46 Wawancara dan komunikasi pribadi (tidak dipublikasikan) (Spock, 1974) (wawancara dengan seorang petugas kesehatan, 23 Maret 2010) (Maxine Greene, April 23, 2012, pesan elektronik kepada penulis) Spock, Benjamin. (1974). Wawancara oleh Milton. J.E. Senn. 23 Maret. Wawancara 67A, transkrip, Senn Oral History Collection, National Library of Medicine, Bethesda, MD. Situs web (Brooks, 2011) Brooks, Susannah. (2011, 1 September). Longtime Library Director Reflescs on a Career at the Crossroads. University of Wisconsin-Madison News. Diakses pada 14 Mei 2012. http://www.news. wisc.edu/19704. Blog (Becker, 2012) Becker, Gary. (2012, 12 Februari). Is Capitalism in Crisis? The BeckerPosner Blog,. Diakses pada 16 Februari 2012, http://www.beckerposnerblog.com/2012/02/is-capitalism-in-crisisbecker.html. Media sosial (Obama for America, September 4, 2011 [6:53 a.m.], diakses pada 22 September 2011, https://www.facebook.com/barackobama) Obama, Barack. (2011). Laman Facebook. Dikelola oleh Obama for America. Diakses pada 22 September 2011. http://www.facebook.com/barackobama. Forum/grup diskusi daring (Dodger Fan, pesan dalam The Atomic Bombing of Japan, 1 September 2011 [12:57:58 p.m. PDT], Forum Sejarah, Amazon.com, diakses pada 30 September 2011, http://www.amazon.com/forum/history/) Amazon.com. (2011). The Atomic Bombing ofJapan. Forum Sejarah. Diakses pada 1 September 2011. http://www.amazon.com/forum/history. Dokumen publik (UU No. 12 Tahun 2012, pasal 1, bab I, ayat 2) UU No. 12 Tahun 2012 Tentang Pendidikan Tinggi. Presiden Republik Indonesia. 10 Agustus. Kitab Suci (Al-Ikhlas, 112 : 1-4) (1 Thess. 4: 11, 5: 2-5) Sitasi dari kitab suci tidak perlu dimasukkan dalam daftar referensi
47 VII DOSEN PEMBIMBING SKRIPSI Pengertian dan Syarat Dosen Pembimbing Skripsi. Dosen Pembimbing Skripsi adalah dosen yang telah memenuhi syarat-syarat untuk menjadi dosen pembimbing skripsi kemudian ditunjuk untuk menjadi dosen pembimbing termasuk prestasi, kemudian menjadikan diri sebagai motivasi. Pengertian Dosen Pembimbing Skripsi Dosen pembimbing skripsi adalah dosen yang ditunjuk oleh Koordinator Program Studi berdasarkan ketentuan yang berlaku dan sesuai bidang keahliannya untuk membimbing mahasiswa dalam menyusun skripsi sebagai tugas akhir. Skripsi diketahui menjadi syarat wajib yang harus dipenuhi oleh semua mahasiswa S1 untuk bisa lulus dari jenjang pendidikan tersebut. Dalam penyusunannya, mahasiswa akan didampingi dua dosen pembimbing. Dosen yang menjadi pembimbing skripsi kemudian dihadapkan pada sejumlah tugas. Tujuannya adalah untuk memastikan skripsi disusun sesuai dengan aturan, isinya jelas sesuai dengan judul atau topik penelitian, dan juga memastikan skripsi tersebut berhasil diselesaikan oleh mahasiswa. Syarat Dosen Pembimbing Skripsi Melihat definisi dari dosen pembimbing skripsi yang sifatnya ditunjuk oleh pihak kampus. Maka kampus memiliki kriteria tersendiri dalam menunjuk siapa saja yang bisa menjadi dosen pembimbing. Secara umum, berikut adalah beberapa syarat dosen pembimbing skripsi yang perlu dipenuhi: 1. Kredibilitas Dosen, Syarat pertama yang harus dipenuhi oleh dosen