masyarakat dengan tingkat kesuburan lahan pertanian yang baik. Kesuburan tanah yang baik
ini terlihat dari banyaknya tumbuhan yang tumbuh disekitar lahan tersebut.
Masalah yang sering dihadapi adalah cuaca yang berubah-rubah dan munculnya
hama yang menggangu lahan pertanian. Untuk hasil panen dari lahan pertanian itu sendiri
adalah dikonsumsi pribadi dan dijual untuk membantu memenuhi dan meningkatkan taraf
hidup petani.
Bergeser dari lahan pertanian, tim menemukan lahan perkebunan yang berada di
dusun selatan. Tim menemukan perkebunan yang berupa Kelapa, Karet, Kelapa Sawit dan
Lada yang tumbuh dengan baik dilahan yang tingkat kesuburan juga baik yang berdasarkan
kepemilikan yang ada bahwa lahan-lahan perkebunan tersebut dimiliki secara pribadi dan
swasta yang ada di desa Tanah Datar. Masalah yang dihadapi tidak jauh berbeda dengan yang
dialami oleh lahan pertanian yaitu Cuaca yang berubah-rubah dan harga jual dipasaran yang
tidak stabil juga menjadi salah satu masalah yang menghambat. Hasil panen yang ada dijual
ke pabrik sebagai pemasukan utama penghasilan pemilik lahan.
Bergeser dari lahan perkebunan, tim kembali menyusuri dusun utara desa Tanah
Datar dan menemukan peternakan Ayam Broiler dan Lebah Madu. Kepemilikan peternakan
Ayam Broiler dan Lebah Madu adalah milik pribadi warga desa Tanah Datar yang dikelola
oleh warga dan hasil panen yang didapat dikonsumsi secara pribadi dan di jual untuk
memenuhi kebutuhan dan menjadi sumber penghasilan pemilik peternakan.
Setelah pencarian data peternakan selesai tim kembali bergerak menyusuri dusun
selatan dan menemukan Sumber Air yang ada di dusun selatan. Sumber air yang berhasil
ditemukan oleh tim adalah sumur bor, sumur gali dan juga sungai. Tingkat kesuburan tanah
yang ada cukup baik sehingga mampu menghasilkan mata air yang berguna bagi warga.
Kepemilikan sumur bor maupun sumur gali adalah milik pribadi dan swasta. Masalah yang
berhasil ditemukan adalah bahwa sebagain tanah di Desa Tanah Datar memiliki kadar asam
yang tinggi karena banyak terdapat batu bara sehingga tidak semua sumber air yang ada dapat
digunakan. Di dusun selatan ini masih terdapat potensi batu bara yang belum dibuka untuk
pertambangan dengan alasan bahwa tidak ada infrastruktur jalan yang mendukung karena jika
menggunakan jalan warga akan mengganggu warga sekitar dan karena jumlah potensi batu
bara nya yang tidak terlalu banyak sehingga merugikan jika dibuka.
Tim bergerak kembali menyusuri dusun utara dan menemukan lahan pertambangan
batu bara. Pertambangan batu bara ini dimiliki oleh pihak swasta dengan tingkat kesuburan
Pembangunan Sosial 2019| 51
tanah yang kurang baik. Potensi yang ada adalah lahan pertambangan batu bara dapat
dijadikan lahan pertanian warga sekitar jika lubang galian tambang tersebut telah direklmasi
oleh pihak yang bersangkutan.
Tim kembali bergerak menyusuri dusun selatan dan menemukan perhutanan sosial
yang ada di Desa Tanah Datar. Perhutanan sosial tersebut terdapat Pohon Jati, Pohon Gaharu
dan pepohonan yang lain. Kepemilikan lahan perhutanan sosial ini adalah milik pemerintah
dengan tingkat kesuburan tanah yang sangat baik dan lahan tersebut dapat dipotensikan
sebagai daerah resapan air yang dapat menampung air dalam tanah.
Setelah mendapatkan data tentang perhutanan sosial tim kembali bergerak dan berhasil
menemukan perikanan air tawar dengan kepemilikan nya adalah kepemilikan pribadi dengan
tingkat kesuburan tanah yang baik dengan tumbuhnya singkong dan rumput liar disekitar
lahan perikanan air tawar tersebut. Potensi yang dapat dimanfaatkan adalah dengan
menjadikan nya sebagai bisnis pemancingan yang dapat mengahsilkan penghasilan yang
dapat membantu perekonomian pemilik lahan.
Penyusuran terakhir tim menemukan rawa yang ada di dusun selatan Desa Tanah
Datar yang bentuk kepemilikan nya adalah kepemilikan pribadi dengan tingkat kesuburan
lahan yang kurang baik. Potensi yang dapat dimanfaatkan adalah dapat dijadikan Kolam Ikan.
Dari lokasi kedua tim menyimpulkan bahwa lokasi ini sebagian besar didominasi oleh
pertanian dan perkebunan misalnya karet, kelapa sawit dan lada, namun setelah adanya
pembebasan lahan untuk pembangunan bandara APT. PRANOTO membuat lahan potensi
pertanian, perkebunan, mulai ditinggalkan kemudian beralih profesi menjadi karyawan
bandara dan perusahaan disekitar wilayah Desa Tanah Datar.
5.2 Analisis Sumberdaya Alam dan Non Alam
A. Sumber Air
Air bersih merupakan salah satu kebutuhan pokok dan mendasar yang sangat
dibutuhkan masyarakat untuk dapat menunjang proses kehidupan sehari-hari. Desa Tanah
Datar Kecamatan Muara Badak Kabupaten Kutai Kartanegara mempunyai sumber mata air
yang beragam.Sumber mata air yang ada diwilayah desa tanah datar adalah pemanfaatan air
sungai, sumur galian dan sumur bor milik warga serta depo air isi ulang.
Pembangunan Sosial 2019| 52
Gambar 4.1 Sumur Bor Gambar 4.2 Anak Sungai
Sumber : Dokumentasi Lapangan 2019
B. Pertanian
Pertanian merupakan mata pencarian utama bagi warga desa di tanah datar.
Komoditas-komoditas di tanah datar cukup beragam mulai dari pohon jati, sawit, karet,padi
sawah, padi gunung jagung, lada, semangka, melon, pisang, jeruk, jati dan berbagai macam
sayur-sayuran. Pertanian di tanah datar dimiliki oleh perorangan namun ada juga yang di
miliki perkelompok. Namun untuk lahan yang digarap untuk pertanian di Tanah datar tidak
semua dimiliki oleh petani di tanah datar, melainkan beberapa lahan merupakan lahan sewaan
yang di bayar pertahun untuk dijadikan lahan pertanian dan ada juga petani tanpa lahan
lainnya yang menggarap lahan bekas tambang untuk ditanami buah-buahan dan sayur-
sayuran. Pertanian di tanah datar juga tidak semuanya pertanian untuk dijual hasilnya
melainkan ada juga pertanian yang dikelola untuk di konsumsi secara pribadi, pertanian
model ini biasanya letaknya relatif dekat dengan rumah petaninya dan ukurannya relatif kecil,
biasyanya pertanian yang di prioritaskan untuk konsumsi pribadi ini berupa cabai,terong,
kacang panjang.untuk pertanian yang di impor keluar daerah antara lain sawit, karet, dan
lada.
Gambar 4.3 Kebun Karet Gambar 4.4 Kebun Jagung
Pembangunan Sosial 2019| 53
Sumber : Dokumentasi Lapangan 2019
Gambar 4.5 Kebun Sayur Gambar 4.6 Kebun Jati
Sumber : Dokumentasi Lapangan 2019
Gambar 4.7 Kebun Sawit Gambar 4.8 Kebun Jati
Sumber : Dokumentasi Lapangan 2019
C. Peternakan
Salah satu mata pencaharian warga desa adalah peternakan yang lumayan
berkembang di Desa Tanah Datar. Rata-rata kepemilikan lahan serta peternakan ini
merupakan orang yang berasal dari luar desa tanah datar. tetapi dikelola oleh warga setempat
dan warga yang mengelola peternakan tersebut di berikan pelatihan mulai pemberian
komponen yang baik pada makanan unggas hingga pemberian antiseptik untuk menghindari
unggas tersebut dari terkena virus penyakit. Untuk peternakan ini sudah mulai di
distribusikan masih sekitar wilayah Kalimantan Timur seperti Samarinda, Bontang, Sangata,
dan Berau . peternakan yang ada di desa tanah datar tidak hanya ayam broiler, terdapat
peternakan lebah madu yang di mana warga mengelolanya sebagai bisnis dengan menjual
madu secara langsung di rumah mereka dan terdapat rumah sarang walet yang hasilnya di
jual kepada tengkulak.
Pembangunan Sosial 2019| 54
Gambar 4.9 Sarang Lebah Madu Gambar 4.10 Kandang Ayam Broiler
Sumber : Dokumentasi Lapangan 2019
E. Perikanan
Perikanan juga merupakan salah satu mata pencarian warga yang ada di desa tanah
datar .untuk perikanan sendiri tidak banyak dari warga yang membudidayakan ikan dan ikan
yang dibudidayakan merupakan ikan air tawar seperti ikan gabus, ikan lele, dan ikan patin.
Rata – rata tambak ikan yang ada di tanah datar ini kepemilikan pribadi dari warga setempat
( personal) Untuk pendistribusian sendiri masih di wilayah Kalimantan Timur.
Gambar 4.10 Tambak ikan
Sumber : Dokumentasi Lapangan 2019
F. Bahan Galian
Bahan galian merupakan bahan-bahan yang diambil dari bagian bawah bumi. Bahan
galian di desa Tanah Datar ini berupa batu bara, batu gunung, tanah uruk, minyak bumi dan
gas alam dan wilayah yang tidak di temukan pertambangan adalaha Rt 10 yang tidak
terdapat tambang sama sekali dan kebanyakan dikelola oleh perusahaan maka dari itu banyak
Pembangunan Sosial 2019| 55
sekali perusahaan- perusahaan yang mengekspos bahan galian ini untuk diambil isinya seperti
batu bara, minyak bumi dan gas alam berupa bahan mentah dan di ekspor keluar
negeri.sebagian lahan yang masih memiliki potensi batu bara tidak semuanya dikeruk karena
warga sekitar daerah tersebut masih mempertahankan lahannya. Tambang-tambang tersebut
ada yg dimiliki oleh BUMN seperti pertambangan minyak dan untuk Swasta seperti
pertambangan batu bara, tanah uruk dan batu gunung.
