The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by publikasi.litbang.bp2mi, 2021-06-14 12:22:33

ANALISIS DATA PENEMPATAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA (PMI) TAHUN 2015 - 2019

yang cukup jauh. Di mana jumlah layanan PMI oleh UPT BP3TKI Banyaknya PMI asal Provinsi Sulawesi Utara dan Provinsi
Manado jauh lebih kecil dibandingkan dengan jumlah PMI yang Gorontalo sebagai wilayah kerja BP3TKI Menado yang berproses di
berasal dari wilayah kerjanya. luar layanan UPT BP3TKI Manado bisa saja dipengaruhi oleh
Selama 5 tahun terakhir yaitu tahun 2015 – 2019, BP3TKI rendahnya daya dukung lembaga penempatan maupun lembaga
Manado tercatat melayani proses penempatan PMI sebanyak 404 pendukung penempatan. Selain itu, kondisi ini, bisa juga dipengaruhi
orang. Sementara dengan periode waktu yang sama, jumlah PMI oleh sarana prasarana layanan UPT baik infrastruktur layanan
yang berasal dari Provinsi Sulawesi Utara dan Provinsi Gorontalo maupun SDM yang belum memadai. Selain hal tersebut, kurangnya
sebagai wilayah kerja BP3TKI Menado tercatat berjumlah 2.278 penyebar luasan informasi layanan juga dapat mempengaruhi
orang. Data tersebut menunjukan bahwa selama 5 tahun terakhir, rendahnya pelayanan sejalan dengan pengetahuan masyarakat
UPT BP3TKI Manado hanya melayani sejumlah 17,74% dari total tentang keberadaan layanan UPT BP3TKI Manado masih belum
PMI yang berasal dari wilayah kerjanya yakni Provinsi Sulawesi merata.
Utara dan Provinsi Gorontalo. Hal ini, juga berarti bahwa dalam 20. LAYANAN BP3TKI BANDA ACEH
kurun waktu yang sama, sebanyak 1.874 orang atau 82,26% proses BP3TKI Banda Aceh merupakan UPT BP2MI yang
penempatan PMI yang berasal Provinsi Sulawesi Utara dan Provinsi membawahi wilayah kerja dari Provinsi Nangroe Aceh Darusallam.
Gorontalo sebagai wilayah kerja BP3TKI Menado dilakukan di luar Pusat layanan BP3TKI Banda Aceh berkedudukan di Kota Banda
wilayah kerja UPT BP3TKI Manado
Aceh. Dalam menjalankan layanan, BP3TKI Banda Aceh dibantu
Grafik 19. Perbandingan Tren Penempatan PMI oleh satu kantor layanan berbentuk pos yaitu P4TKI Aceh Tamiang
Berdasarkan Layanan BP3TKI Menado & PMI yang berkedudukan di Kabupaten Aceh Tamian. Penempatan PMI
asal wilayah kerja BP3TKI Menado Tahun 2015 - 2019 asal Provinsi Aceh menjadi penyumbang terbesar ke 19 (sembilan

800 belas) dalam hal jumlah penempatan PMI berdasarkan asal Provinsi.
700 77 113 BP3TKI Banda Aceh merupakan salah satu UPT dengan wilayah
600 139 45 613 kerja yang tidak memiliki dukungan lembaga penempatan maupun
500 pendukung penempatan. Baik P3MI, sarana kesehatan maupun
400 505 538 BLKN. Kondisi ini sangat mempengarhi jumlah layanan PMI oleh
300 433 30 BP3TKI Banda Aceh.
200 189 20.1 Jumlah Layanan Penempatan UPT BP3TKI Banda Aceh
100
0 Selama 5 tahun terakhir yakni tahun 2015 s.d. 2019, jumlah
2015 2016 2017 2018 2019 proses penempatan PMI yang dilayani oleh BP3TKI Banda Aceh
sebanyak 233 orang. Jumlah layanan tersebut menempatkan BP3TKI
PMI Wilayah Kerja Layanan UPT Banda Aceh pada urutan 18 (delapan belas) dalam hal jumlah

Sumber: Data Publikasi PUSDATIN - BP2MI
89
88
88 ANALISIS DATA PENEMPATAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA (PMI)TAHUN 2015 - 2019

yang cukup jauh. Di mana jumlah layanan PMI oleh UPT BP3TKI Banyaknya PMI asal Provinsi Sulawesi Utara dan Provinsi
Manado jauh lebih kecil dibandingkan dengan jumlah PMI yang Gorontalo sebagai wilayah kerja BP3TKI Menado yang berproses di
berasal dari wilayah kerjanya. luar layanan UPT BP3TKI Manado bisa saja dipengaruhi oleh
Selama 5 tahun terakhir yaitu tahun 2015 – 2019, BP3TKI rendahnya daya dukung lembaga penempatan maupun lembaga
Manado tercatat melayani proses penempatan PMI sebanyak 404 pendukung penempatan. Selain itu, kondisi ini, bisa juga dipengaruhi
orang. Sementara dengan periode waktu yang sama, jumlah PMI oleh sarana prasarana layanan UPT baik infrastruktur layanan
yang berasal dari Provinsi Sulawesi Utara dan Provinsi Gorontalo maupun SDM yang belum memadai. Selain hal tersebut, kurangnya
sebagai wilayah kerja BP3TKI Menado tercatat berjumlah 2.278 penyebar luasan informasi layanan juga dapat mempengaruhi
orang. Data tersebut menunjukan bahwa selama 5 tahun terakhir, rendahnya pelayanan sejalan dengan pengetahuan masyarakat
UPT BP3TKI Manado hanya melayani sejumlah 17,74% dari total tentang keberadaan layanan UPT BP3TKI Manado masih belum
PMI yang berasal dari wilayah kerjanya yakni Provinsi Sulawesi merata.
Utara dan Provinsi Gorontalo. Hal ini, juga berarti bahwa dalam 20. LAYANAN BP3TKI BANDA ACEH
kurun waktu yang sama, sebanyak 1.874 orang atau 82,26% proses BP3TKI Banda Aceh merupakan UPT BP2MI yang
penempatan PMI yang berasal Provinsi Sulawesi Utara dan Provinsi membawahi wilayah kerja dari Provinsi Nangroe Aceh Darusallam.
Gorontalo sebagai wilayah kerja BP3TKI Menado dilakukan di luar Pusat layanan BP3TKI Banda Aceh berkedudukan di Kota Banda
wilayah kerja UPT BP3TKI Manado
Aceh. Dalam menjalankan layanan, BP3TKI Banda Aceh dibantu
Grafik 19. Perbandingan Tren Penempatan PMI oleh satu kantor layanan berbentuk pos yaitu P4TKI Aceh Tamiang
Berdasarkan Layanan BP3TKI Menado & PMI yang berkedudukan di Kabupaten Aceh Tamian. Penempatan PMI
asal wilayah kerja BP3TKI Menado Tahun 2015 - 2019 asal Provinsi Aceh menjadi penyumbang terbesar ke 19 (sembilan

800 belas) dalam hal jumlah penempatan PMI berdasarkan asal Provinsi.
700 77 113 BP3TKI Banda Aceh merupakan salah satu UPT dengan wilayah
600 139 45 613 kerja yang tidak memiliki dukungan lembaga penempatan maupun
500 pendukung penempatan. Baik P3MI, sarana kesehatan maupun
400 505 538 BLKN. Kondisi ini sangat mempengarhi jumlah layanan PMI oleh
300 433 30 BP3TKI Banda Aceh.
200 189 20.1 Jumlah Layanan Penempatan UPT BP3TKI Banda Aceh
100
0 Selama 5 tahun terakhir yakni tahun 2015 s.d. 2019, jumlah
2015 2016 2017 2018 2019 proses penempatan PMI yang dilayani oleh BP3TKI Banda Aceh
sebanyak 233 orang. Jumlah layanan tersebut menempatkan BP3TKI
PMI Wilayah Kerja Layanan UPT Banda Aceh pada urutan 18 (delapan belas) dalam hal jumlah

Sumber: Data Publikasi PUSDATIN - BP2MI
89
88
ANALISIS DATA PENEMPATAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA (PMI)TAHUN 2015 - 2019 89

layanan penempatan PMI diantara UPT BP2MI. Data layanan proses tersebut, menunjukan tren berbeda dengan layanan penempatan PMI
penempatan PMI selama periode tersebut tampak menunjukan tren UPT BP3TKI Banda Aceh yaitu menunjukan tren peningkatan.
penurunan. Dimana penurunan signifikan terjadi pada tahun 2016 Selama tahun 2015 jumlah PMI yang berasal dari Provinsi
dibandingkan tahun 2015. Nangroe Aceh Darusallam tercatat sebanyak 786 orang. Selanjutnya
Data layanan proses penempatan PMI oleh BP3TKI Banda pada tahun 2016 tercatat sebanyak 766 orang atau mengalami
Aceh pada tahun 2015 tercatat sebanyak 81 orang. Selanjutnya pada penurunan sebesar 20 orang (2,54%) dibanding tahun 2015.
tahun 2016, tercatat sebanyak 30 orang. Jumlah tersebut mengalami Kemudian, jumlah PMI asal Provinsi Nangroe Aceh Darusallam
penurunan sebanyak 53 orang (65,43%) dibanding tahun 2015. Pada pada tahun 2017 tercatat sejumlah 680 orang. Jumlah tersebut,
tahun 2017 mengalami peningkatan sejumlah 31 orang (110,71%) mengalami penurunan sebanyak 86 orang (11,23%) dibanding tahun
dibanding tahun 2016 dengan jumlah layanan penempatan sebanyak 2016.
59 orang PMI. Untuk tahun 2018, jumlah PMI asal Provinsi Nangroe Aceh

