1. 13 Template ebook dari HubSpot (PowerPoint & InDesign)
2. 5 Template ebook dari HubSpot (PowerPoint & InDesign)
3. Template ebook dari PanduanIM (Microsoft Word)
Tahap 3: Menulis isi ebook
Ini tahapan utamanya.
Menulis isi ebook biasanya memakan waktu paling lama dibanding tahapan lain, kecuali
kalau PDF anda cuma 1-2 lembar.
Kalau ebook anda isinya panjang, permasalahan terbesarnya adalah bagaimana supaya
pembaca tidak bosan di tengah jalan.
Ini beberapa tip:
1. Gunakan subjudul (header 2 & 3) supaya paragraf tidak bertumpuk- tumpuk
2. Gunakan list untuk menjelaskan lebih dari satu poin, seperti yang sedang anda baca
sekarang ini
3. Hindari paragraf yang terlalu panjang
4. Gunakan gambar yang bisa membantu penjelasan. Ini wajib. Tulisan panjang tanpa
gambar pasti membosankan.
Gunakan kreativitas di sini, lihat beberapa contoh ebook yang menurut anda bagus. Lalu
tiru caranya.
Tahap 4: Membuat halaman call to action
Karena ebook ini merupakan bagian dari strategi pemasaran, pasti kita ingin supaya
pembaca melakukan sesuatu setelah mereka selesai membaca.
Misalnya membeli produk, mengunjungi website, membaca artikel lain, atau membantu
menyebarkan ebook tersebut kepada orang lain.
Untuk itulah kita butuh 1 halaman khusus ini.
Biasanya halaman CTA ini ditaruh di paling akhir. Bisa dipisah sendiri atau digabung
bersama ucapan terima kasih, profil penulis, dan penutup.
Tapi bisa juga ditempatkan di awal kalau memang sangat penting.
Ini contoh halaman call to action di ebook milik Unbounce:
1^1
TEST EVERYTHINGWTUW--JhBniikhetMbwhiahoKUdpu-i^n^nGvUbJcapniûensrbuhcilomanerundt^eftdeH'tsinyirp:egswpareaFGngdew"-tsy-waoc_cuaTt/nioRccrbsYaetnyUNBOUNCE FREEHeadlinA seupptchrilangtsdmbhfalatdicH,hkieprosr«1wdRhnxalrat w.inftoni
qouyGusûWektuldbitnrauaiernimulddy^<icnSlHauptdnrhötdirpi<tsnaj«Jgye/i5iNbp.po?farogrk-ec■sliacirkoe,rrer#meaancifllht/FOR 30 DAYS
IN THIS EBOOKotsoof cbyieoaulternsmtedadirakoaenntidnycgcwoCrnaotewmnnpt alSakjngwdniUnsfgt^;a
nmd^rkIheltInr^gtecsatmpthae|,g,cr«rappersouuatde๗
a rd convert prospects better than
Tahap 5: Membuat halaman sampul
Tanpa sampul, bukan buku namanya. ■ .ya nggak?
Maka dari itu halaman ini wajib ada supaya dokumen anda resmi
jadi sebuah buku.
Ada 3 alternatif cara membuat sampul.
Pertama, desain langsung di dalam Microsoft Word. Untuk desain sampul yang
sederhana, cara ini lebih mudah.
Kedua, kalau lebih rumit, anda bisa buat desain di Photoshop. Kemudian
gambarnya dimasukkan ke Word anda.
Ketiga, bayar orang lain untuk mendesain sampul.
Ini beberapa contoh sampul ebook untuk inspirasi.
Kalau anda butuh gambar atau icon, cari di sini:
• StockSnap.io
• Pixabay
• IconFinder
Setelah tahap ini selesai, anda bisa menyimpan file dokumen anda menjadi PDF.
File Tem pl ate-Ebook- PIM. docx
nâmıe:
Save as Word Docuiment (*・doo()
type: Word Document (*・docx)
Autho (*」Word Macro-Enabliedl Document locm}
rs:
(*』Word 97-2003 Document oc)
A Hide Folders
Woirdl Template (*«dlotx)
Options .eni
Feedback
□r
Sewaktu menyimpan ke format PDF, pilih menu ini:
Sampai di tahap ini, ebook anda sudah selesai dibuat... ...masih ada 1 tahap lagi:
Tahap 6: Membuat mock-up buku
XPS Document (*.xps]
P Single File Web Page (* mht;*.mhtml} Web
Page (*-htnx*.html}
Web Page Filtered (*-htm(*.html} Rich Test
Format
Tahapan ini tidak wajib, tapi ebook anda akan jadi lebih menarik kalau anda
membuat mock-up.
