i
ii LAPORAN ORIENTASI PPPK PADA UPT SATUAN PENDIDIKAN SDN DAWUHANSENGON II KEC. PURWODADI KAB. PASURUAN “Optimalisasi Kemampuan Belajar Calistung Pada Peserta Didik Kelas I di UPT Satuan Pendidikan SDN Dawuhansengon II” PENYUSUN: TATIK WURIANTININGSIH, S.Pd.SD NIP. 197105082021212004 2022
iii
iv LEMBAR PENGESAHAN Laporan Aktualisasi dengan judul LAPORAN ORIENTASI PPPK PADA UPT SATUAN PENDIDIKAN SDN DAWUHANSENGON II KEC. PURWODADI KAB. PASURUAN “Optimalisasi Kemampuan Belajar Calistung Pada Peserta Didik Kelas I di UPT Satuan Pendidikan SDN Dawuhansengon II” Disusun Oleh: TATIK WURIANTININGSIH, S.Pd.SD NIP. 197105082021212004 PPPK Angkatan 1 Telah disempurnakan berdasarkan masukan dari Kepala UPT Satuan Pendidikan SDN Dawuhansengon II Kec. Purwodadi kab. Pasuruan Pasuruan, 08 Desember 2022 Mengetahui, Kepala UPT Satuan Pendidikan SDN Dawuhansengon II LIKE WIDA HARINI,S.Pd.SD NIP. 196311281992022001 Penyusun TATIK WURIANTININGSIH, S.Pd.SD NIP. 197105082021212004
v KATA PENGANTAR Puji syukur penulis panjatkan kehadhirat ALLAH SWT atas limpahan rahmat dan hidayahnya sehingga penulis dapat menyelesaikan penyusunan Laporan Orientasi PPPK dan Aktualisasi Nilai-Nilai Dasar Aparatur Negeri Sipil, dengan Judul “Optimalisasi Kemampuan Belajar Calistung Pada Peserta Didik Kelas I di UPT Satuan Pendidikan SDN Dawuhansengon II”. Penulisan laporan ini disusun sebagai syarat untuk melakukan aktualisasi nilai-nilai dasar Aparatur Sipil Negara pada Orientasi PPPK Angkatan 1 Tahun 2022. Penulis menyadari dalam penyusunan laporan aktualisasi ini tidak akan selesai tanpa bantuan dari berbagai pihak. Maka pada kesempatan ini penulis ingin mengucapkan terima kasih kepada : 1. Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Pasuruan selaku panitia yang telah mengkoordinir terlaksananya Orientasi PPPK Angkatan 1 Tahun 2022. 2. Ibu Like Wida Harini,S.Pd.SD selaku Kepala Sekolah beserta teman sejawat di lingkungan UPT Satuan Pendidikan SDN Dawuhansengon II Kec. Purwodadi yang telah memberikan dukungan penuh dalam pelaksanaan. 3. Staf pengajar Widyaiswara, Penyelenggara, Keluarga, dan rekan-rekan peserta Orientasi PPPK Angkatan 1 Tahun 2022 yang telah memberikan bantuan dan dukungan dalam penyelesaian laporan ini. 4. Keluarga tercinta, yang terdiri dari kedua orang tua, suami, anak saya yang senantiasa memberikan dukungan materil dan moril dalam menyelesaikan seluruh rangkaian kegiatan dan kewajiban pada pelaksaan kegiatan aktulisasi. 5. Keluarga besar PPPK Kabupaten Pasuruan pada umumnya dan PPPK Kecamatan Purwodadi pada khususnya yang telah saling membantu menyelesaikan laporan masing-masing.
vi Semoga dengan terselesainya laporan aktualisasi ini, penulis dapat mengaktualisasi seluruh nilai-nilai yang terkandung pada Berorientasi pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif dan Kolaboratif (BerAKHLAK) ditempat tugas serta di lingkungan masyarakat. Penulis menyadari bahawa didalam penulisan tugas ini masih terdapat banyak kekurangan serta jauh dari sempurna, oleh karena itu, penulis mengharapkan kritik dan saran yang membangun dari semua pihak. Akhirnya penulis berharap semoga dengan selesainya rancangan ini dapat menambah pengetahuan dan dapat bermanfaat bagi penulis pribadi serta seluruh pambaca. Pasuruan, 08 Desember 2022 Penulis TATIK WURIANTININGSIH, S.Pd.SD NIP. 197105082021212004
vii
8 BAB I PENDAHULUAN 1. Latar Belakang Aparatur Sipil Negara yang selanjutnya disingkat ASN adalah profesi bagi pegawai negeri sipil dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja yang bekerja pada instansi pemerintah. Pegawai ASN terdiri dari PNS dan PPPK. PNS sebagaimana dimaksud dalam Pasal 6 huruf a merupakan Pegawai ASN yang diangkat sebagai pegawai tetap oleh Pejabat Pembina Kepegawaian dan memiliki nomor induk pegawai secara nasional. Sedangkan PPPK sebagaimana dimaksud dalam Pasal 6 huruf b merupakan Pegawai ASN yang diangkat sebagai pegawai dengan perjanjian kerja oleh Pejabat Pembina Kepegawaian sesuai dengan kebutuhan Instansi Pemerintah dan ketentuan Undang-Undang ini. (UU No. 5 Tahun 2014). Pegawai ASN berfungsi sebagai Pelaksana kebijakan publik, pelayan publik, dan perekat serta pemersatu bangsa. Dunia pelayanan tidak dapat dipisahkan dengan kehidupan manusia. Setiap manusia bahkan ketika masih di dalam rahim ibunya sudah mendapat pelayanan berupa asupan nutrisi. Pelayanan publik menurut UU No. 25 tahun 2009 merupakan kegiatan atau rangkaian kegiatan dalam pemenuhan kebutuhan pelayanan sesuai dengan peraturan perundang-undangan bagi setiap warga Negara dan penduduk atau jasa, barang, dan atau pelayanan administratif yang disediakan oleh penyelenggara pelayanan publik. Sebagai seorang ASN tentu kita akan terlibat baik langsung maupun tidak langsung dalam penyelenggaran pelayanan publik. Dengan demikian tindakan dan perilaku yang kita lakukan sebagai ASN akan sangat mempengaruhi upaya perbaikan kualitas pelayanan publik. Selain itu, sebagai seorang ASN kita juga mempunyai fungsi lain yaitu sebagai pelaksana kebijakan publik dan juga sebagai perekat dan pemersatu bangsa. Berdasarkan Undang-undang No 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara mengamanatkan Instansi
