Katalog
MANAGEMENT MESSAGE
GENERAL MANAGER HUMAN
RESOURCES
“Organisasi pembelajar (Learning Organization) adalah organisasi
yang terus belajar secara sungguh-sungguh dan bersama-sama,
kemudian mentransformasikan dirinya agar dapat mengoleksi,
mengelola dan menggunakan pengetahuannya secara lebih baik
untuk keberhasilan organisasi.”
Marquardt
ROBERTUS SINGGIH AGUNG
GM HUMAN RESOURCES
Dalam menghadapi situasi perubahan yang sangat cepat hanya organisasi yang fleksibel,
adaptif dan produktif yang akan akan unggul. Agar hal ini dapat terjadi, Group of
Manufacture Kompas Gramedia perlu menemukan cara bagaimana memberi kemudahan
bagi seluruh karyawan untuk dapat belajar secara terus menerus.
Kami sadar betul bahwa learning harus terjadi mulai dari tingkatan individu (personal growth)
karena keinginan dan kebiasaan belajar tiap individu adalah kunci dalam membangun
organisasi pembelajar.
Setiap individu pada semua level akan memperoleh akses untuk belajar sehingga
diharapkan setiap karyawan akan mengembangkan kapasitas dan mampu menciptakan
hasil optimal.
Learning & Development Departement diberikan tanggung jawab untuk mengelola
pengembangan SDM agar mendorong proses pembelajaran dari tingkat individu sampai
tingkat organisasi melalui program-program pengembangan yang sistematis dan
terintegrasi.
Katalog training ini hadir agar dapat menjadi panduan pengembangan karyawan (Individual
development plan) sehingga seluruh karyawan secara sadar memiliki rencana
pengembangan yang berkelanjutan.
I
LEARNING & DEVELOPMENT
MANAGER
MARKUAT ADHI PRANATHA
L&D MANAGER
L&D Departement mengambil bagian dalam pengembangan karyawan untuk mencapai visi
misi Group of Manufacture Kompas Gramedia melalui pendidikan dan pelatihan dalam
upaya peningkatan kompetensi teknikal (hard skill) dan juga peningkatan kompetensi non
teknikal (soft skill) yang berkaitan dengan nilai-nilai dan budaya perusahaan.
Fokus utama kami adalah membantu karyawan untuk mengembangkan diri dengan optimal,
maka kami hadir untuk menjadi mitra belajar dan konsultasi, dengan cara :
Melakukan identifikasi kebutuhan training saat ini dan masa mendatang,
Analisa kebutuhan training sangatlah penting kami lakukan agar penyelenggaraan pelatihan
dapat benar-benar menjadi solusi atas kebutuhan saat ini sekaligus menjawab tantangan
masa yang akan datang. Analisa kebutuhan training termasuk didalamnya adalah
melakukan identifikasi pengetahuan, keterampilan dan prilaku kerja yang dibutuhkan untuk
meningkatkan kinerja.
Membuat rencana pelatihan & pengembangan (sistematis & terencana),
Aktifitas pengembangan karyawan mulai dari pertama kali masuk bekerja sampai
menghadapi masa persiapan pensiun sudah kami petakan dalam learning journey.
Agenda penyelenggaraan pelatihan sudah dapat dilihat di kalendar training 2019
II
MANAGEMENT MESSAGE
Menyelenggarakan program pelatihan yang memberikan solusi efektif,
Kami sadar betul bahwa tuntutan jadwal produksi yang padat membuat kegiatan pelatihan
seringkali terkendala, oleh sebab itu kami melakukan pelatihan dengan pendekatan
70-20-10, yaitu 10% (learning class), 20% (mentoring) dan 70% (field experience) sehingga
peserta tidak terbebani untuk mengalokasikan waktu belajar yang lama. Solusi yang lain
adalah kami penyediakan juga platform pelatihan non-class room yaitu dengan
menggunakan e-learning yang bisa diakses melalui HRPortal
Menyediakan program pembelajaran yang komprehensif,
Kami menyediakan 5 pengelompokan pelatihan yaitu Manufacture culture program, Personal
Effectiveness program, Leadership program, Production Management program dan
Functional program. Dimana masing-masing pengelompokan pelatihan tersebut terdapat
modul-modul pelatihan yang kami design berdasarkan kamus kompetensi (competence
based training).
Mengevaluasi program pelatihan dan membangun program berkelanjutan,
Kami menggunakan 3 level evaluasi pelatihan (Kirkpatrick Model) yaitu Evaluasi level 1
(reaction), Evaluasi level 2 (learning) dan Evaluasi level 3 (implementation). Adapun tujuan
dari mengevaluasi kegiatan training ini adalah menjadi acuan bagi kami untuk melakukan
perbaikan sekaligus membangun program pelatihan yang berkelanjutan
Akhir kata saya ucapkan terima kasih atas kepercayaan Anda untuk menjadikan L&D
department sebagai mitra dalam mengembangkan karyawan Group of Manufacture Kompas
Gramedia.
III
GM HUMAN RESOURCES SPEECH 21 Maintenance Management 49 VM ware Vspere admin
50 ITIL®
L&D MANAGER 22 Supply Chain Management 51 CSCU EC-Council
DAFTAR ISI 23 Logistic Management Sales Marketing:
52 Basic Selling Skill
MANUFACTURE 24 Warehouse Management 53 Sales Management
CULTURE PROGRAM 54 Ring of Sales
25 Production/Operation Planning 55 Negotiation Skill for Business
1 Induction Training: Control Management 56 Marketing Management
"Orientasi Karyawan Baru" 57 Applied Marketing Research
26 Purchasing Management 58 Business Negotiation in
2 Induction Training: 27 Project Management Legal Perspective
"Product & Process Knowledge" 59 Finance Accounting:
28 Operation Excellence
3 Induction Training: Budgeting
"Mentalitas Dasar" Fundamental Skill:
29 Fundamental Pre Press KNOWLEDGE
4 Workshop Implementasi 5R MANAGEMENT
Operation Skill
LEARNING JOURNEY
5 Sertifikasi Ahli K3 30 Fundamental Press Operation Skill
CALENDAR TRAINING
6 Training for Trainer 31 Fundamental Post/Converting 2019
Operation Skill
7 Gramedia Printing Management CONTACT US
System (GPMS) 32 Fundamental Maintenance
Operation Skill DAFTAR
8 Pemadaman Kebakaran ISI
33 Fundamental Supply Chain
9 First Aid Operation Skill
PERSONAL 34 Fundamental QC Operation Skill
EFFECTIVENESS
PROGRAM 35 Fundamental General Affair
Operation Skill
10 Effective Business Communication
11 High Impact Presentation Advanced Skill:
12 Emotional Intelligence 36 Problem Solving Pre Press
13 Mindset to Change
14 Creative Thinking Technique 37 Problem Solving Press
15 Team Building (COL)
16 Pra Purnabakti 38 Problem Solving Post/Converting
LEADERSHIP PROGRAM 39 Problem Solving Maintenance
17 Transformational Leadership 40 Problem Solving Supply Chain
41 Problem Solving QC
FUNCTIONAL
PROGRAM
Human Resources:
42 HR Development
18 Valuable Leader 43 HR Operation
19 E-Learning Leadership Series 44 L&D Management
PRODUCTION 45 HR Management
MANAGEMENT
PROGRAM Information Technology:
46 MTCNA
47 MTCRE
Operation Management: 48 MTCWE
20 Quality Management System (QEX)
MANUFACTURE
CULTURE
PROGRAM
INDUCTION TRAINING
ORIENTASI
KARYAWAN
BARU
DURASI GAMBARAN PROGRAM
2 hari
METODE Orientasi Karyawan Baru adalah Induction Training dalam
- In-house rangka menyambut kehadiran karyawan baru agar dapat
mengenal dan menyesuaikan diri dengan kondisi serta
Training budaya yang hidup dan tumbuh di Group of Manufacture
- Classroom Kompas Gramedia. Menumbuhkan rasa bangga serta
memiliki etos kerja yang benar diharapkan menjadi modal
Lecturer utama bagi peserta untuk berkarya secara maksimal di
Audiovisual
TARGET TUJUAN PELATIHAN 3. Menaati ketentuan Kesehatan &
PESERTA Keselamatan Kerja
- Attendant 1. Mengetahui Organisasi Group of
- Officer Manufacture KG 4. Mampu memaknai kerja dengan benar
- Team Leader
- Superintendent 2. Mengetahui sistem manajemen yang
1 CAKUPAN PEMBELAJARAN 4. Financial Awareness
1. Organizational Awareness 5. Technical Operation
2. Manufacture Management System 6. Meaning Of Work
3. Health Awareness
MANUFACTURE CULTURE PROGRAM
INDUCTION TRAINING
PRODUCT
& PROCESS
KNOWLEDGE
DURASI GAMBARAN PROGRAM
2 hari
Product & Process Knowledge adalah Induction Training
METODE agar peserta memiliki pengetahuan yang cukup mengenai
- In-house aneka produk sekaligus memahami bagaimana cara produk
tersebut dihasilkan.