Yang belum tahu apa itu mock-up,
seperti ini:
PRINSIP
PERSUA
6 teknik mempengaruhi
calon kustomer untuk melakukan hal
yang anda inginkan
Darmawan - Panduan
Dari desain sampul ebook yang tadi kita buat seolah-olah buku anda seperti nyata.
Untuk membuat yang seperti ini, kita butuh Photoshop.
Kemudian download salah satu template yang anda sukai (klik di gambar):
•TrSVEFl¥£ASV
TO BE OIF F ERENT
BUT IT5VERV
DIFFICULT
TO BE SETTER'
10 Tips Praktis Supaya Lead Magnet yang
Anda Buat Jadi Semakin Efektif
Supaya lead magnet yang sudah anda buat dari bab sebelumnya makin sip,
berikut ini ada 10 tips yang bisa anda ikuti mulai dari pembuatan, penerapan,
sampai promosinya.
Di bab pendahuluan, saya memperlihatkan beberapa screenshot yang
berisi angka conversion rate dari 3 jenis optin form.
Tips 1: Buat lead magnet yang spesifik terhadap konten
,Upgrade - Buyer Persona tfCapy Form
[thrive_2step Impression
id-2432'JTrif s
, Upgrade - Copywriting Landing Page — Copy 195
[thrive_2step
id='2441'^^ 396
Upgrade - On-Page SEQ tfCopy 628
[thrive_2step
id=,2449'JTri^ 258
tfCapy
Lead magnet mendapatkan angka tertinggi, lebih dari 10%:
Alasannya karena kita memberikan sesuatu kepada mereka, jadi mereka juga
memberikan sesuatu kepada kita.
Tapi bukan hanya itu...
...ada 1 alasan lagi.
Karena lead magnet yang saya buat spesifik terhadap konten yang ada di halaman
tersebut.
Misalnya lead magnet tentang buyer persona ini:
Persona Korrten Pengenalan Konten Branding Konten Penjualan
[judui konten]
BONUS: Klik di slnl untuk mendapatkan template pemetaan konten seperti
gambar di atas yang sudah berisi contoh-contohnya.
Isinya berhubungan dengan apa yang sedang dijelaskan di dalam konten tersebut.
Para pembaca merasa bahwa mereka butuh isinya.
Karena itulah konversinya tinggi.
Tips 2: Buat lebih dari satu lead magnet
Menyambung tips pertama, kalau anda punya banyak konten yang topiknya berbeda,
tentunya anda juga akan butuh banyak lead magnet.
Ini tidak wajib, tapi efektivitasnya akan jadi lebih besar.
Tapi lead magnet ini tidak perlu yang proses pembuatannya memakan banyak waktu
seperti ebook. Checklist saja sudah cukup.
Lebih bagus lagi kalau kita punya 2 jenis:
1. Lead magnet yang sifatnya umum dan nilainya tinggi, misalnya ebook. Tampilkan
di seluruh halaman website
2. Lead magnet lainnya yang spesifik terhadap konten. Tampilkan sebagai bonus
ketika pengunjung membaca konten tersebut
Tips 3: Lakukan segmentasi email list
Di bab 3 kita sudah baca sekilas tentang buyer’s journey.
Masih ingat?
Dalam setiap proses jual-beli, terutama untuk produk yang bukan kebutuhan
sehari-hari, pasti melewati 3 tahapan (Awareness, Consideration, Decision).
Supaya upaya marketing kita efektif, orang-orang yang berada di masing- masing
tahapan tersebut harus kita bedakan.
Orang-orang yang masih dalam tahap awareness, misalnya, tidak akan suka kalau
belum apa-apa sudah kita minta untuk membeli. Karena mereka masih “belajar”.
Itu tujuan dari segmentasi.
Proses segmentasi ini akan jadi jauh lebih mudah kalau anda punya lead magnet yang
spesifik terhadap isi dari halaman tertentu di website anda.
I-------------- Segmen B Segmen C
Segmen A
Mempertimbangkan Siap membeli
Mencari informasi
® ®
o
Contoh konten: -Cara Contoh konten: -Harga
Contoh konten: -Cara menghi'.ung kebutuhan AC merek Sharp
mendinginkan i J ruangan kapasitas AC Plasmacluster
Website Penjualan AC
Di bab terakhir akan kita bahas.
Tips 4: Jelaskan manfaat apa yang akan mereka
dapatkan
Misalnya ada lead magnet yang judulnya seperti ini:
Download template business model canvas, gratis!