9 Pemerintah untuk wajib memberikan Pendidikan dan Pelatihan terintegrasi bagi CPNS dan PPPK, dengan mengedepankan penguatan nilai-nilai dan pembangunan karakter dalam mencetak ASN BerAKHLAK. Hal tersebut perlu dilakukan untuk mewujudkan visi negara sebagaimana tertuang dalam Pembukaan UndangUndang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Dan berdasarkan kebijakan terbaru Sesuai peraturan Lembaga Administrasi Negara nomor 15 tahun 2020 tentang Pengembangan Kompetensi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) disebutkan bahwa Instansi pemerintah wajib menyelenggarakan orientasi bagi PPPK. Sebagaimana peraturan LAN tersebut, orientasi PPPK bersifat mandatory, wajib diikuti oleh semua PPPK. Materi yang akan diberikan dalam kegiatan Orientasi PPPK yaitu Visi Misi dan Kebijakan Kabupaten Pasuruan, Tata Kelola OPD, Manajemen Kepegawaian PPPK, Disiplin dan Penilaian Kinerja PPPK, Penerapan Tugas & Fungsi PPPK di Tempat Kerja, Penerapan Nilai-Nilai Ber AKHLAK dalam Menjalankan Fungsi dan Tugas ASN. .Untuk merealisasikan hal tersebut, diperlukan sebuah penyelenggaraan pelatihan yang inovatif dan terintegrasi. Setelah pembentukan nilai-nilai dasar ASN yang mencakup BerAKHLAK atau yang disebut Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif dan Kolaboratif, agenda penting yang harus dilakukan oleh peserta pendidikan dan pelatihan adalah aktualisasi. Agenda ini memfasilitasi peserta untuk melakukan proses aktualisasi melalui pembiasaan diri terhadap kompetensi yang telah diperoleh melalui mata diklat yang telah dipelajari. Selain itu, dalam proses ini peserta dibekali dengan konsepsi dan tahap aktualisasi, penyusunan dan penyajian rancangan aktualisasi, pelaksanaan aktualisasi di tempat kerja, dan penyajian hasil aktualisasi di tempat kerja dengan menyajikan bukti belajar yang relevan. Keberadaan ASN khususnya guru berperan penting dalam pembangunan nasional, sehingga pengembangan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia aparatur harus segera dan wajib
10 dilaksanakan untuk menjawab penilaian sumbang dari masyarakat terhadap kualitas kinerja instansi publik, dalam mewujudkan pemerintahan yang baik (good govermance), sehingga dunia usaha (corporate govermance) dan masyarakat (civil society) dapat terlayani dengan maksimal dan mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan sosial yang pada akhirnya akan meningkatkan kemajuan dan kesejahteraan Indonesia. Selama Penulis bekerja di UPT Satuan Pendidikan SDN Dawuhansengon II Kec. Purwodadi Kab. Pasuruan, berdasarkan wawancara dan pengamatan dengan kepala sekolah ditemukan beberapa permasalahan yang terjadi di UPT Satuan Pendidikan SDN Dawuhansengon II mulai dari belum optimalnya pendidikan karakter dalam menjaga kebersihan lingkungan sekolah, belum optimalnya pendidikan karakter dalam kebiasaan sikap senyum salam, sapa, sopan dan santun (5S), kurangnya penanaman perilaku rapi sehat, kurang lengkapnya fasilitas pembelajaran dan kemampuan calistung peserta didik kelas I belum optimal. Sedangkan kemampuan calistung merupakan proses belajar permulaan bagi peserta didik kelas I. Calistung merupakan hal dasar yang harus dikuasai peserta didik sebagai bekal di jenjang yang selanjutnya di UPT Satuan Pendidikan SDN Dawuhansengon II. Oleh karena itu, penulis ingin mengangkat isu Kurang Mengoptimalkan Kemampuan Calistung pada Peserta Didik Kelas 1 UPT Satuan Pendidikan SDN Dawuhansengon II yang mempunyai dampak paling berpengaruh terhadap kualitas dan hasil belajar siswa. 2. Maksud dan Tujuan Tujuan yang akan dicapai dari dilaksanakannya aktualisasi ini adalah sebagai berikut : 1. Mengaktualisasikan nilai nilai BerAKHLAK guna optimalisasi kemampuan belajar calistung pada peserta didik kelas 1 UPT Satuan Pendidikan SDN Dawuhansengon II agar dapat memberikan kontribusi terhadap visi misi dan nilai nilai organisasi. 2. Menghabituasi nilai-nilai dasar ASN BerAKHLAK (Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten,
11 Harmonis, Loyal, Adaptif dan Kolaboratif )serta peran dan tugas ASN dalam kegiatan aktualisasi. Penulis berharap Laporan aktualisasi dan habituasi ini bisa memberikan manfaat kepada beberapa pihak dalam meningkatkan Optimalisasi kemempuan belajar calistung pada peserta didik kelas 1 di UPT Satuan Pendidikan SDN Dawuhansengon II antara lain: 1. Bagi peserta Orientasi PPPK Meningkatkan pemahaman dan mampu untuk mengimplementasikan nilai-nilai dasar BerAKHLAK atau yang disebut Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif dan Kolaboratif sebagai landasan dalam menjalankan tugas dan fungsinya antara lain: 1) Mampu memahami, menginternalisasi dan mengaktualisasikan nilai-nilai dasar PNS yang meliputi Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif dan Kolaboratif. 2) Menjadi tenaga pendidik yang mampu menjalankan fungsi sebagai pelaksana kebijakan, pelayan publik dan perekat dan pemersatu bangsa yang memiliki integritas dan profesional di lingkungan UPT Satuan Pendidikan SDN Dawuhansengon II. 2. Bagi UPT Satuan Pendidikan SDN Dawuhansengon II. 1) Membantu mewujudkan visi dan misi UPT Satuan Pendidikan SDN Dawuhansengon IIuntuk terwujudnya sekolah yang berkualitas, aktif, kreatif, inovatif & berakhlak mulia serta meningkatkan kemampuan calistung peserta didik. 2) Memberikan kontribusi yang positif dalam memperbaiki kualitas SDM yang ada di UPT Satuan Pendidikan SDN Dawuhansengon II. 3. Bagi Peserta Didik UPT Satuan Pendidikan SDN Dawuhansengon II. 1) Mendapatkan pelayanan pendidikan yang optimal sebagai perwujudan nilai dasar Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten,