Training
- Classroom TUJUAN PELATIHAN
Lecturer 1. Memahami aneka produk dari Group of Manufacture KG
Audiovisual 2. Mengetahui proses produksi
3. Mengetahui kapasitas produksi
TARGET 4. Memahami target kualitas
PESERTA
- Attendant CAKUPAN PEMBELAJARAN
- Officer
- Team Leader 1. Aneka produk dari Group of Manufacture KG
- Superintendent 2. Proses produksi
3. Kapasitas produksi
4. Target kualitas
2
INDUCTION TRAINING
MENTALITAS
DASAR
DURASI GAMBARAN PROGRAM
1 hari
METODE Mentalitas Dasar adalah Induction Training di mana peserta
- In-house dilatih untuk memiliki sikap mental yang mendasari cara
berpikir dan bertindak dalam melaksanakan pekerjaan
Training sehari-hari sesuai sistem nilai Group of Manufacture KG.
- Classroom
TUJUAN PELATIHAN 4. Fokus pada kerjasama
Lecturer 1. Fokus pada Pelanggan 5. Fokus pada keunggulan
Audiovisual 2. Fokus pada PDCA
TARGET 3. Fokus pada informasi aktual
PESERTA
- Attendant CAKUPAN PEMBELAJARAN 4. Focus on Teamwork
- Officer • Kematangan Individu
- Team Leader 1. Focus on Customer • Jangan menyalahkan orang lain
- Superintendent • Quality is value for customer • Hubungan atasan bawahan
• Quality is Quality, Cost, Delivery,
3 Safety, Morale 5. Focus on Excellence
• End-to-end Customer • Bebas mencoba hal-hal baru
• Mengelola resiko
2. Focus on PDCA • Belajar dari kesalahan
• Proses: Plan (merencanakan),
Do (melaksanakan),
Check (mengevaluasi),
Act (menindaklanjuti)
3. Focus on Facts and Data
• Management by Facts and Data
• Priority Principle
• Standard Operating Procedure
MANUFACTURE CULTURE PROGRAM
WORKSHOP
IMPLEMENTASI
5R
DURASI GAMBARAN PROGRAM
2 hari
Penataan lingkungan kerja berdampak pada produktivitas
METODE kerja. 5R bukanlah aktivitas bersih-bersih lingkungan kerja
- In-house tapi lebih dari itu, 5R harus menjadi lifestyle.
Training TUJUAN PELATIHAN
- Classroom 1. Konsep dan pemahaman tentang 5R
2. Mengetahui sasaran dan siklus 5R
Lecturer 3. Mempraktikkan langkah-langkah penerapan 5R
Audiovisual 4. Mengantisipasi kendala penerapan 5R
- Simulation
CAKUPAN PEMBELAJARAN
TARGET 1. Pengertian 5R
PESERTA 2. Sasaran dan siklus 5R
- Attendant 3. Langkah langkah penerapan 5R
- Officer 4. Tips mengatasi kendala penerapan 5R
- Team Leader
- Superintendent
4
SERTIFIKASI
AHLI K3
METODE GAMBARAN PROGRAM
- In-house /
Program training untuk membekali karyawan tentang
Ex-house pengetahuan terhadap faktor-faktor penyebab terjadinya
Training kecelakaan kerja, tindakan antisipasi dan tindakan untuk
- Classroom meminimalisir dampak dari kecelakaan kerja.
Lecturer CAKUPAN PEMBELAJARAN
Audiovisual
1. Mengenali penyebab penyebab kecelakaan kerja
TARGET 2. Tindakan pertolongan pertama pada kecelakaan kerja pada luka terbuka, luka
PESERTA
- Attendant tertutup, luka patah tulang, luka terbakar, tersendak benda asing, keracunan,
- Officer mengatasi tergigit ular berbisa
- Team Leader 3. Teknik pembidaian
- Superintendent 4. Teknik tandu evakuasi
- Manager
5
MANUFACTURE CULTURE PROGRAM
TRAINING
FOR TRAINER
DURASI GAMBARAN PROGRAM
2 hari
Para pemangku posisi managerial pasti memiliki knowledge
METODE yang tidak diragukan lagi, namun apakah mereka sudah
- In-house mengerti betul mengenai "bagaimana menjadi seorang
pengajar yang piawai?" Orang pintar memang banyak tetapi
Training orang pintar dan bisa mengajar perlu pembekalan.
- Classroom
TUJUAN PELATIHAN
Lecturer
Audiovisual 1. Memahami kompetensi seorang 5. Delivering effective training
- Simulation professional trainer 6. Managing participation
7. Challenges in training delivery
TARGET 2. Mengetahui prinsip-prinsip pembelajar
PESERTA dewasa
- Team Leader
- Superintendent 3. Langkah-langkah menyusun session plan
4. Langkah-langkah menyusun training
content
CAKUPAN PEMBELAJARAN
1. Kompetensi seorang professional trainer 3. Praktek - Simulasi:
Fundamental Operation Training
2. BADDIE
• Business Concern
• Analyze (TNA)
• Design
• Develop
• Implementation
• Evaluation
6
GRAMEDIA
PRINTING
MANAGEMENT
SYSTEM
(GPMS)
DURASI GAMBARAN PROGRAM
1 hari
METODE Sistem manajemen yang mengikutsertakan seluruh
- In-house karyawan dengan penerapan metode-metode untuk
mengelola dan meningkatkan mutu proses bisnis demi
Training kepuasan pelanggan dan meningkatkan daya saing.
