The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Modul Debian 7 LENGKAP PRINT
by ruddy agus setiawan@2017

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by by.ruddyaes, 2022-05-04 21:51:59

Modul Debian 7 Praktik ASJ LENGKAP

Modul Debian 7 LENGKAP PRINT
by ruddy agus setiawan@2017

Keywords: Modul Debian 7 Praktik ASJ LENGKAP,by ruddy agus setiawan@2017

Ruddy Agus Setiawan - Mengadministrasi Sistem Jaringan dengan Server Debian

CNAME Singkatan dari Cononical Name. CNAME merupakan
alias yang dibuat untuk menggantikan suatu nama host
MX atau pemberian nama lain. Alias digunakan ketika kita
menginginkan menggunakan 2 nama dalam 1 IP address
ruddy.smktrispek.sch.id yang sama, contoh di gambar 6.7 tertulis “www” yang
www.smktrispek.sch.id merupakan nama lain untuk “ruddy”, IP address dari
mail.smktrispek.sch.id “www” dan “ruddy” menggunakan IP yang sama, yaitu
ftp.smktrispek.sch.id 192.168.20.17 .

Singkatan dari Mail Exchange. MX ditulis sebagai tanda
untuk membuat e-mail server. Di gambar 6.7, MX yang
digunakan adalah “mail.smktrispek.sch.id” jadi lewat
alamat ini e-mail akan dikirim dan diterima. MX
memiliki variable tambahan yaitu priority. Priority
menunjukkan skala prioritas yang ditulis dengan angka,
semakin kecil angkanya maka semakin besar prioritas
pengiriman e-mailnya.

Nama domain alias (CNAME) dari
www.smktrispek.sch.id.

Nama domain untuk master DNS.

Nama domain untuk layanan e-mail.

Nama domain untuk layanan FTP.

Page | 96

Ruddy Agus Setiawan - Mengadministrasi Sistem Jaringan dengan Server Debian

TUGAS 1

A. Diketahui sebuah PC server Debian dengan alamat IP 202.18.17.1 di LANcard kedua

dikoneksikan ke switch atau langsung ke PC client, dan akan dibuat DNS server dengan

spesifikasi sebagai berikut:

1. Hostname = namasiswa.smktkj.com

2. Domain name = www.smktkj.com

3. Mail name = mail.smktkj.com

Praktikkan bagaimana cara membuat layanan DNS server tersebut !

B. Lakukan uji coba koneksi kabel ke PC Debian melalui eth1 PC, untuk menguji apakah PC client

mampu mengakses DNS server. Gunakan aplikasi command prompt dan web browser

(chrome, firefox, IE, iceweasel, dll.) sebagai indikator keberhasilan uji coba.

C. Setelah selesai dipraktikkan, tunjukkan hasil keberhasilan uji coba di PC server tersebut

dengan gambar print screen atau bukti foto ke guru pembimbing !

D. Buatlah laporan tertulis langkah-langkah konfigurasi DNS server di lembar yang telah

disediakan !.

E. Buatlah laporan tertulis langkah-langkah ujicoba untuk melihat hasil DNS server di lembar

yang telah disediakan !.

Page | 97

Ruddy Agus Setiawan - Mengadministrasi Sistem Jaringan dengan Server Debian

Lembar Tugas (Isi dalam Kotak Ini)

Catatan: Diperiksa Oleh: Tanggal: Ketuntasan Belajar:

Kembali Lanjutkan

Page | 98

Ruddy Agus Setiawan - Mengadministrasi Sistem Jaringan dengan Server Debian

Lembar Tugas (Isi dalam Kotak Ini)

Catatan: Diperiksa Oleh: Tanggal: Ketuntasan Belajar:

Kembali Lanjutkan

Page | 99

Ruddy Agus Setiawan - Mengadministrasi Sistem Jaringan dengan Server Debian

MAIL SERVER

TUJUAN PEMBELAJARAN
Setelah mengikuti kegiatan belajar 21-27, siswa diharapkan;
1. Dapat menjelaskan konsep mail server,
2. Dapat menginstall mail server,
3. Dapat mengkonfigurasi mail server,
4. Dapat menguji hasil mail server.

