asal Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta menjadi penyumbang 2016 dengan jumlah layanan penempatan tercatat sebanyak 5.823
terbesar ke 12 (dua belas) dalam hal jumlah penempatan PMI orang PMI.
berdasarkan asal Provinsi. Dukungan ketersediaan lembaga Untuk jumlah layanan proses penempatan PMI di tahun 2018
penempatan dan lembaga pendukung penempatan di Provinsi D.I tercatat sejumlah 8.600 orang. Jumlah tersebut, mengalami
Yaogyakarta sebagai wilayah kerja BP3TKI Yagyakarta sangat peningkatan signifikan sebanyak 2.777 orang atau 47,69% dibanding
terbatas. Sampai saat ini, Provinsi D.I Yogyakarta tidak memiliki tahun 2017. Pada layanan tahun 2019 tercatat sejumlah 8.032 orang,
P3MI maupun BLKN.
pada periode tahun ini mengalami penurunan sejumlah 568 orang,
Data publikasi terkait lembaga penempatan dan pendukung atau 6,60% dibanding tahun 2018. Secara total, jumlah peningkatan
penempatan tahun 2020, menunjukan bahwa wilayah kerja BP3TKI layanan penempatan PMI oleh BP3TKI Yogyakarta selama 5 tahun
Yogyakarta merupakan salah satu wilayah kerja yang tidak memiliki terakhir yakni dari tahun 2015 sampai dengan tahun 2019 tercatat
P3MI, begitu juga dengan BLKLN. Selanjutnya, hanya terdapat 3 sebesar 1.952 orang, mengalami peningkatan sebesar (32.11%).
Sarana kesehatan atau 2,48% dari total Sarana kesehatan. Tentu hal 8.2 Jumlah PMI Berdasarkan asal Wilayah Kerja UPT BP3TKI
ini harus menjadi perhatian pemerintah daerah untuk mendorong Yogyakarta
adanya P3MI dan BLKLN dalam mendukung terwujudnya proses
layanan yang optimal dalam pelayanan penempatan dan pelindungan Sebagaimana yang telah diuraikan diatas bahwa BP3TKI
PMI di wilayah kerja BP3TKI Yogyakarta. Yogyakarta merupakan UPT yang membawahi wilayah kerja
Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Dari sisi jumlah penempatan
8.1 Jumlah Layanan Penempatan UPT BP3TKI Yogyakarta PMI berdasarkan asal wilayah kerja yakni Provinsi Daerah Istimewa
Selama 5 tahun terakhir yakni tahun 2015 s.d. 2019, jumlah Yogyakarta selama tahun 2015 – 2019 tercatat berjumlah 7.568
proses penempatan PMI yang dilayani oleh BP3TKI Yogyakarta orang.
sebanyak 33.025 orang. Jumlah tersebut menempatkan UPT BP3TKI Selama periode tersebut, jumlah penempatan PMI yang berasal
Yogyakarta sebagai UPT dengan jumlah layanan terbesar ke 8 dari wilayah kerja UPT BP3TKI Yogyakarta tersebut, justru
(delapan) di antara UPT yang ada. Data layanan proses penempatan menunjukan tren yang berbeda dengan layanan penempatan PMI
PMI selama periode tersebut tampak menunjukan tren yang fluktuatif UPT BP3TKI Yogyakarta yakni mengalami penurunan meskipun
dengan kecenrungan meningkat. Peningkatan terbesar terjadi pada tidak setiap tahunnya. Kenaikan data hanya terjadi pada tahun
tahun 2018 dibandingkan pada tahun 2017.
pelayanan di 2017 dan penurunan siginifikan terjadi pada tahun
Data layanan proses penempatan PMI oleh BP3TKI Yogyakarta 2016 dibandingkan tahun 2015.
pada tahun 2015 tercatat sebanyak 6.080 orang. Selanjutnya pada Selama tahun 2015 jumlah PMI yang berasal dari Provinsi
tahun 2016 tercatat sebanyak 4.490 orang. Jumlah tersebut Daerah Istimewa Yogyakarta tercatat sebanyak 1.856 orang.
mengalami penurunan yang signifikan sebanyak 1.590 orang atau Selanjutnya pada tahun 2016 tercatat sebanyak 1.428 orang atau
26.15% dibanding tahun 2015. Pada tahun 2017 mengalami mengalami penurunan yang signifikan sebesar 428 orang 23,06%
peningkatan sejumlah 1.333 orang atau 29,69% dibanding tahun
39
38
38 ANALISIS DATA PENEMPATAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA (PMI)TAHUN 2015 - 2019
asal Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta menjadi penyumbang 2016 dengan jumlah layanan penempatan tercatat sebanyak 5.823
terbesar ke 12 (dua belas) dalam hal jumlah penempatan PMI orang PMI.
berdasarkan asal Provinsi. Dukungan ketersediaan lembaga Untuk jumlah layanan proses penempatan PMI di tahun 2018
penempatan dan lembaga pendukung penempatan di Provinsi D.I tercatat sejumlah 8.600 orang. Jumlah tersebut, mengalami
Yaogyakarta sebagai wilayah kerja BP3TKI Yagyakarta sangat peningkatan signifikan sebanyak 2.777 orang atau 47,69% dibanding
terbatas. Sampai saat ini, Provinsi D.I Yogyakarta tidak memiliki tahun 2017. Pada layanan tahun 2019 tercatat sejumlah 8.032 orang,
P3MI maupun BLKN.
pada periode tahun ini mengalami penurunan sejumlah 568 orang,
Data publikasi terkait lembaga penempatan dan pendukung atau 6,60% dibanding tahun 2018. Secara total, jumlah peningkatan
penempatan tahun 2020, menunjukan bahwa wilayah kerja BP3TKI layanan penempatan PMI oleh BP3TKI Yogyakarta selama 5 tahun
Yogyakarta merupakan salah satu wilayah kerja yang tidak memiliki terakhir yakni dari tahun 2015 sampai dengan tahun 2019 tercatat
P3MI, begitu juga dengan BLKLN. Selanjutnya, hanya terdapat 3 sebesar 1.952 orang, mengalami peningkatan sebesar (32.11%).
Sarana kesehatan atau 2,48% dari total Sarana kesehatan. Tentu hal 8.2 Jumlah PMI Berdasarkan asal Wilayah Kerja UPT BP3TKI
ini harus menjadi perhatian pemerintah daerah untuk mendorong Yogyakarta
adanya P3MI dan BLKLN dalam mendukung terwujudnya proses
layanan yang optimal dalam pelayanan penempatan dan pelindungan Sebagaimana yang telah diuraikan diatas bahwa BP3TKI
PMI di wilayah kerja BP3TKI Yogyakarta. Yogyakarta merupakan UPT yang membawahi wilayah kerja
Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Dari sisi jumlah penempatan
8.1 Jumlah Layanan Penempatan UPT BP3TKI Yogyakarta PMI berdasarkan asal wilayah kerja yakni Provinsi Daerah Istimewa
Selama 5 tahun terakhir yakni tahun 2015 s.d. 2019, jumlah Yogyakarta selama tahun 2015 – 2019 tercatat berjumlah 7.568
proses penempatan PMI yang dilayani oleh BP3TKI Yogyakarta orang.
sebanyak 33.025 orang. Jumlah tersebut menempatkan UPT BP3TKI Selama periode tersebut, jumlah penempatan PMI yang berasal
Yogyakarta sebagai UPT dengan jumlah layanan terbesar ke 8 dari wilayah kerja UPT BP3TKI Yogyakarta tersebut, justru
(delapan) di antara UPT yang ada. Data layanan proses penempatan menunjukan tren yang berbeda dengan layanan penempatan PMI
PMI selama periode tersebut tampak menunjukan tren yang fluktuatif UPT BP3TKI Yogyakarta yakni mengalami penurunan meskipun
dengan kecenrungan meningkat. Peningkatan terbesar terjadi pada tidak setiap tahunnya. Kenaikan data hanya terjadi pada tahun
tahun 2018 dibandingkan pada tahun 2017.
pelayanan di 2017 dan penurunan siginifikan terjadi pada tahun
Data layanan proses penempatan PMI oleh BP3TKI Yogyakarta 2016 dibandingkan tahun 2015.
pada tahun 2015 tercatat sebanyak 6.080 orang. Selanjutnya pada Selama tahun 2015 jumlah PMI yang berasal dari Provinsi
tahun 2016 tercatat sebanyak 4.490 orang. Jumlah tersebut Daerah Istimewa Yogyakarta tercatat sebanyak 1.856 orang.
mengalami penurunan yang signifikan sebanyak 1.590 orang atau Selanjutnya pada tahun 2016 tercatat sebanyak 1.428 orang atau
26.15% dibanding tahun 2015. Pada tahun 2017 mengalami mengalami penurunan yang signifikan sebesar 428 orang 23,06%
peningkatan sejumlah 1.333 orang atau 29,69% dibanding tahun
39
38
ANALISIS DATA PENEMPATAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA (PMI)TAHUN 2015 - 2019 39
dibanding tahun 2015. Kemudian, jumlah PMI asal Provinsi Daerah wilayah kerja utama UPT BP3TKI Yogyakarta tercatat berjumlah
Istimewa Yogyakarta pada tahun 2017 tercatat sejumlah 1.534 orang. 7.568 orang. Jumlah tersebut hanya 22,92% dari total PMI yang
Jumlah tersebut, mengalami peningkatan sebanyak 106 orang yaitu proses penempatannya dilayani oleh BP3TKI Yogyakarta. Hal ini,
(7,42%) dibanding tahun 2016. juga berarti bahwa sebanyak 25.457 orang (77,08%) PMI yang
proses penempatannya dilayani oleh UPT BP3TKI Yogyakarta
Untuk tahun 2018, jumlah PMI asal Provinsi Daerah Istimewa
Yogyakarta tercatat sebanyak 1.434 orang. Jumlah tersebut selama kurun waktu tersebut berasal dari luar wilayah kerja UPT
mengalami penurunan sebanyak 100 orang atau 6,52% dibanding BP3TKI Yogyakarta.
tahun 2017. Selanjutnya, pada tahun 2019, jumlah PMI asal Daerah Grafik 8. Perbandingan Tren Penempatan PMI
Istimewa Yogyakarta sebanyak 1.316 orang mengalami peningkatan Berdasarkan Layanan BP3TKI Yogyakarta & PMI
sebanyak 118 orang atau 8,23% dibanding tahun 2018. Secara total, asal wilayah kerja BP3TKI Yogyakarta Tahun 2015 - 2019
penurunan PMI asal Provinsi D.I Yogyakarta selama tahun 2015 10000
sampai dengan tahun 2019 tercatat sebanyak 540 orang atau 8600 8032
mengalami penurunan sebesar 41,03%. 8000
6080 5823
8.3 Perbandingan Jumlah PMI Yang dilayani UPT BP3TKI 6000
Yogyakarta dan PMI asal Wilayah Kerja 4490
4000
Berdasarkan uraian dan data tabel di atas, dapat diketahui bahwa 1856
jumlah antara PMI yang dilayani oleh BP3TKI Yogyakarta dengan 2000 1428 1534 1434 1316
jumlah PMI yang berasal dari wilayah kerja BP3TKI Yogyakarta
yakni Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta terdapat banyak 0
perbedaan. Di mana jumlah layanan PMI oleh UPT BP3TKI 2015 2016 2017 2018 2019
Yogyakarta lebih besar dibandingkan dengan jumlah PMI yang PMI Wilayah Kerja Layanan UPT
berasal dari wilayah kerja. Rendahnya jumlah PMI asal Provinsi D.I
Yogyakarta, kemungkinan besar dipengaruhi oleh kebijakan Sumber: Data Publikasi PUSDATIN - BP2MI
Pemerintah Daerah yang tidak mengijinkan penempatan PMI asal Kondisi layanan PMI yang didominasi dari luar wilayah kerja
Provinsi D.I Yogyakarta pada sektor informal terutama Pembantu BP3TKI Yogyakarta bisa saja dipengaruhi oleh daya dukung sarana
Rumah Tangga. Dan hanya mengijinkan penempatan pada sektor prasarana layanan UPT baik infrastruktur layanan maupun SDM
formal. yang memang memadai. Selain itu, posisi BP3TKI Yogyakarta
Selama 5 tahun terakhir yakni tahun 2015 – 2019, BP3TKI cukup strategis, mengingat posisi Provinsi D.I Yogyakarta
Yogyakarta tercatat melayani proses penempatan PMI sebanyak berbatasan dengan Provinsi Jawa Tengah sebagai salah satu daerah
33.025 orang. Sementara dengan periode waktu yang sama, jumlah kantong PMI. Hal ini menyebabkan beberapa PMI yang berasal
PMI yang berasal dari Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta sebagai daerah kabupaten dan kota Provinsi Jawa Tengah, terutama yang
40
40 ANALISIS DATA PENEMPATAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA (PMI)TAHUN 2015 - 2019
dibanding tahun 2015. Kemudian, jumlah PMI asal Provinsi Daerah wilayah kerja utama UPT BP3TKI Yogyakarta tercatat berjumlah
Istimewa Yogyakarta pada tahun 2017 tercatat sejumlah 1.534 orang. 7.568 orang. Jumlah tersebut hanya 22,92% dari total PMI yang
Jumlah tersebut, mengalami peningkatan sebanyak 106 orang yaitu proses penempatannya dilayani oleh BP3TKI Yogyakarta. Hal ini,
(7,42%) dibanding tahun 2016. juga berarti bahwa sebanyak 25.457 orang (77,08%) PMI yang
proses penempatannya dilayani oleh UPT BP3TKI Yogyakarta
Untuk tahun 2018, jumlah PMI asal Provinsi Daerah Istimewa
Yogyakarta tercatat sebanyak 1.434 orang. Jumlah tersebut selama kurun waktu tersebut berasal dari luar wilayah kerja UPT
mengalami penurunan sebanyak 100 orang atau 6,52% dibanding BP3TKI Yogyakarta.
tahun 2017. Selanjutnya, pada tahun 2019, jumlah PMI asal Daerah Grafik 8. Perbandingan Tren Penempatan PMI
Istimewa Yogyakarta sebanyak 1.316 orang mengalami peningkatan Berdasarkan Layanan BP3TKI Yogyakarta & PMI
sebanyak 118 orang atau 8,23% dibanding tahun 2018. Secara total, asal wilayah kerja BP3TKI Yogyakarta Tahun 2015 - 2019
penurunan PMI asal Provinsi D.I Yogyakarta selama tahun 2015 10000
sampai dengan tahun 2019 tercatat sebanyak 540 orang atau 8600 8032
mengalami penurunan sebesar 41,03%. 8000
6080 5823
8.3 Perbandingan Jumlah PMI Yang dilayani UPT BP3TKI 6000
Yogyakarta dan PMI asal Wilayah Kerja 4490
4000
Berdasarkan uraian dan data tabel di atas, dapat diketahui bahwa 1856
jumlah antara PMI yang dilayani oleh BP3TKI Yogyakarta dengan 2000 1428 1534 1434 1316
jumlah PMI yang berasal dari wilayah kerja BP3TKI Yogyakarta
yakni Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta terdapat banyak 0
perbedaan. Di mana jumlah layanan PMI oleh UPT BP3TKI 2015 2016 2017 2018 2019
Yogyakarta lebih besar dibandingkan dengan jumlah PMI yang PMI Wilayah Kerja Layanan UPT
berasal dari wilayah kerja. Rendahnya jumlah PMI asal Provinsi D.I
Yogyakarta, kemungkinan besar dipengaruhi oleh kebijakan Sumber: Data Publikasi PUSDATIN - BP2MI
Pemerintah Daerah yang tidak mengijinkan penempatan PMI asal Kondisi layanan PMI yang didominasi dari luar wilayah kerja
Provinsi D.I Yogyakarta pada sektor informal terutama Pembantu BP3TKI Yogyakarta bisa saja dipengaruhi oleh daya dukung sarana
Rumah Tangga. Dan hanya mengijinkan penempatan pada sektor prasarana layanan UPT baik infrastruktur layanan maupun SDM
formal. yang memang memadai. Selain itu, posisi BP3TKI Yogyakarta
Selama 5 tahun terakhir yakni tahun 2015 – 2019, BP3TKI cukup strategis, mengingat posisi Provinsi D.I Yogyakarta
Yogyakarta tercatat melayani proses penempatan PMI sebanyak berbatasan dengan Provinsi Jawa Tengah sebagai salah satu daerah
33.025 orang. Sementara dengan periode waktu yang sama, jumlah kantong PMI. Hal ini menyebabkan beberapa PMI yang berasal
PMI yang berasal dari Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta sebagai daerah kabupaten dan kota Provinsi Jawa Tengah, terutama yang
40
ANALISIS DATA PENEMPATAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA (PMI)TAHUN 2015 - 2019 41
berada di perbatasan dengan Provinsi D.I Yogyakarta cenderung 9.1 Jumlah Layanan Penempatan UPT BP3TKI Denpasar
melakukan proses layanan di UPT BP3TKI Yagyakarta dibanding Selama 5 tahun terakhir yakni tahun 2015 s.d. 2019, jumlah
UPT BP3TKI Semarang, sebagai UPT yang membawahi wilayah proses penempatan PMI yang dilayani oleh BP3TKI Denpasar
kerja Provinsi Jawa Tengah. Selain posisi BP3TKI Yogyakarta lebih sebanyak 21.934 orang. Jumlah tersebut menempatkan BP3TKI
dekat dengan jalur tempuh hanya menggunakan transpotasi darat, Denpasar sebagai UPT dengan layanan terbesar ke 9 diantara UPT
ketersediaan transportasi cukup memadai. Posisi tersebut menjadikan yang ada. Data layanan proses penempatan PMI selama periode
proses layanan lebih mudah, efektif dan murah berdasarkan jarak tersebut tampak menunjukan tren penurunan. Jumlah penurunan
tempuh transportasi. signifikan terjadi pada tahun 2016 dibandingkan pada tahun 2015.
9. LAYANAN BP3TKI DENPASAR Data layanan proses penempatan PMI oleh BP3TKI Denpasar
pada tahun 2015 tercatat sebanyak 5.393 orang. Selanjutnya pada
BP3TKI Denpasar merupakan UPT BP2MI yang membawahi tahun 2016 tercatat sebanyak 3.574 orang. Jumlah tersebut
wilayah kerja Provinsi Bali dan pusat layanannya berkedudukan di mengalami penurunan yang signifikan yakni sebanyak 1.819 orang
Kota Denpasar. Dalam pelayanan penempatan PMI, BP3TKI atau 33,73% dibanding tahun 2015. Pada tahun 2017, jumlah PMI
Denpasar juga dibantu oleh LTSA Gianyar yang berada di yang dilayani mengalami peningkatan sejumlah 1.729 orang atau
Kabupaten Gianyar sebagai mitra pelayanan yang dikelola 48,38% dibanding tahun 2016 dengan jumlah layanan penempatan
Pemerintah Daerah. Penempatan PMI asal Provinsi Bali menjadi tercatat sebanyak 5.303 orang PMI.
penyumbang terbesar ke 7 (tujuh) dalam hal jumlah penempatan PMI Untuk jumlah layanan proses penempatan PMI ditahun 2018
berdasarkan asal Provinsi. Namun demikian, meskipun jumlah tercatat sejumlah 4.315 orang. Jumlah tersebut, mengalami
penempatan berada pada posisi ke 7, wilayah kerja BP3TKI penurunan sebanyak 988 orang (18,63%) dibanding tahun 2017.
Denpasar menjadi salah satu UPT dengan jumlah ketersediaan Pada layanan tahun 2019 tercatat sejumlah 3.349 orang, pada periode
lembaga penempatan dan lembaga pendukung penempatan relatif tahun ini kembali mengalami penurunan sejumlah 966 orang, yakni
sedikit. (22,39%) dibanding tahun 2018. Secara total, jumlah penurunan
Berdasarkan data publikasi terkait lembaga penempatan dan layanan penempatan PMI oleh BP3TKI Denpasar selama 5 tahun
pendukung penempatan tahun 2020, tercatat sebanyak 4 (empat) terakhir yakni dari tahun 2015 sampai dengan tahun 2019 tercatat
P3MI Pusat atau 1.27% dari total P3MI yang terdaftar berada di sebesar 2.044 orang, mengalami penurunan sebesar (37,90%).
Provinsi Bali. Jumlah P3MI tersebut merupakan terbanyak ke 8
(delapan) berdasarkan provinsi. Selanjutnya, terdapat 7 sarana 9.2 Jumlah PMI Berdasarkan asal Wilayah Kerja UPT BP3TKI
kesehatan atau 5,79% dari total sarana kesehatan. Jumlah SARKES Denpasar
tersebut merupakan jumlah terbanyak ke 6 (enam) berdasarkan BP3TKI Denpasar merupakan UPT yang membawahi wilayah
provinsi. Sementara, untuk BLKLN, sampai saat ini belum ada di kerja Provinsi Bali. Dari sisi jumlah penempatan PMI berdasarkan
wilayah kerja UPT BP3TKI Denpasar. asal wilayah kerja yakni Provinsi Bali selama tahun 2015 – 2019
tercatat berjumlah 20.503 orang. Selama periode tersebut, jumlah
43
42
42 ANALISIS DATA PENEMPATAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA (PMI)TAHUN 2015 - 2019
berada di perbatasan dengan Provinsi D.I Yogyakarta cenderung 9.1 Jumlah Layanan Penempatan UPT BP3TKI Denpasar
melakukan proses layanan di UPT BP3TKI Yagyakarta dibanding Selama 5 tahun terakhir yakni tahun 2015 s.d. 2019, jumlah
UPT BP3TKI Semarang, sebagai UPT yang membawahi wilayah proses penempatan PMI yang dilayani oleh BP3TKI Denpasar
kerja Provinsi Jawa Tengah. Selain posisi BP3TKI Yogyakarta lebih sebanyak 21.934 orang. Jumlah tersebut menempatkan BP3TKI
dekat dengan jalur tempuh hanya menggunakan transpotasi darat, Denpasar sebagai UPT dengan layanan terbesar ke 9 diantara UPT
ketersediaan transportasi cukup memadai. Posisi tersebut menjadikan yang ada. Data layanan proses penempatan PMI selama periode
proses layanan lebih mudah, efektif dan murah berdasarkan jarak tersebut tampak menunjukan tren penurunan. Jumlah penurunan
tempuh transportasi. signifikan terjadi pada tahun 2016 dibandingkan pada tahun 2015.
9. LAYANAN BP3TKI DENPASAR Data layanan proses penempatan PMI oleh BP3TKI Denpasar
pada tahun 2015 tercatat sebanyak 5.393 orang. Selanjutnya pada
BP3TKI Denpasar merupakan UPT BP2MI yang membawahi tahun 2016 tercatat sebanyak 3.574 orang. Jumlah tersebut
wilayah kerja Provinsi Bali dan pusat layanannya berkedudukan di mengalami penurunan yang signifikan yakni sebanyak 1.819 orang
Kota Denpasar. Dalam pelayanan penempatan PMI, BP3TKI atau 33,73% dibanding tahun 2015. Pada tahun 2017, jumlah PMI
Denpasar juga dibantu oleh LTSA Gianyar yang berada di yang dilayani mengalami peningkatan sejumlah 1.729 orang atau
Kabupaten Gianyar sebagai mitra pelayanan yang dikelola 48,38% dibanding tahun 2016 dengan jumlah layanan penempatan
Pemerintah Daerah. Penempatan PMI asal Provinsi Bali menjadi tercatat sebanyak 5.303 orang PMI.
penyumbang terbesar ke 7 (tujuh) dalam hal jumlah penempatan PMI Untuk jumlah layanan proses penempatan PMI ditahun 2018
berdasarkan asal Provinsi. Namun demikian, meskipun jumlah tercatat sejumlah 4.315 orang. Jumlah tersebut, mengalami
penempatan berada pada posisi ke 7, wilayah kerja BP3TKI penurunan sebanyak 988 orang (18,63%) dibanding tahun 2017.
Denpasar menjadi salah satu UPT dengan jumlah ketersediaan Pada layanan tahun 2019 tercatat sejumlah 3.349 orang, pada periode
lembaga penempatan dan lembaga pendukung penempatan relatif tahun ini kembali mengalami penurunan sejumlah 966 orang, yakni
sedikit. (22,39%) dibanding tahun 2018. Secara total, jumlah penurunan
Berdasarkan data publikasi terkait lembaga penempatan dan layanan penempatan PMI oleh BP3TKI Denpasar selama 5 tahun
pendukung penempatan tahun 2020, tercatat sebanyak 4 (empat) terakhir yakni dari tahun 2015 sampai dengan tahun 2019 tercatat
P3MI Pusat atau 1.27% dari total P3MI yang terdaftar berada di sebesar 2.044 orang, mengalami penurunan sebesar (37,90%).
Provinsi Bali. Jumlah P3MI tersebut merupakan terbanyak ke 8
(delapan) berdasarkan provinsi. Selanjutnya, terdapat 7 sarana 9.2 Jumlah PMI Berdasarkan asal Wilayah Kerja UPT BP3TKI
kesehatan atau 5,79% dari total sarana kesehatan. Jumlah SARKES Denpasar
tersebut merupakan jumlah terbanyak ke 6 (enam) berdasarkan BP3TKI Denpasar merupakan UPT yang membawahi wilayah
provinsi. Sementara, untuk BLKLN, sampai saat ini belum ada di kerja Provinsi Bali. Dari sisi jumlah penempatan PMI berdasarkan
wilayah kerja UPT BP3TKI Denpasar. asal wilayah kerja yakni Provinsi Bali selama tahun 2015 – 2019
tercatat berjumlah 20.503 orang. Selama periode tersebut, jumlah
43
42
ANALISIS DATA PENEMPATAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA (PMI)TAHUN 2015 - 2019 43
penempatan PMI yang berasal dari wilayah kerja UPT BP3TKI BP3TKI Denpasar tercatat hanya serjumlah 20.503. Jumlah tersebut
Denpasar tersebut, menunjukan tren yang sama dengan layanan hanya 93,48% dari total PMI yang dilayani oleh UPT BP3TKI
penempatan PMI UPT BP3TKI Denpasar yakni mengalami Denpasar dalam kurun waktu tersebut. Dengan asumsi bahwa
penurunan meskipun tidak setiap tahunnya. Kenaikan data seluruh PMI yang berasal dari Provinsi Bali dilayani oleh UPT
penempatan hanya terjadi pada pelayanan tahun 2017 dan penurunan BP3TKI Denpasar maak dapat dipastikan bahwa sebanyak 1.431
siginifikan terjadi pada tahun 2016 dibandingkan tahun 2015. orang (6,52%) proses penempatan PMI yang dilayani oleh UPT
BP3TKI Denpasar selama kurun waktu tersebut berasal dari luar
Selama tahun 2015 jumlah PMI yang berasal dari Provinsi Bali
tercatat sebanyak 4.869 orang. Selanjutnya pada tahun 2016 tercatat wilayah kerja UPT BP3TKI Denpasar.
sebanyak 3.258 orang atau mengalami penurunan yang signifikan Grafik 9. Perbandingan Tren Penempatan PMI
sebesar 1.611 orang (33,09%) dibanding tahun 2015. Kemudian, Berdasarkan Layanan BP3TKI Denpasar & PMI
jumlah PMI asal Provinsi Bali pada tahun 2017 tercatat sejumlah asal wilayah kerja BP3TKI Denpasar Tahun 2015 - 2019
4.872 orang. Jumlah tersebut, mengalami peningkatan sebanyak 6000 5393 5303
1614 orang (49,54%) dibanding tahun 2016.