- Classroom
TUJUAN PELATIHAN
Lecturer
Audiovisual 1. Memberikan pedoman bagi organisasi untuk penulisan buku manual sistem
TARGET manajemen di masing-masing unit
PESERTA
- Team Leader 2. Menjelaskan kebutuhan organisasi khususnya tentang mekanisme
- Superintendent penyelarasan strategi, sasaran serta penjabarannya menjadi aktivitas
- Manager setiap individu
7 3. Menyediakan tools
CAKUPAN PEMBELAJARAN 4. Total Productive Maintenance
(Monitoring permesinan, 5R)
1. Sistem Komunikasi Internal
(Horenso) 5. System Improvement & Innovation
(Kaizen)
2. Sistem Audit Produksi
(PST, PST Subcon) 6. Sistem Pengendalian Produktivitas
(Smiley, PIP, Six sigma, Diagram Alir,
3. Sistem Pengendalian Kualitas Value Stream Map, Time Function
(Inspection method, One Point Lesson, Map, Capacity Planning)
Quality day, 7 tools)
MANUFACTURE CULTURE PROGRAM
PEMADAMAN
KEBAKARAN
DURASI GAMBARAN PROGRAM
2 hari
Bahaya kebakaran dapat terjadi di lingkungan dan area kerja industri manufaktur. Faktor manusia
METODE disebut sebagai faktor yang menyebabkan kebakaran, seperti kelalaian dan kurangnya kesadaran
- In-house mengenai bahaya tersebut. Sebagai contoh, karyawan yang tidak dapat mengindentifikasi
potensi arus pendek listrik dapat mengabaikan bahaya tersebut. Meski demikian, faktor manusia
Training dapat mengurangi dan mencegah bahaya kebakaran.
- Classroom
Melalui pelatihan pemadam kebakaran, karyawan diharapkan dapat memiliki pemahaman dan
Lecturer keterampilan dalam pencegahan dan penanganan kebakaran. Pelatihan ini ditujukan kepada
Audiovisual peserta supaya mampu mengindentifikasi sumber bahaya dan mampu untuk melakukan tindakan
- Simulation preventif dan kuratif pada bahaya kebakaran tersebut.
TARGET TUJUAN PELATIHAN
PESERTA
- Attendant 1. Mengetahui kondisi dan tindakan pencegahan terjadinya kebakaran di area kerja
- Officer
- Team Leader 2. Mengetahui kondisi sarana perlindungan kebakaran di area kerja
- Superintendent
- Manager 3. Melakukan tindakan penyelamatan (evakuasi) dan pemadam kebakaran
CAKUPAN PEMBELAJARAN 4. Tindakan represif dan evakuasi
kebakaran
1. Pengertian konsep kebakaran
5.
2. Faktor-faktor yang menyebabkan Penggunaan alat-alat pemadam
kebakaran
3. Tindakan pencegahan kebakaran
kebakaran
8
FIRST
AID
DURASI GAMBARAN PROGRAM
2 hari
Lebih difokuskan pada diskusi tentang pemahaman dalam
METODE mengenali kondisi kedaruratan dan teknik dasar
- In-house penanganannya, baik kedaruratan akibat kondisi medis
maupun akibat cedera.
Training
- Classroom TUJUAN PELATIHAN
1. Memahami apa itu tindakan pertolongan pertama
Lecturer 2. Memahami tindakan pencegahan dan penanganan selanjutnya
Audiovisual
- Simulation CAKUPAN PEMBELAJARAN 6. Cedera tulang
1. Bantuan hidup dasar 7. Bahan kimia racun
TARGET 2. Tersedak, epilepsi, pingsan, syok, 8. Bidai
PESERTA oksigen 9. Transportasi
- Attendant 3. AED (Alat Kejut Jantung Otomatis)
- Officer 4. Perdarahan
- Team Leader 5. Luka bakar
- Superintendent
- Manager
9
PERSONAL
EFFECTIVENESS
PROGRAM
EFFECTIVE
BUSINESS
COMMUNICATION
DURASI GAMBARAN PROGRAM
3 hari
METODE Dalam organisasi, komunikasi yang efektif sangat berperan
- Ex-house penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang kondusif
dan saling bersinergi. Masalahnya adalah tidak semua
Training karyawan memiliki kemampuan sebagai komunikator yang
- baik.
Classroom TUJUAN PELATIHAN
Lecturer
Audiovisual 1. Mengenali kelebihan kekurangan 5. Menjadi pendengar partisipatif
sebagai seorang komunikator
TARGET 6. Meningkatkan kemampuan
PESERTA 2. Membangun pola pikir positif komunikasi verbal dan non-verbal
- Attendant sebagai komunikator
- Officer 7. Membangun reputasi dan hubungan
- Team Leader 3. Mengatasi hambatan dalam kerja yang efektif
- Superintendent berkomunikasi
10 4. Mengembangkan kemampuan
beradaptasi
CAKUPAN PEMBELAJARAN
1. Pemetaan kekhasan & kekuatan diri 6. Keterampilan mendengarkan aktif
2. Pola pikir positif memaksimalkan 7. Teknik bertanya dan memberikan
komunikasi yang positif feedback
3. Observasi lawan bicara 8. Cara mengatasi hambatan dalam
4. Komunikasi verbal dan non-verbal komunikasi dan berbagai tipe lawan
bicara
5. Formula meningkatkan keterampilan 9. Prinsip efektif personal branding
komunikasi secara impresif
PERSONAL EFFECTIVENESS PROGRAM
HIGH IMPACT
PRESENTATION
DURASI GAMBARAN PROGRAM
2 hari
Sehebat-hebatnya ide dan gagasan dirancang seringkali
METODE gagal dilaksanakan karena proposal tidak disetujui. Hal ini
- In-house terjadi akibat kurangnya keterampilan presenter dalam
melakukan presentasi sehingga para pengambil keputusan
Training tidak cukup teryakini dengan ide dan gagasan tersebut.
- Classroom
TUJUAN PELATIHAN
Lecturer 1. Mampu mengelola rasa takut berbicara di muka umum
Audiovisual 2. Mampu menyusun konten presentasi yang memikat
- Simulation 3. Mampu men-design slide presentasi yang memukau
4. Mempraktekan presentasi dengan baik
TARGET
PESERTA CAKUPAN PEMBELAJARAN
- Attendant 1. Pemahaman dasar presentasi
- Officer 2. Langkah-langkah merancang presentasi
- Team Leader 3. Menghimpun ide (Tools: mindmap, SGA)
- Superintendent 4. Slide:ology
5. Take off & Landing
6. Handling question
7. Praktek Simulasi
11
EMOTIONAL
INTELLIGENCE
DURASI GAMBARAN PROGRAM
1 hari
Daniel Goldman dalam bukunya mengenai kecerdasan
METODE emosi (EQ) mengatakan bahwa kontribusi kesuksesan
- In-house seseorang sebanyak 80% dipengaruhi oleh kecerdasan
emosi, sementara 20% dipengaruhi oleh kecerdasan
Training intelektual (IQ). Kabar gembira bahwa kecerdasan emosi
- Classroom dapat ditingkatkan dengan cara dilatih.
