The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

“Peningkatan Pengelolaan Dokumen Stimulasi Deteksi dan Intervensi Dini
Tumbuh Kembang melalui Teknologi Digital di Puskesmas Kembangan"

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by nonarahmaramanda, 2022-09-13 20:54:26

Laporan Final Aktualisasi Anne Maryana

“Peningkatan Pengelolaan Dokumen Stimulasi Deteksi dan Intervensi Dini
Tumbuh Kembang melalui Teknologi Digital di Puskesmas Kembangan"

Tenaga Kesehatan. Oleh karena itu sistem pencatatan, pelaporan
dan pengelolaan dokumen harus dibuat sedemikian rupa agar
berjalan optimal sehingga tidak terjadi kehilangan atau kesulitan
mengakses dokumen medis. Apabila dokumen medis hilang atau
tercecer maka tidak sesuai dengan kewajiban ASN yaitu
melaksanakan tugas kedinasan dengan penuh pengabdian,
kejujuran, kesadaran dan tanggung jawab
Analisis Keterkaitan dengan Smart ASN:
Buku register digunakan sebagai database dari hasil pelayanan
kesehatan, apabila database masih mengacu pada buku berbentuk
fisik maka kemungkinan untuk kehilangan data sangat besar, selain
itu metode penggunaan buku berbentuk fisik ini juga menambah
kesulitan ketika perlu mencari data. Oleh karena itu ASN harus
menguasai literasi digital untuk dapat mencari solusi atas
permasalahan yang ada agar dokumen medis tetap aman dan
terorganisir dengan baik salah satunya dengan memanfaatkan
teknologi digital untuk pengelolaan dokumen medis.
6. Mother Nature: Wilayah yang luas disertai banyaknya jumlah
sasaran bayi dan balita
Analisis Keterkaitan dengan Manajemen ASN:
Masalah ini berkaitan dengan Manajemen SDM dimana wilayah
yang luas dan jumlah pasien yang banyak tidak sebanding dengan
jumlah SDM akan tetapi penambahan SDM juga bukan hal yang
mudah dilakukan karena akan berkaitan dengan efisiensi anggaran,
serta mengingat provinsi DKI Jakarta merupakan provinsi dengan
kepadatan penduduk yang tinggi sehingga jumlah sasaran atau
pasien yang banyak terjadi di hampir seluruh wilayah di provinsi DKI
Jakarta. Maka untuk menyiasatinya adalah dengan memperkuat
sinergi dan membagi beban kerja antar petugas sehingga tugas
tetap dapat diselesaikan dengan keterbatasan yang ada.

35

Analisis Keterkaitan dengan Smart ASN:
Sementara kaitan dengan Smart ASN adalah bagaimana
kemampuan ASN dalam melakukan kerjasama lintas sektor atau
kemampuan networking, misalnya dengan melibatkan Guru
PAUD/TK dalam pelaksanaan SDIDTK sehingga penyebab masalah
wilayah yang luas dan penduduk yang banyak dapat diatasi.
Penulis kemudian mengidentifikasi kelima faktor penyebab masalah
tersebut menggunakan diagram fishbone sebagai berikut:

Gambar 16. Indentifikasi Penyebab Masalah menggunakan Diagram
Fishbone

Kemudian penulis melakukan penapisan faktor penyebab masalah
tersebut menggunakan teknik USG (Urgency, Seriousness dan Growth)
untuk menentukan penyebab utama masalah. Penilaian USG
menggunakan Google Form yang direspon oleh 10 responden teman

36

sejawat yang bekerja di Puskesmas Kecamatan Kembangan. Identifikasi
kualitas faktor penyebab isu kemudian diuraikan dalam tabel berikut:

Tabel 4. Identifikasi Penyebab Utama Masalah dengan Metode USG

Kriteria Penilaian

Penyebab Masalah US G Total Peringkat
6 VI
Kurangnya kesadaran petugas untuk 22 2 7V
mengolah laporan SDIDTK 12 I
Sistem e-puskesmas belum 23 2 9 III
terintegrasi dengan program 10 II
SDIDTK 44 4
Pelaksanaan SDIDTK masih 33 3 8 IV
menggunakan formulir manual 34 3

Pelaporan masih berdasarkan 23 3
rekapitulasi dari buku manual

Proses pelayanan SDIDTK masih
menggunakan buku pedoman
berbentuk fisik

Wilayah yang luas disertai
banyaknya jumlah sasaran bayi dan
balita

Keterangan: 1: sangat tidak mendesak/serius/cepat berkembang,
2: tidak mendesak/serius/cepat berkembang,
3: cukup mendesak/serius/cepat berkembang,
4: mendesak/serius/cepat berkembang,
5: sangat mendesak/serius/cepat berkembang

Berdasarkan hasil analisis menggunakan teknik USG, maka
didapatkan penyebab masalah dengan peringkat pertama adalah
Pelaksanaan SDIDTK masih menggunakan formulir manual total nilai 12,
kemudian Proses pelayanan SDIDTK masih menggunakan buku pedoman
berbentuk fisik di peringkat 2 dengan total nilai 10, Pelaporan masih
berdasarkan rekapitulasi dari buku manual di peringkat 2 denga total nilai
9, di peringkat 4 adalah Wilayah yang luas disertai Banyaknya jumlah
sasaran bayi dan balita dengan jumlah nilai 8, Sistem e-puskesmas belum
terintegrasi dengan program SDIDTK berada di peringkat 5 dengan nilai 7,

37

dan Kurangnya kesadaran petugas untuk mengolah laporan SDIDTK di
peringkat 6 dengan nilai 6.

