The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by deadiana023, 2022-12-14 10:19:29

LAPRAK_DIANA NURUL FAJRI_210631100113

LAPRAK_DIANA NURUL FAJRI_210631100113

5. Untuk menu mengatur jaringan pilih Do not configure
6. Masukan namahost ,disini diberinama “dea”

101

7. Masukan password untuk root (akses super user)
8. Masukan nama user/pengguna

102

9. Masukan password untuk user
10. Untuk pengaturan waktu pilih Western

103

11. Untuk partisi hardisk, bagi pemula dapat memilih guided entire
disk, yaitu sitem akan memandu kalian melakukan partisi dengan
mudah . Tapi kalian dapat juga melakukan partisi sesuai
keinginan sendiri dengan memilih“manual”.

Pada dasarnya dalam install sistem operasi linux terdapat dua
partisi yangwajib dilakukan, yaitu

a. Partisi sebagai root yang disimbolkan “/”
b. Partisi swap, dimana kapasitasnya disarankan sebesar 2x

memorikomputer. Swap disebut juga sebagai virtual
memori

104

12. Kemudian kalian akan mendapat tiga pilihan
a. all files in one partition, dimana sistem operasi akan
membentuk duapartisi yaitu root( / ) dan swap

b. separate /home partition, dimana sistem akan dibagi
menjadi partisiroot( / ), swap dan home

105

c. separate /home, /var, and /tmp partition dimana sistem
akan dibagimenjadi partisi root( / ), swap, home, var, dan
tm

106

13. Untuk instalasi paket bisa pilih no atau memutus jaringan agar
tidak terlalulama proses penginstalannya.

14. Untuk instalasi paket bisa pilih no atau memutus jaringan agar
tidak terlalulama proses penginstalannya.

15. Pada langkah ini pilih standart system dan web server

107

16. Pilih Yes pada menu install Grub Boot Loader
17. Pilih /dev/sda untuk install boot loader

108

18. Menunggu proses booting
19. Proses installation sudah selesai, dan untuk masuk ke root

masukkan userroot dan password

3. Praktek perintah dasar linux
a. Su , root Untuk login

b. Cp, untuk copy file yang dibuat
c. mkdir, Untuk membuat direktori baru

109

d. ls, melihat isi dari direktori aktif

e. rmdir , untuk menghapus direktori
1.5 Hasil dan Analisa Percobaan

Analisis :
Pada gambar di atas merupakan hasil dari instalasi linux Debian. Yang
merupakan sebuah ISO. Debian yang digunakan yaitu versi 11. Pada gambar
kedua tersebuat kita akan mengoperasikan Debian dengan login pada akun root
dengan nama user yang telah kita tentukan pada saat proses instalasi
berlangsung Dengan password yang sudah di tentukan. Setelah sesuai dengan
tampilan pada gambar maka proses instalasi berhasil dikakukan. Selanjutnya
kita bisa melanjutkan proses membuat direktori atau folder serta file yang kita
butuhkan sesuai dengan yang kita tentukan.

110

1.6 Tugas
1. Buatlah folder baru bernama nama_nim (2 digit terakhir)
2. Isikan folder yang sudah dibuat
3. Copy file yang sudah anda masukkan ke dalam folder
4. Kemudian hapus folder yang sudah anda buat dan buktikan dengan
menampilkan isi folder
JAWABAN
1. Membuat folder dengan nama dea_13

2. isi dengan file

3. Mengcopy file yang sudah dibuat

4. Menghapus folder dengan menampilkan file yang dibuat

111

1.7 Kesimpulan
Sistem operasi Debian sudah biasa digunakan sebagai server dalam
jaringan komputer. File yang dikompres menggunakan lebih sedikit
space dan dapat di download lebih cepat daripada file yang tidak di
kompres disamping itu lebih baik digunakan dalam backup dalam
jumlah yang besar. File linux dapat dikompresi dengan tool open source
yaitu Gzip atau Zip, yang mana dikenali oleh kebanyakan operating
system. Tar meletakkan sesuatu konten dari directory pada suatu file. Ini
merupakan suatu langkah yang baik untuk membuat backup dan arsip.

1.8 Lampiran

112

LAPORAN
PRAKTIKUM JARINGAN KOMPUTER

Penyusun :
Diana Nurul Fajri (210631100113)

LABORATORIUM KOMPUTASI DAN JARINGAN
KOMPUTER PENDIDIKAN

FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS TRUNOJOYO MADURA

2022

113

Modul VI
DHCP dan DNS Server di Linux

Nama/NIM : DIANA NURUL FAJRI/210631100113
Hari/Tanggal : Senin/30 Oktober 2022
Hasil Praktikum :

1.1 TUJUAN
Setelah mempelajari materi dalam bab ini, mahasiswa diharapkan mampu :
1. Mahasiswa mampu melakukan konfigurasi IP pada sistem operasidebian
2. Mahasiswa mampu membuat DHCP server pada jaringan komputer
Lokal
3. Mahasiswa mampu memahami DNS Server
4. Mahasiswa mampu melakukan konfigurasi DNS server