Untuk jumlah layanan proses penempatan PMI ditahun 2018 Darusallam sebanyak 925 orang, jumlah tersebut mengalami
tercatat sejumlah 34 orang. Jumlah tersebut, mengalami penurunan peningkatan sebanyak 245 orang, yaitu (36,03%) dibanding tahun
sebanyak 25 orang (42,37%) dibanding tahun 2017. Pada layanan 2017. Selanjutnya, pada tahun 2019, jumlah PMI asal Provinsi
tahun 2019 tercatat sejumlah 31 orang, mengalami penurunan Nangroe Aceh Darusallam tercatat sebanyak 665 orang. Jumlah
sejumlah 3 orang (8,82%) dibanding tahun 2018. Secara total, jumlah tersebut, mengalami penurunan sebanyak 260 orang (28,11%)
penurunan layanan penempatan PMI oleh BP3TKI Banda Aceh dibanding tahun 2018.
selama 5 tahun terakhir yakni dari tahun 2015 sampai dengan tahun 20.3 Perbandingan Jumlah PMI Yang dilayani UPT BP3TKI
2019 tercatat sebesar 50 orang, mengalami penurunan sebesar Banda Aceh dan PMI asal Wilayah Kerja
(61,73%). Secara total, jumlah penurunan layanan penempatan PMI
oleh BP3TKI Banda Aceh selama 5 tahun terakhir yakni dari tahun Berdasarkan uraian dan data tabel di atas, dapat diketahui bahwa
2015 sampai dengan tahun 2019 tercatat sebesar 62%. jumlah antara PMI yang dilayani oleh BP3TKI Banda Aceh dengan
jumlah PMI yang berasal dari wilayah kerja BP3TKI Banda Aceh
20.2 Jumlah PMI Berdasarkan asal Wilayah Kerja UPT BP3TKI yaitu Provinsi Nangroe Aceh Darusallam terdapat perbedaan. Di
Banda Aceh mana jumlah layanan PMI oleh UPT BP3TKI Banda Aceh jauh lebih

Sebagaimana yang telah diuraikan diatas bahwa BP3TKI Banda kecil dibandingkan dengan jumlah PMI yang berasal dari wilayah
Aceh merupakan UPT yang membawahi wilayah kerja Provinsi kerja.
Nangroe Aceh Darusallam. Dari sisi jumlah penempatan PMI Selama 5 tahun terakhir yaitu tahun 2015 – 2019, BP3TKI
berdasarkan asal wilayah kerja, selama tahun 2015 – 2019 tercatat Banda Aceh tercatat melayani proses penempatan PMI sebanyak 233
berjumlah 3.822 orang. Selama periode tersebut, jumlah penempatan orang. Sementara dengan periode waktu yang sama, jumlah PMI
PMI yang berasal dari wilayah kerja UPT BP3TKI Banda Aceh yang berasal dari Provinsi Nangroe Aceh Darusallam sebagai

91
90
90 ANALISIS DATA PENEMPATAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA (PMI)TAHUN 2015 - 2019

layanan penempatan PMI diantara UPT BP2MI. Data layanan proses tersebut, menunjukan tren berbeda dengan layanan penempatan PMI
penempatan PMI selama periode tersebut tampak menunjukan tren UPT BP3TKI Banda Aceh yaitu menunjukan tren peningkatan.
penurunan. Dimana penurunan signifikan terjadi pada tahun 2016 Selama tahun 2015 jumlah PMI yang berasal dari Provinsi
dibandingkan tahun 2015. Nangroe Aceh Darusallam tercatat sebanyak 786 orang. Selanjutnya
Data layanan proses penempatan PMI oleh BP3TKI Banda pada tahun 2016 tercatat sebanyak 766 orang atau mengalami
Aceh pada tahun 2015 tercatat sebanyak 81 orang. Selanjutnya pada penurunan sebesar 20 orang (2,54%) dibanding tahun 2015.
tahun 2016, tercatat sebanyak 30 orang. Jumlah tersebut mengalami Kemudian, jumlah PMI asal Provinsi Nangroe Aceh Darusallam
penurunan sebanyak 53 orang (65,43%) dibanding tahun 2015. Pada pada tahun 2017 tercatat sejumlah 680 orang. Jumlah tersebut,
tahun 2017 mengalami peningkatan sejumlah 31 orang (110,71%) mengalami penurunan sebanyak 86 orang (11,23%) dibanding tahun
dibanding tahun 2016 dengan jumlah layanan penempatan sebanyak 2016.
59 orang PMI. Untuk tahun 2018, jumlah PMI asal Provinsi Nangroe Aceh

Untuk jumlah layanan proses penempatan PMI ditahun 2018 Darusallam sebanyak 925 orang, jumlah tersebut mengalami
tercatat sejumlah 34 orang. Jumlah tersebut, mengalami penurunan peningkatan sebanyak 245 orang, yaitu (36,03%) dibanding tahun
sebanyak 25 orang (42,37%) dibanding tahun 2017. Pada layanan 2017. Selanjutnya, pada tahun 2019, jumlah PMI asal Provinsi
tahun 2019 tercatat sejumlah 31 orang, mengalami penurunan Nangroe Aceh Darusallam tercatat sebanyak 665 orang. Jumlah
sejumlah 3 orang (8,82%) dibanding tahun 2018. Secara total, jumlah tersebut, mengalami penurunan sebanyak 260 orang (28,11%)
penurunan layanan penempatan PMI oleh BP3TKI Banda Aceh dibanding tahun 2018.
selama 5 tahun terakhir yakni dari tahun 2015 sampai dengan tahun 20.3 Perbandingan Jumlah PMI Yang dilayani UPT BP3TKI
2019 tercatat sebesar 50 orang, mengalami penurunan sebesar Banda Aceh dan PMI asal Wilayah Kerja
(61,73%). Secara total, jumlah penurunan layanan penempatan PMI
oleh BP3TKI Banda Aceh selama 5 tahun terakhir yakni dari tahun Berdasarkan uraian dan data tabel di atas, dapat diketahui bahwa
2015 sampai dengan tahun 2019 tercatat sebesar 62%. jumlah antara PMI yang dilayani oleh BP3TKI Banda Aceh dengan
jumlah PMI yang berasal dari wilayah kerja BP3TKI Banda Aceh
20.2 Jumlah PMI Berdasarkan asal Wilayah Kerja UPT BP3TKI yaitu Provinsi Nangroe Aceh Darusallam terdapat perbedaan. Di
Banda Aceh mana jumlah layanan PMI oleh UPT BP3TKI Banda Aceh jauh lebih

Sebagaimana yang telah diuraikan diatas bahwa BP3TKI Banda kecil dibandingkan dengan jumlah PMI yang berasal dari wilayah
Aceh merupakan UPT yang membawahi wilayah kerja Provinsi kerja.
Nangroe Aceh Darusallam. Dari sisi jumlah penempatan PMI Selama 5 tahun terakhir yaitu tahun 2015 – 2019, BP3TKI
berdasarkan asal wilayah kerja, selama tahun 2015 – 2019 tercatat Banda Aceh tercatat melayani proses penempatan PMI sebanyak 233
berjumlah 3.822 orang. Selama periode tersebut, jumlah penempatan orang. Sementara dengan periode waktu yang sama, jumlah PMI
PMI yang berasal dari wilayah kerja UPT BP3TKI Banda Aceh yang berasal dari Provinsi Nangroe Aceh Darusallam sebagai

91
90
ANALISIS DATA PENEMPATAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA (PMI)TAHUN 2015 - 2019 91

wilayah kerja utama UPT BP3TKI Banda Aceh tercatat berjumlah pelayanan sejalan dengan pengetahuan masyarakat tentang
3.822 orang, dari total PMI. Data tersebut menunjukan bahwa selama keberadaan layanan UPT BP3TKI Banda Aceh masih belum merata.
5 tahun terakhir, UPT BP3TKI Banda Aceh hanya melayani sebesar 21. LAYANAN BP3TKI BANJARBARU
6,10% dari total PMI yang berasal dari Provinsi Nangroe Aceh
Darusallam sebagai wilayah kerja utama. Dan dalam kurun waktu BP3TKI Banjarbaru merupakan UPT BP2MI yang membawahi
yang sama, sebanyak 3.589 orang atau 93,90% PMI yang berasal wilayah kerja dari Provinsi Kalimantan Selatan dan Provinsi
dari Provinsi Nangroe Aceh Darusallam, proses penempatan PMInya Kalimantan Tengah. Pusat layanan BP3TKI Banjarbaru
dilayani di luar wilayah kerja UPT BP3TKI Banda Aceh. berkedudukan di Kota Banjarbaru Provinsi Kalimantan Selatan.
Penempatan PMI asal Provinsi Kalimantan Selatan menjadi
Grafik 20. Perbandingan Tren Penempatan PMI
Berdasarkan Layanan BP3TKI Banda Aceh & PMI penyumbang terbesar ke 26 (dua puluh enam) dalam hal jumlah
asal wilayah kerja BP3TKI Banda Aceh Tahun 2015 - 2019 penempatan PMI berdasarkan asal Provinsi. Sebagaimana halnya,
BP3TKI Banda Aceh, wilayah kerja BP3TKI Banjarbaru juga tidak
1000 925 memiliki dukungan lembaga penempatan maupun pendukung
786 766 penempatan. Baik P3MI , sarana kesehatan maupun BLKN. Kondisi
800 680 665 ini sangat mempengaruhi jumlah layanan PMI oleh BP3TKI