Identifikasi Penyebab Utama Masalah
dengan Metode USG

15% 12% Kurangnya kesadaran petugas
19% 14% untuk mengolah laporan SDIDTK

23% Sistem e-puskesmas belum
17% terintegrasi dengan program
SDIDTK

Pelaksanaan SDIDTK masih
menggunakan formulir manual

Pelaporan masih berdasarkan
rekapitulasi dari buku manual

Proses pelayanan SDIDTK masih
menggunakan buku pedoman
berbentuk fisik

Wilayah yang luas disertai
Banyaknya jumlah sasaran bayi
dan balita

Gambar 17. Diagram Identifikasi Isu menggunakan USG

Berdasarkan analisis di atas, 23% memilih Pelaksanaan SDIDTK masih
menggunakan formulir manual, kemudian 19% memilih Proses pelayanan
SDIDTK masih menggunakan buku pedoman berbentuk fisik, Pelaporan
masih berdasarkan rekapitulasi dari buku manual 17%, Wilayah yang luas
disertai Banyaknya jumlah sasaran bayi dan balita dengan persentase 15%,
Sistem e-puskesmas belum terintegrasi dengan program SDIDTK 14%, dan
Kurangnya kesadaran petugas untuk mengolah laporan SDIDTK 12%,
maka faktor penyebab utama dari Isu adalah Pelaksanaan SDIDTK masih
menggunakan formulir manual.

38

Tabel 5. Penilaian Kualitas Penyebab Isu

No Analisis USG Kualitas Data/Fakta/Sumber
Penyebab Isu
1 Urgency: Formulir yang Berdasarkan identifikasi penyebab isu
Seberapa masih manual utama menggunakan google
mendesak isu apabila tidak form
tersebut harus segera dicarikan https://forms.gle/7cAJHKGsfrSucqTg7
dibahas dikaitkan solusinya dapat dari 10 responden teman sejawat:
dengan waktu menyebabkan • 10%(1 orang) menjawab tidak
yang tersedia. dokumen yang
tidak terorganisir mendesak
2 Seriousness: semakin • 20%(2 orang) menjawab cukup
Seberapa serius menumpuk
isu tersebut perlu sehingga semakin mendesak
dibahas dikaitkan sulit melakukan • 50%(5 orang) menjawab mendesak
dengan akibat rekapitulasi dan • 20%(2 orang) menjawab sangat
yang timbul pelaporan
dengan Formulir yang mendesak
penundaan masih manual
pemecahan apabila tidak Berdasarkan identifikasi penyebab isu
masalah diselesaikan maka utama menggunakan google
dapat form
3 Growth: Seberapa menyebabkan https://forms.gle/7cAJHKGsfrSucqTg7
kemungkinannya pelaksanaan dari 10 responden teman sejawat:
isu tersebut SDIDTK tidak • 10%(1 orang) menjawab cukup
berkembang jika maksimal sehingga
dibiarkan. memungkinkan serius
sasaran bayi balita • 40%(4orang) menjawab serius
tidak mendapatkan • 50%(5 orang menjawab sangat
layanan SDIDTK
sesuai standar serius
Formulir yang
masih manual Berdasarkan identifikasi penyebab isu
apabila tidak utama menggunakan google
diselesaikan maka form
menyebabkan https://forms.gle/7cAJHKGsfrSucqTg7
dokumen yang dari 10 responden teman sejawat:
tidak terorganisir • 10%(1 orang) menjawab tidak
semakin
menumpuk cepat berkembang
sehingga semakin • 30%(3 orang) menjawab cepat
sulit melakukan
rekapitulasi dan berkembang
pelaporan, bahkan • 60%(6 orang) menjawab sangat
evaluasi pelayanan
cepat berkembang

39

C. Alternatif Pemecahan Masalah sebagai Gagasan Kreatif

Dampak yang mungkin terjadi apabila rendahnya kualitas
pengelolaan dokumen SDIDTK tidak segera diselesaikan adalah
sebagai berikut:
1. Kesulitan membuat rekapitulasi sehingga sulit mengevaluasi rendah

atau tingginya pencapaian SDIDTK di wilayah kerja sehingga
memungkinkan program SDIDTK tidak menjangkau seluruh sasaran
bayi-balita, dengan kata lain bisa saja ada kelompok bayi-balita yang
tidak dilakukan SDIDTK sesuai jadwal.
2. Pada anak yang mengalami kondisi penyimpangan tumbuh
kembang, deteksi dan intervensi yang terlambat dilakukan dapat
menyebabkan penyimpangan atau kelainan yang lebih berat.
3. Intervensi lebih mudah dilakukan bila penyimpangan ditemukan lebih
dini, maka apabila terjadi keterlambatan deteksi dan intervensi,
intervensi harus dilakukan di fasilitas kesehatan tingkat lanjutan
sehingga tentu saja akan menambah beban bagi Pemerintah.
4. Anak adalah masa depan bangsa, sehingga apabila pada masa
periode emas mereka ada gangguan tumbuh kembang yang tidak
segera ditangani, akan mengakibatkan masalah pada kesehatan
mental dan fisik mereka selanjutnya sehingga berdampak besar
pada kemajuan bangsa Indonesia di masa depan.

Maka untuk menghindari dampak yang diuraikan seperti di atas,
penyebab masalah harus dicarikan alternatif pemecahannya. Alternatif
pemecahan masalah dianalisa menggunakan teknik tapisan McNamara
untuk menentukan solusi utama untuk menyelesaikan masalah. Penulis
menggunakan google form dengan 10 responden teman sejawat yang
bekerja di Puskesmas Kecamatan Kembangan. Analisis gagasan kreatif
tersebut diuraikan dalam tabel berikut:

40

Tabel 6. Penapisan Gagasan kreatif Menggunakan Analisis McNamara

Gagasan kreatif Kriteria Penilaian Biaya Total Peringkat
Efektivitas Kemudahan 2 9 II
Membangun aplikasi digital 12 I
SDIDTK versi mobile untuk 43 4 7 III
memudahkan penggunaan 1
44
Penggunaan teknologi 42

digital dalam pengelolaan

dokumen SDIDTK

Membangun website

SDIDTK

Keterangan: 1: sangat tidak efektif/mudah/murah,
2: tidak efektif/mudah/murah,
3: cukup efektif/mudah/murah,
4: efektif/mudah/murah,
5: sangat efektif/mudah/murah,

Dari hasil analisis menggunakan teknik McNamara, didapatkan
hasil gagasan kreatif dengan peringkat pertama adalah Penggunaan
teknologi digital dalam pengelolaan dokumen SDIDTK dengan total nilai
12, peringkat dua Membangun aplikasi digital SDIDTK versi mobile
untuk memudahkan penggunaan dengan total nilai 9., dan Membangun
website SDIDTK di peringkat 3 dengan total nilai 7.