12 Harmonis, Loyal, Adaptif dan Kolaboratif. 2) Peserta didik dapat menguasai kemampuan membaca, menulis dan menghitung serta dapat meningkatkan hasil belajar . 3. Waktu dan Tempat a. Waktu Kegiatan Orientasi PPPK Kabupaten Pasuruan Angkatan 1 dilaksanakan pada tanggal 14 November sampai dengan 14 Desember 2022, dengan rincian sebagai berikut : • MOOC & Distance Learning : 14 November – 01 Desember 2022 • Klasikal Learning : 29 November – 01 Desember 2022 • Aktualisasi dan PKTBT : 02 November – 13 Desember 2022 b. Tempat Kegiatan Orientasi PPPK Kabupaten Pasuruan Angkatan 1 dilaksanakan di: 1. MOOC & Distance Learning http://swajarpppkpintar.lan.go.id 2. Klasikal Learning Hotel Tanjung Plaza, Tretes, Kec. Prigen Kab. Pasuran 3. Aktualisasi • Ruang Kelas IV • Ruang Guru UPT Satuan Pendidikan SDN Dawuhansengon II • Lingkungan Sekolah UPT Satuan Pendidikan SDN Dawuhansengon II 4. Profil Lembaga Dan Peserta Profil umum organisasi unit kerja a. Nama Sekolah: UPT Satusn Pendidikan SDN Dawuhansengon II b. Kepala Sekolah: Like Wida Haruni, S.Pd.SD c. NPSN : 20519367 d. Alamat Sekolah Jalan Raya Nongkojajar Desa Dawuhansengon Kec. Purwodadi Kab. Pasuruan e. Status Sekolah : Terakreditasi f. Akreditasi : B Visi dan Misi Visi : Terwujudnya siswa yang berprestasi, terampil, beriman, bertaqwa, dan berbudi luhur
13 Misi : a. Meningkatkan sarana belajar belajar dan mengajar yang memadai b. Optimalisasi kegiatan belajar c. Optimalisasi sumber daya manusia yang ada d. Mewujudkan siswa berprestasi disegala bidang pendidikan Profil Siswa a. Jumlah siswa keseluruhan T.A 2022-2023: 132 Siswa b. Jumlah siswa beserta daftar nama siswa (kelas 1): 25 Siswa Profil Penulis Nama : TATIK WURIANTININGSIH,S.Pd.SD NIP : 197105082021212004 Tempat Lahir : Pasuruan Tanggal Lahir : 08 Mei 1971 Jenis Kelamin : Perempuan Agama : Islam Status Kepegawaian: PPPK Jabatan Fungsional : Ahli Pertama-Guru Kelas Guru Kelas : 1 (Satu) Instansi : UPT Satuan Pendidikan Dawuhansengon II Alamat (KTP) : Donorejo RT.003 RW.012 Desa Martopuro Kec. Purwosari Kab. Pasuruan Prov. Jawa Timur Pendidikan : S1 – PGSD
14
15 BAB II NILAI DAN ETIKA PEMERINTAH KABUPATEN PASURUAN A. Visi dan Misi Pasuruan adalah kabupaten di Provinsi Jawa Timur, Indonesia. Pasuruan merupakan Kabupaten dengan atraksi pariwisata terlengkap yang meliputi Pegunungan, Dataran, dan laut, sekaligus Kota Tertua kedua di Jawa Timur. Kabupaten Pasuruan berada pada posisi sangat strategis yaitu jalur regional juga jalur utama perekonomian Surabaya – Malang dan Surabaya – Banyuwangi. Hal tersebut menguntungkan dalam pengembangan ekonomi dan membuka peluang investasi di Kabupaten Pasuruan. Kabupaten Pasuruan mempunyai luas wilayah 147.401,50 Ha (3,13 % luas Provinsi Jawa Timur), yang terdiri dari 24 Kecamatan, 24 Kelurahan, 341 Desa dan 1.694 Pedukuhan. Dipimpin oleh Bupati H. M. Irsyad Yusuf, SE, MMA dan Wakil Bupati KH. A Mujib Imron, SH, MH periode masa 2018 - 2023 1. VISI KABUPATEN PASURUAN "Menuju Kabupaten Pasuruan yang Sejahtera, Maslahat dan Berdaya Saing" 2. MISI KABUPATEN PASURUAN 1. Meningkatkan kualitas dan produktivitas sektor-sektor produksi dan produk-produk unggulan Kabupaten Pasuruan melalui penguatan kelembagaan sosial dan meningkatkan nilai tambah ekonomi desa berbasis masyarakat dengan cara mempermudah aspek legal dan pembiayaan dalam rangka percepatan pembangunan daerah menuju kesejahteraan masyarakat; 2. Melaksanakan pembangunan berbasis keluarga dengan memanfaatkan modal sosial berbasis religiusitas dan budaya, guna mewujudkan kohesi sosial; 3. Meningkatkan kualitas infrastruktur daerah untuk penguatan konektivitas dan aksebilitas masyarakat dalam rangka peningkatan daya saing daerah dengan memperhatikan pemanfaatan segenap potensi sumber daya alam secara bertanggungjawab dan berkelanjutan sebagai bentuk
16 konservasi lingkungan di Kabupaten Pasuruan; 4. Memperkuat dan memperluas reformasi birokrasi yang mendukung tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik yang inovatif, bersih, efektif, akuntabel dan demokratis berbasis pada teknologi informasi; 5. Meningkatkan pelayanan dasar terutama pelayanan kesehatan, permukiman dan pendidikan dengan mengintegrasikan‚ pendidikan formal dan non formal sebagai wujud afirmasi pendidikan karakter di Kabupaten Pasuruan. 3. Visi Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan “Mempersiapkan Perluasan, Pemerataan dan Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Tenaga Pendidik baik Pendidikan Formal maupun NonFormal” B. SOTK Dalam Peraturan Bupati Pasuruan Nomor 172 Tahun 2021 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas Dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis Satuan Pendidikan Pada Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten Pasuruan dinyatakan dalam Pasal 1 ayat (7) Unit Pelaksana Teknis Satuan Pendidikan yang selanjutnya disingkat UPT Satuan Pendidikan adalah pelaksana teknis pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pasuruan yang berbentuk satuan pendidikan. Selanjutnya ayat (8) Kepala UPT Satuan Pendidikan pada Dinas yang selanjutnya disebut Kepala Sekolah adalah Guru yang ditugaskan sebagai Kepala Sekolah. Pasal 2 ayat (2) menyatakan bahwa UPT Satuan Pendidikan dipimpin oleh Kepala Satuan Pendidikan (Kepala Sekolah) serta dalam melaksanakan tugasnya berada di bawah dan bertanggung jawab langsung kepada Kepala Dinas. Pasal 3 menyatakan ada 3 UPT Satuan Pendidikan yaitu Taman Kanak-kanak Negeri (UPT Satuan Pendidikan TKN); Sekolah Dasar Negeri (UPT Satuan Pendidikan SDN); dan Sekolah Menengah Negeri (UPT Satuan Pendidikan SMPN).