yang ingin menjadi dosen pembimbing adalah punya kredibilitas. Maka dosen sudah harus membangun kredibilitas ini sejak dini, yakni sejak awal merintis karir sebagai dosen. Kredibilitas ini bisa dilihat dari aspek kualifikasi pendidikan, daftar prestasi selama menjadi dosen, dan lain-lain. Bagi dosen yang sudah meraih gelar pendidikan tinggi minimal Magister dan bahkan jika sudah menjadi Doktor, maka akan memiliki kesempatan untuk menjadi dosen pembimbing skripsi dengan memperhatikan kesesuaian bidang keilmuan. 2. Memiliki Pengalaman, Syarat dosen pembimbing skripsi yang kedua adalah memiliki pengalaman. Yakni pengalaman dalam mengajar dan melaksanakan tugas-tugas dosen yang
48 lainnya. Mencakup semua isi dari Tri Dharma seperti mengajar, meneliti, dan juga melakukan program mengabdi kepada masyarakat. Pengalaman dosen dilihat dari seberapa lama dosen tersebut menjalankan profesi dosen itu sendiri. Tentunya dengan melihat pula prestasi yang diraih, apakah termasuk dosen yang disiplin dalam menjalankan tugas-tugas dosen atau tidak. Sehingga semakin lama dosen tersebut mengajar semakin mudah menjadi dosen pembimbing. Secara umum, perguruan tinggi akan memprioritaskan dosen yang sudah mengajar selama 2 tahun atau lebih, dan setiap mahasiswa akan didampingi setidaknya dua dosen yaitu dosen senior dengan pengalaman lebih dari 2 tahun dengan dosen yang pengalamannya sudah mencapai 2 tahun (dosen muda). Pengalaman ini penting untuk membuktikan bahwa dosen menguasai bidang keilmuan yang menjadi pakarnya. 3. Menjunjung Tinggi Profesionalitas, Profesionalitas juga menjadi satu diantara sekian syarat dosen pembimbing skripsi yang perlu diketahui dan dipenuhi oleh calon dosen pembimbing. Profesionalitas ini berkaitan dengan sikapnya dalam mengemban setiap tugas dan amanah yang diberikan pihak kampus, sehingga saat dipercaya menjadi dosen pembimbing maka bisa menjalankan tugas-tugas sebagai dosen pembimbing. 4. Pribadi yang Tegas, Selama menjalankan tugas dosen ada baiknya terus membangun diri memiliki karakter yang tegas. Ketegasan kemudian menjadi salah satu syarat dosen pembimbing skripsi. Sebab dosen yang kurang tegas akan kurang dihargai oleh mahasiswanya sehingga efeknya kurang baik. 5. Kedisiplinan 6. Memiliki Karakter yang Kuat, Syarat berikutnya untuk bisa menjadi dosen pembimbing adalah memiliki karakter yang kuat. Karakter ini maksudnya adalah karakter yang lurus dan selalu menjadi pribadi yang lurus, sehingga menjadi dosen yang juga tegas dalam hal tata aturan, ketentuan dari berbagai pihak terutama kampus, dan sebagainya. Tugas Dosen Pembimbing Skripsi Jika sudah memenuhi sejumlah syarat dosen pembimbing skripsi maka akan mendapat tambahan tugas dari tugas yang sudah ada. Tugas tersebut mencakup beberapa hal di bawah ini: 1. Mendukung Mahasiswa Menyelesaikan Skripsi Tepat Waktu
