Safarudin Ali Topan Modul Kimia Kelas X – Stokiometri - 147 Seberapa Banyak 1 Mol Itu? 1. Sebanyak 4,0 gram cuplikan yang mengandung senyawa hidrokarbon dibakar sempurna dengan gas oksigen. Jika presentase (%) massa karbon dalam cuplikan tersebut adalah 30%, maka massa karbon dioksida yang dihasilkan dalam proses pembakaran tersebut adalah.... (Ar C = 12, O = 16) 2. Suatu cuplikan yang mengandung pirit (FeS) seberat 88 gram bereaksi dengan HCl sehingga menghasilkan FeCl2 dan gas H2S. Jika dihasilkan produk berupa 15 L H2S yang diukur pada saat 2,5 L gas Nitrogen bermassa 3,5 gram, maka persentase massa FeS pada cuplikan tersebut adalah.... 3. Dalam setiap 100 gram urea (CO(NH2)2) terdapat 42 gram nitrogen. Persentase kemurnian dari pupuk urea tersebut adalah.... 4. Suatu senyawa dengan Mr = 55 mengandung 60% massa unsur X (Ar = 16) dan sisanya unsur Y (Ar = 23). Rumus molekul senyawa tersebut adalah.... (diketahui Ar N = 14, C = 12, O = 16, H = 1) 5. Gas X sebanyak 0,20 gram menempati volume 440 mL. Jika 0,10 gram gas CO2 (P dan T sama) menempati volume 320 mL, maka gas X adalah SO2. (Ar C = 12, O = 16, S =32) 6. Reaksi pembentukan Titanium (IV) florida berlangsung sebagai berikut: 3 TiO2 (s) + BrF3 (l) → 3 TiF4 (s) + Br2 (l) + O2 (g) Bila 3.2 gram cuplikan yang mengandung TiO2 menghasilkan 0.64 gram O2, maka persentase massa TiO2 dalam cuplikan tersebut adalah…. (Ar. Ti : 48, O : 16, F : 19, Br : 80) 7. Di alam terdapat 2 isotop klorida, yaitu Cl35 dan Cl37. Diketahui Ar Cl = 35.5 maka pernyataan di bawah ini yang benar adalah…. 1) Kelimpahan isotop Cl35 di alam adalah 75% 2) Kelimpahan isotop Cl35 di alam adalah 35.5% 3) Kelimpahan isotop Cl37 di alam adalah 25% 4) Kelimpahan isotop Cl37 di alam adalah 64.5% 8. Perhatikan reaksi pembentukan amonia berikut: N2(g) + H2(g) ⇌ NH3(g) Pada suhu dan tekanan yang sama, perbandingan volume gas-gas yang terlibat dalam reaksi tersebut secara berurutan adalah…. sumber: https://www.ruangguru.com/ Kegiatan pengayaan untuk siswa kesulitan belajar: Bagi peserta didik yang kesulitan belajar, setelah melakukan deteksi bagian apa yang membuat mereka sulit, guru memberikan kegiatan yang membuat pembelajaran lebih bermakna. Peserta didik dapat diminta mencari tahu: bagaimana aplikasi perhitungan kimia dalam industri, berikan contohnya berikan contoh aplikasi perhitungan kimia yang secara tidak sadar kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari Remedial Bagi peserta didik yang belum mencapai tujuan pembelajaran, silahkan berikan kegiatan berikut sebagai remedial. Aktivitas 9) Pemberian bimbingan secara individu. Hal ini dilakukan apabila ada beberapa anak yang mengalami kesulitan yang berbeda-beda, sehingga memerlukan bimbingan secara individual. Bimbingan yang diberikan disesuaikan dengan tingkat kesulitan yang dialami oleh peserta didik.
Safarudin Ali Topan Modul Kimia Kelas X – Stokiometri - 148 Seberapa Banyak 1 Mol Itu? 10) Pemberian bimbingan secara kelompok. Hal ini dilakukan apabila dalam pembelajaran klasikal ada beberapa peserta didik yang mengalami kesulitan sama. 11) Pemberian pembelajaran ulang dengan metode dan media yang berbeda.Pembelajaran ulang dilakukan apabila semua peserta didik mengalami kesulitan. Pembelajaran ulang dilakukan dengan cara penyederhanaan materi, variasi cara penyajian, penyederhanaan tes/pertanyaan. 12) Pemanfaatan tutor sebaya, yaitu peserta didik dibantu oleh teman sekelas yang telah mencapai KKM, baik secara individu maupun kelompok.
Safarudin Ali Topan Modul Kimia Kelas X – Stokiometri - 149 Seberapa Banyak 1 Mol Itu? Lampiran Pertemuan ke-1: lembar kerja praktikum Reaksi kalsium karbonat dengan asam klorida 6. Tambahkan 20 cm3 asam klorida ke dalam labu erlenmeyer 7. Timbang labu erlenmeyer dan beberapa gram kalsium karbonat pada neraca 8. Tambahkan butiran kalsium karbonat ke asam 9. Tunggu sampai reaksi selesai 10. Timbang kembali labu erlenmeyer sumber: edu.rsc.org Hasil Pengamatan reaksi total massa sebelum (g) total massa setelah reaksi (g) perubahan massa (g) magnesium dan oksigen kalsium karbonat and asam klorida perubahan massa (g) = total mass setelah reaksi (g) – total massa sebelum reaksi (g) sumber: edu.rsc.org Untuk memperkaya gambaran peserta didik dalam mempelajari konsep mol pada reaksi kimia, berikut beberapa contoh praktikum berbasis lingkungan yang dapat digunakan. Percobaan tentang reaksi kimia untuk membuktikan adanya gas CO2 Banyak eksperimen tentang pembuktian adanya gas CO2 yang dihasilkan dari suatu reaksi. Namun, percobaan kali ini bukan saja menunjukkan bahwa pada air soda mengandung gas CO2 tetapi juga keluarnya gas CO2 dari air soda menyebabkan buah anggur yang dimasukkan ke dalamnya bergerak-gerak yang seolah- olah anggur tersebut sedang menari. Alat dan bahan: 1) Gelas bening yang tinggi 2) Air soda 3) Buah anggur Prosedur percobaannya:
Safarudin Ali Topan Modul Kimia Kelas X – Stokiometri - 150 Seberapa Banyak 1 Mol Itu? 1) Isilah sebuah gelas bening (tinggi) dengan air soda (sekitar 3/4 gelas). 2) Masukkan 2 buah atau lebih buah ke dalam gelas yang berisi soda tersebut. 3) Amati apa yang terjadi dengan buah anggur, dan catat hasilnya. Catatan: Gas yang ke luar dari air soda dan menghasilkan gelembung-gelembung di dalam gelas adalah gas karbondioksida (CO2). Gelembung-gelembung kecil dari gas tersebut terkumpul dan mengelilingi buah anggur, sampai anggur tersebut mempunyai gaya apung yang cukup untuk naik (mengapung). Namun, pada permukaan air gelembung-gelembung gas tersebut pecah, sehingga membuat buah anggur tenggelam kembali, dan seterusnya gerakan naik turun yang indah itu terus berulang hingga gas CO2 habis. Bagaimana persamaan reaksinya? Silahkan Anda tulis dan lengkapi dengan koefisien rekasinya. Percobaan rekasi kimia sederhana biji jagung menari Membelajarkan reaksi kimia dengan cara ini, mirip dengan percobaan di atas, hanya bahannya saja yang diganti jagung, sebagai aternatif bahan kimia yang mudah diperoleh, apalagi dilingkungan petani. Alat dan bahan: 1) Air putih bersih 2) Gelas atau cangkir yang bening atau tembus pandang dapat terlihat dari luar gelas 3) Cuka secukupnya 4) Soda kue yang dapat di beli di toko kue atau minimarket 5) Biji jagung yang masih mentah yang biasa untuk dibembang atau yang sering di pakai untuk bahan mentah popcorn. 6) Sendok makan. Prosedur percobaannya: 1) Siapkan gelas yang sebelumnya telah diisi air, lalu masukan 3 ons cuka 2) Kemudian ambil soda kue seujung sendok makan, kemudian aduk aduk. 3) Masukkan juga berbagai biji jagung. 4) Tambahkan lagi soda kue sedikit. 