Gambar 4.11 Batu gunung dan tanah uruk Gambar 4.12 Lahan planning PT Pertamina
Sumber : Dokumentasi Lapangan 2019
Gambar 4.13 Lahan Penumpukan Batu Bara
Sumber : Dokumentasi Lapangan 2019
G. Potensi Alam
Di desa tanah datar banyak sekali terdapat potensi lahan. Berikut beberapa potensi
lahan tersebut seperti perhutanan sosial, lahan kosong, hutan sengon, dan rawa – rawa. Salah
satu dari potensi lahan tersebut khususnya perhutanan sosial dan hutan sengon dijadikan
sebagai tempat resapan air ketika hujan sehingga meminimalisir terjadinya banjir ketika debit
air meningkat. Beberapa dari lahan kosong dijadikan bisnis tanah kavling dan sebagian
Pembangunan Sosial 2019| 56
lainnya dibiarkan begitu saja dikarenakan pemilik lahan tersebut bukan warga desa tanah
datar melainkan orang luar desa tana datar. Untuk beberapa lahan rawa- rawa tidak dikelola
( dibiarkan saja ) karena lahan rawa- rawa ini tidak cocok untuk diubah menjadi lahan
pertanian karena ketika hujan tanamannya bisa terkena lumpur. Untuk sebagian rawa-rawa
memiliki lahan yang bagus sehingga bisa diubah menjadi tempat pembudidayaan ikan
( tambak ikan ) dan tempat resapan air ketika hujan.
Gambar 4.14 rawa Gambar 4.15 Lubang Pasca Tambang
Sumber : Dokumentasi Lapangan 2019
Gambar 4.16 Lahan Kosong
Sumber : Dokumentasi Lapangan 2019
5.3 Lokasi Potensi Sumber Daya Alam
Lokasi sumber daya alam yang terdapat di desa tanah datar terletak di 13 RT dan 2
Dusun yang dimana sumber daya yang aktif di kelola masyarakat mayoritas terletak di dusun
selatan dekat dengan pemukiman warga sedangkan di dusun utara banyak terdapat lahan
kosong karena wilayahnya lebih luas dan tidak padat penduduk seperti di dusun selatan.
Pembangunan Sosial 2019| 57
Tabel 4.1 Potensi Sumberdaya Alam setiap RT
No Lokasi Jumlah sumber daya Keterangan
alam
1. RT 1 Dusun Utara 7 Batu bara,peternakan ayam broiler,pohon
jati,sumur bor,semangka,rawa, lahan tidur berupa
hutan
2. RT 2 Dusun Utara 10 Peternakan ayam broiler,planning minyak
pertamina,sawit,kolam sawadaya
masyarakat,sumur bor, jagung
,hutan,kelapa,sumur bor
3. RT 3 Dusun Utara 12 Sawit,lada,jagung,kolam pertamina,batu
gunung,tanah uruk ,peternakan ayam,sayur-
sayuran,rawa,hutan,minyak,batu bara
4. RT 4 Dusun Utara 9 Sarangwallet,karet,sawit,batu
bara,semangka,padi,kolam ikan, rawa,lahan
kosong
5. RT 5 Dusun Utara 6 Perhutanan sosial,pisang,sayur-
sayuran,hutan,lahan kosong,lubang pasca
pertambangan
6. RT 6 Dusun Selatan 13 Karet, sawit, padi gunung, jagung, peternakan
lebah, batu bara, sengon, kolam ikan air
tawar,rawa,kolam ikan, gaharu,jeruk
7. RT 7 Dusun Selatan 9 Sawit,batu bara,jeruk,seamangka,jagungsayur-
sayuran,hutan,lahan kosong,kelapa,sumur bor
8. RT 8 Dusun Selatan 9 Peternakan lebah madu, padi sawah,kelapa,buah-
buahan,sayur-sayuran,kelapa,rawa,sumur
bor,sarang wallet
9. RT 9 Dusun Selatan 7 Sayur-sayuran, buah-buahan, bamboo,peternakan
ayam,sungai,sumur bor,sumur gali
10. RT10Dusun Selatan 8 Padi,sayur-sayuran,buah-
buahan,rawa,sungai,sumur bor,sumur gali
11. RT11Dusun Selatan 6 Lada,jagung,sayur-sayuran,sumur bor, sumur gali
Pembangunan Sosial 2019| 58
12. RT12Dusun Selatan 10 Sawit,lada,batubara,karet,lada,sayur-
sayuran,hutan,sungai,sumur bor,sumur gali
13. RT13Dusun Selatan 6 Sawit,jagung,pisang,padi,buah-buahan,lahan
kosong
Sumber : Olah Data Lapangan 2019
5.4 Kepemilikan Sumber Daya Alam
a. Pribadi
Di desa tanah datar untuk kepemilikan pribadi terbagi menjadi dua yaitu milik
warga yang berdomisili di tanah datar dan diluar tanah desa tanah datar, untuk
kepemilikan lahan sebagian di miliki oleh warga di luar desa tanah datar sehingga
banyak terdapat lahan yang tidur yang tidak di kelola. Kepemilikan lahan dan
tanaman yang ada di tanah desa tanah datar berbeda yang dimana terdapat petani
tanpa lahan yang menggarap lahan untuk pertanian tanaman nonpermananen seperti
sayur-sayuran dengan sistem pinjam lahan.
b. Swasta
Kepemilikan swasta mayoritas di miliki oleh perusahaan-perusahan bergerak di
bisnis pertambangan batu bara, kepemilikan swasta biasanya dimiliki oleh lebih dari
satu orang yang dimana terdapat beberapa orang atau kelompok yang melakukan
kerjasama dalam kepemilikan dan pengolahan sumber daya alam tersebut.
c. Pemerintah
Kepemilikan pemerintah yaitu sumber daya yang ada di kelola oleh pemerintah
seperti perhutanan sosial dan Minyak bumi
5.5 Kebutuhan Pengembangan
1.Desa membuat satu sumber mata air besar yang nantinya akan dialirkan kepada masyarakat
tanah datar dengan sistem berbayar layaknya PDAM yang bisa menunjang pendapatan desa
dan menjadi BUMDES
Pembangunan Sosial 2019| 59
2.Desa melalui ibu-ibu PKK mengelola hasil kebun yang bisa meningkatkan harga jual
seperti mengadakan pelatihan untuk membuat produk olahan seperti kripik buah, sari buah ,
dll
3.Desa mengambil kembali lahan tidur yang banyak tidak dikelola oleh masyarakat untuk
kemudian bisa digunakan atau dikelola oleh warga yang mana hasil pengelolahaan itu dapat
menjadi pendapatan desa dan meningkatkan pemanfaatan dan prodiktivitas
4.Mereklamasi lahan pasca tambang menjadi lahan produktif seperti lahan perkebunan dan
pemukiman
5.6 Cluster Sumber Daya Alam
Gambar 4.17 Cluster Sumber Daya Alam Seluruh RT
Sumber : Olah Data Lapangan 2019
Pembangunan Sosial 2019| 60
Gambar 4.18 Legenda Cluster
Sumber : Olah Data Lapangan 2019
Clutering merupakan proses pengelompokkan data dari hasil observasi untuk
memperjelas potensi unggul yang ada disuatu daerah. Analisis Cluster atau klompok
merupakan teknik analisis data yang bertujuan untuk mengelompokkan objek ke dalam
beberapa kelompok yang memiliki karakteristik berbeda.
Dalam proses pengklasteran kami menggunakan metode hierarki. Metode hierarki
sendiri merupakan metode yang memulai dari pengelompokan dengan dua atau lebih objek
yang memiliki kesamaan paling dekat . dalam metode hierarki claster terdapat 2 tipe dasar
yaitu agglomerative (pemusatan) dan divisive (penyebaran). Dalam metode agglomerative
setiap objek atau observasi di anggap sebagai sebuah claster tersendiri. Dalam tahap
selanjutnya, 2 laster yang memiliki kemiripan digabungkan menjadi sebuah claster baru
demikian seterusnya. Sebaliknya, dalam metode divisive beralih dari sebuah claster besar
yang terdiri dari semua objek atau observasi. Selanjutnya objek atau observasi yang
mempunyai ketidakmiripan yang jelas kami pisahkan demikian seterusnya.
Dibuatnya pengklasteran ini agar kita bisa melihat dengan jelas tentang potensi lahan
dan komoditas unggulan yang ada di masing- masing RT yang ada di Dusun Utara Dan
Dusun Selatan dari Desa Tanah Datar.
Pembangunan Sosial 2019| 61
Berdasarkan hasil analisis klaster yang dapat dilihat dari gambar diatas, kami
membaginya menjadi 3 klaster yang memiliki karakteristik dan ciri –ciri dari setiap klaster.
Berikut pembagian klaster yang ada :
1. Klaster 1 yang berwarna HITAM sebagai wilayah yang Sumber Daya Alamnya telah
dikelola oleh Pemerintah, Swasta, Kelompok, atapun Perseorangan.
2. Klaster 2 yang berwarna MERAH sebagai wilayah yang Sumber Daya Alamnya
masih dikelola hingga sekarang seperti Hutan, Perkebunan, Pertanian, Rawa-rawa,
dan pertambangan.
3. Klaster 3 yang berwarna HIJAU sebagai wilayah dengan Sumber Daya Alamnya
yang masih belum di kelola sama sekali oleh warga desa dan kebanyakan lahan
tersebut merupakan bekas lahan pembebasan bandara.
Komoditas Sumber Daya Alam yang ada di dusun utara antara lain perkebunan ,
pertanian , peternakan, perhutanan dan minyak bumi. Tetapi komoditas yang baling banyak
dan menjadi unggulan adalah perkebunan yaitu : Kelapa Sawit
Deskrpsi Penyebaran :
1. RT 1 dengan Perkebunan dan Hutan seperti : Jagung, Kelapa Sawit, Pohon Gharu
dan pohon Jati
2. RT 2 dengan Perkebunan dan Pertanian seperti : Kelapa Sawit, Jagung dan
Semangka
3. RT 3 dengan Pertanian sepeti : Lada dan Jagung.
4. RT 4 dengan Perkebunan seperti : Kelapa Sawit dan Pohon Karet
5. RT 5 dengan Pertanian seperti : Sayur- sayuran dan Buah-buahan.
Komoditas Sumber Daya Alam yang ada di dusun Selatan antara lain Perkebunan , Pertanian
, Peternakan, Perhutanan Minyak bumi dan Batu bara. Tetapi komoditas yang baling banyak
dan menjadi unggulan adalah Pertanian yaitu : Jagung, Buah-buahan dan Sayur-sayuran.