1.2 LANDASAN TEORI
A. Pengertian TCP/IP
TCP/IP ( Singkatan dari Transmission Control Protocol/Internet
Protocol) yang diterjemahkan menjadi Protokol kendali transmisi/Protokol
Internet, yang merupakan gabungan dari protocol TCP dan IP sebagai
sekelompok protocol yang mengatur komunikasi data dalam proses tukar-
menukar data dari satu computer ke computer lain dalam jaringna internet
yang akan memastikan pengiriman data sampai ke alamat yang dituju.
Protokol ini tidaklah dapat berdiri sendiri karena memang protocol ini berupa
kumpulan protocol ( protocol suite). Protokol ini juga merupakan protocol
yang palingbanyak digunkan saat ini, karena protocol ini mampu bekerja dan
diterapkanpada lintas perangkat lunak dalam berbagai system operasi istilah
yang diberikan kepada perangkat lunak ini adalah TCP/IP stack.

114

B. DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol)
Dynamic Host Configuration Protocol, digunakan untuk melayani

request IpAddress dari client. Client akan meminta Ip Address pada server,
kemudian server akan memberikan alokasi ip yang tersisa.

C. Pengertian DNS
DNS merupakan singkatan dari Domain Name System yang merupakan

sebuah sistim untuk menyimpan informasi tentang nama host atau nama
domain dalam sebuah basis data tersebar (distributed database) di dalam
jaringan komputer yang menggunakan TCP/IP.
D. Fungsi DNS

Fungsi DNS adalah untuk menerjemahkan sebuah nama domain ke
bentuk ip address. Perlu kita ketahui sebenarnya pengalamatan pada jaringan
komputer adalah menggunakan deretan angka biner yang biasa kita kenal
dengan ip address. Pastinya, untuk dapat mendapatkan hasil yang maksimal
dalam sebuah jaringan, kita membutuhkan networking hardware atau
perangkat keras jaringan yang juga dapat diandalkan.

Untuk memudahkan dalam mengingat sebuah nama host biasanya kita
membuat domain name sebagai contoh www.google.com nama tersebut di
buat untuk membantu memudahkan pengguna mengingat alamat tersebut
yang menggunakan alamat ip address 173.194.72.103.

Nah, ketika kita menggunakan internet dan membuka alamat tersebut,
biasanya kita hanya mengetikkan nama domain saja atau tidak menggunakan
ip address, di sinilah peran DNS yaitu menerjemahkan domain
www.google.com tersebut ke ip address 173.194.72.103 agar dapat di
identifikasi di dalam jaringan.

DNS memberikan manfaat bagi pengguna dari kelebihan yang di
milikinya seperti yang telah di singgung di atas, pengguna tidak perlu lagi
mengingat ip address tapi cukup dengan mengingat host name saja,
berikutnya DNS juga dapat konsisten karena sebuah IP address boleh berubah
namun hostname yang di gunakan tidak akan berubah.

115

E. Cara Kerja DNS
DNS melakukan tugas sebagai interpreter atau menerjemahkan nama

komputer ke bentuk biner ip address atau memetakan setiap nama komputer
ke dalam bentuk ip address. Komputer yang meminta request di sebut juga
dengan DNS client atau resolver sedangkan DSN penerjemah di kenal
denganDNS Server.

Resolver atau client akan mengirimkan request ke server berupa queries,
kemudaian Name Server akan merespon dengan cara mengecek ke lokal
databasenya, dan bila mana queri tidak di temukan maka Name Serverakan
menghubungi Name Server lainnya dengan mengirimkan querisebelumnya,
jika request tidak berhasil di tangani maka Name Server akanmengirimkan
message failure kepada client.

Proses kerja di atas di sebut juga dengan forward lookup query dimana
permintaan client di proses dengan cara memetakan nama komputer (host) ke
bentuk IP address.

1.3 ALAT DAN BAHAN
Alat dan bahan adalah hal yang harus ada dan dibutuhkan demi kelancaran
pelaksanaan praktikum.
1) Alat Dalam pelaksanaan praktikum alat digunakan sebagai media penunjang
kegiatan, dapat berupa perangkat lunak (software) dan perangkat keras
(hardware)
a) Perangkat Lunak (software) : virtual box dan debian
b) Perangkat Keras (hardware) : PC/Laptop
2) Bahan
a) Modul 6

116

1.4 LANGKAH-LANGKAH PERCOBAAN
DHCP Server

a. Desain Jaringan
Diasumsikan topologi jaringan server client seperti berikut ini :

- Tentukan nomer IP server
- DHCP server pada praktikum ini menggunakan virtual box.

