The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

KELAS XII SEMESTER 1 & 2

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Maimun Said, 2020-08-12 21:22:21

BAHASA INDONESIA

KELAS XII SEMESTER 1 & 2

Bahasa Indonesia

SMK/MAK

Kelas XII

Penulis: Uti Darmawati
Y. Budi Artati

Editor: Icha Latifa Hanum
Apriyanto Dwi Santoso
Ika Yuliana Putri

Powerpoint pembelajaran ini dibuat sebagai alternatif guna
membantu Bapak/Ibu Guru melaksanakan pembelajaran.

Materi powerpoint ini mengacu Kompetensi Inti (KI) dan
Kompetensi Dasar (KD) Kurikulum 2013.

Dengan berbagai alasan, materi dalam powerpoint ini disajikan
secara ringkas, hanya memuat poin-poin besar saja.

Dalam penggunaannya nanti, Bapak/Ibu Guru dapat
mengembangkannya sesuai kebutuhan.

Harapan kami, dengan powerpoint ini Bapak/Ibu Guru dapat
mengembangkan pembelajaran secara kreatif dan interaktif.

Daftar Isi

Bab I Mengenal Seluk-beluk Surat Lamaran Pekerjaan
Bab II Sejarah Indonesia dalam Bingkai Karya Sastra
Bab III Editorial sebagai Media Berpendapat
Bab IV Menilai dan Mendiskusikan Isi Buku Fiksi dan Nonfiksi
Bab V Teks Iklan, Media Komunikasi Efektif
Bab VI Gagasan (Fakta dan Opini) dalam Artikel
Bab VII Menyusun Berbagai Macam Maksud dalam Surat Dinas
Bab VIII Refleksi Nilai Kehidupan dalam Buku Fiksi dan Nonfiksi

A. Pengertian dan Jenis Surat Lamaran Pekerjaan
B. Isi dan Sistematika Surat Lamaran Pekerjaan
C. Simpulan Sistematika dan Unsur Isi Surat Lamaran Pekerjaan
D. Unsur Kebahasaan dalam Surat Lamaran Pekerjaan
E. Penyusunan Surat Lamaran Pekerjaan

A. Pengertian dan Jenis Surat Lamaran Pekerjaan

Pengertian dan Jenis Surat
Fungsi Surat Lamaran
Pekerjaan
Lamaran Pekerjaan

Surat lamaran pekerjaan merupakan jenis surat pribadi resmi
permohonan pekerjaan kepada kantor, perusahaan, atau
instansi tertentu.

Pengertian Surat Lamaran Pekerjaan

Fungsi Surat Lamaran Pekerjaan

a. Sebagai tanda bukti tertulis pengajuan
surat permohonan pekerjaan
b. Sebagai media atau alat komunikasi
c. Sebagai bahan pertimbangan penerimaan
pekerjaan

Berdasarkan jenis Berdasarkan sumber
pembuatannya informasi lowongan

a. Surat lamaran pekerjaan pekerjaan
yang digabungkan dengan
riwayat hidup (curriculum a. Surat lamaran pekerjaan
vitae). berdasarkan iklan media
b. Surat lamaran pekerjaan cetak.
yang dipisahkan dengan b. Surat lamaran pekerjaan
riwayat hidup (curriculum berdasarkan informasi dari
vitae). media audio (radio).
c. Surat lamaran pekerjaan
berdasarkan informasi dari
orang lain.
d. Surat lamaran pekerjaan
berdasarkan inisiatif sendiri.

B. Isi dan Sistematika Surat Lamaran Pekerjaan

Isi Surat Lamaran Pekerjaan
Sistematika Surat Lamaran Pekerjaan

Aspek Penting Surat Lamaran Pekerjaan

Isi surat lamaran pekerjaan yaitu informasi yang tertulis
dalam surat lamaran pekerjaan. Surat lamaran
pekerjaan berisi permohonan seorang pelamar

pekerjaan agar diterima bekerja di tempat yang dilamar.