8.1. KONSEP & CARA KERJA MAIL SERVER
Mail server merupakan aplikasi server yang memberikan layanan kepada komputer client

berupa pengiriman dan penerimaan e-mail (surat elektronik), sehingga komputer server dan client
saling berinteraksi dua arah dengan cara request-respons, client menghubungi server (meminta
layanan) dan mengirim pesan lalu server menerima pesan dan mengirim kembali ke client yang
dituju melalui perantara protokol yang sejenis, model komunikasi data seperti ini disebut
komunikasi client-server. Pengiriman pesan menggunakan protokol SMTP (Simple Mail Transfer
Protocol) dan penerimaan pesan menggunakan protokol IMAP atau POP. IMAP dan POP sebagai
protokol penerima pesan e-mail memiliki perbedaan di metode penerimaan pesan, IMAP
(Internet Mail Application Protocol) menggunakan jalur port 143 dan mampu mendownload
pesan inbox tanpa menghapus setelah pesan dibaca, sedangkan POP (Post Office Protocol)
menggunakan jalur port 110 dan mampu mendownload pesan inbox kemudian menghapus pesan
inbox setelah dibaca. Mail server membutuhkan aplikasi client di masing-masing PC client, aplikasi
ini untuk melihat, menerima/mendownload, dan mengirim pesan. Aplikasi mail client tersedia
beragam ada yang basis aplikasi exe dan ada pula yang berbasis web, seperti contoh; squirellmail,
outlook express, dan roundcube.

Diketahui:

DNS server menjadi syarat membuat mail server, sehingga pengujian dengan perintah “nslookup

mail.smktrispek.sch.id” harus menampilkan keberhasilan. Jika address mailnya belum ada, maka

mail server tidak bisa dibuat. Lihat kembali di bagian pengujian DNS server buku ini.

Paket software yang dibutuhkan untuk membuat mailserver adalah; postfix, IMAP, POP, apache,

dan squirrelmail.

IP address mail server = 192.168.20.17 (sudah dibuat di network eth1 sebelumnya)

Mail server address = mail.smktrispek.sch.id (alamat ini sudah dibuat dan teruji di DNS server,

tepatnya di file “db”)

Mail user = admin, fatih, dan arvino. (pengguna e-mail sebanyak 3 orang, mereka

harus bisa saling bertukar pesan)

Password admin = rahasia

Password fatih = terserah

Password arvino = kamu

Page | 100

Ruddy Agus Setiawan - Mengadministrasi Sistem Jaringan dengan Server Debian

Ditanyakan:
Bagaimana cara membuat mail server menggunakan Debian 7 dan mengujinya agar mampu
menerima dan mengirim pesan dari server menuju ketiga client tersebut serta menguji sebaliknya,
dari ketiga client menuju server ?

Jawab:

8.2. PERSIAPAN MEMBANGUN MAIL SERVER
1. Terinstall Sistem Operasi Debian
2. Tersedianya IP address
3. DNS server sudah dibuat
4. Hostname di server dibuat yang sesuai
5. Aplikasi postfix, courier POP, courier IMAP
6. Aplikasi mail client; squirrelmail, outlook express
7. DVD repositori Debian 1, 2, dan 3 (DVD Repo. Lengkap)
8. Tersedia PC client

8.3. INSTALASI MAIL SERVER
Sebelum memulai instalasi & konfigurasi mail server, awali dengan mempersiapkan DVD

repositori secara lengkap (siapkan DVD 1, 2, dan 3 serta perhatikan versi Debian harus
sesuai/sama dengan DVD installernya). Langkah paling pertama, masukkan DVD repositori 3
lebih dahulu ke DVDRom PC server, kemudian DVD repositori 1 → 2 dan terakhir masukkan
kembali DVD repositori 3, ini dilakukan secara bertahap (jangan sekaligus, baca petunjuk di
monitor saat proses instalasi berlangsung). Ikuti langkah-langkahnya seperti gambar di bawah ini.

Gambar 138

Page | 101

Ruddy Agus Setiawan - Mengadministrasi Sistem Jaringan dengan Server Debian

Gambar 139

Setelah DVD repository 3 dimasukkan seperti gambar 139, lanjutkan dengan perintah;
root@server-ruddy:/home/ruddy# apt-cdrom add (tekan enter !)

root@server-ruddy:/home/ruddy# apt-get install postfix squirrelmail

courier-imap courier-pop (tekan enter !)

