dan Kelurahan Kembangan Selatan. - [Foto : dok.
pribadi]

- 23 - MERASUL EDISI 37 # Desember 2020 - Januari 2021

KHAZANAH GEREJA

Corona Adven

lingkaran. Istilah itu berasal dari ilmu
astronomi. Corona adalah lingkaran sinar
atau cahaya semu yang mengelilingi
matahari.”

Lagi-lagi Philo bertanya,
“Sebenarnya untuk apa sih  Corona Adven itu,
Om?”

“Begini, Philo.  Corona Adven 
untuk menandakan bahwa kita

sedang berada pada Masa Adven,
yaitu masa penantian. Sejauh

manakah kita  mempersiapkan hati dan
budi kita dengan kerinduan menyambut

kelahiran Kristus  pada hari Natal.

Apakah kita sudah melakukan pertobatan,
Corona Adven - [Sumber : dailypress.com] merenungkan Kitab Suci, tekun berdoa

“AAAH… Opa ngibul nih!”  cetus Philo ragu. atau berbuat amal kasih, serta menerima
Sakramen Tobat dan Sakramen Ekaristi?  Semakin

 Opa Ben jadi kesal.  “Opa serius!  Lingkaran Adven di banyak lilin yang dinyalakan berarti semakin

gereja itu namanya Corona,” balasnya. dekat hari kedatangan Sang Kristus. Sudah siapkah kita?

“Mentang-mentang virus Corona sedang ngetop, Opa Oh ya, masing- masing lilin itu punya nama juga lho.” 

jadi latah,” kata cucunya ngotot.  “Tolong jelaskan, Om!” sambut Philo antusias. Kali

Debat kusir itu terhenti oleh kedatangan seorang lelaki ini, Opa Ben tidak mencegahnya. Mungkin dia sendiri
agak gemuk yang memasuki pekarangan rumah. tertarik dan ingin tahu juga.

“Selamat siang, Om,” sapanya. “Baik Philo,” lanjut Lobo.  “Empat lilin yang dipasang
“Oh, Pak Lobo! Silakan masuk,” ajak Opa.   di seputar lingkaran melambangkan empat pekan dalam
Masa Adven. Terang lilin melambangkan Kristus Sang

“Ha ha, seru sekali debatnya, Om. Sampai Terang Dunia yang menghalau  kuasa kegelapan dan
terdengar dari jauh,”  kelakar koordinator wilayah itu. menunjukkan jalan kebenaran.” 

Kata Opa, “Iya!  Si Philo ngeyel terus “Oooh….”  Philo yang kepo mengangkat jarinya.
nih, Bo!  Lingkaran Adven itu namanya Corona ‘kan?” “Biasanya lilin di gereja berwarna putih tapi mengapa
pada Masa Adven boleh warna-warni?” 
“Ya, betul,  Philo, dari zaman Opamu belum lahir,
lingkaran itu namanya sudah Corona Adven. Orang Italia “Bagus, Philo!  Memang dalam Masa Biasa dan
menyebutnya La Corona deIl’Avvento, sedangkan orang khusus pada  Masa Prapaskah lilin warna putihlah yang
Jerman menamakannya Adventkranz. “ dipasang karena kita berada dalam suasana duka.

“Nah…! (sambil menatap cucunya)   Terima kasih,  Tetapi dalam Masa Adven, meskipun ada
Lobo. Apakah  you ada perlu dengan saya? “ tanya Opa. unsur pertobatan dan penyangkalan diri,
ada juga unsur sukacita, ucapan syukur dan
“Oh, nanti saja Om, nggak penting benar, “ jawab Lobo. pengharapan akan datangnya Sang Penebus. Oleh

Baru saja Lobo menutup mulutnya, Philo sudah karena  itu, diperbolehkan  memasang lilin
menyerobot, berwarna.  Tetapi bukan sembarang warna lho!  Apalagi
warna menyolok dan meriah.  Hanya warna ungu
“Om Ĺobo, ‘kan lain Adven, lain pula virus.  Kok dan pink  yang boleh dipakai.”
namanya bisa sama. Apa sih hubungannya?” 
 Dengan sabar, Lobo menjelaskan.  Sesuai
Sebelum Opa sempat “menghardik” cucunya, warna liturgi, tiga lilin berwarna ungu pada
Lobo sudah menjawab, “Karena keduanya berbentuk Pekan Adven pertama, kedua, dan keempat 

- 24 - MERASUL EDISI 37 # Desember 2020 - Januari 2021

melambangkan  pertobatan. Sedangkan  satu  lilin  kita hidup baru.”
berwarna pink   khusus untuk Pekan Adven ketiga Philo berdecak kagum, “ Waaah…  maknanya indah, ya.
atau Minggu Gaudette,  yang berarti Minggu Sukacita.
Warna pink  melambangkan hal yang sama, tapi Kapan sih mulai ada Corona Adven?” 
menekankan segi sukacita karena Natal semakin dekat.   Jawab Lobo, “Kebiasaan itu berasal dari tradisi Eropa

 Bila sulit mencari  lilin berwarna ungu dan pink, Tengah di sekitar Jerman berupa lingkaran daun yang di
maka semua lilin itu  boleh diganti lilin putih.  Akan atasnya dipasangi lilin. Mula-mulanya,  dipakai sebagai
tetapi, tidak  boleh memakai lilin elektrik buat gagah- simbol pengharapan akan berlalunya musim dingin yang
gagahan.  Hiasan di dalam gereja pada pekan ini boleh gelap.
memakai karangan bunga sederhana asalkan  tidak
memperlihatkan kemeriahan Natal.  Kemudian pada abad pertengahan, orang Katolik
mengadopsi kebiasaan tersebut dan memberikan makna
 Lilin Pekan Adven pertama disebut Lilin Pengharapan baru sebagai lingkaran Adven.  Awalnya, kebiasaan
atau Nabi.  Hal ini menyatakan bahwa kelahiran ini hanya merupakan kebiasaan devosional tapi lama-
Yesus Kristus  telah dinubuatkan oleh para nabi kelamaan dijadikan simbolisasi perayaan liturgi gereja.
jauh sebelumnya dan kini sedang dinantikan dalam
suasana penuh pengharapan. Maka, disebut Minggu  Pada abad ke-16, Corona Adven mulai dipasang
Pengharapan. juga di dalam rumah-rumah  keluarga Katolik guna
membangkitkan semangat penantian.
 Lilin kedua disebut Lilin Iman atau Jalan. Tujuannya
agar kita menyiapkan jalan di dalam hati kita bagi  Kebiasaan baik ini patut kita tiru dalam keluarga kita
kehadiran Kristus,  Sang Jalan  Kebenaran; disebut juga, ya. Lilin dinyalakan pada waktu doa pagi dan doa
Minggu Iman. malam bersama agar kita terus-menerus fokus dalam
persiapan menyambut Natal di tengah keluarga.
 Lilin ketiga dinamakan Lilin  Karena Natal bukan perayaan biasa maka kita perlu
Sukacita atau Gaudette.  Lilin ini mengingatkan bertobat;  membersihkan hati dan pikiran melalui
akan sukacita atas kelahiran Kristus yang introspeksi diri, apakah kita sudah mengampuni dan
semakin dekat.  Hiasan di dalam gereja, bahkan melenyapkan rasa dendam, iri hati, dan sejenisnya
kasula pastor berwarna serba pink. Karena itulah sehingga kita menjadi manusia baru yang kudus?”
dinamakan Minggu Gaudette atau Sukacita.  Philo menyeletuk, “ Oh, rupanya dalam Masa Adven, kita
harus bermutasi menjadi orang yang kudus ya?”
Lilin keempat disebut Lilin Damai atau Lilin Malaikat,
yang melambangkan kehadiran malaikat sebagai  Opa Ben  gemas memelototi cucunya. “ Kamu pikir
pembawa kabar sukacita atas kelahiran Sang Raja orang bisa bermutasi seperti virus Corona ya? Harusnya
Damai. Maka minggu keempat ini disebut Minggu kamulah  yang dimutasi jadi anak alim, nggak bawel
Malaikat. kayak gini.  Lobo, sorry ya!”

 Untuk kesekian kali Philo bertanya, “ Om, kenapa sih Lobo mengangguk-angguk sambil tertawa lebar.
lilin-lilin itu dipasang melingkar?  ‘Kan lebih keren kalau  Ekatanaya
disusun ke atas seperti tangga.
Jadi kelihatan jelas yang mana lilin Corona Adven - [Sumber : apkpure.com]
pertama dan terakhir?”

 “Pertanyaanmu sungguh cerdas,
Philo.  Lilin- lilin dibentuk
melingkar karena bentuk lingkaran
tidak ada ujung dan
pangkalnya.  Demikian pula
Allah sebagai sandaran kita tidak
mempunyai awal dan akhir, kekal
abadi selamanya.

 Lingkaran tersebut
dibungkus dengan daun-daunan
alami berwarna hijau yang
bermakna hidup. Kristus adalah
Sang Kehidupan yang memberikan

- 25 - MERASUL EDISI 37 # Desember 2020 - Januari 2021

KITAB SUCI

Perahumu dan Perahu-Ku:

Bergaul dengan Tuhan

oleh : Andreas Wahju Gunawan P

SYUKUR atas segala cinta air bah. Sebagian Nabi Nuh - [Sumber : duniaq.com]
kasih Allah, Bapa kita dalam besar dari hewan
Tuhan Yesus Kristus dengan akan mati. Tetapi, Hidup bergaul dengan Tuhan atau
pertolongan Roh Kudus, kita dapat Nuh dan keluarganya hidup berjalan dengan Tuhan adalah
melewati tahun 2020 dan memasuki tidak akan mati. privilege setiap orang yang percaya.
tahun 2021 dengan penuh hal baru. Allah memerintahkan Setiap anak-anak Tuhan mendapat
Sebagaimana dikatakan oleh RD kepada Nuh untuk satu kehormatan bahwa kita boleh
Diaz, tahun 2021 menjadi tahun yang membangun sebuah kapal besar yang hidup bergaul dengan Tuhan. Pada
memiliki harapan. dikenal dengan bahtera. Nuh dan waktu kita bertobat, menerima Tuhan
para putranya mematuhi Allah, lalu Yesus Kristus, kita dibenarkan, kita
Di dalam Kitab Suci, ada kisah mereka segera membangun bahtera diadopsi sebagai anak Allah, kita
menarik perihal Nuh dengan air yang memiliki banyak ruangan, punya status baru sebagai orang-
bah dan bahtera yang dibuatnya jendela, dan pintu di sampingnya. orang benar. Allah Bapa melihat apa
atas petunjuk Tuhan. Kejadian Semua persis yang diperintahkan yang sudah dikerjakan oleh Kristus,
pasal 1 menyebutkan bahwa Allah oleh Allah kepadanya. itu yang Ia lihat. Jadi, kita punya
menciptakan dunia dengan indahnya status baru, yaitu kita orang benar,
baik langit dan bumi beserta Nuh dan para putranya orang suci, karena Kristus sudah
isinya. Namun, yang menarik, Allah memasukkan makanan ke dalam mati membenarkan kita setiap orang
membentuk manusia dari debu tanah bahtera dan dua-dua hewan dari yang menerima-Nya. Dalam konteks
dan menghembuskan napas ke dalam setiap jenis ikut bersamanya. Allah inilah, dapat dikatakan bahwa Nuh
hidungnya.  Betapa spesial kita di memerintahkan Nuh untuk membawa bergaul dengan Tuhan.
hadapan Allah. serta semuanya ke dalam bahtera.
Hingga akhirnya, hujan mulai turun Lebih lanjut, Kitab Suci
Namun, sejak kejatuhan manusia selama 40 hari 40 malam. Air memberitahu kepada kita, janganlah
ke dalam dosa, sejak saat itulah menutupi bumi sehingga orang-orang kamu mengasihi dunia dengan segala
manusia terputus dengan Allah jahat mati di dalam air. isinya. Kalau engkau mengasihi
bahkan mereka menghindar dari dunia, tidak ada kasih akan Allah.
wajah Allah. Namun, mereka Setelah melewati waktu hampir Keinginan dunia, yaitu keinginan
mendengar suara Allah berjalan satu tahun di dalam bahtera, hal yang daging, keinginan mata, keangkuhan
hingga ditanya secara pribadi: di menarik adalah Allah mengingat Nuh. hidup; ini dari dunia di mana dunia
manakah engkau? Sungguh manusia Halleluyah. Nuh bersyukur karena sedang lenyap dengan keinginannya.
sangat personal di mata Allah. Allah menyelamatkan hidup mereka. Tetapi, orang yang takut kepada
Ia membangun sebuah altar, lalu Tuhan akan hidup selama-
Tahun-tahun berlalu. Sebagian membakar kurban bakaran. Allah lamanya. Inilah perbedaan perahumu
besar orang di bumi menjadi jahat. berjanji kepada Nuh bahwa Ia tidak dengan perahu-Ku.
Allah sangat sedih karena orang- akan mengirimkan air bah lagi ke
orang menjadi jahat. Tetapi, Nuh dan bumi. Lalu, Allah meletakkan pelangi Mari kita bangkit menjadi
ketiga putranya adalah orang-orang di cakrawala supaya setiap orang orang benar, orang tak bercela,
saleh. Mereka mematuhi perintah- mengingat janji Allah kepada Nuh. memperbarui komitmen kita untuk
perintah Allah. Nuh memiliki imamat bergaul dengan Tuhan supaya kita
hingga Allah memerintahkan Nuh Saat ini, kita sudah berada pada boleh dipakai untuk kemuliaan
untuk menyerukan pertobatan tahun 2021. Yang bisa kita pelajari nama-Nya sesuai tahun pastorial
kepada orang-orang. Nuh mengajak dari Kejadian 6:1-12 adalah hari ini 2021: Semakin Mengasihi, Semakin
orang-orang untuk bertobat. Ia kita akan belajar dari tokoh Nuh, Terlibat, dan Semakin Menjadi
meminta kepada mereka untuk dalam bagian yang sudah kita baca. Berkat. Mari kita masuk ke dalam
kembali kepada Allah. Namun, Alkitab mengatakan, “Nuh hidup perahu Tuhan dan biarkan Ia menjadi
sebaliknya, orang-orang jahat itu bergaul dengan Allah”. Istilah bergaul nakhoda di perahu tersebut.
tidak mau mendengarkan Nuh. dengan Allah pernah disebutkan
Mereka tidak bertobat bahkan kepada Henokh. Henokh hidup
berusaha membunuh Nuh. bergaul dengan Allah selama 300
tahun, lalu Tuhan mengangkat dia
Allah berfirman bahwa semua dan dia tidak mengalami kematian.
orang jahat di bumi akan mati dalam

- 26 - MERASUL EDISI 37 # Desember 2020 - Januari 2021

LENSATHORA

Media karya para pewarta foto Sathora dalam
wadah Komunitas Fotografer Sathora.