600 Banjarbaru.
400 21.1 Jumlah Layanan Penempatan UPT BP3TKI Banjarbaru
Selama 5 tahun terakhir yakni tahun 2015 s.d. 2019, jumlah
200 81
28 59 34 31 proses penempatan PMI yang dilayani oleh BP3TKI Banjarbaru
0 sebanyak 203 orang. Data layanan proses penempatan PMI selama
2015 2016 2017 2018 2019 periode tersebut tampak menunjukan tren penurunan. Jumlah
PMI Wilayah Kerja Layanan UPT penurunan layanan signifikan terjadi pada tahun 2016 dibandingkan
tahun 2015.
Sumber: Data Publikasi PUSDATIN - BP2MI
Data layanan proses penempatan PMI oleh BP3TKI
Dominannya PMI asal Provinsi Nangroe Aceh Darusallam yang Banjarbaru pada tahun 2015 tercatat sebanyak 81 orang. Selanjutnya
berproses diluar layanan UPT BP3TKI Banda Aceh juga bisa pada tahun 2016, tercatat sebanyak 30 orang. Jumlah tersebut
dipengaruhi oleh tidak adanya lembaga penempatan maupun mengalami penurunan signifikan sebanyak 51 orang (62,96%)
lembaga pendukung penempatan yang berada di Provinsi NAD. dibanding tahun 2015. Pada tahun 2017 mengalami peningkatan
Kondisi ini, bisa juga di pengaruhi oleh daya dukung sarana sejumlah 3 orang (110,71%) dibanding tahun 2016 dengan jumlah
prasarana layanan UPT baik infrastruktur maupun dukungan SDM layanan penempatan sebanyak 33 orang PMI.
yang belum memadai. Selain hal tersebut, kurangnya penyebar
luasan informasi layanan juga dapat mempengaruhi rendahnya
93
92
92 ANALISIS DATA PENEMPATAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA (PMI)TAHUN 2015 - 2019

wilayah kerja utama UPT BP3TKI Banda Aceh tercatat berjumlah pelayanan sejalan dengan pengetahuan masyarakat tentang
3.822 orang, dari total PMI. Data tersebut menunjukan bahwa selama keberadaan layanan UPT BP3TKI Banda Aceh masih belum merata.
5 tahun terakhir, UPT BP3TKI Banda Aceh hanya melayani sebesar 21. LAYANAN BP3TKI BANJARBARU
6,10% dari total PMI yang berasal dari Provinsi Nangroe Aceh
Darusallam sebagai wilayah kerja utama. Dan dalam kurun waktu BP3TKI Banjarbaru merupakan UPT BP2MI yang membawahi
yang sama, sebanyak 3.589 orang atau 93,90% PMI yang berasal wilayah kerja dari Provinsi Kalimantan Selatan dan Provinsi
dari Provinsi Nangroe Aceh Darusallam, proses penempatan PMInya Kalimantan Tengah. Pusat layanan BP3TKI Banjarbaru
dilayani di luar wilayah kerja UPT BP3TKI Banda Aceh. berkedudukan di Kota Banjarbaru Provinsi Kalimantan Selatan.
Penempatan PMI asal Provinsi Kalimantan Selatan menjadi
Grafik 20. Perbandingan Tren Penempatan PMI
Berdasarkan Layanan BP3TKI Banda Aceh & PMI penyumbang terbesar ke 26 (dua puluh enam) dalam hal jumlah
asal wilayah kerja BP3TKI Banda Aceh Tahun 2015 - 2019 penempatan PMI berdasarkan asal Provinsi. Sebagaimana halnya,
BP3TKI Banda Aceh, wilayah kerja BP3TKI Banjarbaru juga tidak
1000 925 memiliki dukungan lembaga penempatan maupun pendukung
786 766 penempatan. Baik P3MI , sarana kesehatan maupun BLKN. Kondisi
800 680 665 ini sangat mempengaruhi jumlah layanan PMI oleh BP3TKI

600 Banjarbaru.
400 21.1 Jumlah Layanan Penempatan UPT BP3TKI Banjarbaru
Selama 5 tahun terakhir yakni tahun 2015 s.d. 2019, jumlah
200 81
28 59 34 31 proses penempatan PMI yang dilayani oleh BP3TKI Banjarbaru
0 sebanyak 203 orang. Data layanan proses penempatan PMI selama
2015 2016 2017 2018 2019 periode tersebut tampak menunjukan tren penurunan. Jumlah
PMI Wilayah Kerja Layanan UPT penurunan layanan signifikan terjadi pada tahun 2016 dibandingkan
tahun 2015.
Sumber: Data Publikasi PUSDATIN - BP2MI
Data layanan proses penempatan PMI oleh BP3TKI
Dominannya PMI asal Provinsi Nangroe Aceh Darusallam yang Banjarbaru pada tahun 2015 tercatat sebanyak 81 orang. Selanjutnya
berproses diluar layanan UPT BP3TKI Banda Aceh juga bisa pada tahun 2016, tercatat sebanyak 30 orang. Jumlah tersebut
dipengaruhi oleh tidak adanya lembaga penempatan maupun mengalami penurunan signifikan sebanyak 51 orang (62,96%)
lembaga pendukung penempatan yang berada di Provinsi NAD. dibanding tahun 2015. Pada tahun 2017 mengalami peningkatan
Kondisi ini, bisa juga di pengaruhi oleh daya dukung sarana sejumlah 3 orang (110,71%) dibanding tahun 2016 dengan jumlah
prasarana layanan UPT baik infrastruktur maupun dukungan SDM layanan penempatan sebanyak 33 orang PMI.
yang belum memadai. Selain hal tersebut, kurangnya penyebar
luasan informasi layanan juga dapat mempengaruhi rendahnya
93
92
ANALISIS DATA PENEMPATAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA (PMI)TAHUN 2015 - 2019 93

Untuk jumlah layanan proses penempatan PMI di tahun 2018 2017 tercatat sejumlah 171 orang. Jumlah tersebut, mengalami
tercatat sejumlah 32 orang. Jumlah tersebut, mengalami penurunan penurunan sebanyak 67 orang (28,15%) dibanding tahun 2016.
sebanyak 1 orang (3,03%) dibanding tahun 2017. Pada layanan tahun Untuk tahun 2018, jumlah PMI asal Provinsi Kalimantan
2019 tercatat sejumlah 27 orang, mengalami penurunan sejumlah 5 Selatan dan Provinsi Kalimantan Tengah sebanyak 219 orang,
orang (15,63%) dibanding tahun 2018. Secara total, jumlah jumlah tersebut mengalami peningkatan sebanyak 48 orang (28,07%)
penurunan layanan penempatan PMI oleh BP3TKI Banda Aceh dibanding tahun 2017. Selanjutnya, pada tahun 2019, jumlah PMI
selama 5 tahun terakhir yakni dari tahun 2015 sampai dengan tahun Provinsi Kalimantan Selatan dan Provinsi Kalimantan Tengah
2019 tercatat sebesar 54 orang, mengalami penurunan sebesar sebanyak 197 orang mengalami penurunan sebanyak 22 orang
(26,60%).
(10,05%) dibanding tahun 2018.
21.2 Jumlah PMI Berdasarkan asal Wilayah Kerja UPT 21.3 Perbandingan Jumlah PMI Yang dilayani UPT BP3TKI
BP3TKI Banjarbaru Banjarbaru dan PMI asal Wilayah Kerja