Kalau anda orang yang sering baca-baca informasi seputar bisnis mungkin
pernah dengar istilah business model canvas, jadi anda paham apa yang akan
anda dapatkan.
Tapi bayangkan orang yang awam.
Mereka tidak tahu sama sekali istilah-istilah seperti ini. Mereka tidak tahu
fungsinya apa, manfaatnya apa.
Lebih dari 50% orang yang mengunjungi website anda adalah orang yang awam.
Akibatnya, lead magnet anda tidak akan jadi efektif.
Maka dari itu, jelaskan secara singkat apa yang akan mereka dapatkan dan apa
manfaatnya untuk mereka.
Tips 5: Pelajari copywriting
Pembuatan landing page, optin form, dan keseluruhan proses email/direct
marketing itu sangat bergantung dengan skill copywriting.
Tips nomor 4 di atas tadi salah satu contohnya.
Pelajari dasar-dasar copywriting (klik gambar di bawah).
Tips 6: Lakukan A/B test
A/B test itu pengujian yang dilakukan terhadap 2 (atau lebih) elemen dalam kondisi
yang sama.
Dalam hal ini, yang diuji adalah lead magnet dan optin formnya. Tulisannya, isinya, atau
desainnya.
Supaya bisa mendapatkan konversi yang maksimal.
Ada beberapa tool yang sudah langsung punya fitur A/B test, kita lihat nanti di bab
selanjutnya.
Tips 7: Manfaatkan social media untuk
mendapatkan banyak peminat
Orang-orang di social media dan forum online biasanya suka kalau diberikan gratisan.
Apalagi yang bermanfaat bagi mereka.
Promosikan lead magnet anda ke komunitas-komunitas di social media dan forum
supaya bisa langsung mendapatkan banyak subscriber.
Tips 8: Coba lead magnet yang tidak gratis?
Ini bertentangan dengan apa yang saya ajarkan sejak bab 1. Tapi tidak ada salahnya
bereksperimen.
Pertimbangannya begini:
Ada banyak orang yang sebetulnya tidak akan tertarik untuk membeli produk atau
layanan dari anda. Mereka cuma ingin gratisan.
Kalau orang-orang ini masuk ke list anda, artinya anda buang-buang uang.
Maka dari itu, coba membuat lead magnet yang tidak gratis, tapi harganya sangat
murah.
Misalnya ebook seharga Rp 20.000-50.000.
Akan lebih sedikit orang yang tertarik, tapi list anda akan jadi lebih berkualitas karena
diisi oleh orang yang benar-benar berminat dan rela mengeluarkan uang.
Tips 9: JANGAN memberikan janji palsu
Ini sering terjadi, terutama di bidang bisnis dan marketing.
Misalnya orang-orang yang membuat ebook atau lead magnet lain yang katanya bisa
membuat mereka mendapatkan ratusan juta atau milyaran, bahkan sambil tiduran.
Secara logika kita tahu ini mustahil...
...tapi banyak juga orang yang tertarik.
Kalau anda buat janji palsu seperti itu, saya yakin pasti banyak yang akan tertarik dan
mendaftar.
Tapi setelah mereka tahu bahwa isinya omong kosong, mereka akan jadi benci dengan
anda.
Hal-hal seperti ini justru akan merusak reputasi.
Tips 10: Rencanakan langkah selanjutnya setelah
mereka mendaftar
Selalu kirimkan sesuatu minimal sebulan sekali ke email list. Kalau tidak, mereka akan
lupa dengan anda.
Ini beberapa contoh yang bisa anda kirimkan:
1. Ucapan selamat datang
2. Ajakan untuk berdiskusi
3. Konten yang bermanfaat bagi mereka
4. Promosi
Setelah membuat lead magnet, langsung persiapkan konten dan email yang akan anda
kirimkan kepada pada subscriber.
Itulah 10 tips untuk menerapkan lead magnet.
Dalam bab selanjutnya kita akan mengintegrasikan lead magnet yang sudah dibuat ke
website supaya bisa terkirim secara otomatis.
Pengertian E-Book ( Buku Digital)
E-book ialah bentuk digital dari buku cetak terdiri dari berbagai macam informasi
digital “bisa text, gambar, audio, video” yang dapat dibuka melalui komputer, tablet,
smartphone atau perangkat lainnya.