Deskrpsi Penyebaran :
1. RT 06 dengan Pertanian dan Perkebunannya seperti : Padi, Jagung, Buah-buahan,
Sayur-sayuran, Kelapa Sawit dan Pohon Karet.
Pembangunan Sosial 2019| 62
2. RT 07 dengan Pertanian dan Perkebunannya Seperti : Buah-buahan, Sayur-sayuran,
serta Kelapa Sawit.
3. RT 08 dengan Pertaniannya Seperti : Kelapa Sawit, Sayur-sayuran, Buah-buahan, dan
Padi.
4. RT 09 dengan Pertaniannya Seperti : Sayur-sayuran dan Buah-buahan.
5. RT 10 dengan Pertaniannya Seperti : Padi. Sayur-sayuran. Buah-buahan.
6. RT 11 dengan Pertaniannya Seperti : Jagung, Buah-Buahan, Sayur-sayuran.
7. RT 12 dengan Pertaniannya Seperti : Jagung, Lada dan Sayur-sayuran
8. RT 13 dengan Pertaniannya Seperti : Lada, Melon, Semangka dan Sayur-sayuran
5.7 Kesimpulan
Pada umumnya penggunaan lahan di tanah datar dikelola untuk pertanian,
perkebunan ,perikanan,peternakan dan aktifitas pertambangan. Ubtuk pertanian petani di
tanah datar mayoritas menanam tanaman tumpang sari seperti buah-buahan dan sayur-
sayuran. Untuk perkebunan petani menanam sawit,lada,dan karet yang dimana tanaman
tersebut dapat tumbuh di tanah yang kualitnya kurang baik seperti lahan pasca pertmabangan
, untuk lokasi perkebunan sawit dan lada jauh ke dalam sehingga susah di akses. Untuk
kepemilikan sumber dsya alam dan lahan yang ada di des tanah datar banyak yangberbeda
karena pemiliknys berdomisili di luar desa , kepemilikan tersebut terbagi menjadi pribadi,
swasta dan pemerintah. Untuk kesuburan tanah yang ada di desa tanah datar cukup baik
kecuali lahan yang masih digunakan untuk aktifitas pertamabangan dan rawa yang tidak
dapat dikelola untuk aktifitas lain seperti pertanian karena terdapat beberapa masalah terkait
kesuburan tanah. Sumber daya alam yang ada memiliki potensi masing-masing dan dapat di
kembangan yang dimana lahan pertanian dan perkebunan yang ada memiliki hasil yang
cukup baik jika di kembangkan dengan baik dapat menjadi komoditas unggul seperti jagung,
buah-buahan, dan karet jika kita melintas di desa tanah datar kita akan melihat perkebunan
buah-buahan di pinggir jalan yang subur dan hasil panenya cukup banyak tetapi pemiliknya
bukan warga desa melainkan penduduk luar. Untuk masalah yang di temui di desa tanah datar
terkait sumber daya alam dimana pada bidang pertanian dan perkebunan maslaah yang paling
umum terjadi terkait cuaca, hama, asupan pupuk dan harga jual yang tidak stabil.sumber air
yang ada di tanah datar mayoritas dari sumur bor dan sumur gali tetapi air tersebut tidak
dapat di konsumsi karena kadar asam yang ada terlalu tinggi.
5.8 Saran
Pembangunan Sosial 2019| 63
Mengelola Hasil Pertanian
Desa Tanah Datar banyak menghasilkan hasil pertanian dan perkebunan yang dapat
dikatakan dalam jumlah banyak terutama untuk hasil perkebunan seperti jagung dan
semangka yang sangat banyak di desa tanah datar. Berkaca dari hal tersebut yang bisa
dikembangkan untuk proses kemajuan desa adalah dengan mengolah buah buah hasil panen
tersebut agar menghasilkan produk dengan nilai jual yang tinggi seperti dapat diolah menjadi
keripik buah seperti yang ada dikota malang dan membuat ice cream buah sehingga selain
bisa mengembangkan kreatifitas dan membantu memberdayakan masyarakat namun juga bisa
menjadi pemasukan untuk desa dari segi ekonomi.
Pembuatan saluran air
Belum masuknya PDAM di Desa Tanah Datar mengakibatkan warga desa sangat
bergantung pada sungai dan sumur bor maupun sumur galian serta air hujan untuk kebutuhan
air mereka. Namun sungai yang tercemar akibat adanya limbah dari perusahaan
mengakibatkan sungai bukan lagi menjadi pilihan yang baik sehingga lebih memilih
menggunakan sumur bor maupun sumur galian, akan tetapi warga yang tidak mempunyai
sumur bor maupun sumur galian hanya dapat mengandalkan air hujan ataupun membeli air
tendon untuk kebutuhan sehari-hari. Banyak lahan kosong yang ada di Desa Tanah Datar
yang dapat digunakan untuk membuat satu sumur bor yang besar yang mana dapat
mengalirkan air ke seluruh wilayah desa dan masyarakat membayar per-bulan layaknya
PDAM
Mengambil alih lahan Tidur Pasca pertambang
Banyak lahan tidur yang ada diwilayah Desa Tanah Datar yang mana lahan tersebut
banyak dimiliki oleh orang yang ada diluar Desa Tanah Datar namun oleh pemilik tidak
dilakukan upaya untuk mengelola tanah tersebut. Padahal jika lahan tersebut dimiliki oleh
desa dan diberikan kepada warga untuk mengelola lahan tersebut maka akan memudahkan
untuk pengembangan desa karena masyarakat sekitar yang mengelola dan tidak perlu
menanam sampai ke luar Desa Tanah Datar.
. Untuk sumber mata air beberapa tahun ke depan.
Sumber Mata Air yang ada di Desa Tanah Datar yang berupa sumur bor dan sumur
galian harus dikembangkan dan diperbesar skala nya dan dapat pula menjadi sumber air yang
Pembangunan Sosial 2019| 64
besar dan dapat digunakan dalam jangka waktu yang lebih panjang. Selain itu membuat satu
sumber mata air yang besar yang dapat menampung air dan mengalirkannya ke seluruh desa
sehingga akan mencukupi kebutuhan air di Desa Tanah Datar.
BAB VI
PEREKONOMIAN MASYARAKAT DESA
6.1. Penduduk Desa Tanah Datar
Desa Tanah Datar merupakan salah satu desa yang terletak dikecamatan
Muara Badak Kabupaen Kutai Kartanegara Provinsi Kalimantan Timur. Berdasarkan data
kependudukan yang bersumber dari laporan keadaan penduduk Desa Tanah Datar oktober
2019 menunjukkan bahwa persebaran dan jumlah penduduk terbagi menjadi sebagai berikut:
Tabel. 5.1 Jumlah Penduduk
Jumlah Jumlah Penduduk
NO RT Kepala Perempuan L+P
Dusun
Keluarga Laki-laki
(KK)
11 98 162 145 307
22 96 163 142 305
33 Utara 124 201 174 375
44 82 135 144 279
55 83 132 132 264
16 40 85 64 149
27 44 79 63 142
38 91 158 125 283
49 Selatan 88 144 134 278
5 10 43 70 59 129
6 11 18 29 23 52
7 12 23 42 36 78
Pembangunan Sosial 2019| 65
8 13 50 91 88 179
Jumlah 880 jiwa 1491 jiwa 1329 jiwa 2820
jiwa
Sumber : Laporan Keadaan Penduduk Desa Tanah Datar Oktober 2019
Dari Tabel diatas dapat diketahui bahwa jumlah pendudk di Desa Tanah Datar adalah
2820 jiwa yang kemudian terbagi menjadi dua dusun (dusun utara dan dusun selatan) dan tiga
belas RT (RT satu sampai RT tiga belas).
Diagram. 5.1 Jumlah Penduduk Laki-Laki dan Perempuan
Series 1; LAKI- Series 1;
LAKI (53%); PEREMPUAN
1491 (47%); 1329
LAKI-LAKI (53%) PEREMPUAN (47%)
Series 1; LAKI- Series 1;
LAKI (53%); PEREMPUAN
1491 (47%); 1329
LAKI-LAKI (53%) PEREMPUAN (47%)
Sumber : Olah Data Lapangan 2019
Dari diagram diatas dapat diketahui bahwa jumlah penduduk laki-laki di Desa Tanah
Datar adalah sebanyak 1.491 jiwa dan jumlah penduduk perempuan sebanyak 1.329 jiwa
sehingga dapat disimpulkan bahwa jumlah penduduk laki-laki lebih besar daripada jumlah
penduduk perempuan.
Pembangunan Sosial 2019| 66
6.2. Mata Pencaharian
Gambaran mata pencaharian Penduduk Desa Tanah Datar dapat dilihat pada tabel 6.2
dibawah. Gambaran ini merupakan klasifikasi jenis mata pencaharian masyarakat
berdasarkan beberapa sektor tertentu yang memang ada di Desa Tanah Datar.
No Sektor Tabel 5.2. Mata Pencaharian
1 Jasa Jumlah
2 Pertanian 403 Jiwa
3 Peternakan 270 Jiwa
4 Perdagangan
S3e8 rJiiweas 1
30 Jiwa
Sumber : Pofil Desa 2018
Berdasarkan tabel diatas dapat diketahui bahwa ada empat sektor yang menjadi mata
pencaharian pokok penduduk Desa Tanah Datar yaitu Sektor Jasa, Sektor Pertanian, Sektor
Peternakan dan Sektor Pedagang.
Pembangunan Sosial 2019| 67
Diagram 5.2. Mata Pencaharian pokok penduduk Desa Tanah Datar
Series 1; Jasa
(54%); 403
Series 1; Pertanian
(36%); 270
Series 1; Series 1;
Peternakan (6%); Perdagangan (4%);
38 30
Jasa (54%) Pertanian (36%) Peternakan (6%) Perdagangan (4%)
Sumber : Pofil Desa 2018
Dari diagram diatas dapat diketahui bahwa mata pencaharian pokok penduduk Desa
Tanah Datar didomonasi oleh sektor jasa yang kemudian disusul oleh sektor pertanian,
peternakan dan perdagangan.