Penapisan Gagasan kreatif Menggunakan Analisis McNamara

25% Membangun aplikasi digital
32% SDIDTK versi mobile untuk
memudahkan penggunaan
43%
Penggunaan teknologi
digital dalam pengelolaan
dokumen SDIDTK

Membangun website
SDIDTK

Gambar 18. Diagram Pemilihan Gagasan Utama Menggunakan Teknik
McNamara

41

Dari 10 responden, 43% memilih Penggunaan teknologi digital dalam
pengelolaan dokumen SDIDTK , 32% Membangun aplikasi digital
SDIDTK versi mobile untuk memudahkan penggunaan, dan 25% memilih
Membangun website SDIDTK. Oleh karena itu, gagasan kreatif yang
dipilih sebagai solusi utama adalah dengan Penggunaan teknologi
digital dalam pengelolaan dokumen SDIDTK.

42

BAB IV
RENCANA AKTUALISASI

A. Rancangan Aktualisasi Nilai-Nilai Dasar PNS

Berdasarkan hasil analisis isu Rendahnya pengelolaan
dokumentasi stimulasi deteksi dan intervensi dini tumbuh
kembang (SDIDTK) menggunakan metode APKL, kemudian
melakukan identifkasi penyebab menggunakan USG dan menentukan
gagasan utama menggunakan tapisan Mc Namara, didapatkan gagasan
yang terpilih yaitu Penggunaan Teknologi Digital dalam Dokumen
Stimulasi Deteksi Dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang (SDIDTK)
karena strategi ini dianggap efektif dalam memperbaiki kualitas
pengolahan dokumen, dengan biaya terjangkau serta mudah digunakan
oleh petugas. Adapun kegiatan dan tahapan kegiatan dalam
penyusunan rancangan aktualisasi ini adalah sebagai berikut:
1. Persiapan dan perencanaan pengelolaan dokumen SDIDTK

berbasis digital
2. Perancangan sumber data yang akan digunakan dalam dokumen

SDIDTK berbasis digital
3. Pembuatan format SDIDTK berbasis digital
4. Sosialisasi penggunaan dokumen SDIDTK berbasis digital sebagai

media penginputan data dan pelaporan
5. Pelayanan SDIDTK menggunakan dokumen berbasis digital
6. Pembuatan Laporan Peningkatan Pengelolaan Dokumen SDIDTK

melalui Teknologi Digital
7. Pelaksanaan monitoring dan evaluasi pelayanan SDIDTK

menggunakan dokumen berbasis digital

43

Berdasarkan kegiatan yang sudah disusun kemudian penulis
menguraikan kegiatan dan tahapan kegiatan sebagai berikut:

1. Persiapan dan perencanaan pengelolaan dokumen SDIDTK
berbasis digital
a. Menyampaikan dan meminta persetujuan pengelolaan dokumen
SDIDTK berbasis digital kepada Kepala Puskesmas;
b. Melakukan konsultasi kepada Kepala Sub Bagian Tata Usaha
selaku mentor;
c. Melakukan koordinasi dengan Kepala Satuan Pelaksana UKP
d. Melakukan koordinasi dengan Bidan Koordinator
e. Melakukan koordinasi dengan Penanggung Jawab Program
Kesehatan Anak

2. Perancangan sumber data yang akan digunakan dalam dokumen
SDIDTK berbasis digital
a. Mencari referensi tentang Google Form dan Google Sheet;
b. Menyiapkan format yang dibutuhkan untuk pembuatan Google
Form
c. Melakukan perancangan format yang dibutuhkan untuk diinput ke
dalam Google Form;
d. Melakukan konsultasi dengan Penanggungjawab Program
Kesehatan Anak terkait rancangan format Google Form
e. Melakukan konsultasi dengan mentor tentang hasil rancangan

3. Pembuatan format SDIDTK berbasis digital
a. Melakukan koordinasi dengan bagian IT
b. Menggunakan format yang sudah dirancang untuk diinput ke
dalam Google Form;
c. Melakukan uji coba dengan menginput data ke Google Form yang
telah dibuat
d. Melaporkan hasil kepada PJ Program KIA
e. Melaporkan hasil kepada mentor

44

4. Sosialisasi penggunaan dokumen SDIDTK berbasis digital sebagai
media penginputan data dan pelaporan
a. Meminta persetujuan secara lisan kepada PJ Program KIA untuk
melakukan sosialisasi melalui zoom meeting
b. Menyiapkan bahan paparan
c. Memberikan undangan dan rundown sosialisasi penggunaan
Google Form dan Google Sheet kepada Bidan, Perawat dan
Dokter Puskesmas Kelurahan di wilayah Kembangan
d. Melakukan sosialisasi kepada Bidan, Perawat dan Dokter
Puskesmas Kelurahan melalui Zoom Meeting
e. Melaporkan hasil sosialisasi kepada mentor

5. Pelaksanaan SDIDTK menggunakan dokumen berbasis digital
a. Menyiapkan sarana dan prasarana dokumentasi SDIDTK
berbasis digital
b. Melakukan pelayanan SDIDTK menggunakan format digital
c. Mengolah data SDIDTK dari Google Sheet
d. Melaporkan hasil olah data kepada PJ KESEHATAN ANAK
e. Melaporkan hasil pelaksanaan kepada mentor

6. Pembuatan Laporan Peningkatan Pengelolaan Dokumen SDIDTK
melalui Teknologi Digital
a. Melakukan rekapitulasi dan analisa bahan laporan
b. Menyusun draft laporan
c. Melakukan konsultasi dengan mentor tentang laporan.
d. Merevisi laporan
e. Melaporkan hasil revisi kepada mentor.