49 Tugas yang pertama dari dosen pembimbing skripsi adalah mendukung mahasiswa untuk menyelesaikan skripsi yang disusunnya. Dalam hal ini dosen akan membantu semaksimal mungkin agar mahasiswa segera menyelesaikan penyusunan skripsi tersebut. Semakin cepat selesai maka semakin cepat mereka lulus kuliah. 2. Menyediakan Waktu untuk Bimbingan Dosen yang sudah memenuhi syarat dosen pembimbing skripsi dan mendapat kepercayaan dari koordinator menjadi dosen pembimbing. Maka juga memiliki kewajiban untuk menyediakan waktu khusus memberikan bimbingan. Sehingga diharapkan tidak pernah mempersulit mahasiswa untuk melakukan bimbingan. 3. Mengarahkan Penulisan Skripsi Mahasiswa Dosen pembimbing skripsi juga memiliki tugas untuk mengarahkan penulisan skripsi kepada mahasiswa. Mengarahkan disini maksudnya adalah memberikan arahan bagaimana menyusun skripsi yang baik dan benar. Sebab skripsi termasuk karya tulis ilmiah dan ada sekian aturan struktural yang menyertainya. 4. Membantu Menyediakan Referensi Dosen pembimbing yang sudah berusaha memenuhi berbagai syarat dosen pembimbing skripsi kemudian juga memiliki tugas untuk membantu menyediakan referensi. 5. Memberi Nilai saat Sidang Skripsi Tugas berikutnya dari dosen pembimbing adalah memberi nilai saat mahasiswa di bawah bimbingannya menjalani sidang skripsi. Skripsi sendiri memiliki bobot nilai yang besar, karena jumlah SKS yang tinggi. Oleh sebab itu mahasiswa perlu berjuang untuk mendapat nilai A atau minimal B saat sidang skripsi berlangsung. Nilai dari sidang skripsi ternyata tidak hanya datang dari dosen penguji, melainkan juga dari dosen pembimbing. Dosen pembimbing bisa berkontribusi memberi nilai karena paham juga seberapa paham mahasiswa tersebut dalam memahami. Tugas Pembimbing Skripsi Pembimbing Skripsi terdiri dari Pembimbing I atau pembimbing utama dan pembimbing atau Pembimbing pendamping. Pembimbing I dan II bertugas : 1. Mengarahkan dan memberi bimbingan serta pengawasan terutama substansi keilmuan dari disiplin ilmu yang dibutuhkan dalam penulisan mahasiswa.
50 2. Menunjukkan dan memberikan informasi ilmiah yang mutakhir dibidang ilmu. 3. Memberikan arahan serta bimbingan yang dapat memperlancar proses penyelesaian. 4. Memberi persetujuan dan menyatakan kesanggupan untuk melakukan ujian proposan maupun skripsi. 5. Memberikan nilai terhadap substansi keilmuan 6. Memberikan peringatan dan merekomendasi sanksi akademik yang bersifat mendidik bagi mahasiswa yang bersangkutan. 7. Melakukan pemantauan dan memberi laporan tentang kemajuan penulisan mahasiswa. Selain itu, Pembimbing II bertugas membaca, memeriksa, dan mengoreksi tuntas dari Bab I sampai Bab terakhir meliputi : teknis penulisan proposal sampai penulisan skripsi, Sedangkan Pembimbing I bertanggung jawab sepenuhnya terhadap hal-hal yang sifatnya substantif penulisan atau lebih mendalam terhadap konten penulisan skripsi, dan memutuskan kelayakan sebuah penulisan.
51 DAFTAR PUSTAKA Fakultas Ekonomika & Bisnis, U. G. M. (2016). Pedoman Penulisan Karya Ilmiah: Skripsi, Tesis dan Disertasi. Rektor Universitas Indonesia. (2017). Keputusan Rektor Universitas Indonesia tentang Pedoman Teknis Penulisan Tugas Akhir Mahasiswa Universitas Indonesia (Revisi). IPB University. (2019). Pedoman Penulisan Karya Ilmiah Tugas Akhir Mahasiswa (Edisi 1). PT Penerbit IPB Press. Program Studi Sarjana Manajemen, Jurusan Manajemen, F. E. B. UB. (2020). Buku Pedoman Penulisan Skripsi.