Mari tunjukkan karya bercita rasa seni fotografi
dari lensa kamera Anda.

Suasana Misa Malam Natal Streaming - [Foto- foto : Chris Maringka]

- 27 - MERASUL EDISI 37 # Desember 2020 - Januari 2021

Suasana Misa Malam Natal Streaming - [Foto- foto : Chris Maringka]

- 28 - MERASUL EDISI 37 # Desember 2020 - Januari 2021

LIPUTAN

Kekompakan Persaudaraan Ojek Sathora

anggota yang hadir jarang berdoa
rosario. Sungguh, kesempatan ini
menjadi pengalaman iman yang baik.

Hati menjadi damai ketika kami
berdoa bersama. Ada kerinduan agar
setiap saat kami bisa mengawali
pertemuan dengan doa rosario ataupun
doa lainnya.

Kemudian pada November, kami
bersama-sama mendoakan arwah
orang-orang yang kami cintai yang
sudah kembali ke rumah Bapa.

“TEMAN-teman, ayo kita awali setiap Doa Rosario bersama - [Foto : dok. pribadi] Memang POS baru berusia tujuh
pertemuan POS pada Bulan Rosario bulan. Namun, suka duka telah kami
ini dengan doa rosario bersama,” ajak Intensinya adalah semoga semangat lalui bersama. Kami menemukan
saya kepada anggota Persaudaraan Persaudaraan-Berkat-Pelayanan tetap keluarga baru dalam wadah ini. 
Ojek Sathora (POS). Maka, kami pun terjaga di tengah keragaman sifat/
mendaraskan doa rosario dalam setiap karakter anggota POS dan agar kami Kami berupaya saling mendukung,
pertemuan. bisa menjaga nama baik Sathora dalam menghargai, dan menolong saru sama
pelayanan ini. Selain itu, para anggota lain. Juga saling menguatkan dalam
Tidak ada yang kebetulan. Salah satu POS juga mendoakan intensi masing- iman.  Kami berharap, POS menjadi
anggota POS, yaitu Pak Imrad alias masing.  komunitas yang mandiri, bertanggung
Boim adalah prodiakon Sathora. Dialah jawab, dan menjadi berkat bagi
yang didaulat memimpin doa rosario Meski tidak semua anggota hadir keluarga dan banyak orang. Novi
selama empat minggu berturut-turut. pada setiap pertemuan, sekitar
delapan orang rutin berdoa rosario
bersama. Ternyata, hampir semua

Doa Rosario bersama - [Foto : dok. pribadi]

- 29 - MERASUL EDISI 37 # Desember 2020 - Januari 2021

Gereja Kosong pandemi telah membuat gereja
kosong. “Tapi, itu hanya gedungnya.
GEREJA Sathora menyelenggarakan masih sehat sekitar 2.756 orang dan Sekarang, Gereja pindah ke rumah
webinar bertajuk “Antara Sukacita yang sakit 125-140 orang. umat. Dengan demikian, kegiatan
Natal dan Pergumulan” pada Sabtu, 12 Gereja masih tetap berjalan.”
Desember 2020. Pembicaranya adalah “Biasanya setiap Natal, umat
RD Carolus Putranto Tri Hidayat yang lansia mengadakan pesta Natal dan Romo Uut mengatakan, perayaan
biasa dipanggil Romo Uut, para lansia immobile menerima Natal selalu disambut dengan penuh
Ketua Lansia Sathora Sabinus Suardi, hadiah Natal yang disampaikan oleh sukacita. Hanya karena pandemi,
aktivis pelayanan dan profesional Maria para prodiakon sekalian mengantar akhirnya Natal tidak bisa dirayakan
Retna Kartikarinie, dan perwakilan Komuni,” ungkap Sabinus. seperti dulu lagi. Padahal jika dilihat
OMK Ronaldo Edwinata Susilo. RD sejarahnya, Kristus lahir dalam kondisi
Ambrosius Lolong (Romo Rosi) menjadi Pembicara berikutnya, Rinnie, yang sangat memprihatinkan. “Ia lahir
moderator. mengatakan bahwa dari sisi positif, dalam gonjang-ganjing politik, pada
pandemi ini membuat keluarga bisa masa pemerintahan Raja Herodes yang
Sebelum webinar dimulai, Romo bertemu dan berdoa bersama setiap gila kekuasaan.”
Rosi menyimpulkan tanggapan hari. “Sebelumnya, hal itu sangat sulit
dari beberapa umat yang mewakili karena suami-istri bekerja. Mereka Maka, menurut Romo Uut, sangat
keluarga lansia , keluarga muda, dan bertemu hanya pada malam hari saja.” baik jika masa pandemi ini disikapi
orang muda. Mereka mengatakan secara positif, dengan mengambil
bahwa mengikuti Misa online terasa Rinnie mengemukakan, banyak hikmahnya. Keluarga bisa mengikuti
berbeda dengan Misa offline. “Misa ibu yang tadinya berkarier terpaksa Misa online bersama. Bahkan lansia
offline harus mengikuti protokol menjadi ibu rumah tangga sepenuhnya. bisa mengikuti Misa online sampai dua
kesehatan dan jumlah umat sedikit “Dengan sendirinya ekonomi keluarga kali dalam sehari. “Boleh saja, tapi
sehingga duduk saling berjauhan.” jadi berkurang.” harus Misa live, bukan rekaman karena
beda manfaatnya,” tandas Romo Uut.
Jika mengikuti Misa offline bisa Ronaldo dari Seksi Orang Muda
menyambut Komuni langsung tapi Katolik mengatakan bahwa pandemi Orang muda, kata Romo Uut,
Misa online hanya Komuni Batin. “Tapi, membuat mereka tidak punya seharusnya bangga karena sekarang
intinya tetap sama. Bahkan umat bisa wadah berkomunitas lagi. Padahal, mereka boleh membawakan Sakramen
mengikuti Misa online dari berbagai menurut Ronaldo, komunitas sangat Mahakudus untuk keluarganya.
gereja.” perlu sebagai ajang mencari jodoh, “Sebelum pandemi, hanya prodiakon
terutama bagi mereka yang sudah yang boleh membawa SMK untuk
Mewakili umat lansia, Sabinus berusia 25 tahun lebih. “Komunitas lansia dan yang sakit.”
mengatakan bahwa pandemi juga merupakan wadah untuk mencari
mengakibatkan para lansia tidak jati diri dan memperoleh informasi Dr Mardi, yang juga mengikuti
bisa lagi ke gereja. Sementara untuk lowongan kerja,” tambahnya. webinar ini, menambahkan, bahwa
mengikuti Misa online, ada sebagian Gèreja kosong hanya gedungnya. “Tapi,
lansia yang gaptek. Ada lansia yang Di samping itu, Ronaldo kegiatan menggereja tidak pernah
immobile, yang sama sekali yang tidak mengemukakan ada sebagian OMK kosong. Malah umat lebih bersemangat
bisa mengikuti Misa online. “Saya yang rajin mengikuti Misa online dan jadi lebih dekat dengan Tuhan.”
mengharapkan para lansia immobile bersama keluarganya. Namun, ada
dapat dilayani oleh prodiakon.” juga yang tidak pernah mengikuti Misa Acara yang berlangsung sekitar dua
lagi. “Di sinilah peran keluarga sangat jam ini diakhiri dengan tanya-jawab;
Jumlah umat lansia Sathora yang dibutuhkan.” baik secara langsung maupun chat.

Romo Uut mengungkapkan bahwa Samaria

Peserta dan pembicara Webinar Gereja Kosong - [Foto : screenshoot zoom] Rm. Uut menjadi salah satu pembicara webinar - [Foto : screenshoot zoom]

- 30 - MERASUL EDISI 37 # Desember 2020 - Januari 2021

LIPUTAN

Misa Vigili Natal 2020

Berkat yang Tersirat...

Malam Kudus, sunyi senyap
Dunia terlelap

Hanya dua berjaga terus
Ayah Bunda mesra dan kudus
Anak tidur tenang, Anak tidur tenang….

LAGU Malam Kudus dilantunkan lembut oleh seorang Romo Lolong meletakkan patung bayi Yesus di palungan dalam Misa
pria dan seorang wanita, mengiringi perarakan Misa yang malam Natal Streaming - [Foto : Chris Maringka]
dipersembahkan oleh Romo Ambrosius Lolong, Pr. Mereka
melangkah perlahan menuju altar dalam keremangan sinar Suasana Misa malam Natal Streaming - [Foto : Chris Maringka]
lilin.
Romo Lolong mendupai mimbar dalam Misa malam Natal Streaming -
Lilin dalam genggaman umat cuma sanggup memberikan [Foto : Chris Maringka]
seberkas cahaya bagi ruangan gereja. Ruangan yang
berkapasitas 900-an orang itu terkesan lengang sekali Bagaimana upacara Misa Vigili Natal kali ini berjalan,
karena hanya terisi 150 orang. Suasana ini terbanting jauh pembaca bisa menyaksikannya dari youtube. Penulis hanya
dibandingkan Natal 2019 ketika umat memenuhi bangku- melaporkan pemandangan dan suasana Misa yang berbeda
bangku gereja hingga berdempetan. Bahkan masih harus dari biasanya. Benar-benar istimewa dan unik. Belum tentu
ditambah ratusan kursi di bawah tenda di halaman parkir. semua generasi mendapat pengalaman seperti ini.

Tahun ini, perayaan Natal sepiiii... sekali. Jadi… tidak usah larut dalam kekecewaan melihat Misa
Umat harus duduk berjauhan. Bahkan banyak bangku Natal nan lengang gara-gara Covid. Pesta Natal keluarga
yang kosong, padahal sebenarnya sudah disediakan untuk pun cuma bisa dirayakan sederhana sekali di rumah karena
dipakai. Barangkali orang yang tadinya mendaftarkan diri, larangan tidak boleh kumpul-kumpul. Nikmati saja apa
ternyata tidak jadi datang. adanya dan… tetaplah ingat untuk berbagi dengan saudara
Merayakan Natal di tengah paparan Covid-19 mengubah atau sesama yang sangat membutuhkan ketulusan kasih
cara beribadat. Pada tahun-tahun sebelumnya, umat karena himpitan ekonomi akibat pandemi. Sinta
berlomba datang sedini mungkin demi mendapatkan
tempat duduk yang paling enak. Sekarang…?! Mau masuk
ke dalam gereja harus terlebih dahulu mengikuti aturan
prosedur kesehatan yang ribet banget. Sudah barang tentu
masker harus melekat rapat menutupi separuh wajah
cantik dan tampan kita semua. Setelah diperbolehkan
masuk, umat harus patuh pada petugas tatib; di mana kita
boleh duduk.
Berhubung tiap lingkungan dijatah mengirim empat
orang saja maka umat yang tidak bisa pergi ke gereja, dapat
mengikuti siaran langsung dari youtube. Terus terang, bagi
penulis, menyambut Kelahiran Sang Penebus di dalam
gereja terasa jauh lebih mengena di hati daripada cuma
nonton di televisi. Apalagi pada waktu Komuni.
Menelan hosti Sakramen Mahakudus secara real tentu
lebih mampu menghapus kerinduan menerimaTubuh dan
Darah Kristus.
Tahun 2020 ini, Yesus lahir pada masa yang suram, sepi,
dan sunyi, persis syair lagu Malam Kudus. Sepertinya,
Tuhan sedang ingin mengembalikan keindahan sukacita
Natal dalam kesederhanaan dan keheningan, tanpa gegap-
gempita.
Dalam khotbah, Romo Lolong menjelaskan makna kata
bahagia. Bahagia adalah ketika kita menerima pengalaman
yang tidak kita sukai, tetapi kita mampu menangkap
maknanya. “Diterangi oleh sinar iman, kita dapat melihat
berkat yang tersirat di dalam peristiwa pahit. Di situlah
makna kebahagiaan. “

- 31 - MERASUL EDISI 37 # Desember 2020 - Januari 2021

Christmas Virtual Singing
Competition Sathora

Flyer Star of Christmas Virtual Singing Competition - [Foto : PANDEMI Covid-19 memaksa orang untuk lebih kreatif
dok. pribadi] meneruskan kehidupan dengan new normal dan bertahan dengan
berbagai cara.
Judges Star of Christmas Virtual Singing Competition - [Foto
: dok. pribadi] Berawal dari ide Aris Kristiadi, Wakil Ketua Panitia Natal 2020,
tercetuslah Christmas Virtual Singing Competition 2020. Tujuannya
untuk memberikan keceriaan Natal di tengah pandemi. 

Penyelenggaranya adalah panitia yang ditunjuk oleh Seksi Liturgi
bekerja sama dengan Komsos Sathora. Sharon Limansantoso dari
Lingkungan Klara 3, dipercaya sebagai ketua.

Persiapan dilakukan selama sebulan dan meeting dilakukan
secara virtual.Jurinya adalah pemusik handal Tanah Air, yaitu Ms.
Jessica Amadea dan Mr. Antonius Dody Soetanto. Pendaftaran dan
pengumpulan video dimulai sejak 15 November 2020 dan berakhir
15 Desember 2020.

Kompetisi ini diikuti 13 peserta kategori solo dan enam peserta
kategori vocal group. Peserta mewakili wilayah, lingkungan, dan
komunitas yang ada di Sathora. Masing-masing membuat video
klip dan menyanyi sebagus mungkin. Peserta bebas memilih lagu
bertemakan Natal. Uniknya, tidak satupun peserta menyanyikan
lagu yang sama. Durasi video maksimal empat menit dan dalam
format mp4. Penilaian lomba berdasarkan kualitas suara 30%,
keseluruhan artistik 70%. Selebihnya, semua keputusan ditentukan
oleh juri.