7. Pelaksanaan monitoring dan evaluasi pelayanan SDIDTK
menggunakan dokumen berbasis digital
a. Membuat form monitoring dengan menggunakan Google Form
dan menyampaikan link bit.ly monitoring kepada rekan sejawat.
b. Mengolah hasil monitoring

45

c. Membuat form evaluasi dengan menggunakan Google Form dan
menyampaikan link bit.ly evaluasi kepada rekan sejawat.

d. Mengolah hasil evaluasi
e. Melakukan perbaikan bila diperlukan.

46

B. Tahapan Kegiatan dikaitkan dengan Nilai-Nilai Dasa
Tabel 7. Tahapan Kegiatan dikaitkan d

No Kegiatan Tahapan Kegiatan Output/ Sikap d
Evidence nilai

1 23

1 Persiapan dan Terlaksannya

perencanaan persiapan dan
pengelolaan perencanaan

dokumen pengelolaan

SDIDTK dokumen SDIDTK

berbasis berbasis digital

digital

a. Menyampaikan • dokumentasi Berorien
dan meminta berupa foto dan Saya aka
persetujuan video pelayana
pengelolaan temu terle
dokumen • lembar disesuaik
SDIDTK berbasis persetujuan atasan sa
digital kepada tentang lakukan in
Kepala pengelolaan responsi
Puskesmas dokumen Saya aka
SDIDTK pelayana
berbasis digital bersikap

dapat dia

ar PNS BERAKHLAK

dengan Nilai-Nilai Dasar PNS BERAKHLAK

dan Perilaku Penerapan Nilai- Kontribusi Penguatan
i Dasar PNS BerAKHLAK Terhadap Nilai- Nilai Organisasi

Visi dan Misi

Organisasi

4 56

Kegiatan persiapan Kegiatan persiapan dan
perencanaan pengelolaan
dan perencanaan dokumen SDIDTK berbasis
digital ini akan memberikan
pengelolaan penguatan terhadap nilai
budaya organisasi yaitu:
dokumen SDIDTK
Berintegritas
berbasis digital ini Keselerasan antara apa yang
saya susun dalam rancangan
sejalan dengan Visi aktualisasi dengan apa yang
saya sampaikan kepada
DKI Jakarta yaitu: atasan
Kolaboratif
ntasi Pelayanan Jakarta kota maju, Kesediaan berkonsultasi dan
an berkomitmen memberikan lestari dan berkoordinasi dengan semua
pihak di unit kerja saya untuk
an prima dengan membuat janji berbudaya yang memulai perencanaan

ebih dahulu dengan atasan warganya terlibat

kan dengan jadwal kesibukan dalam mewujudkan

aya, Tindakan yang saya keberadaban,

ni merupakan bentuk sikap keadilan dan
if kesejahteraan bagi

an berkomitmen memberikan semua

an prima kepada atasan dengan

ramah, cekatan, solutif dan Kegiatan persiapan

andalkan dengan menghadap dan perencanaan

47

No Kegiatan Tahapan Kegiatan Output/ Sikap d
Evidence nilai

atasan be
mengetuk
memasuk
dan meny
persetuju
lakukan in
perilaku k

Akuntab
Saya aka
kepercay
menyam
persetuju
pengelola
berbasis
data-data
secara si
institusi s
lakukan i
integrita

Kompete
Saya aka
mengem

menyam

dan Perilaku Penerapan Nilai- Kontribusi Penguatan
i Dasar PNS BerAKHLAK Terhadap Nilai- Nilai Organisasi

Visi dan Misi

Organisasi

erpakaian rapi dan sopan, pengelolaan pembuatan dokumen
k pintu terlebih dahulu sebelum dokumen SDIDTK SDIDTK berbasis digital
ki ruangan, memberi salam, berbasis digital ini Akuntabel
yampaikan serta meminta juga mendukung Saya menghadap atasan
uan, Tindakan yang saya Misi DKI Jakarta: meminta persetujuan
ni merupakan sikap dan Nomor 3: pengelolaan dokumen
kualitas. Menjadikan Jakarta SDIDTK berbasis digital ini
tempat wahana dengan tujuan bahwa
bel aparatur negara kegiatan ini dapat
an bertanggung jawab atas yang berkarya, dipertanggungjawabkan
yaan yang diberikan dengan mengabdi, karena dibuat atas dasar
mpaikan dan meminta melayani, serta data-data yang valid yang
uan atasan tentang rencana menyelesaikan terjadi di unit kerja dan
aan dokumen SDIDTK berbagai disetujui oleh atasan saya.
digital dengan memaparkan permasalahan kota Berkeadilan
a dan fakta serta hasil analisis dan warga, secara Tidak hanya berkonsultasi
istematis sesuai yang terjadi di efektif, meritokratis dengan kepala puskesmas
saya, tindakan yang saya dan berintegritas maupun mentor, tetapi juga
ini merupakan wujud dari berkoordinasi dengan jajaran
as. petugas lain yang berkaitan
dengan pelaksanaan
en pelayanan karena saya
an terus belajar dan menyadari semua staf
mbangkan kapabilitas dalam memiliki peran masing-
mpaikan dan meminta

48

No Kegiatan Tahapan Kegiatan Output/ Sikap d
Evidence nilai

persetuju
SDIDTK
Puskesm
mempela
SDIDTK
memberi
Peningka
SDIDTK
dengan j
merupak

Harmoni
Saya aka
mengharg
persetuju
dengan m
rencana P
Dokumen
Digital. Ti
merupaka