5000 4315
Untuk tahun 2018, jumlah PMI asal Provinsi Bali sebanyak
4.181 orang, jumlah tersebut mengalami penurunan sebanyak 691 4000 4869 3574 4872 3349
orang, yaitu (14,18%) dibanding tahun 2017. Selanjutnya, pada tahun 4181
2019, jumlah PMI asal Bali sebanyak 3.323 orang kembali 3000 3258 3323
mengalami penurunan sebanyak 858 orang yaitu (20,54%) 2000
dibanding tahun 2018.
1000
9.3 Perbandingan Jumlah PMI Yang dilayani UPT BP3TKI
Denpasar dan PMI asal Wilayah Kerja 0
2015 2016 2017 2018 2019
Berdasarkan uraian dan data tabel di atas, dapat diketahui bahwa
jumlah antara PMI yang dilayani oleh BP3TKI Denpasar dengan PMI Wilayah Kerja Layanan UPT
jumlah PMI yang berasal dari wilayah kerja BP3TKI Denpasar yakni Sumber: Data Publikasi PUSDATIN - BP2MI
Provinsi Bali terdapat perbedaan. Di mana jumlah layanan PMI oleh
UPT BP3TKI Bali lebih besar dibandingkan dengan jumlah PMI Adanya layanan PMI oleh BP3TKI Denpasar yang berasal dari
yang berasal dari wilayah kerja. luar wilayah kerja utama yakni Provinsi Bali sangat mungkin terjadi
mengingat Provinsi Bali merupakan salah satu daerah transit,
Selama 5 tahun terakhir yakni tahun 2015 – 2019, BP3TKI terutama melalui Bandar Udara Internasional Ngurah Rai yang
Denpasar tercatat melayani proses penempatan PMI sebanyak 21.934 menjadi salah satu embarkasi dan debarkasi penerbangan
orang. Sementara dengan periode waktu yang sama, jumlah PMI
yang berasal dari Provinsi Bali sebagai wilayah kerja utama UPT 45
44 ANALISIS DATA PENEMPATAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA (PMI)TAHUN 2015 - 2019
penempatan PMI yang berasal dari wilayah kerja UPT BP3TKI BP3TKI Denpasar tercatat hanya serjumlah 20.503. Jumlah tersebut
Denpasar tersebut, menunjukan tren yang sama dengan layanan hanya 93,48% dari total PMI yang dilayani oleh UPT BP3TKI
penempatan PMI UPT BP3TKI Denpasar yakni mengalami Denpasar dalam kurun waktu tersebut. Dengan asumsi bahwa
penurunan meskipun tidak setiap tahunnya. Kenaikan data seluruh PMI yang berasal dari Provinsi Bali dilayani oleh UPT
penempatan hanya terjadi pada pelayanan tahun 2017 dan penurunan BP3TKI Denpasar maak dapat dipastikan bahwa sebanyak 1.431
siginifikan terjadi pada tahun 2016 dibandingkan tahun 2015. orang (6,52%) proses penempatan PMI yang dilayani oleh UPT
BP3TKI Denpasar selama kurun waktu tersebut berasal dari luar
Selama tahun 2015 jumlah PMI yang berasal dari Provinsi Bali
tercatat sebanyak 4.869 orang. Selanjutnya pada tahun 2016 tercatat wilayah kerja UPT BP3TKI Denpasar.
sebanyak 3.258 orang atau mengalami penurunan yang signifikan Grafik 9. Perbandingan Tren Penempatan PMI
sebesar 1.611 orang (33,09%) dibanding tahun 2015. Kemudian, Berdasarkan Layanan BP3TKI Denpasar & PMI
jumlah PMI asal Provinsi Bali pada tahun 2017 tercatat sejumlah asal wilayah kerja BP3TKI Denpasar Tahun 2015 - 2019
4.872 orang. Jumlah tersebut, mengalami peningkatan sebanyak 6000 5393 5303
1614 orang (49,54%) dibanding tahun 2016.
5000 4315
Untuk tahun 2018, jumlah PMI asal Provinsi Bali sebanyak
4.181 orang, jumlah tersebut mengalami penurunan sebanyak 691 4000 4869 3574 4872 3349
orang, yaitu (14,18%) dibanding tahun 2017. Selanjutnya, pada tahun 4181
2019, jumlah PMI asal Bali sebanyak 3.323 orang kembali 3000 3258 3323
mengalami penurunan sebanyak 858 orang yaitu (20,54%) 2000
dibanding tahun 2018.
1000
9.3 Perbandingan Jumlah PMI Yang dilayani UPT BP3TKI
Denpasar dan PMI asal Wilayah Kerja 0
2015 2016 2017 2018 2019
Berdasarkan uraian dan data tabel di atas, dapat diketahui bahwa
jumlah antara PMI yang dilayani oleh BP3TKI Denpasar dengan PMI Wilayah Kerja Layanan UPT
jumlah PMI yang berasal dari wilayah kerja BP3TKI Denpasar yakni Sumber: Data Publikasi PUSDATIN - BP2MI
Provinsi Bali terdapat perbedaan. Di mana jumlah layanan PMI oleh
UPT BP3TKI Bali lebih besar dibandingkan dengan jumlah PMI Adanya layanan PMI oleh BP3TKI Denpasar yang berasal dari
yang berasal dari wilayah kerja. luar wilayah kerja utama yakni Provinsi Bali sangat mungkin terjadi
mengingat Provinsi Bali merupakan salah satu daerah transit,
Selama 5 tahun terakhir yakni tahun 2015 – 2019, BP3TKI terutama melalui Bandar Udara Internasional Ngurah Rai yang
Denpasar tercatat melayani proses penempatan PMI sebanyak 21.934 menjadi salah satu embarkasi dan debarkasi penerbangan
orang. Sementara dengan periode waktu yang sama, jumlah PMI
yang berasal dari Provinsi Bali sebagai wilayah kerja utama UPT 45
ANALISIS DATA PENEMPATAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA (PMI)TAHUN 2015 - 2019 45
internasional. Selain itu, kondisi ini bisa saja pengaruhi oleh daya (sepuluh) diantara UPT yang ada. Data layanan proses penempatan
dukung sarana prasarana layanan UPT baik infrastruktur layanan PMI selama periode tersebut tampak menunjukan tren penurunan,
maupun SDM yang memang memadai. Kemudian posisi BP3TKI jumlah penurunan signifikan terjadi pada tahun 2019 dibandingkan
Denpasar cukup startegis, mengingat Provinsi Bali memiliki pada tahun 2018.
10. LAYANAN BP3TKI TANJUNG PINANG Data layanan proses penempatan PMI oleh BP3TKI Tanjung
Pinang pada tahun 2015 tercatat sebanyak 3.853 orang. Selanjutnya
BP3TKI Tanjung Pinang merupakan UPT BP2MI yang pada tahun 2016, tercatat sebanyak 3.303 orang, jumlah tersebut
membawahi wilayah kerja Provinsi Kepulauan Riau dan pusat mengalami penurunan sebanyak 550 orang (14,27%) dibanding
layanannya berkedudukan di Kota Tanjung Pinang. Dalam tahun 2015. Pada tahun 2017, jumlah layanan BP3TKI Tg. Pinang
pelaksanaan layanan PMI, BP3TKI Tg. Pinang membawah 2 (dua) mengalami peningkatan sejumlah 541 orang (16,38%) dibanding
kantor layanan berbentuk Pos yakni Pos Pelayanan Penempatan dan tahun 2016 dengan jumlah layanan penempatan tercatat sebanyak
Perlindungan TKI di Batam atau P4TKI Batam dan Pos Pelayanan 3.844 orang PMI.
Penempatan dan Perlindungan TKI di Tg. Balai Karimun atau P4TKI Untuk jumlah layanan proses penempatan PMI di tahun 2018
Tg. Balai Karimun. tercatat sejumlah 3.506 orang. Jumlah tersebut, mengalami
Penempatan PMI asal Provinsi Kepulauan Riau menjadi penurunan sebanyak 338 orang atau8,79% dibanding tahun 2017.
penyumbang terbesar ke 14 (empat belas) dalam hal jumlah Pada layanan tahun 2019 tercatat sejumlah 2.338 orang. Pada periode
penempatan PMI berdasarkan asal Provinsi. Wilayah kerja UPT, tahun ini kembali mengalami penurunan sejumlah 1.168 orang atau
BP3TKI Tanjung Pinang juga menjadi salah satu UPT dengan 33,31% dibanding tahun 2018. Secara total, jumlah penurunan
jumlah ketersediaan lembaga penempatan dan lembaga pendukung layanan penempatan PMI oleh BP3TKI Tanjung Pinang selama 5
penempatan yang sangat minim. Berdasarkan data publikasi terkait tahun terakhir yakni dari tahun 2015 sampai dengan tahun 2019
lembaga penempatan dan pendukung penempatan tahun 2020, tercatat sebesar 1.515 orang, mengalami penurunan sebesar
tercatat sebanyak 3 P3MI Pusat atau 0,95% dari total P3MI yang (39,32%).
terdaftar berada di Provinsi Kepulauan Riau. Jumlah P3MI tersebut 10.2 Jumlah PMI Berdasarkan asal Wilayah Kerja UPT
merupakan terbanyak ke 9 (sembilan) berdasarkan provinsi. BP3TKI Tanjung Pinang
Selanjutnya, terdapat 3 Sarana kesehatan, atau 2,48% dari total
Sarana kesehatan. Sementara, untuk BLKLN belum ada di wilayah Sebagaimana yang telah diuraikan diatas bahwa BP3TKI
kerja UPT BP3TKI Tanjung Pinang. Tanjung Pinang merupakan UPT yang membawahi wilayah kerja
Kepulauan Riau. Dari sisi jumlah penempatan PMI berdasarkan asal
10.1 Jumlah Layanan Penempatan UPT BP3TKI Tanjung Pinang wilayah kerja yakni Provinsi Kepulauan Riau selama tahun 2015 –
Selama 5 tahun terakhir yakni tahun 2015 s.d 2019, jumlah 2019 tercatat berjumlah 6.021 orang. Jumlah tersebut, menempatkan
proses penempatan PMI yang dilayani oleh BP3TKI Tanjung Pinang Provinsi Kepulauan Riau pada posisi ke 15 (lima belas) dalam hal
sebanyak 16.844 orang. Jumlah tersebut menempatkan UPT jumlah PMI berdasarkan asal provinsi.
BP3TKI Yogyakarta sebagai UPT dengan layanan terbesar ke 10 47
46 ANALISIS DATA PENEMPATAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA (PMI)TAHUN 2015 - 2019
internasional. Selain itu, kondisi ini bisa saja pengaruhi oleh daya (sepuluh) diantara UPT yang ada. Data layanan proses penempatan
dukung sarana prasarana layanan UPT baik infrastruktur layanan PMI selama periode tersebut tampak menunjukan tren penurunan,
maupun SDM yang memang memadai. Kemudian posisi BP3TKI jumlah penurunan signifikan terjadi pada tahun 2019 dibandingkan
Denpasar cukup startegis, mengingat Provinsi Bali memiliki pada tahun 2018.
10. LAYANAN BP3TKI TANJUNG PINANG Data layanan proses penempatan PMI oleh BP3TKI Tanjung
Pinang pada tahun 2015 tercatat sebanyak 3.853 orang. Selanjutnya
BP3TKI Tanjung Pinang merupakan UPT BP2MI yang pada tahun 2016, tercatat sebanyak 3.303 orang, jumlah tersebut
membawahi wilayah kerja Provinsi Kepulauan Riau dan pusat mengalami penurunan sebanyak 550 orang (14,27%) dibanding
layanannya berkedudukan di Kota Tanjung Pinang. Dalam tahun 2015. Pada tahun 2017, jumlah layanan BP3TKI Tg. Pinang
pelaksanaan layanan PMI, BP3TKI Tg. Pinang membawah 2 (dua) mengalami peningkatan sejumlah 541 orang (16,38%) dibanding
kantor layanan berbentuk Pos yakni Pos Pelayanan Penempatan dan tahun 2016 dengan jumlah layanan penempatan tercatat sebanyak
Perlindungan TKI di Batam atau P4TKI Batam dan Pos Pelayanan 3.844 orang PMI.
Penempatan dan Perlindungan TKI di Tg. Balai Karimun atau P4TKI Untuk jumlah layanan proses penempatan PMI di tahun 2018
Tg. Balai Karimun. tercatat sejumlah 3.506 orang. Jumlah tersebut, mengalami
Penempatan PMI asal Provinsi Kepulauan Riau menjadi penurunan sebanyak 338 orang atau8,79% dibanding tahun 2017.
penyumbang terbesar ke 14 (empat belas) dalam hal jumlah Pada layanan tahun 2019 tercatat sejumlah 2.338 orang. Pada periode
penempatan PMI berdasarkan asal Provinsi. Wilayah kerja UPT, tahun ini kembali mengalami penurunan sejumlah 1.168 orang atau
BP3TKI Tanjung Pinang juga menjadi salah satu UPT dengan 33,31% dibanding tahun 2018. Secara total, jumlah penurunan
jumlah ketersediaan lembaga penempatan dan lembaga pendukung layanan penempatan PMI oleh BP3TKI Tanjung Pinang selama 5
penempatan yang sangat minim. Berdasarkan data publikasi terkait tahun terakhir yakni dari tahun 2015 sampai dengan tahun 2019
lembaga penempatan dan pendukung penempatan tahun 2020, tercatat sebesar 1.515 orang, mengalami penurunan sebesar
tercatat sebanyak 3 P3MI Pusat atau 0,95% dari total P3MI yang (39,32%).
terdaftar berada di Provinsi Kepulauan Riau. Jumlah P3MI tersebut 10.2 Jumlah PMI Berdasarkan asal Wilayah Kerja UPT
merupakan terbanyak ke 9 (sembilan) berdasarkan provinsi. BP3TKI Tanjung Pinang
Selanjutnya, terdapat 3 Sarana kesehatan, atau 2,48% dari total
Sarana kesehatan. Sementara, untuk BLKLN belum ada di wilayah Sebagaimana yang telah diuraikan diatas bahwa BP3TKI
kerja UPT BP3TKI Tanjung Pinang. Tanjung Pinang merupakan UPT yang membawahi wilayah kerja
Kepulauan Riau. Dari sisi jumlah penempatan PMI berdasarkan asal
10.1 Jumlah Layanan Penempatan UPT BP3TKI Tanjung Pinang wilayah kerja yakni Provinsi Kepulauan Riau selama tahun 2015 –
Selama 5 tahun terakhir yakni tahun 2015 s.d 2019, jumlah 2019 tercatat berjumlah 6.021 orang. Jumlah tersebut, menempatkan
proses penempatan PMI yang dilayani oleh BP3TKI Tanjung Pinang Provinsi Kepulauan Riau pada posisi ke 15 (lima belas) dalam hal
sebanyak 16.844 orang. Jumlah tersebut menempatkan UPT jumlah PMI berdasarkan asal provinsi.
BP3TKI Yogyakarta sebagai UPT dengan layanan terbesar ke 10 47
ANALISIS DATA PENEMPATAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA (PMI)TAHUN 2015 - 2019 47
Selama periode tersebut, jumlah penempatan PMI yang berasal Selama 5 tahun terakhir yakni tahun 2015 – 2019, BP3TKI
dari wilayah kerja UPT BP3TKI Tanjung Pinang tersebut, Tanjung Pinang tercatat melayani proses penempatan PMI sebanyak
menunjukan tren yang berbeda dengan layanan penempatan PMI 16.844 orang. Sementara dengan periode waktu yang sama, jumlah
UPT BP3TKI Tanjung Pinang yakni mengalami peningkatan PMI yang berasal dari Provinsi Kepulauan Riau sebagai wilayah
meskipun fluktuatif. Kenaikan data penempatan signifikan terjadi kerja utama UPT BP3TKI Tanjung Pinang tercatat berjumlah 6.021
pada tahun pelayanan di 2017 di bandingkan pada tahun 2016. orang. Jumlah tersebut hanya 33,75% dari total PMI yang dilayani
Selama tahun 2015 jumlah PMI yang berasal dari Provinsi oleh UPT BP3TKI Tanjung Pinang dalam kurun waktu tersebut. Hal
Kepulauan Riau tercatat sebanyak 804 orang. Selanjutnya pada tahun ini, juga berarti bahwa sebanyak 10.823 orang sebanyak (64,25%)
2016 tercatat sebanyak 1.068 orang atau mengalami peningkatan proses penempatan PMI yang dilayani oleh UPT BP3TKI Tanjung
sebesar 264 orang atau 32,84% dibanding tahun 2015. Kemudian, Pinang selama kurun waktu tersebut berasal dari luar wilayah kerja
jumlah PMI asal Provinsi Kepulauan Riau pada tahun 2017 tercatat UPT BP3TKI Tanjung Pinang.
sejumlah 1.883 orang. Jumlah tersebut, mengalami peningkatan Grafik 10. Perbandingan Tren Penempatan PMI
signifikan sebanyak 815 orang yaitu (76,31%) dibanding tahun Berdasarkan Layanan BP3TKI Tanjung Pinang & PMI
2016. asal wilayah kerja BP3TKI Tg. Pinang Tahun 2015 - 2019
Untuk tahun 2018, jumlah PMI asal Provinsi Kepulauan Riau
sebanyak 1.224 orang, jumlah tersebut mengalami penurunan
signifikan sebanyak 659 orang (35,00%) dibanding tahun 2017. 4500 3853 3844
Selanjutnya, pada tahun 2019, jumlah PMI asal Kepulauan Riau 4000 3506
sebanyak 1.042 orang kembali mengalami penurunan sebanyak 182 3500
orang yaitu (14,87%) dibanding tahun 2018. Secara total, jumlah 3000 3303 2338
penempatan PMI asal Provinsi Kepulauan Riau selama 5 tahun 2500 1883
terakhir mengalami peningkatan sebanyak 238 orang atau 29,60% 2000
1500 804
10.3 Perbandingan Jumlah PMI Yang dilayani UPT BP3TKI 1000 1224 1042
Tanjung Pinang dan PMI asal Wilayah Kerja 500 1068
0
Berdasarkan uraian data di atas, dapat diketahui bahwa jumlah 2015 2016 2017 2018 2019
antara PMI yang dilayani oleh BP3TKI Tanjung Pinang dengan PMI Wilayah Kerja Layanan UPT
jumlah PMI yang berasal dari wilayah kerja BP3TKI Tanjung Pinang Sumber: Data Publikasi PUSDATIN - BP2MI
yakni Provinsi Kepulauan Riau terdapat perbedaan. Di mana jumlah
layanan PMI oleh UPT BP3TKI Tanjung Pinang lebih besar Kondisi layanan PMI yang didominasi dari luar wilayah kerja
dibandingkan dengan jumlah PMI yang berasal dari wilayah kerja. BP3TKI Tanjung Pinang sangat mungkin terjadi mengingat Provinsi
Kepulauan Riau sebagai wilayah kerja utama UPT BP3TKI Tanjung
49
48
48 ANALISIS DATA PENEMPATAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA (PMI)TAHUN 2015 - 2019
Selama periode tersebut, jumlah penempatan PMI yang berasal Selama 5 tahun terakhir yakni tahun 2015 – 2019, BP3TKI
dari wilayah kerja UPT BP3TKI Tanjung Pinang tersebut, Tanjung Pinang tercatat melayani proses penempatan PMI sebanyak
menunjukan tren yang berbeda dengan layanan penempatan PMI 16.844 orang. Sementara dengan periode waktu yang sama, jumlah
UPT BP3TKI Tanjung Pinang yakni mengalami peningkatan PMI yang berasal dari Provinsi Kepulauan Riau sebagai wilayah
meskipun fluktuatif. Kenaikan data penempatan signifikan terjadi kerja utama UPT BP3TKI Tanjung Pinang tercatat berjumlah 6.021
pada tahun pelayanan di 2017 di bandingkan pada tahun 2016. orang. Jumlah tersebut hanya 33,75% dari total PMI yang dilayani
Selama tahun 2015 jumlah PMI yang berasal dari Provinsi oleh UPT BP3TKI Tanjung Pinang dalam kurun waktu tersebut. Hal
Kepulauan Riau tercatat sebanyak 804 orang. Selanjutnya pada tahun ini, juga berarti bahwa sebanyak 10.823 orang sebanyak (64,25%)
2016 tercatat sebanyak 1.068 orang atau mengalami peningkatan proses penempatan PMI yang dilayani oleh UPT BP3TKI Tanjung
sebesar 264 orang atau 32,84% dibanding tahun 2015. Kemudian, Pinang selama kurun waktu tersebut berasal dari luar wilayah kerja
jumlah PMI asal Provinsi Kepulauan Riau pada tahun 2017 tercatat UPT BP3TKI Tanjung Pinang.
sejumlah 1.883 orang. Jumlah tersebut, mengalami peningkatan Grafik 10. Perbandingan Tren Penempatan PMI
signifikan sebanyak 815 orang yaitu (76,31%) dibanding tahun Berdasarkan Layanan BP3TKI Tanjung Pinang & PMI
2016. asal wilayah kerja BP3TKI Tg. Pinang Tahun 2015 - 2019
Untuk tahun 2018, jumlah PMI asal Provinsi Kepulauan Riau
sebanyak 1.224 orang, jumlah tersebut mengalami penurunan
signifikan sebanyak 659 orang (35,00%) dibanding tahun 2017. 4500 3853 3844
Selanjutnya, pada tahun 2019, jumlah PMI asal Kepulauan Riau 4000 3506
sebanyak 1.042 orang kembali mengalami penurunan sebanyak 182 3500
orang yaitu (14,87%) dibanding tahun 2018. Secara total, jumlah 3000 3303 2338
penempatan PMI asal Provinsi Kepulauan Riau selama 5 tahun 2500 1883
terakhir mengalami peningkatan sebanyak 238 orang atau 29,60% 2000
1500 804
10.3 Perbandingan Jumlah PMI Yang dilayani UPT BP3TKI 1000 1224 1042
Tanjung Pinang dan PMI asal Wilayah Kerja 500 1068
0
Berdasarkan uraian data di atas, dapat diketahui bahwa jumlah 2015 2016 2017 2018 2019
antara PMI yang dilayani oleh BP3TKI Tanjung Pinang dengan PMI Wilayah Kerja Layanan UPT
jumlah PMI yang berasal dari wilayah kerja BP3TKI Tanjung Pinang Sumber: Data Publikasi PUSDATIN - BP2MI
yakni Provinsi Kepulauan Riau terdapat perbedaan. Di mana jumlah
layanan PMI oleh UPT BP3TKI Tanjung Pinang lebih besar Kondisi layanan PMI yang didominasi dari luar wilayah kerja
dibandingkan dengan jumlah PMI yang berasal dari wilayah kerja. BP3TKI Tanjung Pinang sangat mungkin terjadi mengingat Provinsi
Kepulauan Riau sebagai wilayah kerja utama UPT BP3TKI Tanjung
49
48
ANALISIS DATA PENEMPATAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA (PMI)TAHUN 2015 - 2019 49
Pinang memiliki posisi geografis yang berbatasan langsung dengan 2 dari total BLKN LN yang ada. Jumlah BLKLN tersebut, terbanyak
(dua) negara tujuan penempatan PMI terbesar di kawasan Asia ke 6 (enam) berdasarkan Provinsi.
Tenggara yaitu negara Malaysia dan negara Singapura. Jalur 11.1 Jumlah Layanan Penempatan UPT BP3TKI Bandar
embakasi dan debarkasi berada di Kota Batam dan Kota Tanjung Lampung
Pinang yang memiliki Pelabuhan Internasional sehingga menjadi
daerah transit utama. Posisi tersebut, menempatkan Provinsi Selama 5 tahun terakhir yakni tahun 2015 s.d 2019, jumlah
Kepulauan Riau menjadi salah satu pintu masuk dan keluar PMI. proses penempatan PMI yang dilayani oleh BP3TKI Lampung
Tidak hanya PMI yang bekerja secara prosedural tetapi juga PMI sebanyak 10.629 orang. Jumlah tersebut menempatkan BP3TKI
yang bekerja atau ditempatkan secara unprosedural terutama yang Lampung pada posisi ke 11 (sebelas) dalam hal jumlah layanan PMI
bekerja ke negara Malaysia dan negara Singapura. diantara UPT yang ada. Data layanan proses penempatan PMI
selama periode tersebut tampak menunjukan tren penurunan,
11. LAYANAN BP3TKI BANDAR LAMPUNG peningkatan hanya terjadi di tahun 2016 kemudian jumlah penurunan
BP3TKI Bandar Lampung merupakan UPT BP2MI yang signifikan terjadi pada tahun 2017 dibandingkan pada tahun 2016.
membawahi wilayah kerja Provinsi Lampung dan pusat layanannya Data layanan proses penempatan PMI oleh BP3TKI Bandar
berkedudukan di Kota Bandar Lampung. Penempatan PMI asal Lampung pada tahun 2015 tercatat sebanyak 2.913 orang.