Lecturer TUJUAN PELATIHAN
Audiovisual 1. Emotional Quality Management Concept
2. Emotional Intelligence at The Workplace
TARGET
PESERTA CAKUPAN PEMBELAJARAN 5. Self management
- Attendant 6. Relationship awareness
- Officer 1. Definisi & pemahaman tentang 7. Relationship management
- Team Leader kecerdasan manusia
- Superintendent
2. Definisi & pemahaman
tentang emosi
3. EQ Score
4. Self awareness
12
PERSONAL EFFECTIVENESS PROGRAM
MINDSET
TO CHANGE
DURASI GAMBARAN PROGRAM
1 hari
Perubahan adalah sebuah keniscayaan, tapi sayangnya
METODE respon setiap orang terhadap perubahan sangatlah
- In-house bervariasi. Program ini akan melatih karyawan agar
memiliki kepekaan terhadap perubahan, merespon
Training perubahan dan tidak terbawa arus perubahan.
- Classroom
TUJUAN PELATIHAN
Lecturer 1. Mengembangkan kepekaan akan adanya perubahan
Audiovisual 2. Memahami keunikan diri pribadinya
3. Memahami perubahan bisnis yang terjadi
TARGET 4. Mengelola sikap agar tidak tertekan (Stress) ataupun ikut
PESERTA arus perubahan
- Attendant
- Officer CAKUPAN PEMBELAJARAN
- Team Leader 1. Change awareness dari video
- Superintendent “Who Moved My Cheese”
2. Types of Personality
3. Change in Business
4. Stress Management at Work
13
CREATIVE
THINKING
TECHNIQUE
DURASI GAMBARAN PROGRAM
2 hari
Permasalahan organisasi yang semakin bervariasi dan
METODE kompleks membutuhkan keterampilan pemecahan masalah
- In-house yang kreatif karena berpikir logis rasional saja menjadi tidak
cukup.
Training
- Classroom TUJUAN PELATIHAN 4. Menggunakan berbagai teknik
berpikir kreatif
Lecturer 1. Mengukur tingkat kreativitas
Audiovisual diri sendiri 5. Memecahkan masalah secara kreatif
- Simulation
2. Mengenali kendala/hambatan
TARGET kreativitas
PESERTA
- Attendant 3. Mengenali proses kreativitas yang
- Officer sedang terjadi
- Superintendent
CAKUPAN PEMBELAJARAN
5. Teknik pemecahan masalah
1. Pengenalan konsep kreativitas secara kreatif
2. Kendala mental penghambat
kreativitas
3. Proses menghasilkan gagasan
kreatif
4. Teknik menghasilkan gagasan
14
PERSONAL EFFECTIVENESS PROGRAM
TEAM BUILDING
(COL)
METODE GAMBARAN PROGRAM
- In-house
Perilaku sebuah tim adalah berkolaborasi, bekerja sama,
Training berkomunikasi, berkoordinasi, dan bertindak bersama-sama
- Outdoor Activity untuk mencapai tujuan secara bersama-sama. Setiap orang
- Adventure di dalam tim memiliki maksud untuk bersama-sama
memenuhi target atau tujuan. Intinya, diperlukan perilaku
TARGET dan karakter kerja yang selalu bersama-sama untuk
PESERTA menyelesaikan semua tanggung jawab dan pekerjaan.
- Attendant
- Officer TUJUAN PELATIHAN
- Team Leader 1. Membangun pribadi yang positif, tangguh, proaktif, kreatif dan
- Superintendent percaya diri
2. Membangun tim yang solid dan efektif
3. Membangun komunikasi efektif, strategi yang baik, kecepatan dan
ketepatan serta kekompakan tim sehingga tercipta kebiasaan positif
4. Me-recharge motivasi
KEGIATAN
Outdoor Activity
15
PRA PURNABAKTI
DURASI R$
2 hari $$
METODE GAMBARAN PROGRAM
- In-house Mau tidak mau, siap tidak siap proses menghadapi masa
pensiun akan dilalui oleh setiap karyawan. Kekhawatiran
Training menghadapi masa pensiun meliputi aspek psikologi, fisik &
- Classroom finansial seringkali menjadi sesuatu yang ditakuti, dan tidak
sedikit yang menyikapinya dengan gelisah.
Lecturer TUJUAN PELATIHAN
Audiovisual
- Simulation 1. Peserta mengenal situasi di masa mengenal diri dan orang lain agar
pensiun akan aspek fisik, psikologis dapat berinteraksi lebih efektif
TARGET dan sosial serta finansial
PESERTA 4. Peserta melatih diri dalam mengelola
- Attendant 2. Peserta mampu mengidentifikasi tekanan (self management) dan
- Officer peluang dan kekuatan diri dalam membangun life/social support
- Team Leader menghadapi situasi purnabakti
- Superintendent dalam aspek fisik, psikologis dan 5. Peserta mampu merancang personal
- Manager sosial serta finansial life planning program
16 3. Peserta tantangan secara dapat
CAKUPAN PEMBELAJARAN
1. Pembekalan aspek psikologis 5. Mengenal penyakit usia lanjut dan
cara mengantisipasinya
2. Financial check up
6. Tips: Tetap bugar di usia lanjut
3. Mengenal lebih lanjut
kendaraan investasi
4. Mengenal profil investasi pribadi
LEADERSHIP
PROGRAM
TRANSFORMATIONAL
LEADERSHIP
DURASI GAMBARAN PROGRAM
1 hari
Peran & keberadaan manajer lini sangatlah penting dalam
METODE organisasi sehingga seorang pemimpin dituntut untuk mampu
- In-house Training membangun relasi dengan setiap anggota, menjadi role model,
- Classroom menguasai teknik berkomunikasi dan beradaptasi terhadap
perubahan tuntutan bisnis adalah kunci sukses seorang.
Lecturer
Audiovisual TUJUAN PELATIHAN 3. Peserta mampu menjalankan
teknik komunikasi (konteks
17 1. Peserta memahami "character pekerjaan) dengan baik, tepat
istic of good relationship" dan dan efektif dalam linkungan kerja
"how to build relation with others"
2. Peserta memiliki mindset yang
benar dalam menyikapi perubah
an (change agent)
CAKUPAN PEMBELAJARAN
1. Leadership foundation
2. Proactive leadership
3. Organizational leadership
4. Leadership challenge
LEADERSHIP PROGRAM
VALUABLE
LEADER
DURASI
5 hari
4 malam
METODE GAMBARAN PROGRAM
- Ex-house Training "Seorang pemimpin selalu ditantang untuk menciptakan
perubahan-perubahan dan memfasilitasi pengembangan diri
- Classroom (John C.Maxwell). Oleh sebab itu pemimpin perlu memiliki
Lecturer value diri untuk menjawab tantangan tersebut.”