Akhirnya, waktu yang dinantikan pun tiba, 17 Desember 2020,
yakni penampilan dan pengumuman pemenang lomba. Video-video
ditampilkan secara live streaming. Romo Diaz memberikan kata
sambutan. Dukungan mengalir untuk setiap peserta lewat kolom
chat. Yang paling seru, komentar dan dukungan dari teman-teman
Persaudaraan Ojek Sathora (POS)!

Bagus-bagus lho suara dan videonya. Sathora gitu lho!

Juara Kategori Solo:
1. Jenifer Kencana                    1.250.000
2. Mika Keiko Filbert Tanaka   1.000.000
3. Michelle Audrey Budiman       750.000

Juara Kategori Vocal Group (3-5 orang)
1. Conwenna                              3.000.000
2. The Rudolps                           2.000.000
3. POS                                         1.000.000

Pemenang dari setiap kategori mendapatkan tambahan hadiah
berupa sertifikat dan plakat. Seluruh peserta mendapatkan
sertifikat.

Ketua Panitia dan anggota panitia Virtual Singing Competition Ketika ditanyakan kesan pesan, Sharon sebagai ketua panitia,
- [Foto : dok. pribadi] menjawab, “Mungkin ini pertama kalinya diadakan lomba menyanyi
virtual di Paroki Sathora. Awalnya, saya juga deg-degan ditunjuk

- 32 - MERASUL EDISI 37 # Desember 2020 - Januari 2021

LIPUTAN

Ki-Ka : Pemenang Pertama, Kedua, Ketiga untuk Solo Category Virtual Singing Competition - [Foto : dok. pribadi]

menjadi ketua panitia. Namun, banyak panitia lain yang Pemenang Pertama untuk Group Category Virtual Singing Competition -
membantu saya sehingga semuanya berjalan lancar.”  [Foto : dok. pribadi]

Video-video peserta membuat Sharon terkesan. “Mudah-
mudahan acara seperti ini dapat membangkitkan semangat
Natal di tengah pandemi Covid-19.”

Sharon senang dengan antusiasme para peserta mengikuti
kompetisi ini. Padahal tidak mudah membuat video virtual.
“Namun, semua peserta melakukannya dengan usaha
maksimal. Saya terharu dan sangat senang melihat
hasilnya.”

Kompetisi yang dilakukan secara live (offline) dan virtual,
sama-sama seru. Namun, karena sedang masa pandemi,
mau tidak mau dilakukan secara virtual. Virtual pun seru.
Mungkin akan tetap diadakan untuk Natal berikutnya.

Masing masing peserta punya keunikan tersendiri. 

Sharon menilai video POS sangat ceria dan membuat
bersemangat. Ada juga video lain yang membuat damai di
hati. 

Tak lupa, Sharon mengucapkan terima kasih kepada Romo,
seluruh panitia Natal, panitia Virtual Singing Competition, dan
segenap pengurus Gereja, terutama peserta Virtual Singing
Competition. Inilah satu cerita kegiatan yang tetap bisa
dijalankan selama pandemi.

Video-video peserta bisa dilihat di youtube Star of
Christmas Sathora 24 Desember 2020. Novi

Pemenang Kedua untuk Group Category Virtual Singing Competition -
[Foto : dok. pribadi]

Sambutan Virtual Singing Competition oleh RD Diaz - [Foto : dok. Pemenang Ketiga untuk Group Category Virtual Singing Competition -
pribadi] [Foto : dok. pribadi]

- 33 - MERASUL EDISI 37 # Desember 2020 - Januari 2021

Misa Natal Lingkungan diambil dari hutan dan sungai. Lumut
diambil dari sungai, jerami dari ladang,

St. Elisabeth 3 dan anggrek dari hutan.
OMK paroki ditugaskan membuat

gua dan kandang Natal di dalam gereja,

“ANGGREK hutan langka dan lumut Bomomani adalah kampung Kristen, tetapi mereka juga membuat di luar

hijau putih menghiasi gua dan kandang dengan komposisi mayoritas Katolik gereja.

Natal. Di tengah cuaca dingin 10-18°.” dan sedikit umat Gereja Kristen Injili Dengan kreativitasnya, mereka

Demikian ungkap Romo Rosi dalam Masehi Indonesia (KIMI). membuat sungai dan air mancur di
homili Misa Natal dan Tahun Baru 2021 Perayaan Natal dikemas dengan kandang Natal.
via zoom Lingkungan St.Elisabeth 3.
sangat baik. Setelah Misa Natal, kira Waktu OMK pergi mencari bahan
-kira pukul 3 sore, pastor berkunjung dekorasi ke hutan, romo dan frater ikut

ke rumah dewan paroki dan umat di serta.

Romo Rosi mengungkapkan, dalam sekitar gereja untuk mengucapkan Sesampainya di hutan, rombongan

situasi pandemi, kita mau bersyukur selamat Natal. dipecah dua; romo ikut rombongan ke

dan menyadari bahwa Allah  tetap hadir Gua dan kandang  Natal dibuat di sungai mencari lumut hijau dan putih.

bersama-sama dengan kita. dalam dan di luar gereja dan rumah- Sedangkan frater ikut ke dalam hutan

“Tuhan begitu baik,  memperhatikan rumah umat. mencari anggrek hutan yang sangat

dan mencintai kita sebagai manusia. Diadakan perlombaan kandang Natal indah, seperti yang terlihat di atas

Suatu kesadaran yang perlu dihidupi di tingkat lingkungan, stasi, dan paroki, noken , yang dimiliki romo-romo Paroki

setiap hari.” lalu dipilih tiga yang terbaik yang Bojong Indah alumni Bomomani.

Romo Rosi menceritakan mendapat hadiah. “Perjalanan mencari anggrek sangat

pengalaman sederhana, yang Hiasan gua dan kandang Natal berat karena jalannya menanjak

dialaminya ketika namun  merupakan

menjalankan tugas pengalaman menarik

pastoral di Bomomani- yang dilakukan dengan

Papua. Seminggu sukacita,” kenang

sebelum Natal, gereja Romo Rosi. Anggrek

dan rumah-rumah hutan sudah langka

sudah didekorasi sehingga mereka

dengan pernak-pernik harus masuk jauh

hiasan Natal, baik ke dalam hutan

yang dibeli di kota selama dua-tiga jam

atau diambil dari alam perjalanan.Setelah

sekitar. diperoleh, anggrek, 

Dekorasi yang luar lumut hijau dan  putih,

biasa ini dilakukan di diletakkan sebagai

dalam dan di luar gereja hiasan di kandang

serta di rumah umat. Natal. Kandang Natal

“Mereka berlomba- dibuat cukup besar

lomba  membeli lampu sehingga umat boleh

kerlap-kerlip di kota  masuk ke dalamnya

dan memasangnya di untuk berfoto, kira-kira

dalam sampai di luar seperti photo booth di

rumah.” Bahkan, lanjut kota.

Romo Rosi, pagar “Begitu kita

pembatas dengan memasuki pertigaan

tetangga  juga dipasangi menuju Bomomani,

lampu dekorasi. suasana Natal

Di atas  salah satu sudah terasa karena

rumah umat, dipasang sepanjang jalan

loudspeaker besar, yang dipenuhi hiasan Natal,”

memutar lagu-lagu  lanjut Romo Rosi.

Natal selama 24 jam Dengan

dengan sangat keras keterbatasannya, umat

dan nyaring. Pemenang Ketiga untuk Group Category Virtual Singing Competition - [Foto : dok. pribadi] dan OMK sangat total

- 34 - MERASUL EDISI 37 # Desember 2020 - Januari 2021

LIPUTAN

merayakan Natal. Lagu-lagu Natal alam yang diberikan Tuhan sangat kaya, dengan pemandangan gunung yang
diputar sampai Perayaan Pembaptisan subur, indah, asri, dan hijau,” tambah sangat indah.
Tuhan Yesus, baru diganti lagu rohani Romo Rosi.
biasa. Umat Bomomani memanggil “Karena Bomomani terletak di
Yesus dengan sebutan Bebe Yesus Semoga pengalaman ini bisa kita ketinggian 1.500-1.800 m di atas
(bebe = kakak) dan Yesus dianggap ambil hikmahnya,  bagaimana di tengah permukaan laut, udara sangat dingin,”
kakak sulung. Hal ini menunjukkan situasi pandemi kita merayakan Natal. ujar Romo Rosi. Di Bomomani terdapat
kecintaan mereka kepada Yesus. “Kita menyadari bahwa kita begitu dua Pembangkit Listrik Tenaga Air
dicintai Tuhan.” (PLTA) sederhana, yang dibangun paroki
“Manusia harus merenungkan dan saat Romo Fe bertugas di sana guna
menyadari bahwa setotal apa pun yang Misa Natal Lingkungan St. Elisabeth mencukupi kebutuhan paroki dan umat
diperbuatnya, tidak bisa dibandingkan 3 via ini dipersembahkan oleh Romo sekitar.Sekarang, PLN dengan genset
dengan kebaikan Tuhan,” tandas Romo Ambrosius Lolong (Romo Rosi) pada 12 diesel sudah masuk ke sana.
Rosi. Januari 2021, dihadiri 33 umat dan para
katekumen. Setelah Misa, Romo Rosi Rangkaian Misa ditutup dengan
Meskipun yang dilakukan terbatas, berbincang sejenak tentang Bomomani. sambutan dan ucapan terima kasih
umat Bomomani bisa meneguhkan Pemandangan di Bomomani luar dari Corry Wenas, Ketua Lingkungan
iman, pengharapan, dan kasih. “Karena biasa. Pada pagi hari, diselimuti kabut St.Elisabeth 3. Fatolly

LIPUTAN MANCANEGARA

Bencana Gunung Berapi, Wabah Penyakit,
dan Perang:

Cerita Mengagumkan Seorang Dokter
Di dalam ruang autopsi tempat ia bekerja, ia menempatkan patung salib
yang bertuliskan ayat Kitab Hosea 13:14 ”O kematian, aku akan menjadi kematian itu”.

JOSEPH Moscati lahir Setelah lulus, ia diterima
pada 23 Juli 1880 sebagai
anak ketujuh dari sebagai staf The Hospital
sembilan bersaudara
dalam keluarga of the Incurables. Di
terpandang di kota
Benevenuto. Ayahnya, samping menunaikan
Fransesco, adalah
seorang pengacara dan giliran hariannya, ia terus
petugas kehakiman
yang sangat dihormati di belajar dan meneliti
daerahnya. Ibunya, Rosa
DeLuca Dei Marchesi di tentang cara-cara untuk
Roseto, adalah anak dari
keluarga terpandang. membantu orang-orang
Joseph dibaptis enam
hari setelah kelahirannya yang menderita cedera
dan menerima Komuni Pertama ketika
dia masih berusia delapan tahun. (Pada atau penyakit kelumpuhan.
saat itu, biasanya anak-anak menerima
Komuni Pertama pada usia 12 tahun). Dengan cepat, ia

Saudara laki-laki Joseph, Alberto, memperoleh reputasi
terjatuh dari kuda ketika sedang
berlatih di militer. Kepalanya karena kesetiaannya
mengalami trauma parah dan menjadi
cacat. Joseph mampu mengobservasi pada pekerjaannya dan

Joseph-Giuseppe-Moscati - [Sumber : aleteia.org] cinta kasihnya yang tulus

pada pasien-pasiennya.

perawatan dan penyembuhan bagi Kemudian pada 8 April

saudara laki-lakinya itu. Hal itu 1906, Gunung Vesuvius meletus.

menginspirasinya untuk mendalami di Kemudian reputasinya berkembang.