17 C. Manajemen Kinerja Organisasi Perencanaan Kinerja Sesuai dengan tugas pokok dan fungsi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yang diatur dalam Peraturan Bupati Pasuruan Nomor 43 Tahun 2016 tentang kedudukan, susunan organisasi, tugas dan fungsi, serta tata kerja Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, maka Dinas Pendidikan dan Kebudayaan telah menentukan arah kebijakan yang dituangkan dalam Penetapan Kinerja dan dilaksanakan oleh Sekertariat dan Bidang-bidang dengan dukungan dana yang tersedia dalam program dan kegiatan. Pelaksanaan Kinerja Pelaksanaan program dan kegiatan harus selaraskan dengan visi dan misi Kepala Daerah. Ketersediaan SDM yang berkualitas sangat berpengaruh terhadap kinerja dan kualitas pelayanan sehingga pendidikan dan pelatihan yang menunjang kompetensi, skill dan attitude sangat diperlukan harus di tunjang dengan sarana dan prasarana yang memadai dan berbasis pada IT. Sebagai bahan acuan perencanaan selanjutnya, analisis dan evaluasi terhadap program dan kegiatan juga mutlak dibutuhkan sebagaimana arah kebijakan pembangunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kabupaten Pasuruan Tahun 2018-2023. Peranan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan sebagai pendukung fokus pembangunan Kabupaten Pasuruan dalam hal peningkatan kualitas pendidikan dan akses pendidikan yang merata. Dua hal ini sangat berpengaruh terhadap ketercapaian indeks pendidikan di Kabupaten Pasuruan. Penilaian Kinerja Dalam rangka menjamin efektivitas dan efisiensi pelaksanaan program/kegiatan serta memastikan konsistensi pencapaian target-target Renstra, maka perlu dilakukan pengendalian, monitoring dan evaluasi sesuai dengan peraturan yang berlaku. D. Rentra OPD Dalam Peraturan Bupati Pasuruan Nomor 50 Tahun 2022 Tentang Perubahan Rencana Strategis Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten Pasuruan Tahun 2018 – 2023 menyatakan bahwa Renstra sebagai bagian dari perencanaan pembangunan antara lain
18 dimaksudkan agar layanan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pasuruan senantiasa mampu menyelaraskan diri dengan lingkungan dan aspirasi pengguna layanan. Oleh karena itu, perhatian kepada mandat dari masyarakat dan lingkungan eksternalnya merupakan perencanaan dari luar ke dalam yang tidak boleh diabaikan. E. SOTK OPD Tugas, Fungsi dan Struktur Organisasi Perangkat Daerah Dengan diberlakukannya Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah
19 sebagaimana telah diubah beberapa kali, terakhir dengan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua Atas UndangUndang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, Pemerintah menindaklanjuti dengan menerbitkan Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah. Untuk melaksanakan amanat peraturan perundang- undangan tersebut Pemerintah Kabupaten Pasuruan menerbitkan Peraturan Bupati Nomor 171 Tahun 2021 pasal 2 ayat (1) Dinas adalah unsur pelaksana urusan pemerintahan di bidang pendidikan dan Kebudayaan, ayat (2) Dinas dipimpin oleh seorang kepala yang berada dibawah dan bertanggungjawab kepada bupati melalui sekretaris daerah. Memiliki tugas: "Membantu Bupati dalam menyelenggarakan pembangunan di Bidang Pendidikan”. Sedangkan dalam Pasal 3 dinyatakan bahwa susunan organisasi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan terdiri dari: a. Kepala Dinas b. Sekretariat membawahi; i. Sub Bagian Umum dan Kepegawaian; ii. Kelompok Jabatan Fungsional. c. Bidang Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Nonformal membawahi : 1) Seksi Kurikulum dan Penilaian; 2) Seksi Kelembagaan dan Sarana Prasarana; 3) Kelompok Jabatan Fungsional. d. Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar membawahi : 1) Seksi Kurikulum dan Penilaian; 2) Seksi Kelembagaan dan Sarana Prasarana; 3) Kelompok Jabatan Fungsional e. Bidang Kebudayaan membawahi : 1) Kelompok Jabatan Fungsional f. Bidang Pembinaan Ketenagaan membawahi : 1) Seksi Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Nonformal 2) Seksi Tenaga Kebudaayaan 3) Kelompok Jabatan Fungsional g. UPT h. Kelompok Jabatan Fungsional
20 Struktur Organisasi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pasuruan Tugas dan Fungsi Kepala Sekolah Berdasarkan Permendikbud No. 6 tahun 2018 tentang Penugasan Guru Sebagai Kepala Sekolah pada pasal 15, Tugas pokok kepala sekolah adalah melaksanakan tugas pokok manajerial, pengembangan kewirausahaan, dan supervisi kepada guru dan tenaga kependidikan dalam rangka mengembangkan sekolah dan meningkatkan mutu sekolah berdasarkan 8 (delapan) standar nasional pendidikan. Selain itu, kepala sekolah dapat melakukan tugas pembelajaran atau pembimbingan pada satuan pendidikan yang bersangkutan apabila terjadi kekurangan guru agar proses pembelajaran atau pembimbingan tetap berlangsung. Tugas Pokok dan Fungsi Guru Kelas Berdasarkan Permendiknas No. 35 tahun 2010 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya, tugas utama guru adalah mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah. Khusus untuk subunsur proses pembelajaran atau pembimbingan dan subunsur pengembangan keprofesian berkelanjutan, ketentuannya adalah sebagai berikut: a. Setiap guru wajib melaksanakan butir kegiatan subunsur proses pembelajaran atau pembimbingan. b. Semakin tinggi jenjang jabatan guru semakin luas dan berat tugas dan tanggung jawab serta wewenangnya c. Kewajiban guru dalam pembelajaran/pembimbingan meliputi: a. Merencanakan pembelajaran/pembimbingan b. Melaksanakan pembelajaran/pembimbingan yang bermutu c. Menilai dan mengevaluasi hasil pembelajaran/pembimbingan