Audiovisual
CAKUPAN PEMBELAJARAN
- Simulation/ 1. Valuable Leader
Experencial 2. My Team
Learning 3. The Coach vs The coach Look
4. Experiental Learning
18
E-LEARNING
METODE LEADERSHIP SERIES
- Technology TUJUAN PELATIHAN
Based Meningkatkan Core & Role Competencies
Learning
COURSE :
- Project Based 1. Tastics ( ATH - DEM - PNO )
2. Color ( CSO - NET )
3. Gladius ( ORG - COL - DEV - QEX )
4. Leadership ( ACH - NET - BSO )
5. Business Acuman :
- HR for non HR
- Marketing for Non Marketing
- Finance for Non Finance
19
PRODUCTION
MANAGEMENT
PROGRAM
QUALITY
MANAGEMENT
SYSTEM
(QEX)
DURASI GAMBARAN PROGRAM
2 hari
Kualitas merupakan persyaratan yang dituntut konsumen
METODE terhadap Goman. Adanya persaingan yang ketat memaksa
- Ex-house Training perusahaan untuk meningkatkan kualitas produk/ jasa yang
- Classroom dihasilkan sehingga dibutuhkan keterampilan mengkontrol
kualitas sekaligus mengurangi biaya proses.
Lecturer
Audiovisual TUJUAN PELATIHAN
1. Memahami konsep dimensi kualitas yang sejalan
TARGET dengan tujuan organisasi
PESERTA 2. Memahami cara menjalankan proses perbaikan
- Superintendent 3. Memahami proses peningkatan kualitas akan
- Manager barang/jasa yang dihasilkan
CAKUPAN PEMBELAJARAN
1. Dasar-dasar TQM
2. Statistical process control
3. Improvement Process
4. Cost reduction
20
PRODUCTION MANAGEMENT PROGRAM
MAINTENANCE
MANAGEMENT
DURASI GAMBARAN PROGRAM
3 hari
Merupakan konsep manjemen yang berfokus pada
METODE peningkatan produktivitas dan kehandalan mesin/peralatan
- Ex-house Training produksi untuk menghilangkan berbagai jenis kerugian
- Classroom (losses) sehingga mencapai zero accident, zero breakdown,
zero crisis, dan zero defect.
Lecturer
Audiovisual TUJUAN PELATIHAN
1. Memahami falsafah & konsep dasar TPM
TARGET 2. Manfaat & arti penting TPM untuk menunjang strategi perusahaan
PESERTA 3. Langkah-langkah penerapan TPM
- Superintendent 4. Tips kunci sukses penerapan TPM yang berkesinambungan
- Manager
CAKUPAN PEMBELAJARAN
1. Falsafah & konsep dasar TPM
2. Manfaat & arti penting TPM untuk menunjang
strategi perusahaan
3. Langkah-langkah penerapan TPM
4. Tips kunci sukses penerapan TPM yang
berkesinambungan
21
SUPPLYCHAIN
MANAGEMENT
(SCM) Rp
Rp
Rp
DURASI GAMBARAN PROGRAM
3 hari
Pentingnya pemahaman akan integrasi berbagai proses
METODE kunci serta membangun sinergi dengan supplier dan
- Ex-house Training customer agar meningkatkan nilai tambah dan
- Classroom daya saing khususnya dari segi cost dan fleksibilitas
dalam merespon kebutuhan customer.
Lecturer
Audiovisual TUJUAN PELATIHAN 4. Menjelaskan pentingnya koordinasi
dalam SC
TARGET 1. Memahami kerangka implementasi
PESERTA SC Management 5. Memahami penerapan konsep SC
- Superintendent di perusahaan
- Manager 2. Menjelaskan posisi perusahaan
pada rangkaian SC
3. Menjelaskan penerapan konsep SC
pada pemecahan masalah
bidang logistik
CAKUPAN PEMBELAJARAN 5. Koordinasi dalam SC
1. Kerangka SC management
6. Aplikasi teknologi informasi
2. Desain jaringan dalam SC dalam SC
3. Pengelolaan permintaan 7. Aplikasi SC di perusahaan
dan pasokan dalam SC
4. Simulasi SC
22
PRODUCTION MANAGEMENT PROGRAM
LOGISTIC
MANAGEMENT
DURASI GAMBARAN PROGRAM
2 hari
Distribusi & transportasi adalah proses penting & terkait di
METODE dalam supply chain untuk perpindahan barang ke lokasi
- Ex-house Training tujuan. Sehingga dituntut efektifitas dalam hal pengiriman
- Classroom dan perpindahan barang dari sisi waktu, jumlah, dan biaya.
Lecturer TUJUAN PELATIHAN
Audiovisual 1. Mengenal dan menerapkan konsep distribusi untuk meningkatkan
kinerja sistem rantai pasok
TARGET 2. Memahami jenis dan pemilihan moda transportasi
PESERTA 3. Memahami struktur biaya transpportasi
- Superintendent
- Manager CAKUPAN PEMBELAJARAN
1. Pengantar manjemen logistik
2. Manajemen sediaan
3. Distribution mix
4. Moda & biaya transportasi
23
WAREHOUSE
MANAGEMENT
Rp
Rp
DURASI GAMBARAN PROGRAM
3 hari
Pengelolaan pergudangan yang hanya berfokus pada
METODE kemampuan dalam penyimpanan barang dirasa kurang
- Ex-house Training cukup dalam berkontribusi terhadap peningkatan
- Classroom kecepatan dan ketepatan pelayanan, cost saving,
daya saing, dan pertumbuhan bisnis.
Lecturer
Audiovisual TUJUAN PELATIHAN
1. Memahami pentingnya fungsi pergudangan di perusahaan
TARGET 2. Memahami pertimbangan dalam perancangan gudang
PESERTA 3. Memahami faktor-faktor yang mempengaruhi
- Superintendent efektivitas operasi pergudangan
- Manager 4. Memahami pentingnya ukuran kinerja pergudangan
5. Memahami penerapan konsep 5-S dalam pergudangan
CAKUPAN PEMBELAJARAN
1. Pengantar peran manajemen pergudangan
2. Aktivitas kunci dalam manajemen pergudangan
3. Pengelolaan layout & persediaan sebagai penunjang
efektivitas manajemen pergudangan
4. Meningkatkan efektivitas kinerja gudang
(quality productivity & safety)
24
PRODUCTION MANAGEMENT PROGRAM
PRODUCTION
PLANNING
CONTROL
MANAGEMENT
DURASI GAMBARAN PROGRAM
3 hari
Mengelola berbagai macam proses, mesin, peralatan,
METODE keterampilan tenaga kerja, dan material adalah persoalan
- Ex-house Training yang kompleks oleh sebab itu dibutuhkan keterampilan
- Classroom untuk mengoranisasikan semua faktor tersebut
agar produk yang dihasilkan bermutu, tepat waktu,
Lecturer dan biaya yang ekonomis.