A. Sektor Jasa
Sesuai dengan klasifikasinya, Desa Tanah Datar merupakan desa dengan salah satu
mata pencaharian penduduknya berada pada sektor jasa. Dari gambar Diagram.3 dibawah ini
mennjukkan pembagian mata pencaharian penduduk Desa Tanah Datar pada sektor jasa yang
terbagi daam beberapa jenis.
Diagram 5.3. Sektor Jasa
Pembangunan Sosial 2019| 68
Series 1; Karyawan; 0,000273
Series 1; Tukang Kayu; 0,000051
Series 1; Pegawai Negeri Sipil; 0,000025
Series 1; Aparatur Pemerintah Desa; 0,000012 Series 1; Tukang Cukur; 0,000002 Series 1; Tukang Batu; 0,000027
Series 1; Montir; 0,00001
Series 1; Guru Hononer; 0,000005 Series 1; sopir; 0,000005
Series 1; Tukang Service Elektronik; 0,000002
Series 1; Tenaga Kesehatan; 0,000006 Series 1; Penjahit; 0,000001
Karyawan Tenaga Guru Pegawai Aparatur Montir Penjahit Tukang Tukang Tukang sopir Tukang
Kesehatan Hononer Negeri Sipil Pemerintah Cukur Kayu Batu Service
Desa Elektronik
Sumber : Olah Data Lapangan 2019
Dari diagram diatas dapat diketahui bahwa mata pencaharian dalam sektor jasa yang
ada di Desa Tanah Datar terbagi menjadi karyawan, tenaga kesehatan, guru honorer, PNS,
aparatur pemerintah desa, montir, penjahit, tukang cukur, tukang kayu, tukang batu, sopir dan
tukang service elektronik. Pada diagram tersebut menunjukkan bahwa karyawan menjadi
jenis mata pencaharian yang mendominasi pada sektor jasa dengan jumlah 273 jiwa yang
bekerja sebagai karyawan
B. Sektor Pertanian
Sejak awal Desa Tanah Datar berdiri, desa ini merupakan desa dengan sumber mata
pencaharian penduduk berada pada sektor pertanian sehingga tidak heran jika penduduknya
bekerja sebagai petani.
Diagram 5.4. Sektor Pertanian
Pembangunan Sosial 2019| 69
Murni (94%); 253
Murni (94%) Buruh (6%); 17
Buruh (6%)
Sumber : Olah Data Lapangan 2019
Dari diagram diatas dapat diketahui bahwa penduduk yang bekerja pada sektor
pertanian ini terbagi menjadi dua jenis yaitu sebagai petani murni dengan jumlah 253 jiwa
dan buruh tani berjumlah 17 jiwa sehingga dapat disimpulkan bahwa jenis petani yang ada
didesa Tanah Datar didominasi oleh petani murni.
C. Sektor Peternakan
Sesuai dengan klasifikasinya, Desa Tanah Datar merupakan desa dengan salah satu
mata pencaharian penduduknya berada pada sektor peternakan. Dari gambar Diagram.5
dibawah ini mennjukkan pembagian mata pencaharian penduduk Desa Tanah Datar pada
sektor peternakan yang terbagi daam beberapa jenis.
Diagram 5.5. Sektor Peternakan
Bebek; 20
Ayam; 3 Sapi; 8 Bebek Walet; 2 Ikan; 4 Burung Puyuh; 1
Ayam Sapi Walet Ikan Burung Puyuh
Sumber : Olah Data Lapangan 2019
Dari diagram diatas dapat diketahui bahwa sektor peternakan yang ada di Desa Tanah
Datar terbagi menjadi peternakan ayam, sapi, bebek, walet, ikan dan buruh puyuh. Pada
Pembangunan Sosial 2019| 70
diagram tersebut menunjukkan bahwa peternakan bebek yang menjadi jenis yang
mendominasi sektor pertanian dengan jumlah 20 peternak.
D. Sektor Perdaganagan
Sesuai dengan klasifikasinya, Desa Tanah Datar merupakan desa dengan salah satu
mata pencaharian penduduknya berada pada sektor perdagangan. Dari gambar Diagram.6
dibawah ini mennjukkan pembagian mata pencaharian penduduk Desa Tanah Datar pada
sektor perdagangan yang terbagi dalam beberapa jenis.
Diagram 5.6.Sektor perdagangan
Sedang; 17
Kecil; 12
Besar; 1
Besar Sedang Kecil
Sumber : Olah Data Lapangan 2019
Dari diagram diatas dapat diketahui bahwa sektor perdagangan yang ada di Desa
Tanah Datar terbagi menjadi pedagang besar, sedang dan kecil. Pedagang besar adalah
pedagang yang sudah memiliki karyawan yang membantu menjalankan kegiatan usahanya.
Pedagang sedang adalah pedagang yang berjualan dirumah dan dikelola secara mandiri tanpa
bantuan karyawan. Sedangkan Pedagang kecil adalah pedagang yang berjualan secara
keliling (kaki lima). Pada diagram diatas menunjukkan bahwa pedagang sedang menjadi jenis
yang mendominasi sektor perdagangan dengan jumlah 17 pedagang.
6.3. Pendapatan
Jumlah besaran Pendapatan yang dimasukkan kedalam tabel dibawah ini merupakan
hasil respresentasi dari setiap sektor jenis mata pencaharian penduduk desa tanah datar.
Berikut adalah tabel Pendapatan penduduk desa tanah datar:
Tabel. 5.3. Pendapatan
NO SEKTOR JENIS Karyawan PENDAPATAN/BULAN
1 JASA Karyawan Perusahaan (Rp)
5.000.000
Pembangunan Sosial 2019| 71
Tenaga Swasta 7.000.000
Kesehatan Karyawan 1.000.000
Perusahaan 2.100.000
Pemerintah
Perawat 1.000.000
3.000.000
Bidan 1.300.000
2.500.000
Guru Ahli 1.500.000
Pengobatan 2.000.000
Tradisional 1.500.000
Pegawai 3.000.000
Negeri Sipil 500.000
Honorer 300.000
5.000.000
Sopir 2.000.000
Penjahit
Montir
Tukang Cukur
Aparatur Pemerintah Desa
Murni
2 PERTANIAN Buruh tani
3 PETERNAKAN
Ayam
Sapi
Pembangunan Sosial 2019| 72
Bebek 2.000.000
Walet 10.000.000
Ikan 2.000.000
Burung Puyuh 2.500.000
24.000.000
Besar 7.000.000
4 PERDAGANGAN Sedang 1.000.000
Kecil
Sumber : Olah Data Lapangan 2019
Dari tabel diatas dapat diketahui bahwa jumlah pendapatan terbesar ada pada sektor
perdagangan dengan jenis pedagangan besar dengan jumlah pendapatan Rp.24.000.000 dan
jumlah pendapatan terkecil ada pada sektor pertanian yaitu petani murni dengan jumlah
pendapatan sebesar Rp.300.000 setiap bulan. Dari beberapa data pendapatan yang didapatkan
pada tiap sektor pekerjaan masyarakat desa tanah datar, data yang diperoleh dari
pemerintahan desa maupun hasil wawacara tiap warga desa. Ada beberapa informan yang di
wawancarai dari setiap sektor pekerjaan sekitar satu atau dua orang.
6.4. Rata-rata Pendapatan disetiap sektor
Diagram 5.7 Pendapatan disetiap sektor
Pembangunan Sosial 2019| 73
Perdagangan;
Rp10.666.667
Peternakan;
Rp3.916.667
Jasa; Rp2.575.000
Pertanian;
Rp400.000
Jasa Pertanian Peternakan Perdagangan
Sumber : Olah Data Lapangan 2019
Untuk rata-rata pendapatan disetiap sektor yang sudah dipaparkan diatas,dengan
menyimpulkan pendapatan dari beberapa sektor pekerjaan secara keseluruhan data diperoleh
dari beberapa informanmelalui wawancarai dan data primer.
6.5. Perkembangan Perekonomian Desa Tanah Datar
A. Perkembangan Perekonomian berdasarkan sejarah desa
Berikut adalah perkembangan perekonomian Desa Tanah Datar berdasarkan sejarah
desa.
Gambar 5.1. Perekonomian berdasarkan sejarah desa
Pembangunan Sosial 2019| 74
Sumber : Olah Data Lapangan 2019
Sebelum 1978
Pada saat ini mayoritas penduduk Desa Badak Mekar yang sekarang menjadi Desa
Tanah Datar bekerja pada sektor pemanfaatan hasil hutan berupa kayu. Hal tersebut ditandai
dengan berdirinya pabrik pengolahan kayu pada tahun 1978
1978-2001
Masuknya masyarakat pesisir pantai muara badak ke wilayah Desa Tanah Datar
membawa perubahan pada kegiatan perekonomian di Desa tanah Datar, tujuan mereka masuk
ke wilayah ini adalah untuk mencari lahan untuk berkebun, sehingga pada masa ini kegiatan
perekonomian masyarakat Desa Tanah Datar didomonasi oleh sektor pertanian dan
perkebunan terkhusus perkebunan lada dan puncaknya pada tahun 1998.
2001-2018
Kegiatan perekonomian masyarakat Desa tanah datar pada masa ini didominasi oleh
sektor pertambangan. Hal tersebut ditandai dengan beroperasinya beberapa perusahaan batu
bara sejak tahun 2001. Maka dari itu banyak masyarakat yang berubah profesi bekerja di
sector pertambangan karena pendapatan yang lebih tinggi dari pekerjaan sebelumnya dan
sangat menguntungkan bagi masyarakat disana.
2018-sekarang
Kegiatan pembangunan jalan dan bandara yang terus dilakukan oleh pemerintah
berdampak pada perubahan jenis masyarakat Desa Tanah Datar. Pada masa ini kegiatan
perekonomian masyarakat didominasi oleh sektor jasa.
Prediksi kedepan
Rencana pemerintah Desa Tanah Datar untuk membangun tempat wisata berupa
pembangunan Danau sebagai salah satu solusi untuk mengatasi permasalahan air di desa ini
diprediksikan akan membawa perubahan pada kegiatan perekomonian penduduk sehingga
pada waktu yang akan datang kegiatan perekonomian penduduk diprediksikan akan beralih
pada sektor pariwisata.
