The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

E-Book ini sebagai pedoman untuk penulisan Proposal dan Skripsi bagi mahasiswa Strata-1 FEBIS Unpatti

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Ridwan A, 2023-03-28 02:34:38

E-BOOK PEDOMAN PENULISAN PROPOSAL DAN SKRIPSI FEBIS UNPATTI

E-Book ini sebagai pedoman untuk penulisan Proposal dan Skripsi bagi mahasiswa Strata-1 FEBIS Unpatti

Keywords: Pedoman Penulisan Proposal dan Skripsi

PEDOMAN PENULISAN PROPOSAL DAN SKRIPSI FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS PATTIMURA AMBON 2022


KATA PENGANTAR Buku Panduan Penulisan Proposal dan Skripsi, Bimbingan beserta tata cara Pelaksanaan Seminar Proposal Penelitian yang disusun berdasarkan Surat Keputusan Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pattimura Nomor: 09/UN 13.1.4/SK/2022, adalah hasil kerja TIM Penyusun Buku Panduan ini berisikan Pedoman Penulisan Proposal dan Skripsi bagi seluruh mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Jurusan Ilmu Ekonomi Pembangunan, Manajemen, dan Akuntansi. Dengan diterbitkannya Buku Pedoman ini, diharapkan mahasiswa dapat lebih mudah dalam menerapkan informasi seperti yang tertulis dalam buku ini kedalam penulisan proposal dan skripsinya. Buku Pedoman Penulisan Proposal dan Skripsi ini, akan di terbitkan oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pattimura sehingga setiap mahasiswa wajib membawanya pada setiap bimbingan proposal ataupun skripsi, pembimbing dapat mencatat kemajuan dan kendala yang dihadapi mahasiswa dalam proses penulisan proposal maupun skripsinya. TIM kerja masih memerlukan saran dan kritik untuk merevisi buku ini, bila ditemui beberapa hal yang dianggap perlu mengalami perbaikan dan demi kemajuan penulisan proposal maupun skripsi kedepan. Akhirnya semoga Buku Pedoman Penulisan Proposal dan skripsi dapat memberikan manfaat kepada mahasiswa dan dijadikan pedoman bagi semua pemangku kepentingan di lingkungan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pattimura yang berdampak pada kelulusan mahasiswa tepat waktu. Ambon, 01 Juli 2022 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pattimura


TIM PENYUSUN BUKU PEDOMAN PENULISAN PROPOSAL DAN SKRIPSI FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS PATTIMURA Pengarah Dekan : Dr. Erly Leiwakabessy.,M.Si Penanggung Jawab Wakil Dekan Bid Akademik : Bin Raudha A. Hanoeboen, SE.,ME Wakil Dekan Bid Umum dan Keuangan : Rukmuin W. Payapo.,SE.,M.Si Wakil Dekan Bid Kemahasiswaan dan Alumni : Fanny M. Anakotta.,SE.,M.Si Koordinator Kelompok Kerja Tata Usaha : Rusdi Abidin.,SE Ketua : Dr. Izaac Tonny Matitaputty.,SE.,M.Si Sekretaris : Muhammad Ridhwan Assel.,SE.,M.Sc Anggota : 1. Dr. Dientje Rumerung.,M.S 2. Dr. Hendri Dony Hahury.,SE.,M.Si 3. Prof. Dr. Jozef Richy Pattiruhu.,SE.,M.Si 4. Dr. Novalien C.Lewaherilla.,SE.,MM.,CPHCM 5. Yuyun Yuniarti Layn.,SE.,M.Sc 6. Cecilia Engko.,SE.,M.Si. Ak Ambon 01 Juli 2022 Tim Penyusun


DAFTAR ISI HALAMAN SAMPUL HALAMAN JUDUL HALAMAN PENGESAHAN KATA PENGANTAR DAFTAR ISI DAFTAR TABEL DAFTAR GAMBAR DAFTAR LAMPIRAN I HAL-HAL TEKNIS TENTANG PENULISAN PROPOSAL PENELITIAN SKRIPSI........................................................................1 II KETENTUAN UMUM PENULISAN PORPOSAL SKRIPSI.................................. .4 III BAGIAN-BAGIAN PROPOSAL SKRIPSI ............................................................. .6 1. Bagian Awal Proposal Skripsi.................................................................................6 2. Bagian Utama Proposal Skripsi...............................................................................6 3. Bagian Akhir Proposal Skripsi................................................................................7 IV PENJELASAN BAGIAN-BAGIAN PROPOSAL SKRIPSI.....................................8 1. Bagian Awal Proposal Skripsi.................................................................................8 2. Bagian Utama Proposal Skripsi............................................................................. 23 3. Bagian Akhir Proposal Skripsi.............................................................................. 27 V SISTEMATIKA PENULISAN SKRIPSI...................................................................28 1. BAB I PENDAHULUAN.................................................................................... 28 2. BAB II TINJAUAN PUSTAKA........................................................................... 29 3. BAB III METODOLOGI PENELITIAN .............................................................. 31 4. BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN........................................ 34 5. BAB V KESIMPULAN DAN SARAN ................................................................ 36 VI KETENTUAN DAN TATA CARA PENULISAN ...................................................37 VII DOSEN PEMBIMBING SKRIPSI ..........................................................................47 LAMPIRAN


1 I HAL-HAL TEKNIS TENTANG PENULISAN PROPOSAL PENELITIAN SKRIPSI Berikut ini diuraikan hal-hal yang bersifat teknis namun prinsipil terkait dengan tata cara penulisan proposal penelitian skripsi di lungkup Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pattimura (FEB Unpatti). 1. Jumlah baris Jumlah baris dalam satu paragraf minimal 7 baris dan maksimal 15 baris. Jika telah lebih, maka diharuskan membuat paragraf yang baru. 2. Bilangan dan Satuan Bilangan diketik dengan angka, misalnya 100 ha lahan, harga Rp 700.000,00, 5 kg gula pasir, 12 cm panjangnya, dan sebagainya. Jika terdapat di permulaan kalimat, bilangan di-eja, atau dengan mengubah kalimatnya diusahakan agar bilangan berada di tengah kalimat. Desimal ditulis dengan koma, contohnya 0,5 cm. Satuan dan lambing ditulis tanpa titik di belakangnya, misalnya km, hg, mil, Rp, dan US$. 3. Pengacuan Sumber Sistem nama dan sumber dapat diacu dalam teks sebagai sumber pustaka (nama, tahun). Nama dan tahun penerbitan yang diacu ditunjukan dengan menulis nama pertama dari penulis, misalnya; (Raudha, 2021); (Tonny & Wilda, 2020). Jika terdapat lebih dari dua penulis, maka cukup ditulis nama penulis pertama dan diikuti dengan dll atau et al. (singkatan dari et al), misalnya, (Ridwan, dkk. 2021) atau (Hendri, et al. 2022). Nama kecil penulis atau berbagai gelar (sarjana, kebangsawanan atau keagamaan) tidak perlu ditulis. Sementara kutipan langsung jika kurang dari 5 baris dimasukann dalam tubuh karangan dan ditulis di antara tanda petik, misalnya: Kemiskinan telah menjadi masalah yang kompleks dan kronis baik di tingkat nasional maupun regional sehingga penanggulangannya memerlukan strategi yang tepat dan berkelanjutan. “Kemiskinan telah menjadi masalah yang kompleks dan kronis baik di tingkat nasional maupun regional sehingga penanggulangannya memerlukan strategi yang tepat dan berkelanjutan”.


2 Sedangkan kutipan langsung yang lebih dari 5 baris, diketik menjrok 1 tab dari tepi kiri dan 1 tab dari tepi kanan, dengan ukuran huruf 12 bt, spasi 1, misalnya: Kemiskinan telah menjadi masalah yang kompleks dan kronis baik di tingkat nasional maupun regional sehingga penanggulangannya memerlukan strategi yang tepat dan berkelanjutan. Kemiskinan telah menjadi masalah yang kompleks dan kronis baik di tingkat nasional maupun regional sehingga penanggulangannya memerlukan strategi yang tepat dan berkelanjutan. Program-program pembangunan yang dilaksanakan selama ini telah memberikan perhatian besar terhadap upaya pengentasan kemiskinan. Kendati begitu, masalah kemiskinan hingga kini masih menjadi problema kependudukan yang berkepanjangan. 4. Bahasa Indonesia Bahasa yang digunakan dalam penulisan proposal skripsi ini menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar membawa maksud dengan tepat serta mudah dimengerti oleh pembaca. Sebaiknya, mahasiswa menghindari penggunaan bahasa yang tidak efektif, misalnya: “Peneliti telah melakukan perhitungan terhadap bermacam-macam variabel-variabel penelitian” sebaiknya diubah menjadi “Peneliti telah menghitung variabel-variabel penelitian”. Selain itu, mahasiswa disarankan untuk membaca kembali naskah proposal skripsi guna menemukan typo atau kesalahan dalam pengetikan sehingga mahasiswa akan menemukan banyak kata dan kalimat yang dapat dihilangkan tanpa mengubah arti dari tulisan. Kemudian, kalimat yang digunakan tidak terlalu panjang. Kalimat yang terdiri atas 15 kata atau lebih akan cenderung sulit dipahami. Bahasa proposal skripsi adalah bahasa tulis bukan bahasa lisan sehingga yang dipergunakan adalah bahasa laporan atau “pemaparan” bukan bahasa percakapan, misalnya penggunaan bentuk “orang ketiga” (penulis, peneliti, pelapor) dan bukan “orang pertama (saya, kami) atau “orang kedua” (kamu, anda, tuan). Kalimat aktif dan pasif dapat digunakan secara bergantian agar tulisan tidak terasa menoton. Kalimat langsung dan tidak langsung dapat digunakan keduanya, misalnya “Hahury (2020) menyatakan bahwa pendapatan petani bukan saja dipengaruhi oleh tenaga kerja akan tetapi juga perubahan iklim dan pengetahuan”. Kalimat langsung “Menurut