Tempat dan tanggal 1 5 Pembuka surat
pembuatan surat 6 Isi surat
7 Penutup surat
Lampiran surat 2 8 Salam penutup, tanda

Nama dan alamat 3 tangan, dan nama terang
surat tujuan

Salam pembuka 4

Aspek-aspek penting yang harus ada dalam surat lamaran
pekerjaan terdiri atas pernyataan umum (tesis) dan
argumentasi. Pernyataan umum (tesis) berfungsi sebagai
informasi awal terkait dengan pekerjaan yang akan dilamar.
Sementara itu, argumentasi berfungsi menguatkan
pernyataan umum (tesis).

C. Simpulan Sistematika dan Unsur Isi Surat Lamaran Pekerjaan

Simpulan sistematika dan unsur-unsur surat
didapatkan dengan menggali informasi dalam surat
lamaran. Informasi yang dapat digali seperti tempat
dan waktu pembuatan surat lamaran, identitas
pelamar, isi surat lamaran, informasi penguatan
identitas pelamar, serta salam pembuka dan
penutup.

D. Unsur Kebahasaan dalam Surat Lamaran Pekerjaan

4 1

Ketepatan Ketepatan
penggunaan pilihan kata

ejaan dan
tanda baca

3 2

Kepaduan Kebenaran dan
paragraf keefektifan
struktur
kalimat

E. Penyusunan Surat Lamaran Pekerjaan

Cara menulis surat lamaran pekerjaan yang baik dan benar sebagai
berikut.
1. Gunakan bahasa yang baik dan benar.
2. Tulislah dengan kalimat singkat, padat, dan jelas.
3. Tulislah secara manual menggunakan tangan.
4. Perhatikan kebersihan surat lamaran pekerjaan.
5. Isi secara jelas data diri dan informasi tentang diri Anda dan lampirkan
dokumen-dokumen pendukung.
6. Lampirkan sertifikat pendukung yang bisa menambah nilai lebih pada
diri Anda.

Bab II Sejarah Indonesia dalam Bingkai Karya Sastra

A. Pengertian dan B. Informasi Penting C. Nilai-Nilai dalam
Ciri-Ciri dalam Cerita dalam Cerita atau Cerita atau Novel
atau Novel Sejarah Novel Sejarah
Sejarah

D. Kebahasaan E. Menulis Cerita
Cerita atau Novel atau Novel Sejarah

Sejarah Pribadi

A. Pengertian dan Ciri-Ciri Cerita dan Novel Sejarah

Apa itu cerita dan Apa saja ciri cerita
novel sejarah? dan novel sejarah?

Pengertian Teks Cerita dan Novel Sejarah

Teks cerita sejarah adalah naskah cerita atau narasi rekaan yang
mengandung unsur-unsur sejarah. Cerita sejarah sering dituliskan
dalam suatu karya sastra yakni novel. Novel sejarah adalah novel yang
menceritakan fakta kejadian masa lalu yang menjadi asal-usul atau latar
belakang terjadinya sesuatu yang memiliki nilai sejarah.

Ciri-Ciri • Berlatar waktu dan tempat pada masa lalu.
Novel Sejarah • Menceritakan kisah yang terjadi pada masa lalu.
• Berbentuk karya sastra.
• Menggunakan narasi dan dialog dalam penulisannya.
• Sering menggunakan konjungsi temporal.
• Disajikan secara kronologis atau urutan peristiwa atau

urutan kejadian.

B. Identifikasi Informasi Penting
dalam Cerita atau Novel Sejarah

Informasi penting Struktur novel
dalam novel sejarah
sejarah

Perbedaan cerita
sejarah dan novel

sejarah

Novel sejarah sebagai genre karya sastra mengandung
unsur intrinsik dan ekstrinsik yang dapat dijadikan acuan
untuk menggali informasi penting tentang kesejarahan.

Unsur Unsur
Intrinsik Ekstrinsik

Unsur intrinsik adalah unsur-unsur yang secara langsung
membangun sebuah teks cerita sejarah, dalam hal ini
cerita sejarah berwujud novel. Kepaduan antarunsur
intrinsik inilah yang membuat sebuah teks cerita sejarah
berwujud. Unsur intrinsik antara lain sebagai berikut.

