K u r i k u l u m O p e r a s i o n a l S a t u a n P e n d i d i k a n ( K O S P ) Page 1 NPSN : 10605319
K u r i k u l u m O p e r a s i o n a l S a t u a n P e n d i d i k a n ( K O S P ) Page 2 Berdasarkan hasil musyawarah TIM Pengembang Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan SD Negeri Km. 108, Kepala Sekolah,komite sekolah, dewan guru perwakilan orangtua siswa maka dengan ini Kurikulum Operasional SD Negeri Km. 108 disahkan untuk digunakan dalam lingkungan sendiri dan diberlakukan pada Tahun Pelajaran 2023/2024. Disahkan : Babat Supat Pada Tanggal : Juli 2023 Menyetujui, Mengesahkan Komite Sekolah Kepala Sekolah Emiyati Cik Desa,S.Pd.SD NIP. 19671105 198903 2 004 Mengetahui, Kepala Dinasa Pendidikan dan Kebudayaan Kepala Koordinator Wilayah Kabupaten Musi Banyuasin Bidang Pendidikan Kecamatan Babat Supat Dr. Iskandar Syahriyanto, M.H H. Hasan Basri, S.Pd., M.Pd. Pembina Utama Muda NIP. 19650801 199104 1 001 NIP. 197405271993031002 Lembar Pengesahan
K u r i k u l u m O p e r a s i o n a l S a t u a n P e n d i d i k a n ( K O S P ) Page 3 Kata Pengantar Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT karena berkat rahmat, inayah dan hidayah-Nya kepada kita semua sehingga kita masih bisa melaksanakan tugas dengan baik dalam menyusun Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan untuk kelas I dan IV Tahun Pelajaran 2023/2024. Penyusunan Kurikulum Sekolah Dasar SD Negeri KM. 108 di buat oleh tim pengembang kurikulum sekolah dengan bantuan dari berbagai pihak. Untuk itu kami sampaikan terima kasih kepada : 1. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Musi Banyuasin, 2. Kepala Korwil Babat Supat sekaligus Pengawas Sekolah, yang telah mendukung dan membantu kelancaran selama penyusunan kurikulum ini. 3. Komite sekolah yang telah mendukung dan menyetujui penyusunan kurikulum ini 4. Kepala Sekolah Dasar Negeri KM. 108 Sebagai penanggung Jawab dan memberikan ide dalam penyusunan. 5. Perwakilan dari para orang tua wali murid yang tergabung dalam paguyuban orang tua wali siswa, 6. Dan seluruh guru serta yang telah berpartisipasi aktif dalam penyusunan krikulum ini Penyusunan Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan SD Negeri KM. 108 Kecamatan Babat Supat masih jauh dari kesempurnaan, karena itu kami memerlukan binaan, bimbingan, serta masukan dari berbagai pihak. Apabila terdapat kekeliruan atau kesalahan dalam penulisan, akan dibetulkan sebagaimana mestinya. Semoga kurikulum ini bermanfaat dalam kegiatan belajar mengajar SD Negeri KM. 108. Babat Supat, Juli 2023. Penyusun Kata Pengantar
K u r i k u l u m O p e r a s i o n a l S a t u a n P e n d i d i k a n ( K O S P ) Page 4 Lembar Pengesahan ...................................................................................................... ii Kata Pengantar ............................................................................................................... iii 1. Karakteristik Satuan Pendidikan ............................................................................. vi A. Karakteristik Satuan Pendidikan...........................................................................vi B. Karakteristik Peserta Didik....................................................................................vi C. Karakteristik Pendidik dan Tenaga Kependidikan..............................................2 D. Karakteristik Berdasarkan Raport Mutu Pendidikan E. Sarana dan Prasarana ...........................................................................................4 F. Sosial Budaya .........................................................................................................5 G. Kemitraan................................................................................................................6 2. Visi, Misi, Dan Tujuan Sekolah ................................................................................. 10 A. Visi SD Negeri KM. 108 ............................................................................... 10B. Misi SD Negeri KM. 108 ............................................................................... 10C. Tujuan SD Negeri KM. 108 ........................................................................... 12 3. Pengorganisasian Pembelajaran ............................................................................. 14 A. Intrakurikuler ................................................................................................. 14B. Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila ................................................... 22C. Ekstrakurikuler .............................................................................................. 254. Perencanaan Pembelajaran ....................................................................................... 37 A. Perencanaan Pembelajaran dalam Lingkup Satuan Pendidikan ................. 37B. Perencanaan Pembelajaran dalam Lingkup Kelas ....................................... 42Daftar Isi
K u r i k u l u m O p e r a s i o n a l S a t u a n P e n d i d i k a n ( K O S P ) Page 5 5. Pendampingan, Evaluasi, dan Pengembangan Profesional a. Kegiatan Intrakurikuler ...................................................................................... b. Kegiatan Projek Penguatana Profil Pelajaran Pancasila .................................. c. Kegiatan Ekstrakurikuler................................................................................... 6. Lampiran Alur Tujuan Pembelajaran Pendidikan Pancasila Fase A ......................................... 65 Alur Tujuan Pembelajaran Matematika .....................................................................76 Alur Tujuan Pembelajaran Pendidikan Pancasila Fase B ......................................... 88 Alur Tujuan Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam Dan Sosial (Ipas) .................... 96 Alur Tujuan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Dan Budi Pekerti ................. 105 Alur Tujuan Pembelajaran Pjok .............................................................................. 114 Modul Ajar Pendidikan Pancasila ........................................................................... 122 Modul Ajar Matematika Fase A Kelas 2 .................................................................. 128 Modul Ajar Ipas ....................................................................................................... 143 Modul Ajar Pendidikan Agama Islam Dan Budi Pekerti .................................... 149Rencana Pembelajaran Pjok .................................................................................. 157 Rancangan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila .......................................... 160 Kalender Pendidikan Sd Negeri Wonosari I ............................................................ 163
K u r i k u l u m O p e r a s i o n a l S a t u a n P e n d i d i k a n ( K O S P ) Page 6 1. KARAKTER SATUAN PENDIDIKAN Karakteristik SD Negeri KM. 108 berdasarkan analisis padda tahun pelajaran 2023/2024 dideskripsikan untuk memberikan gambaran secara umum tentan kondisi secara fakta sekolah saat ini, yang meliputi: satuan pendidikan, peserta didik, pendidik, tenaga kependidikan, sosial budaya, sarana prasarana, dan kemitraan A. Karakteristik Satuan Pendidikan. Melakukan analisis karakteristik satuan Pendidikan yang disesuaikan dengan Geografis, kondisi dan pontensi daerah serta karakteristik peserta didik di satuan pendidikan. Dalam proses menganalisis ini, SD Negeri KM. 108 menggunakan prinsip melibatkan perwakilan Guru, warga Masyarakat, menggunakan datadata yang sesuai dengan situasi dan kondisi sekolah, mengalokasikan waktu yang cukup dan memilih berbagai informasi yang relevan untuk dapat menyimpulkan strategi dan solusi yang di ambil. Adapun cara yang dilakukan untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan untuk pengembangan kurikulum ini adalah dengan melaksanakan diskusi kelompok terpokus yang melibatkan perwakilan dari seluruh warga satuan Pendidikan dan masyarakat serta dengan cara observasi dan analisis hasil rapor Pendidikan. Untuk lebih memudahkan dalam proses analisis karakteristik satuan Pendidikan, maka kami membaginya menjadi beberapa aspek, yaitu : 1. Peserta Didik Pada tahun peajaran 2023/2024 peserta didik di SD Negeri KM. 108 berjumlah 101 siswa. Adapun rincian jumah siswa tersebut adalah : No. Kelas Jumlah L P Jumlah 1. Satu 11 11 22 2. Dua 09 08 17 3. Tiga 11 01 12 4. Empat 06 11 17 5. Lima 10 05 15 6. Enam 09 09 18 Jumlah 56 45 101 Dari 101 siswa tersebut penyebarannya adalah berasal dari desa yang ada di Kecamatan 1. KARAKTER SATUAN PENDIDIKAN
K u r i k u l u m O p e r a s i o n a l S a t u a n P e n d i d i k a n ( K O S P ) Page 7 Babat Supat, Kabupaten Musi Banyuasin, dan yang lainnya dengan rincian sebagai berikut : No Desa Di Kecamatan Babat Supat Jumlah 1. Desa Seratus Lapan 97 Orang 2. Pilip XIX 03 Orang 3. Desa Supat Timur 01 Orang 2. Beredasarkan Agama Seluruh siswa di SD Negeri KM. 108 berlatar belakang agama Islam. Latar belakang tersebut diketahui melalui Dokumen Penerimaan Siswa Baru setiap tahunya. Rialitasnya, walaupun semuanya beragama Islam tetapi mereka memiliki pemahaman yang beragam mengigat latar belakang orang tua dan lingkungannya sehingga dalam pengajarannya Pendidikan Agaama di SD Negeri KM. 108 akan mengakomodir berbagai Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti yang akan memberikan penalayanan pendidikan agama. 3. Berdasarkan Sosial Budaya SD Negeri KM. 108 berada di wiayah Pedesaan di Kecamatan Babat Supata yang berdekat denga jalan lintas timur di Kabupaten Musi Banyuasin, yang berbagai jenis suku dan adat istiadat serta mayoritas petani yang secara sosial menimbulkan perbedaan dalam sosila budaya, Hal ini bisa merupakan sebuah kekuatan agar semua potensi tersebut dapat di guanakan sebagai salah satu sumber belajar yang mendukung program sekolah. 4. Berdasarkan Ekonomi Orang Tua Peserta didik di SD Negeri KM. 108 Kecamatan Babat Supat Kabupaten Musi Banyuasin pendapatan ekonomi orang tua beragam dari desa seratus lapan dan sekitar karena berbagai jenis perkebunan yang ditanam, serta mata pencarian orang tua yang heterogen ada pedagang, petani karet, petani kelapa sawit dan pegawai Negeri Sipil. Dapat dilihat dari table dibawah ini : No Pengahasilan Orang Tua Banyaknya Jumlah dalam Persen 1. Petani 44 43% 2. Pedagang 15 15% 3. Aparatur Sipil Negara (ASN) 2 1,9% 4. Kariawan Swasta 20 20% 5. Buruh 20 20%
K u r i k u l u m O p e r a s i o n a l S a t u a n P e n d i d i k a n ( K O S P ) Page 8 B. Karakteristik Pendidik dan Tenaga Kependidikan Di SD Negeri KM. 108 Kecamatan Babat Supat Seratus Persen Pendidik dan Tenaga Kependidikan tergolong beragam usia tetapi masi produktif untuk mendidikan dan mengajar serta berkemampuan IT yang memadai sehingga hal ini merupakan kekuatan untuk bisa membawa sekolah menjadi sekolah yang maju. Tenaga Pendidik semuanya berijazah S1 Kependidikan yang berjumlah 8 Orang, 1 Guru Masi SPG setara SMA serta 1 orang bertetaga S1 Perpustakaan. Lima orang Guru sudah bersetifikat Pendidik yang menjadi guru senior yang ada di SD Negeri KM. 108. Adapun rincian tenaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan adalah sebagai berikut. 1. Data Pendidik, status dan lama pengabdian NO NAMA JABATAN STATUS TMT PNS PPPK PTT Serdik 1. Cik Desa,S.Pd.SD Kepala Sekolah √ √ 01 Maret 1968 2. Yulnadaya,S.Pd.SD Guru Kelas 1 √ √ 01 April 2006 3. Yusni,S.Pd.I Guru PAI √ √ 01 Januari 2006 4. M. Senen,S.Pd.SD Guru Kelas VI √ √ 01 Januari 2006 5. Sri Siswati Guru Kelas II √ 01 Agustus 2014 6. Suryadi,S.Pd.SD Guru Kelas V √ 01 Januari 2021 7. Emi Yulita, S.Pd.SD Guru Kelas III √ 01 Februari 2022 8. Lisnaria Kartika,S.Pd. Guru Kelas IV √ 01 Juli 2023 9. Lasmini,S.Pd. Guru PJOK √ 01 Juli 2023 10. Trawati,S.I.Pust Perpustakaan √ 13 uli 2020 2. Karakteristik orang tua siswa Latar belakang orang tua siswa di SD Negeri Km. 108 Kecamatan Babat Supat juga sangat beragam baik dari sisi sosial ekonomi, pendidikan, lingkungan dan lain sebagainya. Ha ini tentu menjadi pertimbangan khusus untuk sekolah agar tetap bisa menjalin kerjasama yang baik dengan para rang tua tersebut
K u r i k u l u m O p e r a s i o n a l S a t u a n P e n d i d i k a n ( K O S P ) Page 9 C. Karakteristik Berdasarkan Raport Mutu Pendidikan Berdasar Rapor Pendidikan SD Negeri KM. 108 Kecamatan Babat Supat tahun 2023 yang di jadikan penilian, Indikator yang paling perlu di tingkatkan adalah pencapian nilai yang masi rendah, seperti : 1. Kemampuan Numerasi Siswa adalah nilai yang diperoleh 11 % turun 44, 45 % dari tahun 2022. 2. Proporsi pemanfaatan sumber daya sekolahuntuk peningkatan mutu nilai yang diperoleh 0 % turun 100 % dari tahun 2022, 3. Proporsi pembelajaran mutu guru dan tenaga kependidikan nilai yang diperoleh 0 % turun 100 % dari tahun 2022, 4. Proporsi pembelajaran non personil mutu pembelajaran nilai yang diperoleh 0 % turun 100 % dari tahun 2022, D. Sarana dan Prasarana Sarana dan Prasarana yang dimiliki SD Negeri KM. 108 Kecamatan Babat Supat terdiri dari 9 Ruang. Satu ruang Kepala Sekolah dan Guru, 6 ruang kelas, 1 ruang perpustakaan, dan 3 ruang RDG saat ini dijadikan ruang UKS, Tempat Sholat, dan dapur sekolah, denah sekolah terlampir. Pada tahun 2019 SD Negeri mendapatkan bantuan dari pemerinta daerah Kabupaten Musi Banyuasin untuk pengembangan teknologi informasi dalam bidang pendidikan berupa 15 unit Chromebook. Dengan adanya bantuan chromebook SD Negeri KM.108 bisa melaksanakan Asesmen Nasional Berbasis Komputer dengan mandiri dan oline. Dengan andanya Elektronik Kinerja (Ekin) Musi Banyuasin guru memanfaatkan Chromebook untuk mengisi kegiatan harian dan mengisi surpei lingkungan belajar. SD Negeri KM. 108 mengupdate program digitalisasi dalam berbagai program seperti Rencana Kegiatan Angaran Sekola, Survei Lingkungan Belajar oleh kepala sekolah dan guru dan lainya untuk melaksanankan pembelajaran yang mengintergrasikan teknologi intormasi serta bersiap untuk proses digitalisasi pendidikan. Pada tahun ajaran 2023/2024, pelaksanaan pembelajaran di SD Negeri KM.108 dilaksanakan secara luring enam hari dan masuk pagi. pelaksanaan pembelajaran PJOK di luar ruangan, pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler, dan pelaksanaan kegiatan lomba. Oleh karena itu, sekolah menyediakan pemenuhan sarana prasarana kesehatan, seperti sarana cuci tangan, alat pengukur suhu, penggunaan hand sanitizer .