Provinsi Lampung menjadi penyumbang terbesar ke 5 (lima) dalam Selanjutnya pada tahun 2016, tercatat sebanyak 2.390 orang. Jumlah
hal jumlah penempatan PMI berdasarkan asal Provinsi. Wilayah tersebut mengalami penurunan sebanyak 523 orang (17,95%)
kerja UPT BP3TKI Bandar Lampung menjadi salah satu UPT dibanding tahun 2015. Pada tahun 2017, layanan PMI oleh BP3TKI
dengan jumlah ketersediaan lembaga penempatan dan lembaga Bandar Lampung mengalami penurunan sejumlah 426 orang
pendukung penempatan yang belum memadai dibandingkan dengan (17,82%) dibanding tahun 2016 dengan jumlah layanan penempatan
jumlah PMI asal Provinsi Lampung. Hal ini cukup mempengaruhi tercatat sebanyak 1.964 orang PMI.
intensintas layanan UPT terhadap penempata PMI.
Untuk jumlah layanan proses penempatan PMI ditahun 2018
Data publikasi terkait lembaga penempatan dan pendukung tercatat sejumlah 1.886 orang. Jumlah tersebut, mengalami
penempatan tahun 2020, tercatat sebanyak 2 P3MI Pusat, yaitu penurunan sebanyak 78 orang atau 3,97% dibanding tahun 2017.
(0,63%) dari total P3MI yang terdaftar berada di Provinsi Bandar Pada layanan tahun 2019 tercatat sejumlah 1.476 orang, pada periode
Lampung. Jumlah P3MI tersebut merupakan terbanyak ke 11 tahun ini kembali mengalami penurunan sejumlah 410 orang atau
(sebelas) berdasarkan provinsi. Selanjutnya, terdapat 2 sarana 21,74% dibanding tahun 2018. Secara total, jumlah penurunan
kesehatan, yaitu (1,65%) dari total sarana kesehatan. Jumlah layanan penempatan PMI oleh BP3TKI Bandar Lampung selama 5
SARKES tersebut merupakan jumlah terbanyak ke 15 (lima belas) (lima) tahun terakhir yakni dari tahun 2015 sampai dengan tahun
berdasarkan provinsi. Sementara, untuk BLKLN cukup memadai 2019 tercatat sebesar 437 orang atau mengalami penurunan sebesar
dengan jumlah BLKLN tercatat sebanyak 13 BLKLN atau 3,47% 22,84%.
51
50
50 ANALISIS DATA PENEMPATAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA (PMI)TAHUN 2015 - 2019
Pinang memiliki posisi geografis yang berbatasan langsung dengan 2 dari total BLKN LN yang ada. Jumlah BLKLN tersebut, terbanyak
(dua) negara tujuan penempatan PMI terbesar di kawasan Asia ke 6 (enam) berdasarkan Provinsi.
Tenggara yaitu negara Malaysia dan negara Singapura. Jalur 11.1 Jumlah Layanan Penempatan UPT BP3TKI Bandar
embakasi dan debarkasi berada di Kota Batam dan Kota Tanjung Lampung
Pinang yang memiliki Pelabuhan Internasional sehingga menjadi
daerah transit utama. Posisi tersebut, menempatkan Provinsi Selama 5 tahun terakhir yakni tahun 2015 s.d 2019, jumlah
Kepulauan Riau menjadi salah satu pintu masuk dan keluar PMI. proses penempatan PMI yang dilayani oleh BP3TKI Lampung
Tidak hanya PMI yang bekerja secara prosedural tetapi juga PMI sebanyak 10.629 orang. Jumlah tersebut menempatkan BP3TKI
yang bekerja atau ditempatkan secara unprosedural terutama yang Lampung pada posisi ke 11 (sebelas) dalam hal jumlah layanan PMI
bekerja ke negara Malaysia dan negara Singapura. diantara UPT yang ada. Data layanan proses penempatan PMI
selama periode tersebut tampak menunjukan tren penurunan,
11. LAYANAN BP3TKI BANDAR LAMPUNG peningkatan hanya terjadi di tahun 2016 kemudian jumlah penurunan
BP3TKI Bandar Lampung merupakan UPT BP2MI yang signifikan terjadi pada tahun 2017 dibandingkan pada tahun 2016.
membawahi wilayah kerja Provinsi Lampung dan pusat layanannya Data layanan proses penempatan PMI oleh BP3TKI Bandar
berkedudukan di Kota Bandar Lampung. Penempatan PMI asal Lampung pada tahun 2015 tercatat sebanyak 2.913 orang.
Provinsi Lampung menjadi penyumbang terbesar ke 5 (lima) dalam Selanjutnya pada tahun 2016, tercatat sebanyak 2.390 orang. Jumlah
hal jumlah penempatan PMI berdasarkan asal Provinsi. Wilayah tersebut mengalami penurunan sebanyak 523 orang (17,95%)
kerja UPT BP3TKI Bandar Lampung menjadi salah satu UPT dibanding tahun 2015. Pada tahun 2017, layanan PMI oleh BP3TKI
dengan jumlah ketersediaan lembaga penempatan dan lembaga Bandar Lampung mengalami penurunan sejumlah 426 orang
pendukung penempatan yang belum memadai dibandingkan dengan (17,82%) dibanding tahun 2016 dengan jumlah layanan penempatan
jumlah PMI asal Provinsi Lampung. Hal ini cukup mempengaruhi tercatat sebanyak 1.964 orang PMI.
intensintas layanan UPT terhadap penempata PMI.
Untuk jumlah layanan proses penempatan PMI ditahun 2018
Data publikasi terkait lembaga penempatan dan pendukung tercatat sejumlah 1.886 orang. Jumlah tersebut, mengalami
penempatan tahun 2020, tercatat sebanyak 2 P3MI Pusat, yaitu penurunan sebanyak 78 orang atau 3,97% dibanding tahun 2017.
(0,63%) dari total P3MI yang terdaftar berada di Provinsi Bandar Pada layanan tahun 2019 tercatat sejumlah 1.476 orang, pada periode
Lampung. Jumlah P3MI tersebut merupakan terbanyak ke 11 tahun ini kembali mengalami penurunan sejumlah 410 orang atau
(sebelas) berdasarkan provinsi. Selanjutnya, terdapat 2 sarana 21,74% dibanding tahun 2018. Secara total, jumlah penurunan
kesehatan, yaitu (1,65%) dari total sarana kesehatan. Jumlah layanan penempatan PMI oleh BP3TKI Bandar Lampung selama 5
SARKES tersebut merupakan jumlah terbanyak ke 15 (lima belas) (lima) tahun terakhir yakni dari tahun 2015 sampai dengan tahun
berdasarkan provinsi. Sementara, untuk BLKLN cukup memadai 2019 tercatat sebesar 437 orang atau mengalami penurunan sebesar
dengan jumlah BLKLN tercatat sebanyak 13 BLKLN atau 3,47% 22,84%.
51
50
ANALISIS DATA PENEMPATAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA (PMI)TAHUN 2015 - 2019 51
11.2 Jumlah PMI Berdasarkan asal Wilayah Kerja UPT terakhir yakni dari tahun 2015 sampai dengan tahun 2019 tercatat
BP3TKI Bandar Lampung sebesar 5.377 orang atau mengalami peningkatan sebesar 33,38%.
Sebagaimana yang telah diuraikan diatas bahwa BP3TKI 11.3 Perbandingan Jumlah PMI Yang dilayani UPT BP3TKI
Bandar merupakan UPT yang membawahi wilayah kerja Provinsi Bandar Lampung dan PMI asal Wilayah Kerja
Lampung. Dari sisi jumlah penempatan PMI berdasarkan asal Berdasarkan uraian dan data tabel di atas, dapat diketahui bahwa
wilayah kerja yakni Provinsi Lampung selama tahun 2015 – 2019 jumlah antara PMI yang dilayani oleh BP3TKI Bandar Lampung
tercatat berjumlah 87.858 orang. dengan jumlah PMI yang berasal dari wilayah kerja BP3TKI Bandar
Selama periode tersebut, jumlah penempatan PMI yang berasal Lampung yakni Provinsi Lampung terdapat perbedaan yang
dari wilayah kerja UPT BP3TKI Bandar Lampung menunjukan tren signifikan.
yang berbeda dengan layanan penempatan PMI UPT BP3TKI Perbedaan tersebut, tidak hanya pada tren layanan UPT BP3TKI
Bandar Lampung. Tren penempatan PMI asal Provinsi Lampung Bandar Lampung dan tren penempatan PMI asal Provinsi Lampung
pada periode tersebut nampak fluktuatif namun dengan sebagai wilayah kerja utama BP3TKI Bandar Lampung tetapi juga
kencenderungan meningkat. Peningkatan data penempatan secara dari sisi jumlah. Di mana jumlah layanan PMI oleh UPT BP3TKI
signifikan terjadi pada tahun 2018 di bandingkan pada 2017. Bandar Lampung jauh lebih kecil dibandingkan dengan jumlah PMI
Selama tahun 2015 jumlah PMI yang berasal dari Provinsi yang berasal dari wilayah kerja.
Lampung tercatat sebanyak 16.109 orang. Selanjutnya pada tahun Selama 5 tahun terakhir yakni tahun 2015 – 2019, BP3TKI
2016 tercatat sebanyak 16.049 orang atau mengalami penurunan Bandar Lampung tercatat melayani proses penempatan PMI
sebesar 60 orang atau 0,37% dibanding tahun 2015. Kemudian, sebanyak 9.629 orang. Sementara dengan periode waktu yang sama,
jumlah PMI asal Provinsi Lampung pada tahun 2017 tercatat jumlah PMI yang berasal dari Provinsi Lampung sebagai wilayah
sejumlah 15.371 orang. Jumlah tersebut juga menunjukan penurunan kerja utama UPT BP3TKI Bandar Lampung tercatat berjumlah
yakni sebanyak 678 orang (4,22%) dibanding tahun 2016. 87.858 orang.
Untuk tahun 2018, jumlah PMI asal Provinsi Lampung Jumlah tersebut menunjukan bahwa hanya 10,94% PMI yang
sebanyak 18.843 orang. Jumlah tersebut mengalami peningkatan berasal dari Provinsi Lampung yang dilayani oleh UPT BP3TKI
signifikan yakni sebanyak 3.472 orang atau 22,59% dibanding Bandar Lampung. Dan masih terdapat sebanyak 78.229 orang
penempatan PMI tahun 2017. Selanjutnya, pada tahun 2019, jumlah 89,04% proses penempatan PMI yang berasal dari Provinsi
PMI asal Lampung tercatat sebanyak 21.486 orang. Jumlah tersebut, Lampung sebagai wilayah kerja utama BP3TKI Bandar Lampung
kembali menunjukan peningkatan sebanyak 2.643 orang yaitu atau berproses atau dilayani oleh UPT BP2MI diluar Provinsi Lampung
14,03% dibanding tahun 2018. Secara total, peningkatan layanan atau UPT BP3TKI Bandar Lampung.
penempatan PMI yang berasal dari Provinsi Lampung sebagai
wilayah kerja UPT BP3TKI Bandar Lampung, selama 5 (lima) tahun
53
52
52 ANALISIS DATA PENEMPATAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA (PMI)TAHUN 2015 - 2019
11.2 Jumlah PMI Berdasarkan asal Wilayah Kerja UPT terakhir yakni dari tahun 2015 sampai dengan tahun 2019 tercatat
BP3TKI Bandar Lampung sebesar 5.377 orang atau mengalami peningkatan sebesar 33,38%.
Sebagaimana yang telah diuraikan diatas bahwa BP3TKI 11.3 Perbandingan Jumlah PMI Yang dilayani UPT BP3TKI
Bandar merupakan UPT yang membawahi wilayah kerja Provinsi Bandar Lampung dan PMI asal Wilayah Kerja
Lampung. Dari sisi jumlah penempatan PMI berdasarkan asal Berdasarkan uraian dan data tabel di atas, dapat diketahui bahwa
wilayah kerja yakni Provinsi Lampung selama tahun 2015 – 2019 jumlah antara PMI yang dilayani oleh BP3TKI Bandar Lampung
tercatat berjumlah 87.858 orang. dengan jumlah PMI yang berasal dari wilayah kerja BP3TKI Bandar
Selama periode tersebut, jumlah penempatan PMI yang berasal Lampung yakni Provinsi Lampung terdapat perbedaan yang
dari wilayah kerja UPT BP3TKI Bandar Lampung menunjukan tren signifikan.
yang berbeda dengan layanan penempatan PMI UPT BP3TKI Perbedaan tersebut, tidak hanya pada tren layanan UPT BP3TKI
Bandar Lampung. Tren penempatan PMI asal Provinsi Lampung Bandar Lampung dan tren penempatan PMI asal Provinsi Lampung
pada periode tersebut nampak fluktuatif namun dengan sebagai wilayah kerja utama BP3TKI Bandar Lampung tetapi juga
kencenderungan meningkat. Peningkatan data penempatan secara dari sisi jumlah. Di mana jumlah layanan PMI oleh UPT BP3TKI
signifikan terjadi pada tahun 2018 di bandingkan pada 2017. Bandar Lampung jauh lebih kecil dibandingkan dengan jumlah PMI
Selama tahun 2015 jumlah PMI yang berasal dari Provinsi yang berasal dari wilayah kerja.
Lampung tercatat sebanyak 16.109 orang. Selanjutnya pada tahun Selama 5 tahun terakhir yakni tahun 2015 – 2019, BP3TKI
2016 tercatat sebanyak 16.049 orang atau mengalami penurunan Bandar Lampung tercatat melayani proses penempatan PMI
sebesar 60 orang atau 0,37% dibanding tahun 2015. Kemudian, sebanyak 9.629 orang. Sementara dengan periode waktu yang sama,
jumlah PMI asal Provinsi Lampung pada tahun 2017 tercatat jumlah PMI yang berasal dari Provinsi Lampung sebagai wilayah
sejumlah 15.371 orang. Jumlah tersebut juga menunjukan penurunan kerja utama UPT BP3TKI Bandar Lampung tercatat berjumlah
yakni sebanyak 678 orang (4,22%) dibanding tahun 2016. 87.858 orang.
Untuk tahun 2018, jumlah PMI asal Provinsi Lampung Jumlah tersebut menunjukan bahwa hanya 10,94% PMI yang
sebanyak 18.843 orang. Jumlah tersebut mengalami peningkatan berasal dari Provinsi Lampung yang dilayani oleh UPT BP3TKI
signifikan yakni sebanyak 3.472 orang atau 22,59% dibanding Bandar Lampung. Dan masih terdapat sebanyak 78.229 orang
penempatan PMI tahun 2017. Selanjutnya, pada tahun 2019, jumlah 89,04% proses penempatan PMI yang berasal dari Provinsi
PMI asal Lampung tercatat sebanyak 21.486 orang. Jumlah tersebut, Lampung sebagai wilayah kerja utama BP3TKI Bandar Lampung
kembali menunjukan peningkatan sebanyak 2.643 orang yaitu atau berproses atau dilayani oleh UPT BP2MI diluar Provinsi Lampung
14,03% dibanding tahun 2018. Secara total, peningkatan layanan atau UPT BP3TKI Bandar Lampung.
penempatan PMI yang berasal dari Provinsi Lampung sebagai
wilayah kerja UPT BP3TKI Bandar Lampung, selama 5 (lima) tahun
53
52
ANALISIS DATA PENEMPATAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA (PMI)TAHUN 2015 - 2019 53
Grafik 11. Perbandingan Tren Penempatan PMI P4TKI Entikong yang berkedudukan di Kabupaten Sanggau sebagai
Berdasarkan Layanan BP3TKI Bandar Lampung & PMI kabupaten yang berbatasan langsung dengan Negara Malaysia dan
asal wilayah kerja BP3TKI B. Lampung Tahun 2015 - 2019 P4TKI Sambas yang berkedudukan di Kabupaten Sambas yang juga
25000 merupakan daerah perbatasan antara Indonesia dan Negara Malaysia.
Penempatan PMI asal Provinsi Kalimantan Barat menjadi
20000
21486 penyumbang terbesar ke 10 (sepuluh) dalam hal jumlah penempatan
15000 18843 PMI berdasarkan asal Provinsi. BP3TKI Pontianak juga menjadi
16109 16049 15371 salah satu UPT dengan jumlah ketersediaan lembaga penempatan
10000
dan lembaga pendukung penempatan yang sangat terbatas.
5000 1913 2390 1964 1886 1476 Namun demikian, meskipun wilayah kerja UPT BP3TKI
0 Pontianak memiliki daya dukung yang rendah dari sisi Lembaga
2015 2016 2017 2018 2019 Penempatan maupun pendukung penempatan. Posisi UPT BP3TKI
PMI Wilayah Kerja Layanan UPT Pontianak menjadi strategis sebagai pusat layanan mengingat UPT
tersebut berada diwilayah perbatasan. Setidaknya terdapat 2 (dua)
Sumber: Data Publikasi PUSDATIN - BP2MI negara yang berbatasan langsung dengan Provinsi Kalimantan Barat
Masih rendahnya layanan UPT BP3TKI Bandar Lampung yaitu negara Malaysia dan negara Brunei Darusallam. Untuk menuju
terhadap PMI asal Provinsi Lampung sebagai wilayah kerja utama, ke dua negara tersebut cukup menggunakan jalur darat sebagai lintas
perlu menjadi perhatian. Mengingat daya dukung lembaga batas. Oleh karena itu, Provinsi Kalimantan Barat seringkali menjadi
penempatan maupun lembaga pendukung penempatan di Provinsi salah satu akses utama bagi PMI Unprosedural atau ilegal.
Lampung cukup memadai. Kondisi ini, bisa saja pengaruhi oleh daya Setidaknya terdapat 60 jalur tikus yang menjadi lintas batas ilegal
3
dukung sarana prasarana layanan UPT baik infrastruktur layanan yang ada di Provinsi Kalimantan Barat.
maupun SDM yang belum memadai. Selain hal tersebut, kurangnya Berdasarkan data publikasi terkait lembaga penempatan dan
penyebar luasan informasi layanan juga dapat mempengaruhi pendukung penempatan tahun 2020, tercatat hanya 1 P3MI Pusat
rendahnya pelayanan sejalan dengan pengetahuan masyarakat (0,32%) dari total P3MI yang terdaftar berada di Provinsi
tentang keberadaan layanan UPT BP3TKI Bandar Lampung masih Kalimantan Barat. Jumlah P3MI tersebut merupakan urutan ke 14
belum merata. (empat belas) berdasarkan provinsi. Selanjutnya, terdapat 3 sarana
12. LAYANAN BP3TKI PONTIANAK kesehatan (2,48%) dari total sarana kesehatan. Jumlah SARKES
tersebut merupakan urutan ke 9 (sembilan) berdasarkan provinsi.
BP3TKI Pontianak merupakan UPT BP2MI yang membawahi
wilayah kerja Provinsi Kalimantan Barat dan pusat layanannya Sementara, untuk BLKLN sampai saat ini belum ada.
berkedudukan di Kota Pontianak. Dalam proses pelaksanaan layanan 3
BP3TKI Pontinak dibantu oleh 2 kantor layanan berbentuk Pos yaitu Data Publikasi Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP)
54
54 ANALISIS DATA PENEMPATAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA (PMI)TAHUN 2015 - 2019
Grafik 11. Perbandingan Tren Penempatan PMI P4TKI Entikong yang berkedudukan di Kabupaten Sanggau sebagai
Berdasarkan Layanan BP3TKI Bandar Lampung & PMI kabupaten yang berbatasan langsung dengan Negara Malaysia dan
asal wilayah kerja BP3TKI B. Lampung Tahun 2015 - 2019 P4TKI Sambas yang berkedudukan di Kabupaten Sambas yang juga
25000 merupakan daerah perbatasan antara Indonesia dan Negara Malaysia.
Penempatan PMI asal Provinsi Kalimantan Barat menjadi
20000
21486 penyumbang terbesar ke 10 (sepuluh) dalam hal jumlah penempatan
15000 18843 PMI berdasarkan asal Provinsi. BP3TKI Pontianak juga menjadi
16109 16049 15371 salah satu UPT dengan jumlah ketersediaan lembaga penempatan
10000
dan lembaga pendukung penempatan yang sangat terbatas.
5000 1913 2390 1964 1886 1476 Namun demikian, meskipun wilayah kerja UPT BP3TKI
0 Pontianak memiliki daya dukung yang rendah dari sisi Lembaga
2015 2016 2017 2018 2019 Penempatan maupun pendukung penempatan. Posisi UPT BP3TKI
PMI Wilayah Kerja Layanan UPT Pontianak menjadi strategis sebagai pusat layanan mengingat UPT
tersebut berada diwilayah perbatasan. Setidaknya terdapat 2 (dua)
Sumber: Data Publikasi PUSDATIN - BP2MI negara yang berbatasan langsung dengan Provinsi Kalimantan Barat
Masih rendahnya layanan UPT BP3TKI Bandar Lampung yaitu negara Malaysia dan negara Brunei Darusallam. Untuk menuju
terhadap PMI asal Provinsi Lampung sebagai wilayah kerja utama, ke dua negara tersebut cukup menggunakan jalur darat sebagai lintas
perlu menjadi perhatian. Mengingat daya dukung lembaga batas. Oleh karena itu, Provinsi Kalimantan Barat seringkali menjadi
penempatan maupun lembaga pendukung penempatan di Provinsi salah satu akses utama bagi PMI Unprosedural atau ilegal.
Lampung cukup memadai. Kondisi ini, bisa saja pengaruhi oleh daya Setidaknya terdapat 60 jalur tikus yang menjadi lintas batas ilegal
3
dukung sarana prasarana layanan UPT baik infrastruktur layanan yang ada di Provinsi Kalimantan Barat.
maupun SDM yang belum memadai. Selain hal tersebut, kurangnya Berdasarkan data publikasi terkait lembaga penempatan dan
penyebar luasan informasi layanan juga dapat mempengaruhi pendukung penempatan tahun 2020, tercatat hanya 1 P3MI Pusat
rendahnya pelayanan sejalan dengan pengetahuan masyarakat (0,32%) dari total P3MI yang terdaftar berada di Provinsi
tentang keberadaan layanan UPT BP3TKI Bandar Lampung masih Kalimantan Barat. Jumlah P3MI tersebut merupakan urutan ke 14
belum merata. (empat belas) berdasarkan provinsi. Selanjutnya, terdapat 3 sarana
12. LAYANAN BP3TKI PONTIANAK kesehatan (2,48%) dari total sarana kesehatan. Jumlah SARKES
tersebut merupakan urutan ke 9 (sembilan) berdasarkan provinsi.