3 Hahury (2020), pendapatan petani bukan saja dipengaruhi oleh tenaga kerja akan tetapi juga perubahan iklim dan pengetahuan”. Para mahasiswa wajib menggunakan ejaan, tanda baca, dan istilah secara tepat, sesuai dengan Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia Yang Disempurnakan (EYD) dan Pedoman Umum Pembentukan Istilah. Demikian pula para mahasiswa harus memakai istilah-istilah baku yang terdapat dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Misalnya kata agribisnis namun dalam KBBI tertulis agrobisnis, maka kata agrobisnis adalah tepat untuk digunakan dalam penulisan proposal skripsi. Hal yang sama juga dengan kata teoritis, dalam KBBI tertulis teoretis yang berarti berdasarkan pada teori, maka kata yang tepat adalah teoretis. Istilah-istilah baru yang belum dibakukan dalam bahasa Indonesia dapat digunakan asal konsisten (taat asas). Pada penggunaan yang pertama perlu digunakan padanannya dalam bahasa asing (dalam kurung). Apabila terlalu banyak istilah baru yang digunakan, sebaiknya skripsi dilengkapi dengan Daftar Istilah (Daftar Glosarium). Perlu juga mendapat perhatian terkait penggunaan website yang berbasis blog (wordpress, blogspot), Wikipedia dan sejenisnya tidak diperkenankan untuk dikutip dala karya ilmiah baik untuk proposal skripsi maupun skripsi. Begitu pula kutipan dari koran, majalah dan sejenisnya.


4 II KETENTUAN UMUM PENULISAN PORPOSAL SKRIPSI Proposal skripsi adalah usulan atau rencama penelitian yang dilakukan dan digunakan oleh penguji untuk mengukur apakah seorang mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unpatti telah memiliki kesiapan tentang: permasalahan penelitian, tujuan, teori dan metode untuk memulai penelitian. Untuk itu perlu diatur ketentuan umum untuk penulisan proposal skripsi sebagai berikut: 1. Jumlah halaman untuk proposal skripsi minimal 15 halaman, namun mahasiswa dapat menambahkan halaman untuk daftar isi, daftar lampiran, daftar tabel, daftar gambar, daftar pustaka dan lampiran lain yang benar-benar penting. 2. Ukuran kertas yang digunakan adalah A4 dengan size paper sebagai berikut: Satuan centimenter (cm) Satuan millimeter (mm) Satuan inci 21 x 29,7 cm 210 x 297 mm 8,27 x 11,69 in Jenis huruf (font): Times New Roman, Ukuran huruf: 12 pt 3. Page layout Margin Top 3 cm Left 4 cm Bottom 4 cm Right 3 cm 4. Spasi Spasi tulisan : 1,5 lines Jarak antar paragraf : 6 pt Jarak antar alinea ke sub judul : Double 5. Daftar pustaka Size font 12 Spasi tulisan : 1 (single) Jarak antar paragraf : 3 pt 6. Tabel Size font 10 Font : Times New Roman


5 7. Halaman judul, halaman pengesahan/persetujuan dihitung sebagai halaman manuskrip, tetapi tidak diberikan halaman penomoran pada bagian ini. 8. Daftar isi, daftar tabel, daftar grafik, daftar gambar dan dafar lainnya (jika ada), dan prakata, diberi penomoran dengan menggunakan angka romawi (I, ii, iii, dst). 9. Halaman isi diberi penomoran dengan menggunakan angka latin (1, 2, 3, dst). 10. Peletakan nomor halaman konsisten terletak di kanan bawah.


6 III BAGIAN-BAGIAN PROPOSAL SKRIPSI Proposal skripsi dibagi menjadi tiga bagian utama, yaitu bagian Awal (Preliminaries), bagian utama (Text) dan bagian akhir (References). Berikut ini disajikan bagian-bagian isi proposalskripsi. 1. Bagian Awal Proposal Skripsi SAMPUL HALAMAN JUDUL HALAMAN PENGESAHAN/PERSETUJUAN HALAMAN DAFTAR ISI HALAMAN DAFTAR TABEL (jika ada) HALAMAN DAFTAR GAMBAR (jika ada) HALAMAN DAFTAR SINGKATAN (jika ada) HALAMAN DAFTAR SIMBOL (jika ada) HALAMAN DAFTAR LAMPIRAN (jika ada) 2. Bagian Utama Proposal Skripsi BAB I. PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah B. Masalah Penelitian C. Pertanyaan Penelitian D. Tujuan dan Manfaat Penelitian BAB II. TINJAUAN PUSTAKA A. Landasan Teori B. Penelitian Sebelumnya C. Hipotesis (bagi penelitian dengan pendekatan deduktif/kuantitatif) BAB III. METODOLOGI PENELITIAN A. Metode penelitian B. Lokasi penelitian


7 C. Sumber dan jenis data D. Populasi dan sampel E. Teknik pengumpulan data F. Teknik analisis data 3. Bagian Akhir Proposal Skripsi DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN (bila ada)


8 IV PENJELASAN BAGIAN-BAGIAN PROPOSAL SKRIPSI Bab ini memberikan penjelasan tentang bagian-bagian yang terdapat pada proposal skripsi. Proposal skripsi terdiri dari Bab I, Bab II dan Bab III. Secara rinci bagian-bagian proposal skripsi diuraikan sebagai berikut: I. Bagian Awal Proposal Skripsi Bagian awal proposal skripsi terdiri atas: i. SAMPUL Halaman sampul terdiri atas dua bagian, yaitu halaman sampul luar (depan) dari kertas buffalo dan sampul dalam dari kertas HVS putih. Sampul proposal skripsi berwarna hijau. Pada halaman sampul luar proposal skripsi berisi: tulisan kata: “PROPOSAL SKRIPSI” (huruf kapital), judul proposal skripsi, lambang Unpatti, nama lengkap penulis, nomor induk mahasiswa, tulisan: Universitas Pattimura, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Jurusan dan bulan dan tahun diajukan (ditulis dengan huruf kapital). Halaman sampul proposal skripsi dapat lihat pada contoh ii. HALAMAN JUDUL Halaman judul proposal hampir mirip sama dengan sampul namun tidak ada lambing Unpatti dan ditambahkan dengan kalimat: “Diajukan Untuk Memenuhi Persyaratan Menyusun Skripsi Pada Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Pattimura”. Jumlah kata dalam setiap judul 5-20 kata. Secara berurutan dari atas ke bawah, halaman judul meliputi: a. Judul Penelitian. Judul (title) penelitian harus singkat, jelas dan memberikan gambaran yang tepat mengenai masalah yang diteliti, sehingga tidak mudah disalahartikan. Jumlah kata pada judul tidak lebih dari 15 kata. b. Lambang Universitas. Lambang universitas Pattimura dengan ukuran garis tengah 3 cm. c. Nama Mahasiswa. Nama ditulis lengkap dan tidak disingkat sesuai dengan nama di ijazah terakhir. Di bawah nama ditulis Nomor Induk Mahasiswa (NIM). d. Nama Jurusan/Program Studi. Nama Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Nama Universitas Pattimura dan nama Kota (Ambon).


9 e. Waktu Pengajuan. Ditulis bulan dan tahun diajukannya proposal penelitian kepada jurusan/program studi. Halaman judul dapat dilihat pada contoh iii. HALAMAN PENGESAHAN/PERSETUJUAN Halaman pengesaha dan persetujuan proposalskripsi meliputi: a. Judul Penelitian. Seperti yang tercantum pada halaman judul b. Nama Mahasiswa. Ditulis beserta dengan Nomor Induk Mahasiswa c. Persetujuan. Persetujuan dari para pembimbing I dan Pembimbing II Halaman pengesahan proposal skripsi dapat dilihat pada contoh iv. HALAMAN KATA PENGANTAR Halaman ini diketik pada halaman baru dan diberi judul kata pengantar dengan huruf kapital tanpa diakhiri titik dan diletakan di tengah atas kertas. Halaman prakata berisiuraian singkat tentang maksud proposal penelitian disusun, penjelasan-penjelasan yang dianggap perlu untuk mengantar pembaca/penguji memahami intisari proposal dan ucapan terima kasih kepada pihak-pihak tertentu yang turut membantu penyusunan proposal. Halaman kata pengantar dapat dilihat pada contoh v. HALAMAN DAFTAR ISI Halaman daftar ini diketik pada halaman baru dan diberi judul daftar isi dengan huruf kapital tanpa diakhiri titik dan diletakan di tengah atas kertas. Halaman ini bertujuan agar pembaca mudah menemukan halaman tertentu dalam proses. Dalam daftar isi yang diperlukan yaitu daftar tabel, daftar gambar, daftar lampiran, serta daftar istilah dan daftar singkatan (disesuaikan dengan kebutuhan proposal). Judul bab ditulis dengan huruf kapital, sedangkan judul sub bab ditulis dengan huruf kecil kecuali huruf pertama tiap kata dalam sub bab ditulis dengan huruf besar. Baik judul bab maupun sub bab tidak diakhiri dengan titik. Nomor bab ditulis dengan menggunakan angka romawi. Jarak antara baris dan judul bab yang satu dengan bab yang lain adalah dua spasi, sedangkan antara sub bab adalah satu spasi. Halaman daftar isi proposal skripsi dapat dilihat pada contoh