K u r i k u l u m O p e r a s i o n a l S a t u a n P e n d i d i k a n ( K O S P ) Page 10 e. Sosial dan Budaya SD Negeri KM. 108 terletak di Kecamatan Babat Supat Kabupaten Musi Banyuasin di Desa Seratus Lapan, dengan letak satrategis di dekat jalan raya. Dengan sosial dan budaya masyarakat yang heterogen, serta tingkat pendidikan yang beragam baik tamatan Sekolah Dasar dan ada yang sudah menyelesaikan pendidikan Strata Satu. Kehidupan Sosil masyarakat yang majemuk dan beragam dengan tingkat kerukunan dan gotong royong serta keamanan yang tercipta. Sebagian besar pendidik dan tenaga kependidikan berdomisili di daerah yang dekat dengan sekolah. Hal ini memudahkan pendidik dalam melaksanakan kegiatan sekolah. Selain itu juga berdampak positif bagi sekolah dalam menerapkan program pembiasaan pagi dengan budaya disiplin waktu, 5S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan dan Santun) dan kepedulian sosial pada seluruh warga sekolah. Dengan kepedulian masyarakat terhadap sekolah sangat tinggi sehingga sekolah terlihat aman, lebih mudah untuk mendapatkan bantuan dan kerjasama dengan orang tua siswa. Selain masyarakat yang mendukung, Pemerintah Desa sangat berperan aktif demi kemajuan sekolah, yang terlihat dari keterdukungan pemerintah desa terhadapat kegiatan di sekolah. E.Kemitraan Untuk membangun sesuatu sekolah yang maju, aman, damai dan harmonis tak lepas kerjasama dari pihak sekolah tidak bisa berjalan sendiri tampa adanya pengembangan kerjasama dari pihak lain guna mengembangkan potensi sekolah, SD Negeri KM.108 Kecamatan Babat Supat Kabupaten Musi Banyuasin menggandeng mitra dari berbagai pihak, diantaranya: a. Bidang kesehatan 1. Puskesmas Tanjung Kerang dan Puskesdes Desa Seratus Lapan Kemitraan dengan Puskesmas Tanjung Kerang melalui kegiatan BIAS (Bulan Imunisasi Anak Sekolah), pemeriksaan tumbuh kembang anak, pemberian vaksin, penyuluhan, pemberian obat cacing untuk peserta didik, kampanye kesehatan, dan Unit Kesehatan Sekolah (UKS). Kegiatan ini bermanfaat
K u r i k u l u m O p e r a s i o n a l S a t u a n P e n d i d i k a n ( K O S P ) Page 11 dalam pemeliharaan kesehatan pendidik, tenaga kependidikan, dan peserta didik. Dengan demikian, pendidik, tenaga kependidikan, dan peserta didik dapat mengikuti pembelajaran dengan baik. 2. Docter Kecil. Untuk meningkatkan rasa kepedulian siswa untuk membantu sesama teman saat cidera dan membiasakan diri untuk meningkatkan rasa tanggung jawab. Semuanya itu adanya keterlibatan dinas kesehatan yang selalu membimbing Guru yang menjadi penanggung jawab dan membimbing siswa. B. Bidang Pemgembangan Literasi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Musi Banyuasin, melalui Perpustakaan keliling yang setiap tahun akan datang ke sekolah untuk memberikan bacaan kepada siswa dan guru guna meningkatan literasi siswa dan perkembangan perpustakaan SD Negeri KM. 108 guna mendapatkan masukan dan penilaian dari perpustakaan kabupaten Musi Banyuasin. C. Bidang pengembangan kegiatan Kepramukaan Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Babat Supat Kabupaten Musi Banyuasin guna membagun Kemitraan dengan Gerakan Pramuka terjalin dalam hal kepesertaan diklat Kemampuan Mahir Dasar (KMD) dan Kemampuan Mahir Lanjut (KML) serta pelaksanaan Pelantikan pramuka Pengalang . Kegiatan ini bermanfaat dalam pengembangan pengetahuan dankemampuan dalam bidang kepramukaan bagi pendidik dan peserta didik khusunya di SD Negeri KM. 108 Kecamatan Babat Supat Kabupaten Musi Banyuasin. Tim pengajar atau pembina tingkat pengalang 6 Orang sudah mengikuti KMD yang terdiri dari 4 orang pembina perempuan dan 2 orang pembina laki – laki yang telah mengikuti Kemampuan Mahir Dasar.
K u r i k u l u m O p e r a s i o n a l S a t u a n P e n d i d i k a n ( K O S P ) Page 12 1. VISI SD NEGERI KM.108 Visi sekolah merupakan pandangan atau wawasan ke depan yang dijadikan cita-cita, inspirasi, motivasi, dan kekuatan bersama warga sekolah mengenai wujud sekolah pada masa yang akan datang. Visi merupakan suatu rangkaian kata yang di dalamnya terdapat impian, cita-cita atau nilai inti dari suatu lembaga atau organisasi. Visi SD Negeri KM. 108 Kecamatan Babat Supat Kabupaten Musi Banyuasin tahun pelajaran 2023 / 2024 adalah “terciptanya pembelajaran yang aman, damai dan berprestasi sesuai dengan pendidikan profil pancasila”. Indikator tercapainya Visi sekolah, yaitu : a. Terciptanya sekolah yang aman dan damai dari segala kekerasan, ancaman baik dari siswa mapun dari orang lain. b. Unggul dalam pencapian prestasi akademik dan non akademik tingkat kecamatan, kabupaten atau provinsi. c. Terwujudnya projek penguatan profil pancasila di SD Negeri KM. 108 2. MISI Misi sekolah adalah pernyataan tentang hal-hal yang digunakan sebagai acuan bagi penyusunan program sekolah dan pengembangan kegiatan satuan-satuan unit sekolah yang terlibat, dengan penekanan pada kualitas layanan peserta didik dan mutu lulusan yang diharapkan oleh sekolah dalam rangka mewujudkan visi sekolah. Misi adalah suatu proses atau tahapan yang seharusnya dilalui oleh suatu lembaga atau instansi atau organisasi dengan tujuan bisa mencapai visi tersebut. a. Membentuk peserta didik yang cerdas dan kompetitif berdasarkan Profil Pendidikan Pancasila. b. Melaksanakan pembelajaran yang inovatif, efektif dan partisipati berdasarkan Profil Pendidikan Pancasila. VISI, MISI, DAN TUJUAN SEKOLAH 2.
K u r i k u l u m O p e r a s i o n a l S a t u a n P e n d i d i k a n ( K O S P ) Page 13 c. Membiasakan budaya tertib, disiplin, santun dalam ucapan, sopan dalam prilaku terhadap sesama berdasarkan imam dan takwa. d. Membiasakan lingkungan yang bersih, nyaman, indah dan sehat di lingkungan sekolah dan tempat tinggal. 3. TUJUAN SEKOLAH Dalam pelaksanaan Visi dan Misi SD Negeri KM. 108 menghasilkan tujuan seperti : a. Sekolah mampu menghasilkan prestasi bidang akademik dan non akademik b. Mengembangkan Kurikulum Nasional yanitu kurikulum merdeka yang sesuai dengan pendidikan profil pancasila. c. Sekolah mampu mengembangkan kegiatan yang dapat membiasakan kedisiplinan diri dan berkarakter. d. Sekolah mampu membiasakan budaya tertib, disiplin, santun dalam ucapan, sopan dalam perilaku terhadap sesama berdasarkan iman dan takwa. e. Sekolah mampu mewujudkan lingkungan yang bersih, nyaman, rindang dan sehat sesuai dengan profil pendidikan pancasila. Tujuan akhir yang diharapkan oleh SD Negeri KM. 108 dalam pelaksanaan program-program sekolah untuk mewujudkan visi sekolah. 1. Tujuan Jangka Panjang (2023-2029) a. Menghasilkan lulusan terbaik,membagun budaya 5S (Senyum, Sapa, Salam, Santun dan Sopan), dan empati. b. Menghasilkan siswa yang selalu menuju Pendidikan Profil c. Menghasilkan lulusan yang mampu melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi sesuai minat dan bakat yang dimiliki. d. Menghasilkan lulusan yang terampil dalam berpikir kritis, kreatif, menghasilkan karya, memanfaatkan teknologi digital, dan mengembangkan minat serta bakatnya.