21 d. Melaksanakan perbaikan dan pengayaan e. Melaksanakan pengembangan keprofesian berkelanjutan sesuai dengan kebutuhannya. d. Khusus untuk guru kelas, di samping wajib melaksanakan proses pembelajaran tersebut, wajib melaksanakan program bimbingan dan konseling terhadap peserta didik di kelas yang menjadi tanggung jawabnya Uraian Tugas Guru Kelas Seorang guru tentunya memiliki rincian kegiatan yang sesuai dengan tugas pokok jabatannya. Rincian kegiatan guru kelas tertuang dalam Permendiknas No. 35 tahun 2010 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya. Adapun rincian kegiatan tersebut antara lain: 1. Menyusun kurikulum pembelajaran pada satuan pendidikan 2. Menyusun silabus pembelajaran 3. Menyusun rencana pelaksanaan pembelajaran 4. Melaksanakan kegiatan pembelajaran 5. Menyusun alat ukur/soal sesuai mata pelajaran 6. Menilai dan mengevaluasi proses dan hasil belajar pada mata pelajaran dikelasnya. 7. Menganalisis hasil penilaian pembelajaran 8. Melaksanakan pembelajaran/perbaikan dan pengayaan dengan memanfaatkan hasil penilaian dan evaluasi 9. Melaksanakan bimbingan dan konseling di kelas yang menjadi tanggung jawabnya (khusus guru kelas) 10. Menjadi pengawas penilaian dan evaluasi terhadap proses dan hasil belajar tingkat sekolah/madrasah dan nasional 11. Membimbing guru pemula dalam program induksi 12. Membimbing siswa dalam kegiatan ekstrakurikuler proses pembelajaran 13. Melaksanakan pengembangan diri 14. Melaksanakan publikasi ilmiah dan/atau karya inovatif 15. Presentasi ilmiah
22
23 BAB III RENCANA KERJA PPPK A. Peran dan Kedudukan ASN dalam Kerangka NKRI 1. Manajemen ASN Manajemen ASN adalah pengelolaan ASN untuk menghasilkan Pegawai ASN yang professional, miliki nilai dasar, etika profesi, bebas dari intevensi politik, bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (LAN, 2017: 7). Pegawai ASN bekedudukan sebagai aparatur negara yang menjalankan kebijakan yang ditetapkan oleh pimpinan instansi pemerintah. Untuk menjalankan kedudukannya, maka ASN berfungsi sebagai berikut: a. Pelaksana kebijakan publik, b. Pelayan publik, dan c. Perekat dan pemersatu bangsa (LAN, 2017: 10). Ada beberapa asas manajemen ASN yaitu kepastian hukum, profesionalisme, proposionalitas, keterpaduan, delegasi, netralitas, akuntabilitas, efektif, efisien, keterbukaan, nondiskriminatif, persatuan, kesatuan, keadilan dan kesetaraan, serta kesejahteraan. 2. Whole Of Government (WOG) Whole Of Government (WOG) adalah sebuah pendekatan penyelenggaraan pemerintahan yang menyatukan upaya-upaya kolaboratif pemerintahan dari keseluruhan sektor dalam ruang lingkup koordinasi yang lebih luas guna mencapai tujuan-tujuan pembangunan kebijakan, manajemen, program dan pelayanan publik (LAN, 2017: 1) WoG menekankan adanya penyatuan keseluruhan (Whole) elemen pemerintahan. Di dalam whole of government terdapat beberapa asas yaitu koordinasi, komunikasi, integrasi, sinkronisasi dan simplifikasi (LAN, 2017: 5). 3. Pelayanan publik Pelayanan publik adalah sebagai segala bentuk kegiatan pelayanan umum yang dilaksanakan oleh instansi pemerintahan di pusat dan daerah, dan dilingkungan
24 BUMN/BUMD dalam bentuk barang dan/atau jasa (LAN, 2017: 8. )Berdasarkan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik, dijelaskan bahwa pelayanan publik adalah kegiatan atau rangkaian kegiatan dalam rangka pemenuhan kebutuhan pelayanan sesuai dengan peraturan perundangundangan bagi setiap warga negara dan penduduk atas barang, jasa, dan/atau pelayanan administratif yang disediakan oleh penyelenggara pelayanan publik (LAN, 2017: 8-9). Terdapat beberapa asas dalam pelayanan publik yaitu kesederhanaan, kejelasan, kepastian waktu, keamanan, kelengkapan sarana dan prasarana, kemudahan akses, disiplin/ sapa/ ramah, dan kenyamanan. B. Nilai-Nilai Dasar PNS Pada agenda pembelajaran Nilai-nilai Dasar PNS membahas tentang nilainilai dasar yang dibutuhkan dalam menjalankan tugas jabatan PNS secara profesional sebagai pelayan masyarakat yang meliputi kemampuan Berorientasi pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif dan Kolaboratif (BerAKHLAK) di lingkungan instansinya. BerAKHLAK merupakan panduan perilaku bagi ASN. Nilai dasar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, dan menjadi fondasi budaya kerja ASN yang profesional. Adapun detil dari nilainilai tersebut adalah: Berorientasi Pelayanan: Memahami dan memenuhi kebutuhan masyarakat. Ramah, cekatan, solutif, dan dapat diandalkan, serta melakukan perbaikan tiada henti. Akuntabel: Melaksanakan tugas dengan jujur, bertanggung jawab, cermat, serta disiplin dan berintegritas tinggi. Menggunakan kekayaan dan barang milik negara secara bertanggung jawab, efektif dan efisien, dan tidak menyalahgunakan kewenangan jabatan. Kompeten Meningkatkan kompetensi diri untuk menjawab tantangan yang selalu berubah. Membantu orang lain belajar, dan melaksanakan tugas dengan kualitas terbaik.
25 Harmonis Menghargai setiap orang apapun latar belakangnya. Suka menolong orang lain, dan membangun lingkungan kerja yang kondusif. Loyal Memegang teguh ideologi Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, setia kepada NKRI serta pemerintahan yang sah, menjaga nama baik sesama ASN, pimpinan, instansi dan negara, serta menjaga rahasia jabatan dan negara. Adaptif Cepat menyesuaikan diri menghadapi perubahan. Terus berinovasi dan mengembangkan kreativitas, dan bertindak proaktif. Kolaboratif Memberi kesempatan kepada berbagai pihak untuk berkontribusi, terbuka dalam bekerja sama untuk menghasilkan nilai tambah, dan menggerakkan pemanfaatan berbagai sumber daya untuk tujuan bersama. C. Rancangan Kegiatan Aktualisasi Dan Keterkaitan Dengan Nilai Dasar ASN Guru tidak akan terlepas dengan masalah hasil belajar peserta didik nya apabila kegiatan belajar mengajar tidak berjalan dengan sebagaimana mestinya. Karena hasil belajar merupakan alat ukur untuk mengukur sejauh mana peserta didik menguasai materi yang telah disampaikan. Apabila hasil belajar peserta didik menunjukkan hasil yang baik maka dapat dikatakan kegiatan belajar mengajar telah berjalan dengan baik, begitu pula sebaliknya. Laporan aktualisasi ini disusun berdasarkan identifikasi beberapa isu atau problematika yang ditemukan dalam melaksanakan tugas sebagai guru di instansi tempat bekerja, yaitu di UPT Satuan Pendidikan SDN Dawuhansengon II. Sumber isu yang diangkat dapat berasal dari individu, unit kerja, maupun organisasi. Isu-isu yang menjadi dasar laporan aktualisasi ini bersumber dari aspek Whole of Government (WoG), pelayanan publik, dan manajemen ASN. Identifikasi isu : 1) Kurangnya pendidikan karakter dalam menjaga kebersihan lingkungan, 2) Kurang mengoptimalkan sikap senyum salam, sapa, sopan dan santun (5S) pada peserta didik,