10 v. HALAMAN DAFTAR TABEL (jika ada) Halaman daftar ini diketik pada halaman baru dan diberi judul daftar tabel dengan huruf kapital tanpa diakhiri titik dan diletakan di tengah atas kertas. Daftar tabel memuat semua tabel yang disajikan dalam tubuh proposal skripsi. Nomor tabel ditulis dengan angka diurut dari bab awal hingga akhir. Jarak pengetikan judul (teks) tabel yang lebih dari satu baris ditulis satu spasi. Judul tabel dalam halaman daftar tabel harus sama dengan judul tabel dalam teks. Halaman daftar tabel proposal skripsi dapat dilihat pada contoh vi. HALAMAN DAFTAR GAMBAR (jika ada) Halaman daftar ini diketik pada halaman baru dan diberi judul daftar gambar dengan huruf kapital tanpa diakhiri titik dan diletakan di tengah atas kertas. Halaman daftar gambar memuat daftar gambar, nomor gambar dan nomor halaman, yang ada dalam tubuh proposal skripsi. Cara pengetikan pada halaman dafar gambar seperti pada halaman daftar tabel. Halaman daftar gambar proposal skripsi dapat dilihat pada contoh vii. HALAMAN DAFTAR LAMPIRAN (jika ada) Halaman daftar ini diketik pada halaman baru dan diberi judul daftar lampiran dengan huruf kapital tanpa diakhiri titik dan diletakan di tengah atas kertas. Halaman daftar lampiran memuat nomor, teks judul lamiran dan halaman. Judul daftar lampiran harus sama dengan lampiran. Lampiran memuat contoh perhitungan, proses analisis data, peta dan data pendukung lainnya.


11 Contoh Halaman Sampul Proposal PROPOSAL ----------1--------- ------2----- JUDUL ------3------- -------4---------- -------5------ ------6------ ---------7------------- --------8-------- -----9------ ----10-------- -----11------- -----12------- ----13------- ------14--------- -----15--------- (LOGO HITAM PUTIH) NAMA MAHASIWA NOMOR INDUK MAHASISWA (NIM) UNIVERSITAS PATTIMURA FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS AMBON TAHUN


12 Contoh Halaman Sampul Skripsi SKRIPSI ---------1---------- ------2----- JUDUL ------3------- -------4---------- ------5------- ------6------ ----------7------------ -------8--------- -----9------ -----10------- -----11------- -----12------- ----13------- ------14--------- ------15-------- (LOGO HITAM PUTIH) NAMA MAHASIWA NOMOR INDUK MAHASISWA (NIM) UNIVERSITAS PATTIMURA FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS AMBON TAHUN


13 Contoh Halaman Judul JUDUL ----------1--------- -----2------ ------3------- --------4--------- ------5------- -----6------- -----------7----------- --------8-------- ----9------- -----10------- -----11------- -----12------- -----13------ ------14--------- ------15-------- (LOGO HITAM PUTIH) NAMA MAHASISWA NOMOR INDUK MAHASISWA (NIM) UNIVERSITAS PATTIMURA FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS AMBON TAHUN


14 Contoh Pernyataan Keaslian Skripsi PERNYATAAN KEASLIAN SKRIPSI Dengan ini Saya yang bertanda tangan dibawah ini: Nama : Nim : ............................................................. Fakultas : ............................................................ Jurusan/Program Studi : / Menyatakan dengan sesungguhnya bahwa Skripsi dengan Judul : Benar – benar merupakan karya saya dan belum diajukan dalam bentuk apa pun kepada Perguruan Tinggi manapun dan tidak terindikasi plagiarsme. Sumber informasi yang berasal atau dikutip dari karya yang diterbitkan maupun yang tidak diterbitkan dari penulis lain telah disebutkan dalam teks dan dicantumkan dalam Daftar Pustaka di bagian akhir Skripsi ini. Apabila di kemudian hari terbukti bahwa Skripsi ini merupakan hasil plagiat, maka saya bersedia menerima sanksi sebagai akibatnya. Ambon, tanggal,,bulan,, tahun Materai Rp. 6000.,- (tanda tangan diatas materai dan pada lembaran pernyataan ini) Nama Mahasiswa NIM


15 Contoh Halaman Pengesahan HALAMAN PENGESAHAN NAMA : …………………..... NIM : ……………………. FAKULTAS/JURUSAN : ……………………. HARI/TANGGAL : ……………………. BERTEMPAT DI : ……………………. JUDUL SKRIPSI : ……………………. TELAH DITERIMA SESUAI KEPUTUSAN PANITIA UJIAN SARJANA PEMBIMBING I PEMBIMBING II (NAMA) (NAMA) NIP NIP PANITIA UJIAN SARJANA KETUA SEKRETARIS (NAMA) (NAMA) NIP NIP ANGGOTA (NAMA) (NAMA) NIP NIP (NAMA) (NAMA) NIP NIP (NAMA) NIP DISAHKAN OLEH : DIKETAHUI OLEH : DEKAN KETUA JURUSAN (NAMA) (NAMA) NIP NIP


16 Contoh Penulisan Abstrak (Bahasa Inggris) ABSTRACT Judul dalam bahasa Inggris -------------------------------------------------------- (Nama Pembimbing 1 dan 2 tidak memakai gelar) Paragraf 1--------------------------------------------------------------------------------------- ---------------------------------------------------------------------------------------------------- ---------------------------------------------------------------------------------------------------- ---------------------------------------------------------------------------------------------------- ------------------------------------ Paragraf 2--------------------------------------------------------------------------------------- ---------------------------------------------------------------------------------------------------- ---------------------------------------------------------------------------------------------------- ---------------------------------------------------------------------------------------------------- ---------------------------------------------------------------------------------------------------- ------------------------------------ Paragraf 3--------------------------------------------------------------------------------------- ---------------------------------------------------------------------------------------------------- ---------------------------------------------------------------------------------------------------- ---------------------------------------------------------------------------------------------------- ---------------------------------------------------------------------------------------------------- ------------------------------------ Keywords: ----------------------, -----------------------------, -----------------------


17 Contoh Penulisan Abstrak (Bahasa Indonesia) ABSTRAK Judul dalam bahasa Indonesia-------------------------------------------------------- (Nama Pembimbing 1 dan 2 tidak memakai gelar) Paragraf 1--------------------------------------------------------------------------------------- ---------------------------------------------------------------------------------------------------- ---------------------------------------------------------------------------------------------------- ---------------------------------------------------------------------------------------------------- ----------------------------------- Paragraf 2--------------------------------------------------------------------------------------- ---------------------------------------------------------------------------------------------------- ---------------------------------------------------------------------------------------------------- ---------------------------------------------------------------------------------------------------- ---------------------------------------------------------------------------------------------------- ------------------------------------ Paragraf 3--------------------------------------------------------------------------------------- ---------------------------------------------------------------------------------------------------- ---------------------------------------------------------------------------------------------------- ---------------------------------------------------------------------------------------------------- ---------------------------------------------------------------------------------------------------- ------------------------------------ Kata Kunci: ----------------------, -----------------------------, -----------------------


18 Contoh Penulisan Kata Pengantar KATA PENGANTAR Berisikan: Pembukaan Ucapan Terima Kasih Penutup Ambon, Bulan, Tahun Penulis


19 Contoh Penulisan Daftar Isi DAFTAR ISI Halaman HALAMAN JUDUL.....................................................................................i HALAMAN PENEGSAHAN..…………………………………………….... DAFTAR TABEL ………………………………………………………….... DAFTAR GAMBAR ………………………………………………………... DAFTAR LAMPIRAN ……………………………………………………... I. PENDAHULUAN 1.1 1.2 1.3 1.4 1.5 1.6 II. TINJAUAN PUSTAKA 2.1 2.1.1 2.1.2 2.1.3 2.1.4 2.2 2.2.1 2.2.2 2.2.3 2.2.4 2.3 2.3.1 2.3.2 2.3.3 2.4 2.4.1 2.4.2 2.4.3 2.4.4


20 III. METODOLOGI PENELITIAN 3.1 3.2 3.3 3.3.1 3.3.2 3.3.3 IV. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 4.2 4.3 4.4 4.5 V. KESIMPULAN DAN SARAN 5.1 5.2 5.3 5.4 5.5 DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN


21 Contoh Penulisan Daftar Tabel DAFTAR TABEL Nomor Halaman 1. Tabel Input-output …………………………………………………… 2. Tabel PDRB Provinsi Maluku Tahun 2021 ……………………….....