K u r i k u l u m O p e r a s i o n a l S a t u a n P e n d i d i k a n ( K O S P ) Page 14 e. Menghasilkan lulusan yang memiliki penguasaan 3 literasi dasar (literasi baca dan tulis, literasi numerasi ). f. Terciptanya karakter toleransi melalui pengalaman lintas budaya dalam pembelajaran lintas kelas ( cross teaching ). 2. Tujuan Jangka Menengah (2023-2026) a. Tercapainya prestasi sesuai minat dan bakat peserta didik melalui kegiatan ekstrakurikuler dan kegiatan kompetisi. b. Berkembangnya kemampuan berpikir tingkat tinggi, Critical Thinking, Collaboration, Creativity, Communication (4C), kemampuan literasi dasar melalui kegiatan intrakurikuler, projek penguatan profil pelajar Pancasila, ekstrakurikuler, dan pembiasaan literasi yang direncanakan dan dievaluasi secara berkala. 3. Tujuan Jangka Pendek (2023-2024) a. Terwujudnya peserta didik yang berakhlak mulia melalui pelaksanaan budaya tertib beribadah, berdoa, dan 5S (Senyum, Sapa, Salam, Santun dan Sopan). b. Tumbuhnya sikap nasionalisme, patriotisme, dan bangga atas budaya lokal melalui kegiatan upacara, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, lagu wajib nasional dan lagu daerah, pembelajaran intrakurikuler, projek penguatan profil pelajar Pancasila, serta ekstrakurikuler. c. Tumbuhnya sikap empati melalui kegiatan sosial (infaq dan persembahan). d. Terpenuhinya kebutuhan belajar yang sesuai bagi setiap peserta didik melalui asesmen diagnostik (bagi yang membutuhkan) dan pembelajaran berdiferensiasi. e. Berkembangnya minat dan bakat peserta didik melalui kegiatan ekstrakurikuler. f. Meningkatnya kualitas pembelajaran melalui pembelajaran berbasis aktivitas, tutor sebaya, dan kerja sama dengan orang tua. g. Meningkatnya kemampuan peserta didik dalam mengoperasikan perangkat komputer untuk mendukung pembelajaran dan asesmen.
K u r i k u l u m O p e r a s i o n a l S a t u a n P e n d i d i k a n ( K O S P ) Page 15 h. Terciptanya siswa yang mampu menerapkan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila. 4. Strategi Mencapai Tujuan: Untuk dapat mewujudkan tujuan yang telah ditetapkan SD Negeri KM. 108 menyusun beberapa rencana strategi pelaksanaan. Adapun strategi-strategi tersebut adalah: a. Menyusun tim penjamin mutu dan tim pengembang kurikulum. b. Melakukan analisis konteks terhadap kondisi dan lingkungan sekolah. c. Menyusun rencana kurikulum operasional sekolah dengan melibatkan unsur dinas pendidkan setempat, Pengawas Pembina,Tokoh Masyarakat dan komite sekolah. d. Melakukan analisis kebutuhan program sekolah (kegiatan intrakurikuler, ekstrakurikuler, pelatihan, pengadaan sarana prasarana, kegiatan pendukung, dan lain-lain) untuk mendukung pelaksanaan rencana kurikulum operasional sekolah yang sudahdisusun. e. Menyusun RKAS (Rencana Kegiatandan Anggaran Sekolah) berdasar analisis kebutuhan program f. Menyusun rencana serta instrumen Evaluasi,Pendampingan dan Pengembangan dengan melihat berbagai sisi (guru, tenaga kependidikan, pelajar, orang tua dan komite sekolah). g. Melaksanakan kurikulum operasional sekolah dengan evaluasi harian, 1 bulanan, 1 semester dan 1 tahun. h. Melaksanakan program perbaikan berdasar prioritas1 bulanan,1 semesterdan1 tahun. i. Menyusun rencana kurikulum operasional sekolah berdasar hasi levaluasi dengan melibatkan unsur dinas pendidikan setempat, Pengawas Pembina, Tokoh Masyarakat dan komite sekolah.
K u r i k u l u m O p e r a s i o n a l S a t u a n P e n d i d i k a n ( K O S P ) Page 16 Pengorganisasian pembelajaran tahun ajaran 2023/2024 berlaku untuk kelas I dan IV sebagai pelaksana Kurikulum Opersional Satuan Pendidikan. Sedangkan pembelajaran di kelas II,III,V,dan VI masi menggunakan Kurikulum 2013. A. Intrakurikuer. Pembelajaran di SD Negeri KM. 108 dilaksanakan dengan pendekaran mata. Pelajaran yang dilaksanakan oleh SD Negeri Negeri Km. 108 tahun pelajaran 2023/2024 adalah Pendidikan Agama Islam sebagai agama mayoritas pesertadidik, Pendidikan Pancasila, Bahasa Indonesia, Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial,Seni dan Budaya dan Pendidikan Jasmani Olahraga, Kesehatan, Muatan Lokal ( kearipan Lokal Sunatera Selatan) dan Bahasa Inggris, dilakukan parsial. Rencana pembelajaran memuat tujuan pembelajaran,kegiatan pembelajaran dan penilaian yang lengkap.Tujuan pembelajaran dibuat terukur, sehingga dapat terlihat progres dan umpan balik yang jelas pencapaiannya. Dalam kegiatan inti harus tersirat implementasi model pembelajaran (contohnya: problembased learning, project based learning dan inquiry based learning dan lainnya) dan strategi pembelajaran yang beragam untuk mengakomodir perbedaan karakteristik pesertadidik. Diharapkan variasi model pembelajaran bermanfaat untuk mengingkatkan kemampuan pesertadidik dalam menemukan AHA1 momen, menyampaikan ide dan gagasan, menemukan solusi, menghasilkan produk dan mengasah kemampuan literasi numerasi. Rencana pembelajaran bersifat reflektif. Kontinuitas pembelajaran dapat terlihat dengan harapan tidak terjadi gap dan miskonsepsi dari pembelajaran sebelumnya. Dapat disusun mingguan yangtertuang ke dalam jadwal pembelajaran mingguan, namun catatan refleksi menjadi tambahan dalam kegiatan pembelajaran selanjutnya. 3. PENGORGANISASIAN PEMBELAJARAN
K u r i k u l u m O p e r a s i o n a l S a t u a n P e n d i d i k a n ( K O S P ) Page 17 Keterangan: *) Peserta didik memilih 1 mata pelajaran sesuai dengan agama yang dianutnya **) Peserta didik memilih 1 mata pelajaran ***) Mulok wajib sesuai Peraturan Gubernur DIY Nomor 64 Tahun 2013 Tentang Mata Pelajaran Bahasa Jawa sebagai Mata Pelajaran Wajib 1. Pengorganisasian Pembelajaran di SD Negeri KM. 108 Fase A ( kelas I ) Pengaturan waktu belajar intrakurikuler setiap mata pelajaran di SD Negeri KM. 108 dari kelas 1 dan kelas 4 akan dikemas secara regular (parsial) perminggu. Selain itu terdapat pembelajaran berbasis proyek penguatan Profil Pelajar Pancasila dalam bentuk kegiatan kokurikuler. Pengaturan waktu / Alokasi waktu kelas I selama satu tahun ajaran adalah 1.152 jam pelajaran dengan rincian 900 jam pelajaran untuk intrakurikuler dan 252 jam pelajaran untuk projek penguatan profil pelajar Pancasila. Selama 1 tahun terdapat 36 minggu efektif. Alokasi waktu setiap minggu adalah 25 jam pelajaran untuk intrakurikuler dan 7 jam pelajaran untuk projek penguatan profil pelajar Pancasila. No Mata Pelajaran ALOKASI JP Intrakurikuler PerMinggu Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Total JP PER MINGGU 1 Pendidikan Agama dan Budi Pekerti 3JP 1 JP 4 JP 2 Pendidikan Pancasila 4JP 1 JP 5 JP 3 Bahasa Indonesia 6JP 2 JP 8 JP 4 Matematika 4JP 1 JP 5 JP
K u r i k u l u m O p e r a s i o n a l S a t u a n P e n d i d i k a n ( K O S P ) Page 18 Keterangan: *) Peserta didik memilih 1 mata pelajaran sesuai dengan agama yang dianutnya **) Peserta didik memilih 1 mata pelajaran ***) Mulok wajib sesuai Peraturan Gubernur DIY Nomor 64 Tahun 2013 Tentang Mata Pelajaran Bahasa Jawa sebagai Mata Pelajaran Wajib 5 PendidikanJasmani,Olahraga dan Kesehatan(PJOK) 3JP 1 JP 4 JP 6 Seni Budaya Seni Rupa 3JP 1 JP 4 JP 7 MuatanLokal 1. Baca tulis Alqur’an 2. Bahasa Inggris 2JP 2 JP 2 JP 2 JP Total 27 JP 7 JP 34JP 3. Pengorganisasian Pembelajaran di SD Negeri KM. 108 Fase A ( kelas IV ) Alokasi waktu kelas IV selama satu tahun ajaran adalah 1.368 jam pelajaran dengan rincian 1.116 jam pelajaran untuk intrakurikuler dan 252 jam pelajaran untuk projek penguatan profil pelajar Pancasila. Selama 1 tahun terdapat 36 minggu efektif. Alokasi waktu setiap minggu adalah 31 jam pelajaran untuk intrakurikuler dan 7 jam pelajaran untuk projek penguatan profil pelajar Pancasila.0
K u r i k u l u m O p e r a s i o n a l S a t u a n P e n d i d i k a n ( K O S P ) Page 19 4. Jadwal Pelajaran Pembelajaran intrakurikuler di SD N Wonosari I yang menggunakan pendekatan mata pelajaran yaitu setiap mata pelajaran memiliki alokasi waktu yang sama di SD N Wonosari I. Jadwal pembelajaran intrakurikuler dapat disampaikan sebagai berikut: a. Jadwal Pelajaran Kelas 1 Jam Waktu Senin Selasa Rabu Kamis Waktu Jumat 06.50 – 07.00 SEMUTLIS/pembiasaan budaya bersih dan sehat 0 07.00 – 07.35 Upacar a Menyanyikan lagu Indonesia Raya, berdoa, membaca buku 07.00- 07.20 Kesegaran Jasmani 1 07.35 – 08.10 B A G C 07.20- 07.55 P2 08.10 – 08.45 B A G C 07.55- 08.30 3 08.45 – 09.20 C A G D 08.30- 09.05 09.20 – 09.35 Istiraht 09.05- 09.20 Istirahat 4 09.35 – 10.10 C B C D 09.20- 09.55 P5 10.10 – 10.45 D B C P 09.55 - 10.30 6 11.45 – 11.20 D F H P 11.20 – 11.35 Istirahat
K u r i k u l u m O p e r a s i o n a l S a t u a n P e n d i d i k a n ( K O S P ) Page 20 7 11.35 – 12.10 F F H Keterangan: A= Pendidikan Agama dan Budi Pekerti B= Pendidikan Pancasila C= Bahasa Indonesia D= Matematika E= IPAS F= Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan G= Seni dan Budaya H= Keariban Lokal Sumsel P= Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasilab. Jadwal Pelajaran Kelas IV Jam Waktu Se nin Selasa Rabu Kamis WaktuJumat06.50-07.00 SEMUTLIS/pembiasaan budaya bersih dan sehat 0 07.00 – 07.35 Upac ara Menyanyikan lagu Indonesia Raya, berdoa, membaca buku 07.00 - 07.20 Kesegaran Jasmani 1 07.35 – 08.10 D C D F 07.20 - 07.55 P2 08.10 – 08.45 D C D F 07.55 - 08.30 3 08.45 - 09.20 B A D F 08.30 - 09.05 09.20 - 09.35 Istira hat 09.05 - 09.20 Istirahat 4 09.35 - 10.10 B A E B 09.20 - 09.55 P5 10.10 - 10.45 C A H B 09.55 - 10.30 6 11.45 - 11.20 C G H E 10.30-11.05 11.20 - 11.35 Istira hat 7 11.35 - 12.10 E G C E 8 12.10 - 12.45 E G C P Keterangan: A= Pendidikan Agama dan Budi Pekerti B= Pendidikan Pancasila C= Bahasa Indonesia D= Matematika E= IPAS F= Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan G= Seni dan Budaya H= Kearipan Lokal Sumsel P= Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila
K u r i k u l u m O p e r a s i o n a l S a t u a n P e n d i d i k a n ( K O S P ) Page 21 B. Kokurikuler PenguatanProfil PelajarPancasila Dalam kurikulum operasional di satuan pendidikan SD Negeri KM. 108 merancang pembelajaran berbasis proyek untuk penguatan Profil Pelajar Pancasila. Pembelajaran ini masuk ke dalam ko-kurikuler yang dirancang dalam sesuai tema besaryang telah ditentukan dengan mengintegrasikan beberapa mata pelajaran sebagai bentuk proyek implementasi Profil Pelajar Pancasila disatuan pendidikan. Penguatan Profil Pelajar Pancasila dikemas dalam dua proyek utama yaitu kearifan lokal dan kewirausahaan yang dapat ditampilkan secara terpadu dari mulaikelas 1 dan kelas 4. Pengalokasian waktu untuk kegiatan ini terpisah dari alokasi waktu kegiatan intrakurikuler sehingga tidak mengurangi kegiatan regular mingguan. Selain kedua proyek besar tersebut, dimensi Profil Pelajar Pancasila pun dikembangkan dalam proses pembelajaran intrakurikuler dalam mata pelajaran,dan kegiatan ekstrakurikuler. Pembelajaran berbasis proyek untuk penguatan Profil Pelajar Pancasila diselaraskan dengan potensi lokal yang menjadi ciri khas satuan pendidikan, capaian operasional pembelajaran, dapat mengakomodir keragaman minat bakat peserta didik dan mampu mengembangkan kecakapan hidup peserta didik.Penguatan Profil Pelajar Pancasila terdiri dari enam dimensi yaitu beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia, berkebhinekaan global,bergotong-royong,mandiri,bernalarkritis dankreatif. Dalam membuat rancangan pembelajaran berbasis proyek terdapat langkah-langkah yang harus disusun secara bertahap mulai dari mengidentifikasi masalah dengan pertanyaan pemicu yang diambil dari permasalahan kontekstual implementasi Profil Pelajar Pancasila kemudian merancang proyek secara kolaboratif antara guru dan peserta didik disertai program penjad walan yang disepakati, setelah itu dilanjut ketahap pelaksanaan. Di bagian akhir ada presentasi hasil yang akan dievaluasi dan kemu dian menjadi refleksi untuk perbaikan. Pada tahun pelajaran 2023/2024, pembelajaran berbasis proyek penguatan Profil Pelajar Pancasila mengusung implemetasi nilai-nilai Pancasila.Diawali dengan menganalisis permasalahan kontekstual yang