5) Sekarang, tusukkan gelembung yang terbentuk di sekitar biji jagung dengan menggunakan cungkil gigi. Amatilah dengan sekasama ketika biji jagung tersebut tenggelam 6) Apa yang terjadi? Terlihat biji jagung tersebut menari-nari...! Catatan: Reaksi apa saja yang ditimbulkan pada percobaan kimia yang kita lakukan ini?. Reaksi kimia yang dihasilkan antara campuran cuka dengan soda kue akan menghasilkan suatu gas yang biasa disebut karbondioksida (CO2). Karbondioksida ialah gas yang tidak dapat terlihat, tetapi pada percobaan yang tadi sudah kita coba, kita akan dapat melihatnya dengan berbentuk gelembung. Gelembung ini, yang lebih ringan daripada air/larutan cuka, melekatkan diri pada setiap biji jagung dan mengambang biji tersebut ke permukaan gelas. Ketika menabrak udara, gelembung itu akan meletus dan biji jagung kembali akan tenggelam ke dasar gelas. Bagaimana persamaan reaksinya? Coba Anda tuliskan dan lengkapi dengan koefisien reaksinya. Percobaan tentang reaksi kimia dengan melunakkan cangkang telur Percobaan ini juga mirip dengan percobaan-percobaan sebelumnya. Percobaan kali ini akan membahas soal telur yaitu melunakkan kulit telur yang tadinya kulit telur itu keras. Kulit telur yang keras tersebut karena kandungan kalsium karbonatnya yang cukup tinggi. Oleh sebab itu, percobaan berikut bertujuan untuk membuktikan bahwa kalsium karbonat dapat bereak- si dengan asam asetat (cuka) menghasilkan gas CO2. Alat dan bahan :
Safarudin Ali Topan Modul Kimia Kelas X – Stokiometri - 151 Seberapa Banyak 1 Mol Itu? 1) Gelas kimia 250 ml atau gelas kaca bening (agar reaksi dapat terlihat). 2) Cuka 3) Telur mentah Prosedur percobaannya: 1) Masukkan air cuka ke dalam gelas kimia atau gelas kaca yg bening. 2) Masukkan telur ke dalamnya. 3) Liat reaksinya, catat hasil pengamatanmu Catatan: Kulit telur yang terdiri dari kalsium karbonat (CaCO3). Ketika telur dicampur dengan cuka (CH3COOH) akan menimbulkan reaksi kimia dgn produk- nya berupa gas karbondioksida (CO2). Selanjutnya biarkan telur terendam selama satu hari, lalu apakah yang terjadi? Pertanyaan yang dapat dimunculkan dari percobaan ini antara lain: 1) Zat kimia apa yag terdapat pada cangkang telur? Tulis rumus kimianya. 2) Tulis rumus kimia asam cuka ? 3) Mengapa cangkang telur terkelupas setelah direaksikan dengan cuka ? 4) Zat apa yang di hasilkan dari reaksi tersebut ? 5) Tuliskan persamaan reaksi antara cangkang telur dan asam cuka. sumber: sunyono, 2017
Safarudin Ali Topan Modul Kimia Kelas X – Stokiometri - 152 Seberapa Banyak 1 Mol Itu? Pertemuan ke-2 contoh kartu take and give: Kelompok: Nama Siswa : Nama yand Diberi : 1)……………………kelompok……………………………………. 2)……………………kelompok……………………………………. 3)……………………kelompok…………………………………… GIVE: Soal yang akan diberikan: (soal di kolom ini diberikan oleh guru, dikerjakan secara grup) TAKE: Soal yang didapat dari kelompok lain: (soal yang didapat dari kelompok lain dikerjakan di kolom ini, didampingi oleh si pemberi soal)
Safarudin Ali Topan Modul Kimia Kelas X – Stokiometri - 153 Seberapa Banyak 1 Mol Itu? Lembar Kerja Praktikum Pembuatan 100 mL larutan NaOH 0.1 M dari kristal NaOH murni (Mr=40) Alat dan Bahan alar: labu ukur 100 mL, gelas kimia 100 mL, batang pengaduk, corong kaca, neraca, spatula bahan: NaOH padatan, aquades Prosedur: 1. menyiapkan alat dan bahan yang diperlukan 2. mengitung jumlah gram NaOH yang diperlukan dengan rumus M= gr/Mr x 1000/v(mL) 3. timbang NaOH lalu larutkan dengan 50 mL aquades, masukan dalam labu ukur 100 mL 4. tambahkan aquades hingga tanda batas 5. aduk larutan dengan cara membolak-balikkan labu takar hingga homogen Pembuatan larutan 0.1 M H2SO4 dengan cara mengencerkan Alat dan Bahan Alat: labu ukur 100 mL, gelas ukur 25mL gelas kimia 100 mL, batang pengaduk, corong kaca, pipet bahan: aquades, H2SO4 dengan konsentrasi lebih tinggi Prosedur: 1. Siapkan gelas ukut ukur 25 mL, hitung volume H2SO4 pekat yang dibutuhkan dengan menggunakan rumus M1 V1 = M2 V2 2. Isi labu ukur 100 mL dengan aquades kira0kira ¾ nya. Ambil H2SO4 pekat menggunakan pipet ukur, masukan dalam labu ukur (harus diakukan dalam lemari asam) 3. lalu tambahkan aquades hingga tanda batas, bolak-balik labu ukur hingga larutan homogen. Data pengamatan: Perlakuan Pengamatan
Safarudin Ali Topan Modul Kimia Kelas X – Stokiometri - 154 Seberapa Banyak 1 Mol Itu? Sumber referensi belajar guru dan siswa Pesera didik dan guru dapat menggunakan buku cetaknya masing-masing, video-video yang menunjang (link terlampir pada setiap kegiatan pembelajaran. Guru juga dapat merekomendasikan kepada peserta didik untuk pergi ke laman: https://www.khanacademy.org/science/chemistry/chemical-reactions-stoichiome jika ingin memiliki pengetahuan lebih mendalam dalam materi ini. Karena kunci utama selain konsep adalah latihan soal. DAFTAR PUSTAKA Ahmad. 2021. Reaksi Kimia: Pengertian, Ciri-ciri, Faktor, dan Contohnya. diakses melalui Johari dan Rachmawati. 2017. ESPS Kimia SMA kelas X. Jakarta: Erlangga https://www.gramedia.com/literasi/reaksi-kimia/ pada 22 Juni 2021 Mahanal, Susriyati. 2006. Suatu Contoh Implementasi Portofolio sebagai Asesmen Autentik Pada Mata Pelajaran Sains di Sekolah Dasar. SEMINAR NASIONAL MIPA: Penelitian, Pendidikan, dan Penerapan MIPA serta Peranannya dalam Peningkatan Keprofesionalan Pendidik dan Tenaga Kependidikan. Yogyakarta: UNY Ruffin, Lora dan Polk, Michael. 2009. S115: Stoichiometry – Limiting Reagents : Mg + HCl. diakses melalui https://www.colorado.edu/lab/lecture-demo-manual/general-reactions/s115- stoichiometry-limiting-reagents-mg-hcl pada 25 Juni 2021 Sunyono. 2017. Model Pembelajaran Kimia Berbasis Lingkungan dan Keterampilan Generik; Solusi Alternatif dalam Memecahkan Masalah Pembelajaran Kimia. Yogyakarta: Innosain Tim Dosen Mata Kuliah Ilmu Terpadu. 2017. Modul Praktikum Kimia Dasar. Jakarta: Universitas Esa Unggul Tramidiya. 2014. Penerapan Media Story Picture untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa dalam Pembelajaran PKN. Bandung: Universitas Pendidikan Indonesia Vernandes, Andrian. 2021. 10 Contoh Soal (Pilihan Ganda) Persamaan Reaksi Kimia Sederhana dan Pembahasannya. diakses pada https://www.avkimia.com/ pada 25 Juni 2021 Warlina, Lina. 2016. Modul Kimia dasar I . Jakarta: Universitas Terbuka Watanabe-Crockett, Lee. 2018. 10 Self-Reflective Questions Teachers Can Debrief With Every Day. diakses melalui https://wabisabilearning.com/blogs/mindfulness-wellbeing/reflectivequestions-teachers pada 21 Juni 2021 GLOSARIUM Logam : unsur kimia yang mempunyai sifat-sifat kuat, liat, keras, penghantar listrik dan panas, serta mempunyai titik cair tinggi. Nonlogam : kelompokan unsur kimia yang bersifat elektronegatif, yaitu lebih mudah menarik elektron valensi dari atom lain dari pada melepaskannya. Reaksi kimia : suatu proses di mana satu atau lebih zat, diubah menjadi satu atau zat yang berbeda dan menghasilkan produk yang baru. Reaktan : Pereaksi (kimia) seperti yang tertera dalam suatu persamaan reaksi Stoikiometri : hubungan kuantitatif antara jumlah mol dari berbagai produk dan reaktan dalam reaksi kimia. Zat : sesuatu yang memiliki massa dan menempati ruang dan berdasarkan wujudnya, zat dibagi atas 3 jenis, yaitu zat padat, cair, dan gas.