Tema Amanat Penokohan Sudut Latar Alur
Pandang

Unsur ekstrinsik adalah unsur yang berada di luar teks
cerita sejarah. Unsur ekstrinsik tidak secara langsung
memengaruhi isi dalam teks cerita sejarah. Unsur
ekstrinsik sebagai berikut.

Rekaman Kebesaran, Segi Corak Unsur Bias Unsur Keagamaan
Ketinggian, dan Penceritaan
Kegemilangan
Pemerintah

Unsur Politik Unsur Budaya Unsur Sosial

Struktur Teks Cerita Sejarah atau
Novel Sejarah

Abstrak
Orientasi
Komplikasi
Klimaks
Resolusi

Koda

Perbedaan Teks Cerita Sejarah dengan Novel Sejarah

Cerita Sejarah Novel Sejarah

a. Dibagi menjadi dua, yakni a. Dibagi menjadi dua, yakni
teks sejarah dan fiksi sejarah. novel sejarah fiksi dan non-

b. Direkonstruksi berdasarkan fiksi.
fakta kejadian masa lalu.
b. Bercerita tentang kejadian
masa lalu dengan bumbu-
bumbu sastra.

C. Nilai-Nilai dalam Cerita atau Novel Sejarah

Nilai-nilai dalam cerita Cara menggali nilai-nilai
dan novel sejarah dalam cerita atau novel

sejarah

Langkah-Langkah Mengidentifikasi Nilai-
Nilai dalam Cerita atau Novel Sejarah

a. Menganalisis perbuatan tokoh dalam cerita.

b. Membaca cerita dalam novel sejarah secara
saksama

c. Menemukan nilai yang terkandung dalam cerita.

d. Menyimpulkan nilai yang terkandung dalam
cerita dengan bahasa sendiri.

Nilai-Nilai dalam Cerita dan Novel Sejarah

•Nilai Moral
•Nilai Religius
•Nilai Budaya
•Nilai Kepahlawanan
•Nilai Sosial

D. Analisis Kebahasaan Cerita atau Novel Sejarah

Bahasa dalam Makna kias
cerita dan novel dalam cerita
dan novel
sejarah
sejarah

Bahasa Novel Sejarah

• Menggunakan Verba Aksi
• Menggunakan Keterangan
• Menggunakan Banyak Dialog
• Menggunakan Kata-Kata Sifat

Makna Kias dalam Novel Sejarah

Bahasa Kias Majas

• Makna • Majas Perbandingan
simbolik • Majas Sindiran
• Majas Penegasan
• Ungkapan • Majas Pertentangan

E. Penyusunan Cerita atau Novel Sejarah Pribadi

Langkah menyusun Langkah menyusun
kerangka teks cerita cerita dan novel

sejarah sejarah

Langkah-Langkah Membuat Kerangka Cerita Sejarah

3. Membuat struktur 4. Memasukkan data
cerita sejarah (abstrak, sesuai dengan struktur
orientasi, komplikasi, cerita sejarah yang
klimaks, dan koda). telah dibuat.

1. Menentukan 2. Wawancara,
peristiwa sejarah yang membaca buku
akan dibuat cerita referensi, dan sumber
sejarah. internet untuk
mengumpulkan data
peristiwa.

Langkah Penyusunan Cerita atau Novel Sejarah

1. Menggali 2. 3. 4. Membuat 5 Menyusun 6. Membuat
informasi Mengumpul- Menentukan urutan kerangka narasi cerita
mengenai cerita sejarah cerita.
kan cerita- peristiwa sejarah
suatu cerita yang akan dalam cerita berdasarkan
peristiwa ditulis. informasi dan
sejarah. mengenai sejarah.
sejarah. urutan
peristiwanya.