K u r i k u l u m O p e r a s i o n a l S a t u a n P e n d i d i k a n ( K O S P ) Page 22 terjadi dalam kehidupan sehari-hari kemudian menentukan proyek dalam bentu khasil karyatulis, gerakdanseni, jiwa kewirausahaan dan potensi sumberdaya alam dan budaya lokal disekitar satuan pendidikan. Proyek ini dikembangkan per jenjang kelas dengan bimbingan guru kelas dan guru matapelajaran yang kemudian digabungkan dalam satu event diakhir proyek ditiap-tiap akhir semester. Berdasar evaluasi pelaksanaan projek penguatan profil pelajar Pancasila pada tahun ajaran sebelumnya, SD Negeri KM. 10 8saat ini berada dalam tahap Berkembang. Sebagian besar pendidik telah terbiasa melaksanakan pembelajaran berbasis projek sehingga sekolah mampu memfasilitasi projek penguatan profil pelajar Pancasila lintas mata pelajaran. Sekolah telah memiliki sistem pendukung pembelajaran berbasis projek meliputi evaluasi berkala oleh Kepala Sekolah dan Tim Fasilitasi Projek, serta memberikan keleluasaan pada peserta didik untuk mengaktualisasikan diri sesuai dengan tema projek penguatan profil pelajar Pancasila yang dipilih. Selain itu, sekolah juga melibatkan mitra dalam pengembangan projek penguatan profil pelajar Pancasila. Sekolah juga menyediakan sarana dan prasarana yang mendukung pelaksanaan projek penguatan profil pelajar Pancasila, meliputi ketersediaan sumber belajar dari perpustakaan sekolah serta jaringan internet dan perangkat komputer untuk mengakses sumber belajar. Guna mewujudkan visi dan misi sekolah, mensukseskan Gerakan Nasional Revolusi Mental, serta penguatan pendidikan karakter, SD Negeri KM.108 menetapkan fokus dimensi profil Pelajar Pancasila yang akan dikembangkan yaitu beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia, bernalar kritis, dan kreatif. Sekolah menyajikan pilihan tema yang relevan dengan fokus dimensi yang telah ditetapkan. Pendidik memfasilitasi pelaksanaan projek secara kolaboratif melalui kegiatan pendampingan dan evaluasi secara berkala. Penyediaan tema pilihan didasarkan pada fokus dimensi yang akan dikembangkan, kondisi lingkungan sekolah, dan lingkungan peserta didik. Letak SD Negeri KM.108 yang berada di lingkungan strategis dekat dengan kantor Camat, Koorwil Babat Supat, inspirasi sumber isu yang dapat diangkat dalam projek penguatan profil pelajar Pancasila. SD Negeri KM.108 menetapkan 5 tema untuk projek penguatan profil pelajar Pancasila di tahun ajaran 2023/2023 yaitu “Gaya Hidup Berkelanjutan”, “Bhinneka Tunggal Ika”, “Kewirausahaan”, dan “Kearifan Lokal”. Pelaksanaan projek penguatan profil pelajar Pancasila dirancang secara reguler, yaitu mengalokasikan pelaksanaan projek di hari Kamis dan Jumat setiap minggunya. Satuan pendidikan menentukan pilihan tema untuk setiap kelas. Melalui forum diskusi pada saat IHT, pendidik melakukan penggalian topik-topik yang relevan pada setiap tema. Pilihan topik setiap tema dimaksudkan untuk memfasilitasi minat peserta didik dan diferensiasi produk
K u r i k u l u m O p e r a s i o n a l S a t u a n P e n d i d i k a n ( K O S P ) Page 23 projek. Peserta didik memilih 1 fokus topik yang diminati. Alokasi waktu untuk pencapaian dimensi projek penguatan profil pelajar Pancasila di kelas I sebagaimana tercantum dalam tabel berikut: Projek Profil 1 Projek Profil 2 Dimensi Beriman dan Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, Bernalar Kritis, Kreatif Beriman dan Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, Bernalar Kritis, Kreatif Tema Bhinneka Tunggal Ika Bangunlah Jiwa RaganyaAlokasi Waktu 126 JP (18 minggu) 126 JP (18 minggu) Alokasi waktu untuk pencapaian dimensi projek penguatan profil pelajar Pancasila di kelas IV sebagaimana tercantum dalam tabel berikut: Projek Profil 1 Projek Profil 2 Dimensi Beriman dan Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, Bernalar Kritis, Kreatif Beriman dan Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, Bernalar Kritis, Kreatif Tema Gaya Hidup Berkelanjutan Bhinneka Tunggal IkaAlokasi Waktu 126 JP (18 minggu) 126 JP (18 minggu) Jadwal Pelaksanaan projek profil pelajara panjcasila semester 1 Jadwal Pelaksanaan projek profil pelajara panjcasila semester 2
K u r i k u l u m O p e r a s i o n a l S a t u a n P e n d i d i k a n ( K O S P ) Page 24 C. Ekstrakurikuler Kegiatan ekstrakurikuler merupakan kegiatan penunjang di SD KM. 108 sebagai suplemen dalam pendidikan untuk meningkatkan kecerdasan dan keterampilan pesertadidik sesuai dengan bakat dan minat serta kompetensilainnya. Kegiatan ekstrakurikuler SD Neeri KM. 108 meliputi: No JenisKegiatan Indikator Keberhasilan dan Implemetasi Profil Pelajar Pancasila Sasaran 1 Pramuka Mempersiapkan peserta didik agar memiliki sikap kepemimpinan, kebhinekaan global, kemandirian, kreatif, disiplin, tanggung jawab dan semangat nasionalisme. Kelas1-6 2 UKS Mempersiapkan pesertadidik agar memiliki sikap yang mengutamakan kebersihan sebagian dari pada iman yang mengembangkan nilai ketakwaan kepada TYE dan berakhlak mulia dalam kemandirian, bergotong royong, bernalar kritis dan kreatif dalam menjadi agen pelopor kebersihan dan kesehatan. Kelas1-6 3 Olahraga Pilihan Mempersiapkan pesertadidik dalam mengembangkan dan meningkatkan kemampuan olah raga catur, bulu tangkis, dan Voli Ball dengan Karakter yang mandiri dan gotong royong. Kelas1-6 4 Baca Tulis Al’Quran Tujuan Peserta didik mampu membaca, menulis, dan mengimplementasikan Al’Quran dalam kegiatan ibadah sehari-hari.Materi Membaca dan Menulis Iqro’ dan AlQuran, Kaligrafi, Menghafal Surat Pendek dan Doa Harian, Praktik Ibadah (Wudu dan Salat). Kelas 1-6 5 Literasi Tujuan Peserta didik menguasin kemampuan literasi dasar dan menghasilkan karya literasi. Materi cerita pendek, puisi, dan cerita bergamvbar. Rutin perminggu dilaksanankan. Kelas 1-6
K u r i k u l u m O p e r a s i o n a l S a t u a n P e n d i d i k a n ( K O S P ) Page 25 Jawal Pelaksanaan Ekstrakurikuler Semester 1 Jawal Pelaksanaan Ekstrakurikuler Semester 2
K u r i k u l u m O p e r a s i o n a l S a t u a n P e n d i d i k a n ( K O S P ) Page 26 A. Perencanaan Pembelajaran dalam Lingkungan Satuan Pendidikan SD Negeri KM.108 Kecamatan Babat Supat Kabupaten Musi Banyuasin dalam merencanakan pembelajaran Kurikulum Merdeka untuk kelas I dan IV dengan alur sebagai berikut : Gambar 1. Bagan Alur Perencanaan Pembelajaran Kurikulum Merdeka di SD Negeri KM. 108 Perencanaan pembelajaran meliputi: 1. Ruang Lingkup Satuan Pendidikan Penyusunan alur tujuan pembelajaran atau silabus. Dalam ruanglingkup satuan pendidikan, perumusan dan penyusunan alur dan tujuan pembelajaran atau silabus matapelajaran berfungsi mengarahkan satuan pendidikan dalam merencanakan, mengimplementasi, dan mengevaluasi pembelajaran secara keseluruhan sehingga capaian pembelajaran diperoleh secara sistematis, konsisten, dan terukur. 2. Ruang Lingkup Kelas Penyusunan modul ajar atau rencana pelaksanan pembelajaran. Untuk dokumen rencana pelaksanaan pembelajaran pada ruang lingkup kelas, satuan pendidikan dapat menggunakan, memodifikasi, atau mengadaptasi contoh modul ajar yang disediakan Pemerintah, dan cukup melampirkan beberapa contoh Rencana Pelaksanaan Pembelajaran(RPP)/ modulajar atau bentuk rencana kegiatan yang mewaki inti dari rangkaian pembelajaran pada bagian Lampiran. Dalam menyusun rencana pembelajaran, satuan pendidikan perlu memperhatikan beberapahal sebagai berikut: a. Capaian Pembelajaran Capaian Pembelajaran Ditetapkan oleh Pemerintah dan disusun dalam fase-fase. Capaian Pembelajaran ditetapkan berdasarkan Keputusan Kepala Badan Standar, Kurikulum, Dan Asesmen Pendidikan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset,Dan Teknologi Nomor 033/H/KR/2022 Tentang Capaian Pembelajaran Pada Pendidikan Anak 4. PERENCANAAN PEMBELAJARAN
K u r i k u l u m O p e r a s i o n a l S a t u a n P e n d i d i k a n ( K O S P ) Page 27 Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar,Dan Jenjang Pendidikan Menengah Pada Kurikulum Merdeka b. Penyusunan Alur Tujuan Pembelajaran Alur pembelajaran adalah rangkaian tujuan pembelajaran yang disusun secara logis menurut urutan pembelajaran sejak awal hingga akhir suatu fase. Alur ini disusun secara linear sebagaimana urutan kegiatan pembelajaran yang dilakukan dari hari kehari. Prinsip penyusunan ATP: esensial, berkesinambungan, kontekstual, dan sederhana. c. Pengembangan Perangkat Ajar Perangkat ajar adalah berbagai bahan ajar yang digunakan oleh pendidik dalam upaya mencapai profil pelajar Pancasila dan Capaian Pembelajaran. Perangkat ajar meliputi Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), Modul Ajar (MA), bukuteks pelajaran, modul projek penguatan profil pelajar Pancasila, video pembelajaran, serta bentuk lainnya. Dalam merancang pembelajaran,SD Negeri KM. 108 memperhatika nprinsip-prinsip pembelajaran dan asesmen. Prinsip Pembelajaran dan Asesmen harus digunakan secara terintegrasi sebagai pertimbangan utama dalam merancang struktur kurikulum satuan pendidikan. Prinsip-Prinsip Pembelajaran Prinsip-Prinsip Asesmen Pembelajaran dirancang dengan mempertimbangkan tahap perkembangan dan tingkat pencapaian peserta didik saat ini, sesuai kebutuhan belajar, serta mencerminkan karakteristik dan perkembangan peserta didik yang beragam sehingga pembelajaran menjadi Bermakna dan menyenangkan. Asesmen merupakan bagian terpadu dari proses pembelajaran, fasilitas ipembelajaran, dan penyediaan informasi yang holistik sebagai umpan balik untuk peserta didik, peserta didik, dan orang tua, agar dapat memandu mereka dalam menentukan strategi pembelajaran selanjutnya. Pembelajaran dirancang dan dilaksanakan untuk membangun kapasitas untuk menjadi pembelajar sepanjang hayat. Asesmen dirancang dan dilakukan sesuai dengan fungsi asesmenter sebut, dengan keleluasaan untuk menentukan teknik dan waktu pelaksanaan asesmen agar efektif mencapai Tujuan pembelajaran. Proses pembelajaran mendukung perkembangan kompetensi dan karakter pesertadidik secara holistik. Asesmen dirancang secara adil, proporsional, valid, dan dapat dipercaya (reliable) untuk menjelaskan kemajuan belajar dan menentukan Keputusan tentang langkah selanjutnya.