Safarudin Ali Topan Modul Kimia Kelas X – Stokiometri - 155 Harus Akurat Agar Efisien... Materi II (Harus Akurat Agar Efisien...) Harus Akurat Agar Efisien... Profil Pelajar Pancasila Bernalar Kritis: mengidentifikasi, mengklarifikasi, dan menganalisis informasi yang relevan serta memprioritaskan beberapa gagasan tertentu. Mandiri: mengelola pikiran, perasaan, dan tindakannya agar tetap optimal untuk mencapai tujuan pengembangan diri dan prestasinya. Bergotong royong: Memiliki kemampuan kolaborasi, bekerja sama dengan orang lain disertai perasaan senang dan menunjukan sikap positif, memahami perspektif orang lain, memiliki kemampuan berbagi dan menempatkan segala sesuatu sesuai tempat dan porsinya, serta menghargai pencapaian dan kontribusi orang lain, dan menghargai keputusan bersama dan berusaha untuk membuat keputusan melalui musyawarah untuk mufakat. Infomasi Kegiatan Pembelajaran Tujuan Pembelajaran Pertemuan keSarana dan Prasarana Target Peserta Didik Metode/ Model Pembelajaran 10.24 Menggunakan prinsip hukum dasar kimia, konsep mol dan pereaksi pembatas dalam penyelesaian perhitungan kimia. 1 Alat tulis lembar kerja praktikum alat dan bahan praktikum laboratorium kimia kegiatan alternatif: laptop, akses internet Target modul ini adalah peserta didik reguler dan peserta didik dengan kesulitan belajar karena terdapat contoh apresepsi dengan mengaitkannya pada aplikasi kehidupan seharihari. Modul ini ditujukan untuk pembelajaran tatap muka, namun sangat bisa diterapkan secara online dalam jaringan sesuai kreatifitas guru. problem-based learning metode: ceramah diskusi 2 Alat tulis kegiatan alternatif: laptop, akses internet problem-based learning metode: ceramah, diskusi KOMPONEN INTI Pengetahuan Prasyarat
Safarudin Ali Topan Modul Kimia Kelas X – Stokiometri - 156 Harus Akurat Agar Efisien... Sebelum mempelajari materi ini, peserta didik diharapkan sudah mampu melakukan perhitungan mol, pereaksi pembatas, dan kadar zat. Pemahaman Bermakna Dalam kimia sangat penting untuk memahami hubungan antara reaktan dan produk dalam suatu reaksi. Stoikiometri adalah hubungan kuantitatif antara jumlah mol dari berbagai produk dan reaktan dalam reaksi kimia. Materi ini penting digunakan dalam industri, terutama dalam menentukan jumlah bahan yang dibutuhkan untuk menghasilkan jumlah produk yang diinginkan dalam persamaan yang berguna. Perhitungan stoikiometri membantu para ilmuwan dan engineer yang bekerja di industri untuk memperkirakan jumlah produk yang akan mereka peroleh dari prosedur tertentu: juga dapat membantu memutuskan apakah produk tersebut menguntungkan untuk diproduksi atau tidak. Pada pertemuan ini peserta didik mengaplikasikan 3 perhitungan dasar pada 6 pertemuan selanjutnya pada berbagai latihan soal kimia. Pertanyaan Pemantik Untuk mengingatkan peserta didik pada pertemuan selanjutnya, salah satu pemantik yang bisa diberikan adalah dengan mengilustrasikan pereaksi pembatas dengan pembuatan kue apel (Apple pie). a. Berapa jumlah roti apel yang dapat dibuat dari 150 apel dan 33 roti dasar? b. Apakah yang masih tersisa, kue dasar atau buah apel? berapa banyak?
Safarudin Ali Topan Modul Kimia Kelas X – Stokiometri - 157 Harus Akurat Agar Efisien... Perangkat Asesmen Asesmen Formatif 1. UN 2018 Type A Pembakaran sempurna gas etanol sebagai bahan bakar altematif mengikuti persamaan reaksi berikut. C2H5OH(g) + O2(g) → CO2(g) + H2O(g ) (belum setara). Jika pada pembakaran tersebut dibutuhkan 5,6 L dan volume etanol yang dibakar 1,12 L, massa air yang terbentuk diukur pada keadaan STP adalah .... (Mr H2O = 18 L) A. 1,8 g B. 2,7 g C. 9,0 g D. 18 g E. 27 g 2. UN 2018 Type A Pada ruang tertutup dilakukan pembakaran 7 gram besi dengan 4 gram sulfur menghasilkan besi sulfida sebanyak 11 gram. Kenyataan ini sesuai hukum dasar kimia, yaitu.... A. Hukum Perbandingan Tetap (Proust) B. Hukum Perbandingan Volume (Gay Lussac) C. Hukum Kekekalan Massa (Lavoisier) D. Hukum Perbandingan Berganda (Dalton) E. Hukum Perbandingan Molekul (Avogadro) 3. UN 2017 T-1-02 Massa rata-rata satu atom unsur X adalah 6,47 x 10-23 gram, sedangkan massa satu atom C- 12 adalah 1,992 x 10-23 gram. Massa atom relatif (Ar) unsur X adalah ... 4. UN Kimia 2017 - 12 Unsur karbon dan unsur oksigen dapat membentuk dua macam senyawa. Persentase massa unsur-unsur penyusun senyawa I dan II sebagai berikut: No Senyawa Persentase Unsur C O 1 I 40 60 2 II 25 75 Perbandingan massa C dalam senyawa I dan II sesuai Hukum Dalton adalah ....
Safarudin Ali Topan Modul Kimia Kelas X – Stokiometri - 158 Harus Akurat Agar Efisien... A. 1 : 2 B. 1 : 3 C. 2 : 1 D. 2 : 3 E. 3 : 1 5. UN Kimia 2017 - 13 Bila unsur belerang dibakar dengan oksigen akan diperoleh senyawa belerang dioksida. Hasil percobaannya adalah sebagai berikut. No. Percobaan Massa (gram) Belerang (S) Oksigen (O) Belerang dioksida (1) 32 32 64 (2) 64 66 128 (3) 8 10 16 Bila belerang (S) direaksikan sebanyak 16 gram, massa unsur oksigen yang diperlukan adalah .... A. 20 gram B. 18 gram C. 16 gram D. 14 gram E. 12 gram 6. UN 2016 T-1-10 Sebanyak 5,4 g aluminium dilarutkan dalam 400 mL asam sulfat 1 M membentuk aluminium sulfat dan gas hidrogen menurut persamaan reaksi: 2Al(s) + 3 H2SO4(aq) → Al2(SO4)3(aq) + 3H2(g) Massa H2 yang terbentuk adalah .... (Ar H = 1; Al = 27) A.0,3 gram B. 0,4 gram C. 0,6 gram D. 1,0 gram E. 2,7 gram 7. UN 2016 T-1-15 Pada persamaan reaksi yang belum setara: NO (g) + H2(g) → N2O(g) + H2O(g) Perbandingan volume gas pereaksi dan hasil reaksi yang stoikiometris sesuai hukum Gay Lussac adalah .... Volume gas (mL) NO H2 N2O H2O A. 20 20 20 20 B. 15 7,5 7,5 7,5 C. 35 20 20 20 D. 5 10 10 10 E. 25 10 10 20 8. UN-SMA-2015-1-06 Suatu senyawa tersusun dari 52% massa karbon, 35% massa oksigen dan sisanya hidrogen. Rumus molekul senyawa karbon tersebut (Mr = 46) adalah .... (Ar: C = 12, H = 1, O = 16) A. C2H6O2 B. C2H4O C. C2H6O D. C3H8O E. C3H8O2 9. UN-SMA-2015-1-07 Kalsium dan oksigen dapat bereaksi membentuk kalsium oksida dengan perbandingan massa
Safarudin Ali Topan Modul Kimia Kelas X – Stokiometri - 159 Harus Akurat Agar Efisien... sebagai berikut: Massa (gram) Ca O CaO 10 4 14 15 2 7 15 4 14 20 10 28 Berdasarkan data tersebut, perbandingan massa kalsium dengan oksigen dalam senyawa tersebut adalah .... A. 2:3 B. 2:5 C. 3:2 D. 3:4 E. 5:2 10. UNAS 2014 – Type 1 - 5 Data percobaan reaksi magnesium dengan oksigen membentuk magnesium oksida sebagai berikut: Percoba an Massa Magnesium (gram) Massa Oksigen (gram) Massa Magnesium Oksida (gram) 1 9 7 15 2 18 8 20 3 15 12 25 4 24 16 40 Berdasarkan data tersebut perbandingan massa magnesium dengan oksigen dalam magnesium oksida adalah.... A. 2:1 B. 2:3 C. 3:2 D. 3:4 E. 4:3 11. UNAS 2014 – Type 1 - 6 Pada proses industri pengolahan logam besi terjadi reaksi: Fe2O3 (s) + CO(g) → Fe(s) + CO2(g) (belum setara) Jika dibutuhkan 16 gram besi (III) oksida, maka volume gas CO2 yang dihasilkan (STP) sebanyak ... (Jika Ar = Fe = 56 ; O = 16) A. 1,12 L B. 2,24 L C. 4,48 L D. 6,72 L E. 11,20L 12. UNAS 2014 – Type 2 - 5 Dari suatu persamaan reaksi: Fe + S → FeS didapat data sebagai berikut: Massa Fe Massa S Massa FeS 3,0 g 1,6g 4,4 g