Pembangunan Sosial 2019| 75
B. Perkembangan Perekonomian berdasarkan profil desa
Perkembangan Perekonomian berdasarkan profil desa ini ditinjau berdasarkan
pendapatan setiap keluarga baik dari kepala keluarga maupun dari anggota keluarga yang
bekerja yang kemudian dituliskan dalam profil desa pada setiap tahunnya
Diagram 5.8 Pendapatan Keluarga
Su 2018; Rp8.000.000
mb
er :
Ola
h
Dat
a
Lap
ang
an 2015; Rp1.500.000 2016; Rp1.500.000 2017; Rp1.500.000
201 2015 2016 2017 2018
9
Dari grafik diatas dapat diketahui bahwa pendapatan keluarga penduduk Desa Tanah
Datar dari tahun 2015 sampai 2017 mengalami persamaan jumlah pendapatan yaitu sebesar
Rp1.500.000 lalu pada tahun 2018 mengalami kenaikan yang sangat signifikan menjadi
Rp.8.000.000.
Untuk pendapatan keluarga data tersebut didapatkan dari pemerintah Desa Tanah
Datar yang mencatat tiap tahun pendapatan kepala keluarga, dan juga wawancara dari
beberapa kepala keluarga (informan) yang bekerja untuk mengetahui tiap tahun pendapatan
nya.
Standar yang digunakan dalam mengetahui indikator ekonomi masyarakat
Desa Tanah Datar adalah Standar Kabupaten. Standar kabulaten ini ditinjau dari jumlah
besaran Upah minimun kabupaten kukai kartanegara yakni sebesr Rp 3.175.863 Berikut
adalah tabel indikator ekonomi Desa Tanah Datar
Pembangunan Sosial 2019| 76
Tabel 5.4 Indikator Ekonomi
Jumlah
(kepala
No Indikator keluarga)
1 Kaya 294
2 Cukup 37
3 Miskin 270
Sumber : Olah Data Lapangan 2019
Tabel indikator ekonomi diatas merupakan hasil klasifikasi ekonomi
masyarakat dengan jenis kaya, cukup dan miskin. Pembagian indikator tersebut dibagi
berdasarkan jjumlahnesraam Upah Minimum Kabupaten Kutai Kartanegara 2019 yakni
sebesar Rp 3.175.863 setiap bulan maka yang termasuk dalam kategori miskin adalah
keluarga dengan pendapatan kurang dari Rp 3.175.863, keluarga dengan pendapatan sama
dengan Rp 3.175.863 masuk kedalam kategori cukup dan keluarga dengan pendapatan besar
dari Rp 3.175.863 masuk kedalam kategori kaya.
Diagram 6.9 Ekonomi
Pembangunan Sosial 2019| 77
Miskin; 17; 2%
Cukup; 253; 34%
; kaya; 471; 64%
Sumber: Olah Data Lapangan 2019
A. Kaya
Yang termasuk kedalam kategori kaya adalah masyarakat dengan
pendapatan lebih besar dari Rp 3.175.863 sehingga jika dilihat pada tabel pendapatan diatas
maka yang termasuk kedalam kategori ini adalah sektor jasa, peternakan dan pedagangan.
B. Cukup
Yang termasuk kedalam kategori cukup adalah masyarakat dengan pendapatan sama
dengan Rp 3.175.863 sehingga jika dilihat pada tabel pendapatan diatas maka yang termasuk
kedalam kategori ini adalah sektor pertanian dengan jenis profesi aparatur pemerintah desa
dan pegawai negeri sipil.
C. Miskin
Yang termasuk kedalam kategori miskin adalah masyarakat dengan pendapatan
kurang dari Rp. 3.175.863 sehingga jika dilihat pada tabel pendapatan diatas maka semua
sektor pekerjaann yang ada di desa tanah datar termasuk kedalam kategori ini. Hanya saja
tidak semua jenis pekerjaan didalam sektor tersebut termasuk Sebab dalam setiap sektor akan
terbagi lagi menjadi beberapa jenis mata pencaharian.
6.6 lembaga Ekonomi.
Pembangunan Sosial 2019| 78
Dalam UU No 6 Tahun 2014 tentang Desa dijelaskan dalam Bab I Ketentuan Umum
Pasal 1 Ayat 6 bahwa "Badan Usaha Milik Desa, yang selanjutnya disebut BUM Desa,
adalah badan usaha yang seluruh atau sebagian besar modalnya dimiliki oleh Desa melalui
penyertaan secara langsung yang berasal dari kekayaan Desa yang dipisahkan guna
mengelola aset, jasa pelayanan, dan usaha lainnya untuk sebesar- besarnya kesejahteraan
masyarakat Desa."
Satu-satunya lembaga ekonomi yang ada di Desa Tanah Datar adalah BUMDES
(badan usaha milik desa). BUMDES ini terletak di depan kantor Desa Tanah Datar dan disini
mereka menjual beberapa keperluan rumah tangga seperti sabun, air mineral dan beberapa
keperluan alat rumah tangga lainnya. Sehingga apa yang mereka jual disini sama seperti
dengan apa yang di jual oleh kebanyakan toko sembako yang ada di Desa Tanah Datar.
6.7. Cluster di Sektor Ekonomi
Pembangunan Sosial 2019| 79
Gambar. 5.2 Cluster
Sumb
er :
Data
Kelom
pok
Sketsa
Pemet
aan
Sosial
di
desa
Tanah
Datar
2019
A. R
T
1
p
e
r
d
agangan
karena letaknya di pinggir jalan poros samarinda bontang yang dilalui banyak
kendaraan dan sebagai tempat istirahat para pengunjung maka Mayoritas
masyarakat disana bermata pencaharian sebagai pedagang.
B. RT 2 peternakan
Pembangunan Sosial 2019| 80
karena banyak terdapat peternakan ayam dan peternakan bebek yang menjadikan
warga disana bermata pencaharian sebagai peternak.
C. RT 3 pertanian
karena memiliki lahan pertanian yang cukup luas sehingga banyak warga disana
yang menggantungkan hidupnya sebagai petani.
D. RT 4 pertambangan
karena memiliki sumber daya alam berupa tambang yang sudah beroperasi hingga
saat ini.sehingga banyak warga disana yang memanfaatkan tambang sebagai
sumber mata pencahariannya
E. RT 5 pertambangan
sama seperti rt 04 sama- sama memiliki sumber daya alam berupa tambang dan
dijadikan sebagai sumber pendapatan bagi warga disana.
F. RT 6 perdagangan
karena letaknya yang strategis yaitu di tepi jalan poros samarinda bontang . maka
dari itu masyarakat di rt 06 lebih mendominasi debagai wirausaha dengan
membuka berupa toko atau warung.
G. RT 7 pertambangan
karena memiliki sumber daya alam berupa tambang yang sudah lama beroperasi
hingga saat ini. Sehingga banyak warga disana yang memanfaatkan tambang
sebagai sumber mata pencahariannya.
H. RT 8 pertanian
karena memiliki lahan pertanian yang cukup luas sehingga bisa dijadikan sumber
mata pencaharian mereka dengan bertani.
I. RT 9 pertambangan
karena memiliki sumber daya alam berupa tambang yang sudah beroperasi hingga
saat ini. Sehingga banyak warga disana yang memanfaatkan tambang sebagai
sumber mata pencahariannya.
J. RT 10 pertanian
karena di rt 10 memiliki lahan yang cukup luas sehingga bertani menjadi salah
satu mata pencaharian warga disana.
K. RT 11 pertambangan
Pembangunan Sosial 2019| 81
karena memiliki sumber daya alam berupa tambanng yang sudah beroperasi
hingga saat ini. Sehingga banyak warga yang memanfaatkan tambang sebagai
sumber mata pencahariannya.
L. RT 12 pertanian
sama seperti rt. 10 memiliki cukup luas lahan sehingga dapat digunakan untuk
bertani sekaligus sebagai sumber mata pencaharian warga disana.
M. RT 13 pertambangan
karena memiliki sumber daya alam berupa tambang yang sudah beroperasi hingga
saat ini. Sehingga banyak warga yang memanfaatkan tambang sebagai sumber
mata pencahariannya sama seperti di rt 04, 05, 07, 09, 11 dan 13.
6.8. Kalender musim
Kalender musim adalah alat kajian untuk mengetahui kejadian / kegiatan dalam
kehidupan masyarakat berkaitan dengan perubahan waktu.
Arti harfiah (terjemahan lurus) dari “Transek” itu sendiri adalah gambar irisan muka
bumi.Pada awalnya, transek dipergunakan oleh para ahli lingkungan untuk mengenali dan
mengamati “wilayah-wilayah Ekologi” (pembagian wilayah lingkungan alam berdasarkan
sifat khusus keadaannya).
Implementasi dalam masyarakat :
a. Untuk mengetahui kegiatan – kegiatan masyarakat berdasarkan perubahan waktu
b. Untuk mengetahui kejadian – kejadian yang berkaitan dengan kebutuhan dasar yang
terjadi secara berulang dalam kehidupan masyarakat
c. Untuk mengetahui masa - masa kritis dalam kehidupan masyarakat
d. Untuk memberikan gambaran / perkiraan ttg rencana apa yg bisa dilakukan/
dikembangkan pada musim tertentu (ekonomi kreatif) agar bisa lebih memaksimalkan
potensi perekonomian di desa tersebut.
Pembangunan Sosial 2019| 82
Tabel 5.5 Kalender Musim Desa Tanah Datar
Sumber : Wawancara Petani Desa Tanah Datar
a. Jagung
Berdasarkan kalender musim tersebut, jenis tanaman jagung di tanam 2 kali
dalam setahun. Musim tanam ini lebih dikenal dengann istilah OMA (penanaman
pada bulan oktober dan panen pada bulan maret) dan ASEP (tanam pada bulan
april dan panen pada bulan september)
b. Padi
Berdasarkan wawancara dengan petani padi, padi di Desa Tanah Datar di
tanam pada bulan desember dan 3 bulan setelahnya baru bisa panen pada yaitu
bulan maret.
c. Lada
Berdasarkan kalender musim tersebut, lada di panen setiap bulan dan puncak
panen terjadi pada bulan juli.
d. Sawit
Berdasarkan kalender musim tersebut, Sawit di panen sebanyak dua kali
dalam sebulan dan mengalami puncak panen pada bulan november dan desember
e. Karet
Berdasarkan kalender musim tersebut ,Karet di panen setiap bulan dan puncak
panen pada bulan juli dan agustus.