K u r i k u l u m O p e r a s i o n a l S a t u a n P e n d i d i k a n ( K O S P ) Page 28 Pembelajaran yang relevan, yaitu pembelajaranyang dirancang sesuai konteks, lingkungan, dan budaya peserta didik, serta melibatkan orang tua dan komunitas sebagai mitra. Laporan kemajuan belajar dan pencapaian peserta didik bersifat sederhana dan informatif, memberikan informasi yang bermanfaat tentang karakter dan kompetensi yang dicapai serta Strategi tindak lanjut. Pembelajaran berorientasi pada masa depan yang berkelanjutan. Hasil asesmen digunakan oleh pesertadidik, pendidik, tenaga kependidikan, dan orang tua sebagai bahan refleksi untuk meningkatkan Mutu pembelajaran. Perencanaan pembelajaran lingkup satuan pendidikan di SD Negeri KM.108 diawali dengan mencermati dokumen capaian pembelajaran (CP). CP disajikan per fase, yaitu fase A untuk kelas I dan II, fase B untuk kelas III dan IV, dan fase C untuk kelas V dan VI. Pendidik dalam fase yang sama berkolaborasi untuk menurunkan capaian pembelajaran fase ke dalam tujuan-tujuan pembelajaran. Tujuan-tujuan pembelajaran selanjutnya dipetakan ke tujuan pembelajaran yang akan dicapai per kelas. Rangkaian tujuan-tujuan pembelajaran per kelas tersebut disusun menjadi alur Tujuan Pembelajaran ( ATP) perpase.
K u r i k u l u m O p e r a s i o n a l S a t u a n P e n d i d i k a n ( K O S P ) Page 29 Contoh pemetaan Tujaun Pembelajaran untuk menyusun ATP : Mata Pelajaran : Pendidikan Pancasila Fase : A (I) Tujuan Pembelajaran untuk Elemen Pendidikan Pancasila Materi Tujuan Pembelajaran yang ingin dicapai Kelas Semester Pancasila Mengkaji Pancasila sebagai dasar negara, ideologi, dan pandangan hidup bangsa. Mengkaji nilai-nilai Pancasila, proses perumusan Pancasila, implementasi Pancasila dari masa ke masa, serta reaktualisasi nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dalam kehidupan sehari-hari. Penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan keseharian. Penerapan nilai-nilai Pancasila secara kolektif dalam beragam kegiatan kelompok dengan membangun kerja sama untuk mencapai tujuan bersama. Mengembangkan potensi sebagai kualitas personal yang bermanfaat dalam kehidupannya, memberi bantuan yang dianggap penting dan berharga kepada orang-orang yang membutuhkan di masyarakat yang lebih luas dalam konteks Indonesia dan kehidupan global. 1.1. Peserta didik memahami dan menunjukkan simbol-simbol Pancasila dan menghormati orang tua dan guru. 1 1 1.2. Peserta didik mengidentifikasi dan menghubungkan simbol-simbol yang ada pada Lambang Negara Garuda Pancasila dan mencintai tanah air Indonesia 1 1 1.3. Peserta didik memahami dan menjelaskan simbol Pancasila dan Lambang Negara Republik Indonesia dengan sila-sila yang ada dalam Pancasila dan bersikap sesuai Pancasila 1 1 1.4. Peserta didik mengidentifikasi dan menceritakan tugas dan peran dirinya dalam kegiatan bersama dan menghargai tugas orang lain 1 1 1.5. Peserta didik mengidentifikasi dan menjelaskan hal-hal yang dianggap berharga dan penting bagi dirinya dan orang lain dan bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa 1 1
K u r i k u l u m O p e r a s i o n a l S a t u a n P e n d i d i k a n ( K O S P ) Page 30 1.6. Peserta didik menyebutkan dan mencontohkan sikap bertanggung jawab untuk menjaga hal yang berharga dan penting bagi dirinya tersebut, dan menghargai orang lain. 1 1 1.7. Peserta didik memahami, membaca teks Pancasila dan menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan kesehariannya sesuai dengan perkembangan dan konteks peserta didik. 1 1 UndangUndang Dasar Negara Republik Mengkaji konstitusi dan perwujudan norma yangberlaku mulai dari lingkup terkecil (keluarga, dan masyarakat) sampai pada lingkup negara dan global sehingga dapat mengetahui dan mempraktikkan hak dan kewajibannya baik sebagai manusia, bangsa Indonesia maupun sebagai warga negara Indonesia dan dunia, termasuk menyuarakan secara kritis terhadap pelanggaran hak asasi manusia. Mempraktikkan sistem musyawarah dari lingkup kelas, sekolah, dan keluarga. Menyadari dan menjadikan musyawarah sebagai pilihan penting dalam mengambil keputusan, menjaga persatuan, dan kehidupan yang demokratis. Peserta didik dapat menganalisis konstitusi, hubungan antarregulasi yang berlaku sehingga segala peraturan perundangundangan dapat diterapkan secara kontekstual dan aktual. 1.1. Peserta didik dapat mengidentifikasi aturan yang ada di rumah, menjelaskannya dan menghormati orang tua 1 1 1.2. Peserta didik mengidentifikasi dan menyebutkan aturan yang ada di sekolah serta menghormati guru 1 1 1.3. Peserta didik menjelaskan dan menerapkan aturan yang ada di rumah dan di sekolah dengan bimbingan orang tua dan guru dan menghargai semua orang 1 1
K u r i k u l u m O p e r a s i o n a l S a t u a n P e n d i d i k a n ( K O S P ) Page 31 1.4. Peserta didik memahami dan menceritakan contoh sikap mematuhi dan yang tidak mematuhi aturan yang berlaku di rumah dan sekolah serta menunjukkan sayang terhadap sesama manusa 1 1 1.5. Peserta didik mengenali dan belajar menyampaikan pendapatnya tentang aturan di kelas sesuai dengan tingkat berpikir dan konteksnya dan mau mendengarkan ketika temannya berbicara serta menghargai teman saat berbicara 1 1 1.6. Peserta didik menentukan dan membuat kesepakatan sederhana dan bagaimana harus bersikap saat berbicara di depan kelas dan saat teman lain yang berbicara sesuai dengan tingkat berpikir dan konteksnya dengan bimbingan guru. 1 1 1.7. Peserta didik membaca, memahami dan menaati aturan yang telah disepakati 1 1 Bhineka Tunggal Ika Mengenali dan menunjukkan rasa bangga terhadap jati dirinya sebagai anak Indonesia yang berlandaskan Pancasila, sikap hormat kepada bangsa yang beragam, serta memahami dirinya menjadi bagian dari warga negara dunia. Peserta didik dapat menanggapi secara memadai terhadap kondisi dan keadaan yang ada di lingkungan dan masyarakat untuk menghasilkan kondisi dan keadaan yang lebih baik. Peserta didik juga menerima adanya kebinekaan bangsa Indonesia, baik dari segi suku, ras, bahasa, agama dan kelompok sosial. Terhadap kebinekaan tersebut, peserta didik dapat bersikap adil dan menyadari bahwa dirinya setara yang lain, sehingga ia tidak membeda-bedakan jenis kelamin dan SARA. Terhadap kebinekaan itu, peserta didik juga dapat memiliki sikap tenggang rasa, penghargaan, toleransi dan cinta damai sebagai bagian dari jati diri bangsa yang perlu dilestarikan. Peserta didik secara aktif mempromosikan kebinekaan, mempertautkan kearifan lokal dengan budaya global, serta mendahulukan produk dalam negeri. 1.1. Peserta didik dapat mengidentifikasi dan menyebutkan identitas dirinya sesuai dengan jenis kelamin, minat dan perilakunya dan bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa 1 2 1.2. Peserta didik mengamati dan menjelaskan identitas teman di kelas seusia dengan jenis kelamin, minat dan perilakunya dan menghargai perbedaan 1 2
K u r i k u l u m O p e r a s i o n a l S a t u a n P e n d i d i k a n ( K O S P ) Page 32 1.3. Peserta didik mengidentifikasi dan menunjukkan karakteristik fisik dan non-fisik orang dan benda yang ada di rumah an di sekolah dan bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa 1 2 1.4. Peserta didik mengidentifikasi dan menjelaskan identitas dirinya dengan teman-temannya di lingkungan rumah dan bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa 1 2 1.5. Peserta didik memahami identitas diri dan perbedaan dengan teman-temannya di sekolah sesuai jenis kelamin, minat dan perilaku serta karakteristik fisiknya dan bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa 1 2 Negara Kesatuan Republik Indonesia Mengkaji karakteristik bangsa, kearifan lokal, mengenali bahwa dirinya adalah bagian dari lingkungan sekitarnya, sehingga muncul kesadaran untuk menjaga lingkungan sekitarnya agar tetap nyaman dihuni. Bermula dari kepedulian untuk mempertahankan lingkungan sekitarnya yang nyaman tersebut, peserta didik dapat mengembangkan ke dalam skala yang lebih besar, yaitu negara, sehingga dapat berperan dalam mempertahankan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan menumbuh kembangkan jiwa kebangsaan akan hak dan kewajiban bela negara sebagai suatu kehormatan dan kebanggaan.Peserta didik dapat mengkaji secara nalar dan kritis sebagai bagian dari sistem keamanan dan pertahanan Negara Kesatuan Republik Indonesia, serta berperan aktif dalam kancah global. 1.1. Peserta didik mengidentifikasikan dan menuliskan ciri-ciri fisik lingkungan rumah dan sekolah dan menjaga lingkungannya 1 2 1.2. Peserta didik mengidentifikasi dan memehami wilayah NKRI dan bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa 1 2 1.3. Peserta didik mengidentifikasi dan menyebutkan ciri-ciri fisik dan lingkungan rumah sebagai bagian tidak terpisahkan dari wilayah NKRI dan menjaga lingkungannya 1 2 1.4. Peserta didik mengidentifikasi dan menyebutkan contoh perilaku dan sikap menjaga lingkungan sekitarnya serta menerapkan sikap menjaga lingkungan sekitar 1 2 1.5. Peserta didik mengidentifikasi dan menyebutkan sikap yang menjaga lingkungan sekolah dan menerapkan sikap menjaga lingkungan sekolah. 1 2
K u r i k u l u m O p e r a s i o n a l S a t u a n P e n d i d i k a n ( K O S P ) Page 33 Pembelajaran di SD Negeri KM.108 dilaksanakan berpusat pada peserta didik dengan menerapkan model-model pembelajaran: 1. Problem Based Learning (PBL) Model pembelajaran berbasis masalah merupakan model pembelajaranmenggunakan kemampuan berpikir wpeserta didik secara individu maupunkelompok serta lingkungan nyata untuk mengatasi permasalahan sehingga bermakna, relevan, dan kontekstual. Tujuan PBL untuk meningkatkan kemampuan dalam menerapkan konsep-konsep pada permasalahan nyata, pengintegrasian konsep keterampilan berpikir tingkat tinggi, keinginan belajar, mengarahkan belajar diri sendiri dan keterampilan. 2. Project Based Learning (PjBL) Model pembelajaran berbasis projek merupakan model pembelajaran yang melibatkan keaktifan peserta didik dalam memecahkan masalah, dilakukan secara berkelompok maupun mandiri melalui tahapan ilmiah dengan batasan waktu tertentu yang dituangkan dalam sebuah produk untuk selanjutnya dipresentasikan kepada orang lain. 3. Discovery/Inquiry Learning Model pembelajaran penemuan adalah memahami konsep, arti dan hubungan melalui proses intuitif untuk akhirnya sampai pada suatu kesimpulan. Penemuan terjadi jika peserta didik terlibat dalam penggunaan proses mental untuk menemukan konsep dan prinsip. Penemuan dilakukan melalui observasi, klasifikasi, pengukuran, prediksi, penentuan, dan inferensi. Strategi yang digunakan dalam pembelajaran tatap muka yaitu pembelajaran berbasis aktivitas, studi literatur, dan studi lingkungan. SD Negeri KM.108 melaksanakan program inklusif. SD Negeri KM.108 memberikan kesempatan kepada seluruh peserta didik berkebutuhan khusus dan potensi kecerdasan dan/atau bakat istimewa untuk mendapatkan pendidikan bersama dengan peserta didik pada umumnya. SD Negeri KM.108 bermitra dengan profesional terkait untuk melakukan asesmen terhadap peserta didik sehingga dapat merencanakan pembelajaran yang tepat sesuai kebutuhan peserta didik. Diharapkan peserta didik berkebutuhan khusus dapat mengembangkan potensi dan kemampuanss secara optimal.