Safarudin Ali Topan Modul Kimia Kelas X – Stokiometri - 160 Harus Akurat Agar Efisien... 1,4 g 0,8 g 2,2 g 4,2 g 3,0 g 6,6 g 5,6 g 3,2 g 8,8 g Berdasarkan data dapat disimpulkan bahwa perbandingan massa Fe dan S dalam FeS adalah.... A. 2:1 B. 3:2 C. 7:4 D. 10:7 E. 15 : 8 13. UNAS 2014 – Type 2 - 6 Gas amonia dapat dibuat melalui reaksi: N2(g) + H2(g) → NH3(g) (belum setara) Jika sebanyak 14 gram gas nitrogen direaksikan dengan gas hidrogen, volume gas amonia yang dihasilkan pada keadaan standar (STP) adalah .... (Ar N= 14; H= 1) A. 6,72 liter B. 11,2 liter C. 22,4 liter D. 44,8 liter E. 67,2 liter 14. UNAS 2014 – Type 3 - 5 Data percobaan reaksi unsur X dengan unsur Y membentuk senyawa X Y sebagai berikut: No. Massa X (gram) Massa Y (gram) Massa XY (gram) 1. 3 4 7 2. 6 8 14 3. 4,5 6 10,5 4 . 7,5 10 17,5 Berdasarkan data, perbandingan massa unsur X dan unsur Y dalam senyawa X Y adalah .... A. 1:2 B. 2:3 C. 3:4 D. 3:5 E. 4:5 15. UNAS 2014 – Type 3 - 6 Pada saat bijih besi, besi (III) oksida direduksi dalam tungku pembakaran dihasilkan besi dengan reaksi berikut: Fe2O3(s) + CO(g) → Fe(s) + CO2(g) (belum setara) Jumlah volume gas CO2 (STP) yang dapat dihasilkan dari 80 gram bijih besi tersebut adalah .... (Ar. O = 16, Ar Fe = 56) A. 0,36 L B. 1,12 L C. 7,47 L D. 33,60 L E. 44,80 L
Safarudin Ali Topan Modul Kimia Kelas X – Stokiometri - 161 Harus Akurat Agar Efisien... 16. UNAS 2014 – Type 4 - 5 Data percobaan unsur X dan Y membentuk senyawa sebagai berikut. Pada reaksi X + Y → XY diperoleh data : No Massa X (gram) Massa Y (gram) Massa XY (gram) 1. 7,0 4,0 11 2. 14 8,0 22 3. 21 12 33 4. 3,5 2,0 5,5 Dari data tersebut, perbandingan unsur X dan unsur Y dalam senyawa adalah .... A. 1:2 B. 2:3 C. 3:4 D. 4:7 E. 7 :4 17. UNAS 2014 – Type 4 - 6 Pada industri asam sulfat menurut proses kontak dilakukan dengan mereaksikan gas SO2 dan O2 menurut persamaan reaksi: SO2 (g) + O2 (g) ⇄ SO3 (g) Sebanyak 12,8 gram gas SO2 (Ar S = 32, O = 16) direaksikan dengan gas oksigen. Volume gas SO3 (STP) yang terjadi adalah .... A. 2,24 L B. 4,48 L C. 6,72 L D. 22,40 L E. 44,80 L 18. UNAS 2013 – Type 1 - 7 Sebanyak 3 gram logam magnesium dibakar dengan 2 gram oksigen dalam ruang tertutup menurut persamaan reaksi: 2 Mg (s) + O2 (g) → 2 MgO (s) Massa magnesium oksida yang dihasilkan sebanyak (Ar Mg = 24 ; O = 16) A. 3 gram B. 4 gram C. 5 gram D. 6 gram E. 8 gram 19. UNAS 2013 – Type 1 - 8 Sebanyak 246 gram kristal magnesium sulfat MgSO4. xH2O dipanaskan sehingga terbentuk kristal MgSO4 sebanyak 120 gram, menurut reaksi: MgSO4. xH2O(s)→MgSO4(s) + xH2O(g) Rumus senyawa kristal tersebut adalah .... (Ar Mg = 24; S = 32; 0=16) A. MgSO4 . 2 H2O B. MgSO4. 4 H2O C. MgSO4. 5 H2O D. MgSO4. 6 H2O E. MgSO4 . 7 H2O 20. UNAS 2012 –A83- 7 Pada reaksi: 2Al (s) + 6HCl (aq) → 2AlCl3 (aq) + 3H2 (g). Sebanyak 5,4 gram logam Al direaksikan dengan 10,95 gram larutan HCl. Jika reaksi diukur dalam kondisi STP, maka pada akhir reaksi volume gas hidrogen yang dihasilkan adalah .... (Ar . Al = 27, H = 1, CI = 35,5)
Safarudin Ali Topan Modul Kimia Kelas X – Stokiometri - 162 Harus Akurat Agar Efisien... A. 1,12 L B. 2,24 L C. 3,36 L D. 6,72 L E. 22,4 L 21. UNAS 2012 –A83- 8 Berikut persamaan reaksi pembakaran sempurna gas propana: C3H8 (g) + 5 O2 (g) → 3 CO2 (g) + 4 H2O (g) Pada suhu dan tekanan yang sama, sebanyak 20 liter gas propana digunakan untuk menghasilkan 60 liter gas karbon dioksida dan 80 liter uap air. Fenomena ini sesuai hukum .... . A. Dalton B. Lavoisier C. Boyle D. Gay Lussac E. Proust 22. UNAS 2012 –B67- 7 Sebanyak 20 gram padatan kalsium karbonat bereaksi dengan 7,3 gram larutan asam klorida menurut reaksi: CaCO3 (s) + 2 HCl (aq) → CaCl2 (aq) + H2O (1) + CO2 (g) Jika reaksi diukur dalam kondisi STP, maka volume gas karbon dioksida yang dihasilkan pada akhir reaksi adalah .... (Ar . Ca = 40, C = 12, O = 16, H = 1, CI = 35,5) A. 1,12 L B. 2,24 L C. 5,60 L D. 11,2 L E. 22,4 L 23. UNAS 2012 –B67- 8 Pada suhu dan tekanan yang sama, sebanyak 50 liter gas N2 dan 75 liter gas O2 bereaksi menghasilkan 50 liter gas N2O3 dengan reaksi sebagai berikut: 2N2(g) + 3O2(g) →2N2O3 (g) Kenyataan ini sesuai dengan hukum .... A. Lavoisier B. Proust C. Dalton D. Gay Lussac E. Avogadro 24. UNAS 2012 –C79- 7 Sebanyak 5,4 gram logam aluminium bereaksi dengan 9,8 gram larutan asam sulfat menurut reaksi: 2 Al (s) + 3 H2SO4 (aq) → Al2(SO4)3 (aq) + 3 H2 (g) (Ar. Al = 27; H = 1; S = 32 ; O = 16) Jika reaksi diukur dalam kondisi STP, maka volume gas hidrogen yang dihasilkan pada akhir reaksi adalah.... A. 0,56 L B. 1,12 L C. 2,24 L D. 5,60 L E. 11,20 L 25. UNAS 2012 –C79- 8 Pada suhu dan tekanan yang sama, sebanyak 1 liter campuran gas yang terdiri dari 80% gas metana dan 20% gas etana dibakar sempurna dengan gas oksigen, penentuan volume gas oksigen yang diperlukan dapat menggunakan pendekatan hukum .... A. Dalton B. Proust C. Avogadro D. Lavoisier E. Gay Lussac 26. UNAS 2011 –P15- 6 Gas amoniak, NH3, dapat dihasilkan dari reaksi: (NH4)2SO4 + 2 KOH → K2SO4+ 2 NH3+ 2 H2O Volume gas amoniak yang dihasilkan apabila sebanyak 0,56 liter (NH4)2SO4 digunakan pada reaksi tersebut adalah .... A. 1,12 liter B. 1,20 liter C. 2,24 liter D. 11,20 liter
Safarudin Ali Topan Modul Kimia Kelas X – Stokiometri - 163 Harus Akurat Agar Efisien... E. 22,40 liter 27. UNAS 2010 – P60 – 6 Pembuatan asam nitrat dalam industri pada tahap awal melibatkan reaksi oksidasi amoniak yang menghasilkan gas nitrogen monoksida dan uap air, menurut reaksi: 4 NH3(g) + 5 O2(g) → 4 NO (g) + 6 H2O(g) Jika gas amoniak yang bereaksi sebanyak 11,2 liter pada 0°C, 1 atm, maka massa gas nitrogen monoksida yang dihasilkan sebanyak ... gram (Ar N = 14; 0 = 16; H = 1) A.15 B. 20 C. 30 D.45 E, 60 28. UNAS 2010 – P27 – 5 Belerang bersifat mudah terbakar dan menghasilkan gas belerang dioksida (SO2). Gas ini dapat menyesakkan pernapasan dan menimbulkan gejala batuk. Dalam jumlah besar, gas ini dapat merusak paru-paru bahkan menyebabkan kematian. Di udara, gas SO2 dapat teroksidasi menjadi belerang trioksida, menurut reaksi: 2SO2(g) + O2(g) → 2SO3(g) Jika sebanyak 10 liter gas sulfur dioksida yang teroksidasi, maka volume gas belerang trioksida yang dihasilkan pada P.T. yang sama adalah ... L. A.1 B. 3 C. 5 D.7 E.10 29. UN –SMA-09-7 Gas nitrogen direaksikan dengan gas oksigen menghasilkan gas dinitrogen trioksida sesuai persamaan reaksi : N2 (g) + O2 (g) → N2O3 (g) (belum setara). Jika volume gas diukur pada suhu dan tekanan yang sama, maka perbandingan volume N2 : O2 adalah....... A. 2:5 B. 2:3 C. 2:1 D. 1:2 E. 1:1 30. UN –SMA-09-8 Sebanyak 231 gram CCl4 (Mr = 154) direaksikan dengan SbF3 berlebih menurut persamaan reaksi: 3CCl4 + 2SbF3 → 3CCl2F2 + 2SbCl3 . Massa SbCl3 yang terbentuk adalah ... [Ar C = 12, CI = 35,5, F = 19, Sb = 121,81.] A. 114,15 gram B. 228,30 gram C. 342,45 gram D. 393,60 gram E. 435,75 gram
Safarudin Ali Topan Modul Kimia Kelas X – Stokiometri - 164 Harus Akurat Agar Efisien... Materi Pengertian Mol Mol merupakan suatu satuan jumlah, yang berasal dari kata moles yang artinya sejumlah massa / sejumlah kecil massa , hampir sama dengan lusin. 1 mol = 6,02 X 1023 jumlah partikel/molekul/atom. Menghitung Volume suatu gas pada kondisi tertentu a. Keadaan STP ( 0°C , 1 atm ) , maka V = n . 22,4 b. Keadaan RTP ( 25°C , 1 atm ), maka V = n . 24 c. Tidak dalam keadaan STP dan RTP , maka V . P = n . R . T ; R = 0,082 atm L./mol K , T = suhu mutlak Menghitung volume gas pada kondisi (T dan P), yang sama dengan kondisi (T dan P) pada pengukuran gas lain, dapat dipakai rumus n 1 = mol gas 1 V 1 = volume gas 1 n 2 = mol gas 2 V 2 = volume gas 2 Rumus Empiris (RE ) dan Rumus Molekul (RM) 1. Rumus Empiris (RE) adalah perbandingan paling sederhana dari atom – atom penyusun senyawa. 2. Rumus Molekul (RM ) adalah Rumus senyawa kimia atau rumus lengkap.