Sebagaimana yang telah diuraikan diatas bahwa BP3TKI Berdasarkan uraian di atas, dapat diketahui bahwa jumlah antara
Banjarbaru merupakan UPT yang membawahi wilayah kerja PMI yang dilayani oleh BP3TKI Banjarbaru dengan jumlah PMI
Provinsi Kalimantan Selatan dan Provinsi Kalimantan Tengah. Dari yang berasal dari wilayah kerja BP3TKI Banjarbaru yaitu Provinsi
sisi jumlah penempatan PMI berdasarkan asal wilayah kerja, selama Kalimantan Selatan dan Provinsi Kalimantan Tengah terdapat jauh
tahun 2015 – 2019 tercatat berjumlah 1.271 orang. Dari jumlah perbedaan. Di mana jumlah layanan PMI oleh UPT BP3TKI
tersebut, PMI asal Provinsi Kalimantan Selatan berkontribusi Banjarbaru jauh lebih kecil dibandingkan dengan jumlah PMI yang
sebanyak 1.115 orang atau 87,73%. Sementara PAMI asal Provinsi berasal dari wilayah kerja.
Kalimantan Tengah berkontribusi sejumlah 156 orang atau 12,27%.
Selama periode tersebut, jumlah penempatan PMI yang berasal dari Selama 5 tahun terakhir yaitu tahun 2015 – 2019, BP3TKI
wilayah kerja UPT BP3TKI Banjarbaru tersebut, menunjukan tren Bajarbaru tercatat melayani proses penempatan PMI sebanyak 203
yang sama dengan layanan penempatan PMI UPT BP3TKI orang. Sementara dengan periode waktu yang sama, jumlah PMI
Banjarbaru yaitu mengalami penurunan jumlah PMI. yang berasal dari wilayah kerja utama UPT BP3TKI Banjarbaru
tercatat berjumlah 1.271 orang. Data terebut menunjukan bahwa
Selama tahun 2015 jumlah PMI yang berasal dari Provinsi selama 5 tahun terakhir, BP3TKI Banjarbaru hanya melayani 16%
Kalimantan Selatan dan Provinsi Kalimantan Tengah sebagai dari total PMI yang berasal dari Provinsi Kalimantan Selatan dan
wilayah kerja BP3TKI Banjarbaru tercatat sebanyak 446 orang. Provinsi Kalimantan Tengah sebagai wilayah kerja BP3TKI
Selanjutnya pada tahun 2016 tercatat sebanyak 238 orang atau Banjarbaru. Dalam periode waktu yang sama, terdapat sebanyak
mengalami penurunan signifikan sebesar 208 orang (46,64%) 1.068 orang atau 84% PMI yang berasal dari wilayah kerja BP3TKI
dibanding tahun 2015. Kemudian, jumlah PMI asal Provinsi Banjarbaru, proses penempatan PMInya dilakukan di luar wilayah
Kalimantan Selatan dan Provinsi Kalimantan Tengah pada tahun kerja UPT BP3TKI Banjarbaru.


95
94
94 ANALISIS DATA PENEMPATAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA (PMI)TAHUN 2015 - 2019

Untuk jumlah layanan proses penempatan PMI di tahun 2018 2017 tercatat sejumlah 171 orang. Jumlah tersebut, mengalami
tercatat sejumlah 32 orang. Jumlah tersebut, mengalami penurunan penurunan sebanyak 67 orang (28,15%) dibanding tahun 2016.
sebanyak 1 orang (3,03%) dibanding tahun 2017. Pada layanan tahun Untuk tahun 2018, jumlah PMI asal Provinsi Kalimantan
2019 tercatat sejumlah 27 orang, mengalami penurunan sejumlah 5 Selatan dan Provinsi Kalimantan Tengah sebanyak 219 orang,
orang (15,63%) dibanding tahun 2018. Secara total, jumlah jumlah tersebut mengalami peningkatan sebanyak 48 orang (28,07%)
penurunan layanan penempatan PMI oleh BP3TKI Banda Aceh dibanding tahun 2017. Selanjutnya, pada tahun 2019, jumlah PMI
selama 5 tahun terakhir yakni dari tahun 2015 sampai dengan tahun Provinsi Kalimantan Selatan dan Provinsi Kalimantan Tengah
2019 tercatat sebesar 54 orang, mengalami penurunan sebesar sebanyak 197 orang mengalami penurunan sebanyak 22 orang
(26,60%).
(10,05%) dibanding tahun 2018.
21.2 Jumlah PMI Berdasarkan asal Wilayah Kerja UPT 21.3 Perbandingan Jumlah PMI Yang dilayani UPT BP3TKI
BP3TKI Banjarbaru Banjarbaru dan PMI asal Wilayah Kerja

Sebagaimana yang telah diuraikan diatas bahwa BP3TKI Berdasarkan uraian di atas, dapat diketahui bahwa jumlah antara
Banjarbaru merupakan UPT yang membawahi wilayah kerja PMI yang dilayani oleh BP3TKI Banjarbaru dengan jumlah PMI
Provinsi Kalimantan Selatan dan Provinsi Kalimantan Tengah. Dari yang berasal dari wilayah kerja BP3TKI Banjarbaru yaitu Provinsi
sisi jumlah penempatan PMI berdasarkan asal wilayah kerja, selama Kalimantan Selatan dan Provinsi Kalimantan Tengah terdapat jauh
tahun 2015 – 2019 tercatat berjumlah 1.271 orang. Dari jumlah perbedaan. Di mana jumlah layanan PMI oleh UPT BP3TKI
tersebut, PMI asal Provinsi Kalimantan Selatan berkontribusi Banjarbaru jauh lebih kecil dibandingkan dengan jumlah PMI yang
sebanyak 1.115 orang atau 87,73%. Sementara PAMI asal Provinsi berasal dari wilayah kerja.
Kalimantan Tengah berkontribusi sejumlah 156 orang atau 12,27%.
Selama periode tersebut, jumlah penempatan PMI yang berasal dari Selama 5 tahun terakhir yaitu tahun 2015 – 2019, BP3TKI
wilayah kerja UPT BP3TKI Banjarbaru tersebut, menunjukan tren Bajarbaru tercatat melayani proses penempatan PMI sebanyak 203
yang sama dengan layanan penempatan PMI UPT BP3TKI orang. Sementara dengan periode waktu yang sama, jumlah PMI
Banjarbaru yaitu mengalami penurunan jumlah PMI. yang berasal dari wilayah kerja utama UPT BP3TKI Banjarbaru
tercatat berjumlah 1.271 orang. Data terebut menunjukan bahwa
Selama tahun 2015 jumlah PMI yang berasal dari Provinsi selama 5 tahun terakhir, BP3TKI Banjarbaru hanya melayani 16%
Kalimantan Selatan dan Provinsi Kalimantan Tengah sebagai dari total PMI yang berasal dari Provinsi Kalimantan Selatan dan
wilayah kerja BP3TKI Banjarbaru tercatat sebanyak 446 orang. Provinsi Kalimantan Tengah sebagai wilayah kerja BP3TKI
Selanjutnya pada tahun 2016 tercatat sebanyak 238 orang atau Banjarbaru. Dalam periode waktu yang sama, terdapat sebanyak
mengalami penurunan signifikan sebesar 208 orang (46,64%) 1.068 orang atau 84% PMI yang berasal dari wilayah kerja BP3TKI
dibanding tahun 2015. Kemudian, jumlah PMI asal Provinsi Banjarbaru, proses penempatan PMInya dilakukan di luar wilayah
Kalimantan Selatan dan Provinsi Kalimantan Tengah pada tahun kerja UPT BP3TKI Banjarbaru.


95
94
ANALISIS DATA PENEMPATAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA (PMI)TAHUN 2015 - 2019 95

Grafik 21. Perbandingan Tren Penempatan PMI Sulawesi Tenggara menjadi penyumbang terbesar ke 25 (dua puluh
Berdasarkan Layanan BP3TKI Banjarbaru & PMI lima) dalam hal jumlah penempatan PMI berdasarkan asal Provinsi.
asal wilayah kerja BP3TKI Banjarbaru Tahun 2015 - 2019
Sebagaimana wilayah kerja BP3TKI Banda Aceh dan wilayah
600 kerja BP3TKI Banjarbaru, wilayah kerja UPT LP3TKI Kendari juga

500 81 tidak memiliki daya dukung lembaga penempatan maupun
pendukung penempatan.
400 446

300 30 32 27 22.1 Jumlah Layanan Penempatan UPT LP3TKI Kendari
33 Selama 5 tahun terakhir yakni tahun 2015 s.d. 2019, jumlah
200 238 219 proses penempatan PMI yang dilayani oleh LP3TKI Kendari
100 171 197 sebanyak 423 orang. Jumlah tersebut, menempatkan LP3TKI

0 Kendari pada urutan 19 (sembilan belas) dalam hal jumlah layaan
2015 2016 2017 2018 2019 penempatan diantara UPT BP2MI. Data layanan proses penempatan

PMI Wilayah Kerja Layanan UPT PMI selama periode tersebut tampak menunjukan tren yang fluktuatif
dengan kencenderungan meningkat. Penurunan hanya terjadi pada
Sumber: Data Publikasi PUSDATIN - BP2MI tahun 2018 dibandingkan tahun 2017.
Masih dominannya PMI yang berasal dari Provinsi Kalimantan Data layanan proses penempatan PMI oleh LP3TKI Kendari
Selatan dan Provinsi Kalimantan Tengah sebagai wilayah kerja UPT pada tahun 2015 tercatat sebanyak 42 orang. Selanjutnya pada tahun
BP3TKI Banjarbaru yang berproses diluar UPT BP3TKI Banjarbaru 2016, tercatat sebanyak 56 orang. Jumlah tersebut mengalami
bisa dipengaruhi oleh tidak adanya lembaga penempatan maupun peningkatan sebanyak 14 orang (33,33%) dibanding tahun 2015.
lembaga pendukung penempatan yang berada di wilayah kerja UPT Pada tahun 2017 mengalami peningkatan signifikan sejumlah 96
BP3TKI Banjarbaru. Selain itu, kondisi ini bisa juga di pengaruhi orang (171,43%) dibanding tahun 2016 dengan jumlah layanan
oleh daya dukung sarana prasarana layanan UPT baik infrastruktur penempatan sebanyak 152 orang PMI.
maupun dukungan SDM yang belum memadai. Kurangnya penyebar
luasan informasi layanan juga dapat mempengaruhi rendahnya Untuk jumlah layanan proses penempatan PMI di tahun 2018
pelayanan sejalan dengan pengetahuan masyarakat tentang tercatat sejumlah 83 orang. Jumlah tersebut, mengalami penurunan
keberadaan layanan UPT BP3TKI Banjarbaru masih belum merata. sebanyak 69 orang (45,39%) dibanding tahun 2017. Pada layanan
tahun 2019 tercatat sejumlah 90 orang, mengalami peningkatan
22. LAYANAN LP3TKI KENDARI sejumlah 7 orang (8,43%) dibanding tahun 2018. Secara total, jumlah