Pembangunan Sosial 2019| 83
6.9. Kesimpulan
Semakin berkembangnya jaman maka semakin maju pula kegiatan perekonomian di
desa tanah datar. Masyarakat tanah datar mayoritas berkerja dalam sektor pertanian akan
tetapi dari realitas yang ditemukan dilapangan masyarakat desa tanah datar memiliki
pekerjaan sampingan sehingga dari sector jasa, dan beberapa sector lainnya juga memegang
peran penting sebagai penyokong perekonomian di Desa Tanah Datar.
Selain itu kehidupan masyarakat tanah datar dilihat dari besar pendapatan perbulan,
kelompok masyarakat yang berpendapatan dibawah rata-rata itu kecil dan bisa dikatakan
pendapatan masyarakat di desa tanah datar tergolong menengah keatas.
Untuk sektor pendukung perekonomian didesa tanah datar sendiri bisa dikatakan
sudah bagus secara structural karna sudah ada pencanangan kelompok tani pada masing-
masing RT hanya saja untuk pelaksanaannya masih belum optimal karna banyak kelompok
tani yang sudah tidak aktif. Selain itu PKK dan kegiatan UKM didesa tanah datar sendiri
harus lebih dimanfaatkan secara optimal.
7.0. Saran
Potensi-potensi di Desa Tanah Datar ini seharusnya dapat di manfaatkan masyarakat
setempat untuk melakukan kemitraan dengan pihak lain sehingga masalah harga komoditas
pertanian yang cenderung berfluktuatif dan merugikan petani tidak lagi menjadi masalah
karena kepastian harga telah didapakan sehingga kesejahteraan bagi petani dapat tercapai.
Tanah tak bersetifikat masih menjadi masalah bagi masyarakat Desa Tanah Datar.
Untuk itu hendaknya masalah ini dapat diperhatikan agar status kepemilikan lahan jelas dan
tidak ada keraguan dalam menggarap lahan mapun keperluan agunan dalam rangka
peminjaman modal dari pihak luar.
Potensi Ibu-ibu di Desa Tanah Datar memunkinkan untuk melakukan kegiatan
divesifikasi makanan olahan jagung. Dengan demikian potensi Desa Tanah Datar menjadi
bertambah, yang jika dikelola akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa itu sendiri.
Diharapkan desa mampu menindaklanjuti pengclusteran yang sudah dilakukan untuk menjadi
acuan sehingga potensi yang ada di setiap RT bisa di kembangkan dengan inovasi-inovasi
baru (Ekonomi Kreatif) di Desa Tanah Datar sehingga kesejahteraan masyarakat dalam
sektor ekonomi bisa tercapai.
Pembangunan Sosial 2019| 84
BAB VII
PENDIDIKAN MASYARAKAT DESA
Pendidikan merupakan salah satu indicator untuk mengukur kemajuan dan
kesejahteraan masyarakat. Suatu masyarakat dengan tingkat pendidikan yang tinggi
diharapkan dapat memiliki kualitas hidup yang tinggi pula sehingga kesejahteraan dapat
dicapai. Tim pemetaan sosial pendidikan melakukan pemetaan di Desa Tanah Datar Muara
Badak untuk mengetahui tingkat pendidikan masyarakat desa melalui beberapa aspek
pendukung seperti sarana dan prasarana penunjang di sekolah, tenaga pengajar administrasi
dan siswa, tingkat pendidikan masyarakat desa, kemampuan masyarakat dalam mengakses
pendidikan, partisipasi masyarakat dalam pendidikan yang berimbas pada perekrutan tenaga
kerja atau peluang kerja. Sekolah yang tim petakan adalah TK Paud Cahaya, TK Nurul Iman,
SDN 005, SDN 018, SMP Filial dan Pondok Pesanter Al Jamil. Metode perolehan data yang
dilakukan adalah survey dokumen, wawancara mendalam dan observasi mengenai fasilitas
infrastruktur sekolah.
7.1 TK Paud Cahaya
TK Paud Cahaya merupakan sekolah yang didirikan oleh Yayasan Muara Badak pada
tahun 2015 yang saat ini sudah berjalan selama 4 tahun, dan terletak di Dusun Utara Desa
Tanah Datar. Berbeda dengan TK Nurul Iman, TK PAUD Cahaya ini masih merupakan
sekolah TK baru dan merupakan sekolah paud pertama yang ada di desa. Awal terbentuknya
sekolah ini karena warga Desa Dusun Utara mengeluhkan jauhnya jarak untuk pergi ke TK
Nurul Iman yang ada di Dusun Selatan sehingga masyarakat membuat kelompok belajar
untuk anak usia dini di salah satu rumah warga yang masih bersifat sementara karena
kekurangan lokasi, sampai akhirnya masyarakat setempat bekerjasama dengan pihak desa
untuk menyediakan lokasi gedung di Dusun Utara dengan memanfaatkan gedung tak terpakai
milik desa untuk kemudian direnovasi menjadi gedung sekolah TK Paud Cahaya.
a) Fasilitas sarana dan prasarana
Bangunan TK Paud Cahaya ini banyak mendapatkan bantuan dana maupun material
dari berbagai CSR perusahan seperti bantuan dari CSR PLN Persero berupa kenopi, PT
Lanna Harita Indonesia berupa bantuan alat permainan anak dan bantuan berupa buku – buku
serta alat peraga edukasi dan bantuan dari iuran orang tua murid (swadaya). Untuk gedung
yang digunakan berasal dari bantuan pemerintah desa dan merupakan Program Nasional
Pengembangan Masyarakat (PNPM)
Pembangunan Sosial 2019| 85
Gambar 6.1 Kondisi gedung dan sarana bermain
Sumber: Dokumentasi Lapangan 2019
Dari gambar diatas dapat diliat bahwa kondisi bangunan yang dicat dengan warna
cerah dan menarik, terdapat pula pagar pembatas yang terbuat dari kayu agar anak murid
aman tidak mudah keluar masuk lingkungan TK, halaman taman bermain yang cukup luas
memudahkan anak murid untuk bermain dengan leluasa dan atap sudah dilengkapi dengan
kenopi agar anak murid tidak kepanasan saat bermain. Bangunan sekolah terdiri dari 3 ruang
belajar.
Gambar 6.2 Kondisi uang belajar
Sumber: Dokumentasi Lapangan 2019
Dari gambar diatas dapat dilihat bahwa ruangan yang terdapat di sekolah ini cukup
luas yang dibagi menjadi 3 ruang kelas. Kelas A untuk murid usia 2-3 tahun (paud) yang
hanya masuk sekolah selama 3 hari, yaitu hari Senin sampai hari Rabu dengan jam belajar
dari jam 9.00 s.d 10.00. Kelas B dan C untuk murid usia 4-5 tahun (TK) yang jadwal sekolah
full dari hari Senin sampai hari Sabtu dengan jam belajar dari jam 08.00-11.00
Pembangunan Sosial 2019| 86
Gambar 6.3 Toilet dan Gudang TK KB Cahaya
Sumber: Dokumentasi Lapangan 2019
Dari gambar diatas dapat dilihat bangunan kecil yang berada tepat dibelakang gedung
sekolah ini merupakan toilet yang dimiliki oleh sekolah dan Posyandu. Di pintu sebelah
kanan merupakan toilet yang digunakan murid dan staff pengajar terlihat sempit dan cukup
kotor karena jarang digunakan dengan jalan yang masih berupa tanah. Di pintu sebelah kiri
merupakan toilet yang digunakan oleh pihak posyandu. Posyandu ini terletak disamping
bangunan sekolah.
Gambar 6.4 Bantuan Program CSR PT.PLN (Persero)
Sumber: Dokumentasi Lapangan 2019
Dari gambar diatas dapat dilihat ini merupakan plang yang dibuat oleh PT PLN
(Persero) yang beroperasi di dekat sekolah TK Paud Cahaya. PT. PLN (persero) memberikan
bantuan CSR berupa pembuatan kanopi, pengecoran halaman dan penambahan fasilitas
belajar berupa buku.
Pembangunan Sosial 2019| 87
b) SDM (tenaga pengajar, administrasi dan siswa)
1) Tingkat pendidikan pengajar
Tingkat pendidikan pengajar TK Paud Cahaya terdiri dari 2 orang lulusan SMA dan 1
orang lulusan S1 yang merupakan warga asli Desa Tanah Datar yang berdomisili di Dusun
Utara. Sistem pengangkatan untuk ketiga tenaga pengajar ini 2 diantaranya diangkat oleh
ketua yayasan dan 1 diantaranya diangkat oleh pemerintah pusat.
2) Penerimaan murid pertahun
Berdasarkan hasil wawancara dari beberapa staf pengajar mengenai penerimaan
murid pada dua tahun terakhir. Setiap tahun ajaran baru penerimaan murid dibedakan
berdasarkan umur dan terbagi menjadi tiga kelas yaitu kelas A, B dan C. Umur 2-3 tahun
untuk pendidikan anak usia dini (paud), umur 3-4 tahun dan umur 4-5 tahun untuk taman
kanak kanak. Pada tahun ajaran 2018-2019 secara keseluruhan pihak sekolah menerima
murid sebanyak 20 orang yang terdiri dari 18 orang berdomisili di daerah Tanah Datar
tepatnya di daerah Dusun Utara, 1 orang berdomisili di daerah Batu Batu dan 1 orang
berdomisili di daerah Badak Mekar.
Pada tahun ajaran 2019-2020 secara keseluruhan pihak sekolah menerima murid
sebanyak 39 orang yang terdiri dari 2 orang berdomisili di daerah Sungai Siring, 2 orang
berdomisili di daerah Badak Mekar, 1 orang berasal dari daerah Batu Batu dan 34 orang
berdomisili di daerah Tanah Datar tepatnya di Dusun Utara.
Apabila dilihat dari data jumlah penerimaan murid tahun 2018-2019 dan 2019-2020
maka terjadi peningkatan dari tahun ajaran sebelumnya yaitu dari 20 orang murid menjadi 39
orang murid yang mayoritas berasal dari daerah Tanah Datar tepatnya di Dusun Utara.
3) Kegiatan murid
Kegiatan murid yang dilakukan di TK Paud Cahaya adalah belajar mengenai ilmu
pengetahuan dasar seperti mengenal huruf, angka, warna dan permainan yang mengasah
motoric serta kreatifitas anak untuk tingkat taman kanak kanak, sedangkan di tingkat
pendidikan usia dini (paud) kegiatan yang dilakukan lebih kepada kelompok bermain.