BP3TKI Pontianak merupakan UPT BP2MI yang membawahi
wilayah kerja Provinsi Kalimantan Barat dan pusat layanannya Sementara, untuk BLKLN sampai saat ini belum ada.
berkedudukan di Kota Pontianak. Dalam proses pelaksanaan layanan 3
BP3TKI Pontinak dibantu oleh 2 kantor layanan berbentuk Pos yaitu Data Publikasi Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP)
54
ANALISIS DATA PENEMPATAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA (PMI)TAHUN 2015 - 2019 55
12.1 Jumlah Layanan Penempatan UPT BP3TKI Pontianak 2015 – 2019 tercatat berjumlah 8.809 orang. Selama periode
Selama 5 tahun terakhir yakni tahun 2015 s.d 2019, jumlah tersebut, jumlah penempatan PMI yang berasal dari wilayah kerja
proses penempatan PMI yang dilayani oleh BP3TKI Pontianak UPT BP3TKI Pontianak tersebut, menunjukan tren yang sama
sebanyak 8.186 orang. Jumlah tersebut menempatkan BP3TKI dengan layanan penempatan PMI UPT BP3TKI Pontianak yakni
Pontianak berada pada posisi ke 13 (tiga belas) dalam hal jumlah mengalami penurunan. Penurunan data penempatan signifikan terjadi
layanan PMI diantara UPT yang ada. Data layanan proses pada tahun pelayanan di 2017 di bandingkan pada tahun 2016.
penempatan PMI selama periode tersebut tampak menunjukan tren Selama tahun 2015 jumlah PMI yang berasal dari Provinsi
penurunan, peningkatan hanya terjadi di tahun 2018 dibandingkan Kalimantan Barat tercatat sebanyak 2.231 orang. Selanjutnya pada
pada tahun 2017. tahun 2016 tercatat sebanyak 1.834 orang atau mengalami penurunan
Data layanan proses penempatan PMI oleh BP3TKI Pontianak sebesar 397 orang atau 17,79% dibanding tahun 2015. Kemudian,
pada tahun 2015 tercatat sebanyak 2.456 orang. Selanjutnya pada jumlah PMI asal Provinsi Kalimantan Barat pada tahun 2017 tercatat
tahun 2016, tercatat sebanyak 1.750 orang. Jumlah tersebut sejumlah 1.325 orang. Jumlah tersebut, mengalami penurunan
mengalami penurunan sebanyak 706 orang atau sejumlah 28,75% signifikan sebanyak 509 orang atau 27,75% dibanding tahun 2016.
dibanding tahun 2015. Pada tahun 2017 kembali mengalami Untuk tahun 2018, jumlah PMI asal Provinsi Kalimantan Barat
penurunan sejumlah 727 orang (41,54%) dibanding tahun 2016 sebanyak 1.814 orang, jumlah tersebut mengalami peningkatan
dengan jumlah layanan penempatan sebanyak 1.023 orang PMI. sebanyak 489 orang atau 36,91% dibanding tahun 2017. Selanjutnya,
Untuk jumlah layanan proses penempatan PMI ditahun 2018 pada tahun 2019, jumlah PMI asal Kalimantan Barat sebanyak 1.605
tercatat sejumlah 1.529 orang. Jumlah tersebut, mengalami orang kembali mengalami penurunan sebanyak 209 orang atau
peningkatan sebanyak 506 orang, yaitu (49,46%) dibanding tahun 11,52% dibanding tahun 2018. Secara total, jumlah penurunan
2017. Pada layanan tahun 2019 tercatat sejumlah 1.428 orang. penempatan PMI asal Provinsi Kalimantan Barat sebagai wilayah
Jumlah tersebut mengalami penurunan sejumlah 101 orang (6,61%) kerja UPT BP3TKI Pontianak selama 5 tahun terakhir yakni dari
dibanding tahun 2018. Secara total, jumlah penurunan layanan tahun 2015 sampai dengan tahun 2019 tercatat sebesar 626 orang,
penempatan PMI oleh BP3TKI Pontianak selama 5 tahun terakhir mengalami penurunan sebesar 28,066%.
yakni dari tahun 2015 sampai dengan tahun 2019 tercatat sebesar 12.3 Perbandingan Jumlah PMI Yang dilayani UPT BP3TKI
1.028 orang, mengalami penurunan sebesar 41,86%. Pontianak dan PMI asal Wilayah Kerja
12.2 Jumlah PMI Berdasarkan asal Wilayah Kerja UPT BP3TKI Berdasarkan uraian dan data tabel di atas, dapat diketahui bahwa
Pontianak jumlah antara PMI yang dilayani oleh BP3TKI Pontianak dengan
Sebagaimana yang telah diuraikan diatas bahwa BP3TKI jumlah PMI yang berasal dari wilayah kerja BP3TKI Pontianak
Pontianak merupakan UPT yang membawahi wilayah kerja Provinsi yakni Provinsi Kalimantan Barat masih terdapat perbedaan. Di mana
Kalimantan Barat. Dari sisi jumlah penempatan PMI berdasarkan jumlah layanan PMI oleh UPT BP3TKI Bandar Pontianak lebih kecil
asal wilayah kerja yakni Provinsi Kalimantan Barat selama tahun
57
56
56 ANALISIS DATA PENEMPATAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA (PMI)TAHUN 2015 - 2019
12.1 Jumlah Layanan Penempatan UPT BP3TKI Pontianak 2015 – 2019 tercatat berjumlah 8.809 orang. Selama periode
Selama 5 tahun terakhir yakni tahun 2015 s.d 2019, jumlah tersebut, jumlah penempatan PMI yang berasal dari wilayah kerja
proses penempatan PMI yang dilayani oleh BP3TKI Pontianak UPT BP3TKI Pontianak tersebut, menunjukan tren yang sama
sebanyak 8.186 orang. Jumlah tersebut menempatkan BP3TKI dengan layanan penempatan PMI UPT BP3TKI Pontianak yakni
Pontianak berada pada posisi ke 13 (tiga belas) dalam hal jumlah mengalami penurunan. Penurunan data penempatan signifikan terjadi
layanan PMI diantara UPT yang ada. Data layanan proses pada tahun pelayanan di 2017 di bandingkan pada tahun 2016.
penempatan PMI selama periode tersebut tampak menunjukan tren Selama tahun 2015 jumlah PMI yang berasal dari Provinsi
penurunan, peningkatan hanya terjadi di tahun 2018 dibandingkan Kalimantan Barat tercatat sebanyak 2.231 orang. Selanjutnya pada
pada tahun 2017. tahun 2016 tercatat sebanyak 1.834 orang atau mengalami penurunan
Data layanan proses penempatan PMI oleh BP3TKI Pontianak sebesar 397 orang atau 17,79% dibanding tahun 2015. Kemudian,
pada tahun 2015 tercatat sebanyak 2.456 orang. Selanjutnya pada jumlah PMI asal Provinsi Kalimantan Barat pada tahun 2017 tercatat
tahun 2016, tercatat sebanyak 1.750 orang. Jumlah tersebut sejumlah 1.325 orang. Jumlah tersebut, mengalami penurunan
mengalami penurunan sebanyak 706 orang atau sejumlah 28,75% signifikan sebanyak 509 orang atau 27,75% dibanding tahun 2016.
dibanding tahun 2015. Pada tahun 2017 kembali mengalami Untuk tahun 2018, jumlah PMI asal Provinsi Kalimantan Barat
penurunan sejumlah 727 orang (41,54%) dibanding tahun 2016 sebanyak 1.814 orang, jumlah tersebut mengalami peningkatan
dengan jumlah layanan penempatan sebanyak 1.023 orang PMI. sebanyak 489 orang atau 36,91% dibanding tahun 2017. Selanjutnya,
Untuk jumlah layanan proses penempatan PMI ditahun 2018 pada tahun 2019, jumlah PMI asal Kalimantan Barat sebanyak 1.605
tercatat sejumlah 1.529 orang. Jumlah tersebut, mengalami orang kembali mengalami penurunan sebanyak 209 orang atau
peningkatan sebanyak 506 orang, yaitu (49,46%) dibanding tahun 11,52% dibanding tahun 2018. Secara total, jumlah penurunan
2017. Pada layanan tahun 2019 tercatat sejumlah 1.428 orang. penempatan PMI asal Provinsi Kalimantan Barat sebagai wilayah
Jumlah tersebut mengalami penurunan sejumlah 101 orang (6,61%) kerja UPT BP3TKI Pontianak selama 5 tahun terakhir yakni dari
dibanding tahun 2018. Secara total, jumlah penurunan layanan tahun 2015 sampai dengan tahun 2019 tercatat sebesar 626 orang,
penempatan PMI oleh BP3TKI Pontianak selama 5 tahun terakhir mengalami penurunan sebesar 28,066%.
yakni dari tahun 2015 sampai dengan tahun 2019 tercatat sebesar 12.3 Perbandingan Jumlah PMI Yang dilayani UPT BP3TKI
1.028 orang, mengalami penurunan sebesar 41,86%. Pontianak dan PMI asal Wilayah Kerja
12.2 Jumlah PMI Berdasarkan asal Wilayah Kerja UPT BP3TKI Berdasarkan uraian dan data tabel di atas, dapat diketahui bahwa
Pontianak jumlah antara PMI yang dilayani oleh BP3TKI Pontianak dengan
Sebagaimana yang telah diuraikan diatas bahwa BP3TKI jumlah PMI yang berasal dari wilayah kerja BP3TKI Pontianak
Pontianak merupakan UPT yang membawahi wilayah kerja Provinsi yakni Provinsi Kalimantan Barat masih terdapat perbedaan. Di mana
Kalimantan Barat. Dari sisi jumlah penempatan PMI berdasarkan jumlah layanan PMI oleh UPT BP3TKI Bandar Pontianak lebih kecil
asal wilayah kerja yakni Provinsi Kalimantan Barat selama tahun
57
56
ANALISIS DATA PENEMPATAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA (PMI)TAHUN 2015 - 2019 57
dibandingkan dengan jumlah PMI yang berasal dari Provinsi ini, bisa saja mempengaruhi oleh daya dukung sarana prasarana
Kalimantan Barat. layanan UPT baik infrastruktur layanan maupun SDM yang belum
memadai. Selain hal tersebut, kurangnya penyebarluasan informasi
Selama 5 tahun terakhir yakni tahun 2015 – 2019, BP3TKI
Pontianak tercatat melayani proses penempatan PMI sebanyak 8.186 layanan juga dapat mempengaruhi rendahnya pelayanan sejalan
orang. Sementara dengan periode waktu yang sama, jumlah PMI dengan pengetahuan masyarakat tentang keberadaan layanan UPT
yang berasal dari Provinsi Kalimantan Barat sebagai wilayah kerja BP3TKI Pontianak masih belum merata.
utama UPT BP3TKI Pontianak tercatat berjumlah 8.809 orang. 13. LAYANAN BP3TKI NUNUKAN
Jumlah tersebut menunjukan bahwa terdapat sebanyak 623 orang BP3TKI Nunukan merupakan UPT BP2MI yang membawahi 2
atau 7,07% PMI yang berasal dari Provinsi Kalimantan Barat (dua) provinsi sekaligus, sebagai wilayah kerja yaitu Provinsi
melakukan proses layanan di luar UPT BP3TKI Pontianak. Kalimantan Timur dan Provinsi Kalimantan Utara. Pusat layanan
Grafik 12. Perbandingan Tren Penempatan PMI UPT BP3TKI Nunukan berada di Kabupaten Nunukan Provinsi
Berdasarkan Layanan BP3TKI Pontianak & PMI Kalimantan Utara. Wilayah kerja UPT BP3TKI Nunukan juga
asal wilayah kerja BP3TKI Pontianak Tahun 2015 - 2019 menjadi salah satu UPT dengan jumlah ketersediaan lembaga
3000 penempatan dan lembaga pendukung penempatan yang sangat
minim. Namun demikian peran BP3TKI Nunukan sangat strategis
2500 2456 sebagai UPT yang berada di wilayah perbatasan antara Indonesia dan
2000 2231 1750 1814 1605 negara Malaysia sebagai negara tujuan penempatan PMI terbesar di
1500 1325 Kawasan Asia Tenggara.
1834
1000 1529 1428 Berdasarkan data publikasi terkait lembaga penempatan dan
1023 pendukung penempatan tahun 2020, tercatat hanya memiliki 3 P3MI
500
Pusat atau 0,95% dari total P3MI yang terdaftar berada di Provinsi
0 Kalimantan Timur. Jumlah P3MI tersebut merupakan urutan ke 11
2015 2016 2017 2018 2019 (sebelas) berdasarkan provinsi. Selanjutnya, terdapat 2 sarana
PMI Wilayah Kerja Layanan UPT kesehatan, yaitu (1,65%) dari total sarana kesehatan. Jumlah
SARKES tersebut merupakan urutan ke 14 (empat belas)
Sumber: Data Publikasi PUSDATIN - BP2MI
berdasarkan provinsi. Sementara, sampai saat ini tidak terdapat
Masih adanya PMI yang berproses di luar layanan UPT BP3TKI BLKLN yang berada di wilayah BP3TKI Nunukan.
Pontianak terhadap PMI asal Provinsi Kalimantan Barat sebagai 13.1 Jumlah Layanan Penempatan UPT BP3TKI Nunukan
wilayah kerja utama, perlu menjadi perhatian mengingat daya
dukung lembaga penempatan maupun lembaga pendukung Selama 5 tahun terakhir yakni tahun 2015 s.d. 2019, jumlah
penempatan di Provinsi Kalimantan Barat kurang memadai. Kondisi proses penempatan PMI yang dilayani oleh BP3TKI Nunukan
59
58
58 ANALISIS DATA PENEMPATAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA (PMI)TAHUN 2015 - 2019
dibandingkan dengan jumlah PMI yang berasal dari Provinsi ini, bisa saja mempengaruhi oleh daya dukung sarana prasarana
Kalimantan Barat. layanan UPT baik infrastruktur layanan maupun SDM yang belum
memadai. Selain hal tersebut, kurangnya penyebarluasan informasi
Selama 5 tahun terakhir yakni tahun 2015 – 2019, BP3TKI
Pontianak tercatat melayani proses penempatan PMI sebanyak 8.186 layanan juga dapat mempengaruhi rendahnya pelayanan sejalan
orang. Sementara dengan periode waktu yang sama, jumlah PMI dengan pengetahuan masyarakat tentang keberadaan layanan UPT
yang berasal dari Provinsi Kalimantan Barat sebagai wilayah kerja BP3TKI Pontianak masih belum merata.
utama UPT BP3TKI Pontianak tercatat berjumlah 8.809 orang. 13. LAYANAN BP3TKI NUNUKAN
Jumlah tersebut menunjukan bahwa terdapat sebanyak 623 orang BP3TKI Nunukan merupakan UPT BP2MI yang membawahi 2
atau 7,07% PMI yang berasal dari Provinsi Kalimantan Barat (dua) provinsi sekaligus, sebagai wilayah kerja yaitu Provinsi
melakukan proses layanan di luar UPT BP3TKI Pontianak. Kalimantan Timur dan Provinsi Kalimantan Utara. Pusat layanan
Grafik 12. Perbandingan Tren Penempatan PMI UPT BP3TKI Nunukan berada di Kabupaten Nunukan Provinsi
Berdasarkan Layanan BP3TKI Pontianak & PMI Kalimantan Utara. Wilayah kerja UPT BP3TKI Nunukan juga
asal wilayah kerja BP3TKI Pontianak Tahun 2015 - 2019 menjadi salah satu UPT dengan jumlah ketersediaan lembaga
3000 penempatan dan lembaga pendukung penempatan yang sangat
minim. Namun demikian peran BP3TKI Nunukan sangat strategis
2500 2456 sebagai UPT yang berada di wilayah perbatasan antara Indonesia dan
2000 2231 1750 1814 1605 negara Malaysia sebagai negara tujuan penempatan PMI terbesar di
1500 1325 Kawasan Asia Tenggara.
1834
1000 1529 1428 Berdasarkan data publikasi terkait lembaga penempatan dan
1023 pendukung penempatan tahun 2020, tercatat hanya memiliki 3 P3MI
500
Pusat atau 0,95% dari total P3MI yang terdaftar berada di Provinsi
0 Kalimantan Timur. Jumlah P3MI tersebut merupakan urutan ke 11
2015 2016 2017 2018 2019 (sebelas) berdasarkan provinsi. Selanjutnya, terdapat 2 sarana
PMI Wilayah Kerja Layanan UPT kesehatan, yaitu (1,65%) dari total sarana kesehatan. Jumlah
SARKES tersebut merupakan urutan ke 14 (empat belas)
Sumber: Data Publikasi PUSDATIN - BP2MI
berdasarkan provinsi. Sementara, sampai saat ini tidak terdapat
Masih adanya PMI yang berproses di luar layanan UPT BP3TKI BLKLN yang berada di wilayah BP3TKI Nunukan.
Pontianak terhadap PMI asal Provinsi Kalimantan Barat sebagai 13.1 Jumlah Layanan Penempatan UPT BP3TKI Nunukan
wilayah kerja utama, perlu menjadi perhatian mengingat daya
dukung lembaga penempatan maupun lembaga pendukung Selama 5 tahun terakhir yakni tahun 2015 s.d. 2019, jumlah
penempatan di Provinsi Kalimantan Barat kurang memadai. Kondisi proses penempatan PMI yang dilayani oleh BP3TKI Nunukan
59
58
ANALISIS DATA PENEMPATAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA (PMI)TAHUN 2015 - 2019 59
sebanyak 8.194 orang. Jumlah tersebut menempatan BP3TKI Kalimantan Utara. Selama tahun 2015 – 2019 dari sisi jumlah
nunukan pada posisi ke 12 (dua belas) dalam hal jumlah layanan penempatan PMI berdasarkan asal wilayah kerja tercatat berjumlah
penempatan PMI diantara UPT yang ada. Data layanan proses 6.862 orang. Dimana PMI asal Provinsi Kalimantan Timur berjumlah
penempatan PMI selama periode tersebut tampak menunjukan tren sebanyak 5.203 orang dan berada diposisi ke 16 dalam hal jumlah
penurunan, peningkatan hanya terjadi di tahun 2016 dibandingkan PMI. Sementara, PMI asal Provinsi Kalimantan Utara berjumlah
pada tahun 2015. 1.659 orang yang menempatkannya berada diposisi ke 27 dalam
jumlah PMI berdasarkan asal provinsi.
Data layanan proses penempatan PMI oleh BP3TKI Nunukan
pada tahun 2015 tercatat sebanyak 1.640 orang. Selanjutnya pada Selama periode tersebut, jumlah penempatan PMI yang berasal
tahun 2016, tercatat sebanyak 359 orang. Jumlah tersebut dari wilayah kerja UPT BP3TKI Nunukan menunjukan tren yang
mengalami penurunan sangat signifikan yakni sebanyak 1.281 orang sama dengan layanan penempatan PMI UPT BP3TKI Nunukan
atau 78,11% dibanding tahun 2015. Pada tahun 2017 mengalami yaitui fluktuatif. Peningkatan data penempatan signifikan terjadi
peningkatan sangat signifikan sejumlah 2.241 orang atau 624,23% pada tahun pelayanan di 2017 di bandingkan pada tahun 2016.
dibanding tahun 2016 dengan jumlah layanan penempatan sebanyak Selama tahun 2015 jumlah PMI yang berasal dari wilayah kerja
2.600 orang PMI.
BP3TKI Nunukan tercatat sebanyak 179 orang. Selanjutnya pada
Untuk jumlah layanan proses penempatan PMI di tahun 2018 tahun 2016 tercatat sebanyak 428 orang atau mengalami peningkatan
5
tercatat sejumlah 2.192 orang. Jumlah tersebut, mengalami sebesar 249 orang yaitu (139,11%) dibanding tahun 2015.
penurunan sebanyak 408 orang atau 15,69% dibanding tahun 2017. Kemudian, pada tahun 2017 tercatat sejumlah 2.770 orang. Jumlah
Pada layanan tahun 2019 tercatat sejumlah 1.403 orang. Jumlah tersebut, mengalami peningkatan yang sangat signifikan sebanyak
tersebut kembali mengalami penurunan sejumlah 789 orang atau 2.342 orang atau 547,20% dibanding tahun 2016.
35,99 % dibanding tahun 2018. Secara total, jumlah penurunan Untuk tahun 2018, jumlah PMI asal Provinsi Kalimantan Timur
layanan penempatan PMI oleh BP3TKI Nunukan selama 5 tahun sebanyak 2.289 orang, jumlah tersebut mengalami penurunan
terakhir yakni dari tahun 2015 sampai dengan tahun 2019 tercatat sebanyak 481 orang, yaitu (17,36%) dibanding tahun 2017.
sebesar 237 orang, mengalami penurunan sebesar 14,45%.
Selanjutnya, pada tahun 2019, jumlah PMI asal Kalimantan Timur
13.2 Jumlah PMI Berdasarkan asal Wilayah Kerja UPT sebanyak 1.196 orang kembali mengalami penurunan sebanyak
BP3TKI Nunukan 1.093 orang yaitu (47,75%) dibanding tahun 2018. Secara total,
4
Sebagaimana yang telah diuraikan diatas bahwa BP3TKI jumlah penempatan PMI asal wilayah kerja BP3TKI Nunukan
Nunukan merupakan UPT yang membawahi 2 (dua) provinsi sebagai selama 5 tahun terakhir yakni dari tahun 2015 sampai dengan tahun
wilayah kerja yaitu Provinsi Kalimantan Timur dan Provinsi
5 Untuk data Tahun 2015 dan 2016 data PMI sepenhuhnya berasal dari Provinsi
4 Data tersebut merupakan gabungan dari PMI keseluruhan wilayah kerja Kalimantan Timur sementara data PMI asal Provinsi Kalimantan Utara mulai
BP3TKI Nunukan yaitu Provinsi Kalimantan Timur dan Provinsi tercatat pada tahun 2017
Kalimantan Utara
60
60 ANALISIS DATA PENEMPATAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA (PMI)TAHUN 2015 - 2019
sebanyak 8.194 orang. Jumlah tersebut menempatan BP3TKI Kalimantan Utara. Selama tahun 2015 – 2019 dari sisi jumlah
nunukan pada posisi ke 12 (dua belas) dalam hal jumlah layanan penempatan PMI berdasarkan asal wilayah kerja tercatat berjumlah
penempatan PMI diantara UPT yang ada. Data layanan proses 6.862 orang. Dimana PMI asal Provinsi Kalimantan Timur berjumlah
penempatan PMI selama periode tersebut tampak menunjukan tren sebanyak 5.203 orang dan berada diposisi ke 16 dalam hal jumlah
penurunan, peningkatan hanya terjadi di tahun 2016 dibandingkan PMI. Sementara, PMI asal Provinsi Kalimantan Utara berjumlah
pada tahun 2015. 1.659 orang yang menempatkannya berada diposisi ke 27 dalam
jumlah PMI berdasarkan asal provinsi.
Data layanan proses penempatan PMI oleh BP3TKI Nunukan
pada tahun 2015 tercatat sebanyak 1.640 orang. Selanjutnya pada Selama periode tersebut, jumlah penempatan PMI yang berasal
tahun 2016, tercatat sebanyak 359 orang. Jumlah tersebut dari wilayah kerja UPT BP3TKI Nunukan menunjukan tren yang
mengalami penurunan sangat signifikan yakni sebanyak 1.281 orang sama dengan layanan penempatan PMI UPT BP3TKI Nunukan
atau 78,11% dibanding tahun 2015. Pada tahun 2017 mengalami yaitui fluktuatif. Peningkatan data penempatan signifikan terjadi
peningkatan sangat signifikan sejumlah 2.241 orang atau 624,23% pada tahun pelayanan di 2017 di bandingkan pada tahun 2016.
dibanding tahun 2016 dengan jumlah layanan penempatan sebanyak Selama tahun 2015 jumlah PMI yang berasal dari wilayah kerja
2.600 orang PMI.
BP3TKI Nunukan tercatat sebanyak 179 orang. Selanjutnya pada
Untuk jumlah layanan proses penempatan PMI di tahun 2018 tahun 2016 tercatat sebanyak 428 orang atau mengalami peningkatan
tercatat sejumlah 2.192 orang. Jumlah tersebut, mengalami sebesar 249 orang yaitu (139,11%) dibanding tahun 2015.
5
penurunan sebanyak 408 orang atau 15,69% dibanding tahun 2017. Kemudian, pada tahun 2017 tercatat sejumlah 2.770 orang. Jumlah
Pada layanan tahun 2019 tercatat sejumlah 1.403 orang. Jumlah tersebut, mengalami peningkatan yang sangat signifikan sebanyak
tersebut kembali mengalami penurunan sejumlah 789 orang atau 2.342 orang atau 547,20% dibanding tahun 2016.
35,99 % dibanding tahun 2018. Secara total, jumlah penurunan Untuk tahun 2018, jumlah PMI asal Provinsi Kalimantan Timur
layanan penempatan PMI oleh BP3TKI Nunukan selama 5 tahun sebanyak 2.289 orang, jumlah tersebut mengalami penurunan
terakhir yakni dari tahun 2015 sampai dengan tahun 2019 tercatat sebanyak 481 orang, yaitu (17,36%) dibanding tahun 2017.
sebesar 237 orang, mengalami penurunan sebesar 14,45%.
Selanjutnya, pada tahun 2019, jumlah PMI asal Kalimantan Timur
13.2 Jumlah PMI Berdasarkan asal Wilayah Kerja UPT sebanyak 1.196 orang kembali mengalami penurunan sebanyak
BP3TKI Nunukan 1.093 orang yaitu (47,75%) dibanding tahun 2018. Secara total,
4
Sebagaimana yang telah diuraikan diatas bahwa BP3TKI jumlah penempatan PMI asal wilayah kerja BP3TKI Nunukan
Nunukan merupakan UPT yang membawahi 2 (dua) provinsi sebagai selama 5 tahun terakhir yakni dari tahun 2015 sampai dengan tahun
wilayah kerja yaitu Provinsi Kalimantan Timur dan Provinsi
5 Untuk data Tahun 2015 dan 2016 data PMI sepenhuhnya berasal dari Provinsi
4 Data tersebut merupakan gabungan dari PMI keseluruhan wilayah kerja Kalimantan Timur sementara data PMI asal Provinsi Kalimantan Utara mulai
BP3TKI Nunukan yaitu Provinsi Kalimantan Timur dan Provinsi tercatat pada tahun 2017
Kalimantan Utara
60
ANALISIS DATA PENEMPATAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA (PMI)TAHUN 2015 - 2019 61
2019 menunjukan peningkatan meskipun dari sisi tren tampak Grafik 13. Perbandingan Tren Penempatan PMI
fluktuatif. Setidaknya, jumlah penempatan tahun 2015 dibanding Berdasarkan Layanan BP3TKI Nunukan & PMI
tahun 2019 tercata peningkatan sejumlah tercatat sebesar 1.017 orang asal wilayah kerja BP3TKI Nunukan Tahun 2015 - 2019
atau mengalami peningkatan sebesar 568,16%. 6000 2600
13.3 Perbandingan Jumlah PMI Yang dilayani UPT BP3TKI 5000 2192
Nunukan dan PMI asal Wilayah Kerja
4000
Berdasarkan uraian data di atas, dapat diketahui bahwa jumlah 3000 2770
antara PMI yang dilayani oleh UPT BP3TKI Nunukan dengan 2289 1403
jumlah PMI yang berasal dari wilayah kerja BP3TKI Nunukan yakni 2000 1640 359
Provinsi Kalimantan Timur dan Proivnsi Kalimantan Utara dari sisi 1000 179 1196
tren penempatan menunjukan kondisi yang relatif sama. Namun 0 428
demikian dari sisi jumlah terdapat perbedaan, di mana jumlah 2015 2016 2017 2018 2019
layanan PMI oleh UPT BP3TKI Nunukan lebih besar dibandingkan PMI Wilayah Kerja Layanan UPT
dengan jumlah PMI yang berasal dari wilayah kerja.
Selama 5 tahun terakhir yaitu tahun 2015 – 2019, BP3TKI Sumber: Data Publikasi PUSDATIN - BP2MI
Nunukan tercatat melayani proses penempatan PMI sebanyak 8.194 Adanya sejumlah PMI yang dilayani berasal dari luar wilayah
orang. Sementara dengan periode waktu yang sama, jumlah PMI kerja BP3TKI Nunukan sangat mungkin terjadi mengingat BP3TKI
yang berasal dari Provinsi Kalimantan Timur dan Provinsi Nunukan merupakan salah satu UPT yang berada di wilayah
Kalimantan Utara sebagai wilayah kerja UPT BP3TKI Nunukan perbatasan dengan salah satu negara penempatan terbesar yaitu
tercatat berjumlah 6.862 orang atau hanya sebesar 83,75% dari total negara Malaysia. Karena itu, wilayah kerja BP3TKI Nunukan
PMI yang dilayani oleh UPT BP3TKI Nunukan dalam kurun waktu menjadi salah satu pintu masuk dan keluar PMI baik prosedural
tersebut. maupun unprosedural.