K u r i k u l u m O p e r a s i o n a l S a t u a n P e n d i d i k a n ( K O S P ) Page 34 B. Perencanaan Pembelajaran dalam Lingkungan Kelas. 1. Intrakurikuler Perencanaan pembelajaran untuk ruang lingkup kelas dengan alur sebagai berikut : Gambar 2. Alur Perencanaan Pembelajaran Lingkungan Kelas. Asesmen yang dilaksanakan di SD Negeri KM. 108 sebagai bagian terpadu dengan proses pembelajaran sebagai umpan balik atas proses belajar dancpencapaian siswa. Asesmen yang dilaksanakan meliputi asesmen formatif dan asesmen sumatif. a. Asesmen formatif awal pembelajaran dilaksanakan untuk merancangpembelajaran yang akan dilaksanakan agar sesuai dengan kesiapan peserta didik. Pendidik memberikan pretest dalam bentuk tes tertulis/ observasi/ wawancara/ keterampilan atau cara lain yang sesuai dengan karakteristikmata pelajaran. b. Asesmen formatif selama proses pembelajaran untuk memberikan umpan balik guna menentukan langkah perbaikan pembelajaran. Pendidik melakukan asesmen dalam bentuk tes tertulis/observasi/wawancara/ keterampilan/catatan anekdot atau cara lain yang sesuai dengan tujuanpembelajaran dan karakteristik mata pelajaran. c. Asesmen sumatif dilaksanakan pada akhir lingkup materi dan akhir semester memastikan ketercapaian seluruh tujuan pembelajaran. Pendidik melakukan asesmen dalam bentuk tes tertulis/produk/portofolio/kinerja atau cara lain yang sesuai dengan tujuan pembelajaran dan karakteristik mata pelajaran. d. Asesmen sumatif akhir fase (tentatif) dilakukan di akhir fase kelas 2, kelas 4, dan kelas 6 dengan tujuan untuk mengukur ketercapaian keseluruhan tujuan pembelajaran dan/atau capaian pembelajaran pada fase tersebut. Asesmen akhir fase diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan.Menyusun ATP Asesmen Formatif Awal Pembelajaran Menyusun Reencana Pembelajaran
K u r i k u l u m O p e r a s i o n a l S a t u a n P e n d i d i k a n ( K O S P ) Page 35 SD Negeri KM.108 menentukan kriteria atau indikator tujuan pembelajaran dengan pendekatan: a. Menggunakan deskripsi sehingga apabila peserta didik tidak mencapai kriteria tersebut maka dianggap belum mencapai tujuan pembelajaran dan memerlukan intervensi untuk mencapai tujuan pembelajaran. Kriteria Tercapai Belum Tercapai Deskripsi kriteria atau indikator TP b. Menggunakan rubrik yang dapat mengidentifikasi sejauh mana peserta didik mencapai tujuan pembelajaran. Tahapan pencapaian meliputi Baru Berkembang, Layak, Cakap, dan Mahir. Setiap tahapan pencapaian memiliki deskripsi kriteria. Komponen Berkembang Layak Cakap Mahir Kriteria atau indikator TP Deskripsi Deskripsi Deskripsi Deskripsi e. Menggunakan skala atau interval nilai ketercapaian tujuan pembelajaranPencapaian Kriteria Intervensi 0%-50% Belum mencapai tujuan pembelajaran Remedial di seluruh bagian51%-74% Belum mencapai tujuan pembelajaran Remedial di bagian yang diperlukan 75%-87% Sudah mencapai ujuan pembelajaran Tidak perlu remedial 88%-100% Sudah mencapai tujuan pembelajaran Pengayaan/ tantanganPengolahan hasil asesmen untuk pelaporan setiap akhir semester dengan cara mengolah hasil asesmen sumatif (data kuantitatif) dan menggunakan hasil asesmen formatif (data kualitatif) sebagai deskripsi ketercapaian Capaian Pembelajaran.
K u r i k u l u m O p e r a s i o n a l S a t u a n P e n d i d i k a n ( K O S P ) Page 36 Kriteria kenaikan kelas SD Negeri KM.108 tahun ajaran 2023/2024 adalah sebagai berikut: a. Peserta didik mencapai kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran pada setiap mata pelajaran yang dibuktikan dengan dokumen rapor. b. Peserta didik menyelesaikan 2 tema projek penguatan profil pelajar Pancasila dibuktikan dengan dokumen rapor projek. c. Peserta didik memiliki nilai ekstrakurikuler wajib minimal baikd. Pada kondisi khusus, prestasi akademik dan non akademik dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan untuk menentukan kenaikan kelas. Contoh Modul Ajar / Rencana Pembelajaran MODUL AJAR PPKn SD INFORMASI UMUM A. IDENTITAS MODUL Penyusun : Guru Kelas I Instansi : SD Negeeri KM.108 Tahun Penyusunan : Tahun 2023 Jenjang Sekolah : SD Kelas : 1 (Satu) Alokasi Waktu : 2 X 35 Menit (Pertemuan Ke-1) B. KOMPETENSI AWAL 1. Peserta didik dapat mengenali simbol-simbol Pancasila dan Lambang Negara Pancasila 2. Peserta didik dapat dapat menceritakan hubungan simbol-simbol Pancasila dengan sila-sila dalam Pancasila 3. Peserta didik juga dapat mengidentifikasi tugas peran dirinya dalam kegiatan bersama sesuai nilai Pancasila C. PROFIL PELAJAR PANCASILA Beriman dan bertaqwa, Berkebinekaan Global, Gotong Royong, Mandiri, Bernalar Kritis, Dan Kreatif. D. SARANA DAN PRASARANA Alat Pembelajaran : Komputer / laptop, jaringan internet, proyektor / Alat permainan tradisional / media gambar Sumber Belajar : (Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi Republik Indonesia, 2021 Buku Panduan Guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan untuk SD Kelas I Penulis: Elisa Seftriyana & Ratna Sari Dewi dan Internet), Lembar kerja peserta didik Lampu ruang kelas yang memadai Ruang kelas yang cukup luas
K u r i k u l u m O p e r a s i o n a l S a t u a n P e n d i d i k a n ( K O S P ) Page 37 E. TARGET PESERTA DIDIK Siswa kelas I berjumlah 22 Orang F. JUMLAH PESERTA DIDIK Minimum 15 Peserta didik, Maksimum 25 Peserta didik G. MODEL PEMBELAJARAN Pembelajaran Tatap Muka, Pembelajaran Jarak Jauh Dalam Jaringan (PJJ Daring), Pembelajaran Jarak Jauh Luar Jaringan (PJJ Luring) KOMPNEN INTI A. TUJUAN KEGIATAN PEMBELAJARAN Fase A Elemen: Pancasila Tujuan umum yang diharapkan pada unit I “Aku Cinta Pancasila” mengenali simbol-simbol Pancasila dan menjelaskan makna masing-masing sila tersebut, serta hubungan antar sila. Tujuan khusus yang diharapkan pada unit I “Aku Cinta Pancasila” antara lain : Melalui kegiatan mengamati dan menyimak cerita bergambar, peserta didik nenunjukkan sikap sesuai dengan nilai pancasila terhadap diri sendiri dan orang lain sebagai tanda syukur kepada Tuhan YME. Melalui mengamati dan menyimak cerita bergambar, peserta didik dapat mengidentifikasi nilai Pancasila dalam kehidupan sehari sesuai nilai-nilai baik Pancasila. B. PEMAHAMAN BERMAKNA a. Contoh implementasi sila Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. b. Kosakata teks Pancasila. C. PERTANYAAN PEMANTIK Anak-anak, tahukah kalian apa yang Ibu pegang ini? Gambar apakah ini? Kegiatan Pembelajaran Alternatif Pada kegiatan pembelajaran pertama, aktivitas pembelajaran menekankan pada kegiatan mengenalkan Pancasila melalui mendongeng/menceritakan perilaku yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila melalui cerita bergambar. Peserta didik akan melaksanakan aktivitas bernyanyi, mengamati, mendengarkan, bermain dan mengidentifikasi nilai Pancasila. Aktivitas pembelajaran lain dapat dikembangkan oleh guru melalui metode dan media inovasi lain yang bertujuan mencapai tujuan pembelajaran. Alternatifalternatif pembelajaran yang dapat dilakukan oleh guru antara lain: 1) Alternatif Pembelajaran 1, guru dapat memanfaatkan teknologi dengan memutarkan film atau video untuk menggantikan aktivitas mendongeng perilaku/ nilai-nilai positif Pancasila (informasi terkait video tersebut temuat di bahan bacaan guru). Peserta didik diminta untuk menceritakan kembali perilaku sesuai nilai-nilai Pancasila tersebut. 2) Alternatif Pembelajaran 2, guru dapat memunggunakan media mendongeng dengan memanfaatkan atau mengembangkan boneka tangan untuk menggantikan aktivitas mendongeng perilaku/ nilai-nilai positif Pancasila yang sudah dikemas menjadi cerita yang menarik. Peserta didik diminta untuk menceritakan kembali perilaku sesuai nilai-nilai Pancasila tersebut.