Gambar 140

Gambar 140 menginstruksikan agar mengganti DVD repository 3, menjadi repository 1, kemudian
enter ! Bacalah instruksi di layar monitor dalam mengganti DVD repository selanjutnya, agar
proses instalasi berhasil dan selesai. Selanjutnya, masukkan DVD repository 1 (pilih file iso debian
untuk DVD 1), seperti gambar 141, kemudian klik OK.

Page | 102

Ruddy Agus Setiawan - Mengadministrasi Sistem Jaringan dengan Server Debian

Gambar 141

Klik Ok pada gambar 142 dan gambar 143 untuk melanjutkan proses instalasi.

Gambar 142
Gambar 143

Page | 103

Ruddy Agus Setiawan - Mengadministrasi Sistem Jaringan dengan Server Debian

Gambar 144

Gambar 144 menanyakan “system mail name” isilah sesuai dengan alamat e-mail saat pembuatan
DNS server, jadi nama mail harus sama dengan saat pembuatan DNS. Sebaiknya anda memeriksa
kembali apa nama mail yang sudah dibuat di DNS, tepatnya di bagian; file “ db.smktrispek.sch.id ”
dan file “ db.192 “.

Gambar 145

Gambar 145 menginstruksikan agar memasukkan DVD repository 2 ke DVDrom PC server,
kemudian tekan enter! Masukkan DVD repositori 2 (pilih file iso debian untuk DVD 2), kemudian
klik OK.

Page | 104

Ruddy Agus Setiawan - Mengadministrasi Sistem Jaringan dengan Server Debian

Gambar 146
Gambar 147

Gambar 148

Page | 105

Ruddy Agus Setiawan - Mengadministrasi Sistem Jaringan dengan Server Debian

Gambar 148 menginstruksikan agar memasukkan DVD repositori 3 ke DVDrom PC server dan
kemudian enter !
Masukkan DVD repositori 3 (pilih file iso debian untuk DVD 3), kemudian klik Open. Seperti
gambar 149.

Gambar 149

Gambar 150

Gambar 150 di atas, menandakan bahwa proses instalasi aplikasi mail server telah berhasil dan
selesai. Proses instalasi telah kita lalui, selanjutkan kita akan konfigurasi file-file mail server yang
cukup panjang, Penulis berharap agar pembaca bersabar dan tetap berhati-hati dalam
mengkonfigurasi file mail server.

Page | 106

Ruddy Agus Setiawan - Mengadministrasi Sistem Jaringan dengan Server Debian

8.4. KONFIGURASI MAIL SERVER
Langkah selanjutnya setelah intalasi selesai adalah mengkonfigurasi file DNS server agar

berfungsi sesuai keinginan & kebutuhan kita. Berposisi sebagai root dan berpindahlah ke direktori
menggunakan perintah “cd” menuju direktori “skel“

root@server-ruddy:/home/ruddy# cd /etc/skel (tekan enter !)

root@server-ruddy:/etc/skel# maildirmake Maildir/ (tekan enter !)

Folder khusus bernama “Maildir” dimaksudkan untuk pusat menampung pesan yang masuk dan
diteruskan ke komputer tujuan. Lanjutkan dengan mengedit file “main.cf “

root@server-ruddy:/etc/skel# nano /etc/postfix/main.cf (tekan enter !)

Tulis script di paling bawah (paling akhir) dari file main.cf, seperti gambar 151 di bawah ini !
Kemudian simpan perubahan dengan exit dan tekan tombol Y.

Gambar 151

Lakukan konfigurasi ulang, ikuti langkah-langkahnya mulai dari gambar 152. (tekan enter !)
root@server-ruddy:/etc/skel# dpkg-reconfigure postfix

tujuan perintah “dpkg-reconfigure postfix “ untuk mengkonfigurasi ulang paket-paket
postfix yang belum lengkap saat instalasi postfix sebelumnya agar menjadi lebih lengkap dan siap
pakai.