Hal ini, juga berarti bahwa terdapat sejumlah 1.332 orang atau 14. LAYANAN BP3TKI MAKASSAR
sebanyak 16,25% proses penempatan PMI yang dilayani oleh UPT
BP3TKI Nunukan selama kurun waktu tersebut berasal dari luar BP3TKI Makasar merupakan UPT BP2MI yang memiliki
wilayah kerja. cakupan wilayah kerja terbesar diantara UPT yang ada. Tercatat
sebanyak 6 (enam) provinsi berada di bawah wilayah kerja BP3TKI
Makasar yang berkedudukan di Provinsi Sulawesi Selatan. Di antara
provinsi tersebut adalah Provinsi Sulawesi Selatan sebagai wilayah
kerja utama, Provinsi Sulawesi Barat, Provinsi Maluku, Provinsi
Maluku Utara, Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat. Dalam
63
62
62 ANALISIS DATA PENEMPATAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA (PMI)TAHUN 2015 - 2019
2019 menunjukan peningkatan meskipun dari sisi tren tampak Grafik 13. Perbandingan Tren Penempatan PMI
fluktuatif. Setidaknya, jumlah penempatan tahun 2015 dibanding Berdasarkan Layanan BP3TKI Nunukan & PMI
tahun 2019 tercata peningkatan sejumlah tercatat sebesar 1.017 orang asal wilayah kerja BP3TKI Nunukan Tahun 2015 - 2019
atau mengalami peningkatan sebesar 568,16%. 6000 2600
13.3 Perbandingan Jumlah PMI Yang dilayani UPT BP3TKI 5000 2192
Nunukan dan PMI asal Wilayah Kerja
4000
Berdasarkan uraian data di atas, dapat diketahui bahwa jumlah 3000 2770
antara PMI yang dilayani oleh UPT BP3TKI Nunukan dengan 2289 1403
jumlah PMI yang berasal dari wilayah kerja BP3TKI Nunukan yakni 2000 1640 359
Provinsi Kalimantan Timur dan Proivnsi Kalimantan Utara dari sisi 1000 179 1196
tren penempatan menunjukan kondisi yang relatif sama. Namun 0 428
demikian dari sisi jumlah terdapat perbedaan, di mana jumlah 2015 2016 2017 2018 2019
layanan PMI oleh UPT BP3TKI Nunukan lebih besar dibandingkan PMI Wilayah Kerja Layanan UPT
dengan jumlah PMI yang berasal dari wilayah kerja.
Selama 5 tahun terakhir yaitu tahun 2015 – 2019, BP3TKI Sumber: Data Publikasi PUSDATIN - BP2MI
Nunukan tercatat melayani proses penempatan PMI sebanyak 8.194 Adanya sejumlah PMI yang dilayani berasal dari luar wilayah
orang. Sementara dengan periode waktu yang sama, jumlah PMI kerja BP3TKI Nunukan sangat mungkin terjadi mengingat BP3TKI
yang berasal dari Provinsi Kalimantan Timur dan Provinsi Nunukan merupakan salah satu UPT yang berada di wilayah
Kalimantan Utara sebagai wilayah kerja UPT BP3TKI Nunukan perbatasan dengan salah satu negara penempatan terbesar yaitu
tercatat berjumlah 6.862 orang atau hanya sebesar 83,75% dari total negara Malaysia. Karena itu, wilayah kerja BP3TKI Nunukan
PMI yang dilayani oleh UPT BP3TKI Nunukan dalam kurun waktu menjadi salah satu pintu masuk dan keluar PMI baik prosedural
tersebut. maupun unprosedural.
Hal ini, juga berarti bahwa terdapat sejumlah 1.332 orang atau 14. LAYANAN BP3TKI MAKASSAR
sebanyak 16,25% proses penempatan PMI yang dilayani oleh UPT
BP3TKI Nunukan selama kurun waktu tersebut berasal dari luar BP3TKI Makasar merupakan UPT BP2MI yang memiliki
wilayah kerja. cakupan wilayah kerja terbesar diantara UPT yang ada. Tercatat
sebanyak 6 (enam) provinsi berada di bawah wilayah kerja BP3TKI
Makasar yang berkedudukan di Provinsi Sulawesi Selatan. Di antara
provinsi tersebut adalah Provinsi Sulawesi Selatan sebagai wilayah
kerja utama, Provinsi Sulawesi Barat, Provinsi Maluku, Provinsi
Maluku Utara, Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat. Dalam
63
62
ANALISIS DATA PENEMPATAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA (PMI)TAHUN 2015 - 2019 63
menjalankan layanan PMI, BP3TKI Makasar membawahi 1 pos Data layanan proses penempatan PMI oleh BP3TKI Makassar
layanan yaitu P4TKI Pare – Pare yang berkedudukan di Kota Pare pada tahun 2015 tercatat sebanyak 1.299 orang. Selanjutnya pada
Pare. Selain itu, BP3TKI Maksar juga memfasilitasi Disnakertrans tahun 2016, tercatat sebanyak 751 orang. Jumlah tersebut
Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat untuk melaksanakan mengalami penurunan sangat signifikan sebanyak 548 orang atau
layanan CPMI/PMI, khususnya yang berasal dari ke dua provinsi 42,19% dibanding tahun 2015. Pada tahun 2017 mengalami
tersebut. peningkatan sangat signifikan sejumlah 355 orang atau 47,27%
dibanding tahun 2016 dengan jumlah layanan penempatan sebanyak
Namun demikian, meskipun UPT BP3TKI Makasar
membawahi wilayah kerja terluas yang tersebar di 6 provinsi, jumlah 1.106 orang PMI.
ketersediaan lembaga penempatan dan lembaga pendukung Untuk jumlah layanan proses penempatan PMI di tahun 2018
penempatan yang berada diwilayah kerjanya masih sangat minim. tercatat sejumlah 1.116 orang. Jumlah tersebut, mengalami
Berdasarkan data publikasi terkait lembaga penempatan dan peningkatan sebanyak 10 orang atau 0,90% dibanding tahun 2017.
pendukung penempatan tahun 2020. Dari 6 provinsi yang menjadi Pada layanan tahun 2019 tercatat sejumlah 1.352 orang. Jumlah
wiayah kerja BP3TKI Makasar, tidak satupun provinsi yang tersebut, mengalami peningkatan sejumlah 236 orang atau 21,15%
memiliki Kantor P3MI termasuk Balai Latihan Kerja Luar Negeri dibanding tahun 2018. Secara total, jumlah peningkatan layanan
(BLKLN). Selanjutnya, terdapat 3 sarana kesehatan, atau 2,48% dari penempatan PMI oleh BP3TKI Makassar selama 5 tahun terakhir
total sarana kesehatan yang terdaftar. Sarkes tersebut keseluruhannya yakni dari tahun 2015 sampai dengan tahun 2019 tercatat sejumlah
berada di Provinsi Sulawesi Selatan. Kondisi ini sangat 53 orang atau mengalami peningkatan sebesar 4,08%.
mempengaruhi jumlah PMI yang dilayani. Padahal potensi PMI 14.2 Jumlah PMI Berdasarkan asal Wilayah Kerja UPT
sangat tinggi. Selain banyaknya lembaga pendidikan yang BP3TKI Makassar
potensial melahirkan suplay juga secara historis dan budaya, Sebagaimana yang telah diuraikan diatas bahwa BP3TKI
masyarakat Sulawesi merupakan masyarakat penjelajah atau Makassar merupakan UPT yang membawahi wilayah kerja Provinsi
perantau. terbanyak yakni 6 (enam) Provinsi. Di mulai dari Provinsi Sulawesi
14.1 Jumlah Layanan Penempatan UPT BP3TKI Makassar Selatan sebagai wilayah kerja utama, Provinsi Sulawesi Barat,
Selama 5 tahun terakhir yakni tahun 2015 s.d. 2019, jumlah Provinsi Maluku Utara, Provinsi Maluku, Provinsi Papua dan
proses penempatan PMI yang dilayani oleh BP3TKI Makasar Provinsi Papua Barat. Dari sisi jumlah penempatan PMI berdasarkan
tercatatsebanyak 5.624 orang. Jumlah tersebut menempatkan asal wilayah kerja selama tahun 2015 – 2019 tercatat berjumlah
BP3TKI Maksar pada posisi ke 15 (lima belas) dalam hal jumlah 8.139 orang. PMI asal Provinsi Sulawesi Selatan menempati posisi
layanan penempatan PMI diantara UPT BP2MI. Data layanan proses terbesar yakni sejumlah 6.549 atau 80,46%. Jumlah tersebut,
penempatan PMI selama periode tersebut, secara kumulatif tampak menempatkan Proivnsi Sulawesi Selatan pada urutan ke 10 (sepuluh)
menunjukan tren peningkatan dan penurunan hanya terjadi di tahun dalam hal jumlah PMI diantara provinsi yang ada.
2016 dibandingkan pada tahun 2015.
65
64
64 ANALISIS DATA PENEMPATAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA (PMI)TAHUN 2015 - 2019
menjalankan layanan PMI, BP3TKI Makasar membawahi 1 pos Data layanan proses penempatan PMI oleh BP3TKI Makassar
layanan yaitu P4TKI Pare – Pare yang berkedudukan di Kota Pare pada tahun 2015 tercatat sebanyak 1.299 orang. Selanjutnya pada
Pare. Selain itu, BP3TKI Maksar juga memfasilitasi Disnakertrans tahun 2016, tercatat sebanyak 751 orang. Jumlah tersebut
Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat untuk melaksanakan mengalami penurunan sangat signifikan sebanyak 548 orang atau
layanan CPMI/PMI, khususnya yang berasal dari ke dua provinsi 42,19% dibanding tahun 2015. Pada tahun 2017 mengalami
tersebut. peningkatan sangat signifikan sejumlah 355 orang atau 47,27%
dibanding tahun 2016 dengan jumlah layanan penempatan sebanyak
Namun demikian, meskipun UPT BP3TKI Makasar
membawahi wilayah kerja terluas yang tersebar di 6 provinsi, jumlah 1.106 orang PMI.
ketersediaan lembaga penempatan dan lembaga pendukung Untuk jumlah layanan proses penempatan PMI di tahun 2018
penempatan yang berada diwilayah kerjanya masih sangat minim. tercatat sejumlah 1.116 orang. Jumlah tersebut, mengalami
Berdasarkan data publikasi terkait lembaga penempatan dan peningkatan sebanyak 10 orang atau 0,90% dibanding tahun 2017.
pendukung penempatan tahun 2020. Dari 6 provinsi yang menjadi Pada layanan tahun 2019 tercatat sejumlah 1.352 orang. Jumlah
wiayah kerja BP3TKI Makasar, tidak satupun provinsi yang tersebut, mengalami peningkatan sejumlah 236 orang atau 21,15%
memiliki Kantor P3MI termasuk Balai Latihan Kerja Luar Negeri dibanding tahun 2018. Secara total, jumlah peningkatan layanan
(BLKLN). Selanjutnya, terdapat 3 sarana kesehatan, atau 2,48% dari penempatan PMI oleh BP3TKI Makassar selama 5 tahun terakhir
total sarana kesehatan yang terdaftar. Sarkes tersebut keseluruhannya yakni dari tahun 2015 sampai dengan tahun 2019 tercatat sejumlah
berada di Provinsi Sulawesi Selatan. Kondisi ini sangat 53 orang atau mengalami peningkatan sebesar 4,08%.
mempengaruhi jumlah PMI yang dilayani. Padahal potensi PMI 14.2 Jumlah PMI Berdasarkan asal Wilayah Kerja UPT
sangat tinggi. Selain banyaknya lembaga pendidikan yang BP3TKI Makassar
potensial melahirkan suplay juga secara historis dan budaya, Sebagaimana yang telah diuraikan diatas bahwa BP3TKI
masyarakat Sulawesi merupakan masyarakat penjelajah atau Makassar merupakan UPT yang membawahi wilayah kerja Provinsi
perantau. terbanyak yakni 6 (enam) Provinsi. Di mulai dari Provinsi Sulawesi
14.1 Jumlah Layanan Penempatan UPT BP3TKI Makassar Selatan sebagai wilayah kerja utama, Provinsi Sulawesi Barat,
Selama 5 tahun terakhir yakni tahun 2015 s.d. 2019, jumlah Provinsi Maluku Utara, Provinsi Maluku, Provinsi Papua dan
proses penempatan PMI yang dilayani oleh BP3TKI Makasar Provinsi Papua Barat. Dari sisi jumlah penempatan PMI berdasarkan
tercatatsebanyak 5.624 orang. Jumlah tersebut menempatkan asal wilayah kerja selama tahun 2015 – 2019 tercatat berjumlah
BP3TKI Maksar pada posisi ke 15 (lima belas) dalam hal jumlah 8.139 orang. PMI asal Provinsi Sulawesi Selatan menempati posisi
layanan penempatan PMI diantara UPT BP2MI. Data layanan proses terbesar yakni sejumlah 6.549 atau 80,46%. Jumlah tersebut,
penempatan PMI selama periode tersebut, secara kumulatif tampak menempatkan Proivnsi Sulawesi Selatan pada urutan ke 10 (sepuluh)
menunjukan tren peningkatan dan penurunan hanya terjadi di tahun dalam hal jumlah PMI diantara provinsi yang ada.
2016 dibandingkan pada tahun 2015.
65
64
ANALISIS DATA PENEMPATAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA (PMI)TAHUN 2015 - 2019 65
Sementara, sisanya berasal dari Provinsi Sulawesi Barat Sulawesi Barat sebanyak 1.489 orang mengalami peningkatan
sejumlah 1.016 orang (12,48%) menempatkan pada posisi ke 26, sebanyak 38 orang atau 2,62% dibanding tahun 2018. Secara total,
PMI asal Provinsi Maluku sejumlah 329 orang (4,04%) berada pada jumlah penurunan penempatan PMI asal wilayah kerja BP3TKI
posisi ke 28, PMI asal Provinsi Maluku Utara sejumlah 135 orang Makassar selama 5 tahun terakhir yakni dari tahun 2015 sampai
(1,66%) berada pada posisi ke 29, PMI asal Provinsi Papua sejumlah dengan tahun 2019 tercatat sejumlah 1.168 orang, mengalami
85 orang (1,04%) dan PMI asal Provinsi Papua Barat sejumlah 25 penurunan sebesar 43,96%.
orang (0,31%) yang menempatkan kedua proivnsi tersebut pada 14.3 Perbandingan Jumlah PMI Yang dilayani UPT BP3TKI
posisi ke 33 dan 34 dalam hal jumlah PMI berdasarkan asal provinsi. Makassar dan PMI asal Wilayah Kerja
Selama periode tersebut, jumlah penempatan PMI yang berasal Berdasarkan uraian data di atas, dapat diketahui bahwa jumlah
dari wilayah kerja UPT BP3TKI Makassar tersebut, menunjukan tren antara PMI yang dilayani oleh BP3TKI Makassar dengan jumlah
yang berbeda dengan layanan penempatan PMI UPT BP3TKI PMI yang berasal dari wilayah kerja BP3TKI Makassar terdapat
Makassar. Secara kumulatif tren penempatan berdasarkan wilayah perbedaan. Dimana, selama 5 tahun terakhir jumlah layanan PMI
kerja menunjukan penurunan. Penurunan data penempatan signifikan oleh UPT BP3TKI Makassar lebih kecil dibandingkan dengan
terjadi pada tahun pelayanan di 2016 di bandingkan pada tahun jumlah PMI yang berasal dari wilayah kerja. Namun perbedaan
2015. tersebut tidak hanya pada sisi jumlah tetapi juga tren data, dimana
Selama tahun 2015 jumlah PMI yang berasal dari Provinsi tren data layanan UPT BP3TKI Maksar cenderung meningkat
Sulawesi Selatan, Provinsi Maluku Utara, Provinsi Maluku, Provinsi sementara tren data PMI asal wilayah kerja cenderung menurun.
Papua, Provinsi Papua Barat dan Provinsi Sulawesi Barat tercatat Selama 5 tahun terakhir yaitu tahun 2015 – 2019, BP3TKI
sebanyak 2.657 orang. Selanjutnya pada tahun 2016 tercatat Makassar tercatat melayani proses penempatan PMI sebanyak 5.624
sebanyak 1.047 orang atau mengalami penurunan yang sangat orang. Sementara dengan periode waktu yang sama, jumlah PMI
signifikan sebesar 1.610 orang atau 60,59% dibanding tahun 2015. yang berasal wilayah kerja utama UPT BP3TKI Makasar tercatat
Kemudian pada tahun 2017 tercatat sejumlah 1.495 orang. Jumlah berjumlah 8.139 orang. Jumlah tersebut, hanya 69,10% dari total
tersebut, mengalami peningkatan sebanyak 448 orang atau 42,79% PMI yang dilayani BP3TKI Makasar.
dibanding tahun 2016.
Dengan asumsi bahwa seluruh layanan PMI BP3TKI Makasar
Untuk tahun 2018, jumlah PMI asal Provinsi Sulawesi Selatan, berasal dari wilayah kerja UPT BP3TKI Makasar maka berarti
Provinsi Maluku Utara, Provinsi Maluku, Provinsi Papua, Provinsi bahwa sebanyak 2.515 orang atau 31,90% PMI yang berasal dari
Papua Barat dan Provinsi Sulawesi Barat tercatat sebanyak 1.451 wilayah kerja BP3TKI Makasar, proses penempatan PMI nya
orang. Jumlah tersebut mengalami penurunan sebanyak 44 orang, dilayani oleh UPT yang berada di luar wilayah kerja UPT BP3TKI
atau 2,94% dibanding tahun 2017. Selanjutnya, pada tahun 2019, Makassar.
jumlah PMI asal Provinsi Sulawesi Selatan, Provinsi Maluku Utara,
Provinsi Maluku, Provinsi Papua, Provinsi Papua Barat dan Provinsi
67
66
66 ANALISIS DATA PENEMPATAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA (PMI)TAHUN 2015 - 2019
Sementara, sisanya berasal dari Provinsi Sulawesi Barat Sulawesi Barat sebanyak 1.489 orang mengalami peningkatan
sejumlah 1.016 orang (12,48%) menempatkan pada posisi ke 26, sebanyak 38 orang atau 2,62% dibanding tahun 2018. Secara total,
PMI asal Provinsi Maluku sejumlah 329 orang (4,04%) berada pada jumlah penurunan penempatan PMI asal wilayah kerja BP3TKI
posisi ke 28, PMI asal Provinsi Maluku Utara sejumlah 135 orang Makassar selama 5 tahun terakhir yakni dari tahun 2015 sampai
(1,66%) berada pada posisi ke 29, PMI asal Provinsi Papua sejumlah dengan tahun 2019 tercatat sejumlah 1.168 orang, mengalami
85 orang (1,04%) dan PMI asal Provinsi Papua Barat sejumlah 25 penurunan sebesar 43,96%.
orang (0,31%) yang menempatkan kedua proivnsi tersebut pada 14.3 Perbandingan Jumlah PMI Yang dilayani UPT BP3TKI
posisi ke 33 dan 34 dalam hal jumlah PMI berdasarkan asal provinsi. Makassar dan PMI asal Wilayah Kerja
Selama periode tersebut, jumlah penempatan PMI yang berasal Berdasarkan uraian data di atas, dapat diketahui bahwa jumlah
dari wilayah kerja UPT BP3TKI Makassar tersebut, menunjukan tren antara PMI yang dilayani oleh BP3TKI Makassar dengan jumlah
yang berbeda dengan layanan penempatan PMI UPT BP3TKI PMI yang berasal dari wilayah kerja BP3TKI Makassar terdapat
Makassar. Secara kumulatif tren penempatan berdasarkan wilayah perbedaan. Dimana, selama 5 tahun terakhir jumlah layanan PMI
kerja menunjukan penurunan. Penurunan data penempatan signifikan oleh UPT BP3TKI Makassar lebih kecil dibandingkan dengan
terjadi pada tahun pelayanan di 2016 di bandingkan pada tahun jumlah PMI yang berasal dari wilayah kerja. Namun perbedaan
2015. tersebut tidak hanya pada sisi jumlah tetapi juga tren data, dimana
Selama tahun 2015 jumlah PMI yang berasal dari Provinsi tren data layanan UPT BP3TKI Maksar cenderung meningkat
Sulawesi Selatan, Provinsi Maluku Utara, Provinsi Maluku, Provinsi sementara tren data PMI asal wilayah kerja cenderung menurun.
Papua, Provinsi Papua Barat dan Provinsi Sulawesi Barat tercatat Selama 5 tahun terakhir yaitu tahun 2015 – 2019, BP3TKI
sebanyak 2.657 orang. Selanjutnya pada tahun 2016 tercatat Makassar tercatat melayani proses penempatan PMI sebanyak 5.624
sebanyak 1.047 orang atau mengalami penurunan yang sangat orang. Sementara dengan periode waktu yang sama, jumlah PMI
signifikan sebesar 1.610 orang atau 60,59% dibanding tahun 2015. yang berasal wilayah kerja utama UPT BP3TKI Makasar tercatat
Kemudian pada tahun 2017 tercatat sejumlah 1.495 orang. Jumlah berjumlah 8.139 orang. Jumlah tersebut, hanya 69,10% dari total
tersebut, mengalami peningkatan sebanyak 448 orang atau 42,79% PMI yang dilayani BP3TKI Makasar.
dibanding tahun 2016.
Dengan asumsi bahwa seluruh layanan PMI BP3TKI Makasar
Untuk tahun 2018, jumlah PMI asal Provinsi Sulawesi Selatan, berasal dari wilayah kerja UPT BP3TKI Makasar maka berarti
Provinsi Maluku Utara, Provinsi Maluku, Provinsi Papua, Provinsi bahwa sebanyak 2.515 orang atau 31,90% PMI yang berasal dari
Papua Barat dan Provinsi Sulawesi Barat tercatat sebanyak 1.451 wilayah kerja BP3TKI Makasar, proses penempatan PMI nya
orang. Jumlah tersebut mengalami penurunan sebanyak 44 orang, dilayani oleh UPT yang berada di luar wilayah kerja UPT BP3TKI
atau 2,94% dibanding tahun 2017. Selanjutnya, pada tahun 2019, Makassar.
jumlah PMI asal Provinsi Sulawesi Selatan, Provinsi Maluku Utara,
Provinsi Maluku, Provinsi Papua, Provinsi Papua Barat dan Provinsi
67
66
ANALISIS DATA PENEMPATAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA (PMI)TAHUN 2015 - 2019 67
Grafik 14. Perbandingan Tren Penempatan PMI Bangka Belitung dan Provinsi Bengkulu. UPT BP3TKI Palembang
Berdasarkan Layanan BP3TKI Makasar & PMI juga menjadi salah satu UPT dengan jumlah ketersediaan lembaga
asal wilayah kerja BP3TKI MakasarTahun 2015 - 2019 penempatan dan lembaga pendukung penempatan yang cukup
5000 terbatas meskipun memilki cakupan wilayah kerja yang cukup luas.
Berdasarkan data publikasi terkait lembaga penempatan dan
4000 1299 1352 pendukung penempatan tahun 2020, tercatat memiliki 1 P3MI atau
3000 1106 1116 0,32% dari total P3MI yang terdaftar. P3MI tersebut berada di
751 Provinsi Sumatera Selatan. Sementara Provinsi Kepuluan Bangka
2000 2657
Belitung dan Provinsi Bengkulu sebagai bagian dari wilayah kerja
1000 1495 1451 1489 BP3TKI Palembang tercatat belum memiliki P3MI. Selanjutnya,
1047
0 terdapat 1 (satu) sarana kesehatan atau 0,83% dari total sarana
2015 2016 2017 2018 2019 kesehatan yang ada saat ini dan 1 (satu) BLKLN atau 0,27% dari
total BLKN yang ada. Yang keseluruhannya berada di Provinsi
PMI Wilayah Kerja Layanan UPT
Sumatera Selatan sebagai wilayah kerja utama BP3TKI Palembang
Sumber: Data Publikasi PUSDATIN - BP2MI
15.1 Jumlah Layanan Penempatan UPT BP3TKI Palembang
Masih adanya PMI yang berproses di luar layanan UPT BP3TKI
Selama 5 tahun terakhir yakni tahun 2015 s.d. 2019, jumlah
Makassar terhadap PMI asal wilayah kerja utama, bisa saja proses penempatan PMI yang dilayani oleh BP3TKI Palembang
dipengaruhi oleh rendahnya daya dukung lembaga penempatan dan
pendukung penempatan. Selain itu, daya dukung sarana prasarana sebanyak 5.239 orang. Jumlah tersebut, menempatkan BP3TKI
Palembang pada posisi ke 14 (empat belas) dalam hal jumlah
layanan UPT baik infrastruktur maupun SDM serta letak geografis
wilayah kerja yang terlalu luas jangkuan juga dapat berpengaruh. Di penempatan diantara UPT yang ada. Data layanan proses
sisi lain, kurangnya penyebarluasan informasi layanan juga dapat penempatan PMI selama periode tersebut tampak menunjukan tren
mempengaruhi rendahnya pelayanan sejalan dengan pengetahuan yang fluktuatif dan secara kumulatif menunjukan peningkatan.
masyarakat tentang keberadaan layanan UPT BP3TKI Makassar Peningkatan signifikan terjadi di tahun 2017 dibandingkan pada
masih belum merata. tahun 2016.
Data layanan proses penempatan PMI oleh BP3TKI Palembang
15. LAYANAN BP3TKI PALEMBANG
pada tahun 2015 tercatat sebanyak 917 orang. Selanjutnya pada
BP3TKI Palembang merupakan salah satu UPT BP2MI yang tahun 2016, tercatat sebanyak 1.139 orang. Jumlah tersebut
juga membawahi wilayah kerja yang terdiri dari beberapa Provinsi. mengalami peningkatan sebanyak 222 orang atau 24,21% dibanding
BP3TKI Palembang berkedudukan di Provinsi Sumatera Selatan tahun 2015. Pada tahun 2017 mengalami peningkatan sangat
sebagai wilayah kerja utama. Selain itu, BP3TKI Palembang juga signifikan yakni sejumlah 586 orang atau 51,45% dibanding tahun
membawahi 2 provinsi lainnya sebagai wilayah kerja yakni Provinsi
69
68
68 ANALISIS DATA PENEMPATAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA (PMI)TAHUN 2015 - 2019
Grafik 14. Perbandingan Tren Penempatan PMI Bangka Belitung dan Provinsi Bengkulu. UPT BP3TKI Palembang
Berdasarkan Layanan BP3TKI Makasar & PMI juga menjadi salah satu UPT dengan jumlah ketersediaan lembaga
asal wilayah kerja BP3TKI MakasarTahun 2015 - 2019 penempatan dan lembaga pendukung penempatan yang cukup
5000 terbatas meskipun memilki cakupan wilayah kerja yang cukup luas.