Bab III
Editorial sebagai Media Berpendapat

A. Pengertian, Ciri-Ciri, dan Sifat Teks Editorial

B. Informasi dalam Teks Editorial

C. Ragam Informasi dalam Teks Editorial

D. Struktur dan Kebahasaan Teks Editorial
E. Rancangan Teks Editorial

A. Pengertian, Ciri-Ciri, dan Sifat Teks Editorial

Pengertian Teks Editorial
Ciri-Ciri Teks Editorial
Sifat Teks Editorial

Editorial disebut juga tajuk Editorial atau tajuk rencana
rencana. adalah opini yang berisi
pendapat dan sikap resmi suatu
media sebagai institusi
penerbitan terhadap persoalan
aktual, fenomenal, atau
kontroversial yang berkembang
dalam masyarakat.

Teks editorial atau tajuk rencana Teks editorial atau tajuk rencana pers
pers papan atas memiliki ciri-ciri papan menengah ke bawah (middle-
sebagai berikut. low media) memiliki ciri-ciri seperti
1. Hati-hati. berikut.
2. Normatif. 1. Lebih berani.
3. Cenderung konservatif. 2. Atraktif.
4. Menghindari pendekatan kritis 3. Progresif.
yang tajam. 4. Memilih pendekatan kritis bersifat
5. Pertimbangan aspek politis lebih tajam dan ”tembak langsung”.
besar daripada aspek sosiologis. 5. Lebih memilih pendekatan
sosiologis daripada pendekatan
politis.

Sifat teks editorial atau
tajuk rencana sebagai
berikut.
a. Krusial dan ditulis secara
berkala, tergantung dari
jenis terbitan media.
b. Isinya menyikapi situasi
yang berkembang dalam
masyarakat luas.
c. Memiliki karakter atau
konsistensi teratur kepada
para pembaca terkait sikap
media massa.
d. Terkait dengan kebijakan
media bersangkutan.

B. Informasi dalam Teks Editorial

JENIS TEKS Terdapat tiga jenis teks editorial yaitu Interpretative
EDITORIAL Editorial, Controversial Editorial, dan Explanatory
Editorial.
TIPE TEKS
EDITORIAL a. Menjelaskan atau menginterpretasikan
b. Kritis
FAKTA DAN OPINI c. Persuasi (membujuk)
DALAM TEKS d. Pujian
EDITORIAL
Fakta adalah perihal, keadaan, atau peristiwa yang
merupakan kenyataan dan sesuatu yang benar-benar
terjadi. Fakta yang disajikan dalam teks editorial berupa
peristiwa dan data terkait dengan peristiwa yang
dibahas.
Pendapat atau opini redaksi dalam teks editorial dapat
berupa penilaian, kritik, prediksi (dugaan berdasarkan
fakta empiris), harapan, dan saran penyelesaian masalah.

C. Ragam Informasi dalam Teks Editorial

Isu Aktual dalam Pendapat dan Saran terhadap
Media Informasi Argumen dalam Isu Faktual

Teks Editorial Unsur-unsur yang harus
diperhatikan saat menyampaikan
Penulis teks editorial akan Beberapa unsur yang harus di- saran dalam teks editorial sebagai
memulai menulis dengan cara perhatikan saat menyampaikan berikut.
mendata peristiwa yang argumen sebagai berikut. a. Menghindari emosi dan
berkembang dalam masyarakat. a. Berhubungan dengan masalah prasangka negatif.
Peristiwa-peristiwa yang terjadi yang dibicarakan. b. Mengungkapkan saran dengan
dalam masyarakat tersebut, lalu b. Dapat mempercepat objektif, logis, dan jujur.
diklasifikasikan ke dalam pemahaman masalah, penemuan c. Menunjukkan data, fakta, ilustrasi,
beberapa kelompok berdasarkan sebab, dan pemecahan masalah. contoh, atau perbandingan.
aktualitasnya, keluarbiasaannya c. Tidak mengulang pendapat yang d. Menyampaikan saran dengan
(fenomenal), dan pernah disampaikan pihak lain. urut, terperinci, dan tidak berbelit-
keterbantahannya (kontroversial). d. Disampaikan dengan kata dan belit sehingga saran mudah
kalimat yang tepat. dipahami.
e. Disampaikan dengan sikap e. Menghindari saran yang
terbuka dan sopan. menyinggung urusan pribadi.