26 3) Kurangnya penanaman perilaku rapi sehat, 4) Kurang lengkapnya fasilitas pembelajaran, 5) Kurang optimalnya kemampuan calistung pada peserta didik. Isue yang di angkat : Kurang mengoptimalkan kemampuan calistung pada peserta didik kelas I UPT Satuan Pendidikan SDN Dawuhansengon II Gagasan pemecahan isue : Optimalisasi kemampuan belajar calistung pada peserta didik kelas I di UPT Satuan Pendidikan SDN Dawuhansengon II Kegiatan : 1. Membuat Kartu Ikan Pelahap (Media ikan lahap angka/bilangan pada operasi pengurangan) 2. Membuat pohon baca
27
28
29
30
31
32
33
34 Kendala dan Antisipasi Selama pelaksanaan aktualisasi di sekolah terdapat beberapa kendala. Akan tetapi, kendala-kendala tersebut tidak menjadi alasan tidak terlaksananya aktualisasi di sekolah serta terselesaikannya laporan aktualisasi. Berikut adalah beberapa kendala yang dialami serta cara mengantisipasi kendala-kendala tersebut. Tabel 3.1 Kendala dan Antisipasi Kegiatan/ Tahapan Kendala Antisipasi Kegiatan 1 Konsultasi Pimpinan Tahapan 1 konsultasi tentang aktualisasi Tidak ada kendala. Rencana bahan konsultasi disiapkan sesuai dengan waktu yang telah direncanakan. Konsultasi terlaksana dengan baik Tahapan 2 meminta saran dan masukan terkait rencana aktualisasi Tidak ada kendala. Konsultasi berjalan dengan lancar.dari kepala sekolah. Kegiatan 2 Membuat / revisi RPP Tahapan 1 Menyiapkan literatur dan bahan ajar. Kurangnya alat dan bahan di sekolah. Menggunakan alat dan bahan yang tersedia Tahapan 2 Menyesuaikan RPP Optimalisasi Kemampuan Belajar Calistung Tidak ada kendala. Persiapan disiapkan tepat waktu sesuai dengan waktu yang telah direncanakan. Terlaksananya pembuatan perangkat ajar Kegiatan 3 Membuat media pembelajaran Tahapan 1 Membuat Membuat Kartu Ikan Pelahap Tidak ada kendala. Persiapan disiapkan tepat waktu sesuai dengan waktu yang telah direncanakan. Terlaksananya pembuatan Kartu Ikan Pelahap (Media ikan lahap angka/bilangan pada operasi pengurangan) Tahapan 2 Membuat pohon baca Tidak ada kendala. Persiapan disiapkan tepat waktu sesuai dengan waktu yang telah direncanakan. Terlaksananya pembuatan pohon baca
35 Kegiatan 4 Melaksanakan kegiatan pembelajaran Optimalisasi Kemampuan Belajar Calistung Tahapan 1 Melakukan persiapan pembelajaran. Tidak ada kendala dalam melakukan pembelajaran.. Terlaksananya persiapan pembelajaran Tahapan 2 membuka pembelajaran sekaligus memberi penjelasan terhadap siswa Tidak ada kendala. Terlaksananya membuka pembelajaran sekaligus memberi penjelasan terhadap siswa Tahapan 3 pelaksanaan kegiatan Optimalisasi Kemampuan Belajar Calistung Tidak ada kendala. Terlaksananya kegiatan Optimalisasi Kemampuan Belajar Calistung Tahapan 4 Melakukan rekap nilai Tidak ada kendala. Terlaksananya pembelajaran Kegiatan 5 Melaksanakan kegiatan Evaluasi Tahapan 1 Membuat butir soal dan lembar jawaban Membuat soal latihan dan membagikan kepada peserta didik. Tersedianya bahan latihan soal. Peserta didik menjawab latihan soal. Tahapan 2 Melakukan evaluasi Tidak ada kendala. Terlaksananya pengolahan nilai hasil latihan soal Tahapan 3 Melakukan rekap nilai Tidak ada kendala. Terlaksananya rekap nilai hasil latihan soal D. Pelaksanaan Kegiatan Aktualisasi Sesuai dengan rancangan kegiatan yang telah disusun dalam Rancangan Aktualisasi (RA), terdapat kegiatan yang akan dilaksanakan dalam kegiatan aktualisasi. Selama periode aktualisasi, seluruh kegiatan beserta tahapan-tahapan kegiatan yang telah direncanakan dapat terlaksana dengan baik dan selesai tepat waktu. Nilainilai BerAKHLAK (Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif dan Kolaboratif ) tersebut telah diinternalisasikan dalam menjalankan tugas dan fungsi pada unit kerja
36 penulis yaitu di UPT Satuan Pendidikan SDN Dawuhansengon II, khususnya dalam menyelesaikan isu yang diangkat dalam kegiatan aktualisasi ini yaitu kurang mengoptimalkan kemampuan calistung pada peserta didik kelas 1 di SD Negeri UPT Satuan Pendidikan SDN Dawuhansengon II. Semua kegiatan tersebut didasari dengan nilai-nilai BerAKHLAK yang memiliki tujuan untuk membentuk karakter PNS profesional sehingga mampu meningkatkan kinerja dalam rangka memberikan pelayanan terbaik dalam pelaksanaan tugas dan fungsinya. Capaian aktualisasi diharapkan membekali peserta pelatihan dasar calon pegawai negeri sipil (CPNS) dengan nilai-nilai dasar yang dibutuhkan dalam menjalankan tugas jabatan Profesi PNS secara profesional sebagai pelayan masyarakat. Hasil kegiatan dan tahapan-tahapan kegiatan yang telah dilakukan dijabarkan dalam tabel berikut : Kegiatan 1 Konsultasi Pimpinan Tahapan konsultasi tentang aktualisasi Output Terlaksananya Konsultasi Penguatan Nilai Organisasi • Berorientasi Pelayanan Ramah, Solutif • Akuntabel Jujur, cermat, efektif efisien • Kompeten melaksanakan tugas dengan kualitas terbaik • Harmonis Menghargai setiap orang apapun latar belakangnya • Loyal menjaga nama baik sesama ASN, pimpinan, • Adaptif Terus berinovasi dan mengembangkan kreativitas, dan bertindak proaktif.
37 • Kolaboratif Memberi kesempatan kepada berbagai pihak untuk berkontribusi, terbuka dalam bekerja sama untuk menghasilkan nilai tambah, Kontribusi Terhadap Visi dan Misi Organisasi Terwujudnya misi organisasi yang ke-5 Meningkatkan kualitas pendidikan dengan mengintegrasikan pendidikan formal dan non formal sbg wujud afirmasi pendidikan karakter di Kab. Pasuruan Daftar Lampiran Bukti/Evidence Kegiatan 1 Konsultasi Pimpinan Tahap 2 meminta saran dan masukan terkait rencana aktualisasi Output Diterimanya saran dan masukan terkait rencana aktualisasi Penguatan Nilai Organisasi • Berorientasi Pelayanan Memahami dan memenuhi kebutuhan masyarakat. Ramah, cekatan, solutif, dan dapat diandalkan, serta melakukan perbaikan tiada henti.