Maka aturlahnetwork pada virtualbox dengan mode :
- Bridge : untuk melakukan instal paket langsung melalui

jaringan kabel yang telah terhubung ke internet
- Host Only Adapter: digunakan virtualbox(dhcp) server

untuk terhubung dengan client (berupa komputer
kalian/sistem operasi windows)
b. Setting Repository.
Installasi software pada system operasi inux bisa dilakukan melalui
berbagai cara. Mulai lewat CD, DVD, Flashdisk, ataupun melalui
media jaringan seperti HTTP dan FTP.
c. Instalasi Software via DVD/CD
Cara ini kita gunakan jika server Debian tidak terkoneksi ke Internet,alias
hanyauntuk jaringan Lokal.
Kelebihanya adalah installasi software lebih cepat dibanding installasi
melaluimedia jaringan.
Masukan CD/DVD Debian pada DVDROM. Dalam virtual box dapat
kalianlakukan:

117

Kemudian, Lakukan Perintah :
#apt-cdrom add

#apt-get update
d. Instalasi Menggunakan Jaringan Komputer.

Untuk installasi software melalui media jaringan, dibutuhkan sebuah
server khusus yang bernama Repositori Server. Repositori Server
tersebut berisi file- file binary dari seluruh paket software sebuah distro
Linux. Dimana pada nantinya software tersebut dapat didownload, atau
bahkan diinstall langsung oleh client Linux melalui media jaringan.
Semua alamat repositori diletakan pada file sources.list berikut.

nano /etc/apt/sources.list

Update database repositori, agar dapat mengenali seluruh paket
software yang tersedia.

# apt-get update # apt-get upgrade
e. Konfigurasi TCP/IP.

- Mengaktifkan Ethernet Card
Network Interface Card (NIC) atau Ethernet di linux diberi

nama eth0, eth1, eth2, dst. Dan untuk interface Local Loopback
diberi nama lo. Untuk mengetahui interface apa saja yang
terpasang pada server Debian, gunakan perintah ifconfig.

( lo ) atau interface Loopback. jangan pernah sekalikali untuk
menon-aktifkan interface.

Loopback tersebut. Sebab interface tersebut digunakan oleh
aplikasi-aplikasi server.

118

Debian agar dapat berjalan pada computer Localhost. Agar
dapat terkoneksi ke Jaringan Komputer, aktifkan terlebih
dahulu Interface Ethernet. Pastikan nama untuk Ethernet
tersebut, default untuk Ethernet pertama adalah eth0.

Gunakan perintah ifup untuk meng-aktifkan, dan sebaliknya
gunakan perintah ifdown.

#ifup eth0 atau #ifconfig eth0 up

- Konfigurasi TCP/IP
➢ Hidupkan Komputer Server anda yang sudah terinstall
linuxDebianKemudian login lah sebagai Root.
$ su root

Lalu masuk kedalam folder etc/network dan edit file
interfaces.
#nano /etc/network/network
➢ Setelah masuk dalam file interfaces. Silahkan
tambahkan/ubah IP Address. Disinilah tempat kita
mengatur IP dan menambahkan IP Address yang
berhubungan dengan pengalamatn IP.

Sesuaikan nomor IP server dengan rencana kalian pada
desainjaringankompter tersebut. Setelah selesai maka
simpanlah.
➢ Kemudian jangan lupa restart paket setelah di konfigurasi

119

#etc/init.d/networking restart
Untuk cek keberhasilan pemberian IP, gunakan perntah
ifconfig. Jika IP tidakberubah lakukan kembali perintah
restart tersebut.

➢ untuk memeriksa keberhasilan IP server terhubung dengan
client maka pada komputer client kalian yaitu sistem
operasi windows, kalian lakukan pengaturan IP secara
manual dengan IP yang sudah ditentukan (jangan lupa pada
virtualbox lkukan pengaturan network pada mode Host-
Only Adapter).

➢ Setelah itu lakukan proses perintah ping baik dari server ke
client maupun sebaliknya. Jika tidak berhasil cek kembali
konfigurasi tersebut.

- Konfigurasi DHCP Server
➢ Pertama login dahulu sebagai superuser/root. Kemudian
kita check apakah pakettersedia dalam debian, dengan
perintah :
#apt-cache search dhcpd

120

➢ Lihat hasilnya dan carilah nama dari dhcp server

➢ Setelah paket ada, kita lakukan instalasi caranya :

#apt-get install isc-dhcp-server
➢ Kemudian masuk ke folder dhcp caranya :

# cd /etc/dhcp l

Kemudian ketikkan ls untuk melihat isi direktori.
Kemudianmasuk pada direktorietc/dhcp.
# cd /etc/dhcp

Kemudian ketikkan ls untuk melihat isi direktori dan
pastikan adafile dhcpd.conf .
Sebelumnya kita backup file tersebut untuk menghindari
kehilangan atau kesalahan konfigurasi file.
etc/dhcp#cp dhcpd.conf dhcpd.conf.backup

Kemudian ketikkan ls untuk melihat apakah file
dhcpd.conf.backup tersebutsudah di copy.
➢ Sekarang kita lakukan konfigurasi dhcp server dengan
melakukan edit pada file dhcpd.conf.
etc/dhcp#nano dhcpd.conf

• Sesuaikan dengan name server kalian

• Sesuaikan IP dhcp server, range IP dhcp untuk client
kalian

121

➢ Setelah itu masuk ke folder default caranya :
#cd /etc/default atau # nano /etc/default/isc-dhcp-server

➢ Lalu tambahkan seperti file berikut

➢ Lakukan restart
#/etc/init.d/isc-dhcp-server restart

➢ Lakukan tes dhcp server dengan client. Dengan cara
malakukan pengaturan IP otomatis pada komputer client
kemudian lakukan perintah
ipconfig /release ipconfig /renew ipconfig
Pada komputer client untuk melihat hasil dari IP yang
didapatoleh client.