22 Contoh Penulisan Daftar Gambar DAFTAR GAMBAR Halaman 1. Peta Kabupaten ………………………………………………………......... 2. Kerangka Pikir …………………………………………………………


23 II. Bagian Utama Proposal Skripsi Bagian utama proposal skripsi disesuaikan dengan gaya (style) pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unpatti. Dimana jumlah bab terdiri atas 3 bagian sesuai kebutuhan penelitian. Misalnya bagian ini memuat, latar belakang, masalah penelitian, pertanyaan penelitian, tujuan dan manfaat penelitian, tinjauan pustaka/landasan teori, hipotesis, metodologi penelitian serta jadwal penelitian (opsional). Berikut bagian utama proposal skripsi yang terdiri atas: BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Dalam bagian latar belakang ini, mahasiswa dapat menjelaskan fenomena aktual yang terjadi. Kemudian, mahasiswa wajib menguraikan research gap (celah penelitian) antara topik penelitian yang diangkat dengan topik penelitian yang pernah diteliti oleh para peneliti sebelumnya. Sumbangan penelitian (Novelty) terhadap pengembangan ilmu pengetahuan. B. Rumusan Masalah penelitian Mahasiswa harus merumuskan dengan jelas masalah apa yang ingin dipecahkan atau pertanyaan apa yang akan dijawab. Bagian ini menguraikan mengapa masalah tersebut dinilai penting, menarik sehingga sepadan untuk diteliti. Selain itu, rumusan masalah mengarah pada pertanyaan penelitian. Rumusan masalah tidak dinyatakan dengan kailmat tanya, tetapi berupa kalimat pernyataan yang menunjukan masalah penelitian. C. Pertanyaan Penelitian Pertanyaan penelitian merupakan turunan dari rumusan masalah penelitian. D. Tujuan Penelitian Bagian ini menjelaskan tujuan apa yang dicapai dalam penelitian. Dimana tujuan penelitian harus sinkron dengan pertanyaan penelitian.


24 E. Manfaat Penelitian Manfaat penelitian pada umumnya dibagi menjadi dua bagian yaitu manfaat teoretis dan manfaat praktis. Manfaat teoretis adalah untuk pengembangan ilmu pengetahuan sedangkan manfaat praktis adalah untuk penyelesaian masalah yang ada di lapangan. BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Landasan Teori Landasan teori dapat juga berbentuk uraian kualitatif, model matematis atau persamaan-persamaan yang berhubungan yang diteliti. Landasan teori ini juga meliputi grand theory, middle range theory dan applied theory yang merupakan landasan atau “titik berangkat” dalam penelitian. Tinjauan Pustaka Tinjauan pustaka berisikan uraian tentang hasil-hasil penelitian terdahulu yang relevan dengan topik penelitian yang akan dilakukan. Sedapat mungkin dalam pencaharian informasi diperoleh melalui sumber yang asli (tidak kutip dalam mengutip), khususnya jurnal-jurnal ilmiah dan buku-buku (berlaku bagi penelitian yang bersifat induktif/kualitatif) B. Penelitian Sebelumnya Berisikan hasil-hasil penelitian dengan topik yang sama dan mahasiswa wajib menunjukan letak perbedaan dan persamaan dengan penelitian sebelumnya dalam bentuk matrix penelitian sebelumnya. C. Hipotesis Hipotesis berisikan jawab sementara terhadap pertanyaan penelitian yang diajukan. Hipotesis umumnya berlaku untuk penelitian-penelitianyang bersifat deduktif/kuantitatif dan menunjukan hubungan tertentu antara dua variabel.


25 BAB III METODOLOGI PENELITIAN Bagian ini menguraikan langkah-langkah yang akan dilakukan oleh peneliti selama penelitian berlangsung. Bagian ini juga tergantung pada metode penelitian yang akan digunakan, apakah menggunakan metode penelitian kuantitatif atau metode penelitian kualitatif maupun metode penelitian campuran (mixed methods). Umumnya bagian ini terdiri atas: A. Metode penelitian Bagian ini menjelaskan metode atau teknik ilmiah yang digunakan mahasiswa untuk memecahkan masalah yang diajukan. Metode penelitian terdiri atas, metode kuantitatif, metode kualitatif dan metode campuran (mixed methods). Sedangkan pendekatan penelitian dapat disesuaikan dengan kebutuhan penelitian, seperti pendekatan deskriptif, pendekatan komparatif (kategorisasi), pendekatan asosiatif (konstruktif), dan sebaginya. B. Lokasi Penelitian dan Periode Penelitian Lokasi penelitian menjelaskan locus atau tempat penelitian dilakukan dan periode penelitian merupakan jangka waktu untuk melakukan penelitian. C. Sumber dan Jenis Data Bagian ini berisikan sumber data yang digunakan dalam penelitian. Sumber data dapat dibedakan menjadi sumber data primer dan sumber data sekunder. 1. Sumber data primer adalah data yang diperoleh secara langsung dari objek penelitian. 2. Sumber data sekunder adalah data yang diperoleh secara tidak langsung dari objek penelitian atau dari sumber lain. D. Populasi dan Sampel Bagian ini terdiri atas tiga sub bagian yaitu populasi, penentuan besaran sampel dan teknik sampling. Untuk penelitian deskriptif, bagian populasi dan sampe dapat diabaikan. 1. Populasi


26 Populasi merupakan sekelompok orang, benda atau hal yang menjadi sumber pengambilan sampel; suatu kumpulan yang memenuhi syrat tertentu yang berkaitan dengan masalah penelitian. 2. Teknik penentuan besar sampel Sub bab ini menjelaskan tata cara penentuan besar sampel dari populasi. Peneliti menjelaskan cara perhitungan penentuan angka sampelnya. 3. Teknik Sampling Teknik sampling merupakan cara peneliti mengambil responden/informan (sebagai sampel penelitian) dari total populasi yang ada. Peneliti menjelaskan teknik sampling yang digunakan. E. Definisi Konseptual dan Operasional Variabel Definisi konseptual adalah definisi variabel berdasarkan teori. Definisi operasional variabel menjelaskan tentang cara peneliti mengukur variabel yang ditunjukan dengan indikator-indikator relevan. F. Teknik Pengumpulan Data Bagian ini berisikan cara atau metode yang sistematik untuk mendapatkan atau mengumpulkan data lapangan yang diperlukan. Teknik pengumpulan data harus sesuai atau berhubungan dengan masalah penelitian serta tujuan penelitian. Bagian ini juga harus mengemukakan instrumen yang digunakan. Teknik pengumpulan data misalnya wawancara, observasi dan dokumentasi sedangkan instrumen pengumpulan data dapat berupa, kuesioner, alat perekam/recorder, kamera, dokumen, dst. G. Teknik Analisis Data Bagian ini menjelaskan teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian. Teknik analisis data adalah cara dan langkah-langkah sistematis pengolahan data. Alat analisis digunakan untuk menguji hipotesis (jika penelitian menggunakan hipotesis). Pemilihan jenis teknis analisis data didasarkan pada permasalahan penelitian dan sejalan dengan tujuan penelitian yang diingin dicapai.


27 III. Bagian Akhir Proposal Skripsi Hal-hal yang perlu dimasukan pada bagian ini adalah hal yang mendukung atau terkait erat dengan uraian yang terdapat pada bagian inti. Bagian akhir proposalskripsi ini terdiri dari Daftar Pustaka dan Lampiran. A. Daftar Pustaka Bahan pustaka yang dimasukan dalam bagian ini adalah daftar rujukan yang telah disebutkan dalam batang tubuh proposal skripsi sedangkan pustaka yang tidak dirujuk dalam penulisan proposal skripsi tidak boleh dimasukan ke dalam daftar pustaka. Peneliti dapat memanfaatkan menu references pada Microsoft Word dan meggunakan Mendeley untuk membantu dalam menuliskan sitasi dan daftar pustaka dengan pengaturan yang sesuai. Daftar pustaka disajikan secara alfabetik dengan format American Psychological Association Style (APA Style). B. Lampiran Lampiran dapat terdiri atas data atau keterangan lain yang berfungsi untuk melengkapi uraian yang disajikan dalam bagian utama proposal skripsi. Lampiran dapat berubah, contoh perhitungan, kuesioner, uraian metode analisis, gambar, foto, data penunjang dan lain-lain. Prinsipnya, lampiran merupakan tambahan penjelasan yang memiliki manfaat tetapi tidak dibahas secara langsung dalam teks.