LP3TKI Kendari merupakan UPT BP2MI yang membawahi peningkatan layanan penempatan PMI oleh LP3TKI Kendari selama
wilayah kerja dari Provinsi Sulawesi Tenggara. Pusat layanannya 5 tahun terakhir yakni dari tahun 2015 sampai dengan tahun 2019
berkedudukan di Kota Kendari. Penempatan PMI asal Provinsi tercatat sebesar 48 orang, mengalami peningkatan sebesar 114,29%
97
96
96 ANALISIS DATA PENEMPATAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA (PMI)TAHUN 2015 - 2019

Grafik 21. Perbandingan Tren Penempatan PMI Sulawesi Tenggara menjadi penyumbang terbesar ke 25 (dua puluh
Berdasarkan Layanan BP3TKI Banjarbaru & PMI lima) dalam hal jumlah penempatan PMI berdasarkan asal Provinsi.
asal wilayah kerja BP3TKI Banjarbaru Tahun 2015 - 2019
Sebagaimana wilayah kerja BP3TKI Banda Aceh dan wilayah
600 kerja BP3TKI Banjarbaru, wilayah kerja UPT LP3TKI Kendari juga

500 81 tidak memiliki daya dukung lembaga penempatan maupun
pendukung penempatan.
400 446

300 30 32 27 22.1 Jumlah Layanan Penempatan UPT LP3TKI Kendari
33 Selama 5 tahun terakhir yakni tahun 2015 s.d. 2019, jumlah
200 238 219 proses penempatan PMI yang dilayani oleh LP3TKI Kendari
100 171 197 sebanyak 423 orang. Jumlah tersebut, menempatkan LP3TKI

0 Kendari pada urutan 19 (sembilan belas) dalam hal jumlah layaan
2015 2016 2017 2018 2019 penempatan diantara UPT BP2MI. Data layanan proses penempatan

PMI Wilayah Kerja Layanan UPT PMI selama periode tersebut tampak menunjukan tren yang fluktuatif
dengan kencenderungan meningkat. Penurunan hanya terjadi pada
Sumber: Data Publikasi PUSDATIN - BP2MI tahun 2018 dibandingkan tahun 2017.
Masih dominannya PMI yang berasal dari Provinsi Kalimantan Data layanan proses penempatan PMI oleh LP3TKI Kendari
Selatan dan Provinsi Kalimantan Tengah sebagai wilayah kerja UPT pada tahun 2015 tercatat sebanyak 42 orang. Selanjutnya pada tahun
BP3TKI Banjarbaru yang berproses diluar UPT BP3TKI Banjarbaru 2016, tercatat sebanyak 56 orang. Jumlah tersebut mengalami
bisa dipengaruhi oleh tidak adanya lembaga penempatan maupun peningkatan sebanyak 14 orang (33,33%) dibanding tahun 2015.
lembaga pendukung penempatan yang berada di wilayah kerja UPT Pada tahun 2017 mengalami peningkatan signifikan sejumlah 96
BP3TKI Banjarbaru. Selain itu, kondisi ini bisa juga di pengaruhi orang (171,43%) dibanding tahun 2016 dengan jumlah layanan
oleh daya dukung sarana prasarana layanan UPT baik infrastruktur penempatan sebanyak 152 orang PMI.
maupun dukungan SDM yang belum memadai. Kurangnya penyebar
luasan informasi layanan juga dapat mempengaruhi rendahnya Untuk jumlah layanan proses penempatan PMI di tahun 2018
pelayanan sejalan dengan pengetahuan masyarakat tentang tercatat sejumlah 83 orang. Jumlah tersebut, mengalami penurunan
keberadaan layanan UPT BP3TKI Banjarbaru masih belum merata. sebanyak 69 orang (45,39%) dibanding tahun 2017. Pada layanan
tahun 2019 tercatat sejumlah 90 orang, mengalami peningkatan
22. LAYANAN LP3TKI KENDARI sejumlah 7 orang (8,43%) dibanding tahun 2018. Secara total, jumlah

LP3TKI Kendari merupakan UPT BP2MI yang membawahi peningkatan layanan penempatan PMI oleh LP3TKI Kendari selama
wilayah kerja dari Provinsi Sulawesi Tenggara. Pusat layanannya 5 tahun terakhir yakni dari tahun 2015 sampai dengan tahun 2019
berkedudukan di Kota Kendari. Penempatan PMI asal Provinsi tercatat sebesar 48 orang, mengalami peningkatan sebesar 114,29%
97
96
ANALISIS DATA PENEMPATAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA (PMI)TAHUN 2015 - 2019 97

22.2 Jumlah PMI Berdasarkan asal Wilayah Kerja UPT layanan PMI oleh UPT LP3TKI Kendari jauh lebih kecil
LP3TKI Kendari dibandingkan dengan jumlah PMI yang berasal dari wilayah kerja.

Sebagaimana yang telah diuraikan diatas bahwa LP3TKI Selama 5 tahun terakhir yaitu tahun 2015 – 2019, LP3TKI
Kendari merupakan UPT yang membawahi wilayah kerja Provinsi Kendari tercatat melayani proses penempatan PMI sebanyak 423
Sulawesi Tenggara. Dari sisi jumlah penempatan PMI berdasarkan orang. Sementara dengan periode waktu yang sama, jumlah PMI
asal wilayah kerja selama tahun 2015 – 2019 tercatat berjumlah yang berasal dari Provinsi Sulawesi Tenggara sebagai wilayah kerja
1.234 orang. Jumlah tersebut, menempatkan Provinsi Sulawesi utama UPT LP3TKI Kendari tercatat berjumlah 1.234 orang. Data
Tenggara pada urutan 24 (dua puluh empat) berdasarkan jumlah PMI tersebut menunjukan bawah selama 5 tahun terakhir, LP3TKI
asal provinsi. Selama periode tersebut, jumlah penempatan PMI yang Kendari hanya melayani sebesar 34,28% dari total PMI yang berasal
berasal dari wilayah kerja UPT LP3TKI Kendari tersebut, dari Provinsi Sulawesi Tenggara sebagai wilayah kerja utama. Dan
menunjukan tren yang sama dengan layanan penempatan PMI UPT dalam kurun waktu yang sama terdapat sebanyak 811 orang atau
LP3TKI Kendari yaitu fluktuatif dengan kecenderungan meninngkat. 65,72% PMI yag berasal dari Provinsi Sulawesi Tenggara yang

Selama tahun 2015 jumlah PMI yang berasal dari Provinsi proses penempatannya dilakukan di luar wilayah kerja UPT LP3TKI
Sulawesi Tenggara tercatat sebanyak 180 orang. Selanjutnya pada Kendari.
tahun 2016 tercatat sebanyak 126 orang atau mengalami penurunan Grafik 22. Perbandingan Tren Penempatan PMI
54 orang (30%) dibanding tahun 2015. Kemudian, jumlah PMI asal Berdasarkan Layanan LP3TKI Kendari & PMI
Provinsi Sulawesi Tenggara pada tahun 2017 tercatat sejumlah 297 asal wilayah kerja LP3TKI Kendari Tahun 2015 - 2019
orang. Jumlah tersebut, mengalami peningkatan sebanyak 171 orang
(135,71%) dibanding tahun 2016.
400
Untuk tahun 2018, jumlah PMI asal Sulawesi Tenggara 350
sebanyak 360 orang. Jumlah tersebut mengalami peningkatan 300
sebanyak 63 orang (21,21%) dibanding tahun 2017. Selanjutnya,
pada tahun 2019, jumlah PMI asal Sulawesi Tenggara sebanyak 271 250
orang mengalami penurunan sebanyak 89 orang (24,72%) dibanding 200 152
tahun 2018. 150
100 42 90
22.3 Perbandingan Jumlah PMI Yang dilayani UPT LP3TKI 50 56 83
Kendari dan PMI asal Wilayah Kerja 0
Berdasarkan uraian dan data tabel di atas, dapat diketahui bahwa 2015 2016 2017 2018 2019
jumlah antara PMI yang dilayani oleh LP3TKI Kendari dengan PMI Wilayah Kerja Layanan UPT
jumlah PMI yang berasal dari wilayah kerja LP3TKI Kendari yaitu Sumber: Data Publikasi PUSDATIN - BP2MI
Provinsi Sulawesi Tenggara terdapat perbedaan. Di mana jumlah 99
98
98 ANALISIS DATA PENEMPATAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA (PMI)TAHUN 2015 - 2019

22.2 Jumlah PMI Berdasarkan asal Wilayah Kerja UPT layanan PMI oleh UPT LP3TKI Kendari jauh lebih kecil
LP3TKI Kendari dibandingkan dengan jumlah PMI yang berasal dari wilayah kerja.