Audiovisual
TUJUAN PELATIHAN
TARGET
PESERTA 1. Memahami peranan perencanaan & pengendalian operasi
- Superintendent sebagai pokok dalam manajemen operasi
- Manager
2. Memahami dasar-dasar dan prinsip-prinsip perencanaan
dan pengendalian operasi
3. Menerapkan teknik-teknik perencanaan dan pengendalian operasi
CAKUPAN PEMBELAJARAN
1. Kerangka PPC 4. Perencanaan kebutuhan material
2. Perencanaan & penjadwalan operasi 5. Penyusunan anggaran operasi
3. Perencanaan jaringan kerja 6. Pengendalian kemajuan operasi
25
PURCHASING
MANAGEMENT
Rp
Rp
Rp
DURASI GAMBARAN PROGRAM
3 hari
Perusahaan seringkali dihadapkan pada masalah bagaimana
METODE memperoleh material yang tepat, mutu yang sesuai
- Ex-house Training dengan harga yang wajar.
- Classroom
TUJUAN PELATIHAN
Lecturer 1. Memahami fungsi pembelian sebagai bagian organisasi yang terpadu
Audiovisual 2. Memahami teknik negosiasi pembelian
3. Memahami berbagai teknis penghematan biaya pembelian
TARGET
PESERTA CAKUPAN PEMBELAJARAN Sistem manajemen pembelian
- Superintendent 1. Sistem manajemen pembelian
- Manager 2. Proses identifikasi & evaluasi pemasok Proses identifikasi & evaluasi
3. Teknik negosiasi pembelian pemasok
4. Penghematan biaya pada pembelian
Teknik negosiasi pembelian
26
PRODUCTION MANAGEMENT PROGRAM
PROJECT
MANAGEMENT
Rp
Rp
Rp
DURASI GAMBARAN PROGRAM
3 hari
Seringkali kita dihadapkan pada kesulitan mengelola
METODE kegiatan yang tidak rutin apalagi harus melibatkan lintas
- Ex-house Training departemen atau fungsi (bersifat proyek), sebab itu perlu
- Classroom pemahaman yang baik tentang mengelola kegiatan bersifat
proyek agar dapat selesai sesuai jadwal dengan kualitas
Lecturer yang baik dan biaya yang efisien.
Audiovisual
TUJUAN PELATIHAN
TARGET
PESERTA 1. Melakukan identifikasi kegiatan yang 4. Merencanakan serta mengendalikan
- Superintendent harus ditangani secara proyek biaya proyek dengan mengetahui
- Manager penyimpangan-penyimpangan yang
2. Memandu proses operasi proyek terjadi dan melakukan tindakan
koreksi tepat pada waktunya.
3. Merencanakan serta mengendalikan
kegiatan proyek dengan 5. Mengidentifikasi resiko yang mungkin
mengutamakan penyelesaian muncul dalam pelaksanaan proyek
yang tepat waktu
CAKUPAN PEMBELAJARAN 6. Anggaran proyek
1. Kerangka manajemen proyek 7. Pengendalian proyek
2. Pendekatan manajemen proyek 8. Pengelolaan resiko
3. Perencanaan proyek 9. Integrasi manajemen proyek
4. Penjadwalan kegiatan proyek
5. Alokasi & pengadaan sumber daya
27
OPERATION
EXCELLENCE
DURASI GAMBARAN PROGRAM
2 hari
Perusahaan yang memfokuskan pada keunggulan operasi
METODE akan memiliki banyak keuntungan berupa: memenangkan
- In-house Training persaingan, meningkatnya kualitas produk yang pada
- Classroom akhirnya berujung pada kepuasan dan loyalitas pelanggan.
Lecturer CAKUPAN PEMBELAJARAN
Audiovisual 1. Order Management
2. Printing Operation Management
TARGET 3. Capacity Management
PESERTA 4. Inventory Management
Team Leader
28
PRODUCTION MANAGEMENT PROGRAM
FUNDAMENTAL
PRE PRESS
OPERATION SKILL
METODE GAMBARAN PROGRAM
- In-house Training Program pelatihan yang di design untuk membekali karyawan
prepress departement dalam melaksanakan tugas sesuai
- Classroom dengan standar prosedur (SOP) yang berlaku, sehingga
Lecturer menghasilkan produk sesuai kebutuhan pelanggan.
Audiovisual
TUJUAN PELATIHAN
- Self Study
1. Memahami standar kualitas bahan baku
- Simulation/
OJT/ 2. Mengetahui proses kerja prepress
Action Learning .
TARGET 3. Mengetahui standar kualitas produk akhir
PESERTA
- Attendant
- Officer
CAKUPAN PEMBELAJARAN
1. Memahami proses pembuatan Plate 8. Mampu melaksanakan proses layout
halaman (Indesign)
2. Mampu mengunakan Kertas Digital
Colour Proofing 9. Mampu melaksanakan proses proofing
3. Mampu mengelola bahan baku kimia 10. Mampu melakukan proses imposisi
dalam pembuatan plate halaman (preps)
4. Mampu mengelola penggunaan 11. Mampu melakukan proses plate making
tinta printer
12. Mampu melakukan proses transmisi data
5. Mengetahui prosedur penerimaan
materi dari pelanggan 13. Mampu melaksanakan autonomous
maintenance
6. Mampu melaksanakan scanning
14. Menguasai penggunaan
7. Mampu melakukan adjust gambar alat ukur & kalibrasi
(Photoshop)
29
FUNDAMENTAL
PRESS OPERATION
SKILL
CM
YK
METODE GAMBARAN PROGRAM
- In-house Training SDM yang tidak memiliki latar belakang pendidikan formal grafika, akan mengalami kesulitan
jika harus langsung terjun ke produksi. Operasional ini dimulai dari make ready process,
- Classroom dimana dalam printing production menjadi prioritas utama dalam proses produksi,
Lecturer karena di proses inilah dimulainya awal kegiatan produksi (persiapan material, mesin
Audiovisual dan peralatan pendukung) yang muaranya pada efisiensi dan efektifitas. Jika dalam proses ini
semua dilakukan sesuai standar yang ditetapkan (sesuai SOP), maka proses produksi menjadi
- Self Study lebih mudah dalam pengendalian kualitas produk, output, waste, dan pada akhirnya finishing
proses (wash up mesin & peralatan, laporan & evaluasi produksi) terealisasi sesuai perencanaan.