122

DNS Server
a. Pertama, kita harus menjalankan operasi linux pada debian 8

melalui aplikasi virtualbox.Login di isi dengan root dan isi
password sesuai dengan yang sudah kamubuat.

b. Selanjutnya, masukan perintah nano /etc/network/interfaces
untuk memastikan IP yang muncul sudah sesuai dengan IP yang
akan kita gunakan untuk proses selanjutnya.Jika sudah tekan
CTRL+O untuk menyimpan dan tekan CTRL+X untuk keluar dari
proses pengeditan.

c. Setelah itu, ketikan perintah /etc/init.d/networking restart jika
berhasil akan muncul seperti gambar dibawah. Lulu ketikan
ifconfig untuk mengecek kunfigurasi sudah benar.

d. Lalu ketikan ifconfig untuk mengecek kunfigurasi sudah benar.
Jika benar akan muncul seperti gambar dibawah :

123

e. Jika langkah diatas sudah selesai ping IP Address, jika tampilan
sepertiini berarti IP sudah berjalan dengan lancar

Tekan CTRL+Z untuk keluar
f. Selanjutnya kita akan menginstall Bind9 dengan perintah apt-get

installbind9, tekan Y lalu enter.
g. Selanjutnya copy file /etc/bind/db.local menjadi

/etc/bind/db.terserah
dengan perintah cp /etc/bind/db.local/etc/bind/db.terserah
h. Copy sekali lagi file /etc/bind/db.local menjadi /etc/bind/db.192
denganperintah cp /etc/bind/db.local /etc/bind/db.192
i. Selanjutnya ketikan perintah nano /etc/bind/named.conf.local.
Ubahmenjadi :

j. Sesudah itu kita lanjut untuk mauskan perintah nano
124

/etc/bind/named.conf.options. Ubah menjadi :

k. Kemudian ketikan perintah nano /etc/bind/db.nisya menjadi:
l. Setelah itu ketikan perintah nano /etc/bind/db.192 menjadi:

m. Tambahkan “nameserver” dengan perintah nano
125

/etc/resolv.conf
menjadi:

n. Cek konfigurasi dengan perintah nslookup

o. Lakukan uji coba dengan ping dari computer client menggunakan
nama domain, sebelum melakukan uji coba kita harus mengatur IP
Address pada adapter VITRUAL HOST-ONLY NETWORK. Klik
protocol version 4 (TCP/IPv4) klik Properties isi IP address,
subnetmask, dan preferred DNS server.

126

p. Setelah selesai mengatur IP, buka cmd dan coba PING, jika
berhasilakan Statusnyasudah terkoneksi.

1.5 HASIL DAN ANALISA PERCOBAAN
Hasil Percobaan

Analisa
Pada gambar diatas hasil dari percobaan yang dapat dianalisa bahwa
konfigurasi dhcp dilakukan secara manual dengan mengetikkan beberapa
syntax,maka dari itu konfigurasi tersebut harus dilakukan secara teliti
agar tidak terjadi error atau kesalahan.

127

1.6 TUGAS/SOAL
SOAL

1. Lakukan langkah konfigurasi DHCP Server dengan prangkat anda.
2. Pada konfigurasi DHCP server, desain alamat IP sesuai dengan

nimmasing-masing).
3. Lakukan konfigurasi DNS Server!
4. pada konfigurasi DNS ubah name server menjadi Nama

Anda.net dan Ipserver 192.168.NIM.1
JAWABAN
Konfigurasi DHCP Server dengan IP Adress 192.168.113.1

113
113

128

1.7 KESIMPULAN
TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol) merupakan
gabungan dari protocol TCP dan IP sebagai sekelompok protocol yang
mengatur komunikasi data dalam proses tukar-menukar data dari satu
computer ke computer lain dalam jaringna internet yang akan
memastikan pengiriman data sampai ke alamat yang dituju. Dynamic
Host Configuration Protocol, digunakan untuk melayani request
IpAddress dari client. Client akan meminta Ip Address pada server,
kemudian server akan memberikan alokasi ip yang tersisa. DNS
(Domain Name System) merupakansebuah sistem untuk menyimpan
informasi tentang nama host atau nama domain dalam sebuah basis
data. Fungsi DNS adalah untuk menerjemahkan sebuah nama domain
kebentuk ip address.