28 V SISTEMATIKA PENULISAN SKRIPSI BAB I PENDAHULUAN Pada bab pendahuluan ini terdiri dari beberapa sub pokok bab meliputi : 1.1 Latar belakang Masalah / Fenomena yang terjadi Peneliti menguraikan tentang alasan dan motivasi terhadap topik penelitian yang diangkat. Latar belakang merupakan landasan pemikiran secara garis besar, baik secara teoritis, factual disertai pengamatan lainnya yang menimbulkan minat atau ketertarikan untuk dilakukan penelitian. Latar belakang masalah berfungsi sebagai informasi yang relevan untuk membantu pokok permasalahan, justifikasi (pembenaran) penelitian. Latar belakang sebaiknya diangkat dari hal yang bersifat umum kepada hal yang bersifat khusus (deduktif), sehingga setelah membaca latar belakang masalah, penulis sudah dapat menduga pokok masalah yang akan diteliti. Dalam latar belakang masalah ini penulis diharapkan mampu menghubungkan logika berpikir antara fenomena yang diangkat dengan variable penelitian yang dipakai untuk diteliti. 1.2 Rumusan Masalah Berisi masalah apa yang terjadi dan sekaligus merumuskan masalah dalam penelitian yang bersangkutan. Perumusan masalah adalah pernyataan tentang keadaan, fenomena dan atau konsep yang memerlukan pemecahan dan atau memerlukan jawaban melalui suatu penelitian dan pemikiran mendalam dengan menggunakan ilmu pengetahuan dan alat-alat yang relevan. Perumusan penelitian harus diungkapkan secara jelas dan dapat diuji melalui pengumpulan data. Rumusan Masalah yang baik, memiliki ciri-ciri sbb : 1. Mempunyai nilai penelitian, dalam arti : Mempunyai nilai kejelasan sumber Sesuai dengan tujuan penelitian dan dapat menyatakan hubungan Merupakan hal penting dan patut diteliti Memberikan implikasi untuk kemungkinan dilakukan pengkajian secara empiris. 2. Layak (Feasible) untuk dilaksanakan, dalam arti didukung data, baik data primer atau sekunder.


29 3. Sesuai dengan bidang ilmu Akuntansi, Manajemen atau Ekonomi Pembangunan. Perumusan masalah dapat diungkapkan dalam bentuk pertanyaan atau dalam bentuk kalimat pernyataan yang mencirikan masalah yang akan diteliti dalam penelitian tersebut. 1.3 Tujuan Penelitian Menggambarkan hasil-hasil apa yang bisa dicapai dan diharapkan dari penelitian ini dengan memberikan jawaban terhadap masalah yang diteliti. 1.4 Batasan Masalah (jika diperlukan) Batasan dan asumsi-asumsi apa yang dipertimbangkan dalam penelitian tersebut juga harus dikemukakan dalam bagian ini. Sehinggan dapat memberikan batasan yang jelas pada bagian mana dari persoalan atau masalah yang dikaji dan bagian mana yang tidak. 1.5 Manfaat Penelitian Pada bagian ini disebutkan manfaat penelitian atau kontribusi apa yang diberikan penulis dari hasil riset tersebut. Baik kontribusi dalam khasanah ilmu pengetahuan, penyelesaian operasional dan kebijakan. Manfaat dijelaskan secara rinci untuk pihak-pihak yang dimungkinkan mendapatkan manfaat dari hasil peneilitian, seperti: 1. Peneliti 2. Perusahaan Tempat Meneliti 3. Institusi Pendidikan BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Teori yang digunakan Landasan teori merupakan acuan/kerangka berpikir untuk memecahkan masalah. Peneliti harus memaparkan kajian yang mendalam tentang teori yang terkait dengan penelitian. Teori-teori yang dijelaskan di bagian ini adalah teori-teori yang mapan seperti teori keagenan,teori, teori motivasi, teori konsumsi, teori perilaku, dan sebagainya. Penelitian memerlukan landasan teori yang memenuhi prinsip kemutakhiran dan prinsip relevansi. Prinsip kemutakhiran berkaitan dengan ilmu yang digunakan dan hendaknya merupakan teori yang dipandang paling mutakhir dan representatif. Prinsip relevansi berarti menyajikan landasan teori yang berkaitan erat dengan masalah yang ada di dalam penelitian.


30 2.2 Penelitian Terdahulu Tujuan penelitian penelitian terdahulu pada skripsi adalah untuk membantu mahasiswa dalam memahami variable-variabel yang akan diteliti, karakteristik objek penelitian, alat analisa, maupun hasil penelitian terdahulu. Pada bagian ini dicantumkan beberapa rujukan penelitian yang relevan dengan judul penelitian yang dipilih oleh mahasiswa. Penelitian terdahulu harus sesuai dengan judul, tema, atau topik skripsi yang diajukan. Penelitian terdahulu yang digunakan sebagai rujukan sebaiknya berasal dari penelitian yang terpublikasi atau tidak, baik secara nasional maupun internasional. Untuk lebih memperjelas bagian ini, bentuk penelitian penelitian terdahulu dapat dibuat dalam bentuk tabel ataupun paragraf singkat untuk setiap judulnya. Berikut contoh bentuk penelitian penelitian terdahulu yang disusun dalam bentuk tabel: Tabel 2.1. Penelitian Terdahulu No Nama Peneliti dan Tahun Penelitian Judul Penelitian Variabel yang diteliti Alat Analisis Hasil Penelitian 1 2 3 4 5 Sumber : Data sekunder, Tahun 2.3 Kerangka Pikir Penelitian Kerangka pikir penelitian merupakan keterkaitan antara fenomena, teori, penelitian terdahulu, variabel yang diteliti, alat analisa, hasil penelitian, kesimpulan, dan saran. 2.4 Pengembangan Hipotesis Hipotesis adalah pernyataan atau dugaan sementara (berdasarkan hasil penelitian serta teori-teori yang telah dikemukakan sebelumnya) atas pertanyaan dalam masalah penelitian melalui pengujian data empiris yang dihasilkan dari hasil penelitian ini. Namun, bagian hipotesis ini


31 tidak harus ada, jika tujuan penelitian tidak mengarah ke pengujian hipotesis. Apabila ada, maka pada bagian ini memuat model hipotesis yang diajukan dan penjelasan dari model hipotesis tersebut. BAB III METODOLOGI PENELITIAN Metode penelitian pada dasarnya menjelaskan cara melaksanakan penelitian yang dilakukan peneliti untuk memperoleh jawaban yang sesuai dengan permasalahan atau tujuan penelitian. Pada bab metode penelitian juga harus mencantumkan sumber kutipan. Oleh karena itu, mahasiswa yang menempuh skripsi wajib untuk melakukan telaah teori pada buku dan artikel jurnal yang bereputasi untuk mendapatkan metode penelitian yang paling sesuai untuk menjawab pertanyaan penelitian (rumusan masalah penelitian). Hal-hal yang dicakup dalam bab ini meliputi jenis penelitian, sifat penelitian, lokasi dan periode penelitian, populasi dan sampel, jenis dan sumber data, metode pengumpulan data, identifikasi variabel penelitian, definisi operasional variabel penelitian, dan metode analisis data. 3.1 Jenis Penelitian Pada bagian ini dijelaskan tentang jenis penelitian berdasar tujuan penelitian, misalnya: jenis penelitian descriptive research, exploratory research, explanatory research, atau lainnya. Informasi mengenai jenis penelitian dapat diambil dari penelitian terdahulu, maupun buku dan referensi jurnal yang bereputasi. 3.2 Sifat Penelitian Pada bagian ini dijelaskan sifat penelitian yang dilakukan, misalnya: replikasi, pengembangan, atau orisinil. Penelitian replikasi merupakan penelitian yang dilakukan dengan mengadopsi variabel, indikator, objek penelitian, atau alat analisis yang sama dengan penelitian sebelumnya. Penelitian pengembangan merupakan bentuk penelitian yang memberikan penambahan variabel dan/atau indikator baru. Penelitian orisinil merupakan suatu bentuk penelitian yang menggunakan variabel, indikator, objek penelitian, dan/atau alat analisis yang baru atau belum pernah dilakukan oleh peneliti sebelumnya.


32 3.3 Lokasi dan Periode Penelitian Lokasi penelitian menunjukkan tempat dilakukannya suatu penelitian. Misalnya di Bursa Efek Indonesia, Bank Indonesia, instansi pemerintah, perusahaan, kota, atau wilayah geografis tertentu. Periode penelitian merupakan jangka waktu penelitian dilakukan. Untuk data time series sesuai dengan waktu pengamatan, misalnya lima tahun. Untuk data cross section sesuai dengan jangka waktu pengambilan data. Untuk data pulled (time series dan cross section), periode penelitian merupakan kombinasi dari kedua periode penelitian tersebut. 3.4. Populasi Dan Sampel Pada bagian ini terdiri dari tiga sub bagian yaitu populasi, penentuan besar sampel, dan teknik sampling. Untuk penelitian deskriptif, bagian populasi dan sampel dapat diabaikan. 3.4.1. Populasi Populasi adalah sekelompok orang, benda, atau hal yang menjadi sumber pengambilan sampel; suatu kumpulan yang memenuhi syarat tertentu yang berkaitan dengan masalah penelitian. 3.3.2. Teknik Penentuan Besar Sampel Sub bab ini menjelaskan tata cara penentuan besar sampel dari populasi. Peneliti harus menjelaskan cara perhitungan penentuan angka sampelnya. 3.3.3. Teknik Sampling Teknik sampling merupakan cara peneliti mengambil responden (sebagai sampel penelitian) dari total populasi yang ada. Peneliti harus menjelaskan teknik sampling yang digunakan pada penelitian tersebut. 3.4. Sumber Data Pada bagian ini dijelaskan sumber data yang digunakan dalam penelitian. Sumber data dapat dibedakan menjadi sumber data primer dan sumber data sekunder. 1. Sumber data primer adalah data yang diperoleh secara langsung dari objek penelitian. 2. Sumber data sekunder adalah data yang diperoleh secara tidak langsung dari objek penelitian atau dari sumber lain.