K u r i k u l u m O p e r a s i o n a l S a t u a n P e n d i d i k a n ( K O S P ) Page 38 REFLEKSI GURU Berdasarkan kegiatan pembelajaran pertama, refleksi yang dapat dilakukan dengan melihat aktivitas pembelajaran, mulai dari perencanaan guru, pelaksanaan pembelajaran, dan penilaian hasil belajar. Kegiatan refleksi kegiatan pembelajaran pertama, dapat dilakukan dengan panduan tabel berikut ini. Kegiatan refleksi pada pembelajaran pertama, dapat dilakukan dengan panduan tabel 1.1. Tabel 1.1. Kegiatan Refleksi Pembelajaran I No. Aktivitas Pembelajara n Indikator Refleksi Skor Ket 1 2 3 4 1. Perencanaan 1. Ketepatan dalam mengembangkan sikap berdasarkan capaian pembelajaran 2. Keterampilan mendesain media (terbaca/menarik/efektif/efisien) 3. Kesesuaian media yang direncanakan dengan capaian pembelajaran 2. Pelaksanaan 4. Keterampilan menarik perhatian peserta didik menggunakan media 5. Keterampilan membuat pertanyaan awal dalam membuka pembelajaran 6. Keterampilan memanfaatkan media dan mengaitkan dengan capaian pembelajaran 7. Keterampilan mentransfer materi dan nilai (menjelaskan/bercerita/ mendongeng/ bernyanyi dll) 8. Keterampilan merespon, memberikan umpan balik, dan mengkonfirmasi nilai 3. Penilaian 9. Ketepatan dalam menentukan instrumen penilaian 10. Kesesuaian dalam menyusun indikator penilaian dengan capaian pembelajaran 11. Kesesuaian indikator dan instrumen penilaian berdasarkan perkembangan kognitif, psikologis, dan nilai moral Skor Jumlah Skor Ket = Skor 1 : Kurang , Skor 2 : Cukup, Skor 3 : Baik, Skor 4 : Sangat Baik Skor : skor yang diperoleh X 100 skor maksimal
K u r i k u l u m O p e r a s i o n a l S a t u a n P e n d i d i k a n ( K O S P ) Page 39 ASESMEN ATAU PENILAIAN Penilaian pembelajaran dilakukan secara terpadu, sistematis dan komprehensif yang meliputi aspek sikap spiritual, sikap sosial, pengetahuan dan keterampilan yang disesuaikan dengan kompetensi kewarganegaraan (civic knowledge, civic dispositions, dan civic skills) dan dikombinasi dengan indikator Profil Pelajar Pancasila. Pada kegiatan pembelajaran pertama ini, prosedur penilaian dilaksanakan selama proses pembelajaran dan akhir pembelajaran. Penilaian dilaksanakan melalui pengamatan menggunakan catatan sikap atau lembar observasi, tertulis dan lisan untuk pengetahuan, unjuk kerja dan performance untuk keterampilan, serta proyek dan portofolio. Berikut lembar penilaian kegiatan pembelajaran I. Tabel 1.2. Lembar Observasi Penilaian Sikap Spiritual Pembelajaran I (Pada Kompetensi Civic Dispositions dan Dimensi Profil Beriman dan Bertakwa) No. Nama Kategori Penilaian Kategori Keterangan 1 2 3 4 1 Halwa Menunjukkan sikap positif terhadap sendiri dan orang lain sebagai tanda syukur kepada Tuhan YME (SP/CD/PB) 2 Menunjukkan sikap menerima terhadap perbedaan sebagai bentuk anugerah Tuhan YME (SP/CD/PB) 3 Menunjukkan sikap saling menghormati dan menyayangi orang lain sebagai bentuk mengasihi sesama (SP/CD/PB) Rata-rata Kategori 1 Haidar Menunjukkan sikap positif terhadap sendiri dan orang lain sebagai tanda syukur kepada Tuhan YME (SP/CD/PB) 2 Menunjukkan sikap menerima terhadap perbedaan sebagai bentuk anugerah Tuhan YME (SP/CD/PB) 3 Menunjukkan sikap saling menghormati dan menyayangi orang lain sebagai bentuk mengasihi sesama (SP/CD/PB) Rata-rata Kategori *Catatan: Kegiatan yang diukur berupa proses aktivitas pembelajaran Ket = Skor 1 : Kurang , Skor 2 : Cukup, Skor 3 : Baik, Skor 4 : Sangat Baik Skor : skor yang diperoleh X 100 skor maksimal Keterangan = SP : Sikap Spiritual CD : Civic Disposition PB : Profil Beriman
K u r i k u l u m O p e r a s i o n a l S a t u a n P e n d i d i k a n ( K O S P ) Page 40 Tabel 1.3 Lembar Penilaian Sikap Sosial Pembelajaran I (Pada Kompetensi Civic Skills dan Dimensi Profil Mandiri) Nama : ................................................... Kelas : ................................................... Aktivitas Pembelajaran : Pada saat menceritakan kembali cerita bergambar nilai-nilai Pancasila dan pada saat kegiatan bermain menggunakan bola bekel Pancasila. No . Kategori Penilaian Kategori Catatan terhadap Gambaran Pengembangan Nilai Tersebut Skor 1 2 3 4 1 Mengenali berbagai emosi diri yang dialami dan menggambarkan situasi emosi tersebut dengan kata-kata (SS/ CS/ASM) 2 Mengenali kemampuan dan minat diri serta menerima keberadaan diri sendiri (SS/CS/ ASM) 3 Berani mencoba, adaptif dalam situasi baru, dan tidak mudah menyerah serta membiasakan untuk mampu mengungkapkan pendapat (SS/CS/ASM) 4 Menunjukkan sikap menjunjung tinggi nilainilai kebersamaan (SS/CS/ASM) Total Skor Ket = Skor 1 : Kurang , Skor 2 : Cukup, Skor 3 : Baik, Skor 4 : Sangat Baik Skor : skor yang diperoleh X 100 skor maksimal Keterangan = SS : Sikap Sosial CS : Civic Skills ASM : Akhlak Sesama Manusia
K u r i k u l u m O p e r a s i o n a l S a t u a n P e n d i d i k a n ( K O S P ) Page 41 Tabel 1.4 Lembar Penilaian Pengetahuan Pembelajaran I (Pada Kompetensi Civic Knowledge dan Dimensi Profil Bernalar Kritis) Nama : ................................................... Kelas : ................................................... Aktivitas Pembelajaran : Pada saat menceritakan kembali cerita bergambar nilai-nilai Pancasila dan pada saat kegiatan bermain No . Indikator Penilaian Kategori Catatan terhadap Gambaran Pengembangan Nilai Tersebut Skor 1 2 3 4 1 Mengidentifikasi dan mengatur informasi dan gagasan sederhana (P/CK(C5)/EK) 2 Menceritakan apa yang dipikirkannya (P/CK(C5)/EK) Total Skor Ket = Skor 1 : Kurang , Skor 2 : Cukup, Skor 3 : Baik, Skor 4 : Sangat Baik Skor : skor yang diperoleh X 100 skor maksimal Keterangan = P : Pengetahuan CK : Civic Knowledge EK : Elemen Kemandirian Tabel 1.5 Lembar Penilaian Keterampilan Unit Pembelajaran I (Pada Kompetensi Civic Skills dan Dimensi Profil Bernalar Kritis) Nama : ................................................... Kelas : ................................................... Aktivitas Pembelajaran : Pada saat menceritakan kembali cerita bergambar nilai-nilai Pancasila Kategori Penilaian Keterampilan Memilih Kata dalam Bercerita Keterampilan Menampilkan Diri di Depan Kelas Ketepatan Menjabarkan Cerita Bergambar Ketepatan Perilaku dengan Nilai Sila Skala 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 Deskripsi Ket = Skor 1 : Kurang , Skor 2 : Cukup, Skor 3 : Baik, Skor 4 : Sangat Baik
K u r i k u l u m O p e r a s i o n a l S a t u a n P e n d i d i k a n ( K O S P ) Page 42 G.KEGIATAN PEMBELAJARAN Kegiatan Pengayaan Pembelajaran I Pada kegiatan pembelajaran I, aktivitas pembelajaran menekankan pada kegiatan mendongeng/menceritakan perilaku yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila melalui cerita bergambar. Peserta didik akan melaksanakan aktivitas bernyanyi, mengamati, mendengarkan, bermain dan mengidentifikasi nilai Pancasila. Keseluruhan aktivitas peserta didik diharapkan dapat mengembangkan sikap peduli, kerjasama, dan saling menghormati esame. Adapun kegiatan pengayaan yang akan dilaksanakan pada unit ini ialah bertujuan untuk memberikan penguatan dalam memahami capaian pembelajaran. Berikut matriks aktivitas pengayaan pada unit kegiatan pembelajaran pertama. Tabel 1.6 Matriks Pengayaan Kegiatan Pembelajaran I Aktivitas pada Kegiatan Pembelajaran I Aktivitas Pengayaan Peserta didik mengamati cerita bergambar perilaku yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Peserta didik akan melaksanakan aktivitas bernyanyi, mengamati, mendengarkan, bermain dan mengidentifikasi nilai Pancasila Peserta didik dapat dibagi menjadi beberapa kelompok. Kemudian antara peserta didik dapat berbagi cerita tentang perilaku yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila, seperti halnya dicontohkan pada cerita bergambar. Media untuk bercerita dapat dilihat pada alternatif pembelajaran 2 (media boneka tangan) Penguatan Sikap, Pengetahuan, dan Keterampilan Penguatan Sikap, Pengetahuan, dan Keterampilan Keseluruhan aktivitas peserta didik diharapkan dapat mengembangkan sikap peduli, kerjasama, dan saling menghormati sesama Keterampilan berinteraksi, menjalin kerjasama, dan penguasaan konsep. Kegiatan remedial : Kepada peserta didik yang hasil belajarnya belum mencapai target guru melakukan pengulangan materi dengan pendekatan individual dan memberikan tugas tambahan untuk memperbaiki hasil belajar peserta didik yang bersangkutan.