1.8 LAMPIRAN

129

LAPORAN
PRAKTIKUM JARINGAN KOMPUTER

Penyusun :
DIANA NURUL FAJRI (210631100113)

LABORATORIUM KOMPUTASI DAN JARINGAN
KOMPUTER PENDIDIKAN

FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS TRUNOJOYO MADURA

2022

130

MODUL 7
WEB SERVER

Nama/NIM : DIANA NURUL FAJRI /210631100113
Hari/Tanggal : Senin, 14 November 2022
Hasil Praktikum :

1.1 Tujuan

Setelah mempelajari materi dalam bab ini, mahasiswa diharapkan
mampu :

1. Mengetahui metode membangun Web Server pada system operasi
Linux

2. Mengetahui cara instalasi Web Server pada system operasi Linux

3. Mengelola Web Server pada system Linux

1.2 Landasan Teori
A. Web Server

Web server jika diartikan secara harafiah, berarti penyedia web
ataupenyedia jaringan. Dari arti katanya saja sudah cukup dapat
dipahami kira-kira apa tugas dan fungsi darisebuah web server.
Pengertian dari web server yang diminta disini, artinya tidak begitu
jauh dari pengertian kasarnya, karena tugas dari sebuah web server
dalam keterkaitannya di bidang jaringan komputer adalah sebagai
perangkat lunak yang memberikan layanan web. Web server
menggunakan protocol yang disebut dengan HTTP (HyperText
Transfer Protocol). Jadi, secara teknisnya ketika seseorang/client
yang berada dalam jaringan menggunakan sebuah browser maka
web browser akan mengiriman permintaan HTTP atau HTTPS,
lalu, web server akan merespon danmengirimkan kembali hasilnya
dalam bentuk halaman-halaman web yang umumnya berbentuk
dokumen HTML. Ada banyak web server yang ada, akan tetapi
yang paling banyak digunakan saat ini adalah apache dan microsoft

131

internet information service. Web merupakan halaman atau
dokumen yang ditulis dengan kode Bahasa pemograman tertentu
seperti HTML, PHP, ASP, JavaScript, dan lainnya. Halaman –
halaman tersebut dapat terdiri atas gabungan teks, gambar, dan
suara yang saling berkaitan satu sama lain berdasarkan standar
tertentu sebagaimana telah di tertapkan oleh W3C (World Web
Consortium). Halaman Web yang ditampilkan dalam alikasi web
browser pada dasarnya terbagi menjadi beberapa layer,antara lain
sebagai berikut :
a. Structural Layer

Lapisan ini mendeskripsikan tentang struktur halaman atau
dokumenweb, seperti menggunakan standar penulisan kode,
format mark up, tata letak atau layout.
b. Persentation layer
Lapisan ini menjelaskan tentang pengaturan objek dalam
halaman web seperti teks, gambar, suara.
c. Behavioural layer
Layer ini menderskripsikan tentang source code dokumen web
yang di tampilkan. Konten yang ditampilkan, yaitu mengenai
standard an struktur pemogramannya.

1. Jenis-Jenis Web Server
Banyak web server yang ada dan berkembang, baik yang
bersifat Freemaupun berbayar. Beberapa diantaranya:
a. Apache Web Server – The HTTP Web Server
b. Apache Tomcat
c. Microsoft windows Server 2003 Internet Information
Services(IIS)
d. Lighttpd
e. Jigsaw
f. Sun Java System Web Server
g. Xitami Web Server

132

h. Zeus Web Server
Namun web yang terkenal dan yang sering digunakan adalah
Apache dan Microsoft Internet Information Service (IIS).
Apache merupakan web server yang bersifat open source,
apache ini dapat digunakan dibayak platform, antara lain
platform dalam lingkungan Linux dan juga pada Windows.
Sedangkan microsoft internet information service (IIS) hanya
dapat beroperasi pada sistem operasi windows saja.

1.3 Alat dan Bahan
Alat dan bahan adalah hal yang harus ada dan dibutuhkan demi
kelancaran pelaksanaan praktikum.
1) Alat
Dalam pelaksanaan praktikum alat digunakan sebagai media
penunjangkegiatan, Dapat berupa beberapa alat berikut :
Hardware : Laptop.
Software : VirtualBox dan ISO Debian
2) Bahan
a) Modul 7

1.4 Langkah-langkah Percobaan
Konfigurasi Web Server dengan menggunakan Debian 9
1. Install paket web server

@Diana113

@Diana113

#apt-get install apache2 php7.0
2. Pindah ke direktori sites-available

@Diana113

3. Kopikan website default menjadi website yang

133

kita buat#cp 000-default.conf

@Diana113

Edit file conf diana.com#nano diana.com.conf

[email protected]
diana

4. Disable website default

@@DDiiaannaa111133

5. Enable website yang telah dibuat

@Diana113

6. pindah ke diktori /var/www

@Diana113 diana
@Diana113 diana

134

7. Buat file.html

Diana Diana
113 113

8. Restart service apache2

@Diana113 diana
@Diana113 diana

135

1.5 Hasil dan Analisa Percobaan

diana.net

diana.net

Diana 113

Analisa :
pada percobaan kali ini menggunakan bahasa pemrograman
PHPmyadmin dengan menggunakan mysql untuk membuat isi folder
yang kanditampilkan pada web yang telah dibuat. Pada web nanti kita
bisa mengakses dengan nama yang telah kita buat terlebih dahulu serta
IP yang telah kita input.