Safarudin Ali Topan Modul Kimia Kelas X – Stokiometri - 165 Harus Akurat Agar Efisien... Menghitung massa dan persentase unsur tertentu dalam suatu senyawa, dpt digunakan rumus :
Safarudin Ali Topan Modul Kimia Kelas X – Stokiometri - 166 Harus Akurat Agar Efisien... Pengayaan dan remedial Pengayaan Guru dapat memberikan tugas wawancara kepada murid yang dibebaskan pada tokoh-tokoh yang mereka kenal dan bekerja di bidang industry kimia. Guru memberikan bimbingan dalam menyusun pertanyaan-pertanyaan yang akan diajukan dan tokoh siapa yang akan diwawancara. Peserta didik diberi jeda waktu lalu untuk melakukan wawancara tokoh. Pertemuan selanjutnya setiap kelompok mempresentasikan hasil wawancara. Selain wawancara, guru dapat meminta siswa untuk membuat konten digital yang di unggah di sosial media masing-masing peserta didik dari hasil resume hasil interview yang mereka lakukan. Dapat dibuat seperti infografik ataupun tulisan kreatif. Alternatif Pengayaan lain: Pada pertemuan 9, peserta didik diberikan tantangan untuk mengerjakan soal-soal yang memiliki level kesulitan lebih tinggi agar melatih kemampuan analisisnya. Namun jika tidak memungkinkan, soal-soal yang lebih mudah bisa diberikan. SBMPTN 2013 Berdasarkan persamaan reaksi berikut N2N4(g) + 3O2(g) → 2NO2(g) + 2H2O(g) Banyaknya N2H4 yang diperlukan untuk menghasilkan 6 mol campuran gas NO2 dan uap H2O adalah ... (A) 4,5 mol (B) 3,0 mol (C) 2,0 mol (D) 1,5 mol (E) 1,0 mol SBMPTN 2013 Pada kemungkinan kertas, sebanyak 6,17 g uap dietilseng (Mr = 123,4) habis bereaksi dengan campuran uap air dan oksigen. Jika reaksi ini menghasilkan 1,76 g CO2, maka massa gas etana yang terbentuk adalah ... (A) 3,0 g (B) 2,4 g (C) 1,5 g (D) 0,6 g (E) 0,2 g SBMPTN 2013 Sejumlah 18 g zat nonelektronik X yang tidak mudah menguap dilarutkan dalam 100 g air memiliki titik didih yang sama dengan larutan K2CO3 0,3 m. Massa molekul relative zat X adalah … (A) 60 (B) 120 (C) 180 (D) 200 (E) 320 SBMPTN 2014 Gas etana C2H6(Mr = 30) sebanyak 60 gram direaksikan dengan gas bromin (Br2) sehingga gas etana habis dan ternyata hanya menghasilkan 282 gram C2H4Br2 (Mr = 188), dan x gram C2H2Br4 (Mr = 346). Massa C2H2Br4 yang dihasilkan adalah ...
Safarudin Ali Topan Modul Kimia Kelas X – Stokiometri - 167 Harus Akurat Agar Efisien... (A) 34,6 gram (B) 79,2 gram (C) 173 gram (D) 188 gram (E) 346 gram SBMPTN 2015 Sebanyak 54,8 g batuan yang mengandung barium dilarutkan dalam HCl pekat berlebih. Semua ion Ba2+ (Ar Ba = 137) dalam larutan ini diendapkan sebagai barium sulfat (Ar S = 32, O = 16) dengan penambahan Na2SO4. Bila diperoleh 2,33 g endapan, maka kadar barium dalam batuan tersebut adalah ... (A) 17,5% (B) 12,5% (C) 10,0% (D) 5,0% (E) 2,5% SBMPTN 2015 Silikon karbida atau karborundum dapat diperoleh dengan mereaksikan SiO2(Ar Si = 28, O = 16) dengan karbon (Ar C = 12) pada temperatur tinggi menurut reaksi: 2C(s) + SiO2(s) SiC(s) + CO2(g) Jika 4,5 g karbon direaksikan dengan 3,0 g SiO2 menghasilkan 1,5 g karborundum, maka persentase hasil reaksi tersebut adalah ... (A) 20% (B) 38% (C) 60% (D) 75% (E) 90% SBMPTN 2016 Alumina, dapa Jika 16,8 g CaO (Mr =56) direaksikan den-gan 8,4 g AlF3 (Mr =84), maka massa Al2O3 yang dihasilkan adalah .... (A) 2,5 g (B) 5,1 g (C) 10,2 g (D) 15,3 g (E) 30,6 g SBMPTN 2016 Gas Xyang merupakan oksida belerang dapat diperoleh dari reaksi berikut : Pada kondisi tertentu, reaksi antara 1,5 L gas dengan gas berlebih menghasilkan 4,8 g gas X. Pada kondisi ini 2,8 g gas memiliki volume 2 L. Berdasarkan data di atas, maka massa molekul relatif 2 H S 2 O 2 N (A N=14) r (M ) gas X adalah .... (A) 32 (B) 34 (C) 44 (D) 64 (E) 128
Safarudin Ali Topan Modul Kimia Kelas X – Stokiometri - 168 Harus Akurat Agar Efisien... SBMPTN 2017 Sebuah tabung bervolume tetap berisi 6 g gas H2 (Ar H = 1) memiliki tekanan 12 atm pada temperatur tertentu. Ke dalam tabung tersebut ditambahkan gas Ne (Ar Ne = 20), sehingga tekanannya menjadi 40 atm tanpa mengubah temperatur. Massa gas total di dalam tabung tersebut adalah .... (A) 26 g (B) 56 g (C) 140 g (D) 146 g (E) 286 g SBMPTN 2017 Perhatikan persamaan reaksi (belum setara) berikut! MCl2(s) + Cs3PO4(aq) → M3(PO4)2(aq) + CsCl(g) Reaksi sempurna 20 mL Cs3PO4 1 M menghasilkan 3,10 g M3(PO4)2 (Ar P = 31 dan O = 16). Massa atom relatif M adalah .... (A) 24 (B) 40 (C) 56 (D) 120 (E) 310 SBMPTN 2017 Sebanyak 3,42 g Ba(OH)2 (Mr = 171) dima-sukkan ke dalam suatu tabung yang berisi 100 mL HCl 0,2 M menurut reaksi (belum setara) berikut. Ba(OH)2(aq) + HCl(aq) → BaCl2(aq) + H2O (l) Konsentrasi Ba(OH)2 setelah reaksi adalah .... (A) 0,025 M (B) 0,050 M (C) 0,075 M (D) 0,100 M (E) 0,125 M SBMPTN 2018 Persentase massa atom karbon (Ar = 12) dalam aspirin adalah 60%. Jika tetapan Avogadro = 6,0×1023, jumlah atom karbon yang terdapat dalam 3,6 g aspirin adalah …. (A) 1,08 × 1022 (B) 2,4 × 1022 (C) 4,8 × 1022 (D) 5,4 × 1022 (E) 1,08 × 1023 SBMPTN 2018 Logam nikel (Ar = 59) bereaksi dengan gas karbon monoksida (Mr = 28) pada suhu 130°C menurut reaksi berikut. Ni(s) + 4CO(g) → Ni(CO)4(g) Jika 252 g gas CO direaksikan dengan 118 g logam Ni massa gas tetrakarbonilnikel (Mr = 171) yang dihasilkan adalah …. (A) 430 g (B) 427 g (C) 342 g
Safarudin Ali Topan Modul Kimia Kelas X – Stokiometri - 169 Harus Akurat Agar Efisien... (D) 280 g (E) 171 g SBMPTN 2018 Gas metanol dapat dibuat dengan mereaksi-kan gas karbon monoksida dan gas hidrogen menurut reaksi berikut. CO(g) + 2H2(g) → CH3OH(g) Gas hasil reaksi tersebut pada V dan T tetap memberikan tekanan 6 atm. Jika kedua pereaksi habis bereaksi, tekanan total gas sebelum reaksi adalah …. (A) 6 atm (B) 12 atm (C) 18 atm (D) 24 atm (E) 30 atm Remedial Bagi peserta didik yang belum mencapai tujuan pembelajaran, silahkan berikan kegiatan berikut sebagai remedial. Aktivitas 13) Pemberian bimbingan secara individu. Hal ini dilakukan apabila ada beberapa anak yang mengalami kesulitan yang berbeda-beda, sehingga memerlukan bimbingan secara individual. Bimbingan yang diberikan disesuaikan dengan tingkat kesulitan yang dialami oleh peserta didik. 14) Pemberian bimbingan secara kelompok. Hal ini dilakukan apabila dalam pembelajaran klasikal ada beberapa peserta didik yang mengalami kesulitan sama. 15) Pemberian pembelajaran ulang dengan metode dan media yang berbeda.Pembelajaran ulang dilakukan apabila semua peserta didik mengalami kesulitan. Pembelajaran ulang dilakukan dengan cara penyederhanaan materi, variasi cara penyajian, penyederhanaan tes/pertanyaan. 16) Pemanfaatan tutor sebaya, yaitu peserta didik dibantu oleh teman sekelas yang telah mencapai KKM, baik secara individu maupun kelompok.