Fungsi E-Book
Nah berikut ini ialah beberapa fungsi E-Book yaitu:
1. Sebagai sarana pembelajaran.
2. Untuk media pembelajaran.
3. Untuk media bisnis.
Tujuan E-Book
Adapun beberapa tujuan dari E-Book yaitu:
1. Memudahkan proses pembelajaran melalui edmodo.
2. Memudahkan guru memberi tugas.
3. Memudahkan untuk belajar kelompok via online bagi murid.
4. Guru dapat memberi materi walau guru sedang tugas luar.
5. Melakukan ujian via online lebih mudah karena edmodo gratis.
Jenis & Format E-Book
Adapun beberapa jenis & format E-Book yaitu:
AZW “Amazon World”
Sebuah format proprietary Amazon, yang menyerupai format MOBI kadang-kadang dengan dan
kadang-kadang tanpa menyertakan Digital Rights Management “DRM”, DRM pada format ini
dikhususkan untuk Kindle Amazon.
EPUB “Electronic Publication”
Format terbuka didefinisikan oleh Forum Open digital book dari Internasional Digital Publishing
Forum “idpf’. EPUB mengacu kepada standar XHTML dan XML. Ini ialah standar yang sedang
berkembang. Spesifikasi untuk EPUB dapat ditemukan di situs web IDPF, Adobe, Barnes & Noble,
dan Apple, masing-masing memiliki DRM mereka sendiri. Format tersebut tidak kompatibel
antara satu dengan yang lainnya, saat ini sudah ada versi terbaru yaitu ePub 3, tetapi belum
digunakan secara luas.
KF8 “Format Kindle Fire Dari Amazon
Hal ini pada dasarnya sama dengan prinsip ePub yang disusun dalam pembungkus Palm File
Database “PDB” dengan Digital Right Management “DRM” milik Amazon.
MOBI “Format MobiPocket”
Ditampilkan menggunakan perangkat lunak membaca sendiri. MobiPocket tersedia pada hampir
semua PDA dan Smartphone. Aplikasi Mobipocket pada PC Windows dapat mengkonversi Chm,
doc, Html, OCF, Pdf, RTF dan Txt file ke format ini, Kindle menampilkan format mobipocket juga.
PDB “Palm File Database”
Dapat menyertakan beberapa format buku digital yang berbeda, yang ditujukan untuk perangkat
berbasiskan sistem operasi Palm. Pada umumnya digunakan untuk buku digital berformat
PalmDOC “AportisDOC” dan format eReader juga.
PDF “Portable Document Format”
Yang diciptakan oleh Adobe untuk produk Acrobat mereka. Format ini secara tidak langsung
merupakan format yang digunakan untuk pertukaran dokumen. Dukungan perangkat lunak untuk
format ini hampir mencakupi semua platform komputer dan perangkat genggam.
Beberapa perangkat memiliki masalah dengan PDF karena kebanyakan konten yang tersedia
akan ditampilkan baik untuk format A4 atau surat, yang keduanya tidak mudah dibaca ketika
diperkecil sesuai layar kecil. Beberapa aplikasi pembaca buku digital dapat menyusun ulang
tampilan beberapa dokumen PDF, termasuk Sony PRS505, untuk mengakomodasi layar kecil.
PRC “Palm Resource File”
Sering menyertakan alat baca Mobipocket tetapi kadang-kadang menyertakan eReader atau alat
baca AportisDoc.
HTML “Hyper Text Markup Language”
Ialah tulang punggung dari World Wide Web, banyak teks yang didistribusikan dalam format ini.
Selain itu, beberapa pembaca E-Book mendukung Cascading Style Sheets “CSS” yang pada
dasarnya gaya utama panduan untuk halaman HTML.
CHM “CompressedHTML”
Sering digunakan untuk file bantuan Windows, hal ini telah menjadi sangat populer untuk
distribusi teks dan bahan pendukung lainnya melalui Web.
XHTML-
Versi khusus dari HTML dirancang agar sesuai dengan aturan konstruksi XML, ini ialah format
standar untuk data epub.
XML-
Tujuan umum markup language untuk pertukaran data, dalam konteks digital book umumnya
terbatas pada XHTML dan RSS feed meskipun beberapa format lain yang telah ditetapkan.
Menambahkan Multimedia pada ebook menggunakan software Calibre bisa dilakukan dengan
cara sedikit mengotak-atik salah satu file hasil konversian, yaitu file HTML. Berikut
langkah-langkah menambahkan Multimedia (video/audio) pada EPUB.