- Simulation/
OJT/ TUJUAN PELATIHAN
Action Learning 1. Pengenalan produk & proses cetak
2. Pengenalan bagian-bagian mesin cetak, fungsi & penyetelannya
TARGET 3. Pengenalan bahan grafika & spesifikasinya
PESERTA 4. Pengenalan metode pengendalian kualitas Cetak
- Attendant
- Officer
CAKUPAN PEMBELAJARAN 6. Pengenalan proses pengendalian
warna cetak
1. Jenis-jenis produk cetak
7. Pengenalan standar kualitas
2. Urutan proses cetak
8. SOP: Persiapan mesin, proof cetak,
3. Pengenalan jenis & teknologi produksi cetak, pasca produksi,
mesin cetak pemeliharaan mesin
4. Fungsi dan standar penyetelan unit 9. Standar produksi & strategi
feeder, unit cetak, unit delivery, dan pencapaian: standar waste cetak,
unit pendukung mesin waktu persiapan, kecepatan mesin,
gangguan mesin
5. Fungsi & spesifikasi: kertas, pelat
cetak, tinta cetak, blanket, air
pembasah, dan bahan kimia
pendukung cetak
30
PRODUCTION MANAGEMENT PROGRAM
FUNDAMENTAL
POST/ CONVERTING
OPERATION SKILL
A2
A3
A1
METODE GAMBARAN PROGRAM
- In-house Training Pemahaman proses yang cukup variatif dari alur proses, variasi produk, potong material, lipat katern,
proses jilid, proses shrink sampai manual proses yang terintegrasi secara sistematis. Pembelajaran dimulai
- Classroom dari pemahaman Surat Perintah Kerja, graphic material sampai dengan operasional baik secara manual
Lecturer maupun auto machine sesuai dengan standard operating prosedure, sehingga dipastikan output dari
Audiovisual proses ini sesuai dengan standarisasi yang telah ditetapkan atau disepakati.
- Self Study TUJUAN PELATIHAN 3. Pengenalan bahan grafika
& spesifikasinya
- Simulation/ 1. Pengenalan produk & proses
OJT/ post/converting 4. Pengenalan metode
Action Learning pengendalian kualitas
2. Pengenalan bagian-bagian mesin,
TARGET fungsi & penyetelannya
PESERTA
CAKUPAN PEMBELAJARAN
- Attendant
1. Jenis-jenis produk cetak 6. Pengenalan standar kualitas
- Officer
2. Urutan proses post/converting 7. Pengenalan proses pengendalian kualitas
SOP post/converting
3. Pengenalan jenis & teknologi mesin
post/converting 8. Standar produksi & strategi pencapaian:
standar waste cetak, waktu persiapan,
4. Fungsi dan standar penyetelan mesin kecepatan mesin, dan ganggungan mesin.
5. Fungsi & spesifikasi: kertas, pelat
cetak, tinta cetak, blanket, air
pembasah, dan bahan kimia
pendukung cetak
31
FUNDAMENTAL
MAINTENANCE
OPERATION
SKILL
METODE GAMBARAN PROGRAM
- In-house Training Merupakan pembekalan bagi karyawan maintenance
(mekanik atau elektrik) dalam melaksanakan tu.gas harian
- Classroom baik untuk tindakan preventive ataupun curative
Lecturer
Audiovisual TUJUAN PELATIHAN
1. Memahami pengetahuan dasar mekanik
- Self Study 2. Memahami pengetehuan dasar elektro
3. Memehami pengetahuan dasar pneumatic
- Simulation/
OJT/ CAKUPAN PEMBELAJARAN
Action Learning
1. Mengetahui cara kerja
TARGET pelumasan mesin
PESERTA
2. Mengetahui metode
- Attendant perawatan bantalan
- Officer 3. Mengetahui metode
perawatan transmisi
7. Memahami teknik dasar elektronika
4. Mampu membuat gambar 8. Megetahui cara kerja motor AC/DC
teknik mesin 9. Memahami teknik dasar digital
10. Memahami teknik dasar PLC
5. Megetahui cara kerja hydrolic 11. Mampu membaca
6. Memahami teknik dasar wiring diagram mesin
. listrik arus kuat 12. Pemahaman teknik dasar pneumatic
32
PRODUCTION MANAGEMENT PROGRAM
FUNDAMENTAL
SUPPLY CHAIN
OPERATION
SKILL
METODE GAMBARAN PROGRAM
- In-house Training Perusahaan akan terlibat secara aktif dalam suatu rantai
pasok yang cukup terintegrasi. Mulai dari pengadaan bahan
- Classroom baku, sistem produksinya, mekanisme penyimpanan barang
Lecturer jadi, proses distribusi, dan transportasi, sampai dengan
Audiovisual kepada konsumen akhir adalah suatu pengetahuan dasar
yang wajib dimiliki oleh setiap karyawan. Oleh karena itu,
- Self Study karyawan baru maupun karyawan yang dimutasikan ke
bidang supply chain harus memahami betul konsep,
- Simulation/ implikasi, dan tantangan yang akan dihadapi dalam
OJT/ supply chain op.eration
Action Learning
TARGET
PESERTA
- Attendant
- Officer
33
FUNDAMENTAL
QC OPERATION
SKILL Rp
Rp
Rp
METODE GAMBARAN PROGRAM
- In-house Training Membahas mengenai sistem manajemen mutu untuk menetapkan kebijakan, strategi, dan
mengelola standar kualitas dan keamanan pangan dengan menggunakan metode atau teknik
- Classroom tertentu untuk menghasilkan produk akhir yang sesuai dengan persyaratan kualitas dan
Lecturer permintaan konsumen.
Audiovisual
TUJUAN PELATIHAN
- Self Study
1. Mampu menjelaskan pengetahuan 5. Mampu menjelaskan sistem manajemen
- Simulation/ dasar terkait quality management mutu dan keamanan pangan
OJT/
Action Learning 2. Mampu menjelaskan proses 6. Mampu melakukan pemeriksaan
TARGET bisnis & SOP kualitas material, kualitas pada proses
PESERTA
produksi, dan kualitas pada produk akhir
- Attendant
3. Mampu menggunakan formulir/ sesuai SOP
- Officer
dokumen QC
7. Mampu mengoperasikan alat ukur
4. Mampu menjelaskan standar kualitas pengendalian kualitas
dan keamanan pangan yang
ditetapkan di masing-masing proses 8. Mampu menggunakan software
pengendalian kualitas
CAKUPAN PEMBELAJARAN
1. Total quality management 7. Pemeriksaan kualitas pada
2. Proses bisnis & SOP proses produksi sesuai SOP
3. Penggunakan formulir/dokumen QC
8. Pemeriksaan kualitas pada
produk akhir sesuai SOP
4. Standar kualitas & keamanan pangan 9. Pengoperasian alat ukur
pengendalian kualitas
5. ISO 9001:2015 dan atau FSSC 22000,
social compliant 10. Aplikasi (software) pengendalian
kualitas (minitab, SPSS)
6. Pemeriksaan kualitas material
sesuai SOP
34
PRODUCTION MANAGEMENT PROGRAM
FUNDAMENTAL
GENERAL AFFAIR
OPERATION SKILL
METODE GAMBARAN PROGRAM
- In-house Training Memberikan pembekalan pengetahuan mengenai Building
Management kepada para karyawan yang terkait dengan
- Classroom Building Management agar dapat melakukan pekerjaannya
Lecturer dengan baik. Unit dapat melakukan pekerjaan building
Audiovisual Management secara mandiri tanpa assisstensi dari pusat
dan Refresh pembagian tugas dan tanggung jawab terkait
- Self Study building management.