Berdasarkan data publikasi terkait lembaga penempatan dan
4000 1299 1352 pendukung penempatan tahun 2020, tercatat memiliki 1 P3MI atau
3000 1106 1116 0,32% dari total P3MI yang terdaftar. P3MI tersebut berada di
751 Provinsi Sumatera Selatan. Sementara Provinsi Kepuluan Bangka
2000 2657
Belitung dan Provinsi Bengkulu sebagai bagian dari wilayah kerja
1000 1495 1451 1489 BP3TKI Palembang tercatat belum memiliki P3MI. Selanjutnya,
1047
0 terdapat 1 (satu) sarana kesehatan atau 0,83% dari total sarana
2015 2016 2017 2018 2019 kesehatan yang ada saat ini dan 1 (satu) BLKLN atau 0,27% dari
total BLKN yang ada. Yang keseluruhannya berada di Provinsi
PMI Wilayah Kerja Layanan UPT
Sumatera Selatan sebagai wilayah kerja utama BP3TKI Palembang
Sumber: Data Publikasi PUSDATIN - BP2MI
15.1 Jumlah Layanan Penempatan UPT BP3TKI Palembang
Masih adanya PMI yang berproses di luar layanan UPT BP3TKI
Selama 5 tahun terakhir yakni tahun 2015 s.d. 2019, jumlah
Makassar terhadap PMI asal wilayah kerja utama, bisa saja proses penempatan PMI yang dilayani oleh BP3TKI Palembang
dipengaruhi oleh rendahnya daya dukung lembaga penempatan dan
pendukung penempatan. Selain itu, daya dukung sarana prasarana sebanyak 5.239 orang. Jumlah tersebut, menempatkan BP3TKI
Palembang pada posisi ke 14 (empat belas) dalam hal jumlah
layanan UPT baik infrastruktur maupun SDM serta letak geografis
wilayah kerja yang terlalu luas jangkuan juga dapat berpengaruh. Di penempatan diantara UPT yang ada. Data layanan proses
sisi lain, kurangnya penyebarluasan informasi layanan juga dapat penempatan PMI selama periode tersebut tampak menunjukan tren
mempengaruhi rendahnya pelayanan sejalan dengan pengetahuan yang fluktuatif dan secara kumulatif menunjukan peningkatan.
masyarakat tentang keberadaan layanan UPT BP3TKI Makassar Peningkatan signifikan terjadi di tahun 2017 dibandingkan pada
masih belum merata. tahun 2016.
Data layanan proses penempatan PMI oleh BP3TKI Palembang
15. LAYANAN BP3TKI PALEMBANG
pada tahun 2015 tercatat sebanyak 917 orang. Selanjutnya pada
BP3TKI Palembang merupakan salah satu UPT BP2MI yang tahun 2016, tercatat sebanyak 1.139 orang. Jumlah tersebut
juga membawahi wilayah kerja yang terdiri dari beberapa Provinsi. mengalami peningkatan sebanyak 222 orang atau 24,21% dibanding
BP3TKI Palembang berkedudukan di Provinsi Sumatera Selatan tahun 2015. Pada tahun 2017 mengalami peningkatan sangat
sebagai wilayah kerja utama. Selain itu, BP3TKI Palembang juga signifikan yakni sejumlah 586 orang atau 51,45% dibanding tahun
membawahi 2 provinsi lainnya sebagai wilayah kerja yakni Provinsi
69
68
ANALISIS DATA PENEMPATAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA (PMI)TAHUN 2015 - 2019 69
2016 dengan jumlah layanan penempatan sebanyak 1.725 orang Selama tahun 2015, secara kumulatif jumlah PMI yang
PMI. berasal dari wilayah kerja BP3TKI Palembang tersebut tercatat
Untuk jumlah layanan proses penempatan PMI ditahun 2018 sebanyak 1.726 orang. Selanjutnya pada tahun 2016, tercatat
tercatat sejumlah 1.458 orang. Jumlah tersebut, mengalami sebanyak 1.825 orang atau mengalami peningkatan yang
penurunan sebanyak 267 orang, yaitu (15,48%) dibanding tahun sebesar 99 orang (5,74%) dibanding tahun 2015. Kemudian,
2017. Pada layanan tahun 2019 tercatat sejumlah 1.013 orang, jumlah PMI asal Provinsi Sumatera Selatan, Provinsi Kepuluan
jumlah tersebut kembali mengalami penurunan sejumlah 445 orang, Bangka Belitung dan Provinsi Bengkulu pada tahun 2017
atau 30,52% dibanding tahun 2018. Secara total, jumlah peningkatan tercatat sejumlah 2.417 orang. Jumlah tersebut, mengalami
layanan penempatan PMI oleh BP3TKI Palembang selama 5 tahun peningkatan yang signifikan sebanyak 592 orang (32,44%)
terakhir yakni dari tahun 2015 sampai dengan tahun 2019 tercatat dibanding tahun 2016.
sebesar 96 orang, mengalami peningkatan sebesar 10,47%
Untuk tahun 2018, jumlah PMI asal wilaha kerja BP3TKI
15.2 Jumlah PMI Berdasarkan asal Wilayah Kerja UPT BP3TKI
Palembang Palembang, sebanyak 2.315 orang, jumlah tersebut mengalami
penurunan sebanyak 102 orang, yaitu (4,22%) dibanding tahun
Sebagaimana yang telah diuraikan diatas bahwa BP3TKI 2017. Selanjutnya, pada tahun 2019, jumlah PMI asal Provinsi
Palembang merupakan UPT yang membawahi wilayah kerja Sumatera Selatan, Provinsi Kepuluan Bangka Belitung dan
Provinsi Sumatera Selatan, Provinsi Kepuluan Bangka Belitung dan Provinsi Bengkulu sebanyak 1.962 orang mengalami
Provinsi Bengkulu. Dari sisi jumlah penempatan PMI berdasarkan
asal wilayah kerja, selama tahun 2015 – 2019 tercatat berjumlah penurunan sebanyak 353 orang yaitu (15,25%) dibanding
10.245 orang. PMI asal Provinsi Sumatera Selatan menempati posisi tahun 2018. Secara total, jumlah peningkatan layanan penempatan
terbesar yakni sejumlah 8.619 atau 84,13%, menempatkanya pada PMI asal wilayah kerja BP3TKI Palembang selama 5 tahun terakhir
urutan ke 14 dalam hal jumlah PMI diantara provinsi yang ada. yakni dari tahun 2015 sampai dengan tahun 2019 tercatat sejumlah
Sisanya berasal dari Provinsi Bengkulu sejumlah 1.520 orang 236 orang atau mengalami peningkatan sebesar 13,67%
(14,84%) yang menempati posisi ke 25 dan PMI asal Provinsi Bangka 15.3 Perbandingan Jumlah PMI Yang dilayani UPT BP3TKI
Belitung sejumlah 106 orang (1,03%) menempati posisi ke 31. Palembang dan PMI asal Wilayah Kerja
Selama periode tersebut, jumlah penempatan PMI yang berasal Berdasarkan uraian di atas, dapat diketahui bahwa jumlah antara
dari wilayah kerja UPT BP3TKI Palembang tersebut, menunjukan PMI yang dilayani oleh BP3TKI Palembang dengan jumlah PMI
tren yang sama dengan layanan penempatan PMI UPT BP3TKI yang berasal dari wilayah kerja BP3TKI Palembang yaitu Provinsi
Palembang yaitu fluktuatif namun secara kumulatif menunjukan Sumatera Selatan, Provinsi Bangka Belitung dan Provinsi Bengkulu
peningkatan. Peningkatan data penempatan signifikan terjadi pada terdapat perbedaan. Di mana jumlah layanan PMI oleh UPT BP3TKI
tahun pelayanan di 2017 di bandingkan pada tahun 2016.
71
70
70 ANALISIS DATA PENEMPATAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA (PMI)TAHUN 2015 - 2019
2016 dengan jumlah layanan penempatan sebanyak 1.725 orang Selama tahun 2015, secara kumulatif jumlah PMI yang
PMI. berasal dari wilayah kerja BP3TKI Palembang tersebut tercatat
Untuk jumlah layanan proses penempatan PMI ditahun 2018 sebanyak 1.726 orang. Selanjutnya pada tahun 2016, tercatat
tercatat sejumlah 1.458 orang. Jumlah tersebut, mengalami sebanyak 1.825 orang atau mengalami peningkatan yang
penurunan sebanyak 267 orang, yaitu (15,48%) dibanding tahun sebesar 99 orang (5,74%) dibanding tahun 2015. Kemudian,
2017. Pada layanan tahun 2019 tercatat sejumlah 1.013 orang, jumlah PMI asal Provinsi Sumatera Selatan, Provinsi Kepuluan
jumlah tersebut kembali mengalami penurunan sejumlah 445 orang, Bangka Belitung dan Provinsi Bengkulu pada tahun 2017
atau 30,52% dibanding tahun 2018. Secara total, jumlah peningkatan tercatat sejumlah 2.417 orang. Jumlah tersebut, mengalami
layanan penempatan PMI oleh BP3TKI Palembang selama 5 tahun peningkatan yang signifikan sebanyak 592 orang (32,44%)
terakhir yakni dari tahun 2015 sampai dengan tahun 2019 tercatat dibanding tahun 2016.
sebesar 96 orang, mengalami peningkatan sebesar 10,47%
Untuk tahun 2018, jumlah PMI asal wilaha kerja BP3TKI
15.2 Jumlah PMI Berdasarkan asal Wilayah Kerja UPT BP3TKI
Palembang Palembang, sebanyak 2.315 orang, jumlah tersebut mengalami
penurunan sebanyak 102 orang, yaitu (4,22%) dibanding tahun
Sebagaimana yang telah diuraikan diatas bahwa BP3TKI 2017. Selanjutnya, pada tahun 2019, jumlah PMI asal Provinsi
Palembang merupakan UPT yang membawahi wilayah kerja Sumatera Selatan, Provinsi Kepuluan Bangka Belitung dan
Provinsi Sumatera Selatan, Provinsi Kepuluan Bangka Belitung dan Provinsi Bengkulu sebanyak 1.962 orang mengalami
Provinsi Bengkulu. Dari sisi jumlah penempatan PMI berdasarkan
asal wilayah kerja, selama tahun 2015 – 2019 tercatat berjumlah penurunan sebanyak 353 orang yaitu (15,25%) dibanding
10.245 orang. PMI asal Provinsi Sumatera Selatan menempati posisi tahun 2018. Secara total, jumlah peningkatan layanan penempatan
terbesar yakni sejumlah 8.619 atau 84,13%, menempatkanya pada PMI asal wilayah kerja BP3TKI Palembang selama 5 tahun terakhir
urutan ke 14 dalam hal jumlah PMI diantara provinsi yang ada. yakni dari tahun 2015 sampai dengan tahun 2019 tercatat sejumlah
Sisanya berasal dari Provinsi Bengkulu sejumlah 1.520 orang 236 orang atau mengalami peningkatan sebesar 13,67%
(14,84%) yang menempati posisi ke 25 dan PMI asal Provinsi Bangka 15.3 Perbandingan Jumlah PMI Yang dilayani UPT BP3TKI
Belitung sejumlah 106 orang (1,03%) menempati posisi ke 31. Palembang dan PMI asal Wilayah Kerja
Selama periode tersebut, jumlah penempatan PMI yang berasal Berdasarkan uraian di atas, dapat diketahui bahwa jumlah antara
dari wilayah kerja UPT BP3TKI Palembang tersebut, menunjukan PMI yang dilayani oleh BP3TKI Palembang dengan jumlah PMI
tren yang sama dengan layanan penempatan PMI UPT BP3TKI yang berasal dari wilayah kerja BP3TKI Palembang yaitu Provinsi
Palembang yaitu fluktuatif namun secara kumulatif menunjukan Sumatera Selatan, Provinsi Bangka Belitung dan Provinsi Bengkulu
peningkatan. Peningkatan data penempatan signifikan terjadi pada terdapat perbedaan. Di mana jumlah layanan PMI oleh UPT BP3TKI
tahun pelayanan di 2017 di bandingkan pada tahun 2016.
71
70
ANALISIS DATA PENEMPATAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA (PMI)TAHUN 2015 - 2019 71
Palembang jauh lebih kecil dibandingkan dengan jumlah PMI yang Provinsi Kepuluan Bangka Belitung dan Provinsi Bengkulu sebagai
berasal dari wilayah kerja. wilayah kerja utama, perlu menjadi perhatian. Kondisi ini bisa saja
dipengaruhi oleh rendahnya daya dukung lembaga penempatan dan
Selama 5 tahun terakhir yaitu tahun 2015 – 2019, BP3TKI
Palembang tercatat melayani proses penempatan PMI sebanyak pendukung penempatan. Selain itu, daya dukung sarana prasarana
5.239 orang. Sementara dengan periode waktu yang sama, jumlah layanan UPT baik infrastruktur maupun ketersediaan SDM layanan
PMI yang berasal dari wilayah kerja utama UPT BP3TKI Palembang yang belum memadai bisa juga memberi kontribusi terhadap
tercatat berjumlah 10.245 orang. Data tersebut menunjukan bahwa rendahnya layanan.
tercatat hanya 51,14% PMI yang berasal dari wilayah kerja BP3TKI Di sisi lain, letak geografis wilayah kerja yang terlalu luas juga
Palembang yang dilayani oleh UPT BP3TKI Palembang. Dan pada dapat mempengaruhi jangkauan layanan termasuk kemampuan
saat bersamaan dalam kurun waktu tersebut terdapat sebanyak 5.006 penyebar luasan informasi layanan sehingga mempengaruhi
orang atau 48,86% PMI yang berasal dari provinsi wilayah kerja rendahnya pengetahuan masyarakat tentang keberadaan layanan UPT
BP3TKI Palembang, proses penempatan PMI nya dilakukan di luar BP3TKI Palembang dalam hal pelayanan penempatan dan
wilayah kerja UPT BP3TKI Palembang. pelidungan PMI.
Grafik 15. Perbandingan Tren Penempatan PMI 16. LAYANAN BP3TKI PADANG
Berdasarkan Layanan BP3TKI Palembang & PMI
asal wilayah kerja BP3TKI Palembang Tahun 2015 - 2019 BP3TKI Padang merupakan UPT BP2MI yang membawahi
wilayah kerja dari Provinsi Sumatera Barat. Pusat layanannya
4500 berkedudukan di Kota Padang. Penempatan PMI asal Provinsi
4000 Sumatera Barat menjadi penyumbang terbesar ke 16 (enam belas)
3500 1139 1725 1013 dalam hal jumlah penempatan PMI berdasarkan asal Provinsi.
3000 917 1458 Wilayah kerja UPT BP3TKI Padang juga menjadi salah satu wilayah
2500 kerja UPT dengan jumlah ketersediaan lembaga penempatan dan
2000 2417 2315 1962 lembaga pendukung penempatan dengan yang sangat sedikit.
1500 1825
1000 1726 Berdasarkan data publikasi terkait lembaga penempatan dan
500 pendukung penempatan tahun 2020, tercatat sampai saat ini Provinsi
0 Sumatera Barat sebagai wilayah kerja utama UPT BP3TKI Padang
2015 2016 2017 2018 2019 tidak memiliki P3MI. Demikian halnya dengan Balai Latihan Kerja
PMI Wilayah Kerja Layanan UPT Luar Negeri (BLKN). Hanya terdapat 2 (dua) sarana kesehatan atau
1,65% dari total sarana kesehatan. Rendahnya daya dukung lembaga
Sumber: Data Publikasi PUSDATIN - BP2MI penempatan dan pendukung penempatan tentu saja berpengaruh
Masih adanya PMI yang berproses diluar layanan UPT BP3TKI secara signifikan terhadap layanan PMI terutama yang bekerja
Palembang atas PMI yang berasal dari Provinsi Sumatera Selatan,
73
72
72 ANALISIS DATA PENEMPATAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA (PMI)TAHUN 2015 - 2019
Palembang jauh lebih kecil dibandingkan dengan jumlah PMI yang Provinsi Kepuluan Bangka Belitung dan Provinsi Bengkulu sebagai
berasal dari wilayah kerja. wilayah kerja utama, perlu menjadi perhatian. Kondisi ini bisa saja
dipengaruhi oleh rendahnya daya dukung lembaga penempatan dan
Selama 5 tahun terakhir yaitu tahun 2015 – 2019, BP3TKI
Palembang tercatat melayani proses penempatan PMI sebanyak pendukung penempatan. Selain itu, daya dukung sarana prasarana
5.239 orang. Sementara dengan periode waktu yang sama, jumlah layanan UPT baik infrastruktur maupun ketersediaan SDM layanan
PMI yang berasal dari wilayah kerja utama UPT BP3TKI Palembang yang belum memadai bisa juga memberi kontribusi terhadap
tercatat berjumlah 10.245 orang. Data tersebut menunjukan bahwa rendahnya layanan.
tercatat hanya 51,14% PMI yang berasal dari wilayah kerja BP3TKI Di sisi lain, letak geografis wilayah kerja yang terlalu luas juga
Palembang yang dilayani oleh UPT BP3TKI Palembang. Dan pada dapat mempengaruhi jangkauan layanan termasuk kemampuan
saat bersamaan dalam kurun waktu tersebut terdapat sebanyak 5.006 penyebar luasan informasi layanan sehingga mempengaruhi
orang atau 48,86% PMI yang berasal dari provinsi wilayah kerja rendahnya pengetahuan masyarakat tentang keberadaan layanan UPT
BP3TKI Palembang, proses penempatan PMI nya dilakukan di luar BP3TKI Palembang dalam hal pelayanan penempatan dan
wilayah kerja UPT BP3TKI Palembang. pelidungan PMI.
Grafik 15. Perbandingan Tren Penempatan PMI 16. LAYANAN BP3TKI PADANG
Berdasarkan Layanan BP3TKI Palembang & PMI
asal wilayah kerja BP3TKI Palembang Tahun 2015 - 2019 BP3TKI Padang merupakan UPT BP2MI yang membawahi
wilayah kerja dari Provinsi Sumatera Barat. Pusat layanannya
4500 berkedudukan di Kota Padang. Penempatan PMI asal Provinsi
4000 Sumatera Barat menjadi penyumbang terbesar ke 16 (enam belas)
3500 1139 1725 1013 dalam hal jumlah penempatan PMI berdasarkan asal Provinsi.
3000 917 1458 Wilayah kerja UPT BP3TKI Padang juga menjadi salah satu wilayah
2500 kerja UPT dengan jumlah ketersediaan lembaga penempatan dan
2000 2417 2315 1962 lembaga pendukung penempatan dengan yang sangat sedikit.
1500 1825
1000 1726 Berdasarkan data publikasi terkait lembaga penempatan dan
500 pendukung penempatan tahun 2020, tercatat sampai saat ini Provinsi
0 Sumatera Barat sebagai wilayah kerja utama UPT BP3TKI Padang
2015 2016 2017 2018 2019 tidak memiliki P3MI. Demikian halnya dengan Balai Latihan Kerja
PMI Wilayah Kerja Layanan UPT Luar Negeri (BLKN). Hanya terdapat 2 (dua) sarana kesehatan atau
1,65% dari total sarana kesehatan. Rendahnya daya dukung lembaga
Sumber: Data Publikasi PUSDATIN - BP2MI penempatan dan pendukung penempatan tentu saja berpengaruh
Masih adanya PMI yang berproses diluar layanan UPT BP3TKI secara signifikan terhadap layanan PMI terutama yang bekerja
Palembang atas PMI yang berasal dari Provinsi Sumatera Selatan,
73
72
ANALISIS DATA PENEMPATAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA (PMI)TAHUN 2015 - 2019 73
melalui skema private to private (P to P) yang penempatannya Sumatera Barat. Dari sisi jumlah penempatan PMI berdasarkan asal
digerakan oleh P3MI melalui kerjama antar perusahaan. wilayah kerja, selama tahun 2015 – 2019 tercatat berjumlah 4.741
16.1 Jumlah Layanan Penempatan UPT BP3TKI Padang orang. Jumlah tersebut menempatan Provinsi Sumatera Barat pada
posisi ke 17 (tujuh belas) dalam hal jumlah PMI berdasarkan asal
Selama 5 tahun terakhir yakni tahun 2015 s.d. 2019, jumlah provinsi. Selama periode tersebut, jumlah penempatan PMI yang
proses penempatan PMI yang dilayani oleh BP3TKI Padang tercatat berasal dari wilayah kerja UPT BP3TKI Padang menunjukan tren
sebanyak 3.970 orang. Jumlah layanan tersebut menempatkan yang sama dengan layanan penempatan PMI UPT BP3TKI Padang
BP3TKI Padang pada posisi ke 17 dalam hal jumlah layanan yaitu mengalami peningkatan di setiap tahunnya.
penempatan PMI diantara UPT yang ada. Data layanan proses
penempatan PMI selama periode tersebut tampak menunjukan tren Selama tahun 2015 jumlah PMI yang berasal dari Provinsi
peningkatan yang sangat konsiten dari tahun ke tahun. Sumatera Barat tercatat sebanyak 789 orang. Selanjutnya pada tahun
2016 tercatat sebanyak 812 orang atau mengalami peningkatan
Data layanan proses penempatan PMI oleh BP3TKI Padang sebesar 23 orang (2,92%) dibanding tahun 2015. Kemudian, jumlah
pada tahun 2015 tercatat sebanyak 569 orang. Selanjutnya pada PMI asal Provinsi Sumatera Barat pada tahun 2017 tercatat sejumlah
tahun 2016, tercatat sebanyak 699 orang. Jumlah tersebut 945 orang. Jumlah tersebut, mengalami peningkatan sebanyak 133
mengalami peningkatan sebanyak 130 orang (22,85 %) dibanding orang (16,38%) dibanding tahun 2016.
tahun 2015. Pada tahun 2017 mengalami peningkatan sejumlah 100
orang (14,31%) dibanding tahun 2016 dengan jumlah layanan Untuk tahun 2018, jumlah PMI asal Provinsi Sumatera Barat
penempatan sebanyak 799 orang PMI. sebanyak 1.081 orang. Jumlah tersebut mengalami peningkatan
sebanyak 136 orang (14,39%) dibanding tahun 2017. Selanjutnya,
Untuk jumlah layanan proses penempatan PMI ditahun 2018 pada tahun 2019, jumlah PMI asal Provinsi Sumatera Barat sebanyak
tercatat sejumlah 903 orang. Jumlah tersebut, mengalami 1.114 orang mengalami peningkatan sebanyak 33 orang (3,05%)
peningkatan sebanyak 104 orang atau 13,02% dibanding tahun 2017. dibanding tahun 2018. Secara total, jumlah peningkatan penempatan
Pada layanan tahun 2019 tercatat sejumlah 1.000 orang. Jumlah PMI asal Provinsi Sumatera Selatan selama 5 tahun terakhir yakni
tersebut, mengalami peningkatan sejumlah 97 orang atau 10,74% dari tahun 2015 sampai dengan tahun 2019 tercatat sebanyak 325
dibanding tahun 2018. Secara total, jumlah peningkatan layanan orang atau mengalami peningkatan sebesar 41,19%
penempatan PMI oleh BP3TKI Padang selama 5 tahun terakhir yakni
dari tahun 2015 sampai dengan tahun 2019 tercatat sebesar 431 16.3 Perbandingan Jumlah PMI Yang dilayani UPT BP3TKI
orang, mengalami peningkatan sebesar (75,75%) Padang dan PMI asal Wilayah Kerja
Berdasarkan uraian dan data tabel di atas, dapat diketahui bahwa
16.2 Jumlah PMI Berdasarkan asal Wilayah Kerja UPT
BP3TKI Padang jumlah antara PMI yang dilayani oleh BP3TKI Padang dengan
jumlah PMI yang berasal dari wilayah kerja BP3TKI Padang yaitu
Sebagaimana yang telah diuraikan diatas bahwa BP3TKI Provinsi Sumatera Barat, terdapat perbedaan. Di mana jumlah
Padang merupakan UPT yang membawahi wilayah kerja Provinsi
75
74
74 ANALISIS DATA PENEMPATAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA (PMI)TAHUN 2015 - 2019
melalui skema private to private (P to P) yang penempatannya Sumatera Barat. Dari sisi jumlah penempatan PMI berdasarkan asal
digerakan oleh P3MI melalui kerjama antar perusahaan. wilayah kerja, selama tahun 2015 – 2019 tercatat berjumlah 4.741
16.1 Jumlah Layanan Penempatan UPT BP3TKI Padang orang. Jumlah tersebut menempatan Provinsi Sumatera Barat pada
posisi ke 17 (tujuh belas) dalam hal jumlah PMI berdasarkan asal
Selama 5 tahun terakhir yakni tahun 2015 s.d. 2019, jumlah provinsi. Selama periode tersebut, jumlah penempatan PMI yang
proses penempatan PMI yang dilayani oleh BP3TKI Padang tercatat berasal dari wilayah kerja UPT BP3TKI Padang menunjukan tren
sebanyak 3.970 orang. Jumlah layanan tersebut menempatkan yang sama dengan layanan penempatan PMI UPT BP3TKI Padang
BP3TKI Padang pada posisi ke 17 dalam hal jumlah layanan yaitu mengalami peningkatan di setiap tahunnya.
penempatan PMI diantara UPT yang ada. Data layanan proses
penempatan PMI selama periode tersebut tampak menunjukan tren Selama tahun 2015 jumlah PMI yang berasal dari Provinsi
peningkatan yang sangat konsiten dari tahun ke tahun. Sumatera Barat tercatat sebanyak 789 orang. Selanjutnya pada tahun
2016 tercatat sebanyak 812 orang atau mengalami peningkatan
Data layanan proses penempatan PMI oleh BP3TKI Padang sebesar 23 orang (2,92%) dibanding tahun 2015. Kemudian, jumlah
pada tahun 2015 tercatat sebanyak 569 orang. Selanjutnya pada PMI asal Provinsi Sumatera Barat pada tahun 2017 tercatat sejumlah
tahun 2016, tercatat sebanyak 699 orang. Jumlah tersebut 945 orang. Jumlah tersebut, mengalami peningkatan sebanyak 133
mengalami peningkatan sebanyak 130 orang (22,85 %) dibanding orang (16,38%) dibanding tahun 2016.