Gambar 152

Page | 107

Ruddy Agus Setiawan - Mengadministrasi Sistem Jaringan dengan Server Debian
Gambar 153

Gambar 154
Gambar 155

Gambar 156

Page | 108

Ruddy Agus Setiawan - Mengadministrasi Sistem Jaringan dengan Server Debian
Gambar 157

Gambar 157 di atas cukup dikosongkan saja (tidak perlu diisi), kemudian klik OK !

Gambar 158

Gambar 159

Gambar 160

Page | 109

Ruddy Agus Setiawan - Mengadministrasi Sistem Jaringan dengan Server Debian

Gambar 161

Gambar 161 bisanya “local networks” otomatis telah terisi tulisan “localhost” atau terisi tulisan
127.0.0.0 sebaiknya Anda tidak perlu melakukan perubahan atau tambahan, klik Ok.

Gambar 162

Gambar 163

Gambar 163 isi ukuran pembatasan mailbox dengan “ 0 “ ini artinya tidak ada batasan ukuran file
yang masuk ke mailbox.

Gambar 164

Gambar 164 isi “ local address extension character ” mailbox dengan “ + “ kemudian klik Ok.
Page | 110

Ruddy Agus Setiawan - Mengadministrasi Sistem Jaringan dengan Server Debian

Gambar 165

Gambar 166

Gambar 166 kita diminta memilih versi IP address yang akan kita pilih adalah all (bisa menerima
keduanya), jadi postfix mampu menggunakan IP address versi 4 dan versi 6.

Gambar 167

Gambar 167 di atas menandakan bahwa rekonfigurasi postfix sudah selesai dan terlihat ringkasan
hasil rekonfigurasinya.

Lanjutkan dengan pembuatan user mail untuk para pengguna e-mail ini. Perhatikan soal ! siapa
saja user mail yang perlu dibuat dan buatkan pula passwordnya masing-masing pengguna e-mail.

User mail pertama bernama “ admin “ dengan password “ rahasia “

root@server-ruddy:/etc/skel# adduser admin (tekan enter !)

Page | 111

Ruddy Agus Setiawan - Mengadministrasi Sistem Jaringan dengan Server Debian

Enter new UNIX password: (isi kata sandi & tekan enter !)
Retype new UNIX password: (isi kembali kata sandi & tekan enter !)

---------------> isi kata sandi & enter !
---------------> isi kembali kata sandi & enter !

tidak perlu diisi, hanya tekan enter !

Gambar 168

Lanjutkan dengan membuat user mail kedua bernama “ fatih “ berpassword “ terserah “

root@server-ruddy:/etc/skel# adduser fatih (tekan enter !)

Enter new UNIX password: (isi kata sandi, namun tidak ditampilkan & tekan enter !)

Retype new UNIX password: (isi kata sandi, namun tidak ditampilkan & tekan enter !)

---------------> isi kata sandi & enter !
---------------> isi kembali kata sandi & enter !

tidak perlu diisi, hanya tekan enter !

Gambar 169

Lanjutkan dengan membuat user mail ketiga (terakhir) bernama “ arvino “ berpassword “ kamu “

root@server-ruddy:/etc/skel# adduser arvino (tekan enter !)

Enter new UNIX password: (isi kata sandi & tekan enter !)

Retype new UNIX password: (isi kembali kata sandi & tekan enter !)

Page | 112

Ruddy Agus Setiawan - Mengadministrasi Sistem Jaringan dengan Server Debian

---------------> isi kata sandi & enter !
---------------> isi kembali kata sandi & enter !

tidak perlu diisi, hanya tekan enter !

Gambar 170

Lanjutkan dengan mengedit file /etc/apache2/apache2.conf. File ini sejatinya terintegrasi dengan
aplikasi web server yang bernama apache2, jadi jika aplikasi apache2 telah terinstall maka file ini
ketika dipanggil telah ada dan muncul seperti gambar 171.
root@server-ruddy:/etc/skel# nano /etc/apache2/apache2.conf (tekan enter !)
Tulis script di baris paling akhir file apache.conf, gunakan keyboard, tekan tombol CTRL W, ketik
tulisan di Search: “ Include the virtual host “, kemudian enter !. Perhatikan gambar 172 !

Gambar 171

Page | 113

Ruddy Agus Setiawan - Mengadministrasi Sistem Jaringan dengan Server Debian

Gambar 172

Gambar 172, simpan dengan menekan CTRL X, kemudian tekan Y, dan tekan enter !