bidang kedokteran. Setelah lulus SMA Dokter Moscati sedang bekerja di

pada tahun 1897, ia masuk Universitas sebuah rumah sakit di wilayah Torredel

Naples untuk mengejar minatnya Grecco ketika gunung berapi tersebut

tersebut. Masa itu penuh suka duka meletus. Rumah sakit tersebut hanya

baginya karena ayahnya meninggal berjarak tujuh mil (11,2 km) dari pusat

dunia pada masa itu. Ia lulus menjadi gempa. Sebagian besar pasien adalah

dokter pada tahun 1903. para lansia dan banyak dari mereka

- 35 - MERASUL EDISI 37 # Desember 2020 - Januari 2021

mengalami kelumpuhan. mengerjakan tugasnya
Secara naluriah, dokter
Moscati sesegera di rumah sakit, dan
mungkin menjadi
penanggung jawab pulang ke rumah untuk
dalam proses evakuasi.
Kepemimpinan dan merawat pasien-
pemikirannya yang cepat
adalah kekuatan yang pasiennya. Pada pukul
membimbingnya untuk
mengeluarkan seluruh 15.00, ia merasa
pasien dari rumah sakit
itu. Hanya beberapa saat kelelahan. Lalu, ia duduk
sebelum seluruh atap runtuh, hingga
seluruh gedung ikut runtuh, pasien untuk beristirahat. Ia
terakhir berhasil dipindahkan.
menutup matanya dan
Dokter Moscati mengirim surat ke
Neopolitan Hospital Service, berterima meninggal dunia. Pada
kasih kepada semua orang yang telah
membantunya dalam proses evakuasi Joseph-Giuseppe-Moscati - [Sumber : catholicnewsagency.com] saat itu, ia berusia 46
tersebut. Ia tidak pernah menyebutkan tahun.
dirinya sendiri.
Ia telah menjadi salah satu Banyak orang yang
Pada tahun 1911, epidemi kolera dokter neopolitan pertama yang mengenalnya, menyebut dirinya
mewabah di Naples. Dokter Moscati bereksperimen dengan obat-obatan sebagai sebuah keajaiban karena
diminta oleh pemerintah untuk baru yang dinamakan insulin, yang ia sangat baik mendiagnosa gejala-
melakukan inspeksi dan penelitian ditemukan pada tahun 1911. Insulin gejala penyakit; hanya dengan
kesehatan guna membantu tidak dapat digunakan pada pasien mendengarkannya saja.
menemukan penyebab penyakit hingga tahun 1922. Ibunya meninggal
tersebut, serta mengembangkan cara- akibat diabetes pada tahun 1914. Namun, setelah kematiannya, ia
cara untuk mengendalikan penyakit masih dianggap sebagai seorang
tersebut. Dengan kemampuannya Dokter Moscati mencoba pekerja yang membawa keajaiban.
berpikir cepat dan bekerja dengan mendaftarkan dirinya ke militer Ia dipercaya sebagai pembawa
efisien, dokter Moscati berhasil selama Perang Dunia I, namun orang- kesembuhan yang mengagumkan.
melakukan pekerjaan yang spektakuler orang menilai bahwa dia memiliki Orang-orang menyatakan bahwa
dalam mengumpulkan data dan aset yang lebih besar ketika ia doa-doa yang didaraskan dengan
mempresentasikan cara-cara untuk bekerja sebagai seorang dokter. Dia perantaraan namanya setelah
melawan epidemi tersebut. Banyak menyelesaikan tugasnya merawat kematiannya, membantu mereka untuk
dari ide-idenya yang dipraktikkan lebih dari 3000 tentara yang sakit dan sembuh.
dalam dunia kedokteran hingga terluka. Setelah perang berakhir, dia
sekarang. Pada tahun 1911, dokter dilantik menjadi direktur dari sebuah Akhirnya, laporan tentang hal-hal
Moscati diterima dengan hangat sekolah kedokteran. baik ini terdengar sampai Roma.
sebagai anggota the Royal Academy Keajaiban-keajaiban yang dihubungkan
of SurgicalMedicine dan ia menerima Dokter Moscati tetap setia dan dengan perantaraannya diakui.
gelar doktor dalam bidang kimia melaksanakan apa yang ia imani
fisiologis. seumur hidupnya. Ia menghadiri Misa Pesta perayaannya dirayakan
hampir setiap pagi, menerima Komuni, pada 16 November. Pada tanggal
Dokter Moscati adalah peneliti. dan menyatukan dirinya dengan Yesus tersebut, jenazahnya dipindahkan ke
Ia bertanggung jawab di Institute untuk hari itu. Lalu, setelah itu, ia pergi the Iglesiadel Gesu Nuovo di Naples,
of Anatomical Pathology lokal. Ia ke rumah sakit dan menghabiskan tiga tahun setelah kematiannya.
memiliki cara khusus menjaga cara sisa harinya untuk merawat pasien- Ia diangkat menjadi Beato pada 16
pandang yang benar tentang misinya. pasiennya. November 1975 oleh Paus St. Paulus
Di dalam ruang autopsi, ia memasang VI (tanggal kematiannya jatuh dalam
sebuah patung salib di dinding. Di Sebagian dari perawatan pasien- Pekan Suci dan ia dimakamkan pada
atasnya ada tulisan ayat Kitab Hosea pasiennya berupa doa-doa secara Kamis Putih). Pada 25 Oktober 1987,
bab 13 ayat 14: Ero mors tua, O bervariasi. Jika pasiennya beragama Dr. Joseph Moscati dikanonisasi oleh
mors (O kematian, aku akan menjadi Katolik, ia menjelaskan kekuatan dan Paus Yohanes Paulus II. Ia adalah
kematian itu). efek kesembuhan melalui sakramen. tenaga kesehatan pertama pada abad
Ia tidak pernah memungut bayaran ke-20 yang dikanonisasi sebagai Orang
atas pelayanannya pada orang-orang Kudus.
miskin dan ia sering memberikan obat
gratis. Ketika telah pulang ke rumah, St. Giuseppe (Joseph) Moscati,
mereka menemukan uang sebesar 50 doakanlah kami, khususnya selama
masa pandemi ini.

lira di dalam botol obat tersebut. Penulis: Larry Peterson
Dokter Joseph Moscati memulai Penerjemah: Albert Santoso

harinya pada 12 April 1927, sama Sumber:Aleteia
seperti hari-hari biasanya. Ia

menghadiri Misa, menerima Komuni,

- 36 - MERASUL EDISI 37 # Desember 2020 - Januari 2021

LIPUTAN LMIAPNUCTAANNEGARA

Akankah Ada
Hari Natal?

Paus Fransiskus mengucapkan selamat web baby infant Jesus hands antoine mekary - [Sumber : aleteia.org]
kepada seorang pastor Spanyol atas
renungannya yang bertajuk
“Akankah ada Hari Natal?”

PASTOR Leoz menyiapkan sebuah mediasi tentang Lebih hening dan dengan kedalaman yang lebih
bagaimana perayaan Natal kali ini benar-benar dapat Lebih seperti perayaan Natal yang pertama ketika Yesus
menyerupai perayaan Natal perdana. Bacalah tulisannya
yang menyentuh. lahir dalam kesendirian

Paus Fransiskus memanggil seorang pastor Spanyol Tanpa banyak cahaya di bumi
di kota Pamplona pada 7 November untuk mengucapkan Tapi, dengan bintang dari Betlehem
selamat atas tulisannya mengenai Natal selama masa Bersinar pada jalan kehidupan dalam keluasannya
pandemi. Di dalam tulisan itu, pastor asal Spanyol itu
menekankan bahwa perayaan Natal pada 25 Desember Tanpa perayaan besar dan mewah
tahun ini akan lebih sederhana dan lebih tenang dari tahun- Namun, dengan kerendahan hati seperti kita saat ini
tahun sebelumnya. Hal ini merupakan sebuah konsekuensi Para gembala, tua dan muda, mencari Kebenaran.
untuk dapat lebih menghormati kelahiran Yesus.
Tanpa meja-meja besar dengan ketidakhadiran yang pahit
Ia mengungkapkan, ketika mendengar suara Paus Namun, kehadiran Tuhan akan mengisi semuanya
Fransiskus, “Jantung saya seperti mau keluar dari dada.”
Pastor Javier Leoz mengemukakan hal tersebut kepada Akankah ada hari Natal?
surat kabar Spanyol Navarra.com. Tentu saja!

Pastor yang berasal dari Paroki San Lorenzo di Pamplona Tanpa jalan-jalan yang penuh dengan orang dengan hati kita
itu baru saja berbicara dengan Paus Fransiskus melalui yang terbakar
telepon. “Ini benar-benar sangat mengejutkan. Pada pukul
16.30, saya sedang berada di pastoran San Lorenzo ketika Bagi Sang Juru Selamat yang akan datang
ponsel berdering,” ujar pastor itu. Ia mengira panggilan
tersebut hanyalah urusan pekerjaan atau dari salah satu Tanpa kebisingan dan festival
warga parokinya. Keluhan atau kerumunan
Menghidupi misteri tanpa ketakutan kepada “Covid
Ternyata, Paus Fransiskus meneleponnya untuk
memberitahu bahwa beberapa hari lalu, ia telah membaca Herodes” yang mencoba merenggut kita meskipun itu
tulisannya tentang perayaan Natal selama pandemi virus hanya impian dalam penantian
Corona.
Akan ada Hari Natal karena Tuhan ada bersama kita dan
Tulisan yang berjudul “Akankah ada Hari Natal?” dan Dia berbagi, sebagaimana Kristus lakukan di sebuah
dipresentasikan sebagai sebuah puisi tersebut menguatkan palungan, kemiskinan, percobaan, air mata, derita, dan
kembali arti sebenarnya hari libur tersebut. Akhir tahun keyatiman.
pasti tidak sesibuk biasanya. Namun, itulah intinya. Ini
adalah sebuah kesempatan untuk benar-benar merasakan Akan ada Hari Natal karena kita butuh sebuah cahaya kudus
keheningan dan kedamaian Betlehem. di tengah kegelapan Covid-19 tidak akan bisa mencapai
hati atau jiwa orang-orang yang menaruh harapan dan
Menurut Pastor Leoz, Paus Fransiskus mengapresiasi idealisme tinggi mereka di Surga
pesan dari puisi tersebut dan berkata kepadanya bahwa
Hari Natal akan “lebih dimurnikan” karena krisis kesehatan Akan ada Hari Natal!
ini. “Paus memberitahu saya bagaimana semangat Kita semua akan menyanyikan lagu-lagu Natal!
kekristenan akhir-akhir ini telah direnggut secara bertahap Tuhan akan lahir dan membawa kita semua menuju
dari kita,” sitirnya.
kebebasan! (J. Leoz)
Redaksi berita Nevarra.com menerbitkan teks asli yang
ditulis oleh Pastor Leos. Penulis: AntoineMekary
Penerjemah: Albert Santoso
Berikut ini terjemahannya:
Sumber: Ateleia
Akankah Ada Hari Natal?
Tentu saja!

- 37 - MERASUL EDISI 37 # Desember 2020 - Januari 2021

SANTO - SANTA

St. Andre Bessette

Doa Mukjizat Seorang Portir

TIDAK mau terus-menerus meratapi nasibnya yang suci.” 
malang, seorang anak yatim- piatu berusia 12
tahun, Alfred Bessette menguatkan tekadnya bahwa Sayang,  Alfred
ia harus mandiri.
ditolak lantaran  ia
 Ibunya, Clothilde Foisy, baru saja meninggal dunia
karena penyakit TBC.  Sedangkan ayahnya, Isaac Bessette, masih belum pandai
adalah seorang tukang kayu dan penebang pohon
yang miskin di Kanada. Tiga tahun sebelumnya, Isaac membaca dan menulis
Bessette mengalami musibah tragis tertimpa pohon
tumbang ketika sedang bekerja. karena tak pernah

 Kemudian Alfred diadopsi oleh paman dan bibinya. tamat sekolah. Padahal
Akan tetapi, keluarga itu juga  sangatlah miskin.
Sebenarnya, Alfred  mempunyai delapan saudara yang usianya sudah 25
masih hidup tetapi mereka semua terpencar-pencar. 
Masing-masing diadopsi oleh keluarga yang berlainan. tahun. Ia terkendala

 Alfred mencoba bekerja sebagai buruh tani, pembuat oleh
sepatu, pembuat roti, dan pandai besi. Bahkan pada usia
18 tahun, ia nekat berangkat ke Amerika Serikat untuk kesehatannya  yang [Sumber : upload.wikimedia.org]
bergabung dengan kerabatnya yang bekerja di pabrik
tekstil di Connecticut Timur. rapuh sekali dan

 Namun, selama 13 tahun, ia selalu berpindah-pindah kemiskinan keluarganya.
pekerjaan karena sering sakit, terutama penyakit perut 
yang  kronis.  Berkat jasa dan desakan Uskup Agung Montreal,

 Alfred lahir sebagai bayi yang lemah pada 9 Agustus Ignace Bourget,  ia diterima masuk Novisiat Salib Suci
1845 di Mont- Saint Gregoires, sebelah tenggara
Montreal, Quebec, Kanada. Keesokan harinya, orang pada 27 Desember 1870.  Ia  memilih nama “Andre” guna
tuanya meminta agar anaknya  cepat-cepat  dibaptis
dalam sebuah ritual darurat di kapel pastoran Paroki mengenang Pater Andre Provencal.
St. Gregoire. Mereka   takut bayinya tak  kuat bertahan
hidup.  Kenyataannya, Alfred selalu sakit-sakitan hampir di  Lagi- lagi penyakitnya kambuh sebelum genap satu 
sepanjang hidupnya.
tahun ia memasuki Masa Novisiat. Ia pun diminta untuk
 Setelah empat tahun bekerja di Connecticut, akhirnya
ia kembali ke tempat asalnya pada tahun 1867.Pertemuan meninggalkan kongregasi.
dengan pastor  semasa kecilnya, Pater Andre Provencal,
di  Saint- Cesaire, mengubah jalan hidupnya.  Dengan hampir putus asa, ia memohon lagi kepada

 Pater Andre mengenal betul karakter Alfred. Uskup Bourget yang sedang berkunjung. Puji Tuhan,
Maka, ia meminta Alfred untuk mempertimbangkan
gagasannya, yaitu  memasuki kehidupan religius. Pater akhirnya ia diizinkan  melanjutkan pengabdiannya.
tahu, sejak kecil Alfred memiliki iman yang hidup, taat
berdoa, dan sangat mencintai Ekaristi.  Pada 22 Agustus 1872, ia mengucapkan sumpah

 Alfred mempunyai dedikasi dan kesetiaan yang kuat pertamanya, berlanjut pada 2 Februari 1874, ia
terhadap Kristus, pengabdian dan devosi yang luar
biasa kepada St. Yusuf, idolanya. Mungkin karakter itu mengucapkan kaul terakhirnya.
terbentuk karena ia sangat merindukan sosok ayah yang
menyayanginya, melindungi, kuat dan bertanggung jawab. Karena pertimbangan kesehatan  dan pendidikannya

 Sejak kecil, ibunya menanamkan kecintaan yang yang rendah, Bruder Andre mendapat tugas yang
besar terhadap doa . Namun kelihatannya  waktu
itu  Alfred masih belum merasakan adanya panggilan. sangat sederhana, yaitu menjaga pintu atau portir

 Pater Andre-lah yang melihat   tempat yang tepat  bagi di Notre-Dame College, sekolah untuk anak laki-laki
Alfred. Pada tahun 1870, Pater Andre menyerahkan Alfred
kepada Kongregasi Salib Suci di Montreal dengan sebuah berusia  7-12 tahun.  
catatan untuk atasannya : “ Saya mengirim Anda, seorang
Tanggung jawabnya adalah menyambut pengunjung,

mengurus keperluan mereka, dan membangunkan orang-

orang di sekolah. Tugas tambahannya adalah  sebagai

sakristan, tukang kebun, pekerja binatu, kurir, petugas

kebersihan, dan pemotong rambut para siswa.

 Pekerjaan sebagai portir  dianggap sepele. Akan

tetapi, ia malah dapat bergaul dengan banyak orang. Ia

sangat peduli  terhadap orang-orang yang menderita, sakit

atau tertekan. Kepeduliannya itu  menggerakkan hatinya

untuk mendoakan mereka.

 Mula- mula, ia mengajak mereka untuk bersyukur

kepada Allah atas penderitaannya, karena itu semua

sangatlah berguna.  Andre mengajak mereka berdoa 

memohon bantuan St.Yusuf  di lobi sekolah, serta

menghadiri Misa.

 Bruder Andre mengolesi orang-orang  sakit dengan

minyak yang diambilnya  dari lampu kapel sekolah, dekat

patung St.Yusuf.  Ia mengolesi luka dengan medali yang

diberkati dari orang suci. Sungguh tak terbayangkan oleh

siapapun, bagaimana mukjizat kesembuhan terus terjadi!