Note! Sebelum anda menambahkan multimedia pada EPUB anda, sebaiknya anda memberikan
“teks penanda” pada bagian ebook yang akan ditambahkan/disisipi video. Misalnya teks
penandanya adalah “tempat video 1“, dan seterusnya." Teks penanda ini bisa anda sisipkan
ketika anda mengedit dokumen melalui Ms Word (sebelum dikonversi ke EPUB).
ya" “Teks penanda” ini akan memudahkan anda untuk mencari bagian ebook yang akan disisipi
video/audio nantinya. Sebab, jika tidak, saya kuatir anda mengalami kesulitan melakukan langkah
ke-
6.
1. Jalankan program Calibre dan bukalah file EPUB anda dengan mengeklik tombol Add Books.
2. Setelah file epub tampil pada daftar epub, klik kanan file epub tersebut dan pilih Tweak book.
Maka akan muncul kotak dialog Tweak book.
3. Selanjutnya, pilih Explode book. Maka windows explorer akan ditampilkan.
Note : Selagi windows explorer terbuka, biarkan kotak dialog Tweak book tetap terbuka (jangan
ditutup).
4. Pada halaman windows explorer (hasil explode book), copy-paste file video / audio yang akan
anda tambahkan pada ebook. Anda bisa melakukan proses penyalinan video sebagaimana biasa.
Tutup
Note ! Sebaiknya video yang akan ditambahkan pada Ebook sudah dikompres atau dikonversi ke
dalam format yang lebih ringan, seperti 3GP/MP4 dst (silahkan gunakan software video converter
yang anda sukai).
5. Langkah selanjutnya (masih di windows explorer), carilah file berformat HTML dan editlah
pada Notepad ++, dengan klik kanan file tersebut, pilih Edit with Notepad ++.
6. Setelah script HTML pada Notepad terbuka, carilah teks penanda dimana video/audio tersebut
akan disisipkan. Anda bisa melakukan pencarian dengan menekan tombol keyboard CTRL+F,
dan isikan teks penanda yang dicari > Find Next.
7. Jika teks penanda sudah ditemukan, gantilah teks penanda tersebut dengan salah satu
tag/kode untuk menambahkan video/audio berikut:
• Anda bisa menggunakan tag dasar HTML5 “video” dan “/video” atau “audio” dan “/audio”
dengan aturan penulisan berikut :
Note! Hasil tampilan video pada eBook menggunakan tag ini hanya bisa dilihat melalui
perangkat mobile berbasis Android dan Apple iOS. Sedangkan jika EPUB ini dijalankan
melalui browser (yang sudah terinstal add ons EPUB Reader), maka video tidak akan tampil.
Tips! Untuk menampilkan / memunculkan video pada browser (menggunakan tag ini), anda
bisa mengeklik kanan, tepat pada bagian dimana video itu berada dan pilih View Video.
Melalui cara ini, maka browser akan membuka halaman baru dan menampilkan video tersebut.
• Atau, anda bisa menggunakan tag “iframe” dengan penulisan sebagai berikut :
Lebar dan tinggi video/audio bisa anda sesuaikan, sedangkan nama_video gantilah dengan
nama/URL video yang akan ditampilkan.
Tag “iframe” ini bisa digunakan untuk menampilkan video (mp4/3gp) ataupun audio (mp3)
dengan cara penulisan yang sama.
Hasil tampilan video pada eBook menggunakan tag ini bisa dilihat secara langsung, baik
melalui perangkat mobile berbasis Android dan Apple iOS maupun melalui browser yang
sudah terinstal EPUB Reader.
Anda juga bisa menampilkan file Flash (SWF) menggunakan tag ini. Sedangkan untuk file
Flash video (FLV) memerlukan software pemutar video untuk menampilkannya, misalnya
GOM Player dst.
Tips ! Dengan menggunakan tag ini, anda juga bisa menyisipkan video Youtube ke dalam
eBook anda. Caranya copy-paste URL video, dan tambahkan pada atribut
src=”nama_video/URL”. Atau copy-paste Embed Code Youtube video, dan sisipkan pada
bagian yang inginkan.
• Atau, anda bisa menggunakan tag “Embed” dengan penulisan sebagai berikut : Tag ini
mempunyai fungsi yang sama dengan tag “iframe“, yaitu bisa digunakan untuk menampilkan
file video/audio/flash/flash-video, dan video youtube.
6. Jika proses pengeditan selesai, simpanlah kembali file html tersebut dengan menekan CTRL +
S.
7. Selanjutnya, tutuplah Notepad++ dan kembalilah ke kotak dialog Tweak book > Pilih Rebuild
book. Tunggulah.. sampai kotak dialog Tweak Book hilang.