38 • Akuntabel Melaksanakan tugas dengan jujur, bertanggung jawab, cermat, serta disiplin dan berintegritas tinggi. Menggunakan kekayaan dan barang milik negara secara bertanggung jawab, efektif dan efisien • Kompeten Meningkatkan kompetensi diri untuk menjawab tantangan yang selalu berubah. Membantu orang lain belajar, dan melaksanakan tugas dengan kualitas terbaik. • Harmonis Menghargai setiap orang apapun latar belakangnya. Suka menolong orang lain, dan membangun lingkungan kerja yang kondusif. • Loyal menjaga nama baik sesama ASN, pimpinan, instansi dan negara, • Adaptif Cepat menyesuaikan diri menghadapi perubahan. Terus berinovasi dan mengembangkan kreativitas, dan bertindak proaktif • Kolaboratif Memberi kesempatan kepada berbagai pihak untuk berkontribusi, terbuka dalam bekerja sama untuk menghasilkan nilai tambah, dan menggerakkan pemanfaatan berbagai sumber daya untuk tujuan bersama. Kontribusi Terhadap Visi dan Misi Organisasi Terwujudnya misi organisasi yang ke-5 Meningkatkan kualitas pendidikan dengan mengintegrasikan pendidikan formal dan non formal sbg wujud afirmasi pendidikan karakter di Kab. Pasuruan
39 Daftar Lampiran Bukti/Evidence Kegiatan 2 Membuat / revisi RPP Tahap 1 Menyiapkan literatur dan bahan ajar Output Literatur dan bahan ajar tersedia Penguatan Nilai Organisasi • Berorientasi Pelayanan Memahami dan memenuhi kebutuhan masyarakat. Ramah, cekatan, solutif, dan dapat diandalkan, serta melakukan perbaikan tiada henti. • Akuntabel Melaksanakan tugas dengan jujur, bertanggung jawab, cermat, serta disiplin dan berintegritas tinggi. Menggunakan kekayaan dan barang milik negara secara bertanggung jawab, efektif dan efisien • Kompeten Meningkatkan kompetensi diri untuk menjawab tantangan yang selalu berubah. Membantu orang lain belajar, dan melaksanakan tugas dengan kualitas terbaik. • Harmonis Menghargai setiap orang apapun latar belakangnya. Suka menolong orang lain, dan membangun lingkungan kerja yang kondusif. • Loyal menjaga nama baik sesama ASN, pimpinan, instansi dan
40 negara, • Adaptif Cepat menyesuaikan diri menghadapi perubahan. Terus berinovasi dan mengembangkan kreativitas, dan bertindak proaktif • Kolaboratif Memberi kesempatan kepada berbagai pihak untuk berkontribusi, terbuka dalam bekerja sama untuk menghasilkan nilai tambah, dan menggerakkan pemanfaatan berbagai sumber daya untuk tujuan bersama. Kontribusi Terhadap Visi dan Misi Organisasi Terwujudnya misi organisasi yang ke-5 Meningkatkan kualitas pendidikan dengan mengintegrasikan pendidikan formal dan non formal sbg wujud afirmasi pendidikan karakter di Kab. Pasuruan Daftar Lampiran Bukti/Evidence Kegiatan 2 Membuat / revisi RPP Tahap 2 Menyesuaikan RPP Optimalisasi Kemampuan Belajar Calistung Output Tersedianya RPP Optimalisasi Kemampuan Belajar Calistung
41 Penguatan Nilai Organisasi • Berorientasi Pelayanan Memahami dan memenuhi kebutuhan masyarakat. Ramah, cekatan, solutif, dan dapat diandalkan, serta melakukan perbaikan tiada henti. • Akuntabel Melaksanakan tugas dengan jujur, bertanggung jawab, cermat, serta disiplin dan berintegritas tinggi. Menggunakan kekayaan dan barang milik negara secara bertanggung jawab, efektif dan efisien • Kompeten Meningkatkan kompetensi diri untuk menjawab tantangan yang selalu berubah. Membantu orang lain belajar, dan melaksanakan tugas dengan kualitas terbaik. • Harmonis Menghargai setiap orang apapun latar belakangnya. Suka menolong orang lain, dan membangun lingkungan kerja yang kondusif. • Loyal menjaga nama baik sesama ASN, pimpinan, instansi dan negara, • Adaptif Cepat menyesuaikan diri menghadapi perubahan. Terus berinovasi dan mengembangkan kreativitas, dan bertindak proaktif • Kolaboratif Memberi kesempatan kepada berbagai pihak untuk berkontribusi, terbuka dalam bekerja sama untuk menghasilkan nilai tambah, dan menggerakkan pemanfaatan berbagai sumber daya untuk tujuan bersama.