Safarudin Ali Topan Modul Kimia Kelas X – Stokiometri - 170 Harus Akurat Agar Efisien... LAMPIRAN Lembar Uji Kepahaman yang Dilakukan secara Individu PETUNJUK UMUM 1 Berdoalah sebelum mengerjakan 2 Tulis nomor absen dan nama Anda pada kolom yang disediakan 3 Periksa dan bacalah soal dengan teliti sebelum Anda mengerjakan 4 Gunakan waktu dengan efektif dan efisien 5 Periksalah pekerjaan Anda sebelum diserahkan kepada guru A. Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat. 1. Harga perbandingan antara massa rata-rata 1 atom suatu unsur dengan massa 1 atom C-12 disebut…. A. Bilangan Avogadro D. Massa molekul relatif B. Massa rumus relatif E. Massa atom relatif C. Satuan massa atom 2. Jika massa 1 atom C-12 = 1,99 10-26 kg dan massa 1 atom Na = 3,6 10-26 kg, maka massa atom relatif Na adalah…. A. D. B. E. C. 3. Jika Ar C = 12 sma; H = 1 sma; O = 16 sma. Maka Mr dari CH3COOH adalah…. A. 30 sma D. 60 sma B. 45 sma E. 70 sma C. 56 sma 4. Massa molekul relatif (NH4)2SO4 adalah…. (Ar N = 14 sma, H = 1 sma, S = 32 sma, O = 16 sma) A. 132 sma D. 96 sma B. 114 sma E. 63 sma C. 100 sma 5. Jumlah partikel sebanyak 1 mol setara dengan partikel yang terdapat di dalam…. A. 1 gram atom karbon-12 D. 6,02 1023 gram atom karbon-12 B. 0 gram atom karbon-12 E. 1,99 1023 gram atom karbon-12 C. 12 gram atom karbon-12 6. Jumlah molekul yang terdapat dalam 8 gram gas O2 adalah….(massa molar O = 16 g/mol) A. 0,150 1023 molekul D. 6,020 1023 molekul B. 1,505 1023 molekul E. 12,04 1023 molekul C. 3,010 1023 molekul 7. Massa gas NH3 yang mengandung 6,02 1022 molekul NH3 adalah…. (massa molar: N = 14 g/mol dan H = 1 g/mol) A. 0,1 gram B. 0,1 gram C. 1,5 gram D. 1,7 gram E. 2,0 gram 8. Jika 4 gram A terdapat partikel sebanyak 3,01 x 1022 atom, maka massa molar unsur A
Safarudin Ali Topan Modul Kimia Kelas X – Stokiometri - 171 Harus Akurat Agar Efisien... adalah…. A. 0,8 g/mol D. 30 g/mol B. 8 g/mol E. 120 g/mol C. 80 g/mol 9. Diantara unsur atau senyawa berikut ini, yang mengandung jumlah partikel terbanyak adalah…. A. 1 mol besi (Fe) D. 4 mol glukosa (C6H12O6) B. 2 mol air (H2O) E. 5 mol natrium hidroksida (NaOH) C. 3 mol ammonia (NH3) 10. Zat yang mempunyai jumlah atom sama dengan yang terdapat pada 6 gram H2O adalah…. (massa molar: H = 1 g/mol, He = 4 g/mol, O = 16 g/mol, N = 14 g/mol) A. 16 gram oksigen (O2) D. 22,4 liter gas H2 pada STP B. 6 gram helium (He) E. 11,2 liter gas CO2 pada STP C. 10 gram NO 11. Jumlah mol yang terdapat di dalam 4 gram CH4 adalah…. (massa molar C = 12 g/mol, H = 1 g/mol) A. C. 1 mol D. 2 mol B. E. 4 mol 12. Jika diketahui massa molar: C = 12 g/mol, O = 16 g/mol, N = 14 g/mol, dan H = 1 g/mol, maka massa urea (CO (NH2)2) yang mengandung 0,15 mol urea adalah…. A. 6 gram C. 12 gram B. 9 gram D. 15 gram E. 20 gram 13. Diketahui massa molar: C = 12 g/mol; O = 16 g/mol; K = 39 g/mol, maka massa 2 mol K2CO3 adalah…. A. 138 gram B. 212 gram D. 276 gram E. 308 gram C. 256 gram 14. Jika diketahui massa kalsium hidroksida (CaOH) sebanyak 2,85 gram (massa molar: Ca = 40 g/mol; O = 16 g/mol; H = 1 g/mol), maka banyaknya mol zat tersebut adalah…. A. 0,05 mol D. 0,25 mol B. 0,10 mol E. 0,50 mol C. 0,20 mol 15. Zat berikut yang mempunyai massa terbesar adalah….(massa molar: C = 12 g/mol, H = 1 g/mol, O = 16 g/mol) A. 0,2 mol C2H4 B. 0,1 mol CO2 D. 0,1 mol CH4 E. 0,2 mol H2O2 C. 0,2 mol H2O 16. Diketahui massa molar O = 16 g/mol; N = 14 g/mol; C = 12 g/mol. Diantara gas berikut, yang massanya sama dengan massa 1 mol gas oksigen (O2) adalah…. A. 1 mol gas nitrogen (N2) B. 2 mol gas karbondioksida (CO2) C. 5 mol gas karbondioksida (CO2) D. 8 mol gas metana (CH4) E. 16 mol gas hidrogen (H2)
Safarudin Ali Topan Modul Kimia Kelas X – Stokiometri - 172 Harus Akurat Agar Efisien... 17. Volume 1 gram gas hidrogen (H2) yang diukur pada suhu 27o C dan tekanan 1 atm adalah…. A. 6,02 L D. 15,6 L B. 11,2 L E. 24,6 L C. 12,3 L 18. Massa 5,6 liter CH4 (massa molar = 16 g/mol) yang diukur pada 0o C dan tekanan 1 atm adalah…. A. 1 gram D. 4 gram B. 2 gram E. 5 gram C. 3 gram 19. Berapa tekanan tabung gas LPG yang volumenya 30 liter agar pada 27o C didalamnya berisi gas CH4 sebanyak 12 kg? (Diketahui massa molar CH4 = 16 g/mol dan dianggap bahwa CH4 merupakan gas ideal)…. A. 615 atm B. 650 atm D. 750 atm E. 800 atm C. 715 atm 20. Molekul H2O sebanyak 0,5 mol pada suhu 0o C dan tekanan 1 atm akan menempati ruang yang volumenya…. A. 44,8 liter B. 22,4 liter D. 9,6 liter E. 5,6 liter C. 11,2 liter 21. Pada P dan T tertentu, volume 1 gram gas CH4 (massa molar = 16 g/mol) adalah 1 liter, maka…. A. massa 1 liter gas N2 (massa molar = 28 g/mol) adalah 1,75 gram B. massa 1 liter gas H2 (massa molar = 2 g/mol) adalah 1 gram C. massa 1 liter O2 (massa molar = 32 g/mol) adalah 2 gram D. massa 1 liter gas Cl2 (massa molar = 70 g/mol) adalah 1 gram E. massa 1 liter gas CO2 (massa molar = 44 g/mol) adalah 1 gram 22. Bila diukur pada suhu dan tekanan yang sama, diantara gas-gas berikut yang menempati volume yang sama dengan 1 mol gas nitrogen adalah…. (massa molar: H =1 g/mol, N = 14 g/mol, O = 16 g/mol, C = 12 g/mol) A. 1 gram gas H2 D. 2 gram gas O2 B. 6,02 1023 molekul gas NH3 E. 22 gram gas CO2 C. 3,01 1023 molekul gas CO2 23. Rumus paling sederhana dengan perbandingan mol atom dari unsur-unsur penyusun senyawa disebut …. A. rumus empiris B. rumus molekul D. rumus kimia E. rumus mol C. rumus senyawa 24. Rumus kimia yang menyatakan jenis dan jumlah atom yang membentuk molekul senyawa disebut…. A. rumus empiris B. rumus molekul D. rumus kimia E. rumus mol C. rumus senyawa 25. Unsur Fe dapat membentuk oksida yang mengandung 30% massa oksigen. Jika massa molar oksida 160 g/mol, maka rumus empiris oksida tersebut adalah….(massa molar Fe = 56 g/mol; O = 16 g/mol) A. FeO D. FeO2 B. Fe2O3 E. Fe2O