Sebagaimana yang telah diuraikan diatas bahwa LP3TKI Selama 5 tahun terakhir yaitu tahun 2015 – 2019, LP3TKI
Kendari merupakan UPT yang membawahi wilayah kerja Provinsi Kendari tercatat melayani proses penempatan PMI sebanyak 423
Sulawesi Tenggara. Dari sisi jumlah penempatan PMI berdasarkan orang. Sementara dengan periode waktu yang sama, jumlah PMI
asal wilayah kerja selama tahun 2015 – 2019 tercatat berjumlah yang berasal dari Provinsi Sulawesi Tenggara sebagai wilayah kerja
1.234 orang. Jumlah tersebut, menempatkan Provinsi Sulawesi utama UPT LP3TKI Kendari tercatat berjumlah 1.234 orang. Data
Tenggara pada urutan 24 (dua puluh empat) berdasarkan jumlah PMI tersebut menunjukan bawah selama 5 tahun terakhir, LP3TKI
asal provinsi. Selama periode tersebut, jumlah penempatan PMI yang Kendari hanya melayani sebesar 34,28% dari total PMI yang berasal
berasal dari wilayah kerja UPT LP3TKI Kendari tersebut, dari Provinsi Sulawesi Tenggara sebagai wilayah kerja utama. Dan
menunjukan tren yang sama dengan layanan penempatan PMI UPT dalam kurun waktu yang sama terdapat sebanyak 811 orang atau
LP3TKI Kendari yaitu fluktuatif dengan kecenderungan meninngkat. 65,72% PMI yag berasal dari Provinsi Sulawesi Tenggara yang

Selama tahun 2015 jumlah PMI yang berasal dari Provinsi proses penempatannya dilakukan di luar wilayah kerja UPT LP3TKI
Sulawesi Tenggara tercatat sebanyak 180 orang. Selanjutnya pada Kendari.
tahun 2016 tercatat sebanyak 126 orang atau mengalami penurunan Grafik 22. Perbandingan Tren Penempatan PMI
54 orang (30%) dibanding tahun 2015. Kemudian, jumlah PMI asal Berdasarkan Layanan LP3TKI Kendari & PMI
Provinsi Sulawesi Tenggara pada tahun 2017 tercatat sejumlah 297 asal wilayah kerja LP3TKI Kendari Tahun 2015 - 2019
orang. Jumlah tersebut, mengalami peningkatan sebanyak 171 orang
(135,71%) dibanding tahun 2016.
400
Untuk tahun 2018, jumlah PMI asal Sulawesi Tenggara 350
sebanyak 360 orang. Jumlah tersebut mengalami peningkatan 300
sebanyak 63 orang (21,21%) dibanding tahun 2017. Selanjutnya,
pada tahun 2019, jumlah PMI asal Sulawesi Tenggara sebanyak 271 250
orang mengalami penurunan sebanyak 89 orang (24,72%) dibanding 200 152
tahun 2018. 150
100 42 90
22.3 Perbandingan Jumlah PMI Yang dilayani UPT LP3TKI 50 56 83
Kendari dan PMI asal Wilayah Kerja 0
Berdasarkan uraian dan data tabel di atas, dapat diketahui bahwa 2015 2016 2017 2018 2019
jumlah antara PMI yang dilayani oleh LP3TKI Kendari dengan PMI Wilayah Kerja Layanan UPT
jumlah PMI yang berasal dari wilayah kerja LP3TKI Kendari yaitu Sumber: Data Publikasi PUSDATIN - BP2MI
Provinsi Sulawesi Tenggara terdapat perbedaan. Di mana jumlah 99
98
ANALISIS DATA PENEMPATAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA (PMI)TAHUN 2015 - 2019 99

Banyaknya PMI yang berasal dari Provinsi Sulawesi Tenggara tercatat sebanyak 48 orang. Jumlah tersebut mengalami peningkatan
sebagai wilayah kerja UPT LP3TKI Kendari yang masih berproses sebanyak 5 orang (11,63%) dibanding tahun 2015. Pada tahun 2017
diluar UPT LP3TKI Kendari bisa dipengaruhi oleh tidak adanya mengalami peningkatan sejumlah 22 orang (45,83%) dibanding
lembaga penempatan maupun lembaga pendukung penempatan yang tahun 2016 dengan jumlah layanan penempatan sebanyak 70 orang
berada di wilayah kerja UPT LP3TKI Kendari. Selain itu, kondisi ini PMI.
bisa juga di pengaruhi oleh daya dukung sarana prasarana layanan Untuk jumlah layanan proses penempatan PMI ditahun 2018
UPT baik infrastruktur maupun dukungan SDM yang belum tercatat sejumlah 237 orang. Jumlah tersebut, mengalami
memadai. Penyebar luasan informasi layanan yang kurang juga peningkatan signifikan sebanyak 167 orang (238,57%) dibanding
dapat meberi kontribusi terhadap rendahnya pelayanan sejalan tahun 2017. Pada layanan tahun 2019 tercatat sejumlah 69 orang,
dengan pengetahuan masyarakat akan keberadaan layanan UPT mengalami penurunan sejumlah 168 orang (70,89%) dibanding tahun
LP3TKI Kendari. 2018. Secara total, jumlah peningkatan layanan penempatan PMI
23. LAYANAN LP3TKI PALU oleh LP3TKI Palu selama 5 tahun terakhir yakni dari tahun 2015
sampai dengan tahun 2019 tercatat sebesar 26 orang, mengalami
LP3TKI Palu merupakan UPT BP2MI yang membawahi
wilayah kerja Provinsi Sulawesi Tengah. Pusat layanan LP3TKI Palu peningkatan sebesar 60,47%.
berkedudukan di Kota Palu. Penempatan PMI asal Provinsi Sulawesi 23.2 Jumlah PMI Berdasarkan asal Wilayah Kerja UPT
Tengah menjadi penyumbang terbesar ke 20 (dua puluh) dalam hal LP3TKI Palu
jumlah penempatan PMI berdasarkan asal Provinsi. Sebagaimana yang telah diuraikan diatas bahwa LP3TKI Palu

Sebagaimana wilayah kerja BP3TKI Banda Aceh, wilayah kerja merupakan UPT yang membawahi wilayah kerja Provinsi Sulawesi
BP3TKI Banjarbaru dan wilayah kerja LP3TKI Kendari, wilayah Tengah. Dari sisi jumlah penempatan PMI berdasarkan asal wilayah
kerja UPT LP3TKI Palu juga tidak memiliki daya dukung lembaga kerja selama tahun 2015 – 2019 tercatat berjumlah 2.699 orang.
penempatan maupun pendukung penempatan. Selama periode tersebut, jumlah penempatan PMI yang berasal dari

23.1 Jumlah Layanan Penempatan UPT LP3TKI Palu wilayah kerja UPT LP3TKI Palu tersebut, menunjukan tren yang
sama dengan layanan penempatan PMI UPT LP3TKI Palu yaitu
Selama 5 tahun terakhir yakni tahun 2015 s.d. 2019, jumlah menunjukan tren peningkatan.
proses penempatan PMI yang dilayani oleh LP3TKI Palu sebanyak
467 orang. Data layanan proses penempatan PMI selama periode Selama tahun 2015 jumlah PMI yang berasal dari Provinsi
tersebut tampak menunjukan tren peningkatan. Penurunan hanya Sulawesi Tengah tercatat sebanyak 542 orang. Selanjutnya pada
terjadi pada tahun 2019 dibandingkan tahun 2018. tahun 2016 tercatat sebanyak 294 orang atau mengalami penurunan
248 orang (45,76%) dibanding tahun 2015. Kemudian, jumlah PMI
Data layanan proses penempatan PMI oleh LP3TKI Palu pada asal Provinsi Sulawesi Tengah pada tahun 2017 tercatat sejumlah
tahun 2015 tercatat sebanyak 43 orang. Selanjutnya pada tahun 2016,
100
101

100 ANALISIS DATA PENEMPATAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA (PMI)TAHUN 2015 - 2019

Banyaknya PMI yang berasal dari Provinsi Sulawesi Tenggara tercatat sebanyak 48 orang. Jumlah tersebut mengalami peningkatan
sebagai wilayah kerja UPT LP3TKI Kendari yang masih berproses sebanyak 5 orang (11,63%) dibanding tahun 2015. Pada tahun 2017
diluar UPT LP3TKI Kendari bisa dipengaruhi oleh tidak adanya mengalami peningkatan sejumlah 22 orang (45,83%) dibanding
lembaga penempatan maupun lembaga pendukung penempatan yang tahun 2016 dengan jumlah layanan penempatan sebanyak 70 orang
berada di wilayah kerja UPT LP3TKI Kendari. Selain itu, kondisi ini PMI.
bisa juga di pengaruhi oleh daya dukung sarana prasarana layanan Untuk jumlah layanan proses penempatan PMI ditahun 2018
UPT baik infrastruktur maupun dukungan SDM yang belum tercatat sejumlah 237 orang. Jumlah tersebut, mengalami
memadai. Penyebar luasan informasi layanan yang kurang juga peningkatan signifikan sebanyak 167 orang (238,57%) dibanding
dapat meberi kontribusi terhadap rendahnya pelayanan sejalan tahun 2017. Pada layanan tahun 2019 tercatat sejumlah 69 orang,
dengan pengetahuan masyarakat akan keberadaan layanan UPT mengalami penurunan sejumlah 168 orang (70,89%) dibanding tahun
LP3TKI Kendari. 2018. Secara total, jumlah peningkatan layanan penempatan PMI
23. LAYANAN LP3TKI PALU oleh LP3TKI Palu selama 5 tahun terakhir yakni dari tahun 2015
sampai dengan tahun 2019 tercatat sebesar 26 orang, mengalami
LP3TKI Palu merupakan UPT BP2MI yang membawahi
wilayah kerja Provinsi Sulawesi Tengah. Pusat layanan LP3TKI Palu peningkatan sebesar 60,47%.
berkedudukan di Kota Palu. Penempatan PMI asal Provinsi Sulawesi 23.2 Jumlah PMI Berdasarkan asal Wilayah Kerja UPT
Tengah menjadi penyumbang terbesar ke 20 (dua puluh) dalam hal LP3TKI Palu
jumlah penempatan PMI berdasarkan asal Provinsi. Sebagaimana yang telah diuraikan diatas bahwa LP3TKI Palu