D. Struktur dan Kebahasaan Teks Editorial

Kaidah Kebahasaan
Teks Editorial

Penegasan Struktur
Ulang Teks

Editorial

Argumentasi

Masalah/
Pernyataan Pendapat

Menggunakan Menggunakan
kata-kata populer konjungsi kausalitas

Menggunakan Menggunakan kata
kalimat retoris ganti petunjuk

E. Rancangan Teks Editorial

Penyusunan Teks Editorial

Penyuntingan Teks Editorial

Langkah-langkah menyusun teks editorial
atau tajuk rencana

1 Mengambil topik atau masalah penting yang memiliki sudut
pandang berita terkini dan menarik perhatian pembaca.

2 Mengumpulkan informasi dan fakta, meliputi laporan objektif, dan
melakukan riset.

3 Menganalisis masalah yang telah diangkat.
4 Memberikan solusi yang realistis terhadap masalah di luar

pengetahuan umum.

5 Menulis kurang lebih 500 kata dengan menggunakan kata kerja
dan tidak menggunakan kata ganti ”saya”.

Langkah-langkah menyunting teks editorial

Membaca kalimat demi kalimat untuk 1
menemukan kesalahan penggunaan
ejaan, pemilihan kata, atau pola
kalimat.

2 Membenarkan kesalahan penggunaan
ejaan, mengganti kata tidak tepat, dan
memperbaiki kalimat tidak tepat.

Memeriksa keterpaduan paragraf 3
untuk menemukan kesalahan.
Memperbaiki keruntutan paragraf yang tidak
tepat dapat dilakukan dengan cara
membuang paragraf tidak padu,

4 menempatkan paragraf pada urutan yang

tepat, atau menambah paragraf di antara
paragraf yang tidak runtut.

BAB IV BUKU FIKSI DAN NONFIKSI

A. Pengertian, Ciri-Ciri, dan Jenis-Jenis Buku Fiksi (Kumpulan
Cerpen dan Puisi) dan Nonfiksi

B. Penilaian Buku Fiksi (Kumpulan Cerpen dan Puisi)

C. Penilaian Buku Nonfiksi
D. Laporan Hasil Diskusi Buku Fiksi dan Nonfiksi

A. Pengertian, Ciri-Ciri, Jenis-Jenis , Butir-Butir Penting Buku Fiksi, dan Nilai-Nilai Buku
Fiksi (Kumpulan Cerpen dan Puisi) serta Nonfiksi

Pengertian buku Ciri-ciri buku
fiksi dan nonfiksi fiksi dan nonfiksi

Jenis-jenis buku Unsur-unsur dalam
fiksi dan nonfiksi buku nonfiksi

Unsur-unsur dalam
buku fiksi

Pengertian Buku Fiksi dan Nonfiksi

Buku fiksi adalah buku yang berisi cerita dan bersifat imajinatif. Buku fiksi tidak
membutuhkan pengamatan dalam pembuatannya dan terkadang isinya tidak
perlu dipertanggungjawabkan secara faktual. Sementara itu, buku nonfiksi adalah
buku yang berisi kejadian sebenarnya. Buku nonfiksi berisi informasi yang
bermanfaat bagi pembaca.

Ciri-Ciri Buku Fiksi dan Nonfiksi

Ciri-ciri buku fiksi: Ciri-ciri buku nonfiksi :

• 1. Menggunakan gaya • 1. Menggunakan gaya bahasa formal.
bahasa. • 2. Menggunakan kata-kata bersifat

• 2. Menggunakan kata-kata denotatif.
bersifat konotatif. • 3. Berdasarkan fakta.
• 4. Berbentuk tulisan ilmiah populer.
• 3. Berdasarkan imajinasi atau • 5. Berupa ide baru atau
khayalan.
menyempurnakan ide yang pernah
ditulis sebelumnya.


Click to View FlipBook Version