1.6 Tugas
1. Buatlah WEB Server yang mengandung Nama dan 2 angka
terakhir Nimkalian!
2. Buatlah tampilan pada web browser semenarik mungkin!

136

Jawaban
1. Konfigurasi web server

@Diana113

[email protected]
diana

@Diana113
@Diana113

@Diana113 diana
@Diana113 diana

137

Diana
113

@Diana113 diana
@Diana113 diana

2. Tampilan web browser

diana.net

diana.net

Diana 113

138

1.1 Kesimpulan
Web server di artikan sebagai penyedia jaringan. Tugas dari sebuah

web serverdalam keterkaitannya di bidang jaringan komputer adalah
sebagai perangkat lunak yang memberikan layanan web. Web server
menggunakan protocol yangdisebut dengan HTTP (HyperText Transfer
Protocol). Jadi, secara teknisnya ketika seseorang/client yang berada
dalam jaringan menggunakan sebuah browser maka web browser akan
mengiriman permintaan HTTP atau HTTPS, lalu, web server akan
merespon dan mengirimkan kembali hasilnya dalam bentuk halaman-
halaman web yang umumnya berbentuk dokumen HTML. web yang
terkenal dan yang sering digunakan adalah Apache dan Microsoft
Internet Information Service (IIS). Apache merupakanweb server yang
bersifat open source, apache ini dapat digunakan dibayak platform,
antara lain platform dalam lingkungan Linux dan juga pada Windows.
Sedangkan microsoft internet information service (IIS) hanya dapat
beroperasi pada sistem operasi windows saja.

1.2 Lampiran

139

LAPORAN
PRAKTIKUM JARINGAN KOMPUTER

Penyusun:
DIANA NURUL FAJRI (

210631100113 )

LABORATORIUM KOMPUTASI DAN JARINGAN
KOMPUTER PENDIDIKAN

FAKULATS ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS TRUNOJOYO MADURA

2022

140

MODUL 8

SAMBA DAN FILE TRANSFER
PROTOCOL

Nama/ NIM : DIANA NURUL FAJRI/ 210631100113
Hari/ Tanggal : Senin/23 November 2022
Hasil Praktikum :

1.1 Tujuan

Setelah mempelajari materi dalam bab ini, mahasiswa diharapkan
mampu :

1. Mengetahui metode membangun Samba dan FTP pada system
operasiLinux

2. Mengetahui cara instalasi Samba dan FTP pada system operasi Linux

3. Mengelola FTP pada system Linux

1.2 Landasan Teori
A. Samba
Microsoft mengimplementasikan konsep jaringan client/server
dengan menggunakan SMB (Server Message Block). Ada 2 bentuk
jaringan pada windows.
1. Workgroup
Kumpulan computer SMB yang berhubungan dengan peer to
peer, artinya setiap computer pada peer to peer dapat
memberikan ijin akses kepada computer lain untuk memakai
resource yang ada pada computer tersebut. Missal, disk, printer.
2. Domain
Kumpulan computer SMB yang berhubungan secara
client/server. Satu server dari domain berperan sebagai

141

controlling(disebut sebagai domain controller), yang mengatur
pengelolaaan resource dan proses autentifikasi (memberikan
atau menolak ijin akses terhadap resource disk, printer dll).
Domain controller menggunakan SAM(Security Account
Manager) untuk menyimpan username dan password, ini
dilakukan secara terpusat. Samba merupakan aplikasi UNIX
yang memanfaatkan protocol SMB. Karena menggunakan
protocol yang sama yaitu SMB, maka dengan samba
memungkinkan mesin linux dapat berkomunikasi dengan mesin
windows.
Samba dapat digunakan untuk :
a. Menghubungkan setiap mesin unix (termasuk linux)

dengan mesin DOS.
b. Menempatkan mesin unix sebagai Primary Domain

Controllersebagaimana yang dilakukan Windows
NT/2000 server.
c. Berbagi (share) file dan printer pada semua
computer yangterhubung ke jaringan.
d. Membantu pengguna browsing di network neighborhood
e. Memberikan otentifikasi pada tiap client yang login ke
dalamsuatu domain pada suatu jaringan.
• Smbd

Daemon yang memberikan layanan berbagi file dan
printer dalam sebuah jaringan yang menggunakan
protocol smb. Smbd uga memberikan otentikasi dan
otorisasi bagi clientnya
• Nmbd
.Daemon yang memanfaatkan Windows Internet Name
Space(WINS), dan membantu client unutk browsing di
network neighborhood.