Restart semua hasil konfigurasi mail server, satu per satu dengan perintah berikut ini;

root@server-ruddy:/etc/skel# /etc/init.d/postfix restart (tekan enter !)
root@server-ruddy:/etc/skel# /etc/init.d/courier-imap restart (enter !)
root@server-ruddy:/etc/skel# /etc/init.d/courier-pop restart (enter !)
root@server-ruddy:/etc/skel# /etc/init.d/apache2 restart (tekan enter !)

Atau dengan cara lain;

root@server-ruddy:/etc/skel# service postfix restart (tekan enter !)
root@server-ruddy:/etc/skel# service courier-imap restart (tekan enter !)
root@server-ruddy:/etc/skel# service courier-pop restart (tekan enter !)
root@server-ruddy:/etc/skel# service apache2 restart (tekan enter !)

8.5. UJI COBA MAIL SERVER
Lanjutkan ke pengujian mail server, pengujian dilakukan sebanyak dua kali, yaitu;

1. PC client (user fatih dan user arvino) mengirim pesan ke PC server (admin)
2. PC server (admin) menerima & mengirim pesan kembali ke client (user fatih dan user arvino).
Melakukan pengujian mail server, sebaiknya antara komputer server dengan komputer client (uji
koneksi bisa dilakukan dengan media kabel atau nirkabel, asalkan komputer client sudah diberi IP
address, subnet mask, dan IP dns server.

Pengujian 1, PC user fatih dan user arvino mengirim pesan ke PC server (admin)

Page | 114

Ruddy Agus Setiawan - Mengadministrasi Sistem Jaringan dengan Server Debian

Gambar 173

Gambar 173 ini dilakukan di PC client (windows) IP address, subnetmask, dan DNS server wajib
tiga-tiganya diisi untuk menguji kerja mail server. IP address diisi dengan IP yang se-network ID
dengan PC server Debian, hanya hostnya saja (oktet ke 4) yang dibedakan, subnetmask diisi
255.255.255.0 ini berada di kelas C, dan DNS server diisi sebuah saja, yaitu IP DNS server adalah
sama dengan IP server debian.

Page | 115

Ruddy Agus Setiawan - Mengadministrasi Sistem Jaringan dengan Server Debian

Gambar 174

Gambar 175

Page | 116

Ruddy Agus Setiawan - Mengadministrasi Sistem Jaringan dengan Server Debian

Gambar 176

Gambar 176 di atas menjelaskan agar mengklik “ Compose “ agar dapat menulis pesan di dalam
kotak, contohnya silahkan ketik ucapan salam perkenalan, seperti gambar di atas. Setelah
mengetikkan pesan, kirim pesan tulisan ke alamat e-mail pengguna lain di bagian “ To “,
sedangkan “ Cc “ maksudnya copy carbon yang pesan tersebut tembus di pengguna lain dengan isi
pesan yang sama. Terakhir klik “ Send ” agar e-mail dari fatih terkirim ke admin & arvino.
Pengujian 2, PC server (admin) menerima, melihat & membalas pesan ke user fatih dan user
arvino.
Dari PC server debian, kita lakukan pengujian terakhir, melihat pesan yang masuk dari user fatih
atau user arvino, berikut caranya;
root@server-ruddy:/etc/skel# telnet mail.smktrispek.sch.id 110 (enter !)

Page | 117

Ruddy Agus Setiawan - Mengadministrasi Sistem Jaringan dengan Server Debian

Gambar 177

Tampilan isi pesan e-mail yang dikirim dari [email protected] seperti gambar di 177.
Setelah melakukan uji coba, terbukti PC user admin (Debian) sudah berhasil menerima e-mail,
tampilan e-mail dari server terlihat sangat sederhana & tidak bervariasi karena server Debian
sebagai user admin hanya bisa menampilkan e-mail dalam interface text saja. Untuk keluar dari
tampilan e-mail tersebut, tekan CTRL } di keyboard.
Masih di pengujian 2, PC user arvino melihat pesan yang dikirim oleh user fatih.

