http://hipnobook.blogspot.com 101 • Personal Peace Procedure. Ini adalah pekerjaan rumah bagi klien. Buatlah daftar kejadian tertentu yang mengganggu, sejauh yang bisa diingat, dan gunakan EFT untuk menyingkirkan semua itu. Semakin negatif isu yang disingkirkan, seseorang akan menjadi semakin rileks. • Menyerukan Setup Kuat-kuat. Kadang perlu membuat klien benarbenar masuk ke dalam isunya. Ini bisa dilakukan dengan meminta mereka memberi tekanan kuat-kuat atau meneriakkan pernyataan setup EFT dan frase pengingatnya. Ini bisa membuat sesi yang mentok menjadi produktif. • Pertanyaan. Inilah beberapa pertanyaan yang bisa membantu kita untuk menemukan isu utama... o Jika ada emosi yang menyumbang terjadinya simptom ini, kirakira apa? o Jika anda diberi kesempatan hidup lagi, siapa dan kejadian apa yang tidak ingin anda hapuskan? o Apa jadinya jika anda tidak mengalami simptom ini? o Keuntungan apa yang anda dapat dari penyakit ini? o Apa yang perlu anda tinggalkan jika penyakit anda ini sembuh? o Siapa dan apa yang membuatmu sangat marah? o Mengapa anda layak menderita penyakit ini? • Memburu Rasa Sakit. Setelah menerapkan EFT, rasa sakit bisa berpindah ke tempat lain atau berubah intensitas dan kualitasnya. Jadi, sakit kepala yang digambarkan menusuk-nusuk di pelipis dengan intensitas 8 mungkin berubah menjadi denyut di kepala bagian
http://hipnobook.blogspot.com 102 belakang dengan intensitas 7 (atau 9 atau 3 atau dan sebagainya). Terus uber saja rasa sakit itu dengan EFT dan ia biasanya akan berubah menjadi nol atau kecil saja angkanya. Dalam proses ini, saya sering mendapati bahwa isu emosional di balik sakit ini juga menjadi hilang. • Testing. Ini langkah penting karena, tanpa pengujian, anda dan klien anda sama-sama bisa salah duga bahwa masalah anda sudah teratasi. Setiap kesempatannya memungkinkan, saya mencoba mengusik lagi ingatan yang mengganggu…. ATAU… meminta klien membayangkan sejelas-jelasnya dan MENCOBA membuatnya tersinggung... ATAU... meminta klien membungkuk, bergerak, atau melakukan apa saja yang bisa mengembalikan simptomnya (tanpa membuatnya makin parah). Dalam proses ini saya mencari aspek-aspek atau isu terkait yang masih membutuhkan perhatian. • Humor. Tertawa bisa digunakan untuk membantu klien membangun asosiasi baru terhadap “beratnya” isu emosional yang ada. Ia juga merupakan bentuk pengujian karena, jika klien sudah bisa tertawa atau tersenyum pada trauma, ketakutan, dan sebagainya, maka anda tahu bahwa telah terjadi perkembangan baik dalam sesi anda. Sebaliknya, jika humor anda menyebabkan klien bereaksi marah, maka anda tahu bahwa anda harus menanganinya lagi. • Membayangkan kebugaran tubuh dan menemukan “buntut” (tail ender) penghambat. Ini metode yang baik untuk menemukan isu emosional yang samar, yang cenderung mempertahankan rasa sakit.
http://hipnobook.blogspot.com 103 Mintalah klien untuk membayangkan dirinya sendiri dalam keadaan betul-betul bugar (misal, sama sekali tanpa simptom) dan mintalah ia mendengarkan “buntut” atau “ya... tapi” yang muncul dalam bentuk percakapan dengan diri sendiri. Buntut-buntut ini sering menjadi petunjuk untuk menemukan penghambat kesembuhan. • Reframing dalam prosedur setup. Reframing adalah prosedur yang sering digunakan dalam terapi wicara konvensional untuk membantu klien melihat isunya melalui kacamata yang berbeda dan lebih sehat. Saya mendapati bahwa pemolaan ulang akan lebih berhasil jika dibarengi dengan tapping dan karena itu saya menggunakan sebagian setup untuk tidak hanya membereskan keterbalikan psikologis tetapi juga untuk membangun pola baru yang bermanfaat. Selama proses ini, saya “menarik diri” dan pasrah pada “petunjuk” yang memungkinkan saya untuk melakukan penyembuhan yang berlangsung melalui saya dan bukan oleh saya. Setiap orang mempunyai kemampuan intuitif untuk melakukan hal ini. Keberhasilan, bagaimanapun, tergantung pada ketulusan mempercayai intuisi tersebut. Anda bisa melihat bagaimana saya melakukan hal ini pada video “Steps Toward Becoming Ultimate Therapist” dan video-video sesudahnya. • Metode Pilihan. Inilah langkah inovatif terhadap EFT yang diciptakan oleh Dr. Patricia Carrington. Ia memasukkan arah positif dengan menggunakan kalimat setup “Meskipun saya mengidap masalah _________, saya memilih___________.”
http://hipnobook.blogspot.com 104 Tentang Penulis A.S. Laksana, lahir di Semarang, 25 Desember 1968. Ia menulis kolom mingguan di tabloid DeTIK (1993-1994), kemudian di DeTAK, Opini, dan Investigasi. Sejak 2009 menulis kolom tetap di Jawa Pos dan detikcom. Tahun 2004, Tempo memilih buku kumpulan cerpennya Bidadari yang Mengembara sebagai buku terbaik. Tahun 2005 ia membacakan ceritanya pada festival sastra Winternachten, Den Haag. Beberapa tahun belakangan, ia mendalami hipnosis dan EFT, selain tetap menulis. Blog: http://as-laksana.blogspot.com Kunjungi: http://hipnobook.blogspot.com untuk referensi buku-buku Hipnosis, EFT, dan NLP