Selain 2 daemon utama di atas, aplikasi samba juga

142

mempunyaibebrapa program pendukung yaitu :
• Smbclient

Client dengan tampilan mirip ftp untuk
mengakses SMBresource share (mengakses share
files).
• Smbtr
Program yang membackup data yang dishare. Mirip
tar di linux.
• Nmblookup
Program yang membantu mencari nama(names lookup)
dengan memanfaatkan NetBios over TCP/IP.
Nmblookup dapat digunakan untuk meresolve dari nama
computer ke nomor ip dan sebaliknya.
• Nmbpasswd
Program yang memungkinkan administrator mengatur
password yang terenkripsi yang dipergunakan oleh
samba server
• Smbstatus
Program yang memonitor status terakhir dari share
resource yang diberikan oleh server samba.
• Testpam
Program kecil untuk melakukan proses debug
(memeriksa parameter) terhadap file konfigurasi
samba(smb.conf).
• Swat
Samba Web Administration Tool, program bantu yang
memberikan interface model web untuk
mengadministrasi samba. Swat mempermudah mengedit
smb.conf mengatur resource share, melihat status samba
terakhir, dengan dukungan file help yang sangat
bermanfaat.

143

B. File Transfer Protocol (FTP)
FTP (File Transfer Protocol) adalah sebuah protokol aplikasi yang
mengijinkan mesin lokal dan remote client dan mesin server
melakukan transfer file menggunakan TCP yang memiliki
mekanisme transport yang handal. FTP mengkopi file lengkap dari
satu mesin ke mesin lainnya(server ke client atau client ke server).
FTP akan menggunakan account/password untuk login ke server
atau menggunakan anonymous FTP jika diijinkan oleh server.

FTP juga dapat melakukan :
• Akses secara interaktif
• Tipe data yang khusus (ASCII, EBCIDIC, binary, dan
logical bytesize)
• Tipe file yang khusus (unstructured mode, record dan page)
• Mode transmisi (stream, block mode dan compressed mode)
• Kontrol format (nonprint, telnet format control dan Fortran
carriagecontrol)

Tipe Operasi FTP :
• Connect ke sebuah remote host.
• Select sebuah directory.
• List file tersedia untuk transfer.
• Mendefinisikan Transfer Mode.
• Copy file ke / dari remote host.
• Disconnect dari remote host.

Protokol FTP :
• FTP menggunakan TCP dan IP sebagai mekasnisme transport.
• FTP tidak mempunyai format pesan (message).
• Berdasarkan client commands, server replies dan

144

TCP untuktransport data.
• Menggunakan two logical communication paths, satu untuk

kontrol(port 21) dan yang lain untuk pass data (port 20).
• Data/file yang akan ditransfer harus dispesifikasikan

kedalam istilahdari representation, structure, format control
dan transmission mode.

Model FTP

1. Control Connection
• Menggunakan port 21 pada FTP Server dan secara lokal
diasignport pada FTP client.
• Koneksi terbentuk ketika client menetapkan suatu
koneksi keserver.
• Koneksi ini digunakan untuk FTP command dan
mereplay untukmengontrol transfer data.

2. Data Transfer Connection
• Menggunakan port 21 pada FTP Server dan secara lokal
di asignport pada FTP client.
• Koneksi terbentuk jika ada permintaan dari masing-
masing filetransfer dan berakhir saat masing-masing file
telah ditransfer.

Management Connection
Ada 3 jenis pemakain data connection yaitu :
1. Mengirim sebuah file dari client ke server.

145

2. Mengirim sebuah file dari server ke client.
3. Mengirim daftar file atau direktori dari server ke client

Control connection akan tetap sepanjang durasi client dan server
terkoneksi. Sedangkan data connection akan dibentuk dan
dibebaskan jika jika diperlukan.

Prosedur normal adalah sebagai berikut :
1. Pembentukan data connection adalah dibawah kendali client

karena client yang mengirimkan peintah yang memerlukan data
connection seperti mengambil file (get file), menaruh file (put
file) atau melihat daftar direktori (list a directory).
2. Client memilih sebuah nomor port di host client sebagai ujung
dari data connection pada sisi client. Client secara pasif
membuka port ini.
3. Client mengirim nomor port ini ke server melalui control
connection menggunakan perintah PORT.
4. Server menerima nomor port pada control connection dan
meminta active open pada port ini di host client. Dan server
selalu menggunakan port 20 sebagai ujung dari data connection
di sisi server.

1. FTP Aktif
Pada FTP mode aktif, client membangun koneksi dari port random
N dimana N lebih besar dari 1024 dengan FTP server pada port 21.
Selanjutnya, client membuka port N+1 (listen) dan mengirim FTP
command PORT N+1 ke server FTP. FTP server akan membangun
koneksi ke client melalui port yang telah ditentukan oleh client
untuk datadan pada sisi server menggunakan port 20.
Untuk server yang berada dibelakang firewall, agar server dapat
mensuport mode aktif port berikut harus dibuka :
1) Port server FTP 21 dari port mana saja (Client memulai
koneksi).

146

2) Port server FTP 21 ke ports > 1024 (Server merespon ke port
controlpada sisi client).

3) Port server FTP 20 ke ports > 1024 (Server memulai koneksi
data kedata port pada sisi client).

4) Port server FTP 20 dari ports > 1024 (Client mengirimkan
ACK keport data server).