7.2 TK Nurul Iman
Pembangunan Sosial 2019| 88
TK Nurul Iman merupakan sekolah TK pertama yang di dirikan di Desa Tanah Datar
terletak di Dusun Selatan yang pada tahun 2005 dan saat ini sudah berjalan selama 12 tahun.
Sekolah TK ini berada dibawah Yayasan Wredatama Kalimantan Timur dan merupakan
Program Nasional Pengembangan Masyarakat serta Program Pengembangan Kecamatan
(PNPM – PPK) tahun 2007. Awal pembangunan TK ini berasal dari inisiasi masyarakat yang
mengeluhkan belum adanya sarana pendidikan untuk anak usia dini pada saat awal
pemekaran desa sehingga pihak desa menjalin kerjasama dengan Yayasan Wredatama
Kalimantan Timur untuk membangun TK Nurul Iman ini.
a. Fasilitas sarana dan prasarana
Bangunan TK ini berasal dari bantuan CSR PT. Lanna Harita Indonesia, Yayasan
Wredatama Kalimantan Timur dan bantuan swadaya masyarakat. Dari hasil observasi tim
melihat bahwa sekolah TK ini sudah memiliki fasilitas sarana dan prasarana yang cukup
memadai mulai dari kondisi gedung, ruang kelas, toilet dan perlengkapannya sampai sarana
bermain, namun masih ada satu perlengkapan yang dirasa kurang yaitu APE atau Alat
Permaian Edukasi untuk memberikan stimulis dalam pembentukkan perilaku dan
pengembangan kemampuan dasar anak.
Gambar 6.5 Kondisi Bangunan TK
Sumber: Dokumentasi Lapangan 2019
Dari gambar diatas dapat diliat bahwa kondisi bangunan yang dicat dengan warna
cerah menarik perhatian anak – anak, terlihat juga adanya tanaman hias dilingkungan sekolah
sebagai upaya menciptakan lingkungan yang hijau dan asri, terdapat pula pagar yang terbuat
dari beton agar anak – anak tidak mudah keluar masuk lingkungan TK, terlihat juga adanya
ruang kelas yang dilengkapi fentilasi untuk sirkulasi udara yang memadai, serta adanya
Pembangunan Sosial 2019| 89
hiasan dan dekorasi berupa kerajinan bola tangan, origami dan botol yang merupakan hasil
kerajinan anak murid. Bangunan sekolah ini terdiri dari 3 ruang belajar.
Gambar 6.6 Kondisi ruang belajar
Sumber: Dokumentasi Lapangan 2019
Dari gambar diatas dapat dilihat kondisi ruang belajar yang sudah dilengkapi dengan
prasarana pendukung seperti meja, kursi, papan tulis dan lemari untuk menyimpan buku
maupun kerajinan anak anak dan beberapa hiasan yang dipajang merupakan hasil kreatifitas
anak murid. Di dalam satu ruang kelas terdiri dari 13 orang murid dan 1 guru.
Gambar 6.7 Sarana bermain anak
Sumber: Dokumentasi Lapangan 2019
Dapat dilihat dari gambar diatas saran permainannya cukup lengkap, dengan adanya
prosotan, jungkat – jungkit, ayunan dan wahana permainan lainnya yang disertai kenopi agar
anak anak tidak kepanasan saat bermain.
Pembangunan Sosial 2019| 90
Gambar 6.8 Kondisi toilet
Sumber: Dokumentasi Lapangan 2019
Gambar diatas merupakan foto toilet yang digunakan oleh murid dan staff pengajar,
terlihat toilet cukup bagus dan layak untuk digunakan, air yang tersedia juga layak pakai dan
bersih.
b. SDM (tenaga pengajar, administrasi dan siswa)
1) Tingkat pendidikan pengajar
Tingkat pendidikan tenaga pengajar di TK Nurul Iman terdiri dari 4 orang, 2 orang
lulusan SMA, 1 orang lulusan S1 dan 1 orang lagi sedang menempuh pendidikan S1. Tenaga
pengajar yang bekerja di TK Nurul Iman ini merupakan warga sekitar Desa Tanah Datar dan
masih memiliki ikatan keluarga antar satu dengan yang lain.
2) Penerimaan murid pertahun
Dari data penerimaan murid TK Nurul Iman pada tahun ajaran 2018-2019 dan tahun
2019-2020 memiliki jumlah yang sama yaitu 39 orang murid yang menandakan bahwa
penerimaan murid TK Nurul Iman tidak mengalami peningkatan dan juga penurunan. Pada
tahun ajaran 2019 dari 39 orang murid, 15 murid diantaranya warga Tanah Datar, 19 murid
dari warga Sungai Siring dan 5 murid dari warga Karang Mumus, banyaknya murid dari
warga Sungai Siring dikarenakan lokasi sekolah yang berdekatan dengan daerah perbatasan
antara Tanah Datar dan Sungai Siring.
Pembangunan Sosial 2019| 91
3) Kegiatan murid
Kegiatan murid di TK Nurul Iman adalah belajar menulis, mengenal angka dan huruf
serta penerapan edukasi yang melatih motorik kreatifitas anak seperti membuat kerajinan
dari barang bekas dengan tujuan agar anak anak dapat memanfaatkan limbah dan lebih peduli
terhadap lingkungan. Selain membuat kerajinan, semua murid dan pengajar di TK Nurul
Iman mengadakan agenda rutinan dengan sekolah TK lain yang berada di daerah Muara
Badak seperti Maulid Nabi, jalan santai dan pawai pembangunan.
Gambar 6.9 Hasil kerajinan anak Gambar 6.10 kegiatan rutin tahunan
Sumber: Dokumentasi Lapangan 2019
7.3. SDN 005
SDN 005 Merupakan sekolah dasar dibangun pada tahun 1980an yang terletak di
perbatasan antara Sungai Siring dan Desa Tanah Datar, secara geografis wilayah lahan
sekolah ini dibangun di lahan Kota Madya Samarinda namun secara administrasi mengikuti
daerah Muara Badak (Kabupaten Kukar). Pada awal pembangunan sekolah ini masih di
wilayah Sungai Siring (kota madya Samarinda) sebelum terjadinya pemekaran daerah Muara
Badak tepatnya desa Tanah Datar, namun sampai saat ini sekolah ini masih bermasalah
mengenai administrasi dan lahan. Pihak sekolah masih terus berupaya menyelesaikan
permasalahan ini ke kabupaten namun belum menemui titik terang.
a. Fasilitas sarana dan prasarana
Untuk fasilitas gedung di sekolah ini sudah cukup baik dengan bantuan pembangunan
dari dinas PU Kabupaten pada tahun 2014 terdapat 12 kelas permanen, namun masih ada 3
Pembangunan Sosial 2019| 92
ruang kelas yang merupakan gedung lama dan belum direnovasi yaitu untuk kelas 4 dan 5.
Terdapat juga ruang perpustakaan, UKS, teoilet, ruang guru, tata usaha, kepala sekolah.
Gambar 6.11 Kondisi bangunan Baru Permanen
Pada gambar diatas dapat dilihat bangunan sekolah yang terlihat kokoh terdiri dari 11
ruang kelas permanen dan 1 gedung dengan ruang kelas sementara yang masih berupa
gedung lama. Sekolah ini dilakukan renovasi pada awal tahun 2014 oleh Pemerintah Provinsi
Kalimantan Timur.
Gambar 6.12 Kondisi Bangunan Lama
Sumber: Dokumentasi Lapangan 2019
Dari gambar diatas dapat dilihat gambar kondisi bangunan lama yang terdiri dari 2
bagian yaitu satu ruangan dipergunakan sebagai gudang dan satu ruangan lain digunakan
sebagai ruang kelas untuk murid kelas 4 . Ruangan ini belum dilakukan renovasi lanjutan
dikarenakan adanya peralihan untuk pembangunan gedung, yang awalnya dilakukan
Pemerintah Tingkat Satu Provinsi Kalimantan Timur beralih ke Dinas Pekerjaan Umum
Pembangunan Sosial 2019| 93
(Dinas PU Kukar) dengan mengajukan proposal. Sehingga sampai saat ini bangunan lama
belum direnovasi.
Gambar 6.13 Kondisi Ruang Belajar Lama
Sumber: Dokumentasi Lapangan 2019
Dari gambar diatas dapat dilihat kondisi ruang belajar lama yang masih berdinding
kayu, beratapkan plafon yang rawan bocor jika terjadi hujan dan meja kursi yang masih
berbahan kayu.
Gambar 6.14 Kondisi Ruang Belajar Baru
Sumber: Dokumentasi Lapangan 2019
Dari gambar diatas dapat dilihat kondisi ruang kelas yang sudah berdinding beton,
dengan sirkulasi yang baik dari fentilasi serta bangku dan kursi baru dari bantuan Pemerintah
Kabupaten Kutai Kartanegara maupun Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.
Pembangunan Sosial 2019| 94
Gambar 6.15 Bangunan Mushola yang sedang di bangun
Sumber: Dokumentasi Lapangan 2019
Dari gambar diatas dapat dilihat adanya pembangunan prasarana penunjang lain
berupa mushola yang dananya didapat dari dana iuran orang tua murid melalui komite,
swadaya masyarakat setempat dengan iuran sumbangan sukarela dan bantuan dana maupun
material dari perusahaan terdekat dengan mengajukan proposal.
b. SDM (tenaga pengajar, administrasi dan siswa)
1) Tingkat pendidikan pengajar
Tingkat pendidikan pengajar SDN 005 terdiri dari 17 orang tenaga pengajar dan
kepala sekolah yang berpendidikan Sarjana S1, 2 orang tenaga administrasi staff Tata Usaha
dan perpustakaan yang berpendidikan SMA, serta 1 orang penjaga sekolah yang
berpendidikan SD.
2) Penerimaan murid pertahun
Berdasarkan data yang didapat dari hasil survey dokumen, jumlah murid tahun ajaran
2018-2019 sebanyak 312 orang dan pada tahun ajaran 2019-2020 sebanyak 310 orang. Untuk
prosedur penerimaan murid baru di SD 005 ini berdasarkan usia, yaitu usia 7 tahun dan 8
tahun, yang berusia 8 tahun termasuk prioritas 1, prioritas 2 berusia 7 tahun dan untuk
persyaratan murid baru harus sekolah TK dahulu hanya untuk penunjang, dan buka prioritas
utama.