33 3.5. Metode Pengumpulan Data Metode pengumpulan data merupkan prosedur sistematik dan standar untuk memperoleh data yang diperlukan. Metode pengumpulan data harus sesuai atau berhubungan dengan masalah serta tujuan penelitian. Pada bagian ini, dikemukakan teknik pengumpulan data serta instrumen yang digunakan. Teknik yang digunakan misalnya dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Instrumen pengumpulan data yang dapat digunakan antara lain: kuesioner, wawancara, dokumen. 3.6. Definisi Operasional Variabel Penelitian Pada bagian ini diuraikan pengertian variabel, indikator, item, pengukuran, dan sumber referensi yang digunakan. Variabel adalah sesuatu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dicari, dipelajari, dianalisis sehingga diperoleh informasi untuk ditarik kesimpulannya. Variabel ini digunakan untuk memperoleh pemahaman terhadap masalah yang sedang diteliti secara benar. Dengan menggunakan variabel-variabel tertentu, peneliti menguji benar atau tidaknya asumsi dan rumusan masalah yang sebelumnya sudah dibuat. Indikator adalah sesuatu yang dapat menjadi petunjuk atau keterangan yang dapat membantu kita dalam mengukur perubahan-perubahan yang terjadi baik secara langsung maupun tidak langsung yang terkait dengan variabel penelitian. Item merupakan poin turunan yang dapat menjelaskan indikator secara eksplisit. Contoh: - Variabel Loyalitas, memiliki indikator diantaranya: pembelian berulang (repurchase buying), dan word of mouth. Adapun item penelitian dari indikator pembelian berulang adalah mau membeli lagi produk/ jasa, memiliki produk lebih dari satu dengan merk yang sama. 3.7 Metode Analisis Data Pada prinsipnya, analisis data tergantung dari jenis penelitian yang dipilih dan tujuan penelitian yang telah dirumuskan. Umumnya analisis data dibedakan antara: analisis kualitatif dan analisis kuantitatif. Jika penelitian menggunakan alat analisis statitik, maka pada bagian ini harus dikemukakan alat yang digunakan serta bagaimana alat analisis itu digunakan, serta asumsiasumsi dasar yang menyertainya. Alat analisis statistik yang lazim digunakan, misalnya statistik deskriptif, analisis korelasi, analisis faktor, analisis regresi, ANOVA, atau analisis diskriminan.


34 Jika jenis penelitian merupakan penelitian kualitatif, maka metode analisis data disesuaikan dengan jenis penelitian tersebut, misalnya fenomenologi. 3.8 Uji Hipotesis Bagian ini disesuaikan dengan ada/tidaknya hipotesis yang diajukan dalam penelitian. Apabila peneliti tidak mengajukan hipotesis maka sub bab ini dapat dihilangkan. Sebaliknya jika peneliti mengajukan hipotesis maka sub bab ini harus ada. Peneliti harus menjelaskan secara detil tata cara melakukan pengujian hipotesis yang diajukan menggunakan alat statistik yang ada. BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Bab ini memuat gambaran umum objek penelitian, deskripsi karakteristik responden, deskripsi jawaban responden, analisis data, pengujian hipotesis, pembahasan, dan implikasi hasil penelitian. Berikut sistematika pada bab ini: 4.1 Gambaran Umum Objek Penelitian Pada bagian ini peneliti mendeskripsikan secara lengkap objek penelitiannya. Isi bagian ini dapat dimulai dari sejarah perusahaan/objek penelitian, logo, visi, misi, struktur organisasi, Job Discription, Jumlah Pegawai , produk yang ditawarkan, prestasi yang diraih, kondisi bisnis, layout, dan sebagainya disesuaikan dengan tingkat kepentingan dan keterkaitan dengan penelitian. 4.2 Deskripsi Karakteristik Responden Deskripsi karakteristik responden merupakan penjelasan tentang gambaran umum responden berdasarkan faktor demografi yang disesuaikan dengan item pertanyaan tentang identitas responden pada kuesioner penelitian. Umumnya memuat keterangan tentang persentase gender, usia, jenis pekerjaan, pendapatan/penghasilan, dan tingkat pendidikan yang ditampilkan pada bentuk tabel /grafik/diagram dan penjelasan singkat dari tabel/grafik/digaram tersebut. Untuk beberapa penelitian tertentu yang tidak melibatkan responden individu maka peneliti dapat menyesuaikan sub bab ini.


35 4.3 Deskripsi Jawaban Responden Pada sub bab ini berisi tentang hasil sebaran jawaban responden terkait dengan item-item pertanyaan dari variabelvariabel yang diteliti. Hasil sebaran jawaban responden ditampilkan pada tabel dan memuat penjelasan dari tabel tersebut. Untuk beberapa penelitian yang tidak menggunakan kuesioner dalam pengumpulan datanya maka dapat menyesuaikan sub bab ini. 4.4 Analisis Data Untuk penelitian bersifat kuantitatif, sub bab analisis data berisi tentang uji instrumen penelitian dan analisis statistik yang digunakan sesuai dengan rumusan masalah dan. 4.4.1 Uji intrumen penelitian Uji instrument Penelitian merupakan pengujian atas validitas dan reliabilitas dari instrumen penelitian yang digunakan. Peneliti harus mencantumkan hasil uji instrumen pada tabel yang ringkas dari setiap variabel dan menjelaskan tabel tersebut. 4.4.2 Analisis statistik Analisis Statistik merupakan langkah mengolah data yang telah dikumpulkan menggunakan metode statistik yang diajukan pada bab III, misal analisis regresi berganda, analisis path, analisis cluster, dan sebagainya. Untuk penelitian kualitatif dijelaskan langkah setiap tahap pengolahan data misalnya penjelasan setiap tahap dalam metode triangulasi. Penomoran sub bab pada bagian ini bisa disesuaikan. 4.5 Pengujian Hipotesis Pada bagian ini, peneliti menjelaskan persyaratan dan tata cara bagaimana hipotesis ditolak atau diterima. Sub bab ini juga disesuaikan dengan penelitian yang bertujuan menguji hipotesis artinya untuk penelitian yang tidak mengajukan hipotesis, sub bab ini dapat dihilangkan. 4.6 Pembahasan Pembahasan adalah pemberian makna lebih mendalam atas hasil penelitian. Uraian pembahasan merupakan penafsiran dari peneliti, apakah hasil penelitiannya mendukung, berlawanan dengan hasil penelitian orang lain atau ada keterkaitan dari hasil olah data tersebut dengan kondisi riil di


36 lapangan. Dalam pembahasan perlu dikemukakan tentang alasan mengapa hal tersebut terjadi, karena bisa jadi temuan dalam penelitian tersebut memang benar-benar baru (belum pernah ditemukan sebelumnya). Jika penelitian bertujuan menguji hipotesis, maka dalam pembahasan perlu dijelaskan tentang hipotesis yang ditolak atau diterima, baik secara teknik statistiknya maupun kondisi yang terjadi dalam pengujian hipotesis tersebut. Pembahasan hasil penelitian dijelaskan untuk setiap variabel yang diteliti atau untuk setiap pengujian hipotesis yang dilakukan. 4.7 Implikasi Hasil Penelitian Implikasi hasil penelitian merupakan deskripsi keberlanjutan temuan hasil penelitian atau merupakan akibat langsung / konsekuensi atas temuan hasil penelitian. BAB V KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan dan Saran terdiri atas dua sub bagian yaitu sub bab kesimpulan dan sub bab saran. Penjelasan dari masing-masing sub bagian dijelaskan di bawah ini. 5.1 Kesimpulan Kesimpulan merupakan pernyataan singkat mengenai pembahasan hasil penelitian. Kesimpulan berisi jawaban atas pertanyaan yang diajukan pada bagian perumusan masalah. Pada bagian ini, sebaiknya dihindari penggunaan rumus/persamaan, simbol, maupun angka-angka statistik atau matematis. 5.2 Saran Saran adalah rekomendasi yang diberikan kepada objek penelitian dan peneliti berikutnya dalam rangka perbaikan penelitian. Pada bagian ini dihindari penggunaan rumus/persamaan, simbol, ataupun angka-angka statistik atau matematis. Saran hendaknya mengacu pada kesimpulan.