Safarudin Ali Topan Modul Kimia Kelas X – Stokiometri - 173 Harus Akurat Agar Efisien... C. Fe3O2 26. Suatu senyawa karbon mengandung unsur C, H, dan O. Pada pembakaran 0,29 gram senyawa itu diperoleh 0,66 gram CO2 dan 0,27 gram H2O. Bila massa molar senyawa tersebut 58g/mol, maka rumus empiris senyawa tersebut adalah…. A. C3H6O D. C5H10O2 B. C4H8O2 E. C6H12O C. C5H10O 27. Suatu senyawa terdiri dari 75% C dan sisanya hidrogen. Jika diketahui massa molar: H = 1g/mol dan C = 12 g/mol, maka rumus empiris senyawa itu adalah… A. CH D. CH4 B. CH2 E. C2H3 C. CH3 28. Suatu senyawa mempunyai rumus empiris CH2O dan massa molar 60 g/mol. Jika diketahui massa molar unsur H = 1 g/mol, C= 12 g/mol, dan O = 16 g/mol, maka rumus molekul senyawa tersebut adalah… A. HCHO B. CH3COOH D. C2H6O2 E. CH3CH2OH C. CH3CH2O 29. Suatu senyawa mempunyai massa molar 30 g/mol mengandung 80% unsur karbon dan 20% unsur hidrogen, maka rumus molekul senyawa tersebut adalah…. A. CH4 D. C3H8 B. C2H4 E. C4H8 C. C2H6 30. Suatu senyawa hidrokarbon (CxHy) terdiri dari 84% karbon dan 16% hidrogen. Jika diketahui massa molar hidrokarbon = 100 g/mol, maka rumus molekul hidrokarbon tersebut adalah…. A. CH4 D. C5H12 B. C2H2 E. C7H16 C. C4H8 31. Suatu senyawa mempunyai rumus empiris CH2O, maka rumus molekul senyawa tersebut adalah…. (massa molar C = 12 g/mol, H = 1 g/mol, O = 16 g/mol) A. CH2O2 D. C2H4O B. C2H2O2 E. C2H4 C. C2H4O2 32. Pirimidin tersusun dari 60% karbon, 5% hidrogen, dan sisanya nitrogen (massa molar C = 12 g/mol, H = 1 g/mol, N = 14 g/mol). Jika massa molar pirimidin adalah 80 g/mol, maka rumus molekulnya adalah… A. C4H4N2 B. C4H4N D. C3H6N2 E. C3H5N C. C4H5N2 33. Suatu senyawa memiliki massa molar = 80 g/mol dan mengandung 50% unsur X (massa molar unsur X= 10 g/mol). Selain unsur X, senyawa ini juga mengandung unsur Z (massa molar unsur Z = 20 g/mol). Maka rumus molekul senyawa tersebut adalah…. A. ZX6 D. Z2X B. Z3X2 E. Z4X2 C. Z2X4 34. Massa masing-masing unsur kalsium dan oksigen dalam 11,2 gram senyawa CaO adalah…(massa molar Ca = 40 g/mol, O = 16 g/mol)
Safarudin Ali Topan Modul Kimia Kelas X – Stokiometri - 174 Harus Akurat Agar Efisien... A. 8 gram dan 3,2 gram B. 8 gram dan 4,4 gram D. 3,2 gram dan 4,4 gram E. 3,2 gram dan 3,2 gram C. 3,2 gram dan 8 gram 35. Kadar nitrogen di dalam pupuk urea (CO (NH2)2 adalah… (massa molar N = 14 g/mol, C = 12 g/mol, O = 16 g/mol, dan H = 1 g/mol) A. 23,3% B. 46,6% C. 50,0% D. 83,6% E. 93,3% 36. Dari senyawa berikut ini yang mengandung jumlah oksigen terbanyak adalah…. A. Al2(SO4)3 D. Ca (CH3COO)2 B. Na2SO4 E. NaOH C. C6H12O6 37. Zat penyedap masakan (Monosodium Glutamat atau MSG) merupakan senyawa yang mengandung nitrogen dengan kadar 9,05%. Jika massa molar MSG = 155 g/mol, maka jumlah atom nitrogen dalam setiap molekul MSG adalah… A. 1 B. 2 D. 4 E. 5 C. 3 38. Kadar karbon dalam vitamin C adalah 41%, maka jumlah atom karbon yang terdapat dalam vitamin C adalah… Bila diketahui massa molar senyawa tersebut adalah 176 g/mol dan massa molar C = 12 g/mol. A. 3 B. 4 D. 6 E. 7 C. 5 39. Jika diketahui massa molar C = 12 g/mol, O = 16 g/mol, N = 14 g/mol, dan H = 1 g/mol, maka banyaknya nitrogen yang terdapat dalam 120 kg CO(NH2)2 adalah… A. 40 kg C. 56 kg B. 50 kg D. 67 kg E. 80 kg 40. Unsur X yang massanya 7 gram bergabung dengan oksigen membentuk 19 gram senyawa X2O3, maka massa molar unsur X adalah… A. 12 g/mol B. 14 g/mol C. 16 g/mol D. 28 g/mol E. 32 g/mol B. Jawablah soal-soal berikut dengan tepat! 1. Jika massa rata-rata 1 atom N adalah 14 sma, berapa massa atom relatif N? 2. Hitunglah volume gas CO2 sebanyak 11 gram pada keadaan STP! (massa molar CO2 = 44 g/mol) 3. Suatu senyawa memiliki rumus empiris (NO2)n. Jika diketahui massa molar senyawa 92 g/mol (massa molar: N = 14 g/mol, O = 16 g/mol), bagaimana rumus molekul senyawa tersebut? 4. Tentukan komposisi masing-masing unsur dalam senyawa Al2O3! (massa molar Al = 27 g/mol; O = 16 g/mol) 5. Nikotin yang terdapat dalam tembakau mengandung unsur nitrogen 17,5%. Jika massa molar nikotin adalah 160 g/mol, berapa atom nitrogen yang terdapat dalam setiap molekul nikotin tersebut? (massa molar N = 14 g/mol)
Safarudin Ali Topan Modul Kimia Kelas X – Stokiometri - 175 Harus Akurat Agar Efisien... Lembar Praktikum Stoikiometri A. Tujuan Praktikum 1. Untuk mengetahui teknik atau cara dalam perhitungan jumlah produk reaktan dalam sebuah reaksi stoikiometri. 2. Untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi stoikiometri. B. Alat dan Bahan Alat-Alat 1. Gelas Kimia 100 ml 2. Gelas ukur 25 ml 3. Termometer 4. Alat tulis 5. Pipet tetes 6. Kertas label Bahan 1. Larutan NaOH 0,1 M 2. Larutan HCl 0,1 M 3. Larutan H2SO4 0,1 M C. Prosedur Percobaan Stoikiometri Sistem NaOH-HCl Dimasukkan ke dalam gelas kimia 100 Ml secara bergantian berturut-turut larutan NaOH 0,1 M volume 2,5 mL, 7,5 mL, 10 mL, dan 12,5 mL. Diukur masing-masing suhunya. Dimasukkan larutan HCl ke dalam NaOH sehingga volume campurannya menjadi 15 mL. Diukur suhu campuran larutan tersebut. Stoikiometri Sistem NaOH-H2SO4 Dimasukkan ke dalam gelas kimia 100 Ml secara bergantian berturut-turut larutan NaOH 0,1 M volume 2,5 mL, 5 mL, 7,5 mL, 10 mL, dan 12,5 mL. Diukur masing-masing suhunya. Dimasukkan larutan H2SO4 0,1 M ke dalam gelas kimia berturut-turut dengan volume 12,5 mL, 10 mL, 7,5 mL, 5 mL, dan 2,5 mL. Diukur masing-masing suhunya. Dicampur larutan H2SO4 kedalam NaOH sehingga volume campurannya menjadi 15 mL. Diukur suhu campuran larutan tersebut. D. Hasil Percobaan Sistem NaOH-HCl No Vol NaOH (mL) Vol HCl (mL) Suhu NaOH (°C) Suhu HCl (°C) Suhu Campuran 1 2.5 12.5 2 5 10 3 7.5 7.5 4 10 5 5 12.5 2.5 Sistem NaOH-H2SO4 No Vol NaOH (mL) Vol H2SO4 (mL) Suhu NaOH (°C) Suhu HCl (°C) Suhu Campuran
Safarudin Ali Topan Modul Kimia Kelas X – Stokiometri - 176 Harus Akurat Agar Efisien... 1 2.5 12.5 2 5 10 3 7.5 7.5 4 10 5 5 12.5 2.5 E. Reaksi NaOH dan HCl __NaOH + __HCl → ___NaCl + __H2O NaOH dan H2SO4 __NaOH + ___H2SO4 → ___Na2SO4 + __H2O F. Perhitungan Sistem NaOH-HCl MolNaOH = VNaOH×MNaOH MolHCl = VHCl×MHCl Reaksi NaOH HCl NaCl H20 Mula-mula Bereaksi Setimbang Peraksi pembatas = Pereaksi sisa = Sistem NaOH-H2SO4 MolNaOH = VNaOH×MNaOH MolHCl = VH2SO4×M H2SO4 Reaksi NaOH HCl NaCl H2SO4 Mula-mula Bereaksi Setimbang Peraksi pembatas = Pereaksi sisa =