3) Kegiatan murid
Pembangunan Sosial 2019| 95
Kegiatan murid yang rutin dilakukan pada hari sabtu adalah pembinaan bakat.
Sedangkan ekskul wajib adalah pramuka yang selalu dilakukan setiap akhir pekan dan
dilakukan murid kelas 4, 5 dan 6. Sedangkan kalau ekskul pilihan itu sesuai bakat minat
terdiri dari olahraga, futsal, voli, bulu tangkis, menari, menganyam. Hasil karya murid yang
menganyam dipajang saat pameran Expo pembangunan di Muara Badak.
7.4. SDN 018
Secara geografis SDN 18 terletak di jarak paling dekat ± 250m dari pemukiman padat
penduduk dan di jarak paling jauh ± 8,1 km dari pemukiman padat penduduk. Sekolah ini
dibangun dilahan warga (waqaf) namun letaknya tidak strategis berada di ditepi jurang
sehingga membahayakan siswa saat bermain tanpa pengawasan.
a. Fasilitas sarana dan prasarana
Secara sarana dan prasarana infratruktur SDN 018 memiliki 3 gedung dengan
beberapa fungsi. Gedung 1 dan 2 digunakan sebagai rungan belajar kelas dari kelas 1 sampai
kelas 6, serta gedung ke 3 dengan 4 ruangan digunakan untuk TU, Kantor, Ruang kepala
sekolah dan UKS, dan gedung 4, merupakan hunian bagi penjaga sekolah.
b. SDM (tenaga pengajar, administrasi dan siswa)
1) Tingkat pendidikan pengajar
Untuk tenaga pengajar di SDN 018 berdasarkan data yang diperoleh dari wawancara
staff TU dan Kepala Sekolah dapat diketahui jumlah tenaga pengajar berjumlah 9 orang,
terdiri dari 1 kepala sekolah dan 8 guru pengajar. Dengan masing – masing tingkat
pendidikan terakhir Strata 1 (S1)
2) Penerimaan murid pertahun
Untuk tenaga pengajar di SDN 0018 dengan lulusan S1 sebanyak 8 orang. Sementara
untuk penerimaan siswa pada tahun 2018-2019 sebanyak 168 dan pada tahun 2019-2020
sebanyak 184 orang dimana mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya.
3) Kegiatan murid
Pembangunan Sosial 2019| 96
Kegiatan murid yang rutin dilakukan adalah Maulid nabi, Persami (perkemahan sabtu
minggu) dan Agenda Edukasi nonton Bersama dan cara mencuci tangan yang baik dan benar
yang dilakukan oleh tim pendidikan pemetaan.
7.5. SMP Filial
SMPN 1 Filial merupakan satu satunya SMP yang ada di Tanah Datar yang dibangun
pada tahun 2013 dan sudah berjalan selama 7 tahun. Smp ini dibangun dibelakang SDN 005
dan masih merupakan bangunan sementara dengan bantuan dana sepeunhnya dari swadaya
masyarakat dan orang tua murid, awal mula pembangunan sekolah ini karena SMP 19
terendam banjir dan ditutup sehingga masyarakat mengusulkan pembangunan sekolah baru
yaitu SMP 1 filial yang merupakan cabang dari SMPN 1 Muara Badak. SMP filial ini belum
menjadi sekolah negeri maka untuk urusan administrasi masih bergabung dengan SMPN 1
Muara Badak.
a. Fasilitas sarana dan prasarana
Fasilitas sarana dan prasarana yang ada di sekolah ini masih dibangun seadanya dan
belum ada renovasi dari pihak terkait dikarenakan sekolah ini masih belum menjadi sekolah
negeri. Untuk mendapatkan fasilitas yang memadai pihak Dinas Pendidikan Pusat (Jakarta)
mengajukan persyaratan apabila jumlah murid mencapai 100 orang per-angkatan maka akan
mendapatkan bantuan USB (Unit Sekolah Baru), namun sampai selama sekolah berdiri
selama 7 tahun jumlah murid masih belum mencapai 100 orang sehingga pembangunan tidak
dapat diteruskan. Selain itu letak sekolah yang dibangun masih dilahan sementara dan
menumpang dilahan SDN 005 menyebabkan pembangunan SMP Filial belum menjadi
bangunan permanen
Gambar 6.16 Kondisi di dalam kelas Gambar 6.17 Kondisi di luar kelas
Pembangunan Sosial 2019| 97
Sumber: Dokumentasi Lapangan 2019
Jumlah ruang belajar yang ada di SMP Filial hanya terdiri dari 3 ruangan, satu
ruangan untuk satu angkatan, sekolah ini masih dibangun swadaya dan belum renovasi
berarti, pada tahun 2018 lalu sekolah ini dicat ulang dengan dana yang diperoleh dari orang
tua murid. Pada gambar 7.16 dapat dilihat kondisi ruang belajar yang masih beralaskan
semen, berdinding kayu dan hanya beratapkan seng biasa, terdapat pula meja belajar yang
masih terbuat dari kayu. Pada gambit 7.17 dapat dilihat mengenai kondisi bangunan ruang
belajar
Gambar 6.18 Kondisi Pagar Pembatas Antara SDN 005 dan SMP Filial
Sumber: Dokumentasi Lapangan 2019
Pagar pembatas antara SDN 005 dan SMP Filial hanya terbuat dari seng dan kayu
dengan kondisi yang memprihatinkan, pihak sekolah sudah berupaya mengajukan proposal
dana ke pihak perusahaan, dan desa tapi sampai saat ini belum mendapat bantuan.
Gambar 6.19 Kondisi luar toilet Gambar 6.20 Kondisi didalam toilet
Pembangunan Sosial 2019| 98
Sumber: Dokumentasi Lapangan 2019
Dari gambar diatas dapat dilihat merupakan Sumur bor yang merupakan bantuan
program CSR Perusahaan yang beroperasi dibidang pertambangan batu bara oleh PT Lanna
Harita untuk merspon ajuan proposal dari pihak sekolah mengenai kebutuhan air bersih yang
belum tersedia karena pada saat itu PDAM belum masuk untuk membantu persediaan air
bersih di daerah sekitar, namun kualitas air dari sumur bor ini tidak layak karena kotor
dengan kondisi bangunan yang tidak bersih dan seadanya.
b. SDM (tenaga pengajar, administrasi dan siswa)
1) Tingkat pendidikan pengajar
Tingkat pendidikan pengajar di SMP Filial rata-rata sudah mumpuni terhitung ada 14
orang tenaga pengajar lulusan S1 yang ditempatkan sebagai guru pengajar dan kepala
sekolah, sedangkan ada 3 tenaga administrasi yaitu staff Tata Usaha dan Bendahara yang
lulusan SMA. Untuk perekrutan tenaga pengajar lulusan S1 pihak sekolah memprioritaskan
warga daerah Tanah Datar yang baru lulus untuk langsung direkrut menjadi tenaga pengajar
sehingga tidak ada sarjana yang menganggur.
2) Penerimaan murid pertahun
Pada pendaftaran penerimaan murid di SMP Filial mengalami penurunan dari tahun
ajaran 2018-2019 jumlah murid yang mendaftar sebanyak 91 murid sedangakan pada tahun
ajaran 2019-2020 jumlah pendaftar hanya sebanyak 64 murid hal tersebut disebabkan oleh
beberapa factor diantaranya, kurangnya fasilitas infrasturktur yang memadai untuk
mendukung kegiatan belajar mengajar di SMP Filial dan kurang menarik minat orang tua
murid untuk menyekolahkan anaknya di SMP FIlial, belum adanya prestasi dari sekolah,
kurangnya ekstra kulikuler untuk menunjang perkembangan minat bakat bagi para murid,
permasalahan mengenai sistem zonasi dimana seharusnya peserta didik yang berdomisili di
daerah Tanah Datar dan Sungai Bawang mendaftarkan diri ke SMP Filial karena letaknya
yang dekat namun lebih memilih mendaftarkan diri ke SMP di daerah Sungai Siring maupun
daerah Muara Badak, keterlambatan waktu pendaftaran untuk penerimaan murid baru karena
pada saat itu SMP 19 Sungai Siring duluan membuka pendaftaran sedangkan SMP Filial
sedang melakukan ujian, sehingga peserta didik lebih memilih mendaftarkan diri ke SMP 19
Sungai Siring sehingga menyebabkan SMP Filial kekurangan peserta didik baru,
terhambatnya perkembangan dan pembangunan di SMP Filial dikarenakan SMP Filial belum
dapat memenuhi persyaratan yang diberikan untuk bisa menjadi SMP Negeri yaitu jumlah
Pembangunan Sosial 2019| 99
murid harus dapat mencapai 100 siswa pada satu tahun ajaran agar mendapatkan bantuan
USB (Unit Sekolah Baru).
Untuk menarik minat peserta didik pada tahun ajaran baru, pihak sekolah SMP Filial
berencana mengadakan pembebasan biaya untuk seragam sekolah, memperketat sistem
zonasi dan sering melakukan sosialisasi kepada sekolah dasar setempat untuk mengarahkan
muridnya mendaftar di SMP Filial agar SMP Filial dapat berkembang menjadi SMP Negeri
di Desa Tanah Datar.
3) Kegiatan murid
Di SMP Filial ini kegiatan yang sering dilakukan adalah Pramuka dimana semua
sekolah tingkat SD dan SMP di daerah Tanah Datar dan Muara Badak mengadakan Persami
(perkemahan sabtu minggu) dan jambore yang lokasinya bergantian di masing masing
sekolah yang terlibat. Pada tanggal 2 November 2019 diadakan Persami di lapangan SMP
Filial.
Gambar 6.21 Kegiatan Persami Antar Sekolah
Sumber: Dokumentasi Lapangan 2019
Ekskul tari merupakan salah satu ekskul yang ada di SMp Filial namun hanya sebagai
pelatihan agar murid dapat memiliki pengetahuan lebih tentang kesenian akan tetapi tidak
dikembangkan untuk dijadikan ekskul prioritas sekolah hanya sebatas pengenalan, selain itu
ada juga pelatihan olahraga seperti futsal, voly, dan bulutangkis.
7.6. Pondok Pesantren Al Jamil
Pembangunan Sosial 2019| 100