The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Merdekaindonesia.yk, 2022-12-15 11:27:58

Peta PJ dan SIG

Peta PJ dan SIG

5. Bayangan

Bayangan adalah bagian benda
yang tidak terkena cahaya.

Bayangan dapat memberikan
informasi tentang waktu
perekaman dan arah mata
angin.

Selain itu bayangan juga
memberikan gambaran bentuk
dan ketinggian objek.


6. Pola

Pola adalah kecenderungan
persebaran dan bentuk suatu
objek.

Misal :

Permukiman penduduk :

menyebar, memusat atau
memanjang


7. Situs

Situs adalah letak,
kedudukan suatu objek
terhadap objek lain
disekitarnya.

Misal :

Tanaman teh terletak di
dataran tinggi atau
pegunungan dan tanaman
padi ada di dataran rendah.


8. Asosiasi

Kaitan objek dengan objek lain
di sekitarnya.

Misal : area parkir berasosiasi
dengan pasar, stadion

hotel atau penginapan
berasosiasi dengan tempat
wisata.


Sawah :
• Warna hijau
• Tektur halus
• Bentuk berpetak/persegi

Vegetasi : Permukiman :
• Warna hijau - Bentuk persegi
• Asosiasi - Warna : coklat/hitam

sawah menunjukkan warna genting
• Tekstur kasar


Sistem Informasi Geografi
(SIG)


Secara singkat SIG dapat diartikan sebagai sistem yang

berfungsi mengumpulkan, mengatur, mengelola,
menyimpan, dan menyajikan segala jenis data
(informasi) yang berkaitan dengan kondisi geografi
suatu wilayah.

SIG merupakan sistem yang khusus mengelola
database yang berisi data dengan referensi geografi
dan memiliki spasial.

Input data SIG banyak diperoleh dari penginderaan
jauh kemudian diolah menggunakan komputer
sehingga dapat menghasilkan informasi geografi yang
diinginkan.


SIG dapat digunakan untuk berbagai keperluan :

• Pengelolaan SDA
• Pembuatan peta
• Perencanaan pembangunan
• Tata guna lahan
• Tanggap bencana


Keuntungan menggunakan SIG adalah sebagai berikut :

• Pengelolaan data spasial menjadi jelas
• Analisis data lebih efisien
• Pembaruan data semakin cepat
• Biaya lebih murah
• Mempermudah tampilan yang sulit
• Membantu pengambilan keputusan secara singkat dan

tepat


Subsistem dan Komponen SIG

1. Subsistem dalam pengelolaan SIG

Ada empat subsistem fungsional dalam mengelola data SIG
a. Subsistem masukan (input)
Merupakan pengambilan, pengumpulan, dan pengubahan

data spasial dan tematik ke dalam bentuk digital.

Ada dua jenis data :


1) Data spasial

Adalah data atau informasi yang memiliki referensi atau
koordinat geografis

Biasanya disimpan dalam bentuk koordinat sehingga dapat
dipetakan kembali

Ada dua model data spasial :


a. Data raster

Pada data raster, obyek geografis direpresentasikan sebagai
struktur sel grid yang disebut dengan pixel (picture element).

Pada data raster, resolusi (definisi visual) tergantung pada ukuran
pixel-nya.

Dengan kata lain, resolusi pixel menggambarkan ukuran
sebenarnya di permukaan bumi yang diwakili oleh setiap pixel
pada citra.


b) Data vektor

Data vektor adalah data yang direpresentasikan sebagai suatu
mosaik berupa :

• garis (arc/line)

• polygon (daerah yang dibatasi oleh garis yang berawal dan
berakhir pada titik yang sama),

• titik/point (node yang mempunyai label), dan nodes
(merupakan titik perpotongan antara dua buah garis).


2) Data atribut

data yang mempresentasikan aspek-aspek deskripsi/penjelasan
dari suatu fenomena di permukaan bumi dalam bentuk kata-
kata, angka, atau tabel.

contoh data atribut misalnya kepadatan penduduk, jenis tanah,
dll.

bentuk-bentuk data atribut:
data kuantitatif (angka-angka/statistik),
contoh: jumlah penduduk

data kualitatif (kualitas/mutu),
contoh: tingkat kesuburan tanah


3) Sumber data

• Data Lapangan (Teristis)
data yang diperoleh secara langsung (data primer) dari hasil

pengamatan /pengukuran di lapangan

• Data Peta
data berupa informasi yang dicetak pada peta

• Data Penginderaan Jauh
data berupa foto udara dan citra satelit


b. Subsistem penyimpanan dan pengambilan data

Fungsi dari subsistem ini adalah mengorganisasikan data, baik
data spasial maupun data atribut ke dalam basis data (bank
data). Penyimpanan dengan cara demikian mempermudah
dalam pemanggilan, pengeditan dan pembaharuan data.


c. Subsistem manipulasi dan analisis data

Mengelola data spasial dan atribut sehingga mudah dimengerti.

Hal ini dilakukan agar pengguna mudah menganalisis.

subsistem ini juga melakukan pengolahan dan pemodelan data
untuk menghasilkan informasi yang diharapkan.


d. Subsistem penyajian data (output)

Fungsi dari subsistem ini adalah menampilkan data dan hasil
dari pengolahannya, baik sebagian maupun seluruhnya. Data
dan hasil pengolahannya tersebut ditampilkan antara lain
dalam bentuk tabel, grafik, dan peta.


2. Komponen SIG


a.Perangkat Keras

Perangkat keras (hadware) adalah perangkat-perangkat fisik
yang digunakan dalam sistem komputer.

Perangkat keras yang dibutuhkan dalam pengoperasian SIG
adalah seperangkat komputer yang terdiri atas

Central processing
unit (CPU), monitor, printer, plotter, disket, hard
disk, magnetic tape, digitizer, keyboard dan scanner.


b. Perangkat lunak

Perangkat lunak (software) adalah program yang digunakan
untuk mengoperasikan SIG.

Beberapa program yang dapat digunakan antara lain Arc/Info,
Arc View, Arc GIS, ERDAS, dan ILWIS.


c. Manusia (brainware)

Manusia adalah pengguna data yang dihasilkan SIG. Manusia
melakukan pengumpulan informasi, penyimpanan, dan
pembaruan data secara terstruktur dan terorganisasi. Data SIG
digunakan manusia untuk berbagai keperluan.


BATASAN MATERI UH GEO KD 3.2

- Pengertian peta
- Peta umum dan peta tematik
- Fungsi peta
- Komponen peta
- Menghitung skala peta
- Pengertian PJ
- Unsur interpretasi citra
- Pengertian SIG
- Subsistem SIG
- Komponen SIG


Click to View FlipBook Version