Loyal
Saya aka
mengutam
dan nega

dan Perilaku Penerapan Nilai- Kontribusi Penguatan
i Dasar PNS BerAKHLAK Terhadap Nilai- Nilai Organisasi

uan pengelolaan dokumen Visi dan Misi masing dalam keberhasilan
berbasis digital kepada Kepala memperbaiki pelayanan.
mas dengan terlebih dahulu Organisasi
ajari dan menguasai pedoman
terbaru agar dapat
ikan gambaran rencana
atan Pengelolaan Dokumen
melalui Teknologi Digital
jelas dan sistematis. Sikap ini
kan wujud dari kinerja terbaik.

is
an saling peduli dan
gai perbedaan dalam meminta
uan kepada atasan saya
menyampaikan dengan jelas
Peningkatan Pengelolaan
n SDIDTK melalui Teknologi
indakan yang saya lakukan ini
an bentuk sikap peduli.

an berdedikasi dan
makan kepentingan bangsa
ara dengan menggunakan

49

No Kegiatan Tahapan Kegiatan Output/ Sikap d
Evidence nilai

Bahasa In
saat men
persetuju
Tindakan
merupaka
Saya aka
mengutam
dan nega
meminta
saya den
sesuai de
berlaku k
Kepala P
saya laku
pengabd

Adaptif
Saya aka
antusias
menghad
menyamp
persetuju
menyamp
memperb

dan Perilaku Penerapan Nilai- Kontribusi Penguatan
i Dasar PNS BerAKHLAK Terhadap Nilai- Nilai Organisasi

ndonesia yang baik dan benar Visi dan Misi
nyampaikan dan meminta
uan kepada atasan saya. Organisasi
n yang saya lakukan ini
an wujud dari nasionalisme
an berdedikasi dan
makan kepentingan bangsa
ara dalam menyampaikan dan

persetujuan kepada atasan
ngan menggunakan pakaian
engan peraturan di yang
ketika meminta persetujuan
Puskesmas. Tindakan yang
ukan ini sebagai bentuk
dian

an terus berinovasi dan
dalam menggerakkan ataupun
dapi perubahan dalam
paikan dan meminta
uan kepada atasan dengan
paikan gagasan saya untuk
baiki pengelolaan dokumen

50

No Kegiatan Tahapan Kegiatan Output/ Sikap d
Evidence nilai

SDIDTK.
sebagai w

b. Melakukan • lembar konsultasi Kolabora
konsultasi yang ditanda Saya aka
kepada Kepala tangan oleh
Sub Bagian Tata mentor yang sine
Usaha
Puskesmas • dokumentasi foto dan mem
selaku mentor; dan video dokumen
kepada K
terbuka m
dari atasa
lakukan in
sinergi u

Berorien
Saya aka
pelayana
temu terle
disesuaik
mentor, T
merupaka

Akuntab
Saya aka
kepercay
melakuka

dan Perilaku Penerapan Nilai- Kontribusi Penguatan
i Dasar PNS BerAKHLAK Terhadap Nilai- Nilai Organisasi

Tindakan ini saya lakukan Visi dan Misi 51
wujud inovasi
Organisasi
atif
an membangun Kerjasama

ergis dalam menyampaikan

minta persetujuan pengelolaan
n SDIDTK berbasis digital
Kepala Puskesmas dengan
menerima masukan dan arahan
an. Tindakan yang saya
ni merupakan wujud dari
untuk hasil yang lebih baik
ntasi Pelayanan
an berkomitmen memberikan
an prima dengan membuat janji
ebih dahulu dengan mentor
kan dengan jadwal kesibukan
Tindakan yang saya lakukan ini
an bentuk sikap Responsif.

bel
an bertanggung jawab atas
yaan yang diberikan dalam
an konsultasi kepada mentor

No Kegiatan Tahapan Kegiatan Output/ Sikap d
Evidence nilai

dengan m
dan hasil
terjadi di
Tindakan
merupaka
dapat dip

Kompete
Saya aka
mengemb
melakuka
dengan m
hasil ana
SDIDTK b
sistematis
ini merup

Harmoni
Saya aka
mengharg
berkonsu
terbuka m
.Tindakan
sebagai b
perbedaa

dan Perilaku Penerapan Nilai- Kontribusi Penguatan
i Dasar PNS BerAKHLAK Terhadap Nilai- Nilai Organisasi

memaparkan data-data, fakta Visi dan Misi
l analisis sesuai dengan yang
institusi saya saat ini. Organisasi
n yang saya lakukan ini
an wujud dari transparan dan
percaya

en
an terus belajar dan
bangkan kapabilitas dalam
an konsultasi dengan mentor
menyajikan data-data, fakta dan
alisis dari pengelolaan dokumen
berbasis digital secara
s. Tindakan yang saya lakukan
pakan wujud kinerja terbaik.

is
an saling peduli dan
gai perbedaan dalam
ultasi kepada mentor dengan
menerima masukan dari mentor
n yang saya lakukan ini adalah
bentuk sikap menerima
an.

52

No Kegiatan Tahapan Kegiatan Output/ Sikap d
Evidence nilai

Loyal
Saya aka
mengutam
dan nega
mentor de
luar jam p
lakukan s
Saya aka
mengutam
dan nega
konsultas
menggun
peraturan
saya laku
pengabd

Adaptif
Saya aka
antusias
menghad
berkonsu
apabila m
dan saya
perubaha
mempert

dan Perilaku Penerapan Nilai- Kontribusi Penguatan
i Dasar PNS BerAKHLAK Terhadap Nilai- Nilai Organisasi

Visi dan Misi

Organisasi

an berdedikasi dan
makan kepentingan bangsa
ara dalam berkonsultasi dengan
engan melakukan konsultasi di
pelayanan. Tindakan ini saya
sebagai wujud dedikasi.
an berdedikasi dan
makan kepentingan bangsa
ara dalam melakukan
si dengan mentor dengan
nakan pakaian sesuai dengan
n yang berlak. Tindakan ini
ukan sebagai bentuk
dian

an terus berinovasi dan
dalam menggerakkan ataupun
dapi perubahan dalam
ultasi dengan mentor, yaitu
mentor memberikan masukan
a harus melakukan beberapa
an, saya akan menerima dan
timbangkan arahan mentor.