Sebagaimana wilayah kerja BP3TKI Banda Aceh, wilayah kerja merupakan UPT yang membawahi wilayah kerja Provinsi Sulawesi
BP3TKI Banjarbaru dan wilayah kerja LP3TKI Kendari, wilayah Tengah. Dari sisi jumlah penempatan PMI berdasarkan asal wilayah
kerja UPT LP3TKI Palu juga tidak memiliki daya dukung lembaga kerja selama tahun 2015 – 2019 tercatat berjumlah 2.699 orang.
penempatan maupun pendukung penempatan. Selama periode tersebut, jumlah penempatan PMI yang berasal dari
wilayah kerja UPT LP3TKI Palu tersebut, menunjukan tren yang
23.1 Jumlah Layanan Penempatan UPT LP3TKI Palu
sama dengan layanan penempatan PMI UPT LP3TKI Palu yaitu
Selama 5 tahun terakhir yakni tahun 2015 s.d. 2019, jumlah menunjukan tren peningkatan.
proses penempatan PMI yang dilayani oleh LP3TKI Palu sebanyak
467 orang. Data layanan proses penempatan PMI selama periode Selama tahun 2015 jumlah PMI yang berasal dari Provinsi
tersebut tampak menunjukan tren peningkatan. Penurunan hanya Sulawesi Tengah tercatat sebanyak 542 orang. Selanjutnya pada
terjadi pada tahun 2019 dibandingkan tahun 2018. tahun 2016 tercatat sebanyak 294 orang atau mengalami penurunan
248 orang (45,76%) dibanding tahun 2015. Kemudian, jumlah PMI
Data layanan proses penempatan PMI oleh LP3TKI Palu pada asal Provinsi Sulawesi Tengah pada tahun 2017 tercatat sejumlah
tahun 2015 tercatat sebanyak 43 orang. Selanjutnya pada tahun 2016,
100
101

ANALISIS DATA PENEMPATAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA (PMI)TAHUN 2015 - 2019 101

492 orang. Jumlah tersebut, mengalami peningkatan sebanyak 198 Grafik 23. Perbandingan Tren Penempatan PMI
orang (67,35%) dibanding tahun 2016. Berdasarkan Layanan LP3TKI Palu & PMI
asal wilayah kerja LP3TKI Palu Tahun 2015 - 2019
Untuk tahun 2018, jumlah PMI asal Provinsi Sulawesi Tengah
tercatat sebanyak 802 orang. Jumlah tersebut mengalami peningkatan 900
sebanyak 310 orang (63,01%) dibanding tahun 2017. Selanjutnya, 800 802
pada tahun 2019, jumlah PMI asal Sulawesi Tengah tercatat 700
sebanyak 569 orang mengalami penurunan sebanyak 233 orang 600 569
(29,05%) dibanding tahun 2018. 500 542 492
23.3 Perbandingan Jumlah PMI Yang dilayani UPT LP3TKI 400 237
Palu dan PMI asal Wilayah Kerja 300 294
200
Berdasarkan uraian data di atas, dapat diketahui bahwa jumlah 100 43 48 70
antara PMI yang dilayani oleh LP3TKI Palu dengan jumlah PMI 0 69
yang berasal dari wilayah kerja LP3TKI Palu yaitu Provinsi Sulawesi 2015 2016 2017 2018 2019
Tengah terdapat perbedaan. Di mana jumlah layanan PMI oleh UPT PMI Wilayah Kerja Layanan UPT
LP3TKI Palu jauh lebih kecil dibandingkan dengan jumlah PMI
yang berasal dari wilayah kerja. Sumber: Data Publikasi PUSDATIN - BP2MI
Selama 5 tahun terakhir yaitu tahun 2015 – 2019, LP3TKI Palu Masih dominannya PMI yang berasal dari Provinsi Sulawesi
tercatat melayani proses penempatan PMI sebanyak 467 orang. Tengah sebagai wilayah kerja UPT LP3TKI Palu yang berproses
Sementara dengan periode waktu yang sama, jumlah PMI yang diluar UPT LP3TKI Palu bisa dipengaruhi oleh tidak adanya
berasal dari Provinsi Sulawesi Tengah sebagai wilayah kerja utama lembaga penempatan maupun lembaga pendukung penempatan yang
UPT LP3TKI Palu tercatat berjumlah 2.699 orang. Data tersebut berada di wilayah kerja UPT LP3TKI Palu. Selain itu, kondisi ini
menunjukan bawah selama 5 tahun terakhir, LP3TKI Palu hanya bisa juga di pengaruhi oleh daya dukung sarana prasarana layanan
melayani sebesar 17,30% dari total PMI yang berasal dari Provinsi UPT baik infrastruktur maupun dukungan SDM yang belum
Sulawesi Tengah sebagai wilayah kerja utama. Dan dalam kurun memadai. Kurangnya intensitas penyebar luasan informasi layanan
waktu yang sama terdapat sebanyak 2.232 orang atau 82,70% PMI juga dapat berkontribusi terhadap rendahnya pelayanan sejalan
yag berasal dari Provinsi Sulawesi Tengah yang proses dengan pengetahuan masyarakat tentang keberadaan layanan UPT
penempatannya dilakukan di luar wilayah kerja UPT LP3TKI Palu. LP3TKI Palu.




103
102
102 ANALISIS DATA PENEMPATAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA (PMI)TAHUN 2015 - 2019

492 orang. Jumlah tersebut, mengalami peningkatan sebanyak 198 Grafik 23. Perbandingan Tren Penempatan PMI
orang (67,35%) dibanding tahun 2016. Berdasarkan Layanan LP3TKI Palu & PMI
asal wilayah kerja LP3TKI Palu Tahun 2015 - 2019
Untuk tahun 2018, jumlah PMI asal Provinsi Sulawesi Tengah
tercatat sebanyak 802 orang. Jumlah tersebut mengalami peningkatan 900
sebanyak 310 orang (63,01%) dibanding tahun 2017. Selanjutnya, 800 802
pada tahun 2019, jumlah PMI asal Sulawesi Tengah tercatat 700
sebanyak 569 orang mengalami penurunan sebanyak 233 orang 600 569
(29,05%) dibanding tahun 2018. 500 542 492
23.3 Perbandingan Jumlah PMI Yang dilayani UPT LP3TKI 400 237
Palu dan PMI asal Wilayah Kerja 300 294
200
Berdasarkan uraian data di atas, dapat diketahui bahwa jumlah 100 43 48 70
antara PMI yang dilayani oleh LP3TKI Palu dengan jumlah PMI 0 69
yang berasal dari wilayah kerja LP3TKI Palu yaitu Provinsi Sulawesi 2015 2016 2017 2018 2019
Tengah terdapat perbedaan. Di mana jumlah layanan PMI oleh UPT PMI Wilayah Kerja Layanan UPT
LP3TKI Palu jauh lebih kecil dibandingkan dengan jumlah PMI
yang berasal dari wilayah kerja. Sumber: Data Publikasi PUSDATIN - BP2MI
Selama 5 tahun terakhir yaitu tahun 2015 – 2019, LP3TKI Palu Masih dominannya PMI yang berasal dari Provinsi Sulawesi
tercatat melayani proses penempatan PMI sebanyak 467 orang. Tengah sebagai wilayah kerja UPT LP3TKI Palu yang berproses
Sementara dengan periode waktu yang sama, jumlah PMI yang diluar UPT LP3TKI Palu bisa dipengaruhi oleh tidak adanya
berasal dari Provinsi Sulawesi Tengah sebagai wilayah kerja utama lembaga penempatan maupun lembaga pendukung penempatan yang
UPT LP3TKI Palu tercatat berjumlah 2.699 orang. Data tersebut berada di wilayah kerja UPT LP3TKI Palu. Selain itu, kondisi ini
menunjukan bawah selama 5 tahun terakhir, LP3TKI Palu hanya bisa juga di pengaruhi oleh daya dukung sarana prasarana layanan
melayani sebesar 17,30% dari total PMI yang berasal dari Provinsi UPT baik infrastruktur maupun dukungan SDM yang belum
Sulawesi Tengah sebagai wilayah kerja utama. Dan dalam kurun memadai. Kurangnya intensitas penyebar luasan informasi layanan
waktu yang sama terdapat sebanyak 2.232 orang atau 82,70% PMI juga dapat berkontribusi terhadap rendahnya pelayanan sejalan
yag berasal dari Provinsi Sulawesi Tengah yang proses dengan pengetahuan masyarakat tentang keberadaan layanan UPT
penempatannya dilakukan di luar wilayah kerja UPT LP3TKI Palu. LP3TKI Palu.