K u r i k u l u m O p e r a s i o n a l S a t u a n P e n d i d i k a n ( K O S P ) Page 43 LAMPIRAN A. LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK Nama : Kelas : Petunjuk! Perhatikan cerita bergambar berikut ini! Kemudian ceritakan aktivitas pada cerita bergambar di bawah ini! 1. Andi menyapa nenek yang sedang kesulitan menyeberang jalan. 2. Andi menawarkan bantuan dengan santun. 3. Andi mengantarkan nenek menyeberang jalan. Nilai Paraf Orang Tua
K u r i k u l u m O p e r a s i o n a l S a t u a n P e n d i d i k a n ( K O S P ) Page 44 2. Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila SD Negeri KM.108 memberikan kesempatan pada peserta didik untukmengembangkan kegiatan projek sesuai dengan minat dan karakteristik daya dukung lingkungan. Pendidik sebagai fasilitator agar peserta didik dapat mengembangkan dimensi Profil Pelajar Pancasila melalui rangkaian proses kegiatan projek penguatan profil pelajar Pancasila meliputi aktivitas pengenalan tema, kontekstualisasi (penggalian masalah), aksi (merancang peran penyelesaian masalah), refleksi, dan tindak lanjut. Aktivitas pengenalan dilakukan dengan cara pendidik memberikan gambaran umum tentang tema projek. Peserta didik melaksanakan kegiatan projek dengan 2 tema yang berbeda untuk satu tahun ajaran. Secara rinci pilihan tema yang dikembangkan di SD Negeri KM.108 sebagai berikut: 1. Gaya Hidup Berkelanjutan Peserta didik memahami dampak aktivitas manusia, baik jangka pendek maupunpanjang, terhadap kelangsungan kehidupan di dunia maupun lingkungan sekitarnya. Peserta didik juga membangun kesadaran untuk bersikap dan berperilaku ramah lingkungan, mempelajari potensi krisis keberlanjutan yang terjadi di lingkungan sekitarnya serta mengembangkan kesiapan untuk menghadapi dan memitigasinya.Melalui projek ini, peserta didik kelas I dan IV SD Negeri KM.108 diharapkan dapat bersikap ramah lingkungan. Peserta didik kelas IV menghasilkan produk inovasi yang ramah lingkungan. Dalam pelaksanaan projek, peserta didik dibagi dalam kelompok beranggotakan 4 atau 5 orang dan dapat memilih topik diantaranya: a. Pencemaran udara b. Pencemaran sungai c. Perlindungan sumber air d. Pencemaran tanah akibat pestisida e. Pengolahan sampah anorganik f. Pengolahan sampah organik g. Kekurangan lahan hunian
K u r i k u l u m O p e r a s i o n a l S a t u a n P e n d i d i k a n ( K O S P ) Page 45 Sebagai panduan pendidik, disajikan fokus dimensi yang dikembangkan serta elemen dan sub elemen serta capaian akhir fase yang pada tema Gaya Hidup Berkelanjutan. Dimensi Elemen Sub Elemen Capaian akhir fase Beriman dan Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan Berakhlak Mulia Akhlak terhadap alam Memahami keterhubu ng an ekosistem bumi Fase A: Mengidentifikasi berbagai ciptaan Tuhan Fase B: Memahami keterhubungan antarasatu ciptaan dengan ciptaan Tuhan yang lainnyaMenjaga lingkunga n alam sekitar Fase A: Membiasakan bersyukur atas lingkungan alam sekitar dan berlatih untuk menjaganyaFase B: Terbiasa memahami tindakantindakan yang ramah dan tidak ramah lingkungan serta membiasakan diri untukberperilaku ramah lingkunganBernalar Kritis Mengan ali sis dan mengev al uasi penalara n dan prosedu rn ya Menganali sis dan mengevalu asi penalaran dan prosedurny a Fase A: Melakukan penalaran konkret dan memberikan alasan dalammenyelesaikan masalah dan mengambil keputusanFase B: Menjelaskan alasan yang relevan dalam penyelesaian masalah dan pengambilan keputusan
K u r i k u l u m O p e r a s i o n a l S a t u a n P e n d i d i k a n ( K O S P ) Page 46 Kreatif Mengha sil kan karya dan tindakan yang orisinal Menghasil ka n karya dan tindakan yang orisinal Fase A: Mengeksplorasi dan mengekspresikan pikiran dan/atauperasaannya dalambentuk karya dan/atau tindakan serta mengapresiasi karya dan tindakan yang dihasilkanFase B: Mengeksplorasi dan mengekspresikan pikiran dan/atau perasaannya sesuai dengan minat dan kesukaannya dalam bentuk karya dan/atau tindakan serta mengapresiasi karya dan tindakan yang dihasilkan 2. Bhinneka Tunggal Ika Peserta didik mengenal dan mempromosikan budaya perdamaian dan anti kekerasan, belajar membangun dialog penuh hormat tentang keberagaman serta nilai-nilai ajaran yang dianutnya. Peserta didik juga mempelajari perspektif berbagai agama dan kepercayaan, secara kritis dan reflektif menelaah berbagai stereotip negatif dan dampaknya terhadap terjadinya konflik dan kekerasan. Melalui projek ini, peserta didik kelas I dan IV SD Negeri KM.108 diharapkan bertoleransi terhadap keberagaman agama dan budaya serta berbudaya damai dan anti kekerasan. Peserta didik direncanakan untuk menyajikan seni pertunjukan kreatif. Dalam pelaksanaan projek, peserta didik dibagi dalam beberapa kelompok. Peserta didik kelas I dapat memilih topik diantaranya: a. Keragaman agama b. Kesetaraan gender c. Kesenjangan sosial ekonomi Peserta didik kelas IV dapat memilih topik diantaranya: a. Menghargai keunikan individu b. Toleransi beragama c. Kesetaraan gender d. Kesenjangan sosial ekonomi Pengerucutan isu dalam topik akan dikembangkan oleh peserta didik selama proses pelaksanaan projek.
K u r i k u l u m O p e r a s i o n a l S a t u a n P e n d i d i k a n ( K O S P ) Page 47 Sebagai panduan pendidik, disajikan fokus dimensi yang dikembangkan serta elemen dan sub elemen serta capaian akhir fase yang pada tema Bhinneka Tunggal Ika. Dimensi Elemen Sub Elemen Capaian akhir fase Beriman dan Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan Berakhlak Mulia Akhlak kepada manusia Mengutamak an persamaan dengan orang lain dan menghargai perbedaan Fase A: Mengenali hal-hal yang sama dan berbeda yang dimiliki diri dan temannya dalam berbagai hal, serta memberikan respons secara positif. Fase B: Terbiasa mengidentifikasi halhal yang sama dan berbeda yang dimiliki diri dan temannya dalamberbagai hal serta memberikan respons secara positif. Berempati kepada orang lain Fase A: Mengidentifikasi emosi, minat, dan kebutuhan orang-orang terdekat dan meresponsnya secara positif. Fase B: Terbiasa memberikan apresiasi di lingkungan sekolah dan masyarakat Kreatif Mengha sil kan karya dan tindakan yang orisinal Menghasil kan karya dan tindakan yang orisinal Menghasilk an karya dan tindakan yang orisinal Fase A: Mengeksplorasi dan mengekspresikan pikiran dan/atau perasaannya dalam bentuk karya dan/atau tindakan serta mengapresiasi karya dan tindakan yang dihasilkanFase B: Mengeksplorasi dan mengekspresikan pikiran dan/atau perasaannya sesuai dengan minat dan kesukaannya dalam bentuk karya dan/atau tindakan serta mengapresiasi karya dan tindakan yang dihasilkan
K u r i k u l u m O p e r a s i o n a l S a t u a n P e n d i d i k a n ( K O S P ) Page 48 Memiliki keluwes an berpikir dalam mencari alternatif solusi permasala han Memiliki keluwes an berpikir dalam mencari alternatif solusi permasalah an Fase A: Mengidentifikasi gagasangagasan kreatif untuk menghadapi situasi dan permasalahan. Fase B: Membandingkan gagasangagasan kreatif untuk menghadapi situasi dan permasalahan. 3. Bangunlah Jiwa dan Raganya Peserta didik membangun kesadaran dan keterampilan memelihara kesehatan fisik dan mental, baik untuk dirinya maupun orang sekitarnya. Peserta didikmelakukan penelitian dan mendiskusikan masalah-masalah terkait kesejahteraan diri (wellbeing), perundungan (bullying), serta berupaya mencari jalan keluarnya. Mereka juga menelaah masalah-masalah yang berkaitan dengan kesehatan dan kesejahteraan fisik dan mental, termasuk isu narkoba, pornografi, dan kesehatan reproduksi. Melalui projek ini, peserta didik kelas I SD Negeri KM.108 diharapkan terampil memelihara kesehatan fisik dan mental. Peserta didik kelas I direncanakan untuk menghasilkan produk bahan kampanye mengenai kesehatan jasmani. Dalampelaksanaan projek, peserta didik dibagi dalam beberapa kelompok dan dapat memilih topik diantaranya: a. Kesehatan gigi b. Kesehatan mata c. Kebersihan tangan Sebagai panduan pendidik, disajikan fokus dimensi yang dikembangkan sertaelemen dan sub elemen serta capaian akhir fase yang pada tema Bangunlah Jiwa dan Raganya. Dimensi Elemen Sub Elemen Capaian akhir fase Beriman dan Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan Berakhlak Akhlak pribadi Integritas Fase A: Membiasakan bersikap jujur terhadap diri sendiri dan orang lain dan berani menyampaikan kebenaran atau fakta
K u r i k u l u m O p e r a s i o n a l S a t u a n P e n d i d i k a n ( K O S P ) Page 49 Mulia Merawat diri secara fisik, mental, dan spiritual Fase A: Memiliki rutinitas sederhana yang diatur secara mandiri dan dijalankan sehari-hari serta menjaga kesehatandan keselamatan/keamanan diri dalam semua aktivitas kesehariannya. Kreatif Menghasil ka n karya dan tindakan yang orisinal Menghasil ka n karya dan tindakan yang orisinal Fase A: Mengeksplorasi dan mengekspresikan pikirandan/atau perasaannya dalambentuk karya dan/atau tindakan serta mengapresiasi karya dan tindakan yang dihasilkan4. Kewirausahaan Peserta didik mengidentifikasi potensi ekonomi di tingkat lokal dan masalah yang ada dalam pengembangan potensi tersebut, serta kaitannya dengan aspek lingkungan, sosial dan kesejahteraan masyarakat. Melalui kegiatan ini, kreativitas dan budaya kewirausahaan akan ditumbuhkembangkan. Peserta didik juga membuka wawasan tentang peluang masa depan, peka akan kebutuhanmasyarakat, menjadi problem solver yang terampil, serta siap untuk menjadi tenaga kerja profesional penuh integritas. Melalui projek ini, peserta didik kelas V SD Negeri KM.108 diharapkan mampu mengembangkan jiwa wirausaha dengan mengolah potensi lokal. Peserta didikdirencanakan untuk menghasilkan produk kreatif yang bernilai jual. Peserta didik dapat memilih topik diantaranya olahan makanan dan pengolahan limbah. Sebagai panduan pendidik, disajikan fokus dimensi yang dikembangkan sertaelemen dan sub elemen serta capaian akhir fase yang pada tema Kewirausahaan Dimensi Elemen Sub Elemen Capaian akhir fase Beriman dan Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa Akhlak kepada negara Melaksanak an Hak dan Kewajiban sebagai Warga Negara Indonesia Fase C: Mengidentifikasi dan memahami peran, hak, dan kewajiban dasar sebagai warga negara serta kaitannya dengan keimanan kepadaTuhan YME dan secara sadar mempraktikkannya dalamkehidupan sehari-hari.
K u r i k u l u m O p e r a s i o n a l S a t u a n P e n d i d i k a n ( K O S P ) Page 50 Kreatif Menghasilkan karya dan tindakan yang orisinal Menghasilk an karya dan tindakan yang orisinal Fase C:= Mengeksplorasi dan mengekspresikan pikiran dan/ atau perasaannya sesuai dengan minat dan kesukaannya dalam bentuk karya dan/atau tindakan serta mengapresiasi dan mengkritisi karya dan tindakan yangdihasilkan5. Kearifan Lokal Peserta didik membangun rasa ingin tahu dan kemampuan inkuiri melalui eksplorasi budaya dan kearifan lokal masyarakat sekitar atau daerah tersebut, serta perkembangannya. Melalui projek ini, peserta didik kelas II dan V SD Negeri KM.108 diharapkan mampu mengeksplorasi budaya dan kearifan lokal di Kabupaten Gunungkidul. Peserta didik kelas II direncanakan menyajikan seni pertunjukan kearifan lokalseperti reog dan jathilan. Peserta didik kelas V direncanakan menghasilkan karya batik. Sebagai panduan pendidik, disajikan fokus dimensi yang dikembangkan serta elemen dan sub elemen serta capaian akhir fase yang pada tema Kearifan Lokal. Dimensi Elemen Sub Elemen Capaian akhir fase Bernalar Kritis Memperol eh dan mempros es informasi dan gagasan Mengajukan pertanyaan Fase A: Mengajukan pertanyaan untuk menjawab keingintahuannya dan untuk mengidentifikasi suatu permasalahan mengenai dirinya dan lingkungansekitar nya. Fase C: Mengajukan pertanyaan untuk membandingkan berbagai informasi dan untuk menambahpengetahuannya.