 Orang-orang mengklaim bahwa Bruder Andre

- 38 - MERASUL EDISI 37 # Desember 2020 - Januari 2021

menyembuhkan banyak orang sakit.  Reputasinya sebagai portir
mulai menyebar. Publikasi di majalah Perancis
memviralkan tentang pengobatan anekdot Bruder yang sudah
Andre. Bruder Andre yang rendah hati  heran
karena ia merasa tak mempunyai kekuasaan apa dijalaninya selama
pun. Kesembuhan-kesembuhan yang  terjadi itu
adalah karena kekuatan  iman si sakit kepada Allah 40 tahun. Ia diangkat
dengan perantaraan St. Yusuf. Bahkan dengan tegas, 
Bruder Andre tidak mau menerima upah sedikitpun. sebagai Pengurus

 Berbondong- bondong orang mencari Bruder Andre, Oratori St. Yusuf
membuat atasan ordonya dan otoritas keuskupan
cemas.  Para dokter menganggap ia melakukan   praktik sepenuh waktu.
perdukunan.
Oratori itu semakin
 Pada waktu  wabah epidemi merebak, Bruder
Andre menjadi perawat. Anehnya, semua orang sakit menarik banyak
yang dirawatnya tidak ada yang meninggal. Pejabat
sekolah memutuskan agar Bruder Andre hanya boleh peziarah, sebagian
menerima orang sakit di stasiun trem di seberang jalan
perguruan tinggi. Ia dianggap membahayakan reputasi dari negara lain.
sekolah jika  ada yang menuduhnya sebagai penipu
.  Selain itu, ada kekhawatiran  siswa-siswa  akan tertular  Meskipun
penyakit.
masalah keuangan [Sumber : en.wikipedia.org]
 Ketika masih muda, ia bermimpi melihat sebuah menjeratnya, Bruder
gereja yang sangat besar, tapi tak tahu di mana letaknya.
Sekarang, baru disadarinya  bahwa Allah ingin dibangun Andre tak pernah kehilangan iman dan semangat 
sebuah gereja guna menghormati St.Yusuf. Maka,
tebersitlah  keinginan Bruder Andre untuk membalas jasa pengabdian.
St.Yusuf dengan meningkatkan devosi kepadanya, yaitu
mendirikan sebuah tempat penghormatan bagi St.  Yusuf.  Pada tahun 1924, pembangunan Basilika “St.Yoseph’s

 Di ambang kamarnya yang kecil, ia meletakkan sebuah Oratory” dimulai.  Lokasinya di sisi gunung dekat kapel.
patung kecil St.Yusuf yang menghadap Gunung Royal.
Pikirnya, “Suatu hari St.Yusuf  akan dihormati dengan cara Pembangunan ini adalah realisasi impiannya sejak
yang sangat istimewa di atas Gunung Royal.”
lama.  Namun sayang,  beberapa tahun kemudian, dana
 Pada tahun 1904, ia mengejutkan Uskup Agung
Montreal dengan mohon izin untuk membangun sebuah pembangunan habis.
kapel yang didedikasikan bagi St.Yusuf di atas Mount
Royal   di tanah milik kongregasi.  Bruder Andre meminta rekan kerjanya, “Tolong

Uskup Agung  hanya memberikan izin  letakkan patung St.Yusuf  di tengah bangunan yang
untuk membangun tetapi menolak untuk membiayainya.
belum jadi itu. Seandainyaia menginginkan atap di atas
 Kebulatan tekad memicu Bruder Andre untuk
bekerja keras mengumpulkan dana sedikit demi kepalanya, maka ia akan mendapatkannya.”
sedikit. Ia mengumpulkan hasil dari upah memotong
rambut para siswa.  Ada juga “uang sumbangan untuk  Walaupun sedang sakitdalam usia 90 tahun, ia minta
St.Yusuf “ dari para wisatawan yang diletakkan dekat
patung St.Yusuf di atas gunung. dibawa ke atas gunung untuk melihat patung di tempatnya

 Setelah terkumpul beberapa ratus dolar, Bruder Andre yang baru. Akhirnya, pembangunan dapat dilanjutkan.
mulai membangun sebuah tempat berlindung kecil
seadanya.  Strukturnya  sederhana saja,  terbuat dari kayu   Pada tahun 1909-1936, Bruder Andre melayani
berukuran sekitar 150 x 550 cm. 
lebih dari 600 orang sehari di kantor oratorinya. Ia
 Pembukaan berlangsung pada 19 Oktober 1904.
Para peziarah mulai berdatangan menemui Bruder membutuhkan empat sekretaris untuk menangani
Andre dan berdoa di depan patung St.Yusuf. Tiga
tahun kemudian, bangunan diperluas sehingga menjadi 80.000  surat setiap tahun. Sayang sekali, Bruder Andre
sebuah kapel yang layak, lengkap dengan tempat tinggal
untuk Bruder Andre dan para petugas kapel. tak sempat melihat mahakaryanya. Ia meninggal dunia

Pada tahun 1909, Bruder Andre dibebastugaskan dengan damai pada 6 Januari 1937 di Montreal dalam

usia 91 tahun.  Bruder Andre dimakamkan di bawah kapel

utama oratori.

Kira-kira ada satu juta orang yang mendaki Gunung

Royaĺ pada 6-12 Januari 1937 menuju Kapel St.Yusuf 

tanpa  menghiraukan hujan deras dan salju demi

memberikan penghormatan terakhir di pemakaman

Bruder yang mereka cintai.

 Akhirnya, basilika megah “St.Yoseph’s Oratory” di

Mount Royal selesai dibangun dalam kurun waktu 50

tahun. Basilika itu menjadi situs sejarah utama yang

berhasil menarik lebih dari dua juta orang peziarah

setiap tahun. Mereka yang disembuhkan meninggalkan

kruk, tongkat, dan kaki palsu di kapel samping.

 Pada 23 Mei 1982, Bruder Andre dibeatifikasi oleh Paus

Yohanes Paulus II dan pada 17 Oktober 2010, Beato Andre

dikanonisasi oleh Paus Benediktus XVI, yang menyatakan,

“St.Andre Bessette menghayati kebahagiaan dari sebuah

hati yang  murni.”

Portir yang sangat sederhana, rendah hati,

berpendidikan rendah, serta  sakit-sakitan itu merupakan

Santo pertama dari Kongregasi Salib Suci. Ia diperingati

setiap 6 Januari. Ekatanaya, dari berbagai sumber

- 39 - MERASUL EDISI 37 # Desember 2020 - Januari 2021

CERPEN

Kasih yang Tak Pernah Sirna

Oleh Samaria

PAGI ini, aku bangun agak cepat Percuma sumbangan itu tidak akan [Sumber : wholelife.org]
walau hari libur. Semalam, diberikan kepada kami tapi dijual.
sahabatku menelepon, Aku berpesan kepada susternya suster dan penghuni panti yang
mengajak berkunjung ke panti bahwa aku akan kembali lagi ke sana menjadi keluargaku. Suster Agnes
jompo. Sebelum berangkat, aku tulis menemui si oma. kuanggap sebagai ibuku. Dari bayi
pesan pada selembar kertas putih sampai aku menikah, Suster Agnes
dengan tulisan yang besar agar Malam itu, aku tidak bisa tidur. tidak pernah dimutasi. Ia selalu
menarik perhatian suamiku. Pikiranku selalu pada si Oma. ada buatku; apakah ini karena
Suamiku memperhatikanku, lalu kekuatan kedua orang tua ibuku
Aku tahu kebiasaan suamiku, jika ia berkata, “Sayang, jika pergi ke yang minta agar Suster Agnes selalu
hari libur dia akan menon-aktifkan panti membuatmu jadi resah, lebih menjagaku? Entahlah. Yang pasti,
HP-nya agar dia tidak terganggu dan baik lain kali tidak usah pergi.” aku tidak pernah merasa kehilangan
bisa menikmati hari libur dan bisa Suamiku memang baik sekali. kasih sayang ibu.
bangun sampai siang, pukul 11.00, Cocok dengan namanya Josep. Dia
dan langsung menuju ruang makan berani melamarku kepada suster Pikiranku jauh melayang, ingat
untuk minum dan makan. Pasti dia yang sudah kuanggap sebagai ibuku nenekku ketika melihat si oma
akan melihat pesanku kalau aku sendiri. teriak-teriak protes setiap kali
sudah berangkat ke panti. ada yang datang bertamu ke panti.
Sejak di dalam kandungan ibuku, Teriakannya selalu sama; jangan beri
Sahabatku sudah datang. Kami aku sudah tinggal di panti. Ibuku bantuan ke panti karena akan dijual
langsung menuju panti bersama meninggal setelah melahirkanku. oleh mereka. Aku penasaran dengan
rombongan ibu-ibu WKRI. Di panti, Usianya masih belia dan masih si oma mengapa dia begitu.
kami disambut dengan senang duduk di kelas dua SMP. Ibuku
hati oleh pengelola panti dan juga depresi akibat diperkosa laki-laki Selesai liburan akhir tahun,
oleh para lansia. Mereka kelihatan bejat. Ibuku sedang menunggu suamiku sudah mulai masuk
bersemangat dan antusias melihat bis sepulang sekolah karena supir kantor. Aku sempatkan pergi ke
kedatangan kami. pulang kampung karena orang panti mau bertemu dengan si
tuanya sakit keras. oma. Aku sudah buat janji dengan
Ketika berkenalan dan bersalaman pengelola panti. Aku memang punya
dengan semua penghuni panti, tiba- Ketika menunggu bis di halte, tiba- waktu. Sejak menikah, suamiku
tiba kami dikejutkan oleh seorang tiba dua lelaki menarik ibuku dengan tidak membolehkan aku bekerja
oma yang berteriak-teriak tapi tidak paksa masuk ke dalam mobil. di kantor. Aku hanya boleh bekerja
jelas apa yang dikatakannya. Setiap Besoknya, ibuku ditemukan orang sosial dengan perjanjian, untuk
kali dia berteriak, suster langsung berada di jalan dalam keadaan tidak mengisi waktu luang dan tidak akan
menyuapkan makanan ke mulut si sadarkan diri. Orang tua ibuku malu. meninggalkan kewajiban sebagai
oma. Sampai acara selesai, si oma Atas saran kepala sekolah, ibuku istri dan ibu rumah tangga. Aku
terus berteriak namun si suster terus dititipkan di panti yang dikelola oleh menyanggupinya.
menyuapkan makanan. Akhirnya, para suster.
kami pamit pulang. Natalan bersama Hari ini, suamiku makan siang
para oma-opa berakhir dengan Menurut suster, ibuku cantik dengan kliennya. Artinya, dia tidak
sukacita. sekali, pandai dan baik hati, anak pulang makan siang. Aku sudah
orang terpandang, dan berjiwa izin ke panti untuk bertemu si oma.
Sebelum pulang, aku menghampiri sangat sosial. Karena sakit hati dan Suamiku berpesan apa pun cerita si
si oma yang berteriak terus kecewa, mereka tidak mau mengakui
selama acara berlangsung. Si dan mengambil aku sebagai cucunya.
oma membuatku bersimpati. Aku Tapi, mereka tidak melepas tanggung
penasaran mengapa si oma berteriak jawab; tetap memberi donasi ke panti
terus dan makan terus sampai tidak dan membiayai pendidikanku sampai
mengikuti acara. aku lulus Perguruan Tinggi.

Akhirnya, aku tahu dari suster Ada rasa rindu bertemu dengan
bahwa yang terus diteriaki adalah kedua orang tua ibuku. Sampai
“Jangan membawa apa pun sekarang, aku belum mengenal
karena mereka akan menjualnya”. wajah mereka. Selama ini hanya