42 Kontribusi Terhadap Visi dan Misi Organisasi Terwujudnya misi organisasi yang ke-5 Meningkatkan kualitas pendidikan dengan mengintegrasikan pendidikan formal dan non formal sbg wujud afirmasi pendidikan karakter di Kab. Pasuruan Daftar Lampiran Bukti/Evidence Kegiatan 3 Membuat media pembelajaran Tahap 1 Membuat Kartu Ikan Pelahap Output tersedianya Kartu Ikan Pelahap Penguatan Nilai Organisasi • Berorientasi Pelayanan Memahami dan memenuhi kebutuhan masyarakat. Ramah, cekatan, solutif, dan dapat diandalkan • Akuntabel Melaksanakan tugas dengan jujur, bertanggung jawab, cermat, serta disiplin dan berintegritas tinggi. Menggunakan kekayaan dan barang milik negara secara bertanggung jawab, efektif dan efisien • Kompeten Meningkatkan kompetensi diri untuk menjawab tantangan yang selalu berubah. Membantu orang lain belajar, dan melaksanakan tugas dengan kualitas terbaik. • Harmonis membangun lingkungan kerja yang kondusif
43 • Loyal menjaga nama baik sesama ASN, pimpinan, instansi dan negara • Adaptif Terus berinovasi dan mengembangkan kreativitas, dan bertindak proaktif • Kolaboratif Memberi kesempatan kepada berbagai pihak untuk berkontribusi, terbuka dalam bekerja sama untuk menghasilkan nilai tambah, dan menggerakkan pemanfaatan berbagai sumber daya untuk tujuan bersama. Kontribusi Terhadap Visi dan Misi Organisasi Terwujudnya misi organisasi yang ke-5 Meningkatkan kualitas pendidikan dengan mengintegrasikan pendidikan formal dan non formal sbg wujud afirmasi pendidikan karakter di Kab. Pasuruan Daftar Lampiran Bukti/Evidence Kegiatan 3 Membuat media pembelajaran Tahap 2 Membuat Membuat pohon baca Output tersedianya Membuat pohon baca
44 Penguatan Nilai Organisasi • Berorientasi Pelayanan Memahami dan memenuhi kebutuhan masyarakat. Ramah, cekatan, solutif, dan dapat diandalkan • Akuntabel Melaksanakan tugas dengan jujur, bertanggung jawab, cermat, serta disiplin dan berintegritas tinggi. Menggunakan kekayaan dan barang milik negara secara bertanggung jawab, efektif dan efisien • Kompeten Meningkatkan kompetensi diri untuk menjawab tantangan yang selalu berubah. Membantu orang lain belajar, dan melaksanakan tugas dengan kualitas terbaik. • Harmonis membangun lingkungan kerja yang kondusif • Loyal menjaga nama baik sesama ASN, pimpinan, instansi dan negara • Adaptif Terus berinovasi dan mengembangkan kreativitas, dan bertindak proaktif • Kolaboratif Memberi kesempatan kepada berbagai pihak untuk berkontribusi, terbuka dalam bekerja sama untuk menghasilkan nilai tambah, dan menggerakkan pemanfaatan berbagai sumber daya untuk tujuan bersama. Kontribusi Terhadap Visi dan Misi Organisasi Terwujudnya misi organisasi yang ke-5 Meningkatkan kualitas pendidikan dengan mengintegrasikan pendidikan formal dan non formal sbg wujud afirmasi pendidikan karakter di Kab. Pasuruan
45 Daftar Lampiran Bukti/Evidence
46 Kegiatan 4 Melaksanakan kegiatan pembelajaran Optimalisasi Kemampuan Belajar Calistung Tahap 1 Melakukan persiapan pembelajaran Output Siswa siap menerima pembelajaran Penguatan Nilai Organisasi • Berorientasi Pelayanan Memahami dan memenuhi kebutuhan masyarakat. Ramah, cekatan, solutif, dan dapat diandalkan • Akuntabel Melaksanakan tugas dengan jujur, bertanggung jawab, cermat, serta disiplin dan berintegritas tinggi. Menggunakan kekayaan dan barang milik negara secara bertanggung jawab, efektif dan efisien • Kompeten Meningkatkan kompetensi diri untuk menjawab tantangan yang selalu berubah. Membantu orang lain belajar, dan melaksanakan tugas dengan kualitas terbaik. • Harmonis membangun lingkungan kerja yang kondusif • Loyal menjaga nama baik sesama ASN, pimpinan, instansi dan negara • Adaptif Terus berinovasi dan mengembangkan kreativitas, dan bertindak proaktif • Kolaboratif Memberi kesempatan kepada berbagai pihak untuk berkontribusi, terbuka dalam bekerja sama untuk menghasilkan nilai tambah, dan menggerakkan pemanfaatan berbagai sumber daya untuk tujuan bersama
47 Kontribusi Terhadap Visi dan Misi Organisasi Terwujudnya misi organisasi yang ke-5 Meningkatkan kualitas pendidikan dengan mengintegrasikan pendidikan formal dan non formal sbg wujud afirmasi pendidikan karakter di Kab. Pasuruan Daftar Lampiran Bukti/Evidence Kegiatan 4 Melaksanakan kegiatan pembelajaran Optimalisasi Kemampuan Belajar Calistung Tahap 2 membuka pembelajaran sekaligus memberi penjelasan terhadap siswa Output siswa siap menerima pelajaran dengan baik
48 Penguatan Nilai Organisasi • Berorientasi Pelayanan Memahami dan memenuhi kebutuhan masyarakat. Ramah, cekatan, solutif, dan dapat diandalkan • Akuntabel Melaksanakan tugas dengan jujur, bertanggung jawab, cermat, serta disiplin dan berintegritas tinggi. Menggunakan kekayaan dan barang milik negara secara bertanggung jawab, efektif dan efisien • Kompeten Meningkatkan kompetensi diri untuk menjawab tantangan yang selalu berubah. Membantu orang lain belajar, dan melaksanakan tugas dengan kualitas terbaik. • Harmonis membangun lingkungan kerja yang kondusif • Loyal menjaga nama baik sesama ASN, pimpinan, instansi dan negara • Adaptif Terus berinovasi dan mengembangkan kreativitas, dan bertindak proaktif • Kolaboratif Memberi kesempatan kepada berbagai pihak untuk berkontribusi, terbuka dalam bekerja sama untuk menghasilkan nilai tambah, dan menggerakkan pemanfaatan berbagai sumber daya untuk tujuan bersama Kontribusi Terhadap Visi dan Misi Organisasi Terwujudnya misi organisasi yang ke-5 Meningkatkan kualitas pendidikan dengan mengintegrasikan pendidikan formal dan non formal sbg wujud afirmasi pendidikan karakter di Kab. Pasuruan
49 Daftar Lampiran Bukti/Evidence Kegiatan 4 Melaksanakan kegiatan pembelajaran Optimalisasi Kemampuan Belajar Calistung Tahap 3 pelaksanaan kegiatan Optimalisasi Kemampuan Belajar Calistung Output Terlaksananya Kegiatan Optimalisasi Kemampuan Belajar Calistung Penguatan Nilai Organisasi • Berorientasi Pelayanan Memahami dan memenuhi kebutuhan masyarakat. Ramah, cekatan, solutif, dan dapat diandalkan • Akuntabel Melaksanakan tugas dengan jujur, bertanggung jawab, cermat, serta disiplin dan berintegritas tinggi. Menggunakan kekayaan dan barang milik negara secara bertanggung jawab, efektif dan efisien • Kompeten Meningkatkan kompetensi diri untuk menjawab tantangan yang selalu berubah. Membantu orang lain
50 belajar, dan melaksanakan tugas dengan kualitas terbaik. • Harmonis membangun lingkungan kerja yang kondusif • Loyal menjaga nama baik sesama ASN, pimpinan, instansi dan negara • Adaptif Terus berinovasi dan mengembangkan kreativitas, dan bertindak proaktif • Kolaboratif Memberi kesempatan kepada berbagai pihak untuk berkontribusi, terbuka dalam bekerja sama untuk menghasilkan nilai tambah, dan menggerakkan pemanfaatan berbagai sumber daya untuk tujuan bersama Kontribusi Terhadap Visi dan Misi Organisasi Terwujudnya misi organisasi yang ke-5 Meningkatkan kualitas pendidikan dengan mengintegrasikan pendidikan formal dan non formal sbg wujud afirmasi pendidikan karakter di Kab. Pasuruan Daftar Lampiran Bukti/Evidence Kegiatan 4 Melaksanakan kegiatan pembelajaran Optimalisasi Kemampuan Belajar Calistung Tahap 4 merefleksikan sekaligus menutup kegiatan pembelajaran Output Siswa Memberikan Timbal Balik Terhadap Pembelajaran Yang Telah Dilaksanakan.