Mode FTP aktif ini dapat digambarkan sebagai berikut :

1. Pada langkah 1, Client mengirimkan perintah PORT 1027
melaluiport command pada sisi client (port 1026).

2. Server kemudian mengirimkan ACK melalui port 21 pada sisi
server ke client pada langkah ke 2.

3. Pada langkah ke 3, server mengajukan koneksi pada data port
(port 20) pada sisiserver dengan data port pada sisi client yang
telah ditentukan sebelumnya.

4. Akhirnya client mengirimkan kembali ACK ke server seperti
yang diperlihatkan pada langkah ke 4.

Masalah utama dengan mode aktif ini terletak pada sisi client.
Karena client tidak pernah secara actual membuat koneksi ke port
data padaserver, client hanya memberitahukan ke server port mana
yang sedang listen dan server akan membuat koneksi ke port yang
sudah ditentukan pada sisi client. Pada client yangberada di

147

belakang firewall ini terlihat bahwa sistem yang ada di luar yang
akan menginisialisasikan koneksi dengan client di dalam dan
umumnya hal seperti ini akan diblok oleh firewall.

2. FTP Pasif
Perbedaan dalam memulai koneksi antara server dengan client
menghasilkan metode koneksi FTP pula. Metode berikutnya dikenal
sebagai mode pasif atau PASV, setelah client menggunakan
perintah ini untuk memberitahukan ke server bahwa koneksi yang
akan dibuat adalah mode pasif.
Pada mode FTP pasif kedua koneksi ke server diawali oleh client,
ini untuk mengatasi masalah pemblokiran yang dilakukan oleh
firewall pada incoming data port ke client dari server.Disaat dibuka
koneksi FTP, client membuka dua port lokal yang acak yaitu N >
1024 dan N+1. Port pertamadigunakan untuk menghubungi server
pada port 21 (untuk control connection) dan kemudian
memberitahukan dengan perintah PASV untuk memberitahukan
bahwa client menggunakan mode pasif. Hasilnya adalah server
membukan port acak P > 1024 dan mengirim perintah PORT P ke
client. Client kemudian membangun koneksi dari port N+1 ke port
P pada sisi server untuk mentransfer data.
Dari sisi server yang berada dibelakang firewall, agar dapat
mensupport mode FTP pasif ini maka perlu membuka port sebagai
berikut :
1. Port server FTP 21 dari port mana saja (Client memulai
koneksi).
2. Port server FTP 21 ke ports > 1024 (Server merespon
untuk portcontrol pada sisi client).
3. Port server FTP > 1024 dari mana saja (Client memulai
koneksi datake port random yang ditentukan oleh server).
4. Port server FTP > 1024 ke remote port > 1024 (Server
mengirimkanACK (dan data) ke port data pada sisi client).

148

Apabila digambarkan, koneksi mode FTP pasif akan terlihat seperti
gambar dibawah ini.

1. Pada langkah pertama, client menghubungi server pada port
commanddan mengirimkan perintah PASV.

2. Kemudian server membalas pada langkah ke 2 dengan perintah
PORT2024, untuk memberitahukan ke client port mana yang
dibuka untuk koneksi data.

3. Langkah ke 3, client membuat data koneksi ke port yang telah
ditentukan server.

4. Akhirnya server kembali mengirimkan ACK ke port data pada
sisi client pada langkah ke 4.

Dengan menggunakan mode FTP pasif banyak masalah yang dapat
diselesaikan dari sisi client, tetapi akan menimbulkan masalah pada
sisi server. Jadi diperlukan untuk membuka port besar diatas 1024
pada sisi server. Beberapa aplikasi FTP server seperti WU-FTP
dapat ditentukan rentang port yang dapat digunakan.
Masalah ke dua yang timbul adalah ada aplikasi client yang tidak
mensuport mode pasif. Sebagai contoh aplikasi FTP command line
yang disediakan oleh Solaris tidak mensuport mode pasif, dan juga
ncftp aplikasi yang disediakan oleh pihak ketiga.

149

Dengan semakin populernya pengggunaa WWW, banyak orang
lebih cenderung menggunakan web browser sebagai FTP client.
Kebanyakan browser hanya mensuport mode pasif ketika
mengakses URL ftp://. Ini tentunya dapat berdampak positif atau
negatif tergantung konfigurasi server dan firewall.
Proses FTP

• Server menetapkan passive open ke port 21 dan menunggu
koneksi dari client.

• Client melakukan active open pada server port 21 untuk
menetapkan control connection.
• Client mem-pass port data connection-nya ke server
selama client ktif membuka server.
• Client mem-pass account name dan password dari user ke
server.
• Client mengirim perintah untuk mengindikasikan, Nama
file name , Tipe data, Tipe file/format control, Mode
transmisi , Arah dari transmisi ( ke/dari client).

• Setelah client/server mengubah server issues sebuah active
open ke client port data connection pada client. Server berkhir
dengan selalu menggunakan port 20 untuk data connection.

150


Click to View FlipBook Version