103
102
ANALISIS DATA PENEMPATAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA (PMI)TAHUN 2015 - 2019 103

BAGIAN III BP3TKI Nunukan 16,25%, BP3TKI Medan 6,81% dan BP3TKI Bali

KESIMPULAN 6,52%.
5. Terhadap UPT yang layanan PMI nya lebih kecil dibanding dengan
jumlah PMI yang berasal dari wilayah kerjanya, umumnya

1. Terdapat 16 UPT BP2MI, dimana jumlah layanan penempatan PMI dipengaruhi oleh beberapa hal diantaranya :
yang berasal dari wilayah kerjanya lebih besar dibanding dengan a. rendahnya ketersediaan Lembaga penempatan dan pendukung
jumlah layanan Penempatan PMI yang di proses. Di antaranya : penempatan baik P3MI, Sarana Kesehatan maupun BLK – LN,
BP3TKI Semarang, BP3TKI Bandung, LP3TKI Surabaya, BP3TKI b. dukungan sarana dan prasarana layanan serta SDM pelayanan
Mataram, BP3TKI Lampung, BP3TKI Pontianak, BP3TKI Makasar, yang belum memadai.
BP3TKI Palembang, BP3TKI Padang, BP3TKI Kupang, BP3TKI c. Aspek geografis juga mempengaruhi jumlah layanan dimana
Pekanbaru, BP3TKI Menado, BP3TKI Banda Aceh, BP3TKI sebagai PMI yang berada diperbatasan antar wilayah kerja
Banjarbaru, LP3TKI Kendari dan LP3TKI Palu. umumnya memilih wilayah kerja terdekat.
2. BP3TKI Aceh merupakan UPT dengan jumlah layanan PMI yang d. Kemungkinan rendahnya penyampaian informasi terkait dengan
berasal dari wilayah kerjanya berada pada kategori terendah yakni layanan UPT mempengaruhi tingkat pengetahuan masyarakat
hanya 6,10% dari total PMI yang berasal dari wilayah kerjanya, terhadap keberadan UPT.
disusul BP3TKI Lampung 10,94%, BP3TKI Banjarbaru 16%, 6. Terhadap UPT yang jumlah layanannya lebih besar dibanding PMI
LP3TKI Palu 17,30%, BP3TKI Menado 17,74%, BP3TKI Pekanbaru yang berasal dari wilayah kerjanya, juga dipengaruhi beberapa hal :
29,79%, LP3TKI Kendari 34,28%, BP3TKI Kupang 39,56%, a. Ketersediaan Lembaga penempatan dan pendukung penempatan
BP3TKI Semarang 44,50%, BP3TKI Palembang 51,14%, LP3TKI baik P3MI, Sarana Kesehatan maupun BLK – LN yang memadai
Surabaya 59,35%, BP3TKI Bandung 60,61%, BP3TKI Makasar seperti halnya BP3TKI Jakarta.
69,10%, BP3TKI Mataram 75,65%, BP3TKI Pontianak 82,93% dan b. Letak geografis wilayah kerja, terutama wilayah kerja yang
BP3TKI Padang 83,74% menjadi daerah transit seprti halnya BP3TKI Serang, BP3TKI
3. Terdapat 7 UPT BP2MI, dimana jumlah layanan penempatan PMI Denpasar Bali dan BP3TKI Yogyakarta atau daerah perbatasan
yang diproses lebih besar dibanding dengan jumlah PMI yang yang menjadi lintas batas antar negara seperti halnya BP3TKI
berasal dari wilayah kerjanya. Diantaranya : BP3TKI Jakarta, Nunukan dan BP3TKI Tg. Pinang
BP3TKI Medan, BP3TKI Serang, BP3TKI Yogyakarta, BP3TKI c. Posisi layanan UPT lebih mudah diakses oleh masyarakat dari
Bali, BP3TKI Tg. Pinang dan BP3TKI Nunukan. wilayah kerja yang berbeda, misalnya masyarakat aceh sebagai
4. BP3TKI Jakarta merupakan UPT dengan jumlah layanan PMI besar lebih memilih berproses dimedan dari paad di BP3TKI
terbesar yang berasal dari luar wilayah kerja yakni sebesar 97,86% Banda Aceh demikian halnya sebagaian masyarakat Provinsi
dari total layanan selama 5 tahun terakhir. Disusul BP3TKI Serang Jawa Tengah lebih memilih berproses di BP3TKI Yoagyakarta
84,65%, BP3TKI Yogyakarta 77,08%, BP3TKI Tg. Pinang 64,25%, dari pada BP3TKI Semarang.


105
104
104 ANALISIS DATA PENEMPATAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA (PMI)TAHUN 2015 - 2019

BAGIAN III BP3TKI Nunukan 16,25%, BP3TKI Medan 6,81% dan BP3TKI Bali

KESIMPULAN 6,52%.
5. Terhadap UPT yang layanan PMI nya lebih kecil dibanding dengan
jumlah PMI yang berasal dari wilayah kerjanya, umumnya

1. Terdapat 16 UPT BP2MI, dimana jumlah layanan penempatan PMI dipengaruhi oleh beberapa hal diantaranya :
yang berasal dari wilayah kerjanya lebih besar dibanding dengan a. rendahnya ketersediaan Lembaga penempatan dan pendukung
jumlah layanan Penempatan PMI yang di proses. Di antaranya : penempatan baik P3MI, Sarana Kesehatan maupun BLK – LN,
BP3TKI Semarang, BP3TKI Bandung, LP3TKI Surabaya, BP3TKI b. dukungan sarana dan prasarana layanan serta SDM pelayanan
Mataram, BP3TKI Lampung, BP3TKI Pontianak, BP3TKI Makasar, yang belum memadai.
BP3TKI Palembang, BP3TKI Padang, BP3TKI Kupang, BP3TKI c. Aspek geografis juga mempengaruhi jumlah layanan dimana
Pekanbaru, BP3TKI Menado, BP3TKI Banda Aceh, BP3TKI sebagai PMI yang berada diperbatasan antar wilayah kerja
Banjarbaru, LP3TKI Kendari dan LP3TKI Palu. umumnya memilih wilayah kerja terdekat.
2. BP3TKI Aceh merupakan UPT dengan jumlah layanan PMI yang d. Kemungkinan rendahnya penyampaian informasi terkait dengan
berasal dari wilayah kerjanya berada pada kategori terendah yakni layanan UPT mempengaruhi tingkat pengetahuan masyarakat
hanya 6,10% dari total PMI yang berasal dari wilayah kerjanya, terhadap keberadan UPT.
disusul BP3TKI Lampung 10,94%, BP3TKI Banjarbaru 16%, 6. Terhadap UPT yang jumlah layanannya lebih besar dibanding PMI
LP3TKI Palu 17,30%, BP3TKI Menado 17,74%, BP3TKI Pekanbaru yang berasal dari wilayah kerjanya, juga dipengaruhi beberapa hal :
29,79%, LP3TKI Kendari 34,28%, BP3TKI Kupang 39,56%, a. Ketersediaan Lembaga penempatan dan pendukung penempatan
BP3TKI Semarang 44,50%, BP3TKI Palembang 51,14%, LP3TKI baik P3MI, Sarana Kesehatan maupun BLK – LN yang memadai
Surabaya 59,35%, BP3TKI Bandung 60,61%, BP3TKI Makasar seperti halnya BP3TKI Jakarta.
69,10%, BP3TKI Mataram 75,65%, BP3TKI Pontianak 82,93% dan b. Letak geografis wilayah kerja, terutama wilayah kerja yang
BP3TKI Padang 83,74% menjadi daerah transit seprti halnya BP3TKI Serang, BP3TKI
3. Terdapat 7 UPT BP2MI, dimana jumlah layanan penempatan PMI Denpasar Bali dan BP3TKI Yogyakarta atau daerah perbatasan
yang diproses lebih besar dibanding dengan jumlah PMI yang yang menjadi lintas batas antar negara seperti halnya BP3TKI
berasal dari wilayah kerjanya. Diantaranya : BP3TKI Jakarta, Nunukan dan BP3TKI Tg. Pinang
BP3TKI Medan, BP3TKI Serang, BP3TKI Yogyakarta, BP3TKI c. Posisi layanan UPT lebih mudah diakses oleh masyarakat dari
Bali, BP3TKI Tg. Pinang dan BP3TKI Nunukan. wilayah kerja yang berbeda, misalnya masyarakat aceh sebagai
4. BP3TKI Jakarta merupakan UPT dengan jumlah layanan PMI besar lebih memilih berproses dimedan dari paad di BP3TKI
terbesar yang berasal dari luar wilayah kerja yakni sebesar 97,86% Banda Aceh demikian halnya sebagaian masyarakat Provinsi
dari total layanan selama 5 tahun terakhir. Disusul BP3TKI Serang Jawa Tengah lebih memilih berproses di BP3TKI Yoagyakarta
84,65%, BP3TKI Yogyakarta 77,08%, BP3TKI Tg. Pinang 64,25%, dari pada BP3TKI Semarang.


105
104
ANALISIS DATA PENEMPATAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA (PMI)TAHUN 2015 - 2019 105

106 ANALISIS DATA PENEMPATAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA (PMI)TAHUN 2015 - 2019


Click to View FlipBook Version