37 VI KETENTUAN DAN TATA CARA PENULISAN Tata cara dan ketentuan penulisan proposal dan skripsi meliputi: bahan dan ukuran, pengetikan dan tata letak, penomoran, kebahasaan, tabel dan gambar, persamaan matematis atau model, sitasi dan daftar referensi serta lampiran. 1. Bahan dan Ukuran Naskah diketik diatas kertas HVS 80 gr/m² berwarna putih polos dengan ukuran A4 (21 cm x 29,7 cm) serta tidak dicetak timbal balik. 2. Pengetikan dan Tata Letak 2.1. Huruf dan Spasi Jenis huruf yang digunakan untuk penulisan proposal dan skripsi adalah Times New Roman Ukuran 12 dan diketik rapi (rata kiri dan kanan-justify). Permulaan kalimat diawali dengan huruf besar (kapital). Pengetikan dilakukan dengan spasi 2,0 (Line Spacing = 2,0 lines) dengan huruf yang tercetak harus seragam dan berwarna hitam. Sementara untuk judul tabel, judul gambar, notasi dan daftar referensi diketik dengan spasi 1,0 2.2. Bilangan dan Satuan 1. Bilangan diketik dengan angka, namun jika terdapat di awal kalimat, maka bilangannya harus dieja. 2. Untuk bilangan desimal ditandai dengan tanda koma 3. Satuan ditulis dengan singkatan resmi tanpa tanda titik di belakangnya. 2.3. Alinea Baru Alinea baru yang terdapat tepat di bawah judul bab, subbab, atau anak subbab ditulis rata tepi kiri. Alinea baru setelahnya ditulis masuk pada ketikan yang ke - 5 dari batas tepi kiri. Apabila menggunakan perangkat lunak, maka alinea baru tersebut dapat dimulai mengikuti pengaturan otomatis tab dari perangkat lunak tersebut. 2.4. Judul Bab, Judul Subbab, dan Judul Anak Subbab 1. Judul bab ditempatkan simetris di tengah-tengah kertas, ditebalkan (bold), dan ditulis dengan huruf besar (kapital). Judul ditulis dengan jarak 3 cm dari tepi atas kertas tanpa diakhiri dengan tanda titik.


38 2. Judul subbab diketik mulai dari tepi kiri. Judul ditulis dengan gaya penulisan judul headline style, yaitu semua kata dimulai dengan huruf besar (kapital), kecuali kata penghubung dan kata depan, dan semua kata dicetak tebal (bold) tanpa diakhiri tanda titik. Kalimat pertama sesudah judul subbab dimulai dengan alinea baru di bawah judul, tetapi rata kiri. Alinea selanjutnya ditulis masuk sesuai ketentuan. 3. Judul anak subbab diketik mulai dari tepi kiri. Judul ditulis dengan gaya penulisan judul sentence style, yaitu awal kata pertama ditulis dengan huruf besar (kapital) dan awal dari kata-kata selanjutnya ditulis dengan huruf kecil. Semua kata dicetak tebal (bold) tanpa diakhiri dengan titik. Kalimat pertama sesudah judul subbab dimulai dengan alinea baru di bawah judul, tetapi rata kiri. Alinea selanjutnya ditulis menjorok sesuai ketentuan. 4. Jika di dalam anak subbab masih terdapat bagian-bagian, maka judul bagian dimulai dari ketikan ke-5 (1 tab) dari sisi kiri, ditulis dengan gaya penulisan judul sentence style, diikuti dengan tanda titik (.) dan dicetak tebal (bold). Kalimat pertama yang menyusul kemudian, diketik terus ke belakang dalam satu baris dengan judul segmen. Judul segmen dapat juga ditulis langsung berupa kalimat, tetapi yang berfungsi sebagai subjudul ditempatkan paling depan dan dicetak tebal. 2.5. Perincian Apabila dalam penulisan naskah terdapat perincian yang harus disusun ke bawah, maka harus menggunakan nomor urut dengan angka atau huruf sesuai dengan derajat perincian. Tidak dibenarkan menggunakan bulir seperti garis penghubung (-) atau titik tebal (.) yang ditempatkan di depan perincian. 2.6. Tata Letak Tata letak teks dari tepian kertas di atur sebagai berikut: - Batas atas: 3 cm dari tepi kertas - Batas bawah: 4 cm dari tepi kertas - Batas kanan: 3 cm dari tepi kertas - Batas kiri: 4 cm dari tepi kertas 3. Penomoran Halaman 1. Pada bagian awal halaman judul sampai dengan intisari diberi nomor halaman dengan angka Romawi kecil (i, ii, iii...). 2. Khusus untuk Halaman Judul, penomorannya tidak ditulis tetapi tetap


39 diperhitungkan. 3. Bagian Pendahuluan (Bab I) sampai dengan halaman terakhir, memakai angka (1, 2, 3...) sebagai nomor halaman. 4. Nomor halaman ditempatkan di sebelah kanan bawah. Untuk halaman yang memuat judul bab, nomor halaman ditulis di sebelah kanan atas. 4. Kebahasaan Setiap karya ilmiah harus memperhatikan penggunaan kaidah bahasa dalam penulisan akademik yang benar. Pengaturan bahasa dalam proposal dan skripsi diatur sebagai berikut. 4.1. Penggunaan Bahasa Bahasa yang digunakan adalah bahasa Indonesia yang baku (dalam kalimat terdapat subjek, predikat dan agar lebih sempurna, dapat ditambah dengan objek dan keterangan). Penggunaan tanda baca serta ejaan disesuaikan dengan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia tentang Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia yang terbaru. Pemakaian kosakata dalam bahasa Indonesia mengacu pada Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). 4.2. Kalimat Penyusunan kalimat dibuat dalam bentuk pasif dan tidak dibenarkan menampilkan sudut pandang orang pertama atau kedua (saya, aku, kita, engkau, dan lain-lainnya). Dalam penyajian ucapan terima kasih pada kata pengantar digunakan kata penulis sebagai pengganti kata saya. 4.3. Istilah 1. Pemakaian istilah dalam penelitian ialah istilah dalam bahasa Indonesia atau kata serapan yang sudah baku sesuai dengan KBBI. 2. Jika menggunakan istilah asing, maka dicetak miring dan dijelaskan maknanya. 4.4. Kekeliruan (yang sering terjadi) 1. Penggunaan kata penghubung seperti sehingga dan sedangkan tidak dapat dipakai pada awal kalimat.. 2. Penempatan kata depan pada sering tidak tepat, misalnya diletakan di depan subjek (dapat merusak susunan kalimat). 3. Penggunaan kata dimana dan dari sering kurang tepat pemakaiannya. Bentuk yang demikian tidaklah baku dalam bahasa Indonesia dan tidak dipakai dalam tulisan akademik. 4. Kata depan ke dan di harus dibedakan dengan awalan ke dan di.


40 5. Penggunaan tanda baca harus tepat. 5. Tabel dan gambar 5.1. Tabel Penggunaan tabel diberi nomor urut dengan angka. Penomoran tabel ialah rangkap dua yaitu nomor bab diikuti tanda titik kemudian nomor tabel, contoh: Tabel 3.1, Tabel 4.2, dan sebagainya. Tanda titik (.) tidak dipakai di belakang angka terakhir dalam penomoran deret digital yang lebih dari satu angka pada judul tabel dan gambar. Tabel dapat memudahkan peneliti untuk menyajikan data atau informasi yang berbentuk matriks. Adapun pengaturan penulisan tabel adalah sebagai berikut. 1. Penyajian tabel harus dibuat secara jelas dan disajikan dengan rapi. 2. Tabel dapat diletakkan setelah teks paragraf dimana tabel tersebut disebutkan dalam naskah. Akan tetapi, untuk menghindari tatanan yang kurang rapi seperti memungkinkan adanya ruang kosong dalam halaman tersebut atau bisa jadi tabel berpindah ke halaman selanjutnya, maka pada pengeditan tahap yang terakhir tabel dapat diletakkan: (a) tidak harus tepat setelah paragraf di mana tabel tersebut disebutkan, asalkan masih dalam satu halaman; (b) sebelum paragraf yang menyebutkan tabel tersebut, asalkan masih dalam satu halaman. 3. Setiap tabel mempunyai nomor dan judul masing-masing. 4. Nomor dan judul tabel ditulis di tengah dan diletakkan di atas tabel. Judul tabel tidak diakhiri dengan tanda titik. Judul tabel tidak ditebalkan. 5. Jika tabel terlalu besar dan lebar, ada beberapa langkah yang bisa diambil untuk mengatasi masalah tersebut. a. Mengubah orientasi kertas menjadi memanjang (landscape). Jika langkah ini diambil, bagian atas tabel harus diletakkan di sebelah kiri atas dan dilengkapi dengan nomor dan judul. b. Penempatan tabel bersebelahan, apabila suatu tabel panjangnya lebih dari satu halaman tetapi lebarnya hanya setengah halaman, maka tabel tersebut dapat dijadikan dua dan ditempatkan secara bersebelahan dalam satu halaman. Kedua tabel tersebut dipisahkan dengan garis vertikal di tengah halaman. Kedua tabel tetap mempunyai kepala tabel.