53

No Kegiatan Tahapan Kegiatan Output/ Sikap d
Evidence nilai

Sikap ini
antusias

c. Melakukan Dokumentasi Kolabora
koordinasi berupa foto /video Saya aka
dengan Kepala kegatan yang sine
Satuan masukan
Pelaksana UKP karena sa
pekerjaan
dilakukan
dengan k
dapat me
tersebut m
untuk ha

Berorien
Saya aka
pelayana
kasatpel
sopan, m
sebelum
salam, da
melakuka
Dokumen
Digital. Ti
merupaka

dan Perilaku Penerapan Nilai- Kontribusi Penguatan
i Dasar PNS BerAKHLAK Terhadap Nilai- Nilai Organisasi

adalah wujud bahwa saya Visi dan Misi 54
s terhadap perubahan.
Organisasi
atif
an membangun Kerjasama
ergis dengan terbuka menerima
n dari mentor saat berkonsultasi
aya menyadari bahwa
n di bidang saya tidak bisa
n seorang diri melainkan harus
kerjasama satu sama lain untuk
enghasilkan nilai tambah, hal
merupakan wujud sinergi
asil yang lebih baik

ntasi Pelayanan
an berkomitmen memberikan
an prima dengan menghadap
UKP berpakaian rapi dan
mengetuk pintu terlebih dahulu
memasuki ruangan, memberi
an menyampaikan serta
an koordinasi Pengelolaan
n SDIDTK melalui Teknologi
indakan yang saya lakukan
an sikap dan perilaku kualitas

No Kegiatan Tahapan Kegiatan Output/ Sikap d
Evidence nilai

Harmoni
Saya aka
menghar
melakuka
UKP seb
pelaksan
dalam ge
menerim
kasatpel
merupak
perbeda

Loyal
Saya ber
kepenting
setia kep
berkoord
menggun
baik. Tind
merupak

Adaptif
Saya aka
antusias

dan Perilaku Penerapan Nilai- Kontribusi Penguatan
i Dasar PNS BerAKHLAK Terhadap Nilai- Nilai Organisasi

is Visi dan Misi
an akan saling peduli dan
rgai perbedaan dalam Organisasi
an koordinasi dengan Kasatpel
bagai penanggung jawab
naan pelayanan kesehatan
edung dengan terbuka
ma masukan dan arahan dari
UKP. Tindakan tersebut
kan bentuk menghargai
aan

rdedikasi dan mengutamakan
gan bangsa dan negara dan
pada NKRI dengan
dinasi dengan Kasatpel UKP
nakan Bahasa Indonesia yang
dakan yang saya lakukan ini
kan wujud Nasionalisme

an terus berinovasi dan
dalam menggerakkan ataupun

55

No Kegiatan Tahapan Kegiatan Output/ Sikap d
Evidence nilai

d. Melakukan Dokumentasi menghad
koordinasi berupa foto/video berkoord
dengan Kepala kegatan dan terbu
Satuan bila harus
Pelaksana UKM perubaha
lakukan s
terhadap

Kolabora
Saya aka
yang sine
dengan k
penanggu
kesehata
terbuka m
arahan. H
sinergi u

Harmoni
Saya aka
menghar
melakuka
UKM seb
pelaksan
dalam Ge

dan Perilaku Penerapan Nilai- Kontribusi Penguatan
i Dasar PNS BerAKHLAK Terhadap Nilai- Nilai Organisasi

dapi perubahan dengan Visi dan Misi
dinasi dengan kasatpel UKP
uka menerima masukan serta Organisasi
s melakukan beberapa
an. Tindakan tersebut saya
sebagai wujud sikap antusias
p perubahan

atif
an membangun Kerjasama
ergis dalam berkoordinasi
kasatpel UKP sebagai
ung jawab pelayanan
an dalam Gedung dengan
menerima masukan dan
Hal ini merupakan bentuk
untuk hasil yang lebih baik

is
an akan saling peduli dan
rgai perbedaan dengan
an koordinasi dengan Kasatpel
bagai penanggung jawab
naan pelayanan kesehatan
edung. Tindakan yang saya

56

No Kegiatan Tahapan Kegiatan Output/ Sikap d
Evidence nilai

lakukan t
menghar
Adaptif
Saya aka
antusias
menghad
berkoord
dengan t
serta bila
perubaha
sebagai w
perubah

e. Melakukan Dokumentasi Kolabora
koordinasi berupa foto /video Saya aka
dengan kegatan yang sine
dengan k
penanggu
kesehata
yang say
bentuk si
baik

Harmoni
Saya aka
menghar

dan Perilaku Penerapan Nilai- Kontribusi Penguatan
i Dasar PNS BerAKHLAK Terhadap Nilai- Nilai Organisasi

tersebut merupakan bentuk Visi dan Misi
rgai dan peduli.
Organisasi
an terus berinovasi dan
dalam menggerakkan ataupun
dapi perubahan dalam
dinasi dengan kasatpel UKM
terbuka menerima masukan
a harus melakukan beberapa
an. Sikap saya tersebut adalah
wujud antusias terhadap
han

atif
an membangun kerjasama
ergis dengan berkoordinasi
kasatpel UKM sebagai
ung jawab pelayanan
an dalam Gedung. Tindakan
a lakukan ini merupakan
inergi untuk hasil yang lebih

is
an saling peduli dan
rgai perbedaan dalam

57

No Kegiatan Tahapan Kegiatan Output/ Sikap d
Evidence nilai

Penanggung berkoord
Jawab Program dengan t
Kesehatan Anak dan arah
(PJ Program sebagai o
Kesehatan Anak) dan berta
pelayana
Tindakan
merupak
perbeda