Page | 118

Ruddy Agus Setiawan - Mengadministrasi Sistem Jaringan dengan Server Debian

Gambar 178

Gambar 179

Tampaknya pesan dari fatih sudah masuk di inbox mail milik arvino, seperti gambar 179. Klik judul
e-mail yang bertuliskan warna biru untuk melihat apa isi pesan tersebut.

Page | 119

Ruddy Agus Setiawan - Mengadministrasi Sistem Jaringan dengan Server Debian

Gambar 180

Tampaknya pada gambar 180 pesan dari [email protected] telah masuk juga di e-mail
[email protected]. Hal ini berarti telah terjadi komunikasi data dari tiga user,
termasuk user admin (miliknya server Debian). Jika ingin keluar dari tampilam e-mail, silahkan klik
“ Sign Out “.
Jika tampilan hasil uji coba sama seperti gambar 177 dan 180, maka kita sudah berhasil membuat
komunikasi e-mail dengan Linux Debian sebagai mesin e-mail server secara lokal (meskipun dapat
dikembangkan lagi menjadi skala internet).

Page | 120

Ruddy Agus Setiawan - Mengadministrasi Sistem Jaringan dengan Server Debian

TUGAS 1

A. Diketahui sebuah PC server Debian dengan alamat IP 202.18.17.1 di LANcard kedua

dikoneksikan ke switch atau langsung ke PC client, dan akan dibuat mail server dengan

spesifikasi sebagai berikut:

1. Hostname = namasiswa.smktkj.com

2. Domain name = www.smktkj.com

3. Mail name = mail.smktkj.com

4. Webmail = squirrelmail

5. User mail 1 = [email protected] (password=dono)

6. User mail 2 = [email protected] (password=kasino)

7. User mail 3 = [email protected] (password=indro)

8. Url mail server = www.mail.smktkj.com/squirrelmail

Praktikkan bagaimana cara membuat layanan mail server tersebut !

B. Lakukan uji coba koneksi kabel ke PC Debian melalui eth1 PC, untuk menguji;
1. apakah PC client 1, 2, dan 3 mampu mengirim pesan mail ke server ? dan
2. apakah server mampu mengirim/melihat pesan mail ke/dari PC client 1, 2, dan 3 ?
Gunakan aplikasi web browser (chrome, firefox, IE, iceweasel, dll.) sebagai indikator
keberhasilan uji coba di masing-masing PC client !

C. Setelah selesai dipraktikkan, tunjukkan hasil keberhasilan uji coba di PC server tersebut
dengan gambar print screen atau bukti foto ke guru pembimbing !

D. Buatlah laporan tertulis langkah-langkah konfigurasi mail server di lembar yang telah
disediakan !.

E. Buatlah laporan tertulis langkah-langkah ujicoba untuk melihat hasil mail server di lembar
yang telah disediakan !.

Page | 121

Ruddy Agus Setiawan - Mengadministrasi Sistem Jaringan dengan Server Debian

Lembar Tugas (Isi dalam Kotak Ini)

Catatan: Diperiksa Oleh: Tanggal: Ketuntasan Belajar:

Kembali Lanjutkan

Page | 122

Ruddy Agus Setiawan - Mengadministrasi Sistem Jaringan dengan Server Debian

Lembar Tugas (Isi dalam Kotak Ini)

Catatan: Diperiksa Oleh: Tanggal: Ketuntasan Belajar:

Kembali Lanjutkan

Page | 123

Ruddy Agus Setiawan - Mengadministrasi Sistem Jaringan dengan Server Debian

DAFTAR RUJUKAN

Azikin, Askari. 2011. Debian GNU/Linux. Bandung: Penerbit Informatika.
Cartealy, Imam. 2013. Linux Networking. Jakarta: Jasakom Publisher.
Purbo, Ono W. 2008. Panduan Mudah Merakit dan Menginstall Server Linux. Yogyakarta:

Penerbit Andi.
https://debian-handbook.info/get/now/ Diakses: 20 April 2018
http://l.github.io/debian-handbook/html/id-ID/index.html. Diakses: 07 Juni 2018
https://debian-handbook.info/browse/id-ID/stable/sect.network-config.html. Diakses: 07

Juni 2018
https://debian-handbook.info/browse/id-ID/stable/sect.hostname-name-service.html.

Diakses: 07 Juni 2018

Page | 124


Click to View FlipBook Version