tahun 2015. Pada tahun 2017 mengalami peningkatan sejumlah 100
orang (14,31%) dibanding tahun 2016 dengan jumlah layanan Untuk tahun 2018, jumlah PMI asal Provinsi Sumatera Barat
penempatan sebanyak 799 orang PMI. sebanyak 1.081 orang. Jumlah tersebut mengalami peningkatan
sebanyak 136 orang (14,39%) dibanding tahun 2017. Selanjutnya,
Untuk jumlah layanan proses penempatan PMI ditahun 2018 pada tahun 2019, jumlah PMI asal Provinsi Sumatera Barat sebanyak
tercatat sejumlah 903 orang. Jumlah tersebut, mengalami 1.114 orang mengalami peningkatan sebanyak 33 orang (3,05%)
peningkatan sebanyak 104 orang atau 13,02% dibanding tahun 2017. dibanding tahun 2018. Secara total, jumlah peningkatan penempatan
Pada layanan tahun 2019 tercatat sejumlah 1.000 orang. Jumlah PMI asal Provinsi Sumatera Selatan selama 5 tahun terakhir yakni
tersebut, mengalami peningkatan sejumlah 97 orang atau 10,74% dari tahun 2015 sampai dengan tahun 2019 tercatat sebanyak 325
dibanding tahun 2018. Secara total, jumlah peningkatan layanan orang atau mengalami peningkatan sebesar 41,19%
penempatan PMI oleh BP3TKI Padang selama 5 tahun terakhir yakni
dari tahun 2015 sampai dengan tahun 2019 tercatat sebesar 431 16.3 Perbandingan Jumlah PMI Yang dilayani UPT BP3TKI
orang, mengalami peningkatan sebesar (75,75%) Padang dan PMI asal Wilayah Kerja
Berdasarkan uraian dan data tabel di atas, dapat diketahui bahwa
16.2 Jumlah PMI Berdasarkan asal Wilayah Kerja UPT
BP3TKI Padang jumlah antara PMI yang dilayani oleh BP3TKI Padang dengan
jumlah PMI yang berasal dari wilayah kerja BP3TKI Padang yaitu
Sebagaimana yang telah diuraikan diatas bahwa BP3TKI Provinsi Sumatera Barat, terdapat perbedaan. Di mana jumlah
Padang merupakan UPT yang membawahi wilayah kerja Provinsi
75
74
ANALISIS DATA PENEMPATAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA (PMI)TAHUN 2015 - 2019 75
layanan penempatan PMI oleh UPT BP3TKI Padang lebih kecil Masih adanya PMI yang berproses diluar layanan UPT BP3TKI
dibandingkan dengan jumlah PMI yang berasal dari wilayah kerja. Padang terhadap PMI asal Provinsi Sumatera Barat dan sebagai
wilayah kerja utama sangat mungkin terjadi mengingat daya dukung
Selama 5 tahun terakhir yaitu tahun 2015 – 2019, BP3TKI
Padang tercatat melayani proses penempatan PMI sebanyak 3.970 lembaga penempatan maupun lembaga pendukung penempatan
orang. Sementara dengan periode waktu yang sama, jumlah PMI sangat rendah. Kondisi ini, bisa saja pengaruhi oleh daya dukung
yang berasal dari Provinsi Sumatera Barat sebagai wilayah kerja sarana prasarana layanan UPT baik infrastruktur maupun SDM yang
utama UPT BP3TKI Padang tercatat berjumlah 4.741 orang. Data belum memadai. Selain hal tersebut, kurangnya penyebar luasan
tersebut menunjukan bahwa selama tahun 2015 – 2019 hanya informasi layanan juga dapat mempengaruhi rendahnya pelayanan
terdapat 83,74% PMI yang berasal dari Provinsi Sumatera Barat sejalan dengan pengetahuan masyarakat tentang keberadaan layanan
yang dilayani oleh BP3TKI Padang. Dan terdapat sebanyak 771 UPT BP3TKI Padang masih belum merata.
orang atau 16,26%, PMI asal Provinsi Sumatera Barat, proses 17. LAYANAN BP3TKI KUPANG
penempatan PMI nya dilakukan di luar wilayah kerja UPT BP3TKI BP3TKI Kupang merupakan UPT BP2MI yang membawahi
Padang. wilayah kerja dari Provinsi Nusa Tenggara Timur. Pusat layanannya
Grafik 16. Perbandingan Tren Penempatan PMI berkedudukan di Kota Kupang. Dalam pelaksanaan layanan BP3TKI
Berdasarkan Layanan BP3TKI Padang & PMI Kupang dibantu 2 (dua) Kantor layanan berbentuk pos yaitu P4TKI
asal wilayah kerja BP3TKI Padang Tahun 2015 - 2019 Maumere dan P4TKI Sumba sebagai salah satu kantong PMI baik
1000 925 prosedural maupun unprosedural atau ilegal. Penempatan PMI asal
786 766 Provinsi Nusa Tenggara Timur menjadi penyumbang terbesar ke 9
800 680 665 (sembilan) dalam hal jumlah penempatan PMI berdasarkan asal
Provinsi.
600
Wilayah kerja UPT BP3TKI Kupang merupakan salah satu UPT
400 dengan jumlah ketersediaan lembaga penempatan dan lembaga
pendukung penempatan yang sangat minim. Hal ini, kontradiktif
200 81 dengan besarnya potensi CPMI yang berasal dari provinsi tersebut.
28 59 34 31
0 Data publikasi terkait lembaga penempatan dan pendukung
2015 2016 2017 2018 2019 penempatan tahun 2020, tidak terdapat kantor P3MI yang terdaftar di
Provinsi Nusa Tenggara Timur. Selanjutnya, terdapat 3 sarana
PMI Wilayah Kerja Layanan UPT kesehatan (2,48%) dari total sarana kesehatan. Jumlah tersebut,
Sumber: Data Publikasi PUSDATIN - BP2MI terbanyak ke 11 dari total jumlah SARKES berdasarkan Provinsi.
Sementara, untuk BLKLN tercatat berjumlah 4 (empat) atau 1,07%.
Jumlah ini terbanyak ke 8 (delapan) berdasarkan Provinsi.
77
76
76 ANALISIS DATA PENEMPATAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA (PMI)TAHUN 2015 - 2019
layanan penempatan PMI oleh UPT BP3TKI Padang lebih kecil Masih adanya PMI yang berproses diluar layanan UPT BP3TKI
dibandingkan dengan jumlah PMI yang berasal dari wilayah kerja. Padang terhadap PMI asal Provinsi Sumatera Barat dan sebagai
wilayah kerja utama sangat mungkin terjadi mengingat daya dukung
Selama 5 tahun terakhir yaitu tahun 2015 – 2019, BP3TKI
Padang tercatat melayani proses penempatan PMI sebanyak 3.970 lembaga penempatan maupun lembaga pendukung penempatan
orang. Sementara dengan periode waktu yang sama, jumlah PMI sangat rendah. Kondisi ini, bisa saja pengaruhi oleh daya dukung
yang berasal dari Provinsi Sumatera Barat sebagai wilayah kerja sarana prasarana layanan UPT baik infrastruktur maupun SDM yang
utama UPT BP3TKI Padang tercatat berjumlah 4.741 orang. Data belum memadai. Selain hal tersebut, kurangnya penyebar luasan
tersebut menunjukan bahwa selama tahun 2015 – 2019 hanya informasi layanan juga dapat mempengaruhi rendahnya pelayanan
terdapat 83,74% PMI yang berasal dari Provinsi Sumatera Barat sejalan dengan pengetahuan masyarakat tentang keberadaan layanan
yang dilayani oleh BP3TKI Padang. Dan terdapat sebanyak 771 UPT BP3TKI Padang masih belum merata.
orang atau 16,26%, PMI asal Provinsi Sumatera Barat, proses 17. LAYANAN BP3TKI KUPANG
penempatan PMI nya dilakukan di luar wilayah kerja UPT BP3TKI BP3TKI Kupang merupakan UPT BP2MI yang membawahi
Padang. wilayah kerja dari Provinsi Nusa Tenggara Timur. Pusat layanannya
Grafik 16. Perbandingan Tren Penempatan PMI berkedudukan di Kota Kupang. Dalam pelaksanaan layanan BP3TKI
Berdasarkan Layanan BP3TKI Padang & PMI Kupang dibantu 2 (dua) Kantor layanan berbentuk pos yaitu P4TKI
asal wilayah kerja BP3TKI Padang Tahun 2015 - 2019 Maumere dan P4TKI Sumba sebagai salah satu kantong PMI baik
1000 925 prosedural maupun unprosedural atau ilegal. Penempatan PMI asal
786 766 Provinsi Nusa Tenggara Timur menjadi penyumbang terbesar ke 9
800 680 665 (sembilan) dalam hal jumlah penempatan PMI berdasarkan asal
Provinsi.
600
Wilayah kerja UPT BP3TKI Kupang merupakan salah satu UPT
400 dengan jumlah ketersediaan lembaga penempatan dan lembaga
pendukung penempatan yang sangat minim. Hal ini, kontradiktif
200 81 dengan besarnya potensi CPMI yang berasal dari provinsi tersebut.
28 59 34 31
0 Data publikasi terkait lembaga penempatan dan pendukung
2015 2016 2017 2018 2019 penempatan tahun 2020, tidak terdapat kantor P3MI yang terdaftar di
Provinsi Nusa Tenggara Timur. Selanjutnya, terdapat 3 sarana
PMI Wilayah Kerja Layanan UPT kesehatan (2,48%) dari total sarana kesehatan. Jumlah tersebut,
Sumber: Data Publikasi PUSDATIN - BP2MI terbanyak ke 11 dari total jumlah SARKES berdasarkan Provinsi.
Sementara, untuk BLKLN tercatat berjumlah 4 (empat) atau 1,07%.
Jumlah ini terbanyak ke 8 (delapan) berdasarkan Provinsi.
77
76
ANALISIS DATA PENEMPATAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA (PMI)TAHUN 2015 - 2019 77
17.1 Jumlah Layanan Penempatan UPT BP3TKI Kupang hal jumlah PMI berdasarkan asal provinsi. Dari sisi tren data,
Selama 5 tahun terakhir yakni tahun 2015 s.d. 2019, jumlah menunjukan tren yang sama dengan layanan penempatan PMI oleh
proses penempatan PMI yang dilayani oleh BP3TKI Kupang tercatat UPT BP3TKI Kupang yaitu mengalami tren penurunan. Jumlah
sebanyak 4.269 orang. Jumlah layanan tersebut, menempatkan penurunan terbesar, terutama terjadi pada tahun 2019 dibanding
BP3TKI Kupang pada urutan ke 16 (enam belas) dalm hal jumlah tahun 2018.
layanan penempatan PMI di antara UPT BP2MI. Data layanan proses Selama tahun 2015 jumlah PMI yang berasal dari Provinsi Nusa
penempatan PMI selama periode tersebut tampak menunjukan tren Tenggara Timur tercatat sebanyak 3.307 orang. Selanjutnya pada
penurunan. tahun 2016 tercatat sebanyak 2.357 orang atau mengalami penurunan
Data layanan proses penempatan PMI oleh BP3TKI Kupang sejumlah 950 orang (28,73%) dibanding tahun 2015. Kemudian,
pada tahun 2015 tercatat sebanyak 1.431 orang. Selanjutnya pada jumlah PMI asal Provinsi Nusa Tenggara Timur pada tahun 2017
tahun 2016, tercatat sebanyak 1.016 orang. Jumlah tersebut tercatat sejumlah 1.960 orang. Jumlah tersebut, kembali menunjukan
mengalami penurunan sebanyak 415 orang (29,00 %) dibanding penurunan sejumlah 397 orang (16,84%) dibanding tahun 2016.
tahun 2015. Pada tahun 2017 kembali mengalami penurunan Untuk tahun 2018, jumlah PMI asal Provinsi Nusa Tenggara
sejumlah 427 orang (42,03%) dibanding tahun 2016 dengan jumlah Timur tercatat sebanyak 2.077 orang. Jumlah tersebut mengalami
layanan penempatan sebanyak 589 orang PMI. peningkatan sebanyak 117 orang (5.97%) dibanding tahun 2017.
Untuk jumlah layanan proses penempatan PMI ditahun 2018 Selanjutnya, pada tahun 2019, jumlah PMI asal Provinsi Nusa
tercatat sejumlah 589 orang. Jumlah tersebut, menunjukan jumlah Tenggara Timur sebanyak 1.091 orang mengalami penurunan
yang sama dengan data layanan PMI pada tahun 2017. Selanjutnya, sebanyak 986 orang (47,47%) dibanding tahun 2018. Secara total,
pada layanan tahun 2019, jumlah layanan PMI oleh BP3TKI Kupang jumlah penurunan penempatan PMI asal Provinsi Nusa Tenggara
tercatat sejumlah 644 orang. Jumlah tersebut, mengalami Timur selama 5 tahun terakhir yakni dari tahun 2015 - 2019 tercatat
peningkatan sebanyak 55 orang (9,34%) dibanding tahun 2018. sejumlah 2.216 orang atau mengalami penurunan sebesar 203,11%.
Secara total, jumlah layanan penempatan PMI oleh BP3TKI Kupang
selama 5 tahun terakhir yakni dari tahun 2015 - 2019 tercatat sebesar 17.3 Perbandingan Jumlah PMI Yang dilayani UPT BP3TKI
Kupang dan PMI asal Wilayah Kerja
787 orang atau mengalami penurunan sebesar 55,00%.
17.2 Jumlah PMI Berdasarkan asal Wilayah Kerja UPT BP3TKI Berdasarkan uraian dan data tabel di atas, dapat diketahui bahwa
Kupang jumlah antara PMI yang dilayani oleh BP3TKI Kupang dengan
Sebagaimana yang telah diuraikan diatas bahwa BP3TKI jumlah PMI yang berasal dari wilayah kerja BP3TKI Kupang yaitu
Provinsi Nusa Tenggara Timur, tampak terdapat perbedaan yang
Kupang merupakan UPT yang membawahi wilayah kerja Provinsi signifikan. Di mana jumlah layanan PMI oleh UPT BP3TKI Kupang
Nusa Tenggara Timur. Selama tahun 2015 – 2019, jumlah yang di dalamnya termasuk data layanan yang dilakukan oleh P4TKI
penempatan PMI yang berasal dari Provinsi Nusa Tenggara Timur Sumba dan P4TKI Maumere jauh lebih kecil dibandingkan dengan
tercatat berjumlah 10.792 orang. Jumlah tersebut menempatkan
Proivnsi Nusa Tenggara Timur pada urutan ke 9 (Sembilan) dalam
79
78
78 ANALISIS DATA PENEMPATAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA (PMI)TAHUN 2015 - 2019
17.1 Jumlah Layanan Penempatan UPT BP3TKI Kupang hal jumlah PMI berdasarkan asal provinsi. Dari sisi tren data,
Selama 5 tahun terakhir yakni tahun 2015 s.d. 2019, jumlah menunjukan tren yang sama dengan layanan penempatan PMI oleh
proses penempatan PMI yang dilayani oleh BP3TKI Kupang tercatat UPT BP3TKI Kupang yaitu mengalami tren penurunan. Jumlah
sebanyak 4.269 orang. Jumlah layanan tersebut, menempatkan penurunan terbesar, terutama terjadi pada tahun 2019 dibanding
BP3TKI Kupang pada urutan ke 16 (enam belas) dalm hal jumlah tahun 2018.
layanan penempatan PMI di antara UPT BP2MI. Data layanan proses Selama tahun 2015 jumlah PMI yang berasal dari Provinsi Nusa
penempatan PMI selama periode tersebut tampak menunjukan tren Tenggara Timur tercatat sebanyak 3.307 orang. Selanjutnya pada
penurunan. tahun 2016 tercatat sebanyak 2.357 orang atau mengalami penurunan
Data layanan proses penempatan PMI oleh BP3TKI Kupang sejumlah 950 orang (28,73%) dibanding tahun 2015. Kemudian,
pada tahun 2015 tercatat sebanyak 1.431 orang. Selanjutnya pada jumlah PMI asal Provinsi Nusa Tenggara Timur pada tahun 2017
tahun 2016, tercatat sebanyak 1.016 orang. Jumlah tersebut tercatat sejumlah 1.960 orang. Jumlah tersebut, kembali menunjukan
mengalami penurunan sebanyak 415 orang (29,00 %) dibanding penurunan sejumlah 397 orang (16,84%) dibanding tahun 2016.
tahun 2015. Pada tahun 2017 kembali mengalami penurunan Untuk tahun 2018, jumlah PMI asal Provinsi Nusa Tenggara
sejumlah 427 orang (42,03%) dibanding tahun 2016 dengan jumlah Timur tercatat sebanyak 2.077 orang. Jumlah tersebut mengalami
layanan penempatan sebanyak 589 orang PMI. peningkatan sebanyak 117 orang (5.97%) dibanding tahun 2017.
Untuk jumlah layanan proses penempatan PMI ditahun 2018 Selanjutnya, pada tahun 2019, jumlah PMI asal Provinsi Nusa
tercatat sejumlah 589 orang. Jumlah tersebut, menunjukan jumlah Tenggara Timur sebanyak 1.091 orang mengalami penurunan
yang sama dengan data layanan PMI pada tahun 2017. Selanjutnya, sebanyak 986 orang (47,47%) dibanding tahun 2018. Secara total,
pada layanan tahun 2019, jumlah layanan PMI oleh BP3TKI Kupang jumlah penurunan penempatan PMI asal Provinsi Nusa Tenggara
tercatat sejumlah 644 orang. Jumlah tersebut, mengalami Timur selama 5 tahun terakhir yakni dari tahun 2015 - 2019 tercatat
peningkatan sebanyak 55 orang (9,34%) dibanding tahun 2018. sejumlah 2.216 orang atau mengalami penurunan sebesar 203,11%.
Secara total, jumlah layanan penempatan PMI oleh BP3TKI Kupang
selama 5 tahun terakhir yakni dari tahun 2015 - 2019 tercatat sebesar 17.3 Perbandingan Jumlah PMI Yang dilayani UPT BP3TKI
Kupang dan PMI asal Wilayah Kerja
787 orang atau mengalami penurunan sebesar 55,00%.
17.2 Jumlah PMI Berdasarkan asal Wilayah Kerja UPT BP3TKI Berdasarkan uraian dan data tabel di atas, dapat diketahui bahwa
Kupang jumlah antara PMI yang dilayani oleh BP3TKI Kupang dengan
Sebagaimana yang telah diuraikan diatas bahwa BP3TKI jumlah PMI yang berasal dari wilayah kerja BP3TKI Kupang yaitu
Provinsi Nusa Tenggara Timur, tampak terdapat perbedaan yang
Kupang merupakan UPT yang membawahi wilayah kerja Provinsi signifikan. Di mana jumlah layanan PMI oleh UPT BP3TKI Kupang
Nusa Tenggara Timur. Selama tahun 2015 – 2019, jumlah yang di dalamnya termasuk data layanan yang dilakukan oleh P4TKI
penempatan PMI yang berasal dari Provinsi Nusa Tenggara Timur Sumba dan P4TKI Maumere jauh lebih kecil dibandingkan dengan
tercatat berjumlah 10.792 orang. Jumlah tersebut menempatkan
Proivnsi Nusa Tenggara Timur pada urutan ke 9 (Sembilan) dalam
79
78
ANALISIS DATA PENEMPATAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA (PMI)TAHUN 2015 - 2019 79
jumlah PMI yang berasal dari Provinsi Nusa Tenggara Timur sebagai Selain hal tersebut, kondisi ini bisa juga dipengaruhi oleh daya
wilayah kerja utama. dukung sarana prasarana layanan UPT baik infrastruktur maupun
SDM yang belum memadai.
Selama 5 tahun terakhir yaitu tahun 2015 – 2019, BP3TKI
Kupang tercatat melayani proses penempatan PMI sebanyak 4.269 Letak geografis Provinsi Nusa Tenggara Timur yang cukup luas
orang. Sementara dengan periode waktu yang sama, jumlah PMI menyebabkan daya jangkau antar wilayah kabupaten/kota relatif sulit
yang berasal dari Provinsi Nusa Tenggara Timur tercatat berjumlah juga mempengaruhi keterjangakauan layanan meskipun didukung
10.792 orang. Data tersebut menunjukan bahwa hanya terdapat oleh beberapa kantor layanan. Kurangnya penyebarluasan informasi
39,56% PMI asal Provinsi Nusa Tenggara Timur yang dilayani oleh layanan juga dapat mempengaruhi rendahnya pelayanan sejalan
BP3TKI Kupang. Sisanya sebanyak 6.523 orang atau 60,44%, proses dengan pengetahuan masyarakat tentang keberadaan layanan UPT
penempatan PMI asal Provinsi Nusa Tenggara Timur dilakukan di BP3TKI Kupang masih belum merata.
luar wilayah kerja UPT BP3TKI Kupang. 18. LAYANAN BP3TKI PEKANBARU
Grafik 17. Perbandingan Tren Penempatan PMI
Berdasarkan Layanan BP3TKI Kupang & PMI BP3TKI Pekanbaru merupakan UPT BP2MI yang membawahi
asal wilayah kerja BP3TKI Kupang Tahun 2015 - 2019 wilayah kerja dari Provinsi Riau dan Provinsi Jambi. Pusat layanan
BP3TKI Pekanbaru berkedudukan di Kota Pekanbaru. Dalam rangka
3500 memperluas keterjangakuan layanan, BP3TKI Pekanbaru dibantu 2
3000 3307 (dua) kantor layanan non struktural berbentuk pos yaitu P4TKI
2500 2357 1960 Dumai yang berada di Kota Dumai Provinsi Riau dan P4TKI Kerinci
2000 yang berada di Provinsi Jambi. Penempatan PMI asal wilayah kerja
1431 BP3TKI Pekanbaru menjadi penyumbang terbesar ke 18 (delapan
1500 2077 belas) dalam hal jumlah penempatan PMI berdasarkan asal Provinsi.
1000 589 1091 Ketersediaan lembaga penempatan dan lembaga pendukung
500 1016 penempatan pada wilayah kerja UPT BP3TKI Pekanbaru menjadi
589 644
0 tantangan tersendiri. Mengingat sampai saat ini, dukungan lembaga
2015 2016 2017 2018 2019 penempatan maupun pendukung penempatan belum tersedia baik
PMI Wilayah Kerja Layanan UPT P3MI, Sarana Kesehatan termasuk BLKLN. Padahal secara geografis
wilayah kerja BP3TKI Pekanbaru berada di wilayah perbatasan
Sumber: Data Publikasi PUSDATIN - BP2MI dengan negara Malaysia terutama Provinsi Riau sebagai wilayah
Dominannya PMI asal Provinsi Nusa Tenggara Timur yang kerja utama. Posisi ini menempatkan wilayah kerja BP3TKI
berproses diluar layanan UPT BP3TKI Kupang dapat dipengaruhi Pekanbaru sebagai salah satu daerah transit CPMI/PMI yang ingin
daya dukung lembaga penempatan maupun lembaga pendukung bekerja di negara Malaysia
penempatan yang saat ini masih minim, terutama tidak adanya P3MI.
81
80
80 ANALISIS DATA PENEMPATAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA (PMI)TAHUN 2015 - 2019
jumlah PMI yang berasal dari Provinsi Nusa Tenggara Timur sebagai Selain hal tersebut, kondisi ini bisa juga dipengaruhi oleh daya
wilayah kerja utama. dukung sarana prasarana layanan UPT baik infrastruktur maupun
SDM yang belum memadai.
Selama 5 tahun terakhir yaitu tahun 2015 – 2019, BP3TKI
Kupang tercatat melayani proses penempatan PMI sebanyak 4.269 Letak geografis Provinsi Nusa Tenggara Timur yang cukup luas
orang. Sementara dengan periode waktu yang sama, jumlah PMI menyebabkan daya jangkau antar wilayah kabupaten/kota relatif sulit
yang berasal dari Provinsi Nusa Tenggara Timur tercatat berjumlah juga mempengaruhi keterjangakauan layanan meskipun didukung
10.792 orang. Data tersebut menunjukan bahwa hanya terdapat oleh beberapa kantor layanan. Kurangnya penyebarluasan informasi
39,56% PMI asal Provinsi Nusa Tenggara Timur yang dilayani oleh layanan juga dapat mempengaruhi rendahnya pelayanan sejalan
BP3TKI Kupang. Sisanya sebanyak 6.523 orang atau 60,44%, proses dengan pengetahuan masyarakat tentang keberadaan layanan UPT
penempatan PMI asal Provinsi Nusa Tenggara Timur dilakukan di BP3TKI Kupang masih belum merata.
luar wilayah kerja UPT BP3TKI Kupang. 18. LAYANAN BP3TKI PEKANBARU
Grafik 17. Perbandingan Tren Penempatan PMI
Berdasarkan Layanan BP3TKI Kupang & PMI BP3TKI Pekanbaru merupakan UPT BP2MI yang membawahi
asal wilayah kerja BP3TKI Kupang Tahun 2015 - 2019 wilayah kerja dari Provinsi Riau dan Provinsi Jambi. Pusat layanan
BP3TKI Pekanbaru berkedudukan di Kota Pekanbaru. Dalam rangka
3500 memperluas keterjangakuan layanan, BP3TKI Pekanbaru dibantu 2
3000 3307 (dua) kantor layanan non struktural berbentuk pos yaitu P4TKI
2500 2357 1960 Dumai yang berada di Kota Dumai Provinsi Riau dan P4TKI Kerinci
2000 yang berada di Provinsi Jambi. Penempatan PMI asal wilayah kerja
1431 BP3TKI Pekanbaru menjadi penyumbang terbesar ke 18 (delapan
1500 2077 belas) dalam hal jumlah penempatan PMI berdasarkan asal Provinsi.
1000 589 1091 Ketersediaan lembaga penempatan dan lembaga pendukung
500 1016 penempatan pada wilayah kerja UPT BP3TKI Pekanbaru menjadi
589 644
0 tantangan tersendiri. Mengingat sampai saat ini, dukungan lembaga
2015 2016 2017 2018 2019 penempatan maupun pendukung penempatan belum tersedia baik
PMI Wilayah Kerja Layanan UPT P3MI, Sarana Kesehatan termasuk BLKLN. Padahal secara geografis
wilayah kerja BP3TKI Pekanbaru berada di wilayah perbatasan
Sumber: Data Publikasi PUSDATIN - BP2MI dengan negara Malaysia terutama Provinsi Riau sebagai wilayah
Dominannya PMI asal Provinsi Nusa Tenggara Timur yang kerja utama. Posisi ini menempatkan wilayah kerja BP3TKI
berproses diluar layanan UPT BP3TKI Kupang dapat dipengaruhi Pekanbaru sebagai salah satu daerah transit CPMI/PMI yang ingin
daya dukung lembaga penempatan maupun lembaga pendukung bekerja di negara Malaysia
penempatan yang saat ini masih minim, terutama tidak adanya P3MI.