Adaptif
Saya aka
antusias
menhada
berkoord
ANAK da
disangga
beberapa
menerim
Tindakan
sebagai b
perubah

Kolabora

dan Perilaku Penerapan Nilai- Kontribusi Penguatan
i Dasar PNS BerAKHLAK Terhadap Nilai- Nilai Organisasi

dinasi dengan PJ Program KIA Visi dan Misi
terbuka menerima masukan
han PJ KESEHATAN ANAK Organisasi
orang yang berperan penting
anggungjawab dalam
an Kesehatan Ibu dan Anak.
n yang saya lakukan ini
kan bentuk menghargai
aan

an terus berinovasi dan
dalam menggerakkan ataupun
api perubahan dengan
dinasi dengan PJ KESEHATAN
an apabila gagasan saya
ah atau harus melakukan
a perubahan, saya akan
ma arahan PJ Program KIA.
n yang saya lakukan ini
bentuk antusias terhadap
han

atif

58

No Kegiatan Tahapan Kegiatan Output/ Sikap d
Evidence nilai

Saya aka
yang sine
dengan P
terbuka m
PJ KESE
menyada
saya tida
melainka
dengan a
Sikap ini
untuk ha

2. Perancangan Tersusunnya draft
sumber data format SDIDTK
yang akan berbasis digital
digunakan
dalam
dokumen
SDIDTK
berbasis
digital

a. Mencari Screenshoot laman Loyal

referensi tentang website pencarian Saya aka

Google Form mengutam

dan nega

dan Perilaku Penerapan Nilai- Kontribusi Penguatan
i Dasar PNS BerAKHLAK Terhadap Nilai- Nilai Organisasi

Visi dan Misi

Organisasi

an membangun Kerjasama
ergis dalam berkoordinasi
PJ KESEHATAN ANAK dengan
menerima saran dan kritik dari
EHATAN ANAK karena saya
ari bahwa pekerjaan di bidang
ak bisa dilakukan seorang diri
an harus dengan kerjasama
atasan maupun teman sejawat.
merupakan wujud sinergi
asil yang lebih baik.

an berdedikasi dan Kegiatan Kegiatan Perancangan
makan kepentingan bangsa Perancangan sumber data yang akan
ara dengan mencari referensi sumber data yang digunakan dalam dokumen
akan digunakan SDIDTK berbasis digital ini
dalam dokumen akan memberikan penguatan
SDIDTK berbasis terhadap nilai budaya
digital ini organisasi yaitu:
mendukung Misi Berintegritas
DKI Jakarta Format rancangan yang saya
nomor 3 yaitu: buat sesuai dengan pedoman
Menjadikan baku SDIDTK yang sudah
Jakarta tempat ada
wahana aparatur Kolaboratif

59

No Kegiatan Tahapan Kegiatan Output/ Sikap d
Evidence nilai

dan Google tentang G
Sheet; di luar jam
jam kerja
b. Menyiapkan sebagai b
format yang
dibutuhkan Kumpulan Kompete
untuk Kuesioner SDIDTK Saya aka
pembuatan berdasarkan mengemb
Google Form kategori umur bayi- mencari r
balita yang diambil dan Goog
dari Pedoman lakukan in
SDIDTK agility

Berorien
Saya aka
pelayana
masyarak
yang ses
berlaku te
sebelum
Tindakan
wujud da

Akuntab
Saya aka
kepercay

dan Perilaku Penerapan Nilai- Kontribusi Penguatan
i Dasar PNS BerAKHLAK Terhadap
Nilai- Nilai Organisasi
Visi dan Misi
Perancangan format
Organisasi dilakukan dengan
berkonsultasi dan
Google Form dan Google Sheet negara yang bekerjasama bersama staf
m pelayanan maupun di luar berkarya, lain agar sesuai dengan
a. Tindakan ini saya lakukan mengabdi, pedoman dan mencapai
bentuk dedikasi. melayani, serta tujuan bersama
menyelesaikan Akuntabel
en berbagai Format rancangan yang
an terus belajar dan permasalahan dibuat dapat
bangkan kapabilitas dengan kota dan warga, dipertanggungjawabkan
referensi tentang Google Form secara efektif, karena sesuai dengan isi
gle Sheet. Tindakan yang saya meritokratis dan Pedoman SDIDTK
ni merupakan bentuk learning berintegritas. Inovatif
Format rancangan sesuai
ntasi Pelayanan dengan Pedoman Baku tetapi
an berkomitmen memberikan merupakan bentuk
an prima demi kepuasan pembaharuan/inovasi
kat dengan menyiapkan format menjadi format digital
suai dengan pedoman yang Berkeadilan
erlebih dahulu secara lengkap Memastikan bahwa isi format
dilakukan perancangan format. rancangan tidak hanya
n ini saya lakukan sebagai berguna bagi diri sendiri
ari menjaga kualitas. melainkan mewakili tujuan
bersama dari staf terkait
bel
an bertanggung jawab atas
yaan yang diberikan dengan

60

No Kegiatan Tahapan Kegiatan Output/ Sikap d
Evidence nilai

menyiapk
secara le
pedoman
menjamin
dipertang
saya laku
dipercay

Kompete
Saya aka
mengemb
memaham
dahulu se
yang dibu
didapatka
sesuai pe
lakukan s

Loyal
Saya aka
mengutam
dan nega
yang leng
dengan p
lakukan s

dan Perilaku Penerapan Nilai- Kontribusi Penguatan
i Dasar PNS BerAKHLAK Terhadap Nilai- Nilai Organisasi

kan format yang dibutuhkan Visi dan Misi untuk memperbaiki
engkap dan sesuai dengan pelayanan kepada
n terlebih dahulu untuk Organisasi masyarakat.
n hasil pekerjaan saya dapat
ggungjawabkan. Tindakan ini
ukan sebagai wujud dari dapat
ya

en
an terus belajar dan
bangkan kapabilitas dengan
mi konsep SDIDTK terlebih
ebelum menyiapkan format
utuhkan sehingga akan
an format yang lengkap, benar
edoman. Tindakan ini saya
sebagai bentuk kinerja terbaik

an berdedikasi dan
makan kepentingan bangsa
ara dengan menyiapkan format
gkap, baik dan benar sesuai
pedoman . Tindakan ini saya
sebagai bentuk komitmen.