41 c. Jika tabel dibuat menjadi beberapa halaman yang berkelanjutan, maka di setiap halaman harus tetap dituliskan kepala tabelnya. d. Isi tabel dapat dipecah menjadi beberapa tabel yang lebih kecil sehingga ukurannya muat untuk ditampilkan dalam satu halaman. e. Tabel dibuat dan dicetak dalam ukuran aslinya (tanpa harus diperkecil atau dipisah), dilipat sesuai dengan ukuran halaman lain kemudian ditempatkan di dalam lampiran. 6. Setiap kolom diberi nama (di dalam kepala tabel) dan pemisahan antara satu kolom dengan yang lain cukup tegas. 7. Penempatan tabel secara simetris di tengah. 8. Output dari perangkat lunak komputer (misal Eviews dan SPSS) maupun tabel dari dokumen/data BPS tidak dibenarkan di copy dan paste menjadi tabel. Output tersebut harus diketik ulang untuk menjadi tabel. Nama variabel singkatan diganti menjadi nama yang lebih mudah dibaca dan dipahami. 9. Untuk memudahkan penulisan tabel dapat menggunakan pengaturan table dalam perangkat lunak (seperti Microsoft Word). 10. Penulisan sumber tabel (jika bukan olahan sendiri) ditempatkan pada bagian bawah tabel tepi kiri, huruf tegak tipe Times New Roman 10 poin. Jika sumber yang sudah diolah lebih lanjut perlu diberi catatan ”diolah”. 11.Penempatan tabel, berjarak 3 spasi setelah teks. Penulisan teks setelah tabel atau gambar dilanjutkan dengan jarak 1,5 spasi dari baris terakhir tabel. 12. Jika judul gambar atau tabel melebihi satu baris, penulisannya simetris di tengah (center) dan diketik dengan 1 spasi. 13. Penulisan huruf dan angka dalam tabel menggunakan spasi 1 (tunggal). 5.2. Gambar Gambar (seperti bagan, grafik, foto, dan peta) diberi nomor dengan angka. Sistem penomoran gambar sama dengan sistem penomoran tabel. Dalam judul tabel dan gambar, tanda titik (.) tidak dipakai di belakang angka terakhir dalam penomoran deret digital yang lebih darisatu angka. Berikut adalah tata cara menyajian gambar pada proposal dan skripsi. 1. Penyajian gambar perlu dilengkapi dengan penjelasan yang memadai, sehingga pembaca tidak perlu membuka teks untuk memahami gambar tersebut. Penyajian gambar juga harus dibuat secara rapi.


42 2. Penomoran gambar diikuti dengan judul gambar. Nomor dan judul gambar ditempatkan di bagian bawah gambar dan ditulis mulai dari tepi kiri tepat di bawah gambar. 3. Gambar tidak dapat dibagi. 4. Keterangan gambar ditulis pada bagian yang kosong di dalam gambar, namun tidak disarankan untuk ditampilkan di halaman lain. 5. Jika gambar ditampilkan melebar sepanjang tinggi kertas (landscape), maka bagian atas gambar harus diletakan di sebelah kiri kertas. 6. Ukuran gambar (panjang dan lebar) disesuaikan dalam ukuran wajar (jangan terlalu besar atau kecil). 7. Letak gambar diatur dengan simetris. 6. Persamaan Matematis atau Model 1. Pesamaan matematis atau model harus menggunakan bentuk equation pada perangkat Microsoft Word. 2. Penomoran persamaan matematis yang berbentuk rumus, dan lain-lainnya ditulis dengan angka di dalam kurung dan ditempatkan didekat batas tepi kanan. Contoh: = 0 + 11 + 22 + 33 + (1) 7. Sitasi dan Daftar Referensi 7.1. Ketentuan Mencantumkan Referensi atau Sitasi Siatasi atau referensi harus dicantumkan dalam karya ilmiah oleh peneliti dengan ketentuan sebagai berikut: 1. Saat peneliti mengambil kutipan langsung dari sebuah sumber; 2. Saat peneliti melakukan parafrase ide atau tulisan dari sebuah sumber tertentu. Sitasi atau referensi harus tetap dicantumkan meskipun peneliti tidak mengutip ide atau tulisan sama persis dengan sumbernya dan sudah ditulis dengan gaya bahasanya sendiri 3. Saat ide atau gagasan, data, atau metode yang diperoleh dari sumber-sumber tertentu saat melakukan penelitian. 7.2. Cara Mencantumkan Sitasi 1. Nama penulis/pengarang, penyunting, atau penerjemah dari sumber yang dijadikan rujukan


43 2. Data tentang sumber, meliputi judul dari karya, nama jurnal (jika karya bersumber dari jurnal tertentu), koleksi atau seri dari karya tersebut, nomor volume, nomor edisi, halaman dari teks yang disitasi, dan informasi-informasi lainnya tentang posisi teks yang disitasi dalam sebuah karya 3. Nama penerbit dan tahun terbit karya yang disitasi 4. Sumber karya tersebut, seperti media cetak seperti buku, jurnal, koran, majalah, dan sebagainya, atau seperti media elektronik berupa buku elektronik, informasi dari situs web tertentu, jurnal daring, dan sebagainya. 5. Gelar kebangsawanan, akademik, dan keagamaan tidak perlu ditulis. 6. Baris kedua setiap sumber ditulis dengan jarak 5 ketuk/spasi dari margin kiri baris pertama dengan jarak antar baris 1,5 spasi. 7. Daftar diurutkan berdasarkan abjad nama keluarga/nama belakang dengan jarak 1,5 spasi. 7.3 Perangkat Lunak untuk Referensi atau Sitasi Peneliti atau penulis dapat menggunakan pengaturan dalam perangkat lunak (software) untuk memudahkan penulisan sitasi dan daftar pustaka. Peneliti dapat memanfaatkan menu references pada Microsoft Word dan meggunakan Mendeley untuk membantu dalammenuliskan sitasi dan daftar pustaka dengan pengaturan yang sesuai. Penulisan sitasi dan daftar pustaka proposal dan skripsi menggunakan format American Psychological Association (APA) style.


44 Penulisan Sitasi dalam Naskah dan Daftar Pustaka Buku elektronik (ebook) (Hogan, 2008) (Pattison, 2011) Hogan, Erin. (2008). Spiral Jetta: A Road Trip Through the Land Art of the American West. Chicago: University of Chicago Press. Adobe PDF eBook. Pattison, George. 2011. God and Being: An Enquiry. Oxford: Oxford University Press. Diakses pada 2 September 2012. http://dx.doi.org/10.1093/acprof:oso/97801995886 88.001.0001. Buku (satu penulis) (Mankiw, 2007) Mankiw, N. G. (2007). Macroeconomics (Sixth Edit). New York and Asingtoke: Worth Publishers. Buku (dua penulis) (Todaro & Smith, 2015) Todaro, M. P., & Smith, S. C. (2015). Economic Development (Twelfth Edition). New York: Pearson. Buku (tiga penulis) (Lind et al., 2006) Lind, D. A., William G. M., S. A. W. (2006). Basic Statistic for Business & Economics (Fifth Edit). New York: McGraw-Hill. Buku (empat penulis atau lebih) (Agnes et al., 2010) Agnes B. Q., Benoit C., Pierre J., J. P. F. (2010). Economic Policy: Theory and Practice. New York: Oxford University Press. Buku (terjemahan) (Kotler, 1997) Kotler, Philip. (1997). Manajemen pemasaran : Analisis, perencanaan, implementasi (Hendra Teguh & Ronny Antonius Rusli, Penerjemah). Jakarta:Prenhallindo Buku (edisi kedua/ selanjutnya) (Mitchell & Larson, 1987) Mitchell, T.R., & Larson, J.R. (1987). People in organizations: An introduction to organizational behavior (3rd ed.). New York: McGrawHill. Artikel jurnal cetak (Insukindro, 1999) Insukindro. (1999). Pemilihan Model Ekonomi Empirik Dengan Pendekatan Koreksi Kesalahan. Jurnal Ekonomi Dan Bisnis Indonesia, 14(31), 1–13.


45 Artikel jurnal daring (Nursini & Tawakkal, 2019) Nursini, N., & Tawakkal. (2019). Poverty alleviation in the contexof fiscal decentralization in Indonesia. Economics and Sociology, 12(1), 270–285. https://doi.org/10.14254/2071-789X.2019/12-1/16 Artikel majalah cetak (Greenberg, 2001 August 13) Greenberg, G. (2001, August 13). As good as dead: Isthere really such a thing as brain death? New Yorker, 36-41. Artikel surat kabar cetak (Crossette, 1990 January 23) Crossette, Barbara. (1990, January 23). India lodges first charges in arms Scandal. New York Times, A4. Artikel surat kabar daring (Gaddafi, 2011) Gaddafi, Saif al-Islam. (2011). Wawancara oleh Simon Denyer. Washington Post, 17 April. Diakses pada 3 September 2011. http://www.washingtonpost.com/world/aninterview-with-saif-alislamgaddafi-son-of-thelibyanleader/2011/04/17/AF4RXVwD _ story.html. Kamus/ ensiklopedia (cetak dan daring) (Oxford English Dictionary, Edisi Ketiga, s.v. mondegreen) MLA Style Manual and Guide to Scholarly Publishing. (2008). 3rd ed. New York: Modern Language Association of America. Skripsi, tesis, disertasi (tidak dipublikasi/ cetak) (Saputra, 2011) Saputra, W. A. (2011). Analisis pengaruh jumlah penduduk, PDRB, IPM, pengangguran terhadap tingkat kemiskinan di kabupaten/kota jawa tengah. Skripsi Gelar Sarjana, Universitas Diponegoro. Skripsi, tesis, disertasi (tidak dipublikasi/ rujukan daring) (Saputra, 2011) Saputra, W. A. (2011). Analisis pengaruh jumlah penduduk, PDRB, IPM, pengangguran terhadap tingkat kemiskinan di kabupaten/kota jawa tengah. Skripsi Gelar Sarjana, Universitas Diponegoro. Diakses tanggal 28 februari 2022. http://eprints.undip.ac.id/28982/1/SSkripsi018.pdf Makalah Seminar, Konferensi (Crespo, 1998) Crespo, C.J. (1998, March). Update on national data on asthma. Paper presented at the meeting of the National Asthma Education and Prevention Program, Leesburg, VA.


Click to View FlipBook Version