Safarudin Ali Topan Modul Kimia Kelas X – Stokiometri - 177 Harus Akurat Agar Efisien... Sumber referensi belajar guru dan siswa Buku paket yang disediakan Sekolah dan video pembelajaran mengenai penamaan perhitungan kimia. Bagi peserta didik yang ingin meningkatkan kemampuannya dalam perhitungan kimia dapat mengunjungi: https://www.khanacademy.org/science/chemistry/chemical-reactions-stoichiome Bagi guru yang memiliki kemampuan bahasa Inggris, dapat melihat contoh lain aplikasi stoikiometri dalam kehidupan sehari-hari: https://studiousguy.com/stoichiometry-examples/ DAFTAR PUSTAKA hmad. 2021. Reaksi Kimia: Pengertian, Ciri-ciri, Faktor, dan Contohnya. diakses melalui Johari dan Rachmawati. 2017. ESPS Kimia SMA kelas X. Jakarta: Erlangga https://www.gramedia.com/literasi/reaksi-kimia/ pada 22 Juni 2021 Mahanal, Susriyati. 2006. Suatu Contoh Implementasi Portofolio sebagai Asesmen Autentik Pada Mata Pelajaran Sains di Sekolah Dasar. SEMINAR NASIONAL MIPA: Penelitian, Pendidikan, dan Penerapan MIPA serta Peranannya dalam Peningkatan Keprofesionalan Pendidik dan Tenaga Kependidikan. Yogyakarta: UNY Ruffin, Lora dan Polk, Michael. 2009. S115: Stoichiometry – Limiting Reagents : Mg + HCl. diakses melalui https://www.colorado.edu/lab/lecture-demo-manual/general-reactions/s115- stoichiometry-limiting-reagents-mg-hcl pada 25 Juni 2021 Sunyono. 2017. Model Pembelajaran Kimia Berbasis Lingkungan dan Keterampilan Generik; Solusi Alternatif dalam Memecahkan Masalah Pembelajaran Kimia. Yogyakarta: Innosain Tim Dosen Mata Kuliah Ilmu Terpadu. 2017. Modul Praktikum Kimia Dasar. Jakarta: Universitas Esa Unggul Tramidiya. 2014. Penerapan Media Story Picture untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa dalam Pembelajaran PKN. Bandung: Universitas Pendidikan Indonesia Vernandes, Andrian. 2021. 10 Contoh Soal (Pilihan Ganda) Persamaan Reaksi Kimia Sederhana dan Pembahasannya. diakses pada https://www.avkimia.com/ pada 25 Juni 2021 Warlina, Lina. 2016. Modul Kimia dasar I . Jakarta: Universitas Terbuka Watanabe-Crockett, Lee. 2018. 10 Self-Reflective Questions Teachers Can Debrief With Every Day. diakses melalui https://wabisabilearning.com/blogs/mindfulness-wellbeing/reflectivequestions-teachers pada 21 Juni 2021 GLOSARIUM Reaksi kimia : suatu proses di mana satu atau lebih zat, diubah menjadi satu atau zat yang berbeda dan menghasilkan produk yang baru. Reaktan : Pereaksi (kimia) seperti yang tertera dalam suatu persamaan reaksi Stoikiometri : hubungan kuantitatif antara jumlah mol dari berbagai produk dan reaktan dalam reaksi kimia. Zat : sesuatu yang memiliki massa dan menempati ruang dan berdasarkan wujudnya, zat dibagi atas 3 jenis, yaitu zat padat, cair, dan gas.
Safarudin Ali Topan Modul Kimia Kelas X – Stokiometri - 178 Harus Akurat Agar Efisien... Lembar Kerja Praktikum Pembuatan 100 mL larutan NaOH 0.1 M dari kristal NaOH murni (Mr=40) Alat dan Bahan alar: labu ukur 100 mL, gelas kimia 100 mL, batang pengaduk, corong kaca, neraca, spatula bahan: NaOH padatan, aquades Prosedur: 6. menyiapkan alat dan bahan yang diperlukan 7. mengitung jumlah gram NaOH yang diperlukan dengan rumus M= gr/Mr x 1000/v(mL) 8. timbang NaOH lalu larutkan dengan 50 mL aquades, masukan dalam labu ukur 100 mL 9. tambahkan aquades hingga tanda batas 10.aduk larutan dengan cara membolak-balikkan labu takar hingga homogen Pembuatan larutan 0.1 M H2SO4 dengan cara mengencerkan Alat dan Bahan Alat: labu ukur 100 mL, gelas ukur 25mL gelas kimia 100 mL, batang pengaduk, corong kaca, pipet bahan: aquades, H2SO4 dengan konsentrasi lebih tinggi Prosedur: 4. Siapkan gelas ukut ukur 25 mL, hitung volume H2SO4 pekat yang dibutuhkan dengan menggunakan rumus M1 V1 = M2 V2 5. Isi labu ukur 100 mL dengan aquades kira0kira ¾ nya. Ambil H2SO4 pekat menggunakan pipet ukur, masukan dalam labu ukur (harus diakukan dalam lemari asam) 6. lalu tambahkan aquades hingga tanda batas, bolak-balik labu ukur hingga larutan homogen. Data pengamatan: Perlakuan Pengamatan
Safarudin Ali Topan Modul Kimia Kelas X – Stokiometri - 179 Harus Akurat Agar Efisien... Sumber referensi belajar guru dan siswa Pesera didik dan guru dapat menggunakan buku cetaknya masing-masing, video-video yang menunjang (link terlampir pada setiap kegiatan pembelajaran. Guru juga dapat merekomendasikan kepada peserta didik untuk pergi ke laman: https://www.khanacademy.org/science/chemistry/chemical-reactions-stoichiome jika ingin memiliki pengetahuan lebih mendalam dalam materi ini. Karena kunci utama selain konsep adalah latihan soal. DAFTAR PUSTAKA Ahmad. 2021. Reaksi Kimia: Pengertian, Ciri-ciri, Faktor, dan Contohnya. diakses melalui Johari dan Rachmawati. 2017. ESPS Kimia SMA kelas X. Jakarta: Erlangga https://www.gramedia.com/literasi/reaksi-kimia/ pada 22 Juni 2021 Mahanal, Susriyati. 2006. Suatu Contoh Implementasi Portofolio sebagai Asesmen Autentik Pada Mata Pelajaran Sains di Sekolah Dasar. SEMINAR NASIONAL MIPA: Penelitian, Pendidikan, dan Penerapan MIPA serta Peranannya dalam Peningkatan Keprofesionalan Pendidik dan Tenaga Kependidikan. Yogyakarta: UNY Ruffin, Lora dan Polk, Michael. 2009. S115: Stoichiometry – Limiting Reagents : Mg + HCl. diakses melalui https://www.colorado.edu/lab/lecture-demo-manual/general-reactions/s115- stoichiometry-limiting-reagents-mg-hcl pada 25 Juni 2021 Sunyono. 2017. Model Pembelajaran Kimia Berbasis Lingkungan dan Keterampilan Generik; Solusi Alternatif dalam Memecahkan Masalah Pembelajaran Kimia. Yogyakarta: Innosain Tim Dosen Mata Kuliah Ilmu Terpadu. 2017. Modul Praktikum Kimia Dasar. Jakarta: Universitas Esa Unggul Tramidiya. 2014. Penerapan Media Story Picture untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa dalam Pembelajaran PKN. Bandung: Universitas Pendidikan Indonesia Vernandes, Andrian. 2021. 10 Contoh Soal (Pilihan Ganda) Persamaan Reaksi Kimia Sederhana dan Pembahasannya. diakses pada https://www.avkimia.com/ pada 25 Juni 2021 Warlina, Lina. 2016. Modul Kimia dasar I . Jakarta: Universitas Terbuka Watanabe-Crockett, Lee. 2018. 10 Self-Reflective Questions Teachers Can Debrief With Every Day. diakses melalui https://wabisabilearning.com/blogs/mindfulness-wellbeing/reflectivequestions-teachers pada 21 Juni 2021 GLOSARIUM Logam : unsur kimia yang mempunyai sifat-sifat kuat, liat, keras, penghantar listrik dan panas, serta mempunyai titik cair tinggi. Nonlogam : kelompokan unsur kimia yang bersifat elektronegatif, yaitu lebih mudah menarik elektron valensi dari atom lain dari pada melepaskannya. Reaksi kimia : suatu proses di mana satu atau lebih zat, diubah menjadi satu atau zat yang berbeda dan menghasilkan produk yang baru. Reaktan : Pereaksi (kimia) seperti yang tertera dalam suatu persamaan reaksi Stoikiometri : hubungan kuantitatif antara jumlah mol dari berbagai produk dan reaktan dalam reaksi kimia. Zat : sesuatu yang memiliki massa dan menempati ruang dan berdasarkan wujudnya, zat dibagi atas 3 jenis, yaitu zat padat, cair, dan gas.
Safarudin Ali Topan Modul Kimia Kelas X – Stokiometri - 180 Harus Akurat Agar Efisien... Daftar Pustaka Indrawati. (2021). MODUL KIMIA KELAS X, KURIKULUM MERDEKA. Meilani, Y. E. (2021). MODUL KIMIA KELAS X, KURIKULUM MERDEKA. Rahmadianty, A. (2021). MODUL KIMIA KELAS X, KURIKULUM MERDEKA. Dalam MODUL KIMIA KELAS X, KURIKULUM MERDEKA.