52 Lampiran Contoh Penulisan judul Bab, Subbab, dan Anak Subbab 3 cm 1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Dalam berbagai rezim pemerintahan di Indonesia, nilai tukar rupiah senantiasa mengalami fluktuasi dan cenderung dinamis, sesuai dengan situasi dan kondisi ekonomi domestik maupun global yang dihadapi pada saat itu. Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap berbagai mata uang asing termasuk dolar Amerika Serikat (AS) sebagai mata uang yang sering digunakan dalam transaksi internasional 4 cm terus mengalami volatilitasnya, bahkan terkadang perubahannya sulit diprediksi (unpredictable). Tercatat sejak awal kekuasaan rezim orde baru pada dekade 1970-an nilai tukar rupiah terhadap dolar AS masih berkisar Rp. 362,83 per dolar AS hingga memasuki akhir kekuasaannya, tepatnya pada tahun 1997, nilai tukar rupiah terdepresiasi pada level Rp. 2.909.38 per dolar AS. 3 cm 4 cm
53 3.3 Sumber Data Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. 3.3.1 Data Primer Data yang diperoleh secara dari tangan pertama disebut data primer, seperti hasil wawancara dengan narasumber, kuesioner, focus group discussion (FGD) dan sebagainya. Penelitian ini menggunakan data hasil wawancara dengan narasumber yang memiliki kompetensi sebagai pengambil kebijakan khususnya dalam menjaga stabilitas nilai tukar rupiah. 3.3.2 Data Sekunder Data sekunder merupakan data yang diperoleh dari sumber tidak langsung, seperti dokumen, catatan, laporan, data dari buku, koran, majalah dan sebagainya. Penelitian ini menggunakan data nilai tukar rupiah terhadap dolar AS serta data variabel ekonomi makro lainnya yang diperoleh dari berbagai dokumen dan laporan terkait. 43
54 Contoh Penulisan Judul dan Nomor Tabel Dengan demikian, maka melalui persamaan jangka pendek diatas dapat ditaksir pengaruh jangka panjang X1, X2, X3 dan X4 terhadap nilai tukar rupiah (Y). Disamping itu terbukti bahwa spesifikasi model yang dipakai adalah model yang valid. Hasil estimasi juga lolos dari berbagai uji diagnosis atau asumsi klasik seperti uji normalitas, autokorelasi dan heteroskedastisitas, sekaligus membuktikan bahwa model penaksir tersebut merupakan model penaksir yang linier, tidak bias, dan terbaik/efisien (Best Linear Unbiased Estimator, BLUE). Selengkapnya hasil uji asumsi klasik dapat dilihat pada tabel (5.5) berikut ini: Tabel 5.5 Hasil Uji Asumsi Klasik No Uji Asumsi Klasik Jenis Uji Hasil Uji 1 Normalitas J-B Test 1.4223 (J-B hitung) 0.49107 (Probab ility) 2 Autokorelasi LM Test 0.2276 (Prob. ChiSquare) 3 Heteroskedast isitas Harvey 0.8327 (Prob. ChiSquare) Keterangan: Nilai Kritis pada 5% 57
55 Contoh Penulisan Judul dan Nomor Gambar/Grafik J u t a R u 12.76 p i 12.12 a h 11.52 10.91 15.9 15.1 14.28 13.53 12.63 12.03 11.35 9.93 9.69 9.49 9.22 19.95 19.27 18.3 17.51 9.8 9.28 8.82 8.35 16.8 16.24 15.59 14.65 14.42 12.4 11.64 11.9 11.54 11.35 10.22 10.87 19.95 19.48 19.16 18.86 17.64 17.19 16.65 16.19 14.78 14.22 13.58 13.13 10.46 10.87 9.11 8.02 9.63 10.52 2012 2013 2014 2015 2016 Sumber: BPS Provinsi Maluku, 2018 (diolah) Grafik 4.1 PDRB/Kapita Provinsi Maluku 2012-2016 4 2 1.20 0 -2 -4 0.47 0.47 -0.03 -2.04 1.46 1.03 0.99 2.29 -0.21 2.11 Tingkat Inflasi -6 -8 -7.37 Sumber: BPS Maluku Tengah, 2018 (diolah) Grafik 4.2 Tingkat Inflasi Kabupaten Maluku Tengah 2016 50 12.31 13.34 16.76 18.15 20.71 20.33 15.37