81
80
ANALISIS DATA PENEMPATAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA (PMI)TAHUN 2015 - 2019 81
18.1 Jumlah Layanan Penempatan UPT BP3TKI Pekanbaru tercatat berjumlah 5.728 orang. Jumlah PMI terbesar dikontribusi
Selama 5 tahun terakhir yakni tahun 2015 s.d. 2019, jumlah oleh PMI asal Provinsi Riau sejumlah 3.855 orang (67,30%) dan
proses penempatan PMI yang dilayani oleh BP3TKI Pekanbaru sisanya sejumlah 1.873 orang (32,70%) berasal dari Provinsi Jambi.
sebanyak 1.760 orang. Jumlah layanan tersebut menempatkan Selama periode tersebut, jumlah penempatan PMI yang berasal dari
BP3TKI Pekanbaru pada posisi ke 18 (delapan belas) dalam hal wilayah kerja UPT BP3TKI Pekanbaru tersebut, menunjukan tren
jumlah layanan di antara UPT yang ada. Data layanan proses berbeda dengan layanan penempatan PMI UPT BP3TKI Pekanbaru
penempatan PMI selama periode tersebut tampak menunjukan tren yaitu tampak fluktuatif dengan kecenderungan mengalami
penurunan dari tahun ke tahunnya, penurunan signifikan terjadi pada peningkatan.
tahun 2016 dibandingkan tahun 2015. Selama tahun 2015 jumlah PMI yang berasal dari wilayah kerja
Data layanan proses penempatan PMI oleh BP3TKI Pekanbaru P3TKI Pekanbaru tercatat sebanyak 1.089 orang. Selanjutnya pada
pada tahun 2015 tercatat sebanyak 703 orang. Selanjutnya pada tahun 2016 tercatat sebanyak 991 orang atau mengalami penurunan
tahun 2016, tercatat sebanyak 364 orang. Jumlah tersebut sebesar 98 orang (9,00%) dibanding tahun 2015. Kemudian, jumlah
mengalami penurunan sebanyak 339 orang atau sejumlah 48,22% pada tahun 2017 tercatat sejumlah 898 orang. Jumlah tersebut,
dibanding tahun 2015. Pada tahun 2017, layanan penempatan kembali mengalami penurunan sebanyak 93 orang (9,38%)
BP3TKI Pekanbaru kembali mengalami penurunan sejumlah 116 dibanding tahun 2016.
orang 31,87% dibanding tahun 2016 dengan jumlah layanan Untuk tahun 2018, jumlah PMI yang berasal dari wilayah kerja
penempatan sebanyak 248 orang PMI. P3TKI Pekanbaru tercatat sebanyak 1.356 orang. Jumlah tersebut
mengalami peningkatan signifikan sebanyak 458 orang atau 51%
Untuk jumlah layanan proses penempatan PMI ditahun 2018
tercatat sejumlah 216 orang. Jumlah tersebut, mengalami penurunan dibanding tahun 2017. Selanjutnya, pada tahun 2019, jumlah PMI
sebanyak 32 orang atau 12,90% dibanding tahun 2017. Pada layanan asal wilayah kerja P3TKI Pekanbaru tercatat sebanyak 1.394 orang,
tahun 2019 tercatat sejumlah 175 orang, kembali mengalami kembali mengalami peningkatan sebanyak 38 orang (2,80%)
penurunan sejumlah 41 orang atau 18,98% dibanding tahun 2018. dibanding tahun 2018. Secara total, jumlah peningkatan penempatan
Secara total, jumlah penurunan layanan penempatan PMI oleh PMI asal wilayah kerja BP3TKI Pekanbaru selama 5 tahun terakhir
BP3TKI Pekanbaru selama 5 tahun terakhir yakni dari tahun 2015 yakni dari tahun 2015 - 2019 tercatat sejumlah 305 orang atau
sampai dengan tahun 2019 tercatat sebesar 528 orang atau 75,11%. mengalami penurunan sebesar 28%.
18.2 Jumlah PMI Berdasarkan asal Wilayah Kerja UPT BP3TKI 18.3 Perbandingan Jumlah PMI Yang dilayani UPT BP3TKI
Pekanbaru dan PMI asal Wilayah Kerja
Pekanbaru
Berdasarkan uraian dan data tabel di atas, dapat diketahui bahwa
Sebagaimana yang telah diuraikan diatas bahwa BP3TKI jumlah antara PMI yang dilayani oleh BP3TKI Pekanbaru dengan
Pekanbaru merupakan UPT yang membawahi wilayah kerja Provinsi jumlah PMI yang berasal dari wilayah kerja BP3TKI Pekanbaru
Riau dan Provinsi Jambi. Dari sisi jumlah penempatan PMI
berdasarkan asal wilayah kerja yaitu selama tahun 2015 – 2019 83
82
82 ANALISIS DATA PENEMPATAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA (PMI)TAHUN 2015 - 2019
18.1 Jumlah Layanan Penempatan UPT BP3TKI Pekanbaru tercatat berjumlah 5.728 orang. Jumlah PMI terbesar dikontribusi
Selama 5 tahun terakhir yakni tahun 2015 s.d. 2019, jumlah oleh PMI asal Provinsi Riau sejumlah 3.855 orang (67,30%) dan
proses penempatan PMI yang dilayani oleh BP3TKI Pekanbaru sisanya sejumlah 1.873 orang (32,70%) berasal dari Provinsi Jambi.
sebanyak 1.760 orang. Jumlah layanan tersebut menempatkan Selama periode tersebut, jumlah penempatan PMI yang berasal dari
BP3TKI Pekanbaru pada posisi ke 18 (delapan belas) dalam hal wilayah kerja UPT BP3TKI Pekanbaru tersebut, menunjukan tren
jumlah layanan di antara UPT yang ada. Data layanan proses berbeda dengan layanan penempatan PMI UPT BP3TKI Pekanbaru
penempatan PMI selama periode tersebut tampak menunjukan tren yaitu tampak fluktuatif dengan kecenderungan mengalami
penurunan dari tahun ke tahunnya, penurunan signifikan terjadi pada peningkatan.
tahun 2016 dibandingkan tahun 2015. Selama tahun 2015 jumlah PMI yang berasal dari wilayah kerja
Data layanan proses penempatan PMI oleh BP3TKI Pekanbaru P3TKI Pekanbaru tercatat sebanyak 1.089 orang. Selanjutnya pada
pada tahun 2015 tercatat sebanyak 703 orang. Selanjutnya pada tahun 2016 tercatat sebanyak 991 orang atau mengalami penurunan
tahun 2016, tercatat sebanyak 364 orang. Jumlah tersebut sebesar 98 orang (9,00%) dibanding tahun 2015. Kemudian, jumlah
mengalami penurunan sebanyak 339 orang atau sejumlah 48,22% pada tahun 2017 tercatat sejumlah 898 orang. Jumlah tersebut,
dibanding tahun 2015. Pada tahun 2017, layanan penempatan kembali mengalami penurunan sebanyak 93 orang (9,38%)
BP3TKI Pekanbaru kembali mengalami penurunan sejumlah 116 dibanding tahun 2016.
orang 31,87% dibanding tahun 2016 dengan jumlah layanan Untuk tahun 2018, jumlah PMI yang berasal dari wilayah kerja
penempatan sebanyak 248 orang PMI. P3TKI Pekanbaru tercatat sebanyak 1.356 orang. Jumlah tersebut
mengalami peningkatan signifikan sebanyak 458 orang atau 51%
Untuk jumlah layanan proses penempatan PMI ditahun 2018
tercatat sejumlah 216 orang. Jumlah tersebut, mengalami penurunan dibanding tahun 2017. Selanjutnya, pada tahun 2019, jumlah PMI
sebanyak 32 orang atau 12,90% dibanding tahun 2017. Pada layanan asal wilayah kerja P3TKI Pekanbaru tercatat sebanyak 1.394 orang,
tahun 2019 tercatat sejumlah 175 orang, kembali mengalami kembali mengalami peningkatan sebanyak 38 orang (2,80%)
penurunan sejumlah 41 orang atau 18,98% dibanding tahun 2018. dibanding tahun 2018. Secara total, jumlah peningkatan penempatan
Secara total, jumlah penurunan layanan penempatan PMI oleh PMI asal wilayah kerja BP3TKI Pekanbaru selama 5 tahun terakhir
BP3TKI Pekanbaru selama 5 tahun terakhir yakni dari tahun 2015 yakni dari tahun 2015 - 2019 tercatat sejumlah 305 orang atau
sampai dengan tahun 2019 tercatat sebesar 528 orang atau 75,11%. mengalami penurunan sebesar 28%.
18.2 Jumlah PMI Berdasarkan asal Wilayah Kerja UPT BP3TKI 18.3 Perbandingan Jumlah PMI Yang dilayani UPT BP3TKI
Pekanbaru dan PMI asal Wilayah Kerja
Pekanbaru
Berdasarkan uraian dan data tabel di atas, dapat diketahui bahwa
Sebagaimana yang telah diuraikan diatas bahwa BP3TKI jumlah antara PMI yang dilayani oleh BP3TKI Pekanbaru dengan
Pekanbaru merupakan UPT yang membawahi wilayah kerja Provinsi jumlah PMI yang berasal dari wilayah kerja BP3TKI Pekanbaru
Riau dan Provinsi Jambi. Dari sisi jumlah penempatan PMI
berdasarkan asal wilayah kerja yaitu selama tahun 2015 – 2019 83
82
ANALISIS DATA PENEMPATAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA (PMI)TAHUN 2015 - 2019 83
yaitu Provinsi Riau dan Provinsi Jambi terdapat perbedaan. Di mana Adanya dominasi PMI asal wilayah kerja BP3TKI Pekanbaru
jumlah layanan PMI oleh UPT BP3TKI Pekanbaru jauh lebih kecil yang berproses di luar layanan UPT BP3TKI dapat dipengaruhi tidak
dibandingkan dengan jumlah PMI yang berasal dari wilayah kerja. adanya lembaga penempatan maupun lembaga pendukung
Selama 5 tahun terakhir yaitu tahun 2015 – 2019, BP3TKI penempatan di wilayah kerjanya. Baik P3MI, sarana Kesehatan
Pekanbaru tercatat melayani proses penempatan PMI sebanyak 1.706 maupun BLKN. Selain hal tersebut, kondisi ini, bisa juga di
orang. Sementara dengan periode waktu yang sama, jumlah PMI pengaruhi oleh daya dukung sarana prasarana layanan UPT baik
yang berasal dari wilayah kerja BP3TKI Pekanbaru tercatat infrastruktur dan maupun SDM yang belum memadai. Selain hal
berjumlah 5.728 orang. Hal ini berarti bahwa, selama 5 tahun tersebut, kurangnya penyebar luasan informasi layanan juga dapat
terakhir, hanya 29,79% jumlah PMI yang dilayani oleh UPT BP3TKI mempengaruhi rendahnya pelayanan sejalan dengan pengetahuan
Pekanbaru dari total jumlah PMI yang berasal dari wilayah kerjanya. masyarakat tentang keberadaan layanan UPT BP3TKI Pekanbaru
Dan dalam kurun waktu yang sama terdapat sebanyak 4.022 orang masih belum merata.
atau 70,21%, PMI asal wilayah kerja BP3TKI Pekanbaru, proses 19. LAYANAN BP3TKI MANADO
penempatan PMI nya dilakukan di luar wilayah kerja UPT BP3TKI BP3TKI Manado merupakan UPT BP2MI yang membawahi
Pekanbaru. wilayah kerja dari Provinsi Sulawesi Utara dan Provinsi Gorontalo.
Grafik 18. Perbandingan Tren Penempatan PMI Pusat layanan BP3TKI Menado berada di Kota Manado. Penempatan
Berdasarkan Layanan BP3TKI Pekanbaru & PMI
asal wilayah kerja BP3TKI Pekanbaru Tahun 2015 - 2019 PMI asal wilayah kerja BP3TKI Menado menjadi penyumbang
terbesar ke 21 (dua puluh satu) dalam hal jumlah penempatan PMI
1600 berdasarkan asal Provinsi. BP3TKI Menado merupakan salah satu
1400 UPT dengan wilayah kerja yang minim dukungan lembaga
1200 penempatan maupun lembaga pendukung penempatan.
1000 Data publikasi terkait lembaga penempatan dan pendukung
800 703 penempatan tahun 2020, tercatat wilayah kerja BP3TKI Menado
600 hanya memiliki 1 P3MI Pusat (0,32%) dari total P3MI yang terdaftar
400 248 175 berada di Provinsi Sulawesi Utara. Jumlah P3MI tersebut merupakan
200 364 urutan ke 13 (tiga belas) berdasarkan provinsi. Selanjutnya, terdapat
0 216 2 sarana kesehatan (1,65%) dari total sarana kesehatan. Jumlah
2015 2016 2017 2018 2019 SARKES tersebut merupakan urutan ke 16 (enam belas) berdasarkan
PMI Wilayah Kerja Layanan UPT provinsi. Kemudian, terdapat 1 BLKLN (0,27%) yang berada di
Provinsi Sulawesi Utara. Jumlah BLKLN tersebut merupakan urutan
Sumber: Data Publikasi PUSDATIN - BP2MI 10 (sepuluh) berdasarkan Provinsi.
85
84
84 ANALISIS DATA PENEMPATAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA (PMI)TAHUN 2015 - 2019
yaitu Provinsi Riau dan Provinsi Jambi terdapat perbedaan. Di mana Adanya dominasi PMI asal wilayah kerja BP3TKI Pekanbaru
jumlah layanan PMI oleh UPT BP3TKI Pekanbaru jauh lebih kecil yang berproses di luar layanan UPT BP3TKI dapat dipengaruhi tidak
dibandingkan dengan jumlah PMI yang berasal dari wilayah kerja. adanya lembaga penempatan maupun lembaga pendukung
Selama 5 tahun terakhir yaitu tahun 2015 – 2019, BP3TKI penempatan di wilayah kerjanya. Baik P3MI, sarana Kesehatan
Pekanbaru tercatat melayani proses penempatan PMI sebanyak 1.706 maupun BLKN. Selain hal tersebut, kondisi ini, bisa juga di
orang. Sementara dengan periode waktu yang sama, jumlah PMI pengaruhi oleh daya dukung sarana prasarana layanan UPT baik
yang berasal dari wilayah kerja BP3TKI Pekanbaru tercatat infrastruktur dan maupun SDM yang belum memadai. Selain hal
berjumlah 5.728 orang. Hal ini berarti bahwa, selama 5 tahun tersebut, kurangnya penyebar luasan informasi layanan juga dapat
terakhir, hanya 29,79% jumlah PMI yang dilayani oleh UPT BP3TKI mempengaruhi rendahnya pelayanan sejalan dengan pengetahuan
Pekanbaru dari total jumlah PMI yang berasal dari wilayah kerjanya. masyarakat tentang keberadaan layanan UPT BP3TKI Pekanbaru
Dan dalam kurun waktu yang sama terdapat sebanyak 4.022 orang masih belum merata.
atau 70,21%, PMI asal wilayah kerja BP3TKI Pekanbaru, proses 19. LAYANAN BP3TKI MANADO
penempatan PMI nya dilakukan di luar wilayah kerja UPT BP3TKI BP3TKI Manado merupakan UPT BP2MI yang membawahi
Pekanbaru. wilayah kerja dari Provinsi Sulawesi Utara dan Provinsi Gorontalo.
Grafik 18. Perbandingan Tren Penempatan PMI Pusat layanan BP3TKI Menado berada di Kota Manado. Penempatan
Berdasarkan Layanan BP3TKI Pekanbaru & PMI
asal wilayah kerja BP3TKI Pekanbaru Tahun 2015 - 2019 PMI asal wilayah kerja BP3TKI Menado menjadi penyumbang
terbesar ke 21 (dua puluh satu) dalam hal jumlah penempatan PMI
1600 berdasarkan asal Provinsi. BP3TKI Menado merupakan salah satu
1400 UPT dengan wilayah kerja yang minim dukungan lembaga
1200 penempatan maupun lembaga pendukung penempatan.
1000 Data publikasi terkait lembaga penempatan dan pendukung
800 703 penempatan tahun 2020, tercatat wilayah kerja BP3TKI Menado
600 hanya memiliki 1 P3MI Pusat (0,32%) dari total P3MI yang terdaftar
400 248 175 berada di Provinsi Sulawesi Utara. Jumlah P3MI tersebut merupakan
200 364 urutan ke 13 (tiga belas) berdasarkan provinsi. Selanjutnya, terdapat
0 216 2 sarana kesehatan (1,65%) dari total sarana kesehatan. Jumlah
2015 2016 2017 2018 2019 SARKES tersebut merupakan urutan ke 16 (enam belas) berdasarkan
PMI Wilayah Kerja Layanan UPT provinsi. Kemudian, terdapat 1 BLKLN (0,27%) yang berada di
Provinsi Sulawesi Utara. Jumlah BLKLN tersebut merupakan urutan
Sumber: Data Publikasi PUSDATIN - BP2MI 10 (sepuluh) berdasarkan Provinsi.
85
84
ANALISIS DATA PENEMPATAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA (PMI)TAHUN 2015 - 2019 85
19.1 Jumlah Layanan Penempatan UPT BP3TKI Manado tercatat berjumlah 2.278 orang. Jumlah tersebut, sebagian besar
Selama 5 tahun terakhir yakni tahun 2015 s.d. 2019, jumlah dikontribusi oleh PMI asal Provinsi Sulawesi Utara yakni sebanyak
proses penempatan PMI yang dilayani oleh BP3TKI Manado 2.191 oran atau 96,18% dari total PMI asal wilayah kerja BP3TKI
sebanyak 404 orang. Jumlah layanan tersebut menempatkan BP3TKI Manado sehingga menempatkan pada urutan 21 (dua puluh satu)
menado pada urutan 20 dalam hal jumlah layanan penempatan dari berdasarkan PMI asal provinsi dan sisanya sebesar 87 orang atau
23 UPT BP2MI. Data layanan proses penempatan PMI selama 3,82% berasal dari Provinsi Gorontalo yang berada pada posisi 32
periode tersebut tampak menunjukan tren penurunan. Jumlah (tigah puluh dua) dalam urutan provinsi berdasarkan jumlah PMI.
penurunan signifikan terjadi pada tahun 2016 dibandingkan tahun Selama periode tersebut, jumlah penempatan PMI yang berasal dari
2015. wilayah kerja UPT BP3TKI Manado tersebut, menunjukan tren
berbeda dengan layanan penempatan PMI UPT BP3TKI Menado
Data layanan proses penempatan PMI oleh BP3TKI Manado yaitu mengalami tren peningkatan.
pada tahun 2015 tercatat sebanyak 139 orang. Selanjutnya pada
tahun 2016, tercatat sebanyak 30 orang, jumlah tersebut mengalami Selama tahun 2015 jumlah PMI yang berasal dari Provinsi
penurunan sebanyak 109 orang (78,42%) dibanding tahun 2015. Sulawesi Utara dan Provinsi Gorontalo sebagai wilayah kerja
Pada tahun 2017 mengalami peningkatan sejumlah 47 orang BP3TKI Menado tercatat sebanyak 433 orang. Selanjutnya pada
(156,67%) dibanding tahun 2016 dengan jumlah layanan penempatan tahun 2016 tercatat sebanyak 189 orang atau mengalami penurunan
sebanyak 77 orang PMI. sebesar 244 orang (56,35%) dibanding tahun 2015. Kemudian, pada
tahun 2017 tercatat sejumlah 505 orang. Jumlah tersebut, mengalami
Untuk jumlah layanan proses penempatan PMI di tahun 2018 peningkatan sebanyak 316 orang (167,20%) dibanding tahun 2016.
tercatat sejumlah 45 orang. Jumlah tersebut, mengalami penurunan
sebanyak 32 orang (41,56%) dibanding tahun 2017. Pada layanan Untuk tahun 2018, jumlah PMI asal Provinsi Sulawesi Utara
tahun 2019 tercatat sejumlah 113 orang, mengalami peningkatan dan Provinsi Gorontalo sebagai wilayah kerja BP3TKI Menado
sejumlah 68 orang (151,11%) dibanding tahun 2018. Secara total, tercatat sebanyak 538 orang. Jumlah tersebut mengalami peningkatan
jumlah penurunan layanan penempatan PMI oleh BP3TKI Manado sebanyak 33 orang (6,53%) dibanding tahun 2017. Selanjutnya, pada
selama 5 tahun terakhir yakni dari tahun 2015 sampai dengan tahun tahun 2019, tercatat sebanyak 613 orang, kembali mengalami
2019 tercatat sebesar 26 orang, mengalami penurunan sebesar peningkatan sebanyak 75 orang (13,94%) dibanding tahun 2018.
(18,71%). 19.3 Perbandingan Jumlah PMI Yang dilayani UPT BP3TKI
19.2 Jumlah PMI Berdasarkan asal Wilayah Kerja UPT BP3TKI Manado dan PMI asal Wilayah Kerja
Manado Berdasarkan uraian dan data tabel di atas, dapat diketahui bahwa
Sebagaimana yang telah diuraikan diatas bahwa BP3TKI jumlah antara PMI yang dilayani oleh BP3TKI Manado dengan
Manado merupakan UPT yang membawahi wilayah kerja Provinsi jumlah PMI yang berasal dari wilayah kerja BP3TKI Manado yaitu
Sulawesi Utara dan Provinsi Gorontalo. Dari sisi jumlah penempatan Provinsi Sulawesi Utara dan Proivnsi Gorontalo terdapat perbedaan
PMI berdasarkan asal wilayah kerja yaitu selama tahun 2015 – 2019 87
86
86 ANALISIS DATA PENEMPATAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA (PMI)TAHUN 2015 - 2019
19.1 Jumlah Layanan Penempatan UPT BP3TKI Manado tercatat berjumlah 2.278 orang. Jumlah tersebut, sebagian besar
Selama 5 tahun terakhir yakni tahun 2015 s.d. 2019, jumlah dikontribusi oleh PMI asal Provinsi Sulawesi Utara yakni sebanyak
proses penempatan PMI yang dilayani oleh BP3TKI Manado 2.191 oran atau 96,18% dari total PMI asal wilayah kerja BP3TKI
sebanyak 404 orang. Jumlah layanan tersebut menempatkan BP3TKI Manado sehingga menempatkan pada urutan 21 (dua puluh satu)
menado pada urutan 20 dalam hal jumlah layanan penempatan dari berdasarkan PMI asal provinsi dan sisanya sebesar 87 orang atau
23 UPT BP2MI. Data layanan proses penempatan PMI selama 3,82% berasal dari Provinsi Gorontalo yang berada pada posisi 32
periode tersebut tampak menunjukan tren penurunan. Jumlah (tigah puluh dua) dalam urutan provinsi berdasarkan jumlah PMI.
penurunan signifikan terjadi pada tahun 2016 dibandingkan tahun Selama periode tersebut, jumlah penempatan PMI yang berasal dari
2015. wilayah kerja UPT BP3TKI Manado tersebut, menunjukan tren
berbeda dengan layanan penempatan PMI UPT BP3TKI Menado
Data layanan proses penempatan PMI oleh BP3TKI Manado yaitu mengalami tren peningkatan.
pada tahun 2015 tercatat sebanyak 139 orang. Selanjutnya pada
tahun 2016, tercatat sebanyak 30 orang, jumlah tersebut mengalami Selama tahun 2015 jumlah PMI yang berasal dari Provinsi
penurunan sebanyak 109 orang (78,42%) dibanding tahun 2015. Sulawesi Utara dan Provinsi Gorontalo sebagai wilayah kerja
Pada tahun 2017 mengalami peningkatan sejumlah 47 orang BP3TKI Menado tercatat sebanyak 433 orang. Selanjutnya pada
(156,67%) dibanding tahun 2016 dengan jumlah layanan penempatan tahun 2016 tercatat sebanyak 189 orang atau mengalami penurunan
sebanyak 77 orang PMI. sebesar 244 orang (56,35%) dibanding tahun 2015. Kemudian, pada
tahun 2017 tercatat sejumlah 505 orang. Jumlah tersebut, mengalami
Untuk jumlah layanan proses penempatan PMI di tahun 2018 peningkatan sebanyak 316 orang (167,20%) dibanding tahun 2016.
tercatat sejumlah 45 orang. Jumlah tersebut, mengalami penurunan
sebanyak 32 orang (41,56%) dibanding tahun 2017. Pada layanan Untuk tahun 2018, jumlah PMI asal Provinsi Sulawesi Utara
tahun 2019 tercatat sejumlah 113 orang, mengalami peningkatan dan Provinsi Gorontalo sebagai wilayah kerja BP3TKI Menado
sejumlah 68 orang (151,11%) dibanding tahun 2018. Secara total, tercatat sebanyak 538 orang. Jumlah tersebut mengalami peningkatan
jumlah penurunan layanan penempatan PMI oleh BP3TKI Manado sebanyak 33 orang (6,53%) dibanding tahun 2017. Selanjutnya, pada
selama 5 tahun terakhir yakni dari tahun 2015 sampai dengan tahun tahun 2019, tercatat sebanyak 613 orang, kembali mengalami
2019 tercatat sebesar 26 orang, mengalami penurunan sebesar peningkatan sebanyak 75 orang (13,94%) dibanding tahun 2018.
(18,71%). 19.3 Perbandingan Jumlah PMI Yang dilayani UPT BP3TKI
19.2 Jumlah PMI Berdasarkan asal Wilayah Kerja UPT BP3TKI Manado dan PMI asal Wilayah Kerja
Manado Berdasarkan uraian dan data tabel di atas, dapat diketahui bahwa
Sebagaimana yang telah diuraikan diatas bahwa BP3TKI jumlah antara PMI yang dilayani oleh BP3TKI Manado dengan
Manado merupakan UPT yang membawahi wilayah kerja Provinsi jumlah PMI yang berasal dari wilayah kerja BP3TKI Manado yaitu
Sulawesi Utara dan Provinsi Gorontalo. Dari sisi jumlah penempatan Provinsi Sulawesi Utara dan Proivnsi Gorontalo terdapat perbedaan
PMI berdasarkan asal wilayah kerja yaitu selama tahun 2015 – 2019 87
86
ANALISIS DATA PENEMPATAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA (PMI)TAHUN 2015 - 2019 87