61

No Kegiatan Tahapan Kegiatan Output/ Sikap d
Evidence nilai

c. Melakukan Draft susunan Saya aka
perancangan kuesioner SDIDTK mengutam
format yang berdasarkan usia dan nega
dibutuhkan bayi dan balita format di
untuk diinput ke luar jam k
dalam Google jalannya
Form; lakukan s
terhadap

Berorien
Saya aka
pelayana
masyarak
rancanga
dengan p
menyeba
untuk dip
Tindakan
bentuk up
baik bagi
masyarak

Akuntab
Saya aka
kepercay
menyusu

dan Perilaku Penerapan Nilai- Kontribusi Penguatan
i Dasar PNS BerAKHLAK Terhadap Nilai- Nilai Organisasi

an berdedikasi dan Visi dan Misi
makan kepentingan bangsa
ara dengan mempersiapkan Organisasi
luar jam pelayanan bahkan di
kerja agar tidak mengganggu
pelayanan. Hal ini saya
sebagai bentuk dedikasi saya
institusi dan masyarakat.
ntasi Pelayanan
an berkomitmen memberikan
an prima demi kepuasan
kat dengan menyusun
an dengan benar sesuai
pedoman sebelum
arkan dokumen berbasis digital
pergunakan rekan sejawat.
n ini saya lakukan sebagai
paya menghasilkan kepuasan
i teman sejawat maupun bagi
kat.

bel
an bertanggung jawab terhadap
yaan yang diberikan dengan
un rancangan format sesuai

62

No Kegiatan Tahapan Kegiatan Output/ Sikap d
Evidence nilai

dengan p
saat ini. H
menjamin
dapat dip
dapat dip

Kompete
Saya aka
mengemb
membuat
sistematis
pedoman
lakukan s

Harmoni
Saya aka
mengharg
membuat
mudah di
teman se
lakukan s

Loyal
Saya aka
mengutam

dan Perilaku Penerapan Nilai- Kontribusi Penguatan
i Dasar PNS BerAKHLAK Terhadap Nilai- Nilai Organisasi

pedoman SDIDTK yang berlaku Visi dan Misi
Hal ini saya lakukan untuk
n format yang saya susun Organisasi
pertanggungjawabkan dan
percaya

en
an terus belajar dan
bangkan kapabilitas dengan
t rancangan format yang
s dan benar sesuai dengan
n SDIDTK. Tindakan ini saya
sebagai bentuk kinerja terbaik

is
an akan saling peduli dan
gai perbedaan dengan
t rancangan format yang akan
imengerti dan digunakan oleh
ejawat. Tindakan ini saya
sebagai bentuk peduli.

an berdedikasi dan
makan kepentingan bangsa

63

No Kegiatan Tahapan Kegiatan Output/ Sikap d
Evidence nilai

dan nega
yang ben
dan meng
masyarak
sebagai b
institusi d
Saya aka
mengutam
dan nega
pembuata
pelayana
pelayana
sebagai w
Kemudian
mengutam
dan nega
dengan m
menggun
baik dan
wujud da

Adaptif
Saya aka
antusias
menghad

dan Perilaku Penerapan Nilai- Kontribusi Penguatan
i Dasar PNS BerAKHLAK Terhadap Nilai- Nilai Organisasi

ara dengan merancang format Visi dan Misi
nar sesuai pedoman SDIDTK
gutamakan hasil terbaik bagi Organisasi
kat. Tindakan ini saya lakukan
bentuk dedikasi saya terhadap
dan masyarakat.
an berdedikasi dan
makan kepentingan bangsa
ara dengan melakukan kegiatan
an rancangan di luar jam
an agar tidak mengganggu jam
an. Tindakan ini saya lakukan
wujud pengabdian.
n saya akan berdedikasi dan
makan kepentingan bangsa
ara serta setia kepada NKRI
menyusun format Google Form
nakan Bahasa Indonesia yang

benar. Sikap ini merupakan
ari Nasionalisme

an terus berinovasi dan
dalam menggerakkan ataupun
dapi perubahan

64

No Kegiatan Tahapan Kegiatan Output/ Sikap d
Evidence nilai

d. Melakukan Dokumentasi dengan m
yang ses
konsultasi berupa foto/video berlaku n
bentuk di
dengan kegiatan dalam pe
merupaka
Penanggungjaw Saya aka
antusias
ab Program KIA menghad
dengan s
terkait apabila s
terbaru. T
rancangan sebagai w
menghad
format Google
Berorien
Form Saya aka
pelayana
masyarak
dengan p
berpenga
KESEHA
membuat
berguna d
merupaka
kepuasa

dan Perilaku Penerapan Nilai- Kontribusi Penguatan
i Dasar PNS BerAKHLAK Terhadap Nilai- Nilai Organisasi

menyusun rancangan format Visi dan Misi
uai Pedoman SDIDTK yang
namun dalam bentuk baru yaitu Organisasi
igital sehingga memudahkan
elaksanaan SDIDTK. Sikap ini
an wujud dari inovasi
an terus berinovasi dan
dalam menggerakkan ataupun
dapi perubahan
segera melakukan revisi
udah ada Pedoman SDIDTK
Tindakan ini saya lakukan
wujud sikap antusias
dapi perubahan
ntasi Pelayanan
an berkomitmen memberikan
an prima demi kepuasan
kat dengan berkonsultasi
pihak yang lebih
alaman dalam SDIDTK yaitu PJ
ATAN ANAK agar dapat
t SDIDTK berbasis digital yang
dan berkualitas. Tindakan ini
an wujud dari mengupayakan
an.

65


Click to View FlipBook Version