- 40 - MERASUL EDISI 37 # Desember 2020 - Januari 2021

oma, jangan sampai membuat sedih. bersama mereka. pengusaha sukses. “Aku diundang
Aku mengangguk tanda setuju. Tidak terasa aku sudah sampai. Hendri ke pestanya, sekalian akan
dikenalkan kepada kedua orang
Dalam perjalanan menuju panti, Setelah mendapat izin, aku langsung tuanya. Bahagia tapi cemas itu yang
aku teringat akan perkenalanku menuju kamar si oma. Ia sedang aku rasakan,” kata oma.
dengan suami ketika ia datang ke berbaring menatap langit-langit.
panti asuhan membawa hadiah Aku menyapa dan memberi salam. Ketika kami datang lebih awal,
Natal untuk anak-anak panti. Waktu Si oma tersenyum ramah. Oh beda Hendri mengenalkan aku pada
itu, suster kepala sedang cuti. Aku sekali dengan waktu itu. Si oma ibunya. Ibunya tampak tidak suka
mewakilinya menerima sumbangan langsung duduk. Dia memelukku, melihatku. Dia mengatakan kalau
tersebut. Ada getaran di hatiku aku terharu. Tak terasa air mataku Hendri sudah dijodohkan dengan
ketika ia menatapku. Aku terpesona. jatuh, aku menangis. Seingatku, aku paribannya. Aku hampir menangis
Selain ganteng, dari matanya tampak menangis baru dua kali ini. Pertama, dan akan pulang saja tapi Hendri
dia lelaki yang baik hati. Setelah ketika suster memberitahuku bahwa menahanku untuk tetap tinggal.
memberi salam, ia langsung pamit. Yosep datang bersama kedua orang Ketika tiba waktunya pengumuman
Buru-buru, katanya. Salam buat tuanya untuk melamarku kepada pertunangan, Hendri dengan
Suster, katanya. suster. Aku menatap si oma dengan paribannya, aku diajak pulang oleh
kasih. Tanpa kuminta, dia langsung Hendri. Itu adalah caranya menolak
Aku tidak pernah melihat dia bercerita tentang kehidupan masa perjodohan itu. Aku bayangkan pasti
sebelumnya. Rasa penasaranku lalunya. Aku serius mendengarkan. ibunya kecewa. Dalam adat Batak,
muncul. Aku langsung menelepon Kulihat dia begitu tegar waktu anak laki-laki satu satunya sebaiknya
suster. Kata Suster, ia adalah donatur bercerita. Aku yang mendengar menikah dengan paribannya, putri
tetap panti kita. Ia adalah pengusaha hampir menangis karena ceritanya dari saudara laki-laki ibunya. Dalam
muda yang sukses. Setiap bulan, tidak jauh berbeda dengan ceritaku; Gereja Katolik, hal itu dilarang
ia selalu mentransfer kebutuhan sama-sama pernah tinggal di karena masih sedarah. Tapi,
anak-anak panti asuhan dan ia tidak panti sejak bayi. Pastor paroki dalam Gereja Protestan, hal itu di
mau namanya diketahui anak-anak. mengantarnya ke panti asuhan yang perbolehkan.
Pantas ia gugup tadi karena yang dikelola suster ketika ia berumur
ditemui aku, bukan suster. Tapi, aku tiga bulan. Ibunya meninggal Rupanya diam-diam Hendri masuk
baru mengenalnya namun sudah ketika melahirkannya dan ayahnya Katolik ketika masih di Jerman.
tertarik. meninggal karena sakit malaria Orang tuanya tidak pernah tahu
tropica. karena setiap berlibur ke Tanah
Sebenarnya, aku ingin menjadi Air, dia tetap ke gereja bersama
suster tapi belum diterima. Suster Oma punya sahabat anak laki- orang tua dan adik-adiknya. Tidak
selalu menunda dengan alasan nanti laki sejak masih TK dan selalu sulit untuk mendapatkan pekerjaan
dulu setelah kamu dewasa. Tapi, bersekolah di sekolah yang sama di Indonesia, apalagi lulusan luar
begitu melihat Yosep, keinginan sampai SMA. Lulus SMA, Hendri negeri. Hendri langsung diterima
menjadi suster jadi hilang. Aku suka melanjutkan ke Sekolah Tinggi sebagai pegawai negara. Tanpa
pada Yosep. Teknik di Jerman. Walau jauh mereka sepengetahuan orang tuanya, kami
masih tetap berteman. Setiap libur diberkati di Gereja Katolik.
Setelah pertemuan pertama, kenaikan tingkat, dia selalu pulang
Yosep rajin datang. Setiap Sabtu, ke Tanah Air dan selalu mampir Lima tahun sudah kami menikah.
ia mengajakku makan malam ke panti tempat oma tinggal. Oma Sampai hamil anak keempat yang
dan kami jalan-jalan. Satu tahun bekerja di panti setelah tamat SMA, sudah memasuki usia lima bulan,
berlalu, ketika aku wisuda, ia ikut membantu suster sebagai tenaga ibunya tidak pernah tahu kalau sudah
hadir dan mengajak kedua orang administrasi. Libur terakhir sebelum punya cucu karena kami tinggal
tuanya ke panti. Suster membuatkan wisuda, Hendri melamarku di depan di Jakarta dan orang tuanya di
syukuran bersama anak-anak panti. suster. “Mengapa sendiri tidak Medan. Lima tahun setelah bekerja,
Kami mengikuti Misa syukur. Aku bersama orang tuamu?” tanya suster. ibunya memintanya pulang untuk
kaget karena syukuran itu sekalian Jawab Hendri, “Iya nanti, Suster menikah dengan paribannya. Hendri
pertunangan. kalau sudah wisuda.” mengambil cuti dan mengajak
kami semua pulang. Inilah saatnya
Enam bulan kemudian, kami Selesai wisuda dengan nilai cum kalian aku perkenalkan pada opung,
menikah. Tidak banyak yang aku laude, Hendri pulang ke Tanah katanya kepada anak-anak. Semoga
ketahui tentang keluarga suamiku. Air. Orang tuanya sangat bangga papi dan mami senang melihat
Aku hanya tahu mereka orang baik dan mengadakan pesta syukuran. kalian.
dan sosial serta tulus hatinya, tidak Mereka adalah keluarga terpandang.
pernah membedakan orang dari Ayahnya seorang pejabat dan ibunya Begitu sampai di rumah, tadinya
kalangan apa pun. Aku nyaman ibunya senang melihatnya lalu

- 41 - MERASUL EDISI 37 # Desember 2020 - Januari 2021

CERPEN

memeluknya. Tapi, ia kaget dan jumlahnya [Sumber : kikasyafii.com]
jatuh pingsan begitu melihat istri untuk modal
dan anak-anak Hendri menyusul berdagang, aku sangat merindukan mereka.
di belakangnya. Setelah ibunya katanya. Aku bekerja keras agar mereka
sadar, Hendri dan aku minta maaf bisa bersekolah ke luar negeri. Aku
tapi ibunya diam saja; beda dengan Ketika ingin membalas sakit hatiku pada
ayahnya yang dengan sukacita selesai Misa mertuaku yang sangat sombong
memeluk dan mengajak main cucu- di gereja, karena anaknya lulusan luar negeri.
cucunya. sambil
menunggu Kalau teringat ibu mertuaku,
Sudah dua kali perjodohan batal. anak anakku betapa sakit hatiku padanya. Aku
Cuti Hendri selesai, kami balik ke berlatih untuk selalu mengatakan di dalam hati.
Jakarta. Kami pamit dan minta acara Natal, kamu sudah sombong padahal
maaf kepada ibunya tapi ibunya aku bertemu hanya satu anakmu lulusan luar
tidak bergeming. Selama kami teman lama ketika masih di SMA. negeri. Empat anakku dari SD
berada di sana, tak sekalipun ibunya Dia bercerita kalau dia berdagang sampai Perguruan Tinggi semuanya
menyapa kami dan anak-anak kami. Jakarta-Singapura. Aku diajaknya lulusan luar negeri. Aku sendiri
Jika anak-anak betah karena ayah ikut bergabung setelah aku cerita yang membiayai tanpa bantuan
Hendri selalu mengajak jalan-jalan tentang kebingunganku menghadapi siapapun. Tapi, aku tidak sombong.
ke tempat wisata dan lebih banyak masa depan. Dengan bantuan Itu yang selalu aku ucapkan di dalam
menginap di hotel daripada di rumah temanku, Siska, anak-anakku hati setiap kali aku teringat ibu
maminya. masuk asrama di Singapura. Setiap mertuaku.
kali aku berdagang, lebih banyak
Setiba di Jakarta, Hendri mendapat waktuku tinggal di Singapura. Aku Tanpa aku sadari, aku sudah lebih
tugas untuk perjalanan dinas ke membeli apartemen agar jika libur sombong lagi dari mertuaku dan aku
Bandung. Dalam perjalanan pulang sekolah, anak-anakku bisa tinggal tidak pernah mempertemukan anak-
balik ke Jakarta, kecelakaan bersamaku. anakku kepada opungnya. Apakah
beruntun akibat bis berhenti tiba- mereka masih hidup atau sudah
tiba. Hendri luka parah dan sempat Tidak terasa anak-anakku sudah mati. Aku menyesal dan mohon
dirawat di rumah sakit, setelah minta lulus SMA. Mereka memilih kuliah ampun kepada Tuhan. Akhirnya,
maaf kepada kedua orang tuanya ke Amerika. Karena hanya berbeda Tuhan berbelas kasih, doaku dijawab.
dan minta agar anak-anaknya dan usia satu tahun maka setiap tahun Aku menelepon anakku yang tertua
istrinya ikut orang tuanya ke Medan. satu per satu berangkat ke sana. nyambung. Aku katakan mami
Hendri menghembiskan napas Ketika belum semua berkumpul di sudah sakit-sakitan. “Pulanglah,
terakhirnya. Amerika, mereka rajin pulang ke ajak adik-adikmu. Mami rindu.”
apartemen jika liburan. Tapi, setelah Aku minta agar alamatku di Jakarta
Jenazah Hendri dibawa langsung semua kumpul, tidak pernah lagi dicatat. Seminggu kemudian, mereka
ke Medan tanpa dilihat anak- mereka pulang ke apartemen. berempat tiba di Jakarta. Tidak sulit
anaknya. “Aku dan anak-anakku mencari alamatku.
tidak boleh ikut untuk mengantar Akhirnya, aku menjual
ke tempat peristirahat terakhirnya.” apartemenku dan membeli rumah Mereka bercerita bahwa mereka
Paling menyakitkan, ketika ibunya di Jakarta. Aku tinggal lagi di Tanah semua sudah berkeluarga. Masing
berkata Hendri berangkat sendiri Air. Aku sudah mulai tua dan sudah masing sudah punya sepasang anak.
ke Jakarta dan harus kembali waktunya pensiun. Aku mengabari Mereka menikah dengan orang bule
sendiri lagi ke Medan. Papi Hendri anak-anakku kalau aku sudah di dan sudah menjadi warga negara
tidak bisa berbuat apa-apa, beliau Jakarta. Setiap kali aku telepon, Amerika. Mereka bercerita sambil
memelukku dan berkata jaga diri tidak pernah aktif. Aku tidak pernah menunjukkan foto keluarga mereka
baik-baik dan didik anak-anak baik- tahu bagaimana kabar mereka. Aku masing masing. Mereka tampak
baik untuk Hendri. “Jangan kecil menyesali karena sibuk berdagang bahagia dan sejahtera.
hati dan mungkin ini adalah jalan aku tidak pernah mengunjungi
terbaik untuk kalian dan jangan lupa mereka di sana dan aku selalu
berdoa.” meminta mereka untuk datang.
Aku terlalu egois. Mungkin mereka
Sampai anakku yang bungsu sudah berkeluarga sehingga tidak
berumur lima tahun, ayah mertuaku ada waktu lagi buatku. Aku selalu
selalu mengirimiku biaya hidup kami berdoa agar Tuhan menggerakkan
berlima. Setelah itu, rupanya beliau hati mereka untuk menemuiku.
pensiun dan tidak bisa mengirim lagi. Aku sudah mulai sakit-sakitan,
Terakhir, beliau mengirim lebih besar

- 42 - MERASUL EDISI 37 # Desember 2020 - Januari 2021

Seminggu kami bersama sama. kesedihan dikirim Tuhan untuknya. Apalagi
Tanpa berunding, anak-anakku nih,” aku tidak punya ibu dan tidak
mengantarku untuk tinggal di panti katanya. pernah merasakan kasih sayang
jompo dengan alasan lebih aman seorang ibu. Si oma memberikan
tinggal di panti jompo. “Agar kami Selesai kasih seorang ibu untukku. Kami
tenang dan tidak kepikiran kalau makan seperti simbiosis mutualistis, saling
terjadi apa apa.” Uang penjualan malam menguntungkan, take and give.
rumahku didepositokan untuk biaya sambil
hidupku di panti jompo. duduk Esok hari, si oma berulang tahun.
santai, aku Kami sudah pesan kue ulang tahun
Sudah lima tahun aku di sini ceritakan untuknya dan makan siang di panti.
tapi tak pernah lagi anak-anakku [Sumber : baitsuci.com] semua Setelah itu, kami akan mengajaknya
menengokku. Rindu, stres, kesepian, cerita menginap di hotel berbintang. Tiba-
dan putus asa membuat aku selalu si oma tiba, telepon berdering. Dari panti;
protes dan berteriak; berharap ada kepada suamiku. Aku juga cerita mengabarkan bahwa si oma kena
yang peduli dan perhatian padaku. bahwa aku membelikan makanan serangan jantung. Aku dan suamiku
Tapi, bukannya peduli, malah khas Batak untuk kami makan tiba di rumah sakit. Aku menangis
mereka menjauh dariku. Ketika siang berdua. Si oma senang sekali. sementara si oma menatapku.
hampir putus asa tidak akan ada “Sayang, kamu harus ikut ke sana, “Terima kasih, Anakku. Kau sudah
lagi yang mau mendengarku, tak berkenalan sama si oma ya?” memberi arti hidup bagiku.... Doakan
kusangka kau, malaikatku diutus kataku kepada suamiku dan dia Mami ya.”
Tuhan untuk mendengarkan aku. Aku mengangguk setuju.
tersenyum memandangnya. Kulihat Jika suamiku tidak makan siang Aku menangis. Mami
di matanya ada kasih dan ketulusan. di rumah, aku selalu membawa menghembuskan napas terakhirnya
Sebelumnya, kulihat ketika dia makanan kesukaan si oma dan di pelukanku. Aku bahagia karena dia
bercerita,di matanya ada sakit hati, kami makan siang bersama. Aku masih sempat menerima Sakramen
benci, marah, dan dendam. mengajaknya jalan-jalan ke mal Minyak Suci terakhir sebelum
untuk belanja agar dia senang. meninggal, mengingat panti jompo
Perasaanku turut begejolak Setiap Sabtu, suamiku ikut dan kami tempat dia tinggal bukan kepunyaan
setiap kali dia bercerita. Aku selalu ajak si oma rekreasi dan menginap di suster.
menarik napas panjang agar tidak tempat-tempat wisata.
ikut hanyut dengan perasaan si oma. Tapi, ketika kami ajak untuk Pihak panti sudah berkali-kali
Tidak terasa entah sudah berapa tinggal di rumah kami, dia selalu menghubungi anak-anaknya.
jam aku berada di sana. Aku harus menolak dengan alasan jika anaknya Akhirnya didapat jawaban agar
pamit dengan janji aku akan kembali. datang ke panti akan kecewa ibunya dikremasi saja dan
Wajah si oma sudah mulai lembut. tidak menemukan dia di sana. dilarung. Mereka tidak bisa datang
Dia tersenyum ketika kukatakan Jika kami ajak rekreasi menginap karena sibuk. Ketika diberitahu
akan sering datang. semalam, dia selalu berpesan pengelola panti, aku hampir
kepada petugas yang ada di panti, marah. Kata suamiku, turuti saja
Selesai mandi dan menyiapkan jika anaknya datang, suruh tunggu apa kata anaknya dan jangan ikut
makan malam, suamiku pulang. Aku dia. Kami pernah mau mengajaknya campur.”Kamu sudah memberi yang
menyambutnya dengan tersenyum. ke Amerika untuk bertemu anak- terbaik ketika si oma masih hidup.
Suamiku memandangku penuh anaknya, tapi dia selalu menolak. Itu yang terpenting. Kita doakan agar
selidik. Dia curiga pada senyumku. “Aku tidak mau menyusahkan anak- jiwa si oma sampai ke rumah Bapa.”
“Jangan-jangan untuk menutupi anak,” jawabnya. “Aku menunggu Aku mengangguk.
di sini kalau mereka rindu, pasti
mereka datang.” Setiap hari, aku berdoa untuk
Setahun sudah berlalu. Hampir arwah si oma yang sudah kuanggap
setiap hari aku datang ke panti. ibuku sendiri. Selama 40 hari, aku
Suamiku mengerti kalau aku sudah tetap membaca Kitab Suci untuknya
jatuh cinta pada si oma. Dia tidak dan untukku. Setelah 40 hari si oma
makan siang lagi di rumah agar aku tiada, aku positif hamil. Oh, si oma
punya banyak waktu bercengkerama sudah menjadi pendoa bagi kami.
dengan si oma. Aku memanggilnya Dia tidak mau kami sedih selalu
mami ketika si oma mengatakan mengingatnya. Sekarang, kami
bahwa aku anak bungsu yang fokus pada kehamilanku. “Terima
kasih, Mami. Kau memberi kami
kebahagiaan,” ucapku lirih.