- Simulation/
OJT/
Action Learning
TARGET
PESERTA
- Attendant
- Officer
35
PROBLEM SOLVING
PRE PRESS
METODE GAMBARAN PROGRAM
- In-house Training Dalam pelaksanaan tugas karyawan prepress department
seringkali mengahadapi masalah sehingga diperlukan
- Classroom pengetahuan dan keterampilan untuk mengatasi
Lecturer masalah tersebut.
Audiovisual
TUJUAN PELATIHAN
- Simulation/ 1. Mampu mengantisipasi & mengatasi masalah bahan baku
OJT/ 2. Mampu mengantisipasi & mengatasi masalah proses kerja prepress
Action Learning 3. Mampu menjaga konsistensi standar kualitas produk akhir
TARGET
PESERTA
- Team Leader
- Superintendent
CAKUPAN PEMBELAJARAN
Mampu merekomendasi & mengatasi permasalahan, sebagai berikut:
1. Pengunakan kertas 6. Proses adjust gambar (Photoshop)
digital colour proofing
7. Proses layout halaman (Indesign)
2. Proses penerimaan bahan baku kimia
dalam pembuatan plate 8. Proses proofing
3. Proses mengelola penggunaan 9. Proses imposisi halaman (preps)
tinta printer 10. Proses plate making
11. Proses transmisi data
4. Proses penerimaan materi
dari pelanggan
5. Proses scanning
36
PRODUCTION MANAGEMENT PROGRAM
PROBLEM SOLVING
PRESS
METODE GAMBARAN PROGRAM
- In-house Training Masih seringnya terjadi gangguan produksi yang bermuara pada komplain pelanggan,
sehingga pemahaman dan implementasi teori analisis dalam proses produksi,
- Classroom seperti pencapaian target (kualitas produk, output, waste) menjadi hal yang penting.
Lecturer Tidak jarang pencapaian tersebut terjadi out of target yang disebabkan oleh banyak hal.
Audiovisual
Diperlukan pemahaman adanya offset problem solving, analisa, dan pemecahan masalah
- Simulation/ menggunakan tools untuk mempermudah mendapatkan root cause dan
OJT/ tindakan perbaikan baik secara corective maupun preventive.
Action Learning
TUJUAN PELATIHAN
TARGET
PESERTA 1. Penanganan gangguan kualitas/printability
- Team Leader 2. Penanganan gangguan mesin/runability
- Superintendent 3. Evaluasi produksi
CAKUPAN PEMBELAJARAN
1. Penanganan gangguan kualitas cetak, penyebab & perbaikan:
Scumming, unstable color, kickeys, mottling, mechanical ghosting,
set off, blocking, picking
2. Penanganan Gangguan mesin, penyebab & perbaikan:
Unit feeder, unit pembasah, unit penintaan, unit transportasi,
unit cetak sheetfeed, unit delivery
3. Evaluasi performance produksi:
Laporan produksi, net output, make ready time,
speed rata-rata % waste, % gangguan, OEE
4. Problem solving tools: Fishbone, why why analysis
37
PROBLEM SOLVING
POST PRESS/
CONVERTING
METODE GAMBARAN PROGRAM
- In-house Training Pemecahan masalah untuk mendapatkan titik temu dari problem yang terjadi, sering kali
belum mampu membendung aliran komplain dari customer, hal ini bisa disebabkan karena
- Classroom kurang tajamnya analisa permasalahan dan solusinya.
Lecturer
Audiovisual Berangkat dari hal tersebut, sistem pembelajaran program ini dimulai dari pemahaman post
press problem solving yang meliputi material, mesin, alat ukur, dan sarana pendukung yang
- Simulation/ lain, dengan sistematika analisis yang lebih tajam melalui case study dan forum group
OJT/ discussion, diharapkan mampu menjawab permasalahan yang ada.
Action Learning
TUJUAN PELATIHAN
TARGET
PESERTA 1. Memiliki pengetahuan & keterampilan yang seragam agar mampu melakukan
setting, mengoperasikan, menganalisa, identifikasi, dan mengatasi masalah
- Team Leader yang terjadi baik dari material dan di setiap mesin yang ada di proses
post press/converting sesuai standard operating procedure
- Superintendent
2. Mengetahui pengetahuan yang seragam tentang kualitas
hasil jilid/converting yang baik
CAKUPAN PEMBELAJARAN
1. Pengetahuan kualitas hasil jilid & converting yang baik
2. Problem solving mesin-mesin post press (jahit kawat, lem, potong, lipat, hard cover)
3. Problem solving mesin-mesin converting
(water base coating, UV coating, callendering, chemical emboss, laminasi,
hot stamping/embossing, die cutting, folder gluer)
38
PRODUCTION MANAGEMENT PROGRAM
PROBLEM SOLVING
MAINTENANCE
METODE GAMBARAN PROGRAM
- In-house Training Dalam melaksanakan tugas seringkali dihadapkan pada
permasalahan baik masalah mekanik maupun elektrik, sehingga
- Classroom penggunaan tools pemecahan masalah menjadi pengetahuan
Lecturer dan keterampilan semua karyawan maintenance.
Case Study
TUJUAN PELATIHAN
- Simulation/
OJT/ 1. Melakukan analisa & rekomendasi
Action Learning perbaikan mekanik
TARGET 2. Melakukan analisa & rekomendasi
PESERTA perbaikan elektrik
- Team Leader 3. Melakukkan analisa & rekomendasi
perbaikan pneumatic
- Superintendent
CAKUPAN PEMBELAJARAN
1. Mampu mengantisipasi & 6. Mampu mendesain sistem panel
menangani masalah pelumasan mesin distribution listrik
2. Mampu mengantisipasi & 7. Mampu mengantisipasi & menangani
menangani masalah bantalan masalah motor AC/DC
3. Mampu mengantisipasi & 8. Mampu mendesain sistem
menangani masalah transmisi automation control machine
4. Menguasai aplikasi pembuatan 9. Mampu mengantisipasi & menangani
gambar teknik mesin masalah pneumatic
5. Mampu mengantisipasi &
menangani masalah hydrolic
39
PROBLEM SOLVING
SUPPLY CHAIN
METODE GAMBARAN PROGRAM
Dalam kerangka Supply Chain Management, design jaringan
- In-house Training menjadi penting. Dari pengelolaan permintaan dan pasokan,
simulasi, koordinasi, aplikasi teknologi informasi, analisa
- Classroom permasalahan sampai dengan melakukan perbaikan/
Lecturer improvement serta membuat rekomendasi proses
Audiovisual yang ada di supply chain.
- Simulation/ TUJUAN PELATIHAN
OJT/ 1. Memastikan pengadaan bahan baku cetak
Action Learning 2. Pemastian pembuatan SPK berdasarkan OEF
3. Pemastian ketersediaan alat dan mesin untuk proses cetak/penjadwalan
TARGET 4. Pemantauan proses produksi
PESERTA 5. Pemastian packing dan pengiriman barang hasil cetak
- Team Leader
- Superintendent
40