- 43 - MERASUL EDISI 37 # Desember 2020 - Januari 2021

WIRAUSAHA

Kian Menjadi Berkat Lewat Ayo Usaha

paket sembako.”

Karena berhalangan bergabung dalam webinar tersebut,

MeRasul mencoba mendapatkan informasi bagaimana umat

Dominikus 6 ikut berbelarasa dalam kegiatan Ayo Usaha.

Yang mengkoordinir

pembelian produk

Usaha Menengah Kecil Mikro

(UMKM) Sathora di

Dominikusinikus 6 adalah

Hardi Solaiman - [Foto : Screen Alex Pondaag - [Foto : Tarsisia Henny Mulyono.
shot Youtube] Screen shot Youtube]
Komunikasi dilakukan
WEBINAR bertajuk “Tugas Perutusan: Mewujudkan
Kerajaan Allah melalui Program Belarasa ASA-Ayo melalui grup WhatsApp (WA)
Usaha Mikro dari Umat Sathora” berlangsung pada
Dominikusinikus 6.

Produk yang di-PO-kan adalah

Kamis, 3 Desember 2020. cincau hijau (2 x PO), gendar,
dan karbol sereh. Periode PO
Seksi Pengembangan Sosial Ekonomi (PSE) sebagai dilakukan dalam kurun waktu Tarsisia Henny Mulyono -
[Foto : dok. pribadi]

penggagas acara dibantu Seksi Komunikasi Sosial Paroki

Sathora menghadirkan Danny H.B. dari Sentra Bimbingan Juli 2020.

Usaha Kecil (SABUK) Keuskupan Agung Jakarta (KAJ), PO dibuka di grup WA. Setelah terkumpul, lalu

Raphael Udik Yunianto (RUY) dari Lembaga Bina Muda dikoordinasikan dengan produsen. Produsen mengantar

Mandiri (LBMM), dan pasutri Siu Lan-Hasyim dari Wilayah pesanan ke alamat pemesan. Pembayaran dilakukan pada

Ignatius sebagai pembicara.  saat pemesan menerima barang atau cash on delivery

Di awal acara, Hardi Solaiman selaku moderator (COD). Pilihan produk dengan mempertimbangkan kualitas,

menjelaskan tujuan webinar. “Ayo Usaha yang dirintis sejak prioritas belarasa, dan syarat pelayanan.

Juni 2019, terus bertumbuh baik dalam kuantitas maupun Aksi belarasa ini terinspirasi dari  Romo Diaz. Dalam

kualitas. Semoga bincang-bincang pada malam ini dapat pertemuan Masa Pra Paskah keempat di Dominikus 6, Romo

memberi inspirasi kepada wilayah dan lingkungan guna Diaz mengungkapkan bahwa ia membagikan nasi bungkus

memperbaiki ekonomi umat pra-sejahtera paroki,” harap kepada warga yang berpuasa. Ada yang dibagikan pada

Hardi. saat sahur, ada juga pada saat berbuka puasa. “Walaupun

Malam itu, pasutri jumlahnya tidak banyak, aksi belarasa harus nyata.”

Siu Lan-Hasyim Keberhasilan belarasa PO UMKM di Dominikus 6 ini

membagikan kiat didukung oleh niat umat untuk menjadi berkat bagi

memberdayakan UMKM Sathora dengan membeli produk-produk mereka.

Berkat Shop di Dalam Amsal 16:9 tertulis: “Hati manusia memikir-

Wilayah Ignatius. mikirkan jalannya, tetapi Tuhan-lah yang menentukan arah

“Terdorong dari langkahnya.”

keinginan membantu Demikianlah Tuhan ikut campur dalam setiap perkara.

umat wilayah yang Pasutri Siu Lan - Hasyim - [Foto : Screen PO karbol sereh dibuka pada pertengahan bulan,
kurang mampu, shot Youtube]
tercetuslah ide untuk sementara belanja bulanan kebutuhan rumah tangga (RT)

biasanya sudah dilakukan pada awal bulan. Banyak juga

mendirikan Berkat Shop,” beber Hasyim.  pesaing karbol sereh. “Tapi, Tuhan memberikan rezeki lebih

Kemudian Siu Lan, Koordinator Wilayah Ignatius, buat umat Dominikus 6 sehingga belarasa karbol wangi

mengemukakan bahwa Berkat Shop berfokus pada produk cukup memuaskan,” ujar

kuliner. “Produk yang di-pre order-kan (PO) dibedakan Henny.

setiap hari. Transaksi dilakukan melalui satu pintu.  Untuk

menghemat ongkos kirim, semua pesanan ditampung Pemrasaran berikutnya
adalah Raphael Udik
di rumah saya. Lalu, saya yang mengantarkan ke alamat Yunianto (RUY). Perintis
Lembaga Bina Muda Mandiri
pemesan,” lanjut Siu Lan. (LBMM) yang bergerak
dalam jasa konsultasi,
Untuk setiap satuan produk, imbuh Siu Lan, harganya kewirausahaan, dan
manajemen ini telah dua kali
ditambah Rp 2,000. “Selanjutnya, dana yang terkumpul

didonasikan. Setiap terkumpul sekitar Rp 5 juta, langsung

didonasikan; ke Badan Amal Kasih Katolik-KAJ, Paroki Raphael Udik Yunianto - RUY -
[Foto : Screen shot Youtube]
Sathora, dan umat wilayah yang kurang mampu berupa

- 44 - MERASUL EDISI 37 # Desember 2020 - Januari 2021

menjadi narasumber Seminar Wirausaha di Paroki Sathora.
Ia memberikan penilaian dan saran sbb:
Pertama, kunci sukses pengembangan ecosystem

wirausaha adalah interaksi harmonis unsur: produsen-
pasar-infra struktur.

DHB, gambar 1 - [Foto : Screen shot Youtube]

RUY, gambar 1 - [Foto : Screen shot Youtube] DHB, gambar 2 - [Foto : Screen shot Youtube]

Kedua, sejak kehadirannya pada medio 2019, Ayo Usaha para wiraswastawan dan profesional.
telah  sukses membina para produsen. Hal ini terbukti Bimbingan usaha yang dicanangkan oleh SABUK, meliputi:
dengan makin banyaknya produsen. Presentasi produk
makin menarik. mentoring, monitoring, dan tutoring.
Ringkasnya, kegiatan SABUK meliputi: bimbingan usaha
Ketiga, sekarang saatnya menciptakan pasar. Hirarki
paroki sangat diharapkan ikut menciptakan demand/ yang disertai bantuan pendanaan dan aplikasi online. Untuk
kebutuhan umat. Peran pastor paroki, korwil, kaling, dan
media komsos perlu diberdayakan.

RUY, gambar 2 - [Foto : Screen shot Youtube]

Keempat, pada saatnya nanti diharapkan: DHB, gambar 3 - [Foto : Screen shot Youtube]
- Umat tergerak untuk berbelanja dari kalangan sendiri.
- Dari umat akan muncul investor sumber pendanaan, aplikasi online, saat ini SABUK bekerja sama dengan Halosis.
Danny berharap Ayo Usaha Paroki Bojong Indah dapat
dengan persyaratan ringan. 
- Infrastruktur online memudahkan transaksi. terus bertumbuh dan disempurnakan. “Pada saatnya nanti
- Ada solusi kemudahan dan transportasi pengantaran dapat memberi manfaat buat KAJ secara luas,” kata warga
Paroki Serpong ini menutup ulasannya.
yang ekonomis.
Dalam sesi tanya-jawab, ada beberapa masukan yang
Danny HB - [Foto : Screen shot Narasumber berikutnya menjadi catatan:
Youtube] adalah Danny H.B. (DHB)
dari Komisi Pengembangan Pertama, khusus produk kuliner, sangat perlu untuk
Sosial Ekonomi–KAJ. Ia menghasilkan kualitas produk yang prima. Dengan demikian,
memaparkan tentang Sentra pesanan akan berulang.
Bimbingan Usaha Kecil
(SABUK) - KAJ. SABUK Kedua, diharapkan semakin banyak wilayah dan
hadir untuk menjembatani lingkungan yang berbelarasa mengikuti jejak Dominikus 6
kaum kecil, lemah, dan Wilayah Ignatius.
miskin, tersingkir, dan
difabel  (KLMTD)  dengan  Ketiga, Koperasi Sathora siap membantu para
wirausahawan Sathora.

Webinar berakhir sekitar pukul 21.00 dengan berkat dari
Romo Rosi. Bill Toar

- 45 - MERASUL EDISI 37 # Desember 2020 - Januari 2021

WIRAUSAHA

Juragan Cincau Hijau Mama Revo

TANGGAL 17 Agustus 2019 tidak hanya diperingati sebagai Hari Kemerdekaan RI, tapi menjadi
momentum tak terlupakan dimulainya usaha Cincau Hijau Mama Revo. 

KRISTINA Aswiyati, yang akrab (Tujuh Belasan RI 2019). [Foto : dok. pribadi]
dipanggil Kris atau As, sudah Order ini didapat Cipik
menjalani beberapa pekerjaan setelah menawarkan Kris tidak mau mengambil bantuan ini
guna membantu suaminya, Markus, cincau di grup. Lantas, karena ingin mandiri. Setelah diberi
mencari nafkah. Ia membantu bersih- Bu Emil dan Bu Gemma pengertian dan dukungan teman-
bersih di rumah orang dan mengurus dari Lingkungan Matius teman, juga dukungan dari Pak Boy,
Revo anaknya. mengorder 300 cup Alex, Hardi sebagai tim ASA, akhirnya
cincau. Awalnya, Kris Kris bisa membeli showcase, alat
Akhirnya, Tuhan mempertemukan ragu menerima pesanan press cup, dan bahan lainnya.
Kris dengan Bu Erni yang mengajarinya ini karena ketidaksiapan
membuat cincau hijau. Dari sinilah, modal, daun cincau, dan Makin hari pesanan makin
warga Lingkungan Elizabeth 1 ini peralatan.  bertambah banyak. Mereka berpromosi
mendapat nafkah dan meninggalkan sana-sini lewat grup UMKM Sathora.
pekerjaan bersih-bersih di rumah Namun, dengan Reseller makin banyak dan sangat
orang. Kris mulai membantu mengandalkan Tuhan membantu peningkatan usaha Kris.
memasarkan cincau ke Legio Maria dan dukungan Markus, Bahkan, suami Kris memutuskan
dan teman-teman lainnya. suaminya, Kris mengambil untuk meninggalkan pekerjaannya
kesempatan baik ini. Tak sebagai tukang/mandor bangunan.  
Hingga akhirnya Cipik, teman Kris, terbayangkan, mereka
mengabarkan ada pesanan 300 cup pontang-panting mencari daun cincau Dengan sepenuh hati, Markus
cincau untuk Pesta Rakyat Sathora membantu istri tercinta. Dari mencari,
dan memprosesnya menjadi memetik, membersihkan daun
cincau siap minum.  cincau, hingga membejek (memeras,
menghancurkan daun dengan air yang
Yang paling berkesan, sudah ditakar volumenya) sehingga
300 cup cincau tersebut dihasilkan air perasan cincau dengan
dititipkan di kulkas kekentalan tertentu. Kemudian
tetangga-tetangga Kris perasan itu disaring beberapa kali
agar menjadi padat. Saat agar tidak ada ampas yang masuk ke
itu, Kris hanya punya satu dalam gelas-gelas penampung cincau
kulkas! Itulah kekuatan yang akan dipasarkan. Setelah itu,
persaudaraan! Tetangga
menjadi keluarga dekat
yang sangat membantu.

[Foto : dok. pribadi] Kemudian, dukungan
datang dari Pengembangan
Sosial Ekonomi (PSE)
Sathora. Kris menjadi salah
satu umat pra sejahtera
yang didampingi PSE
agar bisa berkembang.
Kris mengikuti seminar
wirausaha, pelatihan, dan
bazar yang diadakan PSE.
Kris juga memperoleh
pinjaman dana dari Ayo
uSAha (ASA). Awalnya,

- 46 - MERASUL EDISI 37 # Desember 2020 - Januari 2021

cincau disimpan selama beberapa jam
di lemari pendingin agar padat dan
siap disantap. Selanjutnya, dilakukan
cup seal dan packing. Kris dan Markus
kompak melakukan semua pekerjaan
tersebut. Dibantu Persaudaraan Ojek
Sathora (POS), Markus mengantar
cincau hijau ke berbagai lokasi.
Pelanggan sudah menyebar;
Rawabuaya, Puri, Perbun, Benhil,
Kebun Jeruk, Serpong, dan lain-lain,
sudah merasakan segar dan enaknya
Cincau Hijau Mama Revo. Kenyal dan
manisnya pas! Dan tentunya sangat
menyehatkan.

Cincau hijau memiliki banyak Ki-Ka : Markus, Revo, Kris - [Foto : Cipik]
manfaat. Salah satunya, meredakan
panas dalam dan melancarkan Kadang Kris membeli daun cincau pun makin meningkat, kehidupan lebih
pencernaan.  dari orang-orang yang menanam baik, dan alat penunjang produksi pun
cincau di rumah mereka, kadang diberi bertambah. Semua dibelinya dari hasil
Usaha Kris bukan tanpa kendala.  gratis, kadang ia membeli dari teman- jerih-payah sendiri tanpa meminjam
temannya yang sengaja berburu daun modal lagi.
Pesanan terus bertambah, namun cincau. 
Sempat ada wacana yang dilontarkan
daun cincau makin berkurang karena Selama musim penghujan, Cipik, yakni bantuan bibit pohon cincau
pesanan cincau agak dan lahan untuk menanamnya. Dengan
pertumbuhannya tidak secepat memberdayakan umat pra sejahtera
menurun. Tapi, Kris tetap yang mau menanam dan merawatnya. 
pesanan. bersyukur karena sampai Hasil penjualan dibagi untuk umat
hari ini pesanan terus ada tersebut. Dengan demikian, juragan
tanpa dicari. Sudah banyak cincau tidak perlu pusing lagi berburu
pelanggan yang rutin order daun sana-sini. Semoga wacana ini
untuk dijual kembali atau bisa terwujud. Siapa tahu, Rawabuaya
dikonsumsi sendiri untuk menjadi Kampung Cincau Hijau. 

alasan kesehatan.

Kris bersyukur bisa berbagi Tidak ada yang kebetulan bagi

berkat dengan tetangganya yang Tuhan. Kris percaya semua ini adalah

membantu mencari daun jawaban Tuhan atas doa-doanya. 

cincau, memotong batang Di sela pekerjaannya, Kris, Markus,
daun, dan para reseller- dan Revo selalu berdoa rosario
nya.  bersama. Cipik

Seiring meningkatnya Untuk pemesanan Cincau Hijau
order 100-300 cup per Mama Revo, silakan hubungi
hari, penghasilan Kris
  

Novi 0818 0747 6921

Lie Fang 0878 8691 3767

Kristina 0882 9032 3291

- 47 - MERASUL EDISI 37 # Desember 2020 - Januari 2021

SERBANEKA

Syukur dan Sukacita Natal

DALAM bahasa kesehatan 3M, yaitu:
Portugis, Natal
berarti kelahiran. Memakai masker,
Natal dirayakan
oleh umat Menjaga jarak kurang
Kristiani dalam
Misa malam pada lebih dua meter,
24 Desember dan
Misa pagi pada dan Mencuci tangan
25 Desember.
Sebelum itu, umat dengan sabun serta
terlebih dahulu
mempersiapkan air yang mengalir atau
Misa Adven,
Misa pertobatan, menggunakan hand
dan persiapan
menyambut sanitizer bila berada
kedatangan Yesus Kristus, serta
mewartakan sukacita kabar gembira. di luar rumah. Semua
Umat yang merayakannya pergi
ke gereja, berkumpul bersama itu untuk memutus
keluarga, sanak-saudara, kerabat,
dan teman-teman dengan saling rantai penyebaran
memberi salam Natal serta hadiah.
virus Corona dan
Apa yang terjadi dengan Natal
2020? Natal 2020 tentu sangat menjaga perekonomian
berbeda dengan perayaan Natal
sebelumnya. Pandemi Covid-19 [Sumber : suaraindonesia.co.id] tetap stabil dan tidak
telah mengubah tatanan dunia dan
tata cara perayaan Natal. Semua Keadaan itu disebabkan oleh mengalami resesi yang
itu terjadi di luar perkiraan para pandemi Corona yang tak kunjung semakin besar. 
pemimpin negara di dunia, para usai. Wabah Corona juga dialami oleh
pemuka agama, termasuk pemimpin umat Katolik yang mengalami
umat Katolik. Wabah Corona yang Awal merebaknya wabah Corona pembatasan interaksi dengan segala
masif penularannya mempersulit terjadi pada Desember 2019 di kegiatan sehari-hari dan kegiatan
perayaan Natal. Alhasil, kerinduan Negeri Tirai Bambu. Ternyata, virus kerohanian. Tata cara perayaan
umat untuk pergi ke gereja dan tersebut terus bermutasi dan meluas Ekaristi setiap Minggu dan hari-
bercengkerama dengan sesama ke hampir seluruh negara di dunia hari besar lainnya seperti: Jumat
untuk sementara ini tidak dapat melalui hubungan manusia yang satu Pertama, Pra Paskah, Paskah, dan
dilakukan. dengan lainnya, yang terinfeksi lewat Natal. Umat yang hadir dibatasi
droplet akibat batuk atau bersin. Di dengan jumlah 50% atau separuh,
Segala rencana dan harapan Indonesia, pandemi ini diawali oleh bahkan yang datang beribadah
yang telah disusun rapi disertai seorang ibu dan putrinya.  kurang dari separuh. Di setiap
antusiasme pada segala sendi gedung gereja disediakan tempat
kehidupan, termasuk perayaan Kemudian setiap negara dibuat untuk mencuci tangan terlebih
Natal dan Tahun Baru, mengalami kalang-kabut karena belum siap dahulu sebelum memasuki ruang
perubahan dan penundaan. Bahkan menghadapi dan menangani pandemi gereja, kursi-kursi diberi jarak
dapat dikatakan, semua berubah itu. Indonesia memberlakukan antara dengan diberi tanda silang
karena pemberlakuan pembatasan Pembatasan Sosial Berskala Besar (x), dilarang saling memberi salam
sosial. Kepedihan, kemalangan, (PSBB) yang membatasi aktivitas dengan berjabat tangan. Gereja pun
bahkan sakit dan kematian setiap orang dalam keseharian dibersihkan dengan cara disemprot
menghantui semua insan di dunia. di luar rumah. Alhasil, disinfektan sebelum dan sesudah
bekerja, bersekolah, berpesta, Misa. 
bermasyarakat, dan beribadah Jelas sekali perbedaan Natal 2020
beralih ke dalam rumah secara dengan Natal sebelumnya. Tetapi,
online melalui aplikasi live streaming semua itu bukan kendala dan bisa
dan zoom. dijadikan alasan untuk tidak rindu
menghadiri Misa. 
Pemerintah Daerah Khusus Diharapkan, Natal 2020 dan tahun
Ibu Kota Jakarta berulang kali berikutnya akan cerah dan penuh
memberlakukan PSBB, seperti PSBB sukacita. Setelah berakhirnya
total dan PSBB transisi dengan pandemi Covid-19, kita bisa kembali
masa berlaku dua minggu dan mengalami kehidupan yang normal,
dapat diperpanjang berdasarkan bisa bersama-sama melepas
angka kenaikan penderita Covid-19. kerinduan mengikuti perayaan-
Kegiatan perekonomian pun dibatasi
guna menghindari keramaian atau
kerumunan dan diterapkan protokol

- 48 - MERASUL EDISI 37 # Desember 2020 - Januari 2021

perayaan kudus dengan beribadah di bersama-sama dengan disiplin Tuhan Yesus memberkati
gedung gereja seperti sebelumnya, melaksanakan protokol kesehatan. segala peristiwa yang terjadi dan
namun tidak menghilangkan mengarahkan kita menuju kondisi
kebiasaan baik merawat kebersihan.  Setiap saat, Allah meraja bagi yang penuh sukacita pada tahun-
umat-Nya melalui perayaan Ekaristi. tahun mendatang. Bersama-sama,
Ingatlah untuk tetap berdisiplin Kita bersyukur bisa merayakan kita menjaga keseimbangan alam
menjalankan semua anjuran Natal 2020 meski dengan cara dan kesehatan. 
pemerintah. Akibat tidak disiplin, yang berbeda. Nyatanya, kita bisa
kita melihat angka-angka korban mengikuti Misa Natal dengan Selamat Natal 2020
Covid-19 yang tinggi pada awal 2021. khidmat di rumah saja secara  Raymundus Susanto
Penurunan jumlah penderita secara online. Kita bisa memadahkan “Doa
signifikan hanya bisa dilakukan Komuni Batin”. 

Setelah Hampir Satu Tahun

TULISAN ini bukanlah liputan berita
yang istimewa. Malah lebih cocok
dikatakan sebagai curahan hati
penulis tentang apa yang dialami,
dilihat, dan dirasakan ketika untuk
pertama kali ikut bertugas dalam
Misa offline di Gereja Sathora –
Paroki Bojong Indah.

Jumat siang, 6 November 2020, Bangku gereja yang diblokir - [Foto : Sinta]
Rusmiyati, yang akrab disapa Ping-
ping, menyebarkan pengumuman
kepada warga Lingkungan Matius 3.
Ping-ping sedang menjabat sebagai
Ketua Lingkungan Matius 3 periode
2020–2023.

Lingkungan Matius 3 mendapat tertib Misa sudah berubah total dari relawan! Jadi, selama pandemi
kuota lima orang untuk menghadiri biasanya maka pada H-1 kami harus Covid 19 ini ada juga “untungnya”,
Misa offline pada Minggu, 15 mengikuti gladi resik. yaitu meringankan tugas ketua
November. Pada hari itu, Wilayah lingkungan.
Matius sekaligus mendapat Sebetulnya, ragam tugasnya malah
giliran bertugas di gereja. Bagi jauh lebih sedikit dibandingkan Kedelapan petugas wilayah
yang berminat, diharap segera sebelumnya. Petugas tidak perlu hanya perlu menyambut umat yang
mendaftarkan diri paling lambat membagikan teks Misa, tidak perlu datang di pintu-pintu masuk dan
pada 8 November. meletakkan kantong-kantong kolekte mengarahkan umat agar menempati
di titik-titik tertentu, tidak perlu bangku yang sudah diatur,
Tanpa pikir panjang, penulis segera menyediakan tiga orang khusus menyemprotkan hand sanitizer ke
mendaftar. Sudah terlalu lama untuk mengantarkan persembahan, telapak tangan umat sebelum dan
penulis tidak mengikuti Perjamuan dan lain-lain. sesudah menerima Komuni. Yang
Ekaristi di rumah Tuhan. Hati ini terakhir, menjaga keteraturan umat
benar-benar rindu. Padahal tahun- Jumlah petugas yang diperlukan untuk keluar ruang gereja setelah
tahun yang lalu, sebelum Corona sekarang cukup delapan orang; Misa selesai.
merebak, penulis cukup sering itupun dalam skala satu wilayah.
membolos ke gereja (he…he…he… Sedangkan dulu butuh paling Sambil mendengarkan pengarahan
mohon maaf, Romo!). sedikit 25 orang setiap lingkungan. bagaimana mengatur umat mengisi
Bayangkan, betapa senewen bangku, penulis mengamati keadaan
Berhubung pelaksanaan tata ketua lingkungan bila kekurangan seluruh ruangan. Pita-pita berwarna

- 49 - MERASUL EDISI 37 # Desember 2020 - Januari 2021

SERBANEKA

tangan. Padahal sebenarnya, dari
genggaman tangan yang hangat
itulah manusia saling menularkan
semangat kehidupan.

Sebagian orang jadi tidak berani
datang ke gereja karena takut
terpapar virus oleh orang tanpa
gejala (OTG) entah siapa.

merah putih direntangkan malang- Misa offline nan lengang - [Foto : Sinta] Karena sudah ikut latihan sehari
melintang untuk menandai jarak sebelumnya maka selama bertugas,
umat duduk. Satu baris hanya hadir di dalam gereja. Sayang sekali! kami tidak menemui kesulitan yang
boleh diduduki lima orang. Baris di berarti. Sebagai tugas terakhir
belakangnya diblokir dengan pita Romo Diaz yang sebelum pulang, kami berdelapan
sebagai tanda bahwa baris itu harus mempersembahkan Misa pada waktu membawa kotak kolekte ke depan
dikosongkan. Baru barisan bangku itu berjalan “sebatangkara” menaiki kantor Romo Herman. Penulis
berikutnya boleh diisi lagi oleh lima altar. Tidak ada misdinar yang mengintip melalui lubang kotak yang
orang. mendampinginya. Altar kelihatan penulis bawa. Ya ampun… hanya ada
lengang. satu amplop putih dan beberapa
Oh… kenapa penulis jadi merasa lembar uang kertas saja. Mudah-
bagaikan sedang berada di suatu Semua muka tertutup masker dan mudahan kotak-kotak yang lain terisi
Tempat Kejadian Perkara (TKP) plastik pelindung wajah. Sekarang, lebih banyak. Kotak kolekte hanya
yang diblokir dengan Police Line umat tidak bisa lagi menepuk bahu diletakkan saja di depan loker Dewan
ya? Sungguh tidak enak melihat kenalannya dari belakang, saling Paroki dan Wilayah. Tidak ada lagi
pemandangan seperti ini. melemparkan senyum ramah acara hitung uang ramai-ramai,
bertegur sapa atau menggoda. seperti dulu. Bencana pandemi
Hari H pun tiba. Jumlah kehadiran Apalagi saling berangkulan sambil yang telah berlangsung hampir
umat kelihatan sedikit sekali. Hanya cipika cipiki! Sekarang, umat tidak satu tahun ini terasa mengekang
seperempat dari kapasitas penuh. bisa lagi duduk-duduk santai gerak kehidupan, bahkan kegiatan
menikmati lontong sayur, gudeg, dan rohanipun turut terimbas.
Penulis teringat pada anak- jajanan lainnya sesudah Misa. Tidak
anak Lingkungan Matius 3 ada orang yang berjualan. Penulis pulang dengan hati lega
yang bersemangat sekali ikut karena tugas Misa terlaksana
bertugas mengedarkan kantong Pandemi virus ini benar-benar dengan cukup baik. Akan tetapi lebih
kolekte atau sebagai pembawa menghapus kehangatan hubungan didominasi oleh rasa prihatin karena
persembahan. Betapa percaya diri kemanusiaan, memaksa manusia kehilangan peristiwa-peristiwa indah
mereka mengawasi supaya saling menjaga jarak untuk yang dulu banyak sekali dijumpai
kantong-kantong itu berhati-hati, melarang berjabatan selama bertugas sampai Misa usai.
beredar, kemudian
mereka bergegas Penulis yakin tidak
menyerahkannya sendirian merasakan
kepada penjaga hal ini. Semua umat
kotak merah biru. pasti memanjatkan
Sekarang, tidak ada doa yang sama kepada
lagi pemandangan lucu Tuhan agar pandemi
dan menyenangkan ini segera berlalu dan
itu. Gara-gara pandemi kehidupan rohani yang
Covid, anak-anak di indah, seperti tahun-
bawah usia 19 tahun tahun lalu, kembali.
tidak diperkenankan
Sinta Monika

[Foto : Sinta]

- 50 - MERASUL EDISI 37 # Desember 2020 - Januari 2021


Click to View FlipBook Version